Departemen Keuangan RI Direktorat Jenderal Pajak

SPT Masa Pajak Penghasilan Pasal 21 dan/atau Pasal 26
Formulir ini digunakan untuk melaporkan kewajiban Pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 21 dan/atau Pasal 26

SPT Normal SPT Pembetulan Ke-____

Tahun Kalender

Formulir

20 11
(Bulan/Tahun)

1721
20

Masa Pajak

0 1
Bagian A – Informasi Identitas Wajib Pajak

/
0

2 0 1 1

1 2 3 4

NPWP
Nama WP

3

1

2

3

0

8

8

9

3

-

4

1

6

0

0

PT MITRADUTA KRIYA UTAMA JL DAAN MOGOT KM 19.8 NO.59 RT 04 RW 01 KELURAHAN KEBON BESAR KECAMATAN BATU CEPER - TANGERANG 021 6293803

Alamat
Nomor Telepon

5

Alamat Email

hrd_mitradutaku@yahoo.com

Bagian B – Objek Pajak
No (1) Golongan Penerima Penghasilan (2) Jumlah Penerima Penghasilan (3) Jumlah Penghasilan Bruto (Rp) (4) Jumlah Pajak Terutang (Rp) (5)

6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22

Pegawai Tetap Penerima Pensiun Berkala Pegawai Tidak Tetap atau Tenaga Kerja Lepas Distributor MLM Petugas Dinas Luar Asuransi Penjaja Barang Dagangan Tenaga Ahli Anggota Dewan Komisaris atau Dewan Pengawas yang tidak Merangkap sebagai Pegawai Tetap Mantan Pegawai yang Menerima Jasa Produksi, Tantiem, Bonus atau Imbalan Lain Pegawai yang Melakukan Penarikan Dana Pensiun Peserta Kegiatan Bukan Pegawai yang Menerima Penghasilan yang Bersifat Berkesinambungan Bukan Pegawai yang Menerima Penghasilan yang Tidak Bersifat Berkesinambungan Pegawai atau Pemberi Jasa sebagai Wajib Pajak Luar Negeri Jumlah Bagian B (Penjumlahan Angka 6 s.d. 19) PPh Pasal 21 dan/atau Pasal 26 yang telah Disetor pada Masa Pajak Januari s.d. November (Diisi hanya pada Masa Pajak Desember)

3

2,812,813

0

3

2,812,813

0

STP PPh Pasal 21 dan/atau Pasal 26 (hanya Pokok Pajak) Kelebihan setor PPh Pasal 21 dan/atau Pasal 26 dari: Masa Pajak Tahun Kalender

23

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12
0 0

24 25

Jumlah (angka 21 + angka 22 + angka 23) PPh Pasal 21 dan/atau Pasal 26 yang Kurang (Lebih) Disetor (angka 20 – angka 24) 25a. Penyetoran dengan SSP PPh Pasal 21 Ditanggung Pemerintah 25b. Penyetoran dengan SSP

Jika SPT Pembetulan, maka dilanjutkan ke angka 26 dan 27

26 27 28

PPh Pasal 21 dan/atau Pasal 26 yang Kurang (Lebih) Disetor pada SPT yang Dibetulkan (merupakan pindahan dari Bagian B Angka 25 dari SPT yang Dibetulkan) PPh Pasal 21 dan/atau Pasal 26 yang Kurang (Lebih) Disetor karena pembetulan (angka 25 – angka 26) Kelebihan setor pada angka 25 atau angka 27 akan dikompensasikan ke Masa Pajak Tahun

Catatan:
Khusus Untuk Masa Pajak Desember, Jumlah Penghasilan Bruto (kolom 4) dan Jumlah Pajak Terutang (kolom 5) pada angka 6 sampai dengan angka 20 diisi jumlah kumulatif dalam Tahun Kalender yang bersangkutan.

penjaja barang dagangan yang tidak berstatus pegawai atau penerima penghasilan lainnya yang menerima penghasilan dari pemotong PPh Pasal 21 secara berkesinambungan.03/2008). bagi wanita kawin. 2. Pemotongan tersebut hanya berlaku untuk pemotongan PPh Pasal 21 yang bersifat tidak final. Penerima pensiun yang dibayarkan secara bulanan. Anggota TNI/POLRI dan Pensiunan yang Menerima Honorarium dan Imbalan Lain yang Dibebankan Kepada Keuangan Negara/Daerah Jumlah Bagian C (Penjumlahan Angka 29 s. Namun ketentuan ini tidak berlaku jika penghasilan bruto ini telah melebihi Rp 1. Syarat bagi penerima penghasilan bukan pegawai untuk mendapatkan pengurangan PTKP yaitu orang pribadi bukan pegawai penerima penghasilan tersebut harus memiliki NPWP (untuk wanita kawin.00 setahun atau Rp 500. upah satuan. gratifikasi. (Pasal 1 PMK 250/PMK. Pegawai tidak tetap atau tenaga kerja lepas yang dibayarkan secara bulanan. 4.400.03/2008). 3.000 (jika upah tersebut diakumulasikan selama sebulan) atau jika penghasilan upah harian ini dibayarkan secara bulanan (Pasal 1 dan Pasal 2 PMK 254/PMK.000.03/2008) PTKP BAGI PENERIMA PENGHASILAN BUKAN PEGAWAI PTKP Bagi orang pribadi bukan Pegawai seperti petugas dinas luar asuransi yang tidak berstatus sebagai pegawai. tantiem.000. BIAYA JABATAN Biaya Jabatan ditetapkan sebesar 5% dari penghasilan bruto dengan jumlah setinggi-tingginya Rp 6. kepada pemotong PPh Pasal 21 (Pasal 12 PMK 252/PMK.00 sebulan. 5.03/2008).d 30) 30 31 0 0 0 Bagian D – Lampiran a) Surat Setoran Pajak ____ lembar b) Surat Setoran Pajak PPh Pasal 21 DTP e) Daftar Bukti Pemotongan Pajak Penghasilan Final c) Surat Kuasa Khusus/Surat Keterangan Kematian d) Daftar Bukti Pemotongan Pajak Penghasilan Tidak Final f) Formulir 1721 – I (Disampaikan hanya pada Masa Pajak Desember) i) g) Formulir 1721 – II (Disampaikan hanya pada Masa Pajak terjadi perubahan Pegawai Tetap) h) Daftar Biaya untuk Wajib Pajak yang Tidak Wajib Menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan (Disampaikan hanya pada Masa Pajak Desember) Bagian E – Pernyataan dan Tanda Tangan Dengan menyadari sepenuhnya akan segala akibatnya termasuk sanksi . . sehingga jumlah PPh yang dipotong tarifnya menjadi 120% dari jumlah PPh Pasal 21 yang seharusnya dipotong. upah mingguan.000. dan Pembayaran Lain Sejenis yang Dibayarkan Sekaligus Pejabat Negara.000. 14.sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. upah borongan dan uang saku harian yang tidak dibayarkan secara bulanan. saya menyatakan bahwa apa yang telah saya beritahukan di atas beserta lampiran-lampirannya adalah benar.000.00 sebulan. tarif pemotongan PPh Pasal 21 adalah dengan menggunakan tarif Pasal 17 ayat (1) huruf a UU PPh atas penghasilan yang diterima oleh: 1. Tunjangan Hari Tua atau Jaminan Hari Tua. PEMOTONGAN PPh PASAL 21 YANG TIDAK MEMILIKI NPWP Atas penghasilan yang dibayarkan kepada pegawai dan bukan pegawai yang tidak memiliki NPWP.Bagian C – Objek Pajak – Final No Golongan Penerima Penghasilan Jumlah Penerima Penghasilan Jumlah Penghasilan Bruto (Rp) (4) Jumlah Pajak Terutang (Rp) (5) (1) (2) (3) 29 Penerima Uang Pesangon. (Pasal 20 PMK 252/PMK.00 sehari tidak dipotong PPh Pasal 21. Uang Manfaat Pensiun. Peserta program pensiun yang berstatus sebagai pegawai yang melakukan penarikan Dana Pensiun. distributor MLM atau direct selling. Anggota dewan komisaris atau dewan pengawas yang tidak merangkap sebagai pegawai tetap yang menerima atau memperoleh honorarium atau imbalan yang bersifat tidak teratur. PEMOTONG PAJAK (PIMPINAN) Kuasa Wajib Pajak Diisi oleh Petugas SPT Masa Diterima: Langsung dari WP Melalui Pos Tanggal (dd/mm/yyyy) Tanda Tangan Nama M 2 A 6 D E 3 6 S 0 U K 3 A 2 R 3 M A 5 NPWP - 4 1 3 0 0 0 Tanda Tangan Tanggal (dd/mm/yyyy) ___/___/_____ ___/___/_____ TARIF PPh PASAL 21 MENGGUNAKAN TARIF PASAL 17 UU PPh Dalam ketentuan baru ini. 8. Peserta kegiatan setiap kali menerima pembayaran yang bersifat utuh dan tidak dipecah. Pegawai tetap. maka suaminya harus memiliki NPWP) dan memberikan fotokopi kartu NPWP miliknya (atau milik suaminya. Bukan pegawai yang menerima imbalan yang berkesinambungan. 10.320. 7. Pegawai Negeri Sipil. 6. dikenakan Pemotongan PPh Pasal 21 dengan tarif yang lebih tinggi 20% daripada tarif yang diterapkan dalam PPh Pasal 21. (Pasal 13. Biaya Pensiun ditetapkan sebesar 5% dari penghasilan bruto dengan jumlah setinggi-tingginya Rp 2.03/2008) BATAS UPAH HARIAN YANG TIDAK DIPOTONG PPh PASAL 21 Batas penghasilan bruto yang diterima atau diperoleh pegawai harian.00 setahun atau Rp 200. 9. lengkap dan jelas. bonus atau imbalan lain yang bersifat tidak teratur. Pegawai tidak tetap atau tenaga kerja lepas berupa upah harian.000. mingguan dan pegawai tidak tetap lainnya sampai dengan jumlah Rp 150. 15 dan 16 PMK 252/PMK. Mantan pegawai yang menerima atau memperoleh jasa produksi. Bukan pegawai yang menerima pembayaran yang bersifat tidak berkesinambungan.

d. 4. 14. B. 20) Pegawai Tetap dan Penerima Pensiun atau THT/JHT yang Penghasilan Netonya tidak Melebihi PTKP ……. 5. 12. DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI . 2. 3. 10. 18. Orang C. 7.Departemen Keuangan RI Direktorat Jenderal Pajak DAFTAR BUKTI PEMOTONGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 DAN/ATAU PASAL 26 UNTUK PEGAWAI TETAP DAN PENERIMA PENSIUN BERKALA 172 2 Tahun K A. Pegawai Tetap dan Penerima Pensiun atau THT/JHT yang Penghasilan Netonya Melebihi PTKP (jumlah nomor 1 s. DAFTAR PEGAWAI TETAP DAN PENERIMA PENSIUN ATAU THT/JHT YANG PENGHASILAN NETONYA MELEBIHI PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK (PTKP) No (1) NPWP (2) Nama Wajib Pajak (3) Penghasilan Bruto (Rupiah) (4) 1. A1. 19. 20. 9. 15. Halaman ke 1 dari Jumlah (A1 + B) 8 Halaman JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI. 17. 13. 16. 6. 11. 8.

I Tahun Kalender 0 THT/JHT YANG PENGHASILAN NETONYA PPh Pasal 21 dan/atau Pasal 26 Terutang (Rupiah) (5) APAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI .1721 .

24. 20) Pegawai Tetap dan Penerima Pensiun atau THT/JHT yang Penghasilan Netonya tidak Melebihi PTKP ……. 33. 37. 22.d. Halaman ke 2 dari Jumlah (A1 + B) 8 Halaman JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI. DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI . 40. 26. 23. 25.Departemen Keuangan RI Direktorat Jenderal Pajak DAFTAR BUKTI PEMOTONGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 DAN/ATAU PASAL 26 UNTUK PEGAWAI TETAP DAN PENERIMA PENSIUN BERKALA 172 2 Tahun K A. Pegawai Tetap dan Penerima Pensiun atau THT/JHT yang Penghasilan Netonya Melebihi PTKP (jumlah nomor 1 s. B. DAFTAR PEGAWAI TETAP DAN PENERIMA PENSIUN ATAU THT/JHT YANG PENGHASILAN NETONYA MELEBIHI PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK (PTKP) No (1) NPWP (2) Nama Wajib Pajak (3) Penghasilan Bruto (Rupiah) (4) 21. 30. 27. Orang C. A1. 35. 34. 31. 29. 38. 28. 39. 36. 32.

46.I Tahun Kalender 0 Departemen Keuangan RI Direktorat Jenderal Pajak DAFTAR BUKTI PEMOTONGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 DAN/ATAU PASAL 26 UNTUK PEGAWAI TETAP DAN PENERIMA PENSIUN BERKALA A. PPh Pasal 21 dan/atau Pasal 26 Terutang (Rupiah) (5) DAFTAR PEGAWAI TETAP DAN PENERIMA PENSIUN ATAU THT/JHT YANG PENGHAS MELEBIHI PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK (PTKP) No (1) NPWP (2) Nama Wajib Pajak (3) 41. 60. 43. DAPAT DIBUAT SENDIRI SE . A1. 58. 57.1721 . 48. 51. 54. 56. 42. 49. 50. 20) Pegawai Tetap dan Penerima Pensiun atau THT/JHT yang Penghasilan Netonya tidak Melebihi PTKP ……. 44. B. Orang C. 47. 59. 52. 55. 53.d. Pegawai Tetap dan Penerima Pensiun atau THT/JHT yang Penghasilan Netonya Melebihi PTKP (jumlah nomor 1 s. 45. Halaman ke 3 dari Jumlah (A1 + B) 8 Halaman UK INI JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI.

AN PAJAK 1721 . 64. 69. 75.I Tahun Kalender 2 0 Departemen Keuangan RI DAFTA SAL 26 P DAN RKALA Direktorat Jenderal Pajak PA UN PE PENGHASILAN NETONYA PPh Pasal 21 dan/atau Pasal 26 Terutang (Rupiah) (5) A. 70. DAFTAR PEGAWAI TETAP DAN PENERIMA PENSIUN MELEBIHI PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK (PTKP No (1) Penghasilan Bruto (Rupiah) (4) NPWP (2) N 61. 77. 66. 78. 74. Halaman ke 4 dari Jumlah (A1 + B) 8 Halaman Pegawai Tetap dan Penerima Pensiun atau THT/JHT yan ENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUK . 68. 71.d Penghasilan Netonya tidak Melebihi PTKP ……. 65. 79. 72. 73. B. 63. 67. 62. Pegawai Tetap dan Penerima Pensiun atau THT/JHT yan Penghasilan Netonya Melebihi PTKP (jumlah nomor 1 s. 80. 76. A1. Orang C.

94. 95.d. 86. 87. 83. 93. 98. 92. 96. A1. B. HT/JHT yang Pegawai Tetap dan Pe nomor 1 s. 20) Penghasilan Netonya M HT/JHT yang Pegawai Tetap dan Pe …. 84. 99. 100. 91. Orang C. 85.DAFTAR BUKTI PEMOTONGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 DAN/ATAU PASAL 26 UNTUK PEGAWAI TETAP DAN PENERIMA PENSIUN BERKALA 1721 . 88. 90. 97. 89. DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI JIKA . PPh Pasal 21 dan/atau Pasal 26 Terutang (Rupiah) (5) DAFTAR PEGAWAI T MELEBIHI PENGHAS No (1) Penghasilan Bruto (Rupiah) (4) N 81. 82. Penghasilan Netonya t + B) Halaman ke K MENCUKUPI.I Tahun Kalender 2 0 PENSIUN ATAU THT/JHT YANG PENGHASILAN NETONYA JAK (PTKP) Nama Wajib Pajak (3) A.

Orang Jumlah (A1 + B) 5 dari 8 Halaman ap dan Penerima Pensiun atau THT/JHT yang JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI. 20) Netonya tidak Melebihi PTKP …….Departemen Keuangan RI Direktorat Jenderal Pajak DAFTAR BUKTI PEMOTONGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 DAN/ATAU PASAL 26 UNTUK PEGAWAI TETAP DAN PENERIMA PENSIUN BERKALA 1721 .d.I Tahun Kalender 2 0 GAWAI TETAP DAN PENERIMA PENSIUN ATAU THT/JHT YANG PENGHASILAN NETONYA ENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK (PTKP) NPWP (2) Nama Wajib Pajak (3) Penghasilan Bruto (Rupiah) (4) PPh Pasal 21 dan/atau Pasal 26 Terutang (Rupiah) (5) ap dan Penerima Pensiun atau THT/JHT yang Netonya Melebihi PTKP (jumlah nomor 1 s. DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI .

115.d. DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI . 20) Pegawai Tetap dan Penerima Pensiun atau THT/JHT yang Penghasilan Netonya tidak Melebihi PTKP ……. 102. 119. 106. B. 114. DAFTAR PEGAWAI TETAP DAN PENERIMA PENSIUN ATAU THT/JHT YANG PENGHASILAN NETONYA MELEBIHI PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK (PTKP) No (1) NPWP (2) Nama Wajib Pajak (3) Penghasilan Bruto (Rupiah) (4) 101. 104. Pegawai Tetap dan Penerima Pensiun atau THT/JHT yang Penghasilan Netonya Melebihi PTKP (jumlah nomor 1 s. 108. 107. 109. 103. 117. 111. A1. 112. 118. 105. 116. 120. 113.Departemen Keuangan RI Direktorat Jenderal Pajak DAFTAR BUKTI PEMOTONGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 DAN/ATAU PASAL 26 UNTUK PEGAWAI TETAP DAN PENERIMA PENSIUN BERKALA 172 2 Tahun K A. Halaman ke 6 dari Jumlah (A1 + B) 8 Halaman JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI. Orang C. 110.

139. 135. 138. 131. 132. Halaman ke 7 dari Jumlah (A1 + B) 8 Halaman UK INI JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI. B. 126.I Tahun Kalender 0 Departemen Keuangan RI Direktorat Jenderal Pajak DAFTAR BUKTI PEMOTONGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 DAN/ATAU PASAL 26 UNTUK PEGAWAI TETAP DAN PENERIMA PENSIUN BERKALA A. 123. 122. 127.d. 140. PPh Pasal 21 dan/atau Pasal 26 Terutang (Rupiah) (5) DAFTAR PEGAWAI TETAP DAN PENERIMA PENSIUN ATAU THT/JHT YANG PENGHAS MELEBIHI PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK (PTKP) No (1) NPWP (2) Nama Wajib Pajak (3) 121. 129. 20) Pegawai Tetap dan Penerima Pensiun atau THT/JHT yang Penghasilan Netonya tidak Melebihi PTKP ……. 124. 134. 137. 128. Pegawai Tetap dan Penerima Pensiun atau THT/JHT yang Penghasilan Netonya Melebihi PTKP (jumlah nomor 1 s. 133. Orang C. 125. 136. DAPAT DIBUAT SENDIRI SE . 130. A1.1721 .

142. 153. 159. 157. 149. Halaman ke 8 dari Jumlah (A1 + B) 8 Halaman Pegawai Tetap dan Penerima Pensiun atau THT/JHT yan ENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUK . 143. 144.I Tahun Kalender 2 0 Departemen Keuangan RI DAFTA SAL 26 P DAN RKALA Direktorat Jenderal Pajak PA UN PE PENGHASILAN NETONYA PPh Pasal 21 dan/atau Pasal 26 Terutang (Rupiah) (5) A. 148. Orang C. 151. 146. 145.d Penghasilan Netonya tidak Melebihi PTKP ……. DAFTAR PEGAWAI TETAP DAN PENERIMA PENSIUN MELEBIHI PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK (PTKP No (1) Penghasilan Bruto (Rupiah) (4) NPWP (2) N 141.AN PAJAK 1721 . 155. 152. 158. 150. A1. 156. 154. 160. B. 147. Pegawai Tetap dan Penerima Pensiun atau THT/JHT yan Penghasilan Netonya Melebihi PTKP (jumlah nomor 1 s.

20) Pensiun atau THT/JHT yang elebihi PTKP …….d. Orang Jumlah (A1 + B) MULIR INI TIDAK MENCUKUPI. DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI .I Tahun Kalender 2 0 DAN PENERIMA PENSIUN ATAU THT/JHT YANG PENGHASILAN NETONYA DAK KENA PAJAK (PTKP) Nama Wajib Pajak (3) Penghasilan Bruto (Rupiah) (4) PPh Pasal 21 dan/atau Pasal 26 Terutang (Rupiah) (5) Pensiun atau THT/JHT yang i PTKP (jumlah nomor 1 s.DAFTAR BUKTI PEMOTONGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 DAN/ATAU PASAL 26 UNTUK PEGAWAI TETAP DAN PENERIMA PENSIUN BERKALA 1721 .

000 MADE SUKARMA YANU EKA WAHYU DARSANA AZWAR ANAS K/I K/I TK 1 1 Pegawai yang Baru Memiliki NPWP Tanggal Terdaftar (3) No (1) NPWP (2) Nama Wajib Pajak (4) 1. 3. 4. 3. Pegawai Tetap yang Masuk Status Karyawan No NPWP Nama Wajib Pajak (TK. K. Halaman ke dari halaman JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI. 5. 3. PH. C.II DAFTAR PERUBAHAN PEGAWAI TETAP 0 1 MASA PAJAK (Bulan/Tahun) Direktorat Jenderal Pajak / 2 0 1 1 A. B. 4.5-413. DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI .360. HB) (4) Jumlah Tanggungan (5) (1) (2) (3) 1. K/I. 2. 2. 26. 4.Departemen Keuangan RI 1721 . 2.323. 5. Pegawai Tetap yang Keluar PPh Pasal 21 Dan/Atau Pasal 26 Terutang (Rupiah) (5) No (1) NPWP (2) Nama Wajib Pajak (3) Penghasilan Bruto (Rupiah) (4) 1. 5.

K/I.360. 7. 19. DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI . 22. 13. PH. 20. 8. 4. 11. 14. 9.T MASA PAJAK (Bulan/Tahun) 0 1 / 2 0 1 1 Status Karyawan No (1) NPWP* (2) Nama Wajib Pajak (3) (TK.Departemen Keuangan RI Direktorat Jenderal Pajak DAFTAR PEGAWAI TETAP/PENERIMA PENSIUN BERKALA 1721 . 17. maka kolom NPWP dikosongkan Halaman ke dari Halaman JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI. 3. 24. 21. 26. 23. 28. 18. 10. 2.5-413. 12. 30. 15. 5. HB) (4) Jumlah Tanggungan (5) 1. 25. 26. K. 27.323. 29.000 MADE SUKARMA YANU EKA WAHYU DARSANA AZWAR ANAS K/I K/I TK 1 1 * Untuk Pegawai yang tidak memiliki NPWP. 6. 16.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful