P. 1
Tabloid Info Rengasdengklok Januari 2011

Tabloid Info Rengasdengklok Januari 2011

|Views: 967|Likes:
Dipublikasikan oleh Alam Gerilya
Berita Seputar Rengasdengklok
Berita Seputar Rengasdengklok

More info:

Published by: Alam Gerilya on Mar 03, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/02/2013

pdf

text

original

Didukung oleh

:

http://mediailusi.com

http://www.karawanginfo.com

Bupati Resmikan Posramil Tirtajaya
Edisi Perdana/Januari 2011/Tahun Ke-I

Polri dan Masyarakat Satu Hati

“Sauyunan” Lurah dan Masyarakat Jalankan Program Pembangunan

Totalitas dalam Menjalani Profesi Guru

http://majalahpotretindonesia.com

TABLOID KOMUNITAS

Info Rengasdengklok
www.inforengasdengklok.com

Pengganti Ongkos Cetak Rp. 5.000,-

Dari TITIK NOL

Republik Indonesia

Untuk Semua...

Dengklok... oh... Dengklok

Berubah untuk Dengklok Maju

P

ernah disela orang waktu bayar di kasir Alfamart, Indomart atau di Toko Sederhana? Bayar uang parkir motor yang karcis parkirnya difotocopy atau dilaminating? Atau sering terjebak macet di depan Pasar Rengasdengklok cuma gara-gara sopir angkot yang ‘ngetem’ seenaknya. Hehehe... itulah ‘Dengklok’ – sebutan lain untuk Rengasdengklok kita tercinta– Kejadian diatas adalah sedikit pengalaman miris yang mungkin juga pernah dialami oleh para pembaca sendiri... Kadang saya malu sendiri, kota pangkal perjuangan yang saya banggakan kok kondisinya seperti ini ya... Kesannya tidak tertib. Gimana kalau ada turis domestik atau mancanegara yang berkunjung ke Dengklok nih...? Sebenarnya ini tergantung dengan kemauan dan kesadaran kita masing-masing... Beranikah merubah kebiasaan buruk, peraturan bodong maupun kondisi tersebut diatas demi kebaikan Rengasdengklok di masa depan? Apa susahnya sih belajar antri untuk saling menghormati, sekaligus pembelajaran untuk anakanak kita supaya membiasakan budaya antri. Bayangin deh, kalau pengaturan parkir sesuai Perda No.3 dan No.4, sudah berapa pemasukan untuk pembangunan daerah? Bagusnya para juru parkir liar ini dibina dan tertibkan, jadi orang yang bayar parkir tidak mikir yang macammacam: Dananya masuk kemana ya? Hehehe... Terakhir... Ayo dong bapakbapak yang berkompeten kapan nih bergerak lagi, jangan biarkan Pasar Dengklok nambah semrawut dan macet terus-terusan. Padahal kantor camat masih ada di dekat sini, lho. Jadi kapan nih kita majunya? Makanya berubah dulu dong... n

Nomor Telepon Penting Dengklok
Polsek Kecamatan RSU Proklamasi Koramil Telkom PLN PAM 482110 4824441 483658 482032 480001 480265 482363

Geliat Pembangunan Rengasdengklok

TITIK NOL
Geliat Pembangunan

Edisi Perdana Tahun Ke-1 Januari 2011

Rengasdengklok
R
engasdengklok... mmhh... kira-kira apa yang ada di benak kebanyakan orang kalau ditanya apa yang mereka tahu tentang Rengasdengklok ya? Mungkin banyak yang akan menjawab Rengasdengklok adalah lokasi dimana terjadi peristiwa penculikan Sang Dwi Tunggal Proklamator kita, Bung Karno dan Bung Hatta, yang terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945. Ya , R e n g a s d e n g k l o k menjadi tonggak sejarah dalam kemerdekaan Republik Indonesia tercinta ini. 65 tahun kemudian, apa yang terjadi dengan Rengasdengklok? Dalam kurun lima tahun terakhir ini, salah satu kecamatan di Kabupaten Karawang ini terus menggeliat. Mengejar ketertinggalan dalam pembangunan di berbagai sektor, utamanya di sektor perekonomian. Tengok saja sentra-sentra bisnis yang sudah berjalan, seperti Pasar Rengasdengklok, Pertokoan Shelby Plaza menjadi tumpuan kebutuhan sehari-hari bukan hanya warga Rengasdengklok saja, tapi juga warga di beberapa kecamatan di sekitarnya. Bahkan warga Kabupaten Bekasi yang berbatasan langsung dengan Sungai Citarum pun menyeberang ke Rengasdengklok untuk membeli kebutuhan mereka. Di tahun 2000 an, bermunculan minimarketminimarket yang dikelola perorangan maupun secara franchise.

ecamatan Rengasdengklok salah satu kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Karawang Propinsi Jawa Barat dan secara geografis terletak di pantai utara pulau Jawa dengan ketinggian 1,7 meter dari permukaan laut, dengan 107° 02 - 107°40 Bujur Timur dan 5°56 - 6°34 Lintang Selatan. dengan batas wilayah sebagai berikut: - Sebelah utara berbatasan dengan Kecamatan Tirtajaya dan Jakarta; - Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Kutuwaluya; - Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Karawang; - Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Bekasi yang Yang dibatasi oleh sungai Citarum. Luas Wilayah Kecamatan Rengasdengklok adalah 3.146 Ha yang terdiri dari tanah sawah seluas : 2.026 Ha dan tanah darat seluas : 1.120 Ha, dengan jumlah penduduk : 101.957 Jiwa teridiri dari Laki-laki : 51.505 Jiwa dan Perempuan : 56.352 Jiwa, jumlah KK 30.078 KK dan mempunyai Wilayah kerja meliputi 9 (sembilan) desa , antara lain: 1. Desa Rengasdengklok Selatan; 2. Desa Rengasdengklok Utara; 3. Desa Kertasari; 4. Desa Dewisari; 5. Desa Amansari; 6. Desa Karyasari; 7. Desa Kalangsari; 8. Desa Kalangsuria; 9. Desa Dukuh Karya.
(www.karawangkab.go.id)

K

Sekilas Rengasdengklok

Menjelang akhir tahun 2010 lalu, penulis mencatat investor besar sekelas Alfamidi dan California Fried Chicken (CFC) menancapkan bisnisnya di bidang retail dan makanan cepat saji. Didukung ruko-ruko lainnya. Malah dari sumber di lapangan yang didapat penulis, di Rengasdengklok nantinya akan dibangun supermarket besar, namun sayang penulis belum mengetahui nama perusahaannya dan kapan dibangunnya... Perlu Pembenahan Pertumbuhan ekonomi yang meningkat di Rengasdengklok belum sepenuhnya didukung sarana dan prasarana yang memadai. Kita ambil contoh salah satunya Pasar Rengasdengklok, yang keberadaannya sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda.

Setiap pagi hari ketika jam-jam sibuk, warga Rengasdengklok harus terbiasa dengan kemacetan. Karena daya tampung pasar ini tak sebanding dengan kebutuhan pedagang yang alih-alih menggelar dagangan dan membuang sampahnya sampai ke badan jalan. Ditambah becak dan angkot yang mengetem menunggu penumpang. Kemacetan makin kumplit bila usai turun hujan, airnya menggenangi jalan yang berlobang dan becek membuat pengguna jalan makin tak nyaman... Mudah-mudahan pemda dan instansi setempat serta masyarakat Dengklok untuk dapat bahu-membahu dengan segera dapat memberikan solusi yang tepat untuk memgatasi hal ini...

Terus Membangun Selain ekonomi, sektor pendukung lainnya juga terlihat terus dibangun, seperti: Mesjid Raya Rengasdengklok, gedung baru Kecamatan Rengasdengklok yang lokasinya dekat Tugu Kebulatan Tekad lengkap dengan pembuatan akses jalannya. Di Desa Amansari, baru selesai dinovasi Kantor Desa Amansari, Pesantren Barokatul Qodiri yang sedang membangun pondoknya, juga Kolam Renang Al Mujiraa dan Rumah Makan Saung Beureum yang sudah dulu beroperasi. Di Desa Kalang Surya sudah terdapat lapangan bola futsal, dan masih banyak lagi pembangunan-pembangunan lainnya, seperti layaknya kota yang sedang berkembang. Meski masih jauh mimpi... Kami ucapkan: Selamat datang di (IR-01) Dengklokpolitan....

Komentar Warga

Dengklok Harus Banyak Berbenah

K

CATATAN REDAKSI
A k h i r n y a . . . Ta b l o i d Komunitas INFO RENGASDENGKLOK ini sampai juga di tangan para pembaca... Atas keprihatinan akan minimnya media yang mengangkat berita seputar Rengasdengklok dan permasalahannya. Maka kami dari Komunitas Warga Rengasdengklok memberanikan diri berinisiatif untuk membuat sebuah media yang nantinya akan menjadi kontrol sosial sekaligus jembatan informasi antara warga dengan pemerintahan setempat serta instansi-instansi yang ada di lingkup Rengasdengklok. Kami mohon maaf apabila dalam penyajiannya tabloid komunitas ini masih banyak kekurangannya disana-sini dan kami akan senang sekali dan sangat terbuka untuk menerima saran dan kritik yang membangun demi perbaikan media ini... Baiklah, mudahmudahkan inisiatif kami ini dapat diterima oleh semua lapisan warga Rengasdengklok. Dan dari TITIK NOL Republik Indonesia, kami ucapkan: SELAMAT MEMBACA! MERDEKA!

Sambutan Sekretaris Camat Rengasdengklok
media inforengasdengklok tentunya berangkat dari kepedulian untuk mengangkat dan menghantarkan kembali Rengasdengklok sebagai bagian dari Kabupaten Karawang agar dapat dikenal kembali keberadaanya oleh seluruh masyarakat dan tidak hanya masyarakat Karawang saja tetapi untuk lebih di kenal diseluruh Indonesia. Media inforengasdengklok, diharapkan bisa bersinergis dengan pemerintah dalam mensosialisasikan program dalam pemberitaan yang dikemas secara produktif dan menycerdaskan masyarakat, sekaligus bisa membawa aspirasi masyarakat dan dapat memberi keritik yang membangun serta produktif terhadap program pemerintah sesuai pakta di lapangan secara utuh dan akurat sejalan dengan profesionalisme jurnalistik. Akhirnya kami ucapkan selamat dan sukses kepada media inforengasdengklok. Mudah-mudahan Allah SWT meridhoi setiap langkah yang kita kerjakan. Irlan Suarlan, S.STP, M.Si Sekretaris Camat Rengasdengklok

engan hadirnya media Buletin Komunitas INFO RENGASDENGKLOK, kami menyambut dengan baik karena kita ketahui bersama bahwa nama Rengasdengklok saat ini masih belum sesuai dengan julukan yang disandang sebagai kota sejarah, kota pangkal perjuangan, Dimana, para pendiri Negara Republik Indonesia, yaitu Soekarno Hatta untuk pertama kali mencetuskan Proklamasi Kemerdekaan RI pada Tahun 1945. Kehadiran

D

e c a m a t a n Rengasdengklok, untuk ukuran sekarang dalam bidang pembangunan serta penataan inprastruktur dirasakan masih belum maksimal. Jangan jauh-jauh inprastruktur jalan saja masih kurang begitu nyaman, baik dipandang maupun dipakai. Di pandang dari segi loyalitasnya masih jauh dari harapan, kesemerautan dan kurangnya penatataan masih menjadi PR bagi intansi terkait. Demikian dikatakan warga Rengasdengklok Widana, pada inforengasdengklok pekan kemarin. Dilanjutkannya, warga Rengasdengklok yang mewakili masyarakat diranah perpolitikan sudah ada yang mampu kejenjang dewan. Namun, lanjutnya, masih saja untuk masalah yang ada di Rengasdengklok kurang ada perhatian dari yang memperjuangkannya. Tetapi jangan salah, kata dia, untuk ukuran sumberdaya manusianya (sdm), masyarakat Rengasdengklok sudah beranjak ada peningkatan. “Kita tahu kemarin waktu Pilkada, masyarakat sudah mampu menilai mana yang akan memperjuangkan aspirasinya. Jadi di lihat dari SDMnya, masayarakat Rengasdengklok untuk ukuran sangat cerdas,” ungkapnya. Masih kata Widana, untuk tata letak dan pembangunan kota di Rengasdengklok masih belum adanya kemajuan yang signifikan. Contohnya sudah beberapa kali pergantian di tingkat muspika masih kurang membawa kearah yang lebih baik dan belum ada formula yang jitu. “Kita lihat penataan lokasi pasar tradisional Rengdenglok masih semrawut, masih terindikasi kemacetan, sampah menumpuk dimana-mana sehingga membuat kesan Kota Rengasdengklok kumuh. Dari segi penataan saluran drainase saja masih kurang dan masih terjadi banjir yang di akibatkan sampah tadi,” jelasnya. Sebenarnya, ungkap Widana, potensi pembangunan masih biasa dikembangkan baik dari segi budaya maupun potensi pariwisata sejarah. Menurutnya, jika hal ini bisa digali besar kecilnya akan berdampak pada penghasilan daerah. Dengan semacam itu, Rengasdengklok bisa mengembangkan dalam segi pembangunan yang maksimal. Namun, hal itu perlu adanya sinergi anatara pemerintah dan masyarakatnya. “Potensi yang ada di Rengasdengklok, saya rasa sangat banyak kalau mau kita gali dan kembangkan, agar bisa mempunyai pendapatan untuk pembangunan wilayah Rengasdengklok sendiri. Namun, disini pemerintah perlu peran aktif masyarakatnya juga agar roda pembangunan sejalan dengan kemauan masyarakat itu sendiri,” ungkapnya.
(IR-01)

Dari TITIK NOL
Diterbitkan oleh Editor/Layout Reporter Kontributor Alamat Redaksi Hotline Peliputan Email Website Facebook Grup

Republik Indonesia

Untuk Semua...

: KOMUNITAS WARGA RENGASDENGKLOK : Asep Walam (IR-01) : Husna Albahreisy (IR-02) : Irwan Siswanto, Deny Andriana Haidir, Dyaz Mati Rasa : Jl. Raya Rengasdengklok Gg. Pandawa Desa Karyasari Kecamatan Rengasdengklok 41352 : 0858 1086 8486/Husna : inforengasdengklok@yahoo.com : www.inforengasdengklok.com : Potret Rengasdengklok, Komunitas Rengasdengklok

Edisi Perdana Tahun Ke-1 Januari 2011

PERISTIWA
Kalangsari Tiga Bulan Terendam Banjir
Karawang, Kadis Ciptakarya, Kabag Pemerintahan Kabupaten Karawang beserta Muspika Kecamatan Titajaya. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, tim komisi A DPRD Profinsi Jawabarat menyatakan bahwa bantuan untuk pembangunan kantor P o s r a m i l Ti r t a j a y a i n i menggunakan sumber dana APDB Profinsi Jabar sebesar Rp. 141 juta. Demikian ditegaskan Ketua Rombongan Komisi A DPRD Profinsi Jawabarat, Irwan Kusandiantoro, didampingi rekan rekannya, E.A Darojat, Wawan Setiawan,Hj. Ganiwati, Hj.Sri Umiyati, Hj. Dewi Sarifah, Rista Dewi H. Yusuf Puad dan anggota dapil Karawang, Deden Darmansah. Ketua rombongan mengatakan, tim komisi A DPRD Pemprof Jabar dan rekan di DPRD Karawang bermaksud memberikan motifasi dan semangat dengan bantuan tersebut bagi lembaga vertikal di Karawang. "Supaya mereka sebagai para penegak hukum bisa menjalankan tupoksinya secara maksimal dalam menegakan hukum, maka perlu kita dorong dengan cara seperti ini salah satunya. Selanjutnya, setelah bantuan tersebut diserahkan, baru nanti kita bicara soal kewajiban mereka,"kata Irwan diamini rombongannya dilokasi. Seperti diketahui, lanjut dia, bantuan tesebut merupakan bantuan hibah sesuai dengan kemendagri no 25 tahun 2009. Ini fungsi komisi A sebagai bajeting (anggaran), yang bisa juga mengeluarkan anggaran untuk mendukung lembaga vertikal diluar OPD dan SKPD. "apapun yang menjadi amanah rakyat kita siap mendukung. Dalam bantuan ini, termasuk pada amanah rakyat Karawang untuk meningkatkan pengamanan wilayah,"ucapnya.
(IR-02)

Bupati Karawang

Resmikan Posramil Tirtajaya

B

Bupati Karawang Ade Swara, merespon kerjasama dari lembaga Tentara Nasional Indonesia (TNI), supaya bisa lebih meningkatkan pemberdayaan keamanan di wilayah Kabupaten Karawang.

"K

erjasama bersama unsur TNI, sangat baik dalam mejaga keamanan wilayah Karawang,"ucapnya menjawab pertanyaan para wartawan, usai meresmikan Kantor Posramil Desa Pisangsambo, Kecamatan Tirtajaya, Karawang, Selasa (4/1) siang kemarin, didampingi Komandan Kodim 0604 Karawang Letkol Kav. IE. DJoko Purwanto dan Kepala Polres Karawang AKBP Merdisyam. Hadir dalam pertemuan tersebut, sejumlah kepala dinas, danramil, camat, kepala desa, ormas, tokoh masyarakat, tokoh agama dan beberapa masyarakat setempat yang antusias ingin melihat Bupati dan Wa k i l B u p a t i K a r a w a n g yang terbaru, Ade SwaraCellica Nurachdiana. Dalam

peresmian tersebut, sambutan langsung diisi protokoler oleh Dandim Karawang dan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Tirtajaya. Menyikapi ungkapan Dandim Karawang, bahwa untuk mencapai jumlah yang ideal di wilayah Karawang, perlu di bangun tiga lagi kantor Posramil serupa, sehingga seluruh wilayah pesisir pantai di Karawang lebih terjaga dari ancaman dan gangguan keamanan. Bupati Ade Swara akan mempertimbangan dan menyerahkan pada Pemerintah Profinsi Jawa Barat. "Untuk kebutuhan posramil, akan di ajukan ke tingkat I. Kami juga siap mendukung kerjsama di berbagai bidang dan program TNI lainnya,"jelasnya singkat sekaligus meningalkan rombongan.

Namun demikian, Dandim Karawang juga menjelaskan, bahwa pemerintah profinsi jawa barat kembali memperoyeksikan satu unit kantor posramil di tahun 2011, yang di rencanakan akan di bangun di wilayah Kecamatan Tempuran , Karawang. Kata dia, kantor posramil ini berfungsi serupa dengan 12 kantor Koramil yang kini menyebar, untuk menjaga stabilitas keamanan Nasional di wilayah Kabupaten Karawang. "jika kantor Koramil ada yang bersifat administrasi, untuk kantor Posramil hanya bersifat pengamanan dan penjagaan wilayah,"jelasnya. Pada tahap pembangunan, pembangunan Posramil Tirtajaya ini sempat mendapat peninjauan dari rombongan Komisi A DPRD Profinsi Jawabarat didampingi Dandim

anjir belum sempat surut, hujan pun kembali turun dan air pun menggenangi sebagian pemukiman warga Desa Kalangsari Kecamataan Rengasdengklok. Hal ini, membuat cemas warga setempat yang hilir mudik untuk melakukan aktivitas sehari-hari melewati jalan yang terkena banjir tersebut. Berdasarkan keterangan yang di himpun di lokasi, banjir di dusun Sinarsari sudah hampir 3 bulan mengenangi areal perkebunan dan sedikitnya 6 pemukiman terendam. Penyebabnya utamanya, antara lain dataran yang ada di dusun tersebut sangat rendah serta banyaknya bekas lubang galian yang belum di sterilkan. Menurut warga setempat Yana (41) mengatakan, banjir yang menggenangi dusun tersebut sudah hampir 3 bulan lamanya. Menurutnya, banjir tersebut sudah membuat dirinya kewalahan jika akan melakukan aktivitas sehari-harinya. “Banjir yang mengenangi dusun ini sudah 3 bulan lamanya tidak surut-surut. Apalagi jika hujan turun memicu kecemasan kami untuk bersiap-siap melakukan potong arah jalan jika mau berpergian walau pun terasa jauh,” tuturnya pada inforengasdengklok pekan kemarin. Hinga kini, kata yana, warga sekitar hanya mengandalkan kepasrahan saja serta doa agar masalah banjir di desanya cepat terselesaikan. “Harapan kami jalan yang terkena banjir ini setidaknya di lakukan pengarugan baik oleh material tanah terlebih dengan material cor,” harapnya sambil ketawa. Senada dengan Yana, Sarta (39) mengatakan, dirinya sudah lelah dengan volume banjir yang tidak surut-surut. Kata dia, setiap dirinya akan melakukan aktivitas harus melewati genangan air yang masih merendam jalan itu, sehingga dirinya sempat merawat sebagian mata kakinya karena terinfeksi penyakit gatal. “Saya sudah lelah pak dengan suasana banjir ini. Bahkan saya pernah kena penyakit gatal di mata kaki. Saya berharap ada tindak lanjut dari intansiterkait demi warga pak,” harapnya.
(IR-02)

Sedekah Bumi Sambut Tahun 2011
Ribuan warga serta pengusaha mengikuti acara tepung tahun Sugih Fitnes dan sedekah bumi yang di gelar di Desa Rengasdengklok Utara, Kecamatan Rengasdengklok, Jum'at (31/12) siang kemarin.
oleh Yang Maha Pencipta. Menurutnya, acara syukuran tersebut adalah berkat kerja sama antara warga, pengusaha,tokoh masyarakat dan karang taruna yang selalu mendukung acara tahunan ini. "Kami sangat berterima kasih kepada seluruh warga, pegusaha, karang taruna dan tokoh masyarakat karena berkat bantuan dari mereka acara ini terlaksana dan sangat meriah. Acara ini akan di lanjutkan sampai malam pergantian tahun 2011 malam ini (kemarin -red) yang akan diisi dengan acara pesta kembang api," ungkapnya pada inforengasdengklok, belum lama ini. Lebih lanjut ia menuturkan, acara yang di gelarnya sudah merupakan agendatahunan dan sek aligus merayakan pergantian tahun baru seraya melakukan syukuran atas kemenangan dan pelantikan Bupati H Ade Swara dan Wakil Bupati dr Cellica Nurrachadiana. Namun dengan demikian, ia menghimbau, setelah kemarin kita berbeda beda bendera namun untuk saat ini kita kembali dengan bendera yang sama merah putih dan bupati yang baru telah menjadi milik masyarakat Karawang. Pergantian tahun dan pergantian Bupati Karawang, kita beraharap semua pembangunan dalam segala bidang dapat di teruskan di tahun 2011 tersebut. Untuk itu, dirinya berharap, program pembangunan kantor desa harus di lanjutkan dan dirinya berharap program tersebut dapat menyentuh pada kantor desanya. "Saya berharap dengan pergantian tahun serta pergantin Bupati Karawang dapat melanjutkan program pembangunan, terlebih program prototype desa. Dan saya berharap program tersebut menyentuh pada pasilitas kantor desa saya," tuturnya seraya mengatakan kantor desa saya kaya rumah makan padang cetusnya. Sementara itu, Asisten pembangunan Kabupaten Karawang Aa Nugraha dalam sambutannya mengatakan, acara syukuran sedekah bumi yang di lakukan masyarakat Rengasdengklok khususnya masyarakat di desa Rengasdengklok Utara adalah momen yang tepat

cara di mulai sekitar pukul 14.00 WIB. Di awali dengan Do'a bersama serta pemotongan tumpeng yang di lakukan oleh Aa Nugraha selaku asisten pembangunan Kabupaten Karawang. Acara di lanjutkan dengan menyalakan petasan berukuran sekitar 35 meter dan hiburan orkes dangdut

A

dengan artis-artis ibu kota. Menurut panitia pelaksana dan selaku Kades Rengasdengklok Utara Enin Saputra (Kapsul) mengatakan, acara sedekah bumi dan tepung tahun Sugih Fitnes tersebut adalah ungkapan rasa syukur dirinya beserta warganya terhadap nikmat yang telah di limpahkan

untuk bersilaturrahmi demi mempersatukan masyarakat karawang. "Maka benar yang di ucapkan kepala desa Rengasdengklok utara Enin Saputra, kemarin kita beda bendera, namun sekarang kita harus kembali pada bendera merah putih untuk mempersatukan masyarakat karawang. Pesan dari Bupati Karawang H Ade Swara, menyampaikan rasa terima kasih terhadap masyarakat karawang yang telah berperan besar terhadap dirinya di pilkada kemarin. Ia juga menyampaikan rasa bangga terhadap masyarakat karawang yang telah menyukseskan pilkada tanpa ada gesekan di antara sesama," ungkapnya. Berdasarkan informasi yang di dapat inforengasdengklok di lokasi kemarin, perayaan tahun baru akan di rayakan dengan pesta kembang api dan hiburan musik dangdut live dengan artis ibu kota. Dana yang di keluarkan untuk petasan dan kembang api sekitar Rp 24 juta untuk satu malam.
(IR-02)

DENGKLOKPOLITAN
Kamtibmas

Edisi Perdana Tahun Ke-1 Januari 2011

Polri Dan Masyarakat Satu Hati
alam menjamin keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di masyarakat, kinerja Polri tidak akan maksimal tanpa adanya peran aktif serta bantuan dan dukungan masyarakat. Di sini, peran serta masyarakat sangatlah di butuhkan untuk proaktif dalam menjaga lingkungan dan mengaktifkan kembali adanya siskamling di tiap dusundusun. Agar yang melakukan kunjungan atau bertamu bias melapor ke aparat setempat. Demikian di ungkapkan Kepala Kepolisian Sektor Rengasdengklok, Komisaris Polisi H Solihin Bahrudin SH kepada inforengasdengklok baru-baru ini. Di harapkan, sambung Solihin, hal semacam itu perlu di giatkan kembali agar roda pemerintahan Kabupaten Karawang, khususnya Kecamata Rengasdengklok, di dalam membangun dan memajukan daerahnya berjalan dengan efektip, serta masyarakat merasa aman dan damai dalam melakukan aktifitasnya. “Dalam menjalankan Kamtibmas kedua komponen ini, Polsi dan masyarakat harus bersinergis menciptakan suasana aman kondusif dan salah satu programnya adalah membentuk kepolisian masyarakat dan artinya masyarakat bias menjadi polisi bagi dirinya sendiri,”tuturnya. Lebih lanjut Solihin, menungkapkan, tugas pokok kepolisian, yaitu meningkatkan pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat agar polisi setiap saat di butuhkan apabila ada hal-hal yang memerlukan bantuan polisi. Masyarakat bisa memberikan informasi atau dengan cara menghubungi kantor polisi atau pula menghubungi kamtibmas yang ada di desa-desa setempat. “Dari tugas pokok tersebut sudah jelas polisi tidak akan berhasil tanpa ada peran serta masyarakat. Di harapkan dengan masyarakat mempunyai kesadaran untuk membantu kepolisian sehingga tercipta suasana yang aman dan kondusif,” jelas Solihin.
(IR-02)

Ebeh, Tak Pernah Menyerah…

D

Ebeh dan bengkel motor sederhananya

Nama asli pria paruh baya ini adalah Ma’ruf (62), namun biasa dipanggil oleh kolega dan pelanggannya dengan sebutan Ebeh.

S

Gotong Royong
Warga Waru Doyong Swadaya Pengerasan Jalan
arga Dusun Warudoyong Selatan, Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, baru-baru ini selesai melakukan pengerasan jalan sepanjang 200 meter. Seluruh biaya dalam pengerjaan jalan tersebut di dapat secara swadaya murni dari masyarakat. ”Pengerjaan pengerasan jalan ini dari A sampai Z dilakukan dari, oleh dan untuk masyarakat. Pasalnya, pasilitas jalan yang memadai seperti ini sudah sejak lama di dambakan oleh warga. Meraka sangat menyadari bahwa sarana jalan merupakan hal terpenting dalam menunjang aktivitas sehari-hari,” ungkap tokoh pemuda Warudoyong Idin Jurig pada inforengasdengklok belum lama ini. Sarana dan prasarana jalan yang sempurna, lanjut Idin, sangat berpengaruh terhadap warga dalam melangsungkan aktivitas sehari-harinya. Menurutnya, jalan tersebut menghubungkan pemukiman warga dengan sarana ibadah sehingga akses jalan harus senan tiasa di perhatikan demi kenyamanan warga beribadah. “Di harapkan, akses jalan yang memadai dapat mendorong lancarnya sirkulasi perekonomian dan kenyamanan warga untuk melakukan ibadah,” jelasnya. Sementara menurut tokoh masyarakatUstad Enjay Sanjaya mengatakan, dirinya selaku pengakses jalan tersebut sudah lama mengharapkan akses jalan yang tertata secara sempurna. Oleh karena itu, lanjut Sanjaya, kami kerjakan sarana jalan dengan sebaik mungkin secara swadaya dan gotong royong, karena hasilnyapun untuk warga masyarakat itu sendiri. “Tidak harus menunggu uluran atau bantuan dari pemerintah, kalau kita bias mengapa tidak kita kerjakan walaupun dengan dana swadaya. Lihat saja, berkat swadaya dan gotong royong warga akses jalan pun jadi tertata dengan baik,” tuturnya seraya di amini warga lainnya.
(IR-02)

W

etiap harinya bapak dari 4 orang anak ini membuka bengkel sepeda motor miliknya yang berada persis di depan gerbang masuk Perumahan Pesona Kalang Surya, di sisi jalan Raya Rengasdengklok, Desa Kalang Surya-Rengasdengklok. Diatas lahan seluas 2 x 4 meter berdiri bangunan bengkel yang ditempatinya untuk mencari nafkah sejak 5 tahun lalu. Mungkin ‘Bengkel Ebeh’ pantas disebut kios sederhana, karena berdiri hanya dengan tiang-tiang balok kayu dengan atap seng. Apabila bengkelnya tutup, etalase untuk memanjang berbagai kebutuhan bengkel dan mesin kompresornya hanya di selimuti terpal dan untuk menghindari jangkaun tangantangan jahil hanya ditambah rantai-gembok sekedarnya saja.

Perjalanan karirnya sebagai teknisi dimulai pada tahun 1985, yang bekerja di bagian assembling khusus pelek pada perusahaan perakitan sepeda motor Astra Honda Motors di bilangan Sunter, Jakarta Utara. Tahun 1987, Ebeh mencoba peruntungan nasibnya dengan berpindah pekerjaan di sebuah dealer motor terbesar di kawasan Asem Reges, Jakarta Pusat. Sampai pada kurun waktu tahun 2001, Ebeh meninggalkan Jakarta dan kembali ke Rengasdengklok. Setelah sampai di kampung halamannya Ebeh berniat membuka bengkel motor sendiri, namun saat itu modalnya belum ada. Lalu bersama beberapa rekannya ia bekerjasama membuka bengkel sepeda motor di Desa Kalang Sari, Rengasdengklok. Setelah

sempat berjalan beberapa tahun, kongsi ini bubar karena suatu hal. Meski demikian, hal ini tak menyurutkan keinginan untuk menyalurkan keahliannya sebagai teknisi sepeda motor. Dan di tahun 2005 Ebeh memberanikan diri membuka sepeda motor sendiri walau dengan modal pas-pasan. Selama 5 tahun ini suka-duka

mengelola bengkel sudah ia rasakan. Untuk menambah penghasilan kadang Ebeh menerima servis sepeda non motor alias sepeda kayuh. Dari hasil usaha bengkel ini, meski pas-pasan Ebeh dapat menyekolahkan anakanaknya sampai ke jenjang sekolah menengah atas. Dan putra yang paling bungsu baru menyelesaikan pendidikannya di SMA jurusan Analis Kimia. Kadang si bungsu inilah yang membantu Ebeh apabila bengkel ramai pelanggan, baginya hitung-hitung mengisi waktu luang sambil menunggu panggilan pekerjaan. Di usianya yang kepala enam, Ebeh tetap bersemangat untuk terus mengelola bengkelnya. Kadang kendala terbesar dialaminya adalah masalah permodalan sekedar untuk melengkapi peralatan dan menambah persediaan suku cadang. Kalau sudah mepet biasanya Ebeh berani mengambil resiko dengan meminjam modal dari bank keliling yang bunganya lumayan tinggi. “Saya berharap ada pinjaman modal dengan bunga ringan untuk usaha kecil seperti saya…,” harapnya sambil menebar senyum… Semoga Beh! Tetap semangat…
(IR-01)

Ebeh sedang menyetel pelk sepeda motor

Wartawan Wadah Komunikasi dan Mitra Kerja
Di era kebebasan dan keterbukaan informasi sangat di butuhkan oleh semua kalangan guna mengetahui berbagai macam yang terjadi, baik di dalam maupun diluar negeri. Hal tersebut, menunjukan bahwa keingintahuan masyarakat terhadap informasi sangatlah tinggi.
erkembangan informasi yang di serap masyarakat selama ini merupakan hasil kerja keras para pencari informasi, baik media masa cetak maupun elektronik. Dalam melaksanakan tugasnya, semua kalangan pers memegang asas profesionalisme yang mengedepankan kode etik jurnalistik. Menurut Kasi Ekbang Kecamatan Pedes Dariyan. BA mengatakan, wartawan merupakan wahana komunikasi dan mitra kerja serta merupakan kepanjangan tangan dari berbagai kalangan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat. Tentunya, lanjut Dariyan, informasi yang

P

SELAMAT & SUKSES
atas terbit perdana
Tabloid Komunitas
Komisaris Polisi H Solihin Bahrudin SH
Kepala Kepolisian Sektor Rengasdengklok,

di sampaikan adalah informasi yang benar dan sangat perlu di ketahui oleh masyarakat. “ Ta n p a a d a n y a p e r a n serta dari rekan wartawan, tentunya masyarakat tidak ada mengetahui dimana dan apa yang sedang terjadi saat ini. Dan tentunya kinerja kami tidak akan maksimal dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat tanpa peranserta wartawan. Saya sangat berterima kasih kepada rekan wartawan yang merupakan mitra kerja kami,” ungkapnya pada inforengasdengklok senin (10/1) kemarin. Masih kata Dariyan, kebebasan pers yang di atur dalam undang-undang kode

etik jurnalistiknya mampu melakukan tugas dan profesinya yang handal. Namun, kebebasan bukan berarti bebas dengan adanya campur tangan atau paksaan dari pihak manapun untuk melakukan tugas jurnalistiknya. Lebih lanjut, ia mengatakan, wartawan harus memiliki keahlian yang mumpuni sehingga mampu menyimpulkan solusi berbagai persoalan atau pun peristiwa yang terjadi untuk di sampaikan kepada publik. Dengan mencari, memperoleh, memiliki, mengolah serta menyampaikan kepada publik sudah merupakan tanggung jawab dan kewajiban

Dariyan. BA

dalam menjalankan tugas seorang wartwan. “Saya sangat bangga dengan peranserta rekan pers yang mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) sebagai insan pers,” ucap Dariyan.
(IR-02)

Edisi Perdana Tahun Ke-1 Januari 2011

DENGKLOKPOLITAN
Tiga Pengedar Judi Togel Di Bekuk Polisi
parat Kepolisian Sektor Rengasdengklok,Kab. Karawang, menangkap EN (60), EK (56) AT (52) dengan sangkaan sebagai bandar judi togel, di Dusun Bedeng, Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok, karawang, Kamis (4/1) siang, berikut barang bukti uang yang digunakan dalam praltek judi tebak angka sebesar Rp. 146 ribu dan berkas rekapan. Seperti dikatakan Kapolsek Kompol H Solihin Baharudin melalui Kanit Reskrim polsek Rengasdengklok, AKP H Situmorang, kepada inforengasdengklok, usai penyergapan. Kata dia, polisi berhasil menyita barang bukti dari EK dan AT, di lokasi penyergapan di salah satu rumah kosong di Dusun Bedeng, Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok. "Saat penyergapan, keduanya (Ek dan AT) sedang merekap nomor nomor pemasang. Alhasil, kita dapatkan juga barang bukti berupa uang tunai Rp 146.000 dan telepon seluler."katanya. Ia mengungkapkan, saetelah penyergapan itu jajaran tim buser Polsek Rengasdengklok melakukan penyembangan dan terungkap nama EN sebagai bandarnya warga Dusun Blok Kraton, Desa Rengasdengklok Selatan, kecamatan Rengasdengklok. Kata kanit, cara En, EK dan AT beroperasi masih menggunakan cara lama dan hanya dibantu telepon seluler. "Ada beberapa nomor judi pasangan pelanggannya tercatat dalam kotak penyimpan pesan singkat (SMS) di telepon seluler tersangka. Kita akan terus lakukan pengembangan,"jelasnya. Jadi, kata kanit, judi tebak angka seperti ini tidak hanya memakai kertas- kertas kupon togel. Mereka juga memanfaatkan nomor judi yang dikeluarkan melalui telepon seluler. Nomor yang dikeluarkan pada kotak masuk itu yang kemudian dipakai sebagai nomor pemenang. "Untuk setiap nomor yang dipasang, pelanggan membayar paling sedikit Rp 2.000 kepada tersangka, kata kanit lagi. Selanutnya, karena Polsek Rengasdengklok berhasil mendapatkan sejumlah uang dan kertas rekapan nomor judi togel itu, polisi dapat segera melanjutkan proses hukum bagi tersangka. "Sekarang kita masih menjalani penyidikan. Jadi, saya belum tahu secara rinci sejak kapan EN, EK dan AT menjalankan usaha ilegalnya itu. Anggota saya juga perlu beberapa hari mengamati dia sebelum menyergapnya,"ujarnya. Sementara, Atas perbuatan ke tiga tersangka, kata Kanit lagi, hukuman maksimal setidaknya 10 tahun penjara, sudah menanti. Mereka dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian," ketiga pengedar togel tersebut dikenakan pasal 303 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun,"sebutnya.
(IR-02)

“Sauyunan”

Lurah dan Masyarakat Jalankan Program Pembangunan
Sinergitas antara aparat Desa dapat tercipta apabila aparat desa tersebut dapat dan mampu memahami sifat dan karakteristik masyarakatnya. Dengan demikian, dipapastikan aparat seperti itu dapat memberikan pelayanan prima seperti yang diharapkan masyarakat.
melaksanakan keinginan masyarakat tersebut. Dengan ini, kami selalu dituntut untuk memiliki skill yang mumpuni dalam memotifasi warga agar turut aktif mendukung segala program pemerintahan terutama pemerintahan Desa,” ungkapnya. Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya selalu mengingatkan untuk tidak bosan-bosannya menjalankan program pembangunan desa secara bersama-sama. Sehingga keberhasilan dalam bidang pembangunan terutama di Desa berhasil secara oktimal dan dapat di rasakan secara bersamasama pula. “Sehebat apapun programnya, tidak akan berhasil tanpa adanya dukungan dan peran aktif warga secara serius dan kontinyu,” ucapnya. Sementara itu menurut warga setempat Asep (38) mengatakan, dirinya menilai bahwasannya kinerja lurah Karyasari terbilang cukup proaktif dalam berbagai bidang, terutama bidang pembangunan desanya. “Hal ini terlihat dengan adanya pembangunan jalan desa yang sebulan lalu dicor,” tutur Asep. Dengan demikian, kata asep, yang bersangkutan patut mendapat apresiasi dari semua kalangan atau atasannya. Menurutnya, sebulan yang lalu kepala desa (Asur PudianRed) telah menuntaskan program tahunan, yaitu dengan menyantuni yatim piatu dan orang tua jompo. “Tak heran jika kami mendukung penuh segala program yang dicanangkannya,” terang Asep. Informasi yang didapat inforengasdengklok kemarin, program Desa Karyasari dalam membangun infrastruktur dan sarana kebutuhan masyarakat telah rampung. Dengan melaksanakan pembangunan jalan desa dengan panjangnya sekitar 540 meter dan lebar 2,5 meter dan untuk turab saluran air sekitar 800 meter serta penyirtuan jalan sekirtar 650 meter persegi. Dana tersebut berasal dari dana ADD dan PNPM.
(IR-02)

A

Asur Pudian

eperti halnya yang selama ini dilakukan Kepala Desa Karyasari, Kecamatan Rengasdengklok, Asur Pudian. “Untuk mengetahui keinginan masyarakat dan untuk menggali informasi dari masyarakat, tentunya s aya sel a k u k e p a l a d e s a selalu menyempatkan diri untuk melakukan peninjauan terhadap masyarakat. Dengan cara seperti ini, saya mengetahui persis kondisi

S

masyarakat dan lingkungan yang sebenarnya,” ucap Asur pada inforengasdengklok, usai melakukan rapat minggon Kecamatan pekan kemarin. Menurutnya, hal tersebut sangat perlu dilakukan agar melaksanakan berbagai program pembangunan diwilayahnya sejalan dengan keinginan masyarakat. “Dengan langsung menyentuh masyarakat, kami dapat menilai apa yang harus diprioritaskan untuk

Pertanian

Prospek Budidaya Terong Kotek

J

Pemuktahiran Data Penduduk

B

udidaya palawija yang dilakukan petani asal Desa Warudoyong Selatan, Kecamatan Rengasdengklok mendapat apresiasi tinggi dikalangan petani. Selain menanam jenis timun, Para petani juga dapat membudidayakan tanaman palawija jenis Hibrida F1 biasa dikenal dengan terong kopek atau terong ungu. Pasalnya, hasil dari pada budidaya tanaman tersebut cukup menggembirakan dan ramah lingkungan serta dapat membantu untuk konservasi lahan. Hal ini, mampu menarik minat sebagian petani untuk merintis serta membudidayakan tanaman palawija tersebut. Menurut salah seorang petani terong kopek Maman

(31) mengatakan, luas ladanggarapan yang ditanam palawija jenis terong kopek sekitar satu hektar lebih dan jenis terong kopek. Menurutnya, tanaman palawijatersebut sudah mengalami sepuluh kali masa panen dan hasilnya sanga mengembirakan. "Satu kali panen hasilnya sekitar 1 ton lebih dari 1 hektar lahan dan hasil dari panen tersebut terkadang dijual kepasar induk," ungkapnya, Kamis (14/10) kemarin. Lebih lanjut ia menjelaskan, tanaman palawija yang ia tanam sekitar bulan ini tidak begitu kesulitan u ntuk mengurusnya. Musim penghujan yang selalu mengguyurdiwilayahnya sangat membawa keberuntungan. Menurutnya, ia tidak harus sering

menyirami tanaman palawijanya sehingga tidak menguras tenaga serta tidak terlalu memakan pupuk berlebihan. "Dibanding dengan tanaman palawija lainya, terong kopek ini mampu bersaing dengan palawija yang lain, sehingga sejumlah petani lainpun mulai tertarik dengan palawija jenis terong kopaek ini," ucap naman. Sementara menurut Rudi (39) mengatakan, jenis palawija terong kopek sangat langka padahal jenis tanaman tersebut sangat baik untuk pengolahan tanah. Bahkan, jika komoditas tersebut terus berlanjut akan mampu menyaingi jenis palawija yang menjadi primadona petani. Menurutnya, seperti palawija jenis timun, kacang kedele yang

menjadi tanaman utama dikelola petani. "Untuk jenis terong kopek ini bisa dijadikan produksi makanan tradisional jika ada yang mampu mengembangkannya. Kita dapat memproduksi makanan dari terong kopek tersebut menjadi selai terong kopek. Sebenarnya budidaya tanaman terong kopek ini tidak seintensif budidaya tanaman sayuran favorit lainnya. Lihat saja tidak sedikit petani yang hanya menanamnya sebagai pelengkap dan tumpangsari dengan tanaman lain. Padahal bila kita mengkaji potensi pasar lokal saja, pengusahaan terong kopek secara intensif dapat memberikan peluang yang cerah bagi petani,” ungkapnya.
(IR-02)

elang tutup tahun pemerintah Kecamatan Rengasdengklok, melakukan pemukhtahiran data seluruh penduuk di wilayhnya. Hal ini dilakukan, untuk membuat data base terbaru kependudukan serta memberikan (NIK), yang di gunakan sebgai single identity number (SIN). Berdasarkan informasi yang di himpun inforengasdengklok, Rabu (15/12), pemukhtahiran data penduduk yang di lakukan Kecamatan Rengasdengklok, di lakukan sejak tanggal 01 hingga 20 Desember 2010. Evaluasi pemukhtahiran data tersebut di lakukan oleh seluruh perangkat desa yang di olah sampai level data penempatan lokasi. Menurut Kasi Kependudukan Kecamatan Rengasdengklok Eti Setiasih mengatakan, pemukhtahiran data penduduk ini di lakukan agar data penduduk yang ada di Kecamatan Rengasdengklok lebih jelas dan akurat. Menurutnya, data penduduk yang tercatat secara benar dan akurat nantinya aplikasio data tidak rumit dan tercatat secara benar. "Ini di lakukan agar data penduduk lebih akurat yang sesuai dengan kondisi terkini. Pemukhtahiran data penduduk ini akan digunakan sebagai dasar pemberian Nomor Induk Kependudukan (NIK) kepada setiap warga, sehingga tak akan terjadi adanya dobel KTP," Tuturnya pada inforengasdengklok, Rabu (15/12) kemarin. Lebih lanjut ia menjelaskan, pemukhtahiran data kependudukan sangat penting untuk mengetahui perubahan jumlah warga yang ada di Kecamatan Rengasdengklok, baik yang masih ada maupun sudah tidak ada atau di luar wilayahnya. Pemukhtahiran data tersebut sangat luas tahapan dan kegunaanya, yaitu akan berguna untuk kepentingan pendataan database kependudukan nasional maupun pemilih pada semua jenis pemilihan umum. "Pendataan ulang ini sangat luas manfaatnya, bisa di gunakan untuk kepentingan pendataan nasional maupun pemilihan pada semua pemilihan umum," jelasnya. Sementara itu menurut ketua RT 41 Dusun Warudoyong Selatan Widana mengatakan, memukhtahiran data penduduk sangat penting untuk mengetahui tingkat penambahan atau pengurangan penduduk yang ada di sekitar wilayahnya. Menurutnya, perubahan dalam segi pengurangan atau peningkatan penduduk harus selalu terkontrol sehingga dirinya selaku ketua Rt mengetahui dengan akurat data penduduk yang sebenarnya. "Meski selama ini di lingkungan pedesaan mudah terpantau, tetapi perlu pendataan akurat," ungkapnya.
(IR-02)

KELUARGA
bulan, buku cetakan pertama sebanyak 4.000 eksemplar laris manis terjual, hingga harus cetak ulang. Saat ini, Agus mengaku, tengah sibuk menyiapkan buku keduanya terkait hynoparenting. Sementara di kalangan instansi pemerintah pusat dan daerah, serta perusahaan swasta, Agus dikenal sebagai motivator handal dalam pengembangan sumber daya manusia. Sejak tahun 2000, dia sudah dipercaya menjadi konsultan dan trainer di beberapa perusahaan besar dan lembaga pemerintahan. Di antaranya menjadi konsultan atau trainer PT Indosat, PT Pertamina, PT Interbat, PT Indo Farma, PT Mandira Era Wisata. Sedang di lembaga pemerintah, sampai saat ini dia konsultan dan trainer Badan Pemberdayaan Masyarakat Provinsi DKI Jakarta, konsultan dan tenaga ahli Dinas Trantib DKI Jakarta, serta Tenaga Ahli Dirjen HAM Departemen Kehakiman dan HAM. Hal itu memang sejalan dengan latar belakang pendidikan yang pernah digelutinya, yakni IKIP-Jakarta, 1994. Lalu, dia mengambil Magister Management IPMI Jakarta, dengan spesialisasi Program Manajemen SDM tahun 1996. Kemudian diperdalam lagi dengan mengikuti Indonesia – Australia Spesialist Project II, Human Right Program University of Sydney (UTS) Australia pada tahun 2003. Adapun di kalangan lembaga swadaya masyarakat, bapak satu anak ini, dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Bina Insan Indonesia (BISA). Di mana, salah satu sasaran dari LSM BISA juga tidak lepas dari pengembangan kualitas sumber daya manusia. Menyangkut soal ini, Agus Sutiyono menegaskan, pengembangan SDM di Indonesia sudah saatnya dikembalikan lagi dasarnya, yakni dari lingkungan keluarga di rumah, dengan orang tua sebagai pengendali. Alasannya, kondisi lingkungan di luar rumah dan sekolah kurang kondusif. “Saat ini, kondisi lingkungan semakin kurang kondusif bagi proses pembentukan SDM berkualitas akibat pesatnya perkembangan teknologi dan informasi yang dimanfaatkan

Edisi Perdana Tahun Ke-1 Januari 2011
secara tidak benar, dan perilaku buruk sejumlah warga,” tutur Agus. Agus menandaskan, bahwa sukses berawal dan berangkat dari lingkungan keluarga. Sayangnya, banyak orang tua menemui berbagai kesulitan dalam mendidik anaknya. Apalagi faktanya dalam keluarga, seringkali dijumpai anak yang malas belajar, tidak suka makan, kurang percaya diri, atau bahkan anak yang nakal dan suka mengganggu orang lain. “Kondisi ini kerap membuat pusing orang tua. Padahal kondisi tersebut bisa diatasi dengan mudah di antaranya melalui teknik hypnoparenting dan memberi motivasi positif,” terangnya. Nah, melalui teknik hypnoparenting, papar Agus, akan dapat mengatasi masalah t e r s e b u t . Ya k n i , d e n g a n menggunakan sugesti berupa kalimat positif. Misalnya ‘Kamu pintar dan rajin”, “Kamu senang belajar dan selalu mengerjakan tugas dengan baik”, serta berbagai sugesti positif lain yang mengarah pada upaya memotivasi anak. Hal seperti itu, dengan sendirinya akan tertanam kuat di benak sang anak. Karena itu, ia menyarankan agar orang tua menghindari dalam menggunakan kata-kata yang bernuansa negatif. Menutup perbincangan, mantan penyiar berita TVRI ini pun menyitir dua buah ayat di dalam kitab suci Al-Quran dan sebuah hadist yang selalu menjadi pegangan dalam menjalani kehidupannya. Yakni: “Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum, sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri”. (Al-Qur’an, Surat Ar-Ra’d); “Bekerjalah untuk duniamu seakan-akan kamu hidup selamanya. Dan bekerjalah untuk akhiratmu seakan-akan kamu mati esok”. (Hadits Riwayat Turmudzi) “Dan (ingatlah) di waktu Tuhan kalian memperingatkan. Jika kalian bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmati-Ku kepada kalian; dan jika kalian mengingkarinya, maka azab-Ku amat berat sekali”. (Al-Qur’an, Surat Ibrahim: 7).
(Irwan Siswanto)

DR Agus Sutiyono MM, Pakar Hypnoparenting

Mengembalikan Pendidikan ke Rumah

I

“Mari, saudaraku, kita bergandengan tangan menyatukan hati dan pikiran untuk saling mengingatkan, serta untuk dapat membangkitkan kekuatan luar biasa dalam diri, anugerah yang Kuasa sebagai bekal untuk menjaga alam ini, yang dapat kita gunakan untuk menarik apa saja dari alam semesta, meraih kehidupan yang bahagia, sehat, sukses dan penuh kedamaian…Salam bahagia.”
dan mudah diucapkan oleh siapa saja. Akan tetapi, sangat jelas, kalimat itu mengandung makna yang dalam dan memiliki manfaat besar. Setidaknya, Agus meyakini, itu merupakan sugesti positif yang akan membuat siapa saja yang mendengarnya, akan tertanam di bawah alam sadarnya, dan secara perlahanlahan akan mengubah dirinya menjadi jauh lebih baik. Siapa Agus Sutiyono? Mungkin, masyarakat umum belum terlalu banyak yang mengenal Agus Sutiyono. Namun, di kalangan perguruan tinggi ataupun dunia pendidikan, instansi pemerintah baik pusat maupun daerah, perusahaan swasta, ataupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), sosok Agus sudah tak asing lagi. Di kalangan perguruan tinggi dan dunia pendidikan, Agus Sutiyono adalah Dosen Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Meski demikian, aktivitas Pria kelahiran SoloJawa Tengah tahun 1968 ini, tidak sekedar mengajar, ia juga mengembangkan reiki sebagai tools dalam berbagai bidang pendidikan. Yang terbaru, adalah pengembangan pendidikan anak melalui hypnoparenting. Secara khusus, dalam pengembangan pendidikan anak ini, Agus Sutiyono telah menulis buku berjudul “Dahsyatnya hypnoparenting”. Fantastisnya, dalam waktu tidak sampai 3

tulah untaian kalimat yang biasa terucap dari mulut DR Agus Sutiyono MM, pakar Hypnoparenting, dalam berbagai kesempatan diskusi, pelatihan maupun saat siaran di beberapa stasiun radio. Untaian kalimat yang dilontarkan Agus – demikian ia akrab disapa – tentunya bukan hanya sekedar kalimat sederhana

Key Program To Get Sucess

Kesehatan

Marak, Jajanan Anak Mengandung Formalin

DR. Agus Sutiyono, MM.CHt n Human Capital Development Expert n Motivator, Trainer, Personal Coach n Human Mind Therapy Specialist n Hypotherapis Sertification n Master Reiki

i awal tahun 2011, mayoritas Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) di duga masih mengandung bahan kimia berbahaya. Pasalnya, dari sekian penjual makanan anak terutama di level sekolahan SD terbukti masih tidak memenuhi syarat keamanan pangan. Alhasil, dari pengamatan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) akhir Desember 2010 di Jakarta pekan kemarin, banyaknya PJAS mengandung bahan berbahaya. Dari 48 sampel yang di teliti, 13,15 % di temukan masih mengandung zat formalin yang

D

dapat mengganggu pencernaan, diare sampai kerusakan hati, jantung dan otak. Menurut salah seorang pedagang makanan anak di salah satu Sekolah Dasar di Kecamatan Rengasdengklok, mengatkan, dirinya sengaja mencampurkan bahan pengawet pada bahan makanan dagangannya agar tidak cepat basi dan selalu segar. Menurutnya, hal tersebut terpaksa ia lakukan untuk mencegah kerugian yang besar terhadap barang dagangannya. “Bahan jajanan anak sengaja saya campur dengan pengawet dan pewarna agar supaya dagangan saya tidak cepat basi dan bisa tahan lama. Saya terpaksa melakukan hal ini agar kerugian tidak membengkak,” ungkapnya pada inforengasdengklok, seraya tidak mau di kutif namanya.

Sementara itu menurut pemerhati lokal makanan anak, Dodi Sadewo mengatakan, dirinya sangat prihatin terhadap maraknya jajanan anak yang masih menggunakan bahan berbahaya, seperti formalin yang tren sekarang ini. Di katakannya, maraknya pengguna bahan berbahaya di setiap pelosok diakibatkan kurangnya pengawasan intansi terkait terhadap pedagang nakal. “Hal ini menjadi PR bagi orang tua untuk mengawasi anaknya setiap melakukan jajan. Keprihatinan saya, adalah karena anak-anak kita sebagai penerus harapan bangsa. Apa jadinya jika mereka terus menerus mengkonsumsi jajanan yang mengandung racun tersebut?,” tuturnya.
(IR-02)

Edisi Perdana Tahun Ke-1 Januari 2011

MADING SEKOLAH

Apa Kata Pelajar

Menanggapi Hasil Survei BKKBN

Hasil survei dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pada tahun 2010 kemarin. Menunjukan, adanya para remaja di Jabodetabek telah melakukan seks di luar pernikahan, sebanyak 51 persen dari 100 remaja sudah melakukan hal demikian. Hasil ini, sangat mengkhawatirkan para orang tua yang masih mempunyai anak beranjak remaja.
Di katakannya, agar supaya para remaja tidak memasuki hal semacam itu, peranan orang tua untuk mendidik anaknya sangat dan harus di tingkatkan lagi. Bahkan, korban broken home untuk saat sekarang volumenya sangat tinggi. “Broken home atau yang ingin mencari kebebasan saat ini masih banyak. Ntah, dengan alasan ingin mendapat uang jajan lebih atau apa sehingga mereka rela menjual dirinya hanya untuk menghasilkan uang,” ungkap Fitri. Jadi, menurutnya, jati diri remaja harus selalu dijaga agar tidak ada masalah di kemudian hari. “Contohnya di Sukabumi, kalau mau daftar sekolah para calon ssiswi semuanya diperiksa dulu kemurnian itunya (keperawanan-red),” jelasnya.
(IR-02)

R

MKKS Cup Dengklok

Calaudia Fitriani, siswi SMA KORPRI Karawang, Kelas 12 IPA

K

etika di mintai pendapatnya oleh inforengasdengklok, Calaudia Fitriani pun merespon hal yang positif terhadap survei BKKBN tersebut. Menurutnya, penelitian semacam itu perlu disosialisasikan terutama kepada para remaja agar para remaja mengetahui betapa pentingnya menjaga citra diri agar terhindar dari prilaku yang menyimpang tersebut. Maish menurut Calaudia, jika para remaja menjauhi prilaku yang menyimpang tersebut, peningkatan angka survaei yang dilakukan (BKKBN) akan menurun di banding kemarin. Jelas saja, angka kehamilan di luar nikahpun meningkat bila mereka para remaja tidak menjaga keremajaannya dan itu akan berakibat fatal.

“Bisa jadi kalau para remaja tidak menjaga dirinya hal ini akan berdampak pada kerugian yang diperoleh diri kita sendiri. Jika hal prilaku demikian masih saja dilakukan para remaja saya jamin tingkat aborsi akan semakin tinggi,” ungkapnya. Menurut Fitria Zunaedi, dengan adanya survei Badan Kependudukan dan Keluarga

Berencana Nasional (BKKBN) tahun 2010 kemarin, Dirinya sangat prihatin dengan angka survei yang begitu tinggi mencapai 51 persen, ini berarti remaja sekarang kalau sudah bergaul terlalu melebihi batas. “Jadi akibat pergaulan bebas tersebut, para remaja sangat kebablasan hingga lupa akan jati dirinya,” ungkapnya.

Fitria Zunaedi, siswi SMAN 1 Rengasdengklok Kelas 12 IPS 4

ibuan siswa setingkat SLTP di wilayah komisariat MKKS Rengasdengklok, Karawang, mengikuti perlombaan cabang olah raga MKKS Cup di lingkungan SMPN 1 Tirtajaya, Karawang, Sabtu dan Minggu kemarin. Khusus di dalam ajang ini, komisariat Rengasdengklok juga melombakan bidang kesenian antar pelajar. "Saya sangat semangat dengan adanya lomba seperti ini. Jika berlomba dengan siswa satu sekolah, kurang terasa persaingan dan gengsinya,"kata Siti Rohayati, salah satu siswi pemain basket ball asal SMPN I Tirtajaya, sebagai tuan rumah. Berdasarkan keterangan yang dihimpun inforengasdengklok, Perlombaan ini diikuti 31 sekolah, diantaranya SMP 1, 2 dan 3 Rengasdengklok, SMPN 1 dan 2 Kutawaluya, SMPN 1 dan 2 Pedes, SMPN 1, 2 dan 3 Tirtajaya, SMPN 1 Batujaya, SMPN 1 dan 2 Cilebar, Yayasan Nurul Salam Kampung sawah, SMP Satap Jayakerta, SMP 1 dan 2 Cibuaya. Dalam ajang MKKS Cup, kata Ketua Komisariat MKKS Rengasdengklok, Selih S.Pd, para pelajar diseleksi dari masing masing perlombaan yang disertakan,mulai dari cabang olaraga basket putra putri, volli ball putra putri, tenis meja putra putri dan atletik, sedangkan untuk lomba kesenian diantanya seni vocal, lukis, kriya (kreajinan tangan) dan puisi. "Selain piala bergilir, para siswa yang menjadi juara pertama dan ke dua di masing masing cabang, akan mewakili komisariat di tingkat kabupaten hingga profinsi,"jelasnya didampingi kepala sekolah Cilebar II, H. Herman. Sekjen MKKS Rengasdengklok, Hadi S. Pd, mengacu dari agenda MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) penjas Kabupaten Karawang, MKKS cup ini sengaja diadakan berbarengan dengan libur semester supaya tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar. Sementara, Ketua Pelaksana MKKS Cup Komisariat Rengasdengklok, Asma, untuk beberapa cabang olahraga yang dilombakan masih terbentur kelayakan sarana prasana juga fasilitas. Meski demikian, hal ini tidak menghalangi semangat para pelajar untuk saling bersaing dengan sekolah lainnya, dalam cabang olahraga dan seni. Hanya sebelumnya, MKKS juga menetukan tempat kegiatan setelah ada kesiapan dari pihak sekolah yang ingin dijadikan tuan rumah, "Harapan saya dengan kegiatan ini bisa terjaring prestasi oleh raga di tingkat komisariat untuk menjadi duta ke tingkat kabupaten hingga Provinsi jawa barat,"harapnya.
(IR-02)

Sahabat Kita Dengklok Ku Sayang Dengklok Ku Macet Melulu
amanya Umi Humaeroh, masih tercatat sebagai siswi SMK Perbangkan Indonesia Rengasdengklok kelas XII Akuntansi 2. Gadis manis yang mempunyai hobby nonton ini kelahiran Karawang 18 Juni 1992 silam. Untuk mencapai cita-cita nya menjadi pengusaha sukses dan handal, Umi mengisi rutinitas kesehariannya dengan belajar dan belajar, tapi tidak lupa pula untuk membantu orang tuanya di rumah yang beralamat di Kp. Baru Warudoyong SelatanRengasdengklok.

Salam Pramuka

PUNYA BAKAT MENULIS?
Kirimkan saja karya terbaik kalian baik puisi, cerpen, artikel tentang sekolah beserta kegiatannya atau profil teman kalian yang penuh bakat dan prestasi? Tulisan kalian yang menarik akan kami muat, tapi jangan lupa lampirkan fotocopi kartu pelajar kalian ya...

N

Umi bangga tinggal di Rengasdengklok, dimana keberadaannya dihargai sebagai salah satu Kota Pangkal Perjuangan. ia menilai Rengasdengklok harus banyak dibenahi. Umi mengambil contoh di Pasar Rengasdengklok, kebersihan dan ketertiban pasar tradisional ini kurang diperhatikan. Sampah yang menumpuk dan lapak pedagang yang terlalu merangsak ke pinggir jalan, ditambah lagi becak dan angkot yang mengetem seenaknya mengganggu para

pengguna. Apalagi kalau pagi hari, pas mau berangkat sekolah terjebak dalam kemacetan di Pasar Rengasdengklok jadinya terlambat datang ke sekolah. Berikut kutipan Umi untuk para sahabat: “Seseorang yang sangat berarti dalam hidup ini adalah kedua orang tua. Kebahagianku, kebahagian mu (IR-02) jua.”

inforengasdengklok@yahoo.com

Artikel kalian bisa langsung dikirim ke alamat redaksi atau via email:

Gudep Putra : Jenderal Sudirman (10.10.1) Putri : Dewi Sartika (10.10.2) SMP Negeri 2 Desa Karyasari, Rdk Pembina:Rudiatna, SPd

Yang hobby fotography juga boleh kirim hasil jepretan kamera kalian... Karya-karya kalian ditunggu teman-teman di Mading Sekolah ini ...

Tips Bermain Facebook
ayaknya udah gak aneh lagi klo temen kita, sodara atau mungkin kita sendiri (maybe) pernah kehilangan facebook. Banyak cara yg di lakukan hacker utk mendapatkan akun facebook kamu, mulai dari phising, social engineering, keylogging, dll.. tapi inti dari semua itu cuma satu… Brain bug, atau celah keamanan yg ada di otak kita. Kita terkadang teledor, ceroboh, gampang percaya begitu saja dng omongan orang. Berpikirlah logis dan berhati-hati selama berada di internet! Berikut tips-tips dari saya agar teman-teman aman selama bermain facebook: 1. Karakter password harus lebih dari 8-12 karakter. 2. Password harus kombinasi dari angka, huruf, huruf besar/kceil

K

dan karakter alpha numeric ($%!@?…) 3. Jangan gunakan password yg ada hubungan-nya dng diri kita, misal: nama pacar, tanggal lahir, nama ortu, nama artis idola dll. Gunakan password yg tidak ada hub-nya sama sekali dng kita. 4. Jangan gunakan password yg sama utk setiap akun, gunakanlah password yg berbeda. 5. Jangan terlalu terbuka! jng mengumbar informasi2 sensitf di profil FB kamu, karena ini juga bisa di gunakan hacker utk mencari tau info ttg password kamu. Cukup tulis seperlunya saja, lbh minim lbh baik… 6. Jangan mudah percaya dng omongan orang. Berpikirlah logis, dan berhati-hati selama berada di internet. Trust nobodies 7. Perhatikan URL website sebelum memasukan passwords. Pastikan URL adalah www.facebook.com. Bukan facebuk.com, pacebook.com atau sejenisnya. Ingat, Tampilan mungkin sama persis, tapi URL pasti beda!! perhatikan URL dng teliti…! 8. Jika bermain di warnet, jng centang pada pilihan “Remember me” atau jng klik opsi “Remember this password” kalau ada popup dari web browser. 9. Masih jika di warnet, kalo bisa gunakan virtual keyboard saat

memasukan passwords, bisa kamu download di sini. Hal ini utk menghindari Keylogger. 10. Masih jika di warnet, pastikan Deepfreeze dlm keadaan hidup/ ON! ini juga utk menhindari keylogger dan malware lain-nya. 11. Masih jika di warnet, setelah bermain, hapuslah semua log,cookies dan history kita di web browser. Pengguna firefox, tinggal klik “Tools>>clear private data>>centang semua, dan klik clear”. Ini utk menghapus sisa2 login kita yg msh tersimpan di web browser. 12. Hal sepele tp msh sering di lupakan… Jangan lupa logout setelah bermain. 13. Dan yg terakhir, Jangan sombong dan menantang hacker. Atau kamu bakal nangis 7 hari 7 malam… iya, saya tau anda pintar, tapi mereka lbh pintar lg… trust me… :) Yup selesai… ya saya tau ini ribet dan merepotkan, tapi inilah security. Seperti kata pepatah dunia security, keamanan berbanding terbalik dng kanyamanan. Sesuatu yg nyaman pastilah tidak aman! Sekian tips dari saya, semoga berguna… trims…
(DYAZ MATIRASA)

PENDIDIKAN
Sosok Guru ENGLISH CORNER

Edisi Perdana Tahun Ke-1 Januari 2011

Totalitas dalam Menjalani Profesi Guru
endidikan erat kaitannya dengan prestasi, karenannya dalam menggapai prestasi bukan hanya milik segelintir orang saja. Semua masyarakat berhak mendapat prestasi di dunia pendidikan, asalkan mereka mau berusaha dengan penuh perjuangan. Salah satunya, I Putu Agus. Putra dari pasangan I Kade Kardha dengan Ni Komang Kornika, patut diapresiasikan. Berkat dedikasinya yang tinggi terhadap dunia pendidikan, I Putu Agus memang patut menyandang predikat guru berprestasi se Kecamatan Rengasdengklok tahun 2009-2010. Tentunya, dengan perjuangan yang tidak mudah pria kelahiran 17 Oktober 1979 ini mendapat gelar tersebtu. Berasal dari keluarga pendidik pula, sosok I Putu Agus dilahirkan untuk meneruskan warisan kedua orang tuannya sebagai seorang guru. Berawal menjadi tenaga honorer, di Sekolah Dasar Negeri Dukuhkarya 1 Kecamatan Rengasdengklok, lalu ia diangkat menjadi Guru Bantu Sekolah (GBS) pada tahun 2003. Namun, berkat prestasinya yang gemilang pula, pada bulan April 2006 dirinya diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kabupaten Karawang. I Putu Agus, merupakan lulusan Sekolah Dasar Negeri Bojongjaya tahun 1992 dan melanjutkan kejenjang sekolah menengah pertama SMPN 1 Rengasdengklok, lulus tahun 1995. Dilanjutkan kejenjang Sekolah Menengah Ekonomi Atas Negeri SMEAN lulusan tahun 1998. Pada bulan September 1998 pada masa krisis moneter melanda sebagian Negara, ia mencoba bekerja disalah satu perusahaan besar sampai tahun 2000. Pada bulan Oktober 2000, ia mulai memasuki bangku kuliah D2 PGSD di kampus purwakarta yang merupakan cabang dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung dan pada bulan Desember 2002 lulus dari D2 PGSD UPI. Pada tahun 2006 sampai 2008 dirinya mengikuti S1 PGSD UPI di Kampus Purwakarta dan dinyatakan lulus.
(IR-02)

P

Membuat Kalimat Bahasa Inggris dengan Mudah
Irwan Kucing Dan lain-lain ….. ------ Irwan (nama) ------ cat Keterangan Pokok Kalimat (Predicate) Dalam Bahasa Inggris predikat bisa dibagi menjadi dua golongan : 1. Kalimat Nominal (Nominal Sentence) Kalimat nominal kalimat yang keterangan pokok kalimatnya bukan merupakan kata kerja. Keterangan pokok kalimat dalam golongan ini bisa kata benda, kata sifat atau kata keterangan. Dalam membuat kalimat jenis ini perlu ditambahkan kata kerja bantu atau to be ditengah-tengah Subyek dan Predikat. To be terdiri dari : is, am, are, was dan were. Contoh : a. Mereka pelajar. They are students. b. Saya di dalam rumah. I am in the house. c. Kamu di Bandung minggu lalu. You were in Bandung last week. d. Ayah seorang pilot. Father is a pilot. 2. Kalimat Verbal (Verbal Sentence) Kalimat Verbal merupakan kalimat yang predikatnya adalah kata kerja. Kata kerja merupakan kata yang mewakili suatu pekerjaan/aktfitas, perhatikan kata yang ditebalkan dalam contoh di bawah. Dalam kalimat verbal tidak perlu ditambahkan to be. Contoh : a. Lionel minum susu. Lionel drinks milk. b. Mereka bermain sepakbola. They play football. c. Radja pergi ke sekolah setiap hari. Radja go to school every day. d. Abdu makan goreng ayam kemarin. Abdu ate fried chicken yesterday. Setelah mempelajari kedua jenis predikat tersebut di atas, langkah selanjutnya adalah perlu mengingat apakah predikat yang kita buat mengandung unsur pekerjaan atau tidak. Membuat kalimat dengan unsur kata kerja, langsung saja tulis atau ucapkan Subyek yang dimaksud dan kata kerjanya tanpa ditambahkan to be. Sedangkan kalimat yang predikatnya tidak terdapat unsur pekerjaan atau kegiatan, maka diantara subyek dan predikat perlu disisipkan to be. To be yang menyertai subyek tidak sembarangan dan sudah ditentukan. Lihat table di bawah ini.

Oleh: Nanu Hasanuh, SE, MM
ahasa Inggris adalah bahasa gaul internasional. Kemana pun kita pergi Bahasa Inggris adalah pengantarnya. Bahasa Inggris adalah alat untuk mengantarkan kita menguasai dunia. Ironisnya kita belum siap untuk menguasai dunia. Kenapa? Karena Bahasa Inggris masih menjadi momok bagi sebagian masyarakat kita. Para pelajar kita sebagian besar masih alergi dengan pelajaran Bahasa Inggris. Mereka menganggap Bahasa Inggris sulit. Sebenarnya Bahasa Inggris itu mudah atau bisa dikatakan Bahasa yang paling mudah dipelajari dan digunakan sehari-hari.. Mereka menganggap susah karena mereka tidak mengetahui dasar dalam pembentukan kalimat Bahasa Inggris. Supaya kita bisa menguasai Bahasa Inggris, kita awali dengan mempelajari pembuatan kalimat sederhana. Sebelum membahas pembuatan kalimat alangkah baiknya kita mengetahui terlebih dahulu tentang kalimat. Apa yang disebut dengan kalimat? Kalimat adalah kelompok kata yang mempunyai arti sebagai ungkapan dalam pikiran. Dalam Bahasa Inggris kalimat bisa terdiri dari pokok kalimat (Subject) dan keterangan pokok kalimat (Predicate). Biasanya yang menjadi pokok kalimat adalah orang, benda, atau binatang. Contoh : 1. Ayah di dalam rumah. Father is in the house. Father = pokok kalimat (Subject) are = to be (kata kerja bantu) in the house = keterangan (Predicate) 2. Kucing berlari The cat runs The cat Runs

B

Kelas Kursus

Apa sih, Jarimatika itu?
arimatika adalah cara berhitung KaBaTaKu (kali, bagi, tambah, kurang) dengan menggunakan jari tangan. Biasanya, anak-anak paling takut dan paling tidak senang dengan pelajaran berhitung. Namun, jarimatika memberikan sebuah solusi yang lain, sehingga berhitung menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Jarimatika paling efektif diajarkan pada anak usia kanakkanak (4-6 tahun) dan usia sekolah dasar (6-12 tahun). Tapi, kita sebagai orang tua pun dapat mempelajarinya juga. Apa keunggulan jarimatika dibandingkan metode lain? - Memberikan visualisasi dalam proses berhitung - Menggembirakan anak saat menggunakannya - Tidak memberatkan memori otak - Alatnya adalah jari tangan yang tidak perlu membeli, tidak pernah ketinggalan, selalu dibawa kemana saja, dan tidak bisa disita pada saat ujian - Membentuk mental berhitung yang cemerlang karena secara nyata mengedepankan proses mendapatkan hasil - Merangsang potensi otak sehingga berkembang dan mencapai fungsi yang optimal - Meningkatkan kecepatan, ketepatan, dan ketelitian dalam berpikir Belajar jarimatika dapat membantu anak dalam pelajaran matematika, sehingga anak tidak phobi/alergi terhadap matematika atau pelajaran lain yang berbasis ganda. Selain itu, anak yang belajar jarimatika biasanya menjadi lebih percaya diri, lebih tekun, dan lebih kreatif dalam menciptakan ide-ide. Bagi Anda yang berminat mengikuti pelatihan jarimatika, baik itu privat untuk anak-anak Anda, ataupun Anda sendiri, Anda bisa menghubungi Rumah Cerdas Jarimatika Unit Rengasdengklok di Perumahan Pratama Asri C/23 Rengasdengklok, Telp. (0267) 480322, 0852 8331 3485. Bisa juga menjalin kerja sama untuk mengadakan pelatihanpelatihan jarimatika dengan Jarimatika Unit Rengasdengkloka ini.
(IR-01)

J

= pokok kalimat (Subject) = keterangan (Predicate)

Dasarnya bahwa membuat kalimat harus terdiri dari minimal ada pokok kalimat dan keterangan. Ini patokan yang harus kita kuasai. Untuk lebih dalam lagi marilah kita pelajari tentang Pokok Kalimat (Subject) dan Katerangan Pokok Kalimat (Predicate). Pokok Kalimat (Subject) Di atas sudah disebutkan bahwa yang menjadi pokok kalimat bisa benda, orang atau binatang, contohnya : Saya ------ i Kamu ------ you Kami ------ we Mereka ------ they Dia (laki-laki) ------ he Dia (perempuan) ------ she Ayah ------ father Latihan Pilihlah dan beri tanda cek list (√ ) kalimat-kalimat di bawah ini sesuai dengan jenis predikatnya.

Subject I You We They He She It

To be Sekarang Lampau am are are are is is is was were were were was was was

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10.

Sentences My Father is a doctor They are pupils You and I were at the sea side two days ago He walks to school every day The teacher taught us English this morning A nurse helps the doctor in the hospital We are the champion The dog bites the bone The cat runs after the mouse The lion is a wild animal

Nominal Sentence

Verbal Sentence

Edisi Perdana Tahun Ke-1 Januari 2011

Memaknai Goyang Karawang
sendiri dibandingkan mengenal Kabupaten Karawangnya. “Saya malah gak tahu Karawang itu dimana?” Wow, ini seperti halnya ada orang luar Indonesia yang lebih mengenal Bali ketimbang Negara Indonesianya sendiri dengan mengatakan : “Indonesia itu sebelah mananya Bali ya?” – Lantas bisakah ada orang luar yang mengatakan : “Indonesia itu sebelah mananya Karawang ya?” Tidak ada yang tidak mungkin. Goyang Karawang selama ini selalu identik dengan Jaipong, geolan tubuh atau bahkan konotasi yang cenderung negatif, setidaknya itulah hasil berbagai survei yang saya lakukan terutama kepada orang di luar Karawang. Selain itu, Lagu Goyang Karawang yang dinyanyikan dengan brilian oleh Teh Lilis Karlina memperkuat anggapan bahwa : “Goyang Karawang ya Jaipongan ditambah Dangdut”, kata Teteh manis nan seksi dari Purwakarta ini dalam lirik lagunya. Terlalu sederhana bagi saya pribadi, jika Goyang Karawang hanya dimaknai sebagai Goyang Jaipong ataupun kolaborasi antara Dangdut dan Jaipong. Atas dasar itu, saya pribadi mencoba memaknai lain tentang Goyang Karawang ini. Goyang Karawang yang selama ini menjadi identitas yang melekat dengan Karawang. Singkatnya, saya ingin memaknai dan semoga menjadi sebuah definisi tentang Goyang Karawang dalam makna yang lebih luas. Dalam persfektif (sudut pandang) saya, Karawang

SENI & BUDAYA
Seniman Dengklok Bingung Salurkan Bakat
eniman musik yang mempunyai potensi ternyata banyak yang tidak bisa menyalurkan bakatnya. Hal ini di picu oleh beberapa faktor finansial yang tidak dapat menghubungkan mereka dengan pengusaha industri musik. Dari faktor itulah para seniman di bidang musik yang ada di Kecamatan Rengasdengklok, sedikitnya terhambat untuk maju. Namun, mereka tidak harus menyerah sampai di situ, mereka tetap berjuang untuk berkarya dengan menyalurkan bakatnya di event-event penting yang ada di Rengasdengklok. Menurut salah seorang vokalis group Band Proklamasi Carli Akew mengatakan, dirinya sudah lama menggeluti di bidang seni musik khususnya musik pop alternative dan sudah merilis demo lagunya hingga 8 lagu. Menurutnya, karya musik yang ada di wilayah pelosok sangat sulit berkembang jika tidak ada finansial dan juga keberuntungan tidak berpihak pada kita sulit untuk berkembang. “Hanya finansialah faktor utama yang membawa kita menuju sukses dalam kalir di musik, tanpa materi itu semua bohong. Namun, saya akan terus memperjuangkan bakat teman-teman untuk lebih maju walau hanya di industri musik indie,” ungkapnya ketika di temui inforengasdengklok, kemarin. Sementara menurut Guitaris Band Proklamasi Roy mengatakan, dirinya sangat kebingungan menyalurkan bakat musiknya, karena dari segi finansialnya kurang begitu mendukung. Menurutnya, dirinya pun sesekali berkeinginan tampil di tv-tv swasta, namun dana yang tidak memadai akhirnya dirinya memilih untuk mengurungkan niatnya tersebut. “Semoga melalui media ini keinginan para seniman musik yang ada di Rengasdengklok, di respon oleh pihak tertentu. Sehingga apa yang di harapkan dapat terwujud,” harapnya.
(IR-02)

S

eorang teman dari Karawang yang sedang berada di Luar Karawang disuatu kesempatan pernah berkeluh kesah : “Kang, saya suka bingung kalo teman saya dari luar Karawang nanya ke saya tentang Goyang Karawang. Padahal, saya juga nggak tahu asal muasal Goyang Karawang itu,” – dan dengan enteng saya menjawab: “Bilang aja, Karawang itu telah menggoyang Indonesia dengan berbagai prestasi dan potensinya,” – Dan lalu teman tersebut bertanya kembali : Maksud loe?” – Dan mari kita jawab bersama dengan uraian dibawah ini.

Disebuah kesempatan lain, melalui blog saya di www. deniborin.multiply.com, saya pun sempat mengajukan sebuah pertanyaan kepada teman-teman blogger (orang yang ngeblog) dari daerah lain, sejauhmana mereka mengetahui Karawang. Jawabannya? Sudah bisa diperkirakan, berputar di tiga kata kunci : goyang, padi atau beras dan perjuangan (proklamasi). Mana yang paling banyak diantara ketiganya? Adalah goyang yang ternyata menjadi kata kunci orang mengenali Karawang. Bahkan, beberapa teman lainnya, malah lebih mengenal istilah Goyang Karawang itu

Get LYKEDIZZKIDS@ : # JUST FOR KIDS store ITC AMBASSADOR. Lower Ground Floor, Blok A15 No.9. Jakarta 021-70308738 # JUST FOR KIDS store Supermal Karawaci Lantai 1 (Samping HANAMASA Resto) Jl. Boulevard Diponegoro 105 02141605657 (Akmal)

# INCUBATION_ ROOM Jl Raden Saleh No.6 Karang Tengah Ciledug Tangerang (depan RS Bakti Asih) # TOKO NENEKDUDUNG Desa Cijeungjing, Jatigede, Sumedang (arah Proyek Waduk Jatigede) 0813-89040448 # PUPA JUSTSEVO KID store Mall CBD Ciledug, Tangerang Tante Rini: 0857-1521-3756

# TOKO MIMI SUSU Pasar Bandeng, Jl. Paus Perum 1 Tangerang Om Mail: 081219556336 # BUNDA KALYCA Desa Karyasari, Rengasdengklok Karawang. 081 9080 22 414

dengan berbagai potensi yang dimiliki dari pertanian, pesisir pantai, pegunungan, industri, wisata hingga sejarah dan budaya, sudah seharusnya bisa menjadi kekuatan yang besar. Sebuah wilayah stategis dan sebuah pusat dari berbagai hal. Dari sinilah kemudian, Karawang sudah seyogyanya dapat menggoyang Jawa Barat, Indonesia bahkan dunia! Dengan kata lain, menggoyang atau menggemparkan dengan prestasi dan kemajuan yang ada tentunya! Goyang Karawang adalah Geolan Karawang yang mampu membuat masyarakat Indonesia dan dunia tahu bahwa Karawang punya potensi, punya prestasi yang tidak bisa dipandang sebelah mata! Dunia membutuhkan Karawang untuk selalu bergoyang, apalagi Indonesia. Dengan kata lain, jika Karawang tidak menggoyang maka akan ada yang kurang di Indonesia atau bahkan dunia. Jika Karawang tidak panen (beras), maka ada yang kelaparan di Indonesia bahkan dunia. Begitupun jika dikaitkan dengan berbagai potensi lainnya. Setidaknya, fakta-fakta sejarah sudah memberikan alur kesana, rangkaian fakta yang sudah semestinya membuat anak-anak, orang-orang, warga, masyarakat atau apapun istilahnya bangga menjadi bagian dari Karawang. Karawang dahulu, adalah dijadikan sebagai pusat serangan dijaman penjajahan Belanda oleh Sultan Agung ke Batavia (Jakarta kini), menjadi tempat diamankannya Soekarno di Rengasdengklok (Proklamasi RI), lalu kearah lebih jauh kebelakang menjadi pusat peradaban Kerajaan Tua Jawa yakni Tarumanegara (lihat percandian di Batujaya dan Cibuaya). Masih kurang? Masuknya bangsa Cina ke Jawa Barat pun adalah dari Karawang (lihat Vihara Sian Djian Ku Poh), ada juga Syeh Quro (Gurunya para Wali Songo) yang memusatkan penyebaran Islamnya ditanah Jawa dari Karawang. Hamparan sawah, eksotisme pegunungan Sanggabuana di Loji (Pangkalan) dengan segala potensi budaya, alam dan misterinya yang belum tergali secara maksimal dan sebagainya. Semua potensi itu, tentunya tidak bisa dan tidak mesti luruh, hanya oleh jaipong (yang entah darimana diklaim sebagai miliknya Karawang) atau hanya diwakili dengan satu kata, dua kata atau tiga kata. Karawang, tidak hanya bisa didefinisikan hanya dengan menerjemahkan kata : Ka-rawa-an atau pun kra-uang, dan lain-lain. Ada semangat yang lebih daripada itu yang harus ditumbuhkan! Mendefinisikan dan memaknai adalah dua hal yang berbeda. Definisi atau arti selalu harus berdasarkan pada sebuah catatan atau sejarah (fakta) yang membangunnya. Sedangkan makna memberikan ruang subjektif yang besar untuk berperan. Jadi itulah makna Goyang Karawang yang saya utarakan, Anda, Dia, Mereka dan semua orang tentunya punya makna lain yang bisa jadi berbeda, tergantung Anda melihatnya dari sisi mana.
(DENI ANDRIANA/ www.karawanginfo.com)

S

Bangunan Stasiun Jaman Belanda Di Robohkan

G

Puing-puing bangunan stasiun yang sudah dibongkar

edung bangunan stasiun tempat pemberhentian keteta api (KA) pada jaman belanda yang ada di Desa Kalangsuria, Kecamatan Rengasdengklok, Karawang, seakan tersisihkan oleh derasnya perkembangan jaman. Padahal, bangunan stasiun ini bernilai sejarah yang mestinya bisa menjadi aset cagar budaya bangsa. Bangunan bergaya tempo dulu ini, merupakan salah satu tempat pemberhentian jalur kereta api antara KarawangRengadengklok, yang dulunya merupakan jalur transportasi para penjajah belanda, untuk mengirimkan hasil rempah rempah dan kekayaan alam negara Indonesia. "Dulunya stasiun ini tempat penyimpanan dan pengiriman remah rempah yang diambil orang belanda dari tanah Indonesia,"kata saksi hidup warga Desa Kalangsuri, Mbah Inom, kepada inforengasdengklok, Kamis (23/12) belum lama ini. Karena itu, ia mengaku sangat menyayangkan dibongkarnya gedung bangunan stasiun tempo dulu tersebut, karena lebih baik di rawat dan dipelihara sebagai aset cagar budaya bangsa. Walaupun tidak seutuh dahulu kala, setidaknya dari peninggalan seperti itu maka generasi bangsa bisa tahu dan mempelajari lalu mengingat kembali, bahwa sejarah membuktikan perjuangan bangsa Indonesia ini sangat berat sebelum merasakan kemerdeka, "Di negara lain, bangunan bangunan tua tidak tergerus oleh jaman. Malahan gedung gedung seperti ini yang memperlihatkankepada dunia bahwa negaranya pernah merasakan terjajahsebelum merdeka seperti sekarang,"ungkapnya. Seperti diketahui, tidak sedikit peninggalan sejarah jaman penjajah Belanda berada di wilayah Kabupaten / kota se Indonesia, Khususnya pulau jawa di Kabupaten Karawang, ada berupa bekas stasiun, jalur rel dan jembatan penyebarangan kereta api, termasuk jalur saluran irigasi. "Jika pemerintah menghargai arti pentingnya sebuah sejarah bangsa, layaknya beberapa peningalan belanda di karawang itu bisa dilestarikan dan di rawat. Bila perlu, dicari kembali dokumenter bangunan dan peninggalan sejarah pada jaman dulu, sehingga dikemas lagi untuk di jadikan sebagai obyek wisata sejarah,"kata aktifis LSM Somaka Karawang, Haryanto S.H menjawab pertanyaan wartawan.
(IR-02)

WISATA & KULINER

Edisi Perdana Tahun Ke-1 Januari 2011

Sasak Bodas, Jembatan Kereta Uap Peninggalan Zaman Belanda

Rumah Sejarah

Sektor Pariwisata Rengasdengklok Perlu Digali
Membaca sejarah singkat kota Rengasdengklok, sungguh luar biasa perkembangan dan kemajuannya. Kota Rengasdengklok dengan luas wilayah 3.322 ha merupakan bagian dari Kabupaten Karawang dalam lingkungan Propinsi Jawa Barat.

SASAK BODAS: Jembatan perlintasan kereta uap peninggalan jaman belanda yang di namai sasak bodas masih kokoh berdiri. Terlihat, warga sedang melintasi jembatan dan menikmati suasana sore di jembatan tersebut.

K

ota Rengasdengklok, telah menunjukan perkembangan yang pesat, khususnya dalam bidang pembangunan dan peningkatan penduduk, di mana pada tahun 2010 tercatat sekitar 103.414 jiwa yang menduduki Kota tersebut. Secara geografis wilayah kota Rengasdengklok mempunyai kedudukan strategis, baik dalam segi ekonomi, sosial budaya, industri dan perdagangan, perhubungan maupun pendidikan. Jadi, Kota Rengasdengklok mempunyai prospek yang baik bagi peningkatan kesejahteraan. Menurut Ketua Karangtaruna Tonggak Pejuang Rengasdengklok, Rukanda mengatakan, dirinya sebagai warga Rengasdengklok, melihat dan memperhatikan adanya berbagai potensi dan tempat tujuan wisata sejarah yang ada di wilayah Rengasdengklok ini.

Salah satunya, dengan berdirinya Monumen Tugu Proklamasi dan Rumah Sejarah. Menurutnya, potensi tersebut layak di pacu dan di gali oleh semua kalangan, terutama pemerintah. Namun untuk saat ini, lanjut Rukanda, beberapa potensi tersebut belum di prioritaskan secara maksimal. “Sebenarnya Kota Rengasdengklok awal sejarah kemerdekaan, dan kami akan memperjuangkan potensi yang ada di wilayah Rengasdengklok ini agar lebih maju. Tahapan sudah kami konsep bersama rekan yang ada di Rengasdengklok. Bila tidak segera di angkat ke permukaan , pusat-pusat pariwisata sejarah Rengasdengklok besar kecilnya akan terabaikan,” kata Rukanda ketika di hubungi melalui ponselnya. Jum’at (07/1). Belum lama ini. Sementara menurut Sekretaris Camat (Sekcam), Kecamatan Rengasdengklok,

Irlan Suarlan mengatakan, menurut perjalanannya kota Rengasdengklok memiliki kedudukan yang strategis dan memiliki berbagai potensi yang handal. Seharusnya industri pariwisata sejarah menjadi satu target yang harus di kembangkan dan di gali oleh pemerintah.

Namun, lanjut Irlan, hal ini tidak akan terwujud jika hanya mengandalkan peran pemerintah saja. Di sisi lain, kata Irlan, pemerintah juga mengharapkan peran serta masyarakat dan dunia usaha untuk menggali potensi di sektor pariwisata sejarah tersebut . “Saya kira peran pemerintah untuk memberikan perhatian terhadap sektor tersebut sangat besar, namun tanpa adanya peran serta masyarakat dan dunia usaha, hal ini tidak akan berkesinambungan,” jelasnya.
(IR-02)

Tugu Kebulatan Tekad, Desa Rengasdengklok Selatan

ungkin masyarakat Kabupaten Karawang khususnya masyarakat Rengasdengklok, sudah tidak asing lagi mendengar nama jembatan tersebut. Dari jaman kejaman, jembatan perlintasan kereta uap tersebut masih berdiri kokoh. Hingga kini, jembatan tersebut dipungsikan oleh warga sebagai sarana perlintasan di antara dua desa, yakni Desa Kalangsari dan Desa KalangsuryaKecamatan Rengasdengklok. Namun, dari sekian peninggalan era belanda tersebut sebagian sudah musnah, entah dengan adanya peralihan fungsi sehingga nota sejarah yang ada di Kabupaten Karawang, khususnya di Kecamatan Rengasdengklok, lenyap di telan jaman. Menurut warga setempat Sanin (65) mengatakan, puingpuing dari pada hasil peninggalan jaman belanda, terutama jalur perlintasan kereta uap hampir semuanya tidak tersisa. Menurutnya, sangat di sayangkan jika peninggalan jaman belanda tidak di rawat dan di lestarikan. Mungkin, lanjut dia, walaupun sedikitnya tidak sebagus seperti dulu apa salahnya kita rawat dan mempelajari seperti apa kemasan kereta jaman dahulu. “Saat sekarang berbagai peninggalan jaman belanda di rasakan kurang ada perhatian. Ataukah mungkin mereka tidak perdulu dengan potensi pariwisata sejarah ini. Bisa jadi, jika di kemudian hari potensi pariwisata sejarah ini kalau dikembangkan mungkin akan berdampak pada pendapatan daerah,” tuturnya belum lama ini. Masih kata dia, masih ingat beberapa pekan yang lalu satu stasiun tempat singgah kereta uap peninggalan jaman belanda yang ada di Desa Kalangsurya itu sudah ditiadakan. Dengan demikian, lanjut sanin, rendahnya masyarakat memandang situs peninggalan yang merupakan sejarah antar dua bangsa tersebut. “Sebenarnya banyak cerita yang menarik di balik peninggalan era kemerdekaan. Kalau kita pelajari mungkin mereka akan memahami arti dari prasejarah sisi kehidupan jaman dulu khususnya di Rengasdengklok ini,” tegas sanin. Sementara itu menurut Kepala Desa Kalangsurya Endang Suhanda mengatakan, dari seluruh peninggalan jaman kolonial belanda khususnya yang ada di Kecamatan Rengasdengklok sangat bisa diandalkan. Lanjut Endang, peninggalan era jaman penjajahan belanda sangat berpotensi untuk di jadikan pariwisata lokal maupun internasional. “Sebenarnya kalau kita gali kota Rengasdengklok berpotensi untuk di jadikan kota pariwisata sejarah,”ungkapnya.
(IR-02)

M

Sorabi Hijau Khas Rengasdengklok
pun pernah mencicipi makanan ini. Sorabi Hijau buatan M. Kasim ini pertama kali diluncurkan pada tahun 1995. Sebelumnya, Ia mempelajari resepnya dari seorang Cina di Rengasdengklok. Sorabi Hijau ini dikenal juga dengan nama Sorabi Kuntilanak, karena tempat berjualannya sempat berada di depan pemakaman sebelum kini beralih ke tanah pribadi Kasim. Untuk menikmatinya, Anda bisa menebusnya dengan harga Rp 3000,- persatu rangkap (berisi dua sorabi). Seperti yang dituturkan Kasim pada KarIn ketika ditemui di rumah sekaligus tempat usahanya itu, sorabi ini tidak mengggunakan bahan pengawet, adapun warna hijau pada sorabinya berasal dari daun suji yang menjadi ciri khas dan menghasilkan aroma wangi yang juga khas.

Lokasi Sorabi hijau dan pemiliknya Pak Kasim

S

iapa yang tidak tahu atau minimal mendengar makanan bernama Sorabi Hijau Rengasdengklok? Siapa yang belum mencicipinya? Tampaknya belum komplit

bagi Anda yang hobi kuliner jika belum mencicipi makanan yang mempunyai rasa khas dibanding sorabi atau serabiserabi lainnya ini. Dengan bahan pendukungnya berupa

Daun Suji, sorabi ini telah terkenal sebagai makanan khas dari Rengasdengklok Karawang. Dari kalangan pejabat, masyarakat biasa hingga mereka dari luar negeri

Sorabi ini enak dimakan bersama gula (cairan) yang disediakan dengan dua rasa, rasa durian dan gula merah biasa. Kasim menjamin bahwa untuk gula ini pun Ia tidak menggunakan zat perasa, akan tetapi asli dari durian dan gula merah. Karena itu, kualitas rasanya pun tetap terjaga dan tentu saja sehat untuk dikonsumsi. Kelebihan lainnya yang juga menjadi ciri khas baik dalam pembuatannya maupun aroma rasanya adalah bahan bakarnya yang dari kayu dengan cetakan tradisional dari dari tanah liat. Selebihnya, tentunya ada formula atau resep khusus dari Kasim yang membuat sorabi ini berbeda rasanya dibanding sorabi sejenis yang mulai marak mengekor kepopulerannya. Resep yang selalu dijaga kerahasiaannya oleh Kasim demi kelangsungan usahanya agar tidak sepenuhnya dibajak pihak lain.

Karena tanpa bahan atau zat pengawet, maka sorabi ini tidak memiliki daya tahan lama. “Tahannya 1 kali 24 jam saja. Kalau gulanya bisa 2 hari. Soalnya ini kueh basah nggak pake bahan pengawet,” terang Kasim. Sebagai catatan, Kasim tidak membuka cabang dimanapun. Jikapun ditemukan di lokasi lain yang mengatasnamakan Sorabi Hijau Cabang Rengasdengklok maka itu adalah bukan cabang dari Kasim. Jadi, bagi Anda yang ingin menikmati sorabi ini, Anda harus datang langsung ke warung atau tempat produksinya yang berada di Jl. Raya Kalijaya, Rengasdengklok Karawang (tidak jauh dari Pasar Rengasdengklok) atau melalui telepon (0267) 480776. Selain dapat membeli satuan, Anda pun bisa memesannya untuk keperluan hajatan ataupun acara dalam jumlah banyak.
(Deni Andriana, Asri Ratnasari/ www.karawanginfo.com)

Edisi Perdana Tahun Ke-1 Januari 2011

DIREKTORI
BAHASA INGGRIS SULIT? TIDAK BAHASA INGGRIS ITU MUDAH !

AGEN KORAN
MAMAN AGENCY Rengasdengklok Telp. 0858 1133 6977

BANK
BANK CENTRAL ASIA KCP RENGASDENGKLOK Jl. Raya Rengasdengklok No.271 Karawang 41352 Telephone: (0267) 8486260, 8486261, 8486262, 8486263 Faksimili: (0267) 8486264

Mulailah Belajar Bersama Kami ...
Kami tahu bahwa periode umur antara tujuh dan dua belas tahun adalah periode kritis bagi perkembangan anak dan potensi belajar masa depan. Bersama kami anak Anda akan diantar untuk menguasai BAHASA INGGRIS dengan mudahnya. Bersama kami anak Anda akan menikmati belajar BAHASA INGGRIS dan membangun dasar yang solid dalam mempelajari BAHASA INGGRIS.

BIDAN
BALAI PENGOBATAN 'BUDI KARTINI' Pengobatan - Konsultasi KB Persalinan - USG Jl. Proklamasi No.10A Ds.Kalangsari-Rengasdengklok Telp (0267) 484867

LEASING
ADIRA FINANCE RENGASDENGKLOK Jalan Raya Bedeng No.142 Rengasdengklok Telp (0267) 481095 Fax (0267) 8485962

Kami tawarkan program BAHASA INGGRIS untuk : - Pemula - Junior

BIAYA KURSUS HANYA RP. 30.000,-

HUBUNGI KAMPUS KAMI YANG TERDEKAT !
LONDON ENGLISH COURSE INDONESIA (LECI)
Kampus 1 : Perumahan Permata Dengklok Permai (PDP) Blok B 1 No.15 Rengasdengklok (0267) 516 6669 Kampus 2 : Jl. Waru Siaga (LECI) No. 392 Kp. Baru Warudoyong Selatan rengasdengklok (0856 91998 761)

HUB: ABDU Jl. H. Munir No. 392 RT.44/10 Kp. Baru Warudoyong Selatan - Rengasdengklok Karawang. HP: 0858 1086 8486

KURSUS
RUMAH CERDAS JARIMATIKA UNIT RENGASDENGKLOK Perumahan Pratama Asri C/23 Rengasdengklok, Telp. (0267) 480322

JAJANAN
Mie Ayam Bakso/Ceker Jl.Proklamasi Gg. Ojo Rengasdengklok

DOKTER 24 JAM
KLINIK PURI MEDIKA Jl. Raya Rengasdengklok, (Depan Bank Danamon) Telp. (0267) 480131

CAH BREBES

PULSA
HAI CELLULAR
Sedia: Pulsa - Kartu Perdana Rental Komputer Print - Scan Rental PS2 Jalan Raya Amansari (Dekat Saung Beureum) 0856 9387 2528

BENGKEL
PD PRAKASA II Jl. Raya Aman Sari Rengasdengklok, Telp. (0267) 481111, 481888

KREDIT SEPEDA MOTOR

SANGGAR RIAS
WINDA SALON Jl. Raya Rengasdengklok, Gang Otoy Desa Amansari Rengasdengklok Telp. (0267) 481613

SEKOLAH
BPK PENABUR RENGASDENGKLOK
Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar Jl. Bedeng-Rengasdengklok, Karawang. Telp. (2067) 482530, 482510. Fax. (021) 480043 www.bpkpenabur.or.id

PUPUK
ANUGRAH TANI Gang Pendawa Karyasari-Rengasdengklok

Vega ZR

Uang Muka Rp 1,4 Jt Cicilan Rp 515 ribu/bln

WARNET
JOKER CELL NET Jl. H. Munir, Kp. Baru Rengasdengklok Hp. 0878 7933 2876

MEDIA KARAWANG
Redaksi dan Tata Usaha: Jl. Raya Proklamsi No.9 Rengasdengklok, Karawang-Jawa Barat mediakarawang@gmail.com Tlp. 0267-9159749 SMS: 085811521986

Medianya Masyarakat Karawang
BYSON XEON JUPITER MX CW MIO SOUL NEW VIXION Uang Muka Rp 4 Juta Rp 1,75 Juta Rp 2 Juta Rp 1,75 Juta Rp 4 Juta Cicilan/bulan Rp 844 ribu Rp 718 ribu Rp 691 ribu Rp 604 ribu Rp 886 ribu

RADIO

SKY FM
(98,5 FM)
The Best Music in Town
Jalan Raya Kaum Rengasdengklok Hp. 0858 8132 6988

Hubungi: 08561910004/Agus GT, 0267-484848 (Kantor)

LOKET PLN
PPOB Bukopin
KSU Wijaya Mandiri Jl.Proklamasi, Gang Jamblang Desa Karyasari

KELUARGA BESAR TALAGA REUMIS

Selamat HUT Ke-6
M. SHAFWANA MUSYAFFA (11 Januari 2011)
di Bakan Lio - Karyasari, Rengasdengklok kepada

Mengucapkan

RUMAH MAKAN
Warung Sayur SARI NIKMAT
Jl. Gang Pos Bakan Jati Desa Amansari

Rajin Belajar Supaya Pintar
BABAH & MAMAH

JAJANAN

MAS GOBER 1
Bakso & Mie Ayam Jl.Proklamasi, Desa Amansari

Redaksi dan Tata Usaha:
Jl. Jatipereuh No.1 Amansari Rengasdengklok Kab. Karawang 41352

MAS GOBER 2
Bakso & Mie Ayam Jl.Proklamasi Gg. Ojo Desa Kalangsari

Telp:0267-7063898 Layanan Sms 0858 8171 7119, Email:skgemaproklamasi@yahoo.co.id

INFO RENGASDENGKLOK. MAU PROMOSI DI RENGASDENGKLOK? Pasang iklan saja di Tabloid Komunitashub: 0858 1086 8486/Husna Biaya murah dan tepat sasaran. Info

KOMUNITAS
W

Edisi Perdana Tahun Ke-1 Januari 2011

Yuni Kartika

12

SEPAK POJOK
Persika Karawang,

Rengasdengklok With Dangdut
Seremoni

From

anita cantik kelahiran Rengasdengklok tanggal 23 Juni 1981 silam ini meniti karir di dunia tarik suara sejak duduk di bangku SMPN 1 Rengasdengklok. Tahun 1999 Yuni menamatkan pendidikan SLA nya di SMA Kharisma Karawang. Dua tahun kemudian, tepatnya di tahun 2001 Yuni mencoba peruntungannya dengan hijrah ke Ibu Kota Jakarta untuk meniti karir bernyanyinya,khususnya di jalur musik dangdut. Hasil kerja keras Yuni selama di Jakarta membuahkan hasil manis dengan dirilisnya “Menyan Kuning” album perdananya di tahun 2005. “Misi saya ingin berkarya dengan baik dan sukses,” ujar Yuni. Anak ke 7 dari 10 bersaudara ini mempunyai niat mulia yaitu ingin membahagiakan kedua orang tua yang masih tinggal di Desa Rengasdengklok Selatan. Selain karirnya di dunia tarik suara, Yuni juga mempunyai bakat terpendam menjadi model iklan dan talenta yang lainnya. A w a l 2 0 11 i n i , Yu n i menyiapkan album terbarunya yang bertitel “Kadal Buntung” yang berisi 9 video klip. “Mudah-mudahan album saya ini mulus meluncur di pasaran... bantu do’anya aja ya... terima kasih...,” tutup (IR-01) Yuni.

Apa Kabar?
Oleh: Deni Andriana Haidir*
ersika Karawang merupakan tim sepakbola dari Karawang yang kini berlaga di Divisi I Liga Indonesia, kasta ketiga sepakbola nasional ala PSSI, setelah Indonesia Super League (ISL) dan Divisi Utama. Keberadaan di Divisi I inilah yang membuat tim yang bermarkas di Stadion Singaperbangsa Karawang ini tidak banyak terekspos dan dikenal bukan hanya oleh orang diluar Karawang tapi juga oleh warga Karawangnya sendiri.Padahal di era 60-an nama Persika cukup harum dengan salah satunya melahirkan pemain nasional yakni Anwar Ujang kelahiran Cikampek yang menjadi Kapten Timnas Indonesia pada tahun 1971- 1974. Saya yang sejak dulu coba mengorek informasi secara langsung mengenai perkembangan terbaru Persika pun selalu mengalami kesulitan, karena setiap kali saya berkunjung ke sekretariat Persika yang ada di komplek Stadion Singaperbangsa, kantornya selalu tutup. Tadinya, saya berharap agar Persika yang didanai oleh APBD Karawang ini agar mandiri dan keluar dari genggaman Pemkab Karawang, karena saya pikir tim ini tidak akan berkembang selama masih ada dibawah ketiak pemerintah daerah yang tampak tidak serius mensupport perkembangan sepakbola di Karawang. Lebih jauh saya pun berharap Persika bergabung saja dengan Liga Primer Indonesia (LPI) sebagai liga mandiri yang kini menjadi liga tandingan dari Liga PSSI. Tapi, harapan itu tinggalah harapan. Karena Persika lebih memilih untuk menjadi Persika yang terus tenggelam seperti halnya Karawang yang setiap tahun tenggelam karena banjir Citarum, akibat ketidakmampuan pengelola Karawang menghadirkan solusi. Kini, ketika Persika jauh dari harapan, keberadaan Pelita Jaya FC yang menyewa Stadion Singaperbangsa sebagai kandangnya sedikit mengobati dahaga warga Karawang, tapi jujur saja saya pribadi kurang antusias mendukung Pelita Jaya karena secara emosi sulit, mengingat Pelita hanya numpang bertanding di Karawang, tidak satupun pemain lokal Karawang yang bermain di Pelita, dan kemungkinan suatu saat Pelita pun akan meninggalkan Karawang. Artikel ini merupakan curhatan berisi harapan untuk Persika Karawang, agar Persika berbenah diri dan membuat saya dan warga Karawang lainnya bangga, seperti halnya orang Bandung dengan Persibnya, Jakarta dengan Persijanya, Surabaya dengan Persebayanya, Malang dengan Aremanya dsb.
*Penulis adalah Anggota Blogger Karawang, Pengelola Portal www.karawanginfo.com dan Blog Goyangkarawang.com

P

Selamat & Sukses
Bapak Drs H Ade Swara
sebagai Bupati dan Wakil Bupati Karawang Periode 2010-2015 atas dilantikya: dan

Sahabat Cilik

Ibu dr Cellica Nurrachdiana

Selamat Bertugas, Semoga Dapat Mengemban Amanat Rakyat Karawang dalam Lima Tahun ke Depan
Redaksi Tabloid Komunitas INFO RENGASDENGKLOK Apa kabar teman-teman? Kami siswa dan siswi PAUD Harapan Bunda yang berlokasi di Waru Doyong - Desa Rengasdengklok Selatan... Sampai Jumpa!

Bingkai Mahligai Cinta

Buah Hati Kita

Kirimkan foto terbaik si buah hati anda yang tengah beraksi di depan kamera untuk dimuat disini. Jangan lupa disertakan nama dan informasi si buah hati dan kedua orangtua beserta alamat.

Abdurrob Rosul Sayyaf

Kalyca Ardhita Dahayu

Selamat Menempuh Hidup Baru
Kepada Pasangan : Nandar Kusnandar & Astriana Resepsi : Kamis, 9 Desember 2010 Alamat : Jalan H. Munir RT.39/09 Warudoyong Selatan Desa Rengasdengklok Selatan

Abdu

(3 tahun) Lahir : 14 Februari 2007 Orang Tua : Bapak Husna & Ibu Hastarina Alamat : Jl. H. Munir No.392 RT.44/10 Kp. Baru-Warudoyong Selatan

Adriana

(6 bulan) Lahir : Rengasdengklok, 9 Juli 2010 Orang Tua : Bapak Ana Suharna & Ibu Rina Alamat : Gg. Money Changer RT.45/10 Kp. Baru-Warudoyong Selatan

Kalyca

(2 tahun) Lahir : 17 Desember 2008 Orang Tua : Bapak Alam & Ibu Tresna Alamat : Dusun Bakan Lio Desa Karyasari

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->