P. 1
Pengertian KAP

Pengertian KAP

|Views: 112|Likes:
Dipublikasikan oleh Yetthaimuot Phinktwoagustin

More info:

Published by: Yetthaimuot Phinktwoagustin on Feb 21, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/21/2011

pdf

text

original

Pengertian KAP – Kemampuan yang dimiliki oleh individu dalam organisasi Dasar Pemikiran – KAP merupakan ilmu terapan

yang dibangun dengan dukungan sejumlah disiplin ilmu antara lain adalah Psikologi, Sosiologi,Human Relations and Publik Relation dan Perilaku organisasi. Psikologi – merupakan ilmu pengetahuan yang berusaha menilai,menjelaskan dan sering kali mengubah perilaku manusia dan binatang lain Psikologi memfokuskan diri mempelajari dan berupaya memahami perilaku individu yang berfokus pada teori pembelajaran, teori kepribadian,psikologi konseling dan psikologi industry dan organisasi Psikologi Industri dan organisasi memfokuskan dalam mempelajari masalah kelelahan,kebosanan dan factor lain yang relevan dengan kondisi kerja yang dapat menghalangi efisiensi kerja, pemikiran mereka telah luas mencapai pembelajaran, persepsi,kepribadian,emosi,pelatihan,efektifitas kepemimpinan,motivasi,kepuasan kerja,proses pengambilan keputusan,penilaiian kinerja,pengukuran sikap,teknik seleksi karyawan, desain kerja dan stress kerja. Sosiologi – mempelajari system social dimana individu-individu mengisi peran mereka, oleh karena itu sosiologi mempelajari hubungan manusia dengan sesamanya. Antropologi – studi mengenai berbagai kelompok masyarakat yang bertujuan mempelajari hal yang berkaitan dengan manusia dan aktivitas mereka, para ahli antropologi yang membahas budaya dan lingkungan telah membantu memahami perbedaan fundamental tentang, nilai,sikap dan perilaku individu diberbagai Negara dan berbagai organisasi. Publik Relations – adalah kegiatan komunikasi. Kegiatan Publik Relations pada hakikatnya adalah kegiatan komunikasi yang mempunyai ciri tetentu yaitu komunikasi yang bersifat timbale balik ( Two – way traffic ) Komunikasi timbal balik sangat penting dan mutlak harus ada dalam kegiatan public relations dan terciptanya feedback merupakan prinsip pokok. Publik Relations berfungsi menumbuhkan hubungan baik antara segenap komponen pada suatu lembaga dalam rangka memberikan pengertian, menumbuhkan motivasi dan partisipasi, dengan tujuan menumbuhkan dan mengembangkan pengertian dan kemampuan ( good will ) publik Kunci keberhasilan komunikasi dalan public relations sangat tergantung pada prinsip pelaksanaan komunikasi yang efektif,dengan prinsipkomunikasi yang efektif ada hal yang perlu diperhatikan antara lain : 1. 2. 3. Jenis public yang menjadi sasaran Susunan pesan yang tepat, mudah dimengerti dan dipahami Saluran apa yang paling sesuai dengan sifat public yang dituju.

yang berfungsi secara relative terus menerus untuk mencapai sasaran atau serangkaian sasaran bersama. kelompok dan truktur pada perilaku dalam organisasi. Hubungan interpersonal Tranfer informasi Pengambilan keputusan. Fungsi ManajemenPerencanaan. 3. Sasaran Perilaku Organisasi –OB berkaitan dengan pengembangan . Organisasi – Unit social yang dengan sengaja diatur.sasarannya OB adalah membantu menjelaskan. Tiga ketrampilan Manajemen yang mutlak diperlukan.ketrampilan manusia. Pengorganisasian _ Menentukan tugas-tugas yang akan dilakukan.pelatihan. konseptual Ketrampilan teknis – kemampuan untuk menerapkan atau menaplikasikan pengetahuan khusus . memilih jalur komunikasi yang paling efektif dan menyelesaikan konflik-konflik. siapa yang melakukan.Perilaku Organisasi (OB) Perilaku Organisasi – bidang study yang mempelajari dampak perorangan. bagaimana tugas akan di kelompokkan dari siapa kepada siapa harus melaporkan kegiatan serta dimana keputusan akan diambil Kepemimpinan – Fungsi yang mencakup memotivasi karyawan. Pengendalian – Memantau kegiatan-kegiatan untuk menjamin kegiatan itu dicapai sesuai rencana dan memperbaiki setiap penyimpangan yang signifikan.meramalkan dan mengendalikan perilaku manusi. bisa individu atau kelompok. Pengorganisasian . Hubungan Interpersonal – manajer dituntut untuk menjalankan tugas sifatnya seremonial dan simbolis.penentuan strategi dan pengembangan rencana untuk mengatur kegiatan. 2.semua manajer mempunyai peran pemimpin.personal.terdiri dari dua orang atau lebih. Berdasarkan pengamatan terhadap para manajer oleh MINTZBERG bahwa manajer menjalankan sepuluh peran yang berbeda tapi saling berkaitan.pemberian motivasi dan pendisiplinan karyawan juga penghubung baik internal maupun ekternal. Kepemimpinan Pengendalian Perencanaan – Proses yang mencakup penentuan sasaran. Kesepuluh peran tersebut dapat dikelompokkan menjadi tiga yang utama : 1. teknis.dengan tujuan mengaplikasikan pengetahuan semacam itu untuk memperbaiki efektifitas organisasi. Peran ini meliputi perekrutan. mengarahkan orang lain.

produktifitas telah dilakukan. kekuatan. Status Perkawinan. Dampak senioritas pada kinerja. juga sangat pening bagi pemimpin yang sehari hari banyak melakukan komunikasi baik vertikal maupun horizontal.kajian mengenal hubungan senioritas. Jika ada perbedaan hanya sedikit. 2.kebosanan dan koordinasi menurun seiring dengan berjalannya waktu. Masa Kerja. pendorong persaingan. Manajer melakukan empat kegiatan manajeriel 1.Ketrampilan Personal – kemampuan bekerja sama. 3. dan berinteraksi dengan orang-orang luar. memahami dan memotivasi orang lain baik perorangan maupun kelompok Ketrampilan konseptual – kemampuan mental untuk menganalisa dan mediaknosa situasi rumit. Manajemen Tradisional – Penambilan keputusan.mengalokasikan staf dan melatih Pembangunan Jaringan – Besosialisasi. perencanaan dan Komunikasi pengendalian . . Human Relation – merupakan salah satu unsur penting bagi keberhasilan komunikasi baik dalam komunikasi antar personal maupun dalam komunikasi kelompok. Karakteristik biografis atau karakter pribadi: Usia Usia mempengaruhi produktifitas – terdapat suatu keyakinan bahwa produ ktifitas merosot dengan bertambahnya usia seseorang. dalam hal kemampuan memecahkan masalah. kita mendefinisikan senioritas sebagai masa kerja seseorang pada pekerjaan tertentu menujukkan suatu hubungan positif antara senioritan dengan produktifitas pekerjaan Organisasi – suatu kelompok orang yang bekerja untuk mencapai serangkaian tujuan yang telah ditentukan bersama antara orang yang membentuk atau menjadi anggota organisasi. mengelola konflik. Jenis Kelamin. mendisiplinkan. ketrampilan analisis. lebih puas dengan hasil kerjanya dari pada karyawan yang belum nikah. motivasi. Kegiatan manajer yang efektif dan manajer yang sukses. sosialisasi atau kemampuan belajar. ketrampilan individu terutama kecepatan. tingkat pengunduran diri rendah. berpolitik. Riset secara konsisten menujukkan bahwa karyawan yang sudah menikah lebih rendah tingkat keabsenannya. dalam public relation.Bertukar informasi yang rutin dan memproses dukumen Manajemen sumber Daya Manusia – Motivasi.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->