LAPORAN

HASIL KERJA BIDANG KEPERAWATAN

RSUD A. WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA 2010

terpadu dengan peningkatan dan pencegahan (Preventive) serta melaksanakan rujukan profesional.Wahab Sjahranie Samarinda mempunyai tugas pokok melaksanakan upaya kesehatan secara berdaya guna dan berhasil guna dengan mengutamakan upaya penyembuhan (Curative).BAB I Pendahuluan A. RSUD. Latar Belakang Menghadapi situasi persaingan yang berat dan sangat kompleks. Peraturan Daerah No: 47 Tahun 2008 merupakan landasan dalam organisasi dan Tata Kerja Rumah sakit Umum Daerah Provinsi Kalimantan Timur.. . serta dalam upaya mewujudkan tujuan rumah sakit sebagai salah satu sentraL pelayanan kesehatan. Motivasi dan perspektif tersebut dimaksudkan untuk menciptakan iklim yang kondusif dan kerangka kerja yang komprehensif dalam rangka secara menterjemahkan visi komperate kedalam pemberian pelayanan prima sebagaimana yang dihadapkan oleh masyarakat sebagai pengguna jasa.A.W Sjahranie Samarinda telah berusaha menumbuhkan motivasi serta membangun perspektif pada seluruh jajaran penyelenggaraan pelayanan di rumah sakit. pemulihan (Rehabilitative) yang dilakukan secara serasi. RSUD.A.

pembinaan. A. Pendidikan dan Penelitian Terbaik di Kalimantan ” Guna mendukung hal tersebut.W. pemahanan akan mutu pelayanan yang belum optimal. latar belakang pendidikan yang berbeda-beda. bimbingan dan pengendalian pelayanan keperawatan rawat jalan dan rawat inap Saat ini masih banyak keluhan masyarakat tentang keberadaan petugas pelayanan kesehatan di rumah sakit. Oleh sebab itu Bidang Keperawatan berupaya mengoptimalkan kinerja petugas sesuai dengan fungsinya dengan harapan program peningkatan mutu pelayanan keperawatan prima di RSUD. dan disiplin serta kurangnya sosialisasi yang masih belum optimal. Keterampilan dalam pemberian asuhan keperawatan yang masih kurang . maka RSUD. hal ini antara lain disebabkan belum optimalnya jumlah petugas pemberi pelayanan. Bidang Keperawatan yang bertanggung jawab langsung kepada Wadir Pelayanan merupakan bagian dari stuktur organisasi rumah sakit yang mempunyai tugas pokok melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan bahan koordinasi. Sjahranie Samarinda yang pada akhirnya akan menaikkan citra pelayanan rumah sakit di masa mendatang .W Sjahranie Samarinda telah mengantisipasinya dengan menetapkan visi sebagai berikut: “Menjadi Rumah Sakit Pusat Rujukan Pelayanan Kesehatan. Kurangnya koordinasi antar unit kerja.Dengan memperhatikan situasi dan kondisi saat ini dan mengantisipasi perubahan dimasa yang akan datang.A.

Meningkatkan kesejahteraan pegawai . Pendidikan Dan Penelitian Di Kalimantan ” 2. Visi Visi adalah cara pandang jauh ke depan kemana Rumah Sakit Umum Daerah A Wahab Sjahranie harus dibawa agar dapat eksis. Menyiapkan dan mengembangkan sumber daya manusia b. A Wahab Sjahranie Samarinda menetapkan beberapa misinya : a. Wahab Sjahranie menetapkan visi sebagai berikut : “ Menjadi Rumah Sakit Pusat Rujukan Pelayanan Kesehatan. Visi dan Misi 1. Dengan memperhatikan situasi dan kondisi pada saat ini dan mengantisipasi perubahan dimasa yang akan datang Rumah Sakit Umum Daerah A. antisifatif dan inovatif. maka RSUD.B. Melengkapi sarana dan prasarana c. Memberikan pelayanan kesehatan prima d. Misi Dengan mengacu pada visi yang telah ditetapkan.

A Wahab Sjahranie Samarinda menetapkan beberapa misinya : Menyelenggarakan pelayanan keperawatan yang paripurna ( pelayanan prima ) dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia / tenaga keperawatan yang profesional dan didukung sarana & prasarana keperawatan yang memadai untuk menunjang / meningkatkan kinerja tenaga keperawatan C. Tujuan Bidang Keperawatan Dengan mengacu pada misi Bidang Keperawatan RSUD A. Meningkatkan sarana & prasarana / peralatan keperawatan sesuai dengan standar fasilitas peralatan keperawatan untuk menunjang kinerja tenaga keperawatan lebih optimal . maka Bidang Keperawatan RSUD. A Wahab Sjahranie Samarinda menetapkan beberapa tujuan sebagai berikut : 1. maka Bidang Keperawatan RSUD. Wahab Sjahranie Samarinda yang telah ditetapkan. Misi Bidang Keperawatan Dengan mengacu pada visi dan misi RSUD A. Wahab Sjahranie Samarinda yang telah ditetapkan.3. Mengembangkan kualitas & kuantitas tenaga keperawatan melalui pendidikan formal dan non formal yang mampu membawa perubahan pelayanan keperawatan kearah yang lebih baik 3. Meningkatkan pelayanan keperawatan yang optimal sesuai dengan standar asuhan keperawatan 2.

dan dinilai serta berorientasi pada hasil dan manfaat.12 bulan. sebagai berikut : 1. dapat dinilai. Sasaran Bidang Keperawatan Sasaran merupakan tujuan antara dari perwujudan kondisi atau keadaan ideal yang diharapkan. Tersedianya jumlah tenaga keperawatan sesuai dengan standar ketenagaan keperawatan 4. dengan demikian sasaran obyektif merupakan pernyataan hasil yang dapat dicapai dalam kurun waktu 1. Mengembangkan jenjang karir / kompetensi tenaga keperawatan untuk menunjang pemberlakuan sistem remunerasi.4. Fokus Utama sasaran adalah tindakan dan alokasi sumber daya yang dimiliki oleh RSUD.A. Terwujudnya pelayanan prima di unit-unit / instalasi keperawatan 2. Sasaran merupakan tujuan jangka pendek. Terwujudnya pelayanan keperawatan sesuai dengan standar asuhan keperawatan 3. sasaran harus spesifik.Wahab Sjahranie Samarinda. diukur. agar kesejahteraan tenaga keperawatan lebih memadai C. maka ditetapkan sasaran dalam meningkatkan kualitas sumber daya yang ada . Berdasarkan kriteria diatas serta dalam rangka mewujudkan tujuan . Terwujudnya pendidikan & pelatihan bagi tenaga keperawatan sesuai dengan kompetensi pelayanan .

Tersedianya sarana & prasarana / fasilitas peralatan keperawatan sesaui dengan standar 6. Terwujudnya program jenjang karir keperawatan 8. Terwujudnya sistem remunerasi .5. Terwujudnya peningkatan kinerja tenaga keperawatan dengan didukung oleh fasilitas peralatan yang memadai 7.

peluang ( opportunities ) dan ancaman (threats) . dapat dihasilkan kekuatan ( strengths ). Adanya program rekruitmen tenaga baru 4. Masih lemahnya sistem reward & punishment . dapat dilihat pada tabel sebagai berikut : 1. Terbatasnya jumlah tenaga Keperawatan (rasio tidak seimbang) 3.BAB II Analisis dan Rencana Kerja A. 2. Kurangnya komitmen dan loyalitas pegawai terhadap RS. Identifikasi Masalah dan Analisis Faktor Kunci Keberhasilan Menggunakan Teknik Analisis Tertentu Dari hasil pencermatan lingkungan yang telah dilakukan di lingkungan RSUD A. Adanya anggaran untuk pengembangan staf 1. Wahb Sjahranie Samarinda melalui pencermatan / scanning lingkungan internal dan eksternal organisasi. Identifikasi Faktor Internal & Eksternal Pengembangan SDM No Strengths ( Kekuatan ) 01 Faktor Internal Weakness ( Kelemahan ) 1. Analisis SWOT Tabel 1. Belum optimalnya kemampuan manajerial para kepala unit fungsion al 4. Adanya program pengembangan staf keperawatan ( formal & Informal ) 3. Memiliki Tenaga Keperawatan yang handal dan tenaga profesional 2. kelemahan ( weaknesses ).

Threats ( Ancaman ) 1. Adanya misi RS yaitu melengkapi sarana dan prasarana Faktor Internal Weakness ( Kelemahan ) 1. Adanya program pengembangan fasilitas peralatan keperawatan 2. Adanya Internal Kompetitor 3. Adanya pengembangan kerjasama di bidang pendidikan dan pelayanan RS. Pelayanan keperawatan yang kurang optimal Tabel 2.Faktor Eksternal Opportunities ( Peluang ) 02 1. Kurangnya fasilitas peralatan keperawatan 2. Adanya dukungan Pemerintah Provinsi Kaltim untuk PPKBLUD RS 2. Tingginya dukungan Legislatif terhadap pengembangan pelayanan terutama pengembangan staf RS 3. RS tidak memiliki kewenangan Teritorial 2. Adanya dukungan Pemerintah Provinsi Kaltim untuk PPK-BLUD RS 2. Banyaknya pihak ketiga yang mengontrol pelayanan/manajeme n kesehatan secara tidak proporsional 4. Pelanggan memilih RS yang lebih lengkap fasilitas peralatan keperawatan 2. Identifikasi Faktor Internal & Eksternal Pengembangan Fasilitas Peralatan Keperawatan No Strengths ( Kekuatan ) 01 1. Kurangnya koordinasi dengan unit lain dalam pengadaan perlatan keperawatan Faktor Eksternal Opportunities ( Peluang ) 02 1. Fasilitas peralatan di RS belumsesuai dengan standar 3. Tingginya dukungan Legislatif terhadap pengembangan Threats ( Ancaman ) 1. Adanya complain dari pelanggan bila fasilitas tidak memadai . Lingkungan Geografi & demografi yang strategis 4. Adanya dana / anggaran 3.

Banyaknya RS Swasta yang memberikan pelayanan yang lebih optimal 1. 2. Adanya program pengembangan staf keperawatan ( formal & Informal ) 3. Memiliki Tenaga Keperawatan yang handal dan tenaga profesional 2. Tingginya dukungan Legislatif terhadap pengembangan pelayanan RS 3.pelayanan RS 3. Pelanggan memilih RS yang pelayanan lebih optimal / memuaskan 2. Adanya dukungan anggaran dari Pemprov Kaltim 3. Adanya anggaran untuk pengembangan staf untuk meningkatkan pelayanan Faktor Eksternal Opportunities ( Peluang ) 02 Threats ( Ancaman ) 1. Belum optimalnya kemampuan manajerial para kepala unit fungsion al 3. Adanya dukungan Pemerintah Provinsi Kaltim untuk PPK-BLUD RS 2. Masih lemahnya sistem reward & punishment 1. Adanya complain dari pelanggan bila pelayanan tidak baik / kuang optimal 3. Adanya dukungan anggaran dari Pemprov Kaltim untuk meningkatkan pelayanan . Banyaknya RS Swasta yang memiliki peralatan keperawatanyang lengkap Tabel 3. Kurangnya komitmen dan loyalitas pegawai terhadap RS. Identifikasi Faktor Internal & Eksternal Peningkatan Asuhan Keperawatan No Strengths ( Kekuatan ) 01 Faktor Internal Weakness ( Kelemahan ) 1.

gambar di atas menunjukkan bahwa posisi kekuatan organisasi Bidang Keperawatan RSUD A. Wahab Sjahranie Samarinda berada pada kuadran III ( WO = Weaknesses & .66 Kuadran II Kuadran I T: 5.2. Peta Posisi Kekuatan Organisasi Berdasarkan hasil evaluasi factor internal dan eksternal.97 Kuadran III Dalam kaitannya dengan analisis ini. maka dapat ditentukan peta kekuatan organisasi bidang keperawatan terletak pada kuadran III ( WO ) Gambar 1 Peta Kekuatan Organisasi S : 9.11 O : 12.35 Kuadran IV W : 13.

Opportunities ) yang berarti meminimalkan kelemahan dengan memanfaatkan peluang secara maksimal yang berorientasi pada pengembangangan ( growth oriented ). .

Angka kejadian dekubitus & phlebitis menurun. Evaluasi SAK meningkat 2. Terwujudnya pelayanan prima di unitunit / instalasi pelayanan keperawatan Terwujudnya pelayanan keperawatan sesuai dengan standar asuhan keperawatan Indikator Kinerja 1. Sasaran dan Kinerja 2010 . bahkan tidak ada Satuan % Sekarang 1 2 3 4 10 11 12 95% 80% 95% 2. Sasaran dan Kinerja 2010 Kinerja Yang Akan Datang ( Bulan ) 5 6 7 8 9 90% Tujuan Meningkatkan pelayanan keperawatan yang optimal sesuai dengan standar asuhan keperawatan Sasaran 1.Tabel 4. Tabel 5.

Tersedianya jumlah tenaga keperawatan sesuai dengan standar ketenagaan keperawatan 2. Sasaran dan Kinerja 2010 Kinerja .Tujuan Mengembangkan kualitas & kuantitas tenaga keperawatan melalui pendidikan formal dan non formal yang mampu membawa perubahan pelayanan keperawatan kearah yang lebih baik Sasaran 1. Peningkatan jml SDM 2. Terwujudnya pendidikan & pelatihan bagi tenaga keperawatan sesuai dengan kompetensi Indikator Kinerja 1. SDM yang mengikuti diklat Satuan % Sekarang 1 2 3 4 75% Kinerja Yang Akan Datang ( Bulan ) 5 6 7 8 9 10 80% 11 12 65% 85% Tabel 6.

Tujuan Meningkatkan sarana & prasarana / peralatan keperawatan sesuai dengan standar fasilitas peralatan keperawatan untuk menunjang Sasaran 1. Tersedi anya sarana & prasarana / fasilitas peralatan keperawatan sesaui dengan standar 2. Sasaran dan Kinerja 2010 Kinerja . Terwuj udnya peningkatan kinerja tenaga keperawatan dengan didukung oleh fasilitas peralatan yang memadai Indikator Kinerja 1. Peningkatan jumlah peralatan keperawatan 2. Terpelihara nya peralatan keperawatan Satuan Sekarang 1 2 3 4 Yang Akan Datang ( Bulan ) 5 6 7 8 9 10 11 12 % 50% 90% 90 % 20% 80% 80 % kinerja tenaga keperawata n lebih optimal Tabel 7.

500 22. agar kesejahteraan tenaga keperawatan lebih memadai Sasaran 1.Tujuan Mengembang kan jenjang karir / kompetensi tenaga keperawatan untuk menunjang pemberlakuan sistem remunerasi. Terwujudnya program jenjang karir keperawatan 2. Sasaran dan Kinerja 2010 . Terwujudnya sistem remunerasi Indikator Kinerja Peningkatan jasa asuhan keperawatan Satuan Sekarang 1 2 3 4 Yang Akan Datang ( Bulan ) 5 6 7 8 9 10 11 12 Rupiah 13.500 Tabel 8.

Tersedianya clinikal instruktur sesuai kebutuhan bimbingan 2. Meningkatnya kemampuan clinikal instruktur dan bimbingan 3. Meningkatnya kualitas clinical instruktur di lapangan Indikator Kinerja Melaksanakan Bimbingan Teknis clinical Insturktur Satuan Sekarang % 65 % 1 2 3 4 Kinerja Yang Akan Datang ( Bulan ) 5 6 7 8 9 10 11 12 95% .Tujuan Tewujudnya Clinikal Instruktur Rumah Sakit yang profesional Sasaran 1.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful