STANDAR ISI

Standar Isi mencakup lingkup materi minimal dan tingkat kompetensi minimal untuk mencapai kompetensi lulusan minimal pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Standar isi tersebut memuat kerangka dasar dan struktur kurikulum, beban belajar, kurikulum tingkat satuan pendidikan, dan kalender pendidikan. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, menetapkan:
y Standar Isi y Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar

SD-MI, SDLB, SMP-MTs, SMPLB, SMA-MA, SMALB, SMK-MAK
Standar isi kesetaraan

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 14 Tahun 2007 tentang Standar Isi untuk Program Paket A, Program Paket B dan Program Paket C.

STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN

Penilaian pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas:
y Penilaian hasil belajar oleh pendidik; y Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan; dan y Penilaian hasil belajar oleh Pemerintah.

Penilaian pendidikan pada jenjang pendidikan tinggi terdiri atas:
y Penilaian hasil belajar oleh pendidik; dan y Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan tinggi.

Penilaian pendidikan pada jenjang pendidikan tinggi sebagaimana dimaksud di atas diatur oleh masing-masing perguruan tinggi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Berikut ini, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia yang berkaitan dengan Standar Penilaian Pendidikan.
y Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan.

Untuk itu Panduan Umum diterbitkan lebih dahulu agar memungkinkan satuan pendidikan tersebut.STANDAR KOMPETENSI LULUSAN Standar Kompetensi Lulusan untuk satuan pendidikan dasar dan menengah digunakan sebagai pedoman penilaian dalam menentukan kelulusan peserta didik. Satuan Pendidikan yang telah melakukan uji cob a kurikulum 2004 secara menyeluruh diperkirakan mampu secara mandiri mengembangkan kurikulumnya berdasarkan SKL. untuk mengembangkan kurikulum mulai tahun ajaran 2006/2007. Sebagaimana ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. yaitu bagian pertama berupa Panduan Umum dan bagian kedua berupa Model KTSP. Panduan Penyusunan KTSP terdiri atas dua bagian. Bagian kedua Panduan Penyusunan KTSP akan segera menyusul dan diharapkan akan dapat diterbitkan sebelum tahun ajaran baru 2006/2007. Lampiran Permen ini meliputi: SKL Satuan Pendidikan & Kelompok Mata Pelajaran SKL Mata Pelajaran SD-MI SKL Mata Pelajaran SMP-MTs SKL Mata Pelajaran SMA-MA SKL Mata Pelajaran PLB ABDE SKL Mata Pelajaran SMK-MAK Pelaksanaan SI-SKL Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 24 Tahun 2006 menetapkan tentang pelaksanaan standar isi dan standar kompetensi lulusan untuk satuan pendidikan dasar dan men engah. standar kompetensi lulusan minimal kelompok mata pelajaran. Panduan Penyusunan KTSP Buku Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah ini dimaksudkan sebagai pedoman sekolah/madrasah dalam mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) jenjang Pendi dikan Dasar dan Menengah. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 23 Tahun 2 006 menetapkan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Standar Kompetensi Lulusan tersebut meliputi sta ndar kompetensi lulusan minimal satuan pendidikan dasar dan menengah. dan juga sekolah/madrasah la in yang mempunyai kemampuan. setiap sekolah/madrasah mengembangkan kurikulum berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dan Standar Isi (SI) dan berpedoman kepada panduan yang ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). SI dan Panduan Umum. dan standar kompetensi lulusan minimal mata pelajaran. Waktu penyiapan yang lebih lama disebabkan karena banyaknya ragam satuan pendidikan dan model kurikulum yang perlu .

dalam proses pembelajaran pendidik memberikan keteladanan. serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa. memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif. Selain dari pada itu. . inspiratif. menyenangkan. yakni standar pengelolaan oleh satuan pendidikan. model kurikulum diperlukan bagi satuan pendidik yang saat ini belum mampu mengembangkan kurikulum secara mandiri. Setiap satuan pendidikan melakukan pere ncanaan proses pembelajaran. dan Program Paket C. y Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. STANDAR PROSES Proses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif. Selain itu.dikembangkan. dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Perubahan Permen No 24 Tahun 2006 Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 6 Tahun 2007 tentang Perubahan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. yaitu selambat-lambatnya pada tahun ajaran 2009/2010. y Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia N o 3 Tahun 2008 tentang Standar Proses Pendidikan Kesetaraan Program Paket A. penilaian hasil pembelajaran. kreativitas. Berikut ini. dan pengawasan proses pembelajaran untuk terlaksananya proses pembelajaran yang efektif dan efisien. * Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik In donesia yang berkaitan dengan Standar Proses Pendidikan. pelaksanaan proses pembelajaran. menantang. minat. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia yang berkaitan dengan Standar Pengelolaan. Bagi satuan pendidikan ini. STANDAR PENGELOLAAN Standar Pengelolaan terdiri dari 3 (tiga) bagian. dan kemandirian sesuai dengan bakat. Berikut ini. standar pengelolaan oleh Pemerintah Daerah dan standar pengelolaan oleh Pemerintah. Program Paket B. mempunyai waktu sampai dengan tiga tahun untuk mengembangkan kurikulumnya.

Kompetensi sebagai agen pembelajaran pada jenjang pendidikan dasar dan menengah serta pendidikan anak usia dini meliputi: * Kompetensi pedagogik. . satuan pendidikan Paket A. pengelola kelompok belajar. tenaga administrasi. dan * Kompetensi sosial. SMK/MAK. * Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. pamong belajar. * Kompetensi kepribadian. dan tenaga kebersihan. SDLB/SMPLB/SMALB. SMA/MA. * Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 13 Ta hun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah. * Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 25 Tahun 2008 tentang Standar Tenaga Perpustakaan Sekolah/Madrasah. sehat jasmani dan rohani. SMP/MTs. * Kompetensi profesional. teknisi. Tenaga kependidikan meliputi kepala sekolah/madrasah. serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. tenaga laboratorium. Berikut ini. tenaga perpustakaan. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indo nesia yang berkaitan dengan Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan.STANDAR PENDIDIKAN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Pendidik harus memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran. * Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 27 Tahun 2008 tentang Standar Kulifikasi Akademik dan Kompetensi Konselor. * Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 24 Tahun 2008 tentang Standar Tenaga Administrasi Sekolah. * Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 12 Tahun 2007 tentang Standar Pengawas Sekolah/Madrasah. Pendidik meliputi pendidik pada TK/RA. *Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 40 Tahun 2009 tentang Standar Penguji pada kursus dan pelatihan. SD/MI. pengawas satuan pendidikan. Kualifikasi akademik yang dimaksudkan di atas adalah tingkat pendidikan minimal yang harus dipenuhi oleh seorang pendidik yang dibuktikan dengan ijazah dan/atau sertifika t keahlian yang relevan sesuai ketentuan perundang -undangan yang berlaku. Paket B dan Paket C. dan pendidik pada lembaga kursus dan pelatihan.

. dan ruang/tempat lain yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran yang teratur dan berkelanjutan. ruang pendidik. Berikut ini. Setiap satuan pendidikan wajib memiliki prasarana yang meliputi lahan. dan Paket C. buku dan sumber belajar lainnya. bahan habis pakai. ruang pimpinan satuan pendidikan. ruang laboratorium. peralatan pendidikan. *Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 43 Tahun 2009 Standar Tenaga administrasi pendidikan pada program Paket A. ruang bengkel kerja . STANDAR SARANA DAN PRASARANA Setiap satuan pendidikan wajib memiliki sarana yang meliputi perabot. ruang tata usaha. dan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA). tempat beribadah. Paket B. dan Paket C. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia yang berkaitan dengan Standar Sarana dan Prasarana. Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs). ruang kelas. tempat bermain. ruang unit produksi. Paket B. ruang perpustakaan. tempat berkreasi. media pendidikan. *Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 42 Tahun 2009 tentang Standar Pengelola Kursus dan Pelatihan. tempat berolahraga. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 40 Tahun 2008 tentang Standar Sarana Prasarana untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK). ruang kantin. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2008 tentang Standar Sarana Prasarana untuk Sekolah Luar Biasa. *Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 Standar Pengelola pendidikan pada Program Paket A. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI). instalasi daya dan jasa. serta perlengkapan lain yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran yang teratur dan berkelanjutan.*Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 41 Tahun 2009 tentang Standar kualifikasi pembimbing pada kursus dan pelatihan.

dan lain sebagainya Permen No 69 Tahun 2009 Ttg Standar Biaya . dan y Biaya operasi pendidikan tak langsung berupa daya. jasa telekomunikasi. Biaya investasi satuan pendidikan sebagaimana dimaksud di atas meliputi biaya penyediaan sarana dan prasarana. pajak. Biaya operasi satuan pendidikan sebagaimana dimaksud di atas meliputi: y Gaji pendidik dan tenaga kependidikan serta segala tunjangan yang melekat pada gaji. uang lembur. dan modal kerja tetap. transportasi. Biaya personal sebagaimana dimaksud pada d i atas meliputi biaya pendidikan yang harus dikeluarkan oleh peserta didik untuk bisa mengikuti proses pembelajaran secara teratur dan berkelanjutan. pemeliharaan sarana dan prasarana. dan biaya personal. asuransi. konsumsi . biaya operasi. pengembangan sumberdaya manusia.STANDAR PEMBIAYAAN PENDIDIKAN Pembiayaan pendidikan terdiri atas biaya investasi. y Bahan atau peralatan pendidikan habis pakai. air.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful