P. 1
PROPOSAL

PROPOSAL

|Views: 992|Likes:
Dipublikasikan oleh Cholid Mahmud

More info:

Published by: Cholid Mahmud on Feb 23, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/29/2013

pdf

text

original

PROPOSAL USAHA SKALA KECIL PRODUKSI BUSANA “TIA MODISTE”

Disusun Oleh : Nama No Absen Kelas NIS : Lestian Ambarwati : 11 : III Tata Busana I : 0814530 05 – 101 – 079 – 3

SMKN 1 WONOSARI Jalan Veteran, Wonosari, Gunungkidul 55812 Telp. (0274) 391054 Daerah Istimewa Yogyakarta 2010/2011

PROPOSAL USAHA SKALA KECIL PRODUKSI BUSANA “TIA MODISTE”

Disusun Oleh : Nama No Absen Kelas NIS : Lestian Ambarwati : 11 : III Tata Busana I : 0814530 05 – 101 – 079 – 3 TELAH DIUJIKAN DAN DIPRESENTASIKAN DI DEPAN PENGUJI Penguji

Drs. Bambang Sudaryono NIP.

Dra. Anastasia Onik Kartikaningsih, M.Pd NIP.

Wonosari, ……………… Mengetahui

Drs. Abdul Rochim NIP. 131796386

SMKN 1 WONOSARI Jalan Veteran, Wonosari, Gunungkidul Telp (0274) 391054 2010/2011

Proposal ini disusun guna memenuhi tugas bidang studi kewirausahaan yang dapat memberikan dorongan kepada kita semua untuk senantiasa mau tergerak dalam kegiatan wirausaha. Maka dari itu penulis mengucapkan terima kasih kepada : 1. Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan proposal ini masih jauh dari sempurna. Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua. Bapak Drs. Februari 2011 Penyusun . 4. tidak lepas dari dorongan berbagai pihak yang turut berperan dalam penyelesaian proposal ini. Wassalamu’alaikum Wr. Wonosari. Wb.KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Wr. sehingga akhirnya penulis dapat menyelesaikan proposal usaha ini pada waktunya. Wb. Teman-teman yang telah membantu terselessaikannya proposal ini. Abdul Rochim selaku kepala sekolah SMKN 1 WONOSARI. 2. Bapak Bambang Sudaryono selaku pembimbing sekaligus guru kewirausahaan. Dalam penyusunan proposal ini. Maka dari itu penulis mengharap kritik dan saran untuk kesempurnaan pembuatan proposal berikutnya sehingga akhirnya proposal dapat digunakan untuk menjalankan usaha dengan baik. Orang tua yang telah memberikan dukungan materiil maupun spiritual. 3.

................................ Aspek Manajemen .............................................................................................................. Aspek Produk ................................................................................ Perumusan Misi Usaha ................. D........... D........................................................ Aspek Teknis .......................................... E............................................................................................................... C........................................................................................... B...................... Daftar Isi ......................................................... Aspek Keuangan................................................ PENUTUP A........................................ Diskripsi Usaha .......................... F.................................................................................................. Aspek Yuridis................................ PENDAHULUAN A................................................................................... BAB I.................. Lembar Pengesahan ........................... Perumusan Visi Usaha ................DAFTAR ISI Halaman Judul ........................... 8 8 .............. C................................................................................................................................... 2 3 4 4 5 5 BAB III...................................................................................................................................... E................................ Kesimpulan ........ Saran ..................................................................... B.................................... Latar Belakang Usaha ......... i ii iii iv v 1 1 1 1 1 BAB II................................... Tujuan Usaha ............... PEMBAHASAN A........ B........................................................... Diskripsi Umum ....................... Kata Pengantar ........................... Aspek Pemasaran ................

Informasi Usaha Usaha ini bergerak di bidang jasa jahit yang memproduksi busana dimulai dari proses pemilihan model. penyelesaian. Dlingo. pemotongan. Dlingo. Nama dan Alamat Penanggungjawab Nama Alamat : Lestian Ambarwati : Jalan Patuk – Dlingo. . sehingga memperkecil daya saing yang akan terjadi. mudah dijangkau oleh pelanggan. pembuatan pola. Selain tu usaha ini memilih tempat atau daerah yang belum banyak usaha yang sama. Temuwuh. dan dekat dengan keramaian. proses menjahit. D. Bantul B. Lokasi Usaha Usaha ini memilih tempat yang strategis letaknya.Diskripsi Umum A. Temuwuh. hingga pengemasan produk. Nama dan Alamat Usaha Nama Usaha Alamat : TIA MODISTE : Jalan Patuk – Dlingo. Bantul C.

Perumusan Visi Usaha Mendirikan sebuah usaha mandiri yang terus berkembang dan terkenal ke berbagai daerah. Diskripsi Usaha Usaha kecil ini baru akan berdiri. Mendapatkan banyak pelanggan. memenuhi kebutuhan hidup.BAB I PENDAHULUAN A. D. Untuk mengembangkan bakat pemilik usaha. Memenuhi permintaan pasar. Untuk mendapatkan keuntungan. E. Membuka usaha pada bidang jasa jahit karena ingin mengembangkan bakat yang dimiliki pengusaha dan melayani pelanggan yang datang semaksimal mungkin. . B. menciptakan lapangan kerja dan mengembangkan bakat yang dimiliki oleh pemilik. Memproduksi sebuah busana yang nyaman untuk dipakai. C. Latar Belakang Usaha Usaha ini dilatarbelakangi oleh minat pemilik untuk memenuhi kebutuhan para penduduk sekitar. Memenuhi kebutuhan konsumen. Tujuan Usaha      Untuk mengurangi pengangguran. Usaha ini dimulai dari proses pemesanan model oleh pelanggan yang membawa sendiri bahan utama sesuai dengan harapan pelanggan. Perumusan Misi Usaha    Melayani pelanggan secara prima.

Jenis Produk Jenis usaha ini adalah jenis usaha jasa jahit yang menghasilkan sebuah produk busana wanita baik busana wanita anak maupun busana wanita dewasa. Aspek Produk 1.BAB II PEMBAHASAN A. Bahan dan Peralatan P V M K P M R P M K Bahan dan peralatan yang diperlukan antara lain :  Benang jahit  Benang obras  Kain  Kapur jahit  Karbon jahit  Rader  Pita ukur (meteran)  Pendedel  Gunting kain  Penggaris panjang  Benang karet Peralatan yang digunakan antara lain :  Tempat usaha  Mesin jahit  Mesin obras  Mesin itik-itik  Setrika listrik  ayet  iselin  origula  ain keras  adding  acam-macam kancing  itsluiting  erekat  acam-macam hak  ufner . 2.

00 150.000 Mesin itik-itik Rp 25.00 100.000.000.00 Rp 3.     Total keseluruhan 6.00 Rp 50.000.00 + Rp 1.500.000.00 Rencana Biaya Produksi (Biaya Tetap) Biaya listrik Transportasi = Rp = Rp 150.00 100.400.00 100.00 Proses Produksi Pembuatan desain Pengukuran Pemotongan bahan Menjahit Penyelesaian Pengemasan Rp 25.000.000.00 50.000. Aspek Pemasaran Penelitian dan Analisis 1.00 Rencana Bahan (Biaya tidak tetap) = Rp = Rp = Rp = Rp = Rp = Rp = Rp = Rp = Rp 500.00 5.000.000. • • • • • • B.000.00 150.00 200.000.000.000.500.000.000.00 150.000.000. Kain furing Kain keras Fiselin Benang Kancing Ritsluiting Elastik Jarum mesin Padding 4.00 + .000.750.00 = Rp Tenaga kerja 2 0rang x 750.    1.00 Lain-lain Rp 150. Target Pasar atau konsumen Biaya Penyusutan Mesin Mesin jahit Mesin obras Rp 50. Alat-alat pembantu lainnya 3.00 + Rp 1.000.00 100.000.

 • • masyarakat llain. yaitu :  pemilik. 3. Ukuran dan Trend Pasar Produk yang dihasilkan modelnya sesuai dengan selera konsumen yang biasanya mengikuti perkembangan zaman. Lewat telepon untuk jenis busana yang Tidak langsung Memasang plakat di depan tempat usaha. Display Dalam penanganan display pakaian yang sudah jadi adalah dengan dipasangkan dalam boneka (manaquine) ataupun digantung. 2. Aspek Teknis 1. Situasi Persaingan Memasang iklan. dan usaha ini akan berusaha menghaslkan kualitas jahitan yang baik serta memberikan pelayanan yang memuaskan. C. 4. Aspek Manajemen Kebutuhan Tenaga Kerja Kursi Gunting Tempat sampah Sprayer Perlengkapan mesin Alas kaki yang digunakan waktu menjahit . Dari pelanggan yang pernah datang ke Pelanggan langsung datang ke tempat usaha. • • • • • • D. dan langsung ditangani oleh Persaingan yang terjadi di dunia menjahit di daerah ini belum terlalu ketat karena hampir tidak ada usaha sejenis. Strategi Pemasaran Langsung Strategi pemasaran yang digunakan ada 2 cara. • • simple dan tidak berbelit-belit. 2.Target pasar atau konsumen yang diharapkan berasal dari kalangan masyarakat menengah ke bawah dan para pelajar.

gunting. Tata Tertib Karyawan dapat mulai bekerja dari pukul .  Apabila listrik mati bisa menggunakan peralatan manual. E. Usaha ini baru akan dimulai dan hanya mempunyai 1 orang karyawan. Aspek Yuridis 1. 2.  Apabila kekurangan bahan.  Sulit mencari bahan produksi yang sesuai. Peralatan yang digunakan harus diletakkan Memberikan pelayanan yang prima pada sebagaimanan mestinya agar tidak terjadi kecelakaan. hangus terkena setrika.  Bila sulit mencari bahan produksi bias menggantinya dengan bahan substitusi.    Tindakan Alternatif  Apabila terjadi ketidaknyamanan pakaian bias langsung diperbaiki hingga pelanggan merasa puas.00 • • • pelanggan. • • diletakkan sebagaimana mestinya Keselamatan Kerja Karyawan harus selalu menggunakan alas Jarum. dan benda tajam lainnya kaki pada saat menjahit menggunakan dynamo Harus selalu menjaga kebersihan dan keamanan dilingkungan tempat kerja. Tim Manajemen Masalah Yang Potensial  Hasil kurang nyaman karena ukuran tidak sesuai dengan keinginan pelanggan. robek.  Kekurangan bahan. Resiko dan Hambatan  Kurangnya kepercayaan pelanggan.  Terjadi kesalahan teknis. misalnya salah potong. semaksimal mungkin segera mencari.  Listrik mati. • 07.

Aspek Keuangan 1.000.400.000.00 .000.000 @500.00 Rp.000 @700.000 @100.1.00 Rp.000.000.000.00 Rp. Gaji/ upah karyawan 2 orang x 750.00 + Rp.00 Rp. 100.000.00 Rp.00 + Rp. 250.00 Rp.000.000.000.00 Rp.• • • karyawan letih • F.000.500.250. Bahan baku • Alat  2 mesin jahit  1 mesin obras  1 mesin itik-itik  1 meja potong  1 setrika  1 papan setrika  Peralatan jahit 4. 100.000 = 1. 150.2.400.000. 150. 200.000.000.000 @200. 500.000. 200.00 Rp.000 - Rp.00 Rp.7.00 @700.000.00 + Rp.2.000.000.000 3. 100.000.000 @1.000. Bahan perlengkapan • • • • • • • • • • Kain furing Benang obras Benang jahit Kain keras Fiselin Hak Kancing Ritsluitingh Elastis Jarum Membuang sampah pada tempatnya Ada ventilasi udara dan cahaya yang cukup Disediakan air minum sewaktu-waktu Mematuhi segala prosedur keselamatan kerja Rp.5.00 Rp.250.00 Rp.00 Rp.00 Rp.000.4.00 Rp. 300. Modal Modal sendiri Modal asing 2.000.1.000.00 Rp. 700.00 Rp.000.000. 200. 200.000. 100. 500.00 Rp.

500.000.000.000.100.000. 7.00 15.400.000.00 5.000 = 156 Unit  Keterangan * Penerimaan .000.00 Rp. Biaya lain-lain Total biaya keseluruhan Rp.00 8.4000.00 * Pengeluaran .000.200.00 1.000.000. Rp.000.00 = Rp.000.00 Rp.00 x 30 hari = Rp.00 2.00 3.00 150.550.000.00 4. Rp.00 BEP modal awal = Rp.Pembelian alat .2. 45.400.00 • Laporan rugi laba.4.000.000.00 Rp.Jasa jahit Jumlah Perputaran Kas ( cash flow ) Bulan I Rp.Modal Awal .00 200.00 8.100.000.000 Biaya yang dikeluarkan  Bahan perlengkapan  BOP  Tenaga kerja  Lain-lain Jumlah • BEP ( Break Event point ) Harga jual Rp.000. Bulan III 7.000.000.000.000.8. Bulan II 6.000.00 15.7.400. 200.6.00 Rp.000. 150.000 Rp.00 Rp.000. Transportasi 6.000.00 + Rp. Perawatan 7.1.00 Rp.000. Rp.000.000.2.100.00 2.000.00 150.00 4. 45.450.500.00 14.Pembelian bahan baku . Listrik 8. Rp.7.000.00 + Rp.000.00 Rp.00 + Rp.100.100.000.Jumlah bahan baku dan bahan perlengkapan Rp.500.000. Rp.500.500.4. Rp. Penjualan jasa 6 x Rp.Listrik .000.000.000.00 Rp. 100.00 8.000.000.000. 200. 150.000.000.

Angsuran pinj.100.00 15.000.000.00 50.650.000.00 7.000.950.00 BAB III PENUTUP A.00 200.00 6.000.150.000. kemauan yang kuat .000.550.00 1. .Penerimaan .00 100.000.500.00 200.000. Jadi setiap usaha yang akan kita jalankan hendaknya direncanakan terlebih dahulu secara matang sehingga akan menghasilkan sesuatu sesuai dengan keinginan. Maka dari itu penulis mengharapkan kritik dan saran.Lain-lain Jumlah * Saldo Akhir .000.00 1.500.000.000.00 8.00 200.000.00 7.00 15.00 150.000.00 200.400.000. .450.00 8.00 200.000.000.000. Kesimpulan Suatu usaha yang dilandasi dengan tekat yang pasti . Saran Penulis menyadari bahwa proposal ini masih banyak kekurangan.Transportasi .550.00 7.Pengeluaran Jumlah 150.000.650.00 7.00 7.00 7.000.Gaji karyawan . B.950.150..00 14.00 1.000.000.00 50.000.500.500.000. dan kemampuan akan mendapat menghasilkan suatu hasil yang sangat memuaskan.000. Semoga dengan tersusunnya proposal ini akan membantu penyusun dalam menjalankan usaha yang akan dijalankan.Biaya perawatan .00 50.000.

Sarana / fasilitas yang direncanakan . 2. Oleh karena itu.ANALISA MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN 1.51/MNKLH/6/967.Pendahuluan Pada umumnya setiap pabrik. baik dampak positif ataupun dampak negative. bahwa kegiatan yang sedang atau beroperasi wajib membuat dokumen Penyajian Evaluasi Lingkungan (PEL).sudah barang tentu akan menimbulkan dampak. Melalui PEL ini diharapkan dapat diperoleh informasi ada atau tidak adanya dampak akibat usaha yang nantinya dapat digunakan untuk mencegah atau upaya pencegahan terhadap dampak linhkungan. atau tempat yang dipakai untuk pengelolaan usaha. sesuai dengan keputusan MENKLH No. Rencana usaha atau kegiatan a. Jenis usaha b. bangunan. Lencana lokasi c. Jarak lokasi dengan pemukiman d.

Dampak yang akan terjadi a. Sifat dan tolak ukur dampak 5.Upaya pemantauan lingkungan a. Flora dan fauna 4. Udara c. Konstruksi b. serta bahan tambahan a) Jumlah b) Volume c) Sifat bahan d) Asal pengambilan bahan e) System pengangkutan f) Cara penyimpanan g) Sistem pembuangan limbah 3) 4) 5) 6) Sumber air dan penggunaannya Sumber energi Tenaga kerja yang digunakan Proses produksi yang digunakan 3. Jenis dampak c.1) Luas areal tanah yang digunakan meliputi a) Bangunan utama b) Pemukiman tenaga kerja c) Panjang jalan dan data letak d) Peralatan yang digunakan dan kapasitasnya 2) Jenis bahan baku. Jenis dampak yang dipantau b. Sungai b.Upaya pengelolaan lingkungan a. Pasca konstruksi 6. Sumber-sumber yang kena dampak a. Cara pemantauan . Lokasi pemantauan c. Sumber dampak b. Waktu pemantauan d.

2.bertempat tinggal/memperluas/memperpanjang Izin Tempat Usaha bagi usaha…………………….terletak di…………………….. ……………… WALIKOTA MADYA KEPALA DAERAH TINGKAT II………………… Membaca : Surat permohonan tanggal…………….yang dijalankan/semula dijalankan dengan nama………………. BAI EDA Propinsi DIY 3... ……………………………………………………………………… ……………… Mengingat : . TENTANG TEMPAT USAHA Lampiran : 1. Memperhatikan : 1. Februari 2011 Pengelolaan usaha Laporan Disampaikan Kepada Yth 1. Hasil Sidang Team Rekomendasi Surat Izin Usaha tanggal……………………. Pemda TK I Propinsi DIY 4.Gunungkidul... Pembina Lingkungan Hidup Setwilda TK I. pemda TK II Setempat SURAT IZIN NOMOR :………………………………...dari……………………dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama………………. Propinsi DIY 2. Gambar denah 2..

Peraturan Pemerintah No.No. 8. Surat Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Perdagangan dan Koperasi No. :…………………………………………………….Instr/1971 tgl 10 Agustus 1971 beserta Pedoman Pelaksanaannya. Surat………………………………………………………… ………………………………………………………….: 702 th 1986 tanggal 21 Mei 1986 perihal Pembentukan Team Rekomendasi Surat Izin Tempat Usaha dan Tata Cara Pemberian Surat Izin Tempat Usaha. 5. 6. 2.tahun 1928. 1971/103/KP/V/71 tgl 19 mei 1971. Undang-undang No.. Hinder Ordonnante (LN Tahun No. .VIII.1.. :……………………………………………………. MENGIZINKAN Kepada : Nama Alamat Nama Perusahaan Jenis Perusahaan :…………………………………………………. 4. :……………………………………………………. 7..14 Th 1940 No. 116? B.... Surat Keputusan Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II Bandung NO.4 Th 1982 tanggal 11 Maret 1982 tentang Ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup. Alamat Perusahaan :……………………………………………………. 3.450 dan Peraturan daerah Gangguan……...1979/409/KPB/V/79 tanggal 23 Juni 1979 jo Surat Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Perdagangan No.29 tahun 1986 tanggal 5 Juni 1986 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan. Undang-undang No.29 th.56 th..1926) juncto tahun 1940 No. Instruksi Gubernur Propinsi………………….5 th 1974 (LN 1974 No.38 TLN No. 3037) tentang Pokok-pokok Pemerintahan di Daerah.

KETERTIBAN a. Harus menjaga ketertiban didalam dan disekitar perusahaan b. Harus mengikuti dan mentaati Undang-Undang Keselamatan Kerja.. I. Dalam menjalankan perusahaan. kecuali bagi perusahaan yang menurut ketentuan melakukan kegiatan usahanya 24 (dua puluh empat) jam. Harus menyediakan tempat kotoran/sampah yang ditentukan c. d. Perusahaan yang karena kegiatannya harus menggunakan atau menyediakan bahan yang mudah terbakar. Dalam perusahaan harus disediakan alat pemadam kebakaran minimal……………. e. Penggunaan bangunan usaha harus sesuai dengan Peraturan Bangunan…………….(……………)buah yang berjalan dengan baik dan sewaktu-waktu dapat dipergunakan. Harus mencegah atas kemungkinan akan terjadinya pencemaran lingkungan hidup d. Melebihi ketentuan jam kerja tersebut dalam butir b. 2. Harus menyediakan alat-alat Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) 3. . Kegiatan perusahaan hanya dapat dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada perusahaan tersebut c. pengusaha/pemilik/pengurus yang bersangkutan wajib mentaati syarat-syarat sebagai berikut : 1. d. Bangunan perusahaan harus terdiri dari bahan-bahan yang tidak mudah terbakar. Pengusaha diwajibkan untuk melengkapi izin-izin lain yang berkaitan dengan jenis / bentuk usahanya dari instalasi yang berwenang II. hanya dapat dilakukan dengan izin khusus.. harus disimpan sedemikian rupa sehingga aman sesuai dengan petunjuk teknis. c. Dilarang menyimpan barang-barang dipinggir jalan umum.. trotoar/berm atau dimuka dan dihalaman rumah orang lain. KEAMANAN a.Mesin Penggerak Dengan ketentuan : :……………………………………………………. Harus memelihara dan menjaga kebersihan dan kesehatan di dalam dan disekitar perusahaan b. KESEHATAN a. b.

Kepala Dinas Pengawas Bangunan Kodya DT II . Kelalaian dan/atau kesengajaan pengusaha sehingga melanggar syarat-syarat tersebut dictum II diatas. ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… III. Kepala bagian Perekonomian.n. KAPOLTABES Kota…………………………… 3.dan selambat-lambatnya 1 (satu) bulan sebelum jangka waktu tersebut berakhir harus mengajukan perpanjangan kepada kami melalui Bagian Perekonomian Kotamadya Daerah Tingkat II…………………………… V. dapat berakibat dicabutnya Surat Izin Tempat Usaha ini dan perusahaan dikerakan tindakan penutupan. WALIKOTAMADYA KEPALA DAERAH TINGKAT II ………………………………………. IV. Bapak Gubernur Kepala Daerah Tingkat I……… 2. A. ( Tanda Tangan ) Nama Terang NIP……………. Dalam penerimaan/penempatan tenaga kerja. b. dengan ketentuan akan ditinjau kembali. Kepala Kantor Departemen Perindustrian Kodya DT II 5. perusahaan diwajibkan untuk mengutamakan tenaga kerja dari penduduk sekitar tempat usaha yang mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kotamadya Daerah Tingkat II…………………. SYARAT-SYARAT LAIN a. Kepala Kantor Departemen Perdagangan Kodya DT II 6.4. : ………………………. Surat Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkannya. Kepala Inspeksi Pajak di………………………… 4. TEMBUSAN dari surat izin disampaikan kepada : 1. DITETAPKAN DI TANGGAL : ………………………. Izin Tempat Usaha ini diberikan untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun yaitu terhitung mulai tanggal…………………………………….

dan yang berkepentingan supaya menjadi maklum dan untuk sepertinya diatas REPUBLIK INDONESIA DEPARTEMENT PERDAGANGAN SURAT IZIN PERDAGANGAN (SIUP) NO SIUP : 007/10-25/PK/t/2005 NAMA PERUSAHAAN ALAMAT KANTOR PERUSAHAAN NAMA PEMILIK / PENANGGUNGJAWAB ALAMAT PEMILIK / PENANGGUNGJAWAB NOMOR POKOK WAJIB PAJAK GOLONGAN USAHA BIDANG USAHA : : : : : : : JENIS BARANG / JASA DAGANGAN UTAMA : SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN (SIUP) ISI BERLAKU UNTUK MELAKUKAN KEGIATAN PERDAGANGAN DI SELURUH WILAYAH REPUBLIK INDONESIA SELAMA PERUSAHAAN MASIH MENJALANKAN KEGIATAN USAHANYA. DIKELUARKAN DI GUNUNGKIDUL PADA TANGGAL . Camat Kecamatan………………………………. Kepala Dinas Tata Kota Kodya DT II 10. 16. 17. ………………………………………………….. Dan Satpol PP Kotamadya DT II 11. Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kotamadya DT II 9. Pembantu Walikotamadya Wilayah 14. Kepala Kelurahan……………………………….. Kepala Bagian Hukum Kodya DT II 8.7. Kepala Kantor DEPNAKER Kodya DT II 12. …………………………………………………... Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kodya DT II 13. 15...

b KEPALA BIDANG USAHA DAN SARANA PERDAGANGAN (…………………………….) NIP. .n MENTERI PERDAGANGAN KEPALA KANTOR WILAYAH DEPARTEMEN PERDAGANGAN PROPINSI DIY U.A.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->