Anda di halaman 1dari 56

DESKRIPSI VARIETAS JAGUNG

DILEPAS 2001–2002*)

*) Sumber : Badan Benih Nasional, Direktorat Jendral Bina Produksi Tanaman Pangan
Departemen Pertanian, 2003
78 Zuriat, Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2003
DESKRIPSI JAGUNG HIBRIDA VARIETAS C 9
Asal : C5218014 adalah F1 dari silang tunggal modifikasi (modified single
cross) antara IT 1725/IT 1625 sebagai tetua betina dan IT 1712 sebagai
tetua jantan. IT 1725/IT 1625 adalah silang tunggal dua galur bersaudara
(berasal dari dua populasi) IT 1725 dan IT 1625. IT 1712 adalah galur
inbred berasal dari populasi lain. IT 1725, IT 1625 dan IT 1712
dibentuk/dikembangkan di Thailand oleh Departemen Penelitian
Perbenihan Monsanto Thailand.
Golongan : Modifikasi silang tunggal
Umur : 50% keluar rambut : – 57 hari (dataran rendah)
– 76 hari (dataran tinggi)
Masak fisiologis : – 101 hari (dataran rendah)
– 140 hari (dataran tinggi)
Tinggi tanaman : 201 cm (dataran rendah), 195 (dataran tinggi)
Keragaman tanaman : Seragam
Batang : Sedang-besar, tegap
Warna batang : Hijau
Kerebahan : Tahan rebah
Daun : Tegak
Warna daun : Hijau
Perakaran : Baik
Bentuk tongkol : Besar dan dengan panjang medium
Kedudukan tongkol : Sedikit di bawah pertengahan tinggi tanaman (± 94 cm pada dataran
rendah dan ± 87 cm pada dataran tinggi)
Kelobot : Menutup tongkol dengan baik
Jumlah baris/tongkol : 14–16
Bentuk biji : Flintish (mendekati flint)
Warna biji : Jingga
Bobot 100 butir : 330 gram
Warna jenggel : Putih
Rata-rata hasil : 8.7 ton.ha–1
Potensi hasil : 10–11.8 ton.ha–1
Ketahanan terhadap Toleran terhadap penyakit karat, H.maydis dan H.turcicum, moderat
penyakit utama : tahan bulai, moderat toleran penyakit Rhizoctonia dan busuk tongkol
Daerah adaptasi : Dataran rendah sampai dataran tinggi (Sumatera Utara, Lampung, Jawa,
dan Sulawesi Selatan)
Keunggulan : Warna biji lebih tua, lebih sedikit serangan busuk pelepah dan busuk
tongkol
Peneliti/pengusul : PT. Monagro Kimia
Tanggal pelepasan : 8 Pebruari 2001
Nomor SK Mentan : 127/Kpts/TP.240/2/2001
Kode varietas : HbSA

Deskripsi Varietas Jagung, Dilepas 2001–2002 79


DESKRIPSI TETUA JANTAN JAGUNG HIBRIDA VARIETAS C 9
Asal : IT 1712
Golongan : Galur inbred
Umur : – 50% keluar malai : 71 hari
– 50% keluar rambut : 72 hari
Masak fisiologis : 100 hari
Tinggi tanaman : 190 cm
Keragaman tanaman : Seragam
Batang : Sedang besarnya
Warna batang : Hijau
Kerebahan : Tahan rebah
Daun : Lebar sedang, tegak
Warna daun : Hijau
Warna sekam (glume) : Hijau
Warna rambut : Ungu
Perakaran : Baik
Bentuk tongkol : Sedang
Kedudukan tongkol : Di pertengahan tinggi tanaman (110 cm)
Kelobot : Agak panjang, menutup tongkol rapat
Baris biji : –
Jumlah baris/tongkol : 12–14
Bentuk biji : Flint-semi flint
Warna biji : Jingga
Curahan tepung sari : Baik
Warna akar : Ungu
Potensi hasil : 2.3 ton.ha–1
Tanggal pelepasan : 8 Pebruari 2001
Nomor SK Mentan : 127/Kpts/TP.240/2/2001

DESKRIPSI TETUA BETINA JAGUNG HIBRIDA VARIETAS C 9


Asal : IT 1725/IT 1625
Golongan : Silang tunggal galur bersaudara
Umur : – 50% keluar malai : 70 hari
– 50% keluar rambut : 71 hari
Masak fisiologis : 95 hari
Tinggi tanaman : 180 cm
Keragaman tanaman : Sangat seragam
Batang : Besar dan kuat
Warna batang : Hijau
Kerebahan : Tahan rebah
Daun : Lebar, tegak
Warna daun : Hijau tua
Warna sekam (glume) : Hijau
Warna rambut : Merah jambu
Perakaran : Baik
Bentuk tongkol : –
Kedudukan tongkol : Di pertengahan tinggi tanaman (90 cm)
Kelobot : Panjang, menutup tongkol rapat
Jumlah baris/tongkol : 14–16 baris
Bentuk biji : Flint-semi flint
Warna biji : Jingga
Curahan tepung sari : Baik
Warna akar : Coklat kehijauan
Potensi hasil : 2.0 ton.ha–1
Tanggal pelepasan : 8 Pebruari 2001
Nomor SK Mentan : 127/Kpts/TP.240/2/2001

80 Zuriat, Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2003


DESKRIPSI JAGUNG HIBRIDA VARIETAS C 10
Asal : C5217118 adalah F1 dari silang tunggal modifikasi (modified single
cross) antara IT 1303/PI 846 sebagai tetua betina dan IT 1751 sebagai
tetua jantan. IT 1303/PI 846 adalah silang tunggal dua galur inbred
berkerabat dekat (berasal dari dua populasi yang berkerabat dekat),
sedangkan IT 1751 adalah galur berasal dari populasi lain. IT 1303 dan
IT 1751 dibentuk/dikembangkan di Stasion Penelitian Thailand dan PI
846 di Stasion Penelitian Pilipina.
Golongan : Modifikasi silang tunggal
Umur : 50% keluar rambut : – 59 hari (dataran rendah)
– 73 hari (dataran tinggi)
Masak fisiologis : – 102 hari (dataran rendah)
– 133 hari (dataran tinggi)
Tinggi tanaman : 205 cm (dataran rendah), 210 (dataran tinggi)
Keragaman tanaman : Seragam
Batang : Sedang-besar, tegap
Warna batang : Hijau
Kerebahan : Tahan rebah
Daun : Semi tegak
Warna daun : Hijau
Perakaran : Baik
Bentuk tongkol : Besar dan panjang
Kedudukan tongkol : Di pertengahan tinggi tanaman (± 100 cm pada dataran rendah dan ± 102
cm pada dataran tinggi)
Kelobot : Menutupi tongkol dengan baik
Jumlah baris/tongkol : 12–14
Bentuk biji : Semi-flint
Warna biji : Jingga
Bobot 100 butir : 315 gram
Warna jenggel : Putih
Rata-rata hasil : 8.2 ton.ha–1
Potensi hasil : 10–11.2 ton.ha–1
Ketahanan terhadap Agak toleran terhadap penyakit karat, H.maydis dan H.turcicum, agak
penyakit utama : tahan bulai, agal toleran penyakit Rhizoctonia dan busuk tongkol
Daerah adaptasi : Dataran rendah sampai dataran tinggi (Sumatera Utara, Lampung, Jawa,
dan Sulawesi Selatan)
Keunggulan : Warna biji lebih tua, lebih sedikit serangan busuk pelepah dan busuk
tongkol
Peneliti/pengusul : PT. Monagro Kimia
Tanggal pelepasan : 8 Pebruari 2001
Nomor SK Mentan : 128/Kpts/TP.240/2/2001
Kode varietas : HbTA

Deskripsi Varietas Jagung, Dilepas 2001–2002 81


DESKRIPSI TETUA JANTAN JAGUNG HIBRIDA VARIETAS C 10
Asal : IT 1751
Golongan : Galur inbred
Umur : – 50% keluar malai : 57 hari
– 50% keluar rambut : 59 hari
Masak fisiologis : 105 hari
Tinggi tanaman : 152 cm
Keragaman tanaman : Seragam
Batang : Sedang besarnya
Warna batang : Hijau
Kerebahan : Tahan rebah
Daun : Lebar sedang, semi tegak
Warna daun : Hijau
Warna sekam (glume) : Hijau
Warna rambut : Krem (kuning pucat)
Perakaran : Baik
Kedudukan tongkol : Di pertengahan tinggi tanaman (71 cm)
Kelobot : Panjang, menutup rapat
Jumlah baris/tongkol : 12–14 baris
Bentuk biji : Flint-semi flint
Warna biji : Jingga
Curahan tepung sari : Sangat baik
Warna akar : Hijau-krem
Potensi hasil : 1.5 ton.ha–1
Tanggal pelepasan : 8 Pebruari 2001
Nomor SK Mentan : 128/Kpts/TP.240/2/2001

DESKRIPSI TETUA BETINA JAGUNG HIBRIDA VARIETAS C 10


Asal : IT 1303/PI 846
Golongan : Silang tunggal galur berkerabat dekat
Umur : – 50% keluar malai : 51 hari
– 50% keluar rambut : 53 hari
Masak fisiologis : 100 hari
Tinggi tanaman : 163 cm
Keragaman tanaman : Sangat seragam
Batang : Besar dan kuat
Warna batang : Hijau
Kerebahan : Tahan rebah
Daun : Semi tegak
Warna daun : Hijau
Warna sekam (glume) : Krem-ungu
Warna rambut : Ungu
Perakaran : Baik
Kedudukan tongkol : Di pertengahan tinggi tanaman (90 cm)
Kelobot : Menutup rapat, panjang ujung 2,5 cm
Jumlah baris/tongkol : 10–14 baris
Bentuk biji : Flint-semi flint
Warna biji : Jingga
Curahan tepung sari : Baik
Warna akar : Krem-ungu
Potensi hasil : 1.5 – 2.0 ton.ha–1
Tanggal pelepasan : 8 Pebruari 2001
Nomor SK Mentan : 128/Kpts/TP.240/2/2001

82 Zuriat, Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2003


DESKRIPSI JAGUNG HIBRIDA VARIETAS P 16
Asal : F1 dari silang tunggal (single cross) antara M30P77 dengan F30P77.
M30P77 adalah galur murni tropis yang dikembangkan oleh Pioneer Hi-
Bred Thailand Co., Ltd. F30P77 adalah galur murni tropis yang
dikembangkan oleh Pioneer Hi-Bred Philippines, Inc.
Golongan : Hibrida silang tunggal
Umur : Berumur sedang : – 50% polinasi : 54 hari
– 50% keluar rambut : 55 hari
Masak fisiologis : – 97 hari ( < 600 m dpl)
– 125 hari ( > 600 m dpl)
Tinggi tanaman : 246 cm
Keragaman tanaman : Sangat seragam
Batang : Besar dan kokoh
Warna batang : Hijau keunguan
Kerebahan : Sedang sampai baik
Daun : Tegak dan sempit
Warna daun : Hijau tua
Bentuk malai : Besar dan terbuka
Perakaran : Sangat baik
Bentuk tongkol : Besar, panjang dan silindris
Kedudukan tongkol : Sedang, di pertengahan tinggi tanaman (110 cm)
Kelobot : Menutupi biji dengan baik
Baris biji : Lurus dan rapat
Jumlah baris/tongkol : 14–16
Bentuk biji : Mutiara dengan warna kuning kemerahan
Bobot 1000 butir : 324 gram
Kandungan nutrisi : 4.4% minyak, 10.0% protein dan 73.5% tepung
Rata-rata hasil : 8.2 ton.ha–1 pipilan kering
Potensi hasil : 10–11 ton.ha–1 pipilan kering
Ketahanan terhadap Tahan terhadap busuk batang bakteri, cukup tahan terhadap karat daun,
penyakit utama : busuk tongkol Gibberella, virus dan bercak daun Cercospora zene-
maydis dan ketahanan sedang terhadap hawar daun Helminthosporium
turcicum dan busuk tongkol Diplodia
Keunggulan : Batang kokoh dan perakaran baik, sehingga lebih tahan terhadap
kerobohan
Peneliti/pengusul : PT Pioneer Hibrida Indonesia
Tanggal pelepasan : 8 Pebruari 2001
Nomor SK Mentan : 129/Kpts/TP.240/2/2001
Kode varietas : HbUA

Deskripsi Varietas Jagung, Dilepas 2001–2002 83


DESKRIPSI TETUA JANTAN JAGUNG HIBRIDA VARIETAS P 16
Asal : M30P77 adalah galur murni tropis yang dikembangkan oleh Pioneer Hi-
Bred Thailand Co., Ltd.
Golongan : Galur murni
Umur : Berumur sedang
– 50% polinasi : 55 hari
– 50% keluar rambut : 52 hari
Kemasakan : sedang
Tinggi tanaman : 200 cm
Keragaman tanaman : Sangat seragam
Batang : Kokoh dan baik
Warna batang : Hijau
Kerebahan : Tahan rebah
Daun : Tegak dan sangat sempit
Warna daun : Hijau
Bentuk malai (tassel) : Tegak dan terbuka
Warna malai (anther) : Kuning
Warna sekam (glume) : Hijau
Warna rambut : Hijau
Perakaran : Sangat baik
Bentuk tongkol : Sedang, berbentuk kerucut
Kedudukan tongkol : Di pertengahan tinggi tanaman (100 cm)
Kelobot : Menutup biji dengan baik
Baris biji : Lurus dan rapat
Jumlah baris/tongkol : 10–12 baris
Bentuk biji : Mutiara, dengan warna orange
Bobot 1000 butir : 300 gram
Rata-rata hasil : 1.8 ton.ha–1 pipilan kering
Potensi hasil : 3.8 ton.ha–1 pipilan kering
Ketahanan terhadap
penyakit utama : Tahan terhadap busuk batang bakteri dan busuk pelepah batang
Keunggulan : Penghasil serbuk sari yang baik
Keterangan : Pada kondisi lingkungan tertentu, penggunaan induk jantan dan betina
ini dapat dibalik, karena sifat resiprokal pada silang tunggal
Tanggal pelepasan : 8 Pebruari 2001
Nomor SK Mentan : 129/Kpts/TP.240/2/2001

84 Zuriat, Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2003


DESKRIPSI TETUA BETINA JAGUNG HIBRIDA VARIETAS P 16
Asal : M30P77 (27T) adalah galur murni tropis yang dikembangkan oleh
Pioneer Hi-Bred Philippines, Inc.
Golongan : Galur murni
Umur : Berumur sedang
– 50% polinasi : 54 hari
– 50% keluar rambut : 53 hari
Kemasakan : sedang
Tinggi tanaman : 160 cm
Keragaman tanaman : Sangat seragam
Batang : Sedang sampai baik
Warna batang : Hijau keunguan
Kerebahan : Tahan rebah
Daun : Tegak dan lebar
Warna daun : Hijau tua
Bentuk malai (tassel) : Tegak dan menutup
Warna malai (anther) : Ungu
Warna sekam (glume) : Ungu
Warna rambut : Merah muda
Perakaran : Baik
Bentuk tongkol : Sedang
Kedudukan tongkol : Di pertengahan tinggi tanaman (75 cm)
Kelobot : Menutup biji dengan baik
Baris biji : Lurus dan rapat
Jumlah baris/tongkol : 8–10 baris
Bentuk biji : Mutiara, dengan warna orange
Bobot 1000 butir : 286 gram
Rata-rata hasil : 2.6 ton.ha–1 pipilan kering
Potensi hasil : 3.0 ton.ha–1 pipilan kering
Ketahanan terhadap
penyakit utama : Tahan virus complex dan hawar daun H.turcicum
Keunggulan : Potensi hasil tinggi dan bijinya berkualitas baik
Keterangan : Pada kondisi lingkungan tertentu, penggunaan induk jantan dan betina
ini dapat dibalik, karena sifat resiprokal pada silang tunggal
Tanggal pelepasan : 8 Pebruari 2001
Nomor SK Mentan : 129/Kpts/TP.240/2/2001

Deskripsi Varietas Jagung, Dilepas 2001–2002 85


DESKRIPSI JAGUNG HIBRIDA VARIETAS P 17
Asal : F1 dari silang tunggal (single cross) antara M30P60 dengan F30P60.
F30P60 dan M30P60 adalah galur murni tropis yang dikembangkan oleh
Pioneer Hi-Bred Philippines, Inc.
Golongan : Hibrida silang tunggal
Umur : Berumur agak dalam : – 50% polinasi : 53 hari
– 50% keluar rambut : 55 hari
Masak fisiologis : – 97 hari ( < 600 m dpl)
– 122 hari ( > 600 m dpl)
Batang : Sedang dan cukup kokoh
Warna batang : Hijau terang
Tinggi tanaman : 227 cm
Daun : Setengah tegak dan sempit
Warna daun : Hijau
Keragaman tanaman : Sangat seragam
Bentuk malai (tassel) : Besar dan terbuka
Warna sekam (glume) : Hijau
Warna malai (anther) : Merah
Perakaran : Sedang sampai baik
Kerebahan : Sedang sampai baik
Warna rambut (silk) : Merah
Bentuk tongkol : Besar, panjang dan silindris
Kedudukan tongkol : Sedang, di pertengahan tinggi tanaman (100 cm)
Kelobot : Menutupi biji dengan sangat baik
Biji : Mutiara, warna kuning kemerahan
Baris biji : Lurus dan rapat
Jumlah baris/tongkol : 14–16
Bobot 1000 butir : 306 gram
Kandungan nutrisi : 4.8% minyak, 9.3% protein dan 73.1% tepung
Rata-rata hasil : 8.0 ton.ha–1 pipilan kering
Potensi hasil : 11–12 ton.ha–1 pipilan kering
Ketahanan terhadap – Tahan terhadap hawar daun Helminthosporium turcicum, bercak
penyakit utama : daun Cercospora Zeae maydis, busuk tongkol Gibberella, karat daun,
bulai dan virus, serta cukup tahan terhadap busuk tongkol Diplodia
– Agak rentan terhadap busuk batang bakteri
Keunggulan : Potensi hasil tinggi, bijinya berkualitas sangat baik, batang kokoh
dengan perakaran sedang sampai baik, cukup tahan rebah.
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 543/Kpts/TP.240/10/2001
Kode varietas : HbVA

86 Zuriat, Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2003


DESKRIPSI TETUA JANTAN JAGUNG HIBRIDA VARIETAS P 17
Asal : M30P60 (282) adalah galur murni tropis yang dikembangkan oleh
Pioneer Hi-Bred Philippines, Inc.
Golongan : Galur murni
Umur : Berumur sedang : – 50% polinasi : 52 hari
– 50% keluar rambut : 52 hari
Kemasakan : sedang
Batang : Sedang dan cukup kokoh
Warna batang : Hijau
Tinggi tanaman : 140 cm
Daun : Terkulai dan sempit
Warna daun : Hijau
Keragaman tanaman : Sangat seragam
Bentuk malai (tassel) : Besar, setengah tegak dan terbuka
Warna sekam (glume) : Hijau keunguan
Warna malai (anther) : Merah
Perakaran : Baik
Kerebahan : Sedang sampai baik
Warna rambut (silk) : Hijau
Bentuk tongkol : Sedang, berbentuk silindris
Kedudukan tongkol : Di sepertiga bagian bawah tinggi tanaman
Kelobot : Menutup biji dengan baik
Biji : Mutiara, warna orange
Baris biji : Lurus dan rapat
Jumlah baris/tongkol : 10 baris
Bobot 1000 butir : 242 gram
Rata-rata hasil : 1.2 ton.ha–1 pipilan kering
Potensi hasil : 2.7 ton.ha–1 pipilan kering
Ketahanan terhadap
penyakit utama : Tahan terhadap bulai, karat daun dan H. turcicum
Keunggulan : Potensi hasil tinggi, batang dan perakaran baik, potensi untuk penghasil
serbuk sari
Keterangan : Pada kondisi lingkungan tertentu, penggunaan induk jantan dapat
menjadi induk betina, karena sifat resiprokal pada silang tunggal
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 543/Kpts/TP.240/10/2001

Deskripsi Varietas Jagung, Dilepas 2001–2002 87


DESKRIPSI TETUA BETINA JAGUNG HIBRIDA VARIETAS P 17
Asal : M30P60 (61D) adalah galur murni tropis yang dikembangkan oleh
Pioneer Hi-Bred Philippines, Inc.
Golongan : Galur murni
Umur : Berumur agak dalam : – 50% polinasi : 55 hari
– 50% keluar rambut : 56 hari
– Kemasan dalam
Batang : Besar dan kokoh
Warna batang : Hijau
Tinggi tanaman : 180 cm
Daun : Setengah tegak dan lebar
Warna daun : Hijau tua
Keragaman tanaman : Sangat seragam
Bentuk malai (tassel) : Besar, setengah tegak dan agak terbuka
Warna sekam (glume) : Hijau
Warna malai (anther) : Merah
Perakaran : Baik
Kerebahan : Sedang
Warna rambut (silk) : Merah
Bentuk tongkol : Sedang, berbentuk kerucut
Kedudukan tongkol : Di pertengahan tinggi tanaman
Kelobot : Menutup biji dengan baik
Biji : Mutiara, warna orange
Baris biji : Tidak lurus dan rapat
Jumlah baris/tongkol : 12 baris
Bobot 1000 butir : 238 gram
Rata-rata hasil : 1.3 ton.ha–1 pipilan kering
Potensi hasil : 3 ton.ha–1 pipilan kering
Ketahanan terhadap Tahan terhadap bulai, karat daun dan H. turcicum dan penyakit utama
penyakit utama : lainnya
Keunggulan : Potensi hasil tinggi, batang dan perakaran baik, potensi baik untuk
penghasil serbuk sari
Keterangan : Pada kondisi lingkungan tertentu, penggunaan induk betina dapat
menjadi induk jantan, karena sifat resiprokal pada silang tunggal
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 543/Kpts/TP.240/10/2001

88 Zuriat, Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2003


DESKRIPSI JAGUNG HIBRIDA VARIETAS P 18
Asal : F1 dari silang tiga (three way cross) antara M30R49 dengan F30R49.
F30R49 adalah F1 dari silang tunggal antara dua galur murni tropis yang
dikembangkan oleh Pioneer Hi-Bred Philippines, Inc. M30R49 adalah
galur murni tropis yang dikembangkan oleh Pioneer Hi-Bred
Philippines, Inc.
Golongan : Hibrida silang tiga
Umur : Berumur sedang : – 50% polinasi : 53 hari
– 50% keluar rambut : 55 hari
Masak fisiologis : – 95 hari ( < 600 m dpl)
– 118 hari ( > 600 m dpl)
Batang : Besar dan kokoh
Warna batang : Hijau keunguan
Tinggi tanaman : 220 cm
Daun : Setengah tegak dan lebar
Warna daun : Hijau tua
Keragaman tanaman : Kurang seragam
Bentuk malai (tassel) : Besar dan terbuka
Warna sekam (glume) : Hijau keunguan
Warna malai (anther) : Merah
Perakaran : Sedang sampai baik
Kerebahan : Sedang sampai baik
Warna rambut (silk) : Merah sampai merah muda
Bentuk tongkol : Besar, panjang dan silindris
Kedudukan tongkol : Sedang, di pertengahan tinggi tanaman (104 cm)
Kelobot : Menutup biji dengan baik
Biji : Mutiara, warna kuning kemerahan
Baris biji : Lurus dan rapat
Jumlah baris biji : 14–16
Bobot 1000 butir : 301 gram
Kandungan nutrisi : 4.4% minyak, 10.0% protein dan 73.5% tepung (54 ulangan)
Rata-rata hasil : 7.3 ton.ha–1 pipilan kering
Potensi hasil : 11–12 ton.ha–1 pipilan kering
Ketahanan terhadap – Tahan terhadap bulai, karat daun, busuk tongkol Gibberella dan
penyakit utama : Diploida, cukup tahan hawar daun Helminthosporium turcicum,
busuk batang bakteri dan virus
– Ketahanan sedang terhadap bercak daun Cercospora Zeae maydis
Keunggulan : Potensi hasil tinggi, bijinya berkualitas baik, batang kokoh dengan
perakaran sedang sampai baik, cukup tahan rebah. Cukup tahan terhadap
kekeringan.
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 542/Kpts/TP.240/10/2001
Kode varietas : HbWA

Deskripsi Varietas Jagung, Dilepas 2001–2002 89


DESKRIPSI TETUA JANTAN JAGUNG HIBRIDA VARIETAS P 18
Asal : M30R49 (DG9) adalah galur murni tropis yang dikembangkan oleh
Pioneer Hi-Bred Philippines, Inc.
Golongan : Galur murni
Umur : – 50% polinasi : 56 hari
– 50% rambut : 58 hari
– Kemasakan : dalam
Batang : Sedang dan cukup kokoh
Warna batang : Hijau
Tinggi tanaman : 180 cm
Daun : Setengah tegak dan lebar
Warna daun : Hijau tua
Keragaman tanaman : Sangat seragam
Bentuk malai (tassel) : Besar, setengah tegak dan terbuka
Warna sekam (glume) : Hijau keunguan
Warna malai (anther) : Ungu terang
Perakaran : Sangat baik
Kerebahan : Tahan rebah
Warna rambut (silk) : Merah muda
Bentuk tongkol : Medium, kerucut dan berkualitas baik
Kedudukan tongkol : Di pertengahan tinggi tanaman
Kelobot : Menutup biji dengan baik
Biji : Mutiara, warna orange
Baris biji : Tidak lurus
Jumlah baris biji : 12 baris
Bobot 1000 butir : 238 gram
Rata-rata hasil : 1.3 ton.ha–1 pipilan kering
Potensi hasil : 3 ton.ha–1 pipilan kering
Ketahanan terhadap
penyakit utama : Sangat baik terutama terhadap karat daun
Keunggulan : Perakaran sangat baik, penghasil serbuk sari yang baik
Keterangan : Pada kondisi lingkungan tertentu, penggunaan induk jantan dapat
menjadi induk betina, karena sifat resiprokal pada silang tunggal,
walaupun hasil benih akan berkurang
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 542/Kpts/TP.240/10/2001

90 Zuriat, Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2003


DESKRIPSI TETUA BETINA JAGUNG HIBRIDA VARIETAS P 18
Asal : M30R49 (K2P) adalah F1 dari silang tunggal antara 2 galur murni tropis
yang dikembangkan oleh Pioneer Hi-Bred Philippines, Inc.
Golongan : Hibrida silang tunggal
Umur : – 50% polinasi : 50 hari
– 50% rambut : 50 hari
– Kemasakan : dalam
Batang : Besar dan kokoh
Warna batang : Hijau
Tinggi tanaman : 270 cm
Daun : Setengah tegak dan lebar
Warna daun : Hijau tua
Keragaman tanaman : Seragam
Bentuk malai (tassel) : Besar, setengah tegak dan terbuka
Warna sekam (glume) : Hijau keunguan
Warna malai (anther) : Ungu terang
Perakaran : Baik
Kerebahan : Sedang sampai baik
Warna rambut (silk) : Merah
Bentuk tongkol : Besar, berbentuk silindris dan berkualitas baik
Kedudukan tongkol : Di pertengahan tinggi tanaman
Kelobot : Menutup biji dengan baik
Biji : Mutiara, warna orange
Baris biji : Lurus
Jumlah baris biji : 14–16 baris
Bobot 1000 butir : 320 gram
Rata-rata hasil : 5.0 ton.ha–1 pipilan kering
Potensi hasil : 8.0 ton.ha–1 pipilan kering
Ketahanan terhadap
penyakit utama : Sangat baik terutama tahan terhadap karat daun
Keunggulan : Potensi hasil sangat tinggi, batang dan perakaran baik, tahan rebah
Pada kondisi lingkungan tertentu, penggunaan induk betina dapat
Keterangan : menjadi induk jantan, karena sifat resiprokal pada silang tunggal,
walaupun hasil benih akan berkurang
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 542/Kpts/TP.240/10/2001

Deskripsi Varietas Jagung, Dilepas 2001–2002 91


DESKRIPSI JAGUNG HIBRIDA VARIETAS P 19
Asal : F1 dari silang tunggal (single cross) antara F30Y42 dengan M30Y42.
F30Y42 adalah galur murni tropis yang dikembangkan oleh Pioneer Hi-
Bred Philippines, Inc. M30Y42 adalah galur murni tropis yang
dikembangkan oleh Pioneer Hi-Bred Thailand, Co., Ltd..
Golongan : Hibrida silang tunggal
Umur : Berumur agak dalam : – 50% polinasi : 54 hari
– 50% keluar rambut : 55 hari
Masak fisiologis : – 98 hari ( < 600 m dpl)
– 122 hari ( > 600 m dpl)
Batang : Besar dan hijau
Warna batang : Hijau
Tinggi tanaman : 220 cm
Daun : Tegak dan agak lebar
Warna daun : Hijau tua
Keragaman tanaman : Sangat seragam
Bentuk malai (tassel) : Besar, terbuka dan agak terkulai
Warna sekam (glume) : Hijau keunguan
Warna malai (anther) : Ungu
Perakaran : Sedang sampai baik
Kerebahan : Sedang sampai baik
Warna rambut (silk) : Hijau/putih dengan merah muda di ujungnya
Bentuk tongkol : Besar, panjang dan silindris
Kedudukan tongkol : Sedang, di pertengahan tinggi tanaman (102 cm)
Kelobot : Menutup biji kurang baik
Biji : Setengah mutiara, warna kuning
Baris biji : Lurus dan rapat
Jumlah baris biji : 14–16 baris
Bobot 1000 butir : 300 gram
Kandungan nutrisi : 4.8% minyak, 9.3% protein dan 73.1% tepung (78 ulangan)
Rata-rata hasil : 7.7 ton.ha–1 pipilan kering
Potensi hasil : 11–12 ton.ha–1 pipilan kering
Ketahanan terhadap – Tahan terhadap bulai dan busuk tongkol Gibberella. Cukup tahan
penyakit utama : terhadap hawar daun Helminthosporium turcicum, bercak daun
Cercospora zeae-maydis, busuk tongkol Diplodia dan virus.
– Ketahanan sedang terhadap karat daun serta agak rentan terhadap
busuk batang bakteri.
Keunggulan : Potensi hasil tinggi, bijinya berkualitas baik dengan batang adaptasi yang
luas, batang kokoh dengan perakaran sedang sampai baik, cukup tahan
rebah dan kekeringan.
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 541/Kpts/TP.240/10/2001
Kode varietas : HbXA

92 Zuriat, Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2003


DESKRIPSI TETUA JANTAN JAGUNG HIBRIDA VARIETAS P 19
Asal : M30Y42 (3BT) adalah galur murni tropis yang dikembangkan oleh
Pioneer Hi-Bred Thailand Co., Ltd..
Golongan : Galur murni
Umur : – 50% polinasi : 55 hari
– 50% rambut : 56 hari
– Kemasakan : dalam
Batang : Medium dan tegak
Warna batang : Hijau
Tinggi tanaman : 190 cm
Daun : Tegak dan sempit
Warna daun : Hijau tua
Keragaman tanaman : Sangat seragam
Bentuk malai (tassel) : Sedang, tegak dan terbuka
Warna sekam (glume) : Hijau
Warna malai (anther) : Kuning
Perakaran : Baik
Kerebahan : Tahan rebah
Warna rambut (silk) : Putih
Bentuk tongkol : Kecil, silindris dan penuh terisi
Kedudukan tongkol : Di pertengahan tinggi tanaman
Kelobot : Menutup biji dengan sangat baik
Biji : Semi mutiara, warna orange
Baris biji : Lurus dan rapat
Jumlah baris biji : 12 baris
Bobot 1000 butir : 243 gram
Rata-rata hasil : 1.5 ton.ha–1 pipilan kering
Potensi hasil : 2.5 ton.ha–1 pipilan kering
Ketahanan terhadap
penyakit utama : Tahan terhadap busuk batang Pythium dan bercak daun H. maydis
Keunggulan : Potensi hasil tinggi, batang dan perakaran baik, potensi baik untuk
Keterangan : penghasil serbuk sari
Pada kondisi lingkungan tertentu, penggunaan induk jantan dapat
menjadi induk betina, karena sifat resiprokal pada silang tunggal
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 541/Kpts/TP.240/10/2001

Deskripsi Varietas Jagung, Dilepas 2001–2002 93


DESKRIPSI TETUA BETINA JAGUNG HIBRIDA VARIETAS P 19
Asal : F30Y42 (61D) adalah galur murni tropis yang dikembangkan oleh
Pioneer Hi-Bred Philippines, Inc.
Golongan : Galur murni
Umur : – 50% polinasi : 55 hari
– 50% rambut : 56 hari
– Kemasakan : dalam
Batang : Besar dan kokoh
Warna batang : Hijau
Tinggi tanaman : 180 cm
Daun : Setengah tegak dan lebar
Warna daun : Hijau tua
Keragaman tanaman : Sangat seragam
Bentuk malai (tassel) : Besar, setengah tegak dan agak terbuka
Warna sekam (glume) : Hijau
Warna malai (anther) : Merah
Perakaran : Baik
Kerebahan : Sedang
Warna rambut (silk) : Merah
Bentuk tongkol : Sedang, berbentuk kerucut
Kedudukan tongkol : Di pertengahan tinggi tanaman
Kelobot : Menutup biji dengan baik
Biji : Mutiara, warna orange
Baris biji : Tidak lurus dan rapat
Jumlah baris biji : 12 baris
Bobot 1000 butir : 238 gram
Rata-rata hasil : 1.3 ton.ha–1 pipilan kering
Potensi hasil : 3 ton.ha–1 pipilan kering
Ketahanan terhadap Tahan terhadap bulai, karat daun dan H. turcicum dan penyakit utama
penyakit utama : lainnya
Keunggulan : Potensi hasil tinggi, batang dan perakaran baik, potensi baik untuk
menghasil serbuk sari
Keterangan : Pada kondisi lingkungan tertentu, penggunaan induk betina dapat
menjadi induk jantan, karena sifat resiprokal pada silang tunggal
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 541/Kpts/TP.240/10/2001

94 Zuriat, Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2003


DESKRIPSI JAGUNG HIBRIDA VARIETAS BISI-19
Asal : F1 silang tunggal (single cross) antara galur murni FS07 sebagai induk
betina dan galur murni FS35 sebagai induk jantan. FS07 dan FS35
dikembangkan oleh Charoen Seeds Co., Ltd. Thailand.
Golongan : Hibrida silang tunggal
Umur : – 50% keluar rambut : 57 hari
– Masak fisiologis : 99 hari
Batang : Besar, kokoh dan tegak
Warna batang : Hijau
Tinggi tanaman : 191 cm
Tinggi tongkol : 91 cm
Daun : Lebar, bergelombang dan tegak
Warna daun : Hijau
Keragaman tanaman : Seragam
Bentuk malai (tassel) : Terbuka dan agak tegak
Warna sekam (glume) : Ungu dan kehijauan
Warna malai (anther) : Ungu
Warna rambut : Ungu
Tipe biji : Semi mutiara
Warna biji : Kuning orange
Jumlah baris biji : 14–16 baris
Penutupan tongkol : Baik
Perakaran : Baik
Kerebahan : Tahan
Potensi hasil : 12.6 ton.ha–1 pipilan kering
Rata-rata hasil : 7.7 ton.ha–1 pipilan kering
Bobot 1000 biji : 311.6 gram
Ketahanan terhadap Sangat tahan terhadap penyakit bulai dan tahan terhadap penyakit karat
penyakit utama : daun
Keterangan : Baik ditanam di dataran rendah dan teruji sampai ketinggian 1100 m dari
permukaan air laut
Daerah pengembangan : Sumatera Utara, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan (MK),
Jawa Timur dan Sumatera Utara (MH)
Keunggulan : Potensi hasil tinggi, tahan terhadap karat daun, umur lebih genjah dari
BISI-2 serta beradaptasi baik pada musim kemarau maupun musim
hujan.
Peneliti : Nasib W.W., Putu Darsana, M.H. Wahyudi, Setio Giri, dan Faishol A.
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 547/Kpts/TP.240/10/2001
Kode varietas : HbYA

Deskripsi Varietas Jagung, Dilepas 2001–2002 95


DESKRIPSI TETUA JANTAN JAGUNG HIBRIDA VARIETAS BISI-19
Asal : FS35 adalah galur murni tropis yang dikembangkan pertama kali oleh
Charoen Seeds Co., Ltd. Thailand.
Golongan : Galur murni
Umur : – 50% rambut : 53 hari
– Masak fisiologis : 96 hari
Batang : Medium dan tegak
Warna batang : Hijau
Tinggi tanaman : 155 cm
Tinggi tongkol : 73 cm
Daun : Panjang, sedang dan agak terkulai
Warna daun : Hijau
Keragaman tanaman : Seragam
Bentuk malai (tassel) : Terbuka dan tegak
Warna sekam (glume) : Ungu
Warna malai (anther) : Ungu
Warna rambut : Ungu
Tipe biji : Mutiara
Warna biji : Kuning
Jumlah baris biji : 14–16 baris
Penutupan tongkol : Baik
Perakaran : Baik
Kerebahan : Tahan
Ketahanan terhadap
penyakit utama : Toleran terhadap penyakit bulai dan tahan terhadap karat daun
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 547/Kpts/TP.240/10/2001

DESKRIPSI TETUA BETINA JAGUNG HIBRIDA VARIETAS BISI-19


Asal : FS07 adalah galur murni tropis yang dikembangkan pertama kali oleh
Charoen Seeds Co., Ltd. Thailand.
Golongan : Galur murni
Umur : – 50% rambut : 56 hari
– Masak fisiologis : 99 hari
Batang : Medium dan tegak
Warna batang : Hijau keunguan
Tinggi tanaman : 150 cm
Tinggi tongkol : 90 cm
Daun : Panjang, bergelombang dan agak tegak
Warna daun : Hijau
Keragaman tanaman : Seragam
Bentuk malai (tassel) : Terbuka dan terkulai
Warna sekam (glume) : Ungu kehijauan
Warna malai (anther) : Ungu
Warna rambut : Ungu
Tipe biji : Mutiara
Warna biji : Orange
Jumlah baris biji : 14 baris
Penutupan tongkol : Baik
Perakaran : Baik
Kerebahan : Tahan
Ketahanan terhadap
penyakit utama : Tahan terhadap penyakit bulai dan toleran terhadap karat daun
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 547/Kpts/TP.240/10/2001

96 Zuriat, Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2003


DESKRIPSI JAGUNG HIBRIDA VARIETAS BISI-10
Asal : F1 silang tunggal (single cross) antara galur murni FS19 sebagai induk
betina dan galur murni FS36 sebagai induk jantan. FS19 dan FS36
dikembangkan oleh Charoen Seeds Co., Ltd. Thailand.
Golongan : Hibrida silang tunggal
Umur : – 50% keluar rambut : 58 hari
– Masak fisiologis : 100 hari
Batang : Besar, kokoh dan tegak
Warna batang : Hijau
Tinggi tanaman : 193 cm
Tinggi tongkol : 92 cm
Daun : Sedang, bergelombang dan agak tegak
Warna daun : Hijau gelap
Keragaman tanaman : Seragam
Bentuk malai (tassel) : Terbuka dan terkulai
Warna sekam (glume) : Ungu kehijauan
Warna malai (anther) : Ungu
Warna rambut : Ungu
Tipe biji : Semi gigi kuda
Warna biji : Kuning orange
Jumlah baris biji : 12–14 baris
Penutupan tongkol : Baik
Perakaran : Baik
Kerebahan : Tahan
Potensi hasil : 11.8 ton.ha–1 pipilan kering
Rata-rata hasil : 7.8 ton.ha–1 pipilan kering
Bobot 1000 biji : 311.8 gram
Ketahanan terhadap
penyakit utama : Tahan terhadap penyakit bulai dan karat daun
Keterangan : Baik ditanam di dataran rendah dan teruji sampai ketinggian 1100 m dari
permukaan air laut
Daerah pengembangan : Sumatera Utara, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan (MK),
Jawa Timur dan Sumatera Utara (MH)
Keunggulan : Potensi hasil tinggi, persentase pipil tinggi, tahan terhadap karat daun
dan bulai serta beradaptasi baik pada musim kemarau di daerah yang
cukup tersedia air.
Peneliti : Nasib W.W., Putu Darsana, M.H. Wahyudi, Setio Giri, dan Faishol A.
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 544/Kpts/TP.240/10/2001
Kode varietas : HbZA

Deskripsi Varietas Jagung, Dilepas 2001–2002 97


DESKRIPSI TETUA JANTAN JAGUNG HIBRIDA VARIETAS BISI-10
Asal : FS36 adalah galur murni tropis yang dikembangkan pertama kali oleh
Charoen Seeds Co., Ltd. Thailand.
Golongan : Galur murni
Umur : – 50% rambut : 56 hari
– Masak fisiologis : 99 hari
Batang : Medium dan tegak
Warna batang : Hijau
Tinggi tanaman : 114 cm
Tinggi tongkol : 56 cm
Daun : Lebar, bergelombang dan terkulai
Warna daun : Hijau gelap
Keragaman tanaman : Seragam
Bentuk malai (tassel) : Terbuka dan terkulai
Warna sekam (glume) : Kuning
Warna malai (anther) : Ungu
Warna rambut : Kuning
Tipe biji : Mutiara
Warna biji : Orange
Jumlah baris biji : 14 baris
Penutupan tongkol : Baik
Perakaran : Baik
Kerebahan : Tahan
Ketahanan terhadap
penyakit utama : Tahan terhadap penyakit bulai dan toleran terhadap karat daun
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 544/Kpts/TP.240/10/2001

DESKRIPSI TETUA BETINA JAGUNG HIBRIDA VARIETAS BISI-10


Asal : FS19 adalah galur murni tropis yang dikembangkan pertama kali oleh
Charoen Seeds Co., Ltd. Thailand.
Golongan : Galur murni
Umur : – 50% rambut : 58 hari
– Masak fisiologis : 100 hari
Batang : Medium dan tegak
Warna batang : Hijau keunguan
Tinggi tanaman : 175 cm
Tinggi tongkol : 90 cm
Daun : Panjang, agak bergelombang dan tegak
Warna daun : Hijau gelap
Keragaman tanaman : Seragam
Bentuk malai (tassel) : Kompak dan tegak
Warna sekam (glume) : Ungu kehijauan
Warna malai (anther) : Ungu kehijauan
Warna rambut : Ungu
Tipe biji : Merah
Warna biji : Semi gigi kuda
Jumlah baris biji : Kuning orange
Penutupan tongkol : 10–12 baris
Perakaran : Baik
Kerebahan : Baik
Ketahanan terhadap Tahan
penyakit utama :
Tanggal pelepasan : Tahan terhadap penyakit bulai dan toleran terhadap karat daun
Nomor SK Mentan : 22 Oktober 2001
544/Kpts/TP.240/10/2001

98 Zuriat, Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2003


DESKRIPSI JAGUNG HIBRIDA VARIETAS BISI-11
Asal : F1 silang tunggal (single cross) antara galur murni FS07 sebagai induk
betina dan galur murni FS34 sebagai induk jantan. FS07 dan FS34
dikembangkan oleh Charoen Seeds Co., Ltd. Thailand.
Golongan : Hibrida silang tunggal
Umur : – 50% keluar rambut : 58 hari
– Masak fisiologis : 100 hari
Batang : Besar, kokoh dan tegak
Warna batang : Hijau
Tinggi tanaman : 190 cm
Tinggi tongkol : 88 cm
Daun : Lebar, bergelombang dan agak terkulai
Warna daun : Hijau gelap
Keragaman tanaman : Seragam
Bentuk malai (tassel) : Terbuka dan agak tegak
Warna sekam (glume) : Ungu kehijauan
Warna malai (anther) : Ungu
Warna rambut : Ungu
Tipe biji : Mutiara
Warna biji : Kuning orange
Jumlah baris biji : 14–16 baris
Penutupan tongkol : Baik
Perakaran : Baik
Kerebahan : Tahan
Potensi hasil : 12.8 ton.ha–1 pipilan kering
Rata-rata hasil : 7.8 ton.ha–1 pipilan kering
Bobot 1000 biji : 312.4 gram
Ketahanan terhadap
penyakit utama : Tahan terhadap penyakit bulai dan penyakit karat daun.
Keterangan : Baik ditanam di dataran rendah dan teruji sampai ketinggian 1100 m dari
permukaan air laut
Daerah pengembangan : Sumatera Utara, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan (MK),
Jawa Timur dan Sumatera Utara (MH)
Keunggulan : Potensi hasil tinggi, tahan rebah, tahan terhadap penyakit karat daun dan
bulai, persentase pipil tinggi serta beradaptasi baik pada musim kemarau
di daerah yang cukup tersedia air.
Peneliti : Nasib W.W., Putu Darsana, M.H. Wahyudi, Setio Giri, dan Faishol A.
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 546/Kpts/TP.240/10/2001
Kode varietas : HbAB

Deskripsi Varietas Jagung, Dilepas 2001–2002 99


DESKRIPSI TETUA JANTAN JAGUNG HIBRIDA VARIETAS BISI-11
Asal : FS34 adalah galur murni tropis yang dikembangkan pertama kali oleh
Charoen Seeds Co., Ltd. Thailand.
Golongan : Galur murni
Umur : – 50% rambut : 58 hari
– Masak fisiologis : 101 hari
Batang : Medium dan tegak
Warna batang : Hijau keunguan
Tinggi tanaman : 140 cm
Tinggi tongkol : 70 cm
Daun : Lebar, bergelombang dan agak terkulai
Warna daun : Hijau gelap
Keragaman tanaman : Seragam
Bentuk malai (tassel) : Terbuka dan tegak
Warna sekam (glume) : Ungu kekuningan
Warna malai (anther) : Kuning
Warna rambut : Kuning
Tipe biji : Mutiara
Warna biji : Kuning
Jumlah baris biji : 16 baris
Penutupan tongkol : Baik
Perakaran : Baik
Kerebahan : Tahan
Ketahanan terhadap
penyakit utama : Toleran terhadap penyakit bulai dan tahan terhadap karat daun
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 546/Kpts/TP.240/10/2001

DESKRIPSI TETUA BETINA JAGUNG HIBRIDA VARIETAS BISI-11


Asal : FS07 adalah galur murni tropis yang dikembangkan pertama kali oleh
Charoen Seeds Co., Ltd. Thailand.
Golongan : Galur murni
Umur : – 50% rambut : 56 hari
– Masak fisiologis : 99 hari
Batang : Medium dan tegak
Warna batang : Hijau keunguan
Tinggi tanaman : 150 cm
Tinggi tongkol : 90 cm
Daun : Panjang, bergelombang dan agak terkulai
Warna daun : Hijau muda
Keragaman tanaman : Seragam
Bentuk malai (tassel) : Terbuka dan terkulai
Warna sekam (glume) : Ungu kehijauan
Warna malai (anther) : Ungu
Warna rambut : Ungu
Tipe biji : Mutiara
Warna biji : Oranye
Jumlah baris biji : 14 baris
Penutupan tongkol : Baik
Perakaran : Baik
Kerebahan : Tahan
Ketahanan terhadap
penyakit utama : Tahan terhadap penyakit bulai dan karat daun
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 546/Kpts/TP.240/10/2001

100 Zuriat, Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2003


DESKRIPSI JAGUNG HIBRIDA VARIETAS BISI-12
Asal : F1 silang tunggal (single cross) antara galur murni FS17 sebagai induk
betina dan galur murni FS10 sebagai induk jantan. FS17 dan FS10
dikembangkan oleh Charoen Seeds Co., Ltd. Thailand.
Golongan : Hibrida silang tunggal
Umur : – 50% keluar rambut : 57 hari
– Masak fisiologis : 99 hari
Batang : Besar, kokoh dan tegak
Warna batang : Hijau
Tinggi tanaman : 196 cm
Tinggi tongkol : 95 cm
Daun : Lebar, bergelombang dan agak tegak
Warna daun : Hijau gelap
Keragaman tanaman : Seragam
Bentuk malai (tassel) : Terbuka dan agak terkulai
Warna sekam (glume) : Ungu kehijauan
Warna malai (anther) : Ungu kekuningan
Warna rambut : Ungu
Tipe biji : Semi mutiara
Warna biji : Kuning orange
Jumlah baris biji : 12–14 baris
Penutupan tongkol : Baik
Perakaran : Baik
Kerebahan : Tahan
Potensi hasil : 12.4 ton.ha–1 pipilan kering
Rata-rata hasil : 8.0 ton.ha–1 pipilan kering
Bobot 1000 biji : 318.9 gram
Ketahanan terhadap
penyakit utama : Sangat tahan terhadap penyakit bulai dan tahan terhadap penyakit karat
Keterangan : daun.
Baik untuk ditanam di dataran rendah
Daerah pengembangan : Sumatera Utara, Jawa Timur, Jawa Tengah (MK), Lampung dan Jawa
Timur (MH)
Keunggulan : Potensi hasil tinggi, tahan terhadap karat daun, tahan rebah, beradaptasi
baik pada musim kemarau di daerah yang cukup tersedia air, umur lebih
genjah dari BISI-2.
Peneliti : Nasib W.W., Putu Darsana, M.H. Wahyudi, Setio Giri, dan Faishol A.
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 548/Kpts/TP.240/10/2001
Kode varietas : HbBB

Deskripsi Varietas Jagung, Dilepas 2001–2002 101


DESKRIPSI TETUA JANTAN JAGUNG HIBRIDA VARIETAS BISI-12
Asal : FS10 adalah galur murni tropis yang dikembangkan pertama kali oleh
Charoen Seeds Co., Ltd. Thailand.
Golongan : Galur murni
Umur : – 50% rambut : 55 hari
– Masak fisiologis : 98 hari
Batang : Medium dan tegak
Warna batang : Hijau
Tinggi tanaman : 144 cm
Tinggi tongkol : 44 cm
Daun : Sedang, lebar dan terkulai
Warna daun : Hijau gelap
Keragaman tanaman : Seragam
Bentuk malai (tassel) : Terbuka dan tegak
Warna sekam (glume) : Kuning
Warna malai (anther) : Kuning
Warna rambut : Kuning
Tipe biji : Mutiara
Warna biji : Kuning orange
Jumlah baris biji : 14 baris
Penutupan tongkol : Baik
Perakaran : Baik
Kerebahan : Tahan
Ketahanan terhadap
penyakit utama : Toleran terhadap penyakit bulai dan tahan terhadap karat daun
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 548/Kpts/TP.240/10/2001

DESKRIPSI TETUA BETINA JAGUNG HIBRIDA VARIETAS BISI-12


Asal : FS17 adalah galur murni tropis yang dikembangkan pertama kali oleh
Charoen Seeds Co., Ltd. Thailand.
Golongan : Galur murni
Umur : – 50% rambut : 58 hari
– Masak fisiologis : 100 hari
Batang : Medium dan tegak
Warna batang : Hijau keunguan
Tinggi tanaman : 150 cm
Tinggi tongkol : 80 cm
Daun : Panjang, bergelombang dan tegak
Warna daun : Hijau gelap
Keragaman tanaman : Seragam
Bentuk malai (tassel) : Terbuka dan tegak
Warna sekam (glume) : Kuning keunguan
Warna malai (anther) : Ungu
Warna rambut : Ungu
Tipe biji : Mutiara
Warna biji : Kuning oranye
Jumlah baris biji : 16 baris
Penutupan tongkol : Baik
Perakaran : Baik
Kerebahan : Tahan
Ketahanan terhadap
penyakit utama : Toleran terhadap penyakit bulai dan tahan terhadap karat daun
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 548/Kpts/TP.240/10/2001

102 Zuriat, Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2003


DESKRIPSI JAGUNG HIBRIDA VARIETAS BISI-13
Asal : F1 silang tunggal (single cross) antara galur murni FS17 sebagai induk
betina dan galur murni FS31 sebagai induk jantan. FS17 dan FS13
dikembangkan oleh Charoen Seeds Co., Ltd. Thailand.
Golongan : Hibrida silang tunggal
Umur : – 50% keluar rambut : 58 hari
– Masak fisiologis : 101 hari
Batang : Besar, kokoh dan tegak
Warna batang : Hijau
Tinggi tanaman : 207 cm
Tinggi tongkol : 100 cm
Daun : Lebar, bergelombang dan agak terkulai
Warna daun : Hijau gelap
Keragaman tanaman : Seragam
Bentuk malai (tassel) : Terbuka dan agak tegak
Warna sekam (glume) : Kuning keunguan
Warna malai (anther) : Ungu
Warna rambut : Ungu
Tipe biji : Semi gigi kuda
Warna biji : Orange terang
Jumlah baris biji : 14–16 baris
Penutupan tongkol : Baik
Perakaran : Baik
Kerebahan : Tahan
Potensi hasil : 11.8 ton.ha–1 pipilan kering
Rata-rata hasil : 8.0 ton.ha–1 pipilan kering
Bobot 1000 biji : 318.4 gram
Ketahanan terhadap
penyakit utama : Tahan terhadap penyakit bulai dan toleran terhadap penyakit karat daun.
Keterangan : Baik ditanam di dataran rendah dan teruji sampai ketinggian 1100 m dari
permukaan air laut.
Daerah pengembangan : Sumatera Utara, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan (MK),
Lampung Jawa Timur dan Sumatera Utara (MH).
Keunggulan : Potensi hasil tinggi, beradaptasi baik pada musim kemarau dan musim
hujan, tahan terhadap penyakit bulai serta persentase pipil tinggi.
Peneliti : Nasib W.W., Putu Darsana, M.H. Wahyudi, Setio Giri, dan Faishol A.
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 545/Kpts/TP.240/10/2001
Kode varietas : HbCB

Deskripsi Varietas Jagung, Dilepas 2001–2002 103


DESKRIPSI TETUA JANTAN JAGUNG HIBRIDA VARIETAS BISI-13
Asal : FS31 adalah galur murni tropis yang dikembangkan pertama kali oleh
Charoen Seeds Co., Ltd. Thailand.
Golongan : Galur murni
Umur : – 50% rambut : 56 hari
– Masak fisiologis : 99 hari
Batang : Medium dan tegak
Warna batang : Hijau
Tinggi tanaman : 99 cm
Tinggi tongkol : 36 cm
Daun : Lebar, bergelombang dan terkulai
Warna daun : Hijau
Keragaman tanaman : Seragam
Bentuk malai (tassel) : Kompak dan tegak
Warna sekam (glume) : Kuning keunguan
Warna malai (anther) : Kuning
Warna rambut : Kuning
Tipe biji : Mutiara
Warna biji : Kuning
Jumlah baris biji : 14 baris
Penutupan tongkol : Baik
Perakaran : Baik
Kerebahan : Tahan
Ketahanan terhadap
penyakit utama : Toleran terhadap penyakit bulai dan toleran terhadap karat daun
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 545/Kpts/TP.240/10/2001

DESKRIPSI TETUA BETINA JAGUNG HIBRIDA VARIETAS BISI-13


Asal : FS17 adalah galur murni tropis yang dikembangkan pertama kali oleh
Charoen Seeds Co., Ltd. Thailand.
Golongan : Galur murni
Umur : – 50% rambut : 58 hari
– Masak fisiologis : 101 hari
Batang : Medium dan tegak
Warna batang : Hijau keunguan
Tinggi tanaman : 150 cm
Tinggi tongkol : 80 cm
Daun : Panjang, bergelombang dan tegak
Warna daun : Hijau gelap
Keragaman tanaman : Seragam
Bentuk malai (tassel) : Terbuka dan tegak
Warna sekam (glume) : Kuning keunguan
Warna malai (anther) : Ungu
Warna rambut : Ungu
Tipe biji : Mutiara
Warna biji : Kuning oranye
Jumlah baris biji : 16 baris
Penutupan tongkol : Baik
Perakaran : Baik
Kerebahan : Tahan
Ketahanan terhadap
penyakit utama : Toleran terhadap penyakit bulai dan tahan terhadap karat daun
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 545/Kpts/TP.240/10/2001

104 Zuriat, Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2003


DESKRIPSI JAGUNG HIBRIDA VARIETAS BISI-14
Asal : F1 silang tunggal (single cross) antara galur murni FS28 sebagai induk
betina dan galur murni FS09 sebagai induk jantan. FS28 dan FS09
dikembangkan oleh Charoen Seeds Co., Ltd. Thailand.
Golongan : Hibrida silang tunggal
Umur : – 50% keluar rambut : 58 hari
– Masak fisiologis : 102 hari
Batang : Besar, kokoh dan tegak
Warna batang : Hijau
Tinggi tanaman : 187 cm
Tinggi tongkol : 87 cm
Daun : Lebar, bergelombang dan agak tegak
Warna daun : Hijau gelap
Keragaman tanaman : Seragam
Bentuk malai (tassel) : Kompak dan agak tegak
Warna sekam (glume) : Ungu kehijauan
Warna malai (anther) : Ungu
Warna rambut : Ungu
Tipe biji : Semi mutiara
Warna biji : Kuning orange
Jumlah baris biji : 14–16 baris
Penutupan tongkol : Baik
Perakaran : Baik
Kerebahan : Tahan
Potensi hasil : 14.8 ton.ha–1 pipilan kering
Rata-rata hasil : 8.2 ton.ha–1 pipilan kering
Bobot 1000 biji : 303.7 gram
Ketahanan terhadap
penyakit utama : Tahan terhadap penyakit bulai dan karat daun.
Keterangan : Baik ditanam di dataran rendah dan teruji sampai ketinggian 1100 m dari
permukaan air laut.
Daerah pengembangan : Sumatera Utara, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan (MK),
Lampung dan Sumatera Utara (MH).
Keunggulan : Potensi hasil tinggi, beradaptasi baik pada musim kemarau di daerah
yang cukup tersedia air.
Peneliti : Nasib W.W., Putu Darsana, M.H. Wahyudi, Setio Giri, dan Faishol A.
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 550/Kpts/TP.240/10/2001
Kode varietas : HbDB

Deskripsi Varietas Jagung, Dilepas 2001–2002 105


DESKRIPSI TETUA JANTAN JAGUNG HIBRIDA VARIETAS BISI-14
Asal : FS09 adalah galur murni tropis yang dikembangkan pertama kali oleh
Charoen Seeds Co., Ltd. Thailand.
Golongan : Galur murni
Umur : – 50% rambut : 57 hari
– Masak fisiologis : 100 hari
Batang : Medium dan tegak
Warna batang : Hijau
Tinggi tanaman : 150 cm
Tinggi tongkol : 90 cm
Daun : Sedang, lebar dan terkulai
Warna daun : Hijau gelap
Keragaman tanaman : Seragam
Bentuk malai (tassel) : Kompak dan tegak
Warna sekam (glume) : Ungu
Warna malai (anther) : Merah keunguan
Warna rambut : Ungu
Tipe biji : Semi gigi kuda
Warna biji : Kuning orange
Jumlah baris biji : 12–14 baris
Penutupan tongkol : Baik
Perakaran : Baik
Kerebahan : Tahan
Ketahanan terhadap
penyakit utama : Toleran terhadap penyakit bulai dan tahan terhadap karat daun
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 550/Kpts/TP.240/10/2001

DESKRIPSI TETUA BETINA JAGUNG HIBRIDA VARIETAS BISI-14


Asal : FS28 adalah galur murni tropis yang dikembangkan pertama kali oleh
Charoen Seeds Co., Ltd. Thailand.
Golongan : Galur murni
Umur : – 50% rambut : 56 hari
– Masak fisiologis : 98 hari
Batang : Medium dan tegak
Warna batang : Hijau keunguan
Tinggi tanaman : 120 cm
Tinggi tongkol : 60 cm
Daun : Sempit, bergelombang dan agak tegak
Warna daun : Hijau gelap
Keragaman tanaman : Seragam
Bentuk malai (tassel) : Kompak dan tegak
Warna sekam (glume) : Ungu kehijauan
Warna malai (anther) : Ungu
Warna rambut : Kuning
Tipe biji : Mutiara
Warna biji : Oranye
Jumlah baris biji : 14–16 baris
Penutupan tongkol : Baik
Perakaran : Baik
Kerebahan : Tahan
Ketahanan terhadap
penyakit utama : Tahan terhadap penyakit bulai dan toleran terhadap karat daun
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 550/Kpts/TP.240/10/2001

106 Zuriat, Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2003


DESKRIPSI JAGUNG HIBRIDA VARIETAS BISI-15
Asal : F1 silang tunggal (single cross) antara galur murni FS17 sebagai induk
betina dan galur murni FS29 sebagai induk jantan. FS17 dan FS29
dikembangkan oleh Charoen Seeds Co., Ltd. Thailand.
Golongan : Hibrida silang tunggal
Umur : – 50% keluar rambut : 59 hari
– Masak fisiologis : 99 hari
Batang : Besar, kokoh dan tegak
Warna batang : Hijau
Tinggi tanaman : 192 cm
Tinggi tongkol : 89 cm
Daun : Sedang, bergelombang dan agak tegak
Warna daun : Hijau gelap
Keragaman tanaman : Seragam
Bentuk malai (tassel) : Terbuka dan agak tegak
Warna sekam (glume) : Ungu kehijauan
Warna malai (anther) : Ungu
Warna rambut : Ungu
Tipe biji : Semi gigi kuda
Warna biji : Kuning orange
Jumlah baris biji : 14–16 baris
Penutupan tongkol : Baik
Perakaran : Baik
Kerebahan : Tahan
Potensi hasil : 12.8 ton.ha–1 pipilan kering
Rata-rata hasil : 8.2 ton.ha–1 pipilan kering
Bobot 1000 biji : 318.5 gram
Ketahanan terhadap
penyakit utama : Tahan terhadap penyakit bulai dan karat daun.
Keterangan : Baik ditanam di dataran rendah dan teruji sampai ketinggian 1100 m dari
permukaan air laut.
Daerah pengembangan : Sumatera Utara, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan (MK),
Jawa Timur dan Sumatera Utara (MH).
Keunggulan : Potensi hasil tinggi, tahan terhadap karat daun dan bulai, tahan rebah,
umur lebih genjah dari BISI-2 serta beradaptasi baik pada musim
kemarau maupun musim hujan.
Peneliti : Nasib W.W., Putu Darsana, M.H. Wahyudi, Setio Giri, dan Faishol A.
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 549/Kpts/TP.240/10/2001
Kode varietas : HbEB

Deskripsi Varietas Jagung, Dilepas 2001–2002 107


DESKRIPSI TETUA JANTAN JAGUNG HIBRIDA VARIETAS BISI-15
Asal : FS29 adalah galur murni tropis yang dikembangkan pertama kali oleh
Charoen Seeds Co., Ltd. Thailand.
Golongan : Galur murni
Umur : – 50% rambut : 57 hari
– Masak fisiologis : 99 hari
Batang : Medium dan tegak
Warna batang : Hijau
Tinggi tanaman : 120 cm
Tinggi tongkol : 50 cm
Daun : Panjang, sempit dan tegak
Warna daun : Hijau gelap
Keragaman tanaman : Seragam
Bentuk malai (tassel) : Kompak dan tegak
Warna sekam (glume) : Kuning keunguan
Warna malai (anther) : Ungu
Warna rambut : Kuning
Tipe biji : Mutiara
Warna biji : Kuning orange
Jumlah baris biji : 14 baris
Penutupan tongkol : Baik
Perakaran : Baik
Kerebahan : Tahan
Ketahanan terhadap
penyakit utama : Tahan terhadap penyakit bulai dan toleran terhadap karat daun
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 549/Kpts/TP.240/10/2001

DESKRIPSI TETUA BETINA JAGUNG HIBRIDA VARIETAS BISI-15


Asal : FS17 adalah galur murni tropis yang dikembangkan pertama kali oleh
Charoen Seeds Co., Ltd. Thailand.
Golongan : Galur murni
Umur : – 50% rambut : 56 hari
– Masak fisiologis : 100 hari
Batang : Medium dan tegak
Warna batang : Hijau keunguan
Tinggi tanaman : 150 cm
Tinggi tongkol : 80 cm
Daun : Panjang, bergelombang dan tegak
Warna daun : Hijau gelap
Keragaman tanaman : Seragam
Bentuk malai (tassel) : Terbuka dan tegak
Warna sekam (glume) : Kuning keunguan
Warna malai (anther) : Ungu
Warna rambut : Ungu
Tipe biji : Mutiara
Warna biji : Kuning oranye
Jumlah baris biji : 16 baris
Penutupan tongkol : Baik
Perakaran : Baik
Kerebahan : Tahan
Ketahanan terhadap
penyakit utama : Toleran terhadap penyakit bulai dan tahan terhadap karat daun
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 549/Kpts/TP.240/10/2001

108 Zuriat, Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2003


DESKRIPSI JAGUNG HIBRIDA VARIETAS BIMA-1
Asal : Mr-4 / Mr-14. Mr-4 dikembangkan dari populasi MSJI. Mr-14
dikembangkan dari populasi Suwan 3.
Golongan : Hibrida silang tunggal
Umur : – 50% keluar rambut : 54 hari
– Masak fisiologis : 97 hari
Batang : Tegap, warna hijau
Tinggi tanaman : 215 cm
Tinggi tongkol : 94 cm
Daun : Panjang, lebar dan berwarna hijau
Keragaman : Seragam
Tongkol : Panjang dan silindris dengan panjang 18 cm
Kelobot : Menutup baik (95%)
Biji :
Tipe : Mutiara
Warna : Kuning
Bobot 1000 biji : 310 gram
Baris biji : Lurus
Jumlah baris : 12–14 baris
Perakaran : Baik
Hasil biji : Rata-rata 7.3 ton.ha–1
Kerapatan tanaman : 70.000 tanaman.ha–1
Potensi hasil : 8–9 ton.ha–1
Ketahanan terhadap Agak tahan terhadap penyakit bulai dan tahan terhadap bercak dan karat
penyakit utama : daun.
Daerah sebaran : Dataran rendah sampai 1200 dpl.
Peneliti : Marsum Dahlan, Sriwidodo, Mustari Basir, Made Mejaya, Neny Iriani,
Wasmo Wakman.
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 540/Kpts/TP.240/10/2001
Kode varietas : HbFB

DESKRIPSI TETUA JANTAN JAGUNG HIBRIDA VARIETAS BIMA-1


Nama Galur : Mr-4
Golongan : Galur murni
Asal : Suwan 3
Umur : – Anthesis 56 hari
– Keluar rambut : 58 hari
– Masak fisiologis : 105 hari
Batang : 170 cm
Tinggi tongkol : 85 cm
Batang : Hijau
Daun : Lebar, warna hijau tua
Malai : Terbuka
Warna glume : Hijau
Warna anthera : Krem
Warna rambut : Krem
Warna biji : Kuning
Tipe biji : Mutiara
Jumlah baris : 12 baris
Kelobot : Agak baik, tongkol kadang-kadang bercabang
Ketahanan terhadap Agak tahan terhadap penyakit bulai dan tahan terhadap karat dan bercak
penyakit : daun
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 540/Kpts/TP.240/10/2001

Deskripsi Varietas Jagung, Dilepas 2001–2002 109


DESKRIPSI TETUA BETINA JAGUNG HIBRIDA VARIETAS BIMA-1
Nama Galur : Mr-13.
Golongan : Galur murni
Asal : Populasi MSJI
Umur : – Anthesis : 54 hari
– Keluar rambut : 54 hari
– Masak fisiologis : 100 hari
Tinggi tanaman : 170 cm
Tinggi tongkol : 75 cm
Batang : Hijau
Daun : Hijau
Malai : Terbuka
Warna glume : Hijau
Warna anthera : Krem
Warna rambut : Merah
Warna biji : Kuning
Tipe biji : Mutiara
Jumlah baris : 12 baris
Kelobot : Menutup baik
Ketahanan terhadap Agak tahan terhadap penyakit bulai dan tahan terhadap karat dan bercak
penyakit : daun.
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 540/Kpts/TP.240/10/2001

DESKRIPSI JAGUNG HIBRIDA VARIETAS SEMAR-10


Asal : Mr-13 / Mr-4 / Mr-14. Mr-4 dan Mr-13 dikembangkan dari populasi
MSJI. Mr-14 dikembangkan dari populasi Suwan 3.
Golongan : Hibrida silang tiga jalur
Umur : – 50% keluar rambut : 54 hari
– Masak fisiologis : 97 hari
Batang : Tegap, warna hijau
Tinggi tanaman : 210 cm
Tinggi tongkol : 90 cm
Daun : Panjang, lebar dan berwarna hijau
Keragaman : Cukup seragam
Tongkol : Panjang dan silindris
Kelobot : Menutup baik (95%)
Biji :
Tipe : Mutiara
Warna : Kuning tua (jingga)
Bobot 1000 biji : 310 gram
Baris biji : Lurus
Jumlah baris : 12–14 baris
Perakaran : Baik
Hasil biji : Rata-rata 7.2 ton.ha–1
Kerapatan tanaman : 70.000 tanaman.ha–1
Potensi hasil : 8–9 ton.ha–1
Ketahanan terhadap Agak tahan terhadap penyakit bulai dan tahan terhadap bercak dan karat
penyakit : daun.
Daerah sebaran : Dataran rendah sampai 1200 dpl.
Pemulia : Marsum Dahlan, Sriwidodo, Mustari Basir, Made Mejaya, Neny Iriani,
Wasmo Wakman.
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 539/Kpts/TP.240/10/2001
Kode varietas : HbGB

110 Zuriat, Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2003


DESKRIPSI TETUA JANTAN JAGUNG HIBRIDA VARIETAS SEMAR-10
Nama galur : Mr-14
Golongan : Galur murni
Asal : Suwan 3
Umur : – Anthesis 56 hari
– Keluar rambut : 58 hari
– Masak fisiologis : 105 hari
Tinggi tanaman : 170 cm
Tinggi tongkol : 85 cm
Batang : Hijau
Daun : Lebar warna hijau tua
Malai : Terbuka
Warna glume : Hijau
Warna anthera : Krem
Warna rambut : Krem
Warna biji : Kuning
Tipe biji : Mutiara
Jumlah baris : 12 baris
Kelobot : Agak baik, tongkol kadang-kadang bercabang
Ketahanan terhadap Agak tahan terhadap penyakit bulai dan tahan terhadap karat dan bercak
penyakit : daun.
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 539/Kpts/TP.240/10/2001

DESKRIPSI TETUA BETINA JAGUNG HIBRIDA VARIETAS SEMAR-10


Nama galur : Mr-4 / Mr-13 (STA13)
Golongan : Silang tunggal
Asal : Malang sintetik Jl
Umur : – Anthesis 53 hari
– Keluar rambut : 54 hari
– Masak fisiologis : 99 hari
Tinggi tanaman : 190 cm
Tinggi tongkol : 75 cm
Batang : Hijau
Daun : Hijau
Malai : Terbuka
Warna glume : Hijau, sedikit strip merah
Warna anthera : Krem
Warna rambut : Merah
Warna biji : Kuning
Tipe biji : Mutiara
Jumlah baris : 12 baris
Kelobot : Menutup baik
Ketahanan terhadap Agak tahan terhadap penyakit bulai dan tahan terhadap karat dan bercak
penyakit : daun.
Tanggal pelepasan : 22 Oktober 2001
Nomor SK Mentan : 539/Kpts/TP.240/10/2001

Deskripsi Varietas Jagung, Dilepas 2001–2002 111


DESKRIPSI JAGUNG HIBRIDA VARIETAS JAYA-1
Asal : F1 silang tiga jalur (three way cross) antara silang tunggal TSG81F
dengan galur murni TSG81M, yang dikembangkan oleh Asian Hybrid
Seed Technologies Inc., di Filipina.
Golongan : Hibrida silang tiga jalur (Three way cross)
Umur : Berumur dalam : – 50% polinasi : ± 59 hst
– 50% keluar rambut : ± 60 hst
– Masak fisiologis : ± 104 hst
Tinggi tanaman : ± 242 cm
Keragaman tanaman : Seragam
Batang : Besar dan kokoh
Warna batang : Hijau
Kerebahan : Tahan rebah
Warna daun : Hijau tua
Bentuk malai : Besar dan terbuka
Warna malai : Krem
Warna sekam : Krem
Warna anther : Krem muda
Warna rambut : Merah muda
Perakaran : Sangat baik
Bentuk tongkol : Silindris dan panjang
Kedudukan tongkol : Ditengah-tengah tinggi tanaman
Kelobot : Menutup tongkol sangat baik
Baris biji : Lurus dan rapat
Jumlah baris/tongkol : 16–18 baris
Bentuk biji : Semi mutiara
Warna biji : Kuning orange
Bobot 1000 butir : ± 300 gram
Rata-rata hasil : 9 ton.ha–1
Potensi hasil : 15.5 ton.ha–1
Ketahanan terhadap
penyakit : Tahan terhadap penyakit bulai
Daerah adaptasi : Beradaptasi dari dataran rendah sampai ketinggian 1200 m dari permu-
kaan laut.
Pengusul : Asian Hybrid Seed Technologies, Inc. PT. Pioneer Hibrida Indonesia
Tanggal pelepasan : 25 April 2002
Nomor SK Mentan : 302/Kpts/TP.240/4/2002
Kode varietas : HbIB

112 Zuriat, Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2003


DESKRIPSI TETUA JANTAN JAGUNG HIBRIDA VARIETAS JAYA-1
Asal : TSG81M adalah galur murni tropik yang dikembangkan oleh Asian
Hybrid Seed Technologies Inc., di Filipina.
Golongan : Galur murni
Umur 50% keluar rambut : ± 60 hari
Tinggi tanaman : ± 200 cm
Keragaman tanaman : Seragam
Batang : Besar
Warna batang : Hijau
Kerebahan : Cukup baik
Warna daun : Hijau
Bentuk malai : Jarang dan sedikit bercabang
Warna sekam : Violet
Warna anther : Krem
Warna rambut : Merah tua
Perakaran : Sangat baik
Bentuk tongkol : Besar
Kedudukan tongkol : Ditengah-tengah tinggi tanaman
Kelobot : Menutup tongkol dengan baik
Baris biji : Lurus dan rapat
Jumlah baris biji : 16 baris
Warna biji : Orange
Rata-rata hasil : 2 ton.ha–1
Potensi hasil : 2.5 ton.ha–1
Ketahanan terhadap
kekeringan : Tahan kekeringan
Ketahanan terhadap
penyakit : Tahan penyakit bulai
Keunggulan : Menghasilkan tepung sari banyak
Tanggal pelepasan : 25 April 2002
Nomor SK Mentan : 302/Kpts/TP.240/4/2002

Deskripsi Varietas Jagung, Dilepas 2001–2002 113


DESKRIPSI TETUA BETINA JAGUNG HIBRIDA VARIETAS JAYA-1
Asal : TSG81F adalah silang tunggal antara galur murni tropik dengan galur
murni subtropik yang dikembangkan oleh Asian Hybrid Seed
Technologies Inc., di Filipina.
Golongan : Silang tunggal
Umur 50% keluar rambut : ± 62 hari
Tinggi tanaman : ± 250 cm
Keragaman tanaman : Seragam
Batang : Besar
Warna batang : Hijau
Kerebahan : Cukup baik
Warna daun : Hijau
Bentuk malai : Besar dan terbuka
Warna sekam : Violet muda
Warna anthera : Krem
Warna rambut : Merah tua
Perakaran : Sangat baik
Tongkol : Besar
Kedudukan tongkol : Ditengah-tengah tinggi tanaman
Kelobot : Menutup tongkol dengan baik
Baris biji : Lurus dan rapat
Jumlah baris biji : 16 baris
Warna biji : Kuning orange
Rata-rata hasil : 11 ton.ha–1
Potensi hasil : 13 ton.ha–1
Keunggulan : Menghasilkan tongkol baik
Ketahanan terhadap
kekeringan : Tahan kekeringan
Ketahanan terhadap
penyakit : Tahan penyakit bulai
Tanggal pelepasan : 25 April 2002
Nomor SK Mentan : 302/Kpts/TP.240/4/2002

114 Zuriat, Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2003


DESKRIPSI JAGUNG HIBRIDA VARIETAS JAYA-2
Asal : F1 dari persilangan antara galur murni TSG83F dengan galur murni
TSG83M, yang dikembangkan oleh Asian Hybrid Seed Technologies
Inc., di Filipina.
Golongan : Hibrida silang tunggal
Umur : Berumur dalam : – 50% polinasi : ± 57 hst
– 50% keluar rambut : ± 58 hst
– Masak fisiologis : ± 104 hst
Tinggi tanaman : ± 235 cm
Keragaman tanaman : Seragam
Batang : Besar dan kokoh
Warna batang : Hijau
Kerebahan : Tahan rebah
Warna daun : Hijau tua
Bentuk malai : Sedang dan terbuka
Warna malai : Violet muda
Warna sekam : Violet muda
Warna anthera : Krem
Warna rambut : Merah tua
Perakaran : Sangat baik
Bentuk tongkol : Silindris dan panjang
Kedudukan tongkol : Ditengah-tengah tinggi tanaman
Kelobot : Menutup tongkol sangat baik
Baris biji : Lurus dan rapat
Jumlah baris/tongkol : 14–16 baris
Bentuk biji : Semi mutiara
Warna biji : Kuning orange
Bobot 1000 butir : ± 285 gram
Rata-rata hasil : 7.9 ton.ha–1
Potensi hasil : 12.8 ton.ha–1
Ketahanan terhadap
penyakit : Tahan terhadap penyakit bulai
Daerah adaptasi : Beradaptasi dari dataran rendah sampai ketinggian 1200 m dari permu-
kaan laut.
Pengusul : Asian Hybrid Seed Technologies, Inc.
Tanggal pelepasan : 25 April 2002
Nomor SK Mentan : 302/Kpts/TP.240/4/2002
Kode varietas : HbJB

Deskripsi Varietas Jagung, Dilepas 2001–2002 115


DESKRIPSI TETUA JANTAN JAGUNG HIBRIDA VARIETAS JAYA-2
Asal : TSG83M adalah galur murni tropik yang dikembangkan oleh Asian
Hybrid Seed Technologies Inc., di Filipina.
Golongan : Galur murni
Umur 50% keluar rambut : ± 61 hari
Tinggi tanaman : ± 220 cm
Keragaman tanaman : Seragam
Batang : Sedang
Warna batang : Hijau
Kerebahan : Cukup baik
Warna daun : Hijau
Bentuk malai : Besar dan terbuka
Warna sekam : Violet
Warna anthera : Krem
Warna rambut : Merah tua
Perakaran : Sangat baik
Tongkol : Sedang
Kedudukan tongkol : Ditengah-tengah tinggi tanaman
Kelobot : Menutup tongkol dengan baik
Baris biji : Lurus
Jumlah baris biji : 12 baris
Warna biji : Kuning
Rata-rata hasil : 0.85 ton.ha–1
Potensi hasil : 1 ton.ha–1
Keunggulan : Menghasilkan tepung sari banyak
Ketahanan terhadap
kekeringan : Tahan kekeringan
Ketahanan terhadap
penyakit : Tahan terhadap penyakit bulai
Tanggal pelepasan : 25 April 2002
Nomor SK Mentan : 302/Kpts/TP.240/4/2002
Kode varietas : HbJB

116 Zuriat, Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2003


DESKRIPSI TETUA BETINA JAGUNG HIBRIDA VARIETAS JAYA-2
Asal : TSG83M adalah galur murni tropik yang dikembangkan oleh Asian
Hybrid Seed Technologies Inc., di Filipina.
Golongan : Galur murni
Umur 50% keluar rambut : ± 61 hari
Tinggi tanaman : ± 220 cm
Keragaman tanaman : Seragam
Batang : Sedang
Warna batang : Hijau
Kerebahan : Cukup baik
Warna daun : Hijau
Bentuk malai : Besar dan terbuka
Warna sekam : Violet
Warna anthera : Krem
Warna rambut : Merah tua
Perakaran : Sangat baik
Tongkol : Sedang
Kedudukan tongkol : Ditengah-tengah tinggi tanaman
Kelobot : Menutup tongkol dengan baik
Baris biji : Lurus
Jumlah baris biji : 12 baris
Warna biji : Kuning
Rata-rata hasil : 0.85 ton.ha–1
Potensi hasil : 1 ton.ha–1
Keunggulan : Menghasilkan tepung sari banyak
Ketahanan terhadap
kekeringan : Tahan kekeringan
Ketahanan terhadap
penyakit : Tahan terhadap penyakit bulai
Tanggal pelepasan : 25 April 2002
Nomor SK Mentan : 302/Kpts/TP.240/4/2002
Kode varietas : HbJB

Deskripsi Varietas Jagung, Dilepas 2001–2002 117


DESKRIPSI JAGUNG HIBRIDA VARIETAS JAYA-3
Asal : F1 dari silang tiga jalur antara silang tunggal TSG89F dengan galur
murni TSG89M, yang dikembangkan oleh Asian Hybrid Seed Technol-
ogies, di Filipina.
Golongan : Hibrida silang tiga jalur
Umur : Berumur dalam : – 50% polinasi : ± 58 hst
– 50% keluar rambut : ± 59 hst
– Masak fisiologis : ± 104 hst
Tinggi tanaman : ± 246 cm
Keragaman tanaman : Seragam
Batang : Sedang
Warna batang : Hijau
Kerebahan : Cukup baik
Warna daun : Hijau tua
Bentuk malai : Besar dan terbuka
Warna malai : Violet muda
Warna sekam : Violet muda
Warna anthera : Krem
Warna rambut : Merah tua
Perakaran : Baik dan kuat
Bentuk tongkol : Silindris
Kedudukan tongkol : Ditengah-tengah tinggi tanaman
Kelobot : Menutup tongkol sangat baik
Baris biji : Lurus dan rapat
Jumlah baris/tongkol : 16–18 baris
Bentuk biji : Semi mutiara
Warna biji : Kuning orange
Bobot 1000 butir : ± 300 gram
Rata-rata hasil : 8.6 ton.ha–1
Potensi hasil : 14.9 ton.ha–1
Ketahanan terhadap
penyakit : Tahan terhadap penyakit bulai
Daerah adaptasi : Beradaptasi dari dataran rendah sampai ketinggian 1200 m dari permu-
kaan laut.
Pengusul : Asian Hybrid Seed Technologies.
Tanggal pelepasan : 25 April 2002
Nomor SK Mentan : 304/Kpts/TP.240/4/2002
Kode varietas : HbKB

118 Zuriat, Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2003


DESKRIPSI TETUA JANTAN JAGUNG HIBRIDA VARIETAS JAYA-3
Asal : TSG83M adalah galur murni tropik yang dikembangkan oleh Asian
Hybrid Seed Technologies, di Filipina.
Golongan : Galur murni
Umur 50% keluar rambut : ± 56 hari
Tinggi tanaman : ± 200 cm
Keragaman tanaman : Seragam
Batang : Kecil
Warna batang : Hijau
Kerebahan : Tahan rebah
Warna daun : Hijau
Bentuk malai : Besar dan terbuka
Warna sekam : Krem muda
Warna anthera : Krem
Warna rambut : Merah tua
Perakaran : Sangat baik
Tongkol : Sedang
Kedudukan tongkol : Ditengah-tengah tinggi tanaman
Kelobot : Menutup tongkol sangat baik
Baris biji : Lurus dan rapat
Jumlah baris biji : 14 baris
Warna biji : Orange
Rata-rata hasil : 1.5 ton.ha–1
Potensi hasil : 2 ton.ha–1
Keunggulan : Menghasilkan tepung sari banyak
Ketahanan terhadap
kekeringan : Tahan kekeringan
Ketahanan terhadap
penyakit : Tahan terhadap penyakit bulai
Tanggal pelepasan : 25 April 2002
Nomor SK Mentan : 346/Kpts/TP.240/4/2002

Deskripsi Varietas Jagung, Dilepas 2001–2002 119


DESKRIPSI TETUA BETINA JAGUNG HIBRIDA VARIETAS JAYA-3
Asal : TSG89M adalah sulang tunggal antara galur murni tropik yang dikem-
bangkan oleh Asian Hybrid Seed Technologies, di Filipina.
Golongan : Silang tunggal
Umur 50% keluar rambut : ± 62 hari
Tinggi tanaman : ± 240 cm
Keragaman tanaman : Seragam
Batang : Sedang
Warna batang : Hijau
Kerebahan : Tahan rebah
Warna daun : Hijau
Bentuk malai : Besar sedikit bercabang
Warna sekam : Violet
Warna anthera : Krem
Warna rambut : Merah muda
Perakaran : Sangat baik
Tongkol : Besar
Kedudukan tongkol : Ditengah-tengah tinggi tanaman
Kelobot : Menutup tongkol cukup baik
Baris biji : Lurus dan rapat
Jumlah baris biji : 16 baris
Warna biji : Kuning orange
Rata-rata hasil : 10 ton.ha–1
Potensi hasil : 12 ton.ha–1
Keunggulan : Menghasilkan tongkol baik
Ketahanan terhadap
kekeringan : Tahan kekeringan
Ketahanan terhadap
penyakit : Tahan penyakit bulai
Tanggal pelepasan : 25 April 2002
Nomor SK Mentan : 304/Kpts/TP.240/4/2002

120 Zuriat, Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2003


DESKRIPSI JAGUNG HIBRIDA VARIETAS SHS-1
Asal : NT 5027 adalah F1 dari silang tunggal (single cross) antara dua galur
murni tropis yang dikembangkan PT. Novartis (Thailand).
Golongan : Hibrida silang tunggal
Umur : Berumur dalam : – 50% polinasi : 56–59 hari
– 50% keluar rambut : 57–60 hari
– Masak fisiologis : ± 99 hari
Batang : Besar dan kokoh
Warna batang : Hijau
Tinggi tanaman : 210 cm
Warna daun : Hijau tua
Keseragaman tanaman : Sangat seragam
Bentuk malai (tassel) : Tegak, tidak terbuka
Warna sekam (glume) : Coklat
Warna malai (anther) : Hijau
Perakaran : Sangat baik
Kerebahan : Tahan rebah
Warna rambut (silk) : Putih dengan merah muda ujungnya
Bentuk tongkol : Panjang dan silindris
Kedudukan tongkol : ± 99 cm
Kelobot : Menutup tongkol dengan baik
Bentuk biji : Semi mutiara
Baris biji : Lurus dan rapat
Jumlah baris/tongkol : 14–18 baris
Warna biji : Orange
Bobot 1000 butir : ± 300 gram
Hasil rata-rata : 9 ton.ha–1
Potensi hasil : 13 ton.ha–1
Ketahanan terhadap
penyakit utama : Peka terhadap bulai
Daerah adaptasi : Beradaptasi baik pada dataran rendah.
Pengusul : PT. Sang Hyang Seri
Tanggal pelepasan : 25 April 2002
Nomor SK Mentan : 306/Kpts/TP.240/4/2002
Kode varietas : HbLB

Deskripsi Varietas Jagung, Dilepas 2001–2002 121


DESKRIPSI TETUA JANTAN JAGUNG HIBRIDA VARIETAS SHS-1
Asal : NT 5023 adalah galur murni tropis yang dikembangkan oleh PT.
Novartis (Thailand).
Golongan : Galur murni
Umur : – 50% polinasi : 54 hari
– 50% keluar rambut : 54 hari
Batang : Sedang
Warna batang : Hijau dan ungu
Tinggi tanaman : 210 cm
Warna daun : Hijau tua
Keseragaman tanaman : Seragam
Bentuk malai (tassel) : Sedang dan terbuka
Warna sekam (glume) : Hijau
Warna malai (anther) : Kuning
Perakaran : Agak baik
Kerebahan : Sedang
Warna rambut (silk) : Kuning
Bentuk tongkol : Kecil
Kedudukan tongkol : Di tengah tinggi tanaman
Kelobot : Cenderung menutup biji dengan baik
Warna biji : Kuning
Baris biji : Tidak teratur
Jumlah baris biji : 14 baris
Bobot 1000 butir : 252 gram
Hasil rata-rata : 1.2 ton.ha–1
Potensi hasil : 1.6 ton.ha–1
Keunggulan : Menghasilkan tepung sari banyak
Tanggal pelepasan : 25 April 2002
Nomor SK Mentan : 346/Kpts/TP.240/4/2002

122 Zuriat, Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2003


DESKRIPSI TETUA BETINA JAGUNG HIBRIDA VARIETAS JAYA-3
Asal : NT 5022 adalah galur murni tropis yang dikembangkan oleh PT.
Novartis.
Golongan : Galur murni
Umur : – 50% polinasi : 56 hari
– 50% keluar rambut : 54 hari
Batang : Sedang
Warna batang : Hijau
Tinggi tanaman : 195 cm
Warna daun : Hijau tua
Keseragaman tanaman : Sangat seragam
Bentuk malai (tassel) : Kecil dan kompak
Warna sekam (glume) : Hijau
Warna malai (anther) : Merah muda terang
Perakaran : Agak baik
Kerebahan : Sedang
Warna rambut (silk) : Merah muda
Tongkol : Besar
Kedudukan tongkol : Di pertengahan tinggi tanaman
Kelobot : Menutup tongkol/biji dengan baik
Warna biji : Orange
Baris biji : Lurus
Jumlah baris biji : 12 baris
Bobot 1000 butir : 350 gram
Rata-rata hasil : 2.4 ton ha–1 pipilan kering
Potensi hasil : 3.6 ton ha–1 pipilan kering
Keunggulan : Potensi hasil tinggi
Tanggal pelepasan : 25 April 2002
Nomor SK Mentan : 306/Kpts/TP.240/4/2002

Deskripsi Varietas Jagung, Dilepas 2001–2002 123


DESKRIPSI JAGUNG HIBRIDA VARIETAS SHS-2
Asal : G5460 adalah F1 dari silang tunggal (single cross) antara dua galur
murni tropis yang dikembangkan PT. Novartis (Thailand).
Golongan : Hibrida silang tunggal
Umur : Berumur dalam : – 50% polinasi : 57–59 hari
– 50% keluar rambut : 57–60 hari
– masak fisiologis : ± 98 hari
Batang : Besar dan kokoh
Warna batang : Hijau
Tinggi tanaman : 210 cm
Warna daun : Hijau tua
Keseragaman tanaman : Seragam
Bentuk malai (tassel) : Sedang agak terbuka
Warna sekam (glume) : Hijau bergaris merah
Warna malai (anther) : Coklat
Perakaran : Baik dan kuat
Kerebahan : Tahan rebah
Warna rambut (silk) : Putih dengan merah muda ujungnya
Tongkol : Panjang dan silindris
Kedudukan tongkol : ± 90 cm
Kelobot : Menutup tongkol dengan baik
Bentuk biji : Semi mutiara
Baris biji : Lurus dan rapat
Jumlah baris/tongkol : 14–14 baris
Warna biji : Orange
Bobot 1000 butir : 320 gram
Rata-rata hasil : 9.7 ton ha–1 pipilan kering
Potensi hasil : 12.6 ton ha–1 pipilan kering
Ketahanan terhadap Peka terhadap bulai
penyakit utama :
Daerah adaptasi : Beradaptasi baik pada dataran rendah
Pengusul : PT Sang Hyang Seri
Tanggal pelepasan : 25 April 2002
Nomor SK Mentan : 305/Kpts/TP.240/4/2002
Kode varietas : HbMB

124 Zuriat, Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2003


DESKRIPSI TETUA JANTAN JAGUNG HIBRIDA VARIETAS SHS-2
Asal : NT 5025 adalah galur murni tropis yang dikembangkan PT. Novartis
(Thailand).
Golongan : Galur murni
Umur : – 50% polinasi : 57–59 hari
– 50% keluar rambut : 57–60 hari
Batang : Sedang
Warna batang : Hijau
Tinggi tanaman : 200 cm
Warna daun : Hijau
Keseragaman tanaman : Seragam
Bentuk malai (tassel) : Sedang dan terbuka
Warna sekam (glume) : Hijau
Warna malai (anther) : Kuning
Perakaran : Baik
Kerebahan : Sedang
Warna rambut (silk) : Kuning
Tongkol : Sedang
Kedudukan tongkol : Di tengah tinggi tanaman
Kelobot : Cenderung menutup biji dengan baik
Warna biji : Orange
Baris biji : Lurus
Jumlah baris biji : 12 baris
Bobot 1000 butir : 300 gram
Rata-rata hasil : 1.2 ton ha–1 pipilan kering
Potensi hasil : 1.9 ton ha–1 pipilan kering
Keunggulan : Menghasilkan tepung sari yang bagus
Tanggal pelepasan : 25 April 2002
Nomor SK Mentan : 305/Kpts/TP.240/4/2002

Deskripsi Varietas Jagung, Dilepas 2001–2002 125


DESKRIPSI TETUA BETINA JAGUNG HIBRIDA VARIETAS SHS-2
Asal : NT 5026 adalah galur murni tropis yang dikembangkan oleh PT.
Novartis.
Golongan : Galur murni
Umur : – 50% polinasi : 56 hari
– 50% keluar rambut : 56 hari
Batang : Sedang
Warna batang : Hijau
Tinggi tanaman : 183 cm
Warna daun : Hijau
Keseragaman tanaman : Sangat seragam
Bentuk malai (tassel) : Sedang dan terbuka
Warna sekam (glume) : Hijau
Warna malai (anther) : Merah muda terang
Perakaran : Sangat baik
Kerebahan : Sangat tahan rebah
Warna rambut (silk) : Kuning
Tongkol : Besar
Kedudukan tongkol : Di pertengahan tinggi tanaman
Kelobot : Menutup tongkol/biji dengan baik
Warna biji : Orange
Baris biji : Tidak teratur
Jumlah baris biji : 12 baris
Bobot 1000 butir : 310 gram
Rata-rata hasil : 2.3 ton ha–1 pipilan kering
Potensi hasil : 3.4 ton ha–1 pipilan kering
Keunggulan : Perkembangan rambut yang baik dan kualitas akar baik
Tanggal pelepasan : 25 April 2002
Nomor SK Mentan : 305/Kpts/TP.240/4/2002

126 Zuriat, Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2003


DESKRIPSI JAGUNG HIBRIDA VARIETAS NKRI
Asal : F1 dari silang tiga jalur (three way cross) antara silang tunggal TSG 25
W F dengan galur murni TSG 25 W M, yang dikembangkan oleh Asian
Golongan : Hybrid Seed Technologies Inc., di Filipina.
Hibrida silang tiga jalur (three way cross)
Umur : Berumur dalam : – 50% polinasi : ± 58 hst
– 50% keluar rambut : ± 61 hst
masak fisiologis : ± 105 hst
Tinggi tanaman : ± 239 cm
Keragaman tanaman : Seragam
Batang : Sedang
Warna batang : Hijau
Kerebahan : Tahan rebah
Warna daun : Hijau tua
Bentuk malai : Besar dan terbuka
Warna malai : Violet muda
Warna sekam : Violet muda
Warna anthere : Krem
Warna rambut : Merah muda
Perakaran : Baik
Bentuk tongkol : Silindris dan besar
Kedudukan tongkol : Di tengah-tengah tinggi tanaman
Kelobot : Menutup tongkol cukup baik
Baris biji : Lurus dan rapat
Jumlah baris/tongkol : 14–16
Bentuk biji : Mutiara
Warna biji : Putih
Bobot 1000 butir : ± 295 cm
Rata-rata hasil : 8.5 ton ha–1
Potensi hasil : 14 ton ha–1
Ketahanan terhadap Tahan terhadap penyakit bulai
penyakit :
Daerah adaptasi : Beradaptasi dari dataran rendah sampai ketinggian 1200 m dari
permukaan laut
Pengusul : Asian Hybrid Seed Technologies, Inc.
Tanggal pelepasan : 3 Mei 2002
Nomor SK Mentan : 326/Kpts/TP.240/5/2002
Kode varietas : HbHB

Deskripsi Varietas Jagung, Dilepas 2001–2002 127


DESKRIPSI TETUA JANTAN JAGUNG HIBRIDA VARIETAS NKRI
Asal : TSG 25 WM adalah galur murni tropik yang dikembangkan oleh Asian
Hybrid Seed Technologies, Inc. di Filipina.
Golongan : Galur murni
Umur 50% keluar rambut : ± 60 hari
Tinggi tanaman : ± 220 cm
Keragaman tanaman : Seragam
Batang : Sedang
Warna batang : Hijau
Kerebahan : Tahan rebah
Warna daun : Hijau
Bentuk malai : Besar dan terbuka
Warna sekam : Violet
Warna anthera : Krem
Warna rambut : Putih
Perakaran : Sangat baik
Tongkol : Sedang
Kedudukan tongkol : Di tengah-tengah tinggi tanaman
Kelobot : Menutup tongkol sangat baik
Baris biji : Lurus dan rapat
Jumlah baris biji : 12 baris
Warna biji : Putih
Rata-rata hasil : 0.85 ton ha–1
Potensi hasil : 1.2 ton ha–1
Keunggulan : Menghasilkan tepung sari banyak
Ketahanan terhadap
kekeringan : Tahan kekeringan
Ketahanan terhadap
penyakit : Tahan penyakit bulai
Tanggal pelepasan : 3 Mei 2002
Nomor SK Mentan : 326/Kpts/TP.240/5/2002

128 Zuriat, Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2003


DESKRIPSI TETUA BETINA JAGUNG HIBRIDA VARIETAS NKRI
Asal : TSG 25 WM adalah silang tunggal antara dua galur murni yang
dikembangkan oleh Asian Hybrid Seed Technologies, Inc. di Filipina.
Golongan : Hibrida hilang tunggal
Umur 50% keluar rambut : ± 62 hari
Tinggi tanaman : ± 250 cm
Keragaman tanaman : Seragam
Batang : Sedang
Warna batang : Hijau
Kerebahan : Tahan rebah
Warna daun : Hijau
Bentuk malai : Besar dan terbuka
Warna sekam : Violet muda
Warna anthera : Krem
Warna rambut : Putih
Perakaran : Sangat baik
Tongkol : Besar
Kedudukan tongkol : Di tengah-tengah tinggi tanaman
Kelobot : Menutup tongkol sangat baik
Baris biji : Lurus dan rapat
Jumlah baris biji : 16 baris
Warna biji : Putih
Rata-rata hasil : 7 ton ha–1 pipilan kering
Potensi hasil : 9 ton ha–1 pipilan kering
Keunggulan : Menghasilkan tongkol baik
Ketahanan terhadap
kekeringan : Tahan kekeringan
Ketahanan terhadap
penyakit : Tahan penyakit bulai
Tanggal pelepasan : 3 Mei 2002
Nomor SK Mentan : 326/Kpts/TP.240/5/2002

Deskripsi Varietas Jagung, Dilepas 2001–2002 129


DESKRIPSI JAGUNG HIBRIDA VARIETAS NK 11
Asal : G5449 adalah F1 dari silang tunggal (single cross) antar 2 galur murni
tropis yang dikembangkan oleh PT Novartis (Thailand)
Golongan : Hibrida silang tunggal
Umur : Berumur dalam : – 50% polinasi : 56–59 hari
– 50% keluar rambut : 57–60 hari
– Masak fisiologis : ± 100 hari
Batang : Besar dan kokoh
Warna batang : Hijau
Tinggi tanaman : 211 cm
Warna daun : Hijau tua
Keragaman tanaman : Seragam
Bentuk malai (tassel) : Tegak, sedang dan terbuka
Warna sekam (glume) : Hijau bergaris merah
Warna malai (anther) : Hijau
Perakaran : Sangat baik
Kerebahan : Tahan rebah
Warna rambut (silk) : Merah, kadang-kadang ada putih
Bentuk tongkol : Silindris dan panjang
Kedudukan tongkol : ± 100 cm
Kelobot : Menutup tongkol dengan baik
Baris biji : Semi mutiara
Jumlah baris/tongkol : Lurus dan rapat
Bentuk biji : 12–14 baris
Warna biji : Flintish (mendekati flint)
Bobot 100 butir : Oranye
Rata-rata hasil : 290 cm
Potensi hasil : 8.372 ton ha–1 pipilan kering
Ketahanan terhadap 10.278 ton ha–1 pipilan kering
penyakit utama : Agak tahan terhadap penyakit karat daun, tahan terhadap bercak daun,
Daerah adaptasi : peka terhadap bulai.
Beradaptasi baik pada dataran rendah sampai ketinggian 500 m dpl.
Pengusul : PT. Syngenta Indonesia.
Tanggal pelepasan : 12 Nopember 2002
Nomor SK Mentan : 609/Kpts/TP.240/11/2002
Kode varietas :

130 Zuriat, Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2003


DESKRIPSI TETUA JANTAN JAGUNG HIBRIDA VARIETAS NK 11
Asal : Galur murni tropis yang dikembangkan oleh PT. Novarti (Thailand).
Golongan : Galur murni
Umur : Berumur dalam
– 50% polinasi : 58 hari
– 50% keluar rambut : 58 hari
Batang : Sedang
Warna batang : Hijau dan ungu
Tinggi tanaman : 210 cm
Warna daun : Hijau tua
Keragaman tanaman : Sangat seragam
Bentuk malai (tassel) : Sedang dan sedikit kompak
Warna sekam (glume) : Merah muda
Warna malai (anther) : Merah muda
Perakaran : Baik
Kerebahan : Sedang
Warna rambut (silk) : Merah muda
Tongkol : Sedang
Kedudukan tongkol : Di tengah tinggi tanaman
Kelobot : Menutup biji dengan baik
Warna biji : Oranye
Baris biji : Lurus
Jumlah baris biji : 12 baris
Bobot 100 butir : 250 gram
Rata-rata hasil : 1.6 ton ha–1 pipilan kering
Potensi hasil : 2.4 ton ha–1 pipilan kering
Keunggulan : Menghasilkan tepung sari yang bagus
Tanggal pelepasan : 12 Nopember 2002
Nomor SK Mentan : 609/Kpts/TP.240/11/2002

Deskripsi Varietas Jagung, Dilepas 2001–2002 131


DESKRIPSI TETUA BETINA JAGUNG HIBRIDA VARIETAS NK 11
Asal : Galur murni tropis yang dikembangkan oleh PT. Novarti (Thailand).
Golongan : Galur murni
Umur : Berumur dalam
– 50% polinasi : 58 hari
– 50% keluar rambut : 58 hari
Batang : Sedang
Warna batang : Hijau
Tinggi tanaman : 173 cm
Warna daun : Hijau
Keragaman tanaman : Sangat seragam
Bentuk malai (tassel) : Sedang dan terbuka
Warna sekam (glume) : Hijau
Warna malai (anther) : Merah muda terang
Perakaran : Baik
Kerebahan : Tahan rebah
Warna rambut (silk) : Kuning dan merah muda
Tongkol : Sedang
Kedudukan tongkol : Di tengah tinggi tanaman
Kelobot : Menutup biji dengan baik
Warna biji : Oranye
Baris biji : Lurus
Jumlah baris biji : 12 baris
Bobot 100 butir : 210 gram
Rata-rata hasil : 2.6 ton ha–1 pipilan kering
Potensi hasil : 3.8 ton ha–1 pipilan kering
Ketahanan terhadap
penyakit utama : Tahan terhadap penyakit bulai
Keunggulan : Potensi hasil tinggi dan perkembangan rambut baik.
Tanggal pelepasan : 12 Nopember 2002
Nomor SK Mentan : 609/Kpts/TP.240/11/2002

132 Zuriat, Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2003