P. 1
18 September 1948

18 September 1948

|Views: 68|Likes:
Dipublikasikan oleh Andrianto Irsyad

More info:

Published by: Andrianto Irsyad on Mar 04, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/12/2012

pdf

text

original

18 September 1948

Peristiwa (dulu: Pemberontakan PKI) Madiun 1948
Share122

PERISTIWA Madiun (Madiun Affairs) adalah sebuah konflik kekerasan atau situasi chaos yang terjadi di Jawa Timur bulan September ± Desember 1948. Peristiwa ini diawali dengan diproklamasikannya negara Soviet Republik Indonesia pada tanggal 18 September 1948 di Madiun oleh Muso, seorang tokoh Partai Komunis Indonesia dengan didukung pula oleh Menteri Pertahanan saat itu, Amir Sjarifuddin. Pada saat itu hingga era Orde Lama peristiwa ini dinamakan Peristiwa Madiun (Madiun Affairs), dan tidak pernah disebut sebagai pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI). Baru di era Orde Baru peristiwa ini mulai dinamakan pemberontakan PKI. Bersamaan dengan itu terjadi penculikan tokoh-tokoh masyarakat yang ada di Madiun, baik itu tokoh sipil maupun militer di pemerintahan ataupun tokoh-tokoh masyarakat dan agama. Masih ada kontroversi mengenai peristiwa ini. Sejumlah pihak merasa tuduhan bahwa PKI yang mendalangi peristiwa ini sebetulnya adalah rekayasa pemerintah Orde Baru (dan sebagian pelaku Orde Lama). Tawaran bantuan dari Belanda

Pada awal konflik Madiun, pemerintah Belanda berpura-pura menawarkan bantuan untuk menumpas pemberontakan tersebut, namun tawaran itu jelas ditolak oleh pemerintah Republik Indonesia. Pimpinan militer Indonesia bahkan memperhitungkan, Belanda akan segera memanfaatkan situasi tersebut untuk melakukan serangan total terhadap kekuatan bersenjata Republik Indonesia. Memang kelompok kiri termasuk Amir Syarifuddin Harahap, tengah membangun kekuatan untuk menghadapi Pemerintah RI, yang dituduh telah cenderung berpihak kepada AS.

Latar belakang
Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, muncul berbagai organisasi yang membina kader-kader mereka, termasuk golongan kiri dan golongan sosialis. Selain tergabung dalam Pesindo (Pemuda Sosialis Indonesia), Partai Sosialis Indonesia (PSI) juga terdapat kelompok-kelompok kiri lain, antara lain Kelompok Diskusi Patuk, yang diprakarsai oleh Dayno, yang tinggal di Patuk, Yogyakarta. Yang ikut dalam

sesungguhnya adalah anggota Central Intelligence Agency . bahwa Sumarsoso tokoh Pesindo. Musso tiba di Yogyakarta dan segera menempati kembali posisi di pimpinan Partai Komunis Indonesia. Aksi saling menculik dan membunuh mulai terjadi. pondok pesantren di Madiun dan sekitarnya yang diculik dan dibunuh. dr. Tuduhan langsung dilontarkan. Oleh karena itu. Campbell yang menyandang gelar resmi Atase Konsuler pada Konsulat Jenderal Amerika di Jakarta. Banyak politisi sosialis dan komandan pasukan bergabung dengan Musso. Marhadi yang namanya sekarang diabadikan dengan Monumen yang berdiri di tengah alun -alun Kota Madiun dan nama jalan utama di Kota Madiun. Setiajid. kelompok diskusi Patuk. dan menjadi Presiden RI). bahwa pihak lainlah yang melakukannya. dia sangat gigih dalam memerangi komunis di seluruh dunia. melainkan kemudian juga dari kalangan militer dan bahkan beberapa komandan brigade. Mohamad Roem (anggota Masyumi) dan Kepala Polisi Sukanto. Wakil Indonesia di Praha. termasuk Wakil Presiden/Perdana Menteri Mohammad Hatta telah dipengaruhi oleh Amerika Serikat untuk menghancurkan Partai Komunis Indonesia. sejalan dengan doktrin Harry S. antara lain Mr. seperti layaknya dalam permainan kartu domino. Menteri Dalam negeri. dll.kelompok diskusi ini tidak hanya dari kalangan sipil seperti D. Demikian juga dr.CIA Diisukan. Merle Cochran (pengganti Graham yang mewakili Amerika dalam Komisi Jasa Baik PBB). Divisi III).. Namun Soemarsono kemudian membantah tuduhan yang mengatakan bahwa pada dia mengumumkan terbentuknya Front Nasional Daerah (FND) dan telah terjadi pemberontakan PKI. Letkol Soeharto (Komandan Brigade X. Sukanto berangkat ke Amerika guna menerima bantuan untuk kepolisian RI. Kemudian juga menjadi Komandan Wehrkreis III. Pada bulan Mei 1948 bersama Suripno. mobil Gubernur Jawa Timur RM Ario Soerjo (RM Suryo) dan mobil 2 perwira polisi dicegat massa pengikut PKI di Ngawi. diberitakan bahwa Pemerintah Republik Indonesia menyetujui Red Drive Proposal (proposal pembasmian kelompok merah). Hatta. Kapten Suparjo. maka negara-negara tetangganya akan juga akan jatuh ke tangan komunis. Truman menyatakan. Di antara yang menjadi korban juga adalah Kol. perwira polisi. Letkol Sudiarto (Komandan Brigade III. bahwa apabila ada satu negara jatuh ke bawah pengaruh komunis. dan masing -masing pihak menyatakan. Musso. dekat Madiun yang dihadiri oleh Soekarno. Presiden AS yang mengeluarkan gagasan Domino Theory. diculik dan dibunuh. pemimpin agama. Banyak perwira TNI. Sukiman. Letkol Dahlan. antara lain Kolonel Joko Suyono. Ketiga orang tersebut dibunuh dan mayatnya dibuang di dalam hutan. Dia bahwa FND dibentuk sebagai perlawanan terhadap ancaman dari Pemerintah Pusat . bahwa pihak lainlah yang memulai. Tanggal 11 Agustus. Kemudian pada 21 Juli 1948 telah diadakan pertemuan rahasia di hotel "Huisje Hansje" Sarangan. dll. Dengan bantuan Arturo Campbell. pada 18 September 1948 melalui radio di Madiun telah mengumumkan terbentuknya Pemerintah Front Nasional bagi Karesidenan Madiun. Truman. Kapten Abdul Latief dan Kapten Untung Samsuri. kembali dari Moskow. Rusia. Kelompok kiri menuduh sejumlah petinggi Pemerintah RI saat itu. Aidit.N. Dalam pertemuan Sarangan. Muwardi dari golongan kiri. sedangkan di pihak Amerika hadir Gerald Hopkins (penasihat politik Presiden Truman). Tanggal 10 September 1948. yang belakangan dikenal sebagai "Perundingan Sarangan". Syam Kamaruzzaman. Amir Sjarifuddin Harahap. Divisi III.

bertemu di Hotel Merdeka di Madiun. kekuatan inti pasukan-pasukan pendukung Musso dapat dihancurkan dalam waktu singkat. Badan ini dibentuk sebagai . serta pasukan dari Divisi Siliwangi. Presiden Soekarno dalam pidato yang disiarkan melalui radio menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia. Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia Dari Wikipedia Indonesia. dan di zaman Orde Baru terutama di buku-buku pelajaran sejarah kemudian dinyatakan sebagai pemberontakan PKI Madiun. dieksekusi pada 20 Desember 1948. Namun pimpinan kelompok kiri beserta beberapa pasukan pendukung mereka. 7 Agustus 1945 7 Agustus 1945 BPUPKI berganti nama menjadi Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia. Yasin. Baru pada akhir bulan November 1948 seluruh pimpinan dan pasukan pendukung Musso tewas atau dapat ditangkap. tanggal 19 September 1948. Sebelas pimpinan kelompok kiri. Panglima Besar Sudirman menyampaikan kepada pemerintah. bahwa TNI dapat menumpas pasukan-pasukan pendukung Musso dalam waktu 2 minggu. yang pada waktu itu disebut sebagai Madiun Affairs (Peristiwa Madiun). di bawah pimpinan Kolonel Sungkono. Tujuan : Mempersatukan NIT dan NST dengan RI. di bawah pimpinan M. sedangkan dari timur diserang oleh pasukan dari Divisi I. serta pasukan Mobiele Brigade Besar (MBB) Jawa Timur. sehingga tidak dapat segera ditangkap. Tanggal 30 September 1948. atas perintah Kol. Amir Syarifuddin Harahap. kota Madiun dapat dikuasai seluruhnya. lolos dan melarikan diri ke beberapa arah. 3 April 1950 Pada tanggal 3 April 1950 dilangsungkan konferensi antara RIS .. untuk memilih: Musso-Amir Syarifuddin atau Soekarno-Hatta. ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia. Maka pecahlah konflik bersenjata. Gatot Subroto. mantan Perdana Menteri RI. Akhir konflik Kekuatan pasukan pendukung Musso digempur dari dua arah: Dari barat oleh pasukan Divisi II di bawah pimpinan Kolonel Gatot Subroto. yang diangkat menjadi Gubernur Militer Wilayah II (Semarang-Surakarta) tanggal 15 September 1948. Memang benar.Pada 19 September 1948. termasuk Mr. Pasukan Republik yang datang dari arah timur dan pasukan yang datang dari arah barat. yang diangkat menjadi Gubernur Militer Jawa Timur. Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau BPUPKI (Dokuritsu Junbi Cosakai) adalah sebuah badan yang dibentuk oleh pemerintah Jepang pada tanggal 29 April 1945 bertepatan dengan hari ulang tahun Kaisar Hirohito.NIT-NST.

Dr. gedung tersebut merupakan gedung Volksraad. Di luar anggota BPUPKI. persatuan b. peri kerakyatan Pada tanggal 31 Mei 1945. peri kebangsaan b.P. Badan Tata Usaha ini dipimpin oleh R. Soepomo mengusulkan lima asas yaitu: a. Prof. internasionalisme dan peri kemanusiaan c. Pada rapat pertama ini terdapat 3 orang yang mengajukan pendapatnya tentang dasar negara. lembaga DPR bentukan Belanda. musyawarah Pada tanggal 1 Juni 1945. Soekarno mengusulkan lima asas pula yang disebut Pancasila yaitu:[1] a. kesejahteraan sosial e. peri kemanusiaan e.Soeroso. peri ke Tuhanan c.upaya pelaksanaan janji Jepang mengenai kemerdekaan Indonesia. BPUPKI beranggotakan 62 orang yang diketuai oleh Radjiman Wedyodiningratdengan wakil ketua Hibangase Yosio (orang Jepang) dan R. Mr. kebangsaan Indonesia b. Pada tanggal 29 Mei 1945. Jepang membubarkan BPUPKI dan membentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia. Mr. keadilan sosial d. Sosionasionalisme . Soeroso. dengan wakil Abdoel Gafar Pringgodigdo dan Masuda (orang Jepang). Rapat dibuka pada tanggal 28 Mei 1945 dan pembahasan dimulai keesokan harinya 29 Mei 1945 dengan tema dasar negara. dibentuk sebuah Badan Tata Usaha (semacam sekretariat) yang beranggotakan 60 orang. Pada zaman Belanda. mufakat dan demokrasi c. Ketuhanan yang Maha Esa Kelima asas dari Soekarno disebut Pancasila yang menurut beliau dapat diperas menjadi Trisila atau Tiga Sila yaitu: a. mufakat atau demokrasi d.P. Rapat Pertama Rapat pertama diadakan di gedung Chuo Sangi In di Jalan Pejambon 6 Jakarta yang kini dikenal dengan sebutan Gedung Pancasila. kekeluargaan e. Ir. Pada tanggal 7 Agustus 1945. kesejahteraan rakyat d. Muhammad Yamin dalam pidato singkatnya mengemukakan lima asas yaitu: a.

Spoor sendiri tidak bisa melihat aksi yang dilakukan oleh Westerling karena keburu meninggal pada bulan Mei 1949. namun dengan urutan dan nama yang sedikit berbeda. Setelah dipecat dari dinas militer dia menjalankan usaha transport onderneming di sekitar wilayah Bandung dan Jakarta. Letnan Jenderal Hendrik Simon Spoor yang begitu ambisius untuk menduduki Indonesia merasa sangat kecewa dengan sikap para politisi Belanda yang menginginkan perdamaian dengan pihak Republik. tapi satu bulan sebelumnya Westerling dipecat dari dinas militer karena melakukan pembantaian terhadap 156 penduduk Tjikalong-Tasikmalaja serta membakar habis 165 rumah dan 800 ton beras. prasarana dan logistik untuk melakukan kudeta. Ketuhanan yang berkebudayaan Bahkan masih menurut Soekarno.b. dan sejak bulan Maret 1949 Westerling begitu bersemangat menanggapi ide Spoor serta kemudian mempersiapkan diri baik dari sarana. 23 Januari 1950 Panglima tentara Belanda di Indonesia. penggunaan kata ³Ratu Adil´ dimaksudkan untuk mendapatkan dukungan yang luas dari masyarakat kelas bawah khususnya di daerah Pasundan yang begitu mendambakan kedatangan ³Ratu Adil´ atau Imam Mahdi atau Heru Cokro. Diam-diam Spoor mengajak bekas kapten KNIL. Sementara itu. Raymond Paul Pierre Westerling untuk melancarkan sebuah kudeta terhadap Republik. Trisila tersebut di atas masih dapat diperas menjadi Ekasila yaitu sila Gotong Royong. 23 Januari 1950 Kudeta APRA-Westerling. Selanjutnya lima asas tersebut kini dikenal dengan istilah Pancasila. penduduk Tjikalong yang dibantai dituduh oleh Westerling membantu gerilya pasukan Siliwangi. Spoor bertemu dengan Westerling di bulan Februari 1949. Dan terbukti kemudian strateginya ini berhasil. Kapten Westerling sebenarnya adalah bagian dari Korps Speciale Troepen/Regiment Speciale Troepen (KST/RST) yang ditunjuk oleh Spoor untuk memimpin penyerangan ke Maguwo dan Yogyakarta di bulan Desember 1948. perdebatan terus berlanjut di antara peserta sidang BPUPKI mengenai penerapan aturan Islam dalam Indonesia yang baru. Sosiodemokrasi c. Langkah awal yang dilakukan Westerling adalah membentuk RAPI (Ratu Adil Persatuan Indonesia). .

dia telah menyarankan Hatta untuk mengenakan pasal exorbitante rechten terhadap Westerling. Nederlandse Hoge Commissaris (Komisaris Tinggi Belanda) yang baru tiba di Indonesia. Tidak hanya membangun kekuatan militer. Westerling mengaku.W. Komandan KST/RST di Batujajar Jawa Barat. masyarakat desa yang terbius dengan ³Ratu Adil´ segera ditampung ke dalam APRA dalam bentuk Tentara Keamanan Desa (TKD) yang didoktrin oleh Westerling untuk menjaga tanah Pasundan dari intervensi Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat (APRIS).H. anggota KNIL yang kecewa dengan restrukturisasi di tubuh Angkatan Perang RIS serta tidak ketinggalan beberapa anggota NEFIS (the Netherlands Forces Intelligence) turut pula membantu. an. Ia menuntut agar Pemerintah RIS menghargai negara-negara bagian. Mémoires. mantan anak buah dan rekan-rekan Westerling di KST/RST. ketika A. Verburgh pada 8 Desember 1949 Namun sebenarnya kekuatan utama APRA tidak terletak pada TKD. Lovink masih menjabat sebagai Wakil Tinggi Mahkota Kerajaan Belanda. Ultimatum Westerling ini tentu menimbulkan kegelisahan tidak saja di kalangan RIS. Secara politik. Kekuatan ekonomi dibangun Westerling dengan cara menjalin hubungan dengan beberapa pengusaha Cina yang anti Republik seperti Tjie Yoek Moy. Saat itu Westerling menawarkan komando kepada Hamid. Letnan Kolonel Borghouts. terlihat mobil kemenakan Wiranatakusuma bergabung dengan pasukan APRA. Perusahaan-perusahaan Belanda seperti BPM (Bataafsche Petroleum Maatscappij) dan KPM (Koninklij Packetvart Maatschapij) juga disinyalir membantu keuangan gerakan Westerling ini. Beberapa hari kemudian. Westerling mendekati tokoh-tokoh Republik yang kecewa. Pada awalnya Sultan Hamid II menolak. Garuda Pancasila. bahkan patut diduga aksi Westerling ini juga didukung oleh sebagian unsur perwakilan Belanda di Indonesia. bahwa kompi "Erik" yang berada di . Namun demikian Westerling sulit tertangkap karena dia memiliki banyak koneksi politik-militer di wilayah Jakarta dan Bandung.M. Pemerintah RIS harus memberikan jawaban positif dalm waktu 7 hari dan apabila ditolak. Mayor KNIL G. Mereka terdiri dari.000 pasukan. Pada aksi APRA di kota Bandung pada bulan Januari 1950. Namun demikian salah satu kesuksesan Westerling dalam membangun jaringan politik adalah dia berhasil mendekati seorang tokoh nasional yaitu Sultan Hamid II (Sultan Pontianak) untuk terlibat dalam gerakannya. Nio Peng Liang dan lainnya. Westerling mengirim surat kepada pemerintah RIS yang isinya adalah suatu ultimatum. namun juga di pihak Belanda dan dr. Tidak terlalu sulit bagi Westerling mempengaruhi teman-teman dan anak buahnya sendiri terutama yang berada di KST/RST. namun pada pasukan gabungan yang Westerling bangun sendiri. terutama Negara Pasundan serta Pemerintah RIS harus mengakui APRA sebagai tentara Pasundan.Setelah itu dia membentuk sayap militer RAPI yang disebut APRA (Angkatan Perang Ratu Adil). Stikker menginstruksikan kepada Hirschfeld untuk menindak semua pejabat sipil dan militer Belanda yang bekerjasama dengan Westerling. H. Pada tanggal 22 Januari 1950. maka akan timbul perang besar.M.H. Jabatan yang diinginkan oleh Sultan Hamid II adalah menteri luar negeri dan menteri pertahanan. Sultan Hamid II adalah pencipta lambang Negara Indonesia.J. Laporan tentang pembentukan RAPI oleh Westerling diterima Inspektur Polisi Belanda J. Westerling pun membangun kekuatan ekonomi dan politik. Kabinet RIS menghujani Hirschfeld dengan berbagai pertanyaan yang membuatnya menjadi sangat tidak nyam Menteri Dalam Negeri Belanda. Christian dan Kapten KNIL J. Kemudian dalam otobiografinya. tetapi di awal bulan Januari 1950. Nix juga melaporkan.H. Hirschfeld (kelahiran Jerman). melaporkan bahwa sejumlah anak buahnya telah melakukan desersi. Hatta menyampaikan kepada Hirschfeld. yang terbit tahun 1952. Tjia Pit Kay. khususnya tokoh-tokoh lokal Pasundan seperti Wiranatakusuma yang menjabat sebagai Wali Negara Pasundan. Pada hari Kamis tanggal 5 Januari 1950. ia menerima tawaran Westerling karena merasa tidak puas dengan posisinya sebagai Menteri Negara tanpa Portofolio. Pada pertemuan tersebut Weterling mengakui telah membentuk APRA dengan kekuatan 15. Sebelum itu. Westerling bertemu dengannya pada tanggal 22 Desember 1949 di Hotel Des Indies Jakarta. bahwa pihak Indonesia telah mengeluarkan perintah penangkapan terhadap Westerling. bahwa telah dibentuk Kabinet Bayangan di bawah pimpinan Sultan Hamid II dari Pontianak.

Kampemenstraat. Cianjur dan lainnya sekitar tanggal 24 hingga 27 Januari 1950. pihak APRA memakan korban sekitar 79 anggota tentara Indonesia termasuk beberapa perwira menengah diantaranya Letnan Kolonel Lembong dan 6 orang penduduk sipil (Antara. Tentara yang tergabung dalam APRA kemudian diserahkan ke pengadilan militer Belanda. Westerling sendiri bagaikan belut berhasil menghilang dan muncul di Belanda sekitar bulan Agustus 1950. sehingga terjadi pertempuran di beberapa tempat seperti di Cirandang. Cisokan. Setelah gerombolan APRA mundur dari Bandung. juga telah melakukan desersi serta bergabung dengan APRA untuk ikut dalam kudeta. Cikalong. Sedangkan serangan ke ibukota Republik batal dilaksanakan karena kekurangan amunisi. Untuk itu pemerintah mengutus Dr. sekitar 800 tentara menyerbu ke kota Bandung dan sisanya menuju Jakarta. Letkol Ery Sudewo. Pemerintah bertindak tegas. Leimena untuk mengajak berunding. Soumokil berhasil ditangkap selanjutnya tanggal 21 . Pacet. Pada tanggal 28 September 1950 pasukan ekspedisi mendarat di Ambon dan bagian utara pulau itu berhasil dikuasai. E. Karena kota Bandung masih berada dalam pengawasan KNIL. Soumokil mantan Jaksa Agung Negara Indonesia Timur. Kepala Staf Angkatan Perang. agar ketika dilakukan penyerangan Divisi Siliwangi tidak salah sasaran. Hal inilah yang memudahkan tentara APRA menguasai Bandung. Ketika peristiwa APRA meletus. Dalam pertempuran memperebutkan benteng New Victoria. Soumokil sebenarnya terlibat dalam pemberontakan Andi Azis. Kolonel T. R. Hasilnya Divisi Siliwangi berhasil menangkap 300 orang gerombolan APRA. maka sebelum dilakukan serangan balasan Divisi Siliwangi mengutus wakilnya. Kawilarang dikirimkan ke Ambon.B. Titik temu gerombolan APRA dipusatkan di Cimahi dan Padalarang yang mana kemudian pasukan dibagi dua. Misi Leimena tidak berhasil karena RMS menolak untuk berunding. Komandan KNIL di Bandung. Cipeuyeum. Simatupang yang berada di Jakarta memerintahkan Divisi Siliwangi untuk melakukan serangan balasan. S. Jakarta dan Bandung. dan sementara itu pusat kekuatan Divisi Siliwangi yang dipimpin oleh Kolonel Sadikin berada di kota Subang. Truk-truk yang mengangkut persenjataan yang digunakan untuk bertempur di Jakarta tidak pernah sampai di Padalarang. Ch. pasukan ekspedisi di bawah pimpinan Kolonel A. Dari kepolisian Belanda Inspektur van Beelden memimpin anak buahnya membantu aksi Westerling. mereka dikejar-kejar oleh Divisi Siliwangi. 25 April 1950 Pada tanggal 25 April 1950 di Ambon diproklamasikan berdirinya Republik Maluku Selatan (RMS) yang dilakukan oleh Dr. tanggung jawab keamanan kota Bandung masih berada di tangan tentara Belanda. Namun. Dalam serangan ke Bandung. Mande. untuk berunding dengan Mayor Jenderal Engels. setelah gagalnya gerakan itu ia melarikan diri ke Maluku Tengah dengan Ambon sebagai pusat kegiatannya. 25-1-1950).30 WIB tanggal 23 Januari 1950. Namun demikian dari perundingan tersebut diperoleh kesepakatan yaitu Mayjend Engels menjamin kalau gerombolan APRA akan mundur dari kota Bandung pada sore hari tanggal 23 Januari 1950. Letkol Slamet Riyadi tertembak dan gugur. Tanggal 2 Desember 1963 Dr. Operasi APRA dimulai sekitar pukul 04. Operasi militer yang dilakukan oleh Westerling bertujuan menguasai dua kota vital di Republik.

P i t i i i i i t i S j t . it i l i i i i t t ilit ti l t i i t i t i ti t ASAK j l i t tit li . it l it . j t t t i i t j i K i . i fl i iI i i t i l t i i i . PKI i i PKI i Bi . j t i PKI. t j t l t . PKI . il t . I i i i t l j i i j t il i K j K PKI li l li l j S i i i .S j i it li i i i i i t i .VU T0()(#(0 6 40(3 2 0&#1 0(6 (#(4 2 (01 2(T (%( 0( & (3 2'$201 0(& &)$2%$' )& 0& (60(# (30&'#$# ( 6 (D7(5 0('(440( 0(6 (40(7 0(40$6 10%()& R0 '# '%$8 2(%)1#$SR R0 '# '%$8 2(%)1#$SR #$ 2 2 0()0( ( 0$# 10%()& 40 0$' 40(3 2 21'Q 2 21' &5#(30$# $) %$ # (%60$ (%(' ()40(40$# 0(40$6 ( ( 0$2%$5 0( ()40( 0(40( (&)%$'#$# ( %(6 0( &2(7 0(40$6 4( ()$2 Q0$6 2$%' %)$6 7(D(5 6 2& 201) 0()'( $0$# 10%()& 0(6 0()%(5&5 6 0$#$ %(' CBCP &I 0( &5 (6( HAF (302& $ $# ('#(2 (30& )(D 0()'( $0$# (4& #& $5 '( $ 10%( 40& $)0()%1'( 6 0( 6&#$) 0(6 (%(32 ('0( 2 (%4 0 0(%(D(0$' 40&7W ( ( 0$2 )&W&' HHH HHP 0() %$5#$# ( 0 &17 %$ 0$V (0(6%$ )1)401 8 $) 1 %60(5& & 0$V 0(40& 0&) (6( s €y gxwe eve eieu e deqet i sr cq pgef ie h geefedc P 7(5(D 6( 0$# %$ # 0(6 (%)1% 5 2'&%1) 0(6 ) (0$# 2&%$ 2( 0 0&%&0$# b` Y`b`Y a `YX 0&%&0$# %1'2)$ 0( ('(60$ )(2$60$# 40(3 #101)$ 0(6 2 1' 7( (2(#Q7( (2(# 0()7(W$#$# (4(4 0( $' 0(6 7&%&5 #&() 0$60$'$60 0()(%$4%$'Q0()(%$4%$' 0()$0$# #( (6 (01 2(0 2 & %&5 #&() 0(6 0(0 '# #$'$) (%( 0( 2(%15( 1) R0 '# '%$8 2(%)1#$SR (%$ (6( VU T 0()(#(0 6 40(3 2 0&#1 0(6 (#(4 2 (01 2(T (%( 0( & (3 2'$201 0(& &)$2%$' )& 0& (60(# (30&'#$# ( 6 (D7(5 0('(440( R0 '# '%$8 2(%)1#$SR 0(6 (40(7 0(40$6 10%()& R0 '# '%$8 2(%)1#$SR &5#(30$# #$ 2 2 0()0( ( 0$# 10%()& 40 0$' 40(3 2 21'Q2 21' $) %$ # (%60$ (%(' ()40(40$# 0(40$6 ( ( 0$2%$5 0( ()40( 0(40( (&)%$'#$# ( %(6 7&0$' 0(40&)&6 0(40$6 4( ()$2 Q 0$6 2$%' %)$6 7(D(5 6 2& 201) 0()'( $0$# 10%()& 0(6 0()%(5&5 6 0$#$ %(' CBCP &I 0( &5 (6( 40&)&60$' 0(6 ( 1440( ( & HG %(6 7 5$ (30&'#$# (30(0( %(2 0()(%$4%$' 0(6 2 %( 0(6 2 &0$' 2(2 0(4%1 0(D%$FE ( 0(D 0()(%$4%$' )&2(#%$8 ( 1440( ( & C (30&'#$# 40(3 ( 2$0160 0(8 0(2 %( 0( $' 0()(%$4%$' 0(6 ( 1440( ( & B A (30&'#$# 40(3 7&%&5 () %$2 0()(%$4%$' 1% 0140$# (4& (30(6&#$' 0()(%$4%$' %(6 ( & A 7(5#( 6 ( & B A %( )$2 7( #& %$5 (30( 1440 $ @1 09 0(6 )1)401 8 %(& 6 ( 0&6 7&%& $2 6 %(2$5%$ 40(3 2 0&#1) ( %(' 0()('&%$# 30 Se e P P A A PKI l t i v l iB i t t t l l i). i i l t i t it t j t . li . P ilit i . i .P i . PKI i li l i i t j l li il . j t . t t .S t i tt i E l i i il t i t it tit j i i.f i i j i t l . PKI j j l i B . i i liti l S i ti t tt S . iS ASAK i i t ilit ig K it i t. t iZ i K it i t t S ti S. I l i i i t j t i l t 6 i i . i ¨§ ¦ §¦ §§  i © ¨§§¨§ ¨ ¢ © " !   § §¨ ¢ ¦§ ¦ ¥¤£ ¢ ¡  4 i e 1965 A i iioe ii e L ¡§ § ¡  ¢ L P t t i i PKI. l i . A i lt t .

Sesudah bantuan datang dari Sumatra Utara dan Sumatra Tengah.Pada era "Demokrasi Terpimpin". Daud eureueh tidak sulit memperoleh pengikut. Setelah didesak dari kotakota besar. Desember 1991 17 Agustus 1951 Tanggal 17 Agustus 1951 meletus pemberontakan DI/TII pimpinan Kahar Muzakar di Sulawesi Selatan 10 Oktober 1950  „ ƒ ƒ ƒ ƒ ƒ ƒ ƒ ƒ ƒ ‚ . Pendapatan ekspor menurun. gagal memecahkan masalah masalah politis dan ekonomi yang mendesak. operasi pemulihan keamanan segera dimulai. 15 Agustus 1953 20 September 1953 PEMBERONTAKAN DI/TII DAUD BEUREUEH Pemberontakan DUTII di Aceh dimulai dengan "Proklamasi" Daud eureueh bah¬wa Aceh merupakan bagian "Negara Islam Indonesia" di bawah Imam Kartosuwirjo pada tanggal 20 September 1953. Kolonel M. khususnya di daerah Pidie. kolaborasi antara kepemimpinan PKI dan nasionalis dalam menekan pergerakan-pergerakan independen kaum buruh dan petani. keamanan di daerah Aceh sepenuhnya pulih kembali. forei n reser es menurun. termasuk sejumlah kota. Satu demi satu kota-kota yang dikuasai pemberontak direbut kembali. Sebagai seorang tokoh ulama dan bekas Gubernur Militer. Untuk beberapa waktu lamanya Daud eureueh dan pengikut-pengikutnya dapat menguasai sebagian besar daerah Aceh. Dengan kembalinya Daud eureueh ke masyarakat. Daud eureueh meneruskan perlawanannya di hutan-hutan. Jasin. Penyelesaian terakhir Pemberontakan Daud eureueh ini dilakukan dengan suatu "Musyawarah Kerukunan Rakyat Aceh" pada bulan Desember 1962 atas prakarsa Panglima Kodam I/Iskandar Muda. inflasi terus menaik dan korupsi birokrat dan militer menjadi wabah. Daud eureueh juga berhasil mempengaruhi pejabat-pejabat Pemerintah Aceh. Daud eureueh pernah memegang jabatan Gubernur Militer Daerah Istimewa Aceh sewaktu agresi militer pertama elanda pada pertengahan tahun 19 7. Sebagai Gu¬bernur Militer ia berkuasa penuh atas pertahanan keamanan daerah Aceh dan me¬nguasai seluruh aparat pemerintahan baik sipil maupun militer.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->