Anda di halaman 1dari 9

c cc


  
c       
cc c  
   
cc  c   

cc 

Ny. Maura 35 tahun, datang ke bidan Mala tanggal 13 Agustus 2010 pukul 09.30 WIB,
dengan keluhan mulas-mulas dan keluar lendir campur darah sejak pukul 02.00 WIB. Dari
hasil anamnesa didapatkan hamil anak pertama, haid terakhir 18 November 2009


1. Êangkah apa yang anda lakukan?
2. Anamnesa apa yang diperlukan ?
3. Pemeriksaan fisik apa yang anda lakukan?
4. Pemeriksaan Penunjang apa yang akan anda lakukan?
5. Apa diagnosa pada Ny Maura?
6. Keputusan klinik apa yang akan diambil dan penatalaksanaannya?

 !
Menerima pasien, keluarga dengan penuh rasa hormat. Melakukan quick check tanda-tanda
bahaya seperti sakit kepala, nyeri ulu hati, pandangan kabur, pergerakan janin dan
pengeluaran darah pervaginam yang banyak serta pengeluaran air-air pervaginam.

c"
- idak ada tanda-tanda bahaya.
- Ibu Mules sejak semalam tapi saat ini mules berkurang.
- Belum pernah keguguran.
- idak ada riwayat penyakit asma, DM, hipertensi, dan jantung.
- Periksa kehamilan rutin di bidan
- Pernah periksa HB 2 bulan yang lalu hasilnya 11 gr%
- Minum terakhir 15 menit yang lalu
- Sudah makan pagi pkl 07.00 WIB sedikit karena tidak nafsu makan
- semalam istirahat terganggu.
- BAK terakhir 1 jam yang lalu, BAB terakhir pukul 06.00 WIB.

"
KU : baik, kesadaran : compos mentis, keadaan emosional : labil,
D : 110/70 mmHg, Nadi 82 x/menit, RR 20 x/menit, suhu 365—, wajah edema (-),
kelopak mata tidak edema, konjungtiva tidak pucat, sclera tidak ikterik.
Pemeriksaan obstetric Abdomen : His 2 x 10 menit lama 20 detik, lemah.  U : 33 cm,
puki, presentasi kepala, sudah masuk PAP, teraba 3/5 bagian, DJJ : (+) 145 x/menit,
teratur. BJ (mahasiswa wajib menghitung)
Ekstremitas : edema (-)/(-), reflek patella (+)/(+)
Dilakukan PD pada pkl 10.00 WIB : vulva vagina tidak ada sekat, sikatrik dan polip, portio
tipis lunak, pembukaan 5 cm, ketuban (+), presentasi kepala, penurunan Hodge II-III,
sutura sagitalis lintang, moulage tidak ada.

ccc 
÷1 P0 A0 hamil 38 minggu inpartu kala I fase aktif dengan inersia uteri, janin tunggal
hidup presentasi kepala.
Masalah : primi tua, keadaan emosional labil,
Identifikasi diagnosa potensial : partus lama, gawat janin, HPP

  
1. Menginformasikan hasil pemeriksaan
2. Melakukan informed consent dan informed choice
3. Êakukan pemasangan infus dekstrose 5% 20 tts/mnt dengan abocath no 16 atau 18
untuk memperbaiki keadaan umum ibu
4. atau berjalan-jalan jika masih kuat
5. Memberikan support :
- Menghadirkan pendamping
- Posisi sesuai keinginan ibu
- Memberikan hidrasi dan nutrisi
- Anjurkan ibu untuk tidur miring kiri atau mobilisasi bila ibu masih kuat.
6. Observasi D, suhu dan volume urin setiap 2 jam
7. Observasi his, DJJ, nadi setiap 30 menit
8. Observasi tanda-tanda ruptura uteri
9. Anjurkan ibu untuk berkemih sesering mungkin
10. Siapkan partus set, alat-alat dan obat-obatan kegawat daruratan, alat resusitasi
11. Dokumentasikan hasil pemeriksaan kedalam partograf
12. Persiapkan rujukkan bila pembukaan melewati garis waspada
13. Pantau ulang penurunan bagian terbawah janin dan PD 4 jam kemudian (pukul
14.00 WIB) atau bila ada indikasi.

Pukul 14.00 observasi kemajuan persalinan

c"
Ibu mengeluhkan mulesnya semakin sering

"
Keadaan umum : baik, kesadaran : compos mentis, keadaan emosional : stabil
D : 120/80 mmHg, Nadi : 88 x/menit, Suhu ; 36,7°—, RR ; 22 x/menit
Abdomen : teraba : 2/5, his : 4 x 10 menit lama 50 detik, DJJ : (+) 144 x/menit
Pukul 14.15 WIB dilakukan PD : portio tipis lunak, pembukaan 9 cm, ketuban (+),
penurunan H III+, posisi UUK kiri depan, moulage tidak ada

ccc 
÷1 P0 A0 hamil 38 mg inpartu kala I fase aktif, janin tunggal hidup presentasi kepala
Masalah : primi tua.
Identifikasi diagnosa potensial : partus lama, ÷awat Janin, HPP

  
1. Beritahu hasil pemeriksaan kepada ibu dan keluarga
2. Anjurkan ibu untuk tidak menahan BAK
3. Ajarkan ibu teknik relaksasi
4. Anjurkan ibu untuk tetap makan dan minum saat tidak ada his
5. Beri dukungan dan semangat pada ibu
6. Anjurkan suami untuk tetap menemani ibu dan ajarkan cara meringankan rasa sakit
7. Observasi D, suhu dan kandung kemih 2 ± 4 jam kemudian
8. Observasi nadi, DJJ, his setiap 30 menit
9. Periksa ulang pembukaan 1 jam kemudian (pukul 15.15 Wib) atau bila ada indikasi


Pukul 15.10 ibu mengeluhkan mules semakin sering


# Data apa yang perlu anda kaji ?
# Apa diagnose saudara ?
$# Apa perencanaan saudara?

 !
c"
Ibu merasa ingin meneran seperti ingin BAB.

"
K/U : baik, kesadaran : compos mentis, Keadaan emosional : stabil
D : 110/70 mmHg, Nadi : 80 x/menit, RR : 20x/menit, S : 37—
His 5 x 10 menit lama 55 detik , Êeopold IV teraba 1/5 bagian, DJJ (+) 150 x/menit
Inspeksi : Ada tanda dan gejala kala II
- ekanan pada anus
- Vulva membuka
- Perineum menonjol
Pukul 15.20 WIB dilakukan PD hasilnya : portio tidak teraba, pembukaan lengkap, ketuban
(+), penurunan H III - IV, posisi UUK depan, molase tidak ada

ccc 
÷1 P0 A0 hamil 38 minggu inpartu kala II, janin tunggal hidup presentasi kepala

  
1. Informasikan hasil pemeriksaan kepada ibu dan keluarga
2. Melakukan amniotomi (ketuban jernih, bau khas, banyaknya + 50 cc, tidak ada
bagian terkecil janin yang ikut keluar)
3. Menganjurkan ibu posisi yang nyaman
4. Mengobservasi DJJ saat tidak ada his.
5. Memantau cairan masuk dan cairan keluar (intake dan output)
6. Memimpin ibu meneran saat ada his dan istirahat saat tidak ada his
7. Menolong persalinan dengan 58 langkah APN (bayi lahir spontan pukul 15.40
WIB, Jenis kelamin laki-laki)
8. Melakukan penilaian cepat (Menangis kuat, pergerakan aktif, warna kulit
kemerahan)
9. Menilai Apgar score (hasil 9/10)
10. Mengeringkan bayi dari air ketuban kecuali kedua telapak tangan
11. Klem tali pusat dan potong tali pusat saat sudah tidak berdenyut lagi
12. Melakukan IMD

Kala III

c"
- Ibu merasa mulas, plasenta belum lahir
- Ibu merasa sudah lega bayi sudah lahir

"
KU baik, kesadaran —M, keadaan emosional : stabil
Palpasi tidak ada janin kedua, uterus teraba keras,  U: sepusat, kontraksi uterus baik,
kandung kemih kosong, tampak tali pusat didepan vulva, perdarahan : + 50 cc

ccc 
P1 A0 partus kala III

  
1. Memberitahukan hasil pemeriksaan, bahwa plasenta akan dilahirkan
2. Êakukan manajemen aktif kala III
- Suntikkan oksitosin 10 unit IM
- Melakukan penegangan tali pusat terkendali setiap ada kontraksi selama 30 ±
40 detik sampai ada tanda-tanda pelepasan plasenta, setelah ada tanda
pelepasan plasenta yaitu uterus globuler, tali pusat memanjang dan terdapat
semburan darah maka lahirkan plasenta (plasenta lahir pukul 15.45 WIB)
- Melakukan masase uterus 15 detik setelah plasenta lahir (kontraksi baik)
3. Memeriksa kelengkapan plasenta (sisi maternal selaput utuh, kotiledon lengkap,
tebal + 3 cm, sisi fetal : insersi sentralis, panjang tali pusat + 60 cm, diameter 20
cm)
4. Menilai jumlah perdarahan (perdarahan + 100 cc) dan perlukaan jalan lahir
(perineum utuh)
Kala IV
c"
Ibu mengeluh masih lelah dan perut masih terasa mules

"
K/U : baik, kesadaran : —M, Keadaan emosional : stabil
D : 110/70 mmHg, nadi 80 x/menit, Suhu : 36,8—, RR : 24 x/menit
Abdomen :  U : 2 jari bawah pusat, kontraksi uterus baik, kandung kemih kosong
Perdarahan : 100 cc, perineum utuh.

ccc 
P1 A0 partus kala IV

  
1. Informasikan hasil pemeriksaan
2. Mengobservasi D, nadi, kontraksi,  U, kandung kemih dan perdarahan, 2 ± 3
kali pada 15 menit pertama, setiap 15 menit pada jam pertama dan setiap 30 menit
pada jam kedua. Suhu setiap jam dalam 2 jam pertama.
3. Bersihkan perineum dan kenakan pekaian ibu yang bersih dan kering
4. Menganjurkan ibu untuk minum dan makan sesuai dengan menu yang disukainya
5. Biarkan ibu untuk beristirahat dan Bantu ibu pada posisi yang nyaman
6. Biarkan bayi berada bersama ibu dan menganjurkan ibu untuk tetap menyusui
bayinya
7. Menganjurkan ibu untuk tidak menunda BAK dan Bantu ibu untuk BAK spontan
8. Mangajari ibu atau anggota keluarga tentang :
- Bagaimana memeriksa fundus dan menimbulkan kontraksi
- anda-tanda bahaya bagi ibu dan bayi
9. Melakukan dokumentasi dan melengkapi partograf


































cc

Bayi Ny Maura lahir spontan 1 jam yang lalu(pukul 15.40 WIB), sudah dilakukan IMD
dan berhasil. Menangis kuat, warna kulit kemerahan, tonus otot baik, jenis kelamin laki-
laki.

1. Êangkah apa yang anda lakukan?
2. Anamnesa apa yang diperlukan ?
3. Pemeriksaan fisik apa yang anda lakukan?
4. Pemeriksaan penunjang apa yang anda lakukan?
5. Apa diagnose pada bayi Ny. Maura?
6. Keputusan klinik apa yang akan diambil dan penatalaksanaannya ?

 !

c%!&'()
- idak ada tanda bahaya
- Riwayat persalinan normal
- Air ketuban jernih,
- Menangis kuat,
- Warna kulit kemerahan,
- Pergerakan baik,
- Bayi menyusu kuat.

!&'()
K/U : baik, pernafasan 50 x/menit, nadi 135 x/menit, suhu 36,9—.
BB 3000 gr, PB 49 cm, ÊK : 34 cm, ÊD : 34 cm,
reflek moro +, reflek sucking +, reflek Rooting +, reflek swallowing +, tonick neck +,
Palmar graft +, Plantar -, bubinsky -.
Kepala : tidak ada caput sucsedeneum, cepal hematoma, sutura teraba, molage tidak ada.
Mata : tidak ada perdarahan, konjungtiva tidak pucat, sclera tidak kuning
Hidung : tidak ada pengeluaran, tidak ada pernafasan cuping hidung, terdapat dua lubang
hidung, tidak ada kelainan atresia koana
elinga : simetris, ada daun telinga, ada lubang telinga
Mulut : terdapat sedikit saliva, tidak ada kelainan palato skizis, gnato skizis, labio skizis
Êeher : pergerakan aktif
Klavikula : tidak ada fraktur (tidak teraba krepitasi, tidak merah)
Dada : tidak ada retraksi dinding dada
Abdomen : tali pusat segar, selai Wharton tebal, tidak ada perdarahan, terdapat 1 vena 2
arteri, tidak ada kelainan omfalokel
Kulit : warna kemerahan, kelembapan baik, tidak mengelupas, lanugo sedikit
Punggung : bentuk lurus, tidak ada kelainan spina bifida
Ekstremitas tangan dan kaki : simetris kiri dan kanan, jari lengkap tidak ada kelainan
polidaktil, andaktili dan sindaktil, tumit tidak bengkok.
÷enetalia : laki-laki ; testis sudah turun, tidak ada pembesaran testis, lubang uretra ada
diujung, tidak ada kelainan hipospadia.
Anus : terdapat lubang anus.

***+
Neonatus —ukup Bulan Sesuai Masa Kehamilan usia 1 jam

,(-
1. Memberikan identitas pada bayi dengan gelang tangan yang berisi tanggal lahir,
nama ibu dan nama ayah, jenis kelamin, BB dan PB
2. Melakukan cap kaki bayi dan ibu jari
3. Menjaga suhu tubuh bayi
4. Memberikan salf mata tetrasiklin 1 % bagian kiri dan kanan dari arah hidung
kearah telinga dengan cara tangan kiri membuka mata tangan kanan memberikan
salf
5. Memberikan injeksi vit K1 (Neo K) 1 mg (0,5ml) IM
6. Memberitahukan hasil pemeriksaan pada ibu dan therapy yang telah diberikan pada
bayi.
7. Bayi disusukan pada ibu sesering mungkin
8. Setelah I jam kemudian memberikan imunisasi Hep B 0
9. Memperhatikan mekonium bayi selama 24 jam dan miksi bayi selama 6 jam
10. Melakukan observasi tanda-tanda bahaya
11. Melakukan observasi K/U selanjutnya bersamaan dengan pemeriksaan ibu
cc 

()*+(--%'.
Pada tanggal 19 Agustus 2010 Ny. Maura datang untuk kunjungan ulang berdasarkan anamnesa
Ibu mengatakan ASI nya banyak, bayi menyusu kuat dan ingin menggunakan alat kontrasepsi pil
KB
(/
1. Êangkah-langkah apa yang akan anda lakukan?
2. Anamnesa apa yang anda lakukan ?
3. Pemeriksaan fisik apa yang anda perlukan ?
4. Pemeriksaan penunjang apa yang anda perlukan?
5. Buat diagnose kebidanan ?
6. Apa keputusan klinis saudara untuk kasus tersebut dan penatalaksanaannya?

 !
Menanyakan tanda-tanda bahaya pada ibu
c%!&'()
- idak ada tanda-tanda bahaya,
- tidak ada keluhan,
- masih menyusui bayinya,
- ingin menggunakan alat kontrasepsi Pil,
- sudah mendapat persetujuan dari suami,
- tidak pernah mengalami nyeri yang hebat pada perut bagian bawah,
- tidak ada riwayat sakit pada payudara,
- tidak ada riwayat kanker, Diabetes melitus dan perdarahan pervaginam yang tidak
diketahui penyebabnya,
- tidak sedang dalam pengobatan B—,
- ibu mengaku tidak ada masalah akan terjadinya amenore setelah penggunaan pil.
- Bersedia untuk minum pil setiap hari.

!&'()
K/U : baik, Kesadaran: —ompos mentis, keadaan emosional : stabil.
D : 120/80 mmHg, RR: 22 x/menit, nadi ; 80 x/menit, suhu ; 37—
Muka : tidak ada edema
Mata : kelopak mata tidak edema, konjungtiva tidak pucat, sclera tidak kuning.
Payudara : tidak ada pembengkakan, tidak ada massa dan tidak ada nyeri
Abdomen : tidak kembung, kandung kemih kosong, tidak ada pembesaran pada abdomen.
Ekstremitas : tangan : tidak oedem, tidak pucat. Kaki tidak ada tanda human (tidak ada
kemerahan, tidak nyeri, tidak teraba panas, tidak ada kekakuan), tidak ada varises, tidak edema.
Anogenital : lochea alba
Pemeriksaan penunjang : HB : 11 gr%

***+
Ibu P1 A0 nifas minggu keenam akseptor baru KB Minipil

,(-
1. Memberitahu hasil pemeriksaan kepada ibu dan keluarga bahwa ibu dapat menggunakan
kontrasepsi minipil
2. Memberikan pil KB dan menjelaskan kepada ibu cara minumnya
3. Jelaskan kepada ibu bahwa pil sering menimbulkan gangguan haid yang bersifat sementara
dan sedikit sekali mengganggu kesehatan.
4. Beritahu ibu efek samping penggunaan pil progestin yaitu peningkatan BB, sakit kepala,
nyeri payudara.
5. Beritahu ibu untuk kembali membeli pil 27 hari lagi/ bila sudah sisa 1 pil dan apabila ada
keluhan.
Pemeriksaan ulang bayi 6 minggu
Bayi menyusu kuat, tidak rewel dan tidak ada keluhan

1. Êangkah apa yang anda lakukan?
2. Anamnesa apa yang diperlukan ?
3. Pemeriksaan fisik apa yang anda lakukan?
4. Apa diagnosa pada bayi Ny. Maura?
5. Keputusan klinik apa yang akan diambil dan penatalaksanaannya ?

 !
Menanyakan tanda bahaya yang meliputi : tubuh teraba dingin, gerakan yang tidak terkendali
pada anggota gerak, tidur terus, malas menyusu, menangis merintih, warna kulit kebiruan atau
kekuningan.

c%!&'()
- idak ada tanda bahaya
- Bayi menyusu kuat,
- bayi tidak rewel dan menangis kuat

!&'()
K/U : baik, pernafasan 46 x/menit, nadi 125 x/menit, suhu 36,7—. BB 3100 gr
Kepala : tidak terdapat seborea, ubun-ubun besar cembung
Mata : tidak ada pengeluaran , konjungtiva tidak pucat, sclera tidak kuning
Hidung : tidak ada pengeluaran, tidak ada pernafasan cuping hidung
elinga : tidak ada pengeluaran
Mulut : terdapat sedikit saliva, tidak ada oral trush
Êeher : pergerakan aktif
Dada : tidak ada tarikan dinding dada
Abdomen : bising usus positif, tidak kembung, elastisitas kulit baik
Warna kulit : kemerahan, tidak ada miliaria
Ekstremitas tangan dan kaki : pergerakan aktif
Bokong tidak terdapat ruam popok

***+
N—B ± SMK usia 6 minggu

,(-
1. Beritahu ibu hasil pemeriksaan
2. Anjurkan ibu untuk hanya memberikan ASI saja sampai bayi berusia 6 bulan
3. Mengajari ibu cara perawatan bayi sehari-hari
4. Beritahu kunjungan ulang 2 minggu lagi (tanggal 22 Juli 2010) untuk imunisasi DP 1
hep 1 dan polio 2 atau bila ada keluhan


cc 

Ny. Maura 35 tahun, datang ke bidan Mala tanggal 13 Agustus 2010 pukul 09.30 WIB,
dengan keluhan mulas-mulas dan keluar lendir campur darah sejak pukul 02.00 WIB. Dari
hasil anamnesa didapatkan hamil anak pertama, haid terakhir 18 November 2009


1. Êangkah apa yang anda lakukan?
2. Anamnesa apa yang diperlukan ?
3. Pemeriksaan fisik apa yang anda lakukan?
4. Pemeriksaan Penunjang apa yang akan anda lakukan?
5. Apa diagnosa pada Ny Maura?
6. Keputusan klinik apa yang akan diambil dan penatalaksanaannya?

cc

Bayi Ny Maura lahir spontan 1 jam yang lalu(pukul 15.40 WIB), sudah dilakukan IMD
dan berhasil. Menangis kuat, warna kulit kemerahan, tonus otot baik, jenis kelamin laki-
laki.

1. Êangkah apa yang anda lakukan?
2. Anamnesa apa yang diperlukan ?
3. Pemeriksaan fisik apa yang anda lakukan?
4. Pemeriksaan penunjang apa yang anda lakukan?
5. Apa diagnose pada bayi Ny. Maura?
6. Keputusan klinik apa yang akan diambil dan penatalaksanaannya ?

cc 

()*+(--%'.
Pada tanggal 19 Agustus 2010 Ny. Maura datang untuk kunjungan ulang berdasarkan anamnesa
Ibu mengatakan ASI nya banyak, bayi menyusu kuat dan ingin menggunakan alat kontrasepsi pil
KB
(/
1. Êangkah-langkah apa yang akan anda lakukan?
2. Anamnesa apa yang anda lakukan ?
3. Pemeriksaan fisik apa yang anda perlukan ?
4. Pemeriksaan penunjang apa yang anda perlukan?
5. Buat diagnose kebidanan ?
6. Apa keputusan klinis saudara untuk kasus tersebut dan penatalaksanaannya?