Anda di halaman 1dari 3

KAMUS GEOLOGI

Mafic
Istilah yang dipakai untuk batuan beku yang tersusun oleh satu atau lebih
ferromagnesian, panampakannya berupa mineral-mineral berwarna gelap.

Magmatic Evolution
(Evolusi Magmatis) Perubahan yang terus menerus dalam komposisi magma
sebagai hasil dari diferensiasi, asimilasi, atau percampuran magma.

Magmatic Segregation
(Segregasi Magmatis) Konsentrasi kristal dalam suatu mineral pada bagian tertentu
dari magma selama proses pembekuan dan kristalisasi. Beberapa deposit bijih yang
bernilai ekonomis terbentuk melalui cara ini.

Magnesite
Mineral dari kelompok karbonat MgCO3, berwarna putih sampai keabuan, atau
coklat. Magnesite pada umumnya ditemukan di dalam urat irregular dalam serpentin
dan dibentuk oleh hasil alterasi dari batuan dolomit atau dari batuan yang kaya akan
magnesium silikat. Biasa digunakan dalam pembuatan bahan tahan api.

Malachite
Mineral monoklinik berwarna hijau terang Cu2CO3(OH)2. Merupakan bijih tembaga
dan merupakan mineral sekunder yang biasa berasosiasi dengan azurite pada zona
atas (oksidasi) dari urat tembaga, bisa juga terdapat sebagai material semen pada
batupasir. Biasa digunakan sebagai perhiasan.

Nannoplankton
Nama yang diberikan untuk material fosil berukuran ultra-mikroskopis; secara umum
ukurannya sangat kecil sehingga hanya dapat dilihat dengan menggunakan
mikroskop fase-kontras atau dengan mikroskop elektron.
Fosil nannoplankton berguna dalam pengkorelasian batuan baik dalam cakupan
pendek atau cakupan panjang.

Natural Gas
(Gas Alam) Penggunaan istilah ini terbatas pada gas yang terdapat bersama-sama
dengan minyak bumi. Kotoran yang terdapat pada gas alam berupa nitrogen,
karbondioksida, dan hidrogen sulfida. Karena nilai ekonomisnya gas alam telah
menjadi komoditi penting akhir-akhir ini.

Neogene
Interval waktu geologi yang merupakan gabungan dari Miosen dan Pliosen pada
periode Tersier. Tersier sebagai Era, sedangkan Neogen bersama Paleogen
merupakan dua periode yang terdapat di dalamnya.

Nonclastic
(a) Istilah untuk tekstur sedimen yang menunjukkan tidak adanya bukti bahwa
sedimen tersebut berasal dari batuan yang telah ada sebelumnya atau diendapkan
secara mekanis. (b) sedimen atau batuan sedimen yang terbentuk secara kimiawi
atau secara organik.

Normal Fault
(Sesar normal) Suatu jenis sesar dimana hanging wall relatif bergerak turun
dibandingkan dengan foot wall. Sudut dari sesar ini biasanya berkisar 45º - 90º.

Obsequent Stream
Salah satu jenis pola pengaliran sungai yang menunjukkan arah aliran sungai
berlawanan dengan sungai konsekuen, pola ini merupakan anak-anak sungai dari
sungai subsekuen yang terbentuk searah strike dari perlapisan batuan yang lemah.

Obsidian
Gelas volkanik berwarna gelap atau hitam, pada umumnya berkomposisi rhyolite,
bercirikan retakan konkoidal.

Oceanografi
Ilmu yang mempelajari lautan, mencakup aspek fisika, kimia, biologi dan geologi.
Dalam lingkup yang lebih sempit berarti ilmu yang mempelajari lingkungan laut.
Sinonim : Oceanologi

Oceanic Crust
(Kerak Samudera) Tipe kerak bumi yang terdapat di dasar samudera; ekivalen
dengan sima. Dicirikan oleh tidak adanya lapisan sial. Tebal kerak samudera ini
sekitar 5 – 10 km; dengan densitas 3.0 g/cm3.
Ocher
Oksida besi berwarna merah, kuning, atau coklat, seperti tanah, yang digunakan
sebagai pigmen. Contohnya ocher kuning atau coklat (limonit), ocher merah
(hematit). Beberapa jenis lempung diwarnai oleh oksida besi.

-Penny-
Sumber : - Glossary of Geology, American Geology Institute, 1980
- The Penguin Dictionary of Geology, 1982