Anda di halaman 1dari 31

FAISAL RAHMAN (0800758)

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Mata Pelajaran : Kompetensi Kejuruan


Program Keahlian : Teknik Mekanik Otomotif
Kelas / Semester : XI/4
Alokasi Waktu : 8 x 45 menit
Standar Kompetensi : Perbaikan Sistem Pengapian
Kompetensi Dasar : Memperbaiki Sistem Pengapian dan Komponennya
Materi tentang fungsi, nama komponen, fungsi komponen, cara kerja, dan
prinsip kerja sistem pengapian telah dijelaskan pada kompetensi dasar sebelumnya.
1. Indikator
A. Kognitif (tingkat pemahaman)
1. Cara pemeriksaan sistem pengapian:
a. Cara pemeriksaan kabel-kabel tegangan tinggi dengan AVO meter dijelaskan
b. Cara pemeriksaan busi dijelaskan
c. Cara pemeriksaan rotor dijelaskan
2. Cara pemeriksaan urutan pengapian (FO):
a. Cara memeriksa firing order dari engine konvensional dijelaskan
b. Cara menentukan posisi silinder nomor satu pada engine dijelaskan
3. Cara pengaturan sudut dwelt:
a. Cara menghidupkan engine dijelaskan
b. Cara menggunakan Meter dwell dijelaskan.
c. Cara menyetel sudut dwell dijelaskan
4. Cara pengaturan saat pengapian (Ignition Timing) ddengan timing light:
a. cara menggunakan timing light dijelaskan
b. cara memasang timing light pada system pengapian dijelaskan
c. cara mengatur saat pengapian dijelaskan
5. Cara pengaturan putaran idle dengan tacho meter:
a. cara menggunakan tacho meter dijelaskan
b. cara memasang tacho meter pada system pengapian dijelaskan
c. cara mengatur putaran idle dijelaskan

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

B. Psikomotor (tingkat respon terbimbing)


1. Persiapan
a. Alat K3 disiapkan (baju praktek, sepatu praktek, dan sarung tangan)
b. Tempat kerja dan benda kerja disiapkan dengan benar.
c. Alat disiapkan (kunci pas 10, kunci ring 19, obeng plus dan minus ukuran
sedang, feeler gauge, Avo meter, Tacho meter, Dwell tester, dan Timing light)
d. Bahan (1 unit engine stand, lap/majun kering dan bersih)
2. Proses Kerja
a. Sistem pengapian diperiksa dengan benar
1) Pemeriksaan kabel-kabel tegangan tinggi dengan AVO meter dilakukan
 Atur tombol selektor AVO meter dengan cara memutarnya ke simbol
(Ω)
 Ujung kabel (+) AVO meter ditempelkan pada salah satu ujung kabel
tegangan tinggi, dan ujung kabel (-) AVO ditempelkan pada ujung kabel
tegangan tinggi yang lainnya.
 Hasil pengukuran diperiksa dengan cara melihat jarum selektor (batas
toleransi ≤25 kΩ)
2) Pemeriksaan rotor dilakukan
 Distributor cap dibersihkan dengan lap/majun yang bersih dan kering
 Tombol rotor dilepas dengan cara mencabutnya keatas (arah
vertikal)tanpa diputar.
 Tombol rotor diperiksa dengan cara dilihat apakah patah atau tidaknya.
 Tombol rotor dipasang arah vertikal tepat pada dudukannya tanpa
diputar.
3) Pemeriksaan busi dilakukan
 Busi dilepas berlawanan jarum jam menggunakan kunci busi.
 Celah-celah busi distel dengan feeler gauge (0,80 mm)
 Busi dipasang kembali searah jarum jam menggunakan kunci busi.
b. Urutan pengapian (FO) diperiksa dengan benar
1) firing order dari engine dipastikan sesuai urutan dengan memeriksa alur
satu persatu arah kabel tegangan tinggi dari busi menuju distributor
(1,3,4,2).

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

2) Silinder nomor satu dalam blok silinder dipastikan posisinya dengan posisi
nomor satu paling depan dari engine/dekat dengan kipas pendingin
c. Sudut dwelt diatur dengan benar
a. Engine dihidupkan dengan cara memutar kunci kontak searah jarum jam ke
arah start
b. Meter dwell dihubungkan dengan menjepitkan kabel(+) ke terminal (+)
koil dan kabel (-) ke massa
c. Sudut dwell dibaca 52°±6°
d. Pengaturan Saat Pengapian dengan timing light dilakukan
1) engine dihidupkan dengan memutar kunci kontak searah jarum jam ke arah
start
2) Satu kabel merah dari lampu pengetes dijepitkan ke positif batere dan
kabel hitam ke negatif koil.
3) Baut pengunci distributor dilonggarkan dengan diputar berlawanan arah
jarum jam menggunakan kunci pas 10
4) Cahaya timing light diarahkan pada tanda waktu pengapian pada puli
5) Badan distributor diputar searah jarum jam atau berlawanan jarum jam
sampai tanda waktu pada puli mencapai angka tertentu 5 °±2°
6) Baut pengunci distributor dikencangkan searah jarum jam dengan kunci
pas
7) Timing light dilepas dari sistem pengapian dengan cara melepas jepitan
pada kabel yang dijepitkan pada setiap terminal.
e. Pengaturan putaran idle engine diatur dengan tachometer dilakukan
a. Engine dihidupkan dengan memutar kunci kontak searah jarum jam ke arah
start
b. tacho meter dipasang ke system pengapian dengan menjepitkan kabel (+)
ke terminal (+) koil dan kabel (-) ke massa.
c. Putaran idle diatur dengan memutar sekrup pengatur putaran idle
menggunakan obeng minus ukuran sedang (750 rpm)

3. Sikap Kerja
a. Ketentuan-ketentuan dalam memeriksa system pengapian:
1) batas toleransi tahanan untuk kabel tegangan tinggi dengan menggunakan
AVO meter (≤25 kΩ) dilakukan

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

2) Pemeriksaan celah busi dengan feeler gauge (0.80 mm) dilakukan


3) Pelepasan rotor dengan arah vertikal dilakukan.
4) Pembersihan distributor cup menggunakan lap kering dan bersih dilakukan
b. Ketentuan-ketentuan dalam memeriksa urutan pengapian (FO):
1) FO (1,3,4,2) dilakukan
2) Menentukan silinder satu dari arah depan engine dekat dengan kipas
pendingin dilakukan
c. ketentuan-ketentuan mengatur sudut dwell:
1) keadaan engine hidup
2) kabel(+) dijepitkan ke terminal (+) koil dan kabel (-) ke massa dilakukan
3) batas toleransi sudut dwell dengan Dwelt Tester (52°±6°) dilakukan
d. ketentuan-ketentuan mengatur saat pengapian:
1) batas toleransi saat pengapian dengan timing light (5°±2°) dilakukan
2) kabel merah dari lampu pengetes dijepitkan ke (+) batere dan kabel hitam
ke (-) koil dilakukan.
e. ketentuan-ketentuan mengatur putaran idle:
1) batas toleransi putaran idle dengan tacho meter (750 rpm) dilakukan
2) kabel tacho meter(+) dijepitkan ke terminal (+) koil dan kabel (-) ke massa
dilakukan.
4. Hasil Kerja
a. Sistem pengapian beroperasi dengan baik (kabel tegangan tinggi ≤ 25 k Ω)
b. Urutan pengapian tepat (1,3,4,2)
c. Sudut dwell tepat pada (52°±6°)
d. Saat pengapian tepat antara (5°±2°)
e. Putaran idle pada 750 rpm
5. Waktu Kerja
a. Pemeriksaan system pengapian maks 30 menit
b. Pemeriksaan urutan pengapian (FO) maks 15 menit
c. Pemeriksaan sudut dwell dengan Dwell Tester maks 15 menit
d. Pengaturan saat pengapian dengan menggunakan timing light maks 15 menit
e. Pengaturan putaran idle dengan menggunakan tachometer maks 15 menit

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

C. Afektif (Tingkat Menilai)


1. Ketentuan dalam persiapan kerja ditaati
2. Ketentuan dalam proses kerja:
a. Ketentuan-ketentuan dalam memeriksa system pengapian:
1) Batas toleransi tahanan kabel tegangan tinggi dengan AVO meter (≤25 kΩ)
ditaati
2) Celah busi dengan feeler gauge (0.80 mm) ditaati
3) Pelepasan rotor dengan arah vertikal ditaati.
4) Pembersihan distributor cup menggunakan lap kering dan bersih ditaati.
b. Ketentuan-ketentuan dalam memeriksa urutan pengapian (FO):
1) FO (1,3,4,2) ditaati
2) Menentukan silinder satu dari arah depan engine dekat dengan kipas
pendingin ditaati
c. ketentuan-ketentuan mengatur sudut dwell:
1) keadaan engine hidup ditaati
2) kabel(+) dijepitkan ke terminal (+) koil dan kabel (-) ke massa ditaati
3) batas toleransi sudut dwell dengan Dwelt Tester (52°±6°) ditaati
d. ketentuan-ketentuan mengatur saat pengapian:
1) batas toleransi saat pengapian dengan timing light (5°±2°) ditaati
2) kabel merah dari lampu pengetes dijepitkan ke (+) batere dan kabel hitam
ke (-) koil ditaati.
e. Ketentuan-ketentuan mengatur putaran idle:
1) Batas toleransi putaran idle dengan tacho meter (750 rpm) ditaati
2) kabel tacho meter(+) dijepitkan ke terminal (+) koil dan kabel (-) ke massa
ditaati.
3. Waktu
Pemeriksaan, pembongkaran, dan perakitan system pengapian dapat dilakukan
dalam waktu 90 menit (2x45 menit)

2. Tujuan Pembelajaran
Setelah proses pembelajaran siswa mampu memperbaiki sistem pengapian dan
komponennya dengan kognitif tingkat pemahaman, psikomotorik tingkat respon
terbimbing dan afektif tingkat merespon

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

3. Materi Ajar
A. Prosedur service/perbaikan dan pemeriksaan sistem pengapian
B. Prosedur pemeriksaan urutan pengapian (FO)
C. Prosedur pemeriksaan dan pengaturan sudut dwelt
D. Prosedur pengaturan Saat Pengapian (Ignition Timing)
E. Prosedur pengaturan putaran idle
F. Standar prosedur keselamatan kerja.
G. Praktik perbaikan system pengapian

4. Alokasi Waktu
Perbaikan sistem pengapian dan komponennya dapat dilakukan dalam (6 x 45 menit)

5. Metode Pembelajaran :
1. Tanya jawab
2. Demonstrasi

6. Penilaian
1. Tes lisan (dilakukan pada saat KBM) untuk indikator kognitif.
2. Test Tulis untuk indikator kognitif.
3. Test Praktek untuk indikator psikomotor dan afektif.

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

Kompetensi Hasil
Indikator Desain Skenario Pembelajaran Keterangan
Dasar Pembelajaran
Perbaikan Pra KBM Media
sistem 1. Guru memasuki kelas dan memberikan salam. Pembelajaran
pengapian 2. Guru meminta siswa untuk membaca doa dengan dipimpin oleh ketua  Papan Tulis
dan kelas  Jobsheet
komponenny 3. Guru mengabsen siswa  5 engine
a 4. Guru menjelaskan akan pentingnya materi yang akan dibahas (untuk stand
memotivasi peserta didik)
5. Guru membuat kaitan materi yang sebelumnya dengan materi yang Referensi:
akan diajarkan  Anonim,
6. Guru menjelaskan secara garis besar apa saja materi yang akan Pedoman
diajarkan (memberi acuan kepada peserta didik tentang materi yang Reparasi
A. As akan disampaikan) Aspek Kognitif Mesin Seri
pek Kognitif 7. Kegiatan persiapan dilakukan selama 5 menit K. Jakarta
1. Cara Kegiatan Inti 1. Siswa dapat Utara: PT.
pemeriksaan Aspek Kognitif menjelaskan cara Toyota astra
sistem 1. Guru mendemonstrasikan cara memeriksa sistem pengapian. memeriksa motor
pengapian Dengan memperhatikan langkah kerja yang dilakukan dan alat yang sistem pengapian  Anonim,

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

dijelaskan digunakan,guru memberikan pertanyaan kepada siswa, kemudian guru NEW STEP
meminta siswa untuk menjelaskan cara memeriksa sistem pengapian 1, PT. Astra
2. Cara (15 menit) 2. Siswa dapat Motor,
pemeriksaan menjelaskan cara Training
urutan memeriksa Manual
pengapian 2. Guru mendemonstrasikan cara pemeriksaan urutan pengapian urutan 2000,
(FO) (FO). Dengan memperhatikan langkah kerja yang dilakukan dan alat pengapaian (FO) Training
dijelaskan yang digunakan, guru memberikan pertanyaan kepada siswa, Center
3. Cara kemudian guru meminta siswa untuk menjelaskan cara memeriksa 3. Siswa dapat Otomotif
mengatur urutan pengapian (15 menit) menjelaskan cara
sudut dwell mengatur sudut
dijelaskan 3. Guru mendemonstrasikan cara mengatur sudut dwell. Dengan dwell
memperhatikan langkah kerja yang dilakukan dan alat yang 4. Siswa dapat
4. Cara digunakan, guru memberikan pertanyaan kepada siswa, kemudian guru menjelaskan cara
mengatur saat menyuruh siswa untuk menjelaskan cara mengatur sudut dwell (15 mengatur saat
pengapian menit) pengapaian
(Ignition 4. Guru mendemonstrasikan cara mengatur saat pengapian (Ignition (ignition timing)
Timing) Timing). Dengan memperhatikan langkah kerja yang dilakukan dan
dijelaskan alat yang digunakan, guru memberikan pertanyaan kepada siswa,

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

kemudian guru menyuruh siswa untuk menjelaskan cara mengatur saat


pengapian (ignition timing) (15 menit)

Aspek Psikomotor

B. As
Persiapan
pek
1. Siswa dapat
Psikomotor Aspek Psikomotor
menyiapkan
Persiapan peralatan
1. Dengan Persiapan keselamatan dan
memperhatika 1. Guru mengingatkan siswa agar baju dan sepatu praktek dipakai kesehataan kerja
n keselamatan dengan benar (15 menit) dengan benar
dan kesehatan
kerja, baju
dan sepatu 2. Siswa dapat
praktek menyiapkan
dipakai peralatan dan
dengan benar bahan yang

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

2. Alat dan 2. Guru mengingatkan siswa agar peralatan dan bahan yang akan akan digunakan
bahan yang digunakan pada kerja praktek perbaikan sistem pengapian disiapkan dalam praktek
akan dipakai dengan benar (15 menit) perbaikan
disiapkan sistem
pengapian

Proses Kerja

Proses Kerja Proses Kerja


Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok (masing-masing 6
orang), kemudian guru meminta siswa untuk melakukan praktek dengan
langkah kerja yang telah diberikan dalam aspek kognitif. Pada saat proses
kerja berlangsung, guru melakkukan pemeriksaan ke setiap kelompok dan
memberikan pengarahan apabila ada siswa yang mengalami kesulitan atau 1. Siswa dapat
kesalahan pada saat bekerja. melakukan
1. Melakukan peemeriksaan
pemeriksaan 1. Guru membuat jobsheet tentang system pengapian, kemudian siswa sistem pengapian
sistem disuruh untuk melakukan praktek berdasarkan langkah-langkah 2. Siswa dapat

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

pengapian (pemeriksaan system pengapian) yang terdapat dalam jobsheet (45 melakukan
2. Melakukan menit). pemeriksaan
pemeriksaan urutan pengapian
urutan 2. Guru membuat jobsheet tentang system pengapian, kemudian siswa (FO)
pengapian disuruh untuk melakukan praktek berdasarkan langkah-langkah 3. Siswa dapat
(FO) (pemeriksaan urutan pengapian) yang terdapat dalam jobsheet (45 melakukan
menit) pengaturan sudut
3. Melakkan dwell
pengaturan 4. Siswa dapat
sudut dwell 3. Guru membuat jobsheet tentang system pengapian, kemudian siswa melakukan
disuruh untuk melakukan praktek berdasarkan langkah-langkah pengaturan saat
4. Melakukan (pengaturan sudut dwell) yang terdapat dalam jobsheet (45 menit) pengapian
pengaturan (ignition timing)
saat pengapian 4. Guru membuat jobsheet tentang system pengapian, kemudian siswa 5. Siswa dapat
(Ignition disuruh untuk melakukan praktek berdasarkan langkah-langkah melakukan
Timing) (pengaturan saat prngapian) yang terdapat dalam jobsheet (45 menit) pengaturan
5. Melakukan putaran idle
pengaturan
putaran idle 5. Guru membuat jobsheet tentang system pengapian, kemudian siswa

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

disuruh untuk melakukan praktek berdasarkan langkah-langkah Sikap Kerja


(pengaturan putaran idle) yang terdapat dalam jobsheet (45 menit) 1. Siswa dapat
melakukan
Sikap Kerja praktek dengan
1. Ketentuan- memperhatikan
ketentuan Sikap Kerja ketentuan-
dalam 1. Guru menekankan pada siswa agar melaksanakan ketentuan-ketentuan ketentuan dalam
memeriksa dalam memeriksa sistem pengapian (4 menit) memeriksa
sistem a. batas toleransi tahanan untuk kabel tegangan tinggi dengan sistem pengapian
pengapian menggunakan AVO meter (≤25 kΩ) dilakukan
dilakukan b. Pemeriksaan celah busi dengan feeler gauge (0.80 mm) dilakukan 2. Siswa dapat
c. Pelepasan rotor dengan arah vertikal dilakukan. melakukan
d. Pembersihan distributor cup menggunakan lap kering dan bersih praktek dengan
dilakukan memperhatikan
2. Ketentuan- ketentuan-
ketentuan 2. Guru menekankan pada siswa agar melaksanakan ketentuan-ketentuan ketentuan dalam
dalam dalam memeriksa urutan pengapian (3 menit) memeriksa
memeriksa a. FO (1,3,4,2) dilakukan urutan pengapian
urutan b. Menentukan silinder satu dari arah depan engine dekat dengan

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

pengapian kipas pendingin dilakukan 3. Siswa dapat


(FO) melakukan
dilakukan praktek dengan
memperhatikan
ketentuan-
3. Guru menekankan pada siswa agar melaksanakan ketentuan-ketentuan ketentuan dalam
3. ketentuan- dalam mengatur sudut dwell (4 menit) mengatur sudut
ketentuan a. keadaan engine hidup dwell
dalam b. kabel(+) dijepitkan ke terminal (+) koil dan kabel (-) ke massa
mengatur dilakukan
sudut dwell c. batas toleransi sudut dwell dengan Dwelt Tester (52°±6°) 4. Siswa dapat
dilakukan dilakukan melakukan
praktek dengan
memperhatikan
ketentuan-
ketentuan dalam
4. Guru menekankan pada siswa agar melaksanakan ketentuan-ketentuan mengatur saat
dalam mengatur saat pengapian (4 menit) pengapian
4. ketentuan- a. batas toleransi saat pengapian dengan timing light (5°±2°)

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

ketentuan dilakukan 5. Siswa dapat


dalam b. kabel merah dari lampu pengetes dijepitkan ke (+) batere dan melakukan
mengatur saat kabel hitam ke (-) koil dilakukan. praktek dengan
pengapian memperhatikan
dilakukan ketentuan-
ketentuan dalam
mengatur
5. Guru menekankan pada siswa agar melaksanakan ketentuan-ketentuan putaran idle
dalam mengatur saat pengapian (4 menit)
5. ketentuan- a. batas toleransi putaran idle dengan tacho meter (750 rpm)
ketentuan dilakukan
dalam b. kabel tacho meter(+) dijepitkan ke terminal (+) koil dan kabel (-) Produk Kerja
mengatur ke massa dilakukan. 1. Siswa dapat
putaran idle menguasai
dilakukan kemampuan
melakukan
perbaikan sistem
pengapian dan
komponennya

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

Produk Kerja sesuai dengan


1. Guru memberikan gambaran tentang standar hasil pekerjaan SOP
Produk Kerja (produk kerja) perbaikan sistem pengapian . Standar produk kerja
1. Dengan disini adalah siswa dapat menguasai kemampuan untuk melakukan Waktu Kerja
memperhatika perbaikan sistem pengapian dan komponennya dengan langkah 1. Siswa dapat
n proses kerja, kerja yang benar. melakukan kerja
produk kerja praktek
yang perbaikan sistem
dihasilkan pengapian dan
sesuai dengan komponennya
Standard sesuai dengan
Operational waktu yang telah
Procedure Waktu Kerja ditentukan.
(SOP) 1. Guru memberitahukan kepada siswa batas waktu untuk melakukan
Waktu Kerja kerja praktek perbaikan sistem pengapian dan komponennya,
1. Dengan kemudian meminta siswa untuk melakukan kerja praktek sesuai
memperhatika dengan waktu yang telah ditentukan.
n waktu kerja,
proses kerja

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

perbaikan
sistem Aspek Afektif
pengapian dan 1. Siswa dapat
komponennya menaati
dikerjakan ketentuan-
sesuai dengan ketentuan dalam
waktu yang memeriksa
telah sistem pengapian
ditentukan 2. Siswa dapat
yaitu 6 x 45 Aspek Afektif menaati
menit 1. Guru meminta siswa agar mentaati ketentuan-ketentuan dalam ketentuan-
memeriksa sistem pengapian ketentuan dalam
C. As memeriksa
pek Afektif urutan pengapian
1. Ketentuan- 3. Siswa dapat
ketentuan menaati
dalam 2. Guru meminta siswa agar mentaati ketentuan-ketentuan dalam ketentuan-
memeriksa memeriksa urutan pengapian ketentuan dalam
sistem mengatur sudut

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

pengapian dwell
ditaati 4. Siswa dapat
2. Ketentuan- mentaati
ketentuan 3. Guru meminta siswa agar mentaati ketentuan-ketentuan dalam ketentuan-
dalam mengatur sudut dwell ketentuan dalam
memeriksa mengnatur saat
urutan pengapian
pengapian
(FO) Waktu Kerja
dilakukan 4. Guru meminta siswa agar mentaati ketentuan-ketentuan dalam 1. Siswa dapat
3. ketentuan- mengatur saat pengapian melakukan kerja
ketentuan praktek
dalam perbaikan sistem
mengatur pengapian dan
sudut dwell komponennya
dilakukan sesuai dengan
Waktu Kerja waktu yang telah
1. Guru memberikan batas waktu untuk melakukan kerja praktek ditentukan
4. ketentuan- perbaikan sistem pengapian, kemudian meminta siswa untuk

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

ketentuan melakukan kerja praktek sesuai waktu yang ditentukan.


dalam
mengatur saat
pengapian
dilakukan

Waktu Kerja
1. Dengan
memperhatika
n waktu kerja,
proses kerja Kegiatan Akhir
perbaikan  Guru mengulas ulang secara garis besar materi yang telah dibahas
sistem dan mengevaluasi hasil pembelajaran.
pengapian  Guru menguji kemampuan siswa, dibuktikan dengan tes baik
dikerjakan secara kognitif, psikomotor dan afektif melalui indikator tes yang
sesuai dengan telah disiapkan.
waktu yang  Guru memberikan tugas.
telah  Menyampaikan materi untuk pertemuan yang selanjutnya

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

ditentukan Alokasi waktu untuk mengakhiri KBM (10 menit)


yaitu (6x45
menit)

LEMBAR EVALUASI KOGNITIF


KISI-KISI SOAL
Jenis sekolah : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
Mata pelajaran : Kompetensi Kejuruan
Kurikulum : Kurikulum Berbasis Kompetensi
Alokasi waktu : 90 menit
Jumlah soal : 7 soal
Bentuk soal
Kompetensi : Uraian (essay)
No. Sub Kompetensi Hasil belajar Materi Pokok Pembelajaran Indikator No. Soal
Dasar
Kelas/semester :XI/genap
1. Pemperbaikan 1) Pemeriksaan sistem Pemahaman A. Prosedur service/perbaikan dan 1) Cara pemeriksaan sistem 1, 2, dan
Sistem pengapian pemeriksaan sistem pengapian pengapian dijelaskan 3
Pengapian dan
Komponennya 2) Pemeriksaan urutan Pemahaman B. Prosedur memeriksa urutan 2) Cara pemeriksaan urutan
pengapian (FO) pengapian (FO) pengapian (FO) dijelaskan 4 dan 5

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

3) Pengaturan sudut dwelt Pemahaman C. Prosedur memeriksa dan 3) Cara pengaturan sudut dwelt 6
mengatur sudut dwelt dijelaskan
4) Pengaturan saat Pemahaman
pengapian (Ignition D. Prosedur pengaturan Saat 4) Cara pengaturan saat 7
Timing) dengan timing Pengapian (Ignition Timing) pengapian (Ignition Timing)
light dengan timing light dijelaskan

5) Pengaturan putaran idle Pemahaman 5) Cara pengaturan putaran idle 8


dengan tacho meter E. Prosedur pengaturan putaran idle dengan tacho meter dijelaskan

SOAL URAIAN (ESSAY)

1. Jelaskan cara memeriksa kabel-kabel tegangan tinggi dengan AVO meter?


2. Jelaskan cara memeriksa busi?
3. Jelaskan cara mememeriksa rotor?
4. Jelaskan cara memeriksa firing order dari engine konvensional?
5. Jelaskan cara menentukan posisi silinder nomor satu pada engine?
6. Jelaskan cara mengatur sudut dwelt?
7. Jelaskan cara mengatur saat pengapian dengan timing light?
8. Jelaskan cara mengatur putaran idle engine dengan tachometer?

PEDOMAN PENYEKORAN

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

No. Kunci/Kriteria Jawaban Skor


Cara memeriksa kabel-kabel tegangan tinggi dengan AVO meter
 Atur tombol selektor AVO meter dengan cara memutarnya ke simbol (Ω) 1
 Ujung kabel (+) AVO meter ditempelkan pada salah satu ujung kabel tegangan tinggi, dan ujung kabel (-) AVO 1
1
ditempelkan pada ujung kabel tegangan tinggi yang lainnya.
 Hasil pengukuran diperiksa dengan cara melihat jarum selektor (batas toleransi ≤25 kΩ) 1
Skor maksimum 3
Cara memeriksa rotor
 Distributor cap dibersihkan dengan lap/majun yang bersih dan kering 1
 Tombol rotor dilepas dengan cara mencabutnya keatas (arah vertikal)tanpa diputar. 1
2
 Tombol rotor diperiksa dengan cara dilihat apakah patah atau tidaknya. 1

 Tombol rotor dipasang arah vertikal tepat pada dudukannya tanpa diputar. 1
Skor Maksimum 4
Cara memeriksa busi
 Busi dilepas berlawanan jarum jam menggunakan kunci busi. 1
3  Celah-celah busi distel dengan feeler gauge (0,80 mm). 1

 Busi dipasang kembali searah jarum jam menggunakan kunci busi. 1


Skor Maksimum 3
4 Cara memeriksa urutan pengapian (FO)
 firing order dari engine dipastikan sesuai urutan dengan memeriksa alur satu persatu arah kabel tegangan tinggi dari 1

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

busi menuju distributor (1,3,4,2).


 Silinder nomor satu dalam blok silinder dipastikan posisinya dengan posisi nomor satu paling depan dari 1
engine/dekat dengan kipas pendingin
Skor Maksimum 2
Cara mengatur sudut dwelt
 Engine dihidupkan dengan cara memutar kunci kontak searah jarum jam ke arah start. 1
5  Meter dwell dihubungkan dengan menjepitkan kabel(+) ke terminal (+) koil dan kabel (-) ke massa. 1

 Sudut dwell dibaca 52°±6°. 1


Skor Maksimum 3
Cara mengatur saat pengapian dengan timing light
 engine dihidupkan dengan memutar kunci kontak searah jarum jam ke arah start. 1
 Satu kabel merah dari lampu pengetes dijepitkan ke positif batere dan kabel hitam ke negatif koil. 1

 Baut pengunci distributor dilonggarkan dengan diputar berlawanan arah jarum jam menggunakan kunci pas 10. 1

 Cahaya timing light diarahkan pada tanda waktu pengapian pada puli. 1
6 1
 Badan distributor diputar searah jarum jam atau berlawanan jarum jam sampai tanda waktu pada puli mencapai
1
angka 5°±2°
1
 Baut pengunci distributor dikencangkan searah jarum jam dengan kunci pas.
 Timing light dilepas dari sistem pengapian dengan cara melepas jepitan pada kabel yang dijepitkan pada setiap
terminal.
Skor Maksimum 7

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

Cara mengatur putaran idle engine dengan tachometer


 Engine dihidupkan dengan memutar kunci kontak searah jarum jam ke arah start. 1
 tacho meter dipasang ke system pengapian dengan menjepitkan kabel (+) ke terminal (+) koil dan kabel (-) ke 1
7
massa. 1
 Putaran idle diatur dengan memutar sekrup pengatur putaran idle menggunakan obeng minus ukuran sedang (750
rpm).
Skor Maksimum 3

Nilai Teori = total skor x bobot tiap jawaban


= 25 x 4
= 100
LEMBAR EVALUASI PSIKOMOTOR

Jenis sekolah : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)


Mata pelajaran
Kompetensi : Kompetensi Kejuruan
No.
Kurikulum : Sub Kompetensi
Kurikulum Hasil belajar
Berbasis Kompetensi Materi Pokok Pembelajaran Indikator
Dasar
Alokasi
1. waktu
Pemperbaikan : 90 menit sistem
1) Pemeriksaan Gerak motorik A. Prosedur service/perbaikan dan 1) Cara pemeriksaan sistem pengapian
Sistem
Bentuk soal pengapian
: Praktik (Respon pemeriksaan sistem pengapian dilakukan
Pengapian dan terbimbing)
Kelas/semester
Komponennya :XI/genap Gerak motorik
2) Pemeriksaan urutan B. Prosedur memeriksa urutan 2) Cara pemeriksaan urutan pengapian
pengapian (FO) (Respon pengapian (FO) (FO) dilakukan
terbimbing)
Gerak motorik
3) Pengaturan sudut dwelt C. Prosedur memeriksa dan 3) Cara pengaturan sudut dwelt

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

(Respon mengatur sudut dwelt dilakukan


4) Pengaturan saat pengapian terbimbing)
(Ignition Timing) dengan Gerak motorik D. Prosedur pengaturan Saat 4) Cara pengaturan saat pengapian
timing light (Respon Pengapian (Ignition Timing) (Ignition Timing) dengan timing
terbimbing) light dilakukan
5) Pengaturan putaran idle Gerak motorik
dengan tacho meter (Respon 5) Cara pengaturan putaran idle
E. Prosedur pengaturan putaran
terbimbing) dengan tacho meter dilakukan
idle

Nama peserta tes: ...............................


Nomor tes : ...............................
Petunjuk:
Tuliskan centang (V) untuk kemampuan peserta tes yang teramati pada waktu tes kinerja
MATERI UJI KETERAMPILAN: Perbaikan Sistem Pengapian
KOMPETENSI DASAR : Memperbaiki Sistem Pengapian dan Komponennya
Tujuan : Setelah proses pembelajaran siswa mampu memperbaiki sistem pengapian dan komponennya dengan kognitif tingkat pemahaman,
psikomotorik tingkat respon terbimbing dan afektif tingkat merespon

No. INDIKATOR PENYEKORAN


YA TIDAK

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

(1) (0)
1 A. RANCANGAN KERJA
1. Persiapan Kerja:
a. Pakaian kerja
1) baju praktek ...... ......
2) sepatu praktek ...... ......
3) sarung tangan ...... ......
b. Identitas kerja ...... ......
2. Persiapan Alat dan Bahan:
a. kunci pas 10 ...... ......
b. kunci ring 19 ...... ......
c. obeng plus dan minus ukuran sedang ...... ......
d. feeler gauge ...... ......
e. Avo meter ...... ......
f. Tacho meter ...... ......
g. Dwell tester ...... ......
h. Timing light ...... ......
i. 1 unit engine stand ...... ......
j. lap/majun kering dan bersih ...... ......

2 B. PROSES KERJA
1. Sistem pengapian diperiksa dengan benar
a. Pemeriksaan kabel-kabel tegangan tinggi dengan AVO meter dilakukan
 Atur tombol selektor AVO meter dengan cara memutarnya ke simbol (Ω) ...... ......

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

 Ujung kabel (+) AVO meter ditempelkan pada salah satu ujung kabel tegangan tinggi, dan ujung ...... ......
kabel (-) AVO ditempelkan pada ujung kabel tegangan tinggi yang lainnya.
 Hasil pengukuran diperiksa dengan cara melihat jarum selektor (batas toleransi ≤25 kΩ) ...... ......
b. Pemeriksaan rotor dilakukan
 Distributor cap dibersihkan dengan lap/majun yang bersih dan kering ...... ......

 Tombol rotor dilepas dengan cara mencabutnya keatas (arah vertikal)tanpa diputar. ...... ......

 Tombol rotor diperiksa dengan cara dilihat apakah patah atau tidaknya. ...... ......
...... ......
 Tombol rotor dipasang arah vertikal tepat pada dudukannya tanpa diputar.
c. Pemeriksaan busi dilakukan
...... ......
 Busi dilepas berlawanan jarum jam menggunakan kunci busi.
...... ......
 Celah-celah busi distel dengan feeler gauge (0,80 mm)
...... ......
 Busi dipasang kembali searah jarum jam menggunakan kunci busi.
2. Urutan pengapian (FO) diperiksa dengan benar
a. firing order dari engine dipastikan sesuai urutan dengan memeriksa alur satu persatu arah kabel ...... ......

tegangan tinggi dari busi menuju distributor (1,3,4,2).


b. Silinder nomor satu dalam blok silinder dipastikan posisinya dengan posisi nomor satu paling depan ...... ......
dari engine/dekat dengan kipas pendingin
3. Sudut dwelt diatur dengan benar
a. Engine dihidupkan dengan cara memutar kunci kontak searah jarum jam ke arah start ...... ......

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

b. Meter dwell dihubungkan dengan menjepitkan kabel(+) ke terminal (+) koil dan kabel (-) ke massa ...... ......
c. Sudut dwell dibaca 52°±6° ...... ......
4. Pengaturan Saat Pengapian dengan timing light dilakukan
a. engine dihidupkan dengan memutar kunci kontak searah jarum jam ke arah start ...... ......
b. Satu kabel merah dari lampu pengetes dijepitkan ke positif batere dan kabel hitam ke negatif koil. ...... ......
c. Baut pengunci distributor dilonggarkan dengan diputar berlawanan arah jarum jam menggunakan ...... ......
kunci pas 10 ...... ......
d. Cahaya timing light diarahkan pada tanda waktu pengapian pada puli ...... ......
e. Badan distributor diputar searah jarum jam atau berlawanan jarum jam sampai tanda waktu pada puli
mencapai angka tertentu 5 °±2° ...... ......
f. Baut pengunci distributor dikencangkan searah jarum jam dengan kunci pas ...... ......
g. Timing light dilepas dari sistem pengapian dengan cara melepas jepitan pada kabel yang dijepitkan
pada setiap terminal.

5. Pengaturan putaran idle engine diatur dengan tachometer dilakukan


a. Engine dihidupkan dengan memutar kunci kontak searah jarum jam ke arah start ...... ......
b. tacho meter dipasang ke system pengapian dengan menjepitkan kabel (+) ke terminal (+) koil dan ...... ......
kabel (-) ke massa.
c. Putaran idle diatur dengan memutar sekrup pengatur putaran idle menggunakan obeng minus ukuran ...... ......
sedang (750 rpm)

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

C. SIKAP KERJA
3 1. Ketentuan-ketentuan dalam memeriksa system pengapian:
a. batas toleransi tahanan untuk kabel tegangan tinggi dengan menggunakan AVO meter (≤25 kΩ) ...... ......
dilakukan ...... ......
b. Pemeriksaan celah busi dengan feeler gauge (0.80 mm) dilakukan ...... ......
c. Pelepasan rotor dengan arah vertikal dilakukan. ...... ......
d. Pembersihan distributor cup menggunakan lap kering dan bersih dilakukan
2. Ketentuan-ketentuan dalam memeriksa urutan pengapian (FO): ...... ......
a. FO (1,3,4,2) dilakukan ...... ......
b. Menentukan silinder satu dari arah depan engine dekat dengan kipas pendingin dilakukan
3. ketentuan-ketentuan mengatur sudut dwell: ...... ......
a. keadaan engine hidup ...... ......
b. kabel(+) dijepitkan ke terminal (+) koil dan kabel (-) ke massa dilakukan ...... ......
c. batas toleransi sudut dwell dengan Dwelt Tester (52°±6°) dilakukan

4. ketentuan-ketentuan mengatur saat pengapian: ...... ......


a. batas toleransi saat pengapian dengan timing light (5°±2°) dilakukan ...... ......
b. kabel merah dari lampu pengetes dijepitkan ke (+) batere dan kabel hitam ke (-) koil dilakukan.
5. ketentuan-ketentuan mengatur putaran idle:

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

a. batas toleransi putaran idle dengan tacho meter (750 rpm) dilakukan ...... ......
b. kabel tacho meter(+) dijepitkan ke terminal (+) koil dan kabel (-) ke massa dilakukan. ...... ......

4 D. HASIL/PRODUK KERJA
1. Sistem pengapian beroperasi dengan baik (kabel tegangantinggi ≤ 25 kΩ) ...... ......
2. Urutan pengapian tepat (1,3,4,2) ...... ......
3. Sudut dwell tepat pada (52°±6°) ...... ......
4. Saat pengapian tepat antara (5°±2°) ...... ......
5. Putaran idle pada 750 rpm ...... ......
5 E. WAKTU KERJA
Perbaikan sistem pengapian dan komponennya dapat dilakukan dalam waktu maks (90 menit) ...... ......

Skor Maksimum 70

Skor Maksimum x bobot tiap soal 70 x 10


Nilai Praktek = = = 100
7 7

LEMBAR EVALUASI AFEKTIF

No. SIKAP KERJA Unjuk Kerja

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

Ya Tidak
1 Ketentuan dalam persiapan kerja ditaati ...... ......
2 Ketentuan dalam proses kerja:
a. Ketentuan-ketentuan dalam memeriksa system pengapian:
1) Batas toleransi tahanan kabel tegangan tinggi dengan AVO meter (≤25 kΩ) ditaati ...... ......
2) Celah busi dengan feeler gauge (0.80 mm) ditaati ...... ......
3) Pelepasan rotor dengan arah vertikal ditaati. ...... ......
4) Pembersihan distributor cup menggunakan lap kering dan bersih ditaati. ...... ......
b. Ketentuan-ketentuan dalam memeriksa urutan pengapian (FO):
1) FO (1,3,4,2) ditaati ...... ......
2) Menentukan silinder satu dari arah depan engine dekat dengan kipas pendingin ditaati ...... ......
c. ketentuan-ketentuan mengatur sudut dwell:
1) keadaan engine hidup ditaati ...... ......
2) kabel(+) dijepitkan ke terminal (+) koil dan kabel (-) ke massa ditaati ...... ......
3) batas toleransi sudut dwell dengan Dwelt Tester (52°±6°) ditaati ...... ......

d. ketentuan-ketentuan mengatur saat pengapian:


1) batas toleransi saat pengapian dengan timing light (5°±2°) ditaati ...... ......
2) kabel merah dari lampu pengetes dijepitkan ke (+) batere dan kabel hitam ke (-) koil ditaati. ...... ......
e. Ketentuan-ketentuan mengatur putaran idle:

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif


FAISAL RAHMAN (0800758)

1) Batas toleransi putaran idle dengan tacho meter (750 rpm) ditaati ...... ......
2) kabel tacho meter(+) dijepitkan ke terminal (+) koil dan kabel (-) ke massa ditaati ...... ......
Waktu
3 Pemeriksaan, pembongkaran, dan perakitan system pengapian dapat dilakukan dalam waktu maks 90 menit ...... ......
(2x45 menit)
Skor Maksimum 15

Skor Maksimum x bobot tiap soal 15 x 20


Nilai Sikap Kerja = = = 100
3 3

KRITERIA KELULUSAN

Nilai Teori + Nilai Praktek + Nilai Sikap Kerja


Nilai Akhir =
3

Keterangan:  Syarat kelulusan, nilai akhir minimal 70 dengan nilai setiap aspek minimal 70
 0 s.d 69 (Tidak Lulus)
 70 s.d 100 (Lulus)

Perencanaan Pembelajaran teknik Otomotif