Anda di halaman 1dari 33

Fisika

Modern
IKATAN ATOM 06. EBTANAS-99-45
Perhatikan pernyataan berikut :
(1) Ikatan ionik terjadi sebagai akibat adanya
kecenderungan atom agar kulit terluarnya
tertutup dengan cara pemakaian elektron
01. EBTANAS-02-45 sekutu
Zat padat dibentuk dari atom-atom dengan susunan (2) Ikatan ionik terjadi bila salah satu atom
teratur. Keteraturan pada jarak panjang tidak pernah
cenderung menangkap elektron yang
didapatkan pada …
dilepaskan atom pasangannya
A. es (3) Ikatan ionik terjadi karena adanya gaya
B. garam dapur Coulomb antara dua atom yang berpasangan
C. tembaga Pernyataan yang benar mengenai ikatan ionik adalah
D. plastik nomor …
E. intan
A. (1)
B. (1) dan (2)
02. EBTANAS-02-44 C. (2)
Di bawah ini beberapa pernyataan yang berkaitan D. (2) dan (3)
dengan ikatan ionik: E. (3)
1. pada ikatan ionik terdapat gaya elektrostatik
2. ikatan antara atom-atom yang mudah menerima
07. EBTANAS-97-36
dan melepaskan elektron Di bawah ini terdapat beberapa pernyataan yang
3. terjadi antar atom-atom stabil berkaitan dengan ikatan ionik.
Pernyataan yang benar adalah … (1) Pada ikatan ionik terdapat gaya elektrostatik
A. (1) saja (2) Ikatan antara atom-atom yang mudah
B. (2) saja
menerima dan melepaskan elektron
C. (1) dan (2)
(3) Terjadi antara atom-atom yang stabil.
D. (1) dan (3) Pernyataan yang benar adalah …
E. (2) dan (3) A. (1)
B. (2)
03. UAN-03-37 C. (1) dan (2)
Atom Li dan atom F dapat mengadakan ikatan dan
D. (1) dan (3)
membentuk molekul LiF dari pengaruh gaya E. (2) dan (3)
elektrostatik. Ikatan semacam ini disebut …
A. ikatan ionik 08. UAN-04-36
B. ikatan kovalen Atom A dapat mengadakan ikatan ionik dengan atom
C. ikatan logam
B, jika …
D. ikatan van der waals
A. atom A dan B saling melepaskan sejumlah
E. ikatan kovalen dan ionik elektron terluar yang sama jumlahnya
B. atom A dan B merupakan atom dari suatu unsur
04. EBTANAS-00-49 yang sejenis
Ikatan antar atom dengan pemakaian bersama sejumlah
C. atom A dan B memakai sejumlah elektron secara
elektron pada kulit terluar atom-atom penyusun disebut
bersama-sama
… D. atom A dan B membentuk dipol-dipol listrik
A. ikatan van der Waals E. atom A melepaskan sejumlah elektron dan atom B
B. ikatan ionik menerima elektron tersebut
C. ikatan kovalen
D. ikatan logam
09. EBTANAS-05-37
E. ikatan hidrogen
Jika unsur P, Q, R dan S masing-masing mempunyai
nomor atom 6, 9, 11, dan 18, senyawa yang dapat
05. EBTANAS-93-47 terbentuk dengan ikatan ionik adalah .... .
Pemakaian sepasang elektron atau lebih secara bersama A. P dengan Q
oleh dua atom disebut ikatan … B. Q dengan S
A. ionik
C. Q dengan S
B. kovalen D. P dengan R
C. van der Waals E. R dengan Q
D. logam
E. hidrogen

95
Teori Atom 05. EBTANAS-94-31
Salah satu pernyataan dalam teori atom menurut penda
pat Rutherford adalah …
A. atom terdiri atas inti bermuatan positif dan elek-
tron bermuatan negatif yang bergerak mengeli-
01. EBTANAS-97-16 lingi inti
Hubungan antara jumlah proton (Z) dengan jumlah B. hampir saluran massa atom tersebar ke seluruh
neutron (N) dilukiskan dalam grafik kestabilan inti di
bagian
bawah ini. N Garis kestabilan
C. pada reaksi kimia inti atom mengalami perubahan
N=Z D. pada reaksi kimia elektron lintasan terluar saling
atas mempengaruhi
E. inti atom merupakan bermuatan positif
bawah
Z
06. EBTANAS-96-32
Dari grafik dapat dinyatakan : Berdasarkan percobaan yang dilakukannya, Rutherford
(1) Inti yang berada di atas garis kestabilan mengemukakan pandangan mengenai atom antara lain
mempunyai kelebihan neutron …
(2) Inti di atas garis kestabilan memancarkan A. sambil mengelilingi intinya, elektron menyerap
sinar menjadi stabil
energi
(3) Inti di bawah garis kestabilan mempunyai
B. atom memancarkan energi, bila elektronnya
kelebihan proton. berpindah lintasan dengan arah mendekati inti
(4) Inti di bawah garis kestabilan bila C. massa atom berpusat pada suatu tempat yang
memancarkan sinar a akan menjadi stabil. disebut inti atom
Pernyataan yang benar adalah … D. elektron bermuatan negatif tersebar di seluruh
A. (1), (2) dan (3) bagian atom
B. (2), (3) dan (4) E. massa atom tersebar merata di seluruh atom
C. (1), (3) dan (4)
D. (1), (2) dan (4) 07. EBTANAS-92-32
E. (1), (2), (3) dan (4) Pernyataan di bawah ini yang merupakan model atom
Rutherford adalah …
02. EBTANAS-91-33 A. elektron tidak dapat mengorbit di sembarang
Konsep model atom Bohr dan model atom Rutherford lintasan
berbeda dalam menjelaskan … B. atom terdiri dari muatan positip yang tersebar
A. inti dan elektron sebagai bagian atom merata dalam atom
B. jenis muatan listrik dalam atom C. suatu unsur dapat bereaksi dengan unsur lain bila
C. massa atom yang terpusat di inti menerima energi
D. energi elektron yang beredar mengelilingi inti D. muatan positip dan massa atom terpusatkan pada
E. percobaan gelombang elektromagnetik inti atom
E. jika elektron berpindah lintasan, maka akan
03. EBTANAS-93-40 menyerap energi
Pernyataan berikut ini berhubungan dengan atom
Thomson kecual … 08. EBTANAS-06-28
i
A. atom bukan partikel terkecil dari suatu unsur Pernyataan di bawah yang menunjukkan kelemahan
B. muatan positif tersebar merata dalam isi atom dari teori atom Rutherford adalah ....
C. elektron pada atom tersebar diantara muatan A. Atom dari suatu unsur tidak bisa berubah menjadi
positif unsur lain
D. elektron adalah bagian dari atom yang bermuatan B. Atom mempunyai muatan positif yang terbagi
negatif merata keseluruhan isi atom
E. elektron mempunyai massa yang sama dengan C. Atom-atom suatu unsur semuanya serupa
massa muatan positif D. Atom terdiri dari inti atom yang bermuatan positif
E. Tidak dapat menjelaskan spektrum garis dari atom
04. EBTANAS-91-32 hidrogen
Kesimpulan dari percobaan hamburan Rutherford
adalah …
A. atom merupakan bagian terkecil dari suatu bahan
B. massa atom tersebar merata dalam atom
C. elektron merupakan bagian atom yang bermuatan
listrik negatif
D. massa atom terpusat satu tempat kecil yang dise-
but inti
E. atom berbentuk bola pejal

96
09. EBTANAS-99-21 14. EBTANAS-93-41
Perhatikan gambar diagram tingkat energi atom Elektron atom hidrogen mengadakan transisi
hidrogen di samping. Elektron pada lintasan dasar menghasilkan frekuensi terkecil pada deret Lyman.
memiliki energi sebesar –13,6 eV. Atom hidrogen akan Jika energi elektron pada tingkat dasar adalah -13,6 eV,
memancarkan foton dengan energi sebesar 10,2 eV bila maka energi yang dipancarkan pada saat itu adalah …
elektron berpindah lintasan dari tingkat energi … A. 17,0 eV
A. ake b c B. 13,6 eV
B. bke a b C. 13,3 eV
C. ake c a • D. 10,2 eV
D. cke a E. 6,8 eV
E. bke c
15. EBTANAS-94-45
10. EBTANAS-87-03 Dengan menggunakan persamaan deret Lyman, berapa
Salah satu ketentuan Bohr dalam model atomnya joule energi foton yang dipancarkan atom hidrogen
adalah … saat terjadi transisi elektron dari tingkat tak hingga.
A. elektron pada lintasan stasionernya memancarkan Diketahui konstanta Rydberg 1,1 × 10 7 m –1 . Cepat

energi rambat cahaya 3 × 10 8 m s –1 . Konstanta Planck 6,6 ×


B. elektron berpindah dari lintasan dengan energi ting 10– 34 Js
gi ke lintasan dengan energi yang lebih rendah akan
memancarkan foton 16. EBTANAS-90-44
C. elektron pada lintasan stasionernya menyerap Elektron atom hidrogen akan berpindah dari lintasan n
energi = 2 ke n= 1. Apabila konstanta Rydberg = 1,097 10 7

D. elektron mengelilingi inti pada lintasan tertentu m-1 , maka panjang gelombang foton yang diradiasikan
memiliki momentum linier oleh atom tersebut adalah …
E. elektron pada lintasan dengan energi paling rendah A. 1097 A
tidak tereksitasi B. 1215 A
C. 2115 A
11. EBTANAS-86-07 D. 6541 A
Apabila elektron berpindah dari suatu lintasan tertentu E. 8227 A
ke lintasan pertama, maka spektrum gelombang
elektro-magnet yang dipancarkan mengikuti … 17. EBTANAS-02-22
A. deret Lyman Atom hidrogen berpindah lintasan dari n= 3 ke n= 2.
B. deret Balmer Jika konstanta Rydberg R, maka besar panjang
C. deret Passchen gelombang foton yang dipancarkan adalah …
D. deret Brackett A. 4
E. deret Pfund R
5
B.
12. EBTANAS-90-43 R
Di dalam atom hidrogen terjadi perpindahan elektron C. 36
dari lintasan n= 2 ke lintasan n= 1, maka spektrum 5 R
yang dipancarkan adalah spektrum deret … R
D.
A. Lyman 4
B. Balmer 5 R
C. Paschen E.
36
D. Bracket
E. Pfund 18. EBTANAS-95-45
Bila terjadi transisi elektron suatu atom hidrogen dari
13. EBTANAS-89-35 lintasan n= 3 ke n= 2, berapa ev besarnya energi yang
Spektrum deret Lyman terjadi apabila terjadi transisi dipancarkan ?
elektron dari …
A. n= 2 ke n= 3 19. EBTANAS-88-10
B. n= 2 ke n= 1 Suatu atom H memancarkan spektrum pada deret
C. n= 5 ke n= 2 Balmer. Loncatan elektron yang terjadi pada atom H
D. n= 1 ke n= 2 tersebut adalah …
E. n= 4 ke n= 3 A. dari lintasan bilangan kuantum n= 6 ke n= 3
B. dari lintasan bilangan kuantum n= 6 ke n= 4
C. dari lintasan bilangan kuantum n= 3 ke n= 1
D. dari lintasan bilangan kuantum n= 4 ke n= 1
E. dari lintasan bilangan kuantum n= 5 ke n= 2

97
20. EBTANAS-00-19 26. EBTANAS-92-33
Panjang gelombang pada deret Balmer akan mencapai Jika kontanta Rydberg = 1,097 × 10 7 m –1 maka panjang
maksimum bila transisi elektron dari … gelombang terbesar pada deret Lyman adalah …
A. lintasan dasar ke lintasan n= 2 A. 912 Å
B. lintasan n= 2 ke lintasan dasar B. 1000 Å
C. lintasan n= 3 ke lintasan n= 2 C. 1215 Å
D. lintasan n= 2 ke lintasan n= 8 D. 1500 Å
E. lintasan n= 8 ke lintasan n= 2 E. 1600 Å

21. EBTANAS-97-43 27. EBTANAS-92-34


Tentukan frekuensi gelombang elektromagnetik yang Apabila energi elektron atom hidrogen pada lintasan
dipancarkan oleh transisii elektron dari n= 5 deret dasar = –13,6 ev, maka energi ionisasi pada atom H
Balmer spektrum atom hidrogen bila diketahui yang berasal dari lintasan n= 3 adalah …
konstanta Rydberg R = 1,09745 × 10 7 m –1 dan cepat A. 1,51 ev
rambat cahaya c= 3 × 10 9 m s –1 B. 4,53 ev
C. 9,07 ev
22. EBTANAS-92-48 D. 10,60 ev
Apabila elektron berpindah dari lintasan 4 ke lintasan E. 12,09 ev
2, sedangkan energi dasar elektron –13,6 ev dan 1 ev =
1,6 10 –19 joule maka besar energi yang dipancarkan 28. EBTANAS-87-35
adalah … Sebuah elektron melompat dari suatu lintasan ke lintas-
A. 1,36 × 10 –19 joule an lain yang lebih rendah dengan frekuensi 7,5 10 14 Hz.

B. 4,08 × 10 –19 joule Jika h= 6,6 × 10 –3 4 Jdetik dan c= 3 × 10 m/detik, ke-


8

C. 5,44 × 10 –19 joule mungkinan yang terjadi …


D. 6,80 × 10 –19 joule (1) terjadi penyerapan energi
E. 1.63 × 10 –19 joule (2) panjang gelombang foton 4000 A
(3) elektron tidak stabil sehingga akan meloncat ke
23. EBTANAS-00-20 atas lagi
Energi terbesar yang dipancarkan sebagai radiasi foton (4) energi foton 4,95 × 10 –19 joule

pada perpindahan elektron dalam deret Balmer adalah


… 29. EBTANAS-05-36
A. 13,6 eV Untuk bilangan kuantum utama n= 2, akam
B. 3,4 eV mempunyai bilangan kuantum orbital ( l) yang bernilai
C. 1,5 eV …
D. 0,85 eV A. 0 dan 1
E. 0,38 eV B. 1 dan 2
C. 2 dan 3
24. EBTANAS-01-24 D. 3 dan 4
Besar energi yang diperlukan untuk bereksitasi dari n= E. 4 dan 5
2 ke n= 4 pada atom hidrogen bila diketahui E = –13,6
eV adalah …
A. 2,6 eV
B. 3,4 eV
C. 4,2 eV
D. 5,6 eV
E. 6,8 eV

25. EBTANAS-98-16
Garis-garis spektrum Paschen dihasilkan bila dalam
atom hidrogen terjadi transisi elektron dari tingkat
yang lebih tinggi ke tingkat n= 3. Jika tetapan Rydberg
= 1,097 × 10 7 m –1 , maka panjang gelombang terbesar
dari deret Paschen adalah …
A. 8,2 × 10 –7 m
B. 11,5 × 10 –7 m
C. 14,4 × 10 –7 m
D. 16,7 × 10 –7 m
E. 18,8 × 10 –7 m

98
Efek Foto Listrik 06. EBTANAS-01-48
Sebuah elektron massanya 9 × 10 –31 kg bergerak
7 –1
dengan kelajuan 9 × 10 m s .
Bila konstanta Planck = 6,6 × 10 –34 Js, maka panjang

gelombang de Broglie elektron tersebut adalah …


01. EBTANAS-01-46 A. 8,15 × 10 –12 m
Perhatikan bebetapa faktor-faktor berikut: B. 6,60 × 10 –10 m
(1) frekuensi cahaya
C. 7,43 × 10 –4 m
(2) fungsi kerja
D. 1,36 × 10 3 m
(3) intensitas cahaya E. 1,23 × 10 9 m
Faktor yang meFrmpengaruhi energi kinetik foto elektron
adalah … 07. EBTANAS-98-36
A. (1) saja
Sebuah elektron bergerak dengan laju 0,6 c. Jika massa
B. (2) saja
diam elektron 9,1 × 10 –31 kg dan laju cahaya c= 3 ×
C. (3) saja 108 m s –1 , maka energi kinetik elektron itu adalah …
D. (1) dan (2) A. 2,05 × 10 –14 joule
E. (2) dan (3) B. 2,05 × 10 –15 joule
C. 2,05 × 10 –16 joule
02. EBTANAS-88-35
D. 2,05 × 10 –20 joule
Permukaan suatu logam disinari dengan cahaya yang
E. 2,05 × 10 –23 joule
mempunyai frekuensi tertentu, ternyata penyinaran itu
tidak menimbulkan elektron foto. Agar permukaan lo- 08. EBTANAS-91-49
gam dapat melepaskan elektronnya, maka … Jika h= 6,6 × 10 –34 Js, c= 3 10 8 m s –1 , R = 1,1 10 7 m –1
(1) tebal logam harus dikurangi
dan 1 ev = 1,6 × 10 –19 joule, maka energi foton cahaya
(2) digunakan cahaya yang panjang gelombangnya
tampak yang dipancarkan oleh atom hidrogen karena
lebih kecil loncatan elektron dari lintasan ke 4 besarnya adalah …
(3) intensitas cahayanya diperbesar A. 1,36 × 10 –19 joule
(4) digunakan cahaya dengan frekuensi lebih besar B. 2,55 × 10 –19 joule
C. 4,08 × 10 –19 joule
03. EBTANAS-02-41 D. 25,5 × 10 –19 joule
Sebuah partikel dan foton memiliki energi yang sama
E. 40,8 × 10 –19 joule
apabila …
A. massanya sama 09. EBTANAS-88-20
B. kecepatannya sama Jika konstanta Planck 6,63×10 –34 J.s dan massa elektron
C. momentumnya sama
= 9,1×10 –31 kg, maka supaya eletron bersifat
D. arah rambatnya sama 0
gelombang dengan panjang gelombang 6630 A,
E. medium yang dilalui sama elektron tersebut harus bergerak dengan kecepatan …
A. 3,3 × 10 6 m s -1
04. UAN-03-35 B. 5,7 × 10 5 m s -1
Frekuensi cahaya tampak 6 × 10 1 4 Hz. C. 3,31 × 10 3 m s -1
Jika h = 6,625 × 10 –34 Js, maka besar energi fotonnya
D. 6.63 × 10 3 m s -1
adalah …
E. 1,1 × 10 3 m s - 1
A. 1,975 × 10 –17 joule
B. 2,975 × 10 –18 joule 10. EBTANAS-86-25
C. 3,975 × 10 –19 joule Jika tetapan Planck = 6,6 × 10 –34 joule detik, kecepatan
D. 4,975 × 10 –19 joule
cahaya 3 10 8 m/s dan panjang gelombang cahaya 6000
E. 5,975 × 10 –19 joule
A, maka energi foton itu adalah …
A. 0,3 × 10 –19 joule
B. 0,33 × 10 –19 joule
05. EBTANAS-99-43 C. 3,3 × 10 –19 joule
– 31
Sebuah partikel yang massanya 8×10 kg bergerak D. 3 × 10 –19 joule
dengan kecepatan 1,5×10 7 ms –1 . Bila tetapan Planck
E. 33 × 10 –19 joule
besarnya 6×10 –34 J s maka panjang gelombang partikel
tersebut adalah …
B. 0,5 A
C. 1,0 A
D. 1,5 A
E. 2,0 A
F. 2,5 A

99
11. UAN-04-35 16. EBTANAS-91-48
Gambar di bawah adalah grafik hubungan E k
(energi Frekuensi ambang suatu logam sebesar 8 × 10 14 Hz,

kinetik maksimum) foto elektron terhadap frekuensi dan logam tersebut disinari dengan cahaya yang
sinar yang digunakan pada efek foto listrik. Nilai P mempunyai frekuensi 10 15 Hz. Jika tetapan Planck =
pada grafik tersebut adalah … 6,6 × 10 –34 J s, maka energi kinetik foto elektron yang
E k (joule) terlepas dari permukaan logam tersebut adalah …
A. 1,32 × 10 –15 joule
P B. 1,32 × 10 –16 joule
C. 1,32 × 10 –17 joule
D. 1,32 × 10 –18 joule
E. 1,32 × 10 –19 joule
4 5 ( × 10 14 Hz)

A. 2,64 . 10 –23 17. EBTANAS-90-42


–23
B. 3,3 . 10 Cahaya dengan panjang gelombang 500 nm meradiasi
C. 6,6 . 10 –20 permukaan logam yang fungsi kerjanya 1,86×10 –19

D. 2,64 . 10 –19 joule. Energi kinetik maksimum foto elektron adalah


E. 3,3 . 10 –19 A. 2 × 10 –19 joule
B. 4 × 10 –19 joule
12. EBTANAS-89-33 C. 5 × 10 –19 joule
Hubungan energi kinetik elektron dan frekuensi penyi- D. 6 × 10 –19 joule
naran pada gejala foto listrik terlihat pada grafik di ba- E. 9 × 10 –19 joule
wah ini. Apabila kontanta Planck h, besarnya fungsi
kerja logam adalah … 18. EBTANAS-86-34
A. 1 hEk ( joule ) Sebuah keping logam yang mempunyai energi ambang
B. 2 h 2 ev disinari dengan cahaya monokromatis dengan
C. 3 h pan-jang gelombang 6000 Å hingga elektron
D. 4 h meninggalkan permukaan logam. Jika h= 6,6 × 10 –34

E. 8 hf (Hz) Js dan kecepatan cahaya 3 10 8 m/detik, maka energi


0 4 8 12 kinetik elektron yang lepas …
A. 0,1 × 10 –19 joule
13. EBTANAS-98-37 B. 0,16 × 10 –19 joule
Suatu permukaan logam yang fungsi kerjanya 4 × 10 –19 C. 1,6 × 10 –19 joule
joule disinari cahaya yang panjang gelombangnya 3300 D. 3,2 × 10 –19 joule
A. Tetapan Planck = 6,6 × 10 –34 Js dan cepat rambat E. 19,8 × 10 –19 joule
cahaya 3 × 10 8 ms –1 . Energi kinetik maksimum
elektron adalah … 19. EBTANAS-97-35
A. 2,4 × 10 –21 joule Pada setiap atom terdapat beberapa jenis bilangan
B. 1,2 × 10 –20 joule kuantum. Untuk bilangan kuantum utama n= 4,
C. 2,0 × 10 –19 joule terdapat bilangan kuantum orbital sebanyak …
D. 4,6 × 10 –19 joule A. 4
E. 6 × 10 –18 joule B. 3
C. 2
14. EBTANAS-96-44 D. 1
Pada percobaan gejala foto listrik, digunakan sinar E. 0
monokromatik dengan panjang gelombang 400 nm. 20. EBTANAS-02-43
Bila fungsi kerja logam itu sebesar 3,96×10 –19 joule, Untuk bilangan kuantum l= 4, banyaknya nilai me
tentukanlah … yang mungkin adalah …
a) panjang gelombang ambang A. 3
b) energi kinetik maksimum elektron foto ! B. 5
(h= 6,6 × 10 –34 joule sekon, c= 3 × 10 8 m s –1 ) C. 7
D. 8
15. EBTANAS-97-45 E. 9
Elektron suatu bahan baru dapat terlepas bila disinari
oleh cahaya yang panjang gelombangnya 4400 A. 21. EBTANAS-95-32
(konstanta Planck 6,6×10 –34 J s, cepat rambat cahaya Jika elektron yang masuk ke kulit L, berasal dari kulit
3×10 9 m s – 1 ). M akan memancarkan sinar X, maka sperktrum garis
a) Berapa besarnya fungsi kerja bahan tersebut ? yang terbentuk disebut …
b) Jika cahaya yang digunakan panjang A. La
gelombangnya 3300 A, berapakah energi kinetik B. Lß
maksimum elektron yang lepas ? C. Ma
D. Mß
E. Ka

100
22. EBTANAS-91-34 27. EBTANAS-89-27
Gambar di bawah adalah atom berat saat memancarkan Partikel a4 bergerak dengan kecepatan V m s –1 tegak
2
spektrum sinar X diskontinu. Bila kekosongan elektron
lurus arah medan magnet B, lintasan yang dilalui
K diisi oleh elektron dari kulit L, maka sinar X yang
terjadi termasuk dalam deret … berjari-jari R m. Partikel 1 H bergerak dalam medan
1
A. K a magnet yang sama dengan kecepatan dan arah yang
B. K ß o sinar x sama pula, maka jari-jari lintasannya adalah…
C. K + A. 4 R m
D. L a B. 2 R m
E. L ß C. 1 R m
D. 1 R m
2
23. EBTANAS-96-33 E. 1 Rm
Pengisian elektron dari kulit M ke K pada atom 4

berelektron banyak akan memancarkan sinar X type …


28. EBTANAS-87-18
A. K a
Permukaan katode disinari cahaya sampai pada
B. Kß
frekuensi tertentu, ternyata tidak terjadi foto elektron.
C. K Agar permu-kaan katode memancarkan foto elektron,
D. L a usaha yang dapat dilaksanakan adalah …
E. L ß A. mengurangi tebal katode dan memperbesar inten
sitas cahaya
24. EBTANAS-98-34 B. memperbesar panjang gelombang dan memper-
Di suatu tempat gelombang radio memiliki kuat arus besar intensitasnya
medan listrik maksimum 60 N C –1 . Jika kecepatan
C. mengurangi tebal katode dan memperbesar pan-
cahaya = 3×10 m s dan µ o = 4p×10 – 7 Wb/A m, maka
8 –1
jang gelombang
laju energi rata-rata yang dihasilkan adalah … D. memperbesar frekuensi cahaya sampai frekuensi
3p W m –2 batas dan memperbesar intensitasnya
A. 2
E. memperbesar frekuensi cahaya sampai di atas
3 Wm frekuensi batas dan memperbesar intensitasnya
B. p –2
2
29. EBTANAS-87-33
C. 15 W m –2 Hasil yang diperoleh dari percobaan Michelson-Morley
15 W m –2 adalah …
D. p
(1) kecepatan cahaya adalah konstan dan tidak ter-
E. 15p W m –2 gantung pada tempat dan gerak pengamat
(2) kecepatan cahaya sama dalam segala arah dan
25. EBTANAS-94-30 tidak tergantung pada arah gerak bumi
Sinar X yang menumbuk elektron akan dihamburkan, (3) hipotesis eter gagal
dimana panjang gelombang sinar hamburan menjadi (4) cahaya merupakan gelombang elektromagnetik
lebih besar. Hal ini oleh Compton diinterprestasikan dimana gangguannya berupa medan listrik dan
bahwa …… medan magnet saling tegak lurus
A. foton merupakan energi yang diskrit
B. sinar X bukan gelombang elektromagnetik
C. foton tidak memiliki momentum
D. foton memiliki momentum
E. sinar X tidak menumbuk elektron

26. EBTANAS-92-47
Hubungan panjang gelombang sinar X sebelum dan
sesu dah menumbuk elektron pada gejala Compton
adalah …
h
A. cos '- = ()
1+
m
cm
B. cos '- = ()
1-
h
cm
C. cos '- = ()
1+
h
cc
D. cos '- = ()
1-
hm
h
E. cos '- = ()
1-
c
m

101
Fisika Inti 07. EBTANAS-05-18
Pada Nuklida 83 Bi209 memiliki proton dan netron dalam
inti sebanyak …
A. 83 dan 126
B. 83 dan 209
01. EBTANAS-91-37 C. 126 dan 83
Jika Z= jumlah proton dan N= jumlah netron, maka D. 126 dan 209
unsur-unsur ringan yang stabil ( Z= 20) memenuhi … E. 209 dan 83
Z
A. N > 1
08. EBTANAS-02-24
Z Dalam reaksi inti :
B. N <1 2
D+ 21 D 3
H +a Y + Q
Z 1 2 b

C. Partikel Yadalah … e
N =1
A. neutron
Z B. proton
D. N =1 C. elektron
Z D. alpha
E. N =1 E. foton

09. EBTANAS-95-36
02. EBTANAS-90-48
Dalam reaksi inti atom tidak berlaku … Pada saat a4 ditembakkan kepada atom 14 N
2 7
A. hukum kekekalan energi dihasilkan proton sebagaimana reaksi:
B. hukum kekekalan massa atom 4a +174 N 1p + X
2 1
C. hukum kekekalan momentum
Jumlah proton dan neutron dalam atom X
D. hukum kekekalan nomor atom
A. 7 dan 9
E. hukum kekekalan energi kinetik
B. 8 dan 7
C. 9 dan 9
03. EBTANAS-88-29
D. 9 dan 7
Isotop-isotop yang tidak stabil disebut radioisotop
E. 9 dan 9
SEBAB
Isotop-isotop tersebut selalu memancarkan sinar-sinar
10. UAN-03-22
radioaktif
Atom 7
N14ditembak dengan partikel alpha. Dalam
04. EBTANAS-95-34 proses ini dihasilkan isotop oksigen O17, maka par-
8
Inti atom 6 C 14 terdiri atas …
tikel yang dibebaskan adalah …
A. 6 proton dan 8 neutron
A. proton
B. 6 proton dan 8 elektron
B. elektron
C. 6 elektron dan 6 proton C. neutron
D. 6 proton dan 14 elektron D. positron
E. 8 elektron dan 6 neutron
E. foton

05. UAN-03-36
11. EBTANAS-87-22
Atom perak mempunyai nomor atom 47 dan nomor Pada reaksi inti :
massa 109. Berapa jumlah elektron. Proton dan neutron
1 n+ 23 5 U 2 36 U 140 K + 94 Si + X
yang terdapat dalam atom tersebut ? 0 92 92 54 38
A. Elektron 47 , proton 47 dan neutron 62 X adalah … e
B. Elektron 62 , proton 47 dan neutron 47 A. sinar alpa
C. Elektron 47 , proton 62 dan neutron 47 B. sinar beta
D. Elektron 56 , proton 109 dan neutron 47 C. 2 elektron
E. Elektron 109 , proton 62 dan neutron 47 D. 2 proton
E. 2 netron
06. EBTANAS-87-09
Atom 23 4
Pa mempunyai … 12. EBTANAS-86-28
91
Jika inti atom nitrogen ditembak neutron maka terjadi
A. proton = 52 , elektron = 91 dan netron 91
B. proton = 91 , elektron = 52 dan netron 91 reaksi inti sebagai berikut 14 N+ 1n 11 B + X
7 0 5
C. proton = 91 , elektron = 91 dan netron 143 X adalah …
D. proton = 91 , elektron = 182 dan netron 52 A. foton
E. proton = 91 , elektron = 91 dan netron 52 B. partikel
C. proton
D. partikel ß
E. partikel a

102
13. EBTANAS-87-25 18. EBTANAS-95-37
Unsur Plutonium ( 241 P ) berturut-turut memancarkan : (1) 7a Li + 12H
94 3 1
ß, 2a, ß, 2a, ß, 4a, 2ß dan a , maka unsur itu berubah (2) 23 8
U +1n 239 +
92 0 92
menjadi T yang bernomor atom dan nomor massa …
A. 76 dan 210 (3) 9 Ba + a 12 C + 1 n
4 3 0
B. 76 dan 215 (4) 2 H +1 H 3H +E
1 1 2
C. 77 dan 205 e
(5) 14 N+a 17 O+ 1 H + E
D. 77 dan 230 9 8 1
E. 81 dan 205 Reaksi yang menunjukkan contoh dari reaksi fusi
adalah nomor …
14. EBTANAS-91-39 A. (1)
Reaksi inti di bawah ini yang menghasilkan radioisotop B. (2)
dari bahan yang di reaksikan adalah … C. (3)
A. 1 2 +1 2 D. (4)
C 6C 20
N + 4H
6 10 2 E. (5)
e e
B. Be +24 H
9 12 +
C 01 n
4 6
e 19. EBTANAS-86-08
C. 27 Al + 4 H 30
C + 01 n
13 2 15 Massa suatu inti atom adalah A. Massa seluruh proton
D. 1 4 N + 4 He 12 Ca+2 H penyusun inti B dan massa netron D. Jika kecepatan
7 2 8 1
E. 23 N + e1 n 24 N ca-haya dalam ruang hampa adalah C, maka energi ikat
11
a
0 11
a inti itu adalah …
A. (A + B + D) C 2
15. UAN-04-22
B. {B – (A + D)} C 2
Perhatikan reaksi di bawah ini !
C. {(B + D) – A} C 2
14
7
H +24 H 1H
1
+ X D. {A – (B + D)} C 2
6 Li + Z
e E. {(A + D) – B} C 2
7 Be +1 n
3 4 1
Nilai x dan z dari reaksi di atas adalah … 20. EBTANAS-94-34
X Z Massa suatu inti atom = X sma. Bila massa seluruh
A 18
9
O 2
1
H proton dan neutron penyusun inti adalah Y sma dan Z
17 1 sma, maka besar energi ikat inti atom itu adalah …
B O n
9 0 A. {(X + Y + Z)} . 931 Mev
C 17
8
O 2
1
H B. {Y – (X + Z)} . 931 Mev
C. {(Y + Z) – X} . 931 Mev
D 17 O 2 H
9 1 D. (X – (Y + Z)} . 931 Mev
E 17
8
O 0
-1
e E. {(X + Z) – Y} . 931 Mev

16. EBTANAS-86-26 21. EBTANAS-89-36


Inti atom 14 N ditembaki dengan partikel alpha, Apabila 2
1
H = 2,009 sma ; 3
1
H = 3,018 sma ; 4
2
H =
7
e
sehingga melepaskan sebuah proton. Unsur yang 4,003 sma, 1n
0
= 1,009 sma dan 1 sma = 931 Mev,
terbentuk adalah … maka energi yang dibebaskan pada reaksi:
A. isotop nitrogen 2H +3 H 4 H + 1 n + energ sebesar …
B. isotop karbon 1 1 2 0
e
A. 12,103 Mev i
C. isotop hidrogen
D. isotop oksigen B. 15,250 Mev
E. isotop deutron C. 15,780 Mev
D. 16,122 Mev
17. EBTANAS-93-44 E. 16,761 Mev
Hubungan antara massa inti dengan massa unsur-unsur
penyusun inti atom adalah … 22. EBTANAS-02-48
12
A. massa inti = massa proton + massa neutron Jika massa proton, neutron dan inti 6
C masing-
B. massa inti > massa proton + massa neutron masing adalah 1,007 sma, 1,009 sma dan 13,100 sma.
C. massa inti < massa proton + massa neutron Jika 1 sma setara dengan energi sebesar 931 MeV
D. massa proton < massa inti + massa neutron maka energi ikat inti atom 12 C adalah …
E. massa proton = massa neutron - massa inti 6
A. 0,005 MeV
B. 4,655 MeV
C. 5,586 MeV
D. 46,550 MeV
E. 55,860 MeV

103
23. EBTANAS-01-49 27. EBTANAS-98-40
Apabila massa inti 12 C = 12 sma, massa proton Massa inti 9 Be = 9,0121 sma, massa proton = 1,0078
6 4
1,09783 sma dan massa netron = 1,008665 sma (1 sma sma dan massa neutron 1,0086 sma. Bila 1 sma setara
= 931 MeV), maka energi ikat atom tersebut adalah … dengan energi sebesar 931 MeV, maka energi ikat
A. 41,107 MeV atom 9 Be adalah …
4
B. 47,110 MeV
A. 51,39 MeV
C. 72,141 MeV
B. 57,82 MeV
D. 92,141 MeV
C. 62,10 MeV
E. 107,92 MeV
D. 90,12 MeV
E. 90,74 MeV
24. EBTANAS-06-29
Dalam reaksi fuisi berikut Q 2
1
H + 31 H 4
2
He + 10 n + 28. EBTANAS-96-45
Bila massa H21 = 2;014741 sma Hitung energi (dalam MeV) yang dibebaskan dalam
reaksi inti:
3 H =3,016977sma
1 1 n+ 7 Li
H +4H 4
1 2 2 0
4 He = 4,003879 sma e sma,
e
2 massa proton = 1,007825
1 n = 1,008987 sma massa inti lithium = 7,016000 sma,
0
massa inti helium = 4,002604,
1 sma = 931 MeV, energi yang dibebaskan pada reaksi
1 sma = 931 Mev
inti di atas adalah....
A. 10,04 MeV
29. EBTANAS-06-35
B. 17,55 MeV
C. 27,55 MeV Dengan menggunakan data berikut ini. Hitunglah:
a. Defek massa
D. 37,63 MeV
E. 45,14 MeV b. Energi ikat atom U 238
92

(massa atom U238


92
= 238,05076 sma, massa netron =
25. EBTANAS-00-22
1,00876 sma, massa proton = 1,00728 sma dan massa
Dalam reaksi fisi berikut:
elektron = 0,00055 sma, 1 sma=931 MeV)
2
1
H +13 H
H +01 n + Q
4
2
e
Bila massa 21 H = 3,016977 sma, H = 4,00387 sma,
4 30. EBTANAS-92-37
2
e Massa Inti karbon 12 C = 12,000 sma, massa proton dan
3
1
H = 3,016977 sma, 1 n = 1,008987 sma, dan
0
6

1 sma = 931 MeV, energi yang dibebaskan pada reaksi netron masing-masing 1,0078 sma. Defek massa dalam
pembentukan inti karbon adalah …
inti di atas adalah …
A. 24,0984 sma
A. 175,5 Mev
B. 12,0984 sma
B. 17,55 Mev
C. 6,0516 sma
C. 1,755 Mev
D. 0,01755 Mev D. 6,0468 sma
E. 0,001755 Mev E. 0,0984 sma

31. EBTANAS-91-43
26. EBTANAS-99-48
3
Pada reaksi fusi: Apabila massa 1
H = 3,016 sma, massa proton = 1,008
2 H +2 H 3 H + 1 n + energ sma, massa neutron = 1,009 sma dan 1 sma setara
1 1 2 0
e2 i dengan 931 Mev, maka energi ikat inti 3 H adalah …
diketahui massa inti H = 2,0147 sma, massa inti 1
1
A. 9,31 Mev
3
2
H = 3,0169 sma, massa inti 0
1 n = 1,0089 sma. Bila
B. 93,10 Mev
e setara dengan energi sebesar 931 Mev, maka
1 sma C. 930,07 Mev
besar energi yang dilepaskan pada reaksi fusi tersebut D. 2817,21 Mev
adalah … E. 5625,10 Mev
A. 3,1585 Mev
B. 3,3516 Mev 32. EBTANAS-90-45
C. 3,4447 Mev Masa inti karbon 12 C adalah 12 sma. Jika setiap
6
D. 3,5678 Mev
proton dan neutron massanya 1,0078 sma dan 1,0086
E. 3,6309 Mev
sma, dan 1 sma setara dengan 931 MeV, maka
besarnya energi ikat inti 12
6
C adalah …
A. 61,3 MeV
B. 84,9 MeV
C. 91,6 MeV
D. 93,1 MeV
E. 102,6 MeV

104
33. EBTANAS-05-39
Massa Inti 6 C12 adalah 12 sma, jika massa proton =
1,0078 sma, massa neutron = 1,0086 sma dan 1 sma =
931 MeV, maka besarnya energi ikat karbon tersebut
adalah ....
A. 3,67 MeV
B. 7,63 MeV
C. 9,16 MeV
D. 91,6 MeV
E. 102,6 MeV

34. EBTANAS-99-44
Pasangan-pasangan bilangan kuantum di bawah ini
yang dapat menggambarkan keadaan salah satu
elektron kulit terluar atom 11 Na adalah …
n l ml m
A201+
B210+
C300+
D310+
E401+

35. EBTANAS-02-49
Deret Actinium dapat dinyatakan dalam rumus …
A. 4 n
B. 4 n+ 1
C. 4 n+ 2
D. 4 n+ 3
E. 4 n+ 4

36. EBTANAS-96-35
Diantara unsur berikut ini yang termasuk dalam deret
uranium adalah …
A. 82 Pb207
B. 83 Bi209
C. 90T h230
D. 92 U235
E. 93 Np 237

105
Gelombang Elektromagnetik 06. EBTANAS-88-11
Dari sifat-sifat radioaktif di bawah ini yang betul
adalah …
A. daya tembus sinar a > sinar ß > sinar
B. daya tembus sinar a > sinar > sinar ß
01. EBTANAS-97-31
C. daya tembus sinar a > sinar ß > sinar
Urutan spektrum gelombang elektromagnetik yang
benar untuk variasi frekuensi besar ke frekuensi kecil D. daya tembus sinar a < sinar ß < sinar
adalah … E. daya tembus sinar a < sinar < sinar ß
A. cahaya biru, cahaya hijau, sinar infra merah,
gelombang radar. 07. EBTANAS-96-34
B. cahaya hijau, cahaya biru, sinar x, sinar gamma. Pernyataan tentang sinar radioaktif berikut yang benar
C. sinar infra merah, sinar ultra violet, cahaya hijau, adalah …
cahaya biru A. daya tembus sinar alpha lebih besar daripada sinar
D. gelombang radar, cahaya hijau, cahaya biru, beta
gelombang radio B. daya tembus sinar gamma lebih kecil daripada
E. sinar x, sinar gamma, cahaya biru, cahaya hijau sinar alpha
C. daya ionisasi sinar beta lebih besar daripada sinar
02. EBTANAS-05-32 gamma
Urutan spektrum gelombang elektromagnetik mulai D. daya ionisasi sinar alpha lebih kecil daripada sinar
dari frekuensi terbesar adalah … gamma
A. Infra merah, cahaya tampak, ultra violet, sinar x E. dayai onisasi sinar alpha lebih besar daripada
B. Sinar gamma, sinar x, ultra violet, infra merah sinar beta
C. Gelombang mikro, infra merah, ultra violet, sinar
tampak 08. EBTANAS-91-36
D. Gelombang TV, ultra violet, sinar gamma, sinar x Urutan sinar radioaktif berdasarkan daya ionisasi dari
E. Ultra violet, sinar x, sinar gamma, infra merah yang besar ke yang lebih kecil adalah …
A. a ; ; ß
03. EBTANAS-06-23 B. ß ; ; a
Pernyataan di bawah ini, yang bukan sifat gelombang C. a ; ß ;
elektromagnetik adalah..., D. ; ß ; a
A. merupakan gelombang longitudinal E. ; a ; ß
B. dapat mengalami polarisasi
C. dapat merambat di ruang hampa 09. EBTANAS-90-46
D. merambat pada medan magnet dan medan listrik Perhatikan gambar berikut !
E. arah getar dan arah rambat saling tegak lurus ×3 × × × 2× × × × = menyatakan arah medan
× × × × × × × magnet tegak lurus bidang
04. EBTANAS-89-14 × × × × × × × 1 kertas menjauhi pembaca
Yang bukan merupakan sifat gelombang × × × × × × ×
elektromagnet adalah … × × × × × × × Sinar-sinar radioaktif yang
A. memerlukan medium × × × × × × × dipancarkan tersebut adalah
B. tidak menyimpang dalam medan magnet …
C. arah getarannya tegak lurus arah rambatan
D. dapat dipantulkan dan dibiaskan 1 2 3
E. dapat menunjukkan gejala polarisasi A sinar a sinar ß sinar
B sinar ß sinar sinar a
05. EBTANAS-87-19 C sinar sinar a sinar ß
Sifat sinar a dibanding sinar radioaktif yang lain D sinar sinar ß sinar a
adalah …
E sinar a sinar sinar ß
A. daya ionisasinya terbesar, daya tembusnya terbesar
B. daya ionisasinya terbesar, daya tembusnya terkecil
C. daya ionisasinya terkecil, daya tembusnya terbesar 10. EBTANAS-86-27
D. daya ionisasinya terkecil, daya tembusnya terkecil Urutan daya tembus sinar-sinar radioaktif dari yang
E. daya tembusnya terkecil, tidak mempunyai daya ter-kuat hingga yang terlemah adalah …
A. alpha – beta - gama
ionisasi
B. beta – alpha - gama
C. alpha – gama - beta
D. gama – alpha - beta
E. gama – beta - alpha

106
11. EBTANAS-01-25 15. EBTANAS-86-36
Sinar radioaktif a, ß dan dipancarkan oleh bahan Sinar katode yang dilewatkan dalam medan magnet di-
radioaktif, melewati medan magnet homogen yang belokkan arahnya
tegak lurus masuk bidang gambar menjauhi anda. SEBAB
Lintasan a, ß dan yang benar adalah … Sinar katode dipengaruhi medan magnet

A. × × × × D. × × × × 16. EBTANAS-95-31
× × × a ß × × a Salah satu sinar katoda adalah …
ß × × × × × × × A. dibelokkan oleh medan magnet dan medan listrik
× × × × × × × × B. dapat manembus kayu, kertas dan logam
× × × × × × × × C. arah sinarnya bergantung pada letak anoda
D. merupakan gelombang longitudinal
B. × × × × E. × × × × E. terdiri dari partikel bermuatan positif
ß × × × a × × ×
17. EBTANAS-05-17
× × × a × × × ß×
Beberapa sifat sinar katoda.
× × × × × × × ×
1. Merambat lurus
× × × × × × × ×
2. Dapat menghitamkan pelat film
3. Menimbulkan panas pada obyek yang dikenai
C. × × × ×
4. Tidak dibelokan oleh medan magnet
× × × × Pernyataan yang benar adalah ...
×a × × ß A. 1, 2 dan 3
× × × × B. 1 dan 3
× × × × C. 2 dan 4
D. 1 dan 4
12. EBTANAS-00-21 E. 2, 3 dan 4
Berikut ini adalah sifat sinar alfa, kecual …
A. bermuatan positif i 18. EBTANAS-01-23
B. identik dengan atom Helium Pernyataan di bawah ini adalah sifat-sifat sinar katode,
C. daya tembusnya paling kecil kecual …
D. merupakan gelombang partikel i merambat lurus dalam ruang hampa
A.
E. memiliki energi B. memiliki daya tembus besar
C. bermuatan listrik negatif
13. EBTANAS-93-42 D. dipengaruhi oleh medan magnet dan medan listrik
Dari pernyataan-pernyataan tentang sifat radioaktif E. memendarkan zat-zat tertentu yang dilaluinya
berikut ini yang salah adalah …
A. radioaktif mempengaruhi plat film 19. EBTANAS-02-21
B. sinar gamma mempunyai daya tembus terbesar Ciri-ciri sinar katoda adalah …
C. sinar alpha mempunyai daya ionisasi terbesar A. bermuatan positif
D. sinat beta tidak bermuatan dan tidak bermassa B. bermuatan negatif
E. sinar alpha bernomor atom 2 dan bernomor massa 4 C. tidak dibelokkan oleh medan magnet
D. kecepatan partikelnya lambat
14. EBTANAS-92-35 E. tidak bermuatan

daya ionisasi 20. UAN-04-21


daya serap lemah sedang kuat Salah satu sifat sinar katoda adalah …
lemah ( 1 ) A. dibelokkan oleh medan magnet dan medan listrik
sedang ( 2 ) ( 3 ) ( 4 ) B. dapat menembus kayu, kertas dan logam
Kuat ( 5 ) C. arah sinarnya bergantung pada letak anoda
Pada tabel daya tembus dan daya ionisasi dari sinar D. merupakan gelombang longitudinal
radioaktif di atas, maka sinar beta terletak pada kotak E. terdiri dari partikel bermuatan positif
A. (1)
B. (2) 21. UAN-03-21
C. (3) Berikut ini yang bukan merupakan sifat-sifat sinar
D. (4) katoda adalah …
E. (5) A. tidak dipengaruhi medan listrik
B. merambat lurus
C. menghasilkan sinar X
D. membelok dalam medan magnet
E. memiliki energi kinetik

107
22. UAN-03-33 28. EBTANAS-98-33
Yang bukan sifat gelombang elektromagnetik adalah Pernyataan-pernyataan berikut ini adalah sifat
A. Memerlukan medium gelombang elektromagnetik:
B. tidak menyimpang dalam medan listrik (1) dapat mengalami polarisasi
C. arah getarannya tegak lurus arah rambatan (2) merupakan gelombang transversal
D. dapat dipantulkan dan dibiaskan (3) merambat lurus dalam medan magnet dan
E. dapat menunjukkan gejala polarisasi medan listrik
(4) terdiri atas partikel-partikel bermuatan listrik
23. UAN-03-45 Pernyataan yang benar adalah …
Tuliskan urutan gelombang elektromagnetik dari yang A. (1), (2) dan (3)
berfrekuensi rendah sampai yang berfrekuensi tinggi ! B. (1), (2), (3) dan (4)
C. (1) dan (3)
24. EBTANAS-02-40 D. (2) dan (4)
5 –19
Energi foton sinar gamma 10 eV (1 eV = 1,6 × 10 E. (4) saja
joule), dan jika tetapan Planck = 6,6 × 10 –34 J.s, maka
panjang gelombang sinar gamma adalah … 29. EBTANAS-96-30
A. 4,125 × 10 –15 A Perhatikan pernyataan-pernyataan tentang energi
B. 1,2375 × 10 –14 A radiasi berikut. Energi radiasi kalor oleh suatu
C. 7,27 × 10 –6 A permukaan:
D. 4,125 × 10 –5 A (1) berbanding lurus dengan pangkat 4 suhu
E. 1,2375 × 10 –4 A mutlaknya
(2) berbanding lurus dengan luas permukaannya
25. EBTANAS-02-42 (3) dipancarkan berupa gelombang
Sebuah kelereng massanya abergerak dengan elektromagnetik
kecepatan b. Jika konstanta Planck adalah hmaka (4) dipancarkan hanya melewati media udara
panjang gelombang de Broglie dari kelereng itu adalah yang benar adalah pernyataan …
ab A. (1), (2), (3) dan (4)
A. B. (1), (2) dan (3)
h
C. (1), (3) dan (4)
h
B. D. (1), (2), dan (4)
ab E. (2), (3) dan (4)
ah
C.
b 30. EBTANAS-93-39
b Manakah deretan gelombang elektromagnetik berikut
D. ini yang urutannya berdasarkan energi fotnya dari yang
ah
kecil ke yang lebih besar ?
a A. cahaya tampak, sinar infra merah, ultra violet dan
E.
bh sinar x
B. sinar , sinar x, infra merah dan cahaya tampak
26. EBTANAS-99-41 C. cahaya tampak, ultra violet, sinar xdan sinar
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut: D. sinar , sinar x, ultra violet dan cahaya tampak
(1) Di udara kecepatannya cenderung sebesar E. ultra violet, cahaya tampak, infra merah dan sinar x
3×10 8 m s –2
(2) Dapat merambat di ruang hampa 31. EBTANAS-88-03
(3) Dapat mempengaruhi lempeng film Sinar gamma, sinar infra merah dan sinar ungu adalah
(4) Merupakan gelombang longitudinal gelombang elektromagnetik. Kecepatan sinar-sinar ter-
Pernyataan yang merupakan sifat gelombang sebut adalah …
elektromagnetik adalah … A. sinar gamma mempunyai kecepatan paling besar
A. (1) dan (2) B. sinar ungu mempunyai kecepatan paling kecil
B. (1), (2) dan (3) C. sinar infra merah mempunyai kecepatan paling
C. (1) dan (4) besar
D. (2), (3) dan (4) D. sinar ungu mempunyai kecepatan yang besarnya
E. (3) dan (4) diantara kecepatan sinar gamma dan sinar infra
merah
27. EBTANAS-86-09 E. ketiga sinar mempunyai kecepatan yang sama
Laser adalah berkas cahaya yang memiliki sifat antara
lain : … 32. EBTANAS-88-04
A. tidak koheren, monokromatis dan sejajar Sinar laser terdiri dari …
B. monokromatis, koheren dan sejajar A. elektron-elektron dengan kecepatan besar
C. tidak koheren, polikromatis dan sejajar B. proton-proton dengan kecepatan besar
D. koheren, polikromatis dan sejajar C. neutron-neutron dengan kecepatan besar
E. monokromatis, koheren dan tidak sejajar D. partikel dengan kecepatan besar
E. gelombang elektro magnetik

108
33. EBTANAS-86-08
Yang termasuk gelombang elektromagnet adalah …
A. dapat didefraksikan, tetapi tidak dapat dipolari-
sasikan
B. dapat dipolarisasikan tetapi tidak dapat berinter-
ferensi
C. dapat berinterferensi dan difraksi
D. dapat dibelokkan dalam medan listrik maupun
dalam medan magnet
E. memerlukan medium untuk perambatannya

34. EBTANAS-93-37
Pernyataan di bawah ini tentang sifat dan penggunaan
gelombang elektromagnetik.
1. Gelombang elektromagnetik memerlukan
medium perantara
2. Gelombang elektromagnetik dapat mengalami
gejala polarisasi
3. Untuk sistem radar digunakan gelombang
elektro-magnetik
4. Frekuensi gelombang AM lebih tinggi dari
pada gelombang FM
Pernyataan di atas yang benar adalah …
A. 1 dan 2 saja
B. 2 dan 3 saja
C. 2 dan 4 saja
D. 1, 2 dan 3
E. 1, 2, 3 dan 4

109
REAKTOR ATOM 07. EBTANAS-88-15
Fungsi moderator pada reaktor atom adalah …
A. mempercepat elektron sehingga mempercepat
reaksi inti
B. mempercepat neutron sehingga mempercepat
01. EBTANAS-86-10 reaksi inti
Akselerator adalah alat yang digunakan untuk … C. memperlambat elektron sehingga mempercepat
A. memperlambat gerakan partikel yang tidak ber-
reaksi inti
muatan D. memperlambat elektron sehingga memper-lambat
B. memperlambat gerakan partikel bermuatan reaksi inti
C. mempercepat gerakan partikel yang tidak ber- E. memperlambat neutron sehingga mempercepat
muatan reaksi inti
D. mempercepat gerakan partikel yang bermuatan
E. mempercepat reaksi partikel-partikel yang ber-
08. EBTANAS-92-39
muatan Fungsi utama moderator pada reaktor atom adalah …
A. menurunkan energi netron
02. EBTANAS-02-50 B. memindahkan panas ke reservoir
Fungsi moderator pada reaktor nuklir adalah … C. mengendalikan populasi netron
A. mempercepat elektron
D. menahan radiasi hasil fisi
B. mempercepat neotron
E. mempercepat terjadinya reaksi inti
C. memperlambat elektron
D. memperlambat positron 09. EBTANAS-93-43
E. memperlambat neutron Alat deteksi yang digunakan untuk mengamati jejak
partikel radioaktif adalah …
03. EBTANAS-96-36
A. emulsi film dan kamar kabut Wilson
Fungsi utama moderator pada sistem reaktor atom B. pencacah Geiger dan emulsi film
adalah … C. pencacah Geiger dan sintilasi
A. mempercepat terjadinya reaksi fisi D. kamar kabut Wilson dan pencacah Geiger
B. menahan radiasi dari hasil fisi E. sintilasi dan kamar kabut Wilson
C. memindahkan panas ke reservoir
D. mengendalikan populasi neutron
10. EBTANAS-92-36
E. menurunkan laju neutron Detektor sinar radioaktif yang cara kerjanya mengubah
ionisasi menjadi pulsa listrik adalah …
04. EBTANAS-95-38 A. kamar kabut Wilson
Komponen reaktor yang berfungsi menyerap energi
B. pencacah sintilasi
neu-tron adalah …
C. emulsi film
A. batang kontrol D. pencacah Geiger
B. moderator E. elektroskop
C. shielding
D. bahan bakar 11. EBTANAS-90-49
E. teras reaktor
Komponen reaktor atom yang memperlambat nuetron
agar lebih mudah ditangkap inti adalah …
05. EBTANAS-94-35 A. batang pengendali
Fungsi batang kendali pada reaktor nuklir adalah untuk B. shielding
… C. perisai
A. menurunkan energi netron
D. bahan bakar
B. menahan radiasi netron yang dihasilkan
E. moderator
C. memperbesar jumlah netron
D. menyerap netron yang berlebihan 12. EBTANAS-89-31
E. melepas netron yang stabil Detektor yang berguna untuk mengamati jejak partikel
radioaktif yaitu …
06. EBTANAS-93-46 A. pencacah Geiger Mueller dan emulsi film
Komponen reaktor atom yang berfungsi memperlambat
B. kamar kabut Wilson dan pencacah sintilasi
neutron agar lebih mudah ditangkap inti adalah … C. emulsi film dan pencacah sintilasi
A. batang kendali D. pencacah sintilasi dan pencacah Geiger Mueller
B. moderator E. kamar kabut Wilson dan emulsi film
C. pendingin
D. perisai radiasi
E. teras reaktor

110
13. EBTANAS-06-30
Pencacah Geiger Muller adalah alat untuk mengukur

A. jumlah kalor yang dipancarkan oleh unsur
radioaktif
B. jumlah proton dalam suatu inti radioaktif
C. jumlah elektron pada atom radioaktif
D. intensitas radiasi unsur radioaktif
E. intensitas gelombang elektromagnetik

111
Waktu Paruh 06. EBTANAS-90-47
Dari penimbangan thorium 234 ternyata massanya 12,8
mg. Jika 48 hari kemudian penimbangannya meng-
hasilkan massa thorium 3,2 mg, maka waktu paruhnya

01. UAN-03-38 T adalah …


1
Suatu isotop Pb 210
yang memiliki waktu paruh 22
82 2
tahun dibeli 44 tahun yang lalu. Isotop ini akan men- A. 6 hari
jadi Bi 210
. Sisa Pb 210
pada saat ini adalah … B. 12 hari
83 82
A. 85 % C. 24 hari
B. 65 % D. 48 hari
C. 50 % E. 96 hari
D. 25 %
E. 15 % 07. UAN-04-37
Grafik di bawah menunjukkan hubungan jumlah zat
02. EBTANAS-02-23 (N) terhadap waktu (t) pada peluruhan suatu unsur
Waktu paruh suatu isotop radioaktif 24 jam, setelah 48 radioaktif. Waktu yang diperlukan sehingga unsur
jam massa yang tertinggal adalah … tersebut tinggal 1 mol adalah …
(N)
A. 1 kali semula
2

B. 1
kali semula 16
4

C. 1
kali semula 8
12
1
D. kali semula 2
24

E. 1
kali semula 10 t (hari)
48
A. 10 hari
B. 20 hari
03. EBTANAS-92-38
C. 30 hari
Suatu unsur radioaktif mempunyai massa 10 gram dan
D. 40 hari
waktu paruh 30 menit. Banyaknya zat radioaktif yang
E. 50 hari
meluruh sesudah 2 jam adalah …
A. 0,625 gram
08. EBTANAS-01-50
B. 1,250 gram
100
C. 2,500 gram
D. 8,750 gram
E. 9,375 gram

04. EBTANAS-91-38
50
Setelah 40 hari massa suatu bahan radioaktif tinggal
1 massa semula, berati waktu paruh bahan tersebut 25
32
adalah … 12,5
A. 2 hari
B. 8 hari 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 t(s)
C. 32 hari Peluruhan massa zat radioaktif Xmemenuhi grafik
D. 64 hari massa ( m ) terhadap waktu ( t). Berdasarkan grafik
E. 120 hari konstanta peluruhan ( ) zat radioaktif Xadalah …
A. 0,132
05. EBTANAS-87-31 B. 0,173
Suatu zat radio aktif yang mempunyai waktu paruh 30 C. 0,231
menit, setelah 2 jam hanya tinggal seperenambelas ba- D. 0,347
gian semula E. 0,693
SEBAB
Waktu paruh adalah waktu yang dibutuhkan oleh zat
ra-dioaktif untuk meluruh sehingga tinggal
setengahnya

112
09. EBTANAS-93-45 13. EBTANAS-92-49
Berdasarkan grafik peluruhan di samping ini, maka Perhatikan grafik peluruhan zat radioaktif di samping
jumlah zat radioaktif setelah 1 jam adalah … ini. Besar koefisien peluruhan adalah …
A. 1 N oN m(gr)
4 A. 0.0189 per hari 100
B. 1
N oN o
B. 0,0350 per hari
8
C. 0.0693 per hari
1
C. No D. 0,6930 per hari 50
16
1 1
E. 34,650 per hari
D. No No
32 2
1
E. No
64 0 10 20 t hari)
0 10 20 30 menit
14. EBTANAS-05-19
10. EBTANAS-97-39 Berdasarkan grafik peluruhan disamping ini, maka
Grafik di samping menunjukkan hubungan jumlah zat jumlah radioaktif setelah meluruh 1 jam adalah ....
(N) terhadap waktu ( t) pada peluruhan suatu unsur
A. 1 No
radioaktif. Waktu yang diperlukan sehingga unsur 4
tersebut tinggal 1 mol adalah … B. 1 No
A. 10 hari 16 N(mol) 8
1
B. 20 hari C. No
16
C. 30 hari 9
1
D. 40 hari D. No
32
E. 50 hari 0 10 t(hari) 1
E. No
64
11. EBTANAS-95-35
Grafik berikut ini menunjukkan peluruhan suatu bahan 15. EBTANAS-94-33
ra dioaktif. Berdasarkan grafik peluruhan bahan Dari beberapa grafik peluruhan zat radioaktif di bawah
radioaktif tersebut di atas, besarnya konstanta peluruh ini, yang memiliki aktivitas terbesar adalah grafik …
adalah … N oN o
N o

N
1 No 1 No 1 No
o 2 2 2
0 2 4 6 0 2 4 6 0 2 4 6
1 No
2 N o
N o
1 1
0 20 40 60 No No
2 2
A. 0,017 s –1 0 2 4 6 0 2 4 6
B. 0,035 s –1 A. (1)
C. 0,350 s –1 B. (2)
D. 1,390 s –1 C. (3)
E. 2,770 s –1 D. (4)
E. (5)
12. EBTANAS-86-35
Perhatikan diagram di bawah ini 16. EBTANAS-94-32
N N = kuat radiasi mula-mula Seberkas sinar yang melewati suatu lapisan setebal 1
6 T = waktu selama peluruhan cm dengan koefisien pelemahan 0,693 cm -1 . Jika
(dalam tahun) intensitas si nar mula-mula = I 0 maka intensitas sinar
3 yang diserap lapisan adalah …
A. 0,1 I 0
1,5 B. 0,2 I 0
T C. 0,5 I 0
0 2 4 D. 0,8 I 0
Dari diagram dapat disimpulkan bahwa waktu paruh E. 1,0 I 0
zat radioaktif itu adalah …
A. 2 tahun
B. 4 tahun
C. 6 tahun
D. 8 tahun
E. 10 tahun

113
17. EBTANAS-91-35
Suatu bahan mempunyai Half Value Layer (HVL) 2
cm terhadap sinar . Apabila intensitas sinar setelah
menem-bus bahan tersebut tinggal 12 1 % dari
2
intensitas semula, maka tebal bahan tersebut adalah …
A. 4,5 m
B. 6,0 m
C. 8,0 cm
D. 10,5 cm
E. 12,5 cm

18. EBTANAS-95-33
Tabel di bawah ini menunjukkan data dari 5 jenis
bahan dengan koefisien pelemahan dan HVLnya
Bahan Koefisien Pelemahan HVL
(cm –1 ) (cm)
(1) 0,693 2
(2) 0,3465 4
(3) 0,17325 5
(4) 0,08625 6
(5) 0,077 9
Dari tabel tersebut hubungan yang benar antara
koefisien pelemahan dengan HVLnya ditunjukkan oleh
bahan ada-lah nomor …
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)

114
Relativitas 05. UAN-03-34
Sebuah roket ketika diam di bumi mempunyai panjang
100 m. Roket tersebut bergerak dengan kecepatan 0,8 c
( c = kecepatan cahaya dalam vakum). Menurut orang
di bumi, panjang roket tersebut selama bergerak adalah
01. EBTANAS-90-41 …
Salah satu postulat Einstein dalam teori relativitas A. 50 m
adalah …
B. 60 m
A. hukum-hukum Newton tetap berlaku untuk benda C. 70 m
yang mempunyai kecepatan mendekati kecepatan D. 80 m
cahaya E. 100 m
B. kecepatan benda dapat lebih besar dari kecepatan
cahaya
06. UAN-04-34
C. kecepatan benda besarnya mutlak tidsk tergantung
Sebuah roket waktu diam di bumi mempunyai panjang
pada pengamat 100 m. Roket tersebut bergerak dengan kecepatan 0,8 c
D. kecepatan cahaya besarnya mutlak tidak tergan- (c = kecepatan cahaya dalam vakum). Menurut orang
tung pada pengamatnya di bumi, panjang roket tersebut selama bergerak adalah
E. kecepatan benda menentukan besarnya massa (dibulatkan) …
benda
A. 50 m
B. 60 m
02. UAN-03-42 C. 70 m
Roket A bergerak ke kanan dengan kecepatan 0,8 c, D. 80 m
sedangkan roket B bergerak ke kiri dengan kecepatan E. 100 m
0,6 c relatif terhadap buni. Berapakan kecepatan roket
A bila diukur dari roket B ?
07. EBTANAS-97-33

03. EBTANAS-94-29 Pada saat bergerak, panjang sebuah pesawat menjadi 1


2
Dua benda bergerak dengan kecepatan masing-masing panjang pesawat itu dalam keadaan diam. Jika c=
1 cdan 1
c , arah berlawanan. Bila c= kecepatan kecepatan cahaya, maka kecepatan pesawat itu relatif
2 4 terhadap pengamat yang diam adalah …
cahaya, maka kecepatan benda pertama terhadap
A. 1 c
benda kedua sebesar … 2
A. 0,125 c B. 1 cv2
B. 0,250 c 2

C. 0,500 c C. 1 cv3
2
D. 0,666 c
3
E. 0,75 c D. c
4
4
04. EBTANAS-89-30 E. c
3
Sebuah benda dalam keadaan diam panjangnya X0 , ke-
mudian digerakkan dengan kecepatan V(mendekati ke- 08. EBTANAS-92-46
cepatan cahaya), maka panjang benda menurut Benda bergerak dengan laju 0,6 cdengan arah sesuai
pengamat diam yang berada sejajar arah panjang benda de-ngan panjang benda. Bagi pengamat yang diam
adalah … terlihat panjang benda itu mengalami penyusutan
V sebesar …
A. 2 X = X o 1- A. 6 %
c
B. 20 %
V C. 36 %
B. 2 X = X o 1 + D. 64 %
c
E. 80 %
c
C. 2 X = X o 1- 09. EBTANAS-02-39
V
Pada pemetaan lahan kompleks persegi panjang = 4,0
c km dan lebar 2,5 km, berapa luas lahan bila diukur dari
D. 2 X = X o 1 +
V udara dengan kecepatan pesawat pengukur 0,6 c
(searah pan-jang lahan) ?
V A. 8,0 km 2
E. 2 X o = X 1-
c B. 12,5 km 2
C. 15 km 2
D. 16,6 km 2
E. 17,5 km 2

115
10. EBTANAS-99-42 15. EBTANAS-06-27
Jika c adalah laju cahaya di udara, maka agar massa Menurut Einstein, sebuah benda dengan massa diam
benda menjadi 125 persennya massa diam, benda harus mo , setara dengan energi m o
c2 , dengan c adalah
digerakkan pada kelajuan … kecepatan rambat cahaya dalam ruang hampa. Apabila
A. 1,25 c benda bergerak dengan kecepatan v, maka energi total
B. 1 c benda setara dengan ....
C. 0,8 c 1. 1
m o (2c 2 + v 2 )
D. 0,6 c 2
2 2
E. 1,5 c 2. m 0 (c + v )
3. m 0
c 2 + 1 mo v 2
2
11. EBTANAS-91-47
Massa benda yang bergerak dengan kecepatan 0,6 c( c v2
4. (m C2 y( 1-
= kecepatan cahaya) akan berubah menjadi nkali o
c2
massa diamnya, maka nadalah … Pernyataan di atas yang benar adalah ....
A. 0,80 A. 1, 2, dan 3
B. 1,25 B. 1 dan 3
C. v2 C. 2 dan 4
D. v3 D. 4 saja yang benar
E. 3 E. Semuanya benar

12. EBTANAS-86-24
Sebuah partikel bergerak dengan laju V = 1 cv3 ( c=
2
laju cahaya) Jika m0 = massa diam, m= massa
bergerak, Ek = energi, E0 = energi diam, maka berlaku

1 1
A. m= m0 ; Ek = E0
2 2
4
B. m= m0 ; Ek = E0
3
3
C. m= m0 ; Ek = E0
2
D. m = 2 m0 ; Ek = 2 E0
E. m = 2 m0 ; Ek = E0

13. EBTANAS-96-31
Massa diam suatu benda mo dan massa bergeraknya m.
Apabila benda itu bergerak dengan kecepatan 0,6 c
dimana c= laju cahaya dalam ruang hampa, maka
hubungan m0 dan m yang benar adalah …
A. mo = 1,25 m
B. mo = 0,8 m
C. mo = 1,0 m
D. mo = 0,5 m
E. mo = 0,6 m

14. EBTANAS-05-34
Sebuah pesawat antariksa melewati bumi dengan
kelaju-an 0,6 c. Menurut penumpang pesawat panjang
pesawat L, maka menurut orang di bumi panjang
pesawat adalah …
A. 2 L
B. L
C. 0,8 L
D. 0,6 L
E. 0,4 L

116
Transistor 05. EBTANAS-93-48
Pernyataan-pernyataan di bawah ini berkaitan dengan
teori pita energi:
(1) Pita konduksi adalah pita yang terisi penuh
elektron
01. EBTANAS-88-12 (2) Pada bahan isolator, pita konduksinya tidak terisi
Bahan yang hambatan jenisnya turun bila suhunya di- elektron
naikkan adalah …
(3) Pita valensi adalah pita tertinggi yang penuh terisi
A. konduktor elektron
B. isolator (4) Pita konduksi adalah pita yang tidak terisi elektron
C. semi konduktor Pernyataan yang benar adalah …
D. tembaga A. (1), (2) dan (3)
E. perak
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
02. EBTANAS-86-42 D. (2) dan (4)
Bahan semi konduktor adalah bahan yang … E. (1), (2), (3) dan (4)
(1) mempunyai hambat jenis tinggi
(2) mempunyai hambat jenis sedang pada suhu kamar 06. EBTANAS-97-37
(3) hambat jenis naik secara linier dengan kenaikan
Pernyataan yang benar tentang pita energi pada isolator
suhu
adalah …
(4) hambat jenis turun dengan kenaikan suhu A. pita konduksi berisi penuh elektron, pita valensi
kosong elektron, gap pita valensi dan pita
03. EBTANAS-94-36 konduksi sempit.
Di bawah ini adalah pita energi PK = pita konduksi dan
B. pita konduksi berisi penuh elektron, pita valensi
PV = pita valensi
kosong elektron, gap pita valensi dan pita
PK konduksilebar.
PK PK PK C. Pita valensi maupun pita konduksi penuh elektron
PK D. Pita valensi penuh elektron, pita konduksi berisi
sebagian elektron
PV PV PV E. Pita valensi penuh elektron, pita konduksi kosong
PV
PV elektron
1 2 3 4 5
Susunan pita energi dari bahan isolator ditunjukkan 07. EBTANAS-02-46
oleh gambar … Di bawah ini adalah pernyataan tentang pita energi:
A. (1)
1. pita konduksinya kosong
B. (2)
2. celah energi antara pita valensi dan pita konduksi
C. (3) sempit
D. (4) 3. tidak cukup energi bagi elektron untuk pindah ke
E. (5) pita konduksi
4. pita konduksi dan valensi saling tumpang tindih
04. EBTANAS-89-25 Pernyataan yang benar tentang isolator adalah …
Zat padat yang memiliki susunan pita energi seperti
A. 1 dan 2
gambar dibawah disebut konduktor sebab … B. 1 dan 3
C. 1 dan 4
N D. 2 dan 3
E. 2 dan 4
2N
08. EBTANAS-90-50
2N Perbedaan pengisian elektron pada pita konduksi antara
bahan konduktor dan semikonduktor adalah …
2N Konduktor Semikonduktor
A. memiliki 6 pita energi
A terisi penuh terisi sebagian
B. pita valensinya sudah penuh
B terisi penuh Kosong
C. pita konduksinya sudah penuh
C terisi sebagian Kosong
D. pita valensinya belum penuh
D terisi sebagian terisi penuh
E. pita konduksinya belum penuh
E kosong terisi sebagian

117
09. EBTANAS-99-46 14. EBTANAS-00-50
Pernyataan-pernyataan berikut ini berkaitan dengan Kristal semikonduktor Germanium (Ge) yang dikotori
semi konduktor germanium yang telah dikotori atom oleh atom Arsen (As) akan menjadi …
boron. A. turun konduktifitasnya
(1) Atom boron merupakan atom akseptor pada B. bertambah lebar pita energinya
semikonduktor germanium C. semikonduktor ekstrinsik type p
(2) Pembawa mayoritas muatan semikonduktor ini D. semikonduktor ekstrinsik type n
adalah lubang E. bertambah besar hambatan jenisnya
(3) Semikonduktor germanium menjadi semi-
konduktor jenis n 15. EBTANAS-05-38
(4) Secara keseluruhan semikonduktor tidak netral Ketika suatu atom bervalensi 5 disisipkan pada semi-
Pernyataan-pernyataan di atas yang benar adalah … konduktor murni, maka:
A. (1) dan (2) 1. Terjadi semikonduktor jenis-N
B. (1), (2) dan (3) 2. Daya hantar listrik menurun
C. (1) dan (4) 3. Pembawa muatan mayoritas adalah elektron
D. (2), (3) dan (4) 4. Hambatan listrik bertambah
E. (3) dan (4) Pernyataan yang benar adalah ....
A. 1 dan 2
10. EBTANAS-87-20 B. 2 dan 3
Perbedaan sifat kelistrikkan logam dan semi konduktor C. 2 dan 4
ialah … D. 1 dan 4
A. atom logam mempunyai jumlah elektron lebih E. 1 dan 3
banyak pada kulit terluar dibandingkan dengan
semi konduktor 16. EBTANAS-89-34
B. elektron pada atom logam terikat kuat oleh inti- Jika wafer semi konduktor setengah bagian diisi kristal
nya sedangkan pada semi konduktor tidak silikon cair yang mengandung ketidak murnian donor,
C. semi konduktor tidak memiliki cahaya energi ke mudian setengah bagian lagi diisi ketidak murnian
D. hambat jenis semi konduktor turun pada kenaikan aksep tor, maka diperoleh semi konduktor …
suhu sedangkan hambat jenis logam naik pada ke A. jenis P
naikan suhu B. jenis N
E. semakin tinggi suhu logam semakin baik meng- C. jenis P-N
hantarkan listrik, tetapi semikonduktor semakin D. jenis P - N – P
sukar menghantarkan listrik E. jenis N - P - N

11. EBTANAS-98-39 17. EBTANAS-94-37


Terjadinya lapisan perintang (lapisan kosong) pada Yang berfungsi sebagai pembawa muatan dalam bahan
sambungan antara semikonduktor jenis P dengan semi semikonduktor ekstrinsik type N adalah …
konduktor jenis N disebabkan oleh … A. elektron
A. timbulnya medan listrik pada daerah sambungan B. proton
B. perpindahan elektron dari jenis N ke jenis P C. elektron
C. perpindahan lubang dari jenis P ke jenis N D. elektron dan lubang
D. perpindahan lubang dari jenis N menjauhi jenis P E. proton dan lubang
E. perpindahan elektron dari jenis N menjahuhi jenis
P 18. EBTANAS-01-47
Pernyataan-pernyataan di bawah ini berkaitan dengan
12. EBTANAS-96-37 tingkat energi donor dan akseptor dalam semi
Pernyataan yang benar tentang peran donor pada bahan konduktor
semikonduktor adalah untuk … (1) Tingkat energi donor sedikit rendah dari pita
A. menurunkan daya konduksi listrik konduksi, menghasilkan semi konduktor jenis n
B. menetralkan daya konduksi listrik (2) Tingkat energi akseptor sedikit lebih tinggi dari
C. meningkatkan daya konduksi listrik pita valensi, menghasilkan semi konduktor jenis p
D. meningkatkan kebebasan elektron (3) Tingkat energi donor sedikit lebih tinggi dari pita
E. mengurangi kebebasan gerak elektron valensi menghasilkan semi konduktor jenis n
(4) Tingkat energi akseptor sedikit lebih rendah dari
13. EBTANAS-98-38 pita konduksi menghasilkan semi konduktor jenis
Pembawa muatan mayoritas dalam bahan p
semikonduktor ekstrinsik tipe N adalah … Pernyataan-pernyataan di atas yang benar adalah …
A. proton A. (1), (2) dan (3)
B. neutron B. (1) dan (3)
C. elektron C. (2) dan (4)
D. elektron dan lubang D. (4) saja
E. proton dan lubang E. (1), (2), (3) dan (4)

118
19. EBTANAS-95-39 23. EBTANAS-93-31
Tentang semikonduktor intrinsik, pernyataan yang Pernyataan di bawah ini berlaku untuk transistor ideal,
benar di bawah ini adalah … kecual …
A. semikonduktor jenis P mempunyai tingkat i daya output sama dengan daya input
A.
akseptor. B. energi output sama dengan energi input
B. semikonduktor jenis P mempunyai tingkat donor C. efisiensi transformator ideal selalu 100 %
C. hambatannya naik bila suhunya dinaikkan. D. (arus × lilitan) input = (arus × lilitan) output
D. pembawa muatan listrik dalam semi konduktor E. (tegangan × lilitan) input = (tegangan × lilitan)
murni adalah elektron dan hole. output
E. pembawa muatan listrik dalam semi konduktor
sisipan tergantung valensi atom pengotornya. 24. EBTANAS-94-40
Pada rangkaian common emittor, arus basis 20 µA.
20. EBTANAS-89-32 Jika penguatan arus 125 kali, maka arus yang lewat
Semi konduktor yang disipi atom-atom donor kolektor adalah …
menghasil kan semi konduktor … A. 2,5 A
A. tipe P B. 2,5 10 – 2 A
B. tipe N C. 2,5 10 – 3 A
C. tipe PN D. 2,5 10 – 5 A
D. tipe NP E. 2,5 10 – 6 A
E. tipe PNP
25. EBTANAS-01-48
21. EBTANAS-87-26 Jika arus basis pada suatu transistor sebesar 0,05 mA
Semi konduktor (germanium) dirangkaikan seri dengan membangkitkan arus kolektor sebesar 1,95 mA, maka
batere dan miliamperemeter, kemudian pada semi kon- penguatan pada transistor itu sebesar …
duktor dijatuhkan sinar matahari. A. 200
B. 190
C. 50
D. 49
E. 39

26. EBTANAS-96-38
Pernyataan manakah yang benar ? Dari grafik karakteristik hubungan I (kuat arus)
A. Arus berkurang sebab hambatan semi konduktor terhadap V (tegangan) dari dioda berikut ini :
bertambah besar (I) I (IV) I
B. Arus berkurang sebab hambatan semi konduktor
berkurang
C. Arus bertambah besar sebab hambatan semi 30 20 10 V 30 20 10
konduktor berkurang V
D. Arus bertambah besar sebab hambatan semi
konduktor bertambah besar
E. Arus tidak mengalir pada rangkaian (II) I (V) I

22. EBTANAS-94-38
Barier potensial timbul pada sambungan P-N di dalam 30 20 10 V 30 20 10
dioda karena … V
A. terjadi penimbunan muatan positip di daerah N
dan muatan negatip di daerah P
B. terjadi penimbunan muatan positip di daerah N (III) I
dan muatan negatip di daerah P
C. diode disambungkan dengan sumber tegangan
dalam arah maju 30 20 10V
D. diode disambungkan dengan sumber tegangan
dalam arah mundur
E. diode mengalami tegangan mundur hingga
mencapai break down voltage
Yang menunjukkan besarnya tegangan rusak = –30 V
adalah gambar …
A. (I)
B. (II)
C. (III)
D. (IV)
E. (V)

119
27. EBTANAS-93-49 30. EBTANAS-86-30
Beberapa lampu (L 1 , L 2 , L 3 dan L 4 ), saklar (S 1 dan S 2 ) Pengarah arus (rectifier) dibuat dengan menyambung
dan sumber tegangan E dirangkaiakan seperti gambar semi konduktor jenis P dengan semi konduktor jenis N.
di bawah ini. Jika S 1
dibuka dan S 2
ditutup, maka Gambar berikut, arus terjadi pada rangkaian ……
lampu yang menyala adalah …
L 2S 1 A. P N
L 3
L 1
S 2
L 4
D D S 2
B. P N

E
A. L 1
dan L 2
B. L 1
dan L 3
C. L 2
dan L 4
C. P N
D. L 1
dan L 4
E. L 1
saja

28. UAN-04-40
Beberapa lampu (L 1 , L 2 , L 3 dan L 4 ), saklar (S 1 dan S 2 ) D. P N
diode D dan sumber tegangan E dirangkai seperti
gambar di bawah ini. Jika S 1 dibuka dan S 2 ditutup.
Maka lampu yang menyala adalah …

E. P N

31. EBTANAS-96-39
Perhatikan gambar rangkaian penyearah di bawah ini !
(1)
A. L 1
dan L 2
B. L 1
dan L 3
C. L 2
dan L 4
D. L 1
dan L 4
E. L 1 saja

29. EBTANAS-90-38
Suatu penyearah hanya terdiri dari satu dioda. Grafik V (2)
terhadap t pada bagian output adalah …
A.

B. (3)

C.

Rangkaian penyearah gelombang penuh diperlihatkan


pada gambar …
D. A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (2) saja
E. (3) saja
E.

120
32. EBTANAS-02-47 34. EBTANAS-91-40
Di bawah ini yang merupakan rangkaian penyearah Diantara rangkaian listrik di bawah ini, yang
gelombang penuh ( full wave rectifier ) dengan center merupakan rangkaian penyearahan sederhana dan
tap adalah … menghasilkan gelombang penuh adalah …
A.
A.

(+)
B.

(-)
B.

C. (+)

(-)

C.
D.

(+)

(-)
D.
E.

(+)

(-)

E.
33. EBTANAS-94-39
Perhatikan gambar rangkaian listrik di bawah ini.
(+)

CRO (-)

35. EBTANAS-92-40
Karakteristik transistor n-p-n pada rangkaian common
Gambar yang tampak pada layar CRO adalah …… emitor pada keadaan siap kerja adalah …
A. A. V E > V B , I E = I B + i C
B. V E > V C , I E = I B - i C
C. V C < V B , I E = I B + i C
B. D. V E < V B , I E = I B - i C
E. V E < V C , I E = I B + i C

C.

D.

E.

121
36. EBTANAS-91-50 38. EBTANAS-97-38
Dari grafik karakteristik rangkaian common emitor ber Diantara rangkaian transistor di bawah ini:
ikut, maka pada tegangan kerja V CE = 20 volt, dan arus (1) (4)
basis (I B ) = 20 µA besar penguatan arusnya adalah …
Ic (mA)
40 µA
4
30 µA
(2) (5)
3
20 µA
2
10 µA

1 (3)

0 10 20 V CE
(V)
A. 1,25 kali
B. 8 kali
C. 12,5 kali Yang lampu (L) nya menyala adalah …
D. 80 kali A. (1)
E. 125 kali B. (2)
C. (3)
37. EBTANAS-99-47 D. (4)
Di antara rangkaian transistor di bawah ini : E. (5)
(1) (2)
39. EBTANAS-96-40
RL RL Perhatikan rangkaian transistor sederhana berikut ini.

(1) (3)

LDR LDR

(3) (4)

RL R L
(2) (4)

LDR LDR

yang lampunya (L) menyala bila LDR-nya tidak


disinari adalah gambar nomor … Rangkaian yang berfungsi sebagai penguat adalah
A. (1), (2) dan (3) gambar nomor …
B. (1), (2), (3) dan (4) A. (1) dan (3)
C. (1) dan (3) B. (2) dan (4)
D. (2) dan (4) C. (1), (2) dan (3)
E. (4) D. (1), (2) dan (4)
E. (1), (2), (3) dan (4)

122
40. EBTANAS-95-40 43. EBTANAS-88-16
Perhatikan rangkaian berikut ini !! Dari kelima gambar rangkaian transistor di bawah ini
(1) (4) yang menggambarkan arah arus yang benar adalah …
C E A. C
BB B
E C
E

(2) (5) C
CB
E E
B

(3) B. C
C B
B
E E

Rangkaian transistor yang termasuk common emitor


tipe PNP adalah nomor …
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5) C. C
B
41. EBTANAS-93-50
Supaya transistor seperti pada gambar rangkaian di E
bawah dapat berfungsi, harus mempunyai ketentuan …

R1 IE R 2
IB
V2
V1
IC

A. V 2
>V 1
dan I C
<ID D. C
B. V 2
=V 1
dan I C
=ID B
C. V 2
<V 1
dan I C
<ID
D. V 2> V 1 dan I C> I D E
E. V 2
<V 1
dan I C
>ID

42. EBTANAS-92-50
Jika arus emitor (I E ) = 1 mA, arus kolektor (I C ) = 0,93
mA, maka arus yang mengalir ke basis (I B
) adalah …

I E
I c
E. C
B
E
V E
I B
V C

A. 0.03 mA
B. 0.07 mA
C. 0.93 mA
D. 1.00 mA
E. 1.93 mA

123
44. EBTANAS-90-39
Perhatikan rangkaian common emiter pada gambar.
Supaya transistor dapat berfungsi, keadaan arus I c
dengan I b serta V E C dengan V EB adalah …

C
B V EC

V BE
E

A. I c
> I b dan V EC
>V EB
B. I c
< I b dan V EC
>V EB
C. I c
< I b dan V EC
<V EB
D. I c
> I b dan V EC
<V EB
E. I c
= I b dan V EC
=V EB

124
Ilmu Alam Falak 06. EBTANAS-98-18
Pasang naik dapat terjadi pada saat:
(1) fase bulan baru
(2) gerhana matahari
(3) bulan purnama
01. EBTANAS-99-22 (4) kuartir akhir
Pernyataan-pernyataan di bawah ini mengenai batuan Pernyataan yang benar adalah …
beku.
A. (1), (2) dan (3)
(1) Phitonik adalah hasil pembekuan magma di B. (1), (2), (3) dan (4)
bagian dalam litosfer C. (1) dan (3)
(2) Porfink adalah hasil pembekuan magma di D. (2) dan (4)
antara lapisan-lapisan litosfer E. (4) saja
(3) Efusif adalah hasil pembekuan magma yang
merayap di permukaan bumi
07. EBTANAS-01-11
(4) Korok adalah pembekuan magma dengan Faktor-faktor yang mempengaruhi arus laut dinyatakan
proses pendinginan yang sangat lambat sebagai berikut:
Yang benar adalah pernyataan … (1) angin
A. (1), (2) dan (3) (2) perbedaan suhu
B. (1), (2), (3) dan (4)
(3) perbedaan kadar garam
C. (1) dan (3)
(4) pasang naik dan pasang surut
D. (2) dan (4) Yang benar adalah pernyataan-pernyataan nomor …
E. (4) A. (1), (2) dan (3)
B. (1) dan (3)
02. EBTANAS-02-13 C. (2) dan (4)
Kerapatan garam air laut di permukaan dapat lebih
D. (4) saja
besar dari pada kerapatan garam air laut di bawahnya E. (1), (2), (3) dan (4)
karena …
A. di permukaan terjadi penguapan 08. EBTANAS-05-20
B. terjadinya arus laut vertikal Akibat dari gaya orogenetik maka menimbulkan ...
C. terjadinya arus laut horizontal
A. permukaan air laut turun
D. suhu permukaan lebih kecil
B. permukaan air laut naik
E. air laut bergerak tak beraturan C. gelombang air laut yang besar
D. patahan dan lipatan
03. EBTANAS-02-14 E. batuan beku
Peristiwa/kejadian berikut ini merupakan akibat
pengaruh bumi, kecual …
09. EBTANAS-01-12
A. perbedaan waktui
Perhatikan pernyataan berikut:
B. pergantian musim (1) pembelokan arah angin
C. pembelokan angin (2) terjadinya pepatan bumi pada kutubnya
D. pergantian siang malam (3) terjadinya siang dan malam
E. peredaran semu harian benda langit
(4) pergeseran matahari
Pernyataan yang benar tentang akibat rotasi bumi
04. EBTANAS-97-19 adalah …
Salah satu penyebab terjadinya pergantian musim A. (1), (2) dan (3)
adalah … B. (1), (2) dan (4)
A. jarak bumi ke bulan yang berdekatan
C. (2), (3) dan (4)
B. jarak bumi ke matahari yang berjauhan
D. (1), (3) dan (4)
C. rotasi bumi pada porosnya E. (1), (2), (3) dan (4)
D. kemiringan sumbu bumi terhadap ekliptika
E. revolusi bulan mengelilingi bumi 10. UAN-04-13
Perhatikan peristiwa-peristiwa berikut ini
05. EBTANAS-98-17 (1) Terjadinya siang dan malam
Akibat rotasi bumi, maka terjadi:
(2) Terjadinya pergantia musim
(1) pergantian musim (3) Terjadinya pembelokan arah mata angin
(2) pergantian siang danmalam (4) Terjadinya perubahan tahunan posisi zenit
(3) pasang surut air laut matahari
(4) perbedaan suhu di 2 tempat berbeda Yang merupakan peristiwa sebagai akibat rotasi bumi
Pernyataan di atas yang benar adalah …
adalah …
A. (1), (2) dan (3) A. (1), (2) dan (3)
B. (1), (2), (3) dan (4) B. (1) dan (3)
C. (1) dan (3) C. (2 dan (4)
D. (2) dan (4) D. Hanya (4)
E. (4) saja
E. Semua benar

125
11. EBTANAS-97-17 16. EBTANAS-01-13
Pernyataan-pernyataan berikut berkaitan dengan Bagian matahari yang tampak menyerupai piringan
timbul-nya jenis angin. ber-warna merah keemasan disebut …
(1) Penyebab angin musim adalah adanya daratan A. kromosfer
yang luas yang berseberangan dengan B. fotosfer
khatulistiwa. C. bintik matahari (sunspot)
(2) Angin siklon disebabkan adanya daerah D. korona
depresi minimum atau depresi maksimum. E. prominensa
(3) Penyebab angin lembah karena tekanan udara
di bagian lereng gunung lebih rendah daripada 17. EBTANAS-99-49
di lembah. Bagian luar matahari yang tampak menyerupai
(4) Penyebab angin darat karena pada siang hari piringan berwarna emas adalah …
darat lebih cepat panas daripada laut. A. khromosfer
Yang benar adalah pernyataan … B. prominensa
A. (1), (2) dan (3) C. korona
B. (1) dan (3) D. fotosfer
C. (2) dan (4) E. flare
D. (4)
E. (1), (2), (3) dan (4) 18. EBTANAS-97-40
Perhatikan gambar penampang matahari berikut:
12. EBTANAS-00-23 Bagian prominensa ditunjukkan oleh nomor …
Di bawah ini adalah beberapa pernyataan tentang angin A. (1)
(1) terjadi pada siang hari B. (2) (5)
(2) suhu daratan lebih tinggi dari suhu lautan C. (3) (1) (3)
(3) mengalir dari laut ke darat D. (4) (2)
Pernyataan yang ada kaitannya dengan angin laut E. (5) (4)
adalah …
A. (1) dan (2) saja 19. EBTANAS-05-40
B. (1), (2) dan (3) Gumpalan gas panas yang terlontar dengan dahsyat
C. (1) dan (3) saja dari permukaan matahari disebut ....
D. (2) dan (3) saja A. flare
E. (3) saja B. korona
C. aurora
13. UAN-03-39 D. kromosfer
Berikut ini yang tidak termasuk planet superior adalah E. prominensa
A. Venus
B. Mars 20. EBTANAS-99-23
C. Uranus Pernyataan yang benar tentang fase bulan ketika terjadi
D. Pluto gerhana bulan adalah …
E. Saturnus A. bulan berkonjungsi dengan kedudukan terjauh dari
bumi
14. EBTANAS-00-24 B. bulan berkonjungsi dengan kedudukan terdekat
Berikut ini yang tidak termasuk planet superior adalah dari bumi
A. Venus C. Bulan beroposisi dengan kedudukan terjauh dari
B. Mars bumi
C. Uranus D. Bulan beroposisi dengan kedudukan terdekat dari
D. Pluto bumi
E. Saturnus E. Bulan berkonjungsi atau beroposisi dengan
kedudukan terdekat dari bumi.
15. UAN-04-39
Bagian luar matahari yang tampak menyerupai 21. EBTANAS-98-20
piringan berwarna emas adalah … Pernyataan tentang busur ekliptika di bawah ini, yang
A. kromosfer benar adalah …
B. prominensa A. Busur ekliptika di hitung dari titik Aries sampai
C. korona proyeksi bintang menurut arah positif
D. fotosfer B. Busur ekliptika di hitung dari titik Aries sampai
E. flare proyeksi bintang menurut arah negatif
C. Busur ekliptika juga disebut lintang astronomi
D. Busur pada lingkaran lintas astronomi yang
dihitung dari proyeksi bintang sampai bidang
tersebut
E. Busur ekliptika merupakan bagian dari azimut
bintang

126
22. EBTANAS-97-18 27. EBTANAS-97-20
Periode bumi mengelilingi matahari 1 tahun. Bila jari- Pada gambar di samping bintang-bintang yang
jari lintasan suatu planet mengelilingi matahari dua kali memiliki tinggi yang sama adalah … Z
jari-jari lintasan bumi mengelilingi matahari, maka A. (1) dan (2) (2)
periode planet tersebut adalah … (v2 = 1,4) B. (2) dan (4) B
A. 0,4 tahun C. (1) dan (3) S (3) U
B. 1 tahun D. (3) dan (4) (3)
C. 1,4 tahun E. (1) dan (4) T (4)
D. 2,8 tahun N
E. 5,6 tahun

23. EBTANAS-99-24
Bujur astronomik Bintang P
pada gambar di samping adalah …
A. 90 o
B. 60 o
C. 45 o
D. 30 o
E. 0 o

24. EBTANAS-99-25
Bujur astronomik Bintang
P pada gambar di samping
adalah …
A. 45 o
B. 90 o
C. 135 o
D. 180 o
E. 225 o

25. EBTANAS-99-50
Di antara pernyataan-pernyataan yang berkaitan
dengan teori-teori kosmologi berikut:
(1) Semua materi di alam semesta ini bergerak
saling menjauhi
(2) Seluruh materi jagad raya semula berasal dari
satu kesatuan
(3) Meteri di alam semesta dapat terbentuk terus-
menerus
Yang termasuk teori Big Bang adalah …
A. (1)
B. (1) dan (2)
C. (2)
D. (2) dan (3)
E. (3)

26. EBTANAS-98-19
Letak bintang P dilukiskan berdasarkan tata koordinat
ekuator seperti pada gambar. Ascenciorecia (kenaikan
lurus) dari bintang P adalah …

45 oZ = Ka
S
A. 315 o

B. 270 o KLS KLU


o
C. 225
o
D. 135 U
E. 45 oN K B
Q

127