Anda di halaman 1dari 6

1. Apakah Ilmu Lingkungan?

Manusia dapat dikatakan menghuni dua dunia. Dunia pertama adalah dunia alam dari
tanaman, hewan, udara, tanah, dan air. Dunia lainnya adalah sebuah institusi sosial kita
ciptakan menggunakan ilmu pengetahuan, teknologi, dan organisasi politik. Kedua dunia
tersebut sangat berarti bagi kehidupan manusia dan saling terintegrasi untuk menciptakan
kehidupan yang sejahtera.
Lingkungan dapat diartikan sebagai keadaan atau kondisi yang mengelilingi
organisme atau kelompok organisme. Kondisi kompleks dari sosial atau budaya yang
mempengaruhi individu atau komunitas

2. Definisi Ilmu Lingkungan


Ada beberapa pendapat mengenai definisi ilmu lingkungan, yaitu:
a. "Ilmu lingkungan adalah studi sistematik lingkungan kita dan tempat yang tepat kami
di dalamnya. ilmu lingkungan adalah highly interdiciplinary, mengintegrasikan ilmu
alam, ilmu sosial dan humaniora dalam yang luas "(Cunningham, 2005).
"Ilmu kimia, fisik, dan kondisi biologis lingkungan dan dampak dari pada organisme."
b. "Sebuah studi interdisipliner hubungan manusia dengan hidup bumi dan makhluk
hidup non." Mengintegrasikan Ini informasi dan ide-ide dari ilmu-ilmu alam (biologi,
kimia, geologi), ilmu-ilmu sosial (ekonomi, demografi), ilmu politik dan humaniora,
termasuk filsafat dan etika. (Miller, 2008)

3. Definisi Ekologi
Menurut bahasa, ekologi berasal dari 2 kata, yaitu “oikos” = rumah; “logos”= ilmu.
Menurut arti yang sebenarnya, ekologi Ilmu yang memperlajari organisme-organisme yang
ada dirumah atau Ilmu yang mepelajari hubungan timbal balik mahluk hidup dengan
lingkungannya (Odum, 1971)
Ekologi juga dapat dikatakan sebagai kajian sistematis dari sistem lingkungan dan
interaksi yang terjadi di dalamnya. Merupakan disiplin ilmu yang relatif baru dimana sangat
bersifat interdisiplin, integrasi antara ilmu pengetahuan alam, sosial, dan kemanusiaan dalam
suatu konsep yang sangat luas dan menyeluruh dari dunia disekitar kehidupan manusia.
Ekologi mempelajari susunan serta fungsi mahluk hidup dan komponen kehidupan
lainnya, maka ilmu lingkungan mempelajari tempat dan peranan manusia diantara mahluk
hidup dan komponen kehidupan lainnya. Ilmu lingkungan dikembangkan dengan ekologi
sebagai dasar (applied ecology).
4. Kondisi Terkini
Bumi adalah planet yang indah. Pasokan berlimpah dari udara bersih, air bersih, tanah
yang subur. Hampir semua hal yang paling indah di muka bumi ini adalah kekayaan
keanekaragaman hayati. Semua saling bersaing dalam suatu seleksi alam dan saling
membutuhkan satu sama lain dalam suatu satuan yang terintegrasi.
Namun, kita menghadapi permasalahan lingkungan yang serius. Dengan hidupnya 6,5
miliar manusia sekarang ini, dengan lebih dari 75 juta pertambahan penduduk setiap
tahunnya. Diperkirakan pada tahun 2050, bumi akan menampung manusia berkisar antara 8
sampai dengan 10 miliar. Tentu saja ini akan berdampak pada sumber daya alam dan sistem
ekologi di bumi. Air, ketersediaan pangan, lahan, dan energy merupakan permasalah utama
yang akan manusia hadapi.
Meskipun ada bahaya dan kesulitan di sini, manusia hidup dengan sangat produktif
dan pekerja keras. Dari waktu ke waktu, kalau dipirkan kembali luar biasa beruntung berada
di bumi. Banyak hal yang berkembang di sini akibat aktivitas manusia. Politik ekonomi
(dunia pertama, dunia kedua, dunia ketiga, dunia keempat), pembangunan manusia (IPM:
Usia harapan Hidup, Pendidikan, pendapatan perkapita Dll.), pengembangan perbedaan
(sosial, pendidikan, pertumbuhan ekonomi), Meningkatkan PDB 7 kali di beberapa negara
yang memiliki program sukses

5. Permasalahan Lingkungan
Beberapa Pokok Permasalahan dalam Lingkungan yaitu:
-Pertumbuhan Penduduk
-Penggunaan Sumber Daya yang boros
-Perusakan dan degradasi habitat kehidupan liar
-Kepunahan tanaman dan hewan
-Pendapatan melebarnya kesenjangan antara kaya dan miskin
-Polusi

Bila dipilah-pilah kembali, permasalahan lingkungan yang timbul akibat perbuatan manusia
dapat ditentukan, yaitu:
a. Air bersih dan sanitasi
b. Pencemaran air
c. Penyakit menular dan endemik
d. Pengerukan sumber daya alam
e. Pemanasanglobal dan perubahan iklim
f. Krisis energi
g. Pencemaran udara
h. Limbah padat dan B3

Masalah lingkungan juga tak terlepas dari adanya pertumbuhan industri. Berikut ini
adalah masalah lingkungan akibat pertumbuhan industri, yakni:
a. Polusi udara
b. Limbah padat (sampah)
c. Limbah B3
d. Konsumsi energi
e. Mengeruk sumber daya alam
f. Pencemaran air
g. Penggunaan air bersih

6. Jejak Kaki Ekologi

Dapatkah bumi mempertahankan gaya hidup kita saat ini? Apakah akan ada sumber
daya alam yang memadai untuk generasi masa depan? Pertanyaan tersebutlah yang akan
muncul ketika manusia mulai menyadari efek dari aktivitasnya. Untuk itu, muncul pemikiran
baru dalam menyikapi hidup yaitu hidup berkelanjutan. Hidup berkelanjutan harus
memikirkan bagaimana keadaan bumi akibat aktivitas kita saaat ini. Hidup bekerlanjutan,
berarti generasi mendatang memenuhi kebutuhan mereka sendiri. Maka, Ecological footprint
menjadi suatu hal yang penting saat ini. Ecological footprint berguna untuk menghitung
tempat tuntutan pada alam oleh individu dan bangsa. Untuk mengevaluasi dan
mengilustrasikan dampak ekologis yang terjadi.

7. Pembangunan Berkelanjutan
Pembangunan berkelanjutan adalah kemajuan dalam kesejahteraan manusia yang dapat
manusia perpanjang selama beberapa generasi, bukan hanya beberapa tahun. Menjadi suatu tantangan
bagaimana bangsa-bangsa di dunia menghasilkan barang dan jasa yang diperlukan untuk memperbaiki
kehidupan bagi setiap orang tanpa merusak sistem lingkungan dan sumber daya alam yang kita semua
bergantung di dalamnya.
Memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengkompromikan kemampuan generasi
mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri adalah suatu keburukan bagi
manusia, karena apa yang kita lakukan saat ini bagaimanapun akan sedikit banyak
berpengaruh terhadap masa depan. Pertumbuhan ekonomi bukan satu-satunya cara, stabilitas
politik, demokrasi, dan distribusi ekonomi yang merata. Untuk menjadi benar-benar abadi,
manfaat dari pembangunan berkelanjutan harus tersedia bagi semua manusia, bukan hanya kepada
anggota kelompok istimewa

8. Hidup Keberlanjutan
Untuk melaksanakan pembangunan berkelanjutan, diperlurkan suatu langkah
terobosan baru, yakni dengan hidup berkelanjutan. Sumber matahari, modal bumi, dan
masyarakat yang berkelanjutan adalah sebagian dari komponennya.
Keberlanjutan Hidup dilakukan dengan tidak menghabiskan modal-modal yang dapat
memberikan pendapatan bagi manusia. Hal ini dapat diwujudkan dengan melakukan gaya
hidup lestari. Gaya hidup lestari dapat dicapai dengan tidak membuang-buang energi dan
mengandalkan sumber daya terbarukan

9. Perspektif Lingkungan
Perspektif lingkungan dibangun atas 3 komponen di bawah ini:

a. Pesimisme, yang dibangun atas keprihatinan terhadapa bencana dan dampaknya


bagi lingkungan
b. Optmisme, yang dibangun atas dasar rasa semangat untuk memajukan dan
mensejahterakan manusia
c. Pelajaran dari masa lalu, yang dibangun atas pengalaman terhadap hal yang sudah
terjadi

10. Pertumbuhan dan Gap Kemakmuran

a. Pertumbuhan Populasi Manusia


Sebagai penduduk berdasarkan pertumbuhannya, jumlah orang-orang di bumi menjulang
tinggi grafiknya.
b. Pertumbuhan Ekonomi
-Kapasitas untuk menyediakan barang dan jasa untuk penggunaan akhir orang-
orang.
-Diukur dengan peningkatan produk nasional bruto negara (GNP)
-Baris ke: Lebih Dikembangkan Negara (MDCs)
-Kurang Developed Countries (LDC)

11. Sumber Daya

Apakah sumber daya?


Sumber daya adalah segala sesuatu yang kita dapatkan dari lingkungan (Pendukung
kehidupan bumi sistem) untuk memenuhi kebutuhan kita dan keinginan.
Sumber daya diklasifikasikan ke dalam:
1. Terbarukan
2. Berpotensi terbarukan
3. Tak terbarukan

12. Apa itu Ilmu?


Dalam artian bahasa, ilmu adalah “untuk mengetahui” (Scire (Latin). Dalam arti
sebenarnya, ilmu adalah proses untuk memproduksi metodis dan logis. Ilmu tergantung pada
membuat pengamatan yang tepat pada fenomena alam. Idealnya, ilmuan itu adalah pengamat.
Mereka menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dari suatu peristiwa. Ilmuwan memerlukan
kemampuan untuk menghasilkan. Karena merekalah yang dapat memperingatkan betul atau
salahnya suatu konklusi dari suatu ilmu. Sains sangat berharga karena membantu kita
memahami dunia dan memenuhi kebutuhan praktis seperti obat baru, sumber energi baru,
atau makanan baru.

13. Sistem
Ilmu Lingkungan berusaha untuk memahami sistem, atau jaringan interaksi antar
faktor saling bergantung. Dari suatu sistem maka akan tercipta suatu proses. Iklim global
adalah sistem kompleks yang melibatkan interaksi antara energi surya, atmosfer, laut, air
tawar dan organisme hidup.
Gangguan, periodik, bahkan yang merusak seperti kebakaran atau banjir, adalah
bagian alami dari banyak sistem. Ketika sistem sembuh dari gangguan, seperti dalam kasus
padang rumput, dataran banjir, atau ekosistem pinus lodgepole, kita mengatakan sistem
memiliki ketahanan. Sifat yang muncul adalah karakteristik dari keseluruhan. Seringkali, kita
memeriksa sistem dalam hal arus, kompartemen, dan umpan balik, tetapi itu adalah sifat yang
muncul yang membuat studi sistem.

14. Etika lingkungan

Etika adalah cabang atau filsafat yang bersangkutan dengan tindakan apa yang benar
dan salah. Etika merupakan panduan apa yang kita harus dan tidak boleh dilakukan
Pandangan terhadap dunia, dibentuk dari kepercayaan dasar, gambaran, dan pemahaman
yang membentuk bagaimana kita melihat dunia di sekeliling kita. Hal ini sulit di tulis dengan
kata-kata, karena hal ini merupakan perasaan alamiah yang timbul dari kesadaran hati. Dari
hal inilah timbul nilai moral. Namun, nilai moral ini prlu diperluas, agar kita menyadari tidak
hanya diri sendiri, tetapi juga keluarga, masyarakat, binatang dan tumbuhan, semua
kehidupan, bahkan dunia. Hal ini dapat mempertajam kepekaan kita, dan moral kita pun
dapat meluas sehingga timbul etika lingkungan yang selalu memperhatikan gerak gerik dan
perubahan yang terjadi pada lingkungan sehingga manusia menjadi lebih peduli dan beraksi
menjaga dan melestarikan lingkungan