Anda di halaman 1dari 2

Manajemen koperasi Indonesia menjadi bagian tidak terpisahkan dalam

perkembangan koperasi Indonesia. sebelumnya untuk teman2 pengunjung blog


peluang usaha yang merasa asing dengan tulisan saya tentang koperesi harap
maklum ini adalah bentuk dedikasi saya kepada koperasi karena saya juga aktif
berkoperasi, trafficnya minim sih tapi saat ini saya bener2 gak nembak traffic.
Popularitas koperasi yang terus menurun ditambah manajemen yang tidak tepat
menyebabkan koperasi Indonesia masuk ke wilayah kritis. Pemahaman yang
keliru tentang manajemen koperasi menjadi awal terpuruknya daya saing
koperasi. Betapa tidak Jumlah koperasi Indonesia mencapai 150 ribu unit dengan
hampir 30 juta anggota teapi volume usaha keseluruhan hanya mencapai Rp 68 T
dengan Total SHU Rp. 5 T bandingan dengan PD Indonesia yang mencapai Lebih
dari 5000 T maka koperasi hanya menyumbang kurang 2% . Apa yang salah? jika
kita menuding lembaga maka Dekopin sebagai satu satunya lembaga yang
menaungi koperasi Indonesia yang harus bertanggung jawab, tetapi menurut saya
tidak sampai disitu, sperti apapaun kita berteriakpada Dekopin tidak banyak yang
kita bisa dapatkan harapan terakhir adalah memperbaiki manajemen koperasi kita.
Anda munkin bisa sedikit membaca posting saya tentang idiologi koperasi .

Saya akan mencoba menampilkan posting manajemen koperasi ini secara


berkala di blog peluang usaha ini. Pada posting kali ini saya akan lebih banyak
membahas tentang pengertian manajemen koperasi. Dalam beberapa makalah
manajemen koperasi yang telah saya tulis saya lebih menekankan aplikasi
manajemen koperasi, anggap saja tulisan saya ini merupakan artikel manajemen
koperasi yang kesekian untuk anda. Definisi manajemen koperasi yang sering
saya pakai adalah mencapai tujuan koperasi dengan bekerjasama sesuai dengan
nilai dan prinsip koperasi, definisi ini tidak akan anda temukan dalam jurnal
manajemen koperasi manapun karena saya memng ini adalah hasil pemikiran
saya yang saya rumuskan setelah beberapa tahun memimpin sebuah organisasi
koperasi beromzet 11 M / Tahun

Tidak hanya sekedar aspek organisasi manajemen pemasaran koperasi serta


manajemen keuangan koperasi juga menjadi penting untuk dipahami.
Pemasaran dan dan finance seringkali menjadi momok menakutkan pasca
hancurnya sistem monopoli ala KUD . Di banyak skripsi manajemen koperasi yang
saya baca koperasi selalu digambarkan seragam dekat dengan laum marginal dan
tidak mempunyai kemampuan bersaing. Munculnya berbagai macam bentuk
koperasi saat ini juga mengahruskan kita membuat penyesuaian manajemen
koperasi syariah tentu akan sangat berbeda jika dibandinkan dengan
manajemen koperasi sekolah, dan untuk hal ini saja koperasi tidak memiliki
kemampuan memadai, bahkan konsep dasar manajemen strategi koperasi
masih sangat sulit dicari standarnya. Sebuah keinginan besar bagi saya adalah
terciptanya sebuah konsep manajemen koperasi indonesia yang memang
mempunyai fungsi manajemen koperasi yang tepat untuk negeri ini . Mungkin
kita belum sampai pada sistem informasi manajemen koperasi yang baik tetapi
setidaknya kita harus berupaya sebaik mungkin untuk menjadikan koperasi
Indonesia jaya. Sampai ketemu di posting manajemen koperasi seanjutnya