Anda di halaman 1dari 1

Insomnia non-organik

Gangguan tidur non organic mencakup : dan mempengaruhi fungsi dalam


a. Dissomnia : kondisi psikogenik social pekerjaan.
primer dengan cirri gangguan pada Diagnosis kerja
jumlah, kualitas atau waktu tidur Multiaksial diagnosis
akibat emosional  insomnia, Axis I = F51.0 insomnia nonorganic
hiperinsomnia, gangguan jadual tidur Axis II – V = tergantung scenario
b. Parasomnia : peristiwa episodic Insomnia non organic
abnormal selama tidur. Pada masa • Definisi :
kanak ada hubungan dengan suatu kondisi tidur yang tidak
perkembagan anak, pada orang memuaskan secara kuantitas
dewasa berupa  somnabulisme, dan/atau kualitas, yang berlangsung
night terror, nightmare untuk satu kurun waktu tertentu.
Diagnosis banding : • Etiologi :
• Insomnia non organic(F51.0) Emosi adalah factor utamanya.
• Gangguan tidur organic (G47) Bukan disebabkan karena factor
• Reaksi stress akut (F43.0) organic.
• Gangguan penyesuaian (F43.2) • Factor resiko :
Penegakan diagnosis - Terjadi peningkatan stress
• Anamnesis : - Wanita
1. Keluhan utama : susah memulai - Orang yang lebih tua
tidur, selalu terbangun, - Orang yang secara psikologis
kualitas tidur buruk terganggu
2. Lebih 3x dalam seminggu minimal - Orang dengan sosioekonomi
dalam 1 bulan mengalami kurang beruntung
gangguan tidur
3. Mudah tersinggung, bad-mood, Penatalaksanaan
cepat marah, mudah lelah dan Pengobatan insomnia non organic
cirri-ciri lain kurang tidur merupakan pengobatan yang paling
4. Mengatakan dirinya tegang, sulit diantara gangguan tidur !!
cemas, khawatir atau depresif psikoterapi tidak berguna.
saat tidur dan merasa seolah olah 1. Metode deconditioning : pasien
pikirannya melayang> diminta untuk menggunakan
5. Mengeluh tak cukup tidur, banyak tempat tidurnya hanya untuk
masalah pribadi, gangguan tidur bukan hal lain.
kesehatan dan khawatir tdak bias 2. Berbagai tindakan non spesifik
tidur menyebabkan kematian. -Hygiene tidur- hal.221 kaplan
6. Menyatakan mereka minum obat saddock.
tidur untuk mengatasinya 3. Terapi cahaya.
4. Farmakologi :
• Pemeriksaan fisik :
a. Benzodiazepine
1. Kelihatan kelelahan dan tegang
b. Chloral hydrate(noctec)
2. Tekanan darah rendah
3. Wajah tampak pucat c. Obat hipnotik  digunakan
Criteria penegakan diagnosis pasti dengan sangat hati2
(ppdgj): Prognosis
a. Keluhan adanya kesulitan masuk Dubia ad bonam
tidur atau mempertahankan tidur Komplikasi
atau kualitas tidur yang buruk o Gangguan emosi
b. Gangguan terjadi minimal 3 kali o Letargi, mudah tersinggung
dalam seminggu selama minimal KDU
satu bulan 3A
c. Adanya preokupasi dengan tidak
bias tidur dan peduli berlebihan
terhadap akibatnya pada malam
hari dan sepanjang siang hari
d. Ketidakpuasan terhadap kuantitas
atau kualitas tidur menyebabkan
penderitaan yang cukup berat