Anda di halaman 1dari 38

PEMOGRAMAN C++

Program Komputer Vs Bahasa


Pemrograman
Program Komputer
 suatu perangkat lunak (software) yang digunakan
untuk keperluan-keperluan aplikatif tertentu di
berbagai bidang.
 Program komputer merupakan suatu runtutan kode-
kode program yang ditulis dengan salah satu bahasa
pemrograman dan telah dikomplikasi.
Program Komputer Vs Bahasa
Pemrograman
Suatu kumpulan kata (perintah) yang siap digunakan
untuk menulis suatu kode program yang sehingga
kode-kode yang kita tulis tersebut dapat dikenali oleh
kompilator yang sesuai.
Belajar bahasa pemrograman harus menguasai
keyword dan harus memahami fungsi dan aturan
penggunaannya.
Contoh software untuk mengembangkan perangkat
lunak : C++, Pascal, Java dll
Apa itu Kompilator ???
Suatu penerjemah
Kumpulan kode program yang ditulis dalam suatu
bahasa tertentu akan diterjemahkan olek kompilator
ke bahasa assembly, yang selanjutnya akan
diterjemahkan lagi menjadi kode objek sehingga
perintah-perintahnya akan dikenali oleh komputer.
Setiap bahasa pemrogram memiliki kompilator
sendiri.
Kelebihan dan Kelemahan C
KELEBIHAN
Tersedia di hampir jenis komputer.
Berisifat portabel
Bahasa pemrogramannya terstruktur
Dibandingkan dengan bahasa assembly, C lebih jauh
mudah dipahami dan pemrogram tidak perlu
mengetahui mesin komputer secara detail
Struktur Penulisan Program C
/* Komentar dalam program*/
#include <namafile>
main ()
{
Statemen-statemen;
}
Komentar dalam program
Ini digunakan untuk keperluan agar mudah
dipahami.
Penulisan komentar diawali dengan tanda /* dan
diakhiri tanda */
Contoh :
/*Program menghitung luas persegi panjang*/
Pengenalan Praprosesor #include
Digunakan untuk membaca file yang berisi deklarasi
fungsi dan definisi konstanta.
File ini mempunyai ciri namanya diakhiri dengan
ekstensi .h
Contoh : stdio.h, string.h, math.h, conio.h.
Cara penulisannya :
#include <namafile.h>
Fungsi main
Fungsi ini yang menjadi titik awal dan akhir eksekusi
program.
Tanda { di awal fungsi menyatakan awal tubuh fungsi.
Tanda } diakhir fungsi merupakan akhir tubuh fungsi.
Cara penulisannya
main ()
{

}
Fungsi main
 Bentuk pertama (tanpa pengembalian nilai ke SO)
void main(void)
{
statement yang akan dieksekusi
}
 Bentuk kedua (mengembalikan nilai o ke SO)
int main(void)
{
statement yang akan dieksekusi Untuk kata kunci void
…… bersifat opsional artinya
return 0; bisa dituliskan atau juga
bisa tidak
}
Fungsi printf()
Digunakan untuk menampilkan suatu keluaran pada
layar peraga.
Struktur penulisannya :
printf (“argumen/statement berupa string”);
Contoh program c
/*program menampilkan kalimat/
#include <stdio h>
main ()
{
printf(“Saya lagi belajar pemograman C”);
printf(“Saya lagi belajar pemograman C”);
Printf(Saya lagi belajar pemograman C”);
printf(“Saya lagi belajar pemograman C”):
}
Fungsi Scanf
Digunakan untuk membaca masukan berbagai jenis
data.
Struktur penulisannya :
scanf (“string kontrol”, daftar argumen);
Kata kunci dalam bahasa C
Auto double int struct
Break else long switch
Case enum register typedef
Char extern return union
Const float short unsigned
Continue for signed void
Default goto sizeof volatile
Do if static while
Aturan-aturan dalam bahasa C
Bahasa pemrograman case sensitive
Setiap baris statemen harus di akhiri dengan ; (titik koma)
Semua variabel yang digunakan harus wajib dideklarasikan
Penulisan komentar harus menggunakan // atau /* dan */
Awal dan akhir program harus di apit {}
Variabel dan akhir suatu program tidak boleh mengandung
spasi
Tidak boleh menggunakan simbol-simbol khusus kecuali tanda
garis bahwa “_”
Tidak boleh menggunakan kata kunci yang telah ada dalam
bahasa C
TIPE DATA
Tipe data dasar
Jeni tipe data dasar ada 5 adalah
 Bilangan Bulat (integer) int
 Bilangan real presisi tunggal float
 Bilangan real presisi ganda double
 Karakter char
Variabel
Digunakan untuk menyimpan suatu nilai
Nilai variabel dapat diubah selama eksekusi program.
Aturan penulisan variabel :
Pengenal harus diawali dengan huruf (A..Z, a..z) atau
karakter garis bawah ( _ ).
Selanjutnya dapat berupa huruf, digit (0..9) atau karakter
garis bawah atau tanda dollar ($).
Panjang pengenal boleh lebih dari 31 karakter, tetapi
hanya 31 karakter pertama yang akan dianggap berarti.
Pengenal tidak boleh menggunakan nama yang tergolong
sebagai kata-kata cadangan (reserved words) seperti int, if,
while dan sebagainya.
Lingkup Variabel
Variabel Global
Variabel yang dideklarasikan diluar fungsi utama
maupun fungsi pendukung.
Kelebihan : variabel yang bisa dikenali dan diskses
setiap fungsi yang ada di program
#include <stdio.h>
Int p,l,luas;
main()
{
…………………
}
Linkup variabel
Variabel lokal
Variabel yang dideklarasikan di dalam sebuah fungsi
sehingga hanyan dapat dikenali dan di akses oleh
fungsi itu sendiri.
#include <stdio.h>
main()
{
Int p,l,luas;

…………………
}
Bentuk umum deklarasi variabel
Bentuk umum deklarasi variabel :

Tipe data daftar variabel;


Contoh :
 int luas;
 char a;
 float nilai;
 double a,b,c ;
Memberikan nilai pada variabel
dan inisialiasi variabel
Bentuk umum :
Tipe data nama variabel = nilai;

Contoh :
int panjang = 10;
double lebar = 1.5;
Konstanta
 Sebuah tetapan yang tidak dapat dirubah nilainya ketika program
dijalankan.
 Tidak perlu dideklarasikan.
 Cara penulisan konstanta :
 penulisan karakter harus diawali dan diakhiri dengan tanda “. Contoh
‘A’;
 Konstanta integer ditulis dengan tanda mengandung pemisah ribuan
dan tak mengandung bagian pecahan, contohnya : –1 dan 32767.
 Konstanta real (float dan double) bisa mengandung pecahan (dengan
tanda berupa titik) dan nilainya bisa ditulis dalam bentuk
eksponensial (menggunakan tanda e), contohnya : 27.5f (untuk tipe
float) atau 27.5 (untuk tipe double) dan 2.1e+5 (maksudnya 2,1 x 105 ).
 Konstanta string merupakan deretan karakter yang diawali dan
diakhiri dengan tanda petik-ganda (“), contohnya :“Pemrograman
Dasar C”.
Struktur Penulisannya Konstanta
#define namakonstanta nilai

Contoh :
#define PI 3.14
#define Panjang 10
Operator
Merupakan simbol atau karakter untuk melakukan
suatu operasi atau manipulasi.
Macam - macam operator :
Operator aritmatika
Operator penurunan dan penaikan
Operator kombinasi (pemendekan)
Operator penugasan
Operator aritmatika
Macam aritmatika
 * (perkalian)
 / (pembagian)
 % (sisa pembagian)
 + (penjumlahan)
 - (pengurangan)
 contoh :
A = b + c;
Operator penurunan dan penaikan
Digunakan untuk menaikkan atau menurunkan nilai
variabel sebesar satu.
Cara penulisannya :
++x
--y
Atau
x++
y--
Operator kombinasi (pemendekan)
Digunakan untuk memendekan penulisan operasi
penugasn.
Contoh
x = x + 2;
y = y * 4;
Menjadi
x += 2;
Y *= 4;
Operator penugasan
Digunakan untuk memindahlkan nilai dari suatu
ungkapan.
Contoh :
luas = panjang * lebar;
fahrenheit = celcius *1.8 + 32;
Menampilakan data ke layar
Fungsi printf
Fungsi yang paling umum digunakan dalam
menampilkan berbagai jenis dat.
Bentuk umum pernyataan printf() :
printf(“string_kontrol”,argumen);
Keterangan :
String kontrol = format data yang akan ditampilkan.
Argumen = data yang ditampilkan kelayar.
Menampilakn data ke layar
Khusus untuk menampilkan sebuah karakter dilayar
Bentuk umum penulisannya :
Puntchar (‘karakter’);
Contoh :
putchar (‘a’); sama dengan printf(“%c”,’a’);
Format data pada printf
%u untuk menampilkan data bilangan tak bertanda (unsigned) dalam bentuk desimal.
%d atau %iuntuk menampilkan bilangan integer bertanda (signed) dalam bentuk desimal
%o untuk menampilkan bilangan bulat tak bertanda dalam bentuk oktal.
%x / % X untuk menampilkan bilangan bulat tak bertanda dalam bentuk heksadesimal
(%x  notasi yang dipakai : a, b, c, d, e dan f sedangkan %X  notasi yang dipakai : A,
B, C, D, E dan F )
%f untuk menampilkan bilangan real dalam notasi : dddd.dddddd
%e / %E untuk menampilkan bilangan real dalam notasi eksponensial
%g / %G untuk menampilkan bilangan real dalam bentuk notasi seperti %f,%E atau %F
bergantung pada kepresisian data (digit 0 yang tak berarti tak akan ditampilkan)
l merupakan awalan yang digunakan untuk %d,%u,%x,%X,%o untuk menyatakan long int
(misal %ld). Jika diterapkan bersama %e,%E,%f,%F,%g atau %G akan menyatakan
double
L Merupakan awalan yang digunakan untuk %f,%e,%E,%g dan %G untuk menyatakan long
double
h Merupakan awalan yang digunakan untuk %d,%i,%o,%u,%x, atau %X, untuk menyatakan
short int.
%c untuk menampilkan sebuah karakter
%s untuk menampilkan sebuah string

 
Memasukkan data dari keyboard
Scanf ()
Digunakan untuk memasukkan berbagai jenis data.
Bentuk umum penulisannya :
scanf (“string kontrol”,&daftar_argumen);
Contoh :
scanf(“%d”,&luas);
Memasukkan data dari keyboard
Fungsi getchar
Digunakan khusus untuk menerima masukkan
berupa sebuah karakter dari keyboard.
Contoh :
C = getchar();
Format data pada scanf
%c membaca sebuah karakter
%s membaca sebuah string (dibahas pada bab vii)
%i atau %d membaca sebuah integer desimal
%e atau %f membaca sebuah bilangan real (bisa dalam bentuk
eksponensial)
%o membaca sebuah integer oktal
%x membaca sebuah integer heksadesimal
%u membaca sebuah integer tak bertanda
l awalan untuk membaca data long int (misal : %ld) atau untuk
membaca data double (misal : %lf)
L awalan untuk membaca data long double (misal : %Lf)
h awalan untuk membaca data short int
Contoh Program
/*Contoh penggunaan format tipe data*/
#include <stdio.h>
 
main()
{
int nilai1 = 20;
float nilai2 = 500.0f;
printf("Abad %5d\n", nilai1);
printf("%10.2f\n", nilai2);
printf("%10s\n", "Bahasa C");
printf("%-10s\n", "Bahasa C");
}
 
Contoh program
/* File program : lingkaran.c
Menghitung keliling dan luas lingkaran */
 
#include <stdio.h>
 
main()
{
double radius, keliling, luas;

printf("Masukkan jari-jari lingkaran : ");


scanf("%lf",&radius);

keliling = 2 * 3.14 * radius; /* PI = 3.14 */


 
luas = 0.5 * 3.14 * radius * radius;

printf("\nData lingkaran\n");
printf("Jari-jari = %8.2lf\n", radius);
printf("Keliling = %8.2lf\n", keliling);
printf("Luas = %8.2lf\n", luas);
}
#include <stdio.h>
#define a 10
int main()
{
int b=,c=2,d,f,g=4,h,i;
d=b*a;
f=g*c;
i=d+f;
++i;
d--;
h=i+d+f;
printf("Nilai AKhir H = %d",h);
return 0;
}