SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI

MATA KULIAH UMUM (MKU)

edited by team curriculum development 2006

SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI

MATA KULIAH UMUM (MKU)
KU100 PENDIDIKAN AGAMA ISLAM*1 Lihat SILABUS MKU KU101 PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN PROTESTAN*1 Lihat SILABUS MKU KU102 PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN KATOLIK*1 Lihat SILABUS MKU KU103 PENDIDIKAN AGAMA HINDU*1 Lihat SILABUS MKU KU104 PENDIDIKAN AGAMA BUDHA*1 Lihat SILABUS MKU KU105 PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Lihat SILABUS MKU KU106 PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA Lihat SILABUS MKU KU107 PENDIDIKAN LINGKUNGAN SOSIAL, BUDAYA, DAN TEKNOLOGI (PLSBT) Lihat SILABUS MKU KU108 SEMINAR PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA Lihat SILABUS MKU KU300 SEMINAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM*2 Lihat SILABUS MKU KU301 SEMINAR PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN PROTESTAN*2 Lihat SILABUS MKU KU302 SEMINAR PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN KATOLIK*2 Lihat SILABUS MKU KU303 SEMINAR PENDIDIKAN AGAMA HINDU*2 Lihat SILABUS MKU KU304 SEMINAR PENDIDIKAN AGAMA BUDHA*2 Lihat SILABUS MKU KU400 KULIAH KERJA NYATA (KKN) Lihat SILABUS MKU

edited by team curriculum development 2006

SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI

MATA KULIAH PROFESI (MKP)
MATA KULIAH DASAR PROFESI (MKDP)

edited by team curriculum development 2006

SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI MATA KULIAH PROFESI (MKP) MATA KULIAH DASAR PROFESI (MKDP) KD300 LANDASAN PEDIDIKAN Lihat SILABUS MKP KD301 PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK Lihat SILABUS MKP KD302 BIMBINGAN DAN KONSELING Lihat SILABUS MKP KD303 KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN Lihat SILABUS MKP KD304 PENGELOLAAN PENDIDIKAN Lihat SILABUS MKP edited by team curriculum development 2006 .

SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI MATA KULIAH KEAHLIAN PROFESI (MKKP) edited by team curriculum development 2006 .

agar dapat menguasai berbagai Strategi Belajar Mengajar dan dapat mengaplikasikannya dalam proses belajar mengajar di kelas. 5.. Jenis-jenis SBM Konsep dan Makna Belajar 1. Pengertian SBM b. Pengertian belajar 4. Metodologi pengajaran dan langkah-langkah pelaksanaannya 7. Pengelolaan kelas 9. 2. DRA. Teori-teori belajar 3.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH NAMA MATA KULIAH/KODE DOSEN/KODE SEMESTER/SKS PROGRAM STUDI : BELAJAR DAN PEMBELAJARAN PTA /TA 500 : SRI HANDAYANI. Bagaimana orang belajar/proses belajar 2. 4. Simulasi mengajar PERSYARATAN PERKULIAHAN 1. minimal 80% kehadiran. Materi pengajaran yang dipelajari dalam mata kuliah ini adalah: 1. URUTAN/SEQUENSI PERKUALIAHAN Minggu 1 Mahasiswa mampu memahami konsep strategi belajar mengajar Mahasiswa mampu memahami prinsip-prinsip belajar dan pengembangannya dalam proses belajar mengajar Minggu 2 Mahasiswa mampu memahami prinsip-prinsip belajar dan pengembangannya dalam proses belajar mengajar Strategi Belajar Mengajar (SBM) a. Pengertian Belajar dan Pembelajaran 2. Jenis-jenis belajar Pengertian tentang mengajar 1. Menyerahkan tugas tepat pada waktunya. 3. Media pengajaran 8. Komponen-komponen SBM c. Selalu hadir dan aktif mengikuti perkuliahan di kelas sesuai jadwal. Tujuan pengajaran dan penjabarannya 2. baik tugas individual maupun kelompok. Pengertian mengajar 5. Model10. Selalu belajar secara aktif dan menyelesaikan tugas yang diberikan. Mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS). Performance (penampilan guru dalam kelas) edited by team curriculum development 2006 . CBSA (cara belajar siswa aktif) 3. MPd : EMPAT (4) /4 SKS : S1 PENDIDIKAN ARSITEKTUR TUJUAN DAN DESKRIPSI MATA KULIAH: Mata kuliah ini Memberikan pengetahuan dan keterampilan pada mahasiswa. Prinsip dasar mengajar 4. Mengikuti Ujian Tengah Semester (UTS). Peranan guru dalam pengajaran 3. Interaksi Belajar mengajar 6.

Memilih/menentukan metoda mengjar yang paling ekfektif 2. Cara-cara menutup pelajaran 5. Cara-cara membuka pelajaran 4. Metode bermain peran 3. Mengikutsertakan siswa dalam pengajaran individual maupun kelompok/kelas Interaksi belajar Mengajar 1. Metode kelompok 4. Metode karyawisata/Field trip 4. Teknik memberikan pertanyaan Metodologi Pengajaran dan langkah-langkah pelaksanaannya. Metode reistasi/pemberian tugas 3. 1. B (bagian) dan C (campuran) 2. Metode tanya jawab dan diskusi Metodologi Pengajaran dan langkah-langkah pelaksanaannya 1. Metode problem solving/inkuiri/discovery Metodologi Pengajaran dan langkah-langkah pelaksanaannya 1. Cara-cara berkomunikasi antar pribadi 2. Memahami anak/siswa 2.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI Minggu 3 Mahasiswa mampu memahami dan mengaplikasikan konsep Interaksi dalam proses belajar mengajar Interaksi belajar Mengajar 1. Metode pengajaran lainnya UJIAN TENGAH SEMSTER Minggu 4 Mahasiswa mampu memahami dan mengaplikasikan konsep Interaksi dalam proses belajar mengajar Minggu 5 Mahasiswa mampu memahami dan mengaplikasikan metodologi pengajaran dalam proses belajar mengajar dan langkah-langkah pelaksanaannya Minggu 6 Mahasiswa mampu dan mengaplikasikan metodologi pengajaran dalam proses belajar mengajar dan langkah-langkah pelaksanaannya Minggu 7 Mahasiswa mampu dan mengaplikasikan metodologi pengajaran dalam proses belajar mengajar dan langkah-langkah pelaksanaannya Minggu 8 edited by team curriculum development 2006 . Cara-cara memberi reward dan hukuman 3. Metode S (keseluruhan). Cara memotivasi siswa/reinforcement 3. Metode ceramah 3. Metode eksperimen dan demonstrasi 2.

1980. DASAR-DASAR METODOLOGI PENGAJARAN. MODEL. KETERAMPILAN MEMBERI PENGUATAN. Mike. Gramedia.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI Minggu 9 Mahasiswa mampu menerapkan dan mengembangkan media pengajaran dalam proses belajar mengajar dengan tepat guna Media Pengajaran 1. Fungsi media pengajaran 2. Menggunakan dan mengelola laboratorium 5. Bina Aksara. Belajar ragam pengaturan tempat duduk dan tata ruangan sesuai dengan tujuan pengajaran dan penguasaan alat-alat pengajaran teori maupun praktek 2. Menggunakan Perpustakaan Pengelolaan Kelas 1. Bobbi. Implementasi model Simulasi mengajar Minggu 10 Mahasiswa mampu memahami dan mampu mengaplikasikan konsep pengelolaan kelas dalam proses belajar mengajar Minggu 11 Minggu 12 Minggu 13 Minggu 14 Minggu 15 Mahasiswa mampu memahami dan mengaplikasikan yang tepat dalam proses belajar mengajar Mahasiswa mampu mensimulasikan berbagai macam strategi belajar mengajar dalam proses belajar mengajar Mahasiswa mampu mensimulasikan berbagai macam strategi belajar mengajar dalam proses belajar mengajar Mahasiswa mampu mensimulasikan berbagai macam strategi belajar mengajar dalam proses belajar mengajar Mahasiswa dapat melakukan proses belajar mengajar di depan kelas dan dapat mengevalusi kesalahankesalahan selama PBM berlangsung Simulasi Mengajar Simulasi Mengajar Review dari Simulasi Mengajar Minggu 16 UJIAN AKHIR SEMESTER BUKU RUJUKAN Bruce & Joice. 1990. 1984. Pengertian 2. Bandung. Cara menggunakan media/alat peraga/alat praktek bagi kelompok maupun individual 3. Bandung. Conny Semiawan. New Jersey. Depdikbud. Engkoswara. Dahlan. Membuat alat-alat bantu 4. Moh. 1999.N. CV.(BEBERAPA ALTERNATIF INTERAKSI BELAJAR MENGAJAR. Djawad. Diponegoro. Menjaga disiplin kelas dan tata tertib 1. PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES.. Hernacki. MODEL OF TEACHING. Prentice Hall. MEMBIASAKAN BELAJAR NYAMAN DAN MENYENANGKAN. Jakarta D. Dirjen Dikti. 1984. Kaifa. Jakarta De Porter. Model3. QUANTUM LEARNING. 1985. Bandung edited by team curriculum development 2006 . Proyek Pengembangan Pendidikan Tenaga Kependidikan. Pah.

UPT PPL UPI.A. Jakarta Winarno Surakhmad. 2005. Jakarta. PANDUAN PENGAJARAN MIKRO NO. Dirjen Dikti. Bandung Raflis Kosasi. PANDUAN PENGAJARAN MIKRO NO. Gramedia. Dirjen Dikti. Alfabeta. STRATEGI BELAJAR MENGAJAR. 6. 1984. STRATEGI BELAJAR MENGAJAR.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI I. Entang & Raka Joni. Dirjen Dikti. Proyek Pengembangan Pendidikan Tenaga Kependidikan. 1985. KETERAMPILAN MENGADAKAN VARIASI. PROSES INTERAKSI BELAJAR MENGAJAR. W. Jakarta M. edited by team curriculum development 2006 . Gulo. KETERAMPILAN MENGELOLA KELAS. Jakarta John I. Proyek Pengembangan Pendidikan Tenaga Kependidikan. Jakarta Syaiful Sagala. Jakarta Raka Joni. KETERAMPILAN MEMIMPIN DISKUSI KELOMPOK KECIL. Depdikbud. Dirjen Dikti.G. Panduan Kegiatan Belajar Mengajar di Perguruan Tinggi. Dikbud. Penerbit Grasindo. 1985.K. Bolla. 1985. 1984. Wardani. Tarsito. 5. Depdikbud. KETERAMPILAN MEMBUKA DAN MENUTUP PELAJARAN. 1985. PENGELOLAAN KELAS. Depdikbud. Proyek Pengembangan Pendidikan Tenaga Kependidikan. Depdikbud. Bandung. Proyek Pengembangan Pendidikan Tenaga Kependidikan. 1980. Jakarta Soli Abimanyu. 2003. KONSEP DAN MAKNA PEMBELAJARAN.

2. . Johar Maknun. M. Laporan pustaka. 2. 3. Pendekatan Pembelajaran: Ekspositoris dan Inkuiri . UTS dan UAS. pengujian tingkat kesukaran butir soal. fungsi dan jenis penilaian edited by team curriculum development 2006 . pengujian daya pembeda butir soal. dan peringkat. 4.Media : OHP 5. 3. Menetapkan tingkat keberhasilan belajar siswa. 4. 5. analisis hasil evaluasi.Metode : ceramah. Keterampilan dalam mengembangkan instrumen evaluasi untuk mengidentifikasi perubahan perilaku hasil belajar siswa. jurnal dan internet 3. profil ketuntasan belajar. sistem pembelajaran dan penugasan. sistem penilaian. prinsip. tindak lanjut evaluasi (daya serap.Si.Tugas : laporan tugas individual . Partisipasi dalam perkuliahan 2. Evaluasi Keberhasilan mahasiswa dalam perkuliahan ini ditentukan oleh prestasi yang bersangkutan dalam: 1. Menguji kehandalan instrumen evaluasi hasil belajar. Rincian Materi Perkuliahan TiapPertemuan Pertemuan 1 : Orientasi perkuliahan (tujuan perkuliahan. tanya-jawab. sistem penilaian portofolio dan equating. analisis kehandalan instrumen. dll. Deskripsi Isi Dalam perkuliahan ini dibahas mengenai pengertian.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. kegunaan dan tujuan penilaian dalam KBM Pertemuan 3 : Prinsip. fungsi dan jenis penilaian. prosedur pengembangan alat penilaian. Pemahaman yang komprehensif tentang posisi dan fungsi evaluasi dalam proses dan hasil belajar. Tujuan Setelah selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa memiliki kemampuan dalam: 1. aturan perkuliahan. 6. kegunaan dan tujuan penilaian dalam KBM. Identitas Mata Kuliah Nama mata kuliah Nomor kode Jumlah SKS Semester Kelompok mata kuliah Program Studi/Program Status mata kuliah Prasyarat Dosen : : : : : : : : : EVALUASI PENGAJARAN TA 501 2 SKS 6 S-1 Pendidikan Teknik Arsitektur Wajib Telah menempuh kuliah Statistika Drs.) Pertemuan 2 : Pengertian. Praktik pengembangan instrumen evaluasi dan pengolahan hasil evaluasi 4. Mengorganisasi pelaksanaan evaluasi hasil belajar.

1993. New York: Harcourt Brace Jovanovich. 1989. New York: Hartcourt. dan Interpretasi Hasil Tes. Sumarna Surapranata. Daftar Buku Buku Utama Gronlund. 1998. PAN. Konstruksi dan Analisis Tes. skala z. 1992. Portofolio and its use : A Developmentally Apprepriate Assessment. Anthony J. profil ketuntasan belajar. Bandung : Pustaka. Instrumen ujian tindakan Pertemuan 6 : Analisis hasil evaluasi (bagian I): a. Norman E. Bandung : Remaja Rosdakarya. Soal bentuk objektif Pertemuan 5 : Prosedur pengembangan alat penilaian (bagian II): c. skala T) Pertemuan 8 : UTS Pertemuan 9 : Analisis kehandalan instrumen I (validitas) Pertemuan 10 : Analisis kehandalan instrumen II (reliabilitas tes) Pertemuan 11 : Pengujian tingkat kesukaran butir soal Pertemuan 12 : Pengujian daya pembeda butir soal Pertemuan 13 : Sistem penilaian portofolio Pertemuan 14 : Sistem penilaian equating Pertemuan 15 : Tindak lanjut evaluasi (daya serap. Soal ujian lisan d. 1992. 2005. Soal bentuk uraian b. Nana Sudjana. bobot. Jakarta : Bumi Aksara. Skala penilaian (Skala 11. Bandung : Remaja Rosdakarya. skala 5. Analisis Validitas. Penilaian Hasil Proses Belajar. 1986. Evaluasi Pendidikan. Penentuan skor. Reliabilitas. Grace & Cathy. Wayan Nurkancana. Nittco. dan peringkat Pertemuan 16 : UAS 7. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Measurement and Evaluation in Teaching. Educational Test and Measurement. Referensi Ngalim Purwanto. Gabungan) Pertemuan 7 : Analisis hasil evaluasi (bagian II): c. Washington DC : Office of Education Research and Improvement (ED) edited by team curriculum development 2006 . Jakarta: P2LPTK Depdikbud. skala 9.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI Pertemuan 4 : Prosedur pengembangan alat penilaian (bagian I): a. skala 10. dan nilai b. Sistem penilaian (PAP. Bandung : Remaja Rosdakarya. Inc. 1985. skala 7. A. Subino H. Suharsimi. Prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. 1992.

Kompetensi yang dicapai a. Tujuan dan Konsep Dasar Perencanaan Pembelajaran b. agar dapat memahami hakikat perencanaan pembelajaran dan dapat menyusun beberapa model perencanaan pembelajaran.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. Bobot SKS : PERENCANAAN PEMBELAJARAN PTA : TA 502 : Sri Handayani. Model-model Perencanaan Pembelajaran System Approach for Educational (SAFE) Michigan State University Instructional System Development Model Project MINERVA Instructional System Design Model KEMP Teaching Research System Banathy Instructional Development System Model Dick & Carey Model Kombinasi Kemp & Dick Instructional Development Institut (IDI) Prosedur Pengembangan Sistem Instruksional (PPSI) Model Kurikulum Berbasis Kompetensi edited by team curriculum development 2006 . Nama Mata Kuliah b. Kompetensi ⇒ Memahami hakikat perencanaan pembelajaran ⇒ Memahami prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran ⇒ Mengetahui model-model perencanaan pembelajaran ⇒ Mengaplikasikan Berbagai Model Pengembangan Sistem Instruksional b. Kode Mata Kuliah c. MPd : 0279 : 6 (ENAM) : 2 sks 2. Indikator ⇒ Dapat menyusun Perencanaan tujuan-tujuan instruksional ⇒ Dapat menyusun Perencanaan Bahan-bahan pembelajaran ⇒ Dapat menyusun Perencanaan Media pembelajaran ⇒ Dapat menyusun Perencanaan Evaluasi Pembelajaran ⇒ Dapat menyusun Satuan Pelajaran 5. Sifat Mata Kuliah : Teori / Praktek 4. Semester f. Mata Kuliah Prasyarat Sudah lulus mata kuliah Dasar-dasar Kependidikan dan Psikologi Pendidikan 3. Deskripsi Mata Kuliah Mata kuliah ini Memberikan pengetahuan dan keterampilan pada mahasiswa. Dosen Pengampu d. a. Pengertian. Prinsip Perencanaan Pembelajaran Prinsip Perkembangan Prindip Perbedaan individu Minat dan Kebutuhan anak Aspek motivasi dalam perencanaan pembelajaran c.. :Identitas Mata Kuliah a. Status Mata Kuliah : wajib b. Materi pengajaran yang dipelajari dalam mata kuliah ini adalah: a. Dra. Kode Dosen Pengampu e.

Bandung Harjanto. Aplikasi Berbagai Model Pengembangan Sistem Instruksional Model Dasar Sistem Instruksional Rincian masing-masing komponen sistem instruksional Hubungan antar komponen dalam sistem instruksional Model-model pengembangan instruksional Pengembangan sistem dan desain instruksional e. Media Pembelajaran Bahan ajar White board dan Board marker OHP LCD Laptop 8. Perencanaan tujuan-tujuan instruksional Perencanaan Desain Instruksional Kemampuan dan Hubungan kerja Identifikasi Tujuan Instruksional Umum Spesifikasi Tujuan Pembelajaran f. Rineka Cipta. DASAR-DASAR METODOLOGI PENGAJARAN. Depdiknas Dirjen Dikdasmen Direktorat Tenaga Kependidikan. 2003. Bina Aksara. Perencanaan Bahan-bahan pembelajaran Aspek-aspek Materi Kriteria Pemilihan Materi Pelajaran Identifikasi Satuan Bahasan g. Perencanaan Evaluasi Pembelajaran Pengertian dan Fungsi Evaluasi Pembelajaran Alat Evaluasi Pembelajaran Prinsip-prinsip dasar Tes Hasil Belajar Sistem Penilaian Langkah-langkah Menyusun Tes i. 2003. Penyusunan Satuan Pelajaran Kerangka Satuan Pelajaran Isi Satuan Pelajaran Struktur Organisasi Satuan Pelajaran Bentuk Satuan Pelajaran Kriteria Pembuatan Model Satuan Pelajaran 6.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI d. 1980. MODEL OF TEACHING. Prentice Hall. Pendekatan Pembelajaran (individual/kelompok/kasikal) Klasikal dan Kelompok 7. New Jersey. Perencanaan Pembelajaran Engkoswara. Tugas-tugas Mahasiswa Membuat Perencanaan tujuan-tujuan instruksional Membuat Perencanaan Bahan-bahan pembelajaran Membuat Perencanaan Media pembelajaran Membuat Perencanaan Evaluasi Pembelajaran Membuat Satuan Pelajaran 9. Jakarta edited by team curriculum development 2006 . Perencanaan Media pembelajaran Pemilihan media Media Pembelajaran dan manfaatnya Kegiatan Belajar Mengajar dan Media h. 1984. Sumber Pustaka Bruce & Joice. PERENCANAAN PENGAJARAN.

Jakarta Suwarna dkk. Penerbit Grasindo. Tiara Wacana. Slameto. Gulo. KONSEP DAN MAKNA PEMBELAJARAN. edited by team curriculum development 2006 . 2003. 2003. PENGAJARAN MIKRO. Bandung.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI R. Alfabeta. 2005. PERENCANAAN PENGAJARAN. Rinekat Cipta. Jogjakarta Syaiful Sagala. Jakarta. 2005. STRATEGI BELAJAR MENGAJAR. Rineka Cipta Jakarta. Ibrahim & Nana Syaodih S. BELAJAR DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA. 2003. W.

MPd : 0279 : 5 (Lima) : 3 sks 3. buletin board dan display Gambar dan illustrasi fotografi Slide dan film stripe Film atau gambar hidup Rekaman Radio pendidikan Televisi pendidikan Peta dan Globe Model. Mata Kuliah Prasyarat Sudah lulus mata kuliah Dasar-dasar Kependidikan dan Psikologi Pendidikan 4. Deskripsi Mata Kuliah Mata kuliah ini Memberikan pengetahuan pada mahasiswa. Kode Mata Kuliah c. Materi pengajaran yang dipelajari dalam mata kuliah ini adalah: a. Nama Mata Kuliah b. Sifat Mata Kuliah : Teori / Praktek 5.. Bobot SKS : MEDIA PEMBELAJARAN PTA : TA 503 : Sri Handayani. Belajar dan Media Pembelajaran Pengertian Belajar dan Pembelajaran Psikologi Belajar b. Kompetensi yang dicapai a. agar dapat memahami arti dan fungsi media pembelajaran serta dan terampil menggunakan dan membuat beberapa media pembelajaran yang sering digunakan dalam proses belajar mengajar. Dosen Pengampu d. Jenis-jenis media pembelajaran yang dapat digunakan Media Cetak Media Elektronik Media Relia d. a. Status Mata Kuliah : wajib b. Kode Dosen Pengampu e. Indikator Dapat membuat dan menggunakan berbagai Media Pembelajaran yang sering/ biasa digunakan dalam proses belajar mengajar. Media Pembelajaran Arti dan Fungsi Media Pembelajaran Pola Media Pembelajaran c. Dra. Semester f. Kompetensi Memahami hakikat. Pameran dan musium sekolah Dramatisasi dan demonstrasi edited by team curriculum development 2006 . 6. Alat dan Teknik Media Pembelajaran Papan Tulis.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. Identitas Mata Kuliah a. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan media pembelajaran e. tujuan dan fungsi dari Media Pembelajaran b.

MEDIA PEMBELAJARAN. edited by team curriculum development 2006 . BELAJAR DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA. R. 2003.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI Studi Masyarakat sebagai Media Pembelajaran Karyawisata Manusia sumber/Narasumber Survai masyarakat Proyek pelayanan terhadap masyarakat Berkemah Kerja pengalaman g. 1984. Alumni. MEDIA PENDIDIKAN. 2005. Bandung. 2003. Tugas-tugas Mahasiswa Membuat media pembelajaran jenis media cetak Membuat media pembelajaran jenis media elektronik Membuat media pembelajaran jenis media relia 10. Engkoswara. Pendekatan Pembelajaran (individual/kelompok/kasikal) Klasikal dan Kelompok 8. 7. Jogjakarta Syaiful Sagala. Rinekat Cipta. 1985. Media Pembelajaran Bahan ajar White board Board marker OHP LCD Laptop 9. 2003. Evaluasi dan Administrasi Media Pembelajaran Evaluasi Media Pembelajaran Administrasi Media Pembelajaran f. 2003. Alfabeta. Bandung Harjanto. Tiara Wacana. Depdiknas Dirjen Dikdasmen Direktorat Tenaga Kependidikan. PENGAJARAN MIKRO. PERENCANAAN PENGAJARAN. Rineka Cipta Jakarta. 2003. PERENCANAAN PENGAJARAN. DASAR-DASAR METODOLOGI PENGAJARAN. Bina Aksara. Bandung. Rineka Cipta. Sumber Pustaka Aristo Rahadi. Jakarta Oemar Hamalik. KONSEP DAN MAKNA PEMBELAJARAN. Ibrahim & Nana Syaodih S. Jakarta Suwarna dkk. Slameto.

Deskripsi Isi Dalam perkuliahan ini dibahas mengenai penelitian. dan pengetahuan. M. MT . sasaran dan lingkup penelitian Pertemuan 7 : Kerangka teoritis. Drs. penelitian ilmiah dan kebenaran ilmiah. M. non eksperimen) Pertemuan 4 : Pendekatan kualitatif (interaktif. kerangka konsep. jenis-jenis penelitian. dan rancangan laporan penelitian. MS Barliana.Si.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 8. Evaluasi a. Laporan Tugas c. 10. Presentasi Proposal Penelitian 11.Metode : ceramah. Ujian Tengah Semester d. ilmu.. lembar tugas mahasiswa 12. Johar Maknun. papan tulis. Sifat metode penyelidikan ilmiah. Tujuan Mahasiswa dapat menganalisis permasalahan dalam pendidikan teknologi dan kejuruan dengan menerapkan prosedur/metodologi pendidikan serta mampu memahami dan menyusun proposal dan laporan penelitian. dan pertanyaan penelitian. Berpikir ilmiah Pertemuan 3 : Pendekatan kuantitatif (eksperimen. Pendekatan penelitian ilmiah Pertemuan 2 : Kebenaran ilmiah. perumusan masalah. Identitas Mata Kuliah Nama mata kuliah Nomor kode Jumlah SKS Semester Kelompok mata kuliah Program Studi/Program Status mata kuliah Prasyarat Dosen 9. Pendekatan Pembelajaran: Ekspositoris dan Inkuiri . hipotesis.Tugas : laporan tugas individual .Media : OHP. Pengertian penelitian dan ilmu pengetahuan. perencanaan penelitian. Rincian Materi Perkuliahan TiapPertemuan Pertemuan 1 : Rencana perkuliahan. tujuan.Pd. diskusi . Populasi dan sampel penelitian Pertemuan 8 Pertemuan 9 Pertemuan 10 Pertemuan 11 Pertemuan 12 : UTS : Pengumpulan data dan instrumen penelitian. 11. Ujian Akhir Semester e. metode analisis data : Rancangan laporan penelitian : Presentasi draf proposal penelitian mahasiswa : Presentasi draf proposal penelitian mahasiswa edited by team curriculum development 2006 : : : : : : : : : Metode Penelitian Pendidikan TA 504 3 SKS VII S1 Pendidikan Teknik Arsitektur Wajib Telah menempuh kuliah Statistika Drs. Kehadiran b. non interaktif) Pertemuan 5 : Penelitian Tindakan Kelas Pertemuan 6 : Pemilihan bidang penelitian.

2005 Muhammad Ali. Suharsimi Arikunto. Penelitian Tindakan Kelas : Teori. Manajemen Penelitian Tindakan Kelas. Daftar Buku Buku Utama Wayan Ardhana. edited by team curriculum development 2006 . Bandung-Sinar Baru. Bandung. Metode Penelitian Pendidikan. Metodologi Reseach. Dan Analisis. Strategi Penelitian Pendidikan. 1995 Irawan Suhartono. Nana Suaodih. Remadja Rosdakarya. Dasar-Dasar Penelitian Pendidikan Dan Bidang Non-Eksakta Lainnya. Yogyakarta. Ruseffendi. Prosedur Penelitian. Semarang IKIP Semarang Press. Metode Penelitian Sosial. Bandung. 2004 Sanafiah Faisal. Remaja Rosdakarya. 2001. Metode Penelitian Tindakan Kelas.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI Pertemuan 13 Pertemuan 14 Pertemuan 15 Pertemuan 16 : Presentasi draf proposal penelitian mahasiswa : Presentasi draf proposal penelitian mahasiswa : Review perkuliahan : UAS 12. Bandung Angkasa1993 Referensi Sutrisno Hadi. Penelitian Dan Penilaian Pendidikan. Bandung-IKIP Bandung Press. 1998. Nana Sudjana. Remadja Rosdakarya. Pengantar Penelitian Ilmiah. Bandung-Tarsito Nana Sudjana & Ibrahim. Bandung. Metodologi. Bacaan Pilihan Dalam Metode Penelitian Pendidikan. Bandung-Sinar Baru Algesindo. UGM Winarno Surakhmad. 1987. 2005. Nelson Siregar. Jakarta Depdikbud. Surabahaya-Insan Cendekia. Metodologi Penelitian Pendidikan. 2002 Rochiati Wiriaatmadja. Tuntunan Penyelesaian Karya Ilmiah. Surabaya-Usaha Nasional. 1998 Sukidin. Jakarta-Bina Aksara.

SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI MATA KULIAH LATIHAN PROFESI (MKLP) edited by team curriculum development 2006 .

SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI MATA KULIAH LATIHAN PROFESI (MKLP) TA590 PROGRAM LATIHAN PROFESI Lihat SILABUS MKLP yang dikoordinir oleh UPT PPL/PLP dan tim Fakultas edited by team curriculum development 2006 .

SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI MATA KULIAH KEAHLIAN (MKK) MKK FAKULTAS edited by team curriculum development 2006 .

boardmarker Kehadiran Tugas Individual: Translasi Teks Berbahasa Inggris Ujian Tengah Semester Ujian Akhir Semester 2. mahasiswa diharapkan mampu menyusun kalimat dalam Bahasa Inggris. komputer. S.. Pendekatan Pembelajaran Metode Tugas Media Evaluasi : : : : : 5. Rincian materi perkuliahan tiap pertemuan: Pertemuan 01 : Pengantar umum. mampu mengeksplorasi literatur dalam Bahasa Inggris dan memahami teks-teks berbahasa Inggris. LCD Projector. serta memahami istilah-istilah arsitektur dalam Bahasa Inggris dan mampu menerapkannya dalam presentasi grafis arsitektural. tanya-jawab. jenis-jenis teks dalam Bahasa Inggris serta cara mengeksplorasi dan memahaminya. 6. penjelasan silabus dan program semester: Arah dan tujuan mata kuliah Program perkuliahan satu semester Grammar Present Tense Present Continuous Tense Past Tense Past Continuous Tense Pertemuan 02 : Future Tense Perfect Tense Active and Passive Sentence edited by team curriculum development 2006 .T.T.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. Setelah mengikuti kuliah ini. diskusi Translasi Teks Berbahasa Inggris OHP. Identitas Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Nomor Kode Jumlah SKS Semester Kelompok Mata Kuliah Program Studi/Jenjang Status Mata Kuliah Prasyarat Dosen Tujuan : : : : : : : : : : : Bahasa Inggris TK 300 2 1 Mata Kuliah Keahlian Fakultas Pendidikan Teknik Arsitektur/S1 Wajib Tutin Aryanti. 3. Deskripsi Isi : 4. Ekspositori dan inkuiri Ceramah. Dalam perkuliahan ini dibahas struktur kalimat dalam Bahasa Inggris secara singkat sebagai dasar untuk memahami dan membentuk kalimat. serta istilah-istilah arsitektur berbahasa Inggris. whiteboard. M.

Test of English as A Foreign Language (New Delhi: Suneel Galgotia for Galgotia Publications Pvt. Site Planning Standars (New York: McGraw-Hill. High-Rise Building Structures (New York: John Wiley & SS) Sharpe. Study Task in English (Cambridge: Cambridge University Press) edited by team curriculum development 2006 . Inc. (2005). Writing Academic English: A Writing and Sentence Structure Workbook for International Students (USA: Addison-Wesley Publishing Company) Schueller. Lee E. Joseph & Koppelman. Daftar Buku. Barron’s How to Prepare for TOEFL. (1978).) Waters. Ann (1983). De Chiara. Alan (1995). Alice dan Hogue.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan 03 04 05 06 07 : : : : : : : : : : : : : : Exploring Literature Reading Comprehension Reading Comprehension Reading Comprehension Architectural Terminology House Residential Buildings Ujian Tengah Semester Architectural Terminology Public Buildings Circulation and Landscape Opening and Ventilation Structure Design and Construction Process Architectural and Construction Drawing Ujian Akhir Semester Pertemuan 08 Pertemuan 09 Pertemuan 10 Pertemuan 11 Pertemuan 12 Pertemuan 13 Pertemuan 14 Pertemuan 15 Pertemuan 16 7. Mary dan Waters. Pamela J. Wolfgang (1976). Ltd.) Oshima.

. tanya-jawab. Daftar Buku. George B. Lynn E. Ekspositori dan inkuiri Ceramah. LCD Projector. 6. 1985. boardmarker Kehadiran Tugas Individual: Translasi Teks Berbahasa Inggris Ujian Tengah Semester Ujian Akhir Semester 2. Rincian materi perkuliahan tiap pertemuan: Pertemuan 01 : Pengantar (Penjelasan Umum) Pertemuan 02 : Integral tak tentu dan integral tertentu Pertemuan 03 : Integral metode subtotusi sederhana dan transendental Pertemuan 04 : Integral Parsial Pertemuan 05 : Integral metode substitusi trigonometri Pertemuan 06 : Penghitungan luas area Pertemuan 07 : UTS Pertemuan 08 : UTS Pertemuan 09 : Penghitunganvolume Pertemuan 10 : Penghitungan panjang busur Pertemuan 11 : Penghitungan luas permukaan Pertemuan 12 : Penghitungan titik berat Pertemuan 13 : Geometri analitik Pertemuan 14 : Aplikasi integral dibidang arsitektur Pertemuan 15 : UAS Pertemuan 16 : UAS 7. Identitas Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Nomor Kode Jumlah SKS Semester Kelompok Mata Kuliah Program Studi/Jenjang Status Mata Kuliah Prasyarat Dosen Tujuan : : : : : : : : : : : MATEMATIKA TK 301 2 1 Mata Kuliah Keahlian Fakultas Pendidikan Teknik Arsitektur/S1 Wajib Anto Rianto. Thomas. 3. CALCULUS AND ANALYTIC GEOMETRY edited by team curriculum development 2006 . 1991. whiteboard. KALKULUS DAN GEOMETRI ANALITIK Games. 4. Drs. komputer.. diskusi Translasi Teks Berbahasa Inggris OHP.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. Mahasiswa mampu memilih dan menggunakan metode kalkulus integral dengan tepat untuk menyelesaikan persoalan matematika di bidang arsitektur. Deskripsi Isi Pendekatan Pembelajaran Metode Tugas Media Evaluasi : : : : : : 5.

SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI TK302 KAJIAN PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Lihat SILABUS MKK yang dikoordinir oleh tim Fakultas edited by team curriculum development 2006 .

SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI MKK PROGRAM STUDI edited by team curriculum development 2006 .

SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI

SILABUS MATA KULIAH
1. Identitas Mata Kuliah Nama mata kuliah Nomor kode Jumlah SKS Semester Kelompok mata kuliah Program Studi/Program Status mata kuliah Prasyarat Dosen 2. Tujuan Setelah selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu memahami konsep fisika dan mengaplikasikan dalam bidang rekayasa. 3. Deskripsi Isi Dalam perkuliahan ini dibahas mengenai sistem satuan internasional, skalar dan vektor, kinematika partikel, dinamika partikel, usaha dan energi, system partikel dan kekekalan momentum, dinamika rotasi dan benda tegar. 4. Pendekatan Pembelajaran: Ekspositoris dan Inkuiri - Metode : ceramah, tanya-jawab. - Tugas : laporan tugas individual - Media : OHP 5. Evaluasi a. Laporan tugas b. UTS c. UAS 6. Rincian Materi Perkuliahan TiapPertemuan Pertemuan 1 : Rencana perkuliahan; pengantar sistem satuan, skalar & vektor Pertemuan 2 : Kinematika partikel I (Posisi & perpindahan, kecepatan, percepatan) Pertemuan 3 : Kinematika partikel II (Gerak dalam percepatan konstan, GLB,GLBB) Pertemuan 4 : Kinematika partikel III (Gerak peluru, gerak melingkar) Pertemuan 5 : Dinamika partikel I (Hukum newton, Sistematika Penggunaan Hukum Newton) Pertemuan 6 : Dinamika partikel II (Gaya Gesekan) edited by team curriculum development 2006 : : : : : : : : : FISIKA DASAR TA 105 2 SKS 3 MKKPS S1 Pendidikan Teknik Arsitektur Wajib Drs. Johar Maknun, M.Si.

SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI Pertemuan 7 : Usaha dan energi I (Usaha dan Daya) Pertemuan 8 : UTS Pertemuan 9 : Usaha dan energi II (Energi Potensial & Kinetik, Hukum kekekalan energi) Pertemuan 10 : Sistem partikel dan kekekalan momentum I (Pusat massa, Gaya impuls) Pertemuan 11 : Sistem partikel dan kekekalan momentum II (Momentum Linear, Hukum kekekalan momentum) Pertemuan 12 : Sistem partikel dan kekekalan momentum III (Tumbukan) Pertemuan 13 : Dinamika rotasi dan benda tegar I (Momen Gaya) Pertemuan 14 : Dinamika rotasi dan benda tegar II (Energi Kinetik Rotasi dan Momen Inersia Pertemuan 15 : Dinamika rotasi dan benda tegar III (Keseimbangan Benda Tegar, Titik berat) Pertemuan 16 : UAS 7. Daftar Buku Buku Utama Bouche, F and Wallach, DL (1994), Technical Physics, Fourth Edition, John Willey and Sons Inc., USA Fisbane, F. (1992), Physics for Scientists and Engineers, Prentice Hall International, Inc. New Jersey Halliday and Resnick, (1994), Physics, Fourth Edition, John Willey and Sons Inc., USA Referensi Johar Maknun, (2004), Catatan Kuliah Fisika Dasar untuk Teknik, Bandung, FPTK UPI Jurusan Fisika ITB, (1997), Fisika Dasar I : Mekanika dan Termodinamika, ITB, Bandung Soetrisno, (1997), Fisika Dasar : Mekanika, ITB, Bandung Tipler, PA, (1998), Fisika untuk Sains dan Teknik (terjemahan Lea Prasetio), Erlangga Jakarta.

edited by team curriculum development 2006

SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI

SILABUS MATA KULIAH
1. Identitas Mata Kuliah Nama mata kuliah Nomor kode Jumlah SKS Semester Kelompok mata kuliah Program Studi/Program Status mata kuliah Prasyarat: Dosen : : : : : : : : MEKANIKA TEKNIK TA 108 2 SKS I MKKPS S1 Pendidikan Teknik Arsitektur Wajib (Telah menempuh/ mengikuti) Matematika dan Fisika Dasar Suryana Deha, Drs.

2. Tujuan Setelah selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan konsep dasar gaya, momen beban dan gaya aksi-reaksi pada struktur statis tertentu dan statis tidak tertentu; gaya luar dan dalam pada struktur balok statis tertentu; gaya batang; karakteristik penampang dan dimensi yang diperlukan dari batang balok. 3. Deskripsi Isi Dalam perkuliahan ini dibahas mengenai pengertian gaya dan momen; menguraikan dan menjumlahkan gaya; keseimbangan gaya; gaya-gaya dalam; analisis statika balok sederhana, kantilever, majemuk (sistem gerber) dan tiga sendi, diagram gaya-gaya dalam (D, M, N). Juga dibahas mengenai pengertian rangka batang, analisis gaya-gaya batang, perhitungan gaya batang dengan metode keseimbangan titik simpul (analitis, gratis atau cremona) dan metode keseimbangan bagian (potongan Ritter, Culmann), karakteristik penampang (luas penampang, titik berat, momen inersia, tegangan & dimensi). 4. Pendekatan Pembelajaran: Ekspositoris dan Inkuiri • Metode: ceramah, tanya-jawab, diskusi • Tugas : laporan tugas individual • Media : OHP 5. Evaluasi • Laporan tugas • UTS • UAS 6. Rincian Materi Perkuliahan TiapPertemuan Pertemuan 1 : Rencana perkuliahan, Pengertian gaya dan momen Pertemuan 2 : Menguraikan dan menjumlahkan gaya Pertemuan 3 : Keseimbangan gaya Pertemuan 4 : Gaya-gaya dalam Pertemuan 5 : Analisis statika balok sederhana Pertemuan 6 : Analisis statika balok kantilever Pertemuan 7 : Analisis statika balok majemuk (gerber) Pertemuan 8 : Analisis statika portal Pertemuan 9 : Analisis statika rangka batang dengan metode keseimbangan titik simpul edited by team curriculum development 2006

Tokyo.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI Pertemuan 10 : Analisis statika rangka batang dengan metode keseimbangan bagian (irisan atau potongan). Timoshenko. Penerbit Universitas ITB. Dayaratman. Soemono R. Statika 1. (1999). New Delhi. Daftar Buku Buku Utama Beaufait. Pasala (1976). International Student Edition. Basic Concepts of Structural Analysis. Prentice Hall. LTD. Introduction to Structural Analysis & Design. East-West Press Put. DH (1965). (1978). (2003). John Wiley & Sons. Tegangan 1. edited by team curriculum development 2006 . SD (2001). Analysis of Statically Determinate Structures. SP & Young. Hibbeler. Structural Analysis Fourth Edition. Inc. John Wiley & Sons. Bandung. Salter. Computer-Aided Statics and Strength Materials. Soemono R (1977). Penerbit Universitas ITB. Graham R. Fred. Bandung. New Jersey. (1983). Theory of Structures. Upper Saddle River. W. RC. Upper Saddle River. Pertemuan 11 : Titik berat dan momen inersia penampang Pertemuan 12 : Tegangan dan regangan 7. Referensi Rajan. New Jersey. Inc. Prentiee Hall.

Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman dan kemampuan dasar pengetahuan dan desain arsitektur. Alam. prinsip-prinsip pemecahan masalah arsitektur. dan Arsitektur Pertemuan 04 : Hubungan Manusia. penjelasan silabus dan program semester: Arah dan tujuan mata kuliah Program perkuliahan satu semester Pengantar Ilmu Arsitektur Pengertian Arsitektur Pertemuan 02 : Pengantar Ilmu Arsitektur Pendidikan Arsitektur Pertemuan 03 : Hubungan Manusia. hubungan manusia-alamlingkungan. 6. proses dan prosedur perancangan arsitektur. M. komputer. Deskripsi Isi : 4. Pendekatan Pembelajaran Metode Tugas Media Evaluasi : : : : : 5. posisi dan kedudukan ilmu serta peran arsitektur: pengertian arsitektur. Mata Kuliah Pengantar Arsitektur berisi tentang pengertian.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1.T. dan Lingkungan Perilaku Manusia dan Lingkungan Pertemuan 05 : Faktor-Faktor Penentu Arsitektur Fisik Teknologi : edited by team curriculum development 2006 . dan Lingkungan Kebutuhan. Alam. LCD Projector. 3. Kebudayaan. R. faktor-faktor penentu arsitektur. Ekspositori dan inkuiri Ceramah dan tanya-jawab Melatih keterampilan grafis OHP. Irawan Surasetja. boardmarker Kehadiran Tugas Individual Ujian Tengah Semester Ujian Akhir Semester 2. Rincian materi perkuliahan tiap pertemuan: Pertemuan 01 : Pengantar umum. Identitas Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Nomor Kode Jumlah SKS Semester Kelompok Mata Kuliah Program Studi/Jenjang Status Mata Kuliah Prasyarat Dosen Tujuan : : : : : : : : : : : PENGANTAR ARSITEKTUR TA 110 2 2 Mata Kuliah Keahlian Program Studi (MKKPS) Pendidikan Teknik Arsitektur/S1 Wajib Drs. whiteboard.

University of Wincousin. Irvin (1980). New York. Daftar Buku. New York. Milwaukee. James C. History of Architecture. Rappoport. (1979). Brooke/Cole Publishing Company. Jencks. BT Bestford. Penguiin Book. Prentice Hall Inc. MCGraw Hill Book Co. Mario (1975).SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI Pertemuan 06 Pertemuan 07 : Faktor-Faktor Penentu Arsitektur Sosial Budaya Unsur Pembentuk Arsitektur Fungsi Teknologi Estetika Ujian Tengah Semester Perancangan Arsitektur Proses Perancangan Arsitektur Perancangan Arsitektur Lingkup Perancangan Arsitektur Prinsip Pemecahan Masalah Penelusuran Masalah Arsitektur Prinsip Pemecahan Masalah Pendekatan Metodologis Prinsip Pemecahan Masalah Pendekatan Metodologis Prinsip dasar Perancangan Arsitektur Metode Perancangan Prinsip dasar Perancangan Arsitektur Prosedur Perancangan Ujian Akhir Semester Pertemuan 08 Pertemuan 09 Pertemuan 10 Pertemuan 11 Pertemuan 12 Pertemuan 13 Pertemuan 14 Pertemuan 15 Pertemuan 16 7. The Theory of Architecture: Concepts. : : : : : : : : : Altman. Form and Culture. Salvadori. Structure in Architecture. Themes and Practices. Banister (1950). Modern Movement in Architecture. California. edited by team curriculum development 2006 . Culture and Environment. Fletcher. London. Van Nostrand Reinhold. Introduction to Architecture. London. House. Johnson. Charles (1980). New Jersey. Amos (1968). Snyder. Paul Alan (1993)..

Ekspositori dan inkuiri Ceramah. arsitektur kuno/purba. arsitektur mediaeval. Mengapresisasi karya-karya arsitektur masa lalu Menganalisis secara kritis karya sejarah arsitektur dan menginspirasikannya dalam konteks kekinian. dan bentukan karya arsitektur masa lalu dan masa kini. Syaom Barliana. kemudian latarbelakang. M. dan kebudayaan. arsitektur masa Revolusi Industri/Abad Mesin. Dalam perkuliahan ini akan disajikan pengertian. dan Kebudayaan Pertemuan 02 : Orientasi Arsitektur Dunia Barat dan Timur Metode Pengajaran Sejarah Arsitektur edited by team curriculum development 2006 .. kemudian latarbelakang. Setelah menyelesaikan perkuliahan ini. mahasiswa harus mampu: Memahami orientasi dan fungsi sejarah arsitektur. arsitektur klasik. 6. : : : : : 5. Materi meliputi: arsitektur dalam konteks hubungan manusia. M. Lingkungan. whiteboard. lingkungan. dan tanya-jawab Resensi artikel OHP. komputer. dan bentukan karya arsitektur masa lalu dan masa kini. dan arsitektur Postmodern. arsitektur Modern. arsitektur Barat. arsitektur asal mula/praperadaban. Pendekatan Pembelajaran Metode Tugas Media Evaluasi. LCD Projector. diskusi. proses pertumbuhan.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. orientasi. dan fungsi sejarah arsitektur. boardmarker Kehadiran Partisipasi pada kegiatan kelas Ujian Tengah Semester Ujian Akhir Semester Tugas 2. Identitas Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Nomor Kode Jumlah SKS Semester Kelompok Mata Kuliah Program Studi/Jenjang Status Mata Kuliah Prasyarat Dosen Tujuan : : : : : : : : : : : SEJARAH ARSITEKTUR TA 111 2 3 Mata Kuliah Keahlian Program Studi (MKKPS) Pendidikan Teknik Arsitektur/S1 Wajib Drs. proses pertumbuhan. Rincian materi perkuliahan tiap pertemuan: Pertemuan 01 : Pendahuluan Latar Belakang Pemahaman Sejarah Arsitektur dalam Konteks Hubungan Manusia. Deskripsi Isi : 4.Pd. 3.T. M.

Flectcher. Graw Hill Book Co. London: Thames and Hudson Ltd. New York: Thames and Hudson Mitchell. Environmental and Culture. House Form and Culture. India) Arsitektur Meso Amerika (Indian) Arsitektur Klasik (Yunani. Johnson. Ernst (1966). Vittorio Magnago (1966). The History of Post Modern. Genius Loci. London: Thames & Hudson Ltd. Milwauke: University of Winconsin Stierlin (1977). George (ed. A History of Architecture. Kűhnel. Sir Banister (1896/1989). 1980. Kenneth (1996). Modern Architecture. a Critical History. serta Tempat dan Sejarah) Aliran-Aliran dalam Post Modern Metode (Disprogramming. Komunikatif. 1979. Dictionary of 20 th-Century Architecture. Heinrich (1988).)(1978). Mesopotamia. Romawi) Arsitektur Abad Pertengahan Arsitektur Kristen Awal Arsitektur Byzantine Arsitektur Romanesque Arsitektuk Gothik Arsitektur Renaissance Arsitektur Baroque dan Rococo Ujian Tengah Semester Arsitektur Islam Arsitektur Modern Pra Kondisi dan Ide Arsitektur Modern Arsitektur Modern Awal Arsitektur Modern Akhir Arsitektur Post Modern Pra Kondisi Arsitektur Post Modern Prinsip (Pluralistik. Cambridge: MIT. New York: Plenum Press CH. dll) Ujian Akhir Semester Pertemuan 03 Pertemuan 04 Pertemuan 05 Pertemuan 06 Pertemuan 07 Pertemuan 08 Pertemuan 09 Pertemuan 10 Pertemuan 11 Pertemuan 12 Pertemuan 13 Pertemuan 14 Pertemuan 15 Pertemuan 16 7. Transpogramming. Mc. 1979. Persia) Arsitektur Asia Timur (Cina. Jakarta: Gramedia edited by team curriculum development 2006 . Architecture of the Islamic World. Oxford UK: Butterworth Klotz. Islamic Art and Architecture. 1987. Irwin. Rapoport. Encyclopaedia of World Architecture. : : : : : : : : : : : : : : Buku Utama Frampton. New York: Rizzoli International Publication Snyder & Anthony J. Wastu Citra. Schulz. YB. Daftar Buku. London: MacMillian Press Buku Penunjang Altman. Introduction to Architecture. 1994. New York: Van Nostrand Reinhold Mangunwijaya.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI Arsitektur Awal Sejarah Arsitektur Prasejarah Arsitektur Kuno/Purba Arsitektur Afrika Kuno (Mesir. Amos (1988). Catanesse. Paul Alan. The Theory of Architecture. New York: Cornell University Press Lampugnani.

bahan struktur banguan bertingkat. Rincian Materi Mata Kuliah : Pertemuan 1 : Rencana perkuliahan selama satu semester. (2081) B. Ujian Akhir semester (UAS) F. 7 : Material baja Pertemuan 8 : Ujian Tengah Semester Pertemuan 9 : (UTS) Material struktur bangunan bertingkat Pertemuan 10 : Bahan struktur bangunan prefabrikasi Pertemuan 11. C. S. dan pengumpulan tugas. kehadiran 75 % dari keseluruhan kegiatan tatap muka dan berpartisipasi aktif dalam perkuliahan. E.T. LCD. dan baja. Pengertian dan ruang Material dan Konstruksi Pertemuan 2. kayu. beton. Tanya Jawab • Tugas : Menganalisa model bahan. 3 : Macam-macam material dinding (batu. 14 : Bahan struktur atap dan penutup atap Pertemuan 15 : Bahan konstruksi langit-langit (ceiling) Pertemuan 16 : Ujian Akhir Semester (UAS) lingkup edited by team curriculum development 2006 . bahan fabrikasi) Pertemuan 3 : Bahan finishing lantai bangunan Pertemuan 4 : Material kayu Pertemuan 5 : Material beton Pertemuan 6. Pendekatan Pembelajaran : Ekspositori dan inkuiri • Metode : Ceramah. dan material konstruksi pendukung. M. Tujuan Pembelajaran : Mahasiswa mampu memahami dan mengenal teknologi bahan/material yang digunakan pada rancangan arsitektural beserta sistem dan model konstruksinya.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH A. bahan struktur fabrikasi. 2. diskusi. bata. 12 : Material komposit dan material konstruksi pendukung Pertemuan 13.T. Ujian tengah Semester (UTS) 4. Tugas Individual dan Tugas Kelompok 3. material komposit. Identitas Mata Kuliah : Mata Kuliah Kode SKS Semester Kelompok Mata Kuliah Program Studi Status Mata kuliah Prasyarat Dosen Penanggung Jawab : MATERIAL DAN KONSTRUKSI : TA 150 : 2 SKS : Ganjil (1) : MKKPS : S1 : Mata kuliah wajib :: Erna Krisnanto. D. teknologi dan konstruksinya • Media : OHP. Kriteria Penilaian : Bobot penilaian kemampuan atau keberhasilan belajar didasarkan pada : 1. Deskripsi Isi : Dalam perkuliahan Material dan Konstruksi berisi teori tentang bahan dan teknologi material bangunan. bahan bangunan konstruksi batu.

• Frick. Pujo 2002. 1980. Ir dan Stiawan. Ilmu Konstruksi Perlengkapan dan Utilitas Bangunan . Pengantar Ilmu Bangunan. Heinz. • Menggambar Bangunan Kayu. Ir. • Edward T White. Penerbit Kanisius. Rudy. Heinz. 1980.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI G. Ir. Kanisius. • Rumah Sederhana. (Graphic Vocabulary for Architectural Presentation) edited by team curriculum development 2006 . Kanisius. Kanisius. Ilmu Konstruksi Banguna Kayu 1. • Gunawan. Kanisius. Ir. • Frick. Kanisius. 1984. 1978. 1979. Referensi : • Frick. Ilmu Konstruksi Banguna Kayu 2. Heinz.

9. Mahasiwa dapat menggambar bidang elips. 6. edited by team curriculum development 2006 . Mahasiswa dapat menggambar Rencana Tapak dan Situasi sesuai dengan norma menggambar. standar kertas. parabola. hiperbola.prinsip perspektif dalam gambar teknik. 8. Proyeksi orthogonal dan aksonometri. Mahasiswa mengetahui dan dapat mengaplikasikan standar kertas. Kontur sederhana. 8. Tjahyani Busono. 13. dengan cara yang tepat. Mahasiswa dapat mengubah (cut and fill ) dan menggambarkan kontur sedehana dengan tepat. 3. mata kuliah menggambar teknik ini mendeskripsikan tentang: 1. 3. Standarisasi dan normalisasi alat dan gambar: pengenalan alat dan bahan gambar serta kegunaannya.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. 4. Tujuan 1. Mahasiswa dapat menggambar Potongan bangunan sesuai dengan norma menggambar yang benar. Gambar Denah. Konstruksi Baidang. 5. Identitas mata kuliah Nama mata kuliah Nomor kode Jumlah sks Semester Kelompok mata kuliah Program Studi/Program Status mata kuliah Prasyarat Dosen : MENGGAMBAR TEKNIK : TA 220 : 4 sks :1 : MKKPS : Pendidikan Teknik Arsitektur/S-1 : :: Dra. Perspektif. Mahasiswa mengenal dan dapat mengaplikasikan macam-macam garis serta notasi gambar dengan benar. skala. Mahasiswa mengetahui kegunaan dan dapat menerapkan skala pada gambar dengan tepat. Gambar Tampak. 2. segi banyak beraturan dll. 7.T. 6. M. Mahasiswa dapat menggambar denah bangunan sesuai dengan norma menggambar yang benar. Mahasiswa dapat memahami dan menerapkan prinsip. 7. huruf dan kop gambar. 9. Deskripsi isi Secara umum. Mahasiswa dapat menerapkan prinsip dasar proyeksi orthogonal dengan benar. Mahasiswa dapat menerapkan notasi dan simbol bahan bangunan pada gambar bangunan dengan benar. Gambar Rencana Tapak dan Situasi. 2. 10. 10. 3. huruf dan kop gambar. 12. 4. 2. Mahasiswa dapat menggambar Tampak bangunan sesuai dengan norma menggambar yang benar. Notasi dan Simbol bahan bangunan. Gambar Potongan. garis dan notasi gambar. 5. Mahasiswa mengenal dan memahami kegunaan alat dan bahan gambar. 11. Rr.

4. Leslie. segi banyak beraturan dll. Ceramah. Frank. Bandung 1983. Inc. mengenal dan memahami kegunaan alat dan bahan gambar. Macmillan Publishing Co. Van Nostrand Reinhold. ARCHITECTURAL GRAPHICS.2.3.. penjelasan tugas. 5. Pertemuan 5 : Penerapan notasi dan simbol bahan bangunan pada gambar bangunan dengan benar. White Gwen . parabola. London : BT. New York 1970. Tugas kecil. Pendekatan pembelajaran 1. Peragaan penggunaan dan pemeliharaan alat. Architect and Designer. dengan cara yang tepat. 2. Batsfor LTD. 7. Ditjen Dikti. ARCHITECTURAL GRAPHICS . 3. Comp. Pertemuan 7 : Penerapan prinsip-prinsip dasar proyeksi orthogonal dengan benar. PLAN AND SECTION DRAWING. Referensi: 1.4 : Penjelasan umum perkuliahan. 3. 2nd. Martin. Proyek Pengembangan Politeknik FPAT. Van Nostrand Reinhold Comp. hiperbola. Depdikbud. Mengetahui dan dapat mengaplikasikan standar kertas. Pertemuan 6 : berisi teknik-teknik dasar menggambar bidang elips. Asistensi tugas. GAMBAR TEKNIK TEDC. New York 1975. 2. UAS. 4. Pertemuan 14 : Teknik-teknik dasar menggambarkan kontur sedehana dengan tepat serta teknik memotong dan mengurug kontur (cut and fill). Rincian materi perkuliahan tiap pertemuan Pertemuan 1. Pertemuan 8. Evaluasi 1.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI 4. Mengenal dan dapat mengaplikasikan macam-macam garis serta notasi gambar dengan benar.12 : Teknik-teknik dasar menggambar potongan bangunan sesuai dengan norma menggambar yang benar. Mengetahui kegunaan dan dapat menerapkan skala pada gambar dengan tepat. 2. A Guide for Arthist.. 9 : Teknik-teknik dasar menggambar denah bangunan sesuai dengan norma menggambar yang benar. Pertemuan 16 : Ujian Akhir Semester (UAS). Pertemuan 11. Wang. 5. Pertemuan 13 : Teknik-teknik dasar menggambar rencana tapak (site plan) dan situasi (block plan) sesuai dengan norma menggambar. Ching. Thomas C. Pertemuan 10 : teknik-teknik dasar menggambar tampak bangunan sesuai dengan norma menggambar yang benar. huruf dan kop gambar. Daftar buku Buku utama: 1. Perspective. Tanya jawab. Pertemuan 15 : Teknik-teknik dasar menggambar perspektif dalam gambar teknik. New York 1979. 6. Tugas besar. edited by team curriculum development 2006 . 3..

ANATOMI DENAH. published by John Wiley & Sons.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI 2. Steven. Soetiadji. 3. Jakarta 1986. Inc. Juroszek. DESIGN DRAWING. Frank & P. edited by team curriculum development 2006 . POTONGAN dan TAMPAK. Setyo. Ching. penerbit Djambatan..

Tugas : Latihan-latihan terstruktur di dalam dan di luar kelas 3. latar tengah dan latar depan).SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. orang. proporsi (kedudukan gambar terhadap kertas gambar). re-drawing. Identitas mata kuliah Nama mata kuliah Nomor kode Jumlah sks Semester Kelompok mata kuliah Program Studi/Program Status mata kuliah Prasyarat Dosen : GAMBAR ARSITEKTUR : TA 221 : 4 sks :2 : MKKPS : Pendidikan Teknik Arsitektur/S-1 : : Telah menempuh kuliah Gambar Teknik : Drs. Rincian materi perkuliahan tiap pertemuan Pertemuan 1 : Rencana perkuliahan. Pertemuan 4 : Konsep menggambar arsitektur: proporsi dilanjutkan dengan tugas menggambar ulang (re-drawing) bentuk-bentuk bangunan edited by team curriculum development 2006 . UTS 4. 4. Pendekatan pembelajaran Ekspositori dan inkuiri: 1. Perspektif konstriktif baik eksterior maupun interior dengan teknik satu. Salmon Zacharias Tutkey 2. dua dan tiga titik hilang. Tugas-tugas terstruktur besar dan kecil 3. interior. resitasi dan pemecahan masalah 2. Media : OHP. kendaraan. Deskripsi isi Dalam perkuliahan ini dibahas tentang garis. Metoda : Ceramah. LCD/power point atau video. mahasiswa juga diharapkan mampu mempresentasikan gambar-gambar arsitektur dalam perancangan arsitektur (eksterior. Evaluasi 1. Selanjutnya. baik tipe-tipe (jenis-jenis) garis. Pertemuan 2 : Konsep menggambar arsitektur dilanjutkan dengan tugas menarik garis dengan tangan bebas (free hand) meliputi tipe-tipe garis. real-drawing dan lain-lain). keseimbangan). bayangan dan naung). Komposisi meliputi: komposisi (kesatuan. sudut pandang (pemilihan sudut pandang yang palin menarik atau fokus melihat). kesatuan. tekanan. Pertemuan 3 : Konsep menggambar arsitektur meliputi: komposisi. Kehadiran 2. kesan tiga dimensi (kontras. tekanan dan keseimbangan dilanjutkan dengan tugas latihan komposisi bentuk-bentuk geometris. elemenelemen penunjang (pelengkap dan penyempurna gambar berupa: pohon. 5. Tujuan Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu memahami dan menjelaskan prinsip-prinsip dasar menggambar arsitektur dengan baik dan benar. UAS 6. ketebalan garis dan kualitas garis. tanya-jawab. 3. review konsep dan lingkup gambar arsitektur dilanjutkan dengan tugas menarik garis dengan kemiringan pensil 90º. latar belakang. ketebalan serta kualitas garis.

dkk. bayangn dan naung dalam benda-benda geometris dan bangunan. (1978): Teknik Rendering dan Presentasi Rancangan Interior. kendaraan. Perspektif dengan tiga titik hilang dilanjutkan dengan tugas latihan menggambar perspektif dua titik hilang untuk ruang dalam (interior) dan ruang luar (eksterior). Walker. unsur-unsur pokok dalam menggambar perspektif. UNPAR 3. ErlanggaBandung. 4. Thomas C. Wang. edited by team curriculum development 2006 . Del Mar. Erlangga-Bandung 2. Lanjutan sudut pandang dilanjutkan dengan tugas latihan sudut pandang dengan cara menggambar objek nyata (real-drawing) di sekitar kampus UPI. Lanjutan konsep menggambar perspektif: jenis-jenis perspektif: satu titik hilang. D.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI Pertemuan 5 Pertemuan 6 Pertemuan 7 : : : Konsep menggambar arsitektur: sudut pandang tentang konsep dasar perspektif dilanjutkan dengan tugas latihan sudut pandang dengan cara menggambar ulang bentuk-bentuk bangunan. Sid. Erlangga-bandung Referensi: 1. bayangan dan naung) dilanjutkan dengan tugas membuat rendering kontras. meliputi: ciri-ciri pokok. Bayangan dan refleksi dalam perspektif dan UAS. orang) dilanjutkan dengan tugas latihan menggambar pohon. dua titik hilang dan tiga titik hilang. (1999): Gambar Denah dan Potongan. Erlangga-Bandung. Theodore (2000): Sketsa Perspektif. kendaraan dan orang. Pertemuan 8 : Pertemuan 9 : Pertemuan 10 : Pertemuan 11 : Pertemuan 12 : Pertemuan 13 : Pertemuan 14 : Pertemuan 15 : Pertemuan 16 : 7. (1979): Menggambar Arsitektur. Frank. Ching. meliputi: tinggi titik mata terhadap objek. 2. Konsep menggambar perspektif. Daftar buku Buku utama: 1. Perspektif dengan dua titik hilang dilanjutkan dengan tugas latihan menggambar perspektif dua titik hilang untuk ruang dalam (interior) dan ruang luar (eksterior). Schaarwachter terjemahan. Konsep menggambar arsitektur: kesan tiga dimensi (kontras. (1991): Perspektif untuk Para Arsitek. posisi bidang gambar dan sudut pandang dilanjutkan dengan tugas latihan perspektif. (1996): Grafik Arsitektur. Ujian Tengah Semester (UTS) Konsep menggambar elemen penunjang (pohon. Lanjutan konsep menggambar perspektif. Perspektif dengan satu titik hilang dilanjutkan dengan tugas latihan menggambar perspektif satu titik hilang untuk ruang dalam (interior) dan ruang luar (eksterior). jarak titik mata ke objek. Erlangga-Bandung. Mauro.

Yudi Permana. tampak dan potongan Media : LCD dan papan tulis 5. Irawan Surasetja. koordinat dan proyeksi. Rincian Materi Perkuliahan Tiap Pertemuan Pertemuan 1: Rencana perkuliahan. 3.T. Perintah Dasar dalam AutoCAD. Dinding dan Kolom Pertemuan 7: lanjutan penggambaran dan editing Gambar dinding dan kolom Pertemuan 8: UTS Pertemuan 9: lanjutan penggambaran dan editing Gambar dinding dan kolom Pertemuan 10: Job-sheet No. 2. Denah Bangunan Pertemuan 4: lanjutan penggambaran dan editing Gambar denah bangunan Pertemuan 5: lanjutan penggambaran dan editing Gambar denah bangunan Pertemuan 6: Job-sheet No. editing. Koordinat Polar dan Koordinat Relatif. Kusen-kusen Pintu Pertemuan 11: lanjutan penggambaran dan editing Gambar kusen-kusen pintu edited by team curriculum development 2006 .. S.T. Pertemuan 2: Layer. R. (0985) A. M. Evaluasi Kehadiran Tingkat Penyelesaian Pekerjaan dalam Job Sheets UTS UAS 6. Warna dan Jenis Garis.Des. Tugas : Job sheet denah. M. M. 4. Perintah Utilitas dalam AutoCAD. Persiapan Menggambar dengan CAD: Skala dan Limits. 1. Koordinat Kartesius. teks dan keterangan. Pendekatan Pembelajaran Perkuliahan praktik dilaksanakan di studio CAD secara klasikal dengan masing-masing mahasiswa mengoperasikan satu komputer secara terprogram. 2. Usep Surahman. Identitas Mata Kuliah: Nama Mata Kuliah Nomor Kode Jumlah sks Semester Kelompok Mata Kuliah Program Studi/Program Status Mata Kuliah Prasyarat Dosen : PRESENTASI CAD : TA 223 : 3 sks :2 : MKKPS : Teknik Arsitektur Perumahan / D-3 : Mata kuliah dasar : Gambar Teknik : Drs.T. review tentang Gambar Teknik. Deskripsi Isi Dalam perkuliahan ini dibekali pengetahuan dan pengalaman langsung operasi dasar CAD: penggambaran. Tujuan Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan dasar aplikasi Computer Aided Design dalam menggambar 2 dimensi 3. manajemen layer dan penerapan lay-out serta pencetakan gambar.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. Pertemuan 3: Job-sheet No.

AutoCAD 2D.. Installation and Performance Guide. 6 Detail Kusen dan Pintu Pertemuan 16: UAS 7. Yogyakarta. cetakan ketiga.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI Pertemuan 12: Job-sheet No. Daftar Buku ______. Maxikom. 1988. PT. AutoCADr Release 12. Jakarta. Gunadi. Elex Media Komputindo.Ir. Wie. Kusen-kusen Jendela Pertemuan 13: lanjutan penggambaran dan editing Gambar kusen-kusen pintu Pertemuan 14: Job-sheet No. Yap. Pengantar Praktis Penggunaan AutoCAD. edited by team curriculum development 2006 . 5 Profil Kayu Pertemuan 15: Job-sheet No. 1993. Andi Offset. 4. 1987. Seni Merancang dengan AutoCAD. Autodesk Inc. Handi Chandra (2005). FX Sutiono.

MDes 2. Keindahan Bentuk : (Unity / keterpaduan. Pendekatan Pembelajaran Perkuliahan menggunakan pendekatan ekspositori dan inkuiri . Disain tiga dimensi berupa olahan bentuk multi-block ( disain kawasan 4. Karakter). Disain tiga dimensi berupa olahan bentuk single building (satu blok bangunan). Dasar-dasar perancangan). . Rincian materi perkuliahan tiap pertemuan Pertemuan 1 : Konsep dasar Perancangan (Kerangka Disain) Pertemuan 2 : Sejarah perkembangan Disain. Deskripsi isi Dalam perkuliahan ini dibahas Konsep dasar Perancangan (Kerangka Disain. Tujuan Setelah mengikuti mata kuliah Nirmana ini. Identitas mata kuliah : Nama Mata Kuliah Nomor Kode Jumlah SKS Semester Kelompok mata kuliah Program Studi/Program Status mata kuliah Mata kuliah Prasyarat Semester Dosen : : : : : : : : : : NIRMANA TA 226 3 III (tiga) MKKPS Pendidikan Teknik Arsitektur / S1 Mata kuliah lanjut dari Program S-1 TA MENGGAMBAR TEKNIK KONSTRUKSI BANGUNAN III (tiga) Drs. Pertemuan 3 : Dasar-dasar Perancangan Pertemuan 4 : Elemen Arsitektur Pertemuan 5 : Unsur Konseptual Pertemuan 6 : Unsur Visual Pertemuan 7 : Persepsi dasar (unsur pertalian) edited by team curriculum development 2006 . Ritme/Irama. Evaluasi Kehadiran Laporan buku Makalah Penyampaian dan diskusi UTS UAS 6.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. Bahasa rupa.Tugas : penyelesaian tugas perorangan (parsial/terstruktur) serta tugas kelompok. Keindahan Ekspresi : (Style/Gaya. Scale/skala).Media : LCD. Balance/keseimbangan.Metode : ceramah dan tanya jawab. Color/warna. OHP UTS dan UAS juga evaluasi tugas 5. diskusi dan pemecahan masalah . mahasiswa akan dapat membuat disain dan mempresentasikannya ke dalam bentuk dua dimensi maupun tiga dimensi baik secara konsep tual maupun visual dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip disain yang meliputi keindahan bentuk dan keindahan ekspresi 3. Persepsi dasar (unsur pertalian). Bahasa rupa. Sequency/Urut-urutan dan klimaks. Sejarah perkembangan Disain. Iyes Ardiwinata Asep Yudi Permana. Proportion /Proporsi. Elemen Arsitektur (Unsur Konseptual dan Unsur Visual).

Referensi pendukung Ching. Edward T. Orr. Daftar buku Buku Utama Suriawidjaya. Van de Ven. 1989. Bandung: Penerbit ITB. New York: Rizzoli. Bandung: Abdi Widya. Skala dalam Arsitektur. Ruang dan Susunannya. Jakarta: Gramedia. Francis DK. Bandung: Intermatra. Arsitektur: Bentuk.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI Pertemuan 8 Pertemuan 9 Pertemuan 10 Pertemuan 11 Pertemuan 12 Pertemuan 13 Pertemuan 14 Pertemuan 15 Pertemuan 16 : : : : : : : : : UTS Keindahan Bentuk Keindahan Ekspresi Warna dan kreativitas Disain tiga dimensi berupa olahan bentuk single building Disain tiga dimensi berupa olahan bentuk single building Disain tiga dimensi berupa olahan bentuk multi-block ( disain kawasan) Disain tiga dimensi berupa olahan bentuk multi-block ( disain kawasan) UAS 7. 1987. Persepsi Bentuk dan Konsep Perancangan. terjemahan. Hamlin. Krier. 1985. terjemahan. Wong. terjemahan. terjemahan. 1987. terjemahan. terjemahan. Jakarta: Djambatan. 1986. Talbot. White. Ruang dalam Arsitektur. Jakarta: Erlangga. Prinsip-prinsip Komposisi. Eppi P. edited by team curriculum development 2006 . Beberapa Asas Merancang Trimatra. Cornelis. 1991. 1988. et al. Buku Sumber Konsep: sebuah Kosakata Bentuk-bentuk Arsitektural. Frank. Wucius. Architectural Composition. Rob.

Tugas Disain III: Disain Rumah Tinggal. Evaluasi proses design dalam pelaksanaan tugas studio. Drs. Lanjutan Tugas Disain II. 2. Fauzi Rahmanullah. pengetahuan determinasi alam dan budaya dalam arsitektur. Pertemuan 5: Teknologi Bangunan: Struktur. Pengarahan Tugas. Tujuan Membekali kemampuan dasar perancangan bentuk dan ruang. ST. Rancangan Trimatra. Organisasi Ruang. Pertemuan 4: Fungsi dan Multi Fungsi Arsitektur dan penyelesaian disain ruang fungsional. Air Kotor. Pemadam Kebakaran. 5. review tugas. Estetika: skala. Lay-out dan Denah. H. Sirkulasi Udara. MT. dan Lingkungan: iklim dan topografi. Deskripsi Isi Pengetahuan dan pengalaman merancang bentuk dan ruang: estetika trimatra.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. Lanjutan Tugas Disain III. 3. Ruang Aktivitas. Listrik Tenaga dan Penerangan. edited by team curriculum development 2006 . Tutin Aryanti. Diagram Aktivitas. MT. proporsi dan warna. Air Hujan. Hubungan Ruang. Identitas Mata Kuliah: Nama Mata Kuliah Nomor Kode Jumlah sks Semester Kelompok Mata Kuliah Program Studi/Program Status Mata Kuliah Prasyarat Dosen : STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR I : TA 230 : 4 sks :4 : MKKPS : Pendidikan Teknik Arsitektur/ S-1 : Mata kuliah dasar : : Drs. tugas design. bahan dan utilitas bangunan. Lanjutan Tugas Disain III. ST.MT. Pendekatan Pembelajaran Intuitif-kreatif dan kognitif-eksplanatif dalam bentuk studio perancangan. 6. Pertemuan 6: Utilitas Bangunan. pendekatan intuisi dan dasar perancangan arsitrekur. Penerangan. Fungsi dan ruang: antropometri dan kenyamanan ruang. Standar Ukuran Pintu dan Jendela. Zonning dan Sirkulasi. MT. MPd. Irawan Surasetja. Maman Hilman. prinsip-prinsip organisasi dan komposisi ruang dan bentuk. Komunikasi. ekspresi estetis melalui pengembangan potensi intuisi dan kognisi dalam kasus-kasus perancangan bangunan multi-fungsi dengan beberapa parameter disain pokok. Spd. Bahan dan Utilitas. Pengarahan Tugas. Standar Ukuran Perabot. 4. UTS dan UAS. Pertemuan 3: Programming: Aktivitas. Tugas Disain II: Disain Ruang Tamu Rumah Tinggal dan Disain Ruang Tamu/Tunggu Bangunan Umum. Rincian Materi Perkuliahan Tiap Pertemuan Pertemuan 1: Rencana perkuliahan. Pertemuan 2: Standar dan Normalisasi: Ukuran Tubuh dan Standar Sirkulasi Manusia. R. Standar Ukuran Ruang.MT. konstruksi. Usep Surahman. Pengarahan Tugas. Perancangan bangunan multi-fungsi berupa masa tunggal dan majemuk berlantai satu. Teknologi: struktur. Tugas Disain I: Disain Bentuk dan Ruang. Instalasi Air Bersih. Konstruksi. rancangan trimatra dan estetika.

Prinsip-prinsip Perancangan dalam Arsitektur. Architectural Composition. Francis DK. Pertemuan 10: Tugas Disain IV: Disain Restauran dan Balai Pertemuan. Berpikir Gambar bagi Arsitek dan Perancang. 1991. Pengantar Arsitektur. Laseau. Pertemuan 12: Lanjutan Tugas Disain IV. Catanese. Lanjutan Tugas Disain III. Tata Atur: Pengantar Merancang Arsitektur. Gubahan Masa dan Bentuk Bangunan. Zevi. terjemahan. 1985. Van de Ven. Pertemuan 9: Lingkungan: Iklim dan Topografi. Jakarta: Erlangga. Pertemuan 15: Lanjutan Tugas Disain IV. Smithies. Krier. Architecture as Space. 1986. dan Anthony J. 1993.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI Pertemuan 7: Estetika: Skala. James C. Snyder. New York: Da Capo Press. Kenneth. Jakarta: Gramedia. Proporsi dan Warna. Pertemuan 16: UAS 7. Pertemuan 11: Lanjutan Tugas Disain IV. Pertemuan 8: UTS/Review-Tugas. Paul. Cornelis. Daftar Buku Ching. Ruang dan Susunannya. edited by team curriculum development 2006 . Arsitektur: Bentuk. 1987. 1985. 1986. terjemahan. Pertemuan 14: Lanjutan Tugas Disain IV. New York: Rizzoli. Bandung: Penerbit ITB. 1988. _____.al. Rob. terjemahan. Bruno. Ruang dalam Arsitektur. terjemahan Sri Rahaju et. terjemahan Aris Oggodipuro. terjemahan. Bandung: ITB. Bandung: Intermatra. Pertemuan 13: Review dan Lanjutan Tugas Disain IV. Jakarta: Erlangga.

Pendekatan Pembelajaran Intuitif-kreatif dan kognitif-eksplanatif dalam bentuk studio perancangan. ekspresi estetis melalui pengembangan potensi intuisi dan kognisi dalam kasus-kasus perancangan bangunan multi-fungsi dengan beberapa parameter disain pokok. Review tentang Fungsi. Tujuan Meningkatkan kemampuan dan keterampilan pemrogram arsitektur. 5. Deskripsi Isi Pengetahuan dan pengalaman pemrograman arsitektur. Assistensi dan Responsi. Evaluasi proses design dalam pelaksanaan tugas studio. komposisi ruang. Konstruksi dan Material Arsitektural Lanjutan Tugas Disain I: Disain Development. idea dan konsep serta aplikasi perancangan bangunan arsitektur.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. Identitas Mata Kuliah: Nama Mata Kuliah Nomor Kode Jumlah sks Semester Kelompok Mata Kuliah Program Studi/Program Status Mata Kuliah Prasyarat Dosen 2. Ruang dan Estetika. prinsip-prinsip organisasi. perancangan bentuk dan bangunan. 3. organisasi dan sirkulasi. iklim dan topografi. ruang dan bentuk: kegiatan. konstruksi. Pertemuan 2: Pemrograman Arsitektur. Rincian Materi Perkuliahan Tiap Pertemuan Pertemuan 1: Rencana perkuliahan. Organisasi dan Sirkulasi. Assistensi Pertemuan 7: Utilitas Bangunan dan Persyaratan Ruang Lanjutan Tugas Disain I: Finnal Design. Estetika: skala. Komposisi dan Warna. dan Lingkungan: kondisi lokasi dan lahan. tugas design. bentuk dan masa bangunan. merancang ruang. : STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR II : TA 231 : 4 sks :5 : MKKPS : Pendidikan Teknik Arsitektur/ S-1 : Mata kuliah lanjutan : : Drs. Assistensi Pertemuan 6: Struktur. Kegiatan. UTS dan UAS. Assistensi Pertemuan 5: Prinsip-prinsip Perancangan Tapak Lanjutan Tugas Disain I: Eksplorasi Design dan Disain Development. Perancangan bangunan multi-fungsi berupa masa tunggal dan majemuk berlantai 1 sampai 3 diatas lahan ideal. Proporsi. 4. Pemahaman tentang proses perancangan arsitektur sebagai rangkaian perwujudan arsitektur: filosofi. bentuk dan masa bangunan. bermasa tanggal. Lanjutan Tugas Disain I: Perspektif Ekterior dan Interior (salah satu ruang utama) . Pertemuan 4: Bentuk Arsitektural: Tata Susun dan Tata Atur Arsitektural. Teknologi: struktur. review tugas. Pertemuan 3: Ruang Arsitektural: Hubungan dan Jalinan Ruang Publik dan Privat Lanjutan Tugas Disain I: Pemrograman. 6. Serta Kelembagaan: peraturan membangun. Fungsi. pengetahuan determinasi alam dan budaya dalam arsitektur. dkk. bahan dan utilitas bangunan dan persyaratan ruang. Assistensi Pertemuan 8: Skala. Pengarahan Tugas Disain I: Bangunan Umum Non-Komersial (Bangunan umum yang memiliki sifat aktivitas layanan non-komersial) berlantai 1–3 lantai. pendekatan intuisi dan dasar perancangan arsitrekur. Assistensi edited by team curriculum development 2006 . Lanjutan Tugas Disain I: Preliminary Design. Samon Zakarias Tutkey. proporsi dan warna. estetika dan estetika arsitektur.

Bandung: ITB. James C. Bandung: Penerbit ITB. Smithies. Bruno. Architectural Composition. 1988. Ruang dalam Arsitektur. _____. terjemahan. Cornelis. Laseau. Tata Atur: Pengantar Merancang Arsitektur. 1991. terjemahan. 1985. terjemahan. 1993. dan Anthony J. Kenneth.al. Peraturan Membangun dan Peraturan Bangunan. Jakarta: Gramedia. Lanjutan Tugas Disain II: Programming. Zevi. Assistensi Pertemuan 16: Lanjutan Tugas Disain II: Perspektif Eksterior dan Interior (ruang utama). Francis DK. Van de Ven. terjemahan Aris Oggodipuro. Pengantar Arsitektur. Prinsip-prinsip Perancangan dalam Arsitektur. Assistensi Pertemuan 12: Lanjutan Tugas Disain II: Eksplorasi Design dan Design Development. Jakarta: Erlangga. Berpikir Gambar bagi Arsitek dan Perancang. Assistensi Pertemuan 15: Lanjutan Tugas Disain II: Finnal Design. 1987. Bandung: Intermatra. Kondisi Lahan: iklim dan topografi Pengarahan Tugas Disain II: Bangunan Umum Pendidikan. Ruang dan Susunannya. New York: Rizzoli. Architecture as Space. berlantai 3 dengan masa majemuk. Snyder. Assistensi Pertemuan 14: Lanjutan Tugas Disain II: Design Development. Paul. Assistensi 7. assistensi dan responsi Pertemuan 11: Lanjutan Tugas Disain II: Preliminary Design. New York: Da Capo Press.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI Pertemuan 9: Lokasi. Rob. Pertemuan 10: Peraturan Membangun: Undang-Undang Bangunan. terjemahan. Catanese. Krier. Jakarta: Erlangga. terjemahan Sri Rahaju et. 1986. 1986. 1985. Assistensi Pertemuan 13: Lanjutan Tugas Disain II: Design Development. edited by team curriculum development 2006 . Arsitektur: Bentuk. Daftar Buku Ching.

5. miring berkait. 3. Plafond. 5. Kusen kayu. UAS. dinding hingga atap. Deskripsi isi Mata kuliah konstruksi bangunan 1 ini menguraikan susunan atau anatomi bangunan sederhana (rumah tinggal satu lantai). edited by team curriculum development 2006 . 4. 7. mulai dari pondasi. Jenis-jenis sambungan kayu. Identitas mata kuliah Nama mata kuliah Nomor kode Jumlah sks Semester Kelompok mata kuliah Program Studi/Program Status mata kuliah Prasyarat Dosen : KONSTRUKSI BANGUNAN 1 : TA 251 : 3 sks :1 : MKKPS : Pendidikan Teknik Arsitektur/S-1 : :: Dra. 9. serta menjelaskan detaildetail konstruksi bangunan yang digunakan. 3. Mahasiswa mampu menjelaskan serta membuat gambar bentuk-bentuk konstruksi bangunan sederhana. Mahasiswa mampu mengimplementasikan konstruksi bangunan sederhana di lapangan dengan baik dan benar. lurus. Tugas besar. Rollaag bata. Pasangan dinding bata dengan pilaster. Secara umum mata kuliah ini berisi: 1. teknik sambungan kayu (bibir miring. potongan struktural dan tampak. Hubungan bata pada dinding. Cornellia Rimba 2. mulai dari cara mengikat besi beton. 3. 2. 2. 4. Ceramah. Pendekatan pembelajaran 1. Mahasiswa mampu memahami arti serta fungsi konstruksi pada bangunan sederhana. dll) serta teknik merangkai dan memasang kuda-kuda kayu pada atap.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. Penugasan (tugas besar). Denah struktural. 4. pen-lubang. 8. Tanya-jawab. Tugas kecil. 6. Diskusi. Tujuan 1. Denah rencana pondasi batu kali dan detailnya. 2. Evaluasi 1. 2. lurus berkait. Kuda-kuda kayu. metode membuat rollaag dan pilaster. 3. hubungan bata pada dinding. 3.

Referensi: 1. edited by team curriculum development 2006 . Ketut (1988). tegak muka 1 bata. 2. Pertemuan 13 : Penjelasan kusen pintu dan jendela. plesteran serta acian. dilanjutkan tugas menggambar denah dan detail rencana plafond. Setyo. struktur dinding rangka. diteruskan tugas membuat gambar detail-detail pondasi. (1983).SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI 6. 7. dilanjutkan tugas menggambar rencana kuda-kuda sederhana dan detalnya serta jenis-jenis sambungan kayu. pertemuan serta persilangan. KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG-GEDUNG. edisi ke-1. Kuda-kuda sebagai rangka atap.E. ANATOMI STRUKTUR. menyudut. jenis-jenis pilaster: pada dinding lurus. Pertemuan 5 : Lanjutan penjelasan dinding. Pertemuan 3 : Lanjutan penjelasan pondasi berdasarkan jenis dan bahannya. Pertemuan 6. Gramedia-Jakarta. Pertemuan 15 : Penjelasan kuda-kuda dan sambungan kayu. (1985). Pertemuan 14 : Penjelasan plafond (penutup langit-langit atap bangunan) baik yang tertutup maupun yang di ekspos. ARMICOBandung. BENTUK STRUKTUR BANGUNAN DALAM ARSITEKTUR.. R. Soemadi. PIKA-Semarang. kolom struktur dan praktis serta sloof beton. 8 : Hubungan atau pasangan dinding bata: hubungan dinding bata lurus. miring muka ½ bata. hubungan dinding bata pertemuan serta hubungan dinding bata persilangan ½ bata dengan ikatan ½ bata dilanjutkan dengan tugas menggambar jenis-jenis hubungan bata. 4. Pertemuan 4 : Penjelasan tentang materi dinding. 3. Pertemuan 16 : Ujian Akhir Semester (UAS). 12 : Penjelasan rollaag (bata yang dipasang tegak lurus atau miring di atas kusen atau pondasi). B. R. KONSTRUKSI BANGUNAN SEDERHANA. diktat kuliah ITB. (1972). dilanjutkan dengan tugas menggambar jenis-jenis pintu dan jendela (tunggal dan gandeng/ganda). Soetrisno. Supribadi. dilanjutkan dengan tugas menggambar jenis-jenis pilaster dinding bata. hubungan dinding bata menyudut. Jenis-jenis rollaag: tegak muka ½ bata. Pertemuan 2 : Penjelasan materi tentang pondasi dilanjutkan tugas membuat denah rencana pondasi (jalur dan setempat). Soegihardjo. sedangkan sambungan digunakan pada teknik menyambung kayu pada konstruksi kuda-kuda. samping dan belakang). ILMU KONSTRUKSI BANGUNAN. Pertemuan 9. Rincian materi perkuliahan tiap pertemuan Pertemuan 1 : Penjelasan umum perkuliahan dilanjutkan dengan pemberian tugas berupa menggambar ulang denah rumah tinggal sederhana satu lantai (denah struktural). 10 : Penjelasan pilaster (pertebalan dinding bata). dilanjutkan dengan menggambar jenis-jenis rollaag pada dinding bata. I. Daftar buku Buku utama: 1.A. Pintu sebagai alat sirkulasi horisontal dan jendela sebagai sirkulasi pencahayaan dan penghawaan. jenis-jenis dinding berdasarkan bahan yang digunakan. Soetiadji. Djambatan-Bandung. dan lain-lain. (1986).. 7. Pertemuan 11. potongan struktural (melintang dan memanjang) dan tampak bangunan (depan. miring muka 1 bata.

2. Identitas mata kuliah Nama Nomor kode Jumlah SKS Semester Kelompok mata kuliah Program Studi/Program Status mata kuliah Prasyarat Dosen : KEWIRAUSAHAAN : TA 303 : 2 sks :6 : MKKPS : Pendidikan Arsitektur / S1 : Mata kuliah dasar :: Dra.Tugas : Makalah dan proposal usaha .Media : OHP.Kehadiran . diskusi dan pemecahan masalah . bentuk dan jenis lembaga usaha. dan white board 5. memulai usaha.Tugas kajian buku . pandangan hidup wirausaha. Evaluasi . LCD. memulai usaha. Rincian materi perkuliahan tiap pertemuan Pertemuan 1 Pertemuan 2 Pertemuan 3 Pertemuan 4 Pertemuan 5 Pertemuan 6 Pertemuan 7 Pertemuan 8 : Konsep dasar wirausaha danPengertian Wirausaha : Sikap Mental Wirausaha : Sikap Mental Wirausaha Lanjutan : Pandangan Hidup : Mempelajari Medan/Kondisi di lapangan : Mempelajari Medan/Kondisi di lapangan Lanjutan : Memulai Usaha : UTS edited by team curriculum development 2006 . permodalan dan pemasaran pembuatan proposal usaha dari mulai ide dasar. pandangan hidup wirausaha dan kiat sukses. Tjahyani Busono. peluang usaha.Tugas Proposal usaha . lingkup usaha. distribusi dan pemasaran 4.UAS 6. mengenal kondisi lapangan usaha. Pendekatan pembelajaran Ekspositori dan inkuiri .Metode : Ceramah.UTS .SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. permodalan dan pemasaran. 3. MT. mengenal kondisi lapangan usaha. bentuk dan jenis lembaga usaha. Rr. tanya jawab. Tujuan Selesai mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mempunyai Sikap mental wirausaha.Keangktipan . Deskripsi isi Dalam perkuliahan ini membahas perkuliahan yang berkenaan dengan Sikap mental wirausaha. modal usaha.

dan Minnaar. . Geoffrey (2002). Slot. Winardi. Buchari Oktober. G. Jakarta. (1981). Manajemen Pemasaran dan Jasa. Sinar Baru.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI Pertemuan 9 : Aspek Keuangan Pertemuan 10 : Pemasaran Pertemuan 11 : Pemasaran Lanjutan Pertemuan 12 : Proposal Usaha Pertemuan 13 : Presentasi tugas Pertemuan 14 : Presentasi tugas Pertemuan 15 : Presentasi tugas Pertemuan 16 : UAS 7. Kewirausahaan Suatu Pendekatan Kontemporer. 2nd.. Basu Swasta DH. Yogyakarta : Skademi Manajemen Perusahaan YKPN Widjaya Amin. Jakarta : Pustaka Binaman Pressindo..Jakarta: PT Elex Media Komputindo Machfoedz. dan Irawan.. Terjemahan Kwik Kian Gie. MBA. edited by team curriculum development 2006 . A Guide for Arthist.. Dasar-dasar Ekonomi Perusahaan. Manajemen Pemasaran. Lembaga Akademi Manajemen Perusahaan.. (2000).. Referensi : Hakim Rusman (2000). Manajemen Pemasaran Modern. (1996).. London : BT.. Batsfor LTD (2004) Manajemen Kewirausahaan. ALFABETA. Architect and Designer. Mas’ud (2002). (2003).. Yogyakarta. R. YKPN. Start Your Business Handbook.Kiat Sukses Berwiraswasta.Terjemahan Saparudin.. Alma. Gramedia Pustaka Utama.. Kewirausahaan Teori dan Praktek .. Jakarta : Harvarindo. (1980). H. Daftar buku Buku Utama : Meredith. Perspective. Bandung.

Deskripsi Isi Dalam perkuliahan ini dibahas mengenai dasar-dasar fisika bangunan.Media : OHP 5. Sidik Hananto.Metode : ceramah. radiasi matahari (orientasi/ posisi bangunan terhadap arah radiasi).SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. kebutuhan pembaharuan udara akibat dari polusi udara. akustik ruangan. akustik lingkungan yang harus diantisipasi untuk ditanggulangi. rambatan bunyi pada konstruksi bangunan.Tugas : laporan tugas individual . H. UAS 6. pencahayaan alami dan buatan. MT 2. pengaruh iklim pada kesehatan dan kenyamanan bangunan secara umum. sifat/perilaku bunyi pada bentuk ruang dalam. Identitas Mata Kuliah Nama mata kuliah Nomor kode Jumlah SKS Semester Kelompok mata kuliah Program Studi/Program Status mata kuliah Prasyarat Dosen : : : : : : : : : FISIKA BANGUNAN TA306 2 SKS 4 MKK PS S1 Wajib . Evaluasi a. Pendekatan Pembelajaran: Ekspositoris dan Inkuiri . 4. penghawaan alami dan buatan. dasar-dasar ventilasi dan akustik ruangan serta penerapannya pada perancangan bangunan gedung. Rincian Materi Perkuliahan TiapPertemuan Pertemuan 1 : Rencana perkuliahan. 3. CO2 dlsb) edited by team curriculum development 2006 . Tujuan Setelah selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan mengenai dasar-dasar klimatologi terutama iklim tropis. tanya-jawab. Ir. reviu konsep-konsep fisika bangunan Pertemuan 2 : Dasar-dasar fisika bangunan secara umum Pertemuan 3 : Pengaruh iklim pada kesehatan dan kenyamanan bangunan secara umum Pertemuan 4 : Pengaruh iklim pada bahan bangunan yang paling sering dipergunakan Pertemuan 5 : Pencahayaan alami (penerangan alami siang hari) Pertemuan 6 : Pencahayaan buatan (rekayasa mekanisasi) Pertemuan 7 : Radiasi matahari (orientasi/posisi bangunan terhadap arah radiasi) Pertemuan 8 : UTS Pertemuan 9 : Penghawaan alami (kekuatan angin) dan buatan (mekanis) Pertemuan 10 : Kebutuhan pembaharuan udara akibat dari polusi udara (bakteri. kebutuhan ventilasi untuk mendapatkan kelembaban dan temperatur yang ideal. debu. pengaruh iklim pada bahan bangunan yang paling sering dipergunakan. dasar-dasar penerangan alami siang hari. . Selain itu mampu menjelaskan mengenai kenyamanan thermal. UTS c. Laporan tugas b.

1980. Georg.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI Pertemuan 11 : Kebutuhan ventilasi untuk mendapatkan kelembaban dan temperatur yang ideal Pertemuan 12 : Akustik lingkungan (kebisingan dari luar bangunan) yang harus diantisipasi untuk ditanggulangi Pertemuan 14 : Akustik ruangan. 1980. Manual of Tropical Housing and Building Climatic Design. Lembaga Penyelidikan Masalah Bangunan. Djambatan. PT Gramedia. Daftar Buku Buku Utama Phillips.. 1970. 1965. Ranti. Rumah Tropis. Erlangga. 1073. 1994. Koenigsberger. Sharmi. Markus. 1985. Lighting and Architectural Accoustics. Referensi Adhiwijogo. Akustik Lingkungan. McGraw-Hill. YB Mangunwijaya. Pengantar Fisika Bangunan. Longman. Leslie L Doelle. Erlangga. Bangunan Tropis. edited by team curriculum development 2006 . Penerangan Alami Siang Hari Dari Bangunan. sifat/perilaku bunyi pada bentuk ruang dalam (interior) (bagian 1) Pertemuan 13 : Akustik ruangan (bagian 2) Pertemuan 15 : Rambatan bunyi pada konstruksi bangunan Pertemuan 16 : UAS 7. Lippsmeier.

Ir. UTS f. Laporan tugas e. H. Pendekatan Pembelajaran: Ekspositoris dan Inkuiri .Media : OHP 5. Sidik Hananto. 3. UAS 6. . Identitas Mata Kuliah Nama mata kuliah Nomor kode Jumlah SKS Semester Kelompok mata kuliah Program Studi/Program Status mata kuliah Prasyarat Dosen : : : : : : : : : STATISTIKA TERAPAN BANGUNAN TA306 2 SKS 4 MKK PS S1 Wajib . Rincian Materi Perkuliahan TiapPertemuan Pertemuan 1 : Pendahuluan dan Penjelasan tentang Statistik Pertemuan 2 : Distribusi frekuensi Pertemuan 3 : Pengukuran nilai sentral Pertemuan 4 : Pengukuran nilai sentral Pertemuan 5 : Ukuran letak Pertemuan 6 : Ukuran penyebaran Pertemuan 7 : UTS Pertemuan 8 : UTS Pertemuan 9 : Angka indeks Pertemuan 10 : Pengantar peramalan Pertemuan 11 : Alat-alat pengujian model Pertemuan 12 : Rata-rata bergerak tunggal dan ganda Pertemuan 13 : Eksponensial Pertemuan 14 : Regresi sederhana dan berganda Pertemuan 15 : UAS Pertemuan 16 : UAS edited by team curriculum development 2006 .Tugas : laporan tugas individual . MT 2.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. Tujuan Setelah selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan mengenai dasar-dasar Statistika. Evaluasi d. Deskripsi Isi Dalam perkuliahan ini dibahas mengenai dasar-dasar statistika 4.Metode : ceramah. tanya-jawab.

Arief. J. 19xx. ANALISA KOTA DAN DAERAH edited by team curriculum development 2006 . STATISTIKA TEORI DAN APLIKASI JILID 1 Makridakish. STATISTIKA Supranto. Daftar Buku Subyantoro.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI 7. Suwarjoko. PERAMALAN Warpani. 19xx. 19xx. 19xx.

: : : : : 5.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. paradigma arsitektur. M. serta pendekatan perancangan arsitektur Mengapresisasi pemikiran-pemikiran arsitektur yang berkembang Menganalisis secara kritis pemikiran-pemikiran arsitektur dan menginspirasikannya dalam konteks kekinian. serta teori sosiologi arsitektur dan teori psikologi arsitektur. Ekspositori dan inkuiri Ceramah. M. M. 6. Identitas Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Nomor Kode Jumlah SKS Semester Kelompok Mata Kuliah Program Studi/Jenjang Status Mata Kuliah Prasyarat Dosen Tujuan : : : : : : : : : : : TEORI ARSITEKTUR TA 312 2 4 Mata Kuliah Keahlian Program Studi (MKKPS) Pendidikan Teknik Arsitektur/S1 Wajib Drs. Syaom Barliana. khasanah teori arsitektur. komputer. mahasiswa harus mampu: Memahami pengertian teori arsitektur. Setelah menyelesaikan perkuliahan ini. whiteboard. dan tanya-jawab Resensi artikel OHP. LCD Projector. Dalam perkuliahan ini akan dijelaskan pengertian teori arsitektur.T. Deskripsi Isi : 4. diskusi. 3. kedudukan arsitektur dalam struktur dan praksis kelimuan. Pendekatan Pembelajaran Metode Tugas Media Evaluasi. Rincian materi perkuliahan tiap pertemuan: Pertemuan 01 : Pengertian Teori Arsitektur Pengertian Teori Arsitektur Pertemuan 02 : Klasifikasi Teori Arsitektur Pertemuan 03 : Khasanah Teori Arsitektur Pertemuan 04 : Kedudukan Arsitektur dalam Struktur dan Praksis Keilmuan Pertemuan 05 : Strategi Perancangan Arsitektur Pendekatan Perilaku (Psikologi) Pertemuan 06 : Pendekatan Perilaku (Psikologi) edited by team curriculum development 2006 . kedudukan arsitektur dalam struktur dan praksis kelimuan. khasanah teori arsitektur.. boardmarker Kehadiran Partisipasi pada kegiatan kelas Ujian Tengah Semester Tugas resensi artikel 2.Pd.

Existence. Chris (1997). House Form and Culture. Mangunwijaya. Daftar Buku. Abel. Space. Gramedia: Jakarta Norberg-Schulz. Architecture and Philosophy. Christopher (1977). Creating Architectural Theory. Jon (1987). Johnson. New York: Van Nostrand Reinhold Co. New York. Winand (1992). Eindhoven: Van Gorcum & Comp. Philipina. Space in Architecture.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI Pertemuan 07 Pertemuan 08 Pertemuan 09 Pertemuan 10 Pertemuan 11 Pertemuan 12 Pertemuan 13 Pertemuan 14 Pertemuan 15 Pertemuan 16 7. Rapoport. and Architecture. 1987. (1988). Architecture and Identity. Cebu City: Calcano Printes Lang. : : : : : : : : : : Pendekatan Kinerja (Building Performance) Pendekatan Kinerja (Building Performance) Ujian Tengah Semester Pendekatan Positif dan Normatif Pendekatan In-Out dan Out-In Pendekatan Sosial Budaya Pendekatan Sosial Budaya Pendekatan Ekonomi-Teknologi Pendekatan Ekonomi-Teknologi Pengumpulan Tugas Resensi Artikel edited by team curriculum development 2006 . The Theory of Architecture. Paul Alan (1994). Amos (1988). Wastucitra.V. Oxford: Architectural Press Alexander. Swedia. Sven.New York: Oxford University Press Hesselgren. Studentliteratur. Milwauke: University of Winconsin Van de Ven. Cornelis. A Pattern Language. New York: Van Nostrand Reinhold Klassen.B. Praeger. Christian (1971). YB. (1982) Man’s Perception of Man-made Environment.

Secara khusus. MT. Nilai tugas ( Ts ) dgn total bobot nilai 40 %. Nilai UTS dengan bobot nilai 20 % iii. Beta Paramita.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. Nilai akhir ( NA ) mata kuliah Rencana Anggaran Biaya : edited by team curriculum development 2006 . diharapkan : Menghasilkan siswa yang memahami dan mengajarkan filosofi RAB. maka mhs tidak dapat mengikuti evaluasi (UAS) • Evaluasi hasil belajar mata kuliah Rencana Anggaran dan Biaya (RAB) terdiri dari nilai tes dan non tes. Mahasiswa terampil dalam membuat biaya konstruksi bangunan yang dirinci dalam Harga satuan upah dan material.. ST. Tujuan : Setelah mengikuti perkuliahan Mata Kuliah Rencana Anggaran dan Biaya. hubungan RAB dengan manajemen konstruksi (pengoptimalan dan efisiensi waktu konstruksi) 4. Dosen 2. Deskripsi Isi : Pengetahuan mengenai filosofi RAB. Rencanan Anggaran Biaya dan Rekapitulasi RAB Mahasiswa memahami dan mengetahui proses Manajemen Konstruksi dalam hal efisiensi dan optimalisasi biaya dan waktu dalam kaitan proses perhitungan RAB. Analisis Harga Satuan (AHS). 5. H. 2. Nilai UAS dengan bobot nilai 40 % NA iv. Identitas Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Nomor Kode Jumlah SKS Kelompok Mata Kuliah Program Studi Prasyarat : RENCANA ANGGARAN BIAYA : TA 358 :2 : MKKPS (Mata Kuliah Keahlian Program Studi) : Strata Satu (S1) : Gambar Teknik (semester 1) Konstruksi Bangunan I (semester 1) Material dan Konstruksi (semester 1) Struktur Bangunan I (semester 3) : 1. melakukan diskusi diskusi aktif. Rubianto Ramelan. Nilai non tes dilakukan dengan nilai tugas terstruktur. Evaluasi : • Persyaratan Jika jumlah presensi kurang dari 80 % dari jumlah total tatap muka . 3. menghasilkan siswa yang dapat membaca gambar kerja dan menghitung volume konstruksi. Pendekatan Pembelajaran : Mahasiswa diberikan materi kuliah melalui metode ceramah. MT. dengan rincian sebagai berikut : ii. Nilai non tes dan tes keduanya wajib diperoleh/ diikuti oleh mahasiswa i.Nilai tes diperoleh dari nilai UTS dan UAS. pemberian contoh kasus dan penerapan pada tugas individual. Ir. hubungan antara RAB dengan value engineering (pengoptimalan dan efisiensi biaya konstruksi).

Material Konstruksi Pertemuan 6 : Kualifikasi dan klasifikasi Jasa kontraktor dan Jasa Konsultan Konstruksi Pertemuan 7 : Dokumen kontrak dan Paket Lelang. Rekapitulasi Anggaran Biaya Value Engineering (Analisis Nilai) Pertemuan 12 : Pengendalian Proyek Konstruksi Pertemuan 13 : Aplikasi materi kuliah – Praktek Lab Pertemuan 14 : Aplikasi materi kuliah – Praktek Lab Pertemuan 15 : Aplikasi materi kuliah – Praktek Lab Pertemuan 16 : Ujian Akhir Semester (UAS) 7. Pengertian Proyek Konstruksi. Fungsi Manajemen. Jasa Konsultasi Pertemuan 8 : Ujian Tengah Semester (UTS) Pertemuan 9 : Volume Konstruksi (BOQ) Pertemuan 10 : Harga Satuan. Rincian materi perkuliahan tiap pertemuan : Pertemuan 1 : Filosofi RAB Pertemuan 2 : Definisi Manajemen Konstruksi. Jakarta Soeharto.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI Nilai Akhir ( NA ) =40 %*Ts + 40% *nilai UAS +20 % UTS 6. 2000. Analisis Harga Satuan (AHS). Pertemuan 11 : Rencana Anggaran Biaya. Bachtiar. Iman. Spesifikasi Teknis.Modul Pelatihan Manajemen konstruksi Purnomo Sukirno. Rencana dan Estimate Real of Cost.Manajemen Proyek dari Konseptual Sampai Operasional • Referensi : Institut Teknologi Bandung. 1997. Karakteristik Proyek Konstruksi Pertemuan 4 : Tahapan Proyek Konstruksi. Daftar Buku • Buku Utama : Ibrahim. Proses Memilih Kontraktor. Bumi Aksara. 1993.Diktat mata kuliah Manajemen konstruksi edited by team curriculum development 2006 . Tujuan Manajemen Pertemuan 3 : Sasaran Manajemen. Pihak-pihak yang terlibat dalam Proyek Konstruksi Pertemuan 5 : RKS. 1985. Institut Teknologi Bandung.

MT. Tujuan : Tujuan dan ruang lingkup proses pemanfaatan dan pengolahan lingkungan dalam bidang arsitektur. iii. bentuk dan bahan bangunan. Persyaratan Jika jumlah presensi kurang dari 80 % dari jumlah total tatap muka .Pd. 2. Nilai tugas ( Ts ) dgn total bobot nilai 40 %. diskusi dan pemecahan masalah. Evaluasi hasil belajar mata kuliah Arsitektur dan Lingkungan terdiri dari nilai tes dan non tes. ii.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KLIAH 1. 2. Pendekatan Pembelajaran : Ekspositori dan inkuiri • Metode : ceramah. • Tugas : laporan bahasan buku referensi. LCD/ power-point. Identitas Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Nomor Kode Semester Jumlah SKS Kelompok Kuliah Program Studi Prasyarat Dosen : ARSITEKTUR DAN LINGKUNGAN : TA 360 :3 :2 : Prodi T. bau dan pencemaran udara. dengan rincian sebagai berikut : Nilai UTS dengan bobot nilai 20 % Nilai UAS dengan bobot nilai 40 % NA Nilai akhir ( NA ) mata kuliah Arsitektur dan Lingkungan : 4 5 Nilai Akhir ( NA ) =40 %*Ts + 40% *nilai UAS +20 % UTS edited by team curriculum development 2006 .. Elemen-elemen eko-arsitektur yang meliputi iklim dan kelembaban. pemecahan masalah. maka mhs tidak dapat mengikuti evaluasi (UAS) b. iv. warna dan pencahayaan.MT. S. diberikan materi mengenai eko-arsitektur. Arsitektur : Strata Satu (S1) :: 1. radiasi alam dan buatan. yaitu pembangunan sebagai kebutuhan kehidupan manusia dalam hubungan timbal balik dengan lingkungan alamnya. Nilai non tes dan tes keduanya wajib diperoleh/ diikuti oleh mahasiswa : i. tanya-jawab. Beta Paramita. struktur bangunan. ST. 3 Deskripsi Isi : Pada mata kuliah ini.Nilai tes diperoleh dari nilai UTS dan UAS.. Nilai non tes dilakukan dengan nilai tugas terstruktur. Evaluasi : a. Lilis Widaningsih. • Media : OHP.

1994 d.Ciptakarya. Georg. Jakarta.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI 6 Rincian materi perkuliahan tiap pertemuan : Pertemuan 1 Pertemuan 2 : Pengantar : Konsep eko-Arsitektur Konsepsi. Mangunwijaya. LPMB Dept. (1994). (1975). PT Gramedia. 10 : Bentuk dan Bahan Bangunan Pertemuan 11. Penerangan Alami Siang Hari dari Bangunan.15 : Pencahayaan Pertemuan 16 : Ujian Akhir Semester (UAS) 7 Daftar Buku c. 4 : Iklim dan Kelembaban Pertemuan 5 : Bau dan Pencemaran Udara Pertemuan 6. Bangunan Tropis (terjemahan : Tropenbau Building in the Tropics.B. Syahmir. Intermatra.David. Lippsmeier). permasalahan dan perkembangannya Pertemuan 3.Jen. Yogyakarta. H. Matahari. dan Suskitatno. Bandung.Inc. Concepts in Thermal Comfort. Jakarta. B. Referensi : Adhiwijogo. 7 : Radiasi Alam dan Buatan Pertemuan 8 : Ujian Tengah Semester (UTS) Pertemuan 9.PUTL Dir. Angin dan Cahaya (Strategi Perancangan Arsitektur) – terjemahan. New Jersey. Y. Bandung. Prentice Hall.. Pasal-Pasal Pengantar Fisika Bangunan. Egan. (1973). 1998 edited by team curriculum development 2006 .. (1980). Dasar-dasar Eko-Arsitektur. Kanisius.12 : Struktur Bangunan Pertemuan 13 : Warna Pertemuan 14. Brown. M. Buku Utama : Nasution. GZ. Frick. Erlangga.

diskusi dan presentasi Tugas : Mengkaji system utilitas pada bangunan umum. M. Tujuan Pembelajaran : Setelah selesai perkuliahan diharapkan mahasiswa dapat memahami proses perencanaan dan perancangan sistem utilitas bagunan dan lingkungan yang sesuai dengan tahapan-tahapan perencanaan gedung itu sendiri. nyaman dan sehat.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH A. Tugas Individual dan Tugas`kelompok 3. Deskripsi Isi : Dalam perkuliahan Utilitas Bangunan dan Lingkungan berisi tentang teori dan aplikasi sistem tenaga dan penerangan bangunan dan lingkungan. Ujian Tengah Semester (UTS) 5. sistem plumbing air kotor dan jaringan distribusi. Evaluasi : Bobot penilaian kemampuan atau keberhasilan belajar didasarkan pada : 1. Kehadiran 75 % dari keseluruhan kegiatan tatap muka dan berpatisipasi aktif dalam perkuliahan . Identitas Mata kuliah : Mata Kuliah : UTILITAS BANGUNAN Kode : TA 363 SKS : 2 sks Semester : 5 ( ganjil ) Kelompok Mata Kuliah : MKKPS Program Studi : S-1 Pendidikan Teknik Arsitektur Status mata kuliah : Mata kuliah wajib Prasyarat :Dosen Penanggung Jawab : Ir Rubianto R.. Tanya jawab. pengendalian bahaya kebakaran pada bangunan dan lingkungan. Ujian Akhir Semester (UAS) edited by team curriculum development 2006 . (0553) B. sistem pengkondisian udara. presentasi tugas dan diskusi Media : OHP. C. 2. plumbing air hujan dan distribusi agar bangunan yang dirancang dapat berfungsi dengan aman. Presentasi Tugas 4. D. sistem plumbing air minum dan jaringan distribusi. LCD/power point E. presentasi tugas dan diskusi. dengan memperhatikan secara seksama hubungannya dengan struktur dan bagian-bagian konstruksi gedung serta peralatan lain dalam gedung tersebut. Pendekatan Pembelajaran : Ekspositori dan inkuiri Metode : Ceramah.T.

Penerbit Djambatan. Rincian Materi Perkuliahan : Pertemuan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Pokok Bahasan Rencana perkuliahan. Benjamin Stein (1971).. Harold (1960). Universitas Katolik Parahyangan edited by team curriculum development 2006 . Pengertian Utilitas Bangunan dan Lingkungan. McGraw. Manajemen Utilitas Gedung Modul Tata Udara.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI F. Danusugondho Iskandar. Louis S (1963). Susanto Paulus Agus. Referensi : Babbit.. New York. Mc Guinnes.. Institut Teknologi Bandung. Pedoman Plumbing Indonesia 1979 Cetakan ke I. New York. Departemen Pekerjaan Umum. Jakarta.. William J.. Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat. Perancangan Sistem Plumbing Air Minum dan jaringan distribusi Perancangan Sistem Plumbing Air Minum dan jaringan distribusi Perancangan Sistem plumbing Air Kotor dan jaringan distribusi Perancangan Sistem plumbing Air Kotor dan jaringan distribusi Perancangan Sistem plumbing Air Hujan dan jaringan distribusi Perancangan Sistem plumbing Air Hujan dan jaringan distribusi UTS Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran bangunan Listrik Untuk Bangunan Listrik Untuk Bangunan Sistem pengolahan sampah lingkungan Pengkondisian Udara Pengkondisian Udara Presentasi Tugas UAS G. Mc Graw. New York. Utilitas Bangunan ( Buku Pintar untuk Mahasiswa Arsitektur –Sipil). Fakultas Teknik Arsitektur..Hill Book Company. Standard Plumbing Engineering Design. Laboratorium Teknologi & Manajemen. Mechanical and Electrical Equipment for Building (Fifth Edition). Plumbing (Third Edition).. Poerbo Hartono (1992). INC.Hill Book Company. John Wiley and Sons. Utilitas. Nielsen.

UTS dan UAS. bentuk dan masa bangunan. tautan fungsi lahan. organisasi dan sirkulasi. kondisi lahan). Dalam perkuliah ini mahasiswa diberikan pengetahuan dan pengalaman proses merancang berupa pengolahan ruang dan masa. dan kreatif dalam eksplorasi ide dasar rancangan arsitektur kedalam detail rancangan arsitektur berdasarkan konsep yang memadukan aspek fungsi dan ruang (organisasi. prinsip-prinsip organisasi. 5. Perancangan bangunan multi-fungsi berupa masa tunggal dan majemuk berlantai 1 sampai 3 diatas lahan ideal. idea dan konsep serta aplikasi perancangan bangunan arsitektur. 3. dan Lingkungan: kondisi lokasi dan lahan. dkk. 2. Pendekatan Pembelajaran Intuitif-kreatif dan kognitif-eksplanatif dalam bentuk studio perancangan. Serta Kelembagaan: peraturan membangun. serta meningkatkan keterampilan. tugas design. bahan dan utilitas bangunan dan persyaratan ruang. Tahap penguasaan mahasiswa dievaluasi melalui: proses design dalam pelaksanaan tugas studio. ruang dan bentuk: kegiatan. ekspresi estetis. kritis. pengetahuan determinasi alam dan budaya dalam arsitektur. estetika (tata ruang. konstruksi. karakter dan kenyamanan). review tugas. berlantai 3 samapi 6 lantai. suasana. lingkungan (integrasi terhadap konteks lokasi. utilitas. Perkuliahan dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan intuitif-kreatif dan kognisi-eksplanatif dalam bentuk studio perancangan. review tugas. komposisi ruang.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. 4. dan fungsi. Perancangan bangunan multi fungsi berupa bangunan umum atau hunian dengan masa tunggal atau majemuk. UTS dan UAS. ekspresi estetis melalui pengembangan potensi intuisi dan kognisi dalam kasus-kasus perancangan bangunan multi-fungsi dengan beberapa parameter disain pokok. Rincian Materi Perkuliahan Tiap Pertemuan Pertemuan 1: Rencana perkuliahan. teknologi (struktur. bentuk dan masa bangunan. Fungsi. konteks lingkungan. material. perancangan bentuk dan bangunan. Mata kuliah ini merupakan kuliah lanjut perancangan arsitektur. Ruang dan Estetika. persyaratan teknis) dan ekonomi (biaya). konstruksi. tugas design. estetika dan estetika arsitektur. Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan dan keterampilan dalam menanggapi (inception) TOR serta memiliki kemapanan kemampuan dan keterampilan perancangan bentuk dan bangunan. Evaluasi proses design dalam pelaksanaan tugas studio. Identitas Mata Kuliah: Nama Mata Kuliah Nomor Kode Jumlah sks Semester Kelompok Mata Kuliah Program Studi/Program Status Mata Kuliah Prasyarat Dosen : STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR III : TA 432 : 4 sks :6 : MKKPS : Pendidikan Teknik Arsitektur/ S-1 : Mata kuliah lanjutan : : Drs. Deskripsi Isi Pengetahuan dan pengalaman merancang ruang. Estetika: skala. Review tentang Fungsi. edited by team curriculum development 2006 . Samon Zakarias Tutkey. pendekatan intuisi dan dasar perancangan arsitektur. Teknologi: struktur. konteks ekonomi. Tujuan Meningkatkan kemampuan dan keterampilan pemrogram arsitektur. proporsi dan warna. sirkulasi dan kegiatan). Pemahaman tentang proses perancangan arsitektur sebagai rangkaian perwujudan arsitektur: filosofi. iklim dan topografi. 6.

Kondisi Lahan: iklim dan topografi Pengarahan Tugas Disain II: Bangunan Umum Komersial. terjemahan. Tata Atur: Pengantar Merancang Arsitektur. Cornelis. Pertemuan 3: Ruang Arsitektural: Hubungan dan Jalinan Ruang Publik dan Privat Lanjutan Tugas Disain I: Pemrograman. Smithies. terjemahan. terjemahan Aris Oggodipuro. Zevi. Bruno. Assistensi Pertemuan 13: Lanjutan Tugas Disain II: Design Development. Assistensi Pertemuan 12: Lanjutan Tugas Disain II: Eksplorasi Design dan Design Development. dan Anthony J. Assistensi Pertemuan 16: Lanjutan Tugas Disain II: Perspektif Eksterior dan Interior (ruang utama). Rob. Bandung: ITB. Krier. Van de Ven. Pertemuan 4: Bentuk Arsitektural: Tata Susun dan Tata Atur Arsitektural. Architecture as Space. Peraturan Membangun dan Peraturan Bangunan. Francis DK. 1985. James C. Konstruksi dan Material Arsitektural Lanjutan Tugas Disain I: Disain Development. Assistensi 7. _____. 1985.al. Laseau. Assistensi Pertemuan 15: Lanjutan Tugas Disain II: Finnal Design. New York: Rizzoli. Kenneth. assistensi dan responsi Pertemuan 11: Lanjutan Tugas Disain II: Preliminary Design. Proporsi. Pengarahan Tugas Disain I: Bangunan Umum Non-Komersial (Bangunan umum yang memiliki sifat aktivitas layanan non-komersial) berlantai 1–3 lantai. Assistensi Pertemuan 6: Struktur. Assistensi Pertemuan 7: Utilitas Bangunan dan Persyaratan Ruang Lanjutan Tugas Disain I: Finnal Design. Prinsip-prinsip Perancangan dalam Arsitektur. Assistensi Pertemuan 9: Lokasi. 1988. Paul. Lanjutan Tugas Disain I: Preliminary Design. 1991. Komposisi dan Warna. bermasa tunggal. 1986. Ruang dan Susunannya. edited by team curriculum development 2006 . Arsitektur: Bentuk. Jakarta: Gramedia. Assistensi Pertemuan 5: Prinsip-prinsip Perancangan Tapak Lanjutan Tugas Disain I: Eksplorasi Design dan Disain Development. Jakarta: Erlangga. Assistensi Pertemuan 14: Lanjutan Tugas Disain II: Design Development. Snyder. Ruang dalam Arsitektur. Bandung: Penerbit ITB. Catanese. New York: Da Capo Press.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI Pertemuan 2: Pemrograman Arsitektur. Berpikir Gambar bagi Arsitek dan Perancang. 1993. terjemahan. Lanjutan Tugas Disain I: Perspektif Ekterior dan Interior (salah satu ruang utama) . Pertemuan 10: Peraturan Membangun: Undang-Undang Bangunan. Jakarta: Erlangga. terjemahan Sri Rahaju et. Assistensi Pertemuan 8: Skala. Pengantar Arsitektur. Bandung: Intermatra. terjemahan. Lanjutan Tugas Disain II: Programming. 1987. Daftar Buku Ching. Architectural Composition. Organisasi dan Sirkulasi. 1986. Assistensi dan Responsi. Kegiatan. berlantai 3 dengan masa majemuk.

OHP 5. budaya dalam perencanaan ruang) dan metode perencanaan dan perancangan ruang dalam / interior. menguasai dasar-dasar perencanaan dan perancangan bangunan publik perkantoran serta mampu menerapkannya dalam bentuk latihan praktis. Metode perencanaan dan perancangan ruang dalam/interior. Karakter bahan dan warna. Komposisi bahan dan warna. Pengenalan Bahan dan Warna. Deskripsi isi Dalam perkuliahan ini dibahas tentang Teori umum keterkaitan manusia dengan ruang (pendekatan sosial –psikologis.Tugas : penyelesaian tugas perorangan (parsial/terstruktur) serta tugas kelompok.Metode : ceramah dan tanya jawab. Iyes Ardiwinata Asep Yudi Permana.Media : LCD. . Perkuliahan ini juga mengkaji dan mengimplementasikan ke dalam suatu kasus-kasus pada perencanaan dan perancangan interior bangunan. menguasai teori tentang perabot dan elemen penunjang interior lain. diskusi dan pemecahan masalah . Unsur dekoratif / benda seni. 4. : : : : : : : : : : PERANCANGAN INTERIOR TA 436 4 III (tiga) MKKPS Pendidikan Teknik Arsitektur / S1 Mata kuliah lanjut dari Program S-1 TA MENGGAMBAR TEKNIK KONSTRUKSI BANGUNAN III (tiga) Drs. budaya dalam perencanaan). Pembentuk ruang dan Tata kondisi Ruang. Evaluasi Kehadiran Laporan buku Makalah Penyampaian dan diskusi UTS UAS edited by team curriculum development 2006 . memahami dan menguasai teori umum keterkaitan manusia dengan ruang (pendekatan sosial-psikologis. serta mampu menerapkannya dalam bentuk latihan praktis. . Perabot dan Elemen Penunjang Interior lain. Identitas mata kuliah : Nama Mata Kuliah Nomor Kode Jumlah SKS Semester Kelompok mata kuliah Program Studi/Program Status mata kuliah Mata kuliah Prasyarat Semester Dosen 2. Tujuan Mahasiswa memahami tujuan. MDes 3. materi. memahami dan menguasai teori tentang pembentuk ruang dan tata kondisi ruang. Pendekatan Pembelajaran Perkuliahan menggunakan pendekatan ekspositori dan inkuiri . dan tugas mata kuliah Perancangan Interior. memahami dan menguasai dasar-dasar perencanaan dan perancangan bangunan.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1.

Abrams Marry Jo. Interior Design. Harry N. Fritz Wilkening..SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI 6. Erlangga. Tata Ruang. Trisakti John F. Pengantar Desain Interior. Macmillan Publisher. Data Arsitek. Motels & Condominiums : Design.Cahners Books International. Kanisius. Daftar buku Buku Utama Pamudji Suptandar. Jakarta Referensi Fred Lawson. Yogyakarta Ernest Neufert. cs. Rincian materi perkuliahan tiap pertemuan Pertemuan 1 : Pengantar tentang Dasar Perencanaan dan Perancangan Interior Pertemuan 2 : Pembentuk Ruang Pertemuan 3 : Tata Kondisi Ruang Pertemuan 4 : Perabot dan Elemen Penunjang Interior Pertemuan 5 : Penggunan bahan dan warna dalam perancangan interior Pertemuan 6 : Ligthing dalam Perancangan Interior Pertemuan 7 : Gaya dalam Perancangan interior Pertemuan 8 : UTS Pertemuan 9-11 : Perancangan Interior pada ruang-ruang fungsional rumah tinggal Pertemuan 10 : Perancangan Interior pada ruang-ruang fungsional rumah tinggal Pertemuan 12-15 : Perencanaan Perancangan Interior Bangunan Publik dan Perkantoran Pertemuan 16 : UAS 7. New York. Pile. Hotels. Inc edited by team curriculum development 2006 . Environmental Interior.Planning and Maintenance.

Pemahaman bagian-bagian dari struktur dan konstruksi • Indikator . Evaluasi • Kehadiran • Tugas Analisis Struktur bangunan berlantai sedang dan tinggi • Ujian Tengah Semester (tes tertulis) • Ujian Akhir Semester (tes tertulis ) edited by team curriculum development 2006 . sistem struktur. Tujuan Setelah mengikuti perkuliahan ini.Mahasiswa mampu menjelaskan bagian-bagian dari struktur dan konstruksi 3. Identitas Mata Kuliah Nama mata kuliah Nomor kode Jumlah SKS Semester Kelompok mata kuliah Program Studi/Program Status mata kuliah Prasyarat Dosen : : : : : : : : : STRUKTUR BANGUNAN I TA 453 3 SKS 3 Mata Kuliah Keahlian Program Studi Pendidikan Arsitektur/S1 Mata kuliah dasar dalam MKK Fakultas Teknik (wajib) Konstruksi Bangunan Dra.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. Pendekatan Pembelajaran Ekspositori dan inkuiri • Metode : Ekspositori berupa ceramah. manfaat. sistem struktur. fungsi ruang. mahasiswa diharapkan memiliki kompetensi dengan indikator sebagai berikut: • Kompetensi . Tanya jawab dan diskusi • Tugas : Analisis struktur Bangunan • Media : OHP.Pemahaman pembebanan dan reaksi terhadap bangunan . struktur ruang. Deskripsi Isi Dalam perkuliahan ini dibahas tentang sistem struktur pada bangunan berlantai banyak dan bangunan bentang lebar. macam-macam bahan Struktur Bangunan . dan teknologi sistem struktur pracetak. struktur membrane. macam-macam bahan Struktur Bangunan . Cornellia Rimba (0748) 2. struktur kabel.Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian. bentuk bangunan.Mahasiswa mampu menjelaskan prinsif pembebanan dan reaksi terhadap bangunan . LCD. Papan tulis 5. manfaat. 4.Pemahaman pengertian. struktur folded plate.

(1986) Anatomi Struktur. sejarah dan lingkupnya Pertemuan 2: Bahan dan karakteristik struktur bangunan Pertemuan 3: Prinsip pembebanan dan reaksi dalam struktur bangunan Pertemuan 4: Pembebanan dan penyaluran gaya pada balok Pertemuan 5: Pembebanan dan penyaluran gaya pada portal Pertemuan 6: Pembebanan dan penyaluran plat dan grid Pertemuan 7: Struktur rangka dan prinsip Pertemuan 8: Struktur rangka dan prinsipnya Pertemuan 9: UTS Pertemuan 10: Struktur rangka dan penerapannya Pertemuan 11: Struktur permukaan bidang sebagai sistem struktur bangunan Pertemuan 12: Struktur permukaan bidang sebagai sistem struktur bangunan Pertemuan 13: Sistem furnikular kabel dan busur sebagai struktur bangunan Pertemuan 14: Struktur teknologi bangunan Pertemuan 15: Struktur teknologi bangunan Pertemuan 16: UAS 7. Edward Allen (2002). Sutrisno (1984). Mc. Jakarta. Sumber Pustaka 1. Graw Hill. Rincian Materi Perkuliahan Tiap Pertemuan Pertemuan 1: Tinjauan umum struktur bangunan. Djambatan. Struktur Concept And System for Architect and Enggineer. Jimi Juwana Sistem Bangunan Tinggi .SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI 6. New Jersey. Dasar-dasar Konstruksi Bangunan. 4. (1981). Diktat Kuliah. Erlangga . New York 2. New Structure. Bandung 8. Schodek (1980) Structure. 3. New York USA 7. Gramedia. Soemadi (1872). Konstruksi Bangunan Gedung-gedung. ITB. Bahan dan Metodenya. Bentuk Struktur Bangunan dalam Arsitektur Modern. Setyo Soetiadji S. Structural System. edited by team curriculum development 2006 . Prentice Hall. Wilson Forrest. New York. (1981). Nostrand Reinhold Coy. 6.. 9. John Wiley. Erlangga. TY dkk. Robert Fisher (1984). Lin. 5.

Identitas Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Nomor Kode Jumlah SKS Semester Kelompok MK Program Studi Status Mata Kuliah Prasyarat : : : : : : : : SEMINAR TA 481 3 7 MKKPS S1 Pendidikan Teknik Arsitektur Wajib - 2. 3. Tujuan Mahasiswa diharapkan mampu melakukan kajian dan mendokumentasikan dalam bentuk pembuatan karya tulis pada bidang keilmuan arsitektural dengan cara berfikir ilmiah. 3.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. Eksplorasi dan Analisis data. serta merumuskan kesimpulan dan rekomendasi yang bersifat konseptual dilengkapi dengan sketsa grafis. Kerangka berfikir Ilmiah Pertemuan 2 : Arsitektur dan Perkembangannya Pertemuan 3 : Perkembangan dalam Desain Pertemuan 4 : Arsitektur dalam Konteks Lingkungan Pertemuan 5 : Arsitektur dalam Konteks Kota Pertemuan 6 : Arsitektur dalam Konteks Perumahan/ Permukiman Pertemuan 7 : Arsitektur dalam Konteks Teknologi Bangunan Pertemuan 8 : Presentasi Proposal Judul Seminar dan Kerangka Berfikir Pertemuan 9-15 : Presentasi dan Diskusi Kelompok Pertemuan 16 : Presentasi Laporan Akhir edited by team curriculum development 2006 . Kehadiran 2. 4. Pendekatan Pembelajaran Pembelajaran menggunakan pendekatan : 1. sesuai dengan bidang kajian yang diminatinya. Keaktifan 3. Evaluasi Evaluasi penilaian didasarkan pada komponen-komponen berikut ini : 1. Pelaporan 6. Rincian Materi Perkuliahan tiap Pertemuan Pertemuan 1 : Pengantar Umum : Maksud dan Tujuan Seminar. dengan meninjau teori yang mendukung sesuai dengan kasus yang diambil dan menganalisisnya secara komprehensif. Ruang Lingkup Seminar. Diskusi dan Presentasi 5. Kerangka berfikir ilmiah 2. Deskripsi Isi Dalam seminar ini mahasiswa dituntut membuat kajian bidang studi berupa obyek arsitektural. Presentasi 4.

Synder (1984). Architectural Research Lexy Moleong (1989). Metodologi Penelitian. Totok Roesmanto (2004). Penelitian Arsitektur Metoda dan Terapannya. edited by team curriculum development 2006 .SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI 7. Daftar Buku : James C. Metodologi Penelitian Kualitatif Moch Nazir (1983).

pemanduan berbagai ilmu dan keterampilan deskriptif melalui laporan praktik sebagai bentuk pemaparan pengamatan lapangan yang disusun secara sistematis 5. 3. merupakan tuntutan yang mutlak diperlukan untuk menyiapkan lulusan pendidikan ahli madya arsitektur perumahan yang professional dan bertanggung jawab. Setelah itu diungkapkan tentang temuan-temuan masalah dalam pelaksanaan pekerjaan baik ditinjau dari segi administrasi maupun segi teknis. Kelulusan mata kuliah ini merupakan salah satu syarat untuk dapat mengikuti Tugas Akhir pada Program Pendidikan Teknik Arsitektur.T. nilai bimbingan 30% dan nilai pelaporan 40%) sedangkan nilai Pembimbing Lapangan memiliki bobot 30 %.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. mampu mengembangkan penalaran secara komprehensif pengetahuan bidang studi dan implementasinya pada proyek yang sebenarnya. Hasil dari materi perkuliahan ini adalah sebuah laporan yang berisi tentang uraian pelaksanaan kegiatan proyek lapangan atau perencanan secara detail pada bagian-bagian pekerjaan yang dijadikan objek pengamatan selama melaksanakan praktik. Penilaian kegiatan ini dilakukan oleh Dosen Pembimbing dan Pembimbing Lapangan. edited by team curriculum development 2006 4. Dilaksanakannya kegiatan Praktik Industri bertujuan untuk: 1. yang diselenggarakan pada setiap semester sebagai kegiatan yang bersifat mandiri dan terkendali. S. Secara konseptual dan aktual dibuatkan solusi dari permasalahan yang ditemukan di lapangan.. Pendekatan Pembelajaran Kegiatan Praktik Industri di Program Pendidikan Teknik Arsitektur. . Tujuan Praktik Industri merupakan mata kuliah bidang studi wajib dengan bobot 3 SKS. dengan dilengkapi gambar-gambar dan foto yang memadai dan representatif. Deskripsi Isi Perkuliahan ini adalah wujud menyelaraskan antara teori dengan praktik nyata pada suatu proyek di lapangan. Pengalaman Praktik Industri di lapangan merupakan pengayaan pengetahuan dalam bidang keprofesian. Evaluasi Penilaian Praktik Industri lebih didasarkan pada pendekatan proses kegiatan Praktik Industri dari awal pelaksanaan hingga akhir penyusunan laporan. dan berisi uraian umum tentang pelaksanaan proyek secara keseluruhan berdasarkan Rencana Kerja dan SyaratSyarat. kedua nilai akan digabungkan menjadi nilai akhir.T. pemahaman. dimana nilai Dosen Pembimbing memiliki bobot 70 % (nilai kegiatan lapangan 30%. (2081) 2. 2. mengembangkan penguasaan ilmu dan rekayasa teknologi di lingkungan kerja yang sebenarnya dan mampu mengidentifikasi masalah-masalah kerja di lapangan yang akan berpengaruh terhadap motivasi belajar mahasiswa. Identitas Mata Kuliah: Nama Mata Kuliah Nomor Kode Jumlah sks Semester Kelompok Mata Kuliah Program Studi/Program Status Mata Kuliah Prasyarat Dosen : PRAKTEK INDUSTRI : TA 482 : 3 sks :7 : MKKPS : Pendidikan Teknik Arsitektur : Mata kuliah wajib : Mahasiswa semester VII : Erna Krisnanto. M. FPTK UPI merupakan kegiatan pembelajaran yang diselenggarakan secara komprehensif dalam bentuk pengamatan.

syarat dan tata cara evaluasi Pertemuan 2-10 : Praktek di lapangan (konsultan atau kontraktor). Bandung Buku sumber lain yang menjadi acuan bagi mahasiswa adalah semua buku sumber seluruh mata kuliah dari semester 1-5 edited by team curriculum development 2006 .UPI. Erna dan Widianngsih. asistensi pada pembimbing Pertemuan 11-15: Praktek di lapangan (konsultan atau kontraktor). pembuatan laporan Pertemuan 16: Penilaian oleh pembimbing lapangan dan dosen pembimbing 7. asistensi pada pembimbing. Pedoman Praktik Industri Program Pendidikan Teknik Arsitektur Jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur. Lilis. 2006.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI 6. tujuan. Rincian Materi Perkuliahan Tiap Pertemuan Pertemuan 1 : Pemaparan Praktek Industri. Jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur FPTK . Daftar Buku Krisnanto.

Rincian materi perkuliahan tiap pertemuan Pertemuan 1 Pertemuan 2 Pertemuan 3 : Seminar Proposal : Seminar Hasil : Sidang Sarja 7. Tujuan Selesai perkuliahan mahasiswa mampu menyusun hasil penelitian dalam bentuk skripsi dan dapat dipertahankan dalam ujian sidang sarjana. Deskripsi isi Dalam perkuliahan ini dibahas proposal penelitian. 3. hasil penelitian. Pendekatan Pembelajaran Bimbingan terstruktur 5.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. Daftar buku TA599 UJIAN SIDANG Merupakan ujian komprehensif untuk mempertanggungjawabkan hasil penelitian pada penyelesaian akhir Skripsi. Yang nantinya diumumkan tingkat keberhasilan setiap mahasiswa edited by team curriculum development 2006 . Identitas mata kuliah Nama mata kuliah Nomor kode Jumlah SKS Semester Kelompok Mata Kuliah Program Studi/Program Status mata kuliah Prasyarat Dosen : : : : : : : Skripsi TA598 6 SKS 8 MKKPS Pendidikan Teknik Arsitektur Mata Kuliah Akhir : Bagi mahasiswa Prodi PTA telah menempuh minimal 132 SKS : 2. Evaluasi Seminar proposal Seminar hasil Ujian Sidang Sarjana 6. dan pertanggungjawaban atas hasil penelitian yang telah dilakukannya 4.

SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI MATA KULIAH PERLUASAN PENDALAMAN (MKPP) edited by team curriculum development 2006 .

Memahami dan mampu menerapkan strategi dan pendekatan perancangan arsitektur. Identitas Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Nomor Kode Jumlah SKS Semester Kelompok Mata Kuliah Program Studi/Jenjang Status Mata Kuliah Prasyarat Dosen Tujuan : : : : : : : : : : : METODE PERANCANGAN ARSITEKTUR TA 119 3 2 MKPP Pendidikan Teknik Arsitektur/S1 Wajib Drs. seperti: pendekatan perilaku. seperti: pendekatan pendekatan tipologi. LCD Projector. Ekspositori dan inkuiri Ceramah. Setelah menyelesaikan perkuliahan ini. pengumpulan data. komputer. Memahami dan mampu menerapkan strategi dan pendekatan perancangan bentuk arsitektur yang dapat memacu kreativitas arsitek.Pd. morfologi. serta sintesis. mahasiswa harus mampu: Memahami prosedur baku dalam perancangan arsitektur untuk berbagai rona dan jenis proyek: proses berpikir penelusuran masalah (divergensi. M. penyusunan kriteria dan konsep. Mata kuliah Metode Perencanaan Arsitektur merupakan mata kuliah dasar berisi pengertian metoda perancangan tradisional (intuitif) dan metoda perancangan baru (rasional). metafora. diskusi dan tanya-jawab.T. edited by team curriculum development 2006 . 3. boardmarker Kehadiran Partisipasi pada kegiatan kelas Ujian Tengah Semester Tugas besar programming dan desain skematik 2. analisis. Evaluasi. Pendekatan Pembelajaran Metode Tugas Media : : : : : 5.. M. serta praksis programming sampai desain skematik sebagai bagian dari proses perancangan. dll.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. serta bermain peran di kelas Aplikasi kasus OHP. M. prosedur perencanaan dan perancangan arsitektur. serta mampu mengaplikasikan kegiatan programming dan menyusun desain skematik dalam kasus perancangan bangunan. Syaom Barliana. Deskripsi Isi : 4. kinerja. analogi. Memahami prosedur programming dengan beberapa metoda. transformasi dan konvergensi). simbolisme. sistem. dll. whiteboard.

Jones.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI 6. White. Edward T. John Wiley & Sons Ltd. Geoffrey (1973). Daftar Buku. edited by team curriculum development 2006 . Design Methods. Rincian materi perkuliahan tiap pertemuan: Pertemuan 01 : Pengantar umum. (1977). Introduction to Architectural Programming. London: John Wiley. Buku Utama Buku Utama Broadbent. Design in Architecture. penjelasan silabus dan program semester: Arah dan tujuan mata kuliah Program perkuliahan satu semester Pengantar Metode Perancangan dalam Arsitektur Pengertian metode perencanaan dan perancangan Metode perancangan tradisional dan baru Jenis prosedur dan proses perancangan Pertemuan 02 : Metode perancangan tradisional dan baru Pertemuan 03 : Jenis prosedur dan proses perancangan Pertemuan 04 : Proses Berpikir dan Penelusuran Masalah Metode eksplorasi situasi/permasalahan desain (divergensi) Metode penelitian dan penemuan idea desain (divergensi dan transformasi) Pertemuan 05 : Metode eksplorasi pemecahan masalah (transformasi) Metode evaluasi (konvergensi) Pertemuan 06 : Penyusunan dan Aplikasi Program (Programming) Identifikasi kebutuhan pemakai Pertemuan 07 : Analisis aktivitas Analisis hubungan ruang Pertemuan 08 : Analisis organisasi Analisis program ruang Pertemuan 09 : Ujian Tengah Semester Pertemuan 10 : Penyusunan dan Aplikasi Konsep Analisis dan konsep tapak Pertemuan 11 : Analisis dan konsep arsitektural Pertemuan 12 : Analisis dan konsep struktural Pertemuan 13 : Analisis dan konsep utilitas Pertemuan 14 : Strategi Perancangan Bentuk Arsitektur Pendekatan tipologi Pendekatan morfologi Pendekatan analogi Pendekatan metafora Pertemuan 15 : Pendekatan simbolisme Pendekatan kontekstual Pertemuan 16 : Pengumpulan Tugas Besar 7. Christopher (1992).

Donna P (1993). W. F. John (1987).. M. New York: Van Nostrand Reinhold Lawson. Eddy. London: The Architectural Press Ltd. Johnson. John W (1977). Bryan (1980). Lang... W. Creating Architectural Theory. New York: Van Nostrand Reinhold. & Lorensen. Architectural Programming: Information Management for Design.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI Buku Penunjang Duerk.. How Designers Think. Problems and Purposes. 1991. Architecture. London: John Wiley. Premerlani. The Theory of Architecture. edited by team curriculum development 2006 . Object-Oriented Modeling and Design. Prentice Hall. New York: Van Nostrand Reinhold Rumbaugh. J. Wade. Paul Alan (1994). Blaha.

4.Analisis grafis 1. MSA Lucy Yosita. Di dalamnya membahas mengenai prinsip perencanaan tapak. • Proses eksplorasi desain yang dilakukan studio. MT Riskha Mardiana.. Evaluasi • Prosentase kehadiran.Cara-cara survey . Prinsip Analisis dan Perancangan Tapak 1. serta bentang alam dalam perancangan berkelanjutan.1. Faktor-faktor yang berpengaruh Penjelasan Tugas 1 edited by team curriculum development 2006 . • Hasil Ujian Tengah Semester (UTS) • Hasil Ujian Akhir Semester (UAS) 6.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. Unsur Tapak 1. Tujuan Setelah mengikuti perkuliahan ini diharapkan mahasiswa menjadi mampu merencanakan tapak sesuai dengan tujuannya dengan memperhatikan faktor-faktor lingkungan . kaidah penataan tapak. fungsi bangunan serta potensi tapak. ST. • Hasil akhir tugas-tugas. ST 2. tata kota dan peraturan pembangunan yang berlaku. • Mengetahui dan mengaplikasikan detail tapak pada perancangan tapak. Identitas Mata Kuliah: Nama Mata Kuliah : PERENCANAAN TAPAK Nomor Kode : TA 442 Jumlah sks : 4 sks Semester :5 Kelompok Mata Kuliah : MKPP Program Studi/Program : Pendidikan Teknik Arsitektur/ S-1 Status Mata Kuliah : Wajib Prasyarat : Dosen : Drs. Dadang Ahdiat. Pendekatan Pembelajaran Intuitif-kreatif dan kognitif-eksplanatif dalam bentuk studio perancangan. Deskripsi Isi Dalam perkuliahan ini dibahas proses perencanaan tapak.2. • Mengetahui dan mengaplikasikan kaidah-kaidah penataan tapak dalam perencanaan tapak. konsep dan perencanaan tapak sesuai dengan lingkungan setempat. dan • Mengetahui dan mengaplikasikan pendekatan perencanaan dan perancangan dari segi tipologi bangunan.3. analisis tapak dan tanggapan. Rincian Materi Perkuliahan Tiap Pertemuan Pertemuan 1 : 1. Pentingnya studi pendahuluan . 5. 3. detail tapak dan tipe-tipe perencanaan tapak menurut fungsi bangunan. dengan rincian kemampuan : • Memahami dan mengaplikasikan “Konsep Tapak” • Mengetahui dan menganalisis aktivitas pengguna.

3.Pengerjaan Akhir Tugas 3 Pertemuan 9 : UJIAN TENGAH SEMESTER Pertemuan 10 : 6. Massa/ ruang luar 2.1.2.2. Bangunan Perkantoran 5. Bangunan Pendidikan 5.6.4.1. Kaidah-kaidah penataan tapak di lahan berkontur 6. Topografi. Bangunan Komersial 5.1.5. Analisis Fungsi 3.Iklim .Penjelasan Tugas 3 Pertemuan 6 : Pengerjaaan Tugas 3 (Tugas Besar) dan Asistensi Pertemuan 7 : 5.Inventaris lahan 7. Analisis Tapak 7.Status lahan . Analisis Potensi 3.Ulasan Singkat Teori dan Contoh Kasus .3. 6. Analisis Potensi 7.Inventaris lahan 3.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI 2.Drainase . Analisis Sirkulasi Studio dan Asistensi Tugas 4 Pertemuan 2 : edited by team curriculum development 2006 .Drainase .3.Iklim . Kaidah-kaidah penataan tapak lahan datar 2. Topografi. Sirkulasi dan Parkir 2.3.Presentasi Tugas kelompok : Hasil Survey & Analisis Tapak .3. Utilitas tapak 2. Analisis Fungsi 7.2. Bangunan Perumahan 5. Detail Tapak Pertemuan 5 : . Massa/ ruang luar 6. Analisis Lingkungan .4. Analisis Lingkungan . Dasar-dasar Perencanaan Tapak menurut Fungsi 5. Analisis Tapak 3. Tata hijau Slide Show contoh-contoh Hasil Perencanaan Tapak Pertemuan 3 : 3.4. Tata hijau Penjelasan Tugas 4 (Tugas Besar 2) : Perencanaan Tapak di Lahan Berkontur) Pertemuan 11 : 7.5. Bangunan Jasa Ulasan Singkat Teori dan Contoh Kasus Latihan/ Studio Gambar Tugas 3 dan Asistensi Pertemuan 8 : .1. Analisis Sirkulasi Penjelasan Tugas 2 : Survey Contoh Kasus Tapak Pertemuan 4 : 4.4.1.4. Sirkulasi dan Parkir 6. Utilitas tapak 6.2.Status lahan . 2.2.

2. John Ormsbee.Studio dan Asistensi Tugas 4 . Todd. Reid.5. 1981. Landscape Architecture. Cornelis. New York : Mc. Bangunan Jasa Studio dan Asistensi Tugas 4 . Kim W. Bandung: Intermatra. Bangunan Perumahan 8. Rubenstein. New York: Rizzoli. Bangunan Pendidikan 8. 1962. Intermatra. White. A Guide to Site and Environmental Planning. 4 . Joseph Dr Chiara. Lynch. and A J. 1988. New York : McGraw-Hill Smithies. H. Tapak Ruang dan Struktur. New York: Da Capo Pres edited by team curriculum development 2006 .Studio dan Asistensi Tugas 4 .Ulasan Singkat Teori dan Contoh Kasus . Zevi. Thomas C. Prinsip-prinsip Perancangan dalam Arsitektur. terjemahan. 1999. Koppelman. Krier. 1969 Simonds. 3. Standar Perencanaan Tapak.Ulasan Singkat Teori dan Contoh Kasus . Ruang dalam Arsitektur. Bangunan Umum di Lahan Berkontur 8. Grafik Lansekap. Jakarta: Gramedia. 1961. Kevin. Kenneth.Catanese. terjemahan Aris Oggodipuro. Rob. Architecture as Space. Snyder. 1979.4.Graw-Hill.Studio dan Asistensi Tugas 4 UJIAN AKHIR SEMESTER 7. United States of America : Architectural Media. Daftar Buku Edward T.Ulasan Singkat Teori dan Contoh Kasus . Bandung.1.3. Wang. 1994 . 1993. John Willey & Sons. Site Analysis. Lee E. Introduction to Architecture. Gambar Denah dan Potongan. J C. 2001. Grant W.Studio dan Asistensi Tugas 4 .2. Bangunan Komersial 8.Review perkuliahan dan Tugas 1. Cambridge : Massachusete Institute of Technology. 1995 Van de Ven. Site Planning.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI Pertemuan 12 : Pertemuan 13 : Pertemuan 14 : Pertemuan 15 : Pertemuan 16 : UAS : 8. Architectural Composition. 1987. Jakarta : Erlangga. 1991. Bangunan Perkantoran 8. Bruno. Jakarta : Erlangga. Jakarta : Erlangga.

SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI MATA KULIAH PILIHAN BEBAS edited by team curriculum development 2006 .

Beta Paramita. Selanjutanya diberikan pemahaman tentang kekuatan bahan akibat pengaruh iklim tropis dan sistem konstruksi. tanya-jawab. Persyaratan Jika jumlah presensi kurang dari 80 % dari jumlah total tatap muka . Evaluasi hasil belajar mata kuliah Arsitektur Tropis terdiri dari nilai tes dan non tes. maka mhs tidak dapat mengikuti evaluasi (UAS) b. 2. Nilai non tes dan tes keduanya wajib diperoleh/ diikuti oleh mahasiswa c.. Evaluasi : a. 4. hujang. 6. serta faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan dan perancangan bangunan. penerangan siang hari. MT. Identitas Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Nomor Kode Semester Jumlah SKS Kelompok Kuliah Program Studi Prasyarat Dosen : ARSITEKTUR WISATA : TA 361 :7 :4 : Keahlian Pilihan Bebas : Strata Satu (S1) : Arsitektur dan Lingkungan (semester 3) Perencanaan Tapak (semester 5) : 1. Sidik Hananto. Nilai non tes dilakukan dengan nilai tugas terstruktur. • Tugas : laporan bahasan buku referensi. Diagram Matahari edited by team curriculum development 2006 . • Media : OHP. untuk kajian kenyaman termal. desain pada bentuk bangunan dengan memperhatikan faktor-faktor klimatologi. pemecahan masalah. LCD/ power-point. diskusi dan pemecahan masalah.Nilai tes diperoleh dari nilai UTS dan UAS.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. Ir. Pendekatan Pembelajaran : Ekspositori dan inkuiri • Metode : ceramah. 5. permasalahan dan perkembangannya Pertemuan 2 : Posisi Matahari . 2. 3. serta mengimplementasikan pada karya grafis dan model arsitektur hasil pengukuran dengan analisis teoritikal maupun tabel statistik.MT. ST. Pembahasan masalah bangunan tropis didukung analisis tabel dari data statistik. Rincian materi perkuliahan tiap pertemuan : Pertemuan 1 : Konsep eko-Arsitektur Konsepsi. Deskripsi Isi : Dalam mata-kuliah ini dibahas karakteristik daerah tropis termasuk pengaruh iklim pada bahan konstruksi. angin dan kelembaban udara. Tujuan : Mahasiswa mampu mengenal dan memahami tipologi bangunan tropis secara konseptual.

Lippsmeier). Jakarta. Glazing. H. Suara dan Kebisingan Pertemuan 13 : b. Mangunwijaya. Pasal-Pasal Pengantar Fisika Bangunan. Syahmir. (1994). Intermatra. CFD) Pertemuan 16 : Ujian Akhir Semester (UAS) 7.. Buku Utama : Nasution. Georg. Prentice Hall. edited by team curriculum development 2006 . Desain Akustik Pertemuan 14 : Merancang Bangunan sederhana dengan prinsip ekologis Pertemuan 15 : Pengenalan Program Komputer untuk desain ekologis (Ecotec . Matahari. M. Daftar Buku d. Insulasi. Kanisius. Erlangga. 1998 e. B.Ciptakarya.David. Penerangan Alami Siang Hari dari Bangunan.Jen. Jakarta. Bandung. LPMB Dept. Thermal Mass.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI Pertemuan 3 : Pembayangan dalam desain arsitektur . Faktor-faktor kenyamanan Pertemuan 5 : Prinsip Desain Pasif Orientasi. Concepts in Thermal Comfort. PT Gramedia. Bangunan Tropis (terjemahan : Tropenbau Building in the Tropics.Inc.B. Brown. Angin dan Cahaya (Strategi Perancangan Arsitektur) – terjemahan. GZ. 1994 Referensi : Adhiwijogo. (1975). Egan. dan Suskitatno. Landsekap Pertemuan 9 : Selubung Bangunan Pertemuan 10 : Desain Pencahayaan Alami Pertemuan 11 : Desain Pencahayaan Buatan Pertemuan 12 : Akustik : a. Ventilasi dan Zoning Pertemuan 6 : Merancang lebar dan orientasi bukaan dengan mengoptimasi prinsip desain pasif Pertemuan 7 : Ujian Tengah Semester (UTS) Pertemuan 8 : Pemilihan Site . Dasar-dasar Eko-Arsitektur. Y. New Jersey. Bandung. (1973). Frick..PUTL Dir. Bukaan dan Orientasi desain Pertemuan 4 : Respon Termal . Yogyakarta. (1980).

Nama Mata Kuliah b. Mata kuliah Prasyarat: 9. Teori Arsitektur dan Studi Perilaku Lingkungan d.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. Semester f. Perilaku sebagai Suatu Pendekatan b. Pendekatan Pembelajaran (individual/kelompok/kasikal) Klasikal dan Kelompok Media Pembelajaran Bahan ajar White board Board marker OHP LCD Laptop edited by team curriculum development 2006 7. Identitas Mata Kuliah a. Sifat Mata Kuliah : Teori 8. Kode Mata Kuliah c.. Skala Rumah/Perumahan atau skala Kota) 5. Desain Arsitektur dan Perilaku Manusia c. Materi yang dipelajari dalam mata kuliah ini adalah: a. Indikator Dapat membuat salah satu kajian dari arsitektur dan perilaku (Skala Ruang. . Kompetensi yang dicapai a. Dosen Pengampu d. Bobot SKS : ARSITEKTUR DAN PERILAKU : TA 362 : Sri Handayani. a. Status Mata Kuliah : Pilihan b. Lingkungan dan Perilaku. Dra. Kompetensi Memahami hakikat pengaruh timbal balik antara arsitektur lingkungan dengan perilaku manusia b. Pola Perilaku dan Lingkungan f. Kajian Arsitektur. Konsep-konsep Penting Kajian Arsitektur dan Perilaku Proses Individual Proses Sosial e. MPd : 0279 : 7 (TUJUH) : 4 sks 2. 6. Kode Dosen Pengampu e. Dalam pendekatan studi ini arsitektur dianggap sebagai bagian dari lingkungan sedang yang dimaksud dengan perilaku manusia adalah pengguna “benda” arsitektur. Deskripsi Mata Kuliah Mata kuliah ini mempelajari pengaruh timbal balik antara arsitektur lingkungan dengan perilaku manusia. Beberapa Aspek dalam Kajian Arsitektur dan Perilaku Ruang Rumah dan Perumahan Kota g.

Semarang. 1988. ARSITEKTUR LINGKUNGAN DAN PERILAKU – Suatu Pengantar ke Teori. Jakarta. Nursid Sumaatmadja. MEMBENTUK. 1997. Joyce Marcella Laurens. MANUSIA DALAM KONTEKS SOSIAL BUDAYA DAN LINGKUNGAN HIDUP. Proyek Pengembangan Pusat Studi Lingkungan Dirjen Dikti. 2004. 2006. Kanisius.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI 8. 1997. MEMBANGUN. Pengantar Arsitektur. Suatu Pendekatan Arsitektur Indonesia melalui Pattern Language secara Konstruktif dengan contoh Arsitektur Jawa Tengah. Semarang. Jakarta. ARSITEKTUR DAN LINGKUNGAN. ARSITEKTUR SEBAGAI WARISAN BUDAYA. Heinz Frick. ARSITEKTUR DAN PERILAKU MANUSIA. Alfabeta. Semarang. Setiawan. MENGHUNI. Jakarta. POLA STRUKTURAL DAN TEKNIK BANGUNAN DI INDONESIA. Bandung 9. 2000. Grasindo. Metodologi dan Aplikasi. Heinz Frick. Haryadi dan B. edited by team curriculum development 2006 . Kanisius. Djambatan. 1995. Heinz Frick & Petra Widmer. Kanisius. Tugas-tugas Mahasiswa Membuat kajian arsitektur lingkungan dan perilaku dalam skala ruang Membuat kajian arsitektur lingkungan dan perilaku dalam skala rumah/perumahan Membuat kajian arsitektur lingkungan dan perilaku dalam skala kota Sumber Pustaka Eko Budihardjo.

MT.. serta faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan dan perancangan bangunan. penerangan siang hari. Identitas Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Nomor Kode Semester Jumlah SKS Kelompok Kuliah Program Studi Prasyarat Dosen : ARSITEKTUR TROPIS : TA 427 :7 :4 : Keahlian Pilihan Bebas : Strata Satu (S1) : Arsitektur dan Lingkungan (semester 3) Perencanaan Tapak (semester 5) : 1. Ir. angin dan kelembaban udara. 8. Nilai non tes dilakukan dengan nilai tugas terstruktur. LCD/ power-point. tanya-jawab. Evaluasi hasil belajar mata kuliah Arsitektur Tropis terdiri dari nilai tes dan non tes. maka mhs tidak dapat mengikuti evaluasi (UAS) g. Deskripsi Isi : Dalam mata-kuliah ini dibahas karakteristik daerah tropis termasuk pengaruh iklim pada bahan konstruksi. untuk kajian kenyaman termal. serta mengimplementasikan pada karya grafis dan model arsitektur hasil pengukuran dengan analisis teoritikal maupun tabel statistik. • Media : OHP. desain pada bentuk bangunan dengan memperhatikan faktor-faktor klimatologi.MT. Selanjutanya diberikan pemahaman tentang kekuatan bahan akibat pengaruh iklim tropis dan sistem konstruksi.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. Sidik Hananto. pemecahan masalah. • Tugas : laporan bahasan buku referensi. 9. Evaluasi : f. Pendekatan Pembelajaran : Ekspositori dan inkuiri • Metode : ceramah. ST. 10. Pembahasan masalah bangunan tropis didukung analisis tabel dari data statistik. 2.Nilai tes diperoleh dari nilai UTS dan UAS. diskusi dan pemecahan masalah. Beta Paramita. 11. dengan rincian sebagai berikut : Nilai UTS dengan bobot nilai 20 % Nilai UAS dengan bobot nilai 40 % NA Nilai akhir ( NA ) mata kuliah Arsitektur Tropis : edited by team curriculum development 2006 . Tujuan : Mahasiswa mampu mengenal dan memahami tipologi bangunan tropis secara konseptual. Nilai non tes dan tes keduanya wajib diperoleh/ diikuti oleh mahasiswa Nilai tugas ( Ts ) dgn total bobot nilai 40 %. hujang. Persyaratan Jika jumlah presensi kurang dari 80 % dari jumlah total tatap muka .

B. Bangunan Tropis (terjemahan : Tropenbau Building in the Tropics. M. Erlangga. Suara dan Kebisingan Pertemuan 13 : b. edited by team curriculum development 2006 . Daftar Buku h. Lippsmeier).SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI Nilai Akhir ( NA ) =40 %*Ts + 40% *nilai UAS +20 % UTS 12. Rincian materi perkuliahan tiap pertemuan : Pertemuan 1 : Konsep eko-Arsitektur Konsepsi. Matahari. (1980). Penerangan Alami Siang Hari dari Bangunan. Frick. Brown. Dasar-dasar Eko-Arsitektur. Concepts in Thermal Comfort. Ventilasi dan Zoning Pertemuan 6 : Merancang lebar dan orientasi bukaan dengan mengoptimasi prinsip desain pasif Pertemuan 7 : Ujian Tengah Semester (UTS) Pertemuan 8 : Pemilihan Site . Pasal-Pasal Pengantar Fisika Bangunan. dan Suskitatno.PUTL Dir. Kanisius.. (1994). Georg. Intermatra. Bandung. 1998 i. Egan. Jakarta. Yogyakarta. B. LPMB Dept. Angin dan Cahaya (Strategi Perancangan Arsitektur) – terjemahan. Faktor-faktor kenyamanan Pertemuan 5 : Prinsip Desain Pasif Orientasi. Desain Akustik Pertemuan 14 : Merancang Bangunan sederhana dengan prinsip ekologis Pertemuan 15 : Pengenalan Program Komputer untuk desain ekologis (Ecotec . 1994 Referensi : Adhiwijogo. Buku Utama : Nasution. Bandung. GZ. New Jersey. Insulasi. Prentice Hall. Diagram Matahari Pertemuan 3 : Pembayangan dalam desain arsitektur . H.Inc. PT Gramedia. Mangunwijaya. Jakarta. Thermal Mass. Landsekap Pertemuan 9 : Selubung Bangunan Pertemuan 10 : Desain Pencahayaan Alami Pertemuan 11 : Desain Pencahayaan Buatan Pertemuan 12 : Akustik : a. Glazing. CFD) Pertemuan 16 : Ujian Akhir Semester (UAS) 13.Jen.David. Syahmir.. Bukaan dan Orientasi desain Pertemuan 4 : Respon Termal .Ciptakarya. (1975). permasalahan dan perkembangannya Pertemuan 2 : Posisi Matahari . (1973). Y.

bentuk orientasi kosmologi manusia. serta aspek-aspek perkembangannya. S. dan wujud penerapan keduanya dalam arsitektur tradisional dan kontemporer di Indonesia. Rincian materi perkuliahan tiap pertemuan: Pertemuan 01 : Pengantar umum. : : : : : 5. M. Dalam kuliah ini dibahas pengertian kebudayaan.T. mahasiswa harus mampu: Menyebutkan dan menguraikan bentuk-bentuk orientasi kosmologi dan penerapannya dalam kehidupan masyarakat tradisional dan kontemporer Menganalisis nilai-nilai yang ada dalam arsitektur vernakular tradisional dan kontemporer. boardmarker Kehadiran Tugas Terstruktur Presentasi 2. Pendekatan Pembelajaran Metode Tugas Media Evaluasi. 3. serta faktorfaktor yang melatarbelakanginya.Pd. LCD Projector. Nuryanto. S. penjelasan silabus dan program semester: Arah dan tujuan mata kuliah Program perkuliahan satu semester Pertemuan 02 : Pengantar Arsitektur Vernakular Pengertian Arsitektur Vernakular Arsitektur sebagai Produk Budaya Pertemuan 03 : Orientasi Kosmologi Pengertian Kosmologi Orientasi dan Sikap terhadap Alam Penciptaan Tempat Suci Pertemuan 04 : Arsitektur Tradisional di Indonesia Arsitektur Tradisional Jawa edited by team curriculum development 2006 .T.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. wujud dan unsurnya. Identitas Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Nomor Kode Jumlah SKS Semester Kelompok Mata Kuliah Program Studi/Jenjang Status Mata Kuliah Prasyarat Dosen Tujuan : : : : : : : : : : : ARSITEKTUR VERNAKULAR TA 428 4 6 Mata Kuliah Pilihan bebas Pendidikan Teknik Arsitektur/S1 Pilihan Tutin Aryanti. Deskripsi Isi : 4.T. komputer. M.. Ekspositori dan inkuiri Ceramah dan diskusi OHP. 6. Setelah menyelesaikan perkuliahan ini.. whiteboard.

The Nature of Religion (New York: Harcourt.(1969). G. Pola Struktural dan Teknik Bangunan di Indonesia (Yogyakarya: Penerbit Kanisius dan Semarang: University Press Soegijapranata). B (1964) . House Form and Culture (Englewood Cliff: Prentice Hall Inc. Natural Symbols in South East Asia (London: School of Oriental and African Studies. Brace & World.)(1978). Arsitektur dalam Bingkai Kebudayaan (Bandung: Foris) Frick. “Architecture” dalam Davidson. Joglo. Ign. K (1988). S (1992). Kebudayaan Masyarakat Sunda (Jakarta: Penerbit Djambatan) Eliade. Rumah Adat Toraja (Tongkonan) (Proyek Rehabilitasi dan Perluasan Museum Sulawesi Selatan 1977/1978) edited by team curriculum development 2006 . Buku Utama Adimihardja. K dan Purnama. R.B. M (1959). A (1969).) Rudofsky. (ed. Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Kebudayaan Daerah Tahun 1981/1982) Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (1977). Manusia dan Kebudayaan di Indonesia (Jakarta: Penerbit Djambatan) P.) Tradisional Architecture. Daftar Buku. University of London) Puja. Arsitektur Rumah Tradisional Jawa (Semarang: Effhar & Dahara Prize) Mangunwijaya. Studies in Religious Symbolism (New York: A Search Book: Sheed and Ward) K. Victor (1992). Inc. Y. (1998).) ------------. Tipologi Rumah Tradisional Masyarakat Sunda (Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat) Ekadjati. Indonesian Heritage Volume 6 (Singapore: Archipelago Press) Papanek. J (ed. Arinton (1985). Ismunandar (1986). Images and Symbols. Soejono R. Wastu Citra (Jakarta: PT. Edi S. Koentjaraningrat (1971). H (1997). Architecture Without Architect (London: Academy Edition) Referensi Adimihardja. The Sacred and The Profane.B. (1988). (1995). Arsitektur Tradisional Daerah Bali (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. “The Lesson of Vernacular Architecture” dalam Green Imperative (New York: Thames and Hudson) Rapoport.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan 05 06 07 08 : : : : : : : : : : : : Arsitektur Tradisional Toraja Arsitektur Tradisional Sunda Arsitektur Tradisional Bali Arsitektur Vernakular Kontemporer di Indonesia Arsitektur di Pedesaan Arsitektur Transisi Desa-Kota Arsitektur Kampung Kota Arsitektur Pecinan Arsitektur Kampung Melayu Presentasi Tugas dan Diskusi Presentasi Tugas dan Diskusi Presentasi Tugas dan Diskusi Presentasi Tugas dan Diskusi Pertemuan 09 Pertemuan 10 Pertemuan 11 Pertemuan 12 Pertemuan 13 Pertemuan 14 Pertemuan 15 Pertemuan 16 7. Gramedia Pustaka Utama) Milner.

4. Nilai non tes dan tes keduanya wajib diperoleh/ diikuti oleh mahasiswa Nilai tugas ( Ts ) dgn total bobot nilai 40 %. ST.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. melakukan diskusi diskusi aktif. terutama untuk bangunan-bangunan arsitektural yang membutuhkan ruang luas tanpa kolom dengan bentang lebar.. pemberian contoh kasus dan penerapan pada tugas individual. Cornellia Rimba. Beta Paramita.MT. maka mhs tidak dapat mengikuti evaluasi (UAS) k. 2. 5. Evaluasi : j. 2.Nilai tes diperoleh dari nilai UTS dan UAS. 3. Nilai non tes dilakukan dengan nilai tugas terstruktur. Dra. Tujuan : Mampu menghasilkan siswa yang memahami dan mengaplikasikan struktur dasar ke dalam struktur bentang lebar sebagai struktur tingkat lanjut. Deskripsi Isi : Pengetahuan mengenai struktur tingkat lanjut. Persyaratan Jika jumlah presensi kurang dari 80 % dari jumlah total tatap muka . Identitas Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Nomor Kode Semester Jumlah SKS Kelompok Kuliah Program Studi Prasyarat Dosen : ARSITEKTUR BENTANG LEBAR : TA 429 :6 :4 : Keahlian Pilihan Bebas : Strata Satu (S1) : Konstruksi Bangunan Struktur Bangunan : 1. Pengetahuan tentang struktur ditunjang dengan pengetahuan tentang material yang memiliki perlakuan khusus sehingga mampu bertindak sebagai pendukung struktur bentang lebar. Pendekatan Pembelajaran : Mahasiswa diberikan materi kuliah melalui metode ceramah. dengan rincian sebagai berikut : Nilai UTS dengan bobot nilai 20 % Nilai UAS dengan bobot nilai 40 % NA Nilai akhir ( NA ) mata kuliah Arsitektur Bentang Lebar : Nilai Akhir ( NA ) =40 %*Ts + 40% *nilai UAS +20 % UTS edited by team curriculum development 2006 . Evaluasi hasil belajar mata kuliah Arsitektur Bentang Lebar terdiri dari nilai tes dan non tes.

Lingkup Struktur Bangunan Pertemuan 3 : Sejarah dan Perkembangan Struktur Bangunan di Indonesia Pertemuan 4 : Fungsi struktur Pertemuan 5 : Struktur rangka bidang dan rangka ruang Pertemuan 6 : Struktur rangka portal (single beam) dan struktur permukaan bidang Pertemuan 7 : Ujian Tengah Semester (UTS) Pertemuan 8 : Pengertian bahan & karakteristiknya. Kabel Pertemuan 10 : Proses pengerjaan Pertemuan 11 : Pengertian ekonomis dan Pengertian lokasi Pertemuan 12 : Analisis sistem struktur / sistem konstruksi yang ekonomis untuk : a. 1962. bahan baja Pertemuan 14 : c.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI 6. Rincian materi perkuliahan tiap pertemuan : Pertemuan 1 : Pengertian Arsitektur Bentang Lebar Pertemuan 2 : Pengertian Struktur Bangunan .. R. bahan beton Pertemuan 13 : b. edited by team curriculum development 2006 .Sutrisno. Bahan kayu . Daniel L. kabel Pertemuan 16 : Ujian Akhir Semester (UAS) 7. Van Nostrand Reinhold Company. Bahan baja. Struktur dan Bentuk Bangunan dalam Arsitektur. Structures. bahan kayu Pertemuan 15 : d. Daftar Buku l. Persyaratan bahan untuk konstruksi Pertemuan 9 : Bahan beton . New Jersey. Prentice Hall Inc. New York – London. Structure and Form in Modern Architecture. Jakarta.. Siegel. Buku Utama : Schodek. 1980 m. Referensi : Curt.. 1983. Gramedia..

Identitas mata kuliah Nama mata kuliah : ARSITEKTUR BENTANG ALAM Nomor kode : TA437 Jumlah sks : 2 sks Semester : 4 ( empat ) Kelompok mata kuliah : Mata kuliah pilihan bebas Program Studi/Program : S1. LCD/Power point. 4. Evaluasi Kehadiran Tugas A3 Asistensi/Diskusi UTS UAS Rincian materi perkuliahan tiap pertemuan Pertemuan 1: Teori dasar menggambar arsitektur lansekap dan peralatan yang diperlukan. Dosen : Sri Handayani. Pertemuan 9: Ujian Tengah Semester Pertemuan 10:Teori dasar dan prinsip menggambar arsitektur lansekap: symbolsimbol. Pertemuan 2: Teori dasar dan prinsip menggambar arsitektur lansekap: titik dan garis. Dra. Pendekatan Pembelajaran: Metode : ceramah. 3. . pemikiran. Tugas : buku gambar berukuran A3 Media : OHP. Deskripsi Isi Dalam Perkuliahan Mata Kuliah membahas mengenai sajian teori. Pertemuan 6: Teori dasar dan prinsip menggambar arsitektur lansekap: teori warna. diskusi dan asistensi tugas gamabar. Pertemuan 8: Teori dasar dan prinsip menggambar arsitektur lansekap: huruf dan angka. 6. gagasan. Pertemuan 11:Bentuk-bentuk gambar elemen-elemen lansekap soft material: groundcover Pertemuan 12:Bentuk-bentuk gambar elemen-elemen lansekap hardmaterial: perkerasan. Pertemuan 4: Teori dasar dan prinsip menggambar arsitektur lansekap: bentuk dan ruang. konsep atau prinsip dalam gambar arsitektur lansekap dan praktek menggambar secara bailk dan benar.Pendidikan Teknik Arsitektur Status mata kuliah : Mata kuliah Pilihan Prasyarat :. Pertemuan 7: Teori dasar dan prinsip menggambar arsitektur lansekap: warna lansekap.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. MPd Tujuan Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan terapan dalam mengkomunikasikan konsep. 5. Pertemuan 3: Teori dasar dan prinsip menggambar arsitektur lansekap: bidang. edited by team curriculum development 2006 2. Pertemuan 5: Teori dasar dan prinsip menggambar arsitektur lansekap: tekstur lansekap. tanya-jawab. dan imajinasi tentang rencana dan rancangan lansekap dalam bentuk gambar.

SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI Pertemuan 13:Bentuk-bentuk gambar elemen-elemen lansekap hardmaterial: parker.2000. Pertemuan 15:Menggambar Potongan Denah Lansekap. ARSITEKTUR LANSEKAP. PENCIL SKETCHING. Penerbit Abdi Widya – Bandung. Pertemuan 14:Menggambar Denah Lansekap dan Tampak Depan. Rustam Hakim. PENGANTAR PERANCANGAN LANSEKAP ( Bag I ). Daftar buku Buku utama Marietje Wungkar dan Indung Siti Fatimah. 1993 UNSUR PERANCANGAN DALAM ARSITEKTUR LANSEKAP. edited by team curriculum development 2006 . 7. Program Studi Arsitektur Pertamanan Jurusan Budaya Pertanian Fakultas Pertanian IPB Bogor. diterjemahkan oleh Hendro Sangkoyo. Jakarta. Thomas C. Penerbit Universitas Trisakti. Penerbit Gelora Aksara Pratama. Penerbit Bumi Aksara. Yoshinobu Ashihara. MANUSIA. 1996. ALAM DAN LINGKUNGAN. Pertemuan 16:Ujian Akhir Semester. Rustam Hakim. PERANCANGAN EKSTERRIOR DALAM ARSITEKTUR. Wang. 2002.

Deskripsi Isi Dalam perkuliahan ini dibahas tentang perumahan secara horizontal (kawasan) dan vertikal (rumah susun).Mahasiswa memahami prinsip-prinsip perancangan perumahan horizontal .T.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. Papan Tulis/White board.Media : OHP. utilitas umum dan fasilitas sosial perumahan . Pendekatan Pembelajaran Ekspositori dan Inkuiri . Tjahjani Busono.Bentuk.Tugas : Laporan (Kelompok) dan perancangan (indiviual) . Tujuan . LCD 5. M. jenis dan garis sempadan bangunan rumah tinggal dan perumahan .Mahasiswa memahami dan mengerti permasalahan perumahan .Tata lingkungan perumahan . (1199) 2. tugas 1 Pertemuan 3: Prasarana lingkungan Pertemuan 4: Utilitas umum Pertemuan 5: Fasilitas sosial. Evaluasi Bobot penilaian kemampuan atau keberhasilan belajar didasarkan pada: • Tugas individual dan kelompok • Presentasi tugas • Ujian Tengah Semester (UTS) • Ujian Akhir Semester (UAS) 6.Mahasiswa memahami prinsip-prinsip perancangan perumahan vertikal 3.Pengantar perumahan.Metode : ceramah.Tipologi dan perancangan rumah susun 4. tata lingkungan perumahan. Identitas Mata Kuliah Nama mata kuliah Nomor kode Jumlah SKS Semester Kelompok mata kuliah Program Studi/Program Status mata kuliah Prasyarat Dosen : : : : : : : : : PERANCANGAN PERUMAHAN TA 445 4 SKS 6 Mata Kuliah Pilihan bebas Pendidikan Arsitektur/S1 Mata kuliah Pilihan Lulus mata kuliah Perencanaan Tapak Dra.Unsur perencanaan dan organisasi ruang perumahan . Rincian Materi Perkuliahan Tiap Pertemuan Pertemuan 1: Kuliah pendahuluan Pertemuan 2:. pengumpulan tugas 1 Pertemuan 6: Presentasi tugas edited by team curriculum development 2006 . yang terdiri dari: . diskusi dan tanya jawab .Mahasiswa memahami dan mengerti apa yang dimaksud dengan perumahan .Prasarana lingkungan.

. Siswono dkk. Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah. Bandung. Daftar Buku Henry. Hasan (1999). Departemen PU.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI Pertemuan 7: Presentasi tugas Pertemuan 8: Bentuk. Pengadaan Perumahan Kota dengan Peran Serta Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Perumahan dan Permukiman serta Pekerjaan Umum.(1983):Pedoman Perencanaan Lingkungan Pemukiman Kota. Dowden Hutchinson Ross Inc. Bambang (1999). Inkoppol. Tutu. Program Magister Arsitektur. tugas 2 Pertemuan 11: Perumahan sederhana Pertemuan 12: perumahan sederhana Pertemuan 13: Pengantar rumah susun Pertemuan 14: Tipologi rumah susun Pertemuan 15: Perancangan rumah sususn Pertemuan 16: UAS 7. Pustaka Sinar Harapan. Tesis S-2. Lingkungan Binaan untuk Rakyat. Surahman. (1991). ________. Sannoff (1977). T. Panudju. Surowiyono. Dasar Perencanaan Rumah Tinggal.W. Bandung. (1996). Evaluasi Proses Pengadaan Fasilitas Sosial Pada Perumahan Real Estate di Kota Bandung. London. PPLH ITB-Yayasan Akatiga. Jakarta. Jakarta. Method of Architectural Programming. Yudohusodo.(2001)Pedoman Penentuan Standar Pelayanan Minimal Bidang Penataan Ruang. Usep (2004). Jakarta edited by team curriculum development 2006 . Rumah untuk Seluruh Rakyat. Jakarta. Poerbo. Cetakan ke-3. ITB. jenis dan garis sempadan bangunan rumah tinggal dan perumahan Pertemuan 9: Unsur perencanaan dan organisasi ruang perumahan Pertemuan 10: Unsur perencanaan dan organisasi ruang perumahan. Penerbit Alumni. ________.

Tujuan Setelah mengikuti perkuliahan ini. bentuk bangunan.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. Cornellia Rimba (0748) 2. struktur folded plate. fungsi ruang. Kehadiran b. dan teknologi sistem struktur pracetak. Kompetensi . Ujian Tengah Semester (tes tertulis) d. Indikator . sistem struktur. Ujian Akhir Semester (tes tertulis ) edited by team curriculum development 2006 . Evaluasi a. macam-macam bahan Struktur Bangunan . manfaat. Pendekatan Pembelajaran Ekspositori dan inkuiri a. Media : OHP.Pemahaman pengertian. struktur ruang.Mahasiswa mampu menjelaskan prinsif pembebanan dan reaksi terhadap bangunan Mahasiswa mampu menjelaskan bagian-bagian dari struktur dan konstruksi 4. struktur membrane. macam-macam bahan Struktur Bangunan berlantai tinggi . Papan tulis 6.Pemahaman bagian-bagian dari struktur dan konstruksi o. Tugas : Analisis struktur Bangunan c. Deskripsi Isi Dalam perkuliahan ini dibahas tentang sistem struktur pada bangunan berlantai banyak. Identitas Mata Kuliah Nama mata kuliah Nomor kode Jumlah SKS Semester Kelompok mata kuliah Program Studi/Program Status mata kuliah Prasyarat Dosen : : : : : : : : : STRUKTUR BANGUNAN II TA 455 4 SKS 6 Mata Kuliah Pilihan bebas Pendidikan Arsitektur/S1 Mata kuliah pilihan Struktur Bangunan 1 Dra.Pemahaman pembebanan dan reaksi terhadap bangunan . Tanya jawab dan diskusi b. LCD. mahasiswa diharapkan memiliki kompetensi dengan indikator sebagai berikut: n. manfaat. 5. Metode : Ekspositori berupa ceramah.Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian. sistem struktur. Tugas Analisis Struktur bangunan berlantai sedang dan tinggi c.

Djambatan. Erlangga. Nostrand Reinhold Coy. Konstruksi Bangunan Gedung-gedung. ITB. Setyo Soetiadji S. (1986) Anatomi Struktur. 15. Prentice Hall. New York. Structural System.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI 7. Struktur Concept And System for Architect and Enggineer. 13. Jakarta. New York 11. 14. Gramedia. Mc. Lin. Edward Allen (2002). Soemadi (1872). edited by team curriculum development 2006 . Erlangga . 12. sejarah dan lingkupnya Pertemuan 2: Bahan dan karakteristik struktur bangunan Pertemuan 3: Prinsip pembebanan dan reaksi dalam struktur bangunan Pertemuan 4: Pembebanan dan penyaluran gaya pada balok Pertemuan 5: Pembebanan dan penyaluran gaya pada portal Pertemuan 6: Pembebanan dan penyaluran plat dan grid Pertemuan 7: Struktur rangka dan prinsipnya Pertemuan 8: Struktur rangka dan prinsipnya Pertemuan 9: UTS Pertemuan 10: Struktur rangka dan penerapannya Pertemuan 11: Struktur rangka dan penerapannya Pertemuan 12: Struktur permukaan bidang sebagai sistem struktur bangunan Pertemuan 13: Struktur permukaan bidang sebagai sistem struktur bangunan Pertemuan 14: Struktur teknologi bangunan Pertemuan 15: Struktur teknologi bangunan Pertemuan 16: UAS 7. Sutrisno (1984). Graw Hill. Rincian Materi Perkuliahan Tiap Pertemuan Pertemuan 1: Tinjauan umum struktur bangunan. 18. Diktat Kuliah. (1981). Robert Fisher (1984). Wilson Forrest. Bandung 17. Dasar-dasar Konstruksi Bangunan. Bahan dan Metodenya. New York USA 16. TY dkk. Jimi Juwana Sistem Bangunan Tinggi . Bentuk Struktur Bangunan dalam Arsitektur Modern. Schodek (1980) Structure. John Wiley. (1981). Sumber Pustaka 10.. New Structure. New Jersey.

Mata kuliah Permasalahan Arsitektur merupakan perluasan dan pendalaman tentang penelusuran dan pemecahan masalah arsitektur. Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman. Deskripsi Isi : 4. teori dan paradigma dalam konteks kerangka dasar dan proses perancangan arsitektur. boardmarker Kehadiran Tugas individual Ujian Tengah Semester Ujian Akhir Semester 2. komputer. dan tanya-jawab Melatih keterampilan grafis OHP. Identitas Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Nomor Kode Jumlah SKS Semester Kelompok Mata Kuliah Program Studi/Jenjang Status Mata Kuliah Prasyarat Dosen Tujuan : : : : : : : : : : : PERMASALAHAN ARSITEKTUR TA 517 4 7 Mata Kuliah Keahlian Program Studi (MKKPS) Pendidikan Teknik Arsitektur/S1 Pilihan bebas Drs.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. : : : : : 5. Irawan Surasetja. Pendekatan Pembelajaran Metode Tugas Media Evaluasi. LCD Projector. Ekspositori dan inkuiri Ceramah. Rincian materi perkuliahan tiap pertemuan: Pertemuan 01 : Teori dan Teori Arsitektur dalam Penelusuran dan Pemecahan Masalah Penerapan Teori dalam Arsitektur Pertemuan 02 : Analogi dalam Praktik: Teoritk-Metodik Pertemuan 03 : Analogi dalam Praktik: Teoritk-Metodik Pertemuan 04 : Kedudukan dan Hubungan Paradigma-Paradigma dalam Penelusuran dan Pemecahan Masalah Mitologis dan Kosmologis Pertemuan 05 : Estetika Sosial Pertemuan 06 : Rationalism Kultur Pertemuan 07 : Post-Modernism Environtalism Pertemuan 08 : Ujian Tengah Semester edited by team curriculum development 2006 . R. whiteboard. M.T. 3. kemampuan serta wawasan tentang pemecahan masalah disain arsitektur maupun masalah dalam penelitian bidang arsitektur. 6. diskusi.

Von Meiss. Introduction to Architecture. Architecture and Critical Imagination. 1972. Charles. Cetakan Kedua. E &FN SPON. James C. Bandung. 1987. Benyamin. Chichester. Meaning & Behaviour in the Built Environment.. 1980. Applied Science Publisher Ltd. & Anthony J. London. Van Norstrand Reinhold Company Inc. 1985. 1982. Concept Soucebook. P. Bruno. J. Design in Architecture. USA. Pendekatan Sistem Kepada Arsitektur. 1979. A. 1995. New York. Horizon Press. Edward T. John Wiley & Sons.. Ven. Architectural Media. Irvin (1980). Form and Culture. Handler. Paul Alan (1993). Cornelis Van de. Brooke/Cole Publishing Company. Design Methods. Graet Britain. Rapoport. Banister (1950). History of Architecture. London. Jones. 1987. Prentice Hall Inc.. Jakarta. Translated by Milton Gendel. London. Attoe. Seeds of human futures. Ruang Dalam Arsitektur.A. Snyder. Geoffrey. Building Performance: Building Performance Research Unit.. The Theory of Architecture: Concepts. 1991. Broadbent. Van Nostrand Reinhold.Whyman. London. Gramedia Pustaka Utama 1995. 1978. Pierre. Penguin Book. California. Richard Bunt and Tomas Llorens. Mc GrawHill Inc. Creating Architectural Theory:The Role of the Behavioral Sciences in Environmental Design. Wiley Interscience. House. Cetakan Ketiga. : : : : : : : Buku Utama Zevi. Heimsath. Chichester. New York. 1957. Amos. White. Bandung. 1995. Modern Movenment in Architecture.. Wayne. Markus. Culture and Environment. Jon. 1970. Arsitektur dari segi Perilaku. Broadbent. Clovis AIA. Great Britain. Intermatra. Jencks. Penerjamah Imam Djokomono. Bagian I. T. 1969. BT Bestford. Geoffrey. Christopher. Architecture as Space: How to Look at Architecture. Lang. Catanese.. Themes and Practices. Englewood Cliffs. edited by team curriculum development 2006 .SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI Pertemuan 09 : Hubungan Teori dan Paradigma dalam Konteks Pendekatan Pemecahan Masalah Pendekatan Proses Pendekatan Sistem Pendekatan Perilaku Pendekatan Kinerja Masalah Arsitektur dalam Konteks Riset Arsitektur Isu Fenomena Masalah Riset Desain Riset Arsitektur Pemilihan Metode Riset Latihan Ujian Akhir Semester Pertemuan 10 Pertemuan 11 Pertemuan 12 Pertemuan 13 Pertemuan 14 Pertemuan 15 Pertemuan 16 7. Intermatra. Fletcher. Menuju Proses Perancangan Yang Dapat Dijelaskan. John Wiley & Sons. New Jersey. New York.. Buku Penunjang Altman. John Wiley & Sons. Daftar Buku. Elements of Architecture: From form to place. 1973. Johnson.

SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI

SILABUS MATA KULIAH
1. Identitas Mata Kuliah Nama mata kuliah Nomor kode Jumlah SKS Semester Kelompok mata kuliah Program Studi/Program Status mata kuliah Prasyarat Dosen 2. Tujuan Setelah selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu mengestimasikan besaran spasial untuk fungsi mekanikal & elektrikal bangunan yang ideal. Serta menentukan posisi utilitas bangunan pada struktur ruang yang dirancang, sehingga dapat mencapai nilai efisiensi & efektifitas bangunan secara operasional/ aplikatif. 3. Deskripsi Isi Dalam perkuliahan ini dibahas mengenai dasar-dasar (cara/ sistem kerja) bidang kerja mekanikal dan elektrikal pada bangunan. Selanjutnya mahasiswa diberikan pemahaman tentang sistem penataan jaringan pengkabelan dan pemipaan (piping & cable management), dasar-dasar membuat “lay-out” sistem utililitas antara lain : sistem elevator, sistem plumbing, sistem pengkondisian udara, sistem tata suara, sistem drainage & sanitasi, sistem persampahan, sistem bahaya kebakaran, sistem perawatan bangunan dll. 4. Pendekatan Pembelajaran: Ekspositoris dan Inkuiri - Metode : ceramah, tanya-jawab. - Tugas : laporan tugas individual - Media : OHP 5. Evaluasi 7.1 Laporan tugas 7.2 UTS 7.3 UAS 6. Rincian Materi Perkuliahan TiapPertemuan Pertemuan 1 : Rencana perkuliahan, Dasar-dasar jaringan mekanikal dan jaringan elektrikal bangunan secara umum. Pertemuan 2 : Pengaruh perletakan intalasi pada sturktur dan kontruksi bangunan secara umum edited by team curriculum development 2006 : : : : : : : : : MEKANIKAL & ELEKTRIKAL TA 556 4 SKS 7 Pilihan bebas S1 Pendidikan Teknik Arsitektur Pilihan Ir. H. Sidik Hananto, MT.

SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI Pertemuan 3 : Fungsi instalasi dengan memenuhi persyaratan pemasangan, perbaikan, penggantian dan perawatan secara praktis pasa sistem operasional.dipergunakan Pertemuan 4 : Sirkulasi (vertikal dan horisontal) pada bangunan bertingkat, yang berkaitan dengan pergerakan manusia, barang, dan kendaraan. Sistem aksesibilitas dari moda pergerakan tersebut (a.l. sistem bongkar muat, elevator, eskalator) Pertemuan 5 : Jaringan elektrikal dan elektronika yang akan menunjang utilitas bangunan (sistem pembangkit tenaga listrik untuk power & lighting, sistem suara, komputerisasi/ digital dll) Pertemuan 6 : Merancang jaringan pemipaan I (plumbing, sanitasi) Pertemuan 7 : Merancang jaringan pemipaan II (drainase, riolering, hidran, dll.) Pertemuan 8 : UTS Pertemuan 9 : Kebutuhan jaringan dan perangkat yang mendukung sistem pengkondisian udara, termasuk ruang pendingin (cool storage). Termasuk memperhitungkan spasial penempatan ducting Pertemuan 10 : Kebutuhan dan kelengkapan work-shop yang bersifat kompleks; (sistem udara bertekanan, jaringan uap panas, jaringan gas dll.) Pertemuan 11 : Kebutuhan dan kelengkapan work-shop yang bersifat kompleks; (sistem udara bertekanan, jaringan uap panas, jaringan gas dll.) Pertemuan 12 : Sistem penanggulangan bahaya kebakaran I (sistem diteksi kebakaran, firealram, fire escape) Pertemuan 13 : Sistem penanggulangan bahaya kebakaran II (sprinkler & hidrant dan lainlainnya) Pertemuan 14 : Alat dan peralatan untuk menunjang perangkat kebersihan bangunan Pertemuan 15 : Sistem perawatan dan pemeliharaan bangunan baik pada internal serta eksternal Pertemuan 16 : UAS

7. Daftar Buku Buku Utama William J. McGuinness, 1971 Mechanical and Electrical Equipment for Buildings, Jhon Wiley And Sons, Inc. Poerbo, Hartono, Ir.M.Arch., 1995, Utilitas Bangunan, Penerbit Djambatan, PT. Poerbo, Hartono, Ir.M.Arch., 1993, Tekno Ekonomi Bangunan bertingkat Banyak, Penerbit Djambatan, PT. Referensi Setyo Soetiadji S., 1993, Anatomi Utilitas, Penerbit Djambatan, PT. P. Beets, A. Pijl, 1982, Bouwkunde ; deel 1,2,3, Spruyt, Van Mantgem & De Does BV, Leiden. Stollard, Paul & Johnson, Lawrence, 1994, Design Against Fire: An introduction to Fire Safety Engineering Design, E & FN Spon, Chapman & Hall, London.

edited by team curriculum development 2006

SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI

SILABUS MATA KULIAH
1. Identitas Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Nomor Kode Semester Jumlah SKS Kelompok Kuliah Program Studi Prasyarat Dosen : EKONOMI PEMBANGUNAN : TA 572 :7 :4 : Keahlian Pilihan Bebas : Strata Satu (S1) : Rencana Anggaran Biaya (semester 4) : 1. Ir. Sidik Hananto, MT.

2. Tujuan : Mahasiswa mampu menganalisa komponen pembiayaan dalam pembangunan serta mengevaluasi besaran biaya secara logis sampai pada pendekatan pengendalian harga titik impas nilai permodalan.

8

Deskripsi Isi : Dalam mata-kuliah ini dibahas tujuan pengendalian biaya proyek, metode penilaian/ evaluasi anggaran dan nilai investasi, analisis biaya proyek, serta memperkirakan biaya operasional dan pemeliharaannya dengan prinsip-prinsip ekonomis (aspek efisiensi & efektifitas fungsi dan pemanfaatan bangunan).

9 Pendekatan Pembelajaran : Ekspositori dan inkuiri • Metode : ceramah, tanya-jawab, diskusi dan pemecahan masalah. • Tugas : laporan bahasan buku referensi, pemecahan masalah. • Media : OHP, LCD/ power-point. . 10 Evaluasi : e. Persyaratan Jika jumlah presensi kurang dari 80 % dari jumlah total tatap muka , maka mahasiswa tidak dapat mengikuti evaluasi (UAS) f. Evaluasi hasil belajar mata kuliah Ekonomi Pembangunan terdiri dari nilai tes dan non tes. Nilai non tes dilakukan dengan nilai tugas terstruktur.Nilai tes diperoleh dari nilai UTS dan UAS. Nilai non tes dan tes keduanya wajib diperoleh/ diikuti oleh mahasiswa i. ii. iii. iv. Nilai tugas ( Ts ) dgn total bobot nilai 40 %, dengan rincian sebagai berikut : Nilai UTS dengan bobot nilai 20 % Nilai UAS dengan bobot nilai 40 % NA Nilai akhir ( NA ) mata kuliah Ekonomi Pembangunan :

Nilai Akhir ( NA ) =40 %*Ts + 40% *nilai UAS +20 % UTS

edited by team curriculum development 2006

(1975).12 : Analisis Biaya Proyek Pertemuan 13 : Perkiraan Biaya Operasional Pertemuan 14. 7 : Metode Penilaian Pertemuan 8 : Ujian Tengah Semester (UTS) Pertemuan 9. Simanjutak. Jakarta. (1993). 5 : Pengendalian Biaya Proyek Pertemuan 6. London. Seely. h.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI 11 Rincian materi perkuliahan tiap pertemuan : Pertemuan 1 : Pengantar . Jakarta. Allan. Djambatan. edited by team curriculum development 2006 . Pertemuan 16 : Ujian Akhir Semester (UAS) 12 Daftar Buku g. I. Gramedia. Len K. Program Semester Pertemuan 2 : Pengertian dan Lingkup bahasan Ekonomi Pembangunan Pertemuan 3. The Mac Millan Press Ltd. Clive. Cost Studies of Buildings. Longman Group Ltd. Hartono. Pengantar Evaluasi Proyek. 15 : Aspek Efisiensi & Efektifitas Fungsi dan Pemanfaatan Bangunan). Tekno Ekonomi Bangunan Bertingkat Banyak.10 : Evaluasi Anggaran dan Nilai Investasi Pertemuan 11. Buku Utama : Ashworth. Building Economics. Gray. Referensi : Poerbo. Sabur. London. (1988). (1993). 4. Payaman.H.

Media : LCD.14 : Pengelolaan keuangan proyek . . 4. Pendekatan pembelajaran Ekspositori dan inkuiri . kelompok (makalah) .11 : Proyek dan estimasi biaya proyek .SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI SILABUS MATA KULIAH 1. tanya jawab.16 : Material Rekayasa Penilaian .Pertemuan 15 . . ekonomi perekayasaan proyek dan estimasi biaya proyek. diskusi dan pemecahan masalah. Kehadiran b. Identitas mata kuliah : Nama Mata Kuliah Nomor Kode Jumlah sks Semester Kelompok MK Program Studi/ Program Status mata kuliah Prasyarat Dosen : : : : : : : : REKAYASA PENILAIAN TA574 4 VII (tujuh) MKPP Pendidikan Teknik Arsitektur Perumahan / S-1 Mata kuliah pilihan bebas : Asep Yudi Permana. dan ekonomi perekayasaan. Tujuan : • Memberikan pengetahuan tentang proses dan lingkup studi kelayakan.Pertemuan 8 : UTS . material Rekayasa Penilaian. pengelolaan keuangan proyek.Pertemuan 6 .UAS 6. bunga uang dan rumus-rumus bunga. Rincian materi perkuliahan tiap pertemuan : .Pertemuan 12 .Metode : Ceramah. dan • Memberikan dasar pengetahuan dan ketrampilan tentang estimasi biaya proyek dan pengelolaan.Tugas : Perorangan (parsial dan terstruktur). Deskripsi isi Dibahas dasar-dasar Studi kelayakan. . nilai uang. 3.Pertemuan 1 – 3 : Studi kelayakan. OHP 5.Pertemuan 9 . MDes 2.Tugas perorangan dan kelompok c. UTS d.Jadwal khusus : UAS edited by team curriculum development 2006 .7 : Ekonomi perekayasaan . Evaluasi a.Pertemuan 4 – 5 : Bunga uang dan rumus-rumus bunga.

Sutjipto. Salman T. 1984. Studi Kelayakan Proyek. dan R. edited by team curriculum development 2006 . dan R. 1985.Buku Utama : Nugroho. Sutoyo. Manajemen Proyek Konstruksi. Manajement. Referensi : Anonim. 1945. Gordon White. Nugroho. 1986. Daftar Buku a. Al-Sedairy. Tekno Ekonomi Bangunan Bertingkat Banyak. Building Production. Poerbo. 1980. b. 1989. Burgess. Design and Execution. London: RIBA Publications. Large-Scale Construction Projects. RIBA Handbook of Architectural Practice and Management.SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR (S1) FPTK UPI 7. 1985. Ishak Natan. Uhak Natan. 1976. Sinarmata. Managing High Technology Programs and Projects. Russell. Pendekatan Sistem dalam Analisa Proyek Investasi Pasar Modal. 1979. Hartono. D Archibald. Managemen Proyek Konstruksi. Sutjipto.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful