Anda di halaman 1dari 9

MEMBANGUN ACCESS POINT & HOT SPOT

UNTUK DATA LINK PRIMKOKAS MENGGUNAKAN FREKUENSI RADIO 2,4 Giga Hertz
WIRELESS FIDELITY (WI-FI)

● Penjelasan tentang Wi-Fi ● Utilisasi perangkat Router ADSL + Wi-Fi ● Membangun jaringan Wireless POINT TO POINT ke Unit
Usaha Luar ● Membangun jaringan Wireless POINT TO POIN ke Toko Cabang PCI ● Sharing Bandwidh-Internet ke Pengurus Primkokas yang berdomisili di
sekitar perumahan PT.KS dengan radius 3 - 5 Km (LOS:Line Of Sight) dari Access Point ● Membuat layanan Hot Spot Interne t

 TENTANG Wi-Fi

Wi-Fi (Wireless Fidelity)

Secara teknis operasional, Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan
perangkat WLANs (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah sertifikasi merek dagang yang diberikan pabrikan
kepada perangkat telekomunikasi (internet) yang bekerja di jaringan WLANs dan sudah memenuhi kualitas kapasitas interoperasi yang
dipersyaratkan.

Wi-Fi, adalah koneksi tanpa kabel seperti handphone dengan mempergunakan teknologi radio sehingga pemakainya dapat mentransfer
data dengan cepat dan aman. Wi-Fi tidak hanya dapat digunakan untuk mengakses internet, Wi-Fi juga dapat digunakan untuk membuat
jaringan tanpa kabel di perusahaan.

Karena itu banyak orang mengasosiasikan Wi-Fi dengan “Kebebasan” karena teknologi Wi-Fi memberikan kebebasan kepada
pemakainya untuk mengakses internet atau mentransfer data dari ruang meeting, kamar hotel, kampus, dan café-café yang bertanda “Wi-
Fi Hot Spot”.

Salah satu kelebihan dari Wi-Fi adalah kepraktisan,tidak perlu repot memasang kabel network. Untuk masalah kecepatan tergantung
sinyal yang diperoleh karena perangkat ini menggunakan teknologi radio maka untuk dapat menggunakannya dari jarak yang cukup jauh
dan dengan sinyal yang memadai maka perangkat wi-fi harus ditambahkan dengan Antena luar.

Antena ini sebagai penguat Transmitter dan Receiver signal Wi-Fi. Jenis antena wi-fi banyak ragamnya, pemilihan tipe/jenis dapat
disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Wi-Fi bekerja pada frekuensi sama dengan Bluetooth yaitu pada 2,4 Ghz, namun bedanya Bluetooth menggunakan spread spectrum
frequency hopping (SSFH), sedangkan Wi-Fi menggunakan direct sequence spread spectrum (DSSS) lihat issue sekitar wireless
technology.

Intinya spread pada Wi-Fi akan lebih stabil dan tentunya lebih cepat dibandingkan dengan Bluetooth . Wi-Fi memiliki kelemahan yang
sangat menganggu seperti masalah keamanan yang dapat di bajak ditengan jalan, dan rentan terhadap konflik dengan perangkat lain dalam
waktu yang bersamaan misalnya dengan perangkat memasak seperti Microwave Open. (lihat Electromagnetic Spectrum)

 Bagaimana meng-Akses Wi-Fi ?

Wi-Fi hanya dapat di akses dengan peralatan Wi-Fi certified Radio seperti komputer, laptop, PDA atau Cellphone. Untuk Laptop versi
terbaru keluaran tahun 2007, sudah terdapat wifi on board. Bila belum tersedia pemakai dapat menginstall Wi-Fi PC Cards yang
berbentuk kartu di PCMCIA Slot yang terdapat di laptop atau Wifi USB.

Untuk PDA, pemakai dapat menginstall Compact Flash format Wi-Fi radio di slot yang telah tersedia. Bagi pengguna yang komputer atau
PDA - nya menggunakan Windows XP, hanya dengan memasangkan kartu ke slot yang tersedia, Windows XP akan dengan sendirinya
mendeteksi area disekitar Anda dan mencari jaringan Wi-Fi yang terdekat dengan Anda. Amatlah mudah menemukan tanda apakah
peranti tersebut memiliki fasilitas Wi-Fi, yaitu dengan mencermati logo Wi-Fi CERTIFIED pada kemasannya.

Meskipun Wi-Fi hanya dapat diakses ditempat yang bertandakan “Wi-Fi Hotspot”, jumlah tempat-tempat umum yang menawarkan “Wi
Fi Hotspot” meningkat secara drastis. Hal ini disebabkan karena dengan dijadikannya tempat mereka sebagai “Wi-Fi Hotspot” berarti
pelanggan mereka dapat mengakses internet yang artinya memberikan nilai tambah bagi para pelanggan. Layanan Wi-Fi yang ditawarkan
oleh masing-masing “Hots Spot” pun beragam, ada yang menawarkan akses secara gratis seperti halnya di executive lounge Bandara, ada
yang mengharuskan pemakainya untuk menjadi pelanggan salah satu ISP yang menawarkan fasilitas Wi-Fi dan ada juga yang
menawarkan kartu pra-bayar.

Apapun pilihan Anda untuk cara mengakses Wi-Fi, yang terpenting adalah dengan adanya Wi-Fi, Anda dapat bekerja dimana saja
dan kapan saja hingga Anda tidak perlu harus selalu terkurung di ruang kerja Anda untuk menyelesaikan setiap pekerjaan.

 Wi-Fi – Security

Dengan menggunakan teknik WEP (Wire Equivalent Privacy) yaitu metode yang digunakan untuk melindungi komunikasi data melalui
Wireless dengan cara enkripsi menggunakan 64-bit dan 128-bit sehingga setiap transmisi data ke LAN di decode secara ter-enkripsi (biasa
disebut dengan WEP Keys).

Keamanan akses melalui Wi-Fi pada setiap komputer didaftarkan sesuai dengan IP Address atau MAC Address, sehingga tidak
sembarang Komputer yang menggunakan Device Wi-Fi dapat terhubung ke Access Point.

 Frequency 2.4 Ghz (Wi-Fi)

merupakan Unlicensed Band yaitu :Standar frekwensi yang dibebaskan dari permintaan ijin dan membayar, karena tergolong ISM
(Industrial, Scientific, Medical). Yang termasuk kedalam penggunaan frequency 2.4 Ghz ini adalah :

IEEE 802.11b : Wireless Ethernet mudah, IP based, dan bisa langsung dipakai, banyak perusahaan yang mendukung, dapat langsung
diterapkan pada access point dan station, tersedia untuk komputer, consumer electronics, pemakaian telematik.

 Home RF: Pasar Home RF 2.0 masih terlalu kecil dan terlambat masuk, Intel sudah menghentikan
dukungannya.
 Bluetooth: dipakai untuk jaringan sederhana. Bandwidth, Effesiensi, kapasitas sistem semuanya terbatas.

LICENSED BAND UNLICENCED BAND


Harus meminta ijin dan Standar frekwensi yang dibebaskan dari
membayar BHP Frekwensi ke permintaan ijin dan membayar, karena
Postel. tergolong ISM (Industrial, Scientific,
Medical)
2.4 GHz (802.11b,Home RF,Bluetooth)
5.0 GHz (802.11a, HiperLAN2,
WAN : 2.5G, 3G
HiSWANa)
Proprietary, Non-Standard (UWB)

 SPESIFIKASI Wi-Fi

Wi-Fi dirancang berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu: 802.11a, 802.11b, 802.11g, and
802.11n. Spesifikasi b merupakan produk pertama Wi-Fi. Variasi g dan n merupakan salah satu produk yang memiliki penjualan
terbanyak pada 2005.

Spesifikasi Wi-Fi
Spesifikas Kecepata Frekuensi Cocok
i n Band dengan
802.11b 11 Mb/s 2.4 GHz b
802.11a 54 Mb/s 5 GHz a
802.11g 54 Mb/s 2.4 GHz b, g
802.11n 100 Mb/s 2.4 GHz b, g, n

Di banyak bagian dunia, frekuensi yang digunakan oleh Wi-Fi, pengguna tidak diperlukan untuk mendapatkan ijin dari
Pengatur lokal (misal, Komisi Komunikasi Federal di A.S.). 802.11a menggunakan frekuensi yang lebih tinggi dan oleh sebab
itu daya jangkaunya lebih sempit, lainnya sama.

 CHANNEL Wi-Fi

Versi Wi-Fi yang paling luas dalam pasaran AS sekarang ini (berdasarkan dalam IEEE 802.11b/g) beroperasi pada 2.400 MHz
sampai 2.483,50 MHz. Dengan begitu mengijinkan operasi dalam 11 channel (masing-masing dengan lebar frekuensi 5
MHz) :

Channel-Freq. Wi-Fi Standard IEEE


802.11b/g
Channe Channe Freq.
Freq.(GHz)
l l (GHz)
1 2,412 7 2,442
2 2,417 8 2,447
3 2,422 9 2,452
4 2,427 10 2,457
5 2,432 11 2,462
6 2,437

Karena perangkat dengan standar teknis 802.11b diperuntukkan bagi perangkat WLAN yang digunakan di frekuensi 2,4 GHz
atau yang lazim disebut frekuensi ISM (Industrial, Scientific dan Medical). Sedang untuk perangkat yang berstandar
teknis 802.11a dan 802.16 diperuntukkan bagi perangkat WMAN atau juga disebut Wi-Max, yang bekerja di sekitar pita
frekuensi 5 GHz.

Tingginya animo masyarakat --khususnya di kalangan komunitas Internet-- menggunakan teknologi Wi-Fi dikarenakan paling tidak dua
faktor. Pertama, kemudahan akses. Artinya, para pengguna dalam satu area dapat mengakses Internet secara bersamaan tanpa perlu
direpotkan dengan kabel.

Konsekuensinya, pengguna yang ingin melakukan surfing atau browsing berita dan informasi di Internet, cukup membawa PDA (pocket
digital assistance) atau laptop berkemampuan Wi-Fi ke tempat dimana terdapat access point atau hotspot.

Menjamurnya hotspot di tempat-tempat tersebut --yang dibangun oleh operator telekomunikasi, penyedia jasa Internet bahkan orang
perorangan-- dipicu faktor kedua, yakni karena biaya pembangunannya yang relatif murah atau hanya berkisar 300 dollar Amerika
Serikat.

Peningkatan kuantitas pengguna Internet berbasis teknologi Wi-Fi yang semakin menggejala di berbagai belahan dunia, telah mendorong
Internet service providers (ISP) membangun hotspot yang di kota-kota besar dunia.

Beberapa pengamat bahkan telah memprediksi pada tahun 2006, akan terdapat hotspot sebanyak 800.000 di negara-negara Eropa, 530.000
di Amerika Serikat dan satu juta di negara-negara Asia.

Keseluruhan jumlah penghasilan yang diperoleh Amerika Serikat dan negara-negara Eropa dari bisnis Internet berbasis teknologi Wi-Fi
hingga akhir tahun 2003 diperkirakan berjumlah 5.4 trilliun dollar Amerika, atau meningkat sebesar 33 milyar dollar Amerika dari tahun
2002 (www.analysys.com).
 ISSUE SEKITAR WIRELESS TECHNOLOGY

 FHSS vs DSSS

FHSS bekerja dengan meloncat-loncat diantara spektrum frekwensi, contoh yang menggunakan teknologi ini : bluetooth, GSM

DSSS bekerja dengan frekwensi yang tetap, contoh yang menggunakan teknologi ini : IEEE 802.11b, W-CDMA

 Real Throughput

Kecepatan pemindahan data yang nyata (biasanya tidak akan sampai 11Mbps, seperti yang tertera di spesifikasinya) antara
satu titik dengan titik lain, dapat di uji coba sendiri dengan menggunakan FTP Server dan FTP Client.

Jenis
Wireless PCI-Adapter
Card yang dimasukan kedalam Salah satu Slot PCI di PC
dan sudah terdapat Antenna Mini yang menyertakan
Adapter tersebut.

Wireless USB-Adapter

Dalam bentuk yang lebih kecil menggunakan Port USB.

Wi-Fi Built-in /
Biasanya terdapat pada laptop yang mempunyai
perangkat wireles/Wlan atau Kartu PCMCIA yang
dimasukan pada Slot PCMCIA di Laptop.
PCMCIA
External Wi-Fi

Meliputi berbagai jenis Adapter antara lain perangkat


Adapter Wireless DSL Gateway, Access Point,Router-ADSL
dlsbnya.

 ANTENA WI-FI

Antena diperlukan untuk dapat berkomunikasi data dengan jarak yang jauh. Metode Komunikasi bisa berupa :

Metode Akses Keterangan Jenis Wifi yang digunakan pada user


AD-HOOK/PEER TO PEER Komunikasi dapat dilakukan antar · Wireless USB,
PC/Laptop/PDA tanpa harus
menggunakan Jaringan/LAN. · Wireless PCI

· Built-In Wireless pada Laptop/PDA.


· Grid / Dish Antena

· Antena buatan sendiri seperti:

1. Antena Kaleng
2. Antena Penggorengan.

Access Point dapat menggunakan


Antena Luar antara lain dengan tipe sbb.:

 Omni Antena;
Komunikasi dapat dilakukan oleh lebih
dari 1 User yang menggunakan Wifi-
Sudut pancar sinyal 360°
Adapter.
MULTI POINT
 Sectoral Waveguide;
misalkan untuk meng-akses internet
pada Access Poin
Sudut pancar sinyal 120°

User dapat menggunakan jenis wireless


seperti pada Ad-Hook/Peer to Peer.
Komunikasi 1 titik akses ke 1 titik  Grid Antena
akses lainnya.Misalkan untuk  Dish/Parabola Antena
POINT TO POINT membuat LAN antar Kantor Cabang  Dan Antena yang sejenis.

Untuk membuat MULTI POINT & POINT TO POIN, selain menggunakan antena luar juga ditambah perangkat lain
seperti Router, Wireless AP, Tiang/Tower dan lain-lain.

 SEPUTAR PENGGUNAAN ANTENA WI-FI

 Jarak antar device

Erat hubungannya dengan power atau daya dari radio-nya. Untuk standar IEEE 802.11b output radionya dibatasi sampai
maksimum 13dB, atau kalau menggunakan antena diatas 15dB bisa dijalankan sampai jarak 5 km (LOS)

 Pemakaian linier amplifier

Tidak dianjurkan untuk menggunakan linier amplifier, karena akan meningkatkan gangguan (noise). Menurut standar FICC dari
Amerika, maksimum penggunaan linier amplifier adalah 1 watt.

 Peraturan yang akan berlaku

Pemerintah belum membuat aturan yang pasti soal frekwensi 2,4GHz yang di Amerika adalah frekwensi gratis untuk
dipakai. Dalam waktu dekat akan ada peraturan yang mengharuskan ISP untuk membayar base station-nya.

 ADDS-ON ELECTROMAGNETIC SPECTRUM


 POLA PENERAPAN WIRELESS CONNECTION

 Data Pengguna perangkat Jaringan di Amerika

 LOS (LINE OF SIGHT)

Indoor Unit dengan antena luar, bisa maksimum sekitar 5 km, menggunakan Wireless In The Box : Compex atau Planet
Outdoor Unit dengan antena luar, bisa sampai 40 km : WaveRider.

Kesulitan pemasangan sistem wireless harus mengikuti kaidah Line Of Sight (LOS)
Contoh LOS dalam beberapa kondisi di lapangan

 ANTENNA HOME BREW

ANTENA PENGGORENGAN MODIF ANTENA PENGGORENGAN + KALENG

WAJAN BOLIC WAJAN BOLIC

ANTENNA SECTORAL
AMOS

ANTENA SARINGAN (Kitchen Device)


Brolly 60cm Dish
(ANTENA PAYUNG) ANTENA KALENG

ANTENA BIQUAD &


DOUBLE BIQUAD

ANTENA HORN

ANTENA HELICAL
ANTENA WAVEGUIDE SLOT

LOS (Line Of Sight)

Dari beberapa Titik / Point lokasi yang diukur dengan GPS (Global Positioning System), sebagai berikut :

Access Point Wi-Fi Client Access

Methode
Nama Elevasi (m) Nama Elevasi Jarak

Lokasi Lokasi (m) (km)


1. Usaha Luar 35 1,13 POINT TO MULTIPOINT
2. Nanang P (Home) 36 0,992 POINT TO MULTIPOINT
3. Alugoro (Home) 39 0,740 POINT TO MULTIPOINT
PRIMKOKAS 4. Ruko PCI 35 6,16 POINT TO POINT
34 5. Ruko Serang 36 19,60 Terhalang Gn.Pinang
WI-FI Maulana R (Home) 36 6,11
Irman M (Home)
M.Bahrul (Home)
Rachmat M (Home)