Judul

SUMBER DAYA MANUSIA

Mata Pelajaran : Geografi Kelas : I (Satu) Nomor Modul : Geo.I.11

Penulis: Drs. Sutama Penyunting Materi: Drs. Eko Tri Rahardjo, M.Pd Penyunting Media: Dra. Andamsari

1

DAFTAR ISI
IDENTITAS DAFTAR ISI PENDAHULUAN Kegiatan Belajar 1: PENDUDUK SEBAGAI SUMBER DAYA MANUSIA Tujuan ......................................................................................... Uraian Materi .............................................................................. Sumber Daya Manusia................................................................ 1. Jumlah Penduduk ................................................................. 2. Pertumbuhan Penduduk ....................................................... 3. Komposisi Penduduk ........................................................... 4. Kepadatan Penduduk ........................................................... 5. Kualitas Penduduk ................................................................ 6. Mobilitas Penduduk ............................................................. Tugas Kegiatan 1 ........................................................................ MASALAH-MASALAH KEPENDUDUKAN DAN UPAYA PENANGGULANGAN MASALAH KEPENDUDUKAN DI INDONESIA Tujuan ......................................................................................... Uraian Materi .............................................................................. 1. Jumlah Penduduk Besar ...................................................... 2. Pertumbuhan Penduduk Cepat ............................................ 3. Persebaran Penduduk Tidak Merata ................................... 4. Kualitas Penduduk Rendah .................................................. 5. Komposisi Penduduk sebagian Besar Berusia Muda ........... Tugas Kegiatan 2 ........................................................................

5 5 5 6 8 19 24 25 27 28

Kegiatan Belajar 2:

29 29 29 30 30 35 39 40

PENUTUP ...................................................................................................................... 41 - Kunci Tugas .............................................................................................................. 42 - Daftar Kata-kata Penting .......................................................................................... 44 DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................................... 44

2

PENDAHULUAN

Apa kabar siswa SMU Terbuka, di manapun Anda berada? Mudah-mudahan selalu baik baik saja. Selanjutnya bagaimana dengan kegiatan belajar Anda pada modul terdahulu? Memuaskan bukan? Selanjutnya pada kesempatan ini Anda akan mempelajari modul dengan judul “Sumber Daya Manusia“. Modul ini terdiri dari dua kegiatan, kegiatan pertama membahas “Penduduk sebagai Sumber Daya Manusia“. Kegiatan kedua membahas “Masalah kependudukan dan upaya penanggulangannya di Indonesia”. Setelah selesai mempelajari modul ini, diharapkan Anda dapat menjelaskan pengertian sumber daya manusia, jumlah dan pertumbuhan penduduk, komposisi penduduk, persebaran penduduk, kualitas penduduk, masalah kependudukan dan penanggulangan masalah kependudukan di Indonesia. Agar tujuan tersebut tercapai materi pokok yang harus Anda pelajari adalah pengertian sumber daya manusia, jumlah dan pertumbuhan penduduk, komposisi penduduk, persebaran penduduk, kualitas penduduk, masalah kependudukan dan penanggulangan masalah kependudukan di Indonesia. Untuk memperlancar dan mempermudah dalam mempelajari modul ini Anda perlu menyediakan buku paket Geografi, Atlas, Peta serta buku-buku yang sesuai dengan materi pelajaran pada modul ini. Apabila Anda tidak memiliki alat-alat tersebut maka dapat meminjamnya pada teman atau dari perpustakaan sekolah. Waktu untuk mempelajari modul ini 8 x 45 menit, termasuk waktu untuk mengerjakan tugastugas dan tes akhir modul. Apabila Anda menemui kesulitan dalam mempelajari modul ini silahkan didiskusikan dengan teman-teman, atau menanyakan langsung kepada guru. Dalam modul ini terdapat latihanlatihan yang harus Anda kerjakan untuk memperkuat pemahamam Anda terhadap materi. Selain itu Anda dapat mengerjakan tugas-tugas yang ada pada setiap akhir kegiatan. Setelah Anda yakin benar, cocokkanlah hasil pekerjaan itu dengan kunci tugas yang ada pada halaman akhir modul ini. Mengingat waktu yang terbatas, gunakanlah waktu Anda untuk belajar sebaik mungkin.

“Selamat belajar, semoga sukses!“

3

4

Sumber daya manusia Masih ingatkah Anda tentang pengertian sumber daya manusia yang telah dibahas di SLTP? Pembahasan sumber daya manusia ditingkat SMU tentunya lebih lengkap dan mendalam. 3. 4. Kekayaan alam yang melimpah tidak akan mampu memberikan manfaat yang besar bagi manusia apabila sumber daya manusia yang ada tidak mampu mengolah dan memanfaatkan kekayaan alam yang tersedia. Karakteristik demografi merupakan aspek kuantitatif sumber daya manusia yang dapat digunakan untuk menggambarkan jumlah dan pertumbuhan penduduk. Jadi membahas sumber daya manusia berarti membahas penduduk dengan segala potensi atau kemampuannya. Keberhasilan pembangunan yang dilaksanakan oleh suatu negara. 5 . sosial maupun ekonominya yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembangunan. Potensi manusia menyangkut dua aspek yaitu aspek kuantitas dan kualitas. sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang ada baik secara fisik maupun mental. menjelaskan pengertian sumber daya manusia. penyebaran penduduk dan komposisi penduduk. dan 5. untuk mempercepat ingatan dan pembahasan perhatikan definisi di bawah ini! Sumber daya manusia adalah seluruh kemampuan atau potensi penduduk yang berada di dalam suatu wilayah tertentu beserta karakteristik atau ciri demografis. Baiklah. menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk.Kegiatan Belajar 1 PENDUDUK SEBAGAI SUMBER DAYA MANUSIA Setelah selesai mempelajari kegiatan belajar 1. menyebutkan tiga bentuk piramida penduduk. Demikianlah kita harus memahami betapa pentingnya mengupayakan agar sumber daya alam berkualitas tinggi sehingga tidak menjadi beban bagi pembangunan. 2. menjelaskan tiga faktor yang dapat digunakan untuk menentukan kualitas sumber daya manusia. diharapkan Anda dapat: 1. Karakteristik sosial dan ekonomi berhubungan dengan kualitas (mutu) sumber daya manusia. menjelaskan cara-cara untuk mengetahui jumlah penduduk. Sumber daya manusia atau penduduk menjadi aset tenaga kerja yang efektif untuk menciptakan kesejahteraan.

1980. Manusia sebagai sumber daya manusia. 1970. Sensus penduduk dilaksanakan tiap 10 tahun dan dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Selanjutnya data-data tersebut dapat dipergunakan untuk berbagai keperluan misalnya untuk bahan perencanaan kebijakan pembangunan. Pencatatan ini terutama dilakukan di tingkat pemerintah terendah yaitu kelurahan. perhatikan uraian berikut ini! Pembahasan penduduk yang dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi sumber daya manusia meliputi: 1. ekonomi dan lingkungan hidup. Pemerintah Indonesia telah melaksanakan sensus penduduk pada tahun 1930. Sensus Penduduk (cacah jiwa) yaitu penghitungan jumlah penduduk oleh Pemerintah dalam jangka waktu tertentu secara serentak.Sensus De Yure yaitu penghitungan/pencacahan terhadap penduduk yang benarbenar bertempat tinggal di wilayah yang dilaksanakan sensus. pengolahan. Survey yang dilakukan meliputi survey ekonomi nasional. Data yang disajikan meliputi data demografi. 1961. Jumlah Penduduk Penduduk (population) adalah semua orang yang menetap di suatu wilayah tertentu dalam jangka waktu tertentu. c.Gambar 1. Sampai disini apakah Anda telah memahami pengertian Sumber Daya Manusia? Selanjutnya agar pemahaman Anda lebih lengkap. 1990 dan 2000. a. perceraian. 6 . Registrasi yaitu proses kegiatan pemerintah yang meliputi pencatatan kelahiran. Survey penduduk yaitu kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah untuk melakukan penelitian dan menyediakan data statistik kependudukan pada waktu dan tempat tertentu. kematian. Di Indonesia digunakan kriteria sensus de facto. perubahan tempat tinggal dan perubahan pekerjaan secara rutin.Sensus De Facto yaitu penghitungan/pencacahan terhadap setiap penduduk yang berada di suatu wilayah ketika sensus dilaksanakan. survey angkatan kerja nasional dan survey penduduk antar sensus (SUPAS). b. sosial. Kegiatan sensus penduduk meliputi kegiatan pengumpulan. Jadi penduduk yang hanya bertamu atau menumpang tidak ikut didata. . Sensus penduduk ada dua macam yaitu: . survey penduduk dan registrasi penduduk. Jumlah penduduk suatu negara dapat diketahui melalui beberapa cara yaitu sensus penduduk. perkawinan. penganalisaan dan penyajian data-data kependudukan. penilaian. keberadaannya menentukan nasib bangsa.

7 11.229 147.6 79.490.0 0.Untuk mengetahui jumlah penduduk Indonesia perhatikan tabel berikut ini! Tabel 1. Perhatikan tabel berikut ini! Tabel 2.3 Sumber: World Population Data Sheet 1999 dan BKKBN.378.985.8 48.208. maka perlu kita bandingkan dengan jumlah penduduk negara lain. 7 .348 119.000 97.597.BKKBN 2000 Jumlah Penduduk 60.9 5.1 22.727.298 179.000 Untuk mengatakan bahwa penduduk Indonesia besar jumlahnya. Apa kesan Anda setelah memperhatikan tabel di atas? Ternyata selain menjadi negara dengan jumlah penduduk terbesar di wilayah Asia Tenggara. Tahun 1930 1961 1971 1980 1990 2000 Sumber: .0 4.7 61.946 209. Indonesia juga menempati urutan ke empat di dunia. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Negara Indonesia Vietnam Filipina Thailand Myanmar Malaysia Kamboja Laos Singapura Brunei Darusalam Jumlah Penduduk (juta) 209. Jumlah Penduduk Negara Asean Tahun 1999 No.5 74.BPS 1990 . Perkembangan Jumlah Penduduk Indonesia.

Sebelum kita membahas perkembangan jumlah penduduk Indonesia. Amerika Serikat. 1999. kematian (mortalitas) dan perpindahan penduduk (migrasi).800 jiwa. Menurut World Population Data Sheet 1999 jumlah penduduk yang ada di muka bumi pada tahun 1999 adalah 5.5 209. sedangkan perpindahan penduduk dinamakan faktor non alami. Sepuluh negara di dunia dengan jumlah penduduk terbesar No.0 146. Apakah Anda sudah paham dengan materi tentang jumlah penduduk. Kelahiran dan kematian dinamakan faktor alami.7 113. Migrasi ada dua yaitu migrasi yang dapat menambah jumlah penduduk disebut migrasi masuk (imigrasi). 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Negara Republik Rakyat Cina India Amerika Serikat Indonesia Brazil Pakistan Rusia Jepang Bangladesh Nigeria Jumlah Penduduk (juta) 1. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk yaitu kelahiran (natalitas).Coba perhatikan lagi Tabel berikut ini! Tabel 3. kita lanjutkan ke materi berikut. Indonesia dan Brazil maka jumlahnya 2. 2. Dari tabel di atas bila Anda jumlah penduduk 5 negara yaitu RRC.254.8 Sumber: World Population Data Sheet.6 272.7 125.982.1 986. Jumlah tersebut berarti lebih dari setengah (50%) penduduk dunia.000 jiwa. dan yang dapat mengurangi penduduk disebut migrasi keluar (emigrasi). sedangkan sisanya tersebar lebih dari 180 negara lainnya.5 126.6 168. Baiklah.000.5 146. Coba Anda renungkan! Setengah dari seluruh penduduk dunia bertempat tinggal hanya di lima negara. 8 . India. terlebih dahulu perhatikanlah tabel di bawah ini.890. Pertumbuhan penduduk Pertumbuhan penduduk adalah perubahan jumlah penduduk baik pertambahan maupun penurunannya.

penyebabnya antara lain adanya pembatasan jumlah anggota keluarga. pertumbuhan penduduk Indonesia berada pada periode kedua dan sekarang sedang menuju periode ketiga. Periode IV Pada masa ini tingkat kematian stabil. Jumlah Penduduk (juta) 250 500 1000 2000 4000 5321 5982 Waktu untuk mencapai jumlah dua kali lipat 1650 180 100 46 - tahun tahun tahun tahun - - - Dari empat periode di atas. Dengan kemajuan teknologi kesehatan kelahiran dapat diatur dan kematian dapat dicegah. Ini semua mengakibatkan menurunnya angka kematian secara drastis atau mencolok. Perkembangan Penduduk Dunia Tahun 1 1650 1830 1930 1976 1990 2000 Sumber: …. Periode ini di sebut periode penduduk stasioner. Periode II Tahap kedua ini angka kematian mulai turun karena adanya perbaikan gizi makanan dan kesehatan. Periode III Periode ini ditandai dengan tingkat pertumbuhan penduduk mulai turun. tetapi tingkat kelahiran menurun secara perlahan sehingga pertumbuhan penduduk rendah. Tingkat kematian pada periode ini stabil sampai pada tingkat rendah dan angka kelahiran menurun. 9 . Sesuai dengan tingkat kemajuan dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi maka tiaptiap masyarakat atau negara. Dari tabel tersebut menunjukan bahwa untuk mencapai jumlah penduduk dua kali lipat waktu yang diperlukan makin lama makin singkat. Akibat dari itu semua pertumbuhan penduduk menjadi cepat mengingat angka kelahiran yang masih tinggi.. Faktor penyebab utama ini adalah adanya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama kemajuan di bidang kesehatan. pertumbuhan penduduknya mengalami 4 periode yaitu: Periode I Pada periode ini pertumbuhan penduduk berjalan dengan lambat yang ditandai dengan adanya tingkat kelahiran dan kematian yang rendah sehingga disebut periode statis.Tabel 4.

perhatikan grafik berikut ini! Grafik 2. Untuk menghitung pertambahan penduduk digunakan rumus: P=(L–M)+(I–E) Dimana: P = Pertambahan penduduk L = Jumlah kelahiran (natalitas) dalam 1 tahun M = Jumlah kematian (mortalitas) dalam satu tahun I = Jumlah penduduk yang masuk (imigrasi) E = Jumlah penduduk yang keluar (emigrasi) Dari rumus di atas terdapat dua kelompok perhitungan pertambahan penduduk yaitu: a. Rumusnya: PA = L – M Dimana: PA = Pertambahan penduduk alami L = Jumlah kelahiran dalam 1 tahun M = Jumlah kematian dalam 1 tahun 10 Jumlah (juta) . Pertambahan penduduk alami atau natural increase artinya pertambahan penduduk yang dihitung dari selisih antara kelahiran dan kematian.Sampai di sini Anda memahami tentang pertumbuhan penduduk? Agar pemahaman Anda terhadap perkembangan jumlah penduduk Indonesia lebih lengkap. sedangkan pertumbuhan penduduk dinyatakan dengan persen (%) yang umumnya dihitung tiap tahun. Perkembangan Penduduk Indonesia Tahun 1930-2000 210 200 190 180 170 160 150 140 130 120 110 100 90 80 70 60 50 – – – – – – – – – – – – – – – – – 1930 1940 1950 1961 1971 1981 1990 2000 Tahun Untuk pertambahan penduduk dinyatakan besarnya dengan angka.

11 .500.000 jiwa. Dari data tersebut hitunglah! a. Sedangkan bila ditanyakan jumlah/angka pertambahan kelahiran alaminya. Pertumbuhan penduduk migrasi (PM) PM = = = I–E x 100% P 20.3000.000 600.42% Ingat! perhitungan di atas untuk menghitung pertumbuhan. Pertambahan Migrasi (Net Migration) artinya pertambahan penduduk yang dihitung dari selisih antara jumlah penduduk yang masuk dengan penduduk yang keluar. perhatikan contoh beberapa perhitungan di bawah ini! Anda harus perhatikan rumus yang digunakan dengan seksama! 1.b.500.000 c.000 jiwa dan kematian 700.000 b.000 x 100% 24.500.000 5.000 – 15. Pertumbuhan penduduk sosial atau total (PT) PT = PA – PM = 2.300.000 jiwa. maka perhitungannya lebih sederhana tanpa prosentase.000 x 100% = 0.000 x 100% 24.44% – 0.500.000 jiwa. Pertumbuhan penduduk alami (PA) PA = = = L–M x 100% P 1. Rumusnya: PM = I – E Dimana: PM = Pertambahan migrasi I = Jumlah penduduk yang masuk (imigrasi) dalam 1 tahun E = Jumlah penduduk yang keluar (emigrasi) Untuk menghitung prosentase pertumbuhan penduduk.000 jiwa dan migrasi keluar 15.02% 24. Migrasi masuk 20.000 x 100% = 2. dengan prosentase (%). Penduduk suatu negara pada pertengahan tahun 1999 berjumlah 24.500. pertumbuhan penduduk migrasi c.02% = 2. pertumbuhan penduduk tota (sosial) Penyelesaian soal a.44% 24. pertumbuhan penduduk alami b. Pada tahun tersebut terdapat kelahiran 1.000 – 700.

Sebagai contoh apabila Anda diminta menghitung jumlah pertambahan alami dari soal tersebut.000 x 100 % 147. tingkat pertumbuhan penduduk 1.200.8 = 2. maka dapat dihitung sbb: Pertambahan Alami (PA) = L – M = 1.8% tersebut merupakan pertumbuhan selama 10 tahun (1980 – 1990). Proyeksi jumlah penduduk untuk beberapa tahun mendatang. sedangkan sensus tahun 1980 penduduk berjumlah 147.300. Ada beberapa cara untuk membuat proyeksi penduduk yaitu: a.98%.000 – 700. Contoh soal: Pada tahun 1990 penduduk Indonesia jumlahnya 179 juta jiwa.200. Berapakah jumlah penduduk tahun 2000? 12 . sehingga pertumbuhan penduduk tiap tahunnya menjadi: P= 21.200. kriteria yang digunakan adalah: a.000 jiwa.000 32.100. Berdasarkan sensus penduduk tahun 1990 penduduk Indonesia berjumlah 179. kurang dari 1% digolongkan rendah b.300.000 – 147.000 = 600.300. Hitunglah tingkat pertumbuhan penduduk pertahun! Penyelesaian soal: Untuk menyelesaikan soal ini digunakan rumus untuk menghitung pertambahan penduduk antar tahun (per sensus) yaitu: PAS = = = P –P t o x 100 % P o 179. lebih dari 2% digolongkan tinggi Jumlah penduduk diwaktu yang akan datang dapat diketahui dengan cara membuat perkiraan atau proyeksi.000 x 100 % 147. antara 1% – 2% digolongkan sedang c.000 = 21. Rumusnya: Pt = Po (1 + r)n Dimana: Pt Po 1 r N = Jumlah penduduk tahun terakhir = Jumlah penduduk tahun awal = Konstante (angka tetap) = Pertumbuhan penduduk (dalam %) = Selisih tahun antara Pt dan Po.000 jiwa 2.8 % Angka 21.200.18% 10 Untuk menentukan tinggi rendahnya pertumbuhan penduduk suatu negara.000 jiwa.

13 .0198)9 = 179.Penyelesaian: Pt = Po (1 + r)n 1.000.000. Kapan penduduk menjadi dua kali lipat jumlahnya dan berapa jumlahnya? Penyelesaian soal: 70 DT = r x i tahun 70 = 1. = 179. Perhitungan proyeksi jumlah penduduk di waktu yang akan datang perlu dilakukan agar dapat digunakan sebagai bahan dalam menentukan kebijakan di bidang kependudukan di waktu yang akan datang seperti penyediaan sekolah. kita lanjutkan bahasan lebih lengkap tentang kelahiran. Pada tahun 2044 penduduk Indonesia diproyeksikan menjadi 2 x 209.000 (1.547.6 x 1 tahun = 43. Ini berarti menjadi dua kali lipat = 2000 + 44 = tahun 2044.194.000.98 9 ) 100 = 179.000 jiwa.000 (1 + 0.597. penduduk akan menjadi dua kali lipat dalam waktu 44 tahun. Proyeksi penduduk lipat ganda (Doubling Time) Rumus yang digunakan: 70 DT = r x i tahun Dimana: DT 70 r i = Proyeksi Doubling Time = konstante = Presentase pertumbuhan penduduk = 1 tahun Contoh soal: Pada tahun 2000 penduduk Indonesia berjumlah 209.000 (1 + b.000 jiwa.193) = 213.000 = 419. kematian dan migrasi (mobilitas). lapangan pekerjaan dan sebagainya. Pertumbuhan penduduk 1.000 (1.000 jiwa Jadi tahun 2000 dengan perhitungan diperkirakan penduduk berjumlah 213.547.597.75 dibulatkan 44 tahun Jadi dengan pertumbuhan 1. Sampai di sini apakah Anda sudah memahami tentang cara-cara menghitung pertumbuhan penduduk? Bila belum jelas cobalah baca uraian di atas sekali lagi! Apabila sudah jelas.000.6%.6% pertahun.000.0198)9 = 179.

Angka kelahiran yaitu angka yang menunjukkan rata-rata jumlah bayi yang lahir setiap 1000 penduduk dalam waktu satu tahun. Faktor-faktor penghambat kelahiran (anti natalitas).Anggapan anak menjadi beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.Adanya program keluarga berencana yang mengupayakan pembatasan jumlah anak.Anak dianggap sebagai sumber tenaga keluarga untuk membantu orang tua.000 jiwa. karena ada anggapan bila terlambat kawin keluarga akan malu. Contoh: Pada pertengahan tahun 1999 Jakarta berpenduduk 10.Anggapan bahwa penerus keturunan adalah anak laki-laki. .Kawin pada usia muda. . . . padahal yang dapat melahirkan hanya penduduk wanita.000. .Anggapan bahwa banyak anak banyak rejeki. orang akan ingin mempunyai anak lagi.Penundaaan kawin sampai selesai pendidikan akan memperoleh pekerjaan. .Adanya ketentuan batas usia menikah. . antara lain: . Kelahiran (Natalitas) Kelahiran bersifat menambah jumlah penduduk. . Berapa besar angka kelahiran kasarnya? 14 .000 bayi.Adanya pembatasan tunjangan anak untuk pegawai negeri yaitu tunjangan anak diberikan hanya sampai anak ke – 2. Untuk menentukan jumlah kelahiran dalam satu wilayah digunakan angka kelahiran (Fertilitas). Ada beberapa faktor yang menghambat kelahiran (anti natalitas) dan yang mendukung kelahiran (pro natalitas) Faktor-faktor penunjang kelahiran (pro natalitas) antara lain: . Ada beberapa cara untuk menghitung besarnya angka kelahiran yaitu: 1) Angka kelahiran kasar (Crude Birth Rate) Rumus yang digunakan untuk menghitung yaitu: B CBR = P x 1000 Dimana: CBR B P 1000 = Crude Birth Rate (angka kelahiran kasar) = Jumlah kelahiran dalam satu tahun = Jumlah seluruh penduduk pada pertengahan tahun = konstanta Angka kelahiran ini disebut kasar karena perhitungannya tidak memperhatikan jenis kelamin dan umur penduduk. Faktor pro natalitas mengakibatkan pertambahan jumlah penduduk menjadi besar. untuk wanita minimal berusia 16 tahun dan bagi laki-laki minimal berusia 19 tahun. Dalam tahun tersebut terdapat kelahiran 250. sehingga bila belum ada anak laki-laki.Anak menjadi kebanggaan bagi orang tua.a.

Penyelesaian soal: B CBR = P x 1000 = 250. 15 .000 Angka kelahiran 50 berarti tiap 1000 wanita berusia 24-30 tahun terdapat kelahiran 50 bayi. Perlu diketahui bahwa usia 15 – 49 tahun adalah usia subur bagi wanita.500 jiwa. Dengan rumus tersebut kita dapat mengetahui kelompok umur mana yang paling banyak terjadi kelahiran. Pada usia itulah wanita mempunyai kemungkinan untuk dapat melahirkan anak. Besarnya angka kelahiran kasar dapat dikatagorikan menjadi tiga yaitu: a) kurang dari 20 digolongkan rendah b) antara 20 – 30 digolongkan sedang c) lebih dari 30 digolongkan tinggi 2) Angka kelahiran menurut kelompok umur (Age Specific Fertiliy Rate) disingkat ASFR Rumus yang digunakan untuk menghitung yaitu: Bx ASFRx = Pf x k x Dimana: ASFRx Bx Pfx k x = Angka kelahiran menurut kelompok umur x = Jumlah kelahiran dari wanita pada kelompok umur x = Jumlah wanita pada kelompok umur x = Konstanta (angka 1000) = Umur wanita kelompok umur tertentu yang umumnya dihitung tiap 5 tahun seperti 15 – 19 tahun. Berapakah besar angka kelahiran khusus (ASFR)? Penyelesaian soal: ASFR 24-30 = = B24–30 x 1000 P24–30 1.000 jiwa. Jumlah kelahiran pada usia tersebut berjumlah 1.000 Angka kelahiran 25 berarti tiap 1000 penduduk Jakarta setiap tahun terdapat kelahiran 25 bayi.000 x 1000 = 25 10.000.500 x 1000 = 50 30. 20 – 24 tahun dan seterusnya. Contoh soal: Suatu daerah pada tahun 2000. terdapat penduduk wanita berusia 24-30 tahun berjumlah 30.

sekarang kerjakan dahulu latihan soal berikut ini! 1.000 jiwa. jumlah kelahiran lebih tinggi dibandingkan yang mayoritas usia non produktif (misalnya lebih banyak anak-anak dan orang-orang tua usia). dari jumlah tersebut terdapat bayi lahir sebesar 45. 2) Tingkat pendidikan Semakin tinggi orang sekolah berarti terjadi penundaan pernikahan yang berarti pula penundaan kelahiran. Selain itu pendidikan mengakibatkan orang merencanakan jumlah anak secara rasional. Suatu kota kabupaten terdapat wanita berusia 17 – 40 tahun sebesar 500. Struktur Penduduk Penduduk yang sebagian besar terdiri dari usia subur. Hitunglah besarnya angka kelahiran khusus! 16 . 3) 4) 5) 6) 7) Untuk lebih memahami uraian materi di atas. Selain itu kondisi pemerintah yang tidak stabil misalnya kondisi perang akan mengurangi angka kelahiran. Kesehatan yang baik memungkinkan bayi lebih banyak yang hidup dan kematian bayi yang rendah akan menambah pula jumlah kelahiran. ada yang menilai anak laki-laki lebih tinggi dibanding perempuan atau sebaliknya.Hasil perhitungan ASFR ini lebih teliti dibanding dengan perhitungan CBR (kelahiran besar) karena dilihat per kelompok umur dan jenis kelamin. Dengan sedikitnya peserta KB berarti kelahiran lebih banyak dibanding bila peserta KB banyak. Misalnya nilai anak. Kebijakan pemerintah Kebijakan pemerintah mempengaruhi apakah ada pembatasan kelahiran atau penambahan jumlah kelahiran. Faktor-faktor penunjang tingginya angka natalitas dalam suatu negara antara lain: 1) Kepercayaan dan agama Faktor kepercayaan mempengaruhi orang dalam penerimaan KB. Kondisi perekonomian Penduduk yang perekonomiannya baik tidak memikirkan perencanaan jumlah anak karena merasa mampu mencukupi kebutuhannya. Ada agama atau kepercayaan tertentu yang tidak membolehkan penganutnya mengikuti KB. Kematian dan kesehatan Kematian dan kesehatan berkaitan dengan jumlah kelahiran bayi. ada yang menginginkan anak sebanyak-banyaknya. Adat istiadat di masyarakat Kebiasaan dan cara pandang masyarakat mempengaruhi jumlah penduduk. Jika suatu negara berlaku seperti itu maka penduduknya menjadi banyak. sehingga mengejar untuk mendapatkan anak laki-laki atau sebaliknya.000 jiwa setahun.

Hitung berapa angka kematian kasarnya! Penyelesaian soal: Rumusnya: D CDR = P x 1000 = 200. Pada tahun tersebut terdapat kematian 200.18 dibulatkan 18 11. Rumusnya: D CDR = P x 1000 Dimana: CDR = Angka Kematian kasar D = Jumlah kematian pada pertengahan tahun 1000 = Konstanta (k) Contoh soal: Jumlah penduduk Jakarta pertengahan tahun 2000 berjumlah 11. cocokkan jawaban Anda dengan jawaban berikut ini! 1.000 x 1000 = 18. . Ada beberapa jenis perhitungan angka kelahiran yaitu: 1) Angka kematian kasar (Crude Death Rate = CDR) Angka kematian kasar yaitu angka yang menunjukkan jumlah kematian tiap 1000 penduduk tiap tahun tanpa membedakan usia dan jenis kelamin tertentu.000 17 . Apakah tingkat pendidikan seseorang wanita dapat mempengaruhi jumlah anak yang akan dilahirkan.000 orang. pahamkah Anda dengan materi tentang Natalitas? Paham bukan! Sekarang kita lanjutkan dengan bahasan selanjutnya yaitu Mortalitas.Adanya penundaan pernikahan karena menuntut ilmu.000.2. b. Angka kelahiran khusus = B17 – 40 45.000.000 orang. alasannya: .000 2.Dengan pendidikan cukup wanita dapat merencanakan jumlah anak secara rasional.000 x 1000 = x 1000 = 90 P17 – 40 500. ini berarti penundaan kelahiran. berikan alasan-alasannya! Bagaimana mudahkan! Untuk meyakinkan jawaban Anda. Bagaimana. Kematian (Mortalitas) Kematian bersifat mengurangi jumlah penduduk dan untuk menghitung besarnya angka kematian caranya hampir sama dengan perhitungan angka kelahiran. Tingkat pendidikan seorang wanita dapat mempengaruhi jumlah anak yang akan dilahirkan.

Penggolongan angka kematian kasar adalah: . 2) Angka kematian khusus menurut umur tertentu (Age Specific Death Rate = ASDR) Angka ini dapat digunakan untuk mengetahui kelompok-kelompok usia manakah yang paling banyak terdapat kematian.Tinggi. Selain perhitungan di atas sering dihitung pula angka kematian ibu waktu melahirkan dan angka kematian bayi baru lahir.Sedang. Rumusnya: Dx ASDRx = P x 1000 x Dimana: ASDRx Dx Px 1000 = Angka Kematian khusus umur tertentu (x) = Jumlah kematian pada umur tertentu selama satu tahun = Jumlah penduduk pada umur tertentu = Konstanta (k) 3) Angka kematian bayi (Infant Mortality Rate = IMR) Angka kematian bayi adalah angka yang menunjukkan jumlah kematian bayi tiap seribu bayi yang lahir. Bayi adalah kelompok orang yang berusia 0-1 tahun. .CDR 18 artinya tiap 1000 penduduk terdapat kematian 18 jiwa dalam waktu satu tahun. jika angka kematian lebih dari 18.Rendah. sedangkan pada kelompok usia muda jauh lebih rendah. Rumusnya: D IMR = B x 1000 Dimana: IMR = Angka kematian bayi D = Jumlah kematian bayi (umur 0-1 tahun) B = Jumlah bayi yang dilahirkan 1000 = Konstanta (k) Besarnya angka kematian bayi dapat dijadikan petunjuk atau indikator tingkat kesehatan dan kesejahteraan penduduk. Pada umumnya bila masyarakat memiliki tingkat kesehatan yang rendah maka tingkat kematian bayi tinggi. . jika angka kematian 14 – 18. 18 . Umumnya pada kelompok usia tua atau usia lanjut angka ini tinggi. jika angka kematian 9 – 13.

Ajaran agama melarang bunuh diri dan membunuh orang lain.Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan .Umur 65 tahun keatas dinamakan usia tua/usia tak produktif/usia jompo. Oleh karena itu silahkan Anda mencari faktor-faktor lainnya! Diskusikan dengan teman dan laporkan hasil diskusimu pada Guru Bina.Tinggi.Umur 15 – 64 tahun dinamakan usia dewasa/usia kerja/usia produktif.Tindakan bunuh diri dan pembunuhan. . jika IMR antara 15-35. b) Faktor penghambat kematian (anti mortalitas) Faktor ini dapat mengakibatkan tingkat kematian rendah. 3.Untuk angka kematian bayi ukurannya sebagai berikut: . a) Faktor pendukung kematian (pro mortalitas) Faktor ini mengakibatkan jumlah kematian semakin besar. jenis kelamin. Dasar untuk menyusun komposisi penduduk yang umum digunakan adalah umur.Sarana kesehatan yang kurang memadai.Rendah. jika IMR antara 76-125. Umur penduduk dikelompokkan menjadi 3 yaitu: . . 19 . Contoh: Dengan mengetahui jumlah penduduk usia 7 –12 tahun maka pemerintah dapat memperkirakan berapa kebutuhan sekolah dasar yang harus disediakan mengingat usia tersebut adalah usia sekolah dasar.Fasilitas kesehatan tersedia dengan lengkap. . . dan tempat tinggal.Umur 0 – 14 tahun dinamakan usia muda/usia belum produktif. Faktor pro mortalitas dan anti mortalitas yang ditulis di atas hanyalah sebagian. Komposisi Penduduk Komposisi penduduk yaitu pengelompokkan penduduk berdasarkan kriteria (ukuran) tertentu.Terjadinya peperangan . Yang termasuk faktor ini adalah: . Yang termasuk faktor ini adalah: . . .Terjadinya kecelakaan lalu lintas dan industri . jika IMR antara 36-75. . mata pencaharian.Tingkat kesehatan masyarakat tinggi. Untuk selanjutnya kita akan bahas beberapa komposisi.Semakin tinggi tingkat pendidikan penduduk. Banyaknya kematian sangat dipengaruhi oleh faktor pendukung kematian (pro mortalitas) dan faktor penghambat kematian (anti mortalitas).Lingkungan hidup sehat. .Terjadinya berbagai bencana alam .Sedang. Pengelompokkan penduduk dapat digunakan untuk dasar dalam pengambilan kebijakan dan pembuatan program dalam mengatasi masalah-masalah di bidang kependudukan. Komposisi penduduk berdasarkan umur dan jenis kelamin. . a.

Hal ini berarti penduduk dalam keadaan stasioner sehingga pertambahan penduduk akan tetap diwaktu yang akan datang. 3) Piramida penduduk tua berbentuk batu nisan Piramida bentuk ini menunjukkan jumlah penduduk usia muda lebih sedikit bila dibandingkan dengan usia dewasa. 20 .Struktur penduduk muda : bila suatu negara atau wilayah sebagian besar penduduk usia muda. Di waktu yang akan datang jumlah penduduk bertambah lebih banyak. .Struktur penduduk dewasa : bila suatu negara sebagian besar penduduk berusia dewasa. . . Perhatikan gambar berikut ini! Limas Granat Batu Nisan Umur Jumlah : Laki-laki : Perempuan Gambar 3. Jadi penduduk sedang mengalami pertumbuhan. 2) Piramida penduduk stasioner atau tetap berbentuk granat Bentuk ini menggambarkan jumlah penduduk usia muda seimbang dengan usia dewasa. Bentuk piramida penduduk ada 3 macam yaitu: 1) Piramida penduduk muda berbentuk limas Piramida ini menggambarkan jumlah penduduk usia muda lebih besar dibanding usia dewasa.Untuk mengetahui struktur umur penduduk suatu negara secara umum. Negara-negara berkembang seperti Indonesia memiliki piramida penduduk berbentuk limas dan negara-negara maju umumnya berbentuk granat dan sebagian kecil berbentuk batu nisan. Piramida Penduduk Pembuatan piramida penduduk dapat digunakan antara lain untuk: . maka struktur (susunan) penduduk negara-negara di dunia dibagi 3 yaitu: .Struktur penduduk tua : bila suatu negara sebagian besar terdiri penduduk berusia tua.Mengetahui perbandingan jumlah antara laki-laki dan perempuan. Diwaktu yang akan datang jumlah penduduk mengalami penurunan karena tingkat kelahiran yang rendah dan kematian yang tinggi.Sesuai dengan pengelompokkan umur di atas. . Komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin dapat ditampilkan dalam bentuk grafik yang dinamakan piramida penduduk.Mengetahui keadaan jumlah penduduk di waktu yang akan datang.

700 4.500 2.295.Sampai disini apakah Anda sudah jelas? Selanjutnya perhatikan contoh hasil pembuatan piramida penduduk dari hasil sensus penduduk tahun 1990 setelah dibuat kelompok umur 0-4 tahun.307.300 5.800 2.400 2.600 4.044.900 16.224.438.100 9.219.000 8.200 945.000 9.510.501.100 11.600 2.200 8.545.300 3.406.700 3.841.500 8.700 89.398.661.687.985.900 89.100 1.800 11.000 Sumber: Biro Pusat Statistik (1990) 21 .200 23.900 867.289.400 4.700 13.104.184.400 6.723.600 179.128. Susunan Penduduk menurut umur dan jenis kelamin tahun 1990.400 3.300 6.600 2.376.300 5.900 3.000 1.395.565.667. Perhatikan tabel dibawah ini! Tabel 5.520.100 1.584.081.083. 5-9 tahun dan seterusnya.872.400 7.223. Golongan Umur (jiwa) 0-4 5-9 10-14 15-19 20-24 25-29 30-34 35-39 40-44 45-49 50-54 55-59 60-64 65-69 70-74 75 keatas Tidak terjawab Jumlah Laki-laki (jiwa) 10.029.010.926.420.700 2.831.500 5.300 26.321.200 2.000 10.800 Jumlah (jiwa) 20.100 2.700 7.100 21.300 18.972.600 6.345.249.900 11.200 Perempuan (jiwa) 10.482.100 18.600 1.928.300 11.749.788.760.800 4.583.329.165.400 1.071.526.

Dari tabel tersebut bila dibuat piramida penduduk terbentuklah gambar seperti berikut ini! Laki-laki Umur > 75 70 – 74 66 – 69 60 – 64 55 – 59 50 – 54 45 – 49 40 – 44 35 – 39 30 – 34 25 – 29 20 – 24 15 – 19 10 – 14 05 – 09 00 – 04 4 2 0 0 2 4 Perempuan 12 10 8 6 jumlah (juta) jumlah (juta) 6 8 10 12 Sumber: Badan Pusat Statistik 1992 Gambar 4.000. Komposisi ini sangat berpengaruh terhadap tingkat kelahiran seperti jika sebagian besar penduduk suatu negara terdiri wanita usia subur (15-44 tahun) maka tingkat kelahiran akan tinggi.000.000 x 100 = 93. Hitunglah Sex Rationya! Penyelesaian Soal: 185. 197. Sex Ratio = 22 . Komposisi penduduk menurut jenis kelamin didasarkan atas jenis pria dan wanita. Perbandingan antara jumlah penduduk laki-laki dan perempuan di daerah/negara tertentu pada tahun tertentu disebut perbandingan jenis kelamin (Sex Ratio) Rumus untuk menghitungnya: Sex Ratio = Dimana: L x 100 P L = jumlah penduduk laki-laki P = jumlah penduduk perempuan 100 = konstante Contoh: Suatu daerah terdapat penduduk laki-laki berjumlah 185.90 dibulatkan 94. Piramida penduduk Indonesia tahun 1990. sedang perempuan berjumlah 197.000 Sex Ratio 94 artinya setiap 100 perempuan terdapat 94 orang laki-laki.

000.Selain perhitungan perbandingan di atas ada satu hal yang perlu Anda ketahui lagi yaitu Rasio ketergantungan.64) 2. perhatikan kunci jawaban soal tersebut! 1.500. dan usia 65 tahun ke atas berjumlah 1. Dari data tersebut hitunglah besarnya angka beban ketergantungan! 2.5 juta. Usia produktif akan menanggung beban berat dalam memenuhi kebutuhan golongan non produktif. Apabila suatu negara besarnya rasio ketergantungan misalnya 65 berarti setiap 100 orang penduduk yang produktif menanggung beban hidup orang yang belum atau tidak produktif sebanyak 65 orang. Pendapatan perkapita daerah itu menjadi turun atau rendah.000 = 50. = 2. makin besar beban yang ditanggung oleh kelompok usia produktif. Pertumbuhan ekonomi menjadi lambat. Angka beban ketergantungan = P (0 -14) + P (65 keatas) x 100 P (15 . Sebutkan akibat yang terjadi jika angka ketergantungan suatu daerah tinggi! Saya yakin Anda mudah mengerjakan! Selanjutnya untuk meyakinkan jawaban Anda benar atau salah.000 8. Kemampuan menabung masyarakat menjadi rendah.5 juta. Untuk melatih pemahaman materi yang telah Anda pelajari sekarang kerjakan latihan soal di bawah ini! 1.500. Usia produktif (15 – 64 tahun) selain menanggung kebutuhan hidup dirinya juga menanggung kebutuhan hidup golongan usia muda (0 – 14 tahun) dan golongan tua (65 tahun ke atas).000 + 1. usia 15 – 64 tahun berjumlah 8 juta. Rumus untuk menghitungnya: DR = Jumlah penduduk usia muda + jumlah penduduk usia tua x 100 Jumlah penduduk usia dewasa (produktif) Makin besar rasio ketergantungan. Suatu kota terdapat penduduk usia 0 – 14 tahun berjumlah 2. 23 . Perhatikan uraian berikut ini! Rasio ketergantungan (dependency ratio) yaitu angka perbandingan yang menunjukkan besar beban tanggungan dari kelompok usia produktif.

Rumusnya: Jumlah Penduduk (jiwa) Luas wilayah (Km 2 ) Kepadatan penduduk Aritmatik = Contoh: Tahun 2000 jumlah penduduk DKI Jakarta 11.b. pedagang. Kepadatan Penduduk Kepadatan penduduk yaitu jumlah penduduk yang menempati tiap satuan luas wilayah. Pengelompokkan ini dapat digunakan untuk menentukan besarnya tingkat pendidikan penduduk. Satuan luas wilayah yang umumnya digunakan adalah kilometer persegi (Km2).000 jiwa sedang luas wilayah 664 Km2. Komposisi Penduduk menurut Agama Pengelompokkan ini berdasarkan kepada agama yang dianut penduduk yaitu Islam. Komposisi penduduk menurut pendidikan Berdasarkan tingkat atau jenjang pendidikan yang telah ditamatkan penduduk dapat dikelompokkan dalam tingkat SD. Bisa pula kamu gunakan data di kelurahan. pekerjaan dan pendidikan. Protestan. Kini kita lanjutkan lagi bahasan kita ke materi kepadatan penduduk. petani. pengusaha dan sopir. Kepadatan penduduk Aritmatik yaitu jumlah rata-rata penduduk yang menempati wilayah seluas satu kilometer persegi (1 Km2). Diskusikan dengan teman Anda data tersebut menurut umur dan jenis kelamin. Pekerjaan-pekerjaan tersebut antara lain pegawai negeri sipil. TNI. 4. apakah Anda sudah paham dengan materi tentang komposisi penduduk. Angka kepadatan penduduk inilah yang sering kita jumpai dan hanya disebut kepadatan penduduk saja. Hitung kepadatan penduduk aritmatiknya! 24 . kalau sudah coba kamu amati komposisi penduduk di wilayahmu (RW). c. POLRI. Hindu dan Budha. Komposisi penduduk menurut pekerjaan Penduduk dapat dikelompokkan berdasarkan pekerjaan yang dilakukan oleh tiaptiap orang.331. SLTP. d. e. Komposisi penduduk menurut tempat tinggal Tempat tinggal yang sering digunakan dalam komposisi ini adalah tempat tinggal penduduk di desa dan di kota. Katolik. dan Perguruan Tinggi. Apa hasilnya? Nah laporkan hasil diskusimu kepada Guru Bina. Nah. buruh. Ciri khas negara agraris seperti Indonesia adalah sebagian besar penduduk tinggal di desa. Ada beberapa jenis kepadatan penduduk yaitu: a. SLTA.

064 664 Ini berarti tiap wilayah seluas 1 km2 rata-rata terdapat penduduk berjumlah 17. Mutu sumber daya manusia pada suatu negara dapat dilihat dari tingkat pendapatan. 5.500 km2. Rumusnya: Kepadatan penduduk = Jumlah Penduduk agraris Luas lahan pertanian (Km 2 ) Contoh: Suatu daerah jumlah penduduk 9. Kepadatan penduduk agraris yaitu jumlah petani yang menempati tiap satuan luas tanah pertanian. 25 .000 jiwa. tingkat pendidikan dan tingkat kesehatannya. Jumlah penduduk yang berprofesi sebagai petanipun semakin sedikit.560. Akibat itu semua antara lain angka kepadatan agraris di kota besar tergolong rendah.331. b.000 = 269. Nah sekarang Anda jawab pertanyaan ini! “Bagaimana tingkat kepadatan penduduk agraris di kota-kota besar?” Jelaskan alasannya! Mudah menjawabnya bukan? Perlu Anda ketahui bahwa sesuai dengan perkembangan pembangunan di kota-kota besar khususnya bidang perumahan maka tanah-tanah produktif di kota dan sekitarnya tidak lagi digunakan sebagai lahan pertanian tetapi untuk permukiman dan industri.000 = 17. Kualitas penduduk Kualitas penduduk atau mutu sumber daya manusia yaitu tingkat kemampuan penduduk dalam mengolah dan memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia untuk meningkatkan kesejahteraannya. luas lahan pertaniannya 35.Penyelesaian soal: Kepadatan penduduk = 11.2 dibulatkan 269 35.500 Ini berarti tiap lahan pertanian seluas 1 km2 rata-rata terdapat petani berjumlah 269 jiwa. pahamkah Anda dengan materi tadi? Bagus mari kita lanjutkan pada materi kualitas penduduk. Berapa kepadatan penduduk agrarisnya? Penyelesaian soal: Kepadatan penduduk agraris = 9.064 jiwa. Bagaimana.560.

maka pendapatan per kapita akan berubah sesuai dengan perubahan jumlah penduduk.a. Bidang pendidikan merupakan kunci utama kemajuan sebab melalui jalur pendidikan dapat mempercepat proses alih teknologi dari negara maju dan juga mendorong penemuan teknologi baru. c. Beberapa kemungkinan yang terjadi berkaitan dengan pendapatan per kapita yaitu: . sandang dan papan. . maka pendapatan perkapita akan berkurang. . Tingkat Kesehatan Penduduk Produktivitas seseorang sangat ditentukan oleh tingkat kesehatannya.Jika GNP bertambah. Apabila salah satu kebutuhan tidak terpenuhi maka dapat terganggulah kesehatannya. kini kita akan membahas tentang mobilitas penduduk. terutama kematian bayi dan ibu saat melahirkan. .gizi makanan yang rendah. . b. 26 . Tingkat Pendidikan Penduduk Tingkat pendidikan berkaitan erat dengan kemampuan untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Rendahnya kualitas kesehatan penduduk umumnya disebabkan oleh: . Anda telah mempelajari uraian tentang kualitas penduduk. Rumus untuk menghitungnya: PCI = Dimana: PCI GNP P GNP P = Perkapita Income (Pendapatan per kapita) = Gross National Product (Pendapatan Nasional Kotor) = Jumlah penduduk Tinggi rendahnya pendapatan per kapita penduduk tergantung kepada jumlah penduduk.lingkungan tidak sehat. Kesehatan berkaitan erat dengan pemenuhan kebutuhan pangan. Tingkat pendidikan penduduk yang tinggi memungkinkan penduduk dapat mengolah sumber daya alam dengan baik sehingga kesejahteraan penduduk dapat segera diwujudkan. Pendapatan itu dihitung dari pendapatan nasional secara keseluruhan dibagi dengan jumlah penduduk.Jika GNP dari jumlah penduduk tetap naik maka pendapatan per kapita akan turun. Tingkat kesehatan suatu negara dapat dilihat dari besarnya angka kematian.adanya penyakit-penyakit menular. Baiklah. Tingkat Kepadatan Penduduk Untuk melihat tingkat pendapatan biasanya diukur dari besarnya pendapatan per kapita. Pendapatan per kapita yaitu pendapatan yang diperoleh rata-rata tiap penduduk selama satu tahun.Jika GNP tetap.

Faktor-faktor yang mempengaruhi mobilitas penduduk: a. Urbanisasi yaitu perpindahan penduduk dari desa ke kota. Faktor yang terdapat pada diri seseorang disebut faktor individu. Mobilitas Penduduk Mobilitas penduduk yaitu perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lain. Perhatikan skema dibawah ini! 3 Daerah Asal Penghalang Daerah Tujuan Daya dorong 1 Individu 4 Daya tarik 2 Gambar 5.6. b. panen yang gagal. jenis alat transport dan biaya transport. lapangan kerja terbatas. segeralah mengerjakan Tugas 1! 27 . Faktor yang ada di daerah tujuan yang disebut faktor penarik seperti tersedianya lapangan kerja. Yang termasuk faktor ini misalnya jarak. dan tingkat pendidikan. upah tinggi. Mobilitas dibedakan 2 yaitu mobilitas non permanen (tidak tetap) dan mobilitas permanen (tetap). kesehatan dan hiburan. d. jenis kelamin. Transmigrasi diatur oleh pemerintah. Bagan faktor-faktor yang mempengaruhi mobilitas penduduk. c. tersedia sarana pendidikan. kemanan terganggu. Selamat! Anda telah selesai mempelajari Kegiatan 1. Emigrasi yaitu keluarnya penduduk suatu negara untuk masuk ke negara lain. Imigrasi yaitu masuknya penduduk dari satu negara ke negara lain. e. Transmigrasi yatiu perpindahan penduduk dari pulau yang padat ke pulau yang kurang padat penduduknya. Jadi migrasi artinya perpindahan penduduk dari satu daerah ke daerah lain untuk menetap. Faktor ini sangat mempengaruhi keinginan seseorang untuk melakukan mobilitas atau tidak. Adakah mobilitas penduduk di desamu? Sebutkan apa saja jenis-jenis migrasi yang ada di daerahmu (yang banyak jenis migrasi apa)? Diskusikan dengan teman-teman dan laporkan pada Guru Bina. Contoh faktor individu ini antara lain umur. Faktor yang terletak di antara daerah asal dan daerah tujuan yang disebut penghalang. Remigrasi yaitu kembalinya penduduk ke negara asalnya. Jarak yang tidak jauh dan mudahnya transportasi mendorong mobilitas penduduk. Jenis-jenis mobilitas permanen (migrasi): a. Apabila perpindahan bertujuan untuk menetapkan di daerah tujuan maka disebut migrasi. c. kurangnya sarana pendidikan b. d. Faktor dari daerah asal yang disebut faktor pendorong seperti adanya bencana ala.

4. 28 . 7. Apabila nilai Anda 7 ke atas maka dipersilahkan melanjutkan mempelajari materi kegiatan 2. apakah makna angka tersebut? Suatu negara piramda penduduknya berbentuk limas. 5. 9. silahkan cocokkan jawaban Anda dengan kunci jawaban yang terdapat di bagian akhir modul ini. 8. apa arti gambar bentuk piramida tersebut? Tulislah rumus untuk menghitung kepadatan penduduk agraris (KPA)! Faktor-faktor apakah yang digunakan untuk menentukan kualitas sumber daya manusia suatu negara? Setelah selesai menjawab Tugas 1. 2. Hitunglah besarnya angka kematian bayi! Apakah arti pertumbuhan penduduk alami? Apakah arti faktor anti natalitas dan berikan contoh faktor tersebut minimal 2 buah! Angka kelahiran 45. 3. dengan pedoman tiap butir soal diberi skor 1 (satu).KEGIATAN 1 Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan baik dan benar! 1. 6. Setelah itu hitunglah jawaban yang benar kemudian berilah nilai. 10. Sebaliknya bila Anda kurang dari 7 maka diharuskan mempelajari kembali materi pelajaran dalam kegiatan belajar 1. Sebutkan 3 cara untuk mengetahui jumlah penduduk suatu negara! Jelaskan perbedaan antara sensus de facto dengan de jure! Sebutkan 3 faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk! Suatu wilayah terdapat bayi lahir sebanyak 5000 jiwa. dari jumlah bayi tersebut yang meninggal 450 jiwa selama 1 tahun.

menjelaskan masalah-masalah kependudukan di Indonesia. menjelaskan upaya-upaya untuk penanggulangan masalah kependudukan di Indonesia.Mempertahankan keutuhan negara dari ancaman yang berasal dari bangsa lain.Pemerintah harus dapat menjamin terpenuhinya kebutuhan hidupnya. Jumlah penduduk besar.Penyediaan lapangan kerja.Kegiatan Belajar 2 MASALAH-MASALAH KEPENDUDUKAN DAN UPAYA PENANGGULANGAN MASALAH KEPENDUDUKAN DI INDONESIA Setelah selesai mempelajari materi pada Kegiatan Belajar 2 diharapkan Anda dapat: 1. Setiap Negara mempunyai masalah di bidang kependudukan. sarana dan prasarana kesehatan dan pendidikan serta fasilitas sosial lainnya. Pertumbuhan penduduk cepat. perhatikan uraian berikut ini. oleh karena itu pemerintah menggalakkan peran serta sektor swasta untuk mengatasi masalah ini. Agar Anda dapat memahami masalah kependudukan di Indonesia seperti yang disebutkan di atas. Jumlah penduduk yang besar bermanfaat dalam: . rumah sakit swasta dan lain-lain. 3. Komposisi penduduk sebagian besar berusia muda. Masalah kependudukan yang dihadapi suatu negara berbeda dengan negara yang dihadapi negara lain.Penyediaan tenaga kerja dalam masalah sumber daya alam. 29 . Jumlah penduduk besar Penduduk dalam suatu negara menjadi faktor terpenting dalam pelaksanaan pembangunan karena menjadi subyek dan obyek pembangunan. 1. timbulnya pemukiman kumuh. 5. dan 2. Dengan kemampuan pemerintah yang masih terbatas masalah ini sulit diatasi sehingga berakibat seperti masih banyaknya penduduk kekurangan gizi makanan. Dengan kemampuan dana yang terbatas masalah ini cukup sulit diatasi. ternyata negara Indonesia yang berpenduduk besar yaitu nomor 4 di dunia menghadapi masalah yang cukup rumit yaitu: . 2. Peran serta swasta yang telah dilakukan antara lain pembangunan pabrik/industri. . Kualitas penduduk rendah. Masalah-masalah kependudukan di Indonesia yaitu: 1. sekolah swasta. 4. Selain manfaat yang diperoleh. Sebagai negara yang sedang berkembang Indonesia memiliki masalah-masalah kependudukan yang cukup serius dan harus segera diatasi. . Persebaran penduduk tidak merata.

dihuni lebih kurang 60% penduduk Indonesia. propinsi.98% pertahun.6% pertahun. Tingkat Kelahiran Tinggi 3. dan periode 1990 – 2000 sebesar 1. Persebaran Penduduk Tidak Merata Persebaran penduduk di Indonesia tidak merata baik persebaran antar pulau. Gambar 6. demi kesejahteraan keluarga. tahun 1980 – 1990 sebesar 1. walaupun ada kecenderungan menurun.1 % pertahun. Dari uraian di atas jelaslah bahwa Program Keluarga Berencana mempunyai dua tujuan pokok yaitu: a. Penurunan pertumbuhan penduduk ini tentunya cukup menggembirakan. kabupaten maupun antara perkotaan dan pedesaan. b. Menurunkan angka kelahiran agar pertambahan penduduk tidak melebihi kemampuan peningkatan produksi. Antara tahun 1961 – 1971 pertumbuhan penduduk sebesar 2.Pahamkah Anda dengan uraian tadi. Dengan terbentuknya keluarga kecil diharapkan semua kebutuhan hidup anggota keluarga dapat terpenuhi sehingga terbentuklah keluarga sejahtera. Pertumbuhan penduduk cepat Secara nasional pertumbuhan penduduk Indonesia masih relatif cepat. Dalam program ini setiap keluarga dianjurkan mempunyai dua atau tiga anak saja atau merupakan keluarga kecil. tahun 1971 – 1980 sebesar 2. Pulau Jawa dan Madura yang luasnya hanya ±7% dari seluruh wilayah daratan Indonesia. Meningkatkan kesehatan ibu dan anak untuk mencapai keluarga sejahtera.32% pertahun. 30 . Bagus! Mari kita lanjutkan dengan uraian berikut! 2. hal ini didukung oleh pelaksanaan program keluarga berencana di seluruh tanah air. Keluarga berencana merupakan suatu usaha untuk membatasi jumlah anak dalam keluarga.

9 7. Perkembangan kepadatan penduduk di Pulau Jawa dan Madura tergolong tinggi yaitu tahun 1980 sebesar 690 jiwa tiap-tiap kilometer persegi.0 36.5 9.3 43. Pulau 1980 Jml % 1990 Jml % 1998 Jml % 6.0 Jumlah Sumber BPS 1981. 1993 dan 1999.5 20.0 19.7 15.9 107.0 76.1 4.4 7.1 10. Kepadatan Penduduk Indonesia Menurut Pulau.2 100.8 17.1 11.5 13. Kalimantan 4.1 4.0 204.1 7. 4. 2.5 7.2 11. 1993.7 4.4 7.7 7.6 15. 31 .0 65.9 63. Keadaan demikian tentunya sangat tidak menguntungkan dalam melaksanakan pembangunan wilayah dan bagi peningkatan pertahanan keamanan negara.000) 1971 Jml % No. tahun 1990 menjadi 814 jiwa dan tahun 1998 menjadi 938 jiwa per kilo meter persegi (km2).0 119. Akibat dari tidak meratanya penduduk yaitu luas lahan pertanian di Jawa semakin sempit.0 179.4 100.5 5. 5.0 119.1 7.5 30. Jawa-Madura 2. Kepadatan Penduduk Per Kilometer Persegi No. Pulau-pulau lain Indonesia Sumber BPS 1981.8 91. (Tahun 1930 – 1998).1 12.1 5.0 147. Pulau 1930 1961 315 17 4 22 8 32 476 33 8 38 12 51 1971 576 44 10 45 15 62 1980 690 59 12 55 19 77 1990 814 77 17 66 23 93 1993 864 87 18 71 25 101 1998 938 90 20 76 27 106 1. Sulawesi 5.2 5.7 16. Untuk lebih jelasnya coba Anda amati dengan seksama tabel berikut ini! Tabel 7.4 100.0 97. dan 1999. 1. Sumatera 3. Lahan bagi petani sebagian dijadikan permukiman dan industri. 1988.5 28. Sebagian besar tanah di luar Jawa dibiarkan begitu saja tanpa ada kegiatan pertanian.8 7. Jika kondisi ini dibiarkan diperkirakan angka tersebut akan cenderung meningkat diwaktu yang akan datang.9 100.3 Pulau-pulau 8.3 Sulawesi 8.6 7.000.2 21.5 7.5 100.5 Jawa-Madura 24. Sebaliknya banyak lahan di luar Jawa belum dimanfaatkan secara optimal karena kurangnya sumber daya manusia.2 9.2 20. Persebaran dan Pertumbuhan Penduduk Indonesia Menurut Pulau (Tahun 1961-1998) Luas Wilayah 1961 Jml % (%) Penduduk (x 1. 3.1 7.1 63.0 100.4 6.1 7.1 Sumatera 28.6 58.2 Kalimantan 4.Perhatikan tabel berikut ini! Tabel 6.0 14.6 60.3 61.

Selanjutnya untuk melatih kemampuan Anda dalam berpikir.Tersedia berbagai jenjang dan jenis pendidikan. Perpindahan penduduk dari desa ke kota di Indonesia terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Gambar 7. .Sebagai pusat pemerintahan. Urbanisasi yang terus terjadi menyebabkan terjadinya pemusatan penduduk di kota yang luas wilayahnya terbatas.Merupakan pusat kegiatan ekonomi dan industri sehingga banyak tersedia lapangan kerja.Munculnya permukiman liar. jawablah soal berikut ini! Sebutkan faktor-faktor yang menjadi daya tarik bagi penduduk di luar Jawa untuk bermigrasi ke Pulau Jawa? Bagaimana? Mudahkan? Sekarang cocokkan jawaban Anda dengan uraian di bawah ini! Faktor-faktor yang menyebabkan tingginya tingkat migrasi ke pulau Jawa. antara lain karena pulau Jawa: . Persebaran penduduk antara kota dan desa juga mengalami ketidakseimbangan. apakah ada jawaban lain yang dapat menambah faktor-faktor tingginya tingkat migrasi ke pulau Jawa. . Medan dan kotakota besar lainnya dapat menimbulkan dampak buruk terhadap lingkungan hidup seperti: . Tersedianya lapangan kerja di pulau Jawa merupakan daya tarik bagi penduduk di luar pulau Jawa. Surabaya. Pemusatan penduduk di kota-kota besar seperti Jakarta. lanjutkan lagi mempelajari uraian berikut. Bagus. . Bagaimana jawaban Anda.Memiliki sarana komunikasi yang baik dan lancar. 32 . . Nah. .Sebagian besar tanahnya merupakan tanah vulkanis yang subur.Sungai-sungai tercemar karena dijadikan tempat pembuangan sampah baik oleh masyarakat maupun dari pabrik-pabrik industri.

Menyediakan lapangan kerja bagi transmigran.Pemberian penyuluhan terhadap masyarakat tentang pengelolaan lingkungan alamnya.Pengolahan sumber daya alam.11% dari luas Indonesia. . Pulau Kalimantan luasnya 28. Oleh karena dampak yang dirasakan cukup besar maka perlu ada upaya untuk meratakan penyebaran penduduk di tiap-tiap daerah. . Persebaran yang tidak merata berpengaruh terhadap lingkungan hidup. Selain di Jawa ketimpangan persebaran penduduk terjadi di Irian Jaya dan Kalimantan. Dampak buruk dari berkurangnya luas hutan adalah: .terjadi kekeringan .Peningkatan taraf hidup transmigran.Meningkatkan pertahanan dan kemananan wilayah Indonesia. Luas wilayah Irian Jaya 21.tanah sekitar hutan menjadi tandus karena erosi Gambar 8.Meratakan persebaran penduduk di Indonesia.Meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa. Untuk mengatasi persebaran penduduk yang tidak merata dilaksanakan program transmigarasi. Sebagai contoh adalah hutan yang terus menyusut karena ditebang untuk dijadikan lahan pertanian maupun pemukiman. Lokasi Transmigrasi 33 . Upaya-upaya tersebut adalah: . . Daerah-daerah yang padat penduduknya terjadi exploitasi sumber alam secara berlebihan sehingga terganggulah keseimbangan alam. . . Timbulnya berbagai masalah sosial seperti perampokan.Penciptaan lapangan kerja di daerah-daerah yang jarang penduduknya dan daerah pedesaan. Tujuan pelaksanaan transmigrasi yaitu: . . .92% dari seluruh penduduk Indonesia. .terjadi banjir karena peresapan air hujan oleh hutan berkurang .Pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.Pemerataan pembangunan. pelacuran dan lain-lain. tetapi jumlah penduduknya hanya 5% dari jumlah penduduk Indonesia.- Terjadinya pencemaran udara dari asap kendaraan dan industri. tetapi jumlah penduduknya hanya 0.99% dari luas Indonesia.

88 21.41 1.40 1.633 20.10 1.393 664 43.564 36.499 5.153 47. 25.985 547.488 63.59 4.107 500 167 68 245 22 9 69 9 27 130 25 96 49 75 25 4 15 93 541 194 81 272 28 12 85 14 35 149 32 113 67 90 31 5 18 14.066 765 925 834 894 919 915 678 733 3.74 24.33 5.03 2. 12. 4.807 153. 11.86 3.87 Kepadatan penduduk per km2 1971 1980 1990 2000 (4) (5) (6) (7) 36 47 62 77 93 118 145 169 56 68 80 93 17 22 33 24 83 46 23 32 45 36 139 64 35 45 61 56 181 83 49 62 79 79 224 104 9. Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Kalimantan Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Sulawesi 21. 8.390 71.78 0.483 38.177 32.023 467 593 640 742 785 868 532 609 2.923 127. 6.570 100. 7. 20. 34 . Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Sumatera DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Jawa Luas (2) 55.138 4. (1) D.99 25. 10. NTT Bali & Nusa Tenggara 17.44 9.49 3.0 62 Sumber: Kantor Menteri Kependudukan (BKKBN) 2000.67 0.495 17. Anda dapat memperhatikan tabel berikut ini! Tabel 8. Maluku 26.689 62.891 27.852 % (3) 2.50 6. 18. 5.800 77.436 109.535 210.80 1.93 2.63 3. 24.385 482. 2.871 421. Kepadatan Penduduk Per Kilometer Persegi Menurut Propinsi (Tahun 1971. 23. Irian Jaya Maluku & Irian Jaya INDONESIA 1. dan 2000).89 3.99 3. 22.29 1.05 2.83 7.680 42.767 381 109 48 179 14 5 45 4 17 90 13 71 26 50 15 2 9 444 135 57 212 17 6 55 6 21 111 18 83 34 62 19 3 11 77 12.55 28.037 2.96 10.65 7.Untuk lebih memahami penyebaran penduduk di tiap-tiap propinsi.89 0.898 94.762 11. Provinsi 1. 3.11 0.561 53.349 73.69 2.549 3.922.135 146. 1980.95 1. 7.I. Bali 15.17 2. 19. 13.981 499.186 47. 1990.140 191.254 19. NTB 16.789 35.

Dari pengamatan Anda.1999. 1999.110 dollar AS. Kualitas Penduduk Rendah Kualias penduduk seperti yang telah dibahas pada kegiatan 1. Negara Amerika Serikat Australia Swiss Jepang Singapura Inggris Kanada Korea Selatan Malaysia Mexico Papua Nugini Indonesia Philipina China Pendapatan Per Kapita (dollar AS) 29.530 2. tahun 1996 sebesar 1.30 1. Pendapatan Perkapita beberapa Negara Tahun 1990 .810 20.060 38.041 dollar AS dan tahun 1999 menjadi 1. tahun 1990 sebesar 540 dollar AS. pendidikan dan kesehatan penduduk Indonesia masih rendah.200 860 Sumber: World Population Data Sheet.740 9. Tahun 1981 pendapatan perkapita sebesar 530 dollar AS.550 4. 35 . a. tingkat pendidikan dan tingkat kesehatan. Tingkat pendapatan rendah Berkat hasil-hasil pembangunan pendapatan perkapita penduduk Indonesia mengalami kenaikan. Walaupun mengalami kenaikan ternyata pendatapan perkapita penduduk Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan dengan bangsa-bangsa lain.Dengan menggunakan tabel di atas dapatkah Anda menyebutkan propinsi-propinsi yang padat dan jarang penduduknya? Saya yakin Anda tidak menemui kesulitan! 4.650 43. saya yakin Anda telah mempunyai pendapat bahwa secara umum tingkat pendapatan. Perhatikan tabel berikut ini! Tabel 9. Bagaimana dengan ketiga tingkat di atas bagi penduduk Indonesia.160 37.080 20.640 10.110 1.870 19. tercermin dari tingkat pendapatan.

pemerintah melakukan usaha: 1) Meningkatkan pengolahan dan pengelolaan sumber daya alam yang ada. b. . sehingga sulit mencapai manusia yang sejahtera. Pendapatan per kapita rendah juga berakibat kemampuan membeli (daya beli) masyarakat rendah. Untuk itu perlu dicari pinjaman modal dari negara lain untuk membiayai pembangunan. 2) Meningkatkan kemampuan bidang teknologi agar mampu mengolah sendiri sumber daya alam yang dimiliki bangsa Indonesia. perdagangan maupun fasilitas jasa (pelayanan) 5) Memperluas lapangan kerja agar jumlah pengangguran tiap tahun selalu berkurang. Tingkat Pendidikan Rendah Walaupun bangsa Indonesia telah berusaha keras untuk meningkatkan tingkat pendidikan namun karena banyaknya hambatan yang dialami maka hingga saat ini tingkat pendidikan bangsa Indonesia masih tergolong rendah. 4) Memperbanyak hasil produksi baik produksi pertanian. sehingga jalannya pembangunan menjadi tidak lancar. terutama disebabkan oleh: . .Jumlah penduduk yang besar dan pertambahan yang cukup tinggi setiap tahunnya. pertambangan. Untuk mengetahui perbandingan persentase pendidikan penduduk Indonesia. Coba Anda amati di lingkungan tempat tinggal Anda. perindustrian. bagaimanakah menurut Anda pendapatan perkapita penduduk di daerah Anda? Apa yang menyebabkan? Diskusikan dengan teman Anda dan laporkan hasil diskusi Anda pada Guru Bina. walaupun Indonesia kaya sumber daya alam tetapi belum mampu diolah semua untuk peningkatan kesejahteraan penduduk. Oleh karena itu upaya menaikan pendapatan perkapita. Sebagian besar penduduk hanya mampu menamatkan SD.Dengan pendapatan perkapita yang masih rendah berakibat penduduk tidak mampu memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya. Bila industri terlalu mahal tidak akan terbeli oleh masyarakat.Tingkat teknologi penduduk masih rendah sehingga belum mampu mengolah semua sumber daya alam yang tersedia.Pendapatan/penghasilan negara masih rendah. perhatikan tabel berikut ini! 36 . Bila kemampuan menabung rendah. Penduduk yang mempunyai pendapatan perkapita rendah juga mengakibatkan kemampuan menabung menjadi rendah. sehingga hasil-hasil industri harus disesuaikan jenis dan harganya. Hal ini akan mengakibatkan industri sulit berkembang dan mutu hasil industri sulit ditingkatkan. 3) Memperkecil pertambahan penduduk diantaranya dengan penggalakan program KB dan peningkatan pendidikan. Masih rendahnya pendapatan perkapita penduduk Indonesia. pembentukan modal menjadi lambat.

2% 8. sehingga orang tua/penduduk tidak mampu sekolah atau berhenti sekolah sebelum tamat. 3) Masih rendahnya kesadaran penduduk terhadap pentingnya pendidikan. Usaha-usaha pemerintah untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia yaitu: . Sekolah sebagai sarana utama peningkatan kualitas penduduk. guru dan buku-buku pelajaran. .Menambah jumlah guru (tenaga kependidikan) di semua jenjang pendidikan.Menambah sarana pendidikan seperti alat ketrampilan dan olah raga. 37 . Gambar 9.Menambah jumlah sekolah dari tingkat SD sampai dengan perguruan tinggi.Tabel 10.Meningkatkan pengetahuan para pendidik (guru/dosen) dengan penataran dan pelatihan. sehingga banyak orang tua yang tidak menyekolahkan anaknya. .6% 19.Membangun perpustakaan dan laboratorium di sekolah-sekolah. Ini berakibat tidak semua anak usia sekolah tertampung belajar di sekolah.7% 22. . Pendidikan Perguruan Tinggi SLTA SLTP SD Tidak / belum tamat SD Tidak bersekolah Tahun 1990 4. Prosentase penduduk yang menamatkan sekolah. .5% 28. .Pemberian bea siswa kepada pelajar dari keluarga tidak mampu tetapi berprestasi di sekolahnya.6% 17. Berbagai upaya telah ditempuh oleh pemerintah dalam mengatasi masalah pendidikan. 2) Ketidakseimbangan antara jumlah murid dengan sarana pendidikan yang ada seperti jumlah kelas. .5% Beberapa faktor penyebab rendahnya tingkat pendidikan penduduk Indonesia adalah: 1) Pendapatan perkapita penduduk rendah.Pelaksanaan program wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun yang telah dimulai tahun ajaran 1994/1995.

6) Pemberian penyuluhan kesehatan kepada masyarakat. 7) Penyediaan air bersih. 8) Pembentukan Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu). masyarakat. dan pemerintah. 3) Penambahan jumlah tenaga medis seperti dokter. 3) Gejala kekurangan gizi sering dialami penduduk. 4) Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular.Pemberian makanan tambahan . bidan. kegiatan posyandu meliputi: .kekurangan zat besi .kekurangan vitamin A . Tingkat Kesehatan Rendah Faktor-faktor yang dapat menggambarkan masih rendahnya tingkat kesehatan di Indonesia adalah: 1) Banyaknya lingkungan yang kurang sehat. Menggalakkan partisipasi pihak swasta untuk mendirikan lembaga-lembaga pendidikan dan ketrampilan.Imunisasi bayi/balita .Penggunaan garam oralit . dan perawat.Keluarga berencana . 2) Penyakit menular sering berjangkit.gondok Usaha-usaha pemerintah untuk meningkatkan kualitas kesehatan penduduk Indonesia yaitu: 1) Melaksanakan program perbaikan gizi. Masalah gizi yang masih dihadapi oleh bangsa Indonesia adalah: .Peningkatan pendapatan wanita 38 . Perlu Anda ketahui bahwa tanggung jawab terhadap keberhasilan peningkatan pendidikan penduduk terletak di 3 komponen yaitu orang tua. c. 5) Pembangunan Puskesmas dan rumah sakit. serta melengkapi sarana dan prasarana kesehatan.Penimbangan bayi secara berkala . 2) Perbaikan lingkungan hidup dengan cara mengubah perilaku sehat penduduk. Nah sekarang diskusikanlah dengan rekan-rekan Anda tentang apa yang dapat dilakukan orang tua siswa dan masyarakat dalam membantu meningkatkan pendidikan penduduk Indonesia.kekurangan kalori protein .- Penyempurnaan kurikulum sekolah dalam rangka peningkatan mutu pendidikan. 4) Angka kematian bayi tahun 1980 sebesar 108 per 1000 bayi dan tahun 1990 sebesar 71 per 1000 kelahiran bayi. Hasil diskusi laporkanlah kepada guru bina Anda.

Oleh karena itu setiap negara selalu mengupayakan peningkatan kualitas penduduknya. Apakah tersedia sarana dan prasarana medis? Bagaimana dengan penyuluhan kesehatan oleh pemerintah setempat. saya ucapkan selamat karena Anda telah mempelajari modul ini dengan baik! Untuk lebih memperdalam pemahaman Anda terhadap materi ini segeralah mengerjakan tugas 2! Selamat belajar! 39 . Sampai di sini apakah Anda sudah memahami masalah kependudukan di Indonesia? Selanjutnya perhatikan uraian berikut ini! Dari uraian-uraian terdahulu dapat diketahui bahwa jumlah penduduk yang besar baru akan menguntungkan apabila diikuti dengan kualitas atau mutu yang tinggi khususnya bidang pendidikan dan kesehatan.Gambar 10. percaya diri. Oleh karena itu pemerintah terus menggalakkan partisipasi pihak swasta agar bersedia membangun sekolah maupun rumah sakit. Melalui berbagai cara peningkatan kualitas sumber daya manusia diharapkan dapat tercipta manusia pembangunan Indonesia yang tangguh. Dalam suatu negara jumlah penduduk yang besar dengan kualitas yang rendah. berbudi luhur. terampil. Akhirnya. Diskusikan dengan teman Anda dan laporkan hasilnya kepada Guru Bina. cakap. Kebutuhan penduduk usia muda yang harus disediakan oleh pemerintah yaitu sarana pendidikan dan kesehatan. Sampai di sini pembahasan tentang masalah kependudukan dan upaya mengatasi masalah kependudukan di Indonesia. Kegiatan di Posyandu Coba kamu amati tingkat kesehatan di daerahmu. dan bersemangat membangun. 5. lebih merupakan beban atau tanggungan bagi pemerintah daripada sebagai sumber daya tenaga dalam pembangunan. Komposisi penduduk sebagian besar berusia muda Golongan usia muda adalah penduduk yang berusia 0-14. Kebutuhan sarana pendidikan dan kesehatan yang disediakan pemerintah sering tidak seimbang dengan jumlah penduduk. Peningkatan kualitas sumber daya manusia dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan kerja yang akhirnya akan meningkatkan taraf hidup.

40 . 5. 4. 7. Sebutkan minimal 3 masalah pokok kependudukan di Indonesia! Sebutkan 2 keuntungan jumlah penduduk yang besar! Apakah tujuan pokok program Keluarga Berencana (KB) di Indonesia? Faktor-faktor apakah yang menyebabkan memusatnya penduduk di pulau Jawa? Jelaskan tujuan pelaksanaan transmigrasi! Sebutkan 3 akibat dari rendahnya tingkat pendapatan perkapita! Sebutkan faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya tingkat pendidikan penduduk di Indonesia! 8. apabila jawaban benar maka tiap nomor soal diberi nilai 1 (satu). Nilai dihitung dengan rumus: Nilai = Jumlah jawaban benar x 10 Jumlah soal Jika nilai Anda 7 atau lebih maka dipersilahkan mengikuti tes akhir modul. Jika belum mencapai nilai 7 Anda harus membaca lagi materi dalam modul ini. 3. cocokanlah jawaban Anda dengan kunci tugas yang ada di bagian belakang modul ini! Periksalah jawaban Anda. 2. Usaha-usaha apakah yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kualitas kesehatan penduduk? Setelah selesai mengerjakan tugas 2.KEGIATAN 2 Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan singkat dan jelas! 1. 6.

Bentuk piramida penduduk ada tiga yaitu Limas.Komposisi penduduk sebagian besar berusia muda. Pertumbuhan penduduk dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu natalitas.Jumlah penduduk besar . mortalitas dan migrasi.0 Anda harus mempelajari kembali modul ini pada bagian materi yang Anda anggap sulit dan mintalah guru bina untuk membimbing Anda pada materi tersebut. 8. 9. Granat dan Batu Nisan. Untuk mengetahui jumlah penduduk dilakukan dengan 3 cara yaitu Sensus penduduk. 3. Untuk menambah wawasan sebaiknya Anda harus membaca buku-buku yang relevan dengan materi dalam modul ini. 6.Kualitas penduduk masih rendah .Persebaran penduduk tidak merata .0 berarti dengan nilai tersebut Anda dapat melanjutkan mempelajari modul selanjutnya. Dari komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin dapat dibuat piramida penduduk yang dapat menjelaskan keadaan penduduk suatu negara / wilayah di waktu yang akan datang. Besar kecilnya angka kematian bayi dapat dijadikan indikator tingkat kesehatan penduduk. Nilai yang harus Anda capai dalam Tes Akhir Modul minimal 70/7. Untuk mengingat kembali materi yang telah Anda pelajari. peningkatan pendidikan dan peningkatan mutu kesehatan penduduk. 5. berikut ini disampaikan kesimpulan sebagai berikut: 1. Kualitas sumber daya manusia atau penduduk dapat ditentukan dari tingkat pendapatannya. tingkat pendidikannya dan tingkat kesehatannya.PENUTUP Selamat! Anda telah menyelesaikan modul ini dengan baik. 10.Pertumbuhan penduduk cepat . 7. 4. segeralah menghubungi guru bina untuk mengikuti Tes Akhir Modul. Selanjutnya apabila Anda sudah memahami materi dalam modul ini. 41 . Kualitas penduduk yang rendah diatasi dengan peningkatan pendapatan penduduk. Tapi jika nilai Anda dibawah 70/7. Semoga sukses. Survey penduduk dan Registrasi penduduk. 2. Jumlah penduduk Indonesia di wilayah Asia Tenggara menempati urutan pertama dan di dunia menempati urutan ke empat. Kepadatan penduduk ada dua jenis yaitu Kepadatan Aritmatik dan kepadatan Agraris. Masalah-masalah pokok di bidang kependudukan di Indonesia adalah: .

Angka kelahiran 45 artinya tiap 1000 penduduk terdapat 45 bayi lahir selama satu tahun. KEGIATAN 2 1.TUGAS KEGIATAN 1 1. persebaran penduduk tidak merata d. Kualitas sumber daya manusia dapat dilihat dari tingkat pendapatan. 9. . Contoh faktor yang termasuk anti natalitas yaitu: . berarti: .Sensus de jure yaitu penghitungan terhadap penduduk yang benar-benar bertempat tinggal di wilayah yang diadakan sensus atau sesuai KTP yang bersangkutan. 450 Angka kematian bayi = x 1000 = 90 5000 5. Faktor anti natalitas yaitu faktor yang dapat menghambat terjadinya kelahiran sehingga tingkat kelahiran menjadi rendah. Perbedaan sensus de facto dan de jure: . Kepadatan penduduk agraris (KPA) dihitung dengan rumus : Jumlah penduduk agraris KPA = Luas lahan pertanian (Km2) 10. survey penduduk dan registrasi penduduk. pertumbuhan penduduk cepat c.Kematian (Mortalitas) . 7. 8.Perpindahan penduduk (migrasi) 4. 3. . jumlah penduduk besar b.Kelahiran (Natalitas) . 2. Cara mengetahui jumlah penduduk suatu negara yaitu dengan melaksanakan sensus penduduk. tingkat pendidikan dan tingkat kesehatannya.Jumlah kelahiran tinggi.Pelaksanaan keluarga berencana (KB).Adanya pembatasan usia menikah dan pembatasan tunjangan anak bagi pegawai negeri. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk: .Sensus de facto yaitu penghitungan terhadap semua penduduk yang berada di daerah sensus.Adanya penundaaan kawin karena mengikuti pendidikan. . . Piramida penduduk berbentuk limas. 6.Rata-rata penduduk tidak dapat mencapai usia tua.Jumlah penduduk usia muda lebih besar dibanding usia tua . . kualitas penduduk rendah 42 . Pertambahan penduduk alami yaitu pertambahan penduduk yang dihitung dari selisih antara jumlah kelahiran dan kematian.Untuk masa mendatang jumlah penduduk bertambah lebih banyak. Masalah pokok kependudukan di Indonesia: a. .

d. 8. c. Pengolahan sumber daya alam. Akibat dari rendahnya pendapatan perkapita: a. Manfaat/keuntungan jumlah penduduk besar yaitu: a. b. meningkatkan kesehatan ibu dan anak untuk mencapai keluarga sejahtera. Ketidakseimbangan antara jumlah murid dengan jumlah sekolah. Pendapatan perkapita penduduk rendah. Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular. Meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa. Daya beli masyarakat rendah sehingga industri sulit berkembang karena hasil-hasil industri tidak mampu dibeli oleh masyarakat. f. 3. Terpenuhinya kebutuhan tenaga kerja. b. 4. d. Penyuluhan terhadap masyarakat tentang kesehatan. Tersedianya tenaga untuk mempertahankan kedaulatan dan keutuhan negara dari ancaman yang berasal dari bangsa lain. Tujuan pokok program keluarga berencana: a. Rendahnya kesadaran penduduk terhadap pentingnya pendidikan. b. akibatnya banyak orang tua tidak menyekolahkan anaknya. Rendahnya kemampuan menabung sehingga pengumpulan modal untuk pembangunan bangsa menjadi terhambat. b. Sebagai pusat kegiatan ekonomi sehingga banyak tersedia lapangan kerja. Sebagai pusat pemerintahan. sehingga banyak penduduk tidak bersekolah. Penambahan jumlah tenaga medis seperti dokter. b. d. Sebagian besar tanahnya subur. Penduduk tidak mampu memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya. Pembangunan Puskesmas dan rumah sakit. 7. e. 43 . menurunkan angka kelahiran b.2. b. c. Penyebab rendahnya tingkat pendidikan penduduk Indonesia: a. Penyediaan air bersih. Program perbaikan gizi. Usaha-usaha pemerintah untuk meningkatkan kualitas kesehatan penduduk yaitu: a. c. Faktor-faktor penyebabnya adalah karena pulau Jawa: a. c. kesehatan dan komunikasi. Pemerataan pembangunan. c. e. 5. Peningkatan taraf hidup transmigran. Tujuan transmigrasi: a. Meratakan persebaran penduduk di Indonesia. Lengkapnya sarana pendidikan. 6. perawat dan bidan.

Sri Sudarmi. 2000. Geografi I. 1999. Dasar-dasar Demografi. K. DAFTAR PUSTAKA Amir Syarifuddin. Jakarta: Yudhistira. 44 . Dinas Pendidikan Nasional DKI Jakarta. Sumadi Sutrijat. Tim Geografi SMU DKI Jakarta. Wardiyatmoko. Biantoro. Tim Geografi. Geografi I. Suyono. Geografi. Program Kerja Guru Sekolah Menengah Umum Kelas I. 1996. dkk. Geografi I. 2000. Jakarta: Erlangga. Jakarta: Erlangga. Geografi SMU IB. Departemen Pendidikan Nasional. 2000. HR. Jakarta: Yudhistira. Fakultas Ekonomi UI. 2000. Lembaga Demografi. Geografi SMU I. Surabaya: SIC. Dra.kuantitas : jumlah kualitas : mutu Statis: tetap Stabil: imbang konstanta: angka tetap proyeksi: perkiraan indikator: tanda produktif: menghasilkan sesuatu rasio: perbandingan optimal: penuh exploitasi: pemanfaatan tandus: tidak subur perkapita: tiap-tiap orang tenaga medis: tenaga yang bertugas dibidang pelayanan kesehatan Imunisasi: pemberian kekebalan tubuh terhadap jenis penyakit tertentu. Dra. Drs. 2000. Usmaini. 1995.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.