Anda di halaman 1dari 6

TUJU AN NKRI DIDIRIKAN

NKRI didirikan tentunya punya tujuan, tujuan yang datang dari cita-cita luhur
pendiri bangsa ini, yaitu memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan
bangsa. Seiring dengan itu bumi nusantara telah dibekali dengan tanah yang subur, dan
kekayaan alam yang luar biasa banyaknya, yang kesemuannya adalah sarana untuk
menuju cita-cita bernegara “ADIL MAKMUR”

Waktu terus berjalan, 63 tahun sudah NKRI berdiri, harapan untuk ADIL
MAKMUR timbul tenggelam seiring perjalanan pemerintahan negeri ini. Negeri
AGRARIS, yang rakyatnya selalu kekurangan pangan, dan kesulitan mendapatkan
pangan. Terkadang pangannya yang kurang, terkadang lagi harganya yang tidak
terjangkau. Kenapa demikian ?

Disini saya berani bicara bahwa, perilaku kita sebagai bangsa tidak sejalan dengan
ketetapan bumi nusantara yang dipangku oleh ibu pertiwi, tiada lagi rakyat yang peduli
pada makna negeri AGRARIS, tiada yang peduli kalau 92% petani Indonesia itu miskin,
tiada yang peduli bahwa petani kita jadi sumber pendapatan bagi orang lain, tak peduli
bahwa kerja petani kita tidak cukup untuk hidup layak, tahukah kita bahwa petani
mensubsidi kita? belum lagi lahan pertaniannya bukan lagi milik petani, tapi milik tuan-
tuan yang tidak mau bertani? Tahukah juga bahwa pintarnya anak-anak kita
menyebabkan mereka tidak mau kesawah, jadi mari kita tunggu sawah menjadi tak
berpetani, dan beras diproduksi di pabrik yang dikota.

Bagi kami, pantas saja kalau NKRI bergolak, dengan kemarahan terpendam dan
kegelisahan pada rakyatnya, sebagai manifestasi pengingkaran atas Kehendak SANG
MAHA. Mari kita kembalikan NKRI sebagai negeri AGRARIS, caranya? mari kita
renungkan bersama, dari kita ada yang punya uang, ada yang berilmu, ada yang
berwawasan, ada yang bertenaga, ada yang punya waktu dan sebagainya. Mari kita
meretas jalan untuk Indonesia menjadi negeri Agraris pangan, yang mempu mencukupi
kebutuhan pangan bangsa dan separuh dunia, serta mampu memberikan kesejahteraan
bagi petani. Agar NKRI mampu membawa rakyatnya ADIL MAKMUR.
TU GA S M AKAL AH P KN

Na ma K elo mpok : - Nur mala


- Lu si ta
- D ewi
- Ief fa
- M ar yani
- R ian
- Me ga

SMK PAJ AJ ARA N 1


BANDU NG
KEBIJ AKAN PE MERINTHAHAN NKRI
Setiap akses akses yang di lakukan oleh pemerintahan NKRI dalam segala bidang
atau sudut kehidupan rakyat sangat menyulitkan dan penuh propaganda, lari dari
kenyataan yang berlaku dalam dunia sejagat , pemerintahan NKRI sangat bijak dengan
pernyataan pernyataan dalam segi berpolitik jika keadaan di dalam negeri mengalami
kecemasan dan gejolak gejolak lain yang dapat menimbulkan demontrasi sebagai salah
satu ilusi rakyat yang tidak puas atas segala perbuatan dan sistim yang di lakukan oleh
Jakarta terhadap bangsa yang ada di kepulauan Hindia Belanda ini.

Berdasarkan fakta yang sangat nyata ini dapat kita lihat dari segi kehidupan
masyarakat yang masih bernaung di bawah payung Bhinneka Tunggal Ika , begitu kritis
sekali dari segala segi dan sudut kehidupan , kenyataan ini pula dapat di rasakan
langsung secara nyata dengan brutal sekali Pemerintahan NKRI melakukan kriminal ke
atas bangsa Timor Timor ; Papua , Maluku , Acheh ,,disini dapat di ambil salah satu
pedoman oleh bangsa lain , untuk di jadikan renungan dan fakta nyata dalam sistim
NKRI supaya dapat dijadikan salah satu etika atau pedomannya, bagaimana
peradaban para Pemerintahan NKRI dalam mempertahankan hak diri mereka saja dengan
tujuan kesenangan dan koruptornya , sehingga masyarakat mengalami kesengsaraan yang
cukup panjang , inilah jenis manusia manusia yang memegang peranan di dalam
pemerintahan NKRI .

Apalagi kita menceritakan demokrasi dan demontrasi atau Referendum ,


tentuknya mereka akan membasmi dan mehalang halangnya dengan beribu daya untuk
tidak bisa tercapainya cita cita rakyat jelata yang murni ini , kita boleh lihat sikap dan
sistim dalam penghalangannya jika terjadi sesuatu tuntutan yang di lakukan oleh rakyat
mahupun Mahasiswa atau element nasyarakat kecil , dalam hal ini oleh pihak
Pemerintahan NKRI sudah siap dan sangat mudah untuk menghalangnya berkat kerja
sama dengan partai partai yang ada kaitannya dengan saham Pemerintahan NKRI dan
mereka tidak pernah memikirkan bahwa tuntuan rakyat atau mahasisiwa itu berlandaskan
Hukum dan demokrasi menurut acuan International .

Namun kenyataannya , pemerintah NKRI terus melaksanakan ke inginannya demi


kepentingan hidup mereka saja dan bagi mereka yang sudah menjabat sebagai DRIWING
atau orang yang menjalankan semua akses dalam pemerintahan , tidak berpikir panjang
jika ada sesuatu rusuhan atau tuntutan yang di lakukan oleh Rakayat baik secara
demontrasi atau referendum , karena mereka mereka yang duduk di atas sana tidak ada
ilmu yang mengamalkan demokrasi untuk rakayat , cuma mereka mengaamalkan ilmu
DEMOKRASI UNTUK KELUARGA , sungguh jauh dan jeli bila mereka mengatakan
atau melaungkan suara demokrasi untuk rakyat .

Sebagaiman suara Maha siswa yang telah berteriak menuntut demokrasi dan
referendum di Banda Acheh pada tahun 1999 Namun mereka yang namanya manusia
pelaksana NKRI tetap berpegang pada pendirian pribadi , mereka sangat kuat pada sistim
demokrasi untuk dirinya , proses keberhasilan NKRI menjalankan sistim demokrasi
untuk dirinya , mereka mengunakan senjata yang ada di tangan robot ciptaan mereka
(TNI atau ABRI) keseluruhannya , berkat senjata di tangan robot ciptaan mereka , maka
kebijakan dan pelaksana keinginan mereka dapat tercapai , mereka NKRI dapat juga
lulus melakukan apa saja yang diingininya , sehingga rakyat jelata baik mahasiswa tidak
ada fungsi sama sekali di dalam pemerintahan NKRI di akhir akhir perjalanannya.

Sebagaimana tuntutan referendum yang di laungkan serentak oleh mahasiswa dan


element rakyat serta NGO di Banda Acheh pada waktu itu , namun sampai sekarang apa
yang telah terjadi dengan tuntutan murni dan solusi yang paling tepat dalam penyelesaian
masalah Acheh , tentuknya di halang dan di ancam engan sanjata yang ada di tangan
ABRI , bahkan di bunuh dan di culik sehingga mereka bisa bubar begitu saja , sistim apa
yang di jalankan oleh pemerintahan NKRI jika Maha siswa dan tokoh masyarakat LSM
NGO, tidak ada fungsi sama sekali , inilah yang di namakan sistim penjajahan modern.

Justru pernyataan pernyataan mereka mengutarakan kasih sayang dan tangisan


kepada rakyat , pada hakikatnya ini semua jalan untuk mendapat kesuksesan hidup
mereka dan politik mereka saja yang ada segelincir di dalam pemerintahan NKRI ,
sungguh jauh pernyataan mereka dapat di rasakan oleh rakyat , sebagaimana contoh
pernyataan yang sangat terbaru dan masih dalam ingatan rakyat jelata , presiden
Megawati pernah mengatakan sebelum menjabat sebagai presiden NKRI mengatakan
dengan penuh kejujuran dan kesedihan tragedi yang menimpah rakyat Acheh , dan dia
berjanji tidak akan ada pertumpahan darah lagi di Acheh jika dia menjabat sebagai
presiden NKRI , tetapi apa kenyataannya kini ???????? malahan berlipat ganda darah
bangsa Acheh mengalir di bumi sendiri dengan kapresnya melancarkan Acheh sebagai
darurat militer , ( Penipu , pembelot , pendusta , tidak boleh di percaya , mega)

Kita sebenarnya sudah menyimpang sungguh jauh sekali dalam pencaturan


kehidupan di dalam sebuah negara merdeka yang di laungkan oleh mereka NKRI ,
bahkan kita sudah di bantai dan di seksa dengan hikmah Kemerdekaan dan kewujudan
NKRI , betapa sensara dan duka bangsa di Nusantara selama laungan NKRI di pamerkan
oleh manusia manusia yang menjalankan tugas untuk bangsa di Nusantara , renungkanlah
kenyataan yang berlaku dalam kehidupan seharian , dengan otak dan pemikiran yang
jernih sebagai seorang manusia yang mengamalkan harga diri dan tanggung jawab .

Adakah saudara rasakan ini semua bahwa kehidupan selama hampir ratusan tahun
di dalam NKRI sungguh tentram dan aman sebagaimana kenikmatan sebuah negara
merdeka ,tentuknya saudara sudah tidak dapat saudra bayangkan lagi bagaimana
perbedaan antara merdeka denagn di jajah , sebab saudara telah di ajajah dan telah di
jadikan saudara sebagai bahan untuk menjajah ,dan saudara tidak pernah merasakan
bagaimana sebenarnya kehidupan dalam Negara MERDEKA.
Sungguh sedih dan sangat menyesalkan diri jika masih ada orang orang yang
masih bangga dengan nama penjajah Indoenbsia ini , berjuanganlah sekuat tenaga dan
sekuat ilmu yang ada pada saudara demi kebaikan dan demi marwah seseorang manusia
dan sebuah bangsa , jangan menerima jajahan dan arahan dari bangsa yang mengaku diri
Indonesia dan NKRI , merka adalah regime indonesia kolonilism .

KATA PENGANT AR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, dengan
limpahan rahmat dan hidayah-Nya kami telah selesai menyusun Tugas
Makalah PKN.
Makalah ini kami susun berdasarkan tugas dari guru yang bersangkutan
dengan menggunakan materi yang diberikan oleh guru.
Dengan makalah ini diharapkan guru yang bersangkutan dapat
memakluminya dan menerimanya, dan supaya mendapatkan hasil yang
cukup memuaskan .
Penyusun,

Kelompok II