P. 1
Edisi 231

Edisi 231

|Views: 1,078|Likes:
Dipublikasikan oleh akang_sia4065

More info:

Published by: akang_sia4065 on Mar 03, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/05/2013

pdf

text

original

e-mail : mediarakyat_new@yahoo.

com Contact Person : 0812 9936 977

SURAT KABAR UMUM

Press Release
Hal. 4
Revisi Kepres Lumpuhkan Transportasi darat Natuna

website : www.mediarakyatonline.com

Hal. 5
Kota Bandung Bangun 32 Shelter TMB

Pembawa Suara Pembangunan
Edisi 231 Tahun XI, 3 - 10 Maret 2011

Bangsa

Hal. 15
Produksi Beras 2011 Diperkirakan Meningkat

Harga Rp. 3.500,- (Luar Jawa + Ongkos Kirim)

Baca Juga
Pemerintah Siapkan Perpres Baru Jembatan Selat Sunda
Pemerintah menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) baru untuk rencana pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS). Karena Perpres (Hal 2)

Hadapi UN, Siswa Mulai Latihan Soal
Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Pertama serta sekolah yang sederajat di Kota Yogyakarta terus menggelar latihan mengerjakan (Hal 7)

Amien Rais: KPK Penuh Mafia Hukum
Johan Budi Marzuki Alie Amien Rais

Semarang,(MR) Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Amien Rais menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) penuh dengan mafia hukum dan makelar kasus, sehingga menghambat pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia. " Terserah jika orang lain mau menganggap KPK itu sebagai malaikat, tapi saya yakin kalau lembaga yang digadang-gadang dapat memberantas korupsi itu penuh dengan mafia," katanya usai acara pelantikan pengurus Muhammadiyah danAisyiyah Kota Semarang, di aula Patrialis Akbar Roemani, di Semarang, Sabtu. baca hal 15 Rumah Sakit

Presiden SBY:

Parpol Tidak Taat, Tidak Dalam Koalisi
Bambang Soesatyo Cium Rp200 Miliar Gagalkan Angket Pajak
Jakarta,(MR) Usulan Hak Angket Mafia Perpajakan yang kandas dalam voting pada Paripurna Selasa lalu disebabkan adanya suap yang mengalir ke kantong Dewan Perwakilan Rakyat. Anggota Komisi III dari F-PG Bambang Soesatyo mengatakan, telah beredar uang sebesar Rp200 miliar guna menggagalkan usulan hak angket tersebut dalam Bambang Soesatyo voting. "Ada Rp200 miliar beredar di Senayan. Untuk Gayus saja bisa ratusan miliar rupiah, apalagi hanya Rp200 miliar untuk DPR itu kecil," ujar Bambang pada Talk Show Perspektif Indonesia bertajuk Memberantas Mafia Pajak di pressroom DPD RI, Jumat. Dana tersebut, duganya, berasal dari jaringan mafia pajak yang akan terganggu jika hak angket berjalan untuk mengungkap mereka. Dana tersebut digunakan baca hal 15

Bupati Musi Rawas Pangkas Anggaran Publikasi Dewan
Musi Rawas,(MR) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Musi Rawas sepertinya tidak butuh dengan publikasi media. Pada tahun 2011 ini dianggarkan dana belanja media Rp 800 juta, dan telah dibahas dewan. Namun dipangkas Bupati menjadi Rp 13 juta. Adanya pemangkasan dana tersebut membuat kinerja wakil rakyat tidak akan banyak diketahui masyarakat. Menurut Ketua Fraksi Bhineka Tunggal Ika, Bastari Ibrahim ketika di konfirmasi MR menyangkut masalah ini. Dikatakan pihaknya yang membahas anggaran salah satunya terkait dengan belanja media. Waktu pembahasan dananya yang disetujui mencapai Rp 800 juta tetapi anggaran tersebut dipotong dan hanya tersisa sekitar Rp 13 juta. “ Inilah yang membuat kita heran, mengapa hal ini bisa terjadi, sudah saya duga untuk APBD Musi Rawas tahun ini bocor,” katanya. Disebutkan, terkait dengan masalah ini pihaknya akan mengundang eksekutif untuk membahasnya. Pihaknya akan meminta jaminan atau kepastian terkait dengan anggaran belanja media ini, yang akan dimasukan pada APBD perubahan tahun ini. “Kita akan bahas masalah ini dengan eksekutif, kita akan meminta jaminan dan kepastian bahwa anggran belanja media ini akan masuk pada anggaran perubahan mendatang, jangan sampai hal ini tidak jelas,” kata politisi PKPB ini Sementara menutur Kepala Bagian PerundangUndangan Sekretariat DPRD Musi Rawas M. Yasin, bahwa sekretariat DPRD Musi Rawas tidak seperti tahun-tahun sebelumnya dalam hal belanja media. Sebab tahun ini anggaran yang ada hanya sekitar Rp 13 juta untuk digunakan baca hal 15 belanja Koran. Dengan anggaran ini DPRD

Potret Buram
Dinas Pendidikan Cianjur
Cianjur,(MR) LEMAHNYA pengawasan dilembaga pendidikan membuat para oknum pelaksana pendidikan dapat berbuat seenaknya, yang berakibat lembaga pendidikan tercoreng moreng !, Seorang oknum guru (A) yang telah diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan diberitugas mengajar di SD Sukamanah Kecamatan Leles Kabupaten Cianjur Jabar, ramai terkabar di masyarakat terkait legalitas titel sarjana yang sandangnya , “A.. kan tidak pernah kuliah, masa tiba-tiba dia ber gelar sarjana ” sekilas cerita dari rekan guru dan masyarakat yang paham latar belakang guru tersebut. Prilaku guru yang satu ini, sangat tidak terpuji, seorang guru sepantasnya memberikan contoh yang baik di tempatnya mengajar maupun di lingkungannya, tapi tidak demikian dengan guru yang satu ini, dengan menghalalkan cara tidak terpuji untuk meraih title sarjana (Strata 1) tanpa kuliah. “ Sangat memalukan ”!, baca hal 15
Jakarta (MR) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan bahwa partai-partai politik yang tidak menaati komitmen tentunya tidak bisa bersama-sama lagi berada di dalam koalisi. Dalam konferensi pers di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa, Presiden mengatakan bahwa sanksi tentu akan diberikan kepada partai politik anggota koalisi yang tidak mematuhi komitmen. "Jika tidak, ke depan tentu sanksi harus diberikan. Dalam penataan kembali koalisi, yang Insya Allah, akan kami lakukan dalam waktu dekat ini, jika memang ada partai politik tidak lagi bersedia mematuhi atau menaati kesepakatan yang sudah dibuatnya bersama-sama saya dulu, tentu partai politik seperti itu tidak bisa bersama-sama lagi dalam koalisi," tutur Kepala Negara. Presiden menjelaskan, para pimpinan partai politik yang bergabung dalam koalisi, yaitu Partai Golongan Karya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa baca hal 15

Sultan HB X:

Apakah DIY Bahayakan NKRI?
"Ketika terjadi penjajahan di Indonesia, Belanda tidak masuk ke Negari Ngayogyakarta dan Pakualaman karena dihormati sebagai negari berdaulat." Jakarta,(MR) Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) X, mempertanyakan apakah tradisi yang terjadi selama ini di wilayah kerja dan kratonnya membahayakan bagi keselamatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sehingga

Awas..! Ada Tukang "Palak" di Dinkes Natuna
Natuna,(MR) Senin pekan lalu, sejumlah Puskesmas mengeluhkan, serta mempertanyakan, kebijakan diluar batas, dilakukan Dinas Kesehatan Natuna, tentang adanya “Pemotongan” anggaran kegiatan, sebesar 25%. ”Bapak wartawan kan? coba tanyakan setiap Puskesmas, apa benar ada “Penyunatan” anggaran dilakukan Dinas Kesehatan” sarannya. Pimpinan saat ini sungguh terlalu. Masa setiap kegiatan, baik kecil maupun besar dipotong 25% dengan alasan, jatah untuk DPRD?. Coba dikroscek. Hasil investigasi di lapangan, sejumlah baca hal 15

Karena Beda Keyakinan
Tono sedang duduk dan curhat sama Budi: Tono: "Akhirnya aku putus sama Dina..." Budi: "Lha kamu kenapa putus? Bukannya sudah pernah sepakat mau menikah?" Tono: "Iya, tetapi batal." Budi: "Kenapa?" Tono: "Beda keyakinan..." Budi: "Beda agama gitu?" Tono: "Bukan, aku berkeyakinan bahwa aku ganteng, tapi si Dina tidak yakin..."

Sri Sultan Hemengkubowono X

Lintas Daerah
Surabaya,(MR) Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jatim menyiapkan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) untuk para seniman. Ini menindaklanjuti Instruksi Gubernur Jatim, Dr.H Soekarwo saat silahturahmi dengan seniman Jatim di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), tentang pemberian jaminan kesehatan para seniman. Tahun ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kesehatan Jawa Timur telah mengalokasikan anggaran Rp.120 miliar untuk Jamkesda warga miskin dan seniman. Jumlah anggaran dan juga seniman penerima bisa bertambah jika diperlukan. Kepala Dinkes Jatim, dr Dodo Anondo di Surabaya, Jumat (18/2) mengatakan, program Jamkesda khusus seniman ini sudah berjalan sekitar 6 bulan terakhir. Selama ini sudah ada 600-700 seniman

harus diubah ?. "Apabila berkeinginan mengubah tradisi yang telah mapan, maka harus mampu menjelaskan bahwa yang berlaku selama ini membahayakan bagi keselamatan NKRI dan kelestarian DIY. Apabila tidak bisa membuktikan, maka telah melanggar prinsip kebijakan penguasa harus berpijak pada kemaslahatan umat," kata ," katanya saat memberikan penjelasan kepada Komisi II DPR Senayan Jakarta, Selasa. Sri Sultan HB X dan Sri Pakualam VIII diundang Komisi II DPR untuk memberikan masukan bagi pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Keistimewaan DIY. Sultan menjelaskan, selama ini tradisi yang ada di DIY tidak menimbulkan bahaya dan mengancam keutuhan NKRI baca hal 15 maupun kehidupan umat. Karena itu, pembuat

Dinkes Jatim Siapkan Jamkesda Untuk Seniman
yang diajukan Dewan Kesenian Jawa Timur sebagai penerima Jamkesda. “ Tapi, Jamkesda itu hanya untuk menanggung biaya kesehatan seniman saja. Untuk keluarga, kami tidak ikut menanggungnya, Jamkesda seniman hanya untuk seniman Jawa Timur,” kata dodo. Jumlah seniman penerima Jamkesda itu di luar 1,25 juta warga Jawa Timur yang berhak mendapat Jamkesda. Meski khusus untuk seniman, tapi aturan pembiayaan sama seperti Jamkesda untuk warga miskin. Biaya kesehatan penerima Jamkesda ditanggung bersama Pemprov Jatim dan pemerintah kabupaten/kota asal seniman. Ketua Dewan Kesenian Jawa Timur (DKJT), M Fauzi menyampaikan untuk tahap awal Pemprov menjanjikan jaminan kesehatan bagi 500 seniman. Sebagian di antaranya sudah menerima secara baca hal 15 simbolis pada Oktober 2009.

2
Direktur FBI Kunjungi KPK
Jakarta, (MR) Duta besar Amerika Serikat Scot Marciel, Selasa (1/ 3) datang ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengkoordinasikan rencana kunjungan Direktur Federal Bureau Investigation (FBI) Robert Mueller, Rabu (2/ 3). "Kunjungan rutin, sekaligus koordinasi mengenai Direktur FBI Robert Mueller kunjungan direktur FBI besok di KPK," kata Juru Bicara KPK Johan Budi saat ditemui di kantor KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (1/3). Selain mengkoordinasikan kedatangan petinggi FBI, Scot dan beberapa stafnya juga melakukan pertemuan dengan pimpinan KPK. Menurut Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan M Jasin, dalam pembicaraan tersebut Dubes Amerika juga menyampaikan dukungan pada pemberantasan korupsi di Indonesia. " Dubes Amerika mendukung usaha pemberantasan korupsi dan pembenahan, kususnya yang berkaitan dengan pembenahan sistem keuangan dalam perpolitikan," jelas Jasin. Menanggapi hal itu, Jasin mengatakan pihaknya juga tengah melakukan kajian penggunaan dana untuk kegiatan kampanye dari sejumlah perusahaan ke calon kepala daerah atau partai. >> Ediatmo

Berita Utama
Jakarta,(MR) Pemerintah menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) baru untuk rencana pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS). Karena Perpres 13/2010 tentang kerjasama pemerintah dengan badan usaha dalam penyediaan infrastruktur sudah tidak memadai lagi untuk mega proyek seperti JSS. " Draf Perpres baru yang akan mengatur antara lain bagaimana proyek JSS dikerjakan, organisasinya dan pengelolanya siapa, tidak lagi bisa dipenuhi oleh Perpres 13/2011," kata Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, kepada pers di Jakarta, Senin (1/3). Yang jelas keberadaan JSS tersebut sangat strategis untuk menghubungkan Pulau Sumatera dan Jawa sehingga diharapkan ke depan, tidak lagi terganggu jika tersedia jembatan yang memadai. "Rencana kami, ground breaking (pemancangan tiang pertama untuk pembangunan konstruksi) pembangunan JSS direncanakan pada 2014," katanya. Djoko juga mengatakan, tim ahli saat ini sedang bekerja menyiapkan disain detil yang dipimpin oleh Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan ada juga tim lain yang dipimpin oleh Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum. "Salah satu hasil terkini menyebutkan, JSS secara teknis dirancang mampu menghadapi permintaan beban dari truk terberat, termasuk untuk kereta api. Yang justru menjadi kajian para ahli dan menjadi kekhawatiran utama adalah angin di selat Sunda," katanya. Hal itu, tambah Djoko, karena pada JSS yang direncanakan sepanjang 28 km dan akan menjadi jembatan terpanjang se-dunia ini, terdapat bentang jembatan sepanjang 2,5 km tanpa tiang. Sebelumnya, Pemerintah pusat akan mendukung biaya pembangunan JSS Sunda (JSS) sebesar 33%- 43%. Dukungan sebesar 33% atau senilai Rp59 triliun akan diberikan apabila tidak terdapat jalur kereta api pada Jembatan Selat Sunda. Sedangkan dukungan sebesar 43% atau Rp106 triliun akan diberikan apabila terdapat jalur kereta api pada jembatan tersebut. Hal itu disampaikan Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak dalam Pelatihan Regional Development Management Leadership Training (RDML) bertema Enhancing Strategic Change and Team Leadership beberapa waktu lalu. "Dukungan pemerintah terhadap proyek Jembatan Selat Sunda diperlukan karena nature proyek yang membutuhkan pendanaan besar dan kelayakan finansial yang rendah. Besar dukungan tersebut didasarkan pada analisis finansial agar kelayakan proyek

Tahun Edisi 231 Tahun X I 3- 10 Maret 2011

Pemerintah Siapkan Perpres Baru Jembatan Selat Sunda

Implementasi Program Kemiskinan Harus Dipantau
Jakarta,(MR) Program penanggulangan kemiskinan klaster 4 yang dicanangkan presiden dianggap sebagai suatu reinovasi dan pengembangan dari program penanggulangan kemiskinan yang sebelumnya sudah ada. Namun pemerintah harus kembali memperhatikan implementasi dari program tersebut agar program berjalan sesuai dengan harapan. Demikian yang disampaikan A. Prasetyantoko pengamat ekonomi Universitas Atma Jaya A. Prasetyantoko, Kamis (24/2). "Saya selama ini melihat program pemerintah sudah bervariasi. Ini merupakan reinovasi dan pengembangan dari program yang sudah ada," katanya. Namun Prasetyantoko melihat rencana program yang sudah bagus tersebut seringkali terkendala oleh masalah implementasi atau eksekusi di lapangan. Menurutnya, hal itu terjadi karena sistem birokrasi dan pejabat pemerintah yang tidak cukup mampu dalam melakukan implementasi dan eksekusi kebijakan di lapangan. " Sebenarnya presiden sudah mengetahui hal itu, seperti soal infrastruktur di Jakarta. Desainnya sudah ada tetapi kok gak jalan-jalan. Jadi seringkali pejabat kita planning-nya bagus, eksekusinya buruk," tutur Prasetyantoko. Ia melanjutkan, ketidakmampuan sistem birokrasi dan pejabat pemerintah dalam mengimplementasikan program penanggulangan kemiskinan disebabkan oleh dua faktor, yaitu pengaruh politik pada kebijakan yang diambil pejabat tertentu dan kompetensi pejabat itu sendiri. " Pengaruh politik sangat kontaminatif terhadap suatu kebijakan, bahkan di tingkat dirjen (direktur jenderal) pun pengaruh partai sangat kuat. Harusnya yang profesional dilakukannya. Sementara kompetensi pejabat itu sendiri masih kurang terkait dengan reformasi birokrasi yang tidak berjalan," jelas Prasetyantoko. Secara keseluruhan program penanggulangan kemiskinan harus terintegrasi dengan kebijakan ekonomi makro. Selama ini Prasetyantoko melihat masih ada sebuah paradoks yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia meningkat tetapi tidak ditunjukkan dengan peningkatan kesejahteraan sebagian besar masyarakatnya. Selain itu Prasetyantoko menghimbau pemerintah agar jangan terus-menerus mencanangkan program penanggulangan kemiskinan yang bersifat karitatif atau hanya memberikan bantuan langsung. Program tersebut seharusnya juga dapat memberdayakan masyarakat miskin. "Program karitatif boleh-boleh saja sebenarnya. Neccesary but not sufficient," ujarnya. >> Nugraha

mencapai 16 persen," katanya. Menurut Hermanto Dardak, analisis mengenai ada tidaknya jalur kereta api pada JSS antara lain karena kereta api akan meningkatkan kapasitas layanan transportasi jembatan. Beban kereta api jauh lebih berat dari beban kendaraan jalan raya, dibutuhkannya persyaratan geometri dan kriteria desain khusus, serta studi kasus perencanaan Jembatan Akasi Kaikyo di Jepang yang biayanya dapat berkurang sekitar 30% jika tanpa jalur kereta api. Aspek teknis yang turut dipertimbangkan dalam pemilihan rute dan konfigurasi jembatan adalah aspek geologi,

sesar, kontur dasar laut, kegempaan, vulkanologi dan tsunami. Selain itu, kondisi lingkungan laut dan cuaca, tata guna lahan dan dampak lingkungan, tinggi ruang bebas dan bentang tengah jembatan, lebar dan tinggi dek jembatan, serta aerodinamika dan aerolastik jembatan. Selat Sunda merupakan bagian dari Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) maka pembangunan jembatan juga perlu mempertimbangkan jenis

dan ukuran kapal terbesar di dunia. Ruang bebas vertikal pada Jembatan Selat Sunda diusulkan sebesar 75 m dengan mempertimbangkan kebutuhan ruang bebas vertikal pada kapal peti kemas terbesar di dunia Maersk Line butuh ruang 71,5 m. " Kapal penumpang terbesar di dunia butuh ruang 58,7 m, Kapal induk terbesar di dunia Nimitz Class butuh ruang 57,9 m dan SS Enterprise 71,2 m," kata Hermanto. >> Ediatmo

3356 Hektare Kebun Karet Masyarakat Tidak Produktif
Lubuk linggau,(MR) Sekitar 3356 hektar perkebunan karet masyarakat di kota Lubuklinggau Sumatera Selatan, mengalami kerusakan dan tidak produktif. Hal ini lebih disebabkan factor usia kebun dan factor perubahan cuaca. “ Adanya lahan perkebunan karet yang kurang produktif tersebut lebih disebabkan usia kebun yang tua dan factor pebuahan cuaca yang saat ini tidak stabil,” kata Abu Bakar, Kabid Perkebunan pada Dinas Tnamana Pangan, Perkebunan dan Kehutanan kota Lubuklinggau. Dijelaskan untuk produksi komoditi karet Kota Lubuklinggau, selama tahun 2010 mencapai 9.501,56 ton atau produksi ratarata perhektarenya selama saru tahun 821 Kilogram. Jumlah Produksi Komoditi karet mengalami peningkatan dibandingkan dengan rata-rata produksi tahun sebelumnya yang hanya mampu memproduksi rata-rata perhektarenya hanya sebesar 796,75 Kilo atau sebanding 0,796 ton. Jumlah produksi tersebut didapat dari jumlah areal tanaman karet seluas 13.874 hektare. “Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) seluas 2.295,30 hektare. Lahan Menghasilkan seluas 8.219,70 hektare,” tambahnya. Seperti yang diungkapkan Soleh (46) Salah seorang Tauke karet. Untuk sekarang ini petani karet dalam kota Lubuklinggau dan kabupaten Musi Rawas sedikit bernapas lega karena adanya peningkatan harga. Harga rata-rata karet saat ini Rp 19-20 Ribu/kilogramnya. “ Dibandingkan dengan harga sebelumnya kita sedikit bisa lega mengingat harga karet yang cukup mahal, tapi kenaikan harga ini mestinya tidak diiringi dengan tingginya harga kebutuhan pokok seperti cabai, karena kalau tidak maka kenaikan harga karet juga tidak berpengaruh banyak,” ujarnya. >> Saliem/ Imam

Polri Bentuk Detasemen Anti Anarkis
Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar menjelaskan Detasemen Anti Anarkis ada di tiap-tiap Polda. "Ada satuan tertentu di tiap-tiap daerah yang akan dipersiapkan menghadapi tindakan-tindakan anarkis," katanya. Detasemen ini bisa mengimplementasikan Prosedur Tetap 1/X/2010 tentang Penanggulangan Anarki dan akan dilakukan pelatihanpelatihan. "Detasemen untuk menjawab tantangan tugas yang terus berkembang maka perlu ada, dimana sebelumnya sudah ada tapi ini lebih dikhususkan lagi," kata Kabag Penum. Detasemen Anti Anarkis ini terdiri dari unsur-unsur diantaranya Brimob dan Pasukan Huru-Hara (PHH) sebagai tim penindak membantu tim Pengendali Massa (Dalmas). " Dalam menghadapi massa ada upaya-upaya dalam rangka menghadapi tindakan anarkis, dimana di situ ada tembaknya tetapi sekarang ini dalam rangka capacity building para personel di lapangan," kata Boy. Intinya dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan dalam menghadapi pengamanan-pengamanan yang diprediksi akan berdampak pada tindakan anarkis dari kelompok-kelompok masyarakat atau pelaku yang sifatnya mengarah kepada pengrusakan, katanya. >> Tedy Sutisna

Jenderal Pol. Timur Pradopo

Jakarta,(MR) Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Pol Timur Pradopo mengatakan, Polri segera membentuk Detasemen Anti Anarkis. "Sekarang sudah kita siapkan untuk dibentuk dan nanti kita simulasikan," kata Timur, Selasa. Sementara itu, Kepala

Uji Susu Formula Bisa Sampai 9 Bulan
Jakarta, (MR) Pengujian ulang terhadap seluruh merek susu formula yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Kemenkes diperkirakan bakal memakan waktu 6-9 bulan. Ini penelitian besar yang membutuhkan waktu lama. Oleh karena itu sebelum pengumpulan sampel dan model pengujian dilakukan, harus diubat proposal koordinasi pelaksanaan penelitian dahulu, jelas Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih seusai membuka konferensi WHO Regional Asia Tenggara di Jakarta, Selasa (1/3). Proses penyusunan proposal penelitian rencananya bakal digelar pada Kamis (3/3) antara Kemenkes, BPOM, Ditjen Dikti Kemendiknas, dan IPB. Salah satu isu penting yang bakal dibahas adalah penyatuan metodologi penelitian yang sama antara ketiga lembaga tersebut. Metodologi penelitian juga akan disinkronkan sedekat mungkin dengan metodologi riset tim IPB saat menemukan susu formula terkontaminasi virus enterobacter sakazakii (ES). Menkes juga memastikan penelitian bersama nanti terhadap seluruh merek susu formula dan makanan bayi yang beredar di pasaran tidak hanya bertujuan mencari bakteri ES saja. Riset juga akan mencari bakteri lainya yang dilarang terdapat pada produk susu sesuai dengan aturan Codex Alimentarius (standar keamanan pangan dunia), yaitu bakteri Salmonella, Shigella dan E Coli. >> Nokipa

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW
Tahun 1432 H
Drs. H. Ridwan Kepala KUA Kec. Rungkut

Pemimpin Umum : Hisar MT Sagala, Penasehat : KH. DR. TG. Abd. Rahman Anwar SH. MA, Bambang Nugroho. ST, Aleh Heryanto.ST, Drs. Insanul Kamil, Syamsurizon. SH. MSi, Drs. Ir. H. Didin Sahidin, NJ. MSP, Ir.H.Agus Irianto MM, Drs. H. Ilyas Sabli, Konsultasi Hukum : Susanto. SH, Pemimpin Redaksi / Penanggung Jawab : Hisar MT Sagala, Dewan Redaksi : Hisar MT Sagala, Drs.H. Asep Achmad Djaelani, MM, Iwan Saputra, SE, M.Si, Drs. H. Yono Kusyono, Redaktur : Irwan Hamid, Litbang : Herman Sugianto, Manager Iklan : Rudi Harris, Manager Distribusi : Herdi, Layout / Design : Ahmad Y, St, Fhoto Grafer : Hamin, Staf Redaksi : Jenri. S, Rusman, Rudi, Besti, Chandra.
PERWAKILAN/ BIRO : Jakarta Pusat : Ediatmo (Kepala), Nokipa, Jakarta Utara : Eka Lesmana (Kepala), Sarif, Yanto Sitanggang, Jakarta Timur : Sukron (Kepala), Wisnu, Jakarta Barat : Mohammad (Kepala), Nugraha, Tedy Sutisna, Jakarta Selatan : Hengki (Kepala), Yusandi, Sahrial Nova, Karawang : K. Komarudin, Warsian, Cece Wiriyadi, Bogor, Depok : Ali, Ruslan, Bekasi Kota : S. Wahyudi, Kab. Bekasi : A. Natawi Jaya, Marulloh, H. Andang Hamdani, Purwakarta : Sapan Supriatna, Biro Subang : Iman, Kota Bandung : Dodi Sulaeman (Kepala), Tuty Suhartati, Bandung Barat : Dayanto, Darfi, Kabupaten Bandung : Maman, Sumedang/ Majalengka : Edi Moelyana (kepala), Ani Suhartini, Wawan Setiawan, Budi, Ratim, Ruhiyat, Agus Atang, Darmansyah, Indramayu : Abdullah (Kepala), Mukromin, Maskin, Suhada, NC Jawir, Cirebon : Masduri, Kuningan : Dian, Biro Garut : Undang Suryana (Kepala), Ali Hasan, Usep Jaelani, Kab. dan Kota Sukabumi : Rustandi, Biro Cianjur : Ruslan AG, Jaenudin, Biro Kabupaten Tasik/ Kota Tasik : Zamzam Hermansyah (Kepala), H. Ade Dimyati, Barkah Sudrajat, Iin Kartiwan, Widayanti, Yuyu Wahyudin, Dede R, Ciamis : Heri Herdiana (Kepala), Banjar : Ahmad Setia (Kepala), Tangerang : Halim Untar (Kepala), Herman, Lebak/ Pandeglang : Belfri (Kepala), Herianto, Serang : Sukendar (Kepala), Nani, Lampung : Kab. Tanggamus & Pringsewu: Dahlan (Kab. Biro), Jainuddin, Perwakilan Sumatera Selatan : Alex Effendi (Kepala), Kota Palembang, Adiyanto (Kepala), Kota Prabumulih / kab. Muara Enim : Alex Effendi (Kepala), Indra Apriansyah, Wendi Karno, H.M. Taher SN, Teti Pega, Amiruddin, Biro Batu Raja / OKU : Sahmi (Kepala), Biro Oku Selatan : Thomas Ivan, Ogan Ilir : Marleni (Kepala), Astute, Tulang Bawang : Sumarta (Kepala), Nani, Kota Metro : Tohir (Kepala), Maman Irawan, Pekanbaru : Paizal (Kepala), Nurdin, Padang : Marqian, Bengkulu : Aman Sipahutar, Biro Mukomuko : Hilman Daud, Bengkulu Utara : Syaiful Bahkri S, Perwakilan Jambi : Leman Burhan, (Kepala), Hendar, Muara Bungo : Suyono, Kab. Tebo : Herzaldi, Musirawas/ Lubuk Linggau : Iman Koesnadi, Dumai : Suparta (Kepala), Parjio, Tanjung Pinang : Winarto (Kepala), Jerlin P, Rony Rudianto, Biro Batam : Ganda S.Prawira (Kepala), Agus Stanza AMd, Englis Simaremare, Biro Tanjung Balai Karimun : Jerlin P (Kepala), Kab. Lingga : Heri Susanto (Kepala), Nurjaly, Hendrano, Kab. Bintan : Defran, Edi Ishak, Biro Natuna : Roy S. (Kepala), Kab. Anambas : S. Edwar. S (Kepala), Rokan Hilir : M. Erickson. S.Pd (Kepala), Rasmali SH, Syahdan, Purwokerto : Hanapiah (Kepala), Kuswandi, Batang : Rika Ida (Kepala), Hapid, Kota Semarang: Irman Idrus (Kepala), Warsoma, Cilacap : Murtaqin, Pekalongan : Hetty (Kepala) Narwan, Purbalingga : Hermanda, Yogyakarta : Suratno, Klaten : Sutrisno, Tarmo, Perwakilan Jawa Timur : Deasy Epita A (Kepala), Mojokerto : Moh. Lutfi, Lamongan : Adi Sugiarto (Kepala), Huala Simanjuntak, Julian Tri, Prayitno, Banyuwangi : M. Arif Afadi, Kupang : Moses Mone Kaka (Kepala), Klaudius Edy Burga, Kalimantan Barat : Ranto Leonardo, Kalimantan Selatan / Tengah : Gatner Eka Tarung, SE (Kepala), Banjar Masin : Mulia, Banjar Baru : Asrian Talatika, Pulang Pisau : Yabi. K, Samarinda : Kipan Suerta, Delimah, Belu & TTu : Heribertus Kolo (Kepala), Lodowikus Umbu Lodongo, Robertus Seran, Agus TB. SH, Flores Timur : Ferdinandus (Kepala), K. Lewoema, Sorong : Dea (Kepala), Gonjali, Kota Medan : Frendi Tua (Kepala), Herwan, Siti, Tebing Tinggi : Hasni (Kepala), Herdan, Langkat : Ojak Sianturi (Kepala), Waskito, Deli Serdang : T. Manalu (Kepala), Belfri, Pematang Siantar : Heru (Kepala), Sintan, Simalungun : Togap Munthe (Kepala), Jentar Bangun, Tarutung : Juang N, Dairi : Karlen (Kepala), Benni Sitorus, Dadang Kusmandi, Padang Sidempuan : Chairun (Kepala), Hotman, Ali, Bali : Nyoman, Putu Artha.

Alamat Redaksi Jl. Bina Harapan No. 38-C, Telp. (021) 79192764 Kel. Duren Tiga Pancoran - Jakarta Selatan E-mail : mediarakyat_new@yahoo.com Rekening : Bank BRI Cab.Karawang No. Rek : 0116-01-022016-50-9 a/n: Hisar MT Sagala Tata Usaha / Iklan / Sirkulasi : Jl. Manunggal VII Krajan Lamaran Kel. Palumbonsari Kab. Karawang Jawa Barat Telp. (0267) 8454238

Penerbit : Yayasan Media Rakyat Intermedia Percetakan : PT. Wahana Semesta Intermedia

Yang tidak tercantum di BOX Redaksional bukan wartawan kami. Dalam melaksanakan tugas jurnalistik wartawan kami dilengkapi dengan Tanda Pengenal dan Surat Tugas Peliputan dari Redaksi yang masih berlaku. Dan saat bertugas wartawan kami selalu membawa Surat Kabar Media Rakyat Edisi terbaru.

Edisi 231 Tahun X I Tahun 3- 10 Maret 2011

Berita Utama
Denpasar,(MR) Menteri Negara Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa mengatakan, target Kemenpera 2010-2014 membangun 320 ribu unit rumah yang sumber dananya dari dana alokasi khusus (DAK). " Dari jumlah tersebut di antaranya 24.000 unit menjadi target penanganan untuk tahun anggaran 2011 ini," kata Menpera di Sanur, Kota Denpasar, Bali, Kamis (24/2). Pada pembukaan Konsultasi Regional Wilayah Tengah Program Pengembangan Kawasan Tahun Anggaran 2011 itu, ia mengatakan, komponen prasarana dan sarana tersebut meliputi jaringan air minum, jaringan listrik, septic tank komunal dan penerangan jalan umum. Menurut Menpera, program ini juga akan menyasar kepada rumah tangga miskin (RTM) yang selama ini belum memiliki tempat tinggal yang layak. Bahkan Menpera Suharso mengatakan, pemerintah saat ini telah memprogramkan rumah murah kepada RTM tersebut, dan program ini telah dicanangkan oleh Presiden Susilo Bambang Yodhoyono baru-baru ini dengan harapan setiap tahun ada 1.000 unit pembangunan rumah. "Kami telah mencoba membangun program pemerintah bidang perumahan tersebut di daerah Atambua, Nusa Tenggara Timur. Warga bisa memiliki rumah layak huni dan sehat itu dengan harga Rp21,5 sampai Rp25 juta per unit. Itu pun bisa diangsur selama 15

3
tahun," katanya. Program pembangunan rumah tersebut, kata dia, sebagai upaya untuk menuju masyarakat yang sehat. Karena selama ini masih banyak warga menempati rumah yang tidak layak huni. Deputi Bidang Pengembangan Kawasan Kemenpera Hazaddin TS mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong keterlibatan secara aktif seluruh pemangku kepentingan bidang perumahan dan pemukiman. " Kegiatan ini untuk memperkenalkan program-program dan kegiatan pengembangan kawasan. Ini juga upaya pemenuhan kebutuhan perumahan yang pada dasarnya merupakan urusan wajib pemerintah daerah, sebagaimana telah diatur PP No.38 tahun 2007," ucapnya. Hal ini, kata dia, seringkali masih terkendala pelaksanaannya dikarenakan keterbatasan fiskal, sehingga berakibat pada masih belum diprioritaskannya program perumahan dan pemukiman. " Pada akhirnya angka backlog atau akumulasi dari defisit perumahan di Indonesia masih belum dapat terkejar," katanya. Sementara itu, Ketua Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Bali Tjokorda Agung Pemayun mengatakan, dalam upaya mempercepat pengentasan kemiskinan di Bali telah melakukan terobosan kepada RTM dengan program bantuan rumah atau bedah rumah. >> Putu Artha

Produksi Beras di Musi Rawas Tidak Capai Target
Musi Rawas,(MR) Untuk tahun 2010 produksi beras di Musi Rawas tidak mencapai target yang sudah ditentukan. Dari target produksi beras 282.976 ton Gabah Kering Panen (GKP) yang ada hanya 264.658 ton GKP. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Musi Rawas Hendi U Paranoto didampingi Kabid Program, Mangaratua mengatakan, salah satu factor tidak tercapainya target produksi beras ini, dikarenakan adanya pengurangan jumlah lahan sawah. Hendi U Paranoto mengatakan, Semula 48. 415 hektar menjadi 46.984 hektar. Penguran jumlah lahan sawah ini disebabkan factor anomaly iklim yang terjadi selama tahun 2010. Sebab ada di bebera kecamatan yang daerahnya lebak. Sehingga kandungan airnya tinggi dan lahan tidak bisa di garap dengan baik, kondisi ini apabila di paksakan tidak akan mendapatkan hasil panen yang maksimal. “Jumlah lahan sawah menurun karena curah hujan yang tinggi selam tahun 2010. Sehingga para petani sawah tidak bisa menggarap lahannya, dan ini mempengaruhi target produksi beras di Musi Rawas,” katanya Selain menyangkut anomali iklim, faktor lain yaitu adanya alih fungsi lahan yang terjadi dimasyarakat petani. Dijelaskan, meskipun tidak tercapai target produksi padi sawah, namun terjadi peningkatan produksi pada lahan darat (padi gogo). Target yang ditetapkan pada tahun 2010 mencapai 23.440 Ton GKP. Meningkat menjadi 27.671 Ton GKP. Peningkatan produksi beras poadi gogo ini disebabkan oleh adanya penambahan luas areal lahan dari 10.931 hektar menjadi 12.139 Hektar. “Untuk jenis padi darat pada tahun 2010 produksinya mengalami peningkatan karena adanya penambahan areal lahan petani,” jelasnya Lebih lanjut Hendi mengatakan, meskipun target produksi tidak tercapai. Namun jumlah tersebut masih surplus untuk kebutuhan masyarakat lokal Musi Rawas. Selain itu masih dapat menyuplai ke daerah tetangga, seperti Kabupaten Rejang Lebong, Kepahyang dan Lahat. >> Saliem/ Imam

Kemenpera Bangun 320 Ribu Unit Rumah dari DAK

Kinerja Bupati Lingga Tidak Diragukan Lagi
di katakana cukup konsisten mengupayakan terwujudnya citra besar setiap tahunya untuk dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga selalu mendapatkan porsi yang cukup besar dan kecendrungan meningkat, peningkatan setiap tahun alokasinya dana pendidikan ini tentunya untuk mengontrol/ mengatur mutu dan kinerja Dinas Pendidikan di daerah, berdasarkan data yang di peroleh pada tahun anggaran 2008 untuk pendidikan mencapai Rp.95.080.197.565.-(16,81 %) dari total APBD yang berjumlah Rp.565.526.106. 010. dari angka ini jelas pula terlihat alokasi dana untuk mencerdaskan anak negeri Bunda Tanah Melayu ini, dan mengalami peningkatan baik dari persentase maupun jumlah Absolut tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp 67.337.736.914.-(12,32 %)dari total anggaran Rp546.522. 034.529.- namun demikian apakah pemerintah Kabupaten Lingga masih komitmen untuk memajukan pendidikan di negeri Bunda Tanah Melayu ini. Lalu bagai mana dimasa yang akan datang ?. “Bupati Lingga Drs H Daria, menyampaikan sampai kapanpun pendidikan di Lingga tetap akan di prioritaskan sebagai yang pertama, karena sector pendidikan merupakan salah satu sector yang harus mendapat prioritas utama dalam membangun daerah sendiri maupun bangsa Indonesia, bahkan beliau juga katanya, tidak menutupi kemungkinan pada tahun mendatang anggaran pendidikan akan di alokasikan sebesar 20% dari angran yang ada, sesuai amanat Undang-undang dasar. Tetapi belum ada daerah manapun sepengetahuna kita maupun didaerah lain di Indonesia yang mengalokasikan dana pendidikan sebesar itu, jelasnya,” Kepedulian dan komitmen Bupati Lingga yang terpilih untuk kedua kalinya ini di sadari karena pendidikan di pandang sebagai unsur utama dalam pembentukan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sedangkan titik berat pendidikan formal lebih di tekankan pada upaya menaikkan mutu pendidikan memperluas pendidikan dasar dan meningkatkan kesempatan belajar pada jenjang pendidikan yang lebih baik menuju Kabupaten Lingga yang maju, baik dari segi perekonomian nya, ilmu teknologi, dan tentunya dengan SDM yang berkualitas untuk bangsa dan Negara. >>Hr

Pemerintah Salurkan PNPM Rp46 Miliar Untuk Kepri
Jakarta,(MR) Pemerintah menyalurkan dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri sebesar Rp46,1 miliar untuk Provinsi Kepulauan Riau pada 2011, kata Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono. " Pada tahun 2011, untuk Kepri telah mendapatkan alokasi PNPM Mandiri sebesar Rp46,1 miliar," kata Agung dalam kunjungan kerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat. Agung mengatakan, dana tersebut akan disalurkan di 59 kecamatan yang berada di tujuh kabupaten/kota. Sementara itu, Tanjungpinang sendiri mendapatkan jatah senilai Rp2 miliar dalam bentuk dana PNPM mandiri perkotaan. Sementara itu, untuk PNPM Mandiri perumahan, pemerintah melalui Kementerian Perumahan Rakyat memberikan bantuan pembangunan 200 unit rumah serta peningkatan sarana dan prasarana untuk masing-masing kabupaten/kota. " Sehingga seluruhnya berjumlah 1.400 rumah, senilai Rp14 miliar," kata Agung. PNPM Mandiri adalah salah satu program bantuan langsung yang digalakkan pemerintah. Pada 2007, dana PNPM Mandiri telah disalurkan kepada 3.349 kecamatan, pada 2008 kepada 3.999 kecamatan, dan 2010 kepada 6.321 kecamatan di seluruh Indonesia. Agung Laksono berada di Tanjungpinang mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk melakukan kunjungan kerja. Presiden berada di Tanjungpinang untuk memberikan bantuan langsung kepada masyarakat, di antaranya kredit usaha rakyat, bantuan sosial, dan bantuan program nasional pemberdayaan masyarakat. Sejumlah menteri lain juga ikut dalam rombongan presiden, antara lain Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik, dan Mensesneg Sudi Silalahi. Presiden juga dijadwalkan berkunjung ke Bintan meninjau pelaksanaan pembangunan daerah setempat sebagai kawasan pariwisata. >> Ediatmo

Drs. H. Daria

Wakil Walikota Tasikmalaya :

Bertaqwa Bukan Hanya Sebagai PNS
Kota Tasik,(MR) “Bertaqwa bukan hanya sebagai Pegawai Negeri Sipil melainkan sebagai umat yang beragama” itulah ungkapan Wakil Walikota Ir.H. Dede Sudrajat, MP dalam pemberian orientasi dengan materi moral dan etika PNS kepada 171 CPNSD formasi umum tahun 2010 di Pendopo Kota Tasikmalaya didampingi Kasubag umum Kepegawaian Setda Kota Tasikmalaya. Wakil Walikota juga menyampaikan meski baru PNS 80% akan tetapi jangan menjadi pengahalang untuk mempersiapkan diri masuk ke dunia pemerintahan dan menjadi abdi negara “Jangan lupa sebagai PNS selalu junjung tinggi Ahlak dan budi pekerti, Profesionalisme, Tanggung jawab dan bebas dari KKN” katanya. Diakhir pemberian materi, Ia berpesan sebagai abdi negara harus selalu mengutamakan pelayanan kepada masyarakat dan meski satu angkatan, untuk karier kedepan bisa berbeda tergantung pada kinerja yang dilaksanakan “ Dari pelamar 9000 lebih, 171 orang yang diterima berarti anda adalah orang terpilih dan terbaik maka selalu utamakan pelayanan kepada masyarakat dengan kinerja yang baik ” pungkasnya. >> H. Ade Dimyati

Lingga,(MR) Sumber daya manusia (SDM) memiliki pernan yang sangat penting dalam proses pembangunan, manusia sebagai muara dari rangkaian proses tersebut harus di topang secara kokoh oleh beragam variable pendukungnya, salah satu komponen primer yang perlu mendapat perhatia khusus dalam pembangunan manusia adalah sector pendidikan, karena edukasi suatu sarana untuk meningkatkan kecerdasan dan keterampilan manusia, peningkatan kualitas baik dari sistem maupun pelaku pendidikan mutlak di perlukan untuk menghadapi tantangan globalisasi yang semakin berat di masa depan. Terkait pengimplementasian isu pendidikan pemerintah daerah Kabupaten Lingga bisa

Diklatpim TK II Syarat Duduki Jabatan Eselon II
Surabaya,(MR) Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepemimpinan Tingkat II yang dilaksanakan selama 10 minggu adalah suatu syarat untuk menduduki jabatan struktural Eselon II. Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Dr H Rasiyo MSi saat membuka Diklat Kepemimpinan Tingkat II Angkatan XXIII tahun 2011 di Badan Diklat Pemprov Jawa Timur Jl Balongsari Tama Surabaya, Kamis (17/2) mengatakan, Untuk menduduki jabatan struktural eselon II harus Diklat Pim II dulu, tapi kesemuanya tidak demikian ada pejabat sebelum ikut Diklat Pim II tapi sudah mempunyai jabatan eselon II. Ini semua harus dipahami bersama bahwa yang sudah mengikuti Diklat Pim II nantinya belum tentu jaminan menduduki jabatan eselon II. Ini harus dipahami para peserta diklat, memang ada peserta yang memaksakan diri karena sudah pernah diklat Pim II mengajukan kepada bupati/ walikota dan gubernur agar bisa menduduki jabatan eselon II. Harus disadari bahwa jabatan, jodoh, dan rezeki itu hanya Allah yang memilikinya. Jabatan eselon II adalah jabatan strategis, artinya memimpim yang secara teknis harus mampu bisa menjabarkan kemauan atasan langsung, jika di pusat adalah menteri, di provinsi gubernur dan di kabupaten kota adalah bupati/ walikota. Dikatakannya, kemauan Gubernur, Bupati/Walikota dalam menyampaikan visi misi dihadapan konstituante dan janji politiknya itu secara aktualisasi diwujudkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Pemerintah Daerah (RPJPD) baik di provinsi dan di kabupaten/kota. Kebijakan pada RPJM itu yang pertama mengedepankan kebutuhan dasar yang dilakukan warga masyarakat yang harus dipenuhi oleh pemerintah. Seperti pendidikan, kesehatan, papan, dan perumahan serta pangan. Sebagai pejabat eselon II harus mampu mejabarkan program itu dengan action konkrit kegiatan-kegiatan nyata yang menjadi tanggung jawabnya yang dipercayakan pimpinan kepada pejabat eselon II. Jika pejabat eselon II tidak bisa memahami secara pasti kemauan pemimpinnya yang dituangkan dalam bentuk RPJMPD pejabat itu tidak peka terhadap kondisi situasi yang ada. RPJM Jawa Timur 20102015 fokus pembangunan diarahkan untuk tercapainya tiga tujuan luhur, diantaranya terwujudnya peningkatan kesejahteraan rakyat melalui pembangunan ekonomi yang berlandaskan pada keunggulan daya saing, kekayaan sumber daya alam, SDM dan budaya bangsa yang didukung sepenuhnya oleh kemajuan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kemudian dalam RPJM, terwujudnya masyarakat bangsa dan negara yang demokratis, berbudaya, bermartabat menjunjung tinggi kebebasan dan bertangung jawab terhadap hak asasi manusia. Selanjutnya terwujudnya pembangunan adil dan merata yang dilakukan oleh masyarakat secara aktif yang hasilnya dapat dinikmati oleh seluruh bangsa Indonesia. Gubernur berpesan kepada para peserta diklat Pim TK II agar kesempatan selama 10 Minggu ini dipergunakan sebaik-baiknya untuk mengetahui lebih dekat tentang Provinsi Jawa Timur. Di Jawa Timur yang perlu diketahui khususnya bagi peserta dari luar provinsi Jawa Timur adalah Jembatan Suramadu, wisata Gunung Bromo, Lumpur Lapindo di Porong Sidoarjo tempat belanja sepatu dan tas di Tanggulangin Sidoarjo dan rawon setan di Surabaya. Kepala Lembaga Administrasi Negera (LAN), Dr Asmawi Rewansyah MSc mengatakan, diklat Pim TK II adalah gabungan suatu komunite untuk saling berbagi ilmu pengalaman dengan peserta dari berbagai latar belakang. Komunitas yang dirancang sebagai wacana pembelajaran serta dalam memenuhi kopetensi jabatan yang diharapkan. Setelah keluar dari jaring belajar nanti peserta diklat Pim TK II diharapkan bisa menjadi suatu pimpinan birokrasi pemerintahan dapat berubah dan mengadakan perubahan. Perubahan baik dalam sikap perilaku keluasan wacana kedalaman pandangan manajerial dan teknis yang kesemuanya merupakan satuan kesatuan kopetensi yang utuh sebagai pemimpin birokrasi pemerintahan. Penembangan kompetensi kepemimpinan ini penting dilakukan agar bisa tercipta para pemimpin yang tanggap dan trampil serta kapabel dalam menyikapi besarnya perubahan lingkungan yang strategik pada dewasa ini. Sudah menjadi isu publik bahwa senigritas dan koordinasi antar istansi pemerintah merupakan masalah klasik yabg sampai sekarang masih mengganggu dalam penyelenggaraan pemerintahan negara. Sangat dipahami bahwa sinergi antar istansi pemerintah banik pusat, antar pusat dan daerah, antar pemerintah daerah mutlak diperlukan dalam rangka pembangunan regional dan nasional yang berkelanjutan. Hal ini telah ditekankan oleh Presiden RI, Dr Susilo Bambang Yudhoyono pada saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional 2010 – 2014 pada Desember 2010. Presiden mengatakan, sebagai kepala pemerintahan presiden akan berjalan bersama-sama dengan para menteri, para pemimpin sektoral dan para gubernur yang bertangung jawab terhadap pembangunan regional. Sinergi antara menteri dan gubernur dibantu bupati dan walikota sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan pembangunan nasional. Saat ini pemerintah pusat hanya memiliki kontribusi 40 persen terhadap keberhasilan pembangunan sementara sisanya merupakan kontribusi pemerintah daerah. Penomena ini menjunjukan pemilikan kewenangan yang lebih luas oleh pemerintah daerah. Kewenangan yang luas kepada daerah ini memerlukan koordinasi pengaturan yang lebih baik untuk mengharmoniskan dan menyelaraskan pembangunan. Membahas sinergitas antara instansi pemerintah perlu dikaitkan secara riil dengan program yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menegah (RPJM) 2010-2014. Khususnya dalam program pembangunan yang berkeadilan yang menjadi fokus saat ini yang meliputi pembangunan pro rakyat dan keadilan untuk semua dan pencapaian pembangunan milinium. Keberhasilan pencapaian pembangunan hanya dapat dicapai dengan penguasaan dan ketersediaan kunci sukses. Kunci sukses tersebut, strategi program yang inklusif merata berkeadilan, kebersamaan sinergi positif diantara semua komponen bangsa, dukungan yang luas dari masyarakat, integritas dan etika pemerintahan merupakan syarat profesionalisme pada pemimpin pelaku pembangunan serta lingkungan dalam negeri yang kondusif. Kapala Badan Diklat Provinsi Jawa Timur, Drs Saiful Rachaman MM MPd mengatakan, diklat kepemimpinan tingkat II dilaksanakan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Pegawai Negeri Sipil PNS) dan PP Nomor 100 Tahun 2000 tentang terwujudnya PNS yang memiliki kopetetsi sesuai

dengan jenjang jabatannya pada tingkat eselon II. Diklat Kepemimpinan (Pim) Tingkat (TK) II angkatan XXIII Tahun 2011 yang diikuti oleh 180 peserta pejabat berbagai instansi baik dari pusat dan daerah serta istansi vertical dari seluruh Indonesia. Kemudian diklat ini direncanakan akan berlangsung selama 10 minggu. Diklat kepemimpinan tingkat II angkatan XXIII tahun 2011 mengambil tema “Akselerasi Sinergi Istansi Pemerintah Dalam Mewudkan Pembangunan Yang Berkeadilan”. Dengan tema tersebut sangat diperlukan peran kepemimpinan yang berkualitas sebagai kunci utama mencapai percepatan pembangunan yang berkeadilan. Keberhasilan dalam melaksanakan kegiatan roda pembangunan dalam penyelenggaraan pemerintah ke depan. Melalui kepemimpinan yang berkualitas diharapkan tercipta birokrasi yang amanah dan profesional. Yang pada gilirannya akan menjadi ujung tombak penggerak pembangunan di daerah serta pemba-

ngunan dapat berjalan secara akselerasi. Melihat besar harapan kepada birokrat serta menyadari beratnya tantangan yang harus dihadapi ke depan maka para peserta calon diklat Pim TK II pada diklat ini diwajibkan sepenuhnya dapat berkonsentrasi pada proses pembelajaran. Selanjutnya bisa mentaati peraturan, bersikap toleran menghargai sesama peserta dan widya iswara (WI) serta menjaga kehormatan lembaga ini. Kurikulum diklat Pim TK II ini disusun untuk memenuhi kebutuhan kompetensi pada jenjang jabatan eselon II di seluruh instansi pemerintah baik di pusat mupun daerah. Atas dasar pemikiran tersebut maka secara garis besar kurikulum diklat Pim Tk II ditetapkan terdiri dari 4 mata kajian yakni kajian paradigma, kebijakan publik,manajemen strategi dan kajian aktualisasi. Untuk mengukur mata kajian tersebut maka selama diklat berlangsung akan dilakukan evaluasi secara berjenjangdan terstruktur mulai pelakasanaan kajian hingga diklat selesai. >> Pray/Dea

4
RS Di Surabaya Siap Terapkan Paket Berobat
Surabaya,(MR) Rumah sakit siap memberlakukan sistem paket berobat dalam layanan kesehatan untuk masyarakat. Selama ini, sistem paket berobat baru diterapkan di RS Pemerintah dan swasta yang melayani pengguna Jamkesmas, Jamkesda dan Jamkesmas non kuota. Menurut Dr. dr. Slamet Riyadi Yuwono, DTM&H MARS Ketua Perhimpunan RS Indonesia (Persi) Jawa Timur, sistem paket berobat sama seperti Indonesian-Case Base Group (INA CBG) untuk pasien miskin pemegang kartu Jamkesmas, Jamkesda dan Jamkesmas non kuota. Pria yang juga menjadi Direktur RSU dr. Soetomo Surabaya itu mengatakan sistem paket berobat disusun karena adanya ketidakpastian tarif berobat di RS. Akibatnya, RS lokal dianggap kalah unggul jika dibandingkan dengan RS asing yang menerapkan sistem itu. Dengan sistem paket berobat, nantinya biaya pengobatan dan perawatan pasien akan memiliki tarif tertentu sesuai kelasnya masing-masing. Biaya itu sudah termasuk kamar, obat pemeriksaan penunjang dan honor dokter. “ Berapa tarifnya akan diatur pimpinan daerah. Dengan begitu, pasien mendapat kejelasan jika berobat,” katanya. Hanya saja, penetapan tersebut masih menunggu peraturan dari Menteri Kesehatan. Setelah itu, baru ada peraturan dari gubernur dan bupati/walikota untuk RS di daerah. >>DEA

Berita Utama
mini bus yang merupakan aset daerah. Perawatan ini, merupakan tahun ketiga dilaksanakan oleh dishub, setelah diserahkan kepada bagian umum sekretariat daerah pada 17 maret 2007 lalu. Lahirnya Perpres ini, tidak hanya menjadi kendala bagi operasi kendaraan umum, melainkan sejumlah dinas teknis pemerintahan diseluruh Indonesia, karena aturan ini diberlakukan secara serentak mulai tahun 2011, yang mana aparatur pemerintah dimasingmasing daerah, tengah melakukan persiapan dan kelengkapan administrasinya. Sejauh ini, dinas perhubungan juga telah mencari alternative, agar kendaraan tetap beroperasi, sehingga dapat meringankan masyarakat, di pedesaan. Langkah tersebut telah dikonsultasikan kepada Dinas Bappeda, BPKD dan Dispenda setempat, Sayangnya langkah ini tidak membuahkan hasil yang baik. Kepada tiga satuan ini, Dinas perhubungan melobi supaya mini bus Pemkab itu dapat dioperasikan secara swakelola atau setidaknya dilakukan (PL) penunjukan langsung selama dua bulan kedepan, sambil menunggu rampungnya kelengkapan yang diperlukan. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Drs H. Abdullah M,si. mengatakan, dalam komitmennya, pemerintah daerah sepakat untuk mematuhi acuan Perpres No 54 tersebut, namun demikian, jika kegiatan ini dianggap sangat mendesak dan menyangkut kepentingan masyarakat banyak, kelengkapan administrasinya bisa dilakukan belakangan (menyusul), asalkan disetujui panitia anggaran (panggar) di DPRD Natuna. paparnya. Hal tersebut juga ditambahkan Plh Sekda Natuna Drs. Minwardi, revisi pedoman tentang pengadaan barang dan jasa, ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Pada Jumat, tanggal 6 Agustus 2010 lalu ini. Dirumuskan dengan maksud, guna mempercepat proses pengadaan, (Awal Tahun Fiskal yang sedang berjalan). Diharapkan apabila pelaksanaan pekerjaan sudah dimulai pada bulan Januari- Februari, maka penyerapan APBN atau APBD tidak menumpuk diserap pada triwulan keempat, namun sejak triwulan pertama sudah diserap dengan baik. Usaha ini, untuk mempercepat dilakukan, pengangkatan pejabat perbendaharaan (Pejabat Pembuat Komitmen, Bendahara Penerimaan, Bendahara Pengeluaran, Verifikator, Pejabat Pemeriksa atau Penerima Barang, Pejabat Penerbit SPM) yang diangkat tidak setiap tahun. Namun jabatan tersebut bisa berpindah, apabila ada rotasi dan mutasi terhadap jabatan bersangkutan (revisi Keppres No. 42/2002), Pembentukan Unit Layanan Pengadaan (ULP) permanen, Disediakan biaya untuk melakukan proses pengadaan mendahului berlakunya dokumen anggaran, dan kontrak baru ditandatangani pada waktu Dokumen Anggaran telah berlaku sah (disebutkan dalam pasal PerPres Nomor 54/2010). Akselerasi penggunaan EProcurement, mulai tahun 2011, diwajibkan (mandatory) pada tahun 2012, seluruh K/L/ D/I mempergunakan sistem eProcurement, Ini adalah effort untuk mewujudkan pasar yang terintegrasi secara nasional, untuk mencapai efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas lebih tinggi, Untuk itu, dilakukan revisi Peraturan Pemerintah Nomor 29/2000 tentang Jasa Konstruksi, Penyederhanaan aturan, diperkenalkan Lelang Sederhana, serta Pengadaan Langsung untuk barang dan jasa yang sudah memiliki price list dikenal luas (Harga mobil GSO, sewa hotel dan kantor). Untuk pekerjaan ini, tergantung dengan cuaca (reboisasi, pembenihan), maupun layanan yang harus tersedia sepanjang tahun mulai tanggal 1 Januari ( pelayanan perintis udara/laut, pita cukai, konsumsi/obat di RS, konsumsi di Lapas, pembuangan sampah, dan cleaning service) diperkenalkan contract multiyears (jamak tahun), dan asalkan nilai kontrak tidak lebih dari Rp10 Miliar, persetujuan langsung dilakukan oleh PA masing-masing (tidak lagi minta persetujuan Menteri Keuangan. Diluar itu, tetap meminta persetujuan Menteri Keuangan. Karena Perpres yang baru, perlu pemahaman, untuk itu aparaturnya perlu diberikan Pendidikan Kilat (diklat) supaya kita tidak salah menafsir daripada proresnya, sebab resiko sangat fatal. Menjelang rampungnya penyusunnan Petunjuk Mutlak (Juklak), setiap dinas diminta untuk melayangkan paket kegiatan apa yang akan dilelang termasuk panitia pengadaan secara internal, sementara

Tahun Edisi 231 Tahun X I 3- 10 Maret 2011

Revisi Kepres Lumpuhkan Transportasi Darat Natuna
untuk hubungan dengan jajaran kontraktor, pemkab juga telah melayangkan edaran perubahan sebelum ada juklak tersebut, kemudian disusul dengan sosialisasi. Semoga perubahan ini tidak menimbulkan hambatan pembangunan, karena kita sudah komitmen untuk melaksanakan pedoman tersebut, alasannya tidak jauh beda dengan sebelumnya, cuma ada Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) tentunya, diperlukan kesiapan perangkat SDM nya informasi melalui internet. Bupati juga telah menunjuk tiga titik lokasi pengumuman di kantor bupati, Dinas PU dan Natuna Gerbang Utaraku (NGU). Sebelumnya pengumuman ini melalui media cetak, setelah diberlakukannya Perpres baru, dilakukan melalui internet. Selain LPSE ada lagi Unit Layanan Pengadaan (ULP), sekretariatnya dibagian pembangunan juklaknya sebagai pedoman sedang disiapkan dalam pekan ini bakal disebarkan disetiap dinas, kontraktor juga telah melakukan sosialisasi oleh PU terhadap perubahan Kepres ini. >> Roy

Plh Sekda Natuna, Drs .Minwardi

Penambang Liar Hengkang

Warga Merasa Lega
Muara Bungo,(MR) Warga Dusun Tanjung Menanti, Kecamatan Bathin II Babeko Kabupaten Muara Bungo merasa lega. Setelah Pelaku penambang emas liar didaerah tersebut hengkang dari lokasi. Sejumlah Warga setempat Kepada wartawan Media Rakyat Muaro jambi mengatakan, para penambang emas liar ini sangat mengganggu ketentraman dan kenyamanan mereka. Sebab bunyi mesin dompeng (mesin penyedot pasir emas) yang sangat bising dan beroperasi siang malam. Selain itu para penambang emas liar ini juga mencemarkan lingkungan, sebab air sungai menjadi berlumpur, disamping itu mereka juga membuang limbah berbahaya kedalam sungai. Sehingga air tidak dapat dikonsumsi. Untuk menghindari makin menjamurnya para penambang emas liar ini, beberapa waktu lalu warga daerah ini berusaha mengusirnya, Upaya warga ini segera diketahui pihak kepolisian setempat. Sehingga tidak menimbulkan bentrok. Kapolres Bungo AKBP Yasir Sik kepada Wartawan mengatakan, menindak lanjuti adanya penambang emas tanpa izin (PETI) tersebut, pihaknya beserta jajaran Polsek Babeko telah mengamankan pelaku penambang ilegal tersebut. Dikatakan pihaknya telah mengaman seorang tersangka berinisal Fen, berikut barang bukti berupa pipa paralon dan satu selang air serta satu karpet sebagai alat untuk menambang emas. Kapolres menyebutkan, ketika petugas turun langsung lokasi. Ada beberapa orang pelaku PETI langsung kabur. Namun pihaknya akan tetap mengintensifkan razia terhadap para pelaku penambang emas liar tersebut. Diutamakan dalam kawasan Dusun Tanjung Menanti yang saat ini terus di incar para penambang liar. Rio Desa Tanjung Mananti, Udin beberapa waktu lalu mengakui bahwa warganya telah melakukan pengusiran terhadap para penambang emas liar. Sehingga para penambang tersebut tidak ada lagi melakukan kegiatan didaerahnya. >> Suyono

PU Cipta Karya Surabaya Targetkan Bangun 7 IPAL Komunal
Surabaya,(MR) Guna mengurangi beban pencemaran dari limbah rumah tangga di sekitar Kali Sura-baya, Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Jatim bakal membangun Instalasi Pengol-ahan Air Limbah (IPAL) komu-nal. Targetnya, tahun ini akan dibangun tujuh unit IPAL di tujuh titik di sepanjang Kali Surabaya. Kepala Bidang Air Bersih dan Pengelolaan Lingkungan Permukiman Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Jatim, M.Anwar saat dikonfirmasi, Jumat mengatakan, pemanfaatan IPAL komunal tersebut bisa membantu pengo-lahan sanitasi masyarakat. Ini karena limbah yang dihasilkan rumah tangga dapat diolah terlebihdahulu di saluran menuju IPAL sebelum dibuang ke sungai. Dengan begitu, beban pencemaran di Kali Surabaya bisa ditekan dan kualitas air dapat menjadi lebih baik. Untuk lokasi pembangunan, rencananya kini masih dipetakan. Untuk membangun IPAL pun juga harus menyiapkan lahan khusus untuk bak penampungannya. Memba-ngun IPAL memang tidak mudah, seperti mencari lahan untuk pembangunan yang strategis di wilayah masyarakat yang telah siap masih perlu pengkajian. Namun, tak menutup kemungkinan jika ada masyarakat yang mengajukan pembangunan, maka pihaknya pun akan bersedia merealisasikannya. Pemanfaatan IPAL itu juga dapat digunakan untuk menampung limbah MCK yang memiliki beban pencemaran cukup tinggi. “Kotoran manu-sia jika dapat diolah bisa men-jadi biogas. Sehingga, rencana-nya di IPAL ini juga akan ada penampungan kotoran MCK. Selain untuk biogas, yang cair bisa diolah di IPAL dan yang padat juga bisa diolah jadi pupuk,” katanya. Menurut dia, dalam pemba-ngunan IPAL komunal ini, pihaknya hanya akan memba-ngun dan pengelolaannya akan diserahkan pada masyarakat sekitar IPAL. Yang pasti loka-sinya di sepanjang bantaran Kali Surabaya. Namun sebe-lum membanggun IPAL, ia berharap agar masyarakat di sekitar bantaran memiliki pemahaman tentang penge-lolaan limbah domestik dan bisa mengelola secara maksi-mal. Ini karena biaaya pemba-ngunannya cukup mahal. Per unit bisa menghabiskan dana Rp 200-300 juta. Adapun proses pemba-ngunan kedua IPAL tersebut dibangun secara cluster. IPAL komunal domestik merupakan sarana berupa sumur atau tandon yang ditanam di tanah sejumlah sembilan bak. Untuk bak pertama berfungsi sebagai penampung awal air limbah rumah tangga. Setelah itu, disalurkan pada bak kedua de-ngan proses penjernihan hingga memasuki bak yang terakhir. Pada proses di IPAL terse-but, dapat diketahui perbedaan limbah rumah tangga yang belum dan telah diolah. Pada bak satu, air masih tampak keruh dan berwarna kelabu, namun air hasil olahan pada bak kesembilan lebih tampak jernih dan bening. Air pada bak ke-sembilan tersebut yang nanti-nya akan salurkan ke sungai. Pembangunan IPAL komu-nal ini sebelumnya juga telah direalisasikan oleh Badan Ling-kungan Hidup (BLH) Jatim di dua tempat, yakni Kelurahan Karah Kecamatan Jambangan dan Desa Bambe Kecamatan Driyorejo. Dari data BLH, di sepanjang Kali Surabaya pada dasarnya membutuhkan sebanyak 74 unit IPAL yang pele-takan pembangunannya berada di Kecamatan Wonokromo sebanyak 20 unit, Jambangan 24 unit, Karang Pilang 14 unit dan Kecamatan Driyorejo 16 unit. Selama tahun 2011, Perum Jasa Tirta (PJT) I juga menyatakan kesediannnya untuk segera membangun IPAL komunal domestik. Kepala Biro Pengelolaan Data dan Lingku-ngan PJT I, Ir Vonny C Setia-wati MT menyatakan, pihaknya siap membangun satu unit IPAL per tahunnya. Namun penempatannya tak hanya di Kali Surabaya, tapi di sepanjang DAS Brantas. >> DEA

Natuna,(MR) Awal Januari 2011, sejumlah mini bus, dioperasikan sebagai angkutan perkotaan bersubsidi, tidak lagi berjalan sebagaimana mestinya. Ini dikarenakan terjadinya perubahan (revisi) Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 80 Tahun 2003, diganti menjadi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2010 tentang pedoman pengadaan barang dan jasa. Agar dapat kembali mengoperasikan kendaraan tersebut, pihak pemerintah juga diwajibkan untuk memenuhi ketentuan administrasi sesuai aturan baru diberlakukan pada awal 2011 ini, salah satunya adalah penerbitan Pedoman umum (Pedum) oleh kepala daerah dan pembekalan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk ditempatkan sebagai panitia pelaksana. Menurut kepala bidang perhubungan darat, Fadli, operasional bus kota bersubsidi, tidak dapat dilaksanakan karena harus dilakukan pembentukan Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) dan Pedoman Umum (Pedum) dan lembaga pengadaan secara elektronik. Sambil menunggu rampungnya persiapan teknis pelelangan yang mengacu pada Perpres, pihak dishub juga memanfaatkan waktu luang, untuk memberikan perawatan dan perbaikan kepada 10 unit

Petikan Keputusan Walikota Tasikmalaya Tentang CPNSD, Diserahkan

Polisi Hentikan Aksi Pemblokiran Sopir Truk di Merak
ada di areal pelabuhan harus habis sebelum kendaraankendaraan yang berada di kawasan " fly over " atas masuk pelabuhan, katanya. Menurut seorang supir, Firdaus, aksi pemblokiran jalan pintu masuk Pelabuhan Merak dilakukan dari pukul 01.00 hing-ga 03.00 WIB. "Pemblokiran pintu masuk tidak berlangsung lama karena pihak kepolisian berjanji akan bertindak adil. Para supir yang sudah menung-gu di kantong parkir jalan layang Cikuas Atas, Merak, melihat ke bawah bahwa ada beberapa truk yang di bawah melintas dan masuk ke Pelabuhan Merak tanpa antre di tol," katanya.>> Sukendar

Merak,(MR) Aparat Kepolisian Resor Cilegon, Banten berhasil menghentikan aksi pemblokiran jalan oleh ratusan orang supir truk yang kesal karena sudah hampir sepuluh hari mengantre. " Kami mengerahkan semua personel Lalu Lintas Cilegon untuk mengatur antrean kendaraan baik yang ada di jalan layang Cikuasa Atas, Merak, dalam tol Cilegon Barat dan Timur maupun jalan protokol Kota Cilegon, dengan dibantu pasukan pengendalian massa (Dalmas)," kata Kepala satuan Lalu Lintas Polres Cilegon, Ajun Komasaris Polisi Primadanu Coli Brito, Sabtu. Aparat kepolisian menertibkan pengaturan lalu lintas truktruk karena antrean di Pelabuhan Merak sudah terjadi hampir 10 hari hingga menimbulkan kemacetan panjang, katanya. Ratusan supir truk sempat melakukan pemblokiran jalan pada Sabtu dinihari namun aparat kepolisian berhasil menghentikan aksi tersebut setelah dicapai kesepakatan dengan para supir, katanya. " Aksi para supir itu saya rasa wajar, dan pada saat itu juga aksi dapat diredakan setelah kami mencapai kesepakatan," katanya. Kesepakatan tersebut, kata

Primadanu, antara lain mengatur prioritas bagi kendaraan yang ada di areal Pelabuhan Merak. Semua kendaraan yang

Kota Tasikmalaya, (MR) Walikota Tasikmalaya Drs.H. Syarief Hidayat M.Si secara simbolis memberikan petikan keputusan Walikota tentang pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah Kota Tasikmalaya dari formasi umum tahun anggaran 2010 di Aula Balekota Tasikmalaya Jl. Letnan Harun No.1 disaksikan Sekretaris Daerah Drs.H. Tio Indra Setiadi, Kepala Bagian Kepegawaian serta 171 CPNSD Kota Tasikmalaya. Dalam sambutannya Walikota juga menyampaikan arahan untuk menjunjung tinggi kejujuran dan loyalitas pada peraturan “ Ini bukan seleksi terakhir, masih ada seleksi yang lain diantaranya kepangkatan dan jabatan dan jangan lupa ini juga menjadi titik awal untuk mengabdi kepada negara sebagai aparatur yang profesional berdasarkan pendidikannya ” katanya. Ditambahkan Walikota bahwa penerimaan CPNSD bukan sepenuhnya kewenangan Pemerintah daerah akan tetapi pusat “ Daerah hanya sebatas mengusulkan saja untuk ketentuan quota dan penilaian kewenangannya itu ada dipusat ” tambahnya, serta mengucapkan selamat kepada para CPNSD atas kelulusannya. Kabag Kepegawaian Setda Kota Tasikmalaya Drs.Asep Gofarulloh M.Pd dalam laporannya menyampaikan petikan Keputusan Walikota dengan no:813/KEP.19-KEPEG/2010 diberikan kepada 171 orang dengan susunan Golongan III/b 8 orang, III/a 99 orang, II/c 50 orang, II/b 10, II/b 10 orang dan II/ a 4 orang. >> Iin Kartiwan

Edisi 231 Tahun X I Tahun 3- 10 Maret 2011

Sos-Ek-Bis
Bandung,(MR) Perkembangan sosial ekonomi kota Bandung dibarengi tingginya aktivitas masyarakatnya, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk memenuhi kebutuhan sarana transportasi angkutan umum. Untuk itu kedepan, pentingnya dibangun sistem transportasi pelayanan angkutan publik yang bersifat massal, diantaranya pengoperasian bis Trans Metro Bandung. Ditata sampai pada posisi yang benar-benar memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Hanya saja pengoperasian bis ini membutuhkan dukungan infrastruktur memadai, satu diantaranya pengadaan shelter sebagai tempat henti menaikan dan menurunkan penumpang. Shelter yang tidak saja representatif tapi juga memberikan kenyamanan bagi penggunanya. Namun mengingat fasilitas ini relatif mahal, Pemkot Bandung menjalin kerjasama dengan badan usaha yang mengacu kepada Perpres RI Nomor 67 Tahun 2005 tentang kerja sama pemerintah dengan badan usaha dalam penyediaan infrastruktur. “Pembiyaan tidak lagi menggunakan APBD tetapi melalui investasi pengusaha dengan kompensasi pengelolaan reklame” kata Wali Kota Bandung, H Dada Rosada, memulai pengadaan 32 shelter TMB dengan meletakan batu pertama pembangunannya, di salah satu titik strategis koridor I TMB trayek CibeureumCibiru, tepatnya depan pusat perbelanjaan Carefure, Jalan Sukarno-Hatta. Secara bertahap tapi pasti, imbuh Dada, pada 2013 nanti pelayanan transportasi Kota Bandung lebih bagus, pelayanan transpotasi anggkutan umum yang lebih memberikan kenyamanan. Bhkan Dada menandaskan, TMB bagian penting dari penataan sistem transportasi terintegrasi peningkatan pelayanan publik pada sektor angkutan darat. Diharapkan, tidak saja mampu mengatasi peresoalan kemacetan lalu lintas tapi juga polusi udara. “Seharusnya shelter dibuat sebelum TMB diopera-

5

Korban Kecelakaan Maut di Probolinggo dapat Santunan Jasa Raharja

Kota Bandung Bangun 32 Shelter TMB Senilai Rp 13,5 M
sikan. Mudah-mudahan shelter bisa selesai tepat waktu. Ketika selesai, dijaga kebersihan lingkungannya, dioperasikan dan dirawat secara konsisten agar shelter tidak rusak sebelum habis masa pakainya,” ujarnya. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Prijo Soebiandono mennyebutkan, keterlambatan pengadaan shelter dan sarana penunjangnya, selain persoalan pendanaan yang besar, juga disebabkan aspek perijinan yang tidak mudah. “Perijinan pembangunan shelter dan sistem tiketing elektronok ini, karena letaknya Jalan Soekarno-Hatta yang berstatus jalan nasional, diterbitkan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV Kementerian Pekerjaan Umum,”. Prijo menegaskan, TMB adalah bagian dari reformasi sistem angkutan umum perkotaan. Angkutan umum berbasis bus ini, dikatakannya memiliki ciri utama, diantaranya pemberangkatan terjadwal, berhenti di halte khusus, aman, nyaman, biaya terjangkau dan ramah lingkungan. TMB di koridor I ini, nantinya akan ditingkatkan menjadi 39 dari 10 bus yang sudah ada sekarang. “Pengoperasian sementara kini masih oleh Perum Damri Bandung. Pengelolaan ke depan, diupayakan harus dalam bentuk konsorsium. Siapapun yang berminat, terutama pengusaha angkot bisa bergabung dalam wadah konsorsium,” ujarnya. TMB sejak diresmikan pengoperasiannya 24 September 2008 lalu, kata Prijo, telah mengangkut 304.769 penumpang dengan pendapatan Rp 667.228.500,Diperoleh dari penjualan tiket Rp 3.000 per penumpang umum (140.080) dan Rp 1.500 per penumpang pelajar/ mahasiswa (164.719). Sementara biaya operasional10 unit TMB mencapai Rp 2 juta sehingga terdapat subsisi Pemkot sebesar Rp 1,332. 771.500. “ Dengan selesainya pembangunan shelter dan sistem tiket elektronik smart card, kinerja TMB menurutnya akan meningkat. Sehingga kedepan tidak lagi membebani APBD dan dapat mandiri. Bahkan tidak mustahil, bisa memberikan konteribusi terhadap PAD,” imbuh Prijo. >> Dodi Sulaeman

Probolinggo,(MR) Kepala Perwakilan Jasa Raharja Pamekasan Kotot Subandriyo membayarkan santunan kepada ahliwaris korban kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Desa Tamansari Kecamatan Dringu Probolinggo Senin 14 Januari pukul 03.45 dini hari yang lalu, yang mengakibatkan 5 orang meninggal dunia, 2 orang luka berat dan 3 orang luka ringan Santunan dibayarkan langsung di rumah ahliwaris korban pada hari Rabu, 16 Pebruari 2011lalu kepada masing-masing ahliwaris sebesar Rp. 25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah) kepada 4 orang ahliwaris, yaitu korban meninggal dunia atas nama Atwi (40) diterima oleh isteri korban atas nama Asnani, korban meninggal dunia atas nama Suleha (35) diterima oleh suami korban atas nama Misrawi, korban meninggal dunia atas nama M. Ainur Rafli (7) diterima oleh orangtua korban atas nama Misrawi dan korban meninggal dunia atas nama HJ. Aminah diterima oleh anak korban atas nama Misrawi, kesemuanya merupakan sopir dan penumpang mobil KIA Pregio P-1876.QG rombongan keluarga acara Peringatan Maulid Nabi dari Sumenep menuju Situbondo. Sedangkan korban meninggal dunia atas nama Hadi Sunariyono yatu sopir Truck S-8593-UW dibayarkan oleh PJ Kantor Pelayanan Mojokerto Donny Irvanny, SE sebesar Rp.25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah) sesuai domisili korban/ahliwaris yang diterima isteri korban atas nama Lailatul Mafula alamat Dusun Pandaan Rt. 001/RW. 001 Desa Kepuharum Kecamatan Kutorejo Kabuapten Mojokerto. Pada kesempatan tersebut Kepala Perwakilan Pamekasan Kotot Subandriyo, dan Penaggung Jawab Kantor Pelayanan Mojokerto Donny Irvanny atas nama Pimpinan dan Keluarga Besar Jasa Raharja menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya dan merasa prihatin atas musibah tersebut semoga almarhum/almarhumah diterima disisi Allah SWT dan diampuni segala dosanya dan kepada keluarga yang ditinggalkan mudah-mudahan diberikan ketabahan iman dalam menghadapi cobaan tersebut. Keluarga korban pada kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas segala upaya dan bantuan dari Jasa Raharja sehingga santunan dapat segera diterima oleh ahliwaris dalam waktu yang relative cepat. >>Dea

Wisata Perhutani Jatim Raup Pendapatan Rp 8,23 M
kalau perlu sebagai unsure pimpinan harus turun tangan melayani pelanggan, untuk memberi contoh tim pelaksana lapangan, bagaimana harus melayani pelanggan. Pembuatan paket-paket wisata, paket rapat dan paket event, sangat menunjang pencapaian target pandapatan tahun 2010 lalu. Pola Clustering yang diterapkan tahun 2010 lalu merupakan upaya meningkatkan efektifitas organisasi dan obyek yang dikelola.Obyek wisat yang dikelola KBM JLPL dibagi dalam 6 Cluster yaitu Cluster Bojonegoro meliputi Sowan, Prataan, Goa Putri Asih dan Dander, Cluster Sarangan meliputi Cemorosewu, Mojosemi, Ngadiloyo, Puindak Kiwo dan Puspa Sarangan, Cluster Padusan meliputi : Padusan, Grenjengan, Dlundung dan Sumberboto, Cluster Tretes meliputi Kakekbodo dan Foresta Tretes, Cluster Malang meliputi Sumber Darmi, Coban Talun, Coban Pelangi, Kraton Gunung Kawi dan /sendang Biru dan yang keenam adalah Cluster Jember, meliputi Papuma, Grajagan dan Foresta Pasir Putih. Mulai tahun 2011 ini, pengelola setiap obyek diberi sebutan Site Manager, koordinatornya dinamakan Area Manager dan yang semula disebut Asisten Manager diganti menjadi District Manager, dilengkapi dengan uraian tugas yang lebih detail, bahkan akan segera diterbitkan manual untuk masing-masing petugas. Perubahan itu dimaksudkan untuk memberikan motivasi dan kePDan masing-masing level manajemen, sehingga memiliki otoritas proporsional. Dengan demikian, akan tumbuh dinamika bisnis dan kreatifitas dalam membangun produk maupun jejaring dan strategi pemasaran di masingmasing obyek, khususnya pada 3 obyek andalan yaitu Padusan, Kakekbodo dan Tanjung Papuma.Tahun 2011, target RKAP adalah sebesar Rp.12,12 M dengan perkiraan tak kurang dari Rp.15 M akan bisa diraup pada tahun ini.Dukungan puncak management Perum Perhutani dengan memberikan investasi yang intensif sejak tahun 2009 sebesar Rp.1,1 M dan tahun 2010 lalu sebesar Rp.2,8 M akan tidak sia-sia dan memberikan hasil optimal bila pola management yang sedang dikembangkan terus diikuti dan tidak diubah-ubah asal tampil beda oleh pejabat barunya. >> DEA

Kepala Desa Payung Rejo

Murgunadi, Menejer Pengelolaan Ekowisata dan Jasa lingkungan

Sukses Kolektif Sertifikat Warga
Mojokerto,(MR) Kepala Desa Miseri S.Pd mempunyai program untuk mengadakan Koletif sertifikat tanah di Desa Payung Rejo. Sebanyak 83 bidang tanah sudah dalam proses pembu-atan sertifikat di kantor BPN Kabupaten Mojokerto. Di temui di halaman Kantor BPN kepala Desa yang juga adalah Pegawai Negeri sebagai penjaga Sekolah mempunyai keinginan agar masyarakat di desanya semua tanahnya bisa mempunyai sertifikat. Sesuai UU No 97 tentang pertanahan yang surat tanahmya dari letter C dan UU No 98 pembuatan tanah berdasarkan akte. Saat ini BPN tidak mengeluarkan petok D tapi langsung sertifikat. Sertifikat yang akan di kelurkan berdasarkan letter C dan biaya berdasarkan luas/ sempitnya tanah. Menurut Miseri SPd diadakan nya pengkolektifan setifikat ini untuk memudahkan masalah hak milik dan bisa terpilahpilah. Tujuan Maseri ke kantor BPN saat itu untuk mengecek berkas warganya supaya tidak hilang dan untuk pembenahan proses administrasi berdasarkan Letter C dan seluruh warga Desa Payung Rejo Kecamatan Kuto Rejo menyambut baik keinginan dari Kepala Desanya yang memeng ingin memperjuangkan warga Desanya agar kepemilikan tanah di desa jelas berdasar Sertifikst yang di keluarkan BPN. >> DEA

Pemkot Tasik Bagikan Beras Malikin

Kota Tasik,(MR) Wakil Walikota Ir.H.Dede Sudrajat MP selaku Pembina Malikin Kota Tasikmalaya secara simbolis memberikan beras kepada warga Rw.04 Kelurahan Lengkong Sari Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya disaksikan tokoh masyarakat serta jajaran pengurus malikin Kota Tasikmalaya, Rabu pekan lalu. H. R.E. Sujana selaku Ketua Malikin Rw.04 menyambut kedatangan Wakil Walikota dan menyampaikan laporan bahwa beras yang akan diberikan tidak kepada seluruh warga RW.04 melainkan kepada mereka yang terdaftar kurang mampu menurut data dari masing-masing RT “105 warga akan diberi bantuan beras masing-masing sebanyak 3 Kg dan pembagian beras ini dilaksanakan per 3 bulan ” tuturnya. Ditambahkan Sujana bahwa kegiatan malikin di RW. 04 sudah berjalan sejak tahun 2003 dengan nama yang berbeda dan merupakan perintis dari kegiatan Malikin “ Warga kami telah menjalankannya sejak tahun 2003 karena ini program kepedulian terhadap tetangga ” pungkasnya. Wakil Walikota Ir.H.Dede Sudrajat MP dalam sambutannya menyampaikan bahwa kedatangannya merupakan silaturahmi kepada warga khususnya Rw.04 Kelurahan Lengkong Sari serta beliau mengucapkan terimakasih kepada para agnia yang telah menyisihkan sebagian hartanya mendukung kegiatan malikin “malikin yaitu gerakan kepedulian kepada masyarakat miskin dan saya ucapkan banyak terimakasih atas kepedulian para agnia di RW.04 ini katanya. Diakhir sambutan Ir.H. Dede Sudrajat MP mengharapkan partisipasi dari agnia untuk selalu peduli kepada lingkungan “ Ini sebagai gerakan membantu sesama di satu lingkungan, saya mengaharapkan para agnia untuk terus membantu sesama dan peduli terhadap lingkungan sekitar” pungkasnya. >> Iin Kartiwan

Surabaya,(MR) Bisnis wisata Perhutani Jawa Timur tahun 2010 meraup pendapatan Rp.8,25 Miliar melampaui 22% dari RKAP sebesar Rp.6,74 M. Pencapaian yang cukup menggembirakan setelah tahun 2009 bisnis yang ditangani KBM Jasa Lingkungan dan Produksi Lainnya (KBM JLPL) mencatatkan pendapatan sebesar Rp.4,22 M dan pada tahun 2008 sebesar Rp.3,23 M Kinerja usaha wisata KBM yang sempat 3 kali ganti nama sejak berdiri tahun 2006 tak lepas dari sosok perancang kelolanya sejak nama awal hingga terakhir serta dibawah pimpinan 3 orang General Manager, sehingga dalam 3 tahun terakhir berhasil menaikkan pendapatan 3 kali lipat lebih. Seperti disebutkan Manajer Pengelolaan Ekowisata dan Jasa lingkungan KBM JLPL, Ir.Murgunadi, pencapaian tersebut baru awal karena 5 tahun ke depan pendapatan wisata KBM JLPL harus lebih dari Rp.100 M. “ Target itu tak berlebihan, karena potensi bisnis wisata alam Jawa Timur sangat besar dan belum di tangani secara proporsional.” ujar Murgunadi di Surabaya, Senin siang. Murgunadi menambahkan, mengubah main stream tim kerjanya merupakan kunci utama, karena harus mengubah pola pikir sebagai seorang petugas menjadi seorang pengusaha bukanlah mudah apalagi banyak di antara anggota tim kerjanya yang sudah berumur. Bisnis wisata adalah usaha layanan atau service lanjutnya,

6
SMA Negeri 1 Kawali Gelar Peringatan Maulid Nabi

Pendidikan
Jumlah siswa miskin yang menerima subsidi pendidikan tercatat 1.550 orang. Mereka menerima dana sebesar Rp50.000 untuk biaya sumbangan penyelenggaraan pendidikan (SPP) rutin bulanan
Lebak,(MR) Sebanyak 1.550 siswa miskin tingkat SMA/SMK di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten memperoleh subsidi pendidikan gratis. " Pemerintah Kabupaten Lebak sudah mengalokasikan subsidi bebas biaya pendidikan bagi siswa miskin pada jenjang SMA/ SMK," kata Kepala Bidang SMP/SMA/SMK Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, H Asep Komar, di Rangkasbitung, Minggu. Asep mengatakan, jumlah siswa miskin yang menerima subsidi pendidikan tercatat 1.550 orang. Mereka menerima dana sebesar Rp50.000 untuk biaya sumbangan penyelenggaraan pendidikan (SPP) rutin bulanan. Karena itu, pihaknya berharap siswa miskin yang menerima subsidi bebas biaya pendidikan dapat meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) dan angka partisipasi murni (APM). Selama ini APK dan APM jenjang SMA/SMK di Kabupaten Lebak masih di bawah rata-rata nasional 60 persen. " Kita ke depan berharap APK dan APM bisa mencapai di atas rata-rata nasional," katanya. Dia menyebutkan, Pemkab Lebak pada 2011 hanya mampu memberikan subsidi biaya pendidikan sebanyak 1.550 orang, padahal siswa miskin yang mengajukan mencapai 4.450 orang. " Saya berharap tahun ke depan kuota ssiwa miskin yang menerima subsidi lebih banyak lagi," katanya. Sementara itu, Kepala SMA Wanasalam Kabupaten Lebak Hadi Nugraha mengatakan, jumlah siswa miskin di sini mencapai 120 orang dan mereka menerima subsidi pendidikan gratis melalui bantuan Pemkab Lebak dan

Tahun Edisi 231 Tahun X I 3- 10 Maret 2011

1.550 Siswa Miskin Peroleh Subsidi Pendidikan Gratis

Ciamis,(MR) Peringatan maulud nabi saw khususya SMA Negeri 1 Kawali di gelar bertempat di halaman sekolah, peringatan itu di hadiri oleh segenap siswa siswi Sma Negeri 1 Kawali beserta guru acara tersebut juga di meriahkan berbagai macam lomba yang berkaitan dengan momentum tersebut maulud nabi saw. Drs. H.Endan selaku kepala sekolah Sma Negeri 1 Kawali pada kesempatan itu mengatakan, acara ini merupakan rutinitas biasa kita selaku umat islam akan tetapi gak Cuma itu aja ada banyak kegiatan khusus seperti lomba lomba artikel islami, lomba baca puisi kemudian pidato, kegiatan ini juga merupakan upaya untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah swt, Ade Ramdani selaku ketua panitia maulud nabi saw menambahkan, terkait dengan juara lomba biantara basa sunda di ikuti oleh 18 kelas dan untuk juara 1 dari kelas 10-9 Noni Mulyani untuk juara 2 dari kelas XI IPA 4 Nur Aisah, juara 3 Risnawati Putriana kemudian untuk lomba pidato bahasa inggris juara 1 dimenangkan oleh Ramdani Akbar kelas IPA 4, Juara 2 oleh Ispi IPA 3, Juara 3 kelas XI IPS sodari Nova sedangkan untuk juara lomba artikel islami juara 1 Ela Laela Sari Juara 2 oleh Misa Haepani sedangkan untuk juara 3 oleh kelas IX IPA 4 sodari Rima W sedangkan untuk lomba islami juara XII IPS 2 untuk juara 2 IPS 1 Juara 3 IPS 4 paparnya.>> H.R

Kementerian Pendidikan Nasional dengan program bantuan siswa miskin (BSM). Dana subsidi tersebut di antaranya pengadaan buku,

iuran sekolah dan lainnya. " Dengan adanya subsidi pendidikan gratis bagi siswa miskin tentu angka melanjutkan di sini meningkat," katanya.>>Her

Bendahara SLTA Harus Paham Aturan Utamakan Kedisiplinan
Indramayu,(MR) Bendahara SLTA yang ada di Kabupaten Indramayu harus benar-benar paham terhadap aturan dan manajemen pengelolaan keuangan. Sehingga sekolah menjadi lembaga yang transparan dan mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Pernyataan itu disampaikan Wakil Bupati Indramayu Drs.H.Supendi, M.Si ketika membuka Diklat Teknis Bendahara di lingkungan SLTA Kabupaten Indramayu Senin (21/2) di Hotel Wiwi Perkasa 2 yang diikuti oleh 30 orang. Dalam pelaksanaan otonomi daerah pemberian kewenangan kepada daerah untuk mengelola keuangannya telah jelas. Sebagai konsekuensinya, maka timbul paradigma baru dalam prosedur penganggaran daerah yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan juga diterbitkannya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Permendagri nomor 59 tahun 2007. Kegiatan Diklat ini diharapkan membawa manfaat dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan aparatur negara yang memiliki visi dan misi jauh ke depan,

SMP Negeri 33 Kota Bandung

dan Lingkungan Hidup
Bandung,(MR) Mempunyai tempat tinggal atau lingkungan yang asri dan bersih, pohon yang rindang penuh kesejukan sehingga enak di pandang mata adalah dambaan setiap insan. Bagi siapa pun orang pasti akan betah dan ingin berlama lama untuk menikmati keindahan tersebut. Begitu pula ketika wartawan MR ini memasuki halaman sekolah SMP Negeri 33 Kota Bandung, kesejukan dari pohon yang rindang, kebersihan dan kenyamanan begitu terasa. Di temui usai acara pembinaan ke disiplinan pegawai negeri sipil di lingkungan nya dengan Dinas Pendidikan Kota Bandung, Hj.Elia Suganda SPd, kepala Sekolah yang didampingi wakil kepala sekolah, Dra.Sringatun,MM menuturkan, keberhasilan dalam menata lingkungannya berkat kerjasama semua pihak dalam melaksanakan kedisiplinan yang telah di lakukan setiap hari, baik kepada guru maupun kepada murid murid. Lebih lanjut di terangkannya, setiap hari nya kami biasakan kepada semua guru untuk menyambut para murid di pintu gerbang sambil memeriksa kerapihan anak didik nya dan kepada semua murid kami anjurkan untuk mengucapkan salam sambil cium tangan. Dan bukan sebatas itu saja sebelum belajar para murid kami wajibkan untuk membaca Al Quran dan membaca berbagai jenis artikel masing masing selama 15 menit, tandasnya. Di tambahkan Elia, acara pembinaan yang barusan diutarakan oleh Harta Kurniawan Kepala Subag Umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan, hanya untuk mengingatkan dan mempertegas apa yang telah dilaksanakan oleh guru guru disini setiap hari, karena kami masuk sekolah jam 6,45 dan pulang mengajar jam 14,45 sehingga para guru disini dalam sehari bekerja selama 8 jam atau per minggunya masuk kerja sebanyak 40 jam, melebihi angka yang ditetapkan sebanyak 37,5 jam/minggu, ujarnya. Sementara itu Sringatun menerangkan, mengenai lingkungan Hidup, di sekolah kami ini sudah melaksanakan kurikulum lingkungan hidup, bahkan telah kami aplikasikan di kehidupan sehari hari, dan sebagai ketua MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) PLH Kota Bandung tingkat SMP, dari hasil monitoring dan evaluasi tim nya di hampir sekolah tingkat SMP Di Kota Bandung telah membenahi lingkungan nya masing masing, sesuai apa yang telah di canangkan kang Dada sebagai Walikota Bandung, ujarnya. >> Dodi Sulaeman

SMP PGRI Haurgeulis

Adakan Seleksi Atlit Berprestasi
Indramayu, (MR) Jajaran Civitas Akademik SMP PGRI 1 Haurgeulis bekerjasama dengan Universitas Majalengka, mengadakan seleksi para Atlit berprestasi melalui Open Turnamen Cabang Olah Raga Bolla Volly dan Putsal, diikuti Tim Kesebelasan siswa SD se wilayah Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu Jawa Barat, di Gelanggang Olah Raga SMP tersebut, Sabtu lalu. Slamet Riyadi, S.Pd. MM. selaku pihak Universitas Majalengka mengatakan, kegiatan olah raga itu dibuka Kepala UPTD Pendidikan haurgeulis, Ipin Aripin, S.Pd. I. MM. dihadiri rekan-rekan guru dan kepada sekolah SD, para tamu undangan dari Instansi terkait serta Tim Kesebelasan Bolla Volly Putsal seluruh SD di Haurgeulis. Menurutnya, Open Turnamen ini bertujuan untuk memperkenalkan kedua Cabang Olah Raga tersebut kepada para murid SD serta mencari/menyeleksi bibit Atlit yang berkualitas dan berprestasi ditingkat SD. Kami berharap kegiatan olah raga ini banyak membawa manfaat baik bagi peserta maupun guru guana peningkatan prestasi siswa dibidang olah raga, kata Slamet Riyadi. Dilokasi terpisah, Dewan Guru SMK PUI Haurgeulis, Ilham Soleh menilai Open Turnamen Bolla Volly dan Putsal, yang bertujuan mencari bibit Atlit berprestasi sangat baik. Sebab itu, patut mendapat dukungan semua unsure terkait, kata Ilham Soleh, seusai berbicara dalam acara ceramah umum tentang Program Pengembangan Profesi Kecakapan Hidup, di Aula SMK PUI tersebut. >> Abdullah

cepat tanggap, pro-aktif, serta antisipatif dalam mengemban serta melaksanakan amanat yang dipercayakan oleh pemerintah dan masyarakat. “Mengingat perannya yang cukup penting, maka dalam pengelolaan keuangan daerah dibutuhkan aparatur yang tidak saja memahami peran dan tanggung jawabnya sesuai tupoksi, tetapi yang lebih penting adalah memiliki kompetensi yang memadai, disiplin tinggi, bekerja secara profesional, dan mandiri, agar pencapaian program yang menjadi tanggung jawabnya dapat tercapai”, kata Wabup. Sementara itu Kepala Badan Diklat Daerah Provinsi Jawa Barat Dr. H. Dadang Dally mengatakan, Diklat ini diharapkan akan berdampak pada pengelolaan keuangan yang sehat. Kemudian harus

ada pula perubahan mindset bendahara dan kebiasaan yang selama ini terjadi sehingga pengelolaan keuangan di sekolah benar-benar sehat. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Indramayu Drs, H. Suhaeli, M.Si mengatakan, para peserta diklat mendapatkan materi yang terdiri dari pengarahan program, pengarahan akademis, gambaran umum keuangan daerah, struktur APBD dan kode rekening, penata usahaan keuangan daerah, sistem dan kebijakan akuntansi, penyusunan laporan keuangan, pelaksanaan fungsi verifikasi, sistem administrasi keuangan sekolah dan teknis penyusunan RKAS dan SPJ, pelaporan dana BOS serta materi lainnya. Kegiatan Diklat ini berlangsung sampai dengan 26 Februari>> Abdullah

Dinas Pendidikan Kota Bandung Sosialisasikan Disiplin PNS di Lingkungan Sekolah
Bandung,(MR) Dalam satu minggu seorang Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) tanpa kecuali baik struktural maupun fungsional, harus masuk kerja selama 37,5 jam/ minggu, kekurang dalam per hari nya akan di akumulasikan dalam seminggu, karena kurang 7 jam dalam seminggu nya maka akan di anggap tidak masuk kerja dalam se hari. Hal tersebut di utarakan Harta Kurniawan,MM, Kepala Subag Umum & Kepegawaian Dinas Pendidikan Kota Bandung baru-baru ini di ruang rapat SMP Negeri 6 dalam rangka pembinaan untuk meningkatkan kedisplinan Pegawai Negeri Sipil terhadap para guru dan tenaga TU di lingkungan sekolah dalam aturan PP No 53 Tahun 2010 yang mengatur Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Menurut Harta, pembinaan dan sosialisasi PP No 53 Tahun 2010 akan terus dilakukannya ke setiap sekolah berbagai tingkatan, karena sangat penting untuk diketahui para Guru PNS karena disamping bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil, PP No 52 juga mengatur tentang sangsi atas pelanggaran yang telah di tetapkan, “ Barang siapa yang melanggar akan di kenai sangsi peringatan dari atasan nya dan kalau pimpanan nya tidak menjalankan pengawasan melekat (waskat) nanti atasannya sendiri yang kena sangsi, aturan nya jelas dan berat,” terangnya. Dalam acara yang di kemas dengan serius tapi santai ini, di sosialisasikan juga berbagai Peraturan Pemerintah yang berhubungan dengan permasalahan yang menyangkut PNS dan Pendidikan. Harta juga mengajak untuk melaksanakan 17 kewajiban dan 15 larangannya seperti yang tertuang dalam PP No 53 Tahun 2010 tersebut, serta apabila ada yang belum paham dengan permasalahannya datang langsung ke kantor Dinas Pendidikan, “ Kami akan selalu siap untuk melayani nya dan apabila saya sibuk masih ada tiga orang staf untuk mengurusi guru SMP dan 5 orang untuk tingkatan SD,” terangnya. Di tempat yang sama kepala Sekolah SMP Negeri 6 Hj. Suryamah,SPd, ketika di minta komentarnya mengucapkan banyak banyak terimakasih kepada pihak Dinas Pendidkan yang telah peduli dan membina PNS dilingkungan sekolah kami ini dan dengan pemaparan-pemaparan yang telah di jelaskan tadi dan kami siap melaksanakan apa yang telah menjadi kewajiban dari seorang PNS/ Guru “ Sebagai pimpinan dilingkungan sekolah ini, dengan di dasari untuk meningkatkan profesionalisme guru dan mutu pendidikan telah dan akan terus melaksanakan apa yang telah menjadi Peraturan tersebut serta akan memberi sangsi apabila ada yang melanggarnya sesuai dengan tingkat kesalahannya,” tegas nya. Sementara itu, di tempat dan pada kesempatan lainnya, kepala SMP Negeri 26. Drs, Omin Sukanda M.M.Pd. menerangkan, pada dasarnya di sekolah kami ini telah menjalankan apa yang telah menjadi peraturan tersebut, namun sengaja kami undang nara sumbernya langsung dari Dinas Pendidikan yang berkompeten untuk sekedar mengingatkan agar dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan tanggungjawab, ujarnya. >> Dodi Sulaeman

Edisi 231 Tahun X I Tahun 3- 10 Maret 2011

Pendidikan
Yogyakarta,(MR) Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Pertama serta sekolah yang sederajat di Kota Yogyakarta terus menggelar latihan mengerjakan soal bagi siswanya secara intensif untuk menghadapi pelaksanaan Ujian Nasional pada April. "Pelaksanaan latihan soal tersebut sudah dilakukan sejak tiga bulan lalu yang dikelola langsung oleh sekolah bekerja sama dengan MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah)," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Edy Heri Suasana di Yogyakarta, Minggu. Menurut dia, latihan soal tersebut dilakukan dengan mengacu pada kisi-kisi Ujian Nasional dan juga model soal Ujian Nasional yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan Nasional. Pada Ujian Nasional 2011, akan ada lima paket soal yaitu A,B,C,D dan E sehingga peserta dalam satu urutan tempat duduk akan menerima soal yang berbeda satu sama lain. Pembedaan soal tersebut, lanjut Edy, disebabkan tidak adanya pengawas independen dalam Ujian Nasional tahun 2011. "Diharapkan, dengan memperbanyak paket soal Ujian Nasional, maka kecurangan dapat diminimalisir meskipun tidak ada lagi pengawas independen," katanya. Sementara itu, untuk tingkat Sekolah Dasar, pelaksanaan latihan soal ujian dilakukan berdasarkan gugus Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan. Latihan soal ujian untuk tingkat Sekolah Dasar dila-kukan minimal tiga kali dalam satu semester, sedang pend-alaman materi menjadi tang-gung jawab dari masing-masing sekolah. Jumlah siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Yogyakarta yang akan mengikuti Ujian Nasional tercatat sebanyak 6.084 siswa, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebanyak 5.166 siswa, Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanya 7.923 siswa dan Sekolah Dasar (SD) sebanyak 6.590 siswa. Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Provinsi DIY jumlah total siswa yang mengikuti UN di DIY adalah 91.428 siswa SMP hingga SMA dan sederajat serta dari sekolah inklusi. Sebanyak 42.384 siswa berasal dari SMA/MA/SMK dan empat siswa dari sekolah inklusi, serta 72siswa SMA Luar Biasa, sedang siswa SMP/

7

SMP Negeri 1 Sukra Bangun Inprastruktur Sekolah
Indramayu,(MR) Diareal SMP Negeri 1 Sukra Kabupaten Indramayu Jawa Barat, tampak 2 kendaraan Truk membongkar Pasir Batu (Sirtu), yang hendak digunakan pengerasan halaman sekolah, jika ditaksir kegiatan pembangunan inprastruktur itu bisa menghabiskan anggaran hingga puluhan juta rupiah, apakah dananya bersumber dari APBN, APBD I maupun APBD II. Namun sayangnya, ketika hendak dikonfirmasi tentang pembangunan infrastruktur di sekolah tersebut, Kepala SMP Negeri 1 Sukra yang berpakaian perlente dan berpendidikan Sarjana, langsung buru-buru pergi dengan kendaraan roda 4 model terkini, meskipun dia melihat dari jarak 1 meter kehadiran watawan MR Jakarta, yang sedang mengisi buku tamu Selasa siang lalu. Dewan Guru SMP negeri 1 Sukra, Asmuni mengatakan, tidak usah memberitakan sekolah tidak ada duitnya, beritakan saja jalan raya Patrol-Haurgeulis yang kondisinya rusak parah. Tetapi saat MR menunjukan berita jalan, Guru PNS berpakai nyentrik itu berkilah, “ ah inikan bukan karya Jurnalistik anda nama penulisnya lain”, cetus Asmuni tersipul malu. >> Mukromin

Hadapi UN, Siswa Mulai Latihan Soal

Perpustakaan Sarana untuk Meningkatkan Prestasi Murid
Bandung,(MR) Guna meningkatkan kwalitas Pendidikan di Indonesia, sekaligus merangsang minat baca bagi para murid, perlu ada penunjang sarana dan prasarana yang memadai dan nyaman. Terkait hal tersebut, Pemerintah di tahun 2010 kemarin melalui program DAK bidang Pendidikan telah menggulirkan bantuan untuk pembangunan gedung Perpustakaan lengkap dengan berbagai jenis buku pelajaran yang di perlukan untuk sekolah Dasar. Menurut sumber dari Dinas Pendidikan Kota Bandung pada TA 2010 kemarin, pihaknya telah membangun gedung perpustakaan lengkap dengan segala isi nya, berupa jenis buku buku pelajaran dan alat peraga lain nya yang di perlukan, di berbagai sekolah tingkat SD sebanyak 92 paket. Masih menurut sumber di atas, pihak nya terus berusaha mengawasi dan mewanti wanti kepada rekanan agar dalam pengerjaan fisik bangunannya harus sesuai dengan atura aturan yang telah ditetapkan, dan mengenai kelengkapan isi perpustakaan berupa pengadaan buku buku pelajaran “ Kami sangat selektif dalam memilih perusahaan penerbit dengan buku buku yang berkwalitas, dengan harapan agar ke depannya pelajar kota Bandung unggul di segala bidang,” ujarnya. Sementara itu di tempat terpisah, Hj.Mursinatun SPd, kepala Sekolah SD Mekarjaya Kecamatan Arcamanik yang mendapat bantuan program tersebut menuturkan, kami berterimakasih merasa bersyukur atas bantuan perpustakaan ini, semoga dengan ada nya ruangan perpustakaan yang nyaman ini beserta kelengkapannya, minat baca bagi para murid meningkat dan bagi kami para guru akan lebih mudah untuk mengarahkannya. Di tambahkan Mursinatun, Buku merupakan media yang sangat baik untuk melakukan transfer nilai kepada anak didik serta menstimuli kreativitas, kemampuan berpikir empirik dan kemampuan linguistik anak. “ Hal itu menjawab kebutuhan akan pendidikan budi pekerti selain kebutuhan akademis,”. Lebih lanjut dijelaskan “ Dengan banyak membaca buku, bemanfaat untuk meningkatkan daya tangkap, kreatifitas dan logika berpikir, serta tentunya wawasan pengetahuan meningkat. Membaca juga dapat menanamkan nilai positif seperti rasa empati, solidaritas dan toleransi ” katanya. >>Dodi Sulaeman

MTs tercatat sebanyak 48.815 siswa, serta 72 siswa SMP Luar Biasa dan 13 siswa sekolah inklusi. Ujian Nasional untuk SMA akan dilaksanakan pada 18-21 April, dan SMP akan dilakukan pada 25-28 April. Berdasarkan Prosedur Operasional Standar (POS) Ujian Nasional 2011, syarat kelulusan adalah gabungan nilai hasil Ujian Nasional dengan Ujian Akhir Sekolah dengan perbandingan masing-masing 0,6 dan 0,4. "Untuk penilaian Ujian

Akhir Sekolah tingkat SMA dan sederajat merupakan gabungan dari nilai rapor semester tiga hingga lima, dan SMP adalah gabungan nilai semester satu hingga lima," kata Koordinator Ujian Nasional DIY Baskara Aji. Sementara itu, nilai Ujian

Akhir Sekolah adalah gabungan dari nilai ulangan, praktikum dan ujian tulis dengan standar nilai minimal 4,00. "Gabungan minimal nilai Ujian Nasional dengan Ujian Akhir Semester untuk bisa lulus adalah 5,00," lanjutnya. >> Suratno

Ingin Cepat Kerja?

Ikuti Diklat SMK Kesehatan Sukra

Walikota Banjar Buka KKG Langensari dan Purwaharja
Banjar, (MR) Sebanyak 280 guru yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan Langensari dan KKG Kecamatan Purwaharja mengikuti seminar kelompok kerja guru yang diadakan di SD 1 Bank Jabar Langensari Kecamatan Langensari dengan tema peran media pembelajaran berbasis komputer dalam pembelajaran Matematika, Senin pekan lalu. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Walikota Banjar DR. dr. H. Herman Sutrisno, MM didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Drs. Ade Setiana M.Pd dan kepala OPD lainnya. “Kota Banjar sekarang ini sedang membangun infrastruktur dan sarana prasarana lainnya termasuk meningkatkan mutu sumber daya manusia, berkaitan dengan hal tersebut guru mempunyai peranan yang sangat penting untuk itu seorang guru harus mempunyai kompetensi guru sebagai agen pembelajaran” ujar Walikota Banjar. Ditambahkannya Wajar Dikdas 9 tahun di Kota Banjar tercapai terbukti dengan angka partisipasi murni (APM) dan Angka Partisipasi Kasar (APK) dan Kota Banjar sendiri di Jawa Barat berada diurutan ketiga setelah Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Sukabumi. Selanjutnya Walikota Banjar mengatakan guru harus mempunyai empat kompetensi yaitu kompetensi kepribadian yaitu harus berakhlak mulia, arif dan bijaksana, berwibawa, menjadi teladan bagi anak didik dan masyarakat, kompetensi pedagogik seorang guru harus memahami wawasan atau landasan pendidikan, pembelajaran yang mendidik, kompetensi sosial seseorang guru harus bergaul secara santun dengan masyarakat sekitar, kompetensi profesional seorang guru harus mempunyai metode disiplin keilmuan pembelajaran yang mampu. Diakhir sambutannya Walikota mengharapkan agar pendidikan di Kota Banjar tidak mengarah pada keuntungan saja “saya tak mengharapkan dunia pendidikan di Kota Banjar mengarah pada profit saja sehingga kualitas pendidikan akan terbengkalai, maka dari kegiatan ini diharapkan akan memotivasi dalam mendidik anak dan membuka wawasan tentang pendidikan sehingga dengan guru yang berkualitas maka akan meningkat pula mutu pendidikan. tutur. >>AS
Indramayu,(MR) SMK Kesehatan Al Washliyah Sukra Kabupaten Indramayu Jawa Barat, bekerjasama dengan RS. MMC International dan RS. Bintaro Jakarta, membuka Program Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Perawat Rumah. Sebab itu, bagi para lulusan SMA/SMK/Sederajat yang ingin cepat kerja dapat mengikuti Program Diklat tersebut. Disa, Staf Pengajar SMK Kesehatan Al Washliyah Sikura mengatakan, Program Diklat Perawat Rumah (Home Care) lamanya hanya 3 bulan dengan memperoleh Sertifikat dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), dan peserta Diklat langsung bisa bekerja diarea Jakarta dan sekitarnya dengan gajih minimal Rp 1,5 s/d 2 juta per bulan. Dijelaskannya, fasilitas Program Diklat (Home Care) SMK Kesehatan Sukra : Mimiliki asrama, aula pelatihan, Laboratorium dan tenaga pelatih yang berkompeten S1 dan S2 dari Keperawatan danKesehatan. Adapun persyaratan mengikuti Program Diklat Perawat Rumah : Lulusan SMA/SMK/ Sederajat, Wanita usia maksimal 30 tahun, Sehat Fisik dan Psikologi serta tidak bertato, bagi yang berminat hubungi HP 081524126206, pesan Disa kepada Nia Daniati Kontributor MR. >> Mukromin

Tahun 2013 Wujudkan SMK Putera Pangandaran Bertaraf Internasional
Terkait Visi dan Misi, Nadji Heryadi menambahkan VISI; mewujudkan SMK bertaraf internasional pada tahun 2013, menghasilkan tamatan yang memiliki kemampuan dalam IMTAQ dan IMTEK, dan mampu mengembangkan keunggulan lokal serta bersaing di pasar global “MISINYA, 1.Memebentuk siswa berahlak mulia dan luas dalam wawasan keagamaan, 2.Membekali siswa dengan ahlak mulia ilmu pengetahuan dan tekhnologi, 3.Mengutamakan persiapan siswa untuk memasuki dunia kerja, serta mengembangkan sikap propesional, 4.Menyiapkan tenaga kerja tingkat menengah untuk mengisi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, 5.Menyiapkan lulusan agar menjadi warga negara yang produktif dan kreatif, 6.Menyiapkan lulusan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi, 7.Menyiapkan lulusan yang mampu membuka usaha sendiri atau berwira, 8.Meneraokan sistem manajemen mutu yang bersertifikat ISO 9001; 2008 mulai tahun pelajaran.>> H.R

Drs. Nadji Heryadi, Kepala SMK Putera Pangandaran

Ciamis,(MR) Atas nama Kepala sekolah SMK Putera Pangandaran Drs. Nadji Heryadi telah Siap “ Mewujudkan SMK Bertaraf Internasional sesuai dengan Visinya Drs. Nadji Heryadi selaku kepala sekolah tersebut mengatakan” mempersiapkan peserta didik agar menjadi manusia produktif mampu bekerja mandiri, mengisi lowongan pekerjaan yang ada di DU/DI sebagai tenaga kerja tingkat menengah, sesuai dengan kompetensi dalam

program keahlian pilihan juga membekali peserta didik agar mampu memilih karir, ulet, dan gigih dalam berkompetisi, beradaptasi di lingkungan kerja dan mengembangkan sikap propesional dalam bidang keahlian yang diamatinya, membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan, tekhnologi dan seni agar mampu mengembangkan diri di kemudian hari baik secara mandiri maupun melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

8

Advertorial

Edisi 231 Tahun XI 3 - 10 Maret 2011

PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS
Mengucapkan

Selamat dan Sukses
Atas Dilantiknya Bpk. SUHAJAR DIANTORO
Semoga diberikan kelancaran dalam mengemban tugas dengan baik

Sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Dilantik di Tanjungpinang Pada Hari Rabu, 23 Pebruari 2011

DRS. TENGKU MUKHTARUDDIN Bupati Anambas RADJA TJELAK NUR DJALAL, S.Sos, M.Si Sekretaris Daerah

ABDUL HARIS, SH. Wakil Bupati Anambas

PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS
Mengucapkan

Selamat dan Sukses
Atas Dilantiknya

Bpk. AMAT YANI,SH.
Sebagai Ketua DPW PBB Provinsi Kepulauan Riau Dilantik di Tanjungpinang Pada Hari Rabu, 23 Pebruari 2011
Semoga diberikan kelancaran dalam mengemban tugas dengan baik

DRS. TENGKU MUKHTARUDDIN Bupati Anambas RADJA TJELAK NUR DJALAL, S.Sos, M.Si Sekretaris Daerah

ABDUL HARIS, SH. Wakil Bupati Anambas

9

Advertorial

Edisi 231 Tahun XI 3 - 10 Maret 2011

PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS
Mengucapkan
Turut Berdukacita yang Sedalam-dalamnya Atas Meninggalnya

PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS
Mengucapkan

H. ABDURAHMAN BIN H. BUNGSU
Orang Tua Tercinta Bpk TAUFIK EFENDI,S.Sos (Kabag Kessos KKA)
Tutup Usia 82 Tahun, Hari Senin Tanggal 21 Pebruari 2011 di Rumah Sakit AL TPI Pukul 00 : 25 WIB Jenajah di Semayamkan di Rumah Duka Jl. Yos Sudarso Batu Hitam No.27 TPI
Semoga arwah almarhumah diterima disisi Allah SWT dan diampuni segala dosanya serta bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan lahir dan batin dalam menghadapi musibah ini.

Atas Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Kepala Desa di Kecamatan Siantan Selatan, Kecamatan Jemaja, dan Kecamatan Jemaja Timur
1. Kepala Desa Telaga Kecil, ISMUARDI 2. Kepala Desa Lingai, EDY GIUS 3. Kepala Desa Telaga, ASY'ARI 4. Kepala Desa Kiabu, ARCOK 5. Kepala Desa Mampok, TAMRIN 6. Kepala Desa Rewak, KHAIRUDDIN 7. Kepala Desa Keramut, MARKOS 8. Kepala Desa Bukit Padi,AMIR FIKRI 9. Kepala Desa Kuala Maras,MEGANTARA 10. Kepala Desa Ulu Maras,JUBRAN SANUSI Tertanda,

Selamat dan Sukses

Tertanda,

DRS. TENGKU MUKHTARUDDIN Bupati Anambas

ABDUL HARIS, SH. Wakil Bupati Anambas

DRS. TENGKU MUKHTARUDDIN Bupati Anambas

ABDUL HARIS, SH. Wakil Bupati Anambas

RADJA TJELAK NUR DJALAL, S.Sos, M.Si Sekretaris Daerah

RADJA TJELAK NUR DJALAL, S.Sos, M.Si Sekretaris Daerah

Galery Foto Kab. Lingga

Tradisi Mandi Sapar di Kabupaten Lingga

Bupati Lingga H. Daria Disambut antusias oleh Tokoh Petinggi Adat Melayu saat menghadiri acara tradisi Mandi Sapar

Pembukaan Tradisi Mandi Sapar oLeh Bupati LIngga

Bapak Bupati Lingga H. Darian saat menyampaikan pidato

Bupati Lingga memberikan Kata Sambutan saat acara tradisi Mandi Sapat

Kedatangan Bupati Lingga beserta Rombongan pada acara tradisi Mandi sapar

Atraksi Pencak Silat Sambut kedatangan Bupati Lingga beserta rombongan

10
Bandiklat Jatim Butuh 30 Widyaiswara
Surabaya,(MR) Badan Pendidikan dan Pelatihan (Bandiklat) Pemprov Jawa Timur saat ini mempunyai 30 orang Widyaiswara (WI). Padahal idealnya untuk memenuhi kebutuhan kediklatan badan diklat harus memiliki 60 orang WI, sehingga Bandiklat masih membutuhkan 30 WI baru yang profesional. Kepala Badan Diklat Provinsi Jawa Timur Drs.Saiful Rachman MM MPd saat Membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Teknik Diklat Aparatur se-Jawa Timur di Hotel Equator Surabaya, Selasa pekan lalu mengatakan, saat ini badan diklat membutuhkan tenaga pengajar atau WI untuk kediklatan baik diklat kepemimpinan (Pim) II, Pim III, Pim IV dan prajabatan bagi CPNS serta diklat teknis dan fungsional. Saat ini WI di badan diklat rata-rata pernah menjadi pejabat struktural baik di pemprov dan kabupaten/kota di Jatim. Latar belakang inilah yang saat ini dibutuhkan oleh Badan Diklat Jatim. ia menambahkan, yang didiklat ini adalah aparatur jadi WI harus mempunyai latar belakang aparatur pula. Karena yang didiklat di bandiklat adalah aparatur abdi masyarakat dan abdi negara. Ia menjelaskan, WI di badan diklat dari tahun ke tahun jumlahnya terus berkurang karena pensiun dan pada 2011 yang pensiun empat orang. Hal inilah yang menyebabkan jumlah WI di Jatim terbatas. Untuk mendapatkan WI memerlukan klasifikasi khusus, jika merekrut WI sejak awal diperlukan syarat khusus. Dikatakannya, WI merupakan ujung tombak bagi kediklatan, dan sangat penting sekali. Sebenarnya WI menurut aturan boleh diambil dari pejabat atau tenaga profesional lain sebanyak 20 persen dari kebutuhan, Sedangkan 80 persen WI dari aparatur pemerintah. Sebenarnya jadi WI enak sekali, tetapi mengapa peminatnya sedikit sekali. WI bisa naik pangkat hingga golongan IV-E, tunjangannya cukup besar. Bagi WI yang mengajar di Pim II tiap jamnya dihonor sekitar Rp.150.000, dan usia pesiunnya sampai umur 65 tahun. Jika ada pejabat baik dari provinsi dan kabupaten/kota yang mau pensiun ingin menjadi WI silahkan mendaftarkan diri ke Badan Diklat Jatim. Sekretaris Badan Diklat Jatim Drs.Budi Santosa mengatakan, acara ini diselenggarakan dalam upaya menciptakan persamaan persepsi dan pola pikir dalam meningkatkan kualitas aparatur pemerintah di Jawa Timur melalui program pendidikan dan pelatihan. Sedangkan tujuan rakornis tahap I tahun 2011 ini adalah menciptakan persepsi dan pemahaman tentang peningkatan SDM aparatur melalui diklat. Materi yang disampaikan pada rakor ini adalah pemaparan kebijakan diklat, pemaparan program oleh semua kepala bidang Badan Diklat, ceramah oleh Dr Jeki Musri dari Jakarta serta diskusi kelompok. Terakhir rumusan hasil diskusi diharapkan menjadi kesepakatan dan akan ditindaklajuti. Peserta rakornis tahap I ini diikuti oleh pejabat dinas, badan di lingkungan Pemprov Jawa Timur, pejabat struktural dan fungsional serta WI Badan Diklat Jawa Timur. Pejabat yang menangani kepegawaian, kediklatan kabupaten/kota se-Jawa Timur. Pada acara ini juga akan diadakan rapat untuk menggagas pembentukan WI Indonesia bagian timur. >> DEA

Nusantara

Edisi 231 Tahun XI 3 - 10 Maret 2011

Kurang Pengawasan, Generasi Penerus Natuna

Bakal Masuk Jurang ?
Ternyata pergaulan yang diwarnai dengan konsumsi obat batuk ini menjadi pemicu berkembangnya seks bebas dikalangan pelajar.
Akibat perubahan Jaman serta perkembangan pembangunan oleh pemerintah setempat, membuat generasi penerus ingin mencoba dan tampil beda. lemahnya kontrol sosial dan rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat, membuat anak dibawah umur notabenenya masih berusia belasan tahun, terdesak untuk bekerja sebagai pramusaji di area proyek Water Front City (Pantai Kencana Ranai). Masalah ini hanya dijadikan objek hiburan hidup gemerlap malam bagi pengunjung, tanpa adanya kesadaran merasa iba bagi mereka. Sebelumnya daerah ini menjadi incaran lapangan pekerjaan bagi warga pendatang asal Kalimantan Barat, sejak dua bulan terakhir, jumlah populasinya berkurang dan digantikan oleh pekerja asal tempatan. Berdasar pantauan koran ini, mereka bekerja tidak hanya sebatas pramusaji, sambil menemani pengunjung minum dan makan, pelayan ini juga harus rela dirayu dan dipegang-pegang dari pangkal-pangkal hingga ujungujung, tak jarang kalau rayuan maut pengunjung yang menjanjikan keuntungan, bisa berakhir ditempat tidur. Tempat ini memang secara positif berfungsi untuk menghidupkan aktifitas perekonomian masyarakat, namun disisi asusila, banyak masalah sosial yang harus dikorbankan, lokasi yang dibina oleh kecamatan bunguran timur ini, hanya menjadi tradisi hari ke hari pemandangan sebuah ibukota kabupaten pada malam hari. Sebut saja Yanto (nama disamarkan) salah seorang pelajar yang berhasil dihimpun beberapa wartawan, dengan gamblang, mengaku pernah mengkonsumsi DMP selama bertahun-tahun, Diakuinya, obat diperoleh dari sebuah puskesmas di Kecamatan Bunguran Barat, dimana tempat kakak kandungnya bekerja sebagai perawat. Berdasar keterangannya, Ia juga menyebarkan obat yang diambilnya untuk disebarkan kepada teman-teman sekolahnya, tidak hanya untuk kelompok laki-laki mengkonsumsinya, tetapi kelompok perempuan juga turut mengkonsumsinya. Alhasil, saat obat bekerja dalam saraf otak pengguna perempuan, teman laki-lakinya memanfaatkan untuk melakukan hubungan yang tidak sepantasnya, terkadang berakhir pada hubungan badan, karena obat ini bisa menenangkan teman perempuannya sekalipun dengan perlakukan paksa dan kasar. Setelah dikumpulkan pengakuan dari para pengguna DMP ini, ternyata pergaulan yang diwarnai dengan konsumsi obat batuk ini menjadi pemicu berkembangnya seks bebas dikalangan pelajar. Sesekali Yanto bertanya, abang polisi ya, paparnya sedikit curiga. Jawab wartawan tidak. Sari (nama disamarkan) mantan siswi tingkat SMP di Ranai, diusia masih 15 tahun, ia sudah pandai mencari nafkah dengan menjual diri untuk membiayai kakak kandungnya kuliah di perguruan tinggi Kalimantan Barat, tidak hanya uang semester tapi hingga uang saku termasuk untuk kebutuhan pulsa juga ditanggungnya. Ia mengaku tidak menyesal memutuskan untuk berhenti sekolah, menurutnya kegiatan rutin belajar hanya buang waktu saja, sekarang tanpa sekolah dirinya bangga sudah bisa bekerja dan menghasilkan banyak uang. Sambil menghisap rokok, Ia juga menceritakan bahwa orang yang berhasil menyelesaikan sekolah, tujuannya untuk mendapatkan pekerjaan dan menghasilkan uang, sekarang ini dirinya tanpa sekolah juga bisa menghasilkan uang, jadi untuk apa sekolah, jawabnya dengan nada tinggi.! Dia mengakui penyebab dirinya terpikir untuk mengambil jalan hidup seperti ini,karena lemahnya control orang tua serta pergaulan bebas. Saya bertemu dengan pengguna dextro, Dia ditawarkan temannya, dengan hasutan mengkonsumsi obat ini bisa membuat tenang dan senang. Ade pun mencoba menelan 5 butir sekaligus pil berwarna kuning ini, setelah itu ia dipaksa untuk menambah 5 butir lagi hingga tubuhnya lemas. Dalam kondisi itu, ia mengaku tak sadar telah dilucuti pakaiannya oleh teman-teman laki-lakinya, tapi ia tidak memiliki tenaga untuk melawan hingga akhirnya ia pasrah untuk disetubuhi secara bergiliran. Permasalahan antara seks bebas akibat dextro ini juga pernah ditemui di desa Tanjung kumbik Kecamatan Pulau Tiga, satu pelaku anak dari kepala sekolah SMP setempat yang menelan korban dua orang siswi disekolah itu. Akibatnya dua siswi itu tidak lagi melanjutkan pendidikan. Menanggapi hal ini, Direktur utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Natuna Dr Sunarto saat dikonfirmasi koran ini via selulernya membenarkan adanya indikasi kelompok pelajar yang mengkonsumsi obat batuk generik jenis Dextromectan (DMP). Zat dalam obat ini, biasa digunakan untuk racikan dalam obat batuk, yang berfungsi untuk menekan batuk jika digunakan sesuai dengan resep dokter atau anjuran pemakaian. Meskipun obat ini tidak menimbulkan ketergantungan,jika dikonsumsi dalam jumlah banyak atau berdasar anjuran pemakaian, obat ini dapat mempengaruhi susunan saraf pusat otak, sehingga menurunkan kesadaran (dis orientasi) sementara bagi pengguna.setelah reaksi obat tersebut larut dalam tubuh, maka efek ini akan hilang dengan sendirinya. Menyinggung masalah Peraturan Bupati (Perbup) Natuna Nomor 07 Tahun 2008 tentang jam wajib belajar malam bagi para pelajar di Kabupaten Natuna, sejak disosialisasikan, aturan ini tidak pernah direalisasikan, sampai beberapa waktu, kabarnya bakal ditindaklanjuti dinas pendidikan yang nantinya bekerjasama dengan aparatur Satpol PP setempat. Namun Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, H. Subandi mengaku tidak pernah ditugasi untuk menertibkan kegiatan para pelajar pada malam hari, hal itu sifatnya hanya sebatas wacana, tapi kalau kami dibekali biaya operasional untuk menjalankan program tersebut, Satuan ini pasti sudah melaksanakan sejak lama. >> Roy

Natuna,(MR) Peraturan Bupati tentang pembatasan ruang gerak kalangan pelajar, agar tidak keluyuran dimalam hari sebatas isapan jempol belaka. Semenjak Perbup ini disosialisasikan kepada pelajar, boleh dikatakan panas dingin. Awalnya Pemerintah melakukan Jam belajar untuk kawula muda, untuk mengurangi tingkat kenakalan remaja, yang mulai merambah Natuna. Sayangnya semua itu hanya pormalitas semata, dan hanya menghambur-hamburkan uang Negara. Bayangkan, saat Perbup ini disosialisasikan kesekolah, ratusan juta uang rakyat sudah melayang, tapi hasilnya nihil. Detik-detik kehancuran, generasi penerus natuna bagai bom yang tiap waktu bisa meledak menghancurkan masa depan putra-putri tempatan, sayangnya masalah ini hingga berita diturunkan, belum ada pihak-pihak yang berkopenten, seperti lembaga kepemudaan serta lembaga anak yang ambil peduli dalam masalah generasi muda di Natuna. Seharusnya lembaga ini berperan aktif melakukan control terhadap penerus bangsa ini. Jangan hanya mengharapkan bantuan dari Pemerintah saja. Tak heran kalau penyesalan timbul dibelakang hari, seperti saat ini, tidak hanya Dextromectan (DMP) obat batuk generik yang dikonsumsi dalam jumlah banyak, hal itu untuk mendapatkan ketenangan serta kebebasan dan berakibat patal, karena merusak organ tubuh di belakng hari. Selain itu “ngelem” menghirup zat kimia pada lem cair kemasan kaleng dan praktek seks bebas, merambah kalangan pelajar tingkat SLTP.

Galery Foto Anambas

Coffee Morning Pemkab Anambas
C
offee Morning (kopi pagi) yang diadakan Pemkab Anambas di Digedung BPMS (Balai Pertemuan Masyarakat Siantan), Rabu (16/02/2011) dikecamatan Siantan, patut menjadi contoh bagi wilayah lain. Kegiatan pertemuan dihadiri ketua DPRD KKA,Wakil Bupati Sekda, para SKPD, Camat, Kades/lurah, Muspida, anggota DPRD, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta ormas sebagai upaya untuk menyerap aspirasi masyarakat dan ajang silaturahmi. Coffe Morning ini akan digelar setiap tiga bulan sekali, saat ini pertama kali berjalan hingga ke depan dan dilaksanakan di tiga pulau terbesar yang ada di KKA, yakni Siantan, Palmatak dan Jemaja. “ Ini sebagai upaya untuk menyerap aspirasi masyarakat dan mengetahui masalah yang terjadi di tingkat bawah, selanjutnya dibahas dan dicarikan solusinya,” jelas Bupati Kepulauan Anambas, Drs.Tengku Mukhtaruddin kepada MR. Di Kabupaten Kepulauan Anambas terdapat 7 kecamatan dan 34 desa, setiap bulan sekali mereka berkumpul dengan membawa berbagai masukan yang nantinya bisa dibahas di ajang Coffee Morning, sehingga problem yang ada di masyarakat tidak berlarut-larut menjadi masalah yang lebih besar, namun cepat ada penyelesaian. “Selain jadi ajang silaturahmi juga memecahkan masalah dan mencari solusinya. Sekaligus sebagai sarana komunikasi dua arah,” katanya. Bahas Masalah Beberapa problem yang sering terjadi di masyarakat di antaranya, persoalan PEKAT, Narkoba dan Narkotika yang mengakibatkan merusak generasi dan menghambat pembangunan yang akan berlangsung di KKA serta masalah sosial lainnya. Permasalahan tersebut dibahas dalam acara Cofffe Morning, dengan mendengarkan pendapat dari para tokoh-tokoh masyarakat yang hadir. Sehingga solusinyapun dapat diterima masyarakat. Pada kegiatan tersebut juga dijadikan untuk menyampaikan berbagai program pemerintah, misalnya penjelasan dan penyampaian mengenai nama jalan yang ada di Terempa ibukota KKA. Sehingga adanya Coffee Morning ini benar-benar bermanfaat bagi kepentingan warga dan jalannya pemerintahan di Kabupaten Kepulauan Anambas. Program ini akan terus kami budayakan di masyarakat,” Tengku juga menambahkan pada program Coffee Morning mendatang, pihaknya akan memberikan informasi yang jelas. >>Edward

Bupati KKA,Drs.T Mukhtaruddin membuka dialog saat Coffee Morning

Laporan pembukaan Coffee Morning oleh Kabag Humas Protokol KKA,Ody Karyadi

Komentar Jari Terempa saat Coffee Morning di BPMS

Komentar Ketua DPRD KKA saat Coffee Morning

Komentar ketua MUI KKA H.M Dun tentang PEKAT saat Coffee Morning di gedung BPMS

Komentar Kapolsek Siantan, AKP Wan Sanusi tentang Narkotika dan Narkoba saat Coffee Morning

Bupati dan Wakil Bupati, Ketua DPRD KKA serta Ketua Pengadilan Agama Terempa saat Coffee Morning

Istri Bupati besrta sejumlah istri pejabat KKA menghadiri Coffee Morning di gedung BPMS

Sejumlah Tokoh Agama dan tokoh Masyarakat menghadiri Coffee Morning di gedung BPMS

Edisi 231 Tahun X I Tahun 3- 10 Maret 2011

Investigasi
Batam,(MR) Pantai Stress dikenal sebagai pelabuhan tempat bersandar nya kapal-kapal motor antar pulau. Yang membawa bahan pokok makanan maupun bahan material bangunan untuk dibawa keluar batam yang melalui pelabuhan pantai Stress. Dimana terdapat dari luar pulau Batam untuk para pedagang kelapa yang juga melakukan bongkar muat dipelabuhan Stress untuk akses menjual dagangan nya ke pasar jodoh. Tetapi kalau kita lihat di pelabuhan pantai Stress banyak kita jumpai masyarakat penduduk disini bekerja tukang pikul cregen yang berisikan solar dari kapal-kapal yang berlabuh ditengah laut. Jelas terlihat kalau kita amati para pekerja ini di koordinir salah seorang yang bernama sebut saja namanya ranto sebagai kordinator maupun penadah solar hasil dari kapal-kapal yang berlabuh di tengah laut. Modus operandi nya kapal pancong berangkat menuju kapal-kapal yang berlabuh ditengah dimana si kapten kapal melakukan negosiasi dengan bos yang bernama B.Pubar apabila telah terjadi kesepakatan jual beli solar oleh si kapten dan si purba. Sipurba langsung memerintahkan anak buahnya untuk

Uang Bencana “Dicaplok”

Camat Rustandi Layak Dipensiunkan
Cianjur,(MR) Di tenggarai Program Pemerintah Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) di Kabupaten Cianjur yang tujuan awalnya membantu masyarakat tertimpa musibah bencana alam dimanfaatkan oleh oknum pejabat Pemerintah demi kepentingan pribadi dan keluarganya sehingga terjadi Rekayasa, dari mulai pengajuan data piktif sampai pengkordinasian uang bantuan ini terjadi di salah satu kecamatan yang ada di selatan Cianjur Kecamatan Agrabinta. Program BLM sangat amburadul dalam sistem pengajuan hingga realisasi di lapangan, pada umumnya di tiap Kecamatan telah di bentuk badan ke swadayaan masyarakat dan mengverivikasi demi suksesnya program tersebut agar validitas data korban yang diberikan benar-benar valid semua data korban di verivikasi oleh tim BKM, dan BKM lah yang berhak menentukan layak dan tidaknya korban mendapat bantuan sehingga ketika terjadi pembohongan data kesalahan tertumpu pada BKM. Di Kecamatan Agrabinta Dana Bencama Alam di kordinasikan oleh oknum Camat sebesar 3.5% melalui kordinator haram Asep Sunda dan Adi Rustandi, dalam menjalankan aksinya Camat menjual Wartawan dan LSM menurut sumber kejaksaan negeri Cianjur telah memanggil Camat Rustandi untuk di periksa. Sebenarnya masyarakat meragukan keseriusan Kejari dalam menangani kasus yang dilakukan Camat Rustandi belakangan ini selalu muncul informasi diduga Kasie Pidsus main mata dengan pra pikmas BLM dan para Kepala Desa. >>RUS

11 Pelabuhan Pantai Stress Batam Sarang Penyelundup Solar
memuat cregen kekapal pancong yang less yang berwarna abu-abu. Untuk melakukan pengambilan solar kekapal tersebut dengan membawa cregen ukuran 35 liter dan 70 liter yang untuk di isi solar, Langsung dibawa kedarat. Lalu disembunyikan dirumah warga yang bermain solar saat di konfirmasikan salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan kepada wartawan media rakyat permainan solar ini sudah lama berlangsung dan tidak pernah ada hambatan dalam melakukan bisnis ilegal. bagaimana tentang pihak penegak hukum yang tidak pernah melakukan razia untuk menghambat jalannya penyelundupan solar. Dimana masyarakat pantai Stress tahu sepak terjang bos penadah nya seorang pegawai PLN Batam namanya B.Purba yang juga dikenal jago menggunakan (KUHP) Kasih Uang Habis Perkara. Jadi masyarakat disini tidak takut bekerja walaupun melanggar hukum. Yang penting kami menerima upah dari ranto hasibuan tukang ambil kekapal mengatur ABK khusus menjemput ke kapal tengah laut adalah namanya Edi. Semua hasil jual beli dari kapal diberikan kepada B.Purba yang langsung dimuat kedalam mobil pick up yang berwarna biru pekat untuk dibawa kegudang tempat penimbunan solar yang beralamat di Kavtring Rt 05 Kampung mercem batu ampar. Langsung dimasukan ke beberapa drum yang ada tersedia digudang untuk di sedot kedalam tangki yang sudah tersedia 2 unit mobil tangki minyak milik B.Purba. Minyak yang dimuat ketangki besok nya dipasarkan ke PT yang ada di Tanjung Uncang dengan jual beli nya bervariasi dengan harga industri sementara Purba membeli nya dari kapal harga nya sangat murah 35 liter dihargai cuma dihargai Rp.100.000. Saat dikonfirmasikan Purba mengatakan kepada wartawan mediarakyat dan berdalih “Karena anak buah saya banyak” saat ditanyakan kenapa mobil pick up tersebut ke gudang pak Purba langsung Purba menjawab kalau memang melihat tulis saja. >> ES/GS

Kades Cikahuripan Dituntut Mundur Dari Jabatannya
Cianjur,(MR) Kepala Desa Cikahuripan Kecamatan Gekbrong Kabupaten Cianjur, Engkos Kosasih di tinggal sendiri mengurus Desanya, pasalnya, seluruh anggota staf desa hari kamis 10 Februari 2011 resmi mengundurkan diri, akumulasi kekecewaan staf desa karena kades dianggap lebih mementingkan kepentinagn pribadi diban-dingkan kepentingan warga-nya. Penyebabnya lainya karena Engkos Kosasih dinilai banyak melakukan keboho-ngan terhadap warga masya-rakat maupun staf desanya termasuk penyelewengan dana bantuan gempa beberapa waktu yang lalu. Menurut salah satu staf desa yang tidak mau di tulis namanya mengatakan “Kalau program pemerintah yang ada uangnya, kepala desa akan rajin masuk kantor dan mengerjakan sendiri tanpa mau melibatkan staf desa, dicontohkanya, Pembuatan Posyandu PNPM, setiap saat kepala desa masuk kantor. Lain dengan POLIN-DES jembatan Cisatong Kp Gekbrong yang rusak parah, kepala desa tidak ada respon dan tak peduli, bahkan masuk kantor pun dalam seminggu paling dua kali, itupun datang jam 10.00 dan, jam 12.00 sudah keluar lagi ” Sumber staf desa lainya, bahkan ada surat keterangan pensiunan yang seharusnya di tandatangani kepala desa hari itu, karena sang kades tidak ada ditempat entah tidak mau menandatangani maka tanda-tangan dan cap desa dilakukan oleh anaknya sendiri STN (dipalsukan-Red) katanya atas izin sang babe, Selain itu, seringnya masyarakat desa pembayaran raskin paling lambat 4 hari ternyata sering mengendap dulu di Kades sam-pai lewat bulan, kadang benda-hara sering mencari pinjaman keluar untuk menutupi uang raskin yang nyangkut di Kades nan tak kunjung di stor. Uang BKKPD untuk LINMAS Meu-beler ATK perjalanan DINAS tak pernah di realisasikan kepada yang berhak Delapan item dalam surat yang diajukan ke BPD.: 1.Kepala desa dalam menj-alankan program tidak sesuai dengan Visi Misi yang disam-paikan pada saat pencalonan, diduga Visi Misi tersebut bukan hasil buatan sendiri melainkan hasil nyontek dari desa lain sehingga tak sesuai dengan agenda kerjanya seperti tidak mengerti Visi Misinya sendiri. 2.Kepala Desa selama lebih kurang 3 (Tiga) tahun memimpin tidak mempunyai program kerja yang jelas baik program kerja tahunan, jangka mene-ngah maupun jangka panjang, 3.Dalam melaksanakan tugas kesehariannya Kepala Desa lebih mementingkan kepentingan pribadinya daripada ke-pentingan masyarakat maupun tugas Pemerintahan, 4.Kepala Desa tidak peduli terhadap kesejahteraan perangkat desa, 5.Kepala Desa tidak dapat menciptakan keharmonisan hubungan antara perangkat desa yang satu dengan yang lain, keharmonisan hubungan antara Pemerintah Desa dengan Lembaga yang ada di Desa, bahkan sebaliknya sering mengadu domba perangkat desa yang satu dengan yang lainya, sehingga seluruh perangkat desa mengundurkan diri, 6.Tidak peduli terhadap program pembangunan yang sifatnya swadaya murni, hanya peduli terhadap program pembangunan yang sifatnya program pemerintah, 7. Tidak ada keterbukaan dalam mengelola program bantuan dari pemerintah, 8.Kepala Desa diduga telah menyelewengkan Dana BLM (Bantuan Langsung Masyarakat) Gempa bumi. Walau sang kades sudah membuat Pernyataan yang di tandatangani oleh ketua BPD Iwan Setiawan dan kedua Ketua LPM Dian Hadinata. masyarakat hanya satu pilihan mengharapkan sang kades mundur dari jabatanya.>> H. Apipudin

Ketua LSM Gebuki Kecam Lurah Selewengkan Raskin Ke 13
“Polisi akan melakukan pengusutan terhadap Lurah-Lurah yang terlibat”
Batam, (MR) Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Berantas Korupsi ( LSM- Gebuki) Thomas A.E sangat menyayangkan kinerja aparat pemerintahan di tingkat Kelurahan Kota Batam, pasalnya beras untuk orang-orang miskin ( Raskin) seyogyanya di jual dengan harga sekitar Rp.1.600/kg, oleh oknumoknum di tingkat kelurahan sampai tingkat RW telah dijual dengan harga jauh di atas standar, sekitar Rp.2.200 s/d Rp.6.000/kg. “Seperti di Kelurahan Karas, Kecamatan Galang, oknum mulai dari tingkat Lurah sampai RW diduga telah melakukan penjualan beras miskin seharga Rp.6.000,per kg, padahal berdasarkan aturan yang di keluarkan Pemerintah, harga beras miskin cuma Rp.1.600/kg, jadi kita mengharapkan agar pihak yang berwenang segera memeriksa oknum-oknum yang sengaja memperkaya diri dari milik pemerintah,” ujar Thomas Kamis di Batam Center. Walau penyaluran berasberas tersebut tidak melibatkan Pemerintah Kota, Penyaluran raskin ke-13 dilakukan langsung dari Bulog ke tengahtengah masyarakat, melalui Kelurahan, bagi Lurah-Lurah nakal ini satu kesempatan untuk mencari keuntungan, salah satunya dengan menjual ke agen-agen beras, hal ini membuat gerah Walikota Batam. Ahmad Dahlan. “Kami mendengar ada dua Lurah yang diduga telah melakukan penyelewengan dalam penyalurannya, ini perlu bukti, dan untuk itu kami perlu melakukan penyelidikan, apa benar lurah- lurah tersebut terlibat” ujar Dahlan di hadapan wartawan, usai mengikuti Sertijab Komandan Guskamla Armabar di Mako Guskamla

Adegan Mesum Pelajar SMK

Gegerkan Warga

Armabar, Batam Center Jumat (18/2). Penyaluran raskin ke-13 dari Menkokesra pada Desember 2010 lalu, selain penyalurannya tidak tepat sasaran, masyarakat juga telah merasa curiga kemana sebenarnya beras-beras tersebut di salurkan, pasalnya banyak warga yang tidak tahu adanya penyaluran beras untuk orang-orang miskin. Untuk menguat rasa penasaran tadi, pada tanggal 17, pebruari 2011 lalu, masyarakat dari Kecamatan Sagulung melakukan unjuk rasa di halaman Kantor Camat Sagulung, disitu warga meminta agar para oknum-oknum yang terlibat dalam penyelewengan penyaluran, dan penggelapan raskin di dua kelurahan mereka segera di periksa dan diproses secara hokum. Menurut keterangan Kapolresta Barelang Kombes Pol Eka Yudha Satriawan, pihaknya akan mengusut tuntas penggelapan raskin ini, dan memproses hokum setiap oknum yang terlibat, begitu juga dengan dua Kelurahan di dalam Kecamatan Sagulung, pihaknya telah memeriksa saksi-saksi yang terkait dalam dugaan penyelewengan raskin di dalam dua kelurahan tersebut. “Setelah mengambil keterangan dari saksi-saksi tadi, kedua Lurah

yang disebut terlibat dalam penyaluran raskin ini juga akan di panggil untuk dimintai keterangannya “ujar Eka di jumpai Koran ini saat ia akan menaiki tangga ruangan kerjanya di Malporesta Barelang. Terbongkarnya dua kelurahan yang di duga telah melakukan penyelewengan penyaluran raskin tersebut, berawal dari informasi salah seorang warga yang secara tidak sengaja melihat tumpukan raskin di kantor Luran tersebut, disitu warga heran kenapa raskinraskin tersebut tidak disalurkan, padahal warga sangat menginginkannya, dan warga akan membeli secara cash. “ Kami menduga beras untuk orang-orang miskin ini akan digelapkan, dan akan di jual ke agen-agen beras dengan harga yang lebih tinggi dari harga yang akan di jual kepada kami” ujar salah seorang warga yang tidak ingin di tuliskan namanya pada Koran ini. Sementara itu jatah raskin untuk dua kelurahan di Kecamatan Sagulung yaitu: untuk kelurahan Sungai Binti jatah raskin ke-13 untuk 939 RTS sebanyak 14 ton, sedangkan di Kelurahan Sei Plungut untuk 1.595 RTS 30 ton, namun raskin yang diperuntukan bagi masyarakat miskin itu tidak pernah sampai ke sasarannya, >> G007

Indramayu,(MR) Lagi-lagi skandal video mesum pelajar kembali terjadi.Untuk yang kesekian kalinya,di Indramayu video mesum pejalar beredar dari handphone ke handphone. Adegan mesum tersebut begitu menarik perhatian, lantaran pelakunya masih mengenakan seragam putih abu-abu. Dari tampilan juga terlihat jelas atribut seragam sekolah diduga mirip logo almamater SMK Teladan Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Beredarnya video mesum dalam rekaman berdurasi 28 detik itu menghebohkan warga Kertasmaya Indramayu, dalam video tersebut tampak seorang gadis remaja sedang berhubungan badan dengan seorang pria layaknya suami istri dengan posisi tiduran. Yang lebih gilanya lagi, adegan persenggamaan itu dilakukan di tempat terbuka. di pekarangan, pelakunya nama “D.l”. Dari tanyangan video durasi 28 detik itu, menampilkan adegan antara seorang siswi dan siswa yang sedang beradegan mesum di duga siswi tersebut berasal dari sekola SMK Teladan dengan seorang pelajar yang masih di selidiki iden titasnya dari sekolah mana belum jelas tapi mereka melakukannya adegan mesum dua pasangan pelajar itu terlihat di tempat terbuka, diduga kuat di sebuah kebun milik warga. Akibat marak beredarnya video Adegan yang dilakukan ditempat terbuka itu, menurut kabar yang beredar, diduga dilakukan oleh seorang siswa salah satu SMK Teladan berinisial Dl. yang merupakan siswi SMK Teladan Kertasmaya Indramayu dengan pria yang belum di ketaui identitasnya. Menurut keterangan sejumlah warga, pemeran adegan layaknya hubungan suami istri tersebut duga salah satu siswi SMK Teladan terkenal di Kecamatan Kertasmayamesum terlihat atribut yang di kenakan siswi berebahan di atas rumput perempuan di atas laki-laki di bawah tersebut melalui HP, membuat beberapa siswa di SMK Teladan tersebut merasa malu dan ini sangat mencoreng nama baik sekolah. Sedangkan Kepala Sekolah SMK Teladan Kertasmaya, Titin Sumiati langsung menjadi sasaran media dan saat di komfirmasi Media Rakyat di kantornya mengatakan “ Itu memang benar ada dugaan video mesum yang dilakukan oleh siswi makanya siswi yang bersangkutan sudah kami keluarkan dari sekolah ini sebulan yang lalu, karena dianggap telah mencemarkan nama baik sekolah SMK Teladan dan telah mencemarkan nama baik pendidikan di Kabupaten Indramayu”. tandasnya tegas. Sedangkan di tempat terpisa Kadisdik Kabupaten Indramayu, H.Moh.Rahmat.SH.MH. kepada Media Rakyat menjelaskan, “ Adanya dugaan kejadian video mesum ini, diharapkan untuk yang terakhir kalinya di indramayu ,” jelasnya. Dan kami telah mengintruksikan kepada seluruh kepala sekolah agar bisa menjaga siswa/i-nya agar tidak berbuat mesum kembali.” Imbu Moh.Rahmat tegas. Hingga saat ini, kasus video mesum yang diduga melibatkan pelajar Indramayu, masih diselidiki Satreskrim Polres Indramayu, video mesum di Indramayu, ini merupakan kasus yang ketiga kali, sebelumnya, pada tahun 2007 dan 2010, sejumlah video mesum telah menggegerkan warga Indramayu. >> N.C Jawir/Abdullah

12
Pemkab Indramayu Luncurkan ISRA

Nusantara
Peringatan Hari Jadi Kota Banjar ke 8 tahun 2011 mengambil tema “Perkokoh tali persaudaraan seluruh komponen masyarakat banjar”.
Banjar,(MR) Delapan tahun yang lalu Pemerintah Kota Banjar resmi dibentuk menjadi Pemerintah Daerah Otonom yang mandiri sebagai perubahan status Kota Administratif Banjar Kabupaten Ciamis pembentukan Kota Banjar yang dirintis tahun 1992 bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas penyelenggaraan pemerintah, lebih dari itu yang terpenting untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan terhadap masyarakat. Puncak kegiatan Hari Jadi Kota Banjar Ke-8 adalah Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Banjar pada hari senin 2102-2011 yang merupakan hari istimewa, kerena dihadiri secara langsung oleh wakil Gubernur Jawa Barat H. Dede Yusuf M. Effendi. Turut hadir Walikota Banjar DR.dr. H. Herman Sutrisno, MM, Wakil Walikota Banjar H. Akhmad Dimyati, Ketua DPRD Dadang R. Kalyubi, jajaran unsur pimpinan daerah, para pejabat sipil, TNI, POLRI, pimpinan BUMN dan BUMD, para pimpinan partai politik, LSM, ormas, para alim ulama dan tokoh masyarakat se-wilayah Kota Banjar. Agenda yang dibahas dalam agenda tesebut diantaranya pembacaan Perda Kota Banjar No.1 tahun 2003 tentang Hari Jadi Kota Banjar, penyampaian sejarah singkat berdiri dan berkembangnya Kota Banjar, sambutan Walikota, sambutan Ketua DPRD dan sambutan Wakil Gubernur Jawa Barat. Wakil Gubernur Jawa Barat H. Dede Yusuf M Effendi dalam sambutannya menyatakan, Kota Banjar dalam konteks regional memiliki posisi yang cukup strategis, yaitu sebagai wilayah penghubung antara Propinsi Jawa Barat dengan Jawa Tengah. Sebagai daerah yang strategis Kota Banjar berpotensi besar sebagai pusat perdagangan dan jasa diwilayah Priangan Timur. Hal ini berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Banjar, termasuk trend Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Banjar

Tahun Edisi 231 Tahun X I 3- 10 Maret 2011

Wagub Jabar Hadiri Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Kota Banjar

Indramayu,(MR) Komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam pengentasan kemiskinan terus bergulir. Setelah era Bupati Irianto MS Syafiuddin sukses dengan program Rakyat Ketemu Bupati (RKB) dan Rakyat Ketemu Camat (RKC), kini di kepemimpinan Hj. Anna Shopanah meluncurkan program Ibu Sayang Rakyat (ISRA). Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu Drs.Cecep Nana Suryana, M.Si menjelaskan, program ini merupakan lanjutan dari program RKB dan RKC yang akan digelar di desa yang telah di tentukan dan digelar setiap hari kamis. Sementara itu untuk program RKC yang ada di tiap kecamatan tetap dilaksanakan setiap hari Jum’at, sedangkan RKB yang digelar setiap Jum’at di Pendopo ditiadakan. Program ISRA akan mendekatakan Hj. Anna Shopanah sebagai Bupati Indramayu dengan masyarakatnya. Selain itu, program ini akan mempertemukan langsung Anna Shopanah dengan masyarakat yang membutuhkan. Bahkan akan mendatangi langsung rumah yang ditempati oleh keluarga miskin tersebut. Kasubbag Kesos pada Bagian Agama dan Kesra Setda Indramayu Dra. Atin Hanifah mengatakan, pada dasarnya kegiatan ini memindahkan dari pendopo ke desa-desa supaya lebih dekat dengan masyarakatnya. “ Kegiatan ini dimulai pada 17 Februari, dan akan bergiliran secara terus menerus selama satu tahun,” katanya. Kegiatan ini mendapatkan dukungan dari berbagai OPD terutama yang terkait dengan kesehatan, pendidikan, dan daya beli/perekonomian. Kemudian dukungan juga datang dari Badan Amil Zakat (BAZ) serta Yayasan Gempur Gakin yang siap menyalurkan. >>Abdullah

Wakil Gubernur Jawa Barat H. Dede Yusuf M. Effendi melakukan ramah tamah dengan seluruh tamu undangan yang hadir setelah acara puncak kegiatan Hari Jadi Kota Banjar ke-8 Tahun 2011 di ruang gedung DPRD KOta Banjar (21/2)

yang selalu menunjukan perkembangan cukup besar dari tahun ketahun. Sementara Ketua DPRD Kota Banjar Drs. Dadang R.Kalyubi dalam sambutannya menjelaskan peringatan Hari Jadi Kota Banjar ke 8 tahun 2011 mengambil tema “Perkokoh tali persaudaraan seluruh

Warhadi Jabat Kepala Bina Marga Haurgeulis
Indramayu,(MR) Warhadi, menjabat Kepala UPTD Bina Marga Wilayah Haurgeulis, hal itu mengemuka dalam acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dari pejabat lama Saeful Bahri kepada pejabat baru Warhadi, di Aula Kantor Bina Marga Haurgeulis Kabupaten Indramayu Jawa Barat, Senin siang silam. Kepala UPTD Bina Marga Haurgeulis, Warhadi dalam nota sambutannya mengatakan, pihaknya siap bekerjasama dengan Jajaran Dinas Instansi terkait dalam mensukseskan program pembangunan inprastruktur perhubungan darat. Sebab itu, kami mohon dukungan rekan-rekan pengawas ruas jalan raya, katanya. Saeful Bahri, mantan Kepala UPTD Bina Marga Haurgeulis, dalam sambutan perpisahannya, dia mengucapkan banyak terima kasih kepada para karyawan yang selama beberapa tahun ini sudah bekerjasama melaksanakan program kerja pembangunan sarana dan prasarana transportasi umum di Wilayah Kecamatan Anjatan, Sukra, Patrol, Haurgeulis dan Gantar. Acara Sertijab yang berlangsung di Aula Kantor UPTD Bina Marga haurgeulis, yang berlokasi di Jln. Jend. Ahmad Yani Kopyah Anjatan Indramayu, dihadiri para tamu undangan perwakilan dari Lembaga Ketahanan Desa, Pemerintah Desa, Dinas Instansi terkait, Mupika setempat dan tokoh masyarakat, terlihar meriah meskipun cukup sederhana. >> Mukromin

Sidang Vonis Mantan Kadisdik Indramayu Diwarnai Unjuk Rasa
Indramayu,(MR) Dalam detik-detik menjelang vonis hakim pada mantan Kadisdik Drs.H.Suhaeli di Pengadilan Negri (PN) Indramayu, senin (14/2) tersebut berjalan cukup tegang dan mencekam karena setiap kalai sidang selalu diwarnai aksi unjuk rasa di dua kubu. Massa pendukung dan kontra yang jumlahnya ratusan orang saling berhadapan. Meski di tengah suasana hujan deras, namun ketegangan di antara kedua kelompok jelas terlihat. seperti yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Anti Korupsi Massa kontra yang terdiri sejumlah elemen yang mengatasnamakan Gerakan Anti Korupsi dan Pro Demokrasi (Pordem) bergerak melakukan orasi di depan Pengadilan Negeri, mereka mendesak majelis hakim untuk menegakkan supremasi hukum massa pengunjuk rasa meminta agar Terdakwa yang masih aktif sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Indramayu sekaligus adik ipar Bupati Indramayu itu mendapat perlakuan hukum yang sama seperti masyarakat biasa. Divonis sesuai ketentuan perundanga-undangan yang berlaku. Sedangkan dikubu masyarakat yang pro atau pendukung Terdakwa tercatat sebanyak 310 orang yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Indramayu dan 100 orang dari Ormas Pemuda Pancasila serta dari masyarakat pendukung lainnya. Mereka datang untuk memberikan dukungan moril kepada Terdakwa namun bersikap pasif tidak melakukan aksi unjuk rasaberlaku sehingga dapat menyentuh aspek rasa keadilan. Dalam aksi tersebut, pihak kepolisian sudah memprediksi akan adanya pengerahan massa, sehingga ratusan aparat kepolisian dilengkapi water canon dan kendaraan anti huruhura dipersiapkan satu jam sebelum berlangsungnya sidang putusan. pada kasus dugaan korupsi terkait dengan dana bantuan sekolah unggulan di Kabupaten Indramayu sebesar Rp700 juta. Pengamanan yang dipimpin langsung AKBP. Rudi Setiawan dengan menerapkan prosedur tetap pengendalian massa, sesuai Peraturan Kapolri No.16 Tahun 2006. “ Namun jika nanti situasinya menjadi anarki, prosedur tetap sesuai Peraturan Kapolri No. 1 Tahun 2010 tentang Pengendalian Aksi Anarki bisa diterapkan ”, tegas Rudi. Menurut Rudi, pengerahan ratusan personilnya pada sidang dengan agenda putusan tersebut untuk mengantisipasi terjadinya kerusuhan antara massa yang pro dengan massa yang kontra terhadap Terdakwa. “Kami tidak mau kerusuhan pasca putusan sidang yang pernah terjadi. Sementara itu, di ruang sidang Pengadilan Negeri Indramayu yang diketuai Majelis Hakim Robet Siahaan SH, MH menggelar sidang dengan pengamanan ketat aparat kepolisian. Pada putusan sidang terdakwa Drs H Suhaeli dijerat Undang-Undang No 31/199 jo UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemerantasan Tindak Pidana Korupsi, primer pasal 2 ayat 2 (1) subsider pasal 3 dengan putusan hukuman 18 bulan penjara. Menurut majelis hakim, Suhaeli dinyatakan bersalah mengeluarkan dana bantuan sekolah unggulan di Kabupaten Indramayu sebesar Rp700 juta. Atas putusan Pengadilan Negri Indramayu tersebut, pihak tim pengacara terdakwa langsung menyatakan banding. >> Maskin/Abdullah

komponen masyarakat banjar”. Momentum ini, seyogyanya kita pergunakan sebagai wahana intropeksi untuk mengevaluasi apa saja yang telah berhasil kita laksanakan dan memformulasikan hal-hal yang belum dapat kita selesaikan. Dengan jumlah penduduk ±184.000 jiwa Kota Banjar terus berbenah menyatukan gerak langkah pembangunan yang tertuang dalam visinya “ Dengan iman dan taqwa kita wujudkan Banjar menuju kota agropolitan termaju di Priangan Timur Jawa Barat ”. Walikota Banjar DR.dr. H. Herman Sutrisno, MM dalam sambutannya menyatakan momentum Hari Jadi Kota Banjar hendaknya dapat kita jadikan sebagai wahana introspeksi diri dan merenungi semua yang telah kita lakukan dimasa sebelumnya, introspeksi sangat

perlu agar kita meningkatkan kesadaran dan tanggungjawab yang lebih besar terhadap seluruh aspek kehidupan Kota Banjar. Pepatah “Sejarah Adalah Guru Kehidupan” merupakan kata mutiara yang berguna bagi perjalanan Kota Banjar kedepan. Kota Banjar memiliki citacita dan visi strategisnya. Citacita ini tidak datang dari langit, tetapi harus kita raih dengan perjuangan dan kerja keras. “kita ingin mewariskan Kota Banjar kepada anak cucu kita, Kota Banjar yang lebih maju, lebih bermartabat dan lebih sejahtera” ujarnya. Mengakhiri seluruh rangkaian Acara Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Banjar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke 8 tahun 2011, seluruh tamu undangan dan yang hadir melakukan ramah tamah. >> AS

Mengingatkan Nilai Religi dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
Kota Tasikmalaya,(MR) Wakil Walikota Tasikmalaya Ir.H.Dede Sudrajat, MP menghadiri tablig akbar dalam rangka peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di Mesjid Al-Muslih RW.08 Kel.Cilembang Kec.Cihideung yang menghadirkan Kiyai Muda K.H. Aminudin Bustomi M.Ag pimpinan Ponpes Sulalatul Huda yang dihadiri oleh Camat Cihideung, Unsur forum konsultasi Kecamatan dan puluhan masyarakat sekitar. Dalam sambutannya Wakil Walikota menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat bagus untuk kembali mengingatkan kita akan nilai-nilai agama “ Untuk anak-anak dengarkan dengan baik ceramah pak ustadz, ini sebagai bekal dimasa yang akan datang ” katanya. Beliau mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung keberlangsungan lembaga pendidikan khususnya penyelenggara pendidikan agama “ Ayo kita dukung lembaga pendidikan karena itu yang akan mendidik anak-anak kita, bukti menyayangi anak salah satunya dengan memberikan mereka pendidikan ” pungkasnya. Sementara ketua RW.08 Asep Suherlan menyambut kedatangan Wakil Walikota dan dalam prakatanya disampaikan bahwa jumlah penduduk RW.08 sebanyak 750 jiwa dengan mayoritas berprofesi sebagai pedaganga. Asep juga menyampaikan tujuan peringatan ini sebagai wahana silaturahmi, meningkatkan pengatahuan agama dan berupaya mentauladani sikap uswatuh khazanah nabi Muhammad SAW. >>Iin Kartiwan

Opening Ceremony Teejay Water Park Kota Tasikmalaya

Kota Tasikmalaya,(MR) Walikota Tasikmalaya meresmikan Teejay Water Park Kota Tasikmalaya yang bertempat di Asia Plaza. Pada acara tersebut dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Muspida Tasikmalaya, Para Kepala OPD, Tokoh Ulama dan masyarakat sekitar. Perkembangan kesejahteraan dan kemajuan teknologi dalam era globalisasi di berbagai belahan dunia menyebabkan pariwisata menjadi salah satu kebutuhan dan gaya hidup mampu menggerakan jutaan manusiapanorama alam, mengenal budaya dari berbagai belahan dunia atau hanya sekedar belanja produk khas suatu daerah. Pergerakan manusia ini tanpa disadari juga akanmemepengaruhi perekonomian yang saling terkait yang pada akhirnya mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan kehadiran Teejay Water Park di Kota Tasikmalaya merupakan salah satu upaya dalam pengembangan objek wisata yang akan menjadi alternatif lain dari objek wisata yang sudah ada sebelumnya, tentunya memperhatikan ramburambu yang harus di terapkan diantaranya selalu menjaga sapta pesona, yakni : 1. Aman, 2. Tertib, 3. Bersih, 4. sejuk, 5. Indah, 6. Ramah Pada kesempatan tersebut Management Teejay Water Park menyerahkan bantuan untuk kaum duafa yang di sampaikan langsung oleh Walikota Tasikmalaya. Saat menyampaikan sambuatannya Walikota Tasikmalaya baik atas nama pribadi dan Pemerintah kota Tasikmalaya mengucapkan “ Selamat ” serta ucapan terimakasih kepada yang telah mendukung pengembangan wisata di Kota Tasikmalaya, pungkasnya. >> Iin Kartiwan

Pemkot Tasikmalaya Serahkan Bibit Tanaman
Kota Tasikmalaya,(MR) Wakil Walikota Tasikmalaya Ir.H.Dede Sudrajat MP secara simbolis memberikan bantuan bibit tanaman, bibit jagung hibrida, 10 karung pupuk kandang dan polibag kepada Masyakat RW.09 Kelurahan Taman Sari yang diterima oleh Ketua APPTA (Asosiasi Pekerja Pertanian Tasikmalaya) Drs.Kital Hilmani dalam acara silaturahmi dengan APPTA di Ponpes Miftahul Huda VII Kelurahan Tamansari Kota Tasikmalaya. Dalam sambutannya Ir. H. Dede Sudrajat MP menyampaikan laju pertumbuhan penduduk menjadi tuntan untuk mampu mencukupi kebutuhan pangan yaitu hasil dari pertanian, perikanan dan peternakan maka untuk pemberdayaan kemandirian masyarakat Pemkot mengupayakan beberapa program diantaranya Lembaga mengabdi mengakar dimasyarakat (LM3), Gerakan Multi Garibisnis (GEMAR), Pengambangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) dan PNPM “Mengingat pentingnya pemenuhan kebutuhan pangan maka dilaksanakan program yang mampu menciptakan kemandirian masyarakat, tahun 2011 ini telah diusulkan 35 Gapoktan untuk mendapatkan bantuan yang serupa” katanya. Ditambahkan beliau bahwa seluruh program akan mendapat hasil yang optimal bila adanya partisipasi aktif dan komitmen yang kuat dari semua elemen masyarakat “Untuk hasil yang optimal maka kami harapan partisipasi aktif dari masyrakat sehingga akan tercapai tujuan kita yaitu kesejahteraan” pungkasnya. Ketua APPTA Drs.Kital Hilmani menyambut kedatangan Wakil Walikota serta menyampaikan kondisi masyarakat RW.09 yang hampir keseluruhan yaitu 120 Kepala keluarga berprofesi sebagai buruh tani dan program bantuan untuk petani tidak seluruhnya sampai kepada para petani serta Drs.Kital menyarankan untuk memberikan bantuan ternak kecil berupa bebek atau ayam yang di peliharan langsung oleh keluarga “Ini sebagai masukan buat pemerintah, jadi saya meminta perhatian langsung supaya program bantuan

dapat menyentuh lapisan paling bawah yaitu keluarga” katanya. Hadir dalam kesempatan tersebut Camat Tamansari, Sekdis Pertanian Kota Tasikma-

laya, Kapolsek Tamansari, Lurah Tamansari, Ketua LPM, Ketua Gapoktan Muktisari, tokoh ulama dan masyarakat serta puluhan warga Kelurahan Tamansari. >> Iin Kartiwan

Edisi 231 Tahun X I Tahun 3- 10 Maret 2011

Nusantara
Banjar,(MR) Dinas Pekerjaan Umum Pertambangan dan Energi (PU) Tamben Kota Banjar segera akan melaksanakan perbaikan jalan yang rusak baik yang berlubang kecil ataupun yang berlubang besar yang tersebar di sejumlah ruas dilingkungan Pemerintah Kota Banjar, untuk itu (PU Tamben) menargetkan jalan yang rusak tersebut yang tersebar di sejumlah ruas selesai tahun 2011 mendatang bahkan rencana perbaikan sarana transportasi ini wacananya akan siap dilaksanakan bulan Mei atau Juni 2011 mendatang setelah proses pelelangan selesai. Kendati demikian diuangkapkan Kepala Bidang Binamarga Dinas PU Tamben H. Pepen, Msi belum lama ini saat ditemui Media Rakyat diruang kerjanya, lebih lanjut Pepen mengungkapkan untuk melakukan perbaikan jalan tersebut tidak bisa dilakukan secara langsung, perbaikan jalan aspal tersebut nantinya akan menggunakan rigid yang dilakukan secara bertahap namun kami targetkan semua kerusakan jalan dilingkungan Pemerintah Kota Banjar akan selesai diperbaiki pada tahun 2011 ini, ungkapnya. Lebih lanjut Pepen menjelaskan dengan kerusakan jalan yang tersebar di beberapa ruas jalan itu bukan faktor kualitas aspal yang menjadi polemik akan tetapi ada beberapa faktor

13

Jalan Raya Kalidungjaya Rusak Total
Karawang,(MR) Jalan raya rusak total panjangnya 3,5 km tepatnya di desa Kalidung Jaya kecamatan Cibuaya Kabupaten karawang, tepatnya sebelah selatan menuju dusun Ciwaru desa Srikamulyan kecamatan Tirtajaya sama rusak parah. Masyarakat Kalidung merasa kebingungan di karenakan jalan licin padahal jalan tersebut baru di Sirtu namun sekarang sudah rusak dan hancur, akibat rusak parahnya jalan ini hingga hampir tidak dapat dilewati kendaraan motor. Kepala Desa Kalidung jaya, Warsan Hermawan yang di jumpai wartawan MR menjelaskan “ Memang betul keadaan Kalidung seperti ini dan memohon kepada pemkab karawang segera jalan tersebut untuk di perbaiki ”. Selain itu menurut tokoh masyarakat Kalidungjaya Amoc yang di konfirmasi MR menjelaskan yang sama, para petani sawah Kalidungjaya kalau panen belum pernah menjual padi dengan harga yang mahal karena keadaan jalan yang susah dilalui kendaraan roda empat/truk. Dengan keadaan yang sangat prihatin warga Kalidung jaya benar-benar menantikan jalan bagus untuk di aspal/hotmik, karena desa kalidung jaya sudah mendapatkan giliran untuk pengaspalan jalan, karena kalau di lihat sepintas jalan tersebut sangat hidup untuk perhubungan perekonomian masyarakat yang menghubungkan ke Cilamaya wetan. >> warsian

Jalan Rusak Kota Banjar Segera Perbaiki

Sekda Tasik Terima Silaturahmi Paguyuban Lembur Kuring

Salah satu ruas jalan kota Banjar yang berlubang

Kota Tasikmalaya,(MR) Pendopo kota Tasikmalaya, 13/02/2011. Sekretaris daerah kota tasikmalaya Drs.H. Tio Indra Setiadi menyambut kedatangan Paguyuban Lembur Kuring yang merupakan warga asal jawa barat dan banten yang berada di palangkaraya provinsi Kalimantan Tengah dengan tujuan bersilaturahmi ke kota Tasikmalaya dan napak tilas untuk melihat kembali kampung halaman di pendopo kota Tasikmalaya. Sekda juga menyampaikan sambutan walikota tasikmalaya dengan menjelaskan secara singkat letak geografis dan kondisi masyarakat kota tasikmalaya “ Kedatangan saudara -saudara ini mudah-mudahan menjadi sebuah motivasi untuk terus berjuang melakukan perubahan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat ” katanya. Ditambahkannya bahwa dengan silaturahmi ini bisa menjadi hikmah yaitu bagi Paguyuban Lembur Kuring di Palangkaraya dapat terus berjaya dan bagi kami menjadi sebuah kontribusi terhadap akselerasi dan aktualisasi pencapaian pembangunan kota Tasikmalaya. Anton Charlian (kombes) selaku ketua rombongan paguyuban sekaligus Wakapolda Kalimantan Tengah mengucapkan terimakasih atas penyambutan yang meriah serta menyampaikan bahwa kalteng meski berstatus sebagai provinsi namun keramaiannya kalah oleh kota Tasikmalaya dengan perbandingan hanya terdapat 1 Maal saja meski luas wilayahnya 1,5 lebih besar dari pula jawa akan tetapi jumlah penduduknya hanya 2 juta jiwa “ Keramaiannya Kalimantan sangat jauh bila dibandingkan dengan kota Tasikmalaya apalagi dengan jawa barat, dan maksud kedatangan kami untuk berlsilaturahmi dengan dulur urang sunda dan napak tilas dalam rangka melihat kembali kampung halaman ” katanya. Diakhir sambutan, Anton menyampaikan keprihatinan akan budaya yang makin terlupakan salah satunya budaya sunda “ Ayeunamah nganggo kampret disangki dukun, padahal puncak budaya nasional adalah terpeliharanya budaya daerah ” pungkasnya. Acara yang berlangsung penuh keakraban tersebut berlangsung hampir 2 jam serta diakhir dengan pemberian cinderamata antara rombongan paguyuban dan pemerintah kota Tasikmalaya. Acara dihadiri pula 50 orang rombongan paguyuban, unsur forum konsultasi daerah, kepala bagian kesra setda kota Tasikmalaya, ulama dan tokoh masyarakat kota Tasikmalaya. >> H. Ade dimyati

yang menyebabkan terutama umur jalan tersebut sudah sekitar kurang lebih 5 tahun sedang seharusnya pelaksanaan oferlay minimal per 3 tahun ditambah dengan lalulintas harian (HR) dan penambahan kendaraan juga bisa faktor alam yang menjadi rusak jalan aspal bisa menjadi rusak dan mengalami retak-retak terutama salah satunya disebabkan maraknya truck pengangkut dengan muatan diatas rata-rata mele-

bihi tonase yang melalui jalan tersebut yang tiada henti. Untuk pelaksanaan perbaikan jalan yang rusak tersebut kami tinggal menunggu instruksi baik dari Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat akan tetapi bagi kami secepat ini lebih baik tidak sampai diantara bulan Mei dan Juni bahkan bisa dilaksanakan bulan-bulan ini untuk pelaksanaan pelelangannya. pungkasnya >>A-S

Simpatisan PPP Kota Tasikmalaya Peringati Harlah Ke-38

Camat Sukanagara Dianggap Arogan
Cianjur, (MR) Wajah sinis, kurang bersahabat terlihat jelas ketika Tim Media Rakyat mohon untuk melakukan konfirmasi kepada Tata terkait korban bencana alam di kecamatanyang dipimpinya, Tata selaku camat di kecamatan Sukanagara kabupaten Cianjur jawabarat, seperti kebakaran jenggot ketika di tanya mengenai bagaimana awalnya Pihak kecamatan mengajukan data korban bencana alam sampai tahap realisasi sekarang ini. Seperti di himpun tim Media Rakyat, Adanya temuan terjadi ketimpangan juga kesalahan dalam validitas di atas data, korban yang ringan, korban yang discover untuk mendapatkan bantuan bencana tersebut adalah rumah-rumah penduduk bukan rumah negara, sementara di sukanagara banyak ditemukan rumahrumah dinas pemerintah atau BUMN yang tidak rusak mendapatkan bantuan sementara rumah penduduk yang selayaknya mendapat bantuan sama sekali tidak terakomodasi dengan arogan Tata menjawab, “ Saya tidak tahu dan tidak ada sangkut paut mengenai bencana alam saya tidak punya SK untuk hal tersebut silahkan ke desa langsung!. “Ucap Tata dengan ketus. Jawaban yang diberikan Tata, sangat tidak masuk akal sebagai seorang Camat, Tata seharusnya mengetahui setiap kejadian yang ada di wilayahnya apalagi terkait milyaran dana bencana alam yang diterima oleh masyarakatnya, kewajiban Tata sebagai camat mengetahui. Selama ini kerja Tata sebagai camat apa saja? Jika masalah yang sangat penting diketahui oleh masyarakat dan sedangkan camatnya sendiri mengatakan tidak tahu. Sementara dalam verivikasi camat dibentuk sebagai ketua BKM (Badan Keswadayaan Masyarakat), yang anggotanya terdiri dari Kapolsek, Danramil, juga para kepala desa, jika ada pertanyaan seputar bencana alam, sebagai ketua BKM menjawab tidak tahu. Semua bisa simpulkan sebagai camat, Tata sudah pikun dan layak di pensiunkan, pemborosan saja jika negara memberikan gaji dan jabatan camat kepada yang sudah pikun, pemborosan saja jika negara mengasih orang yang tidak becus dalam bekerja. Apakah Tata tidak mencerminkan figure pemimpin tanpa etika dia pun keluar dari ruang kerjanya meninggalkan tim MR sambil komat-kamit gayanya seperti preman pasar saja” saya sedang sibuk sebaik-nya anda pergi dari kantor saya, saya tidak mau ditemui di kantor” masih ucapanya. >> Rus
Kota Tasikmalaya,(MR) Ratusan kader dan simpatisan dari berbagai kalangan penuhi alun-alun Kota Tasikmalaya peringati Harlah ke-38 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Tingkat Kota Tasikmalaya yang mengusung tema “ PPP Jalan Menuju Indonesia Sejahtera ”, Minggu (30/01). Ketua DPW Jabar Nu’man Abdul Hakim yang hadir pada peringatan tersebut, melantik pengurus baru DPC PPP Kota Tasikmalaya. Tampak hadir Ketua DPRD Kota Tasikmalaya bersama beberapa anggota DPRD dari Partai Politik besar yang ada di Kota Tasikmalaya. Walikota Tasikmalaya Drs. H. Syarif Hidayat, M.Si. disela kesibukannya menyempatkan hadir memenuhi undangan. Dengan senyuman yang khas menyapa masyarakat Kota Tasikmalaya seraya mengucapkan selamat kepada Pengurus baru DPC PPP Kota Tasikmalaya periode 2010-2015 pimpinan Drs. H. Budi Budiman. “ Saya ucapkan selamat kepada Pengurus baru DPC PPP Kota Tasikmalaya serta saya ucapan terima kasih kepada pengurus lama atas kontribusi dan kerjasama yang baik dalam pembangunan Kota Tasikmalaya ”, katanya. Acara sendiri berlangsung meriah, selain diisi dengan gerak jalan sehat, kader dan simpatisan PPP dihibur beberapa artis lokal yang sesekali mengundi kupon berhadiah. >> H. Ade Dimyati.

Tidak Becus Bekerja

Reorientasi Pemberdayaan Masyarakat
(Upaya Menata Ulang Arah Kebijakan Pemberdayaan Masyarakat)
Oleh : Suharyono, SH.
ejak tahun 1997, pasca krisis ekonomi, keberadaan program penanggulangan kemiskinan menjadi satu bentuk kebijakan dan model pembangunan baru. Semenjak itulah praktek pembangunan kemudian mengusung “Pemberdayaan Masyarakat ” sebagai thema pokok pembangunan. Hal itu sebagai upaya menjawab persoalan kemiskinan dan merupakan kritik keras terhadap model pembangunan Orde Baru yang sebtralistik. Satu bentuk praktek pembangunan yang telah menempatkan negara sebagai pelaku dominan dan masyarakat sebagai obyek pembangunan semata. Terpaan krisis ekonomi pada tahun 1997-1998 menunjukkan bahwa praktek pembangunan itu tidak cukup kuat menahan badai krisis ekonomi. Sementara masyarakat luas yang tersebar di sektorsektor informal yang cenderung tidak diurus oleh negara justru tidak tergoyahkan oleh

S

badai krisis ekonomi. Pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan yang didorong oleh berbagai program, salah satunya adalah Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPMMP), meletakkan peningkatan kapasitas masyarakat (dalam prngertian yang luas dan utuh). Salah satu aspek keberhasilan proses peningkatan kapasitas masyarakat sangat dipengaruhi oleh kapasitas pelaku (Fasilitator) yang menggerakkan program. Pada titik pandang inilah menjadi urusan penting rekonstruksi format kebijakan dan pelatihan kapasitas pelaku. Pelatihan sebagai upaya peningkatan kapasitas pelaku memberikan kontribusi yang signifikan bagi efektivitas dan pencapaian pemberdayaan masyarakat. Persoalan serius adalah sejauh mana pelatihan dapat meningkatkan kapasitas pelaku ( Fasilitator ). Maind Set fasilitator tidak hanya sebagai kuli; pekerja pabrik raksasa

yang merekayasa tindakan sosial masyarakat tetapi lebih dari pada itu fasilitator adalah kader pemberdayaan yang berwatak anti “kemapanan“ (establishment ) Hakikat Pemberdayaan Urusan pemberdayaan adalah urusan sosial yang komplek dan pelik. Untuk itu, perlu terlebih dahulu memahami dan mencermati karakter dan “lingkungan hidup“ organisme yang disebut dengan pemberdayaan masyarakat. Layaknya sebuah organisme hidup, pemberdayan tidak bisa hidup di luar habitat sosialnya. Pada hakekatnya, pemberdayaan merupakan proses sosial yang blue printnya tertancap dalam ranah filosofisnya. Pada dasarnya urusan pemberdayaan masyarakat adalah urusan perspektif pembangunan yang sarat akan muatan nilai idio-logis. Karena itu, target pembelajaran dalam pemberdayaan masyarakat bukan hanya semata-mata ditekankan pada peningkatan kapasitas personal (keterampilan) tetapi lebih dari pada itu menujam

pada geliat perubahan mendasar masyarakat (transformasi sosial). Sebagai proses transformasi sosial, pemberdayaan adalah sebuah gerakan sosial ( semua aspek ) yang dilandasi oleh kerangka idiologis perjuangan. Muatan idiologis yang dimaksud adalah : Pertama, Spriritualisme. Pemberdayaan adalah kerja sosial, ibadah sosial sebagai bagian dari kesalehan sosial insan. Kerja pemberdayaan dimaknai sebagai bagian ketaatan insan terhadap Sang Pencipta yang mengamanahkan kepada manusia sebagai khalifah; Wakilnya. Kerja pemberdayaan dimaknai sebagai upaya menata ulang tatanan sosial yang mulai tercerabut dari akar nilai moral dan kearifan sosial yang dehumanistik. Kedua, Humanisme. Pember-dayaan berlandaskan pada komitmen untuk mengembalikan eksistensi kemanusiaan. Manusia, dalam segala praktek pembangunan haruslah menjadi pelaku utama pada setiap tahapannya. Kerja pemberdayaan

haruslah ber-orientasi pada upaya meningkatkan derajad kemanusiaan. Fasilitator sebagai penggerak program harus menempatkan masyarakat bukan sebagai obyek belajar, bukan diajari dan dianggap tidak tahu. Pada titik pandang inilah, urusan pemberdayaan adalah urusan menyadarkan rakyat atas semua tindak penindasan (kooptasi dan hegemoni) terhadap dirinya. Berdaya adalah dalam konteks terbebas dari penindasan terhadap eksistensi kemanu-siaan. Ketiga, Kebangsaan. Kerja pemberdayaan didasari oleh kesadaran penggerak program dan masyarakat sebagai kesatuan dalam bingkai nation. Fasilitator sebagai penggerak program harus mampu mengembalikan rasa nasionalisme yang mulai tercerabut dari akar kebangsaan di republik ini. Secara empirik, posisioning rakyat dalam kontek kekinian adalah rakyat vis e vis negara. Rakyat telah memposisikan diri semakin menjauh terhadap negara sebagai aikbat delegitimasi pemerintah. Tidak ada lagi

sikap dedikasi dan pengorbanan rakyat untuk negara. “Negara“ membeli, rakyat menjual (dalam segala aspek, contoh kongkritnya fenomena money politic dalam setiap moment plebisit ), relasi negara dengan rakyat sangat berdimensi transaksional. Ironi sebuah negara yang terpasung oleh pheriferial capitalism (kapital pinggiran) . Keempat, Demokratisasi. Disadari atau tidak, kita telah bersepakat menganut sisteem politik demokrasi, kedaulatan rakyat. Betapapun sebagai sebuah sistem, kebenaran mayoritas dalam demokrasi tidak sepenuhnya mencerminkan kearifan mayoritas, maka kerja pemberdayaan harus mampu mendorong rakyat untuk mengembalikan proses politik sebagai kepentingan dan kebutuhan rakyat. Selama masih bersepakat dalam kontek negara, maka tidak ada satupun dalam hidup rakyat yang lepas dari urusan politik. Kerja pemberdayaan selayaknyalah harus mampu menghantarkan rakyat pada satu

pemahaman dan kesadaran bahwa “kontrak politik, akadnya antara negara dan rakyat adalah dibentuk dalam rangka mewujudkan kesejahteraan rakyat atau dalam bahasa latinnya disebutkan sebagai ‘ Bonum Communy ‘. Kelima, Keadilan sosial. Fasilitator sebagai penggerak program, bersama rakyat haruslah mampu mendorong peningkatan dan penguatan kelembagaan pemerintah lokal agar dapatnya mampu merumuskan perencanaan pembangunan yang berkeadilan dan berpihak pada kepentingan kelompok masyarakat yang lemah. Hasil akhir dari sebuah pembangunan harus mampu membebaskan rakyat dari jerat kemiskinan. Fasilitator harus mampu menyadarkan rakyat bahwa kemiskinan adalah merupakan sebagai akibat gagalnya negara memenuhi hak-hak kesejahteraan bagi rakyatnya (tidak memenuhi amanah konstitusi dasar 1945). ***

14
Program PNPM Kecamatan Pebayuran Dilaksanakan Maksimal
Banyuwangi,(MR) Partisipasi masyarakat (rakyat) Songgon pada proses pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) kecamatan yang dilaksanakan pada hari kamis 17/02/2011 mengalami peningkatan yang signifikan, jika dibandingkan dengan kehadiran masyarakat pada musrenbangcam tahun sebelumnya. Pelaksanaan musyawarah tersebut di ikuti sekitar 300 peserta, yang terdiri dari utusan/delegasi desa, peserta pengamat, peninjau, undangan dan masyarakat Songgon yang mau hadir untuk menyaksikan pelaksanaan dan proses musyawarah perencanaan pembangunan di tingkat kecamatan tersebut. Sebagai narasumber dalam pelaksanaan musyawarah, hadir para pejabat pemerintah kabupaten Banyuwangi, dari Bapemas (Eko Cahyono), Bappeda (Komang), Dinas Pariwisata (Ir.Sukarno) dan beberapa pejabat lain dari dinas kesehatan dan bagian pemerintahan kabupaten Banyuwangi. Selain itu juga hadir anggota DPRD kabupaten Banyuwangi Daerah Pemilihan (Dapil) 2 (dua), Sukarno dari Fraksi PDI Perjuangan beserta anggota DPRD lainnya. Dalam acara tersebut Sukarno menyampaikan, tentang tata cara pengusulan program pembangunan melalui jaring aspirasi masyarakat (Jasmas) yang di miliki oleh masing-masing anggota

Nusantara
DPRD kabupaten Banyuwangi. Pada acara diskusi pemprioritasan usulan, delegasi desa di bagi dalam 6 kelompok diskusi, untuk menghasilkan prioritas usulan di masingmasing bidang yang akan dibawa ke Musrenbang Kabupaten. Dari hasil diskusi kelompok dan diskusi pleno yang berlangsung cukup alot karena masing-masing desa saling mempertahankan usulannya, akhirnya di ketahui hasil prioritas usulan masing masing bidang tersebut, yaitu : Bidang Sarana Prasarana 51 usulan, Bidang Pertanian 32 usulan, bidang Pendidikan 29 usulan, Bidang Lingk. Hidup 20 usulan, Bidang Kesehatan17 usulan, bidang Koperasi dan usaha masyarakat 11 usulan, Bidang Sosbud10 usulan, dan bidang Pemerintahan 10 usulan. Pantauan Tim Media Rakyat, dalam rapat Pleno tersebut juga di diketahui bahwa prioritas usulan yang akan di ajukan ke PNPM Mandiri Perdesaan TA 2011 sebanyak 18 usulan, Yang meliputi : Bidang Sarana Prasarana, bidang Pendidikan, bidang Kesehatan, bidang pelatihan masyarakat (pelatihan bordir) serta bidang Simpan Pinjam khusus Perempuan (SPP). Dalam rapat pleno tersebut rangking pertama ditempati oleh desa Sumberarum (usulan Poskesdes), kemudian desa Sumberbulu menduduki rang-

Tahun Edisi 231 Tahun X I 3- 10 Maret 2011

Partisipasi Rakyat dalam MUSRENBANG

Jalan Yang sedang di kerjakan. PNPM

Bekasi,(MR) Terealisasinya Program PNPM di kecamatan Pebayuran kabupaten Bekasi jawa barat, khususnya masyarakat di kecamatan ini, mengucapkan syukur dan berterimakasih kepada pemerintah yang sudah peduli dengan masyarakat miskin. Program bantuan pemerintah yang dapat langsung dirasakan dan dinikmati masyarakat banyak terutama masyarakat miskin, dengan direalisasinya program PNPM di kecamatan Pebayuran, perubahan pun langsung terjadi, terutama perubahan perekonomian, Dengan adanya Simpan Pinjam Perempuan (SPP), maka perdaganganpun menjadi lancar, karena mendapat tambahan modal dengan jasa yang sangat rendah sekali. Dalam TA 2010 lalu, Kecamatan Pebayuran mendapat bantuan Program PNPM sebesar 2,5 milyar. Yang dialokasikan untuk dua sistem yaitu : 75 % unutk fisik dan 25 % untuk Simpan Pinjam Perempuan (SPP). Dalam pelaksanaanya Simpan Pinjam Perempuan (SPP) di data sesuai dengan Rumah Tangga Miskin, (RTM) oleh Team Pengelola Kegiatan (TPK) dan Simpan Pinjam Perempuan yang mengelolanyapun kaum perempuan (ibu-ibu) di masing-masing desa di kecamatan Pebayuran, Simpan Pinjam Perempuan (SPP) berprioritas kepada pedagang-pedagang kecil karena jumlah Desa di kecamatan Pebayuran ada 13 Desa, jadi hampir rata-rata per anggota mendapatkan tambahan modal dari PNPM Rp.400 ribu sampai dengan Rp 500 ribu. Dalam pelaksanaanya UPK (Unit Pengelola Kegiatan) menyerahkan langsung kepada masyarakat di masing-masing Desa dan tanpa potogan apapun. Begitupun dalam pelaksaan fisik. Unit Pengelola Kegiatan menyerahkan dana fisik langsung secara bertahap dengan team Pengelola Kegiatan (TPK) di kantor UPK dan tanpa adanya pungutan apapun. Wartawan Media Rakyat mengkonpirmasi Ketua Unit Pengelola Kegiatan (UPK) H Tb Endang di kantornya mengatakan : Saya sebagai ketua UPK mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang sudah perduli dengan masyarakat miskin di kecamatan Pebayuran dan ini sudah amanah buat saya, Kita semua harus perduli dengan masyarakat miskin dan saya pun ingin membangun daerah saya sendiri, karena saya asli putra Pebayuran, dengan adanya Progran PNPM di kecamatan Pebayuran mudah-mudahan kecamatan Pebayuran menjadi daerah yang tidak ketinggalan di banding dengan daerah-daerah lainya yang ada dikabupaten bekasi. Walaupun saya mendapatkan honor yang sangat kecil, tapi hati saya sudah iklas karena program ini adalah pemberdayaan, yang penting masyarakat sudah mendukung bangat dengan adanya program PNPM di kecamatan Pebayuran ini, Jelasnya. Rd Dedy Supriyadi HBF S.IP Penanggungjawab Opreasi Kegiatan (PJOK) ketika di temui wartawan Media rakyat di kantornya di kecamatan Pebayuran, sambil tersenyum mengatakan “ Saya sebagai Penanggungjawab Opreasi Kegiatan (PJOK) dengan adanya Program PNPM di kecamatan Pebayuran yang pertama ini tahun anggaran 2010 di laksanakan kegiatannya dengan baik dan lancar tanpa ada kendala apapun ”. Menurut Dedy, Kebersamaan dan kerjasama masyarakat dengan Team-team yang sudah terbentuk hasil musyawarah Desa (MD) di masing-masing desa, memang semua ini penuh dengan tantangan dalam memajukan lingkungan kita, tapi saya pantang menyerah demi lancarnya pembangunan dan perekonomian di wilayah kecamatan Pebayuran ”.Pungkas Dedy. >> Wahyu

MUSRENBANG Kecamatan Songgon

king kedua (Usulan Poskesdes), rangking ke tiga di duduki desa Songgon (usulan Air Bersih), sedangkan untuk rangking keempat dan kelima di tempati oleh desa Bangunsari (usulan Gedung PAUD) dan desa Parangharjo (usulan Jembatan). Pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Songgon tahun 2011 ini memang ada sedikit perbedaan dengan pelaksaaan musrenbangcam tahun sebelumnya. Karena pada tahun 2011 ini, bagi desa dan kecamatan yang sudah siap (sudah memiliki dokumen RPJM Desa dan RKP Desa), pelaksanaan musrenbangdes dan musrenbangcam harus ber integrasi dengan program

Kandidat Bupati Tebo Jangan Lakukan Money Politic
Muara Tebo,(MR) Bupati Tebo, Provinsi Jambi, Drs.H.A.Madjid Mu’az menghimbau kepada seluruh Kandidat yang akan bertarung pada Pilkada Tebo 2011-2016. Untuk tidak melakukan black campaign atau kampanye hitam. Hal itu dikemukakan Bupati Madjid Mu’az dalam sambutannya, ketika menghadiri kampanye damai dan pernyataan sikap siap menang siap kalah oleh masing-masing kandidat. Dikatakan, tiga pasang kandidat yang bertarung jangan sampai melaksanakan hal-hal yang diluar ketentuan perundang-undangan yang berlaku. “ Jangan gunakan kesempatan sosialisasi dan masa kampanye untuk hal-hal yang tidak benar. Lebih lanjut dikatakannya, “Saya menghimbau semua kandidat yang maju, agar tidak melakukan pelanggaranpelanggaran yang dapat menimbulkan gejolak di kepada masyarakat, maka demokrasi di Kabupaten Tebo tidak akan dapat berkembang ”.tegasnya. “Kepada para kandidat saya berharap agar mematuhi semua aturan yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tebo, mari gunakan hak pilih kita pada tanggal 10 maret nanti. Mudah-mudahan pada akhirnya nanti, pemungutan suara yang digelar secara langsung ini akan menghasilkan pemimpin Kabupaten Tebo yang betulbetul mampu melanjutkan pembangunan Bumi Seentak galah serengkuh Dayung ini. Mari kita pilih pemimpin sesuai dengan hatinurani kita, ujarnya. Ketiga Kandidat yang akan bertarung Merebut Kursi Bupati Tebo tersebut masingmasing adalah No.Urut 1. Sukandar-Hamdi, No.Urut 2. Ridham Priskap-Ekoputro, No.Urut 3.Yopi MuthalibSapto Edi. >> Heri Zaldi

PNPM Mandiri Perdesaan sebagaimana mandat yang diberikan oleh Menteri Dalam Negeri melalui Surat dengan nomor : 414.2/2207/PMD tertanggal 18 Mei 2010. Dimana proses perencanaan PNPM Mandiri Perdesaan dan proses perencanaan reguler harus membaur/berintegrasi menjadi satu dalam perencanaan melalui sumber dokumen perencanaan yang sama yaitu RPJM Desa dan RKP desa, ujar Sunaryo, S.Pd.T salah seorang fasilitator Musrenbangcam pola integrasi kecamatan Songgon. Saat di mintai keterangan oleh Tim Suara Rakyat , Sunaryo menyampaikan bahwa proses penyiapan integrasi sistem perencanaan pembangunan untuk kecamatan Songgon ini dimulai sejak September 2010 hingga hari ini. Kesuksesan pelaksanaan integrasi atas kerjasama,

dukungan dan kemauan yang keras dari semua pihak, khususnya di tingkat pelaku desa (Kades, Sekdes, BPD, LPMD dan KPMD) serta pelaku ditingkat kecamatan (Yayan : Camat, Alief : PjOK, Ronny : FT, Hengky : PL, Ashadi : UPK, BKAD dan seluruh staf kecamatan ). Kesuksesan integrasi tersebut juga atas koordinasi yang baik antara pelaku kecamatan dengan Satker Bapemas kabupaten Banyuwangi ((Dra. Hj. Peni Handayani, Zainul Qomary, dan Eko Cahyono) serta fasilitator kabupaten (Titien Salamah, S.Sos, Prima Paresade, SE, Ir. Agus Edi Irianto, dkk), yang selalu memberikan dorongan dan motifasi kepada pelaku kecamatan untuk mensukseskan pelaksanaan integrasi sistem perencanaan pembangunan di kecamatan Songgon. >> M. Arif A, SH

Ketahanan Pangan Melalui Sosialisasi Kemandirian Masyarakat
Lamongan,(MR) Aris Setiadi, Kepala Kantor Kementrian Ketahanan Pangan Kabupaten Lamongan menuturkan bahwa untuk meningkatkan suatu ke-tahanan pangan maka perlu adanya pendukung yaitu dengan pemberdayaan masyarakat atau istilahnya Sumber Daya Manusia-nya yang harus diberdayagunakan. Di Kabupaten Lamongan ini sasaran dari pemberdayaannya sendiri terutama ditujukan pada ibu rumah tangga, Kenapa dipilih ibu rumah tangga ? “ Ya disamping telaten dan sabar. Disamping itu dengan melatih ibu rumah tangga secara tidak langsung bisa memberikan suatu kemandirian, agar tidak bergantung terhadap penghasilan suami. Dan, otomatis pula seorang ibu rumah tangga tersebut bisa lebih produktif yang pada akhimya juga dapat meningkatkan kesejahteraan hidupnya,” katanya. Sedangkan untuk melaksanakan program tersebut di atas, katanya, harus giat mengadakan sosialisasi pada masyarakat, khusus-nya ibu rumah tangga yang melalui pertemuanpertemuan di tingkat pedesaan. Dimana pertemuan tersebut dengan melibatkan Kepala Desa, Bu Kades, alim ulama, petugas Penyuluh pertanian dan tokoh masyarakat serta ibu rumatangga. Adapun desa yang sudah terlaksana dalam sosialisasil tersebut meliputi Ploso Setro, Sukomangu. Kedungpring dan Pangkatrejo. Jadi pelaksanaan sosialisasi tersebut dibuat secara bergilir dari desa yang satu ke desa) yang lainnya. Dengan adanya sosialisasi itu tidak menutup kemu-ngkinan akah bisa menambah wawasan dan pengalaman terhadap. Ibu rumah tangga dalam membantu program pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada beras saja. Untuk permodalannya dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan telah menyediakan dana sebesar kurang lebih Rp100 juta tiap pedesaan. “ Dana itu nantinya dibagi tiap kelompok masing-masing desa,” ungkap Kepala Kantor Kementrian Ketahanan Pangan. >> Adi S

Diharapkan Masih Pada Tempatnya
Lingga,(MR) Terkait isu akan adanya penggantian kepala dinas dan kepala daerah di Kabupaten Lingga seperti Camat dll nya, tentunya membuat masyarakat bertanya-tanya apakah pemimpin yang baru kan berkerja lebih baik atau sebaliknya lebih buruk dari pemimpin yang lama. “Ari salah seorang warga Dabo Singkep” menurutnya khusus untuk Dabo Singkep Plt Camat Fauzi Syeh Saleh telah berjaya untuk memajukan Kota Dabo Singkep ini, terbukti sejak dikepemimpinannya Kota Dabo menjadi lebih baik, mulai dari segi perekonomian masyarakat, pembagunan, dan keadaan kota yang aman, serta kebersihan kota terjaga dengan baik, selain itu camat ini juga dekat dengan masyarakat dan tentunya selalu aktif dan mendukung apa saja kegiatan masyarakat yang bersifat positif. Dan Ari juga berharap kepada Bupati Lingga untuk mempertahan kan Camat Fauzi Syeh Saleh di Dabo Singkep demi untuk kemajuan Dabo Singkep. >> Hr

Bupati Tebo H Madjid Mu'az

KabupatenTebo ini”. ujarnya. Seba “Jika salah satu diantara yang bertarung melakukan black campaign atau money politik (politik uang)

Baru Setahun Sudah Banyak yang Dikerjakan
Lingga,(MR) Sebagai Camat Siswadi Aks dan baru menjabat kepemimpinannya sekitar setahun ini di Singkep Barat, sudah banyak bekerja dengan baik dan juga telah dapat mengharumkan nama Kecamatan, terbuktinya dengan beberapa bulan lalu kecamatan Singkep Barat lalu menjadi juara Umum STQ tingkat kecamatan, dan bermacam kegiatan lain yang telah di buat baik dalam kegiatan pengembangan pembangunan di desa yang termasuk wilayah Kecamatan terus di lakukan sosialisasi supaya Kecamatan Singkep Barat lebih dapat di kenal. Juga bersempena dengan menyambut hari 1 Muharm 1432 H telah di adakan perlombaan Ceramah Agama dan hapalan ayat pendek oleh Ibu Ibu PKK Kecamatan yang di motori Ibu Murni Sumiyati sebagai Ketua PKK, dalam acara ini di hadiri Camat Singkep Barat, Lurah, KUA, Kades, dan seluruh PKK yang berada di Desa, dalam sambutan Ketua PKK kita bertujuan mengadakan kegiatan ini untuk melihat bakat Ibu-ibu dan juga keberanian untuk mencari bibit baru sebagai Da’iyah di samping itu untuk meningkatkan ukwah islamiah antara majelis taklim yang berada di Kecamatan ini supaya antara satu sama lain dapat lebih dekat lagi untuk menjalinkan hubungan silaturahmi dan dapat menggambarkan ke imanan kita, supaya kedepanya kita PKK Kecamatan dapat bersaing dengan Kecamatan lain. Meskipun kegiatan seperti ini baru pertama kali tetapi dukungan baik dari Ibu-Ibu dan juga Pemerintah Kecamatan sangat merespon dan kami sangat berterima kasih kepada Camat telah mempasilitas Aula tersebut ujarnya. Dalam kesempatan ini Camat juga memaparkan sangat berterima kasih banyak kepada Ibu Ibu PKK dan juga kepada Ibu Majelis taklim yang telah turut berperan serta dalam membuat kegiatan seperti ini, berarti Ibu Ibu di Kecamatan ini sudah mulai tampak rasa kebersamaannya inilah yang terpenting, karena tanpa rasa kebersamaan kita tak mungkin bisa saling mendukung satu sama lain. Dalam kesempatan ini Ketua Panitia menjelaskan bahwa dalam kegiatan ini terutama adalah untuk melancarkan bacaan Al-Qur’an dan menumbuh kembangkan bakat dai’yah di setiap desa yang ada. Para peserta terdiri dari ceramah agama sebanyak (15)

SOSOK
Jaya Mulyadi :

Sambut Baik Kepala UPTD Pendidikan Gantar
Indramayu,(MR) Jaya Mulyadi, S.Pd. MM. Kepala SD Negeri Kiara Kurung Desa Situraja, menyatakan menyambut baik Mustifa, S.Pd. MM. sebagai Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Menurutnya, Kepala UPTD Pendidikan Gantar yang baru itu diharapkan dapat memacu semangat kerja rekan-rekan guru dalam mensukseskan Program Sekolah Gratis, Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Wajardikdas) 9 tahun, sehingga para peserta didik di Gantar dapat menunjukan prestasi baik dibidang akademik, olah raga dan kesenian. Karenanya, kata Jaya Mulyadi, untuk mendukung suksesnya program pendidikan di Gantar, rekan-rekan guru dimohon besikap proaktif dalam mengemban tugasnya dengan mengadakan koordinasi baik dengan pimpinan maupun dengan Instansi terkait, sehingg para siswa bisa berprestasi dibidangnya masing-masing. >> Abdullah

Ibu Camat Singkep Barat (Tengah)

orang, mengundurkan diri 6 orang tanpa alasan yang jelas, untuk hapalan ayat pendek sebanyak (25) orang, pembiayaan dari sumbangan Camat Singkep barat, dari Ketua PKK Kecamatan, dan dari majelis taklim sebagai tim penilain (Juri) Pak Ajis, Badui, Abdrrahman, Revolina, Mardiana. Hasil dari penilaiyan juri

sebagai juara pertama Ceramah Agama jatuh kepada Zainab, Juara Dua Khadijah, Juara tiga Umasiah, Juara Empat Yuliana. Sedangkan untuk Juara hapalan ayat pendek Juara empat Dila sari, Juara Tiga Zahuliyah, Juara Dua Rohani, Juara satu Rozani. Kegiatan ini juga direspon oleh masyarakat setempat dengan baik. >>Hr

Edisi 231 Tahun X I Tahun 3- 10 Maret 2011

Ragam
Jakarta,(MR) Angka ramalan I Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan produksi padi selama tahun 2011 diperkirakan mencapai 67,31 juta ton gabah kering giling atau setara dengan 37,8 juta ton beras. " Hitungan produksi beras dibuat setelah dikurangi padi yang digunakan untuk pakan ternak, bahan baku industri, bibit dan padi yang tercecer," kata Kepala BPS Rusman Heriawan saat menyampaikan berita resmi statistik di kantor BPS Jakarta. Produksi padi angka ramalan I, menurut Rusman, meningkat 1,35 persen dibanding produksi tahun 2010 yang menurut perhitungan sementara mencapai 66,41 juta ton gabah kering giling. Ia menjelaskan kenaikan produksi padi tahun ini menurut perkiraan terjadi karena penambahan luas areal panen padi sebanyak 14,51 ribu hektare (0,11 persen) dan peningkatan produktifitas sebesar 0,62 kwintal per hektare (1,24 persen). Menurut angka ramalan BPS, peningkatan produksi

15
padi utamanya akan ditopang oleh kenaikan produksi padi sebanyak 56,55 ribu ton di Jawa dan sebanyak 839,31 ribu ton di luar Jawa. " Diperkirakan, kenaikan produksi 2011 yang relatif besar terjadi di Provinsi Jawa Tengah, NTB, Sumsel, Sulsel dan Kalsel. Produksi beras nasional menurut angka ramalan pertama sebanyak 37,8 juta ton sedang kebutuhan nasional, dengan asumsi jumlah penduduk 241,1 juta orang dan konsumsi 139,15 kilogram per kapita per tahun sebanyak 33,5 juta ton. " Jadi meskipun produksinya tidak banyak meningkat, diperkirakan masih surplus 4,29 juta ton sepanjang tahun 2011," kata Rusman. >>Nokipa

Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-38 Kota Tasikmalaya

Produksi Beras 2011 Diperkirakan Meningkat

Tidak Dalam Koalisi ............................................... (Sambungan dari Hal 1)
Kota Tasik, (MR) Pengurus serta Kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) se-Kota Tasikmalaya peringati Hari Kesatuan Gerak PKK ke-38, dirangkaikan dengan pelantikan dan serah terima jabatan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya di Gedung Galih Prawestri Kota Tasikmalaya, Senin (31/1). Selaku Dewan Penyantun, Walikota Tasikmalaya Drs. H. Syarif Hidayat, M.Si. mengapresiasi kontribusi positif dari Pengurus dan Kader PKK Kota Tasikmalaya dalam mendukung program-program pemerintah dalam pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga. “ Saya ucapan selamat kepada gerakan PKK yang telah berumur 38 tahun, terima kasih kepada Ibu Ipan Diksan yang telah melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan selamat datang kepada Ibu Sri Ade Hendar yang menjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Purbaratu ”, katanya. “ Semoga PKK mampu membina Keluarga sehingga menghasilkan Keluarga yang senantiasa sujud kepada tuhannya, taat kepada rosulnya, anak-anak yang hidmat pada orangtuanya dan berguna bagi Agama, nusa, bangsa serta negara ”, tambahnya. Acara berjalan cukup meriah, selain dihadiri pengurus Tim Penggerak PKK Tingkat Kota Tasikmalaya, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya, hadir pula pengurus GOW dan Persit Kartika Candra Kirana. Digelar pula pemberian hadiah lomba akselerasi 10 Program PKK, kader posyandu terbaik dan pemberian santunan bagi 100 jompo yang berada di 10 Kecamatan se-Kota Tasikmalaya. >>Iin Kartiwan (PKB), dan Partai Demokrat, telah menandatangani nota kesepakatan terdiri atas sebelas butir yang menjadi aturan main dalam koalisi. Salah satu butir nota kesepahaman yang ditandatangi oleh pimpinan partai politik dengan dirinya pada Oktober 2009, menurut Presiden, bahwa koalisi dilaksanakan atau berlaku di bidang eksekutif dan legislatif. "Ini tertulis, tersurat, bukan hanya tersirat dalam nota kesepahaman yang kami tandatangani," ujar Presiden. Setelah melakukan evaluasi secara mendalam, Presiden (tanpa menyebutkan nama partai politik tertentu) mengatakan bahwa ada kesepakatan yang dilanggar oleh satu atau dua partai politik anggota koalisi. "Saya katakan tadi saya melakukan evaluasi secara mendalam. Dari evaluasi yang saya lakukan, saya menilai ini juga dijustifikasi atau dikonfirmasi oleh pandangan umum dari teman-teman di pemerintahan bahwa ada sejumlah kesepakatan yang tidak ditaati atau dilanggar oleh satu, dua, partai politik," jelasnya. Selain evaluasi yang dilakukan oleh dirinya sendiri sebagai ketua koalisi, Presiden mengaku juga menerima rekomendasi dari banyak pihak yang menyarankan untuk dilakukan peninjauan kembali terhadap koalisi agar koalisi tersebut tidak membingungkan rakyat. Presiden mengatakan, dalam melakukan peninjauan ulang terhadap koalisi ia tetap berpegang pada dokumen nota kesepahaman antara partai politik anggota koalisi dengan dirinya. "Saya ingin kalau memang semua masih tetap ingin bersama-sama, berjuang dalam koalisi untuk rakyat, bangsa, dan negara, maka semua kesepakatan yang disebut code of conduct atau tata etika yang sebelas butir ini harus betul-betul dipatuhi, diindahkan, dan dijalankan," katanya. Apabila terdapat partai politik anggota koalisi yang tidak lagi mau mematuhi nota kesepahaman itu, lanjut Presiden, maka tentunya tidak mendapatkan tempat lagi dalam koalisi. "Jika ada yang tidak bersedia, berarti atau barangkali menjadi takdir sejarah untuk tidak bisa lagi bersamasama dalam koalisi," ujar Kepala Negara. Presiden bersama dengan Wakil Presiden Boediono saat ini sedang melakukan komunikasi secara maraton dan intensif dengan seluruh partai politik angota koalisi dengan menerima masukan dan saran dari banyak pihak. "Inti komunikasi saya adalah koalisi yang efektif sungguh diperlukan, agar pemerintah ini dapat menjalankan tugas secara efektif pula," katanya. Dalam konferensi pers, Presiden juga meminta agar partai politik anggota koalisi menyudahi semua perdebatan di media massa karena tidak baik bagi politik dan juga tidak baik ditonton oleh rakyat. "Karena justru saya sedang mencari solusi yang paling tepat dan pada saatnya rakyat akan tahu solusi apa itu. Yang penting, kami mendedikasikan semuanya ini agar mandat diberikan kepada saya selaku Presiden dan Pak Boediono selaku Wakil Presiden dalam Pemilu 2009 dapat kami laksanakan dengan baik melalui pemerintahan yang efektif bersama-sama dengan partai politik yang bergabung dalam koalisi," demikian Presiden. >>Ediatmo/Nokipa

KPK Penuh ....................... (Sambungan dari Hal 1)
Menurut dia, saat ini keberadaan KPK perlu dikaji ulang, terkait dengan kinerjanya yang terkesan tebang pilih dalam menangani kasus korupsi. "KPK selama ini hanya menangani kasus korupsi yang kecil-kecil, sedangkan korupsi yang besar dan melibatkan sejumlah pejabat negara tidak ada kejelasan," ujarnya. Ia mencontohkan beberapa kasus korupsi dengan nilai kerugian keuangan negara cukup besar yang tidak jelas penanganannya antara lain kasus Bank Century, kasus mafia pajak Gayus Tambunan, dan kasus dugaan suap pemilihan Miranda Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Menurut dia, sembilan bulan ke depan merupakan ujian bagi KPK karena jika tidak bisa membedah dan menuntaskan sejumlah kasus besar maka sebaiknya keberadaan KPK dikaji ulang. " Pengkajian tersebut untuk menentukan bagi KPK apakah akan diteruskan atau dihentikan terkait dengan kinerjanya," ujar Amien Rais, menegaskan. >> Irman Idrus

Bahayakan NKRI ...... (Sambungan dari Hal 1)
UU wajib memperhatikan dan mengikuti kehendak umat yang telah merasa nyaman dengan kebiasaan baik yang berlaku dalam tatanan sosial politik di daerahnya. Sultan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat tersebut meminta seluruh masyarakat untuk tidak resisten dengan demokrasi yang telah berjalan selama ini di DIY. "Seharusnya kita semua tidak resisten dengan demokrasi yang terjadi di DIY yang lebih mementingkan musyawarah," kata Sultan Menurut Sultan, saat ini demokrasi di Indonesia hanya dimaknai dengan pemilihan langsung tanpa menghiraukan kearifan masyarakat, sehingga tidak lebih sebagai westernisasi. Sultan menjelaskan bahwa dalam pengisian jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY selama ini dilakukan melalui DPRD yang merupakan representasi dari masyarakat. " Bagi masyarakat Yogyakarta, keistimewaan bukan saja memberikan hak privilige atas keturunan raja, melainkan memberikan keistimewaan bagi masyarakat Yogyakarta atas peranannya dalam masa kemerdekaan NKRI," kata Sultan. Ia pun menegaskan, melihat realita dan dinamika rakyat DIY yang sebagian besar menginginkan seperti yang selama ini terjadi harus juga diakui, dan Keistimewaan DIY sudah diatur dalam Pasal 18 B UUD 45. " Maka, apa yang telah berjalan dalam pengisian gubernur DIY selama ini sudah berjalan demokratis. Karena itu, tidaklah berlebih jika keistimewaan DIY masih layak diterima tidak saja sebagai penghormatan yuridis, filosofis maupun sosiologis," kata Sultan. Ia juga menjelaskan bahwa jauh hari sebelum Indonesia merdeka terdapat setidaknya 250 masyarakat hukum adat yang sudah ada. Dua diantaranya, menurut Sultan HB X, adalah masyarakat hukum adat Kasultanan Ngayogyakarta dan Pakualaman. Untuk Kasultanan Ngayogyakarta dan Pakualaman, katanya, bahkan sudah diakui oleh Ratu Belanda, Wilhemina, sebagai sebuah negari merdeka yang secara hukum internasional, sama sebagai negara merdeka seperti negara di dunia lain. Oleh karena itu, ia mengemukakan, saat Republik Indonesia Serikat (RIS), Belanda tidak bisa masuk ke Ngayogyakarta dan Pakualaman yang harus dihormati sebagai negara sendiri. " Karena itu, ketika terjadi penjajahan di Indonesia, Belanda tidak masuk ke Negari Ngayogyakarta dan Pakualaman karena dihormati sebagai negari berdaulat," kata Sultan. Sultan HB X menambahkan, keistimewaan DIY harus dipahami secara utuh untuk memahami simbol-simbol yang ada. >>Tedy Sutisna

Pemdes Sidamulya Bongas

Realisasikan ADD Sesuai Aspirasi Warga
Indramayu,(MR) Pemerintah Desa (Pemdes) Sidamulya, dibawah kepemimpinan Pjs Kuwu Warlan, sudah merealisasikan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran (TA) 2010 lalu, untuk pembangunan inprastruktur jalan lingkungan sesuai dengan aspirasi warga setempat. Hal itu dikatakan sejumlah tokoh masyarakat Sidamulya Kecamatan Bongas Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Kuwu Sidamulya Warlan, sewaktu ditemui wartawan MR diruang kerjanya Rabu lalu, membenarkan keterangan para tokoh masyarakat tersebut. Kami melaksanakan pembangunan jalan lingkungan itu berdasarkan skala prioritas kebutuhan pembangunan pisik, sehingga aktivitas warga bertambah baik dengan didukung sarana dan prasarana jalan yang berkualitas, ujarnya. Mudah-mudahan hasil Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrembangdes) Sidamulya TA 2011, pembangunan jalan lingkungan, jalan setapak, tempok penahan tanah, pintu tersier dan gorong-gorong, dapat dilaksanakan sesuai dengan anggaran yang tersedia, guna meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) baik dibidang Pendidikan, Kesehatan dan Ekonomi, ungkap Warlan. >> Abdullah

Pangkas Anggaran ................................................... (Sambungan dari Hal 1)
hanya mampu berlangganan Koran selama bulan Januari saja. “ Kita Cuma berlangganan lima media untuk bulan januari lalu, terdiri dari tiga media local, satu media regional dan satu media nasional. Itupun hanya untuk satu bulan. Selebihnya tidak ada langganan Koran, tidak terkecuali media manapun,” ungkapnya. Dia menambhakan bukan hanya belanja berlangganan Koran yang ditiadakan. Untuk pemasangan iklan juga di batasi, mengingat anggarannnya juga tidak memadai. Akan tetapi kalau pejabat atau anggota DPRD ingin berlangganan media tertentu secara pribadi silahkan saja, Namun untuk berlangganan Koran seperti selama ini dipastikan tidak ada bagi seluruh media. “ Tidak ada diskriminasi seluruh media kita tidak berlangganan kalaupun ada silahkan pejabat atau anggota dewan berlangganan dengan mengggunakan uang pribadi,” katanya ‘Lebih lanjut Yasin mengatakan, bahwa pihaknya tidak mengerti mengapa tahun 2011 ini tidak ada anggaran untuk media, kalau secara pribadi dirinya berasumsi hal ini terkait dengan keuangan daerah sepanjang tahun 2010. Sebab Pemkab Mura terpaksa membuat jadwal ulang pembayaran utang kepada rekanan atau pihak ketiga. Kalau menyangkut pengajuan anggaran untuk belanja media sudah diajukan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. “Seperti tahun sebelumnya untuk belanja media ini sudah diajukan, tetapi kita disini hanya menyangkut urusan administrasi saja, alasan mengapa anggaran belanja media seperti itu saya tidak mengetahuinya secara pasti,” tambahnya Di berbagai sudut dinding ruangan perundang-undangan sekretariat DPRD Musi Rawas, sebelumnya ditempel pengumuman. Untuk berlangganan media atau koran menunggu pengesahan APBD tahun 2011 setelah di koreksi oleh Gubernur Sumatera Selatan. Akan tetapi setelah mengetahui jumlah anggaran dipastikan Dewan tidak akan berlangganan kepada media apapun. Pengumuman tersebut secara resmi ditanda tangani oleh Sekretaris Dewan Supriadi. Terkait dengan tidak adanya belanja media ini juga pihak sekretariat dewan juga akan membuat pengumuman secara resmi untuk di ketahui oleh semua pihak termasuk seluruh media yang ada di Musi Rawas.“ Kita juga akan umumkan secara resmi terkait dengan tidak adanya belanja media,” demikian tandasnya. >>Saliem/ Imam

Musda Muhammadiyah Ke-9 Kota Tasikmalaya

Rp.200 Miliar ................ (Sambungan dari Hal 1)
untuk melobi parpol tertentu agar menolak hak angket dalam voting. Menurutnya, kegagalan tersebut merupakan bukti bahwa kekuatan jaringan mafia pajak telah mengakar di mana-mana, termasuk pemerintah, terutama Direktorat Pajak Kementerian Keuangan. "Kalau hak angket ini jalan maka ada institusi-institusi yang terganggu, maka dapat dipahami kegagalan hak angket merupkan kesuksesan mafia pajak," ujarnya. Bambang pun yakin kegagalan itu disebabkan adanya imingiming posisi menteri serta ancaman reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II. Kendati demikian, Bambang tak menyebutkan pihak mana yang mengedarkan uang tersebut.>> Tedy Sutisna

“Tukang Palak” ........................................................... (Sambungan dari Hal 1)
pihak dari Puskesmas, yang ditemui wartawan Koran ini, membenarkan adanya pemotongan anggaran sebanyak 25 persen, dilakukan oleh Dinas Kesehatan. Meski awalnya mereka sedikit tertutup!. Namun akhirnya mengakuinya. “ Memang benar ada pemotongan anggaran setiap kegiatan, baik kecil maupun besar. Kita sudah mempertanyakan hal itu kepada PPTK ( Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan), jawabnya untuk “ Setoran ke Dewan,” kalau tak yakin Tanya saja sama Kadis, saran PPTK. Terus terang, kita tak akan berani mempertanyakannya, ungkapnya. Hal senada juga dikatakan beberapa petinggi Puskesmas. Meski awalnya mereka agak tertutup, namun akhirnya berkata jujur juga. D I dampingi beberapa stafnya, mereka mengakui ada pemotongan 25 persen, untuk setiap kegiatan, dengan dalih untuk “ jatah Dewan ”. Ditempat terpisah, seksi pemberdayaan masyarakat Dinas Kesehatan Natuna, Musmuliyadi, ketika dikomfirmasi diruang kerjanya, merasa terkejut, terkait pertanyaan wartawan tentang adanya pemotongan kegiatan dilakukan Dinas Kesehatan. Dia mengakui, untuk kegiatan Jamkesda Dirinya sebagai PPTKnya. Tapi sepengetahuannya tidak ada potong memotong. Baru hari ini, Saya dengar kata Musmuliady, sedikit tercengang. Namun raut wajah Musmuliady, agak berbeda dari biasanya, tampak diraut wajahnya ada keragu-raguan, sehingga wartawan Koran ini, disarankan untuk bertemu langsung sama Kadis atau sekretaris. Cuma Pak Kadis dan Sekretaris tak ada ditempat Pak, kata Mus. Permasalahan adanya “ Penyunatan ” anggaran dilakukan Dinas Kesehatan Natuna kepada setiap kegiatan Puskesmas, bukan cerita baru lagi. Hal ini sudah santer dilingkungan staf Puskesmas. Dengan alasan jatah untuk Dewan, Kadis Kesehatan melakukan pemotongan 25 persen setiap kegiatan Puskesmas. Ini tidak bisa dibiarkan, harus diusut tuntas. Menanggapi hal tersebut diatas, PLH Wakil ketua DPRD Natuna Dwitra Gunawan, langsung berang. Dengan nada yang menggebu-gebu, politikus muda ini, membantah jika Dewan ada terima jatah dari Dinas Kesehatan. “ Perlu digaris bawahi, kami tidak pernah meminta jatah. Jangan berbicara seenak perut saja. Jangan-jangan jatah itu untuk orang tertentu, dengan cara memanfaatkan Institusi DPRD. Kami tidak terima dan tidak akan tinggal diam. Kita akan panggil Kadis Kesehatan Natuna Ahmat Muktar. Untuk mempertegas kebenaran isu itu. Kemudian, “ Kita akan turun kesetiap Puskesmas untuk mempertanyakan apakah benar ada pemotongan anggaran kegiatan sebanyak 25 persen disetiap Puskesmas. Jika benar itu terjadi, maka masalah ini akan kita serahkan kepada aparat hukum. Kita minta aparat hukum bertindak tegas tidak pandang bulu. >>Roy

Jamkesda ............................ (Sambungan dari Hal 1)
Rencananya, 2 ribu seniman nantinya akan menerima jaminan kesehatan khusus. Untuk tahap awal menurut Taufik, DKJT akan mendata para seniman yang lanjut usia atau yang mempunyai masalah kesehatan. Setelah semua mendapatkan, baru giliran seniman muda.“ Seniman yang kita anggap memerlukan akan kita dahulukan, setelah itu baru lainnya,” katanya. Seperti yang di beritakan JNR sebelumnya, Pakde Karwo mengatakan, seniman adalah bagian dari masyarakat yang memiliki kelebihan kemampuan, untuk menciptakan karya seni. “Sebenarnya tidak ada yang istimewa, seluruh masyarakat bisa memiliki kartu jaminan kesehatan seperti Jamkesmas. Sebagai bagian dari masyarakat maka seniman juga bisa memiliki, tetapi mungkin namanya saja yang berbeda,” katanya. Untuk menghindari adanya seniman dadakan yang memanfaatkan kebijakan gubernur ini untuk kepentingan pribadi, maka pendataan akan menyerahkan sepenuhnya pada Dewan Kesenian. “Yang mendata para seniman ini harus lembaga yang tahu dan dekat dengan seniman, pemprov hanya bersifat membantu dalam penyediaan dana,” terangnya. Seniman dadakan ini, menurut Pakde tidak akan bisa mengambil kesempatan jika lembaga atau persatuan seniman ikut menyeleksi. “Setiap daerah pasti punya data berapa jumlah seniman termasuk kartu anggota mereka, jadi tidak akan bisa kecolongan,” kata pakde. Pakde berharap, jaminan kesehatan ini dapat sedikit membantu para seniman baik yang masih eksis atau yang sudah jarang manggung.”Kita semua wajib memperhatikan keberadaan seniman, salah satunya adalah seniman Ludruk Irama Budaya Wonokromo, kebudayaan ini harus terus dilestarikan,” tuturnya. >>Ian

Kota Tasikmalaya,(MR) Pengurus dan anggota Muhammadiyah Kota Tasikmalaya menggelar Musyawarah Daerah Muhammadiyah ke-9 tahun 2011 yang dipusatkan di stikes muhammadiyah Kota Tasikmalaya. Walikota Tasikmalaya Drs.H.Syarif Hidayat, M.Si. memberikan apresiasi tinggi atas kegiatan tersebut dengan hadir mewakili Pemerintah Kota Tasikmalaya pada musda yang diikuti kurang lebih 200 orang pengurus dan anggota dari wilayah Kota Tasikmalaya. Walikota Tasikmalaya mengatakan bahwa Muhammadiyah telah mampu memberikan kontribusi positif pada pembangunan di Kota Tasikmalaya. Lahirnya Perda nomor 12 tahun 2009 tentang Pembangunan Tata Nilai Kehidupan Kemasyarakatan Yang Berdasarkan AJaran Islam dan Norma-norma masyarakat Kota Tasikmalaya merupakan aspirasi Masyarakat Kota Tasikmalaya yang termasuk didalamnya adalah warga Muhammadiyah. Sementara Elfan Ketua Penyelenggara memaparkan agenda musda yang diantaranya akan menggelar pemilihan Pengurus baru PC Muhammadiyah Kota Tasikmalaya dan penajaman gerak Muhammadiyah dalam pembangunan Kota Tasikmalaya ke depan. >> Iin Kartiwan

Potret Buram ..................................................................... (Sambungan dari Hal 1)
Saat Tim MR konfirmasi terkait berita tersebut, A. memohon agar permasalahan jangan di bawa kemana-mana ataupun jangan di publikasikan, “ Saya minta kekeluargaan saja pak ! Permasalahan kita selesaikan di sini saja. Kata Ade memohon,. Perilaku Ade setidaknya telah menodai Lembaga pendidikan di Republik ini, Ade telah menjadi sumber penyakit, ibarat kata bagaikan duri dalam daging yang selayaknya duri tersebut di buang begitu dikatakan sumber yang sementara minta nama dirahasiakan. Ade diangkat jadi PNS tahun 2006 dengan NIP 196503102006041008, setelah ditemukan kasus seperti ini Pekerjaan Rumah bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur agar lebih selektif dalam menjadi kan seorang untuk jadi guru PNS terutama mengangkat moral individunya, bagaimana sekolah bisa mencetak anak didik yang handal jika gurunya bermoral rendah !. >>RUS

SURAT KABAR UMUM

Advertorial

Edisi 231 Tahun XI 3 - 10 Maret 2011

16

Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) IV Kabupaten Kepulauan Anambas

Bupati KKA,Drs.T Mukhtaruddin menerima sekapur sirih dari penari persembahan

Ketua DPRD KKA,Amat Yani menerima sekapur sirih dari penari persembahan

Ketua MUI KKA,H.M Dun menerima sekapur sirih dari penari persembahan

Bupati dan Ketua DPRD KKA menabuh Beduk tanda STQ IV KKA di mulai

Bupati KKA,Drs.T Mukhtaruddin memberika piala kepada pemenang lomba

Istri Bupati KKA,Yenni Patra memberikan piala kepada pemenang lomba

Istri Sekda KKA, Asmara Diana menerima sekapur sirih dari penari persembahan

Istri pejabat KKA,menerima sekapur sirih dari penari persembahan

Ketua MUI KKA,H.M Dun membacakan doa

Ketua Pengadilan agamaTerempa memberika piala kepada pemenang lomba

Bupati KKA Drs.T Mukhtaruddin mengangkat bendera tanda pawai takrub di mulai

Foto bersama penari kolosal STQ IV KKA

Foto bersama penari persembahan dengan panitia dan pelatih tari saat pembukaan STQ IV KKA

Foto bersama penyanyi Mars STQ IV KKA

Foto bersama penari Mars

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->