PROPOSAL USAHA SKALA KECIL PRODUKSI BUSANA “TIA MODISTE”

Disusun Oleh : Nama No Absen Kelas NIS : Lestian Ambarwati : 11 : III Tata Busana I : 0814530 05 – 101 – 079 – 3

SMKN 1 WONOSARI Jalan Veteran, Wonosari, Gunungkidul 55812 Telp. (0274) 391054 Daerah Istimewa Yogyakarta 2010/2011

PROPOSAL USAHA SKALA KECIL PRODUKSI BUSANA “TIA MODISTE”

Disusun Oleh : Nama No Absen Kelas NIS : Lestian Ambarwati : 11 : III Tata Busana I : 0814530 05 – 101 – 079 – 3 TELAH DIUJIKAN DAN DIPRESENTASIKAN DI DEPAN PENGUJI Penguji

Drs. Bambang Sudaryono NIP.

Dra. Anastasia Onik Kartikaningsih, M.Pd NIP.

Wonosari, ……………… Mengetahui

Drs. Abdul Rochim NIP. 131796386

SMKN 1 WONOSARI Jalan Veteran, Wonosari, Gunungkidul Telp (0274) 391054 2010/2011

Wassalamu’alaikum Wr. Proposal ini disusun guna memenuhi tugas bidang studi kewirausahaan yang dapat memberikan dorongan kepada kita semua untuk senantiasa mau tergerak dalam kegiatan wirausaha. tidak lepas dari dorongan berbagai pihak yang turut berperan dalam penyelesaian proposal ini. 3. Maka dari itu penulis mengharap kritik dan saran untuk kesempurnaan pembuatan proposal berikutnya sehingga akhirnya proposal dapat digunakan untuk menjalankan usaha dengan baik. sehingga akhirnya penulis dapat menyelesaikan proposal usaha ini pada waktunya. Februari 2011 Penyusun . Bapak Bambang Sudaryono selaku pembimbing sekaligus guru kewirausahaan. Wb. Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua. Dalam penyusunan proposal ini. Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan proposal ini masih jauh dari sempurna. Teman-teman yang telah membantu terselessaikannya proposal ini. Wonosari. Orang tua yang telah memberikan dukungan materiil maupun spiritual.KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Wr. Abdul Rochim selaku kepala sekolah SMKN 1 WONOSARI. Wb. 4. 2. Bapak Drs. Maka dari itu penulis mengucapkan terima kasih kepada : 1.

................ C............................................................................... Aspek Produk .............................................................................................................................................................................................................................................................................. Aspek Teknis .................... E............................................................................................................................................. Kata Pengantar ....................... Perumusan Misi Usaha .... B. Lembar Pengesahan ................................................................................................................. Latar Belakang Usaha ................................................................................................................. F........................................... Aspek Keuangan.................. i ii iii iv v 1 1 1 1 1 BAB II.................................................. Aspek Manajemen ............................. PENDAHULUAN A........................... D......... Perumusan Visi Usaha ............................ Tujuan Usaha ...................................................................................................DAFTAR ISI Halaman Judul ............... Aspek Yuridis............................................................... B.................................. Aspek Pemasaran ...................... Kesimpulan ............................................. D.... 2 3 4 4 5 5 BAB III............................................................................................ E.............................. Daftar Isi ............... B...................................................... 8 8 ................................................................ PEMBAHASAN A............. C......... BAB I.............. PENUTUP A......... Diskripsi Umum ........ Diskripsi Usaha ... Saran ...................................................................................

mudah dijangkau oleh pelanggan. hingga pengemasan produk.Diskripsi Umum A. Informasi Usaha Usaha ini bergerak di bidang jasa jahit yang memproduksi busana dimulai dari proses pemilihan model. dan dekat dengan keramaian. Lokasi Usaha Usaha ini memilih tempat yang strategis letaknya. Dlingo. proses menjahit. sehingga memperkecil daya saing yang akan terjadi. pemotongan. pembuatan pola. Temuwuh. D. Dlingo. Selain tu usaha ini memilih tempat atau daerah yang belum banyak usaha yang sama. Nama dan Alamat Penanggungjawab Nama Alamat : Lestian Ambarwati : Jalan Patuk – Dlingo. . Nama dan Alamat Usaha Nama Usaha Alamat : TIA MODISTE : Jalan Patuk – Dlingo. Bantul B. Bantul C. Temuwuh. penyelesaian.

Memproduksi sebuah busana yang nyaman untuk dipakai. Perumusan Visi Usaha Mendirikan sebuah usaha mandiri yang terus berkembang dan terkenal ke berbagai daerah. Tujuan Usaha      Untuk mengurangi pengangguran. Mendapatkan banyak pelanggan. E.BAB I PENDAHULUAN A. Untuk mengembangkan bakat pemilik usaha. Diskripsi Usaha Usaha kecil ini baru akan berdiri. Membuka usaha pada bidang jasa jahit karena ingin mengembangkan bakat yang dimiliki pengusaha dan melayani pelanggan yang datang semaksimal mungkin. D. Perumusan Misi Usaha    Melayani pelanggan secara prima. Usaha ini dimulai dari proses pemesanan model oleh pelanggan yang membawa sendiri bahan utama sesuai dengan harapan pelanggan. memenuhi kebutuhan hidup. C. Memenuhi permintaan pasar. Untuk mendapatkan keuntungan. Memenuhi kebutuhan konsumen. Latar Belakang Usaha Usaha ini dilatarbelakangi oleh minat pemilik untuk memenuhi kebutuhan para penduduk sekitar. B. menciptakan lapangan kerja dan mengembangkan bakat yang dimiliki oleh pemilik. .

Jenis Produk Jenis usaha ini adalah jenis usaha jasa jahit yang menghasilkan sebuah produk busana wanita baik busana wanita anak maupun busana wanita dewasa. Aspek Produk 1. Bahan dan Peralatan P V M K P M R P M K Bahan dan peralatan yang diperlukan antara lain :  Benang jahit  Benang obras  Kain  Kapur jahit  Karbon jahit  Rader  Pita ukur (meteran)  Pendedel  Gunting kain  Penggaris panjang  Benang karet Peralatan yang digunakan antara lain :  Tempat usaha  Mesin jahit  Mesin obras  Mesin itik-itik  Setrika listrik  ayet  iselin  origula  ain keras  adding  acam-macam kancing  itsluiting  erekat  acam-macam hak  ufner .BAB II PEMBAHASAN A. 2.

00 50.000.400.00 + .000.00 Rp 50.00 100.00 150.000.00 = Rp Tenaga kerja 2 0rang x 750. Alat-alat pembantu lainnya 3.000.000.000.00 Proses Produksi Pembuatan desain Pengukuran Pemotongan bahan Menjahit Penyelesaian Pengemasan Rp 25.000.00 100. Target Pasar atau konsumen Biaya Penyusutan Mesin Mesin jahit Mesin obras Rp 50.00 + Rp 1.00 200.00 Rp 3.500.750.00 150.000.000.00 Lain-lain Rp 150.00 150.000.000. Kain furing Kain keras Fiselin Benang Kancing Ritsluiting Elastik Jarum mesin Padding 4.000.000.00 + Rp 1.000.000.00 100.000. • • • • • • B.00 100.000.000.00 Rencana Bahan (Biaya tidak tetap) = Rp = Rp = Rp = Rp = Rp = Rp = Rp = Rp = Rp 500.000.00 Rencana Biaya Produksi (Biaya Tetap) Biaya listrik Transportasi = Rp = Rp 150.000.     Total keseluruhan 6. Aspek Pemasaran Penelitian dan Analisis 1.500.000 Mesin itik-itik Rp 25.    1.00 5.

Aspek Teknis 1. 2. Display Dalam penanganan display pakaian yang sudah jadi adalah dengan dipasangkan dalam boneka (manaquine) ataupun digantung. Aspek Manajemen Kebutuhan Tenaga Kerja Kursi Gunting Tempat sampah Sprayer Perlengkapan mesin Alas kaki yang digunakan waktu menjahit . dan langsung ditangani oleh Persaingan yang terjadi di dunia menjahit di daerah ini belum terlalu ketat karena hampir tidak ada usaha sejenis. Dari pelanggan yang pernah datang ke Pelanggan langsung datang ke tempat usaha. 3. • • simple dan tidak berbelit-belit. Strategi Pemasaran Langsung Strategi pemasaran yang digunakan ada 2 cara. 2. C.  • • masyarakat llain. Ukuran dan Trend Pasar Produk yang dihasilkan modelnya sesuai dengan selera konsumen yang biasanya mengikuti perkembangan zaman.Target pasar atau konsumen yang diharapkan berasal dari kalangan masyarakat menengah ke bawah dan para pelajar. 4. Situasi Persaingan Memasang iklan. Lewat telepon untuk jenis busana yang Tidak langsung Memasang plakat di depan tempat usaha. • • • • • • D. dan usaha ini akan berusaha menghaslkan kualitas jahitan yang baik serta memberikan pelayanan yang memuaskan. yaitu :  pemilik.

• 07. E. gunting. hangus terkena setrika. Tim Manajemen Masalah Yang Potensial  Hasil kurang nyaman karena ukuran tidak sesuai dengan keinginan pelanggan.  Listrik mati. Usaha ini baru akan dimulai dan hanya mempunyai 1 orang karyawan. semaksimal mungkin segera mencari.  Terjadi kesalahan teknis.  Apabila kekurangan bahan. Peralatan yang digunakan harus diletakkan Memberikan pelayanan yang prima pada sebagaimanan mestinya agar tidak terjadi kecelakaan. robek. dan benda tajam lainnya kaki pada saat menjahit menggunakan dynamo Harus selalu menjaga kebersihan dan keamanan dilingkungan tempat kerja.    Tindakan Alternatif  Apabila terjadi ketidaknyamanan pakaian bias langsung diperbaiki hingga pelanggan merasa puas. Resiko dan Hambatan  Kurangnya kepercayaan pelanggan.  Apabila listrik mati bisa menggunakan peralatan manual. • • diletakkan sebagaimana mestinya Keselamatan Kerja Karyawan harus selalu menggunakan alas Jarum.  Kekurangan bahan. misalnya salah potong. Aspek Yuridis 1.  Bila sulit mencari bahan produksi bias menggantinya dengan bahan substitusi.  Sulit mencari bahan produksi yang sesuai. Tata Tertib Karyawan dapat mulai bekerja dari pukul .00 • • • pelanggan. 2.

100.00 Rp. 200.00 Rp.00 Rp.00 .000.000. Gaji/ upah karyawan 2 orang x 750.00 Rp.000.000.000.000 @1.00 + Rp.000 - Rp.000.1.000.000.250. 500.2.000.00 Rp.000. 200.00 Rp.00 Rp.000.000.000.000.000.00 Rp.00 Rp.7. Aspek Keuangan 1.000 @700. 200.000 = 1.4.000. Bahan baku • Alat  2 mesin jahit  1 mesin obras  1 mesin itik-itik  1 meja potong  1 setrika  1 papan setrika  Peralatan jahit 4.000 @200.000.00 + Rp.000.00 + Rp.400.000.000 @100. 700.250.500. 500.400.000.5. 100. 100.000. 100.00 @700.000 3. Bahan perlengkapan • • • • • • • • • • Kain furing Benang obras Benang jahit Kain keras Fiselin Hak Kancing Ritsluitingh Elastis Jarum Membuang sampah pada tempatnya Ada ventilasi udara dan cahaya yang cukup Disediakan air minum sewaktu-waktu Mematuhi segala prosedur keselamatan kerja Rp. 200.00 Rp.00 Rp. 250.000.00 Rp.00 Rp.000.00 Rp. Modal Modal sendiri Modal asing 2.000 @500. 150.00 Rp.000.000.00 Rp. 300.• • • karyawan letih • F. 150.1.2.00 Rp.000.

00 150.4.000.00 Rp.000.00 * Pengeluaran .000.550. 150.000. 150.000 Rp.000.00 + Rp. 45.00 2.7.000.000.4000.100. 500.000.00 15.400.400.000. Bulan III 7.000. Perawatan 7.100.2.Jasa jahit Jumlah Perputaran Kas ( cash flow ) Bulan I Rp. Transportasi 6.000.100.000.00 Rp.000.4.500.500.00 2. 45.000.000.00 4.100.1.00 8.000.000.Pembelian alat .000.000.00 1.00 5. Penjualan jasa 6 x Rp.00 + Rp.000.000.Pembelian bahan baku . Rp.000.000 = 156 Unit  Keterangan * Penerimaan .00 150.500. 100.00 Rp.000.000.2.00 Rp. Rp.7.000.Listrik .00 BEP modal awal = Rp.00 8. Listrik 8.000.6. Bulan II 6.000 Biaya yang dikeluarkan  Bahan perlengkapan  BOP  Tenaga kerja  Lain-lain Jumlah • BEP ( Break Event point ) Harga jual Rp. 200.000.00 200.000.00 3.00 • Laporan rugi laba.200.00 x 30 hari = Rp.100.00 15. Rp.000.00 8. Rp. Biaya lain-lain Total biaya keseluruhan Rp.8.000.000.00 4.00 + Rp. Rp.000.00 Rp. 200.450. 7.Jumlah bahan baku dan bahan perlengkapan Rp.500. Rp.00 = Rp.00 Rp.00 Rp.00 14.Modal Awal .000.000.400.000.000.000.00 Rp.000.000.000.

.00 1.400.Angsuran pinj.Biaya perawatan .00 7.00 14.950. dan kemampuan akan mendapat menghasilkan suatu hasil yang sangat memuaskan.000.550. Kesimpulan Suatu usaha yang dilandasi dengan tekat yang pasti .150.550.00 8.150.00 15.000.000.00 BAB III PENUTUP A.000.00 200.000.000.00 150.450.00 200.500.00 1.000.650.Lain-lain Jumlah * Saldo Akhir .00 7. Saran Penulis menyadari bahwa proposal ini masih banyak kekurangan.000.00 1.000. B.500..000.00 8. Maka dari itu penulis mengharapkan kritik dan saran.000.000.000.00 200. Semoga dengan tersusunnya proposal ini akan membantu penyusun dalam menjalankan usaha yang akan dijalankan.500.000.00 7.00 7.00 15.000.Gaji karyawan .000.Transportasi .000.000. Jadi setiap usaha yang akan kita jalankan hendaknya direncanakan terlebih dahulu secara matang sehingga akan menghasilkan sesuatu sesuai dengan keinginan.00 7.Pengeluaran Jumlah 150.00 100.00 200.00 7.000.000.000.000.00 50.650. .500.000.00 50. kemauan yang kuat .00 6.Penerimaan .100.000.000.00 50.00 200.950.000.

bangunan. Oleh karena itu. Jarak lokasi dengan pemukiman d. sesuai dengan keputusan MENKLH No. Lencana lokasi c.ANALISA MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN 1.Pendahuluan Pada umumnya setiap pabrik.sudah barang tentu akan menimbulkan dampak. Melalui PEL ini diharapkan dapat diperoleh informasi ada atau tidak adanya dampak akibat usaha yang nantinya dapat digunakan untuk mencegah atau upaya pencegahan terhadap dampak linhkungan. Jenis usaha b. Sarana / fasilitas yang direncanakan . atau tempat yang dipakai untuk pengelolaan usaha. 2. bahwa kegiatan yang sedang atau beroperasi wajib membuat dokumen Penyajian Evaluasi Lingkungan (PEL). baik dampak positif ataupun dampak negative. Rencana usaha atau kegiatan a.51/MNKLH/6/967.

Udara c. Lokasi pemantauan c. Waktu pemantauan d. Jenis dampak c. Sumber-sumber yang kena dampak a. Pasca konstruksi 6. Sumber dampak b. Cara pemantauan . Flora dan fauna 4. Dampak yang akan terjadi a.1) Luas areal tanah yang digunakan meliputi a) Bangunan utama b) Pemukiman tenaga kerja c) Panjang jalan dan data letak d) Peralatan yang digunakan dan kapasitasnya 2) Jenis bahan baku. serta bahan tambahan a) Jumlah b) Volume c) Sifat bahan d) Asal pengambilan bahan e) System pengangkutan f) Cara penyimpanan g) Sistem pembuangan limbah 3) 4) 5) 6) Sumber air dan penggunaannya Sumber energi Tenaga kerja yang digunakan Proses produksi yang digunakan 3. Sifat dan tolak ukur dampak 5.Upaya pengelolaan lingkungan a. Jenis dampak yang dipantau b. Konstruksi b. Sungai b.Upaya pemantauan lingkungan a.

pemda TK II Setempat SURAT IZIN NOMOR :………………………………. Propinsi DIY 2..dari……………………dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama………………..bertempat tinggal/memperluas/memperpanjang Izin Tempat Usaha bagi usaha……………………. Gambar denah 2.yang dijalankan/semula dijalankan dengan nama………………. Memperhatikan : 1.. Pembina Lingkungan Hidup Setwilda TK I. Pemda TK I Propinsi DIY 4. ……………… WALIKOTA MADYA KEPALA DAERAH TINGKAT II………………… Membaca : Surat permohonan tanggal……………. TENTANG TEMPAT USAHA Lampiran : 1. Februari 2011 Pengelolaan usaha Laporan Disampaikan Kepada Yth 1. ……………………………………………………………………… ……………… Mengingat : . BAI EDA Propinsi DIY 3.terletak di……………………..... Hasil Sidang Team Rekomendasi Surat Izin Usaha tanggal……………………..Gunungkidul. 2.

29 th..1979/409/KPB/V/79 tanggal 23 Juni 1979 jo Surat Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Perdagangan No.1926) juncto tahun 1940 No.29 tahun 1986 tanggal 5 Juni 1986 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan.tahun 1928.. Hinder Ordonnante (LN Tahun No. Instruksi Gubernur Propinsi…………………. 116? B. :…………………………………………………….. Surat Keputusan Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II Bandung NO. Surat………………………………………………………… …………………………………………………………. :……………………………………………………. Surat Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Perdagangan dan Koperasi No. MENGIZINKAN Kepada : Nama Alamat Nama Perusahaan Jenis Perusahaan :………………………………………………….: 702 th 1986 tanggal 21 Mei 1986 perihal Pembentukan Team Rekomendasi Surat Izin Tempat Usaha dan Tata Cara Pemberian Surat Izin Tempat Usaha. 3037) tentang Pokok-pokok Pemerintahan di Daerah.56 th. Alamat Perusahaan :……………………………………………………. Undang-undang No. 7.. Peraturan Pemerintah No. Undang-undang No..1. :…………………………………………………….5 th 1974 (LN 1974 No.Instr/1971 tgl 10 Agustus 1971 beserta Pedoman Pelaksanaannya. . 6..4 Th 1982 tanggal 11 Maret 1982 tentang Ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup..VIII. 4.No. 2.14 Th 1940 No. 8. 1971/103/KP/V/71 tgl 19 mei 1971. 5..38 TLN No..450 dan Peraturan daerah Gangguan……. 3.

d. Melebihi ketentuan jam kerja tersebut dalam butir b. Perusahaan yang karena kegiatannya harus menggunakan atau menyediakan bahan yang mudah terbakar. Harus menyediakan tempat kotoran/sampah yang ditentukan c. Harus mencegah atas kemungkinan akan terjadinya pencemaran lingkungan hidup d.. KESEHATAN a. Harus mengikuti dan mentaati Undang-Undang Keselamatan Kerja. e. Dalam perusahaan harus disediakan alat pemadam kebakaran minimal…………….Mesin Penggerak Dengan ketentuan : :……………………………………………………. 2. hanya dapat dilakukan dengan izin khusus. Bangunan perusahaan harus terdiri dari bahan-bahan yang tidak mudah terbakar.(……………)buah yang berjalan dengan baik dan sewaktu-waktu dapat dipergunakan.. KETERTIBAN a. Dilarang menyimpan barang-barang dipinggir jalan umum. harus disimpan sedemikian rupa sehingga aman sesuai dengan petunjuk teknis.. Pengusaha diwajibkan untuk melengkapi izin-izin lain yang berkaitan dengan jenis / bentuk usahanya dari instalasi yang berwenang II. b. pengusaha/pemilik/pengurus yang bersangkutan wajib mentaati syarat-syarat sebagai berikut : 1. Harus memelihara dan menjaga kebersihan dan kesehatan di dalam dan disekitar perusahaan b. c. Harus menjaga ketertiban didalam dan disekitar perusahaan b. KEAMANAN a. Dalam menjalankan perusahaan. trotoar/berm atau dimuka dan dihalaman rumah orang lain. Harus menyediakan alat-alat Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) 3. I. kecuali bagi perusahaan yang menurut ketentuan melakukan kegiatan usahanya 24 (dua puluh empat) jam. d. Penggunaan bangunan usaha harus sesuai dengan Peraturan Bangunan……………. Kegiatan perusahaan hanya dapat dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada perusahaan tersebut c. .

dapat berakibat dicabutnya Surat Izin Tempat Usaha ini dan perusahaan dikerakan tindakan penutupan. TEMBUSAN dari surat izin disampaikan kepada : 1. Surat Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkannya. SYARAT-SYARAT LAIN a. Dalam penerimaan/penempatan tenaga kerja. Kepala Inspeksi Pajak di………………………… 4. IV. Kelalaian dan/atau kesengajaan pengusaha sehingga melanggar syarat-syarat tersebut dictum II diatas.dan selambat-lambatnya 1 (satu) bulan sebelum jangka waktu tersebut berakhir harus mengajukan perpanjangan kepada kami melalui Bagian Perekonomian Kotamadya Daerah Tingkat II…………………………… V. Kepala Dinas Pengawas Bangunan Kodya DT II . Bapak Gubernur Kepala Daerah Tingkat I……… 2. ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… III. Izin Tempat Usaha ini diberikan untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun yaitu terhitung mulai tanggal……………………………………. DITETAPKAN DI TANGGAL : ……………………….4. : ………………………. WALIKOTAMADYA KEPALA DAERAH TINGKAT II ………………………………………. perusahaan diwajibkan untuk mengutamakan tenaga kerja dari penduduk sekitar tempat usaha yang mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kotamadya Daerah Tingkat II…………………. A. KAPOLTABES Kota…………………………… 3.n. b. dengan ketentuan akan ditinjau kembali. Kepala Kantor Departemen Perdagangan Kodya DT II 6. Kepala Kantor Departemen Perindustrian Kodya DT II 5. ( Tanda Tangan ) Nama Terang NIP……………. Kepala bagian Perekonomian.

Kepala Kantor DEPNAKER Kodya DT II 12..7.. Pembantu Walikotamadya Wilayah 14. 15. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kodya DT II 13.. Camat Kecamatan……………………………….. Kepala Bagian Hukum Kodya DT II 8.. …………………………………………………. 16.. Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kotamadya DT II 9. dan yang berkepentingan supaya menjadi maklum dan untuk sepertinya diatas REPUBLIK INDONESIA DEPARTEMENT PERDAGANGAN SURAT IZIN PERDAGANGAN (SIUP) NO SIUP : 007/10-25/PK/t/2005 NAMA PERUSAHAAN ALAMAT KANTOR PERUSAHAAN NAMA PEMILIK / PENANGGUNGJAWAB ALAMAT PEMILIK / PENANGGUNGJAWAB NOMOR POKOK WAJIB PAJAK GOLONGAN USAHA BIDANG USAHA : : : : : : : JENIS BARANG / JASA DAGANGAN UTAMA : SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN (SIUP) ISI BERLAKU UNTUK MELAKUKAN KEGIATAN PERDAGANGAN DI SELURUH WILAYAH REPUBLIK INDONESIA SELAMA PERUSAHAAN MASIH MENJALANKAN KEGIATAN USAHANYA. Dan Satpol PP Kotamadya DT II 11. Kepala Kelurahan………………………………. 17. Kepala Dinas Tata Kota Kodya DT II 10. …………………………………………………. DIKELUARKAN DI GUNUNGKIDUL PADA TANGGAL .

n MENTERI PERDAGANGAN KEPALA KANTOR WILAYAH DEPARTEMEN PERDAGANGAN PROPINSI DIY U.) NIP. .b KEPALA BIDANG USAHA DAN SARANA PERDAGANGAN (…………………………….A.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful