Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN PENDAHULUAN

MEMANDIKAN PASIEN

Disusun Oleh :

Nama : TENY RUSMA DEWI


NIM : 2010272
Tingkat :I
Semester : 1 (Satu)
Jurusan : Kebidanan

Pembimbing Lahan Pembimbing Akademik

Eriy Zainal

BADAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


AKKES SAPTA BAKTI BENGKULU
JURUSAN KEBIDANAN
2010/2011
MEMANDIKAN PASIEN

A. Pengertian Memandikan Pasien Di Tempat Tidur


Memandikan pasien di tempat tidur adalah suatu tindakan keperawatan
yang dilakukan pada pasien yang tidak mampu mandi secara sendiri dengan cara
memandikannya di tempat tidur.

B. Tujuan Memandikan Pasien Di Tempat Tidur


1. Menjaga kebersihan tubuh, menghilangkan bau badan.
2. Mengurangi infeksi akibat kulit kotor.
3. Memperlancar sistem peredaran darah, syaraf dan merelaksasikan otot.
4. Menambah kenyamanan pasien.

C. Tujuan Tindakan
1. Membersihkan badan
2. Memberikan perasaan segar
3. Merangsang peredaran darah, otot-otot, dan urat saraf bagian periver (saraf
tepi)
4. Sebagai pengobatan
5. Mencegah timbulnya luka dan komplikasi pada kulit
6. Mendidik penderita dalam kebersihan perorangan

D. Prinsip Memandikan Pasien


1. Bersih
2. Menjaga privasi
E. Alat dan Bahan Memandikan Pasien Di Tempat Tidur
1. Baskom mandi dua buah, masing-masing berisi air dingin dan air hangat
2. Pakaian pengganti
3. Kain penutup
4. Handuk besar
5. Handuk kecil untuk mengeringkan badan
6. Sarung tangan pengusap/waslap
7. Tempat untuk pakaian kotor
8. Sampiran
9. Sabun.

F. Persiapan Pasien
1. Pasien diberi penjelasan dan dianjurkan untuk BAK atau BAB dulu  (bila
pasien sadar)
2. Jika kondisi memungkinkan, libatkan pasien untuk melakukan tindakan
3. Dalam melakukan tindakan perawat harus memperhatikan keamanan dirinya
sendiri dengan memakai schort, handschoen ataupun masker.

G. Memandikan Pasien Di Tempat Tidur Dilakukan


1. Pada pasien baru, terutama bila kotor sekali dan keadaan umumnya
memungkinkan.
2. Pada pasien yang dirawat, sekurang-kurangnya dua kali sehari dengan
kondisinya.

H. Prosedur Kerja Memandikan Pasien di Tempat Tidur


1. Pintu, jendela atau gorden ditutup, gunakan sampiran bila perlu.
2. Cuci tangan, gunakan schort, handschoen ataupun masker.
3. Selimut dan bantal dipindahkan dari tempat tidur. Bila masih dibutuhkan,
bantal digunakan seperlunya.
4. Perawat berdiri disisi kiri atau kanan pasien.
5. Atur posisi pasien.
6. Lakukan tindakan memandikan pasien yang diawali dengan membentangkan
handuk di bawah kepala, kemudian bersihkan muka, telinga, dan leher dengan
waslap. Keringkan dengan handuk.
7. Kain penutup diturukan, kedua tangan  pasien diangkat dan pindahkan handuk
di atas dada pasien, lalu bentangkan. Kemudian kembalikan kedua tangan ke
posisi awal diatas handuk, lalu basahi kedua tangan dengan air bersih.
Keringkan dengan handuk.
8. Kedua tangan diangkat, handuk dipindahkan di  sisi pasien, bersihkan daerah
dada dan perut, lalu keringkan dengan handuk
9. Miringkan pasien ke kiri, handuk dibentangkan kebawah punggung sampai
glutea dan basahi punggung hingga glutea, lalu keringkan dengan handuk.
Selanjutnya miringkan pasien  ke kanan dan lakukan hal yang sama.
Kemudian kembalikan pasien pada posisi terlentang dan pasangkan pakaian
dengan rapi.
10. Letakkan handuk di bawah lutut lalu bersihkan kaki. Kaki yang paling jauh
didahulukan dan keringkan dengan handuk..
11. Ambil handuk dan letakkan di bawah glutea. Pakaian bawah perut dibuka, lalu
bersihkan daerah lipatan paha dan genitalia.
12. Setelah selesai, pasang kembali pakaian dengan rapi.
13. Alat dibereskan, lingkungan diatur kembali.
14. Cuci tangan

I. Membereskan Tempat Tidur yang Ditempati Pasien


Oleh satu perawat
1. Tempatkan kursi memunggungi sisi bawah tempat tidur.
2. Lepaskan alas pada satu sisi tempat tidur, baru pada sisi yang lain.
3. Angkat semua bantal kecuali satu.
4. Lepaskan sarung bantal, letakkan bantal di kursi.

Mengganti alas tempat tidur (seprei)


5. Rapikan penutup kasur.
6. Letakkan seprei bersihseparuh tergulung memanjang menyebelah gulungan
seprei kotor. Selipkan separuh seprei dan atur sudutnya dengan cara “mitre”.
7. Kalau menggunakan alas plastik gulung di setengah bagian tempat tidur lalu
selipkan. Jika menggunakan alas khsus yang prelu diganti, tempatkan dahulu
yang bersih setengah tergulung memanjang di samping yang kotor dan
selipkan separuh sisanya. Kalau alas khusus ini bersih, tarik dan selipkan.
8. Palingkan pasien sehingga berbaring pada punggung, melewati kain yang
tergulung terus ke sisi yang lain.tarik bantal perlahan ke sisi anda dan jaga
agar kepala pasien tetap di atas bantal.
9. Pergilah ke sisi lain tempat tidur, tarik dan angkat alas yang kotor, luruskan
penutup kasur. Kalau alas masih bersih dan tidak perlu diganti maka luruskan.
“mitre” sudut-sudutnya dan selipkan di bawah kasur. Tarik masuk alas khusus
dan lapis plastiknya lalu selipkan.
10. Kalau anda mengganti seprei, gulung seprei yang bersih.selipkan dan susun
sudutnya dengan cara “mitre”. Lepaskan kembali gulungan dan selipkan
lapisan plastik dan alas khusus tersebut.
11. Gulingkan pasien agar berbaring terlentang di tengah tempat tidur. Tempatkan
pada posisi yang nyaman. Ganti sarung bantal apabila perlu dan tempatkan
kembali.

Menggantikan selimut
12. Angkat tutup atas atau selimut yang menutupi pasien, kalau memang ada.
Ganti dengan yang bersih apabila perlu. Bereskan tempat tidur, lipat tutup atas
atau selimut dan “mitre” sudutnya. Lipat tutup atas di atas bedcover. Ganti
tutup atas dan duvet sesuai kondisi.
13. Perhatikan agar pasien cukup nyaman.

Penanganan Akhir
Bersihkan semua peralatan. Letakkan kembali perabot yang tadi dipindahkan.
Jangan lupa untuk mencuci tangan.

J. Permasalahan
Adapun permasalahan yang kami angkat dalam pre ini adalah bagaimana teknik-
teknik memandikan pasien di tempat tidur dan bad making.

Anda mungkin juga menyukai