Anda di halaman 1dari 8

c  



 
   
  

Mesin CNC adalah suatu mesin yang dikontrol oleh komputer dengan menggunakan bahasa
numerik (data perintah dengan kode angka, huruf dan simbol) sesuai standart ISO.
Sistem kerja teknologi CNC ini akan lebih sinkron antara komputer dan mekanik, sehingga bila
dibandingkan dengan mesin perkakas yang sejenis, maka mesin perkakas CNC lebih teliti, lebih
tepat, lebih fleksibel dan cocok untuk produksi masal.
Dengan dirancangnya mesin perkakas CNC dapat menunjang produksi yang membutuhkan
tingkat kerumitan yang tinggi dan dapat mengurangi campur tangan operator selama mesin
beroperasi.

MESIN PERKAKAS & NC

Yang dimaksud dengan mesin perkakas adalah suatu alat atau mesin dimana energi yang
diberikan, kemudian dipergunakan untuk mendeformasikan dan memotong material ke dalam
bentuk dan ukuran produk atau benda kerja sesuai dengan kehendak.

Syarat-syarat umum yang harus dipenuhi dalam merancang mesin perkakas adalah:
1. Kebutuhan akan daya kerja
2. Efisiensi yang tinggi baik secara teknis maupun ekonomis.
3. Performance
4. Kualitas kerja
5. Kekakuan static dan dinamic
6. Deformasi mekanis yang mungkin terjadi
7. Gaya-gaya yang terjadi pada saat operasi.

Yang dimaksud dengan Kekakuan Static adalah kriteria yang paling penting dalam menentukan
batasan kekuatan struktur mesin perkakas yang berhubungan dengan kekuatan atau kemampuan
untuk dapat menahan beban maksimum serta deformasi statiknya yang diizinkan bagi material
struktur mesin perkakas.
Sedangkan untuk Kekakuan Dinamic adalah kriteria dalam menentukan batasan kekuatan yang
diakibatkan oleh pemotongan dan pemakanan material atau benda kerja yang berhubungan
dengan kestabilan dimensi yang baik, koefisien muai yang rendah guna menghindari distorsi,
tidak dipengaruhi oleh suhu atau bisa disebut sebagai sistem yang tergantung pada amplitudo
gaya dibagi dengan amplitudo getaran.

Pengaruh kekakuan statik dan dinamik dalam mesin perkakas adalah:

Kekakuan static :
1. Dapat menahan beban maksimum yang diizinkan yang berhubungan dengan konstruksi dari
mesin perkakas.
2. Dapat meminimumkan defleksi yang disebabkan oleh torsi.
3. Selalu berhubungan dengan beban static serta deformasi statiknya (beratnya sendiri).

Kekakuan dinamic:
1. Kestabilan dimensi menjadi baik.
2. Dapat menghindari distorsi karena menghasilkan koefisien muai yang rendah.
3. Dapat mengurangi distorsi yang terjadi karena getaran paksa.
4. Selalu berhubungan dengan beban-beban dinamik yang mempengaruhi damping dari material
serta karakteristik dinamik lainnya.

Yang dimaksud dengan ketelitian dan ketepatan adalah sebagai berikut:

Ketelitian adalah kegiatan menganalisis atau mengolah data secara sistematis untuk mencapai
kesalahan yang relatif terhadap suatu acuan.

Ketepatan adalah kemampuan yang dicapai untuk memenuhi besar atau kecilnya suatu target
dengan cara mengulangi hal yang sama.

Gaya-gaya yang mempengaruhi dan atau yang terjadi pada proses mesin perkakas adalah :
1. Gaya berat dari massa
2. Gaya pegas dari pegas
3. Gaya peradaman dari peredam

Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hasil proses permesinan mesin perkakas adalah
1. Harus mempunyai ketelitian yang tinggi (bentuk, dimensi, dan konsisten terhadap benda
kerja), sehingga mudah untuk di kalibrasi (distandarkan).
2. Kecepatan potong dan kecepatan pembentukan geram harus mampu dikerjakan sesuai dengan
perkembangan atau kemajuan dari material yang dikerjakan, sehingga dapat menjamin
produktivitas yang tinggi untuk hasil yang dicapai.
3. Guna menghadapi persaingan dalam pengoperasi atau pemakaian mesin perkakas tersebut,
maka harus dapat menunjukkan efisiensi yang tinggi baik secara tekhnis maupun ekonomis.

Kelebihan dan kekurangan dari mesin perkakas konvensional dengan mesin perkakas NC adalah

Mesin Perkakas Konvensional

1. Kelebihan
a. Pengoperasian masih menggunakan cara-cara manual
b. Masih dapat dikerjakan oleh para pekerja yang tak mahir komputer.
c. Sangat mudah dioperasikan, karena tidak perlu memasukkan data.
d. Modal yang ditanamkan mengalami penurunan.
e. Mesin tidak tergantung oleh perubahan suhu dan cuaca.
f. Rendah dalam efisiensi produktif

2. Kekurangan
a. Ketelitian yang dihasilkan agak kurang akurat.
b. Tidak dapat menampilkan kalkulasi biaya produksi.
c. Waktu laju awal pada pabrik mengalami kenaikkan.

Mesin Perkakas NC
1. Kelebihan
a. Produktif dapat dikurangi
b. Keakuratan pada lebih besar dan repeatabilas.
c. Menurunkan tingkat tarip sisa
d. Kebutuhan pemeriksaan adalah mengurangi
e. Ilmu ukur benda kerja lebih rumit
f. Perubahan rancang bangun dapat diperiksa dengan lebih teliti.
g. Peralatan sederhana tetap diperlukan
h. waktu laju awal pabrikasi lebih pendek
i. Dapat mengurangi komponen yang diinventarisir
j. Lebih sedikit memerlukan floorspace
k. Level keterampilan yang dibutuhan operator dikurangi

2. Kekurangan
a. Pengerjaan komponen dengan mesin yang mudah menjadi sulit karena menggunakan format
yang rumit.
b. Modal yang ditanamkan mengalami peningkatan.
c. Usaha pemeliharaan lebih tinggi investasi lebih tinggi berharga.
d. Pemanfaatan NC peralatan [yang] lebih tinggi
e. Dibutuhkan tenaga ahli yang berfungsi untuk memprogram peralatan NC.

Mesin perkakas adalah suatu alat yang memotong atau piranti pengolahan lain dan part, benda
kerja adalah obyek yang sedang diproses. Manakala mesin perkakas sedang melakukan
pemakanan, program instruksi dapat diubah untuk memproses suatu pekerjaan baru. Numerical
Control (NC) adalah suatu format berupa program otomasi dimana tindakan mekanik dari suatu
alat-alat permesinan atau peralatan lain dikendalikan oleh suatu program yang berisi data kode
angka. Data alphanumerical menghadirkan suatu instruksi pekerjaan untuk mengoperasikan
mesin tersebut.
Numeric Control (NC) adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital, ini diperkenalkan
di area pabrikasi. NC adalah bermanfaat untuk produksi rendah dan medium yang
memvariasikan produksi item, di mana bentuk, dimensi, rute proses, dan pengerjaan dengan
mesin bervariasi.

Mesin perkakas NC meliputi mesin dengan operasi tujuan tunggal, seperti:


1. NC mesin bubut, baik horisontal maupun vertikal, Bubut merupakan suatu proses pemakanan
benda kerja yang sayatannya dilakukan dengan cara memutar benda kerja kemudian dikenakan
pada pahat yang digerakkan secara translasi sejajar dengan sumbu putar dari benda kerja.
Gerakan putar dari benda kerja disebut gerak potong relatif dan gerakkan translasi dari pahat
disebut gerak umpan (feeding). Memutar memerlukan two-axis, kendali alur berlanjut, yang
manapun untuk menghasilkan suatu ilmu ukur silindris lurus/langsung atau untuk menciptakan
suatu profil.
2. NC mesin bor, gelendong vertikal dan horisontal. Proses bor pada dasarnya adalah suatu
proses yang dilakukan oleh mesin perkakas dalam hal ini adalah berupa proses memperbesar
lubang yang telah ada sebelumnya. Dalam proses memperbesar lubang ini dibutuhkan ketelitian
yang tinggi untuk menentukan berapa diameter akhir lubang yang diinginkan.
3. NC mesin drilling, mesin drilling adalah suatu proses yang dilakukan oleh mesin perkakas
dalam hal ini adalah berupa pemberian tekanan kepada benda kerja sehingga terjadi lubang pada
benda kerja yang biasanya berupa putaran yang dilakukan pahat dan gerak makan berupa
translasi oleh pahat. Mesin ini menggunakan titik-titik kendali yang menyangkut gelendong
berisi bit latihan dan dua poros mengendalikan atau meja kerja. Beberapa mesin NC mempunyai
menara kecil yang berisi enam atau delapan latihan menggigit. menara kecil tersebut digunakan
untuk pemrograman di bawah NC kendali.
4. NC mesin milling, Mesin milling merupakan suatu proses pemakanan benda kerja yang
sayatannya dilakukan dengan menggunakan pahat yang diputar oleh poros spindel mesin. Benda
kerja bergerak translasi yang merupakan gerak makan. Mesin ini memerlukan kendali alur
berlanjut untuk melaksanakan memotong lurus/langsung atau operasi sekeliling.
5. NC gerinda silindris, mesin gerinda hanya digunakan pada tahap finishing dengan daerah
toleransi yang sangat kecil. Fungsi utama dari mesin gerinda adalah menghaluskan permukaan
dengan ketelitian. Mesin ini beroperasi dengan memutar tool pada mesin sehingga terjadi
pemakanan/ penyayatan yang sesuai dengan toleransi yang ditentukan.

Mesin perkakas NC meliputi mesin dengan operasi tujuan tunggal, yang memberikan informasi
kuantitatif seperti pengerjaan dengan mesin operasi yang disajikan oleh suatu komputer kendali
dengan program database yang menyimpan instruksi secara langsung untuk mengendalikan alat-
alat bermesin CNC (Computer Numerical Control).
Kode data diubah untuk satu rangkaian perintah, yang mana servo mekanisme, seperti suatu
pijakan motor yang berputar sesuai jumlah yang telah ditetapkan, memperbaiki dengan masing-
masing mengemudi dari suatu meja pekerjaan dan suatu alat untuk melaksanakan suatu
pengerjaan dengan mesin dan gerakan yang ditetapkan oleh suatu sistem pengulangan tertutup
atau terbuka.
CNC yang dikendalikan dapat melakukan pekerjaan berbentuk linier, lingkar, atau sisipan
berbentuk parabola, yang mana buatan perangkat lunak, dan manapun sisipan kaleng rutin
terpilih dengan mudah.

Sistem operasi dari mesin perkakas NC adalah menggunakan sistem operasi CNC sehingga
diperlukan pengenalan kode data untuk menjalankan satu rangkaian perintah. Adapun contoh
dari sistem operasi dari mesin perkakas NC adalah:

Perbedaan mesin perkakas NC dan mesin perkakas konvensional adalah

Mesin Perkakas Konvensional


a. Pengoperasian masih menggunakan cara-cara manual
b. Masih dapat dikerjakan oleh para pekerja yang tak mahir komputer.
c. Sangat mudah dioperasikan, karena tidak perlu memasukkan data.
d. Mesin tidak tergantung oleh perubahan suhu dan cuaca.
e. Ketelitian yang dihasilkan agak kurang akurat.

Mesin Perkakas NC
a. Keakuratan pada lebih teliti
b. Telah menggunakan sistem komputer
c. Perubahan rancang bangun dapat diperiksa dengan lebih teliti.
d. Pengerjaan komponen dengan mesin yang mudah menjadi sulit karena menggunakan format
yang rumit.
e. Pemanfaatan NC peralatan yang lebih tinggi
f. Dibutuhkan tenaga ahli yang berfungsi untuk memprogram peralatan NC.

Pengertian Membubut
Bubut merupakan suatu proses pemakanan benda kerja yang sayatannya dilakukan dengan cara
memutar benda kerja yang dikenakan pada pahat yang digerakan secara translasi sejajar dengan
sumbu putar dari benda kerja. Gerakan putar dari benda kerja disebut gerak potong relatif dan
gerakan translasi dari pahat disebut gerak umpan (feeding).

Prinsip Kerja Mesin Bubut Konvensional


Benda kerja dipegang oleh pencekam yang dipasang diujung poros utama (spindel). Dengan
memutar lengan pengatur, yang terdapat pada kepala tetap, putaran spindel (n) dapat dipilih.
Harga putaran spindel umumnya dibuat bertingkat, dengan aturan yang telah distandarkan,
misalnya 630, 710, 800, 900, 1000, 1120, 1400, 1600, 1800, dan 2000 rpm. Kecepatan putaran
spindel tidak lagi bertingkat melainkan berkesinambungan (kontinue). Pahat dipasangkan pada
dudukan pahat dan kedalaman potong (a) diatur dengan menggeserkan peluncur silang melalui
roda pemutar dan gerak makannya diatur dengan lengan pengatur pada rumah roda gigi. Gerak
makan (f) yang tersedia pada mesin bubut bermacam-macam dan menurut tingkatan yang telah
distandarkan, misalnya: ««.., 0.1, 0.112, 0.125, 0.14, 0.16, «« (mm/(r)).

Pengaturan numerik (numerical control: NC) adalah suatu kendali mesin yang digunakan untuk
mengontrol gerakan mesin dan berbagai fungsi lainnya atas dasar informasi digital dimana
tindakan mekanik dari suatu alat-alat permesinan atau peralatan lain yang dikendalikan oleh
suatu program yang berisi data kode angka. Sedangkan program adalah data alphanumerical
yang menghadirkan suatu instruksi pekerjaan untuk mengoperasikan mesin tersebut.
Mesin NC ini diperkenalkan di area pabrikasi. NC sehingga dapat bermanfaat untuk suatu
produksi yang memvariasikan produksi item, dimana bentuk, dimensi, rute proses, dan
pengerjaan dengan mesin bervariasi.
Istilah computer numerical control (CNC) digunakan bila sistem kontrol memakai komputer
internal. Komputer internal memungkinkan penyimpanan program tambahan, penyuntingan
program, penjalanan program dari memori, diagnostik kontrol dan pemeriksaan mesin, pekerjaan
rutin-rutin dan khusus, dan kemampuan melakukan perubahan skala inci/ metrik/ absolut.
Pembuatan komponen dengan CNC memerlukan akses langsung ke mesin dan instalasi
komputer agar memperoleh pengalaman praktis yang amat diperlukan. Dalam menggunakan
piranti dan jenis mesin tertentu, seperti mengoperasikan mesin-mesin turning, milling dan
drilling yang harus memahami bahasa serta teknik pemrograman yang memerlukan instruksi.

Sistem Pengoperasian Mesin


Kode data diubah untuk satu rangkaian perintah, yang mana servo mekanisme, seperti suatu
pijakan motor yang berputar sesuai jumlah yang telah ditetapkan, memperbaiki dengan masing-
masing mengemudi dari suatu meja pekerjaan dan suatu alat untuk melaksanakan suatu
pengerjaan dengan mesin dan gerakan yang ditetapkan oleh suatu sistem pengulangan tertutup
atau terbuka. Dan untuk melakukan tugas tersebut mesin NC ini difasilitasi dengan unsur-unsur
pelayan dan pengendali pelayanan CNC.
Sistem operasi dari mesin perkakas NC adalah menggunakan sistem operasi CNC sehingga
diperlukan pengenalan kode data untuk menjalankan satu rangkaian perintah. Adapun contoh
dari sistem operasi dari mesin perkakas NC adalah:

Fungsi G
G00 Pengaturan posisi dengan gerak cepat yang mempunyai kemungkinan gerakan yang terjadi
berupa eretan yang bergerak dalam arah x, y, z, dan x dan z
G01 Interpolasi linier adalah mendapatkan harga antara yang terletak pada garis lurus.
Kemungkinan gerakan yang terjadi yaitu pembubutan dalam arah z atau memanjang, arah x atau
melintang, arah x dan z atau membubutan tirus.
G02 Interpolasi melingkar dengan arah kekanan
G03 Interpolasi melintang atau melingkar arah kekiri
G04 Waktu tinggal diam (istirahat dalam detik)
G20-G21 Nilai masukan ditetapkan dalam satuan milimeter atau inchi
G24 Pemrograman radius
G25 Pemanggilan sub program
G27 Perintah melompat / melewati blok
G28 Kembali ketitik acuan
G33 Pemotongan ulir
G41-G42 Pemotongan benda kerja sesuai dengan kompensasi pada permukaan benda kerja.
G64 Mematikan motor/ mematikan arus listrik
G84 Siklus pembubutan memanjang
G88 Siklus pembubutan melintang

Fungsi M

M00 Menghentikan program, yang dilakukan di pertengahan program. Operator harus siap
kembali
M03-M04 Start spindel searah jarum jam
M05 Spindel stop
M06 Penghitungan panjang pahat
M09 Memulai atau pembatalan putaran pemotongan
M17 Memulai atau membatalkan spindel dan cairan memotong
M19 Memutar atau membatalkan spindel untuk mengorientasikan posisi.
M30 Mengakhiri program, memutar kembali atau memberhentikan mesin.
M99 Parameter lingkaran

Jika dalam memasukkan dan menyimpan data fungsi yang tidak dikenal oleh komputer, maka
akan muncul bunyi alarm. Dan pada sajian dari mesin akan ditunjukkan tanda-tanda alarm yang
bersangkutan yang harus dimatikan dengan menekan tombol darurat. Adapun tanda-tanda alarm
yang tersimpan yang perlu diketahui:

Tanda-tanda Alarm pada Pelayanan Fungsi G dan M


A 00 Salah memasukan perintah G dan M
A 01 Salah dalam menentukan interpolasi lingkaran
A 02 Harga X yang terlalu besar
A 03 Salah harga F
A 04 Harga Z yang terlalu besar
A 05 Tidak diprogram M30
A 06 Jumlah putaran sumbu utama terlalu besar pada pemotongan ulir
A 07 Tidak dipakai

Tanda-tanda Alarm pada Pelayanan Kaset


A 08 Pita rekaman telah sampai ujung atau habis
A 09 Program tidak dapat ditemukan
A 10 Pengaman kaset aktif
A 11 Salah jalan
A 12 Salam pengechekan
A 13 Pengalihan dari metrik ke inchi dengan pelayanan pemuatan
A 14 Muncul pada pelayanan kaset, mode pelayanan pemuatan yang ditunjukkan dengan kode.
A 15 Salah harga H
A 16 Tidak dipakai
A 17 Salah sub program

Mesin perkakas NC meliputi mesin dengan operasi tujuan tunggal. Dan yang akan kami
ceritakan disini adalah mesin perkakas NC untuk mesin bubut (CNC Turning).
Prinsip Kerja CNC TurningY
Bedanya dengan Mesin perkakas konvensional adalah meliputi mesin dengan operasi tujuan
tunggal, yang memberikan informasi kuantitatif seperti pengerjaan dengan mesin operasi yang
disajikan oleh suatu komputer kendali dengan program database berupa kode data yang diubah
untuk satu rangkaian perintah yang menyimpan instruksi secara langsung untuk mengendalikan
alat-alat bermesin CNC (Computer Numerical Control).

Bagian-Bagian Mesin CNC TurningY


Bagian dari mesin CNC Turning tidak jauh berbeda dengan yang berada pada mesin bubut
konvensional yaitu sebagai berikut:
Unit Kontrol berupa panel pengontrolan yang berisi tombol-tombol perintah untuk
menjelaskan kontrol gerakan mesin dan berbagai fungsi lainnya yang menggunakan instruksi
oleh sistem kontrol elektronika.
Kepala Tetap berupa roda-roda gigi transmisi penukar putaran yang akan memutar poros
spindel
Poros utama (spindel) berupa tempat kedudukan pencekam untuk berdirinya benda kerja.
Eretan utama (appron) akan bergerak sepanjang meja sambil membawa eretan lintang (cross
slide) dan eretan atas (upper cross slide) dan dudukan pahat.
Eretan Melintang yang menggerakan pahat arah melintang.
Eretan Memanjang yang menggerakan pahat arah vertikal.
Kepala Lepas, sejajar kepala tetap untuk membantu pergerakan spindel dalam memegang benda
kerja.

Keuntungan dan KerugianY


Faktor-faktor yang menyebabkan mesin perkakas NC jenis CNC Turning ini lebih
menguntungkan adalah sebagai berikut:
Laju produksi cepat.
Keakuratan pada lebih besar dan repeatabilas.
Menurunkan tingkat tarip sisa (pemborosan komponen).
Mengurangi kebutuhan pemeriksaan.
Tidak banyak memakan tempat/ ruangan
Level keterampilan yang dibutuhan operator dikurangi

Adapun kerugian yang dapat ditimbulkan oleh mesin perkakas NC jenis CNC Turning ini adalah
sebagai berikut:
Pengerjaan komponen dengan mesin yang mudah menjadi sulit karena menggunakan format
yang rumit.
Modal yang ditanamkan mengalami peningkatan.
Peralatan sederhana tetap diperlukan
Dibutuhkan tenaga ahli yang berfungsi untuk memprogram peralatan NC.