Anda di halaman 1dari 7

PENGKAJIAN ASUHAN KEPERAWATAN IBU PREMENOPOUSE DI KOMUNITAS

Hari / tanggal : Jum’at, 19 November 2010

Jam :10.00

Tempat : Rumah Ibu Tumini

I. Identitas Keluarga
Nama KK : Sastro Suwiknyo Nama Istri : Tumini
Umur : 47 tahun Umur : 47 tahun
Agama : Islam Agama : Islam
Pendidikan : SMA Pendidikan : SMP
Pekerjaan : Wiraswasta Pekerjaan : Wiraswasta
Bangsa : Indonesia Bangsa : Indonesia

II. Anggota Keluarga : 3


Jumlah anak
 Hidup :1
Jumlah anak balita :-
 Meninggal :-
Umur balita terkecil :-

III. Genogram
Keterangan :

= laki-laki

= perempuan

= pasien

------------- = tinggal 1 rumah

IV. Status Kesehatan

No Nama Hubungan Pemeriksaan fisik Status


Kesehatan
1 Sastro Suwiknyo Kepala keluarga - TD = 120/90 mmHg sehat
(47 tahun) - TB= 162cm BB
=60Kg
- Keadaan fisik:
sehat, tampilan fisik
bersih, tidak ada
cacat, rambut sehat
(tidak rontok, tidak
merah, bersih,
rambut merata)
- Riwayat penyakit:
tidak ada, tidak
merokok

2 Tumini Istri - TD = 120/80 mmHg Tidak ada


(47 tahun) - TB= 150cm BB=55kg animea
- Nadi = 85 kali/menit
- Keadaan fisik=
sehat, tidak ada
cacat, rambut
sehat(tidak rontok,
tidak merah, bersih,
rambut merata)
- Tidak ada animea
- Riwayat penyakit=
tidak ada penyakit
genetik
3 Siti Ariski Anak - TD = 110/70 mmHg Tidak ada
Sulistiani - TB= 150cm BB 50 kg gangguan
(9 tahun) - Keadaan fisik= psikologi
keadaan umum baik
- Keadaan psikologi=
mudah bergaul
V. Analisa Data

DO DS Etiologi Problem
- Ibu terlihat - Ibu - Ketidakmampuan - Defisit
sehat, segar mengatakan keluarga pengetah
dan tidak masih mengambil uan
ditemukan mendapatka keputusan tentang
animea n haid KB
- Penampilan - Ibu kalender/
ibu terliaht mengatakan pantang
rapi tanggal berkala
haidnya
tidak teratur
- Ibu
mengatakan
ada keluhan
pada saat
haid seperti
nyeri perut,
nyeri
pinggang,
perut
kembung,
mual, badan
pegel-pegel,
payudara
sakit saat
haid
- Ibu
mengatakan
biasanya
lama
haidnya 7
hari
- Ibu
mengatakan
hanya
meminum
kunyit asem
untuk
mengatasi
nyeri
haidnya
- Ibu
mengatakan
menggunaka
n KB
kalender/
pantang
berkala
- Ibu
mengatakan
masih
bingung
untuk
menggunaka
n metode
kalender/pa
ntang
berkala
- Ibu
mengatakan
takut
menggunaka
n KB yang
lain
- Ibu
mengatakan
adanya
keputihan
menjelang
dan sesudah
menstruasi
serta setelah
makan timun
dan nanas

VI. Diagnosa
a. Defisit pengetahuan penggunaan KB kalender/pantang berkala Ny. Tumini pada
keluarga Tn. Suwiknyo b.d. ketidakmampuan keluarga mengambil keputusan.

VII. Format pengkajian


Nama : Satro suwiknyo
Alamat : Tanjungsari Borobudur Magelang

N Diagnosa Sasaran Tujuan Rencana Kriteria Standart


o Keperawat tindakan
an
1 Defisit Setelah Kllien Memberik Keluarga/i -KB
pengetahu dilakukan mampu an bu dapat kalender/panta
an keperawat mengguna informasi menjelaska ng berkala
penggunaa an kan KB tentang n adalah metode
n KB keluarga kalender/p KB pengertian yang digunakan
kalender/p bisa antang pantang KB, Cara berdasarkan
antang mengerti berkala berkala penggunaa masa subur
berkala Ny. dan secara serta n dan dimana harus
Tumini memahami benar dan efeksampi menghitun menghindari
pada penggunaa tepat ngnya g KB hubungan
keluarga n KB kalender/p seksual tanpa
Tn. kalender/p antang perlindungan
Suwiknyo antang berkala, kontrasepsi
b.d. berkala serta -Keuntungan KB
ketidakma efeksampi kalender:
mpuan ngnya a. keuntungan
keluarga kontraseptif:
mengambil -dapat
keputusan digunakan
untuk
mencegah/men
dapatkan
kehamilan
- tanpa resiko
kesehatan yang
berkaitan
dengan
metodenya
-tanpa efek
samping
sistemik
- murah
b. keuntungan
non
kontraseptik:
-pengetahuan
meningkat
tentang sistem
reproduksi
-hindari
persetubuhan
selama fase
kesuburan dari
siklus haid
dimana
kemungkinan
hamil sangat
besar
-kemungkinan
hubungan yang
lebih dekat
diantara
pasangan
-keterlibatan
pihak laki-laki
meningkat
dalam
perencanaan
keluarga
Kerugian KB
kalender:
-diperlukan
banyak
pelatihan untuk
bisa
menggunakann
ya dengan
benar
-memerlukan
pemberi
asuhan(non
medis) yang
sudah terlatih
-memerlukan
penahanan
nafsu selama
fase kesuburan
untuk
menghindari
kehamilan
cara
menggunakan
KB kalender:
-mengurangi 18
hari dari siklus
haid terpendek
untuk
menentukan
awal dari masa
suburnya.
-mengurangi 11
hari dari aiklus
haid terpanjang
untuk
menentukan
akhir dari masa
suburnya

VII. Implementasi

No Diagnosa Rencana tindakan implementasi


1 Defisit pengetahuan Memberikan 1. Tanyakan
penggunaan KB informasi tentang kepada klien
pantang berkala KB pantang berkala mengapa
pada Ny. Tumini serta memilih KB
pada keluarga Tn. efeksampingnya pantang berkala
Suwiknyo b.d 2. Menjelaskan
ketidakmampuan kepada klien
keluarga mengambil tentang cara
keputusan menggunakan
KB pantang
berkala dan cara
menghitungnya
VIII. Evaluasi

S = klien mengatakan sudah dapat menggunakan KB pantang berkala dan cara


menghitungnya
O = klien sudah dapat mengerti dan memahami KB pantang berkala dan sudah dapat
menghitungnya secara benar
A = masalah sudah teratasi
P =tindakan dihentikan