AUDIT

OLEH:WAYAN SEBAGAI TAMBAHAN MATERI KULIAH BSI PERTEMUAN KE 2,3

STANDAR AUDITING ‡ UMUM ‡ LAPANGAN ‡ LAPORAN .

Resiko audit ‡ Resiko penerimaan: ‡ Resiko bawaan :diluar kuasa auditor ‡ Resiko pengendalian: .

.UMUM ‡ AUDIT HARUS DILAKSANAKAN OLEH ORANG YANG KOMPETEN DI BIDANGNYA DAN MEMPEROLEH PELATIHAN YANG CUKUP. ‡ HARUS MEMPERTAHANKAN SIKAP INDEPENDEN ‡ MENGGUNAKAN KEMAHIRAN DAN KECERMATAN YANG SEKSAMA.

‡ BUKTI. .DOKUMEN SERTA BAHAN BAHAN LAIN HARUS DIPEROLEH DENGAN CUKUP DAN DAPAT DIYAKINI KEBENARANNYA.LAPANGAN ‡ HARUS ADA PERENCANAAN AUDIT ‡ HARUS ADA PENGAWASAN ‡ HARUS MEMASTIKAN ADANYA PENGENDALIAN INTERNAL UNTUK MEMASTIKAN LUAS CAKUPAN AUDIT.ALAT.

‡ Harus memberikan pernyataan secara menyeluruh terhadap laporan keuangan ‡ Harus menyatakan luas cakupan tanggung jawab perusahaaan dan tanggung jawab KAP .PELAPORAN ‡ Harus menyatakan apakah L/K telah disusun dengan prinsip akuntansi umum ‡ Harus menyatakan apakah perusahaan telah membuat l/k secara konsisten dibanding dengan periode sebelumnya. ‡ Pengungkapan laporan harus memadai.kecuali dinyatakan lain.

. Auditor memberikan jasa atestasi dengan memberikan pendapat tertulis yang berisi kesimpulan tentang keandalan asersi tertulis yang menjadi tanggung jawab pihak lain. asersi suatu entitas dengan kriteria yang telah ditetapkan. dalam segala hal yang signifikan.STANDAR ATESTESI Atestasi adalah suatu pernyataan pendapat atau pertimbangan seseorang yang independen dan kompeten mengenai kesesuaian.

STANDAR UMUM ‡ Kompetensi Profesional ‡ Kecermatan dan Keseksamaan Profesional ‡ Perencanaan dan Supervisi ‡ Data Relevan yang Memadai .

4 jenis atestesi ‡ ‡ ‡ ‡ Audit Pemeriksaan (examination) Review Prosedur yang disepakati bersama (agreed upon procedures) .

Non Atestasi ‡ Jasa akuntansi ‡ Jasa perpajakan ‡ Jasa konsultasi manajemen .

‡ Objektivitas. ‡ Integritas.Skill (kemampuan). ‡ Kepentingan umum (publik). ‡ Kompetensi dan Kehati-hatian Profesional ‡ Kerahasiaan ‡ Perilaku Profesional .ETIKA PROFESI ‡ PRINSIP: ‡ Tanggung jawab profesi.

dan Objektivitas .Aturan etika kompartemen akuntan publik ‡ Aturan etika kompartemen akuntan publik terdiri dari peraturan mengenai: ‡ Independensi. ‡ Integritas.

yang bertentangan dengan prinsip integritas dan objektivitas.´ .1 memberikan definisi independensi sebagai berikut: ‡ ³ Independensi adalah sikap yang diharapkan dari seorang akuntan publik untuk tidak mempunyai kepentingan pribadi dalam pelaksanaan tugasnya.Pernyataan Etika Profesi No.

Integritas merupakan kualitas yang menjadikan timbulnya kepercayaan masyarakat dan tatanan nilai tertinggi bagi anggota profesi dalam menguji semua keputusannya.Pernyataan Etika Profesi No. Integritas mengharuskan auditor (akuntan publik).1 memberikan definisi integritas sebagai berikut: ‡ ³ Integritas adalah unsur karakter yang mendasar bagi pengakuan professional.´ . jujur dan terus terang dalam batasan kerahasiaan objek pemeriksaan. dalam segala hal. Pelayanan kepada dan kepercayaan dari masyarakat tidak dapat dikalahkan demi kepentingan dan keuntungan pribadi.

kualitas yang memberikan nilai bagi jasa atau pelayanan auditor.Pernyataan Etika Profesi No. Prinsip objektivitas menetapkan suatu kewajiban bagi auditor (akuntan publik) untuk tidak memihak. dan bebas dari konflik kepentingan.1 memberikan definisi objektivitas sebagai berikut: ‡ ³ Objektivitas adalah suatu keyakinan. Objektivitas merupakan salah satu cirri yang membedakan profesi akuntan dengan profesi yang lain. jujur secara intelektual.´ .