KEADAAN DEMOGRAFI KABUPATEN BEKASI JAWA BARAT

Mata Kuliah Demografi Terapan

Oleh: Gadis Novia Wulandari Lufiyanti Hurhayati Tsara Syarifah An nisaa Gettar S.S. Lilik Pratiwi 150610090127 150610090129 150610090130 150610090133 150610090136 150610090140

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PADJADJARAN JATINANGOR 2011

sehingga masih banyak kesalahan dan kekurangannya. Untuk itu tidak ada salahnya jika pembaca memberi kritik dan saran kepada kami demi kesempurnaan tugas terstuktur ini dimasa mendatang. Dan semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi orang banyak. Demikian yang bisa kami tulis atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. Tujuan disusunnya makalah ini adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah Demografi Terapan. Kami menyadari bahwa kami masih dalam tahap belajar dimana pengetahuan yang kami miliki masih sangat kurang. Terima kasih kepada dosen yang telah memberikan tugas ini sehingga kami mampu belajar lebih baik. Selain itu merupakan salah satu bentuk pembelajaran untuk mencari informasi dan memahami materi yang akan diajarkan agar diterapkan dalam analisis pembuatan makalah ini.Kata Pengantar Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahNya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas mata kuliah ekonomi makro dengan tepat waktu. 22 Februari 2011 . Jatinangor.

.BAB 1 PENDAHULUAN 1. Bekasi langsung terkena imbas pesatnya perkembangan ekonomi ibukota negara. lahan sawah. Ibukotanya adalah Bekasi. Tingginya tuntutan kebutuhan atas lahan perumahan. Kabupaten Bekasi juga dijadikan zona industri dan kawasan industri.273. Di kawasan industrinya yang mencapai lebih dari enam ribu hektar. Luas wilayah Kabupaten Bekasi 1. rawa atau kampung asli perlahan-lahan berubah fungsi.1. daerah permukiman yang tertata serta mendapatkan hasil dari pertanian yang handal. Selain itu kabupaten ini juga berusaha menjadi daerah perdagangan dan jasa yang berkembang. sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Karawang. berdiri industri besar seperti Jababeka. Puradelta Lestari dan Megapolis manunggal. Indonesia. Sebagai salah satu kawasan yang lokasinya paling dekat bahkan berbatasan dengan timur Jakarta. kabupaten ini bertekad membuat daerahnya menjadi kawasan industri yang terkemuka. Wilayah Kabupaten Bekasi di sebelah utara berbatasan dengan Laut Jawa. menyebabkan para pengembang berlomba-lomba berburu lahan yang cocok untuk dijadikan kompleks permukiman dan perumahan. Latar Belakang Profil Kabupaten Bekasi Kabupaten Bekasi adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Barat. Hingga akhirnya.88 Km2 yang terbagi menjadi dua puluh tiga kecamatan dan 187 desa/kelurahan. sebelah barat berbatasan dengan Kota Bekasi dan Provinsi DKI Jakarta sedangkan sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Bogor. Dengan visinya Unggul sebagai Daerah Industri yang Ramah Lingkungan dan Pertanian yang Tangguh .

Selain itu maksud dibuatnya makalah adalah sebagai bahan informasi untuk memperkaya pengetahuan para pembaca khususnya di bidang demografi.2. Sistematika Penulisan Kata Pengantar BAB 1 Pendahuluan BAB2 Pembahasan BAB3 Penutup Daftar Pustaka . 1. 1. melalui makalah ini penulis mencoba mengkaji kondisi demografi di kabupaten Bekasi dan meganalisisnya berdasarkan data-data yang didapat. Oleh Karena itu. Maksud dan Tujuan Penulis bertujuan untuk mengetahui dan memahami perkembangan kependudukan yang dialami kabupaten Bekasi sampai dengan saat sekarang ini.Kondisi wilayah dan lingkungan akan mempengaruhi kehidupan penduduknya.3.

744. Data Wilayah Administrasi Kabupaten Bekasi Tabel 1.579 Jumlah desa di setiap kecamatan berkisar antara 6 sampai 13.00 (laki-laki) dan 913.00 jiwa : 1.6o30'6'' LS Suhu rata-rata : 28o C – 32o C Kelembaban Ketinggian Curah Hujan Luas Wilayah Jumlah Kec.501 mm/tahun : 1. Bojongmangu dan Muaragembong.858.545.115 m dpl : 1.380.925.107o27'29'' BT.BAB II PEMBAHASAN 2. : 6 . Peta Wilayah Administrasi Peta Wilayah Administrasi Kabupaten Bekasi Lokasi : 106o48'28'' . Kecamatan dengan jumlah desa yang paling sedikit yaitu kecamatan Cikarang Pusat. Kecamatan terluas adalah Muaragembong (14.90 jiwa/km² : 4. Jumlah Desa Jumlah Penduduk Kepadatan Jumlah Keluarga : 80% . dan 6o10'6'' .88 km² : 23 Kecamatan : 187 Desa : 945.009 Ha) atau 11% .00 (wanita) sehingga total 1.273.1. Sedangkan kecamatan yang memiliki jumlah desa terbanyak adalah Kecamatan Pebayuran.

40 3.131 3. Kecamatan Luas Wilayah Ha 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 Setu Serang Baru Cikarang Pusat Cikarang Selatan Cibarusah Bojongmangu Cikarang Timur Kedungwaringin Cikarang Utara Karang Bahagia Cibitung Cikarang Barat Tambun Selatan Tambun Utara Babelan Tarumajaya Tambelang Sukawangi 6.442 6.330 4.791 6.369 4.360 5.98 11 8 6 7 7 6 8 7 11 8 7 11 10 8 9 8 7 7 Jumlah Desa .719 % 4. Luas Kecamatan dan Jumlah Desa No. Adapun luas wilayah dan jumlah desa per kecamatan secara rinci dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 2.21 3.56 3.dari luas kabupaten.62 3.48 3.039 6.88 5.530 4.71 2.310 3.96 4.29 5.006 5.153 4.01 4.38 2.70 4.174 5.06 3.216 6.74 4.27 2.380 4.463 3.760 5.99 4.610 4.03 4.

193.388 2.125.95 3.240 9. hingga mencapai 2.970 14.634 4.752 4.19 20 21 22 23 Sukatani Sukakarya Pebayuran Cabangbungin Muaragembong 3.795 jiwa pada tahun 2006.005 orang (3. Dari tahun 2004 hingga 2008.134 orang (18.209 jiwa pada tahun 2004.950.027.99.855 laki-laki dan 1.19%) dan yang tidak produktif lagi (65 tahun ke atas) 67.122. 2. sedangkan penduduk yang belum produktif (<10 tahun) 399.90 11. Sebaran dan Kepadatan Penduduk Pada tahun 2008. Angka tersebut menunjukkan bahwa setiap 100 penduduk produktif di Kabupaten Bekasi menanggung beban kebutuhan ekonomi dari sekitar 45 penduduk usia tidak produktif. Dibutuhkan lapangan kerja yang cukup banyak untuk menanggung beban kebutuhan ekonomi yang tinggi.513.009 127.960 jiwa pada tahun 2007.921 perempuan. Pada tahun 2008.33 7.029 orang (68. Jumlah Penduduk per Kecamatan Kecamatan Jumlah Penduduk (Jiwa) . Beban ketergantungan masih cukup tinggi yaitu sebesar 44. Banyak tenaga kerja industri yang datang dari luar Kabupaten Bekasi.64 tahun) mencapai 1.054. Tabel 3.56 3.776 jiwa. 2.776 jiwa pada tahun 2008. 2. yang terdiri dari 1.00 100 7 7 13 8 6 187 Kabupaten Bekasi 2. penduduk menurut umur menunjukkan bahwa penduduk usia produktif (15 . Perkembangan sektor industri yang pesat merupakan pemicu terjadinya pertambahan penduduk di Kabupaten Bekasi dari tahun ke tahun. penduduk Kabupaten Bekasi mencapai 2.97%). dari 1.902 jiwa pada tahun 2005.070. Kabupaten Bekasi terus mengalami pertambahan jumlah penduduk.193.05%).2.

679 168.776 63.969 65.631 345.466 63.329 41.124 37.85 157.017 147.025 168.232 24.042 24.921 23.644 87.016 67.737 173.079 357.247 89.132 83.597 45.78 68.546 77.233 96.363 34.951 145.119 41.363 76.204 33.398 149.601 83.654 150.955 49.294 43.575 154.221 149.743 47.348 54.781 93.888 59.374 39.25 85.859 2008 83.914 155.378 73.347 154.712 2005 76.181 80.155 Cibarusah Bojongmangu Cikarang Timur Kedungwaringin Cikarang Utara Karangbahagia Cibitung Cikarang Barat Tambun Selatan Tambun Utara Babelan Tarumajaya Tambelang Sukawangi Sukatani Sukakarya 57.505 77.353 43.566 341.908 143.972 64.823 55.78 90.26 63.703 41.418 66.175 89.085 .781 51.594 328.476 65.057 42.691 74.27 60.261 369.5 79.232 155.139 82.551 160.216 73.339 44328 2007 80.759 52.804 82.385 61.381 36.879 61.168 41.446 70.964 138.943 39.487 43760 2006 77.224 162.189 26.41 44.301 86.343 Cikarang Selatan 78.11 85.609 141.291 81.83 62.492 35.188 25.433 44.326 159.2004 Setu Serang Baru Cikarang Pusat 73.286 79.881 163.

Data WHO. Di mana Kecamatan Tambun Selatan dan Cikarang Utara memiliki kepadatan penduduk yang sangat tinggi dan Cikarang Barat dan Cibitung memiliki kepadatan penduduk yang tinggi.950. 2.193. Penduduk paling banyak berdomisili di Kecamatan Tambun Selatan yaitu 369.902 2.108 93.049 48. Selain itu.Pebayuran Cabangbungin Muaragembong 88.998 36. dari mulai industri berskala besar hingga mikro pada kecamatan-kecamatan tersebut. di Bawah Angka Nasional Angka kematian pada bayi dan ibu saat melahirkan di Kabupaten Bekasi dianggap rendah jika dibandingkan dengan angka nasional yang dilansir World Health Organization (WHO).261 jiwa. diikuti oleh Cikarang Utara sebanyak 173.552 34. angka kematian pada bayi 11 kasus per 100 ribu kelahiran.723 91. Sedangkan angka kematian pada bayi 39 kasus per 100 ribu kelahiran.404 36. Program siaga yang dikembangkan selama ini dianggap berhasil untuk menekan angka kematian bayi dan ibu melahirkan.967 Kabupaten Bekasi 1. angka kematian pada ibu mencapai 38 kasus per 100 ribu kelahiran.601 jiwa dan Cikarang Barat sebanyak 168.795 2.3.054. Tahun 2009 Keberadaan penduduk menurut kecamatan tidak menyebar secara merata.867 48. Sementara data Kabupaten Bekasi.316 50.027.125.233 jiwa.78 99. Hal tersebut dipicu oleh berkembangnya sektor industri.289 38. koordinasi antara rumah sakit dengan Dinas Kesehatan berjalan baik.209 2. Kelahiran dan Kematian Angka Kematian Ibu dan Anak di Kabupaten Bekasi Rendah.960 2.776 Sumber: BPS Kabupaten Bekasi.349 46..686 37. .538 96.444 52.

Pada tahun 2008 kelompok usia ini berjumlah 1.4 juta jiwa.396 tenaga kerja terdapat 88% tenaga kerja yang bekerja pada indutri pengolahan.49%) dari pencari kerja tersebut yang sudah mendapat penempatan. 2.580. peluang kematian bayi dan ibu melahirkan bisa diantisipasi. Namun.738 orang. Sebab dengan digandengnya rumah sakit. sejak berkembangnya sektor industri.1 jiwa.514 orang (6. Tenaga Kerja dan Transmigrasi Masalah kependudukan yang perlu mendapat perhatian adalah mengenai tenaga kerja. Pada tahun 2006. jumlah penduduk Kabupaten Bekasi menjadi sebanyak 2.02%). jadi meningkat 300 ribu jiwa dalam kurun satu tahun saja. Mulai 2011 ini. meningkat pesat dari tahun-tahun sebelumnya. jumlah tenaga kerja pun turut meningkat. Sebelumnya jumlah penduduk Kabupaten Bekasi 2.K. lowongan tenaga kerja pada tahun 2008 jauh lebih sedikit dari jumlah pencari kerja. Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bekasi.034 orang (72. Setelah melakukan pemutakhiran data jumlah penduduk Kabupaten Bekasi.O. . Sementara itu. tenaga kerja mayoritas berada pada sektor industri pengolahan. Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk. namun pemenuhan kebutuhan tenaga kerja juga berdatangan dari luar Kabupaten Bekasi. dimana hanya 2.847 lowongan. pencari kerja yang terdaftar di Depnaker tercatat 38. Pertumbuhan kawasan industri di Kabupaten Bekasi berdampak juga pada meningkatnya kesempatan kerja.970 lowongan menurun drastis dari tahun sebelumnya sebesar 15.L ) oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bekasi dengan Visi utama adalah sebagai pintu gerbang utama bagi Tenaga Kerja untuk memperoleh informasi mengenai kesempatan kerja yang tersedia khususnya di Kabupaten Bekasi . Bursa Kerja On Line ( B.4.Sejauh ini langkah yang sudah dilakukan dianggap telah efektif. termasuk rumah sakit di perbatasan daerah. dari 371. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) mencatat populasi warga Kabupaten Bekasi bertambah 300 ribu jiwa. Hal tersebut berimplikasi pada proposi penempatan kerja. yaitu sebanyak 6.

lengkapnya jika ingin bekerja baik di dalam maupun luar negeri.O.B. Kesimpulan .1. BAB III KESIMPULAN 3.L juga sebagai layanan bagi tenaga kerja yang bersal dari Kabupaten Bekasi untuk mendapatkan Informasi selengkap .K.

925 dengan prosentase jumlah laki-laki sebanyak 51% dan 49% perempuan. • Jumlah penduduknya adalah 1.388 hektar dengan jumlah kecamatan sebanyak 23 dan jumlah desa sebanyak 187. baik wilayah di seluruh kabupaten maupun wilayah per kecamatan.858. • Penyebaran penduduk Kabupaten Bekasi tidak merata. kami memberikan kesimpulan sebagai berikut: • Kabupaten Bekasi adalah salah satu kabupaten di propinsi Jawa Barat yang memiliki luas lahan 127. Saran DAFTAR PUSTAKA . hanya ada 11 kasus per seratus ribu.000 hektar wilayah Kabupaten Bekasi berupa zona dan kawasan industri.Setelah kami melakukan analisis terhadap keadaan demografi Kabupaten Bekasi propinsi Jawa Barat. Peningkatan jumlah penduduk sendiri dikarenakan banyaknya para tenaga kerja dari luar kabupaten yang bermigrasi untuk bekerja di sektor industri.2. • Angka kematian di Kabupaten Bekasi terbilang rendah. • Sebanyak kurang lebih 6. 3. dari angka nasional 39 kasus per seratus ribu. • Jumlah penduduk meningkat dari tahun 2004 sampai 2008. • Kebutuhan tenaga kerja meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk. Wilayah paling padat berada di Kecamatan Tambun Selatan dan Cikarang Utara.

pu.com/angka-kematian-ibu-dan-anak-di-kab-bekasi-rendah-di-bawah-angkanasional.skbkabbekasi.go.html http://informasi-bekasi.id/profil/profil/barat/jabar/bekasi.com/index.http://hileud.pdf .html http://www.go.htm http://ciptakarya.dissos.php? option=com_content&view=category&layout=blog&id=1&Itemid=54 http://www.id/SITUS %20PRBS/modul01/Kabupaten_Bekasi/Kabupaten_Bekasi.jabarprov.blogspot.com/2010/04/profil-kabupaten-bekasi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful