Anda di halaman 1dari 2

3dm 3dm KASUS PEMBELAJARAN MATEMATIKA SD

Pak Indra adalah guru SD kelas IV. Beliau merupakan guru yang
menyenangkan terutama saat pak Indra menjelaskan pelajaran matematika. Pak Indra
4dm sering menggunakan
4dm alat peraga yang menarik dalam pembelajarannya, dan dapat
membangkitkan kreatifitas siswa dalam proses pemahaman konsep melalui tanya jawab.
Pada pelajaran yang lalu Pak Indra telah menjelaskan materi geometri tentang konsep
luas persegi panjang dan pada pertemuan kali ini Pak Indra melanjutkan materi geometri
yaitu tentang luas segitiga.
Di kelas IV sudah terpasang papan tulis berkotak – kotak dengan ukuran kotak kecilnya 1
dm x 1 dm untuk menjelaskan materi luas segitiga. Pak Indra membawa 4 alat peraga
tersebutdari lembar plastik buku dan berwarna yang terdiri dari tiga buah segitiga siku –
siku yang sama dan sebangun dengan panjang sisi saling tegak lurus masing – masing 4
dm dan 3 dm, satu buah persegi panjang dengan panjang dan lebar masing – masing 4dm
dan 3dm serta paku payung. Berikut ini gambar media yang di bawa Pak Indra dan kotak
– kotak pada papan tulis.

3 media segitiga. 1 media persegi panjang. Kotak – kotak pada papan tulis
Sebelum pelajaran dimulai Pak Indra memeriksa kehadiran siswa. Uraian berikut ini
adalah alur awal proses pembelajaran yang dilakukan Pak Indra di kelasnya.
Pak Indra menanyakan kepada siswa “ Adakah yang menjelaskan rumus luas persegi
panjang?”
Pak Indra “ Benar, Bagus jawabanmu Budi. Nah anak-anak adakah yang dapat
menunjukkan, bagian mana dari persegi panjang ini yang merupakan luasnya?”.
Rudi mengangkat tangan, dan Pak Indra meminta Rudi maju ke depan kelas untuk
menunjukkan bagian mana dari persegi panjang( Pak Indra memberikan alat peraga
benda datar berbentuk persegi ). Yang merupakan luasnya lalu Rudi menjelaskan dan
menunjukkan bagian mana dari persegi panjang yang merupakan luasnya.
Pak Indra “ Benar, bagus jawabmu Rudi “.
Lanjutkan tanya jawab yang dilakukan Pak Indra adalah sebagai berikut “ Anak-anak
coba perhatikan, jika alat peraga persegi panjang ini memiliki panjang 4dm dan lebar
3dm, maka siapa yang tahu berapa luasnya?”.
Toni menjawab “ 12dm persegi Pak”.
“ Benar “ jawab Pak Indra.
Setelah Pak Indra menggali kembali pengalaman siswa tentang persegi panjang. Proses
pembelajaran yang di lakukan Pak Indra ini berlanjut seperti biasa dengan menarik dan
mudah dipahami oleh siswa serta diselingi oleh tanya jawab secara merata yang
mengajak semua siswa berpikir secara kreatif dalam upaya memahami konsep Pak Indra
juga melibatkan siswa secara aktif saat penggunaan alat peraga pada setiap tahap dalam
pemahaman konsep.
Pak Indra “ Nah anak-anak adakah yang dapat menunjukkan bagian mana dari segitiga
ini yang merupakan luasnya?”.
Ani menjawab ( sambil menjelaskan dan menunjukkan bagian mana dari segitiga yang
merupakan luasnya).” Luas segitiga adalah luas dari daerah yang berbentuk segitiga” Pak
Indra “ ya benar”.
Kemudian pak Indra menjelaskan kembali yang dimaksud dengan luas segitiga, sambil
menunjuk alat peraga segitiga yang membimbing siswa untuk memahami yang dimaksud
dengan bangun datar segitiga yaitu daerah segitiga yang di batasi oleh tiga ruas garis
yang berpotongan di tiga titik kemudian dengan tangannya ( melakukan gerakan pada
permukaan segitiga siku-siku). Pak Indra menunjukkan sambil mengatakan “ Anak-anak
daerah ini yang dimaksud dengan luas segitiga”.
Setelah siswa memahami konsep segitiga, Pak Indra mengajak siswa memahami
hubungan antara luas segitiga dengan luas persegi panjang ( sambil meminta siswa untuk
memperhatikan bangun datar geometri yang berbentuk dari hasil gabungan dua alat
peraga segitiga siku-siku yang sama dan sebangun dengan menghimpitkan sisi
miringnya. Yaitu membentuk daerah persegi panjang). Melalui tanya jawab siswa diajak
untuk menemukan bahwa luas alat segitiga adalah setengah dari luas persegi panjang
yang terbentuk. Proses pembelajaran luas segitiga yang dilakukan Pak Indra terus
berlanjut sesuai dengan tahapan-tahapan belajar geometri menurut Van Hiele hingga bel
istirahat berbunyi.