Anda di halaman 1dari 117

KURIKULUM SMK PGRI 20 JAKARTA

PROGRAMSTUDIKEAHLIAN TEKNIK OTOMOTIF


KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DKI JAKARTA


PERKUMPULAN PEMBINA LEMBAGAPENDIDIKAN DIKDASMEN PGRI
S M K PGRI 2 0 J A K A R T A
H. Abdurrahman No. 54, Cibubur, Jakarta Timur
Telp. 021-87713123 Fax. 021-87754525
Web Site. www. smkpgri20jkt.sch.id
TAHUN 2009

1
LEMBAR PENGESAHAN

Kurikulum SMK PGRI 20 Jakarta


Program Studi Keahlian Teknik Otomotif
Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan
telah diketahui dan disahkan untuk digunakan mulai
Tahun Pelajaran 2009/2010

Mengetahui/Menyetujui Jakarta, Juli 2009


Ketua Komite Sekolah Kepala SMK PGRI 20 Jakarta

RAMIDJO Drs. H. R E M B U N

Mengesahkan
a/n. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta
Kepala Bidang SMK

Drs. H. SLAMET WIDODO, MPd.


NIP. 131 470 701

2
KATA PENGANTAR

Tidak ada kata yang patut kami ucapkan selain mengucapkan syukur Alhamdulillah
kepada Allah SWT yang tiada henti-hentinya melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita
semua, atas tersusunnya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Kompetensi Keahlian
Teknik Kendaraan Ringan sebagai salah satu program keahlian yang ada di sekolah kami.
Penyusunan KTSP ini dilakukan bersama-sama dengan Komite Sekolah, Guru-guru baik
normatif, adaptif maupun produktif dengan dukungan dari stake holder serta bimbingan dari
pihak yang berkompeten, yaitu Pengawas sekolah Sudin Dikmen Kota Administrasi Jakarta
Timur Provinsi DKI Jakarta.

Penyusunan KTSP Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan merujuk pada


Permendiknas No. 22 tahun 2006 tentang standar isi dan Permendiknas no. 23 tahun 2006
tentang standar lulusan, serta Permendiknas no. 24 tahun 2006 tentang Pelaksanaan
Permendiknas no. 22 dan no. 23 tahun 2006. Juga merujuk pada standar kompetensi dan
kompetensi dasar SMK yang dikeluarkan oleh BSNP serta bimbingan teknis penyusunan
kurikulum KTSP yang dikeluarkan oleh Bidang Pembinaan SMK.

KTSP Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan merupakan aktualisasi


pengembangan kemampuan profesional guru dalam pengembangan kurikulum yang telah
disesuaikan dengan tuntutan DU/DI, dengan harapan dapat dijadikan pedoman dalam kegiatan
belajar mengajar khususnya di SMK PGRI 20 Jakarta mulai tahun pelajaran 2009/2010.

Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam
penyusunan KTSP Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan ini, dan kami menyadari
bahwa KTSP ini masih jauh dari kesempurnaan serta masih banyak kekurangan, oleh sebab itu
kami mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun, untuk
perbaikan dan penyempurnaan KTSP ini.

Jakarta, Juli 2009


Kepala SMK PGRI 20 Jakarta

Drs. H. R E M B U N

3
DAFTAR ISI

Lembar Pengesahan .................................................................................................. ii


Kata Pengantar ......................................................................................................... iii
Daftar Isi .................................................................................................................. iv
I. PENDAHULUAN ............................................................................................... 1
A.Latar Belakang Penyusunan Kurikulum 1
B.Landasan Penyusunan Kurikulum 3
1.Landasan Filosofis ..................................................................................... 3
2.Landasan Yuridis ....................................................................................... 3
C.Tujuan Penyusunan Kurikulum 4
D.Prinsip Pengembangan Kurikulum 4

II. TUJUAN PENDIDIKAN SMK DAN VISI, MISI SERTA TUJUAN SMK PGRI
20 JAKARTA .................................................................................................... 6
A.Tujuan Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 6
B.Visi, Misi dan Tujuan SMK PGRI 20 Jakarta 6
1.Visi SMK PGRI 20 Jakarta ........................................................................ 6
2.Misi SMK PGRI 20 Jakarta ........................................................................ 6
3.Tujuan SMK PGRI 20 Jakarta .................................................................... 6
C.Visi, Misi dan Tujuan Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan 6
1 .Visi Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan ............................... 6
2.Misi Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan ............................... 7
3.Tujuan Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan ........................... 7

III. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL), STANDAR KOMPETENSI DAN


KOMPETENSI DASAR .................................................................................. 8
A.Standar Kompetensi Lulusan SMK 8
B.Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Mata Pelajaran 9
C.Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Kelompok Normatif
Dan Adaptif ................................................................................................... 22
D.Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Kelompok Produktif 62
E.Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Muatan Lokal 69

4
IV. STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM
A.Struktur Kurikulum 70
1.Diagram Pencapaian Kompetensi Produktif .............................................. 70
2.Struktur Kurikulum .................................................................................... 73
B.Muatan Kurikulum 74

V. KALENDER PENDIDIKAN DAN AKADEMIK SEKOLAH......................... 91


A.Kalender Pendidikan SMK/MAK tahun 2009/20 10 91
B.Perhitungan Minggu Efektif 92
C.Kalender Akademik Sekolah Tahun 2009/2010 93

VI. PENUTUP.............................................................................................................. 95

5
BAB. I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG PENYUSUNAN KURIKULUM

Era globalisasi dan pasar bebas membawa dampak persaingan yang semakin ketat
di samping membuka peluang kerja sama. Untuk menghadapi persaingan dan
memanfaatkan peluang kerja sama, diperlukan Sumber Daya Manusia ( SDM ) yang
kompeten untuk menjadi pelakunya.

Bangsa Indonesia yang merupakan bagian dari masyarakat dunia, tidak bisa
menghindari segala konsekuensi dari era tersebut. Keunggulan komparatif yang selama ini
dimiliki, seperti tenaga ( buruh ) murah, ketersediaan bahan mentah, kemudahan
berinvestasi dan insentif lain, sudah tidak lagi relevan untuk dijadikan andalan. Persaingan
bebas pada tingkat manca negara lebih banyak menuntut keunggulan kompetitif, dimana
faktor kualitas menjadi ukran keunggulan. Kaena itulah, ketersediaan SDM berkualitas
yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional menjadi alternatif jawaban
untuk memenangkan persaingan global tersebut.

Bila kontek, upaya mengembangkan keunggulan SDM dikaitkan dengan tantangan


tersebut serta implementasi undang-undang nomor 22/1999 dan undang-undang nomor
25/1999, maka upaya tersebut jelas harus dilakukan lebih intensif, terencana, dan sistimatis.
Untuk itu maka perumusan kebijakan pengembangan SDM melalui jalur pendidikan harus
dilakukan secara komprensif dan mengakomodasi aneka ragam kebutuhan yang
berkembang.

Mengantisipasi tantangan dan pdeluang tersebut , pemerintah telah melakukan


upaya penyempurnaan sistem pendidikan, bila sebelumnya pengelolaan pendidikan
merupakan wewenang pusat, maka dengan berlakunya undang-undang tersebut
kewenangannya berada pada pemerintah daerah kota/kabupaten. Kantor Departemen
Pendidikan Nasional pada tingkat kota/kabupaten harus dapat mempertimbangkan
dengan bijaksana kondisi nyata organisasi maupun lingkungannya, dan harus
mendukung pula misi pendidikan nasional. Perubahan seperti tersebut di atas berkaitan
dengan kurikulum yang dengan sendirinya menuntut dan mempersyaratkan berbagai
perubahan pada komponen-komponen pendidikan lain. Kurikulum adalah seperangkat
rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang
digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai
tujuan pendidikan tertentu.

6
Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan
kekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik. Oleh sebab
itu kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian
kelompok pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah.

Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang beragam


mengacu pada Standar Nasional Pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan
pendidikan nasional. Standar Nasional Pendidikan terdiri atas standar isi, proses,
kompetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan,
pembiayaan dan penilaian pendidikan. Dua dari kedelapan standar nasional pendidikan
tersebut, yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan acuan
utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum.

Panduan pengembangan kurikulum disusun antara lain agar dapat memberi


kesempatan peserta didik untuk :

a. Belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
b. Belajar untuk memahami dan menghayati,
c. Belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif,
d. Belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain, dan
e. Belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang
aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan.

Otonomi dalam pengelolaan pendidikan merupakan potensi bagi sekolah untuk


meningkatkan kinerja para staf, menawarkan partisipasi langsung kepada kelompok -
kelompok terkait, dan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pendidikan.
Otonomi sekolah juga berperan dalam menampung konsensus umum tentang
pemberdayaan sekolah. Pemberdayaan sekolah dengan memberikan otonomi yang lebih
besar, di samping menunjukkan sikap tanggap pemerintah terhadap tuntutan masyarakat
juga dapat ditujukan sebagai sarana peningkatan efisiensi, mutu dan pemerataan
pendidikan. Keterlibatan kepala sekolah dan guru dalam pengambilan keputusan -
keputusan sekolah juga mendorong rasa kepemilikan yang lebih tinggi terhadap
sekolahnya yang pada akhirnya mendorong mereka untuk menggunakan sumber daya
yang ada seefisien mungkin untuk mencapai hasil yang optimal. Sekolah juga harus
mampu mencermati kebutuhan peserta didik yang bervariasi, keinginan staf yang
berbeda, kondisi lingkungan yang beragam, harapan masyarakat yang menitipkan
anaknya pada sekolah agar kelak bisa mandiri, serta tuntutan dunia kerja untuk
memperoleh tenaga kerja yang produktif, potensial, dan berkualitas.

7
B. LANDASAN PENYUSUNAN KURIKULUM

1.LANDASAN FILOSOFIS
Dalam kehidupan suatu negara, pendidikan memegang peranan yang amat
penting untuk menjamin kelangsungan hidup negara dan bangsa, karena pendidikan
merupakan wahana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya
manusia. Masyarakat Indonesia dengan laju pembangunannya masih menghadapi
masalah pendidkan yang berat, terutama berkaitan dengan kualitas, relevansi, dan
efisiensi pendidikan. Mentalitas sebagian besar masyarakat Indonesia, terutama pada
masyarakat agraris, dengan ketertinggalannya sebagai akibat penjajahan, belum
mendukung tercapainya cita-cita pembangunan nasional. Berbagai kekurangan dan
kelemahan mentalitas masyarakat Indonesia tersebut antara lain : suka melakukan
terobosan dengan mengabaikan mutu, kurang rasa percaya diri, tidak berdisiplin
murni, tidak berorientasi ke masa depan, dan suka mengabaikan tanggung
jawabtanpa rasa malu. Terdapat ciri-ciri manusia Indonesia yang menghambat, yaitu
hipokrit atau munafik, segan dan enggan bertanggungjawab atas perbuatannya,
putusannya, kekuatannya, pikirannya, berjiwa feodal, percaya pada takhayul, boros,
lebih suka tidak bekerja keras kecuali kalau terpaksa, ingin cepat kaya, berpangkat,
cepat cemburu, dengki dan tukang meniru, Di samping itu terdapat kelemahan lain
yang kurang menunjang pembangunan. Menghadapi kondisi masyarakat Indonesia
sebagaimana diuraikan di atas, pembangunan pendidikan merupan suatu keharusan
dan amat penting untuk

dilakukan perubahan ke arah yang lebih baik lagi guna meningkatkan taraf hidup dan
kesejahteraan masyarakat Indonesia.

2.LANDASAN YURIDIS
Landasan Yuridis penyusunan KTSP 2009 adalah :
a. Undang-Undang Dasar 1945 pasal 31
b. Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan
Nasional

1)Pasal 1 ayat 19
2)Pasal 18 ayat 1, 2, 3 dan 4
3)Pasal 32 ayat 1, 2 dan 3
4)Pasal 35 ayat 2
5)Pasal 36 ayat 1, 2, 3 dan 4
6)Pasal 37 ayat 1, 2 dan 3
7)Pasal 38 ayat 1 dan 2
8
c. Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005, tentang Standar Nasional
Pendidikan

1)Pasal 1 ayat 5, 13, 14, dan 15


2)Pasal 5 ayat 1 dan 2
3)Pasal 7 ayat 1, 2, 6, 7 dan 8
4)Pasal 8 ayat 1, 2 dan 3
5)Pasal 10 ayat 1, 2 dan 3
6)Pasal 11 ayat 2, 3 dan 4
7)Pasal 13 ayat 1, 2, 3 dan 4
8)Pasal 16 ayat 1, 2, 3, 4 dan 5
9)Pasal 17 ayat 1 dan 2
10)Pasal 18 ayat 1, 2 dan 3
11)Pasal 20
d. Permendiknas RI Nomor 22 Tahun 2006, tentang Standar Isi ( SI )
e. Permendiknas RI Nomor 23 Tahun 2006, tentang Standar Kompetensi
Lulusan ( SKL )

f. Permendiknas RI Nomor 24 Tahun 2006, tentang perlaksanaan


Permendiknas nomor 23 dan 23 tahun 2006

C. TUJUAN PENYUSUNAN KURIKULUM

1. Untuk dijadikan acuan dan pedoman bagi Sekolah (Pendidik dan Tenaga
Kependidikan) dalam rangka penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran yang
bermutu, terukur, berkesinambungan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

2. Untuk dijadikan acuan dan pedoman bagi Stakeholders (pemangku kepentingan)


dalam rangka ikut serta memberikan partisipasi maupun pengendalian/control untuk
terwujudnya satuan pendidikan yang sehat, bermut, dan memenuhi harapan
masyarakat.

D. PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM


Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SMK dikembangkan sesuai dengan relevansinya
oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan dan komite sekolah, di bawah koordinasi
dan supervisi

9
dinas pendidikan, mengacu pada standar isi dan standar kompetensi lulusan serta
berpedoman pada panduan penyusunan KTSP yang disusun oleh BSNP.

Sebagaimana Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan pada umumnya, KTSP SMK


dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip berikut.

1. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta


didik dan lingkungannya

Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi


sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman
dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap,
kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta
didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan
peserta didik serta tuntutan lingkungan. Peserta didik memiliki posisi sentral, berarti
segala kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik.

2. Beragam dan terpadu

Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta


didik, kondisi daerah, jenjang dan jenis pendidikan, serta menghargai dan tidak
diskriminatif terhadap perbedaan agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial
ekonomi, dan jender. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib
kurikulum, muatan lokal, dan pengembangan diri secara terpadu, serta disusun dalam
keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antarsubstansi.

3. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni

Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi


dan seni yang berkembang secara dinamis. Oleh karena itu, semangat dan isi
kurikulum harus memberikan kegiatan pembelajaran peserta didik untuk mengikuti
dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

4. Relevan dengan kebutuhan kehidupan

Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan


(stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan,
termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha/industri dan dunia
kerja. Oleh karena itu, upaya pengembangan kecakapan pribadi, kecakapan sosial,
kecakapan akademik dan kecakapan vokasional merupakan keniscayaan.

5.Menyeluruh dan berkesinambungan

Sub stansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi, bidang kajian


keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara
berkesinambungan antarsemua jenjang pendidikan.

6.Belajar sepanjang hayat

Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan, pembudayaan, dan


pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum
mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal, nonformal, dan
informal dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu
berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya.

7.Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah

Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan


kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan
bernegara. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan
memberdayakan sejalan dengan motto Bhinneka Tunggal Ika dalam kerangka Negara
Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

E. ACUAN PENYUSUNAN KURIKULUM


Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan disusun dengan memperhatikan hal-hal sebagai
berikut.

1. Peningkatan iman dan taqwa serta akhlak mulia

Keimanan dan ketaqwaan serta akhlak mulia menjadi dasar pembentukan


kepribadian peserta didik secara utuh. Kurikulum yang disusun harus
memungkinkan semua mata pelajaran dapat menunjang peningkatan iman dan
taqwa serta akhlak mulia.
2. Peningkatan potensi, kecerdasan, dan minat sesuai dengan tingkat
perkembangan dan kemampuan peserta didik

Pendidikan merupakan proses sistematis untuk meningkatkan martabat manusia


secara holistik yang memungkinkan potensi diri (afektif, kognitif, psikomotor)
berkembang secara optimal. Sejalan dengan itu, kurikulum disusun dengan
memperhatikan potensi, tingkat perkembangan, minat, kecerdasan intelektual,
emosional dan sosial, spiritual, dan kinestetik peserta didik.

3. Keragaman potensi dan karakteristik daerah dan lingkungan

Daerah memiliki potensi, kebutuhan, tantangan, dan keragaman karakteristik


lingkungan. Masing-masing daerah memerlukan pendidikan sesuai dengan
karakteristik daerah dan pengalaman hidup sehari-hari. Oleh karena itu, kurikulum
harus memuat keragaman tersebut untuk menghasilkan lulusan yang relevan
dengan kebutuhan pengembangan daerah.

4. Tuntutan pembangunan daerah dan nasional

Dalam era otonomi dan desentralisasi untuk mewujudkan pendidikan yang otonom
dan demokratis perlu memperhatikan keragaman dan mendorong partisipasi
masyarakat dengan tetap mengedepankan wawasan nasional. Untuk itu, keduanya
harus ditampung secara berimbang dan saling mengisi.

5. Tuntutan dunia kerja

Kegiatan pembelajaran harus dapat mendukung tumbuh-kembangnya pribadi


peserta didik yang berjiwa kewirausahaan dan mempunyai kecakapan hidup. Oleh
sebab itu, kurikulum perlu memuat kecakapan hidup untuk membekali peserta
didik memasuki dunia kerja. Hal ini sangat penting terutama bagi satuan
pendidikan kejuruan dan peserta didik yang tidak melanjutkan ke jenjang yang
lebih tinggi.

6. Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni

Pendidikan perlu mengantisipasi dampak global yang membawa masyarakat


berbasis pengetahuan di mana ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (IPTEKS)
sangat berperan sebagai penggerak utama perubahan. Pendidikan harus terus
menerus melakukan adaptasi dan penyesuaian perkembangan IPTEKS sehingga
tetap relevan dan kontekstual dengan perubahan. Oleh karena itu, kurikulum harus
dikembangkan secara berkala dan berkesinambungan sejalan dengan perkembangan
IPTEKS.

7.Agama

Kurikulum harus dikembangkan untuk mendukung peningkatan iman dan taqwa serta
akhlak mulia dengan tetap memelihara toleransi dan kerukunan umat beragama. Oleh
karena itu, muatan kurikulum semua mata pelajaran harus ikut mendukung peningkatan
iman, taqwa dan akhlak mulia.

8.Dinamika perkembangan global

Pendidikan harus menciptakan kemandirian, baik pada individu maupun bangsa, yang
sangat penting ketika dunia digerakkan oleh pasar bebas. Pergaulan antar bangsa yang
semakin dekat memerlukan individu yang mandiri dan mampu bersaing serta
mempunyai kemampuan untuk hidup berdampingan dengan suku dan bangsa lain.

9.Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan

Pendidikan diarahkan untuk membangun karakter dan wawasan kebangsaan peserta


didik yang menjadi landasan penting bagi upaya memelihara persatuan dan kesatuan
bangsa dalam kerangka NKRI. Oleh karena itu, kurikulum harus mendorong
berkembangnya wawasan dan sikap kebangsaan serta persatuan nasional untuk
memperkuat keutuhan bangsa dalam wilayah NKRI.

10.Kondisi sosial budaya masyarakat setempat


Kurikulum harus dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik sosial budaya
masyarakat setempat dan menunjang kelestarian keragaman budaya. Penghayatan dan
apresiasi pada budaya setempat harus terlebih dahulu ditumbuhkan sebelum
mempelajari budaya dari daerah dan bangsa lain.

11.Kesetaraan jender
Kurikulum harus diarahkan kepada terciptanya pendidikan yang berkeadilan dan
memperhatikan kesetaraan jender.

12.Karakteristik satuan pendidikan


Kurikulum harus dikembangkan sesuai dengan visi, misi, tujuan, kondisi, dan ciri khas
masing-masing satuan pendidikan.
BAB II
TUJUAN PENDIDIKAN SMK DAN
VISI, MISI, SERTA TUJUAN SMK PGRI 20 JAKARTA

A. TUJUAN PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)


Tujuan pendidikan menengah kejuruan adalah meningkatkan kecerdasan pengetahuan,
kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti
pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya.

B. VISI, MISI DAN TUJUAN SMK PGRI 20 JAKARTA


1.VISI SMK PGRI 20 JAKARTA
Sekolah menengah kejuruan PGRI 20 Jakarta, menjadi pusat layanan industri dan
layanan penyediaan calon tenaga kerja yang profesional di Jakarta dan sekitarnya
2.MISI SMK PGRI 20 JAKARTA
Mempersiapkan para lulusan untuk menjadi tenaga kerja tingkat menengah yang
bertakwa, cerdas, terampil, mempunyai budaya tertib, budaya bersih, dan budaya kerja
yang tinggi, berjiwa wirausaha sebagai prasarat guna mengisi kebutuhan tenaga kerja
menuju persaingan global.
3.TUJUAN SMK PGRI 20 JAKARTA
a. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

b. Mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi warga negara yang


bermartabat, berakhlak mulia, sehat, cakap berilmu, kreatif, mandiri, demokratis,
dan bertanggung jawab.

c. Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan dan kompetensi-kompetensi


yang dapat dikembangkan di lingkungan masyarakat, dunia usaha dan industri
maupun melalui jenjang pendidikan lebih tinggi guna menuju persaingan global.

C. VISI MISI DAN TUJUAN KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN


RINGAN

1. VISI KOMPETNSI KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN :


Membentuk manusia Indonesia seutuhnya yang menguasai IPTEK, menjadi tenaga
kerja produktif, berjiwa wira usaha, kreatif yang dilandasi keimanan, ketaqwaan dan
akhlak yang mulia sebagai teknisi mekanik otomotif.
2. MISI KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN
a. Menghasilkan SDM yang menjadi faktor unggulan, mengubah prilaku dari status
beban menjadi aset ekonomi dibidang otomotif

b. Menghasilkan tenaga kerja yang produktif, kreatif dan dapat mengembangkan


diri khususnya menjadi teknisi otomotif yang dilandasi keimanan, ketaqwaan dan
akhlak yang mulia

3. TUJUAN KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN


Tujuan Kompetensi keahlian Teknik Kendaraan Ringan secara umum mengacu pada
isi undang-undang Sistem Pendidikan Nasional ( UU SPN ) pasal 3 menegenai tujuan
Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa Pendidikan
Kejuruan merupakan Pendidikan Menengah yang mempersiapkan peserta didik
terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu.

Secara khusus tujuan kompetensi keahlian teknik kendaraan ringan adalah


membekali peserta didik agar dapat menjadi seorang mekanik yang mapu mengelola
usaha khususnya di bidang bengkel otomotif,mampu menjual dan membukukannya
dengan baik, serta menjadi mekanik yang kompeten dalam bidang:
a.Perawatan dan Perbaikan Motor Otomotif
b.Perawatan dan Perbaikan Sistem Pemindahan Tenaga Otomotif
c.Perawatan dan Perbaikan Chasis Otomotif
d.Perawatan dan perbaikan Sistem Kelistrikan Otomotif

Adapun ruang lingkup pekerjaan bagi lulusan kompetensi keahlian teknik


kendaraan ringan adalah jenis pekerjaan dan atau profesi yang relevan dengan
kompetensi yang meliputi perbaikan kendaraan ringan :

No Dunia Usaha / Industri Lingkup Pekerjaan

1 Bengkel Umum - Teknisi / Mekanik


- Pelayanan Suku Cadang
2 Industri - Operator (Teknisi Perakitan dan Teknisi
Produksi )
BAB. III
STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM
A. STRUKTUR KURIKULUM
1. DIAGRAM PENCAPAIAN KOMPETENSI PRODUKTIF
Diagram pencapaian kompetensi pada Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan
merupakan tahapan atau tata urutan kompetensi yang akan diajarkan dan dilatihkan
kepada peserta didik dalam kurun waktu yang dibutuhkan serta kemungkinan multi exit
-multi entry yang dapat diterapkan. Diagram ini menunjukkan tahapan atau tata urutan
kompetensi yang diajarkan dan dilatihkan kepada peserta didik dalam kurun waktu yang
dibutuhkan serta kemungkinan multi exit-multi entry yang dapat diterapkan. Adapun
kode dan nama-nama standar kompetensi Teknik Kendaraan Ringan adalah sebagai
berikut :

NO KODE STANDAR KOMPETENSI

1 DKK.SK . 1 Memahami dasar-dasar mesin


2 DKK.SK . 2 Memahami proses-proses dasar pembentukan logam
3 DKK.SK . 3 Menjelaskan proses-proses mesin konversi energi
4 DKK.SK . 4 Menginterpretasikan gambar teknik
5 DKK.SK . 5 Menggunakan peralatan dan perlengkapan di tempat kerja
6 DKK.SK . 6 Menggunakan alat-alat ukur ( measuring tools )
7 DKK.SK . 7 Menerapkan prosedur keselamatan, kesehatan kerja dan
lingkungan tempat kerja
8 KK.SK . 1 Memperbaiki sistem hidrolik dan kompresor udara
9 KK.SK . 2 Melaksanakan prosedur pengelasan, pematrian,
pemotongan dengan panas dan pemanasan
10 KK.SK . 3 Mlakukan overhaul sistem pendingin dan komponen–
komponennya
11 KK.SK . 4 Memelihara/servis sistem bahan bakar bensin
12 KK.SK . 5 Memperbaiki sistem injeksi bahan bakar diesel
13 KK.SK . 6 Memeliharaan/servis engine dan komponennya
14 KK.SK . 7 Memperbaiki unit kopling dan komponen-komponen
sistem pengoperasian
NO KODE STANDAR KOMPETENSI

15 KK.SK. 8 Memelihara transmisi


16 KK.SK. 9 Memelihara unit final drive /garden

17 KK.SK. 10 Memperbaiki poros pen ggerak roda


18 KK.SK. 11 Memperbaiki roda dan ban
19 KK.SK. 12 Memperbaiki sistem rem
20 KK.SK. 13 Memperbaiki sistem kemudi
21 KK.SK. 14 Memperbaiki sistem suspensi
22 KK.SK. 15 Memelihara baterai
23 KK.SK. 16 Memperbaiki kerusakan ringan pada ran gkaian/ sistem
kelistrikan, pen gaman dan kelengkapan tambahan
24 KK.SK. 17 Memperbaiki sistem pengapian
25 KK.SK. 18 Memperbaiki sistim starter dan pengisian
26 KK.SK. 19 Memelihara/servis sistem AC (Air Conditioner )
27 KK.SK. 20 Memperbaiki Sistem Wiper dan Waser

28 KK.SK. 21 Memelihara/Servis Sistem EFI (Electronic Feul Injection)

29 KK.SK. 22 Memelihara/Servis Sistem Control Emisis Gas Buang

30 KK.SK. 23 Memperbaiki Geometri Roda Depan (Front Wheel


Aligemant)

31 KK. SK. 24 Melaksanakan Perbaikan Pada Sistem Pelumasan

32 KK.SK. 25 Melaksanakan Perbaikan Pada Sistem Mekanisme Katup


Sedangkan diagram pencapaian kompetensi produktif dapat digambarkan sebagai
berikut :

KELAS XI I ( DUA BELAS )

KK. SK. 4 Memelihara/servis sistem bahan bakar bensinKK. SK. 21 KK. SK. 5 Memperbaiki sistem injeksi bahan bakar diesel
Memelihara/Servis Sistem
EFI (Electronic Fuel
Injection)
KK. SK. 25 Melaksanakan Perbaikan Pada Sistem Mekanisme Katup
KK. SK. 22 Memelihara/Servis Sistem Control Emisis Gas Buang

KK. SK. 12
Memperbaiki sistem rem

KK. SK. 13 Memperbaiki


KK. SK. 23sistem kemudi Geometri Roda Depan (Front Wheel Aligemant)
Memperbaiki
KK. SK. 14
Memperbaiki sistem suspensi

KK. SK. 19 Memelihara/servis sistem AC ( Air Conditioner)


KK. SK. 16 Memperbaiki kerusakan ringan pada rangkaian/ sistem kelistrikan, pengaman dan kelengkapan tambahan

KELAS XI ( SEBELAS )
KK. SK. 24 KK. SK. 6
Melaksanakan KK. SK. 3 Memeliharaan/servis engine
Perbaikan Pada
Melakukan overhaul sistem pendingin dan komponen-
dankomponennya
komponen-komponen-nya
Sistem Pelumasan

KK. SK. 7 Memperbaiki unit kopling dan komponen-komponen sistem pengoperasian


KK. SK. 10
Memperbaiki poros KK. SK. 9 Memelihara unit final drive /gardan
penggerak roda
KK. SK. 8
Memelihara transmisi

KK. SK. 20 Memperbaiki Sistem Wiper dan17


KK. SK. Waser
Memperbaiki sistem pengapian
KK. SK. 18 Memperbaiki sistim starter dan pengisian

KELAS X ( SEPULUH )

DKK. SK. 5 Menerapkan prosedur keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan tempat kerja KK. SK. 15
DKK. SK. 3 Menjelaskan proses-proses mesin konversi energi
Memelihara baterai

DKK. SK. 1
Memahami dasar-dasar mesin KK. SK. 11
Memperbaiki roda dan ban
DKK. SK. 2
Memahami proses-proses
dasar pembentukan logam
KK. SK. 1 Memperbaiki sistem hidrolik dan kompresor udara
DKK. SK. 4
Menggunakan peralatan dan
perlengkapan di tempat kerja
DKK. SK. 6 Menginterpretasikan gambar teknik
KK. SK. 2
DKK. SK. 7
Melaksanakan prosedur Menggunakan alat-alat
pengelasan, pematrian, pemotongan dengan panas dan pemanasan ukur ( measuring tools)
2. STRUKTUR KURIKULUM
DURASI SMT DAN JML JAM PER

NO MATA PELAJARAN MINGGU


IDEAL IMPL X XI XII
1 2 1 2 1 2

A KELOMPOK MATA PELAJARAN


I Kelompok Normatif

1 Pendidikan Agama 192 222 2 2 2 2 2 2


2 Pendidikan Kewarganegaraan 192 187 2 2 2 2 1 1
3 Bahasa Indonesia 192 222 2 2 2 2 4 4
4 Pend. Jasmani olahraga kesehatan 192 187 2 2 2 2 1 1
5 Seni dan Budaya 128 76 1 1 1 1
II Kelompok Adaptif

1 Matematika 516 736 6 6 6 6 8 8


2 Bahasa Inggris 440 660 4 4 6 6 8 8
3 Fisika 276 222 2 2 2 2 2 2
4 Kimia 192 222 2 2 2 2 2 2
5 Ilmu Pengetahuan Alam 192 187 2 2 2 2 1 1
6 Ilmu Pengetahuan Sosial 128 76 1 1 1 1
7 KKPI 202 222 2 2 2 2 2 2
8 Kewirausahaan 192 187 2 2 2 2 1 1
Jumlah Durasi Normatif Adaptif 3034 3406 30 30 32 32 32 32
III Kelompok Produktif

1 Dasar Kompetensi Kejuruan 140 152 4 4


2 Kompetensi Kejuruan 1044 1326 8 8 14 14 14 14
Jumlah Durasi Produktif 1184 1478 12 12 14 14 14 14
B MUATAN LOKAL 192 152 2 2 2 2 2 2

C PENGEMBANGAN DIRI 192* 192*

TOTAL 4410 5036


44 44 48 48 48 48
B. MUATAN KURIKULUM
1. Kelompok Mata Pelajaran
Peraturan Pemerintah (PP) No. 19 tahun 2002005 tentang Standar Nasional
Pendidikan pada pasal 6 ayat (1) menyatakan bahwa kurikulum untuk jenis
pendidikan umum, kejuruan, dan khusus pada jenjang pendidikan dasar dan
menengah terdiri atas:

a.kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia;


b.kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian;
c.kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi;
d.kelompok mata pelajaran estetika;
e.kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan.

Kelompok mata pelajaran tersebut dikelompokkan melalui muatan atau kegiatan


pembelajaran sebagaimana diuraikan dalam PP No. 19 Tahun 2005 pada pasal 6 ayat (1)
dan pasal 7 seperti yang tergambar pada tabel di bawah ini.

KELOMPOK MATA CAKUPAN MELALUI


PELAJARAN
Agama dan Akhlak Mulia Membentuk peserta didik
menjadi manusia yang Dilaksanakan melalui muatan
beriman dan bertaqwa dan/atau kegiatan agama,
kepada Tuhan Yang Maha kewarganegaraan,
Esa serta berakhlak mulia. kepribadian, ilmu

Akhlak mulia mencakup pengetahuan dan teknologi,


etika, budi pekerti atau estetika, jasmani, olahraga

moral sebagai perwujudan dan kesehatan

dari pendidikan agama


Dilaksanakan melalui muatan
Membentuk peserta didik dan/atau kegiatan agama,
menjadi manusia yang akhlak mulia,
Kewarganegaraan dan
Kepribadian memiliki rasa kebangsaan kewarganegaraan, bahasa,
dan cinta tanah air seni dan budaya, dan
pendidikan jasmani
KELOMPOK MATA
CAKUPAN MELALUI
PELAJARAN
Dilaksanakan melalui
muatan dan/atau kegiatan
bahasa, matematika, Ilmu
Mengembangkan logika, Pengetahuan Alam, Ilmu
Ilmu Pengetahuan dan kemampuan berpikir dan Pengetahuan Sosial,
teknologi analisis peserta didik keterampilan kejuruan,
teknologi informasi dan
komunikasi, serta muatan
local yang relevan

Estetika

Jasmani olahraga dan


kesehatan
Membentuk karakter Dilaksanakan melalui Dilaksanakan melalui
peserta didik menjadi muatan dan/atau muatan dan/atau kegiatan
manusia yang memiliki kegiatan bahasa, seni pendidikan jasmani,
rasa seni dan pemahaman dan budaya, olahraga dan kesehatan,
budaya keterampilan dan ilmu pengetahuan alam, dan
muatanlokal yang muatan local yang relevan
Membentuk karakter
relevan
peserta didik agar sehat
jasmani dan rohani, dan
menumbuhkan rasa
sportivitas

Selanjutnya dari kelima kelompok mata pelajaran tersebut di atas, Sekolah


Menengah Kejuruan (SMK) PGRI 20 Jakarta masih dijabarkan seperti berikut ini.

a.Kelompok Normatif: Pendidikan Agama, PKn, B Indonesia, Penjasorkes, Seni


Budaya.
b.Kelompok Adaptif: Matematika, B. Inggris IPA, IPS, KKPI, KWU, Fisika, Kimia.
c.Kelompok Dasar Kejuruan
d.Kelompok Kompetensi Kejuruan.
e.Kelompok Muatan Lokal.
f.Kelompok Pengembangan Diri.
2.Muatan Lokal
Muatan Lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi peserta
didik yang disesuaikan dengan ciri khas dan sumber daya sekolah di DKI Jakarta
sebagai kota jasa perdagangan dan pariwisata.

Muatan lokal merupakan bagian dari struktur dan muatan kurikulum yang terdapat pada
Standar Isi di dalam kurikulum SMK PGRI 20 Jakarta. Keberadaan mata pelajaran
muatan lokal merupakan bentuk penyelenggaraan pendidikan yang tidak terpusat,
sebagai upaya agar penyelenggaraan pendidikan di masing-masing sekolah lebih
meningkat relevansinya terhadap keadaan dan kebutuhan daerah yang bersangkutan.
Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan nasional sehingga

keberadaan kurikulum muatan lokal mendukung dan melengkapi kurikulum nasional.


Muatan lokal untuk Kompetensi Keahlian teknik kendaraan ringan di SMK PGRI 20
Jakarta adalah “ Perawatan dan Perbaikan Sepeda Motor “

3.Pengembangan Diri
Pengembangan diri meliputi kegiatan terprogram dan tidak terprogram. Kegiatan
terprogram direncanakan secara khusus dan diikuti oleh peserta didik sesuai dengan rasa
seni yang dimiliki dan pemahaman budaya. lokal yang relevan. Jasmani, Olah Raga, dan
Kesehatan. Membentuk karakter peserta didik agar sehat jasmani dan rohani, dan
menumbuhkan rasa sportivitas Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan
pendidikan jasmani, olahraga, pendidikan kesehatan, ilmu pengetahuan alam, dan
muatan lokal yang relevan. kebutuhan dan kondisi pribadinya. Kegiatan tidak
terprogram dilaksanakan secara langsung oleh pendidik dan tenaga kependidikan di
sekolah yang diikuti oleh semua peserta didik.

a. Kegiatan terprogram terdiri atas tiga komponen:


1) Pelayanan konseling, meliputi pengembangan:
a)Kehidupan Pribadi.
b)Kehidupan Sosial.
c)Kemampuan Belajar.
d)Wawasan dan Pembinaan/bimbingan Karier
2) Ekstra kurikuler, meliputi kegiatan:
a)Kepramukaan.
b)Latihan Dasar Kepemimpinan
c)Seni, Olahraga, Keagamaan, dan Jurnalistik
3) Dakwah Sistem Langsung /Mentoring Agama
Dakwah Sistem Langsung /Mentoring Agama dimaksudkan untuk membentuk
sikap mental peserta didik dengan materi keagamaan, peserta didik menunjukkan
perilaku Akhlaqul Karimah yang tercermin dalam cara memberi salam, cara
berbicara, perilaku dan aktualisai kehidupan ditampilkan dalam kehidupan sehari -
hari dengan bimbingan dan tuntunan kaifiyah Ibadan yang benar sesuai dengan
ajaran Agama dengan pendekatan DSL (Dakwah Sistem Langsung) SMK PGRI
20 Jakarta, hal ini tercermin kejujuran dalam mengerjakan tugas-tugas selalu
mandiri dan bebas dari perbuatan tercela/nyontek sehingga prestasi yang di ukir
selalu ada peningkatan seiring dengan berjalannya waktu. Kesungguhan dan
kesadaran peserta didik dalam mengikuti seluruh kegiatan secara benar, senang
dan hati yang lapang akan membuka kunci kesuksesan dalam mempersiapkan diri
menjadi manusia yang produktif, dan enterpreneur. Dakwah Sistem Langsung
dilaksanakan pada setiap minggu sekali diluar jam pelajaran dengan alokasi waktu
1-2 jam pelajaran yang dimulai pukul 13.15 s.d 15.15. Kegiatan ini diciptakan
dalam suasana yang menyenangkan dengan metode yang variatif, melibatkan
peserta untuk berperan aktif, riang sehingga fress dan tidak melelahkan sekalipun
ditempuh dalam waktu yang panjang dan kegiatan yang padat, kegiatan perlu
diselingi dengan kreatifitas seni disela-sela waktu antar materi untuk
menyeimbangkan syaraf otak kanan dan kiri.

b. Kegiatan pengembangan diri secara tidak terprogram:


1)Rutin:
yaitu kegiatan yang dilakukan terjadwal, seperti: upacara bendera, senam, ibadah
khusus keagamaan bersama, pemeliharaan kebersihan lingkungan dan kesehatan
diri.

2)Spontan:
adalah kegiatan tidak terjadwal dalam kejadian khusus seperti: pembentukan
perilaku memberi salam, membuang sampah pada tempatnya, antri, mengatasi
silang pendapat (pertengkaran).

3)Keteladanan:
adalah kegiatan dalam bentuk perilaku sehari-hari seperti: berpakaian rapi,
berbahasa yang baik, rajin membaca, memuji kebaikan dan atau keberhasilan
orang lain, datang tepat waktu.
4. Pengaturan Beban Belajar:
a. Alokasi waktu kelompok adaptif dan kelompok dasar kejuruan serta kelompok
kejuruan disesuaikan dengan kebutuhan Kompetensi Keahlian dan dapat
diselenggarakan dalam blok waktu atau alternatif lain.

0. Materi Dasar kejuruan dan Kompetensi Kejuruan sesuai dengan kebutuhan


Kompetensi Keahlian untuk memenuhi standar kompetensi kerja.

b. Pendidikan SMK diselenggarakan dalam bentuk pendidikan sistem ganda.


c. Alokasi waktu satu jam pelajaran tatap muka adalah 45 menit.
d. Beban belajar SMK meliputi kegiatan pembelajaran tatap muka, praktik di sekolah
dan kegiatan kerja praktik di dunia usaha/industri ekuivalen dengan 36 sd. 46 jam
pelajaran perminggu.

e. Minggu efektif penyelenggaraan pendidikan SMK adalah 38 minggu per tahun dan
110 minggu per tiga tahun

f. Lama penyelenggaraan pendidikan SMK 3 tahun dan maksimum 4 tahun.

5. Ketuntasan Belajar:
Peserta didik dinyatakan tuntas/lulus pada pembelajaran tiap-tiap mata pelajaran,
apabila nilai yang diperoleh memenuhi batas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
untuk setiap Indikator, setiap Kompetensi dasar (KD), dan setiap Standar Kompetensi
(SK) pada tiap-tiap mata pelajaran. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) ditentukan
oleh Pokja Guru tiap mata pelajaran dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan
rata-rata peserta didik (Intake), Tingkat Kesulitan (Kompleksitas) kompetensi, dan
kemampuan sumberdaya pendukung (Daya dukung) dalam penyelenggaraan
pembelajaran. KKM mata pelajaran ( KKM Mapel ) diperoleh dari rata-rata KKM
seluruh standar kompetensi (SK) pada mata pelajaran tersebut. KKM standar
kompetensi ( KKM. SK ) diperolah dari rata-rata KKM seluruh kompetensi dasar (
KKM. KD ) pada standar kompetensi tersebut. KKM kompetensi dasar ( KKM. KD )
diperoleh dari rata-rata KKM seluruh indikator ( KKM. Indikator ) pada kompetensi
dasar tersebut.
6. Kenaikan Kelas dan Kelulusan Dari Tingkat Satuan Pendidikan:
a. Kenaikan Kelas:
1) Penentuan Kenaikan Kelas
a) Kenaikan kelas ditentukan melalui Rapat Dewan Guru yang terdiri dari
seluruh guru mata pelajaran kelas X, XI dan XII

b) Rapat Dewan Guru pada point a), dapat mengubah kriteria kenaikan kelas
melalui musyawarah mufakat. Apabila pada musyawarah tidak diperoleh
kimufakatan, maka ditentukan dengan aklamasi.

2) Kriteria Kenaikan Kelas


peserta didik dinyatakan naik kelas/ dapat mengikuti pembelajaran pada semester
tahun berikutnya adalah :

a) Berkelakuan baik yang didasarkan pada penilaian walikelas tentang


kepribadian peserta didik ( Kelakuan, Kerajinan, Kerapihan )

b) Memenuhi kehadiran komulatif 90% dengan hari efaktif 240 hari dalam 1
tahun ( Ketidakhadiran komulatif termasuk sakit, ijin, alfa maksimum 24
hari, dengan jumlah maksimal alfa 12 kali dalam 1 tahun pelajaran )

c) Jumlah nilai tidak lulus ( Nilai dibawah KKM ) untuk keseluruhan mata
pelajaran normatif, adaptif dan mulok dalam 1 tahun pelajaran maksimal 3
mata pelajaran

d) Nilai tiap-tiap standar kompetensi seluruh mata pelajaran dasar kejuruan dan
kompetensi kejuruan dalam 1 tahun pelajaran, harus 100% memenuhi batas
lulus

e) Kepribadian dinilai “Baik”oleh guru PKN dengan mempertimbangkan


masukan dari guru-guru mata pelajaran yang lain.

f) Akhlak Mulia dinilai “Baik” oleh guru Agama dengan mempertimbangkan


masukan dari guru-guru mata pelajaran yang lain

g) Memiliki nilai pengembangan diri khususnya ekstrakurikuler minimal Cukup

b. Kelulusan Dari Tingkat Satuan Pendidikan:


1) Penentuan Kelulusan
Penentuan kelulusan dari tingkat satuan pendidikan bagi peserta didik pada akhir
tahun pembelajaran ditentukan melalui Rapat Dewan Guru kelas XII
2) Kriteria Kelulusan
Sesuai dengan ketentuan PP 19/2005 Pasal 72 Ayat (1), peserta didik dinyatakan
lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah:
a) Menyelesaikan seluruh program pembelajaran;

b) Memperoleh nilai minimal Baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata
pelajaran Agama dan akhlak mulia, kelompok kewarganegaraan dan
kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran
jasmani, olahraga dan kesehatan
c) Lulus Ujian Sekolah (US)
d) Lulus Ujian Nasional

7. Penjurusan:
Penjurusan di SMK PGRI 20 Jakarta dilaksanakan dengan prosedur sebagai berikut:
a. Calon peserta didik memilih jurusan yang diminati pada saat mengisi formulir
pendaftaran pada saat PSB
b. Calon peserta didik harus memenuhi kriteria:
1) Tinggi badan minimal 153 cm (Untuk laki-laki) dan minimal 150 cm (Untuk
perempuan)
2) Tidak buta warna
3) Tidak cacat fisik, tidak bertato, tidak tindikan kuping
4) Bebas narkoba
c. Calon peserta harus lulus seleksi tertulis, fisik dan wawancara
8. Pendidikan Kecakapan Hidup:
Pendidikan kecakapan hidup bertujuan memfungsikan pendidikan sesuai dengan
fitrahnya, yaitu mengembangkan potensi manusiawi peserta didik untuk menghadapi
perannya dimasa datang. Secara khusus Pendidikan kecakapan hidup bertujuan untuk

a. Mengaktualisasikan potensi peserta didik sehingga dapat digunakan untuk


memecahkan problema yang dihadapi.
b. Merancang pendidikan agar fungsional bagi kehidupan peserta didik dalam
menghadapi kehidupannya dimasa yang akan datang.
c. Memberikan kesempatan kepada sekolah untuk mengembangkan pembelajaran yang
lebih fleksibel sesuai prinsip pendidikan berbasais luas.
0. Mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya yang ada dimasyarakat, sesuai dengan
prinsip manajemen berbasis sekolah
Pendidikan kecakapan hidup mencakup kecakapan pribadi, kecakapan sosial, kecakapan
akademik dan/atau kecakapan vokasional. Pendidikan kecakapan hidup diintegrasikan
ke dalam semua mata pelajaran dan/atau berupa paket/modul yang direncanakan secara
khusus.

9.Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global:


Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global adalah pendidikan yang
memanfaatkan keunggulan lokal dan kebutuhan daya saing global dalam aspek
ekonomi, budaya, bahasa, teknologi informasi dan komunikasi, ekologi, dan lain-lain,
yang semuanya bermanfaat bagi pengembangan kompetensi peserta didik. Kurikulum
untuk semua tingkat satuan pendidikan dapat memasukkan pendidikan berbasis
keunggulan lokal dan global. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global
merupakan bagian dari semua mata pelajaran yang diajarkan di Kompetensi Keahlian
Teknik Kendaraan Ringan. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dapat diperoleh
peserta didik dari satuan pendidikan formal lain dan/atau nonformal yang sudah
memperoleh akreditasi.

10.Strategi Pelaksanaan Pembelajaran:


a.Pembelajaran secara klasikal dengan sistem paket:
Pembelajaran dilaksanakan secara klasikal yaitu kegiatan pembelajaran dengan
sejumlah peserta didik dalam satu kelas yang memungkinkan belajar bersama,
berkelompok maupun individual. Beban mata pelajaran ditentukan dengan sistem
paket, artinya, setiap siswa mempelajari kompetensi yang telah ditentukan oleh
sekolah.

b.Pendekatan Pembelajaran:
1) Pembelajaran Tuntas (Mastery Learning):
Pembelajaran tuntas merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang
menekankan penguasaan materi (topik/kompetensi) yang dipersyaratkan untuk
tingkat kemampuan tertentu. Peserta didik boleh pindah pada materi lain bila
materi yang dipelajari sudah dikuasai secara tuntas, jika peserta didik belum
mencapai kriteria minimal kompeten, harus mengulangi sampai berhasil. Agar
ketuntasan belajar mencapai 100 %, maka dilakukan program remedial dan
perbaikan secara terjadwal dengan menyedia kan jam ke ; 11 - 12 sebagai jam
perbaikan dan pengayaan atau diwaktu/bulan yang lain atas dasar kesepakatan
bersama antara guru dan peserta didik.

2) Pembelajaran Berbasis Produks:


Pembelajaran berbasis produksi merupakan interaksi antara guru dan peserta
didik dari KBM yang mengacu pada proses produksi untuk mencapai Standar
kompetensi dan kompetensi dasar tertentu. Pendekatan pembelajaran ini akan
memiliki muatan ganda, yaitu ketrampilan dan menghasilkan komoditi/jasa
mupun produk. Ini yang diarahkan untuk mengisi kebutuhan pasar dan penjual.
Pendekatan ini menggabungkan tiga aspek secara dan sistimatis yaitu; Aspek
pembelajaran dalam proses pemelajaran di sekolah, Aspek ekonomi yang
mencakup pengenalan dunia bisnis berupa harga “delivery time”, efisiensi bahan,
kepuasan pelanggan, dsb. Aspek industri dalam bentuk penguasaan keterampilan,
sikap dan sikap kerja industri yang terstandar.

3) Pembelajaran Mandiri:
KBM yang memposisikan peserta didik sebagai subyek yang mampu mengelola
proses pembelajaran secara swakelola (mandiri). Dalam pembelajaran mandiri,
peserta didik harus mampu menyiapkan, mengorganisasikan, melaksanakan,
mengendalikan dan menilai proses dan hasil pemelajaran, dengan ciri sebagai
berikut:

a)Guru memberikan asistensi jika diperlukan.


b)Peserta didik lebih aktif dan dinamis.
c)Kegiatan pemelajaran bersifat swakelola.

4) Pembelajaran Berbasis Kompetensi:


Interaksi antara guru dan peserta didik dalam KBM yang mengacu pada
penguasaan pengetahuan, keterampilan dan sikap secara utuh dan menyuluruh
terhadap penguasaan standar kompetensi oleh peserta didik secara individual
dengan berdasarkan pada Penilaian Acuan Patokan (PAP).

5) Pembelajaran Berwawasan Lingkungan:


Proses KBM yang memasukkan dasar-dasar pendidikan lingkungan hidup secara
terintegrasi dalam setiap materi pembelajaran.
6)Pembelajaran Berbasis Normatif dan Adaptif:
Pendekatan pembelajaran yang menekankan pada proses pembentukan watak,
sikap, kepribadian, ekonomi. Dengan pendekatan ini diharapkan dapat
menghasilkan tamatan yang memiliki norma-norma sebagai makhluk sosial dan
kematangan, serta memiliki potensi dalam mengembangkan diri sesuai dengan
tuntutan perkembangan IPTEK/Global.Untuk itu dikembangkan Pendidikan
Dakwah Sistem Langsung.

7)Pembelajaran Sepanjang Hari:


Merupakan pendekatan KBM yang mengacu pada proses dan karakter obyek
yang dipelajari secara alamiah, cirinya antara lain; Waktu pembelajaran bisa
terjadwal dan tidak terjadwal, KBM di laksanakan secara bersela sesuai dengan
kebutuhan baik pada waktu pagi atau siang, waktu pembelajaran khususnya
praktik sangat ditentukan oleh kebutuhan obyek yang dipelajari, dan waktu
belajar peserta didik tidak harus belajar selama 24 jam terus menerus.

c. Tempat Pembelajaran:
Susunan Kurikulum SMK PGRI 20 Jakarta terdiri dari program normatif, adaptif,
produktif , program pengembangan diri dan muatan lokal dengan pengembangan.
Kompetensi lulusannya sesuai dengan standar kompetensi lulusan masing-masing
program keahlian yang mengacu pada standar kompetensi nasional (SKN) dan level-
level kopetensi yang telah ditetapkan dalam kurikulum SMK PGRI 20 Jakarta.

Masa pendidikan di SMK PGRI 20 Jakarta adalah 3 tahun dan selama-lamanya


4 tahun. Alokasi waktu belajar berkisar antara 1044 jam pelajaran untuk selama
waktu pendidikan. Durasi pembelajaran 45 menit per jam pelajaran dan praktik kerja
industri dilaksanakan selama 4 sampai 12 bulan dengan menggunakan modular
system untuk pelajaran normatif dan adaptif pada saat siswa melaksanakan praktik
kerja industri tersebut. Pola penyelenggaraan pembelajaran dilaksanakan secara
terpadu melalui pola pendidikan sistem ganda dengan pengaturan sebagai berikut ;

1) Pembelajaran di Sekolah:
Melakukan pembelajaran progran normatif, adaptif dan produktif, untuk
pembelajaran produktif ditekankan pada penguasaan dasar-dasar keahlian serta
penguasaan alat dan teknik bekerja yang tepat, bila memungkinkan dapat
melibatkan unsur industri dalam proses pembelajarannya. Disamping itu
dikembangkan kelas wirausaha dan pengelolaan Unit Produksi.

2) Pembelajaran di Industri:
Kegiatan pelatihan di industri / dunia usaha dilaksanakan sesuai program bersama
yang telah disepakati dan dilengkapi dengan jurnal kegiatan, daftar kemajuan
pelatihan, perangkat monitoring dan asuransi kecelakaan kerja. Untuk
pelaksanaannya dilakukan langkah-langkah berikut;

a)Pengkondisian Prakerin:
Sebelum peserta didik melaksanakan praktik industri, peserta didik
melaksanakan praktik di sekolah dan atau sekolah mendatangkan guru tamu
dari industri atau dunia usaha.

b)Pemrograman Bersama:
Program Prakerin dibuat bersama antara sekolah (Waka Hubin), Ketua
Kompetensi Keahlian (Ka. Prog) dengan DU/DI agar apa yang akan
dikerjakan peserta didik selama praktik industri bisa diketahui bersama.

c)Guru Tamu:
Sekolah secara priodik mendatangkan guru tamu yang akan memberi
informasi tentang dunia industri untuk menambah wawasan bagi peserta
didik.

d)Modular Sistem:
Untuk mengantisipasi ketinggalan materi pembelajaran normative dan
adaptif selama peserta didik melaksanakan prakerin, maka peserta didik
dibekali modul pembelajaran. Tugas terstruktur dan evaluasinya diberikan
guru mata pelajaran kepada peserta didik melalui guru yang bertugas
membimbing dan monitoring peserta didik tersebut.

e)Orientasi Kerja:
Sekolah memberi tugas kepada peserta didik tingkat I pada setiap liburan
untuk mengikuti kegiatan kerja yang dilakukan oleh Ortu/lingkungan yang
ada di masyarakat dan penulisan Laporan Hasil Praktek Orientasi Kerja yang
dilakukan selama liburan akhir semester gasal/genap.
f) Replika Industri:
Untuk menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan peserta didik dan
mempersiapkan peserta didik memiliki keterampilan dalam memasuki
kehidupan di masyarakat, maka sekolah mengadakan program replikasi
bekerjasama dengan PT. ASTRA OTOPSRTS dan PT. Pertamina serta
Perusaahaan lainnya sebagai suplay produk dan jasa. Replika Industri ini
dimaksudkan untuk memberikan pengalaman belajar kepada siswa dalam
berwira usaha.

11. Penilaian Pembelajaran:


a. Ulangan Harian:
1)Pengertian:
Ulangan harian adalah kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk mengukur
pencapaian kompetensi peserta didik setelah menyelesaikan satu Kompetensi
Dasar (KD) atau lebih.

2)Waktu Pelaksanaan:
Ulangan harian dilaksanakan terintegrasi dalam proses pembelajaran, waktu
pelaksanaannya ditentukan oleh tiap-tiap guru mata pelajaran.

3)Materi, Bentuk dan Hasil Penilaian:


Materi ulangan harian ini mencakup beberapa indikator atau beberapa
kompetensi dasar (KD). Ulangan harian ini dapat berbentuk test maupun non test.
Hasil dari ulangan harian ini dimasukkan dalam daftar nilai siswa yang ada di
tiap-tiap guru mata pelajaran. Nilai ulangan harian ini meliputi aspek
pengetahuan, sikap dan keterampilan. Nilai ulangan harian ini di entry ke dalam
folder penyerahan nilai tiap-tiap guru dan menyerahkan copy print out ke bagian
kurikulum yang telah dilengkapi dengan prosentase daya serap dan ketuntasan
belajar siswa yang didasarkan pada KKM tiap-tiap mata pelajaran.

b. Ulangan Tengan Semester:


1) Pengertian:
Ulangan tengah semester adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk
mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah melaksanakan 8 – 9
minggu kegiatan pembelajaran. Cakupan ulangan meliputi seluruh indikator yang
merepresentasikan seluruh KD pada periode tersebut. Persyaratan peserta didik
dapat mengikuti Ulangan akhir semester ini ditentukan oleh Sekolah
2)Waktu Pelaksanaan:
Ulangan tengah semester dilaksanakan pada waktu tertentu yang ditentukan oleh
sekolah yang dinamakan “ Pekan Ulangan Tengah Semester” secara serentak
untuk seluruh mata pelajaran dan pelaksanaannya terintegrasi dalam proses
pembelajaran.

3)Materi, Bentuk dan hasil penilaian:


Materi Ulangan tengah semester ini meliputi beberapa indikator atau beberapa
kompetensi dasar atau beberapa standar kompetensi dengan mengambil materi
yang urgen/penting/pokok. Ulangan tengah semester ini berbentuk test, baik test
tertulis atau test unjuk kerja. Hasil dari ulangan tengah semester ini dimasukkan
dalam daftar nilai siswa yang ada di tiap-tiap guru mata pelajaran. Nilai ulangan
ulangan tengah semester ini mencakup aspek pengetahuan, sikap dan
keterampilan. Nilai ulangan tengah semester ini di entry ke dalam folder
penyerahan nilai tiap-tiap guru dan menyerahkan copy print out ke bagian
kurikulum yang telah dilengkapi dengan prosentase daya serap dan ketuntasan
belajar siswa yang didasarkan pada KKM tiap-tiap mata pelajaran.

c. Ulangan Akhir Semester:


1)Pengertian:
Ulangan akhir semester adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk
mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester ganjil. Cakupan
ulangan meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan semua KD pada
semester tersebut. Persyaratan peserta didik dapat mengikuti Ulangan akhir
semester ini ditentukan oleh Sekolah.

2)Waktu Pelaksanaan:
Ulangan akhir semester ganjil dilaksanakan secara serentak seluruh mata pelajaran
dan dilaksanakan secara terjadwal yang pelaksanaannya ditentukan oleh sekolah

3)Materi, Bentuk dan Hasil penilaian:


Ulangan Akhir Semester ini berbentuk test tertulis.Untuk mata pelajaran Normatif
dan adaptif, materi Ulangan akhir semester ini meliputi seluruh indicator, seluruh
kompetensi dasar dan seluruh standar kompetensi dengan mengambil materi yang
urgen/penting/pokok dari setiap mata pelajaran yang diajarkan pada semester
ganjil. Khusus mata pelajaran Dasar Kompetensi Kejuruan dan Kompetensi
Kejuruan, materi meliputi indicator materi dari Standar Kompetensi yang
urgen/pokok/penting yang merupakan gabungan dari beberapa Standar
Kompetensi. Soal disusun oleh guru mata pelajaran, yang dilengkapi dengan
perangkat soal yang meliputi kisi-kisi soal, kartu soal, lembar soal, kunci jawaban
dan pedoman pensekoran, serta analisis soal. Hasil dari Ulangan Akhir Semester
ini dimasukkan dalam daftar nilai siswa yang ada di tiap-tiap guru mata pelajaran.
Nilai ulangan semester ini di entry ke dalam folder penyerahan nilai tiap-tiap guru
dan menyerahkan copy print out ke bagian kurikulum yang telah dilengkapi
dengan prosentase daya serap dan ketuntasan belajar siswa yang didasarkan pada
KKM tiap-tiap mata pelajaran.

b. Ulangan Akhir Semester Genap/Ulangan Kenaikan Kelas:


1) Pengertian:

Ulangan kenaikan kelas adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik di akhir
semester genap untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir
semester genap pada satuan pendidikan yang menggunakan sistem paket. Cakupan
ulangan meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan KD pada semester
tersebut. Persyaratan peserta didik dapat mengikuti Ulangan akhir semester ini
ditentukan oleh Sekolah.

2)Waktu Pelaksanaan:
Ulangan akhir semester genap dilaksanakan secara serentak seluruh mata pelajaran
dan dilaksanakan secara terjadwal yang pelaksanaannya ditentukan oleh sekolah

3)Materi, Bentuk dan Hasil Penilaian:


Ulangan Akhir Semester ini berbentuk test tertulis.Untuk mata pelajaran Normatif
dan adaptif, materi Ulangan akhir semester ini meliputi seluruh indicator, seluruh
kompetensi dasar dan seluruh standar kompetensi dengan mengambil materi yang
urgen/penting/pokok dari setiap mata pelajaran yang diajarkan pada semester
genap. Khusus mata pelajaran Dasar Kompetensi Kejuruan dan Kompetensi
Kejuruan, materi meliputi indicator materi dari Standar Kompetensi yang
urgen/pokok/penting yang merupakan gabungan dari beberapa Standar
Kompetensi. Soal disusun oleh guru mata pelajaran, yang dilengkapi dengan
perangkat soal yang meliputi kisi-kisi soal, kartu soal, lembar soal, kunci jawaban
dan pedoman pensekoran, serta analisis soal. Hasil dari Ulangan Akhir Semester
ini dimasukkan dalam daftar nilai siswa yang ada di tiap-tiap guru mata pelajaran.
Nilai ulangan semester ini di entry ke dalam folder penyerahan nilai tiap-tiap guru
dan menyerahkan copy print out ke bagian kurikulum yang telah dilengkapi
dengan prosentase daya serap dan ketuntasan belajar siswa yang didasarkan pada
KKM tiap-tiap mata pelajaran.

c. Test Kendali Mutu (TKM):


Test Kendali Mutu (TKM) ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana mutu
pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah secara umum.

1)Test Kendali Mutu (TKM) oleh Dinas Pendidikan /Rayon:


TKM ini diselenggarakan secara serentak seluruh sekolah di Wilayah Provinsi
DKI Jakarta. Kriteria penilaiannya mengikuti aturan yang berlaku di Dinas
Pendidikan provinsi DKI Jakarta.

2)Test Kendali Mutu (TKM) oleh Sekolah:


TKM ini diselenggarakan oleh Sekolah, jenis mata pelajaran yang diujikan
ditentukan oleh sekolah. Materi, standar kesulitan dan kriteria penilaiannya
mengacu pada Ujian Nasional (UN) dan hasilnya digunakan sebagai bahan
pengendalian mutu pelajaran

d. Uji Kompetensi Keahlian ( UKK ):


Uji Kompetensi Keahlian yang berupa Proj eck Work adalah pendekatan penilaian
yang dirancang menyatu dan terintegrasi dalam proses pembelajaran. Dengan
pendekatan tersebut diharapkan proses intruksional terselenggara secara alami, dan
menjadi wahana belajar bagi peserta didik untuk dapat mengekpresikan
kompetensinya. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi ; Penentuan Topik/Judul
Proyek Work, menetapkan bukti belajar, menentukan rambu-rambu penyusunan soal,
dan menetapkan patokan kelulusan (Indikator keberhasilan dan patokan keberhasilan).

e. Ujian Nasional:
Ujian Nasional yang selanjutnya disebut UN adalah kegiatan pengukuran pencapaian
kompetensi peserta didik pada beberapa mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata
pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi, dalam rangka menilai pencapaian Standar
Nasional Pendidikan. Persyaratan peserta didik dapat mengikuti Ujian Nasional
ditentukan oleh Pemerintah dengan POS Ujian Nasional.
i. Ujian Sekolah:
Ujian sekolah adalah kegiatan pengukuran pencapaian kompetensi peserta didik yang
dilakukan oleh satuan pendidikan untuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajar
dan merupakan salah satu persyaratan kelulusan dari satuan pendidikan. Mata
pelajaran yang diujikan adalah mata pelajaran kelompok mata pelajaran ilmu
pengetahuan dan teknologi yang tidak diujikan dalam ujian nasional dan aspek
kognitif dan/atau psikomotorik kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia
serta kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. Ujian Sekolah
meliputi Ujian praktik dan tertulis. Bentuk dan jumlah soal Ujian Sekolah mengikuti
POS Ujian Sekolah yang ditentukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.
Soal Ujian Sekolah disusun oleh Pokja Guru tiap mata pelajaran, yang disertai
perangkat soal yang meliputi kisi-kisi soal, Kartu soal, lembar soal, Kunci jawaban
dan pedoman pensekoran, serta analisis penulisan butir soal. Persyaratan peserta didik
dapat mengikuti Ujian Sekolah (US) ditentukan oleh Sekolah

12. Kriteria dan Predikat Nilai:


a. Ulangan harian, Ulangan Tengah Semester, Ulangan Akhir Semester
1) Untuk Mata pelajaran Normatif, Adaptif dan Mulok

NO NILAI PREDIKAT
1 90 - 100 Amat Baik
2 75 - 89 Baik
3 60 - 74 Cukup
4 0 - 59 Kurang

2) Untuk Dasar Kejuruan dan Kompetensi Kejuruan (Produktif)

NO NILAI PREDIKAT
1 70 - 100 Kompeten
2 0 - 69 Belum Kompeten
b.Uji Kompetensi Keahlian (UKK)
Ketentuan pelaksanaan dan kriteria kelulusan serta predikat nilai untuk Uji
Kompetensi Keahlian (UKK), mengikuti ketentuan yang berlaku yang ditentukan
oleh BNSP dan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, yang diatur dalam POS.
c.Ujian Nasional (UN)
Ketentuan pelaksanaan dan kriteria kelulusan serta predikat nilai untuk Ujian
Nasioanal (UN), mengikuti ketentuan yang berlaku yang ditentukan oleh BNSP dan
Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, yang diatur dalam POS.
d.Ujian Sekolah (US)
Ketentuan pelaksanaan dan kriteria kelulusan serta predikat nilai untuk Ujian
Sekolah (US), mengikuti ketentuan yang berlaku yang ditentukan oleh BNSP dan
Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, yang diatur dalam POS. Sedangkan kriteria
kelulusan dan predikat nilai Ujian Sekolah (US), ditentukan sekolah.
Peserta didik dinyatakan lulus Ujian Sekolah (US) apabila:
1) Telah menyelesaiakan/telah lulus seluruh standar kompetensi seluruh mata
pelajaran yang di ujikan dalam Ujian Sekolah (US)
2) Mengikuti seluruh kegiatan Ujian Sekolah (US)
3) Mendapatkan nilai sekurang kurangnya 7,00 untuk setiap mata uji baik ujian teori
maupun ujian praktik yang diujikan pada Ujian Sekolah (US).

13. Pelaporan hasil belajar:


Pelaporan hasil belajar peserta didik diatur sebagai berikut:
a. Hasil nilai ulangan harian diinformasikan langsung oleh guru mata pelajaran kepada
peserta didik
b. Hasil nilai Ulangan Tengah Semester diinformasikan oleh wali kelas kepada peserta
didik

c. Hasil nilai Ulangan akhir semester secara keseluruhan baik pada semester ganjil dan
semester genap disampaikan kepada orang tua peserta didik oleh wali kelas berupa
Raport bagi peserta didik yang nilai seluruh standar kompetensinya memenuhi batas
lulus dan berupa Laporan Hasil Studi (LHS) bagi peserta didik yang masih
mempunyai nilai standar kompetensi belum memenuhi batas lulus

d. Hasil belajar siswa setelah lulus dari satuan tingkat pendidikan disampaikan kepada
siswa berupa Ijasah dan SKHUN (Bagi seluruh peserta didik) serta Transkrip Nilai
(Bagi peserta didik yang membutuhkan).
BAB. IV
KALENDER PENDIDIKAN DAN AKADEMIK SEKOLAH

A. KALENDER PENDIDIKAN SMK/MAK TAHUN 2009/2010


B. PERHITUNGAN MINGGU EFEKTIF KELAS X DAN XI
SEMESTE~
1. ~ANJIL
JML
JML JML MINGGU MINGGU
NO BULAN
MINGGU TIDAK EFEKTIF EFEKTIF

1 JULI 2009 5 3 2

2 AGUSTUS 2009 4 1 3

3 SEPTEMBER 2009 5 3 2

4 OKTOBER 2009 4 0 4

5 NOPEMBER 2009 4 0 4

6 DESEMBER 2009 5 2 3

18
JUMLAH 27 9

2. SEMESTER GENAP

JML JML MINGGU JML MINGGU


NO BULAN MINGGU TIDAK EFEKTIF EFEKTIF

1 JANUARI 2010 4 0 4

2 PEBRUARI 2010 4 0 4

3 MARET 2010 5 0 5

4 APRIL 2010 4 2 2

5 MEI 2010 4 1 3

6 JUNI 2010 4 2 2

JUMLAH 25 5 20
C. PERHITUNGAN MINGGU EFEKTIF KELAS XII
1. SEMESTER GANJIL
JML
JML JML MINGGU MINGGU
NO BULAN
MINGGU TIDAK EFEKTIF EFEKTIF

1 JULI 2009 5 3 2

2 AGUSTUS 2009 4 1 3

3 SEPTEMBER 2009 5 3 2

4 OKTOBER 2009 4 0 4

5 NOPEMBER 2009 4 0 4

6 DESEMBER 2009 5 2 3

18
JUMLAH 27 9

2. SEMESTER GENAP

JML JML MINGGU JML MINGGU


NO BULAN MINGGU TIDAK EFEKTIF EFEKTIF

1 JANUARI 2010 4 0 4

2 PEBRUARI 2010 4 0 4

3 MARET 2010 5 0 5

4 APRIL 2010 4 2 2

5 MEI 2010 4 4 0

6 JUNI 2010 4 4 0

JUMLAH 25 10 15
D. KALENDER AKADEMIK SEKOLAH TAHUN 2009/2010
1. SEMESTER GANJIL
NO BULAN KEGIATAN
Ø Rapat awal tahun pelajaran 2009/2010
1 Juni - Juli Ø Penyusunan administrasi guru (Progta,
Promes, Silabus, KKM, RPP)
Ø Hari pertama masuk sekolah
Ø Kegiatan MOS siswa kelas X
2 Juli minggu ke-III
Ø Pemantapan/penyegaran siswa kelas XI dan
XII
Ø KBM efektif
3 Juli minggu ke-IV & V Ø Pembentukan Pengurus OSIS

Ø KBM efektif
4 Agustus Ø Rapat Komite Sekolah
Ø Upacara peringatan HUT RI

5 Agustus minggu ke-III Ø Libur awal Ramadhan

6 Agustus meniggu ke -IV Ø KBM efektif


Ø KBM efektif
Ø Rakor Walim Kelas
7 September
Ø Rakor Guru Piket KBM
Ø Pesantren Kilat
Ø Buka puasa bersama
8 September minggu ke-III
Ø Libur menjelang Idzul Fitri
September minggu ke-IV Ø Libur Idzul Fitri
9 dan V Ø Libur setelah Idzul Fitri
Ø Halal Bihalal
10 Oktober Ø KBM efektif
Ø Rapat Kerja Guru
Ø KBM efektif
11 Oktober minggu ke-II
Ø Pekan tengah semester ganjil
12 Oktober minggu ke-III&IV Ø KBM efektif

Ø KBM efektif
13 Nopember
Ø Libur Hari Raya Idzul Adha

14 Desember minggu ke-I Ø Ulangan Semester ganjil

15 Desember minggu ke-II Ø Penyerahan nilai dan Pekan Remidial


Ø Entry nilai dan pencetakan raport
16 Desember minggu ke-III Ø Pembagian Raport
Ø Libur Nasional

17 Desember minggu ke-IV&V Ø Libur semester ganjil


Ø Libur Nasional
2. SEMESTER GENAP
NO BULAN KEGIATAN
1 Januari minggu ke-I Ø KBM efektif semester genap

Ø KBM efektif
2 Januari minggu ke-II
Ø Libur
Nasional
3 Januari minggu ke-III&IV Ø KBM efektif

4 Pebruari minggu ke- I s/d III Ø KBM efektif

Ø KBM efektif
5 Pebruari minggu ke-IV Ø Libur Nasional
Ø TKM kelas XII
6 Maret meinggu ke-I&II Ø KBM efektif
Ø KBM efektif
7 Maret minggu ke III
Ø Libur
Nasional
Ø Pekan tengah semester genap
8 Maret minggu ke-IV Ø Try Out UN kelas XII
Ø Ujian Nasional Teori kejuruan
Ø KBM efektif
9 Maret minggu ke-V
Ø Uji Kompetensi Keahlian (UKK) kelas XII

Ø KBM efektif
10 April minggu ke-I&II
Ø Pemantapan Persiapan UN kelas XII

Ø Ujian Nasioanal kelas XII


11 April minggu ke-III&IV Ø Ujian Sekolah Praktik Normatif adaptif
Ø KBM efektif kelas X dan XI
12 Mei minggu ke-I Ø Pekan Ulangan semester genap kelas XII
Ø Persiapan US teori kelas XII

13 Mei minggu ke II Ø Ujian Sekolah teori kelas XII

14 Mei minggu ke-III&IV Ø KBM efektif kelas X dan XI


Ø KBM efektif kelas X dan
15 Juni minggu ke-I
XI Ø Rapat kelulusan kelas
16 Juni minggu ke-II XII
Ø Ulangan Semester genap kelas X dan XI
Ø Penyerahan nilai semester genap
17 Juni minggu ke-III Ø Pekan remedial
Ø Rapat wali kelas
Ø Entry nilai dan pencetakan raport
18 Juni minggu ke-IV Ø Rapat Kenaikan kelas
Ø Pembagian raport kelas X dan XI
19 Juli minggu ke-I&II Ø Libur semester genap
Ø Masuk KBM Semester ganjil tahun
20 Juli minggu ke-III
2010/2011
BAB. V
PENGEMBANGAN SILABUS

A. STANDAR KOMPETENTSI LULUSAN SMK


1. Mengembangkan diri secara optimal dengan memanfaatkan kelebihan diri serta
memperbaiki kekurangannya

2. Menunjukkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab atas perilaku, perbuatan,
dan pekerjaannya

3. Berpartisipasi dalam penegakan aturan-aturan sosial


4. Menghargai keberagaman agama, bangsa, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi
dalam lingkup global

5. Membangun dan menerapkan informasi dan pengetahuan secara logis, kritis,


kreatif, dan inovatif

6. Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif dalam


pengambilan keputusan

7. Menunjukkan kemampuan mengembangkan budaya belajar untuk pemberdayaan


diri

8. Menunjukkan sikap kompetitif dan sportif untuk mendapatkan hasil yang terbaik
9. Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah kompleks
10. Menunjukkan kemampuan menganalisis gejala alam dan sosial
11. Memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab
12. Berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara
demokratis dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia

13. Mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya


14. Mengapresiasi karya seni dan budaya
15. Menghasilkan karya kreatif, baik individual maupun kelompok

16. Menjaga kesehatan dan keamanan diri, kebugaran jasmani, serta kebersihan
lingkungan

17. Berkomunikasi lisan dan tulisan secara efektif dan santun


18. Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di masyarakat
19. Menghargai adanya perbedaan pendapat dan berempati terhadap orang lain
20. Menunjukkan keterampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan
estetis

21. Menunjukkan keterampilan menyimak, membaca, menulis, dan berbicara dalam


bahasa Indonesia dan Inggris

22. Menguasai kompetensi program keahlian dan kewirausahaan baik untuk memenuhi
tuntutan dunia kerja maupun untuk mengikuti pendidikan tinggi sesuai dengan
kejuruannya

B. STANDAR KOMPETENSI MATA PELAJARAN

1. Pendidikan Agama Islam SMK/MAK

a. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan fungsi manusia sebagai


khalifah, demokrasi serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi

b. Meningkatkan keimanan kepada Allah sampai Qadha dan Qadar melalui


pemahaman terhadap sifat dan Asmaul Husna

c. Berperilaku terpuji seperti husnuzzhan, taubat dan raza dan meninggalkan


perilaku tercela seperti isyrof, tabdzir dan fitnah

d. Memahami sumber hukum Islam dan hukum taklifi serta menjelaskan hukum
muamalah dan hukum keluarga dalam Islam

e. Memahami sejarah Nabi Muhammad pada periode Mekkah dan periode


Madinah serta perkembangan Islam di Indonsia dan di dunia

2. Pendidikan Agama Kristen SMK


a. Mewujudkan nilai-nilai kristiani dalam pergaulan antar pribadi dan kehidupan
sosial

b. Merespon berbagai bentuk kehidupan modern, perkembangan budaya dan ilmu


pengetahuan dan teknologi, dengan mengacu pada ajaran Kristen

c. Bertanggung jawab sebagai orang Kristen dalam kehidupan gereja, masyarakat


dan bangsa

d. Menyampaikan berita damai dan menjadi pembawa damai sejahtera


3. Pendidikan Agama Katolik SMK

a. Peserta didik dapat menguraikan pemahaman tentang pribadinya sebagai pria


dan wanita serta sebagai Citra Allah yang memiliki akal budi untuk berpikir
kritis serta memiliki suara hati dan kehendak yang bebas untuk bertindak secara
bertanggung jawab.

b. Peserta didik menguraikan pemahaman tentang pribadi Yesus Kristus yang


diwartakan oleh Kitab Suci dan diajarkan oleh Gereja dan bagaimana upaya
nyata meneladani dalam hidup sehari-hari.

c. Peserta didik dapat menguraikan pemahaman makna Gereja, fungsi dan sifat -
sifatnya serta hubungannya dengan dunia dan bagaimana menghayati dalam
hidup bergereja.

d. Peserta didik menguraikan fungsi Gereja yaitu melanjutkan perutusan Yesus


untuk mewartakan Kerajaan Allah dan melibatkan diri dalam perutusan itu
untuk memperjuangkan martabat dan hak asasi manusia dengan menegakkan
nilai-nilai Kerajaan Allah, antara lain: keadilan, kejujuran dan keutuhan
lingkungan hidup

4. Pendidikan Agama Hindu SMK

a. Memahami Atman sebagai sumber hidup, Hukum Karma dan Punarbhawa, dan
ajaran Moksa sebagai tujuan tertinggi

b. Memahami sifat-sifat Tri Guna dan Dasa Mala, ajaran Tat Twam Asi, Catur
Warna, Catur Asrama, dan Catur Purusartha

c. Memahami tata cara persembahyangan, pelaksanaan Yadnya dalam kehidupan,


dan perkawinan menurut Hindu (Wiwaha)

d. Memahami pokok-pokok ajaran Weda (Weda Sruti dan Smerti) sebagai sumber
hukum Hindu

e. Memahami struktur, hakikat dan pelestarian kesucian tempat suci


f. Memahami perhitungan hari-hari suci menurut Hindu
g. Memahami kepemimpinan menurut Niti Sastra dan hakekatnya
h. Memahami proses penciptaan dan pralaya alam semesta
i. Memahami nilai-nilai budaya Dharma Gita, seni keagamaan Hindu dan sejarah
perkembangan agama Hindu di India dan negara lainnya

5. Pendidikan Agama Buddha SMK

a. Beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Tri Ratna dengan mengetahui
fungsi serta terefleksi dalam moralitas (sila), meditasi (samadhi), dan
kebijaksanaan (panna)

b. Memiliki kemampuan untuk memahami dan meyakini hukum alam

c. Membaca Paritta dan Dhammapada serta mengerti artinya

d. Beribadah (kebaktian) dengan baik dan benar sesuai dengan tuntunan masing -
masing aliran

e. Meneladani sifat, sikap dan kepribadian Buddha, Bodhisattva, dan para siswa
utama Buddha

f. Memiliki kemampuan dasar berpikir logis, kritis, dan kreatif untuk


memecahkan masalah

g. Memahami sejarah kehidupan Buddha Gotama


h. Memahami peran agama dalam kehidupan sehari-hari
i. Memiliki bekal pengetahuan dan kemampuan untuk melanjutkan pendidikan di
perguruan tinggi

6. Pendidikan Kewarganegaraan SMK/MAK

a. Memahami hakekat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia

b. Menganalisis sikap positif terhadap penegakan hukum, peradilan nasional, dan


tindakan anti korupsi

c. Menganalisis pola-pola dan partisipasi aktif dalam pemajuan, penghormatan


serta penegakan HAM baik di Indonesia maupun di luar negeri

d. Menganalisis peran dan hak warganegara dan sistem pemerintahan NKRI


e. Menganalisis budaya politik demokrasi, konstitusi , kedaulatan negara,
keterbukaan dan keadilan di Indonesia

f. Mengevaluasi hubungan internasional dan sistem hukum internasional


g. Mengevaluasi sikap berpolitik dan bermasyarakat madani sesuai dengan
Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945

h. Menganalisis peran Indonesia dalam politik dan hubungan internasional,


regional, dan kerja sama global lainnya

i. Menganalisis sistem hukum internasional, timbulnya konflik internasional, dan


mahkamah internasional

7. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan SMK/MAK


a. Mempraktekkan keterampilan permainan dan olahraga dengan menggunakan
peraturan

b. Mempraktekkan rangkaian senam lantai dan irama serta nilai-nilai yang


terkandung di dalamnya

c. Mempraktekkan pengembangan mekanik sikap tubuh, kebugaran jasnani


serta aktivitas lainnya

d. Mempraktekkan gerak ritmik yang meliputi senam pagi, senam aerobik, dan
aktivitas lainnya

e. Mempraktekkan kegiatan dalam air seperti renang, permainan di air dan


keselamatan di air

f. Mempraktekkan kegiatan-kegiatn di luar kelas seperti melakukan


perkemahan, penjelajahan alam sekitar, mendaki gunung, dan lain-lain

g. Memahami budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari seperti


perawatan tubuh serta lingkungan yang sehat, mengenal berbagai penyakit
dan cara mencegahnya serta menghindari narkoba dan HIV

8. Bahasa Indonesia SMK/MAK

Tingkat Semenjana

a.Mendengarkan
Memahami wacana lisan dalam kegiatan penyampaian dan penerimaan
informasi yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari

b. Berbicara
Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan
penyampaian informasi yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari

c.Membaca

Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami wacana tulis berupa


teks, grafik, dan tabel yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari

d.Menulis
Menggunakan berbagai jenis wacana tulis untuk mengungkapkan pikiran,
perasaan, dan penyampaian informasi dalam bentuk teks, grafik, dan tabel
yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari

Tingkat Madia

a.Mendengarkan

Memahami wacana lisan dalam kegiatan penyampaian dan penerimaan


informasi yang berkaitan dengan pekerjaan

b. Berbicara

Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan


penyampaian informasi yang berkaitan dengan pekerjaan

c.Membaca

Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami wacana tulis berupa


teks, grafik, dan tabel yang berkaitan dengan pekerjaan

d.Menulis

Menggunakan berbagai jenis wacana tulis untuk mengungkapkan pikiran,


perasaan, dan penyampaian informasi dalam bentuk teks, grafik, dan tabel
yang berkaitan dengan pekerjaan

Tingkat Unggul

a.Mendengarkan

Memahami wacana lisan dalam kegiatan penyampaian dan penerimaan


informasi yang berkaitan dengan kegiatan ilmiah sederhana

b. Berbicara
Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan
penyampaian informasi yang berkaitan dengan kegiatan ilmiah sederhana

c.Membaca
Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami wacana tulis berupa
teks, grafik, dan tabel yang berkaitan dengan kegiatan ilmiah sederhana

d.Menulis

Menggunakan berbagai jenis wacana tulis untuk mengungkapkan pikiran,


perasaan, dan penyampaian informasi dalam bentuk teks, grafik, dan tabel
yang berkaitan dengan kegiatan ilmiah sederhana

9. Bahasa Inggris SMK/MAK

Level Novice

a.Mendengarkan
Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional, secara
formal maupun informal, dalam bentuk mendengarkan permintaan dan
perintah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari

b. Berbicara
Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan
transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk menyampaikan

permintaan dan perintah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari


c.Membaca
Memahami makna dalam wacana tulis interpersonal dan transaksional, secara
formal maupun informal, dalam bentuk menyimak permintaan dan perintah
yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari

d.Menulis
Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan
transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk menyampaikan
secara tertulis permintaan dan perintah yang berkaitan dengan kehidupan
sehari-hari
Level Elementary
a.Mendengarkan

Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional, secara


formal maupun informal, dalam bentuk mendengarkan permintaan dan
perintah yang berkaitan dengan pekerjaan

b. Berbicara

Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan


transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk menyampaikan
permintaan dan perintah yang berkaitan dengan pekerjaan

c.Membaca

Memahami makna dalam wacana tulis interpersonal dan transaksional, secara


formal maupun informal, dalam bentuk menyimak permintaan dan perintah
yang berkaitan dengan pekerjaan

d.Menulis

Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan


transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk menyampaikan
secara tertulis permintaan dan perintah yang berkaitan dengan pekerjaan

Level Intermediate

a.Mendengarkan

Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional, secara


formal maupun informal, dalam bentuk mendengarkan permintaan dan
perintah yang berkaitan dengan keprofesian

b. Berbicara

Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan


transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk menyampaikan
permintaan dan perintah yang berkaitan dengan keprofesian

c.Membaca
Memahami makna dalam wacana tulis interpersonal dan transaksional, secara
formal maupun informal, dalam bentuk menyimak permintaan dan perintah
yang berkaitan dengan keprofesian
d. Menulis

Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan


transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk menyampaikan
secara tertulis permintaan dan perintah yang berkaitan dengan keprofesian

10. Matematika Kelompok Teknologi, Kesehatan, dan Pertanian SMK/MAK


a. Memahami konsep operasi bilangan riil serta penerapannya dalam pemecahan
masalah

b. Memahami konsep aproksimasi kesalahan serta penerapannya dalam


pemecahan masalah

c. Memahami sistem persamaan linier, pertidaksamaan linier, dan persamaan


kuadrat, serta penerapannya dalam pemecahan masalah

d. Memahami logika matematik dalam pernyataan majemuk dan pernyataan


berkuantor serta penerapannya dalam pemecahan masalah

e. Memahami konsep matriks dan penerapannya dalam pemecahan masalah


yang terkait dengan matriks

f. Memahami konsep perbandingan, fungsi, persamaan, dan identitas


trigonometri dan penerapannya dalam pemecahan masalah

g. Memahami konsep persamaan fungsi linier dan fungsi kuadrat dan


penerapannya dalam pemecahan masalah

h. Memahami konsep barisan dan deret dan penerapannya dalam pemecahan


masalah

i. Memahami konsep kedudukan, jarak, dan besar sudut dalam ruang dimensi
dua dan penerapannya dalam pemecahan masalah

j. Memahami konsep vektor dan penerapannya dalam pemecahan masalah

k. Memahami konsep teori peluang dan penerapannya dalam pemecahan


masalah

l. Memahami konsep statistik sederhana dan penerapannya dalam pemecahan


masalah
m. Memahami konsep irisan kerucut dan penerapannya dalam pemecahan
masalah

n. Memahami konsep limit fungsi dan turunan fungsi dan penerapannya dalam
pemecahan masalah

o. Memahami konsep integral dan penerapannya dalam pemecahan masalah


p. Menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan, yaitu memiliki rasa
ingin tahu, perhatian, dan minat dalam mempelajari matematika, serta sikap
ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah

q. Menalar secara kritis dan mengembangkan aktivitas kreatif dalam


memecahkan masalah serta mengkomunikasikan ide

r. Menerapkan Matematika sebagai dasar penguasaan kompetensi produktif dan


pengembangan diri

11. Ilmu Pengetahuan Alam SMK/MAK


a. Mampu mengenali gejala-gejala alam melalui pengamatan langsung dan
menafsirkannya untuk kepentingan kehidupan sehari-hari

b. Mengenali berbagai jenis polusi dan dampaknya terhadap manusia dan


lingkungan

c. Memiliki kesadaran dan mampu berperanserta dalam memelihara, menjaga,


dan melestarikan ekosistem lingkungan dan sumber daya alam

d. Menerapkan IPA sebagai dasar penguasaan kompetensi produktif dan


pengembangan diri

12. Fisika Kelompok Teknologi SMK/MAK


a. Memahami prinsip-prinsip pengukuran dan melakukan pengukuran besaran
fisika secara langsung, tidak langsung, secara cermat, teliti, dan obyektif

b. Menganalisis gej ala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda
titik, kekekalan energi, impuls, dan momentum

c. Memahami sifat mekanik bahan serta menentukan kekuatan bahan


d. Mendeskripsikan prinsip dan konsep konservasi kalor sifat gas ideal, fluida
dan perubahannya yang menyangkut hukum termodinamika serta
penerapannya dalam me sin kalor

e. Menerapkan konsep dan prinsip optik dan gelombang dalam berbagai


penyelesaian masalah

f. Memahami konsep getaran, gelombang, dan bunyi serta penerapannya untuk


pemecahan masalah

g. Menerapkan konsep dan prinsip kelistrikan dan kemagnetan dalam berbagai


masalah

h. Menguasai konsep dasar Fisika yang mendukung secara langsung pencapaian


kompetensi program keahliannya

i. Menerapkan konsep dasar Fisika untuk mendukung penerapan kompetensi


program keahliannya dalam kehidupan sehari-hari

j. Menerapkan konsep dasar Fisika untuk mengembangkan kemampuan


program keahliannya pada tingkat yang lebih tinggi

13. Kimia Kelompok Teknologi dan Kesehatan SMK/MAK


a. Memahami konsep materi dan perubahannya, fenomena reaksi kimia yang
terkait dengan kinetika, kesetimbangan, kekekalan masa dan kekekalan energi

b. Memahami sifat berbagai larutan asam-basa, larutan koloid, larutan elektrolit -


non elektrolit, termasuk cara pengukuran dan kegunaannya

c. Memahami konsep reaksi oksidasi-reduksi dan elektrokimia serta


penerapannya dalam fenomena pembentukan energi listrik, korosi logam, dan
pemisahan bahan (elektrolisis)

d. Memahami struktur molekul dan reaksi senyawa organik yang meliputi


benzena dan turunannya, lemak, karbohidrat, protein, dan polimer serta
kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari

e. Meningkatkan kesadaran tentang terapan kimia yang dapat bermanfaat dan


juga merugikan bagi individu, masyarakat, dan lingkungan serta menyadari
pentingnya mengelola dan melestarikan lingkungan demi kesejahteraan
masyarakat
f. Memahami konsep, prinsip, hukum, dan teori kimia serta saling
keterkaitannya dan penerapannya untuk menyelesaikan masalah dalam
kehidupan sehari-hari dan teknologi

g. Menggunakan pengetahuan dasar kimia dalam kehidupan sehari-hari, dan


memiliki kemampuan dasar kimia sebagai landasan dalam mengembangkan
kompetensi di masing-masing bidang keahlian.

14. Ilmu Pengetahuan Sosial SMK/MAK

a. Memahami konsep-konsep interaksi antarindividu serta interaksi dengan


lingkungan masyarakat sekitar

b. Memahami proses perkembangan kolonialisme dan imperialisme barat hingga


terjadinya kebangkitan nasional

c. Memahami konsep kebutuhan manusia akan barang serta memahami proses-


proses dasar ekonomi dalam rangka pemenuhan kebutuhan

d. Berpikir logis dan kritis, rasa ingin tahu, memecahkan masalah, dan
keterampilan dalam kehidupan sosial ekonomi

e. Memiliki komitmen tinggi terhadap nilai-nilai sosial, budaya, dan


kemanusiaan

f. Mampu berkomunikasi, bekerjasama dan berkompetisi dalam masyarakat


yang majemuk di tingkat lokal, nasional, dan global.

15. Seni Budaya SMK/MAK

Seni Rupa

a. Memahami konsep seni rupa dan memahami pentingnya seni rupa dalam
kehidupan

0.Menunjukan sikap apresiatif terhadap seni rupa

Seni Musik

a. Memahami konsep seni musik dan memahami pentingnya seni musik dalam
kehidupan

b. Menunjukan sikap apresiatif terhadap seni musik


Seni Tari

a. Memahami konsep seni tari dan memahami pentingnya seni tari dalam
kehidupan

b. Menunjukan sikap apresiatif terhadap seni tari

Teater

a.Memahami konsep teater dan memahami pentingnya teater dalam kehidupan

b.Menunjukan sikap apresiatif terhadap teater

16. Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi SMK/MAK

a. Mampu mengoperasikan komputer PC

b. Mampu mengoperasikan sistem operasi soft ware

c. Mampu menggunakan teknologi komputer untuk mengolah data, keperluan


sehari-hari serta keperluan yang terkait dengan kebutuhan dunia kerja

d. Mampu mengoperasikan PC dalam suatu jaringan serta mengoperasikan web


design

e. Mampu menggambar dasar, menggambar sederhana, dan menggambar


profesional dengan menggunakan program AUTO CAD

17. Kewirausahaan SMK/MAK

a. Mampu mengidentifikasi kegiatan dan peluang usaha dalam kehidupan


sehari-hari, terutama yang terjadi di lingkungan masyarakatnya

b. Menerapkan sikap dan perilaku wirausaha dalam kehidupan sehari-hari di


lingkungan masyarakatnya

c. Memahami sendi-sendi kepemimpinan dan mampu menerapkannya dalam


kehidupan sehari-hari serta menerapkan perilaku kerja prestatif dalam
kehidupannya

d. Mampu merencanakan sekaligus mengelola usaha kecil/mikro dalam


bidangnya
18. Dasar Kompetensi Kejuruan

a. Memahami dasar-dasar mesin

b. Memahami proses-proses dasar pembentukan logam

c. Menjelaskan proses-proses mesin konversi energi

d. Menginterpretasikan gambar teknik

e. Menggunakan peralatan dan perlengkapan di tempat kerja

f. Menggunakan alat-alat ukur ( measuring tools )

g. Menerapkan prosedur keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan tempat


kerja

19. Kompetensi Kejuruan Teknik Kendaraan ringan

a. Memperbaiki sistem hidrolik dan kompresor udara

b. Melaksanakan prosedur pengelasan, pematrian, pemotongan dengan panas


dan pemanasan

c. Melakukan overhaul sistem pendingin dan komponen– komponennya

d. Memelihara/servis sistem bahan bakar bensin


e. Memperbaiki sistem injeksi bahan bakar diesel

f. Memeliharaan/servis engine dan komponen-komponen-nya

g. Memperbaiki unit kopling dan komponen-komponen sistem pengoperasian

h. Memelihara transmisi

i. Memelihara unit final drive /garden

j. Memperbaiki poros penggerak roda

k. Memperbaiki roda dan ban

l. Memperbaiki sistem rem


m. Memperbaiki sistem kemudi

n. Memperbaiki sistem suspensi

o. Memelihara baterai

p. Memperbaiki kerusakan ringan pada rangkaian/ sistem kelistrikan, pengaman


dan kelengkapan tambahan

q. Memperbaiki sistem pengapian

r. Memperbaiki sistim starter dan pengisian

s. Memelihara/servis sistem AC ( Air Conditioner )


t. Memperbaiki Sistem Wiper dan Waser

u. Memelihara/Servis Sistem EFI (Electronic Feul Injection)

v. Memelihara/Servis Sistem Control Emisis Gas Buang

w. Memperbaiki Geometri Roda Depan (Front Wheel Aligemant)

x. Melaksanakan Perbaikan Pada Sistem Pelumasan


y. Melaksanakan Perbaikan Pada Sistem Mekanisme Katup

20. Muatan Lokal (Mulok)


a.Perawatan dan perbaikan sepeda motor 2 tak

b.Perawatan dan perbaikan sepeda motor 4 tak merek Honda

c.Perawatan dan perbaikan sepeda motor 4 tak merek Suzuki

d.Perawatan dan perbaikan sepeda motor 4 tak merek Yamaha


e.Keterampilan mengemudikan kendaraan roda empat (mobil)
C. STANDAR KOMPETENSI (SK) DAN KOMPETENSI DASAR (KD) TIAP MATA
PELAJARAN

1. PENDIDIKAN AGAMA ISLAM


Kelas/
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Semester
Al Qura'an
1.
Memahami 1.1 Membaca QS Al Baciarah: 30,
ayat- ayat Al- AlMukminum: 12-14, Az-Zariyat:
Qur'an tentang 56 dan Al-Hajj: 5
manusia
dan tugasnya 1.2 Menyebutkan arti QS Al Baciarah:
sebagai khalifah 30, Al- Mukminum: 12-14, Az-
di bumi Zariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 X11
1.3 Menampilkan perilaku sebagai
khalifah di bumi seperti
terkandung
Baciarah: 30,dalam QS Al
Al-Mukminum: 12-14,
Az-
Zariyat: 56 dan Al-Hajj: 5
2.1
2. Memahami Membaca QS Al An'am: 162-163
ayat- ayat Al- dan AlBayyinah: 5
Qur'an
tentang keikhlasan 2.2 Menyebutkan arti QS Al An'am:
dalam beribadah 162-163
dan Al-Bayyinah: 5 X11
2.3 Menampilkan perilaku ikhlas
dalam beribadah seperti
terkandung
Al dalam QS
An'am: 162-163 dan Al-Bayyinah:
3.1 5
3. Memahami Membaca QS Ali Imran: 159 dan QS
ayat- ayat Al- Asy Syura: 38
Qur'an
tentang demokrasi 3.2 Menyebutkan arti QS Ali Imran: dan
QS
Asy Syura: 38
X11
3.3 Menampilkan perilaku hidup
demokratis
dan QS Asy Syura: 38 dalam
kehidupan sehari-hari
Memahami ayat- 4.1 Membaca QS Al Baciarah: 148 dan
4.
ayat QS
Al-Qur'an tentang Al-Fatir: 32
kompetisi 4.2 Menjelaskan arti QS Al Baciarah:
dalam 148 dan QS Al-Fatir: 32
kebaikan X11
4.3 Menampilkan perilaku
berkompetisi dalam kebaikan
seperi terkandung dalam QS Al
Baciarah:
Fatir: 32 148 dan QS Al-
Kelas
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Semester
ster
Memahami ayat- 5.1
Membaca QS Al Isra: 26—27 dan QS
ayat Al-Qur'an
5.

AlBaqarah: 177
tentang perintah 5.2
menyantuni kaum Menjelaskan arti QS Al-Isra: 26-27
X12
dhuafa 5.3 dan QS Al Baqarah: 177
Menampilkan perilaku menyantuni
kaum du'afa seperti terkandung
dalam QS AlIsra: 26-27 dan QS Al
Baqarah: 177
Memahami ayat- 6.1
Membaca QS Ar Rum: 41- 42, QS
ayat Al Qur'an
6.

Al- A'raf: 56-58, dan QS Ash


tentang 6.2
Shad: 27
perintah men jaga
kelestarian 6.3 Menjelaskan arti QS Ar Rum: 41-
lingkungan hidup 42, QS Al-A'raf: 56-58, dan QS Ash X12
Shad: 27
Membiasakan perilaku menjaga
kelestarian lingkungan hidup
seperti terkandung dalam QS Ar
Memahami 7.1
Membaca QS Al-Kafiruun, QS Yunus:
ayat— ayat Al-
7.

40- 41, dan QS Al-Kahfi: 29


Qur'an tentang 7.2
anjuran Menjelaskan arti QS Al-Kafiruun, QS
bertoleransi 7.3 Yunus: 40-41, dan QS Al-Kahfi: 29
X12
Membiasakan perilaku
bertoleransi seperti terkandung
dalam QS AlKafiruun, QS Yunus:
40-41, dan QS AlKahfi: 29

Memahami 8.1
Membaca QS Al-Mujadalah: 11
ayat- ayat Al-
8.

dan QS Al-Jumuah: 9-10


Qur'an 8.2
tentang etos ker ja Menjelaskan arti QS Al-
8.3 Mujadalah: 11 dan QS Al-Jumuah: X12
9-10
Mebiasakan beretos kerja seperti
terkandung dalam QS Al-Mujadalah:
11, dan QS Al-Jumuah: 9-10
Memahami ayat— 9.1 Membaca QS Yunus:101 dan QS
ayat Al Qur'an Al- Baqarah: 164
9.

tentang 9.2
Menjelaskan arti QS Yunus: 101
pengembangan
dan QS Al-Baqarah: 164
IPTEK 9.3
Melakukan pengembangan iptek
seperti terkandung dalam QS
X12
Yunus: 101 dan QS Al-Baqarah:
164
Kelas/
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Semester
Aqidah
10. Meningkatkan
10.1 Menyebutkan 10 sifat Allah
keimanan
dalam AlAsma al-Husna
kepada Allah
melalui 10.2Menjelaskan arti 10 sifat Allah dalam
Al- XI 1 1
pemahaman
sifat- Asma al-Husna
sifatNya dalam 10.3 Menampilkan perilaku yang
Al Asma mencerminkan keimanan
terhadap 10
11. Meningkatkan sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna
11.1 Menjelaskan tanda-tanda
keimanan
beriman kepada Malaikat
kepada
Malaikat 11.2 Menampilkan contoh-contoh
perilaku beriman kepada XI 1 1
Malaikat
11.3 Menampilkan perilaku sebagai
cerminan beriman kepada Malaikat
dalam kehidupan sehari-hari
12. Meningkatkan
12.1 Menjelaskan tanda-tanda
keimanan
beriman kepada Rasul Allah
kepada Rasul
Allah 12.2 Menunjukkan contoh-contoh
prilaku beriman kepada Rasul X11
Allah
12.3 Menampilkan Perilaku yang
mencerminkan keimanan kepada
Rasul
13. Meningkatkan
13.1 Menampilkan perilaku yang
keimanan
mencerminkan keimanan
kepada Kitab-
terhadap Kitab-kitab Allah XI 1 1
kitab Allah
13.2 Menerapkan hikmah beriman
kepada Kitab-kitab Allah
14. Meningkatkan
14.1 Menampilkan perilaku yang
keimanan
mencerminkan keimanan terhadap
kepada Hari
Hari Akhir XI 1 1
Akhir
14.2 Menerapkan hikmah beriman
kepada Hari Akhir
15. Meningkatkan 15.1 Menjelaskan tanda-tanda
keimanan keimanan kepada qadha' dan
kepada qadha' qadar
dan qadar 15.2 Menerapkan hikmah beriman
XI 1 1
kepada qadha' dan qadar
Kelas/
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Semester
Fiqih
16. Memahami
sumber hukum 16.1 Menyebutkan pengertian,
Islam, kedudukan dan fungsi Al Qur'an,
hukum taklifi, dan Al Hadits, dan Ijtihad sebagai
hikmah ibadah sumber hukum Islam
16.2 Menjelaskan pengertian,
kedudukan, dan fungsi hukum XI 1 2
taklifi dalam hukum Islam
16.3 Menjelaskan pengertian dan
hikmah ibadah
16.4 Menerapkan hukum taklifi
dalam kehidupan sehari-hari
17. Memahami 17.1 Menjelaskan perundang-
hukum Islam undangan tentang pengelolaan
tentang infak, infak, zakat, haji dan wakaf
zakat, haji dan 17.2 Menyebutkan contoh-contoh XI 1 2
wakaf pengelolaan infak, zakat, haji dan
wakaf
17.3 Membiasakan berinfak

0. Memahami
18.1 Menjelaskan asas-asas
hukum Islam
transaksi ekonomi dalam
tentang
Islam
muamalah
18.2 Memberikan contoh transaksi XI 1 2
ekonomi dalam Islam
18.3 Menerapkan transaksi ekonomi
Islam dalam kehidupan sehari-
0. Memahami
19.1 Menjelaskan tatacara
ketentuan
pengurusan jenazah
hukum Islam XI 1 2
tentang 19.2 Memperagakan tatacara
pengurusan pengurusan jenazah
jenazah
1. Memahami
20.1 Menjelaskan ketentuan hukum
hukum Islam
perkawinan dalam Islam
tentang hukum
keluarga 20.2 Menjelaskan hikmah perkawinan
XI 1 2
20.3 Menjelaskan ketentuan
perkawinan menurut
perundang-undangan di
Indonesia
2. Memahami
21.1 Menjelaskan ketentuan-
hukum Islam
ketentuan hukum waris
tentang waris
21.2 Menjelaskan ketentuan hukum
waris di Indonesia XI 1 2

21.3 Menjelaskan contoh pelaksanaan


hukum waris di Indonesia
Kelas/
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Semester
Akhlak
22. Membiasak
an perilaku 22.1 Menyebutkan pengertian
terpuji perilaku husnudhan
22.2 Menyebutkan contoh-contoh
perilaku husnudhan terhadap XII 1 1
Allah, diri sendiri dan sesama
manusia
22.3 Membiasakan perilaku husnudhan
dalam kehidupan sehari-hari
22.4 Menjelaskan pengertian adab
dalam berpakaian, berhias, bertamu,
menerima tamu, dan bepergian
22.5 Menampilkan contoh-contoh adab
dalam berpakaian, berhias, bertamu, XII 1 1
menerima tamu, dan bepergian
22.6 Mempraktikkan adab dalam
berpakaian, berhias, bertamu,
menerima tamu, dan bepergian
dalam kehidupan sehari-hari
Akhlak
23. Menghindari 23.1 Menjelaskan pengertian hasud, riya
perilaku dan aniaya
tercela 23.2 Menyebutkan contoh perilaku
hasud, iya, dan aniaya
XII 1 1
23.3 Menghindari perilaku hasud, riya
dan
aniaya dalam kehidupan sehari-hari

0. Membiasakan
24.1 Menjelaskan pengertian taubat
berperilaku
dan raja'
terpuji
24.2 Menampilkan contoh-contoh XII 1 1
perilaku taubat dan raja'
24.3 Membiasakan perilaku bertaubat
dan
raja' dalam kehidupan sehari hari
1. Membiasakan
25.1 Menjelaskan pengertian dan maksud
berperilaku
menghargai karya orang lain
terpuji
25.2 Menampilkan contoh
perilaku menghargai XII 1 1
karya orang lain
25.3 Membiasakan perilaku
menghargai karya orang lain
dalam kehidupan sehari-hari
Kelas/
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Semester
26. Menghindari
26.1 Menjelaskan pengertian dosa besar
perilaku tercela
26.2 Menyebutkan contoh perbuatan
dosa besar XII 1 1
26.3 Menghindari perbuatan dosa besar
dalam kehidupan sehari-hari
27. Membiasak
27.1 Menjelaskan pengertian adil, ridla,
an perilaku
dan
terpuji
amal shaleh
27.2 Menampilkan contoh perilaku adil, XII 1 1
ridla, dan amal shaleh
27.3 Membiasakan perilaku adil, ridla,
dan amal shaleh dalam
kehidupan seharihari
28. Menghindari
28.1 Menjelaskan pengeretian isyrof,
prilaku tercela
tabzit, ghinbah, dan fitnah
28.2 Menjelaskan contoh prilaku XII 1 1
isyrof, tabzir, ghibah dan
fitnah
28.3 Menghindari prilaku isyrof tabzir,
0. Memahami ghibah dan fitnah
29.1 Menceritakan sejarah dakwah
keteladanan Rasulullah SAW periode Mekkah
Rasulullah 29.2 Mendeskripsikan substansi dan XII 1 2
dalam strategi dakwahRasulullah SAW
membina periode Makkah
umat periode
Makkah
1. Memahami 30.1 Menceritakan sejarah dakwah
keteladanan Rasulullah periode Madinah
Rasulullah 30.2 Mendeskripsikan substansi dan
SAW dalam strategi XII 1 2
membina dakwah Rasulullah SAW periode
umat periode Madinah
Madinah

Tarikh dan Peradaban


Islam
29. Memahami 31.1 Menjelaskan perkembangan
perkembangan Islam di dunia
Islam di dunia
31.2 Memberikan contoh
perkembangan Islam di dunia XII 1 2
31.3 Mengambil hikmah dari
perkembangan Islam di dunia
2. PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN
Kelas
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Semester
ster
Nilai-Nilai Kristiani

1. Mewujudkan nilai-nilai
Kristiani dalam perga 1.1 Mengalami proses pertumbuhan
ulan antar pribadi dan sebagai X11
kehidupan sosial de pribadi yang dewasa dan memiliki
ngan menunjukkan karakter yang kokoh dengan pola
bahwa pikir yang komprehensif dalam
1.2Mengidentifikasi berbagai pergumulan
dalam keluarga dalam kaitannya
dengan pengaruh modernisasi
X12

2. Memahami nilai-nilai 2.1. Mengenal diri dengan segala


keteladanan Yesus kelebihan dan kekurangannya,
Kristus sebagai XI11
cita-cita dan panggilan hidupnya,
landasan sehingga menerima diri
mengembangkan diri
2.2. sebagaimana adanya
Memahami dirinya sebagai manusia
yang diciptakan Allah menurut
citra-Nya, sehingga menyadari
bahwa semua manusia adalah XI12
saudara se Allah Bapa — Ibu

2.3. Memahami jati diri pria dan wanita


yang diciptakan Allah untuk saling
melengkapi sebagai partner yang XII11
sederajat

2.4. Mengenal suara hatinya, sehingga


dapat bertindak secara benar dan
tepat
2.5. Bersikap kritis terhadap pengaruh
mass media, kelompok tertentu dan
sebagainya sehingga mampu XII12
mengambil keputusan yang tepat
dan benar yang dapat
dipertanggung jawabkan
3. PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK

Kelas
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Semester
ster

Nilai-Nilai Kristiani
1.Memahami nilai-nilai 1.1. Mengenal Kitab Suci dan Tradisi
sebagai
keteladanan Yesus tolok ukur tertinggi dari imannya
Kristus sebagai 1.2. Mengenal Yesus yang datang untuk
landasan
mengembangkan diri mewartakan dan memperjuangkan
sebagai perempuan Kerajaan Allah, sehingga peserta
atau
laki-laki yang memiliki didik
merasa terpanggil untuk berjuang
rupa-rupa
kemampuan dan bersama Yesus
sehingga dapat 1.3. Mengenal Yesus yang berani
berelasi
dengan sesama memberikan
diri-Nya dengan menderita
secara lebih baik sengsara, wafat di salib, bangkit dan X11
naik ke surga demi kebahagiaan
manusia pribadi Yesus Kristus
1.4. Mengenal
sebagai sahabat sejati, tokoh idola,
Putera
Juru Allah dan
Selamat
1.5. Mampu mengenal Roh Kudus yang
melahirkan, membimbing dan
menghidupi
Gereja dan mengenal Allah Tritunggal
sebagai kebenaran iman Kristen

2. Memahami karya 2.1 Memahami arti Gereja sebagai Umat


Yesus
Kristus yang Allah dan persekutuan yang terbuka
mewartakan
Kerajaan Allah dan
2.2 Memahami fungsi dan peranan
penerusannya oleh
Hierarki,
Gereja, sehingga dapat bekerja sama dengan hierarki (dan
mengembangkan pimpinan Gereja yang lain) dalam
bersama dan
hidup hidup
bergereja sesuai menggereja
Kerajaan Allah 2.3 Memahami sifat-sifat Gereja yang satu,
Kudus, Katolik dan Apostolik,
sehingga
menjaga keutuhan serta X12
terpanggil untuk merasul dan
memperjuangkan kepentingan
umum dan memahami tugas Gereja
2.4 Mengenal
yang menguduskan,
mewartakan, memberi
kesaksian dan melayani,
sehingga merasa terpanggil
untuk terlibat dalam tugas
tersebut sesuai dengan
kedudukan dan peranannya
Kelas
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Semester
ster
3.Memahami makna 3.1 Menghargai dan bersedia berdialog
firman Allah, ajaran serta bekerja sama dengan umat
Yesus dan ajaran beragama atau berkepercayaan
Gereja lain
g g
dalam men emban kan
3.2 Bersedia untuk berjuang
kehidupan bersama
sesuai dengan menegakkan keadilan, kejujuran,
kehendak Allah, kebenaran, perdamaian dan XI11
sehingga mampu keutuhan ciptaan sesuai dengan
mewujudkannya perannya
dalam kehidupan 3.3 Memahami dan menyadari
sehari-hari kemajemukan bangsa Indonesia,
sehingga mampu hidup dan terlibat
dalam membangun
masyarakat
4.1Memahami yang adil
peranannya dan warga
sebagai
4.Memahami makna negara, sehingga mampu terlibat
firman Allah, ajaran
Yesus dan ajaran membangun negara dan bangsanya
Gereja dalam 4.2
..
mengembangkan mengenal dan menyadari panggilan
hidupnya sehingga mampu XI12
kehidupan bersama
sesuai dengan menentukan langkah yang tepat
kehendak Allah, untuk menjawab panggilan
sehingga mampu tersebut
mewujudkannya
Nilai-Nilai Kristiani
5.Merespon nilai-nilai 5.1 Mengidentifikasikan dan
Kristiani yang mewujudkan nilai-nilai Kristiani
diperhadapkan
5.2 Mewujudkan nilai-nilai Kristiani dalam
dengan gaya hidup
pergaulan antar pribadi dan sosial
modern serta
perkembangan ilmu XII11
pengetahuan dan
teknologi (IPTEK) dan
menjelaskan cara
mewujudkannya
dalam kehidupan
sehari-hari
6. Merespon nilai-nilai 6.1 Mewujudkan nilai-nilai Kristiani di
Kristiani yang dalam menghadapi gaya hidup
diperhadapkan dengan modern
gaya hidup modern serta 6.2 Memahami dan bersikap kritis
perkembangan ilmu terhadap perkembangan budaya
pengetahuan dan serta ilmu pengetahuan dan
teknologi (IPTEK) dan
menjelaskan
teknologi
cara mewujudkannya
dalam kehidupan
seharihari
Kelas/
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Semester
8.1 Menjelaskan gereja dan perannya
7. Bertanggung jawab
sebagai institusi sosial dan sebagai
sebagai orang
persekutuan orang percaya di
Kristen dalam
tengah tantangan kehidupan masa
perannya sebagai
kini
warga Gereja dalam XII11
8.2 Bersikap kritis terhadap peran
mewujudka_,n nilHAM, agama dalam masyarakat
demokrasi danAM,
khususnya dalam
tindakan sebagai
pembawa kabar
baik dan damai
8. Bertanggung jawab 8.1 Bersikap kritis terhadap nilai-nilai
sebagai orang demokrasi dan HAM dalam hidupnya
Kristen dalam 8.2 Mewujudkan perannya sebagai
perannya sebagai pembawa kabar baik dan damai
warga gereja sejahtera secara pribadi dan
dalam mewujudkan komunitas
nilai-nilai demokrasi XII12
dan HAM,
khususnya dalam
tindakan sebagai
pembawa kabar
baik dan damai
sejahtera

4. PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Kelas/ Smt
1. Memahami Hakikat 1.1. Mendeskripsikan hakikat bangsa
Bangsa dan Negara dan unsur-unsur terbentuknya
negara
Kesatuan 1.2. Mendeskripsikan hakikat negara
Republik dan bentuk-bentuk kenegaraan
Indonesia 1.3. Menjelaskan pengertian, fungsi X11
dan tujuan NKRI
1.4. Menunjukkan semangat
kebangsaan, nasionalisme dan
patriotisme dalam kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan
bernegar
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Kelas/ Smt
2. Menampilkan Sikap Mendeskripsikan pengertian sistem
Positif Terhadap hukum dan peradilan nasional
Sistem Hukum dan
Peradilan Nasional Menganalisis peranan lembaga-
lembaga peradilan
Menunjukkan sikap yang sesuai
dengan ketentuan hukum yang X11
berlaku
Menganalisis upaya
pemberantasan korupsi di
Indonesia
Menampilkan peran serta dalam
3. Menampilkan Menganalisis upaya pemajuan,
Peran Serta penghormatan, dan penegakan
dalam Upaya HAM
Pemajuan,
Penghormatan dan Menampilkan peran serta dalam X11
Perlindungan Hak upaya pemajuan,
Asasi Manusia (HAM) penghormatan, dan penegakan
HAM di Indonesia
Mendeskripsikan instrumen hukum
4. Menganalisis Mendeskripsikan hubungan dasar
Hubungan Dasar negara dengan konstitusi
Negara dengan Menganalisis substansi konstitusi
Konstitusi Negara
Menganalisis kedudukan pembukaan
X12
UUD 1945 Negara Kesatuan
Republik Indonesia
Menunjukkan sikap positif
terhadap konstitusi negara

5. Menghargai Mendeskripsikan kedudukan


Persamaan warga negara dan
Kedudukan Warga pewarganegaraan di
Negara dalam Indonesia
Berbagai Aspek
Kehidupan Menganalisis persamaan
kedudukan warga negara dalam X12
kehidupan bermasyarakat,
berbangsa dan negara
Menghargai persamaan
kedudukan warga negara tanpa
membedakan ras, agama, gender,
6. Menganalisis Mendeskripsikan supra struktur
Sistem Politik di dan infra struktur politik di
Indonesia Indonesia
Mendeskripsikan perbedaan X12
sistem politik di berbagai
negara
Menampilkan peran serta dalam
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Kelas/ Smt
Menganalisis 7.1. Mendeskripsikan pengertian
7.

Budaya Politik di budaya politik


Indonesia 7.2. Menganalisis tipe-tipe budaya
politik yang berkembang dalam
masyarakat
Indonesia XI 1 1
7.3. Mendeskripsikan pentingnya
sosialisasi pengembangan budaya
7.4. politik
Menampilkan peran serta budaya
politik partisipan
8.
Menganalisis 8.1 Mendeskripsikan pengertian dan
Budaya Demokrasi prinsipprinsip budaya demokrasi
Menuju 8.2 Mengidentifikasi ciri-ciri
Masyarakat Madani
masyarakat madani
8.3 Menganalisis pelaksanaan demokrasi
di
Indonesia sejak orde lama, orde
baru, dan reformasi
8.4 Menampilkan perilaku budaya XI 1 1
demokrasi dalam kehidupan sehari-
hari

9. Menampilkan 9.1 Mendeskripsikan pengertian


Sikap dan pentingnya keterbukaan dan
Keterbukaan keadilan dalam kehidupan
dan berbangsa dan bernegara
Keadilan
dan dalam
Bernegara 9.2 Menganalisis dampak
XI 1 1
penyelenggaraan pemerintahan
yang tidak transparan
9.3 Menunjukkan sikap keterbukaan
dan keadilan dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Kelas/ Smt
10. Menganalisis 10.1 Mendeskripsikan
Hubungan pengertian, pentingnya,
Internasional dan dan sarana-sarana
Organisasi hubungan internasional bagi
Internasional suatu negara
10.2 Menjelaskan tahap-tahap
perjanjian internasional
10.3 Menganalisis fungsi XI 1 2
Perwakilan Diplomatik
10.4 Mengkaji peranan organisasi
internasional (ASEAN, PBB)
dalam meningkatkan hubungan
internasional
10.5 Menghargai kerja sama dan
perjanjian
11. Menganalisis Sistem 11.1. Mendeskripsikan istem hukum
Hukum dan danperadilan internasional
Peradilan
Internasional 11.2. Menjelaskan penyebab
timbulnya sengketa
internasional dan cara XI 1 2
penyelesaian oleh
Mahkamah Internasional
11.3. Menghargai putusan
Mahkamah Internasional
12. Menampilkan 12.1. Menampilkan Sikap Positif
Sikap Positif Terhadap
Terhadap Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka
Pancasila XII 1 1
Sebagai Ideologi 12.2. Menganalisis Pancasila sebagai
Terbuka sumber
nilai dan paradigma pembangunan
12.3. Menampilkan sikap positif terhadap
13.Mengevaluasi Berbagai 13.1. Menganalisis sistem
Sistem Pemerintahan pemerintahan di berbagai
negara
XI 1 1
13.2. Menganalisis pelaksanaan
sistem pemerintahan Negara
Indonesia
13.3. Membandingkan pelaksanaan
sistem pemerintahan yang berlaku
14.Mengevaluasi Peranan 14.1. Mendeskripsikan pengertian, fungsi
Pers Dalam dan peran serta perkembangan
Masyarakat pers di Indonesia
Demokrasi
14.2. Kebebasan pers dan dampaknya
14.3. Manfaat media massa dalam XII 1 2
kehidupan sehari-hari.
14.4. Dampak dari
penyalahgunaan
kebebasan pers1media
massa
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Kelas/ Smt
15.Mengevaluasi Dampak 15.1. Mendeskripsikan proses, aspek,
Globalisasi dan dampak globalisasi dalam
kehidupan berbangsa dan
15.2. bernegara
Mengevaluasi pengaruh
globalisasi terhadap kehidupan
Bangsa dan Negara
Indonesia XII 1 2
15.3. Menentukan sikap terhadap
pengaruh
Bangsa dan Negara Indonesia
15.4. Mempresentasikan tulisan
tentang pengaruh globalisasi
terhadap Bangsa dan Negara
Indonesia
5. BAHASA INDONESIA
Kelas
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Semester
ster
1.1 Menyimak untuk memahami
Berkomunikasi
lafal, tekanan, intonasi, dan
1.

dengan bahasa
jeda yang lazim1baku dan
Indonesia setara
yang tidak
tingkat Semenjana 1.2 Membaca cepat untuk
memahami informasi tertulis
dalam konteks
bermasyarakat
1.3 Melafalkan kata dengan artikulasi
yang tepat X11
1.4 Mengucapkan kalimat dengan
jelas, lancar, bernalar, dan
1.5 wajar
Menulis dengan
memanfaatkan
1.6 kategori1kelas
Membuat berbagai kata teks tertulis
dalam konteks bermasyarakat
dengan memilih kata, bentuk kata,
dan ungkapan yang tepat
2.1
2.
Berkomunikasi Menyimak untuk memahami
dengan bahasa informasi lisan dalam konteks
Indonesia setara
tingkat Semenjana 2.2 bermasyarakat
Memahami informasi tertulis
dalam berbagai bentuk teks
2.3 Memilih kata, bentuk kata, dan
X12
ungkapan yang tepat
2.4 Menggunakan kalimat yang baik,
tepat, dan santun
2.5 Menggunakan kalimat tanya
secara tertulis sesuai dengan
situasi komunikasi
2.6 Membuat parafrasa dari teks
tertulis
3.1
3. Berkomunikasi Menyimak untuk menyimpulkan
dengan bahasa informasi yang tidak bersifat
Indonesia setara perintah dalam konteks bekerja
tingkat Madia 3.2 Memahami perintah kerja tertulis
3.3 Menggunakan secara lisan
kalimat tanya1pernyataan
dalam konteks bekerja
XI11
3.4 Membuat parafrasa lisan dalam
konteks bekerja
3.5 Menerapkan pola gilir
dalam berkomunikasi
3.6 Menulis wacana yang bercorak
naratif, deskriptif, ekspositoris,
dan
argumentatif
Kelas
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Semester
ster
4. 4.1
Berkomunikasi Menyimak untuk memahami
dengan bahasa perintah yang diungkapkan atau
Indonesia setara yang tidak dalam konteks
tingkat Madia 4.2 bekerja
Membaca untuk memahami makna
kata, bentuk kata, ungkapan, dan
kalimat dalam konteks bekerja
4.3 Bercakap-cakap secara sopan
dengan mitra bicara dalam
konteks bekerja
4.4 Berdiskusi yang bermakna XI 1 2
dalam konteks bekerja
4.5 Bernegosiasi yang menghasilkan
dalam konteks bekerja
4.6 Menyampaikan laporan atau
presentasi lisan dalam konteks
4.7 bekerja
Meringkas teks tertulis dalam
konteks bekerja
4.8 Menyimpulkan isi teks tertulis
dalam konteks bekerja
5. Berkomunikasi 5.1 Menyimak untuk memahami
dengan bahasa secara kreatif teks seni
Indonesia setara berbahasa dan teks ilmiah
tingkat Unggul sederhana XII 1 1
5.2 Mengapresiasi secara lisan teks
seni berbahasa dan teks ilmiah
sederhana
5.3 Menulis proposal untuk kegiatan
ilmiah sederhana
6. Berkomunikasi dengan 6.1 Menulis surat dengan
memperhatikan
bahasa Indonesia jenis surat XII 1 2
setara
tingkat Unggul 6.2 Menulis laporan ilmiah sederhana
6. PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN
Kelas/
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Semester
1.Mempraktikkan latihan
a. Mempraktikkan latihan
kebugaran jasmani
kekuatan, kecepatan, daya
dan cara mengukurnya
tahan dan
sesuai dengan
kelentukan untuk kebugaran
kebutuhan dan nilai jasmani dalam bentuk sederhana
nilai yang serta nilai tanggungjawab,
terkandung di dalamnya disiplin, dan percaya diri
b. Mempraktikkan tes kebugaran
jasmani serta nilai tanggung
jawab, disiplin, dan percaya
diri.
X11
c. Mempraktikkan perawatan tubuh
agar tetap segar
d. Mempraktikkan berbagai
bentuk kebugaran jasmani
sesuai dengan kebutuhan serta
nilai kejujuran, tanggungjawab,
disiplin, dan percaya diri
e. Mempraktikkan tes kebugaran
dan interpretasi hasil tes dalam
menentukan derajat kebugaran
serta nilai kejujuran, semangat,
tanggungjawab, disiplin, dan
percaya diri
2. Mempraktikkan
3.1 Mempraktikkan berbagai
aktivitas bentuk latihan kelincahan,
pengembangan power dan daya tahan untuk
untuk meningkatkan peningkatan kebugaran jasmani
kualitas kebugaran serta nilai tanggungjawab,
jasmani dan cara disiplin, dan percaya diri X1 1
pengukurannya dan 3.2 Mempraktikan tes untuk
nilai nilai yang kelincahan, power dan daya
terkandung di tahan dalam kebugaran
dalamnya jasmani serta nilai
tanggung jawab, disiplin dan
3.Meningkatkan kualitas 3.1 Mempraktikkan latihan sirkuit
kebugaran jasmani untuk
dan cara peningkatan kebugaran
pengukurannya dan jasmani serta nilai tanggung
nilai nilai yang jawab, disiplin, dan percaya diri
terkandung di 3.2Mempraktikkan peningkatan beban
dalamnya latihan sirkuit untuk
meningkatkan X11
kebugaran jasmani serta
nilai tanggung jawab,
disiplin, dan percaya diri
3.3Mempraktikkan tes untuk
mengukur tingkat
kebugaran jasmani serta
nilai
tanggungjawab, disiplin,
dan percaya diri
Kelas/
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Semester
Mempraktikkan 4.1
Merancang program latihan
perancangan
4.

fisik untuk pemeliharaan


aktivitas 4.2
kebugaran jasmani serta nilai
pengembangan
tanggungjawab, disiplin, dan
untuk peningkatan
percaya diri X11
dan pemeliharaan
kebugaran jasmani Melaksanakan program latihan
fisik sesuai dengan prinsip-
prinsip
latihan yang benar serta
nilai tanggungjawab,
Memelihara tingkat Mempraktikkan program latihan
5.1
5.

kebugaran jasmani fisik untuk pemeliharaan


yang telah dicapai kebugaran jasmani X11
dan nilai- 5.2
Mempraktikkan membaca hasil
nilai
yang terkandung di tes bedasarkan tabel yang
dalamnya
Mempraktikkan 6.1 cocok
Mempraktikkan keterampilan
berbagai keterampilan
6.

atletik dengan menggunakan


permainan olahraga 6.2
peraturan yang dimodifikasi
dalam bentuk
serta nilai kerjasama, kejujuran,
sederhana dan nilai- X11
menghargai, semangat, dan
nilai yang terkandung
percaya diri**)
di dalamnya
Mempraktikkan keterampilan
salah satu cabang olahraga
bela diri serta nilai kejujuran,
menghargai
orang lain, kerja keras dan
Mempraktikkan 7.1 Mempraktikkan
keterampilan keterampilan rangkaian
7.

rangkaian senam senam lantai dengan


lantai dan nilai nilai menggunakan alat serta
yang terkandung di nilai percaya diri,
dalamnya kerjasama, tanggungjawab
7.2 dan menghargai teman

7.3
Mempraktikkan keterampilan
rangkaian senam lantai tanpa
alat serta nilai percaya diri,
kerjasama, tanggungjawab
dan menghargai teman X12
Mempraktikkan keterampilan
olahraga bela diri serta nilai
kejujuran, toleransi, kerja keras
dan percaya diri**)
Kelas/
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Semester
8. Mempraktikkan
8.1 Mempraktikkan keterampilan
berbagai teknik
keterampilan salah satu nomor atletik
permainan olahraga dengan menggunakan
dengan teknik dan peraturan yang dimodifikasi
nilai nilai yang serta nilai kerjasama,
terkandung di kejujuran, kerja keras dan
dalamnya. percaya
diri **)
8.2 Mempraktikkan keterampilan X12
teknik
penyerangan salah satu
permainan olahraga bela diri
serta nilai kerjasama,
kejujuran, menghargai orang
lain, kerja keras dan percaya
diri**)
8.3Mempraktikkan keterampilan
bermain salah satu
permainan olahraga bela
diri secara
berpasangan dengan
9. Mempraktikkan 9.1Mempraktikkan keterampilan
aktivitas ritmik aktivitas ritmik tanpa alat
menggunakan alat dengan koordinasi gerak
dengan koordinasi lanjutan serta nilai kedisiplinan,
dan nilai nilai yang konsentrasi dan keluwesan dan
terkandung di dalamnya estetika X12
9.2Mempraktikkan keterampilan
aktivitas ritmik menggunakan
alat serta nilai disiplin,
toleransi,kerja sama,
keluesan dan estetika
0. Mempraktikkan 10.1 Mempraktikkan keterampilan
keterampilan senam ketangkasan dengan
senam ketangkasan menggunakan alat lanjutan
dengan alat dan nilai serta nilai percaya diri,
nilai yang kerjasama, tanggungjawab,
terkandung di menghargai teman
dalamnya 10.2 Mempraktikkan keterampilan
senam ketangkasan tanpa X12
menggunakan alat lanjutan
serta nilai percaya diri,
kerjasama, tanggungjawab dan
menghargai teman
Kelas/
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Semester
11. Mempraktikkan
11.1 Mempraktikkan keterampilan
rangkaian gerak gerakan kombinasi rangkaian
senam ketangkasan senam lantai serta nilai percaya
dengan konsep yang diri,
benar dan nilai nilai kerjasama, tanggungjawab
yang dan menghargai teman X12
terkandung di dalamnya
11.2 Mempraktikkan keterampilan
gerakan kombinasi
rangkaian senam
ketangkasan serta nilai
percaya diri, kerjasama,
tanggungjawab, dan
12. Mengkombinasikan menghargai teman
12.1 Mempraktikkan rangkaian
rangkaian gerakan gerakan senam lantai serta
senam lantai dan nilai percaya dirim, tanggung
senam ketangkasan jawab, kerja sama, dan percaya
dengan alat dan nilai- kepada teman
nilai yang terkandung X12
di dalamnya 12.2 Mempraktikkan rangkaian
gerakan
senam ketangkasan dengan
menggunakan alat serta
nilai percaya diri,
tanggungjawab, kerja sama,
13. Mempraktikkan
13.1 Mempraktikkan keterampilan
aktivitas ritmik tanpa gerak dasar langkah dan
alat dengan lompat pada aktivitas ritmik
koordinasi yang tanpa alat serta nilai
baik dan nilai-nilai kedisiplinan, konsentrasi dan
yang terkandung di keluwesan
dalamnya
13.2 Mempraktikkan keterampilan
dasar ayunan lengan pada
aktivitas ritmik tanpa alat
dengan koordinasi gerak
yang benar serta nilai XI 1 1
disiplin, toleransi dan
estetika
13.3 Mempraktikkan kombinasi
keterampilan langkah kaki dan
ayunan lengan pada aktivitas
ritmik
berirama tanpa alat serta
nilai disiplin, toleransi,
keluwesan dan estetika
13.4 Mempraktikkan rangkaian senam
irama tanpa alat dengan
Kelas/
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Semester
14. Mempraktikkan
14.1 Mempraktikkan koombinasi
aktivitas ritmik gerak berirama
menggunakan alat menggunakan alat dengan
dengan koordinasi koordinasi serta nilai
yang baik dan nilai kedisiplinan, konsentrasi dan XI 1 1
yang terkandung di keluwesan
dalamnya
14.2Merangkai aktivitas ritmik
menggunakan alat serta
nilai kedisiplinan,
konsentrasi dan
0. Mempraktikkan satu
15.1Mempraktikkan keterampilan gerak
rangkaian gerak
berirama senam aerobik serta
berirama berbentuk
nilai kerjasama, kedisiplinan,
aktivitas
percaya diri, keluwesan, dan
aerobik secara beregu
estetika XI 1 1
dengan diiringi musik dan nilai
nilai yang yerkandung 15.2Mempraktikkan keterampilan
di dalamnya ' menyelaraskan antara gerak dan
irama dengan iringan musik
serta nilai kerjasama, disiplin,
16. Mempraktikkan percaya diri, keluwesan, dan
16.1. Mempraktikkan keterampilan
salah satu gaya
dasar salah satu gaya renang
renang dan loncat
serta nilai
indah sederhana dan
disiplin, keberanian,
nilai-nilai yang
tanggung jawab, dan kerja XI 1 1
terkandung di
keras
dalamnya*)
16.2. Mempraktikkan keterampilan
teknik dasar loncat indah dari
samping kolam dengan teknik
17. Mempraktikkan serta nilai disiplin, keberanian,
17.1Mempraktikkan kombinasi teknik
keterampilan
renang gaya dada, gaya bebas
beberapa gaya
dan
renang dan
salah satu gaya lain serta nilai
pertolongan
disiplin, kerja keras keberanian
kecelakaan di air dan XI 1 2
dan tanggung jawab
nilai nilai yang
terkandung di 17.2 Mempraktikkan keterampilan
dalamnya*) dasar
pertolongan kecelakaan di air
dengan sistim Resusitasi
Jantung dan Paru (RJP) serta
nilai disiplin, kerja keras
Kelas
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Semester
ster
18. Mempraktikkan 18.1. Mempraktikkan keterampilan
berbagai keterampilan bermain salah satu permainan
permainan olahraga dan olahraga beregu bola
dalam bentuk besar serta nilai kerjasama,
sederhana dan nilai- kejujuran,
nilai yang terkandung menghargai, semangat, dan
di dalamnya percaya diri**)
18.2. Mempraktikkan keterampilan XI 1 2
salah satu permainan olahraga
beregu bola kecil dengan
menggunakan alat
dan peraturan yang
dimodifikasi serta nilai
kerjasama, kejujuran,
menghargai, semangat dan
percaya diri**)
19. Menerapkan 19.1 Menganalisis bahaya penggunaan
budaya hidup narkoba
sehat 19.2 Memahami berbagai peraturan
perundangan tentang narkoba
19.3 Menganalisis dampak seks bebas
19.4 Memahami cara menghindari seks
bebas
19.5 Memahami bahaya HIV1AIDS
XI 1 2
19.6 Memahami cara penularan
HIV1AIDS
19.7 Memahami cara menghindari
penularan HIV1AIDS
19.8 Memahami cara pemanfaatan
luang
untuk kesehatan
19.9 Menerapkan pola hidup sehat
20. Mempraktikkan
20.1 Mempraktikkan keterampilan
berbagai keterampilan
teknik
permainan olahraga
bermain salah satu
dengan teknik dan
permainan olahraga bola
nilai nilai yang
besar secara
terkandung di dalamnya.
sederhana serta nilai
kerjasama, kejujuran, XII 1 1
menghargai, semangat dan
percaya diri **)
20.2 Mempraktikkanketerampilan
teknik bermain salah satu
permainan olahraga bola kecil
secara sederhana
Kelas
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Semester
ster
21.Mempraktikkan 21.1 Mempraktikkan keterampilan
berbagai
keterampilan dasar bermain salah satu permainan
permainan olahraga olahraga bola besar serta nilai
dengan teknik dan kerjasama, kejujuran, kerja
, dan nilai nilai yang dan percaya diri **)
terkandung di 21.2 Mempraktikkan keterampilan
dalamnya bermain salah satu
permainan olahraga bola
kecil serta nilai kerjasama,
kejujuran, kerja keras,
toleransi dan percaya diri**) XII 1 1
21.3 Mempraktikkan teknik salah atletik
dengan menggunakan
peraturan yang dimodifikasi
serta nilai kerjasama,
kejujuran, menghargai, percaya
diri**)
21.4 Mempraktikkan keterampilan
teknik salah satu permainan
olahraga bela diri serta nilai
kerjasama, kejujuran,
menghargai, percaya diri.**)

22.Mempraktikkan 22.1 Mempraktikkan keterampilan


keterampilan bermain salah satu permainan
permainan
olahraga dengan olahraga bola besar lanjutan
peraturan yang dengan peraturan yang
sebenarnya dan serta nilai kerjasama,
dimodifikasi
nilai- nilai yang kejujuran, toleransi, kerja
terkandung di
dalamnya keras
diri**)dan percaya
22.2 Mempraktikkan
keterampilan bermain
salah satu permainan
olahraga bola kecil
dengan
peraturan yang dimodifikasi XII 1 1
serta nilai kerjasama,
kejujuran,
22.3 Mempraktikkan keterampilan
bermain
salah satu permainan olahraga
bola besar dengan peraturan
yang sebenarnya serta nilai
kerjasama, kejujuran, menerima
kekalahan, kerja keras dan
22.4 Mempraktikkan keterampilan
bermain salah satu permainan
olahraga bola kecil dengan
peraturan sebenarya serta nilai
kerjasama,, kejujuran, menerima
kekalahan kerja keras dan
percaya diri**
Kelas/
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Semester
23. Mempraktikk 23.1 Mempraktikkan
an keterampilan dasar-dasar
perencanaa kegiatan menjelajah pantai
n serta nilai tanggung jawab,
penjelajahan dan kerjasama, toleransi, tolong
penyelamatan menolong, melaksanakan
aktivitas di keputusan kelompok
alam bebas dan 23.2 Mempraktikkan keterampilan
nilai- nilai yang dasar penyelamatan kegiatan XII 1 1
terkandung di penjelajahan di pantaiserta nilai
dalamnya***) tanggung jawab,
kerjasama, toleransi,
tolong menolong,
keputusan dalam
kelompok
23.3 Mempraktikkan keterampilan
memilih makanan dan
minuman yang sehat
24. Mempraktikkan 24.1 Mempraktikkan
pe rencanaan dan keterampilan
ke terampilan pen merencanakan
jelajahan, dan penjelajahan di perbukitan
penyelamatan di 24.2 Mempraktikkan keterampilan XII 1 2
alam bebas dan dasar
nilai-nilai penyelamatan penjelajahan
yang terkandung di perbukitan serta nilai
di dalamnya***) disiplin,
25. Mengevaluasi tanggungjawab dan
25.1Mengevaluasi kegiatan di sekitar
kegiatan luar sekolah serta nilai percaya
kelas1sekolah dan diri, kebesamaan, saling
nilai-nilai yang menghormati,
terkandung di toleransi, etika, dan demokrasi
dalamnya***)
25.2Mengevaluasi kegiatan di alam
bebas serta nilai percaya diri,
kebesamaan, saling
menghormati,
toleransi, etika, dan demokrasi XII 1 2

25.3 Mengevaluasi kegiatan kunjungan


ke
tempat-tempat bersejarah serta
nilai percaya diri, kebesamaan,
saling menghormati, toleransi,
etika, dan demokrasi
25.4 Mengevaluasi kegiatan karya
wisata
26. Mempraktikkan serta nilai pola
26.1Mempraktikkan percaya diri,
hidup sehat
budaya hidup sehat XII 1 2
26.2Menampilan perilaku hidup sehat
7. SENI DAN BUDAYA
Kelas/
Standar Kompetensi Kompetensi Da sa r
Semester
Seni Musik
1. Mengapresiasi 2.1 Mengidentifikasi fungsi dan
karya seni musik latar belakang musik
2.2 Menunjukkan nilai-nilai musikal
dari hasil pengalaman musikal X11
yang didapatkan melalui
pertunjukan musik

2. Mengekspresikan 2.1 Memainkan musik


diri 2.2 Mendiskusikan persiapan
berkaitan dengan pertunjukan musik yang
karya seni musik diselenggarakan di sekolah X11
2.3 Mendiskusikan suatu
pertunjukan musik

Seni Tari
1. Mengapresiasi karya
seni tari 1.1 Mengidentifikasi jenis, peran,
dan perkembangan tari
X12
1.2 Mengidentifikasi keunikan gagasan
dan teknik dalam karya seni tari di
wilayah Nusantara
2. Mengekspresikan diri 2.1 Mengidentifikasi gagasan untuk
berkaitan dengan disusun
karya seni tari ke dalam tari kreasi dalam bentuk tari
tunggal atau berpasangan1kelompok X12
2.2 Mendiskusikan tari kreasi
yang berbentuk tari
tunggal atau
Seni Rupa berpasangan1kelompok

2. Mengapresiasi karya
2.1 Mengidentifikasi keunikan gagasan
seni rupa dan teknik dalam karya seni rupa
terapan XI 1 1
2.2 Menampilkan sikap apresiatif
terhadap
keunikan gagasan dan teknik
3. Mengekspresikan diri dalam karya seni
3.1 Mendiskusikan rupaseni
karya terapan
rupa
berkaitan terapan yang memanfaatkan
dengan karya berbagai teknik dan corak
seni rupa
3.2 Melaporkan pengamatan terhadap
XI 1 1
karya seni rupa terapan yang
memanfaatkan teknik dan corak di
wilayah Nusantara
Kelas
Standar Kompetensi Kompetensi Da sa r Semester
ster
Teater
1. Mengapresiasi
karya seni teater 1.1 Menunjukkan sikap apresiatif
terhadap unsur estetis
pertunjukan teater XI 1 2
1.2 Menunjukkan sikap apresiatif
terhadap pesan moral (kearifan
lokal) pertunjukan teater
2. Mengekspresikan 2.1 Merancang persiapan pergelaran XI 1 2
diri berkaitan teater
dengan seni teater 2.2 Menerapkan prinsip kerja sama
dalam berteater
8. MATEMATIKA
Kelas
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Semester
ster
Memecahkan ..
1. 1
1.

masalah berkaitan Menerapkan operasi pada


dengan konsep 1. 2 bilangan riil
operasi Menerapkan operasi pada
bilangan riil bilangan berpangkat X11
1. 3
Menerapkan operasi pada
1. 4 bilangan irasional
Menerapkan konsep logaritma
masalah
Memecahkan
21.1 Menerapkan konsep
berkaitan dengan kesalahan pengukuran
2.

konsep 21.2 Menerapkan konsep operasi


aproksimasi hasil pengukuran X11
kesalahan

masalah
Memecahkan
Menentukan himpunan
3.1.
berkaitan sistem penyelesaian persamaan dan
3.

persamaan dan 3.2. pertidaksamaan linier


pertidaksamaan
Menentukan himpunan
linier dan kuadrat
penyelesaian persamaan dan
3.3. pertidaksamaan kuadrat X11

3.4. Menerapkan persamaan


dan pertidaksamaan
kuadrat
Menyelesaikan sistem persamaan
masalah
Memecahkan
4. 1 Mendeskripsikan macam-
berkaitan dengan
4.

macam matriks
konsep matriks X12
4. 2 Menyelesaikan operasi
4. 3 matriks Menentukan
Menerapkan logika 5.1. determinan dan invers
5. Mendeskripsikan pernyataan
matematika dalam
pemecahan 5.2. dan bukan pernyataan (kalimat
masalah yang terbuka) Mendeskripsikan
berkaitan dengan ingkaran, konjungsi,
pernyataan disjungsi, implikasi, biimplikasi
majemuk dan 5.3. dan X12
nn
karaya
pernyataan ingkarannya
berkuantor 5.4.
Mendeskripsikan invers, konvers
dan kontraposisi
Menerapkan modus ponens,
modus tollens dan prinsip
Kelas
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Semester
ster
6. Menerapkan
6. 1Menentukan nilai perbandingan
perbandingan,
trigonometri suatu sudut.
fungsi,
persamaan, dan 6. 2 Mengkonversi koordinat kartesius
. dan
identitas koordinat kutub
trigonometri
dalam 6. 3 Menerapkan aturan sinus dan X12
pemecahan kosinus
masalah 6. 4Menentukan luas suatu segitiga
6. 5Menerapkan rumus trigonometri
jumlah dan selisih dua sudut
6. 6Menyelesaikan persamaan
7.Menyelesaikan trigonometri
7.1Membuat grafik himpunan
masalah program
penyelesaian sistem
linier
pertidaksamaan linier
7.2Menentukan model matematika dari
soal ceritera (kalimat verbal) XI 1 1
7.3 Menentukan nilai optimum dari
sistem
pertidaksamaan linier
7.4Menerapkan garis selidik
8. Memcahkan
masalah
8.1. Mendeskripsikan perbedaan
yang berkaitan
konsep
dengan
relasi dan fungsi
fungsi,
persamaan, 8.2.Menerapkan konsep fungsi linier
fungsi liinier dan 8.3.Menggambarkan fungsi kuadrat
fungsi kuadrat XI 1 1
8.4.Menerapkan konsep fungsi kuadrat
8.5. Menerapkan konsep fungsi
eksponen
8.6. Menerapkan konsep fungsi
logaritma
9.Menerapkan konsep 9.18.7.Menerapkan
Mengidentifikasikonsep fungsi dan
pola, barisan,
barisan dan deret bilangan
deret dalam 9.2 Menerapkan konsep barisan dan
pemecahan deret
masalah aritmatika XI 1 1
9.3 Menerapkan konsep barisan dan
deret
geometri
10. Menentukan 10.1Mengidentifikasi sudut
j
kedudukan, arak, dan
10.2 Menentukan keliling bangun datar
besar sudut yang dan luas daerah bangun datar
melibatkan titik, XI 1 1
garis, 10.3 Menerapkan transformasi
dan bidang dalam bangun datar
ruang dimensi dua
Kelas
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Semester
ster
11. Menentukan 11.1Mengidentifikasi bangun ruang dan
kedudukan, jarak, unsur-unsurnya
dan besar sudut
yang melibatkan 11.2 Menghitung luas permukaan
titik, garis, dan 11.3 Menerapkan konsep volume XI 1 1
bidang dalam bangun ruang
ruang dimensi tiga 11.4 Menentukan hubungan
antarunsurunsur dalam
bangun ruang
0.
masalah
Memecahkan
12.1Mendeskripsikan kaidah pencacahan,
dengan konsep
permutasi, dan kombinasi XI 1 2
teori peluang
12.2 Menghitung peluang suatu
kejadian
12. Menerapkan 13.1 Menerapkan konsep vektor
konsep vektor pada bidang datar
dalam XI 1 2
pemecahan 13.2 Menerapkan konsep vektor
m
asalah pada bangun ruang
13. Menerapkan
14.1Mengidentifikasi pengertian statistik,
aturan konsep
statistika, populasi, dan sampel
statistik dalam
pemecahan 14.2 Menyajikan data dalam bentuk
masalah tabel dan diagram XI 1 2
14.3 Menentukan ukuran pemusatan
data 14.4 Menentukan ukuran
penyebaran data
14. Menerapkan
15.1 Menyelesaikan model matematika
konsep irisan
dari masalah yang berkaitan
kerucut dalam
dengan lingkaran
memecahkan
masalah 15.2 Menyelesaikan model matematika
dari masalah yang berkaitan
dengan parabola XI 1 2
15.3 Menyelesaikan model matematika
dari masalah yang berkaitan
dengan elips
15.4 Menyelesaikan model matematika
dari masalah yang berkaitan
dengan hiperbola
Kelas/
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Semester
16. Menggunakan
16.1. Menjelaskan secara intuitif arti
konsep limit fungsi
limit fungsi di suatu titik dan di
dan
tak hingga Menggunakan sifat
turunan fungsi
limit fungsi untuk menghitung
dalam pemecahan
bentuk tak tentu fungsi aljabar
masalah
dan trigonometri
16.2. Menggunakan konsep dan
aturan turunan dalam XII 1 1
perhitungan turunan fungsi
16.3. Menggunakan turunan untuk
menentukan karakteristik suatu
fungsi dan memecahkan masalah
16.4. Menyelesaikan model matematika
dari
masalah yang berkaitan dengan
17. Menggunakan 17.1. Memahami konsep integral tak
konsep integral tentu dan integral tentu
dalam 17.2. Menghitung integral tak tentu
pemecahan masalah dan integral tentu dari fungsi
aljabar dan fungsi trigonometri
yang sederhana XII 1 1
17.3. Menggunakan integral untuk
menghitung luas daerah di
bawah kurva dan volum
benda putar
18.1 Kapita selekta matematika I
18. Kapita
XII 1 1
selekta
matematik
19.1 Kapita selekta matematika II
19. Kapita selekta
XII 1 2
matematika I dan
II
20. Kapita selekta 20.1 Kapita selekta matematika III
matematika I, II
dan III
9. BAHASA INGGRIS
Kelas
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Semester
ster
1. Berkomunikasi 1.1 Memahami ungkapan-ungkapan
dengan Bahasa dasar pada interaksi sosial untuk
Inggris setara Level kepentingan kehidupan
Novice 1.2 Menyebutkan benda-benda, orang, ciri- X11
ciri, waktu, hari, bulan, dan tahun
1.3 Mendeskripsikan benda-benda, orang,
ciriciri, waktu, hari, bulan, dan tahun
1.4 Menghasilkan tuturan sederhana
yang cukup untuk fungsi-fungsi
dasar
1.5 Menjelaskan secara sederhana
kegiatan yang sedang terjadi
1.6 Memahami memo dan menu
sederhana, jadwal perjalanan
kendaraan umum, dan rambu-
X12
rambu lalu lintas
1.7 Memahami kata-kata dan istilah asing
serta kalimat sederhana berdasarkan
rumus
1.8 Menuliskan undangan sederhana

2. Berkomunikasi 2.1 Memahami percakapan sederhana


dengan Bahasa seharihari baik dalam konteks
Inggris setara Level profesional maupun pribadi dengan
Elementary orang bukan penutur asli
2.2 Mencatat pesan-pesan sederhana
baik dalam interaksi langsung
maupun melalui alat XI 1 1
2.3 Merinci tugas pekerjaan dan latar
belakang pendidikan yang
dimilikinya secara lisan dan tulisan
2.4 Menceritakan pekerjaan di masa lalu
dan rencana kerja yang akan
datang
2.5 Mengungkapkan berbagai macam
maksud hati
2.6 Memahami instruksi-instruksi XI 1 2
sederhana
2.7 Membuat pesan-pesan pendek,
petunjuk dan daftar dengan pilihan
kata, ejaan dan tata tulis yang
berterima
Kelas
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Semester
ster
3. Berkomunikasi 3.1Memahami monolog yang muncul pada
dengan situasi kerja tertentu
Bahasa Inggris setara 3.2Memahami percakapan terbatas dengan
Level Intermediate penutur asli
3.3Menyajikan laporan XII 1 1
3.4 Memahami manual penggunaan
peralatan
3.5Memahami surat-surat bisnis sederhana
3.6Memahami dokumen-dokumen teknis
3.7 Menulis surat bisnis dan laporan
sederhan
3.8 Kapita selekta Bahasa Inggris 1, 2 XII 1 2
dan 3

10.FISIKA
Kelas
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Semester
ster
Mengukur besaran Menguasai konsep besaran dan
1.

dan menerapkan 1.1


satuannya
satuannya
1.2 Menggunakan alat ukur yang tepat X11
untuk mengukur suatu besaran fisis

Menerapkan
2.

hukum gerak 2. 1 Menguasai konsep gerak dan gaya


dan gaya 2. 2 Menguasai hukum Newton
2. 3 Menghitung gerak lurus
X11
2. 4 Menghitung gerak melingkar
2. 5 Menghitung gaya gesek

Menerapkan 3.1
3.
Menguasai konsep gerak
gerak translasi, translasi dan rotasi
rotasi, dan
keseimbangan
tegar 3.2 Menguasai konsep keseimbangan
benda tegar X11
3.3 Menghitung gerak translasi dan rotasi
3.4 Menghitung keseimbangan benda
tegar
Kelas
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Semester
ster
4. Menerapkan konsep 4.1 Menguasai konsep usaha1daya dan
usaha1 daya dan energi
energi
4.2Menguasai hukum kekekalan energi X12
4.3Menghitung usaha1daya dan energi

5. Menerapkan konsep 5. 1Mengenali jenis tumbukan


impuls dan
5. 2Menguasai konsep impuls dan hukum
momentum
kekekalan momentum
5. 3Menerapkan hubungan impuls dan X12
momentum dalam perhitungan

.Menginterpretasikan sifat 6.1Menguasai konsep elastisitas bahan


6

mekanik bahan
6.2Menguasai hukum Hooke
6.3Menentukan kekuatan bahan X12

7. Menerapkan konsep 7.1Menguasai konsep suhu dan kalor


suhu dan kalor
7.2Menguasai pengaruh kalor terhadap zat
7.3Mengukur suhu dan kalor
XI 1 1
7.4Menghitung kalor

8. Menerapkan 8.1Menguasai hukum fluida statis


konsep fluida
8.2Menguasai hukum fluida dinamis
8.3Menghitung fluida statis
XI 1 1
8.4Menghitung fluida dinamis

9. Menerapkan hukum 9.1Menguasai hukum Termodinamika


Termodinamika 9.2Menggunakan hukum Termodinamika
dalam perhitungan
XI 1 1

10. Menerapkan 10.1 Menguasai hukum getaran,


getaran, gelombang, dan bunyi
gelombang, dan 10.2Membedakan getaran, gelombang, dan
bunyi bunyi
XI 1 2
10.3Menghitung getaran, gelombang, dan
bunyi
Kelas
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Semester
ster
11. Menerapkan 11.1 Menguasai konsep kemagnetan
konsep magnet
11.2Menguasai hukum magnet dan
dan
elektromagnet
elektromagnet
11.3Menggunakan magnet XI 1 2
11.4Menggunakan electromagnet

12. Menerapkan 12.1Membedakan konsep cermin dan lensa


konsep optik
12.2Menggunakan hukum pemantulan dan
pembiasan cahaya
XI 1 2
12.3Menggunakan cermin dan lensa

13. 13.1 Membedakan konsep listrik statis


Menginterpretasikan dan dinamis
listrik statis dan
13.2Menjelaskan penerapan listrik statis dan
dinamis XII 1 1
dinamis

14. Menerapkan 14.1 Menguasai hukum kelistrikan arus


konsep listrik searah
arus searah 14.2Menguasai hubungan antara tegangan,
hambatan, dan arus
XII 1 1
14.3Menghitung daya dan energi listrik arus
searah

15. Menerapkan konsep


15.1 Menguasai hukum kelistrikan arus
listrik arus bolak-balik
bolakbalik
15.2Menguasai hubungan antara tegangan,
impedensi, dan arus XII 1 2

15.3Menghitung daya dan energi listrik arus


bolak-balik

16. Kapita selekta fisika I 16.1.Kapita selekta fisika I XII 1 2

17. Kapita selekta fisika I 17.1Kapita selekta fisika II

18. Kapita selekta fisika I 18.1Kapita selekta fisika III


11.KIMIA
Ke as!
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar semester
1. Memahami konsep 1.1 Mengelompokkan sifat materi
materi
dan perubahannya 1.2 Mengelompokkan perubahan materi
1.3 Mengklasifikasi materi X11

2. Memahami konsep 2.1 Memahami lambang unsur


penulisan a bang
l m
2.2 Memahami rumus kimia X11
unsur dan persamaan
reaksi
2.3 Menyetarakan persamaan reaksi

3. Mengidentifikasi 3.1 Mendeskripsikan perkembangan


struktur atom dan teori atom X11
sifat-sifat
periodik pada Menginterpretasikan data dalam
3.2
tabel periodik tabel sistem periodik
unsur
4. Memahami konsep mol 4.1 Menjelaskan konsep mol
4.2 Menerapkan hukum Gay Lussac X 1 II
dan hukum Avogadro

5. Memahami terjadinya 5.1 Mendeskripsikan terjadinya ikatan


ion
ikatan kimia 5.2 Mendeskripsikan terjadinya
ikatan kovalen
5.3 Menjelaskan ikatan logam X 1 II
5.4 Menuliskan nama senyawa kimia

6. Memahami 6. 1 Mendeskripsikan pengertian


perkembangan konsep umum reaksi kimia
reaksi kimia
6. 2 Membedakan konsep oksidasi, X 1 II
reduksi dan reaksi lainnya

7. Memahami konsep 7.1 Membedakan larutan elektrolit


larutan elektrolit dan dan nonelektrolit
elektrokimia
7.2 Mengidentifikasi dan
mengklasifikasi berbagai
7.3 larutan XI 1 1
Menerapkan konsep reaksi redoks
dalam elektrokimia
7.4 Menggunakan satuan konsentrasi
dalam membuat larutan
Kees/
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Semester
8.Menentukan Perubahan 8.1Menjelaskan entalPi dan Perubahan
entalPi entalPi
berdasarkan
konseP 8.2Menentukan Perubahan entalPi reaksi XI 1 1
termokimia 8.3. Menentukan kalor Pembakaran
berbagai bahan baker
9.Mengkomunikasikan 9.1MendeskriPsikan kekhasan atom karbon
senyawa hidrokarbon yang membentuk senyawa
dan kegunaannya hidrokarbon
9.2Menggolongkan senyawa hidrokarbon
dan turunannya XI 1 2
9.3MendeskriPsikan kegunaan senyawa
hidrokarbon dalam kehiduPan
manusia
10. Memahami konseP 10.1Menguasai reaksi kesetimbangan
kesetimbangan reaksi
10.2 Menguasai faktor-faktor
yang memPengaruhi
Pergeseran XII 1 1
kesetimbangan
10.3 Menentukan hubungan kuantitatif
antara Pereaksi dan hasil reaksi dari
suatu reaksi kesetimbangan
11. Mengidentifikasi 11.1Menentukan laju reaksi dan orde reaksi
faktor- faktor yang 11.2Menjelaskan faktor-faktor yang
memPengaruhi laju reaksi XI 1 2
memPengaruhi laju reaksi

12. Menjelaskan sistem 12.1Reaksi senyawa organik


klasifikasi dan kegunaan
12.2 Benzena dan XI 1 2
Polimer
turunannya
13. Memahami koloid, 12.3Mengklasifikasi Polimer
13.1Mengidentifikasi koloid, susPensi, dan
susPensi, dan larutan sejati
larutan sejati.
13.2Membedakan macam dan sifat koloid XII 1 1
13.3MeneraPkan sistem koloid dalam
kehiduPan
14. Melakukan Pemisahan dan 14.1Memisahkan zat dari camPuran
analisis
14.2 Menentukan kadar suatu XII 1 1
unsur1senyawa
senyawa gravimetri, volumetri,
dan teknik lainnya.
15. KaPita selekta kimia I 15.1.KaPita selekta kimia I XII 1 2
16. KaPita selekta kimia II 15.2.KaPita selekta kimia II
17. KaPita selekta kimia III 15.3. KaPita selekta kimia III
12.ILMU PENGETAHUAN ALAM
Ke as!
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar semester
1. Memahami gejala- 1.1 Mengidentifikasi obyek secara
gejala alam melalui terencana dan sistematis untuk
pengamatan memperoleh informasi gejala alam X11
biotik

1.2 Mengidentifikasi obyek secara


terencana dan sistematis untuk
memperoleh informasi gejala alam X12
abiotik
2. Memahami polusi dan 2.1 Mengidentifikasi jenis limbah
dampaknya terhadap 2.2 Mengidentifikasi jenis polusi pada
manusia dan lingkungan lingkungan kerja XI 1 1
2.3 Mendeskripsikan dampak polusi
terhadap kesehatan manusia dan
lingkungan
2.4 Mendeskripsikan cara-cara
menangani limbah XI 1 2

3. Memahami komponen 3.1 Mengidentifikasi komponen


ekosistem serta 3.2 ekosistem
Menjelaskan konsep
peranan manusia keseimbangan lingkungan
dalam menjaga 3.3 Mendeskripsikan Amdal XII 1 1
keseimbangan
lingkungan dan Amdal

4. Menerapkan IPA 4.1 Mengaplikasikan Materi IPA yang XII 1 2


dalam kehidupan disekolah dengan penemuan-
sehari-hari penemuan sederhana
dilingkungan
tempat tinggal dan
kerja
13.ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Ke as!
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Semester
Memahami 1.1 Mengidentifikasi interaksi sebagai
kehidupan sosial
1.

proses sosial
manusia 1.2
Mendeskripsikan sosialisasi X11
sebagai proses pembentukan
1.3
kepribadian
Mengidentifikasi bentuk-bentuk
Memahami proses 2.1 interaksi sosial
Menjelaskan proses
kebangkitan
2.

perkembangan kolonialisme dan


nasional 2.2 imperialisme Barat, serta
pengaruh yang ditimbulkannya di
berbagai daerah X11
Menguraikan proses terbentuknya
kesadaran nasional, identitas
Indonesia, dan perkembangan
pergerakan kebangsaan Indonesia
Memahami 3.1 Mengidentifikasi kebutuhan manusia
permasalahan ekonomi
3.

3.2 Mendeskripsikan berbagai


dalam
kaitannya
dengan
kebutuhan manusia, sumber ekonomi yang langka
kelangkaan dan sistem dan kebutuhan manusia yang X12
ekonomi 3.3 tidak terbatas
Mengidentifikasi masalah pokok
ekonomi, yaitu tentang apa,
bagaimana, dan untuk siapa barang
Memahami konsep
4.1 Mendeskripsikan berbagai
ekonomi dalam
4.

kegiatan ekonomi dan pelaku-


kaitannya dengan
4.2 pelakunya
kegiatan ekonomi
,...embedaKa ,__n prinsip ekonomi ,_
konsumen dan
4.3 m o n o m i d a n
produsen termasuk
m o t i f ekonomi
permintaan,
penawaran, 4.4 Mendeskripsikan peran konsumen
keseimbangan harga, dan produsen
dan pasar Mengidentifikasi faktor-faktor
X12
4.5 yang mempengaruhi
permintaan dan penawaran
Menjelaskan hukum permintaan
4.6 dan hukum penawaran serta
asumsi yang mendasarinya
4.7
Mendeskripsikan
pengertian
keseimbangan dan
harga
Ke as!
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Semester
Memahami struktur 5.1 Mendeskripsikan bentuk-bentuk
sosial serta berbagai struktur sosial dalam fenomena
5.

faktor penyebab 5.2 kehidupan


konflik dan mobilitas XI 1 1
Menganalisis faktor penyebab
sosial konflik sosial dalam masyarakat

Mendeskripsikan 6.1
Mendeskripsikan berbagai
kelompok sosial
6.

6.2 kelompok sosial dalam


dalam masyarakat
masyarakat multikultural
multikultural
Mendeskripsikan
6.3 perkembangan kelompok XI 1 1
sosial dalam masyarakat
multikultural
Mendeskripsikan
keanekaragaman kelompok
Memahami kesamaan
Mengidentifikasi berbagai budaya
dan keberagaman 7. 1 lokal, pengaruh budaya asing, dan
7.

budaya
hubungan antarbudaya
7. 2
Mendeskripsikan potensi
keberagaman budaya yang ada di
masyarakat
setempat dalam kaitannya XI 1 2
7. 3 dengan budaya nasional
Mengidentifikasi berbagai
7. 4
alternatif penyelesaian masalah
akibat adanya keberagaman
budaya
Menunjukkan sikap toleransi dan
empati sosial terhadap
14.KETRAMPILAN KOMPUTER DAN PENGELOLAAN INFORMASI
Kelas/
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Semester
1. Pengenalan hardware pada 1.1 Memahami sejarah perkembangan
PC komputer
1.2 Mengenal Perangkat hardware dan X/1
software
komputer
1.3 Melakukan perakitan komputer
2. Mengoperasikan PC stand 2.1 Mengoperasikan operasi berbasis teks X/1
alone
2.2 Mengoperasikan operasi berbasis
Graphic User Interface (GUI)
3. Mengoperasikan sistem 3.1 Menginstal sistem operasi dan software
operasi software
3.2 Mengoperasikan software pengolah kata
3.3 Mengoperasikan software spreadsheet
X/2
3.4 Mengoperasikan software presentasi
3.5 Mengoperasikan software aplikasi basis
data
4. Mengolah data aplikasi 4.1 Melakukan entry data aplikasi dengan
keyboard
4.2 Melakukan update data dengan utilitas
aplikasi
4.3 Melakukan delete data dengan utilitas XI / 1
aplikasi
4.4 Melakukan entry data dengan image
scanner
4.5 Melakukan entry data dengan OCR
(Optical Character Recognition)
5. Mengoperasikan PC dalam 5.1 Menginstal software jaringan
jaringan
5.2 Mengoperasikan jaringan PC dengan XI / 2
sistem operasi
6. Mengoperasikan web-design 6.1 Mengoperasikan web-browser
XI / 2
6.2 Mengoperasikan software email client
7. Pengenalan AutoCAD 7.1 Pengenalan software program AutoCAD
7.2 Mengenal perintah menu dan icon yang
XII / 1
berasosiasi dengannya.
7.3 Mengelola file dan folder
8. Menggambar dasar dengan 8.1 Membuka software AutoCAD,
program AutoCAD menggambar
dasar untuk menggambar teknik. XII / 1
Kelas/
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Semester
9. Menggambar sederhana 9.1 Membuka software AutoCAD,
dengan program AutoCAD
menggambar
sederhana untuk menggambar teknik
XII / 1
9.2 Melengkapi gambar dengan arsir,
memberi
teks dan dimensi/ukuran
0. Menggambar lanjutan 10.1 Membuka software AutoCAD,
dengan program AutoCAD
menggambar lanjut dengan software
AutoCAD untuk menggambar teknik. XII / 2
10.2 Memanfaatkan block, wblock, dan
memodifikasi object dengan properties.
1. Mengatur gambar dan 11.1 Membuka software AutoCAD,
mencetak gambar membuat
kop gambar/etiket gambar untuk XII / 2
mencetak
gambar kerja teknik.
2. Menggambar isometrik 12.1 Memahami gambar isometrik
12.2 Menggambar isometrik untuk gambar XII / 2
kerja teknik dengan snap isometrik.
3. Menggambar profesional 13.1 Menggambar profesional benda kerja
dengan program AutoCAD
teknik secara lengkap sampai pada XII / 2
print out, dengan program AutoCAD.
15.KEWIRAUSAHAAN
Kelas/
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Semester
1. Mengaktualisasikan 1.1 Mengidentifikasi sikap dan
sikap dan perilaku perilaku wirausahawan
wirausaha
1.2 Menerapkan sikap dan perilaku
kerja prestatif X11
1.3 Merumuskan solusi masalah
1.4 Mengembangkan
semangat wirausaha
1.5 Membangun komitmen bagi
dirinya dan bagi orang lain
1.6 Mengambil resiko usaha X12
1.7 Membuat keputusan

2. Menerapkan 2. 2 Menunjukkan sikap


jiwa pantang menyerah dan
kepemimpina
2. 3 ulet
2. 4 Mengelola konflik XI 1 1
2. 5 Membangun visi dan misi usaha

3. Merencanakan usaha 3. 1 Menganalisis peluang usaha


kecil1mikro 3. 2 Menganalisis aspek-
aspek pengelolaan
XI 1 2
usaha
3. 3 Menyusun proposal usaha

4. Mengelola usaha 4. 1 Mempersiapkan pendirian usaha


kecil1mikro 4. 2 Menghitung resiko XII 1 1
menjalankan usaha
4. 3 Menjalankan usaha kecil XII 1 2
4. 4 Mengevaluasi hasil usaha
16. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN

Kelas/S
Standar Kompetensi Kompetensi dasar
mt
1. Memahami dasar- 1.1 Menjelaskan dasar ilmu statika dan tegangan
dasar mesin
1.2 Menerangkan komponen/elemen mesin
X/1
1.3 Menerangkan material dan kemampuan
proses.
2. Memahami proses- 2.1 Menjelaskan proses pengecoran
proses dasar
pembentukan logam 2.2 Menjelaskan proses pembentukan X/1
2.3 Menjelaskan proses pemesinan.
3. Menjelaskan proses- 3.1 Menjelaskan konsep motor bakar
proses mesin konversi
energi 3.2 Menjelaskan konsep motor listrik

3.3 Menjelaskan konsep generator listrik


X/1
3.4 Menjelaskan konsep pompa fluida
3.5 Menjelaskan konsep kompresor
3.6 Menjelaskan konsep refrigerasi

4. Menginterpretasikan 4.1 Menjelaskan standar menggambar teknik


gambar teknik 4.2 Menggambar perspektif, proyeksi, pandangan
dan potongan
4.3 Menjelaskan simbol-simbol kelistrikan
4.4 Membaca wiring diagram X/1

4.5 Menginterpretasikan gambar teknik dan


rangkaian.

5. Menggunakan 5.1 Merawat peralatan dan perlengkapan


peralatan dan perbaikan di tempat kerja.
perlengkapan di
tempat kerja 5.2 Menggunakan peralatan dan perlengkapan
perbaikan
5.3 Menggunakan fastener . X/2
Kelas/S
Standar Kompetensi Kompetensi dasar
mt

6.Menggunakan alat- 6.1 Mengidentifikasi alat-alat ukur


alat ukur ( measuring 6.2 Menggunakan alat-alat ukur mekanik
tools )
6.3 Menggunakan alat-alat ukur pneumatik X/2
6.4 Menggunakan alat-alat ukur
elektrik/elektronik
6.5 Merawat alat-alat ukur.
7.Menerapkan prosedur 7.1 Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan
keselamatan, kerja (K3)
kesehatan kerja dan 7.2 Melaksanakan prosedur K3
lingkungan tempat
kerja 7.3 Mengidentifikasi aspek-aspek keamanan kerja
7.4 Mengontrol kontaminasi
X/2
7.5 Mendemonstrasikan pemadaman kebakaran
7.6 Melakukan pengangkatan benda kerja secara
manual.
7.7 Menerapkan pekerjaan sesuai dengan SOP.
17. KOMPETENSI KEJURUAN TEKNIK KENDRAAN RINGAN
Kelas/Smt
Standar Kompetensi Kompetensi dasar
1. Memperbaiki sistem 1.1 Mengidentifikasi sistem hidraulik
hidrolik dan
kompresor udara 1.2 Memasang sistem hidraulik

1.3 Menguji sistem hidraulik


1.4 Memeliharan sistem hidraulik X/2
1.5 Memelihara kompresor udara dan komponen-
komponennya
1.6 Memperbaiki kompresor udara dan
komponen-komponennya.
2. Melaksanakan 2.1 Melaksanakan prosedur pengelasan
prosedur pengelasan,
2.2 Melaksanakan prosedur pematrian
pematrian,
pemotongan dengan 2.3 Melaksanakan prosedur pemotongan dengan
panas dan pemanasan X/1
panas
2.4 Melaksanakan prosedur pemanasan.

3. Melakukan overhaul 3.1 Memelihara/servis sistem pendingin dan


sistem pendingin dan komponennya
komponen–
3.2 Memperbaiki sistem pendingin dan
komponennya
komponennya XI / 2
3.3 Melakukan overhaul sistem pendingin dan
komponennya.

4. Memelihara/servis 4.1 Memelihara komponen sistem bahan bakar


sistem bahan bakar bensin
bensin 4.2 Memperbaiki komponen sistem bahan bakar XII / 1
bensin.

5. Memperbaiki sistem 5.1 Memelihara/servis sistem dan komponen


injeksi bahan bakar injeksi bahan bakar diesel
diesel
5.2 Memperbaiki komponen injeksi bahan bakar
diesel XII / 2
5.3 Mengkalibrasi Pompa Injeksi.
Kelas/Smt
Standar Kompetensi Kompetensi dasar
6. Memeliharaan/servis 6.2 Mengidentifikasi komponen-komponen XI / 1
engine dan Utama engine
komponen-6.3
komponen-nya Mengidentifikasi komponen-komponen
engine
6.4 Memelihara/servis engine dan komponen-
komponennya (engine tune up )
6.5 Melaksanaan pemeliharaan/servis komponen
6.6 Menggunakan pelumas/cairan pembersih.
7. Memperbaiki unit 7.1 Memelihara/servis unit kopling dan XI / 1
kopling dan komponen-komponen sistem pengoperasian
komponen-komponen
sistem pengoperasian 7.2 Memperbaiki sistem kopling dan
komponennya
7.3 Mengoverhaul sistem kopling dan
komponennya.
8. Memelihara 8.1 Mengidentifikasi transmisi manual dan XI / 1
transmisi komponen-komponennya
8.2 Mengidentifikasi transmisi otomatis dan
komponen-komponennya
8.3 Memelihara transmisi manual dan komponen-
komponennya
8.4 Memelihara transmisi otomatis dan
komponen-komponennya.
9. Memelihara unit final 9.1 Mengidentifikasi unit final drive ; penggerak XI / 2
drive /gardan roda depan, belakang dan Four Wheel drive
9.2 Memelihara unit final drive penggerak roda
depan
9.3 Memelihara unit final drive penggerak roda
belakang
9.4 Memelihara unit final drive penggerak empat
roda.

0. Memperbaiki poros 10.1 Memelihara/servis poros penggerak XI / 2


penggerak roda roda/drive shaft dan komponen-
komponennya
10.2 Memperbaiki poros penggerak roda/drive
shaft dan komponen-komponennya.
Kelas/Smt
Standar Kompetensi Kompetensi dasar
11. Memperbaiki roda 11.1 Mengidentifikasi konstrusksi roda dan ban X/2
dan ban serta sistem pemasangan
11.2 Memeriksa roda
11.3 Memasang ulang roda
11.4 Memeriksa ban

11.5 Memasang ulang ban


11.6 Membalans roda dan ban.

12. Memperbaiki sistem 12.1 Memelihara sistem rem dan komponennya XII / 1
rem
12.2 Memperbaiki sistem rem dan komponennya
12.3 Melakukan overhaul sistem rem.

13. Memperbaiki sistem 13.1 Mengidentifikasi berbagai jenis sistem XII / 2


kemudi kemudi
13.2 Memeriksa kondisi sistem/komponen
kemudi
13.3 Memperbaiki berbagai jenis sistem kemudi.

14. Memperbaiki sistem 14.1 Memeriksa sistem suspensi dan komponen- XII / 1
suspensi komponenya
14.2 Merawat sistem suspensi dan komponen-
komponennya
14.3 Memperbaiki sistem suspensi dan
komponen-komponennya.

15. Memelihara 15.1 Menguji baterai X/2


baterai
15.2 Memperbaiki baterai
15.3 Merawat baterai
15.4 Menjumper baterai.
Kelas/Smt
Standar Kompetensi Kompetensi dasar
16. Memperbaiki 16.2 Mengidentifikasi kesalahan XII / 1
kerusakan ringan sistem/komponen kelistrikan dan pengaman
pada rangkaian/
16.3 Memasang sistem pengaman kelistrikan
sistem kelistrikan,
pengaman dan 16.4 Memperbaiki sistem pengaman kelistrikan
kelengkapan dan komponennya
tambahan 16.5 Memasang sistem penerangan dan wiring
kelistrikan
16.6 Menguji sistem kelistrikan dan penerangan
16.7 Memperbaiki wiring kelistrikan dan
penerangan
16.8 Memasang perlengkapan kelistrikan
tambahan.

17. Memperbaiki sistem 17.2 Mengidentifikasi sistem pengapian dan XI / 2


pengapian komponennya
17.3 Memperbaiki sistem pengapian dan
komponennya.

18. Memperbaiki sistim 18.1 Mengidentifikasi sistem starter XI / 1


starter dan
18.2 Mengidentifikasi sistem pengisian
pengisi an
18.3 Memperbaiki sistem starter dan komponen-
komponennya
18.4 Memperbaiki sistem pengisian dan
komponen-komponennya.

19. Memeli hara/servi s 19.2 Mengi dentifi kasi si stem AC dan XII / 2
sistem AC (Air komponennya
Conditioner ) 19.3 Melakukan servis sistem AC dan
komponennya.

20. Memperbaiki sistem 20.1. Melaksanakan perawatan dan perbaikan XI / 2


wiper dan waser Wiper dan Washer
Kelas/Smt
Standar Kompetensi Kompetensi dasar
21. Memelihara/servis 21.1. Pemeliharaan /servis sistem EFI (Electronic XII / 1
sistem EFI ( Fuel Injection)
Elecronic Fuel 21.2. Perbaikan sistem EFI ( Electronic Fuel
Injection ) Injection )

21. Memelihara/servis 22.1. Melaksanakan pemeliharaan /servis sistem XII / 2


sistem control emisi kontrol emisi gas buang
gas buang

23. Memperbaiki 23.1. Melaksanakan perbaikan geometri roda. XII / 2


geometri roda depan
( Front Wheel
Aligment )

24. Melaksanakan 24.1. Perawatan dan perbaikan sistem pelumasan XI / 2


perbaikan pada
sistem pelumasan

25. Melaksanakan 25.1. Pemeliharaan/servis sistem mekanisme XII / 1


perbaikan pada katup
sistem mekanisme 25.2. Perbaikan sistem mekanisme katup
katup
18.MUATAN LOKAL TEKNIK KENDARAAN RINGAN

Kelas/
Standar Kompetensi Kompetensi dasar
Smt
1. Perawatan dan 1.1. Melaksanakan tune up sepeda motor 2 tak
perbaikan sepeda 1.2. Melaksanakan overhaul sepeda motor 2 tak X/1
motor 2 Tak
2. Perawatan dan 2.1. Melaksanakan tune up sepeda motor 4 tak merek
perbaikan sepeda Honda
motor 4 Tak merek 2.2. Melaksanakan overhaul sepeda motor 4 tak merek X/2
Honda Honda

3. Perawatan dan 3.1. Melaksanakan tune up sepeda motor 4 tak merek


perbaikan sepeda Suzuki
motor 4 Tak Merek 3.2. Melaksanakan overhaul sepeda motor 4 tak merek XI/1
Suzuki Suzuki

4. Perawatan dan 4.1. Melaksanakan tune up sepeda motor 4 tak merek


perbaikan sepeda Yamaha
motor 4 Tak Merek 4.2. Melaksanakan overhaul sepeda motor 4 tak merek XI/2
Yamaha Yamaha

5. Keterampilan 5.1. Mengemudikan kendaraan roda 4 dengan


Transmisi manual XII/1
mengemudikan
5.2. Mengemudikan kendaraan roda 4 dengan
Transmisi otomatis XII/2
D. UNIT WAKTU SILABUS

1. Silabus mata pelajaran

a. Disusun berdasarkan seluruh alokasi waktu yang disediakan untuk mata pelajaran
selama penyelenggaraan pendidikan di tingkat satuan pendidikan.

b. Penyusunan silabus dilaksanakan bersama-sama oleh guru yang mengajarkan


mata pelajaran yang sama pada tingkat satuan pendidikan untuk satu sekolah atau
kelompok sekolah, dengan tetap memperhatikan karakteristik masing-masing
sekolah.

2. Implementasi pembelajaran per semester

a. Penggalan silabus kelompok program normatif dan adaptif sesuai dengan Standar
Kompetensi dan Kompetensi Dasar serta alokasi waktu yang tersedia pada
struktur kurikulum.

b. Penggalan silabus kelompok program produktif ditetapkan berdasarkan satuan


kompetensi sesuai dengan prinsip pembelajaran tuntas (mastery learning).

E. PENGEMBANG SILABUS
1. Team Pengembang Silabus :
Personil yang terlibat dalam pengembangan silabus di SMK PGRI 20 Jakarta terdiri
dari unsur guru yang terkoordinir dalam kelompok kerja guru ( POKJA )
tiap mata pelajaran, unsur ketua kompetensi keahlian, unsur wakil kepala sekolah dan
Kepala Sekolah, serta unsur Dinas Pendidikan yang dalam hal ini di wakili oleh
Pengawas Sekolah

2. Landasan Pengembangan Silabus:


a. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan Pasal 17 ayat (2)

b. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar


Nasional Pendidikan Pasal 20

3. Prinsip-prinsip pengembangan silabus:


a. Ilmiah
Keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam silabus harus benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan.
b.Relevan

Cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam


silabus sesuai dengan tingkat perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional,
dan spiritual peserta didik.

c.Sistematis
Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam
mencapai kompetensi.

d.Konsisten

Adanya hubungan yang konsisten (ajeg, taat asas) antara kompetensi dasar,
indikator, materi pokok, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem
penilaian.

e.Memadai

Cakupan indikator, materi pokok, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan


sistem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar.

f.Aktual dan kontekstual


Cakupan indikator, materi pokok, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan
sistem penilaian memperhatikan perkembangan ilmu, teknologi, dan seni
mutakhir dalam kehidupan nyata, dan peristiwa yang terjadi.

g.Fleksibel

Keseluruhan komponen silabus dapat mengakomodasi variasi peserta didik,


pendidik, serta dinamika perubahan yang terjadi di sekolah dan tuntutan
masyarakat.

h.Menyeluruh
Komponen silabus mencakup keseluruhan ranah kompetensi (kognitif, afektif,
dan psikomotor).
4. Tahapan Pengembangan
PengkajianSilabus
Langkah-langkah
Standar pengembangan
Kompetensi Lulusan (SKL dansilabus disajikan pada diagram alir berikut.
SKK) SMK

Diagram Alir Penyusunan Silabus Mata Pelajaran

Standar Kompetensi Lulusan Kelompok Mata


Pelajaran

Standar Kompetensi Lulusan Mata


Pelajaran

Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar

Penyusunan
Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar

Indikator

Analisis Kedalaman dan Materi Pembelajaran Penilaian


Keluasan Materi

Kegiatan Pembelajaran

Alokasi Waktu

Sumber Belajar
Komponen-komponen pengembangan silabus mencakup unsur-unsur di bawah ini
(sistem penomoran yang ada bukan merupakan urutan sedangkan urutan
pengembangan silabus disajikan pada diagram alir di atas).

a. Mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar

Mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran sebagaimana


tercantum pada Standar Kompetensi Lulusan/SKL (Permendiknas No. 23 Tahun
2006), dengan memperhatikan hal-hal berikut:

1) Urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan


materi, tidak selalu harus sesuai dengan urutan yang ada dalam dokumen
SKL;

2) Keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata


pelajaran;

3) Keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antar mata pelajaran.

b. Merumuskan indikator

Indikator merupakan penanda pencapaian kompetensi dasar yang diwujudkan


dalam bentuk perubahan perilaku yang dapat diukur dan diamati, mencakup
sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Indikator dapat juga diartikan sebagai
tingkat kinerja yang akan didemonstrasikan untuk setiap kompetensi dasar atau
sejauh mana setiap uraian dalam kompetensi dasar dapat tercapai dan terukur.

Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik, mata


pelajaran, satuan pendidikan, potensi daerah dan dirumuskan dalam kata kerja
operasional yang terukur dan/atau dapat diobservasi. Indikator digunakan sebagai
dasar untuk menyusun alat penilaian.

Perumusan indikator harus memperhatikan Kompetensi Dasar yang ingin dicapai,


sehingga rumusan indikator tidak lebih tinggi dari KD (berdasarkan prinsip
taksonomi Bloom).

c. Penentuan jenis penilaian

Penilaian pencapaian kompetensi dasar peserta didik dilakukan berdasarkan


indikator. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes dalam
bentuk tertulis maupun lisan, pengamatan kinerja, pengukuran sikap, penilaian
hasil karya berupa tugas, proyek dan/atau produk, penggunaan portofolio, dan
penilaian diri.

Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh, menganalisis, dan


menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan
secara sistematis dan berkesinambungan, sehingga menjadi informasi yang
bermakna dalam pengambilan keputusan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penilaian.


1) Penilaian diarahkan untuk mengukur pencapaian kompetensi.

2) Penilaian menggunakan acuan kriteria; yaitu berdasarkan apa yang bisa


dilakukan peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran, dan bukan
untuk menentukan posisi seseorang terhadap kelompoknya.

3) Sistem yang direncanakan adalah sistem penilaian yang berkelanjutan.


Berkelanjutan dalam arti semua indikator ditagih, kemudian hasilnya
dianalisis untuk menentukan kompetensi dasar yang telah dimiliki dan yang
belum, serta untuk mengetahui kesulitan belajar peserta didik.

4) Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut. Tindak lanjut


berupa perbaikan proses pembelajaran berikutnya, pembelajaran remedi
bagi peserta didik yang pencapaian kompetensinya di bawah kriteria
ketuntasan, dan pembelajaran pengayaan bagi peserta didik yang telah
memenuhi kriteria ketuntasan.

5) Sistem penilaian harus disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran yang


ditempuh dalam proses pembelajaran. Misalnya, jika pembelajaran
menggunakan pendekatan tugas observasi lapangan, maka evaluasi harus
diberikan baik pada proses (keterampilan proses) misalnya teknik
wawancara, maupun produk/hasil melakukan observasi lapangan yang
berupa informasi yang dibutuhkan.

d. Mengidentifikasi materi pembelajaran

Mengidentifikasi materi pembelajaran yang menunjang pencapaian standar


kompetensi dan kompetensi dasar dengan mempertimbangkan:
1) Potensi peserta didik;

0) Tingkat perkembangan fisik, intelektual, emosional, sosial, dan spiritual


peserta didik ;

1) Kebermanfaatan bagi peserta didik;

2) Struktur keilmuan;

3) Aktualitas, kedalaman dan keluasan materi pembelajaran;

4) Relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungan,


khususnya dunia kerja;

5) Alokasi waktu.

Untuk program produktif penyusunan materi pembelajaran memperhatikan


indikator (kriteria kinerja) dan lingkup variable/kondisi kinerja yang tertuang
dalam SKK Kompetensi Keahlian bersangkutan.

e. Mengembangkan kegiatan pembelajaran

Kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang


melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antar peserta didik, peserta
didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya dalam rangka
pencapaian kompetensi dasar. Kegiatan pembelajaran yang dimaksud dapat
terwujud melalui penggunaan pendekatan pembelajaran yang bervariasi dan
berpusat pada peserta didik. Kegiatan pembelajaran memuat kecakapan hidup
yang perlu dikuasai peserta didik. Atau dengan kata lain, pada kegiatan
pembelajaran akan tergambar bahwa peserta didik tidak hanya akan memperoleh
pengalaman belajar tentang substansi yang dipelajari tetapi juga tentang
kompetensi generik/kompetensi kunci/soft skill.

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran


adalah sebagai berikut.

1) Kegiatan pembelajaran disusun untuk memberikan bantuan kepada para


pendidik, khususnya guru, agar dapat melaksanakan proses pembelajaran
secara profesional.

2) Kegiatan pembelajaran memuat rangkaian kegiatan yang harus dilakukan


oleh peserta didik secara berurutan untuk mencapai kompetensi dasar.
3) Kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik sebagai subjek/ student
center , sehingga guru lebih berperan sebagai fasilitator.

4) Penentuan urutan kegiatan pembelajaran harus sesuai dengan hierarki


konsep materi pembelajaran.

5) Rumusan pernyataan dalam kegiatan pembelajaran minimal mengandung


dua unsur penciri yang mencerminkan pengelolaan kegiatan pembelajaran
siswa, yaitu kegiatan siswa dan materi .

6) Praktik Kerja Industri


Praktik Kerja Industri (Prakerin) merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dari pengembangan kegiatan pembelajaran mata pelajaran kelompok
program produktif. Kegiatan Prakerin dirancang dan dilaksanakan dengan
mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut:

a) Prakerin bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja nyata bagi


peserta didik dalam pembentukan kompetensi secara utuh dan lebih
bermakna, terutama pembentukan sikap (etos) kerja sesuai dengan
tuntutan kebutuhan di lapangan kerja.

b) Waktu pelaksanaan Prakerin dialokasikan dari waktu yang tersedia pada


mata pelajaran Kompetensi Kejuruan, dengan ketentuan empat jam
praktik di industri setara dengan satu jam tatap muka yang terstruktur
dalam kurikulum.

c) Kegiatan Prakerin sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran, juga


dimanfaatkan sebagai bagian dari penilaian hasil belajar (kompetensi)
peserta didik.

d) Ketersediaan sarana dan prasarana/sumber daya yang dimiliki sekolah


untuk mendukung proses pencapaian kompetensi lulusan sesuai dengan
standar kompetensi yang berlaku.

e) Prakerin dapat dilaksanakan secara bertahap untuk setiap standar


kompetensi dan atau di blok dalam satuan waktu tertentu, disesuaikan
dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing Kompetensi
Keahlian dan kondisi tempat Prakerin.
7)Menentukan alokasi waktu

Penentuan alokasi waktu pada setiap kompetensi dasar didasarkan pada jumlah
minggu efektif dan alokasi waktu mata pelajaran per minggu dengan
mempertimbangkan jumlah kompetensi dasar, keluasan, kedalaman, tingkat
kesulitan, dan tingkat kepentingan kompetensi dasar. Alokasi waktu yang
dicantumkan dalam silabus merupakan perkiraan waktu rerata untuk menguasai
kompetensi dasar yang dibutuhkan oleh peserta didik yang beragam.

8)Menentukan sumber belajar

Sumber belajar adalah rujukan, objek, dan/atau alat/bahan yang digunakan untuk
kegiatan pembelajaran. Sumber belajar dapat berupa media cetak dan elektronik,
nara sumber, lingkungan fisik, alam, sosial, dan budaya.

Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi


dasar serta materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian
kompetensi.

F. SISTEMATIKA PENYUSUNAN SILABUS


Silabus untuk setiap mata pelajaran, baik kelompok normatif, adaptif dan produktif
maupun muatan local disusun dengan sistematika sebagai berikut:

1) Standar Kompetensi
2) Kompetensi Dasar
3)Materi pokok pembelajaran
4)Kegiatan Pembelajaran
5) Indikator
6) Penilaian
7)Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
8)Alokasi Waktu
9) Sumber Belajar
G. PENGEMBANGAN SILABUS BERKELANJUTAN,

Dalam implementasinya, silabus dijabarkan menjadi rencana pelaksanaan pembelajaran


(RPP), dilaksanakan, dievaluasi, dan ditindaklanjuti oleh masing-masing guru.

Silabus harus dikaji dan dikembangkan secara berkelanjutan dengan memperhatikan data
evaluasi hasil belajar, evaluasi proses (pelaksanaan pembelajaran), dan evaluasi rencana
pembelajaran.
BAB. VI
PENUTUP

Dengan telah selesainya penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan


(KTSP) Tahun Pelajaran 2009/20 10 ini, yang merupakan hasil pengembangan KTSP Tahun
Pelajaran 2008/2009 maka SMK PGRI 20 Jakarta telah memiliki acuan untuk
menyelenggarakan kegiatan pembelajaran pada tahun 2009/20 10 dan diharapkan dapat
dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sehingga kegiatan belajar mengajar di SMK PGRI 20
Jakarta menjadi Pembelajaran yang Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan
sesuai dengan kebutuhan peserta didik serta sesuai dengan kebutuhan dan keadaan daerah.
Selanjutnya diharapkan semua komponen sekolah maupun stake holder selalu berupaya
secara terus menerus untuk mengembangkan KTSP ini sehingga out put dari SMK PGRI 20
Jakarta dapat bersaing di dunia usaha dan dunia industri Nasional maupun Internasional.

Kami menyadari bahwa Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Tahun


Pelajaran 2009/2010 ini, harus selalu di sempurnakan sesuai dengan perkembangan dan
kebutuhan yang ada. Oleh karena itu kami sangat mengharapkan masukan dan saran dari
berbagai pihak demi tercapainya kualitas pendidikan yang diharapkan dan lebih baik lagi.

Selanjutnya kegiatan pengembangan kurikulum KTSP ini diharapkan dapat


berlangsung secara terus menerus dan berkelanjutan, sehingga KTSP yang ada di SMK
PGRI 20 Jakarta selalu menyesuaikan dengan kebutuhan peserta didik dan kemajuan
teknologi.
LAMPIRAN :

Lampiran 1:
Silabus ( Normatif, adaptif, produktif, mulok )

Lampiran 2 :
Beberapa RPP (Normatif, adaptif, produktif, mulok )