Pola Pergerakan Udara

Kamis, Januari 07, 2010 Diterbitkan oleh ichi san Pergerakan udara pada umumnya disebabkan oleh pemanasan terhadap udara dalam bentuk persebaran panas. Pemanasan atau persebaran panas dibagi atas pemanasan langsung dan tidak langsung. Pemanasan langsung merupakan absorpsi atau penyerapan panas oleh udara sedangkan pemanasan tidak langsung terjadi pada lapisan udara paling bawah, panas yang berasal dari bumi (setelah diterima bumi dari matahari) lalu disebarkan secara vertikal dan horizontal. Berdasarkan pemanasan atau persebaran panas tersebut, maka pola gerakan udara dapat dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu konduksi, konveksi, adveksi, dan turbulensi. a. Konduksi, yaitu pemanasan secara kontak atau bersinggungan. Pemanasan ini terjadi karena molekul-molekul yang dekat dengan permukaan bumi akan menjadi panas karena bersinggungan dengan bumi yang menerima panas langsung dari matahari. Molekul-molekul udara yang sudah panas bersinggungan dengan molekul-molekul udara yang belum panas; lalu saling memberikan panas sehingga menjadi sama- sama panas. b. Koveksi, yaitu pemanasan atau penyebaran panas yang terjadi akibat adanya gerakan udara secara vertikal, sehingga udara di atas yang belum panas menjadi panas karena pengaruh udara di bawahnya yang sudah panas. c. Adveksi, yaitu pemanasan atau persebaran panas yang terjadi sebagai akibat gerakan udara panas secara horizontal atau mendatar dan menyebabkan udara di sekitarnya juga menjadi panas. d. Turbulensi, yaitu persebaran udara panas secara tak teratur, berputar-putar. Hal ini akan menyebabkan udara yang sudah panas bercampur dengan udara yang belum panas, sehingga udara yang belum panas akan ikut menjadi panas. 1. Angin Angin adalah udara yang bergerak. Ada tiga hal penting yang menyangkut sifat angin yaitu: kekuatan angin, arah angin, kecepatan angin. a. Kekuatan Angin Menurut hukum Stevenson, kekuatan angin berbanding lurus dengan gradient barometriknya. Gradient baromatrik ialah angka yang menunjukkan perbedaan tekanan udara dari dua isobar pada tiap jarak 15 meridian (111 km). b. Arah Angin Satuan yang digunakan untuk besaran arah angin biasanya adalah derajat. 1 derajat untuk angin arah dari Utara. 90 derajat untuk angin arah dari Timur. 180 derajat untuk angin arah dari Selatan. 270 derajat untuk angin arah dari Barat. Angin menunjukkan dari mana datangnya angin dan bukan ke mana angin itu bergerak. Menurut hukum Buys Ballot, udara bergerak dari daerah yang bertekanan tinggi (maksimum) ke daerah bertekanan rendah (minimum), di belahan bumi utara berbelok ke kanan sedangkan di belahan bumi selatan berbelok ke kiri. Arah angin dipengaruhi oleh tiga faktor:

o Di Samudera Hindia disebut Siklon Tropik Lena (nama wanita). Gerakan angin siklun mengikuti hukum ini. dan umumnya menggunakan nama wanita. Angin Siklon dan Anti Siklon 1. Siklon-siklon tersebut dapat terjadi: a) Siklon tropik Siklon tropik terjadi di daerah tropis. c.20( LU dan 10( . Kecepatan gerak tersebut disebut kecepatan linier. Corrie. Tekanan udara 15 mb dan kecepatannya 30 km/jam. siklon ekstra tropik. Tempat bertemunya massa angin barat yang panas dan angin timur yang dingin. Kekuatan yang menahan dapat membelokan arah angin. dan tornado. antara lain: o Di Samudera Atlantik dan Pasifik Timur dinamai Hurricanes artinya Dewa Kehancuran. dengan bentuk bumi yang bulat. pada saat melalui gunung. Pembelokan angin yang mencapai 90 sehingga sejajar dengan garis isobar disebut angin geotropik. Rotasi bumi. Diana. yaitu di sekitar wilayah front. Elly dan sebagainya. Kecepatan angin Atmosfer ikut berotasi dengan bumi. 2. makin besar pula kekuatannya. Molekul-molekul udara mempunyai kecepatan gerak ke arah timur. siklon dibedakan atas siklon tropik. Angin yang besar kekuatannya makin sulit berbelok arah. Pembelokan angin di ekuator sama dengan 0 (nol). ‡ Di belahan bumi selatan sesuai dengan arah putaran jarum jam. Alat yang digunakan untuk mengukur kecepatan angin disebut anemometer. Makin ke arah kutub pembelokannya makin besar. o Di beberapa tempat lain diberi nama Siklon Anna. Rotasi bumi 3. angin akan berbelok ke arah kiri. o Di Filipina disebut Begieros (nama satu kota). Bentuk bumi yng bulat ini menyebabkan kecepatan linier makin kecil jika makin dekat ke arah kutub. menyebabkan pembelokan arah angin. mengelilingi daerah tekanan minimum. b) Siklon Ekstra Tropik Siklon ekstra tropik terjadi di daerah sedang pada lintang 35 . Jenis-jenis Angin A. Kekuatan yang menahan (rintangan) Makin besar gradient barometrik. Amerika Serikat dan Eropa.20( LS. masyarakat Jepang menyebutnya Typhoon. Sering terjadi di wilayah lautan daripada di daratan. Di beberapa negara badai siklon diberi nama-nama khusus sesuai dengan bahasa negara masing-masing. Tentu Anda masih ingat dengan Hukum Buys Ballot bahwa antara lain di belahan bumi selatan angin berbias ke kiri. o Di Samudera Atlantik Barat . yaitu: ‡ Di belahan bumi utara perputarannya berlawanan dengan arah perputaran jarum jam. Gradient barometric 2. o Di Australia disebut Willy-Willies. Misalnya. Berdasarkan bergeraknya. misalnya di Indonesia pernah terjadi di sekitar Pulau Timor 11(LS). yaitu antara 10( .65 LU dan 35 -65 LS. Dora. Hal ini banyak terjadi di daerah beriklim sedang di atas samudra. ke kanan atau ke atas. .1. Angin siklon Angin siklon adalah angin yang gerakannya berputar ke dalam. Sebagai contoh. sesuai dengan arah rotasi bumi.

di belahan bumi selatan adalah musim dingin dan gelombang angin dingin bergerak di atas Australia dan di samudera sekitarnya. angin tersebut berayun ke arah timur laut dan bergerak ke arah kawasan kutub. melalui Cina Selatan. Efek Koriolis menangkis angin yang bergerak dari barat laut ke arah Australia. sebagaimana dibahas di bawah ini. dengan tekanan maksimum di pusatnya. yang berhembus ke arah khatulistiwa. Selama periode ini. Pada Garis Khatulistiwa. Diameter angin siklon tornado antara 100-500 km. Arus yang mengalir antara Korea dan Jepang mengalir ke arah utara selama angin monsun panas dan berbalik arah pada musim dingin. kadang-kadang termasuk angin topan tropis. Kecepatannya mencapai 700 km/jam. Angin monsun bulan November sampai Februari. Di belahan bumi selatan. Tornado sering terjadi di Amerika Serikat. Angin monsun yang kuat juga mempengaruhi arus samudera. Di dekat Jepang. . panjang lintasannya mencapai 100 km. Angin ini mengumpulkan kelembaban dan panas pada saat berhembus melewati samudera. Angin barat laut bertiup dalam gelombang udara dingin dari Siberia ke arah Jepang. Kawasan panas maksimum (kirakira 40°C) merentang dari bagian baratlaut sub-benua India ke Timur Tengah.c) Tornado Angin siklon tornado merupakan jenis angin yang paling cepat dan paling merusak. angin yang berada di bawah pengaruh Efek Koriolis. yang dalam suatu kawasan panas maksimum (di atas 40°C) berkembang bersama-sama dengan sel tekanan rendah yang berkisar di Gurun Australia. ke Filipina Utara. Di Asia musimnya adalah musim panas dan kawasan (zona) antartropis bergerak ke sebelah utara India. Jadi. Saat itu musim dingin di Asia Utara dan kawasan yang sangat dingin sekali (di bawah -40°C) berkisar di Siberia. berhembus ke kanan dan tertarik ke arah sel tekanan rendah dan menjadi angin monsun barat-daya yang kuat dan yang membawa hujan deras ke selatan. Di Australia terjadi musim panas. Sistem angin monsun tersebut tidak bersamaan dengan pola atmosfer global yang umum dan itulah sebabnya sifatnya unik. angin baratdaya menyebabkan arus yang kuat di Lautan Arab dan Teluk Benggali. Arah pergerakannya adalah sebagai berikut: Di belahan bumi utara. Penelitian ilmiah dewasa ini menunjukkan bahwa gelombang angin kutub yang dingin mengawali siklus angin monsun dalam dua jalur yang sudah tertentu. di mana angin tersebut berputar dan menjadi angin monsoon timur laut. Angin Anti Siklon Angin anti siklon adalah angin yang gerakannya berputar ke luar. Massa udara kutub yang dingin dan sel tekanan tinggi merentang di atas sebagian besar Asia (sampai ke Pegunungan Himalaya dan sebagian besar Cina). Di sana. ke arah Australia bagian utara. B. Terjadi sel tekanan tinggi di atas Australia dan angin berhembus ke arah khatulistiwa. Angin Monsun Asia-Australia Angin monsun di Asia dan Australia adalah sistem yang unik yang bergerak dari Kutub Utara sampai Kutub Selatan dalam satu musim dan kemudian membalik arah pada musim berikutnya. 2. putarannya searah dengan jarum jam. Angin monsoon ini diterima di Asia bagian timur dan selatan serta di Australia Utara. Angin monsun di bulan Juni sampai dengan bulan September. Angin monsun berhembus ke arah sel tersebut dan membawa hujan. yang mengakibatkan arus samudera bergerak searah jarum jam selama bulan Juni sampai dengan bulan September sedangkan angin timur laut menyebabkan gerak berlawanan dengan arah jarum jam di samudera ini selama bulan November sampai Pebruari. ke Asia Tenggara dan Timur pada saat angin itu bergerak ke arah utara. putarannya berlawanan dengan arah jarum jam. Suatu sel tekanan rendah berkembang di sebelah utara India.

para nelayan pergi menangkap ikan di laut. turun dari atas. wilayah DKAT terbebas dari adanya angin topan. angin laut. Kedua angin ini banyak dimanfaatkan oleh para nelayan tradisional untuk menangkap ikan di laut. DKAT ditandai dengan temperatur yang selalu tinggi. Angin ini bertiup setiap hari. Akibatnya. Angin Lokal Selain angin muson barat dan timur juga terdapat angin lokal. misalnya gurun di Saudi Arabia. Perhatikan gambar 20. maka massa udara tersebut dipaksa naik secara vertikal (konveksi). Pada daerah sekitar lintang 20o . Angin dari lembah ini disebut angin lembah. Lihat gambar 6: a) Angin Passat Timur Laut bertiup di belahan bumi Utara. Puncak gunung tekanan udaranya minimum dan lembah tekanan udaranya maksimum. kedua angin passat ini bertemu. Angin kering ini menyerap uap air di udara dan permukaan daratan. 2).C. Karena temperatur di daerah tropis selalu tinggi. Angin Darat dan Angin Laut Angin ini terjadi di daerah pantai yang diakibatkan adanya perbedaan sifat daratan dan lautan. Akibatnya di puncak gunung bertekanan lebih . Gurun Sahara (Afrika). b) Angin Passat Tenggara bertiup di belahan bumi Selatan. terbentuk gurun di muka bumi. Di daerah Subtropik (30o ± 40o LU/LS) terdapat daerah ³teduh subtropik´ yang udaranya tenang. Angin Pasat dan Angin Anti Pasat Angin pasat Angin passat adalah angin bertiup tetap sepanjang tahun dari daerah subtropik menuju ke daerah ekuator (khatulistiwa). seperti angin darat. pada siang hari terjadi angin laut. Sebaliknya. Akibatnya daerah ini dinamakan daerah doldrum (wilayah tenang). dan gurun di Australia. Pada malam hari puncak gunung lebih cepat mengeluarkan panas daripada lembah. Di sekitar khatulistiwa. 1). Angin Lembah dan Angin Gunung Pada siang hari puncak gunung lebih cepat menerima panas daripada lembah yang dalam keadaan tertutup. Sebaliknya pada siang hari saat bertiupnya angin laut. para nelayan pulang dari penangkapannya. Akibat kenaikan massa udara ini. Karena keadaan ini maka udara bergerak dari lembah menyusur lereng menuju ke puncak gunung. Sedangkan di daerah ekuator antara 10o LU ± 10o LS terdapat juga daerah tenang yang disebut daerah ³teduh ekuator´ atau ³daerah doldrum´ D. angin anti passat kembali turun secara vertikal sebagai angin yang kering. angin lembah dan angin gunung.30o LU dan LS. dan tidak ada angin. Angin Anti Pasat Udara di atas daerah ekuator yang mengalir ke daerah kutub dan turun di daerah maksimum subtropik merupakan angin Anti Passat. Di belahan bumi Utara disebut Angin Anti Passat Barat Daya dan di belahan bumi Selatan disebut Angin Anti Passat Barat Laut. Pada malam hari saat bertiupnya angin darat. Daerah pertemuan kedua angin passat tersebut dinamakan Daerah Konvergensi Antar Tropik (DKAT). Pada malam hari daratan lebih dingin daripada lautan sehingga di daratan merupakan daerah maksimum yang menyebabkan terjadinya angin darat.

dan Angin Brubu di Sulawesi Selatan). angin Kumbang (Cirebon). Angin dari puncak gunung ini disebut angin gunung 3) Angin Jatuh yang sifatnya kering dan panas Angin jatuh atau Fohn ialah angin jatuh bersifatnya kering dan panas terdapat di lereng pegunungan Alpine.tinggi (maksimum) dibandingkan dengan di lembah (minimum) sehingga angin bertiup dari puncak gunung menuruni lereng menuju ke lembah. . Sejenis angin ini banyak terdapat di Indonesia dengan nama angin Bahorok (Deli). angin Gending di Pasuruan (Jawa Timur).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful