P. 1
ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFEKTIVITAS PELAKSANAAN TUGAS PEGAWAI DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH

ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFEKTIVITAS PELAKSANAAN TUGAS PEGAWAI DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH

|Views: 788|Likes:
Dipublikasikan oleh NellySusanti

More info:

Published by: NellySusanti on Feb 24, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/04/2013

pdf

text

original

ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFEKTIVITAS PELAKSANAAN TUGAS PEGAWAI DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH (UPTD) PENGUJIAN

KENDARAAN BERMOTOR DINAS PERHUBUNGAN DAN PARAWISATA KABUPATEN TEGAL Kamis/14/Jun/2007/14:44 WIB dikirim oleh staffmm ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFEKTIVITAS PELAKSANAAN TUGAS PEGAWAI DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH (UPTD) PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR DINAS PERHUBUNGAN DAN PARAWISATA KABUPATEN TEGAL Oleh : Raden Djoko Lelono M2A806897 ABSTRAK Penelitian ini berjudul ³Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Efektivitas Pelaksanaan Tugas Pegawai Di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Dan Parawisata Kabupaten Tegal´. Tujuan penelitian ini pertama untuk mengetahui seberapa besar pengaruh perencanaan, pengawasan dan koordinasi secara bersama-sama terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai. Kedua untuk mengetahui seberapa besar pengaruh perencanaan, pengawasan dan koordinasi secara parsial terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai. Ketiga untuk mengetahui faktor yang memberikan pengaruh paling dominan dari variabel perencanaan, pengawasan dan variabel koordinasi terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan dan Parawisata Kabupaten Tegal. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis jalur, sedangkan untuk menguji tingkat signifikansi menggunakan uji F dan uji t.

and coordination collectively toward implementation affectivity of employee¶s duties. checking. Ketiga perencanaan mempunyai pengaruh paling besar terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai. and coordination variable toward the affectivity of employee¶s duties implementation in UPTD Motor Vehicle Testing of Relations and Tourism Services of Tegal Regency. ABSTRACT This research was entitled ³The Analysis of Factors that Influence the Affectivity of Employees Duties Implementation in UPTD Motor Vehicle Testing of Relations and Tourism Services of Tegal Regency´. checking. dan variabel koordinasi terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai mempunyai koefisien jalur sebesar 0. Third aim was to know the factors that gave the most dominant impact of planning.2783. Second aim was to know the impact of planning. variabel pengawasan terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai mempunyai koefisien jalur sebesar 0. Kedua perencanaan. checking variable toward the affectivity of employee¶s duties implementation had a stripe .4750.3585. checking. The analysis tools that used in this research were stripe analysis. whereas to test signification level used F test and t test. The result of stripe analysis was planning variable toward the affectivity of employee¶s duties implementation had a stripe coefficient of 0.Hasil dari analisis jalur adalah variabel perencanaan terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai mempunyai koefisien jalur sebesar 0. pengawasan dan koordinasi secara parsial berpengaruh terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai. The aims of this research were first. and coordination partially toward affectivity of employee¶s duties implementation. pengawasan dan koordinasi secara bersama-sama berpengaruh terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai. Kesimpulan penelitian ini pertama bahwa perencanaan.4750. to know the impact of planning.

pengawasan . Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan dan Parawisata Kabupaten Tegal berusaha menggunakan dan memelihara pegawainya agar dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas pegawai Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan dan Parawisata Kabupaten Tegal. checking and coordination collectively influenced toward the affectivity of employee¶s duties implementation. Untuk mencapai tujuan organisasi. planning.2783. Second. dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas pegawai di samping adanya faktor pengawasan pegawai dan koordinasi yang optimal. and coordination variable toward the affectivity of employee¶s duties implementation had a stripe coefficient of 0.coefficient of 0. 2001). Latar Belakang Masalah Seringkali dikemukakan bahwa aplikasi yang sebenarnya untuk manajemen ialah kemampuan mengorganisasi dan memanfaatkan sumber daya yang tersedia dalam tugas mencapai dan memelihara suatu tingkat operasi yang efektif (Handoko. The conclusions of this research were first. Manusia memegang peranan utama dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas. and coordination partially influenced toward the affectivity of employee¶s duties implementation. Perencanaan menjadi permasalahan utama. karena alat produksi dan teknologi pada hakekatnya akan tergantung pada manusia yang menangan inya. . Third. that planning. A. checking. Perencanaan yang efektif. planning had the greatest impact toward the affectivity of employee¶s duties implementation.3585. Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan dan Parawisata Kabupaten Tegal merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa perbankan.

pihak manajemen harus selalu memperhatikan fakktor-faktor yang dapat mempengaruhi efektivitas. pengawasan dan koordinasi secara bersama-sama terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan . Tujuan Penelitian 1. Perumusan Masalah 1. A. merupakan masalah tersendiri bagi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan dan Parawisata Kabupaten Tegal dalam usahanya meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas para pegawai. Faktor manakah yang memberikan pengaruh paling besar terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan dan Parawisata Kabupaten Tegal? B. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh perencanaan. Untuk meningkatkan kembali produktivitas pegawai Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan dan Parawisata Kabupaten Tegal. Seberapa besar pengaruh perencanaan.yang memadai dan koordinasi yang baik. pengawasan dan koordinasi secara parsial terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan dan Parawisata Kabupaten Tegal? 3. Seberapa besar pengaruh perencanaan. pengawasan dan koordinasi secara bersama-sama terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan dan Parawisata Kabupaten Tegal? 2.

2. 3. Efektifitas didasarkan pada gagasan bahwa organisasi diciptakan sebagai alat untuk mencapai tujuan. Perencanaan . Konsep tersebut didasarkan pada pendekatan tujuan. sehingga untuk mengukur tingkat efektifitas organisasi dapat diukur dari tingkat sejauh mana organisasi berhasil mencapai tujuannya. pengawasan dan variabel koordinasi terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan dan Parawisata Kabupaten Tegal. 2. yang bertujuan untuk menentukan dan mengevaluasi. Sementara itu Emerson (Handayaningrat. 1995) mengemukakan bahwa efektifitas adalah pengukuran dalam arti tercapainya sasaran atau tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. Sehingga jika tujuan atau sasarannya tidak tercapai sesuai dengan waktu yang telah ditentukan maka pelaksanaan pekerjaan itu tidak efektif dan begitu pula sebaliknya. Landasan Teori 1. pengawasan dan koordinasi secara parsial terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan dan Parawisata Kabupaten Tegal. Pengertian yang dikemukakan oleh Gibson. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh perencanaan.Bermotor Dinas Perhubungan dan Parawisata Kabupaten Tegal. menekankan pada tingkat pencapaian tujuan. Untuk mengetahui faktor yang memberikan pengaruh paling dominan dari variabel perencanaan. C. Efektivitas pelaksanaan tugas Efektifitas menurut Gibson (1996) adalah pencapaian sasaran yang telah disepakati atas usaha bersama.

Menilai pelaksanaan dan bilamana perlu mengambil tindakan korektif sehingga pelaksanaan dapat berjalan menurut rencana yaitu sesuai dengan standar. in confermity with the standard ´.Perencanaan merupakan suatu proses yang sistematis dalam pengambilan keputusan tentang tindakakan yang akan dilakukan pada waktu yang akan datang. 2000) mengemukakan ³Planning is the process of preparing a set of decision for actionin the future directed at achieving goals by preferable means´ (Perencanaan adalah proses untuk mempersiapkakn seperangkat keputusan tentang kegiatankegiatan pada masa yang akan datang dengan diarahkan pada pencapaian tujuantujuan melaluill penggunaan saran yang tersedia). pengawasan adalah suatu proses penentuan apa yang dicapai yaitu standar. Penggunaan pengetahuan dan teknik secara ilmiah. Dalam hal ini Y Dror (dalam Sudjana. Definisi tersebut mengandung pengertian bahwa. Fridman (dalam Sudjana. 2000) berpendapat bahwa ³Planning is a process by which a scientific and technical knowledge is joined to organized action´. 3. that is. the standard. that is. that is the performance . apa yang sedang dihasilkan yaitu pelaksanaan. what is being accomplished. Disebut sistematis karena perencanaan itu dilaksanakan dengan menggunakan prinsip-prinsip tertentu. Prinsip-prinsip tersebut mencakup proses pengambilan keputusan. Pengawasan Terry (1997) mengemukakan bahwa ³ Controling can be defined as theprocess of determining what is to be accomplished. Sedangkan Siagian (2003) mengartikan bahwa pengawasan sebagai proses pengamatan dari pada pelaksanaan seluruh kegiatan untuk menjamin agar . evaluating the performance and if necessary appliying corrective measures so that performance takes place according to plants. serta tindakan atau kegiatan yang terorganisasi. Sejalan dengan prinsip-prinsip tersebut.

derajat koordinasi yang tinggi adalah paling baik. Derajat koordinasi yang tinggi ini sangat bermanfaat untuk pekerjaan yang tidak rutin dan tidak dapat diperkirakan. Kebutuhan akan koordinasi tergantung pada sifat dan kebutuhan komunikasi dalam pelaksanaan tugas dan derajat saling ketergantungan bermacam-macam satuan pelaksanaannya. 2001). 4. yang sering merugikan pencapaian tujuan organisasi secara keseluruhan. individu-individu dan departemen-departemen akan kehilangan pegangan atas peranan mereka dalam organisasi. Koordinasi Koordinasi (coordination) adalah proses pengintegrasian tujuan-tujuan dan kegiatan-kegiatan pada satuan-satuan yang terpisah (dengan departemen atau bidang-bidang fungsional) suatu organisasi untuk mencapai tujuan organisasi secara efisien. Koordinasi juga sangat dibutuhkan bagi organisasi-organisasi yang menetapkan tujuan yang tinggi.supaya semua pekerjaan yang sedang dilakukan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditentukan. Bila tugas-tugas tersebut memerlukan aliran informasi antar satuan. Tanpa koordinasi. Jenis penelitian ini merupakan studi kasus pada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas . faktor-faktor lingkungan selalu berubah-ubah serta saling ketergantungan adalah tinggi. Metode Penelitian Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional yaitu menganalisis hubungan antar variabel yang saling mempengaruhi dalam mewujudkan tujuan organisasi. 2001) Kegiatan-kegiatan dari satuan-satuan organisasi berbeda-beda dalam kebutuhan integrasi. (Handoko. D. (Handoko. Mereka akan mulai mengejar kepentingan sendiri.

2003) c. pengawasan dan koordinasi terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai digunakan analisis jalur (path Analysis). pengawasan (X2). Sedangkan sumber datanya primer dan sekunder. sedangkan metode yang digunakan adalah metode survei. Uji Reliabilitas Instrumen Penelitian (Sugiyono. informasi dikumpulkan melalui responden dengan menggunakan kuisioner. Metode penelitian survai. Sehingga jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 43 orang responden. Analisis Jalur Untuk mengetahui pengaruh variabel perencanaan. Dalam penelitian ini jumlah sampel yang dapat diambil sebanyak 50 persen berdasarkan strata pendidikan. (Sitepu. E. Uji Validitas Instrumen Penelitian (Azwar. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan metodestratified proportionate random sampling. Untuk mengetahui pengaruh perencanaan. yaitu teknik penentuan sampel bila populasi mempunyai anggota yang tidak homogen dan berstrata secara proporsional (Sugiyono. 2002). wawancara. (X1).Perhubungan dan Parawisata Kabupaten Tegal. 2002). maka dalam penelitian ini mempergunakan cara pengumpulan data kuesioner. Umumnya pengertian survai sampel dibatasi pada pengertian survai sampel yang mana informasi dikumpulkan dari sebagian populasi untuk mewakili seluruh populasi (Singarimbun dan Sofian Effendi. 2002). 1994) F. 1997) b. dan koordinasi (X3) terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai Y yaitu . Analisis Yang Digunakan a. Untuk memperoleh data yang diperlukan. Adapun mengenai besarnya sampel penelitian menurut Mantra bahwa untuk mendapatkan data representatif besarnya sampel tidak boleh kurang dari 10% (Singarimbun dan Effendi. dokumentasi dan observasi.

61 persen sedangkan sebesar 30.39 persen dijelaskan dari variabel lain yang tidak diteliti seperti pendidikan.1650 adalah sebesar 0. kemampuan kerja dan kepemimpinan.05 serta derajat kebebasan (n-k-1) diperoleh F tabel sebesar 2.3585. dengan menggunakan tingkat keyakinan 95 persen dan alfa 0. Dari hasil perhitungan uji F diperoleh F hitung sebesar 32. Total pengaruh proporsional setiap variabel yaitu 0.3139 + 0.6961.2783. pengawasan dan koordinasi akan meningkat maka akan diikuti dengan peningkatan pada efektivitas pelaksanaan tugas pegawai Kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan dan Parawisata Kabupaten Tegal.83. Jadi F hitung . pengawasan dan koordinasi dapat menjelaskan perubahan efektivitas pelaksanaan tugas pegawai sebesar 69.4750.6961 atau 69. Nilai tersebut sama dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0. Artinya jika perencanaan.2172 + 0. Pengujian koefisien jalur ini menggambarkan pengaruh secara keseluruhan dari variabel perencanaan. variabel pengawasan terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai mempunyai koefisien jalur sebesar 0. Untuk menguji koefisien jalur secara keseluruhan digunakan uji F. dan koordinasi terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai. pengawasan dan koordinasi terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai Kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan dan Parawisata Kabupaten Tegal adalah positif. Artinya variabel perencanaan.83. Dari hasil perhitungan tersebut terlihat bahwa pengaruh variabel perencanaan. dan variabel koordinasi terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai mempunyai koefisien jalur sebesar 0. untuk variabel perencanaan terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai mempunyai koefisien jalur sebesar 0.61 persen.menggunakan analisa jalur. pengawasan. Nilai koefisien jalur dari setiap variabel.

Sehingga hipotesis yang menyatakan perencanaan.(32.741 > 2.032 >2.609. Sehingga secara parsial variabel pengawasan (X2) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai (Y).021).83).021).032. sedangkan nilai t tabel dengan menggunakan tingkat keyakinan 95 persen dan alfa 0. pengawasan dan koordinasi secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai Kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan dan Parawisata Kabupaten Tegal dapat diterima Dengan menggunakan tingkat keyakinan 95 persen dan alfa 0.021. Sehingga secara parsial variabel koordinasi (X3) mempunyai pengaruh . sehingga terdapat pengaruh yang berarti dari variabel perencanaan.609 > 2. 3) Nilai t hitung variabel koordinasi (tYX3) sebesar 2.05 serta derajat kebebasan (n-k-1) sebesar 2.021). Jadi nilai t hitung lebih besar dari nilai t tabel (5. pengawasan dan koordinasi secara keseluruhan terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai.741. sedangkan nilai t tabel dengan menggunakan tingkat keyakinan 95 persen dan alfa 0.83) > F tabel (2. Jadi nilai t hitung lebih besar dari nilai t tabel (3.021. Nilai t hitung variabel pengawasan (tYX2) sebesar 3.05 serta derajat kebebasan (n-k-1) diperoleh t tabel sebesar 2. Berdasarkan uji F di atas maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang berarti dari variabel perencanaan.05 serta derajat kebebasan (n-k-1) sebesar 2.021. Jadi nilai t hitung lebih besar dari nilai t tabel (2. Sedangkan hasil perhitungan yang dilakukan menghasilkan t hitung variabel perencanaan (tYX1) sebesar 5. sehingga secara parsial variabel perencanaan (X1) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai (Y). pengawasan dan koordinasi secara bersama-sama terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai.

Berdasarkan uji t di atas maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang berarti dari variabel perencanaan. pengawasan dan koordinasi secara bersama-sama berpengaruh terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan dan Parawisata Kabupaten Tegal. pengawasan dan koordinasi secara parsial mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai Kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan dan Parawisata Kabupaten Tegal dapat diterima. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan variabel perencanaan mempunyai pengaruh paling dominan terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai Kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan dan Parawisata Kabupaten Tegal dapat diterima. Perencanaan.39%. Pengaruh proporsional total variabel perencanaan sebesar 0. 2.yang signifikan terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai (Y). variabel pengawasan sebesar 0.50%. Untuk menguji variabel bebas yang paling dominan diantara variabel perencanaan.1650 atau 16. Kesimpulan 1.3139 atau 31.2172 atau 21.72% dan variabel koordinasi sebesar 0. pengawasan. Sehingga hipotesis yang menyatakan perencanaan. Diantara nilai pengaruh proporsional total tersebut nilai pengaruh proporsional total variabel perencanaan nilainya paling besar. koordinasi terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai dapat digunakan pengaruh totalnya. G. pengawasan dan koordinasi secara parsial berpengaruh . pengawasan dan koordinasi secara parsial terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai. Perencanaan.

2000 . Untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas pegawai Kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan dan Parawisata Kabupaten Tegal hal yang perlu terus diperhatikan adalah faktor-faktor yang berpengaruh terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai antara lain perencanaan. hal ini dapat dilakukan bahwa dalam penentuan tujuan harus dirumuskan secara jelas. memuat analisis dan penjelasan sdari usaha yang direncanakan. Ghalia. Saifuddin. bersifat luwes. perencanaan harus sederhana dan realistis. Jakarta . DAFTAR PUSTAKA Azwar. Saran 1. Reliabilitas dan Validitas. 1996.terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan dan Parawisata Kabupaten Tegal 3. Dasar-Dasar Organisasi dan Manajemen. Pustaka Pelajar. Organisasi±Perilaku-Struktur-Proses. tenaga dan sumberdaya yang tersedia. 2. 1997. ada keseimbangan baik untuk kepentingan luar maupun dalam sistem serta efektif dan efesien dalam penggunaan biaya. pengawasan dan koordinasi.Erlangga. H.Ivancevich & Donnelly. Yogyakarta Gibson . Jakarta Sarwoto. Perencanaan mempunyai pengaruh paling besar terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pegawai di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan dan Parawisata Kabupaten Tegal. Sedangkan faktor yang paling utama perlu diperhatikan adalah faktor perencanaan.

2003. Manajemen. Bumi Aksara. Sudjana.Terry George R dan L. 1994. Analysis Jalur. Percetakan Sinar Baru Algesindo Offset. Nana dan Ibrahim.dasar Manajemen. 2000. Diktat Kuliah. Padjajaran. LP3ES. Bandung Sugiyono. Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Rue. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta . 2001. Bandung. Statistik Untuk Penelitian. BPFE. Jakarta. Dasar . Cetakan II.Handoko T Hani. Metode Penelitian Survey. Universitas. 1997. 2001. PT Gramedia Widiasarana Indonesia. 2002. Masri dan Sofyan Efendi.B. Jakarta _________. Alfabeta. Bandung Singarimbun. YogyakartaSitepu Nirwana.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->