Anda di halaman 1dari 17

KAWASAN BERIKAT GUDANG BERIKAT TOKO BEBAS BEA ENTREPOT TUJUAN PAMERAN

D PP NO. 33 / 1996 tentang Tempat  PP NO. 33 / 1996 tentang Tempat  PP NO. 33 / 1996 tentang Tempat  PP NO. 33 / 1996
A Penimbunan Berikat; Penimbunan Berikat; Penimbunan Berikat; tentang Tempat Penimbunan;
S
A SK Menteri Keuangan RI No.  SK Menteri Keuangan RI No.  SK Menkeu No. 128/ KMK.5/2000  SK Menkeu No. 123/KMK.05/2000
R 291 /KMK.05 /1997 yo. No. 547 399/KMK.01/ 1997 tentang Gudang tgl 11 April 2000 tentang Toko tgl 11 April 2000 tentang Entrepot
/KMK.01/1997 yo Berikat; Bebas Bea; Tujuan Pameran;
H No.292/KMK.01/1998 yo. No.
U 349 /KMK.01/ 1999 yo. No. 94 /  SK Dirjen BC No. 09/ BC/1997  SK Dirjen BC No. 74/BC/2001  SK Dirjen BC No. 02/BC/2003 tgl
K KMK.05/ 2000 dan No tentang Tatacara Pendirian dan tentang Tatacara Pengusahaan dan 15 Januari 2003 tentang Tatacara
U 95/KMK.05/2000 tentang Kawasan Tatalaksana Pemasukan dan Tatalaksana Pemasukan dan Pendirian dan Tatalaksana
M Berikat berikut Pengeluaran Barang ke dan dari Pengeluaran Barang ked an dari Pemasukan dan Pengeluaran
penyempurnaannya; Gudang Berikat. Toko Bebas Bea. Barang ke dan dari Entrepot
Tujuan Pameran.
SK Dirjen BC No. 63/BC/1997
tentang Tatacara Pendirian dan
Tatalaksana Pemasukan dan
Pengeluaran Barang ke dan dari
Kawasan Berikat.

P  Bangunan, tempat atau kawasan  Suatu bangunan atau tempat ❧ Bangunan dgn batas-batas tertentu ❧ Suatu bangunan atau kawasan
E dengan batas-batas tertentu , dengan batas-batas tertentu yang yang digunakan untuk kegiatan dengan batas-batas tertentu yg
N didalamnya dilakukan kegiatan didalamnya dilakukan kegiatan menjual barang asal impor dan atau didalamnya dilakukan kegiatan
G industri pengolahan, rancang usaha penimbunan, pengemasan, barang asal Daerah Pabean; usaha penyelenggaraan pameran
E bangun, perekayasaan, penyortiran, pengepakan, ❧ kepada : barang hasil industri asal
R penyortiran, pemeriksaan awal, pemberian merek/label, warga negara asing tertentu yang impor/atau barang hasil industri
T pemeriksaan akhir dan pemotonagn, atau kegiatan lain bertugas di Indonesia , atau Orang dalam Daerah Pabean yang
I pengepakan atas barang atau dalam rangka fungsinya sebagai yang berangkat keluar negeri ; atau penyelenggaraannya bersifat
A bahan asal impor atau dari dalam pusat distribusi barang-barang asal orang yang tiba dari luar negeri; internasional.
N Daerah Pabean Indonesia Lainnya impor untuk tujuan dimasukkan ke ❧ dengan mendapat pembebasan BM,
yang hasilnya terutama untuk DPIL, Kawasan Berikat, atau Cukai dan Pajak atau tidak
tujuan ekspor. direekspor tanpa adanya mendapatkan pembebasan.
pengolahan.
P PENYELENGGARA KAWASAN PENYELENGGARA GUDANG BERIKAT PENYELENGGARA ETP (PETP)
E BERIKAT(PKB) (PGB) Badan Usaha yg memperoleh
N Perseroan Terbatas atau koperasi PT atau Koperasi yang memiliki, persetujuan untuk
Y yang berbentukBadan Hukum atau menguasai, mengelola dan menyelenggarakan ETP di suatu
E Yayasan yang meimliki, mengelola menyediakan sarana dan prasarana bangunan atau kawasan yg
L dan menyediakan sarana dan guna keperluan pihak lain yang sekaligus dpt menjadi
E prasarana guna keperluan pihak lain melakukan kegiatan usaha di GB. penyelenggara pameran dagang
N di KB. yang bersifat internasional.
G
G PENGUSAHA DI KAWASAN BERIKAT PENGUSAHA PADA GUDANG BERIKAT
A (PDKB) (PPGB)
R PT atau Koperasi yang melakukan PT atau Koperasi yang nyata-nyata
A kegiatan usaha Pngolahan di KB. melakukan kegiatan usaha
penimbunan, pengemasan, PENGUSAHA TOKO BEBAS BEA
& penyortiran, pengepakan, pemberian (PTBB)
merek/label, pemotongan atau PT yang khusus menjual barang-
kegiatan lain dalam rangka fungsinya barang asal impor dari Daerah
P sebagai pusat distribusi barang- Pabean Indonesia Lainnya (DPIL) di
E barang asal impor di Gudang Berikat TBB.
N
G
U
S
A
H
A
Penetapan suatu bangunan atau Persetujuan penyelenggaraan GB Persetujuan pengusahaan TBB (PTBB) Penetapan suatu bangunan atau
P kawasan sebagai KB dan (PGB) diberikan oleh Dirjen BC atas diberikan oleh Dirjen BC a/n Menteri kawasan sebagai ETP dan
E persetujuan sebagai PKBdiberikan nama Menteri Keuangan. Keuangan. persetujuan sebagai PETP diberikan
R oleh Menkeu. Permohonan sbg PGB, melampikan : Pengusaha mengajukan permohonan oleh Dirjen BC an. Menkeu.
I  Copy SIU di bidang jasa kpd Dirjen BC, dgn melampirkan : Setelah bangunan berdiri.
Z Setelah fisik bangunan berdiri. pergudangan atau izin lainnya dari • Daftar isian kelengkapan Melampirkan:
I Melampirkan: intsnasi tehnis; permohonan; • Daftar isian kelengkapan
N  Copy SIU, AMDAL atau  Copy NPWP, PKP dan SPT PPh; • Fotokopi izin usaha dan izin lain yg permohonan;
A persetujuan lainnya dari instansi diperlukan dari instansi tehnis • Fotokopi izin usaha dan izin lain yg
 Copy Bukti kepemilikan atau
N tehnis; terkait; diperlukan dari instansi tehnis
penguasaan suatu bangunan,
 Copy Akte pendirian PT, Koperasi • Fotokopi akte pendirian perusahaan; terkait;
tempat atau kawasan;
atau yayasan;  Copy API / APIT; • Fotokopi NPWP dan PKP & SPT; • Fotokopi akte pendirian
 Copy bukti pemilikan  Copy Akta Pendirian PT atau • Fotokopi NPPBKC jika perusahaan perusahaan;
/penguasaan lokasi; Koperasi; menjual BKC; • Fotokopi NPWP dan PKP & SPT;
 Copy NPWP, PKP, SPT tahun • Fotokopi bukti • Fotokopi NPPBKC jika perusahaan
 Peta lokasi / tempat dan layout;
terakhir; kepemilikan/penguasaan suatu menjual BKC;
 Peta lokasi/tempat yang  Berita Acara Pemeriksaan Lokasi bangunan; • Surat bukti
mendapat izin dari PEMDA; dari KPBC. • Peta lokasi/tempat yg akan kepemilikan/penguasaan suatu
 Peta lokasi yang akn diusahakan dijadikan TBB; bangunan;
sendiri sbg PDKB; Izin Prinsip GB : • Peta letak gudang penimbunan, • Peta lokasi/tempat yg akan
 BAP lokasi oleh KPBC.  Copy SIU di bidang jasa ruang pemeriksaan, ruang dijadikan TBB;
pergudangan atau izin lainnya dari penjualan, ruang pamer dan ruang • Peta letak gudang penimbunan,
Sebelum fisik bangunan berdiri. intsnasi tehnis; penyerahan; ruang pemeriksaan, ruang
Melampirkan:  Copy Akta Pendirian PT atau • Daftar jenis brg yg akan dijual; penjualan, ruang pamer dan ruang
 Sama dengan atas (1-4); Koperasi; • Berita Acara; pemeriksaan lokasi yg penyerahan;
 Rencana Peta Lokasi yang  Copy NPWP, PKP dan SPT PPh; dibuat Ka KPBC . • Surat Pernyataan sanggup
mendapat izin dari pemda;  Peta lokasi / tempat dan layout; mempertaruhkan jaminan;
 Rencan Peta Lokasi yang akan  Copy Bukti kepemilikan atau Persetujuan atau penolakan • Berita Acara pemeriksaan lokasi yg
diusahakan sendiri sbg PDKB; penguasaan suatu bangunan, permohonan diberikan dlm jkwt 30 dibuat Ka KPBC.
 Ket. tertulis dari pemilik tempat atau kawasan. hari sejak permohonan diterima dgn
Kawasan Industri; lengkap dan benar oleh Direktur PERSETUJUAN PETP
 Daftar Isian. PERSETUJUAN PPGB Jenderal BC. Pengusaha mengajukan
Pengusaha mengajukan permohonan permohonan kpd Menkeu melalui
PERSETUJUAN PDKB kpd Menkeu melalui Dirjen BC, Dirjen BC sebelum bangunan berdiri,
Pengusaha memberitahukan kpd dengan dilampiri : dengan dilampiri :
Dirjen BC dlm waktu 14 hari  Daftar isian kelengkapan
 Copy SIU di bidang jasa
sebelum memulai kegiatannya. permohonan;
pergudangan / izin lainnya dari
Melampirkan: • Surat bukti
instansi tehnis;
 Copy Bukti Pemilikan / kepemilikan/penguasaan suatu
 Copy Akta Pendirian PT atau bangunan;
penguasaan lokasi;
Koperas;i
 Copy SIU Industri; • Fotokopi izin usaha dan izin lain yg
 Copy API/APIT; diperlukan dari instansi tehnis
 Copy Akte Pendirian PT atau  Copy NPWP, PKP, SPT Tahun terkait;
koperasi;
terakhir; • Fotokopi NPWP dan PKP & SPT;
 Copy NPWP. PKP , SPT tahun  Rekomendasi PGB dan bukti • Peta lokasi/tempat yg akan
terakhir; dijadikan TBB;
penguasaan lokasi;
 Peta tempat / Lokasi;  Surat pernyataan sanggup • Surat Pernyataan sanggup
 Saldo awal Bahan; Baku, BAHAN menyerahkan jaminan; mempertaruhkan jaminan;
DALAM PROSES, barang jadi,  Peta lokasi dan tata letak GB; • Peta letak gudang penimbunan,
barang modal dan peralatan  Berita Acara Pemeriksaan Lokasi ruang pemeriksaan, ruang
pabrik; yang dibuat KPBC. penjualan, ruang pamer dan ruang
 Copy rekomendasi PKB. penyerahan;
Persetujuan atau penolakan • Rekomendasi PGB dan bukti
Persetujuan atau penolakan permohonan diberikan dlm jkwt 60 penguasaan lokasi.
permohonan diberikan dlm jkwt 30 hari sejak permohonan diterima dgn
hari sejak permohonan diterima dgn lengkap dan benar oleh Direktur Persetujuan atau penolakan
lengkap dan benar oleh Direktur Jenderal BC. permohonan diberikan dlm jkwt 30
Jenderal BC. hari sejak permohonan diterima dgn
lengkap dan benar oleh Direktur
Jenderal BC.

S Syarat Perusahaan sebagai PKB, Syarat Perusahaan sebagai PGB, dlm TBB harus mempunyai : ETP harus memupnyai :
Y dalam rangka: rangka ❧ Gudang Penimbunan, yaitu ruang ❧ Tempat penimbunan,
A a. PMDN; a. PMDN; yang dimiliki PTBB untuk gudang/lap.penimbunan di ETP
R b. PMA, b. PMA, sebagian atau seluruh menyimpan atau menimbun barang dipergunakan utk menyimpan brg
A sebagian atau seluruh modalnya; modalnya; baik barang asal impor maupun asal impor yg akan dipamerkan
T c.Non PMA/PMDN berbentuk PT; c. Non PMA/PMDN berbentuk PT; barang asal Daerah Pabean. dan/atau yg akan diekspor
d. Koperasi d. Koperasi sbg Badan hukum; ❧ Ruang Pemeriksaan, yaitu ruang kembali setelah pameran.
yang berbadan hukum;. e. Yayasan. yang dimiliki PTBB yang berada ❧ Tempat pameran, tempat yg
e. Yayasan. didalam gudang penimbunan untuk berlokasi di area ETP yg khusus
Syarat persetujuan sbg PBG. melakukan pemeriksaan barang. digunakan untuk memamerkan
Syarat fisik KB: Persyaratan adminstrasi: ❧ Ruang Penjualan, yaitu yang brg.
 Dapat langsung dimasuki dari  Memiliki SIU di bidang jasa dimiliki PTBB untyuk menjual ❧ Ruang pemeriksaan, ruang yg
jalan umum dan dpt dilalui pergudangan atau izin lainnya dari barang asal impor dan barang asal berada ditempat penimbunan
kendaraan pengangkut; intsnasi tehnis; Daerah Pabean. untuk melakukan pemeriksaan
 Tdk boleh berhubungan langsung  NPWP, PKP dan SPT PPh; brg.
dengan bangunan lain; TBB dapat berlokasi di: ❧ Ruang kerja petugas Bea dan
 Memiliki Bukti kepemilikan atau
 Memiliki sistem satu pintu utama ❧ Terminal Keberangkatan Bandara Cukai, adalah ruangan yug
penguasaan suatu bangunan ,
untuk pemasukan dan Internasional /Pelabuhan Utama disediakan PETP yg dipergunakan
tempat atau kawasan;
pengeluaran barang; (outgoing duty free shop) ; atau utk pejabat BC dlm rangka
 Memasang papan nama.  Memiliki API / APIT; ❧ Terminal Kedatangan Bandara pengawasan.
 Dikelilimgi pagar min 2,5 m.  Akta Pendirian PT atau Koperasi; Internasional/Pelabuhan Utana
 Tersedia ruangan yang  Peta lokasi / tempat dan layout; (incoming duty free shop) ; atau Syarat fisik Tempat Penimbunan ETP
memadaiuntuk pejabat BC di KB  Berita Acara Pemeriksaan Lokasi ❧ Dalam kota (down-town duty free :
dan pos jaga pintu utama. dari KPBC; shop).  Dapat langsung dimasuki dari
 Memiliki sistem administrasi jalan umum dan dpt dilalui
Syarat fisik bangunan PDKB: pembukuan yg sesuai dengan kendaraan pengangkut;
 Memiliki Tmp Penimbunan Bahan Standar Akuntansi.  Tdk boleh berhubungan langsung
Baku, Tmp Pengolahan, Tmp Persyaratan fisik GB: dengan bangunan lain;
Penimbunan barang jadi dan  Memiliki sistem satu pintu utama
barang sisa serta barang busuk;
 Lokasi diluar TPB , dpt langsung
untuk pemasukan dan
dimasuki dari jalan umum dan
 Memasang papan nama yang pengeluaran barang;
dapat dilalui kendaraan barang;
dapat dibaca dan tampak jelas.  Memasang papan nama.
 Lokasi GB tidak berhubungan
Pemasukan dan pengeluaran brg dengan bangunan lainnya;
impor ke dan dari KB hanya dpt  Memiliki sistem satu pintu utama
dilakukan setelah mendpt untuk pemasukan dan pengeluaran
persetujuan Pej. BC barang ke/dari GB;
 Mempunyaii fasilitas atau dapat
dijamin tersedianya fasilitas
prasarana dan sarana.

K KEWAJIBAN PKB KEWAJIBAN PGB KEWAJIBAN PTBB: KEWAJIBAN PETP :


E  Membuat pembukuan sesuai  Menyeleng. pembukuan atau  Menyimpan, mengatur dan  Mempertaruhkan jaminan yang
W standar akuntansi, menyimpan catatan serta menyimpan selama menatausahakan barang yang ditetapkan Dirjen;
A buku, catatan selama 10 tahun; 10 tahun; ditimbun didalam TBB secara  Menyaediakan ruangan dan
J  Memberi rekomendasi kpd PDKB;  Memberi rekomendasi kpd PPGB. tertib; sarana kerja bagi Petugas BC;
I  Memasang tanda nama  Menyelanggarakan pembukuan  Menyimpan, mengatur dan
B perusahaan dan no/tgl KEWAJIBAN PPGB pemasukan dan pengeluaran serta menatausahakan barang yang
A persetujuan PKB; pemindahan brg sesuai SAK; ditimbun didalam Tempat
 Menyeleng. pembukuan atau
N  Melaporkan kpd Ka. Kantor bila  Menyimpan dan menatausahakn Penimbunan secara tertib;
catatan serta menyimpan selama
tdp PDKB yang tidak baeroperasi; dengan baik dok. Yang berkaitan  Menyelanggarakan pembukuan
10 tahun;
 Menyediakan ruangan dan sarana selama 10 tahun; pemasukan dan pengeluaran
kerja untuk Pej. BC;  Menyimpan, mengatur dan  Membuat laporan bulanan tnt brg;
menatausahakan barang secara pemasukan, pemindahan,  Menyimpan dan menatausahakn
 Menyerahkan dok. Apabila diaudit.
tertib; pengeluaran brg dan persediaan dengan baik dok. Yang berkaitan
KEWAJIBAN PDKB  Memberi kode setiap jenis barang dan mengirimkan ke Ka. Kantor selama 10 tahun;
 Membuat pembukuan sesuai sesuai sistem pembukuan secara paling lambat tgl 10 bln berikut; 
standar akuntansi, menyimpan konsisten;  Menyerahkan dok. Yang berkaitan  Menyerahkan dok. Yang
buku, catatan selama 10 tahun;  Menyediakan ruangan dan sarana bila dilakukan audit; berkaitan bila dilakukan audit;
 Memasukan kembali barang sisa kerja yang memadai untuk Pejabat  Menyaediakan ruangan dan  Membuat laporan bulanan tnt
subkontrak; BC; sarana kerja bagi Petugas BC; pemasukan, pengeluaran brg
 Memberi kode untuk setiap jenis   Mencatat data pembeli brg; dan persediaan brg;
barang;  Memasang papan nama
 Menyampaikan laporan setiap 2
 Menyediakan ruangan dan sarana perusahaan;  Memasang papan nama ETP;
(dua) bulan kpd KA KPBC meng.
kerja untuk Pej. BC;  Memasang pemberitahuan  Memasukan kembali brg impor
barang yang ditimbun didalam GB,
 Mebuat laporan 3 bulan sekali ditempat yang dapat setelah selesai dipamerkan;
serta pemasukan dan pengeluaran
kepada Ka KPBC selamabt- dilihatmengenai pembebasan thd  Memasukan kembali brg impor
barang selama dua bulan terakhir;
lambatnya tgl. 10 bulan brgyang dijualkhusus di TBB yang didatangkan untuk diekspor
berikutnya tentang persediaan  Menyerahkan atau memperlihatkan kedatangan; kembali setelah dipamerkan;
bahan baku, barang dalam proses dok. Impor dan reekspor kpd Pej  BKC yang dijual dilekati “Duty and  Bertanggung jawab thd BM,
dan barang jadi; BC. excise not paid”. cukai, dan PDRI yang terutang
 Menyerahkan dok. Apabila diaudit. atas brg yang tdk diekspor
kembali.

L PKB dilarang memindahkan brg PGB dilarang: TBB dilarang menjual brg selain jenis PETP dan /atau peserta pameran
A modal atau peralatan asal impor ♦ Meminjam atau brg yang tercantum dalam dilarang melakukan perubahan atas
R yang digunakan utk membangun memindahtangangkan barang persetujuan pengusahaan TBB. penggunaan barang impor untuk
A konstruksi serta peralatan atau peralatan asal impor tanpa keperluan pameran tanpa
N perkantoran tanpa persetujuan persetujuan Dirjen BC; persetujuan Dirjen.
G Dirjen BC. ♦ Mempergunakan barang atau
A peralatan asal impor untuk
N PDKB dilarang memindahkan brg kegiatan diluar GB
modal atau peralatan asal impor
yang berhubungaan langsung dng PPGB dilarang menimbun barang asal
kegiatan produksi PDKB tanpa DPIL di dalam GB yang dikelolanya.
persetujuan Dirjen BC.
Barang impor yang dilarang tidak
boleh dimasukan ke KB.
T PKB dan PDKB bertanggungjawab PPGB bertanggungjawab thd BM, PTBB bertanggungjawab thd BM, PETP bertanggungjawab thd BM,
A thd BM, cukai dan PDRI yang cukai dan PDRI yang terutang atas cukai dan PDRI yang terutang atas cukai dan PDRI dan/atau denda
N terutang atas brg yang dimasukan brg yang dimasukan atau dikeluarkan brg yang dimasukan atau dikeluarkan administrasi yang terutang atas brg
G atau dikeluarkan dari KB. dari GB. dari perusahaannya. yang dimasukan untuk keperluan
G pameran ke ETP.
U PKB dan PDKB dibebaskan dari PPGB dibebaskan dari tanggungjawab PTBB dibebaskan dari tanggungjawab
N tanggungjawab dalam hal barang dalam hal barang yang ada di dalam hal barang yang ada di PETP dibebaskan dari
G yang ada di KB: Perusahaan : Perusahaannya : tanggungjawab dalam hal barang
 Musnah tanpa sengaja,  Musnah tanpa sengaja;  Musnah tanpa sengaja; yang ada di Perusahaannya :
J dan/atau  Dimusanhkan dng persetujuan  Telah di reekspor, atau dijual  Musnah tanpa sengaja;
A  Diekspor, dan/atau dan pengawasan Ka. Kantor yang kpd yang berhak;  Telah di reekspor;
W  Di reekspor, dan/atau mengawasi GB;  Dipindahkan ke TPB.  Dimasukkan ke ETP lainnya;
A  Diimpor utk dipakai, dan atau  Telah di reekspor;  Dipindahkan ke TPP;
B  Dimasukkan ke KB lainnya.  Diimpor utk dipakai  Dimasukkan kembali ke KB.
 Dimasukkan ke KB, dipindahkan
ke GB lainnya, atau TPB.

F FASILITAS YANG DIBERIKAN FASILITAS BAGI PGB : FASILITAS KEPABEANAN DAN FASILITAS :
A  Impor brg modal atau peralatan  Barang atau peralatan asal impor CUKAI : a. Utk PETP yg telah diberikan izin,
S utk konstruksi, peralatan kantor yang dipergunakan oleh PGB dalam ❧ Brg impor yg dimasukkan ke TBB dgn SK Direjn BC an Menkeu,
I KB, diberikan fas. Penangguhan rangka pembangunan/konstruksi utk diljual diberikan fasilitas berupa dpt diberikan fasilitas
L pembayaran BM dan tidak dan kegiatan GB diberikan fasilitas penangguhan BM, pembebasan penagguhan BM, tidak dipungut
I dipungut PPN, PPnBM dan PPh ps penagguhan BM, tidak dipungut Cukai dan tidak dipungut PPN, PPN, PPnBM dan PPh ps.22 ,
T 22; PPN, PPnBM dan PPh pasal 22; PPnBM, PPh; pasal 22 Impor ; terhadap impor brg modal dan /
A  Impor brg modal atau peralatan  Barang /bahan asal impor yang ❧ Atas penyerahan BKP asal Daerah peralatan utk pembangunan atau
S utk digunakan secara langsung dimasukan oleh PPGB ke GB Pabean ke TBB tidak dipungut PPN kostruksi ETP.
dlm proses prod. di PDKB diberikan penagguhan BM, dan PPnBM;
diberikan fas. Penangguhan pembebasan cukai, tidak dipungut ❧ Atas pemasukan BKC asal Daerah b. Berdasarkan penetapan Dirjen
pembayaran BM dan tidak PPN, PPnBM dan PPh pasal 22; Pabean ke TBB diberikan BC atau Pej. Yg ditunjuk, brg–brg
dipungut PPN, PPnBM dan PPh ps  Barang dan bahan asal impor yang pembebasan Cukai. sbb diberikan fasilitas :
22; dimasukkan ke GB utk dikonsumsi ♦Pembebasan BM dan tidak
did lm GB dikenakan BM, cukai, Dibebaskan BM, cukai dan tdk dipungut PDRI, utk brg pameran
 Brng. atau bahan asal impor utk
PPnBM, PPh pasl 22 Impor. dipungut PDRI, kpd: Gol. A;
diolah di PDKB diberi fas.
 Anggota Korps Diplomatik beserta ♦Pembebasan BM, Cukai dan tidak
Penagguhan BM, pembebasan
keluarganya yg berdomisili tetap di dipungut PDRI s/d batas jumlah
cukai dan tidak dipungut PPN,
Indonesia yg membeli brg di TBB maksimum FOB USD 1,000.- utk
PPnBM dan Pph ps.22;
Dalam Kota dgn jumlah pembelian brg pameran gol. B, tuk setiap
 Atas pemasukan BKP dari DPIL ke
KB diberi fas. tidak dipungut PPN tidak dibatasi; peserta pameran;
dan PPnBM;  Tenaga ahli bangsa asing beserta ♦Pembebasan BM, Cukai dan tidak
 Atas pemasukan BKC yang berasal keluarganya yg berdomisili dan dipungut PDRI, utk brg pameran
dari DPIL dibebaskan dari bekerja di Indonesia pd lembaga Gol. C sampai batas jumlah
pengenaan cukai; internasional yg membeli brg di TBB maksimum FOB USD 1,000.- utk
 Pengiriman brg hasil prod. pDKB Dalam Kota dgn jumlah pembelian setiap peserta pameran;
ke PDKB lainnya utk diolah lebih tidak dibatasi , kecuali untuk BKC; ♦Pembebasan BM, Cukai dan tidak
lanjut, tdk dipungut PPN dan  Orang yg bepergian ke luar negeri dipungut PDRI, utk brg pameran
PPnBM; yg membeli brg di TBB Gol.D dgn batas jumlah :
keberangkatan dengan jumlah  Utk 1 (satu) peserta pameran
 Pengeluaran brg/bahan dari PDKB
pembelian tidak dibatasi; maksimum FOB USD 5,000.-;
ke DPIL atau PDKB lainutk
 Orang yg bepergian ke luar negeri  Utk kolektif lebih dari 5 (lima)
subkontrak, tdk dipungut PPN dan
yg melakukan transaksi barang di peserta maksimum FOB USD
PPnBM;
ruang pamer milik pengusaha TBB 25,000.-;
 Penyerahan kembali BKP hasil Keberangkatan, dgn jumlah ♦ Pembebasan BM, Cukai dan tidak
subkontrak oleh perusahaan di pembelian tidak dibatasi; dipungut PDRI, utk brg pameran
DPIL atau PDKB lainnya tdk  Orang yg baru tiba dari luar negeri Gol. E;
dipungut PPN dan PPnBM; yg membeli brg di TBB kedatangan ♦ Pembebasan BM, Cukai dan tidak
 Peminjaman mesin/peraltn pabrik diberlakukan sesuai ketentuan dipungut PDRI, utk brg pameran
utk subkontrak dari PDKB ke barang penumpang. Gol. F.
perusahaan DPIL atau PDKB lain
dan pengembaliannya, tdk Pembebasan Cukai bagi orang yang PENGOLONGAN BARANG
dipungut PPN dan PPnBM; baru tiba dari luar negeri yang ❧ Golongan A , brg pameran yg
 Penyerahan hasil olahan KITE dari membeli BKC di TBB : direncanakan akan diekspor
DPIL utk diolah lebih lanjut oleh  MMEA adalah 1 liter per orang kembali;
PDKB, sama spt brg ekspor; dewasa; ❧ Golongan B, brg cetakan untuk
 Pengeluaran bgr dari KB utk orang  Hasil tembakau adalah sigaret 300 keperluan promosi seperti famlet,
yang memproleh Pembebasan bartang atau cerutu 100 batang leaflet, brosur, dan gambar yg
/penngguhan BM, cukai dan atau tembakau iris/hasil tembakau bersifat reklame;
PDRI,tidak dipungut PPN, PPnBM lainnya 500 gram per orang ❧ Golongan C, brg untuk keperluan
dan Pph ps.22. dewasa atau dlm hal lebih dari stan pameran seperti dekorasi,
satu jenis hasil tembakau, setara poster, dan foto;
dgn perbandingan jumlah per jenis ❧ Golongan D, brg utk keperluan
hasil tembakau tsb. reklame atau soevenier yg
Penjualan brg asal impor kpd turis diberikan secara cuma-cuma
asing/WNA hanya diberikan sesuai seperti pulprn, dompet yg telah
kebutuhan / konsumsi dgn batasan dibubuhi tulisan/logo dari pabrik
USD 250.- per orang /hari atau pembuatnya atau peserta
USD 1.000.-per keluarga / hari. pameran;
❧ Golongan E, brg atau bahan yg
habis dipakai utk melakukan
peragaan, demonstrasi atau
percobaan mesin;
❧ Golongan F, makanan dan
minuman yg habis dipakai utk
kegiatan pembukaan dan
penutupan pameran;
❧ Golongan G, barang pameran yg
akan dijual.

P Pemasukan barang modal atau Pemasukan barang oleh PGB Pemasukan brg Ke TBB dapat Pemasukan brg Ke ETP dapat
E peralatan yang dipergunakan untuk  PGB yang tlh mendapt izin prinsip dilakukan dari: dilakukan dari:
M pembangunan / konstruksi dpt memasukan brg/peralatan utk ♦ TPS; ♦ TPS;
A /perluasan kantor KB : konstruksi. Pemasukan nya dari ♦ GB; ♦ GB;
S  Dilakukan sesuai tatalaksana TPS ke GB dengan PIB (BC 2.0) ♦ TBB lainnya; ♦ KB;
U kepabeanan di bidang impor; dng penngguhan BM, cukai dan ♦ DPIL. ♦ ETP lainnya.
K PDRI,tidak dipungut PPN, PPnBM
A  Dokumen yang wajib disiapkan : dan Pph ps.22 sesuai tatalaksana Pemasukan barang impor dari TPS
N PIB, dok. Pelengkap Pabean impor; Pemasukan barang impor dari TPS : ke gudang penimbunan :
B berupa : invoice, packing-list,  Pemasukan Barang impor brp
Bl/AWB , persetujuan pendirian
 BC.2.3 rangkap 3 dan 3 cpy lbr I ,  BC.2.3 rangkap 3 dan 3 copy lbr
A makanan /minuman utk dng peruntukan I , dng peruntukan
R KB; dikonsumsi, dengan BC 2.0  Lbr I, dok. Pelindung  Lbr I, dok. Pelindung
A  Dokumen sda. diajukan di KPBC dengan melunasi BM, cukai, pengangkutan pengangkutan,
N tempat pemasukan barang. PPnBM, PPh pasl 22 Impor.  II, utk Pej. BC di Pelabuhan  II, utk Pej. BC di Pelabuhan
G  Bongkar/TPS Bongkar/TPS,
 III, utk PTBB  III, utk PETP,
Pemasukan barang modal /peralatan Pemasukan oleh PPGB:  Copy lbr I, utk Pej BC  Copy lbr I, utk Pej BC di ETP,
pabrik /barang /bahan dapat Pemasukan dari TPS ke GB dengan pengawas KB, BPS, BI; BPS, BI;
dilakukan dari :  BC 2.3 rangkap 3 dan Icopy lbr I,
 BL/AWB;  BL/AWB;
dng peruntukan:
 TPS;  Invoice;  Form PAM yang diisi lengkap dan
 Lbr I, dok. Pelindung
 GB; pengangkutan,  Packinglist. benar.
 KB lainya;  II, utk Pej. BC di Pelabuhan
 PDKB dalam satu KB; Bongkar/TPS, Dari GB : Dari GB :
 BC.2.3 rangkap 3 dan 2 copy lbr
 Produsen pengguna fas.  III, utk PPGB,  BC.2.3 rangkap 3 dan 2 cpy lbr I , dng peruntukan
bapeksta keu./KITE;  Copy lbr I, utk Pej BC I , dng peruntukan  Lbr I, dok. Pelindung
 DPIL. pengawas GB;  Lbr I, dok. Pelindung pengangkutan,
 BL/AWB; pengangkutan  II, utk Pej. BC di GB,
Dokumen pabean atas pemasukan  Invoice;  II, utk Pej. BC di GB  III, utk PETP,
barang impor dari TPS :  III, utk PTBB  Copy lbr I, utk utk Pej BC di
 Packinglist.
 Copy lbr I, utk Ka. Kantor dan ETP, dan PPGB;
 BC.2.3 rangkap 3 dan 3 cpy lbr
I , dng peruntukan PTBB;  Form PAM yang diisi lengkap dan
 Lbr I, dok. Pelindung  Invoice; benar.
pengangkutan  Packing list yang diterbitkan oleh
 II, utk Pej. BC di Pelabuhan PPGB. Dari KB :
Pemasukan/TPS  BC.2.3 rangkap 3 dan 2 copy lbr
 III, utk PDKB Dari TBB ke TBB lainnya: I , dng peruntukan
 Copy lbr I, utk Pej BC  BC.2.3 rangkap 3 dan 2 cpy lbr  Lbr I, dok. Pelindung
pengawas KB, BPS, BI; I , dng peruntukan pengangkutan,
 BL/AWB;  Lbr I, dok. Pelindung  II, utk Pej. BC di KB,
pengangkutan,  III, utk PETP,
 Invoice;
 II, utk Ka Kantor TBB asal,  Copy lbr I, utk utk Pej BC di
 Packinglist; ETP, dan PDKB;
 III, utk PTBB asal,
 Dokumen pendukung.  Form PAM yang diisi lengkap dan
 Copy lbr I, utk Ka Kantor
PTBB tujuan, PTBB tujuan. benar.
Dari GB :
 BC.2.3 rangkap 3 dan 4 cpy lbr Dari ETP lainnya :
I , dng peruntukan  BC.2.3 rangkap 3 dan 2 copy lbr
 Lbr I, dok. Pelindung Dari DPIL: I , dng peruntukan
pengangkutan,  Lbr I, dok. Pelindung
 PPB-1 rangkap 2 dan 1 copy lbr I
 II, utk Pej. BC di GB, pengangkutan,
, dng peruntukan
 III, utk PPGB,  II, utk Pej. BC di ETP asal,
 Lbr I utk Ka Kantor,
 Copy lbr I, utk Pej BC di KB,  III, utk PETP asal,
 II, utk PTBB,
PDKB, BPS, BI;  Copy lbr I, utk utk Pej BC di
 Copy lbr I, utk perusahaan
 Invoice; DPIL; ETP tujuan, dan PETP tujuan;
 Packinglist;  Faktur pajak;  Form PAM yang diisi lengkap dan
 Dokumen pendukung lainnya.  Dok. Pendukung lain. benar yang mencantumkan
uraian jenis barang, harga,
Dari KB lainnya: golongan berikut nilai pabeannya
 BC.2.3 rangkap 3 dan 2 cpy lbr secara rinci dan benar.
I , dng peruntukan
 Lbr I, dok. Pelindung
pengangkutan
 II, utk Pej. BC di KB asal
 III, utk PDKB asal
 Copy lbr I, utk Pej BC di KB
tujuan, PDKB;
 Kontrak.

Dari PDKB dlm 1 KB:


 BC.2.3 rangkap 3 dan 2 cpy lbr
I , dng peruntukan
 Lbr I, dok. Pelindung
pengangkutan
 II, utk Pej. BC di PDKB asal
 III, utk PDKB asal
 Copy lbr I, utk Pej BC di PDKB
tujuan, PDKB tujuan;
 Kontrak.

Dari KITE:
 BC.2.4 rangkap 2 dan 2 cpy lbr
I , dng peruntukan
 Lbr I utk Pej. BC di KB
 II, utk PDKB
 III, utk KITE;
 Faktur pajak;
 Dok. Pendukung.

Dari DPIL:
 BC.2.4 rangkap 2 dan 1 cpy lbr
I , dng peruntukan
 Lbr I utk Pej. BC di KB
 II, utk PDKB
 III, utk perusahaan DPIL;
 Faktur pajak;
 Dok. Pendukung lain.

P Pengeluaran brg hasil olahan dari Pengeluaran Barang Pengeluaran brg impor selain utk Maximal 30 hari setelah pameran
E PDKB dapat dilakukan untuk  Pengeluaran barang impor dari GB dijual, dengan tujuan: brg impor harus dikeluarkan dari
N tujuan : ke DPIL utk dipakai dan ke a. Ditimbun di TBB lainnya ETP, dng tujuan:
G  EKSPOR : PEB/PEBT ;dan Dok BC perusahaan di DPIL yang b. Diekspor kembali a. Reekspor
E 2.3 rangkap 3 serta 1 copylbr I, mendapat pembebasan BM, b. KB
L dengan peruntukan: penangguhan PPN dan PPnBM utk Pengeluaran barang asal Daerah c. Dipamerkan ke ETP lainnya
U  Lbr I, dok. Pelindung dipakai; dengan menggunakan Pabean selain utk dijual, dng tujuan: d. DPIL
A pengangkutan dok. PIB, sesuai tata laksana a. Ditimbun di TBB lainnya
R  II, utk Pej. BC di KB impor. b. Dikembalikan ke DPIL ♦ Pengeluaran utk reekspor,
A  III, utk PDKB dengan :
N  Copy lbr I, utk Pej BC di TPS.  Pengeluaran barang impor dari GB ♦ Pengeluaran brg asal impor dan  PEB dan Ekstra copty PEB,
 KB lainnya, utk diolah lebih lanjut ke KB dgn: Daerah Pabean utk ditimbun di serta
 Dok. BC 2.3 rangkap 3 (dok. TBB lainnya dengan Dok BC 2.3  BC 2.3 rangkap 3 (lbr I utk
dng:
Pelindung pengangkutan, Pej. BC dilampiri invoice, packing list, dok. utk dok. pelindung
 Dok. BC 2.3 rangkap 3 (lbr I
di GB, PGB) dan 2 copy lbr I pendukung lain. pengangkutan, II utk Pej. BC
utk dok. Pelindung
pengangkutan, II utk Pej. BC (PDKB, BPS) di ETP, III utk PETP) dan Copy
 Invoice dan Packinglist yang ♦ Pengeluaran brg utk direkspor lbr I utk Pej. BC di TPS.
KB asal, III utk PDKB asal)
dikeluarkan oleh PPGB dengan:  dilampiri Form PAM dan
dan 2 copy lbr I (PDKB tujuan
dan Pej. BC KB tujuan);  Kontrak antara PPGB dng PDKB  Dok. BC 2.3 rangkap 3 (lbr I  formulir BC 2.3 pemasukan.
dan PEB utk dok. pelindung
 Kontrak Pembelian.
 Pengeluaran barang impor dari pengangkutan, II utk Ka. ♦ Tujuan KBatas brg pameran
 PDKB lain dalam satu KB utk Kantor, III utk PTBB) dan Copy
GB yg akan diekspor kembali selain yang berasal dari KB,
diolah lebih lanjut dengan: lbr I utk Pej. BC di Pelabuhan
dengan menggunakan: Dokumen dengan:
 Dok. BC 2.3 rangkap 3 ( lbr I Muat.
PEB dan BC 2.3 rangkap 3 (dok.  BC 2.3 rangkap 3 (lbr I utk
dok. Pelindung pengangkutan,  Dilampiri dok. asal brg, dan
Pelindung pengangkutan, Ka. utk dok. pelindung
II Pej. BC KB asal, III PDKB dok. PEB.
Kantor yang mengawasi, PPGB) pengangkutan, II utk Pej. BC
asal) dan 2 copy lbr I (PDKB
dan copy lbr I utk Pej. BC di TPS; di ETP, III utk PETP); dan 2
tujuan dan Pej. BC PDKB
dan utk pelaksanaan reekspor ♦ PengeluaranPengeluaran brg asal Copy lbr I utk Pej. BC di KB,
tujuan);
dng PEBT BC 3.1 DP utk dikembalikan ke DPIL dan utk KB
 Kontrak pembelian. dengan: Dok. PPB-2, dng  dilampiri Form PAM,
 ketentuan:  BC 2.3 pemasukan, dan
  Utk BKP dikenakan PPN dan  kontrak jual beli.
 PPnBM
 ETP dng:  Utk BKC dikenakan sesuai ♦ Tujuan ETP lainnya, dengan
 Dok. BC 2.3 rangkap 3 ( lbr I ketentuan cukai. mengunakan:
dok. Pelindung pengangkutan,  BC 2.3 rangkap 3 (lbr I utk
II Pej. BC di KB, III PDKB) dan PTBB dpt melakukan pemindahan brg utk dok. pelindung
2 copy lbr I (PETP dan Pej. BC dlm satu TBB, dari: pengangkutan, II utk Pej. BC
di PETP);  Gudang penimbunan ke ruang di ETP asl, III utk PETP asl);
 Dilampiri rincian dan Gol. penjualan/pamer dan 2 Copy lbr I utk Pej. BC di
Barang berikut nilai  Ruang penjualan/pamer ke gud. ETP tujuan, dan utk ETP
pabeannya. Harus kembali ke Penimbunan tujuan
KB asal dalam 1 bln.  R. Pamer ke ruang penyerahan  dilampiri form PAM , dan
 DPIL berupa brg yang telah diolah  R. penyerahan ke ruang pamer  BC 2.3 Pemasukan
(dok. PIB; setelah tdpt realisasi
ekspor dan/pengeluaran ke PDKB ♦ Tujuan DPIL, thd brg pameran
lain sebanyak-banyaknya 25%) golongan G setelah mendapatkan
 persetujuan Ka. Kantor a.n
Dirjen BC. Dengan menggunakan

PIB sesuai ketentuan impor

 Rekspor brg impor yang tdk diolah ♦ Tujuan DPIL, thd brg pameran
di KB dng: gol. A yang tdk diekspor kembali
 PEBT dan setelah mendpt persetujuan
 BC 2.3 rangkap 3 (lbr I dok. Dirjen a.n Menteri. Persetujuan
Pelindung pengangkutan, II dng mengajukan permohonan
Pej. BC di KB, III PDKB) dan 1 dilampiri:
copy lbr I (Pej. BC di  BC 2.3 Pemasukan,
Pelabuhan muat).  Copy Form PAM,
 Copy B/L atau AWB,
PENGELUARAN MESIN DARI KB  copy Packing list.
 Utk tujuan pekerjaan sub-kontrak
dapat dipinjamkan kepada PDKB
lainnya atau Sub-Kontraktor
dalam DPIL. Jangka waktu 12
bulan dan dapat diperpanjang 2 x
12 bulan, dng :
 BC 2.3
 wajib mempertaruhkan jaminan
kpd Bendaharawan BC
 PDKB dapat mengeluarkan
mesin/peralatan pabrik ke DPIL
dengan tujuan untuk
diperbaiki/reparasi.Jangka waktu
12 bulan, denan:
 BC 2.3
 wajib mempertaruhkan
jaminan kpd Bendaharawan
BC
 Pengeluaran mesin /peralatan
pabrik ke Luar Negeri dengan
tujuan untuk diperbaiki/reparasi,
dengan:
 PEBT
 BC 2.3
PDKB dapat mensubkontrak
sebagian dari kegiatan
pengolahannya di KB lainnya, DPIL,
serta PDKB lainnya dlm 1 KB;
• Penyerahan dengan: BC 2.3
• Bukan pekerjaaan pemeriksaan
awal, Pem. Akhir, sortasi atau
pengepakan
• Jangka waktu 60 hari
• Kontrak memuat : Uraian
Pekerjaan, jk waktu, jumlah
brg/bahan yang diterima dari
PDKB, dan jml hasil pekerjaan
yang dikembalikanke PDKB.
 Penyerahan kpd perusahaan
di DPIL , harus menyerahkan
surat kesediaan audit dari
subkontrktor dan jaminan.
o 
B  Brg modal atau peralatan utk  Barang atau peralatan asal impor  Barang asal impor untuk dijual di  Golongan A , brg pameran yg
A konstruksi, peralatan kantor KB. yang dipergunakan oleh PGB dalam dalam daerah pabean kepada orang- direncanakan akan diekspor
R  Brg modal atau peralatan utk rangka pembangunan/konstruksi dan orang tertentu. kembali;
A digunakan secara langsung dlm kegiatan GB.  Barang asal daerah pabean untuk  Golongan B, brg cetakan untuk
N proses prod. di PDKB.  Barang /bahan asal impor yang dijual kepada orang- orang tertentu. keperluan promosi seperti famlet,
G  Brng. atau bahan asal impor utk dimasukan oleh PPGB ke GB.  Barang dan peralatan yang diimpor leaflet, brosur, dan gambar yg
diolah di PDKB.  Barang dan bahan asal impor yang oleh PTBB untuk pembangunan dan bersifat reklame;
 Barang impor berupa makanan dimasukkan ke GB utk dikonsumsi di kegiatan TBB.  Golongan C, brg untuk keperluan
atau minuman untuk dikonsumsi di dlm GB. stan pameran seperti dekorasi,
Kawasan Berikat. poster, dan foto;
 Golongan D, brg utk keperluan
reklame atau soevenier yg
diberikan secara cuma-cuma
seperti pulprn, dompet yg telah
dibubuhi tulisan/logo dari pabrik
pembuatnya atau peserta
pameran;
 Golongan E, brg atau bahan yg
habis dipakai utk melakukan
peragaan, demonstrasi atau
percobaan mesin;
 Golongan F, makanan dan
minuman yg habis dipakai utk
kegiatan pembukaan dan
penutupan pameran;
 Golongan G, barang pameran yg
akan dijual.
J Untuk kawasan berikat jaminan  PPGB dan PGB yang bertindak Dalam KEP-74/BC/2001 tidak  Pengusaha yang akan
A diserahkan ketika barang sebagai PPGB wajib disinggung adanya jaminan. menyelenggarakan ETP
M dikeluarkan dari KB dengan tujuan mempertaruhkan jaminan kepada mengajukan permohonan
I Sub Kontrak di DPIL. bendaharawan BC. persetujuan PETP salah satunya
N Jaminan diserahkan kepada  Besarnya jaminan berdasar pada melampirkan surat pernyataan
A bendaharawan BC atau pejabat BC bea masuk, cukai, dan PDRI dari sanggup mempertaruhkan
N yang ditunjuknya. importasi yang akan dilakukan jaminan sebesar BM, cukai, dan
 Jaminan dapat berupa : PPGB selama 3 bulan. PDRI terutang atas barang impor
 Jaminan tunai; atau yang dipamerkan.
 Jaminan bank; atau  Dalam mengusahakan ETP, PETP
 Customs bond yang dikeluarkan wajib mempertaruhkan jaminan
oleh perusahaan asuransi yang yang jenis dan besarnya
disetujui oleh Menkeu; atau ditetapkan oleh Dirjen.
 Surat Sanggup Bayar (SSB) bagi  Pameran yang diselenggarakan di
perusahaan yang tergolong daftar luar ETP sebelum pelaksanaan
putih yang ditetapkan menteri. pameran wajib mempertaruhkan
jaminan yang dapat berupa
jaminan tunai, jaminan bank,
customs bond, atau SSB. Untuk
jaminan SSB harus dengan izin
Dirjen.

P Untuk pengamanan hak keuangan Untuk pengamanan hak keuangan Untuk pengamanan hak keuangan Untuk pengamanan hak keuangan
E Negara dan menjamin dipenuhinya Negara dan menjamin dipenuhinya Negara dan menjamin dipenuhinya Negara dan menjamin dipenuhinya
M ketentuan kepabeanan dan cukai. ketentuan kepabeanan dan cukai. ketentuan kepabeanan dan cukai. ketentuan kepabeanan dan cukai.
E Dilakukan audit atas; Pembukuan, Dilakukan audit atas; Pembukuan, Dilakukan audit atas; Pembukuan, Dilakukan audit atas; Pembukuan,
R Catatan, Dokumen PKB dan PDKB Catatan, Dokumen PGB dan PPGB yg Catatan, Dokumen PTBB, serta Catatan, Dokumen PETP yg
I yg berkaitan dng: berkaitan dng: Pencacahan sediaan brg berkaitan dng:
K 1. Pemasukan dan pengeluaran 1) Pemasukan dan pengeluaran 1) Pemasukan dan pengeluaran
S brg ked an dari KB brg ked an dari GB Jika hasil audit : brg ke dan dari ETP
A 2. Pemindahan brg dlm KB 2) Pemindahan brg dlm GB; • Kedapatan selisih kurang 2) Pemindahan dan penggunaan
A Serta Pencacahan sediaan brg Serta Pencacahan sediaan brg jumlah dan/atau jenis brg brg dlm ETP
N • Adanya penggunaan yang tdk Serta Pencacahan sediaan brg
Jika hasil audit : Jika hasil audit : sesuai dng peruntukan Jika hasil audit tdp selisih lebih
P • Kedapatan selisih kurang • Kedapatan selisih kurang Konsekuansi hasil audit, PTBB wajib: jumlah dan /atau jenis brg, maka:
E jumlah dan/atau jenis brg jumlah dan/atau jenis brg  Melunasi BM, Cukai, PPN,  Dilakukan pemeriksaan lebih
M • Adanya penggunaan yang tdk • Adanya penggunaan yang tdk PPnBM, PPH psl 22 yang lanjut sesuai ketentuan
B sesuai dng peruntukan sesuai dng peruntukan terutang
U Konsekuansi hasil audit, PKB DAN Konsekuansi hasil audit, PGB DAN  Sanksi administrasi denda
K PDKB wajib: PPGB wajib: 100% pungutan Negara
U  Melunasi BM, Cukai, PPN,  Melunasi BM, Cukai, PPN, seharunya dibayar
A PPnBM, PPH psl 22 yang PPnBM, PPH psl 22 yang
N terutang terutang
 Sanksi administrasi denda  Sanksi administrasi denda
100% pungutan Negara 100% pungutan Negara
terutang seharunya dibayar

Jika tdp selisih lebih jumlah dan


/atau jenis brg, maka:
• Dilakukan pemeriksaan l;ebih Jika tdp selisih lebih jumlah dan Jika hasil audit kedapatan adanya
lanjut sesuai ketentuan /atau jenis brg, maka: pelanggaran atas ketentuan
 Dilakukan pemeriksaan lebih Jika tdp selisih lebih jumlah dan kepabeanan yg merugikan keuangan
lanjut sesuai ketentuan /atau jenis brg, maka: negara, maka:
Dilakukan pemeriksaan lebih lanjut  Dirjen dpt membekukan
sesuai ketentuan persetujuan PETP a.n. MenKeu
LA Membuat laporan setiap tiga bulan Membuat laporan setiap dua bulan Membuat laporan setiap bulan Membuat laporan setiap bulan
PO
RA
N