Teknik Konversi Energi Energi merupakan salah satu isu yang sangat penting dan strategis bagi pemerintah

dalam upaya peningkatan kesejahteraan rakyat, mencerdaskan kehidupan bangsa serta mendorong kegiatan ekonomi. Oleh karena itu pengelolaan energi yang andal, aman, dengan harga yang bersaing dan berwawasan lingkungan menjadi sangat penting dan menjadi skala prioritas utama dalam program pembangunan infrastruktur di Indonesia. Untuk menjawab tantangan tersebut, pada tahun 1985 dilakukan inisiasi pendidikan Teknik Energi oleh Swisscontact dengan bimbingan Prof. Dr. H. Brechna. Maka pada tanggal 24 Juli 1987 mulai dibuka Program Studi Teknik Konversi Energi yang bernaung di bawah Jurusan Mesin, Politeknik ITB. Program Studi ini, selanjutnya pada tanggal 29 September 2004 resmi berstatus menjadi Jurusan Teknik Konversi Energi berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 162 D/O/2004 tentang Peningkatan Status Program Studi Menjadi Jurusan pada Politeknik Negeri Bandung. Jurusan Teknik Konversi Energi Politeknik Negeri Bandung menyelenggarakan pendidikan Program Studi Diploma III yang menghasilkan Ahli Madya dan juga menyelenggarakan Program Studi Diploma IV sebagai Sarjana Sain Terapan pada Bidang Energi. Ahli Madya dan Sarjana Sain Terapan ini diharapkan dapat terjun ke dunia industri terutama pembangkit tenaga listrik, penambangan migas & batubara, manufaktur, konsultansi teknis, konstruksi atau industri proses. Lulusan program vokasi ini juga diarahkan untuk mampu berperan serta mengatasi problem teknologi energi di lingkup lokal, nasional maupun Global. Sampai saat ini, Program Studi Diploma III Teknik Konversi Energi telah menghasilkan lebih dari 1000 lulusan yang bekerja di berbagai sektor industri nasional maupun multinasional. Jumlah lulusan yang bekerja di pembangkitan sebesar 9%, penambangan 5%, manufaktur 14%, konstruksi 17%, dan proses 55% (Survey JPAC, 2006). Sedangkan Program Studi Diploma IV mulai diselenggarakan pada tahun akademik 2009/2010. Akreditasi nasional Program Studi Teknik Konversi Energi telah diselanggarakan dua kali, tahun 2002 dan 2008 dengan nilai B (baik).

VISI Menjadi Jurusan yang unggul dan terdepan dalam pendidikan tinggi vokasi bidang keenergian di Indonesia. MISI 1. Menyelenggarakan pendidikan bidang keenergian untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, memiliki semangat terus berkembang, bermoral tinggi, berjiwa kewirausahaan dan berwawasan lingkungan 2. Melaksanakan penelitian terapan dan menyebar luaskan hasilnya untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang keenergian 3. Melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang keenergian untuk mendukung peningkatan mutu kehidupan.

PENYELENGGARAAN PROGRAM Jurusan menjalankan misi dengan melalui tiga program utama yakni penyelenggaraan program studi, program penelitian terapan, dan program pengabdian masyarakat bidang

Dirjen DIKTI. Mampu mengaplikasikan mesin-mesin energi (listrik. termasuk utilitas) 3. Mampu membuat desain rinci suatu pembangkit tenaga listrik 7. Industri penambangan . kepribadian mandiri. termal dan fluida) dalam sistem energi 5. Program Pendidikan Diploma III (No. Mampu melakukan komisioning pembangkit listrik atau bagian-bagiannya. Program Pendidikan Diploma IV (S. pembangkit. Mampu merencanakan dan melaksanakan konstruksi/instalasi pembangkit tenaga listrik atau bagian-bagiannya 9. D IV Teknologi Pembangkit Tenaga Listrik Lulusan Program Studi Diploma IV Teknologi Sistem Pembangkit Listrik diharapkan memiliki profil kompetensi sebagai berikut: 1. kepribadian mandiri.S. berwawasan lingkungan dan berjiwa enterprenuership 3. Nomor: 475/D/T/2009) dengan nama Program Studi Teknologi Pembangkit Tenaga Listrik. DIII Teknik Konversi Energi Lulusan Program Studi Diploma III Teknik Konversi Energi diharapkan memiliki profil kompetensi sebagai berikut: 1. distribusi. Memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat 8. Prospek Profesi Lulusan Prospek profesi kerja lulusan yang dapat ditempati di berbagai sektor industri antara lain: 1. Mampu berkomunikasi melalui gambar teknik sesuai dengan standar yang berlaku 4. Mampu berkomunikasi melalui gambar teknik sesuai dengan standar yang berlaku 4. Mampu merencanakan dan melaksanakan perawatan dan perbaikan peralatan sistem energi 6. Mampu melakukan penilaian (review) desain pembangkit listrik 8. PROGRAM PENDIDIKAN Jurusan saat ini telah menyelenggarakan program Diploma III dan mulai tahun akademik 2009/2010 menyelenggarakan program Diploma IV. Mempunyai kemampuan manajerial. Memiliki kejujuran. Mampu melaksanakan instruksi kerja (SOP) sistem energi (sumber. Konstruksi 4. Memiliki kejujuran. Memiliki kemampuan dasar di bidang kewirausahaan.K: 28/DIKTI/KEP/2007) dengan nama Program Studi Teknik Konversi Energi. Mampu mengaudit sistem energi dalam usaha konservasi energi 7. transmisi. Industri Manufaktur 5. berdedikasi tinggi dan penuh tanggung jawab pada profesinya 2. berdedikasi tinggi dan penuh tanggung jawab pada profesinya 2. Mampu mengoperasikan dan memelihara sistem pembangkit 5. Mampu menggunakan dan memilih mesin-mesin (listrik.keenergian. thermal dan fluida) sesuai dengan kebutuhan 6.K. Pembangkitan Tenaga Listrik 2. Konsultansi 3.

Pembuatan Model/Prototipe Pembangkit Listrik . 2. sistem instrumentasi dan kontrol. Lab.Perancangan Teknis Pembangkit Listrik .Perencanaan Penyediaan Tenaga Listrik . Pembangkit Energi Hidro .Potensi produksi gas CH4 dari sampah kota yang dicampur kotoran hewan pada degradasi secara anaerobik .Pembuatan milking (mesin pemeras susu sapi) . o Operasi Boiler. Bidang Utilitas Perhotelan 8. Industri dan Perkantoran FASILITAS LABORATORIUM DAN BENGKEL 1. turbin uap. sinkron PLN dan beban pemakaian sendiri .Pemanfaatan pompa hidram untuk pengadaan air bersih .Perancangan dan pengembangan perangkat pembangkit suplay DC menggunakan sumber surya fotovoltaik untuk sistem penjejak kendaraan pada kapal laut. kendali.Rancang bangun teknologi kompensator aktif dan implikasinya terhadap pencatatan daya listrik otomatis .Pelatihan Teknis.Studi Kelayakan Pembangkit Listrik . o Teknik Audit Energi . Lab. o Mesin-mesin listrik. generator. seperti: .Pembuatan Kontrol Hibrid PLT Angin. nozzle dan ejektor . PLTMH & PLTSurya .Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) lengkap dengan instrumentasi. o Teknik Tegangan Tinggi.Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU): boiler.6. PROGRAM PENELITIAN Penelitian-penelitian unggulan yang sudah dan sedang dilakukan antara lain: . Industri Proses 7.Survey Potensi Energi . o Dasar Instrumentasi. uji isolasi panas.Engine Test Bed. antara lain: o Pelatihan Pompa. Bidang Utilitas Gedung dan Kawasan Industri. Jurusan Teknik Konversi Energi adalah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Bidang Utilitas Rumah Sakit 9.Rancang bangun alat pengering teh . Sistem Energi Termal . superheater.Implikasi harmonisa terhadap struktur biaya distribusi tenaga listrik . PROGRAM PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Sebagai salah satu bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi.Evaluasi pengendalian frekuensi pada sistem PLTMikrohidro .Audit Energi Listrik pada Gedung. o Operasi PLTA. o Operasi PLTD.Optimasi tekanan injeksi pada mesin diesel yang menggunakan bahan bakar berkadar biodiesel .

Peralatan uji tegangan tinggi impuls . Transformator .Turbin angin . Lab.Elektronika daya: Rectifier. 4.Fan Test Set . 7. digital & PLC.:Luxmeter) . Lab.Biodigester.Modul Kendali Temperatur .Instrumentasi dan System kendali: analog.Mikrohidro .Kendali Frekuensi pada PLTA .Peralatan penghemat energi. AC-regulator.. Konversi Energi Listrik . .Modul sel surya (kapasitas: 20 kWp) dan Hybrid System dengan Diesel . Instrumentasi dan Kontrol Energi .Solar Heater . Energi Terbarukan .Alat ukur listrik dan mekanik .Peralatan audit penerangan (al. DC-chopper dan Inverter. . .Peralatan audit energi listrik (al.Piping Plant.Kendali Putaran pada PLTU .: Power Quality Analyzer) .Pump Test Rig .Modul Kendali Tekanan . 6.Pembangkit Listrik Tenaga Air (Turbin Francis dan Turbin Kaplan). Tegangan Tinggi dan Penyaluran. Lab.Mesin-mesin listrik al: Motor & Generator DC maupun AC. 3.Solar tracker 5.Peralatan uji tegangan tinggi (AC maupun DC) . Lab. dan fasilitas sinkron dengan PLN .Partial discharge. Audit Energi .