P. 1
penyesuaian (siklus akuntansi)

penyesuaian (siklus akuntansi)

|Views: 107|Likes:
Dipublikasikan oleh diqbal satyanegara
Penyesuaian (Siklus Akuntansi). Dari berbagai sumber. Terbuka untuk Sharing dan Koreksi nya.
Penyesuaian (Siklus Akuntansi). Dari berbagai sumber. Terbuka untuk Sharing dan Koreksi nya.

More info:

Published by: diqbal satyanegara on Feb 26, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/26/2011

pdf

text

original

Penyesuaian

Diqbal Satyanegara

Pengertian
‡ Proses penyesuaian merupakan proses pemutakhiran data keuangan setiap akhir tahun sebelum disusun laporan keuangan. Proses tersebut menggunakan jurnal yang dinamakan Adjusting Entries (jurnal penyesuaian). ‡ Disusun setiap akan membuat laporan keuangan.

Pentingnya JP harus disusun
a. Beberapa transaksi belum dilakukan jurnal karena belum saatnya b. Beberapa beban belum dilakukan jurnal selama periode akuntansi karena beban tersebut belum digunakan c. Beberapa unsur memang belum dilakukan pencatatan

Klasifikasi JP (unsur-unsur pokok):
1. Prepayment (pembayaran-pembayaran dimuka): beban dibayar dimuka (prepaid expenses), pendapatan diterima dimuka (unearned revenues). 2. Unsur-unsur yg masih harus dilakukan (accrual): pendapatan yang masih harus diterima (accrued revenues), beban yang masih harus dibayar (accrued expenses).

Unsur Unsur yang harus dibuat dlm JP

1. Depreciation Expenses
‡ Merupakan harga perolehan aktiva tetap selama usia ekonomis secara sistematis dan rasional. Penyesuaian dilakukan untuk mengakui besarnya cost yg telah expired menjadi expenses.

Keterangan 31 Des Beban Penyusutan Akumulasi Penyusutan

P/R

Debet Xxxx

Kredit

xxxx

2. Perlengkapan (supplies)
‡ Merupakan berbagai unsur yang dibeli oleh perusahaan guna mendukung operasi perusahaan. Perlengkapan yg telah diperoleh dan digunakan akan menjadi expense

Keterangan 31 Des Beban Perlengkapan Perlengkapan

P/R

Debet Xxxx

Kredit

xxxx

3. Beban yang masih harus dibayar
‡ Merupakan berbagai beban yang telah menjadi beban perusahaan sampai pada akhir periode akuntansi, namun belum dikeluarkan uang kasnya, shg menimbulkan utang bagi perusahaan. ex: salary expense, rent expense, interest expense.

Keterangan 31 Des Beban Gaji Utang Gaji

P/R

Debet Xxxx

Kredit

xxxx

4. Pendapatan yg masih harus diterima
‡ Merupakan berbagai pendapatan yang telah menjadi hak perusahaan pada periode akuntansi tertentu tetapi belum dicatat dan belum diterima uangnya (piutang).

Keterangan 31 Des Piutang Sewa Pendapatan Sewa

P/R

Debet Xxxx

Kredit

xxxx

5. Beban dibayar dimuka
‡ Merupakan berbagai beban yang dikeluarkan terlebih dahulu kasnya, tetapi manfaat ekonomisnya baru akan dinikmati beberapa periode y.a.d. ex: prepaid rent, prepaid insurance. ‡ Terdapat dua pendekatan utk mencatatnya: a. Pada awal pembayaran dicatat sebagai aktiva (assets) b. Pada awal pembayaran dicatat sebagai beban (expense)

a. Pada awal pembayaran dicatat sebagai aktiva
Keterangan 1 jan Sewa di byr dimuka Kas (mencatat pembyrn sewa pertama kali) P/R Debet Xxxx xxxx Kredit

Keterangan 31 Des Beban Sewa Sewa dibayar dimuka (sebesar yg telah benar2 menjadi beban)

P/R

Debet Xxxx

Kredit

xxxx

b. Pada awal pembayaran dicatat sebagai beban
Keterangan 1 Jan Beban Sewa Kas (mencatat pembyrn sewa pertama kali) P/R Debet Xxxx xxxx Kredit

Keterangan 31 Des Sewa di byr dimuka Beban Sewa (sebesar yg blm menjadi beban perusahaan)

P/R

Debet Xxxx

Kredit

xxxx

6. Pendapatan dibayar di muka
‡ Merupakan berbagai pendapatan yg diterima dahulu uang kas nya, tetapi pelaksanaan pekerjaan baru akan dilakukan beberapa periode yang akan dtg. Ex: pendapatan sewa diterima dimuka, pendapatan komisi diterima dimuka. ‡ Terdapat dua pendekatan: a. Pada awal penerimaan kas dicatat sebagai kewajiban (liabilitiy) b. Pada awal pembayaran dicatat sebagai pendapatan (revenue)

a. Pada awal penerimaan kas dicatat sbg liability
Keterangan 1 Jan Kas Pendapatan diterima di muka (mencatat penerimaan kas pertama lagi) Keterangan 31 Des Pendapatan diterima dimuka Pendptn Sewa P/R P/R Debet Xxxx xxxx Kredit

Debet Xxxx

Kredit

xxxx

b. Pada awal pendapatan dicatat sebagai pendapatan
Keterangan 1 Jan Kas Pendapatan Sewa (mencatat penerimaan kas pertama kali) P/R Debet Xxxx xxxx Kredit

Keterangan 31 Des Pendaptan Sewa Pendapatan diterima di muka (sebesar yang belum menjadi hak perusahaan)

P/R

Debet Xxxx

Kredit

xxxx

7. Estimasi Pajak
‡ Merupakan estimasi terhadap besarnya pajak yang masih harus dibayar oleh perusahaan kepada pemerintah
Keterangan 31 Des Estimasi pajak bangunan Estimasi utang pajak bangunan (sebesar estimasi pajak bangunan) P/R Debet Xxxx xxxx Kredit

Contoh kasus (perusahaan Yale)
‡ Dibawah ini terdapat informasi untuk penyesuaian atas neraca saldo pada 30 September 200x: a. Beban gaji yg masih harus dibayar sebesar Rp250.000,00 b. Penyusutan atas bangunan utk bulan September sebesar Rp100.000,00 c. Beban iklan yg masih harus dibayar sebesar Rp300.000,00 d. Pendapatan jasa yang sudah menjadi hak perusahaan tetapi belum diterima uang kasnya sebesar Rp2.500.000,00

Jurnal Penyesuaiannya
Keterangan 30 sept Beban Gaji Utang Gaji Beban penyusutan bangunan Ak. Penystn. Bangunan Beban Iklan Utang Beban Iklan Piutang Usaha Pendapatan Jasa P/R Debet Rp250.000 Rp250.000 Rp100.000 Rp100.000 Rp300.000 Rp300.000 Rp2500.000 Rp2.500.000 Kredit

Neraca Saldo Disesuaikan
No Accounts Kas Piutang Usaha Bangunan Utang Usaha Modal Yale Prive Yale Pendapatan Jasa Beban Gaji Beban Iklan Utang Gaji Utang Beban Iklan Beban Penyusutan bangunan Akumulasi penyusutan bangunan Debet Rp21.300 Rp7.500 Rp2.000 Rp1.000 Rp750 Rp500 Rp100 Kredit Rp5000 Rp10.000 Rp17.500 Rp250 Rp300 Rp100

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->