DEPARTEMEN KELAUTAN DAN PERIKANAN

DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA BALAI BUDIDAYA LAUT BATAM
Jl. Raya Barelang Jembatan III P.Setoko (0778)7027624 PO. BOX. 60 Sekupang, Batam 381258 BATAM – RIAU 29422 rcmdbtm@yahoo.com Telp. Fax E-mail : : (0778) :

SURAT TUGAS
No : Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama NIP Pangkat/Golongan Ruang Jabatan Unit Kerja Memberikan tugas kepada : Nama NIP Pangkat/Golongan Ruang Jabatan Unit Kerja : : : : : : : : : Syamsul Akbar, Pg.Dip, M.Si 080 097 025 Pembina / IV a Kepala Balai Budidaya Laut Batam Balai Budidaya Laut Batam

Romi Novriadi, A.Md 950 002 411 Pengatur / II c Pengendali Hama dan Penyakit Ikan Terampil Pelaksana Lanjutan : Balai Budidaya Laut Batam

Untuk melaksanakan kegiatan : 1. Mengumpulkan data dasar dalam rangka penyusunan rencana kerja 2. Mengolah data dasar dalam rangka penyusunan rencana kerja. 3. Menyiapkan tempat,alat, dan bahan tingkat laboratorium. 4. Melakukan pengamatan/pemeriksaan faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan HPI dengan tingkat kesulitan II 5. Melaksanakan perlakuan dengan cara kimiawi 6. Menyusun bahan informasi dalam bentuk grafik Demikian Surat Tugas ini kami buat untuk dilaksanakan sebagaimana mestinya dan dapat dipergunakan sebagai bukti untuk pengajuan angka kredit. Dikeluarkan di : Batam Pada Tanggal : 2 Januari 2009 Kepala Balai Budidaya Laut Batam

(Syamsul Akbar, Pg Dip, M.Si) NIP.080 097 025

SURAT PERNYATAAN MELAKUKAN KEGIATAN PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT IKAN Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama NIP Pangkat / Golongan Ruang Jabatan Unit Kerja Menyatakan bahwa Nama NIP Pangkat/Golongan Ruang Jabatan Unit Kerja

: : : : : : : : :

Syamsul Akbar, Pg.Dip, M.Si 080 097 025 Pembina / IV a Kepala Balai Budidaya Laut Batam Balai Budidaya Laut Batam

Romi Novriadi, A.Md 950 002 411 Pengatur / II c Pengendali Hama dan Penyakit Ikan Terampil Pelaksana Lanjutan : Balai Budidaya Laut Batam

Telah Melakukan kegiatan Pengendalian Hama dan Penyakit Ikan sebagai berikut :
No. URAIAN KEGIATAN PENGENDAKIAN HAMA DAN PENYAKIT IKAN TANGGAL SATUAN/ HASIL JUMLAH VOLUME KEGIATAN JUMLAH ANGKA KREDIT KETERANGA N/ BUKI FISIK

1.

2.

3. 4.

5.

Menyusun data dasar dalam rangka penyusunan rencana kerja Mengolah data dasar dalam rangka penyusunan rencana kerja Menyiapkan tempat,alat, dan bahan tingkat laboratorium Melakukan pengamatan/pemeriksaa n faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan HPI dengan tingkat kesulitan II Melaksanakan perlakuan dengan cara kimiawi

31 Januari

1 laporan/ kegiatan 1 laporan/ kegiatan 1 alat/ kegiatan 1 titik sampling/ kegiatan

4

0,216

Laporan Hasil Kegiatan Surat Tugas Laporan Hasil Kegiatan Surat Tugas Laporan Hasil Kegiatan Surat Tugas Laporan Hasil Kegiatan Surat Tugas

31 Januari

1

0,135

5,6,7,12, 13,14,19, 20,21,27, 5,6,7,9,12, 13,14,16, 18,19,20, 21,23,27, 28,30 4,9,11,16, 18,23,25, 30

30 20

0,6 1,5

1 Pengamat an /Kegiatan

10

0,08

Laporan Hasil Kegiatan Surat Tugas

6.

Menyusun bahan informasi dalam bentuk grafik

31

1 grafik/ kegiatan

3

0,27

Laporan Hasil Kegiatan Surat Tugas

J U M LAH

2,801

Demikian pernyataan ini dibuat, untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya Batam. 31 Januari 2009 Kepala Balai Budidaya Laut Batam

(Syamsul Akbar, Pg Dip, M.Si) NIP.080 09702

A. Waktu Pelaksanaan b. 950 002 411 Mengetahui: Kepala Balai Budidaya Laut Batam (Syamsul Akbar. c. Pelaksanaan Kegiatan a. Dip.Md) NIP. A. Jenjang Jabatan 2. Pg. ( Romi Novriadi.Formulir A LAPORAN PELAKSANAAN PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT IKAN 1.Si) NIP : 080 097 025 . Nama b Pangkat dan Golongan . Tempat/ Lokasi Hasil Kegiatan Dasar Pelaksanaan : : : : : : : Romi Novriadi.Md Pengatur / II c PHPI Terampil Pelaksana Lanjutan Menyusun data dasar dalam rangka penyusunan rencana kerja 31 Januari 2009 Ruang Administrasi Laboratorium PHPI Balai Budidaya Laut Batam Terlampir dalam Lampiran Form A Surat Tugas Batam . 31 Januari 2009 Pengendali Hama Penyakit Ikan 4 5. Nama Kegiatan 3. Pengendali Hama Penyakit Ikan: a. M.

A. Pg. Tanggal 1 31 Januari 2009 Butir Jml Keg Kegiatan II.Md) NIP.054 Lokasi Keterangan/ Bukti Fisik Ruang administrasi Laporan Hasil Kegiatan laboratorium dan surat tugas Kesling BBL Batam 0.K 0.216 Batam .a 4 A.M. 950 002 411 Mengetahui: Kepala Balai Budidaya Laut Batam (Syamsul Akbar. A.Lampiran Formulir A LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT IKAN Bulan : Januari 2009 NAMA NIP JABATAN GOL/RUANG UNIT ORGANISASI KAB/KOTA PROVINSI : Romi Novriadi.Si) NIP : 080 097 025 .A. Dip.1. 31 Januari 2009 Pengendali Hama Penyakit Ikan J U M LAH 4 ( Romi Novriadi.Md : 950 002 411 : Pengendali HPI Terampil PelaksanaLanjutan : Pengatur / II c : Balai Budidaya Laut Batam : Batam : Kepulauan Riau Menyusun data dasar dalam rangka penyusunan rencana kerja No.

8 7.2 x102 5 7.008 < 10000 < 100 Satuan ‰ mg/L mg/L mg/L mg/L mg/L 0 c CFU/ml CFU/ml 06-01 Tanggal sampling 12-01 19-01 28-01 7. S. A. 950 002 411 .No.8 0.8 0.3x102 0 2.Tanggal : 31 Januari 2009 .8 -0 26.33x103 30 1.LAPORAN HASIL KEGIATAN 1 Telah dilakukan kegiatan menyusun data dasar pada : .02 0 26.75 30 0 0 5.O NH3 NO3 Suhu Total bakteri umum Vibrio Baku Mutu 7 – 8. 080 123 057 Romi Novriadi.Data yang disusun : Data rutin mingguan untuk bulan Januari analisa kualitas air di perairan Balai Budidaya Laut Batam No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Parameter Kualitas Air pH Salinitas NO2 PO4 D.4 -0 26.Pi N I P.Md N I P.9 8. dan Judul Kegiatan : Pengelolaan kesehatan ikan dan lingkungan dalam mendukung produksi budidaya ikan di BBL Batam .9 30 0 0 5.0 30 0 0 5.015 meter 0.6x102 1x102 Batam.007 0 27.9 30 0 0 5. Atasan langsung Pelaksana kegiatan Sri Agustatik.4 4.9 7.5 Alami 33-34 0. 31 Januari 2009 Mengetahui.

5 26.4 / 28.3 / 27.9 / 28.8 / 26.5 27.2 / 27.6 / 9.0 25.1 6.2 6.2 / 9.3 / 8.LAPORAN HASIL KEGIATAN 2 Telah dilakukan kegiatan menyusun data dasar pada : .2 25.9 / 7.4 / 28.3 / 28.2 / 9.9 / 10.8 / 7.0 / 9.6 26.8 9.5 8.3 7.8 / 27.4 / 27.9 / 30.8 / 8.3 6.7 9.8 No Bak/ Umur Alga / Parameter lain Bak 3 A Bak 2 A NO3 = 9.9 / 9.6 9.2 26. 31 Januari 2009 Pelaksana kegiatan Romi Novriadi.3 / 6.5 / 8.9 / 8.8 / 8.0 / 8.5 / 27.5 25.0 / 27.7 8.4 8.7 9.3 6.5 / 7.8 9.8 26.4 6.5 / 28.7 / 9.96 mg/l Bak 2 B Bak 2 B Bak 3 A Bak 3 A Bak 3 A Bak 3 A Bak 2 A Bak 2 A Bak 2 A 30 / 31 31 / 31 31 / 31 Bak 1 A Bak 1 A Bak 1 A Bak 1 A Batam. A.0 / 9.4 9.8 / 9.2 / 27. dan Judul Kegiatan : Pengelolaan kesehatan ikan dan lingkungan dalam mendukung produksi budidaya ikan di BBL Batam .9 / 27.9 9.0 6. S.2 mg/l NO2 = 0.9 / 27.8 / 7.9 8.9 7.7 / 7. Atasan langsung Sri Agustatik.2 26.Tanggal : 31 Januari 2009 .5 5.8 9.1 / 27.4 25.2 25.7 9.4 6.1 7.3 / 27.1 / 9.8 25.4 26.7 26.3 25.8 9.0 / 27.1 7.7 Suhu (0c) 26.4 / 27.8 / 27.5 / 8.8 / 7.4 25.3 / 7.9 9.6 / 7.8 8.0 / 7.No.9 7.9 26.5 / 27.Data yang disusun : Data Kualitas Air Kultur Algae Bulan Januari 2009 Parameter Kualitas Air Tanggal 4 Januari 5 Januari 6 Januari 7 Januari 8 Januari 9 Januari 10 Januari 11 Januari 12 Januari 13 Januari 14 Januari 15 Januari 16 Januari 17 Januari 18 Januari 19 Januari 20 Januari 21 Januari 22 Januari 23 Januari 24 Januari 25 Januari 26 Januari 27 Januari 28 Januari 29 Januari 30 Januari 31 Januari pH 9.2 6.8 / 9.9 / 9.7 9.6 / 9.8 26.0 / 28.8 8.5 9.2 / 9.0 / 7.0 / 27.8 26.4 / 9.6 / 9.5 9.2 6.6 9.3 9.4 / 9.1 27.5 / 9.1 / 8.9 26.9 5.0 / 27.8 6.7 / 9.0 / 8.8 9.O (mg/L) 7.9 26.5 25.4 7.7 / 9.7 / 6.Md Mengetahui.4 6.8 6.4 27.6 / 9.0 Salinitas ( mg/L ) 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 D.1 / 9.9 / 9.4 25.5 / 9.2 8.9 9.3 / 27.5 6.5 9.7 / 9.Pi .0 25.9 / 10.4 / 6.8 7.9 9.7 / 29.9 25.4 mg/l NH3 = 0.8 8.4 / 9.1 / 8.8 / 7.8 7.3 / 9.2 7.0 / 27.1 / 9.4 6.4 / 6.4 mg/l Bak 2 A Bak 3 A Bak 1 A Bak 1 A Bak 1 A Bak 1 A Bak 1 A Bak 1 A Bak 1 B Bak 1 B Bak 1 B Bak 1 B NO3 = 3.8 / 9.9 6.3 / 9.

950 002 411 .10 0 0 30 Filter Nursery 2.N I P.Pi N I P.00 0 0 30 0 7. 31 Januari 2009 Mengetahui.No.3x10 0 7. dan Judul Kegiatan : Pengelolaan kesehatan ikan dan lingkungan dalam mendukung produksi budidaya ikan di BBL Batam .4.68x10 3 1 2 3 4 5 6 7 TBV pH Nitrat (NO3) Nitrit (NO2) Salinitas Suhu Oksigen Terlarut (DO) CFU/mL 5 8.8x102 Filter APBN 30 0 8. A. S.8 /oo ºC mg/L Tidak Dilakukan Analisa Karena untuk DO dan Temperatur lebih baik dilakukan secara in-situ Batam.90 0 0 30 SPESIFIKASI METODE METHODE SPESIFICATIO N Isolasi dan Identifikasi Konvensional SNI 066989.Tanggal : 31 Januari 2009 . 080 123 057 Romi Novriadi. 080 123 057 Telah dilakukan kegiatan menyusun data dasar pada : N I P.9 5.Md N I P. Atasan langsung Pelaksana kegiatan Sri Agustatik.Data yang disusun : Data rutin Analisa air dari sistem filterisasi yang berbeda dan media pemeliharaan.4/BBLB Elektrometri Elektrometri 0 30 26.90 0 mg/L o 2 N o PARAMETER PARAMETERS TBU SATUAN UNIT Tower 7.11-2004 Kolorimetri Kolorimetri IKM/5. 950 002 411 LAPORAN HASIL KEGIATAN 3 . HASIL UJI TEST RESULT Air KJA 7.

1 / 6.5 / 28.8 / 27.8 / 5.No.2 / 8.3 26.0 5.1 8.3 5.8 / 7.8 / 26.2 / 8.2 / 5.0 / 5.8 / 27.0 / 8.0 / 5.7 / 5.9 4.4 / 27.4 / 27.4 / 5.8 / 8.1 8.9 26.4 / 26.0 / 4.5 / 28.1 8.2 5.4 / 6.7 / 27.0 5.3 / 26.0 / 5.4 / 27.0 / 26.6 26.6 26.8 7.7 / 7.2 / 27.9 7.4 / 27.1 8.1 7.0 / 8.4 / 28.1 8.4 / 26.3 / 5.6 / 28.2 / 8. dan Judul Kegiatan : Pengelolaan kesehatan ikan dan lingkungan dalam mendukung produksi budidaya ikan di BBL Batam .9 8.1 / 8.7 / 7.9 7.9 26.0 8.8 4.5 26.6 25.8 / 8.1 8.0 7.1 26.2 5.0 4.1 8.8 5.0 Tanggal 4 Januari 5 Januari 6 Januari 7 Januari 8 Januari 9 Januari 10 Januari 11 Januari 12 Januari 13 Januari 14 Januari 15 Januari 16 Januari 17 Januari 18 Januari 19 Januari 20 Januari 21 Januari 22 Januari 23 Januari 24 Januari 25 Januari 26 Januari 27 Januari 28 Januari 29 Januari 30 Januari 31 Januari 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 30 / 30 Bak 1 Bak 1 Bak 1 Bak 1 Bak 1 Bak 1 Bak 1 Bak 4 Bak 4 Bak 4 Bak 4 Bak 4 Bak 4 Bak 4 Bak 4 Bak 4 Bak 4 Bak 1 Bak 1 Bak 1 Bak 1 Bak 1 Bak 1 Bak 1 Bak 4 Bak 4 Bak 4 Bak 4 Batam.1 / 8.8 / 8.9 7.1 5.5 / 27.0 8.2 8.0 / 7.1 4.7 / 7.4 / 4.0 / 8.4 5.6 26.9 4. 31 Januari 2009 Mengetahui.1 25.5 / 26.5 5.2 / 8.5 / 28.4 5.4 5.0 8.0 7.2 / 8.8 5.0 Keterangan Oksigen Terlarut (mg/L) 4.8 / 7.8 26.0 / 8.3 / 8.4 / 5.0 26.3 26.2 8.9 / 8.8 / 8.3 / 28.9 26.3 26.5 27.Data yang disusun : Data rutin Analisa air Bak Induk pH 7.7 5.0 / 8.1 / 8.3 / 27.2 5.2 Parameter Kualitas Air Suhu Salinitas (0c) ( mg/L ) 27.0 / 27.5 / 5.6 / 5.2 5.Tanggal : 31 Januari 2009 .0 / 26.3 / 27.9 / 26.9 / 5.4 26.8 / 6.8 26.0 26.2 / 26.2 4.1 8.9 27.8 5.3 26.3 5.9 7.0 7. Atasan langsung Pelaksana kegiatan .9 26.8 27.0 / 5.0 8.LAPORAN HASIL KEGIATAN 4 Telah dilakukan kegiatan menyusun data dasar pada : .3 26.1 / 5.3 / 5.2 / 8.1 5.0 / 26.5 / 4.2 / 8.0 7.2 / 5.1 5.3 5.9 / 5.3 26.0 / 5.0 5.9 / 8.1 8.0 8.1 / 5.9 26.7 / 4.6 26.8 / 6.3 / 5.

Md Pengatur / II c PHPI Terampil Pelaksana Lanjutan Mengolah data dasar dalam rangka penyusunan rencana kerja 31 Januari 2009 Ruang Administrasi Laboratorium PHPI Balai Budidaya Laut Batam Terlampir dalam Lampiran Form A Surat Tugas Batam .Si) NIP : 080 097 025 . Pengendali Hama Penyakit Ikan: a.Tempat/ Lokasi Hasil Kegiatan Dasar Pelaksanaan : : : : : : : Romi Novriadi. 080 123 057 Romi Novriadi. M. Pg.Md N I P. A. c. A. Nama b Pangkat dan Golongan . 950 002 411 Formulir A LAPORAN PELAKSANAAN PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT IKAN 1. 31 Januari 2009 Pengendali Hama Penyakit Ikan 4 5. Jenjang Jabatan 2.Pi N I P. Dip. Waktu Pelaksanaan b. 950 002 411 Mengetahui: Kepala Balai Budidaya Laut Batam (Syamsul Akbar.Sri Agustatik. S. ( Romi Novriadi. A. Nama Kegiatan 3.Md) NIP. Pelaksanaan Kegiatan a.

K 0.A.Si) NIP : 080 097 025 . 950 002 411 Mengetahui: Kepala Balai Budidaya Laut Batam (Syamsul Akbar.Lampiran Formulir A LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT IKAN Bulan : Januari 2009 NAMA NIP JABATAN GOL/RUANG UNIT ORGANISASI KAB/KOTA PROVINSI : Romi Novriadi.1.b 1 A.M. 31 Januari 2009 Pengendali Hama Penyakit Ikan J U M LAH 1 ( Romi Novriadi. A. Pg.135 Lokasi Keterangan/ Bukti Fisik Ruang administrasi Laporan Hasil Kegiatan laboratorium dan surat tugas Kesling BBL Batam 0. Tanggal 1 31 Januari 2009 Butir Jml Keg Kegiatan II. A. Dip.Md : 950 002 411 : Calon Pengendali HPI Terampil Pelaksana Lanjutan : Pengatur / II c : Balai Budidaya Laut Batam : Batam : Kepulauan Riau Mengolah data dasar dalam rangka penyusunan rencana kerja No.135 Batam .Md) NIP.

75 – 8.1 26.5 – 5. Bak Kultur Algae 8.0 – 5.Data yang diolah : Hasil pengamatan Kualitas air pada bulan Januari 2009 di 6 titik sampling.4 – 5.5 – 28. Nursery 7.3 30 / 30 Baku Mutu 7.8 -8. Bak Induk 0 0 0 Baku Mutu < 0.2 30 / 30 5.2 30 / 30 4.41 5.8 26. Hatcherry 7. adalah seperti yang ditunjukkan pada tabel berikut : Tabel data Sekunder Pemeriksaan Kualitas Air BBL Batam bulan Januari 2009 Parameter Kualitas Air Titik Sampling NO2 NO3 NH3 No (mg/L) (mg/L) (mg/L) 1.02 2.6 – 5.4 – 3.4 – 9.0 5.6 0 – 0.2 4-8 18 – 32 ± 10 (Kepmen LH no 51/2004 variasi alam Catatan : data yang ditampilkan adalah data minimal dan maksimal. Tower Atas 0 0 0 3.2 – 27. dan Judul Kegiatan : Pengelolaan kesehatan ikan dan lingkungan dalam mendukung produksi budidaya ikan di BBL Batam . Hatcherry 0 – 0.0 4. Laut ( KJA ) 0 0 0. 31 Januari 2009 Mengetahui.96 4.8 – 8.2 4.Tanggal : 31 Januari 2009 .9 25.4 – 10. Temperatur (0 C) 26.9 Data Sekunder untuk sampel internal Balai Budidaya Laut Batam.2 4.11 0.8 25. Tower Atas 7.O Salinitas No (mg/L) (‰) 1.6 – 8.6 – 8.4 30 / 30 6.4 26.8 – 27.015 < 0. Atasan langsung Pelaksana kegiatan .2 5.4 – 9. Laut ( KJA ) 7.2 – 3.8 – 28.007-0. Bak Induk 7.0 – 6. Bak Kultur Algae 0.0 – 28.8 30 / 30 3.9 5. Tabel data Primer Pemeriksaan Kualitas Air BBL Batam bulan Januari 2009 Parameter Kualitas Air Titik Sampling pH D.No.0 – 30.LAPORAN HASIL KEGIATAN Telah dilakukan kegiatan mengolah data dasar pada : .2 0 – 0.6 – 8. Nursery 0 0 0 6.1 >4 (Kepmen LH no 51/2004 Batam.8 30 / 30 2.4 3.

Tempat/ Lokasi Hasil Kegiatan Dasar Pelaksanaan : : : : : : : Romi Novriadi. Waktu Pelaksanaan b. Pelaksanaan Kegiatan a. dan bahan tingkat laboratorium 1 Januari s/d 31 Januari 2009 Laboratorium PHPI Balai Budidaya Laut Batam Terlampir dalam Lampiran Form A Surat Tugas Batam . 31 Januari 2009 Pengendali Hama Penyakit Ikan ( Romi Novriadi. Jenjang Jabatan 2.Si) NIP : 080 097 025 . A. M. S. 080 123 057 Romi Novriadi. Nama Kegiatan 3. c.Sri Agustatik. Pg. Pengendali Hama Penyakit Ikan: a. A.alat. 950 002 411 Formulir A LAPORAN PELAKSANAAN PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT IKAN 1.Md N I P. 950 002 411 Mengetahui: Kepala Balai Budidaya Laut Batam (Syamsul Akbar. Nama b Pangkat dan Golongan .Md) NIP.Pi N I P. A.Md Pengatur / II c PHPI Terampil Pelaksana Lanjutan Menyiapkan tempat. 4 5. Dip.

4.06 0.A.4.d.4. 31 Januari 2009 Pengendali Hama Penyakit Ikan ( Romi Novriadi.A.d.a s.d.d.a s.a s.d.b II.d.d.b II.4.a s.d.d.a s.a s.a s.d.A.d.4.a s.b II.06 0.06 0.4. dan bahan tingkat laboratorium No.4.A.a s.d.d.b II.d.b II.A.Lampiran Formulir A LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT IKAN Bulan : Januari 2009 NAMA NIP JABATAN GOL/RUANG UNIT ORGANISASI KAB/KOTA PROVINSI : Romi Novriadi.a s.A.d.06 0.b 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 0.4.b II.a Menyiapkan tempat.06 0.a 5 Januari 6 Januari 7 Januari 12 Januari 13 Januari 14 Januari 16 Januari 18 Januari 19 Januari 20 Januari 21 Januari 23 Januari 27 Januari 28 Januari 30 Januari II.K Kegiatan Keg 1 Keterangan/ Bukti Fisik Laporan Hasil Kegiatan dan surat tugas s.A.b II.a s.b II.a s. A.06 0.06 0.A. Tanggal Butir Jml A.a s.4.A.d.Md : 950 002 411 : Pengendali HPI Terampil PelaksanaLanjutan : Pengatur / II c : Balai Budidaya Laut Batam : Batam : Kepulauan Riau Lokasi Laboratorium Kesling s.d.a s.d.b II.a s.d.6 Batam .b II.d.4.b II.a s.06 0.06 0.4.06 0.06 0.d.b II.a s.a s.a s.d.Md) .4.A.A.d.06 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 J U M LAH 30 0.a s. A.4.a s.A.a s.06 0.d.a s.a s.d.A.06 0.b II.06 0.b II.d.a s.a s.4.alat.A.4.d.d.A.

Probe dibersihkan menggunakan aquadest 5. Blanko dimasukkan. alat dan bahan tingkat laboratorium pada bulan Januari 2009 dengan perincian sebagai berikut : No Tanggal 1 5 Januari Nama Alat/Bahan 1.Si) NIP : 080 097 025 LAPORAN HASIL KEGIATAN Telah dilakukan persiapan tempat. Pg. 2.NIP. Dip. Alat siap digunakan. Alat distandarisasi denfan menggunakan  Keperluan : larutan beffer pH 7.0  Jumlah : 1 unit 4. 950 002 411 Mengetahui: Kepala Balai Budidaya Laut Batam (Syamsul Akbar. Refraktometer 1 Prisma dibersihkan hingga kering 2 Diteteskan 1 atau 2 tetes aquadest 3 Dilihat nilai brix yang terbaca  Keperluan : Untuk analisa kadar garam 4 Bila tidak sesuai dengan 0‰. Dihidupkan alat dengan menekan tombol exit. HACH Kolorimeter  Keperluan : Untuk analisa kualitas air Perlakuan 1. Kemudian dipilih parameter yang akan dianalisa sesuai dengan program yang tersedia 4. Kemudian dikalibrasi kembali dengan derajat keasaman larutan menggunakan larutan buffer pH 4. pH meter 1. alat di terlarut dalam larutan adjust hingga skala tepat menunjukkan angka 0‰  Jumlah : 1 unit 5 Alat siap digunakan .0 Alat untuk menganalisa 3. kemudian ditekan menu Zero untuk menstandarisasi spektrum dari parameter yang dianalisa 5.M. Alat siap digunakan 3. Probe dibersihkan dengan menggunakan aquadest 2. 2.

2. Kemudian dikalibrasi kembali dengan menggunakan larutan buffer pH 4.0 3.2 6 Januari 1. DO meter  Keperluan : Alat untuk analisa oksigen terlarut  Jumlah : 1 unit . Refraktometer  Keperluan : Untuk analisa kadar garam terlarut dalam larutan  Jumlah : 1 unit 3. Alat distandarisasi denfan menggunakan larutan beffer pH 7. Alat dihidupkan 2. Dimasukkan 1 sachet reagen NitriVer ke dalam sampel. Ditekan tombol Zero sebagai pembanding 4. Saturasi Oksigen pada alat diatur pada skala 100 – 102% 3. 1. 2. Pereaksi NItrit  Keperluan : Sebagai pereaksi untuk analisa Nitrat  Jumlah : 10 mL 3 7 Januari 1. Ditunggu hingga angka 5 (lima) menit waktu yang dibutuhkan untuk bereaksi selesai 1. pH meter  Keperluan : Alat untuk menganalisa derajat keasaman larutan  Jumlah : 1 unit 2. alat di adjust hingga skala tepat menunjukkan angka 0‰ 5 Alat siap digunakan 1. Probe dibersihkan dengan menggunakan aquadest 2. Ditekan tombol Zero setelah sebelumnya dimasukkan Aquadest/sampel lalu diaduk hingga homogen 3.0 4. Alat siap digunakan 2. Dimasukkan 1 sachet reagen Ammonium Salycilate ke dalam 10 mL sampel dan ditunggu hingga 3 menit 2. Salinitas disetting sesuai dengan keadaan sebenarnya 4. Sampel siap dibaca 1. Pereaksi Amoniak  Keperluan : Sebagai pereaksi untuk analisa Amoniak  Jumlah : 10 mL 2. Bahan Pereaksi Nitrit  Keperluan : Untuk analisa kualitas air dengan parameter Nitrit Jumlah : 2 pcs 1. Alat siap digunakan 1 Prisma dibersihkan hingga kering 2 Diteteskan 1 atau 2 tetes aquadest 3 Dilihat nilai brix yang terbaca 4 Bila tidak sesuai dengan 0‰. Ditunggu hingga angka 10 (sepuluh) menit waktu yang dibutuhkan untuk bereaksi selesai. Dimasukkan kembali reagen Ammonia Cyanurate dan ditunggu hingga homogen selama 15 menit 3. Dimasukkan 1 sachet reagen NitriVer ke dalam sampel. Ditekan tombol Zero setelah sebelumnya dimasukkan Aquadest/sampel lalu diaduk hingga homogen 3. Probe dibersihkan menggunakan aquadest 5.

Refraktometer  Keperluan : Untuk analisa kadar garam terlarut dalam larutan  Jumlah : 1 unit 1. Blanko dimasukkan. Dimasukkan 1 sachet reagen Ammonium Salycilate ke dalam 10 mL sampel dan ditunggu hingga 3 menit 2. Alat siap digunakan 1 Prisma dibersihkan hingga kering 2 Diteteskan 1 atau 2 tetes aquadest 3 Dilihat nilai brix yang terbaca 4 Bila tidak sesuai dengan 0‰. 1. 2. Pereaksi Amoniak  Keperluan : Sebagai pereaksi untuk analisa Amoniak  Jumlah : 10 mL 3. Dimasukkan kembali reagen Ammonia Cyanurate dan ditunggu hingga homogen selama 15 menit 3. Dihidupkan alat dengan menekan tombol exit. Alat siap digunakan. Alat siap digunakan.4 12 Januari 1. Ditekan tombol Zero sebagai pembanding 4. 2. Sampel siap dibaca 1. Probe dibersihkan menggunakan aquadest 5.0 4. Kemudian dipilih parameter yang akan dianalisa sesuai dengan program yang tersedia 4. Kemudian dikalibrasi kembali dengan menggunakan larutan buffer pH 4.0 3. pH meter  Keperluan : Alat untuk menganalisa derajat keasaman larutan  Jumlah : 1 unit 3. Blanko dimasukkan. HACH Kolorimeter  Keperluan : Untuk analisa kualitas air 2. HACH Kolorimeter  Keperluan : Untuk analisa kualitas air 2. Pereaksi NItrit  Keperluan : Sebagai pereaksi untuk analisa Nitrat  Jumlah : 10 mL 5 13 Januari 1. Dihidupkan alat dengan menekan tombol exit. Ditunggu hingga angka 5 (lima) menit waktu yang dibutuhkan untuk bereaksi selesai 1. kemudian ditekan menu Zero untuk menstandarisasi spektrum dari parameter yang dianalisa 5. Probe dibersihkan dengan menggunakan aquadest 2. Dimasukkan 1 sachet reagen NitriVer ke dalam sampel. Kemudian dipilih parameter yang akan dianalisa sesuai dengan program yang tersedia 4. Alat distandarisasi denfan menggunakan larutan beffer pH 7. 2. 1. Ditekan tombol Zero setelah sebelumnya dimasukkan Aquadest/sampel lalu diaduk hingga homogen 3. alat di adjust hingga skala tepat menunjukkan angka 0‰ 5 Alat siap digunakan . kemudian ditekan menu Zero untuk menstandarisasi spektrum dari parameter yang dianalisa 5.

pH meter  Keperluan : Alat untuk menganalisa derajat keasaman larutan  Jumlah : 1 unit 2. Alat dihidupkan 2. Saturasi Oksigen pada alat diatur pada skala 100 – 102% 3. Refraktometer  Keperluan : Untuk analisa kadar garam terlarut dalam larutan  Jumlah : 1 unit 3. Alat distandarisasi denfan menggunakan larutan beffer pH 7.0 3. Probe dibersihkan dengan menggunakan aquadest 2. Probe dibersihkan menggunakan aquadest 5.0 4. Alat dihidupkan 2. DO meter  Keperluan : Alat untuk analisa oksigen terlarut  Jumlah : 1 unit 7 19 Januari 1. Refraktometer  Keperluan : Untuk analisa kadar garam terlarut dalam larutan  Jumlah : 1 unit 3. Salinitas disetting sesuai dengan keadaan sebenarnya 4. Probe dibersihkan menggunakan aquadest 5. Probe dibersihkan dengan menggunakan aquadest 2. Kemudian dikalibrasi kembali dengan menggunakan larutan buffer pH 4. Alat siap digunakan 1 Prisma dibersihkan hingga kering 2 Diteteskan 1 atau 2 tetes aquadest 3 Dilihat nilai brix yang terbaca 4 Bila tidak sesuai dengan 0‰. Alat siap digunakan . Alat siap digunakan 1. Kemudian dikalibrasi kembali dengan menggunakan larutan buffer pH 4. Saturasi Oksigen pada alat diatur pada skala 100 – 102% 3. alat di adjust hingga skala tepat menunjukkan angka 0‰ 5 Alat siap digunakan 1.0 4.0 3. DO meter  Keperluan : Alat untuk analisa oksigen terlarut  Jumlah : 1 unit 1.6 14 Januari 1. Alat distandarisasi denfan menggunakan larutan beffer pH 7. Salinitas disetting sesuai dengan keadaan sebenarnya 4. pH meter  Keperluan : Alat untuk menganalisa derajat keasaman larutan  Jumlah : 1 unit 2. alat di adjust hingga skala tepat menunjukkan angka 0‰ 5 Alat siap digunakan 1. Alat siap digunakan 1 Prisma dibersihkan hingga kering 2 Diteteskan 1 atau 2 tetes aquadest 3 Dilihat nilai brix yang terbaca 4 Bila tidak sesuai dengan 0‰.

Ditekan tombol Zero sebagai pembanding 4. Pereaksi Amoniak  Keperluan : Sebagai pereaksi untuk analisa Amoniak  Jumlah : 10 mL 3. alat di adjust hingga skala tepat menunjukkan angka 0‰ 5 Alat siap digunakan 1. 4. Alat siap digunakan 1 Prisma dibersihkan hingga kering 2 Diteteskan 1 atau 2 tetes aquadest 3 Dilihat nilai brix yang terbaca 4 Bila tidak sesuai dengan 0‰. Probe dibersihkan dengan menggunakan aquadest 2. Refraktometer  Keperluan : Untuk analisa kadar garam terlarut dalam larutan  Jumlah : 1 unit 3. Blanko dimasukkan. Kemudian dipilih parameter yang akan dianalisa. DO meter  Keperluan : Alat untuk analisa oksigen terlarut  Jumlah : 1 unit 1. Ditekan tombol On pada alat 3.0 3. 1. Alat siap digunakan 1. Salinitas disetting sesuai dengan keadaan sebenarnya 4. Alat distandarisasi denfan menggunakan larutan beffer pH 7. Saturasi Oksigen pada alat diatur pada skala 100 – 102% 3. HANNA Spektrometer  Keperluan : Untuk analisa kualitas air 9 21 Januari 2.0 4. 2. Ditekan tombol Zero setelah sebelumnya dimasukkan Aquadest/sampel lalu diaduk hingga homogen 3. Dimasukkan kembali reagen Ammonia Cyanurate dan ditunggu hingga homogen selama 15 menit 3. Dimasukkan 1 sachet reagen Ammonium Salycilate ke dalam 10 mL sampel dan ditunggu hingga 3 menit 2.8 20 Januari 1. Dihubungkan alat pada arus listrik 2. Dimasukkan 1 sachet reagen NitriVer ke dalam sampel. Sampel siap dibaca 1. Alat dihidupkan 2. Alat siap digunakan. kemudian ditekan menu Zero untuk menstandarisasi spektrum dari parameter yang dianalisa 5. Pereaksi NItrit  Keperluan : Sebagai pereaksi untuk analisa Nitrat  Jumlah : 10 mL 1. pH meter  Keperluan : Alat untuk menganalisa derajat keasaman larutan  Jumlah : 1 unit 2. Kemudian dikalibrasi kembali dengan menggunakan larutan buffer pH 4. Ditunggu hingga angka 5 (lima) menit waktu yang dibutuhkan untuk bereaksi selesai . Probe dibersihkan menggunakan aquadest 5.

A. Kemudian dikalibrasi kembali dengan derajat keasaman larutan menggunakan larutan buffer pH 4. pH meter 1. Alat dihidupkan 2. Refraktometer 1 Prisma dibersihkan hingga kering 2 Diteteskan 1 atau 2 tetes aquadest 3 Dilihat nilai brix yang terbaca  Keperluan : Untuk analisa kadar garam 4 Bila tidak sesuai dengan 0‰. Alat siap digunakan  Jumlah : 1 unit Batam. Salinitas disetting sesuai dengan keadaan sebenarnya terlarut 4. S. Atasan langsung Pelaksana kegiatan Sri Agustatik. DO meter 1. Alat distandarisasi denfan menggunakan  Keperluan : larutan beffer pH 7.10 27 Januari 1.0  Jumlah : 1 unit 4.Pi N I P. 950 002 411 . Probe dibersihkan menggunakan aquadest 5.0 Alat untuk menganalisa 3. 080 123 057 Romi Novriadi.Md N I P. Alat siap digunakan 2. 31 Januari 2009 Mengetahui. Probe dibersihkan dengan menggunakan aquadest 2. alat di terlarut dalam larutan adjust hingga skala tepat menunjukkan angka 0‰  Jumlah : 1 unit 5 Alat siap digunakan 3. Saturasi Oksigen pada alat diatur pada skala 100 – 102%  Keperluan : Alat untuk analisa oksigen 3.

A.Md) NIP. 31 Januari 2009 Pengendali Hama Penyakit Ikan : : : ( Romi Novriadi. Nama b Pangkat dan Golongan .Md Pengatur / II c PHPI Terampil Pelaksana Lanjutan Melakukan pengamatan/pemeriksaan faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan HPI dengan tingkat kesulitan II 1 Januari s/d 31 Januari 2009 Laboratorium PHPI Balai Budidaya Laut Batam Terlampir dalam Lampiran Form A Surat Tugas Batam . Jenjang Jabatan 2.Tempat/ Lokasi Hasil Kegiatan Dasar Pelaksanaan : : : : Romi Novriadi. Pelaksanaan Kegiatan a. Pengendali Hama Penyakit Ikan: a. Waktu Pelaksanaan b. Nama Kegiatan 3. 4 5.Formulir A LAPORAN PELAKSANAAN PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT IKAN 1. A. c. 950 002 411 Mengetahui: Kepala Balai Budidaya Laut Batam .

a s.f.d. 2 II.d. Pg.1.a s.1.1.d.d.a .d.B.1.07 5 0.d.a s.B.f. 2 II.f.d.07 5 0.a s.1.1.d.a s.a s.d.d.B.f.d.a s.d.a s. 2 II.B.1.B. M. 1 1 1 1 2 1 1 1 1 2 0.K Lokasi Keterangan/ Kegiatan Keg Bukti Fisik 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 5 Januari 6 Januari 7 Januari 9 Januari 12 Januari 13 Januari 14 Januari 16 Januari 18 Januari 19 Januari II.d.d.d.f.a s. 2 II. Dip.a s.07 5 0.15 0.a s.B.Kesling Laporan Hasil Kegiatan dan BBL Batam surat tugas s. Tanggal Butir Jml A.B.a s.(Syamsul Akbar.B.1.B.07 5 0.07 5 0.a s.d.Md NIP : 950 002 411 JABATAN : Pengendali HPI Terampil PelaksanaLanjutan GOL/RUANG : Pengatur / II c UNIT ORGANISASI : Balai Budidaya Laut Batam KAB/KOTA : Batam PROVINSI : Kepulauan Riau Melakukan pengamatan/pemeriksaan faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan HPI dengan tingkat kesulitan II No.15 Lab. 2 II. 2 II.d.Si) NIP : 080 097 025 Lampiran Formulir A LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT IKAN Bulan : Januari 2009 NAMA : Romi Novriadi.f.07 5 0. 2 II. A.a s.f.a s.B.a s.1.f.a s.07 5 0.1.d.f. 2 II.07 5 0.f. 2 II.

B.d. Dip.23.B.5 s.B.a s.B.1.Md) NIP.a s.28.a s.21. Tanggal Titik Sampling Jenis pakan Rucah Pelet moist Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan HPI tk.a s.7. 2 II.B.Bulan . 2 II.75 5.07 5 0.d.Tanggal . 2 II.18. A.d.27.07 5 0.14.d. 950 002 411 Mengetahui: Kepala Balai Budidaya Laut Batam (Syamsul Akbar.d.07 5 0.19.M.1.07 5 0.f.a s.d.B.13. Kegiatan Pemeriksaan faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan HPI tingkat kesulitan II.15 1.f.d.d.a s.6 30 26 cm/s Formalin Limbah Multivitamin masyarakat (Biovit) Rumput 5 Januari KJA BBL Batam .20.15 0.d.d.6.a s.a s.1. 2 2 1 1 1 1 2 20 0. 31 Januari 2009 Pengendali Hama Penyakit Ikan ( Romi Novriadi.a s.1.f.Si) NIP : 080 097 025 LAPORAN HASIL KEGIATAN Telah dilakukan pengamatan/pemeriksaan faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan HPI tingkat kesulitan II . 2 II.1.Untuk keperluan : 5.a s.O Sal debit air /arus Arus : Acriflavine Feces maju 7.1.f.2 Jenis Bahan Sumber Teknologi Kualitas air Pupuk / Pengendali pencemar Budidaya pH D.f. 2 II.d.9.30 : Januari 2009 : Penentuan faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan HPI tingkat kesulitan II.f.d.a s.12.11 12 13 14 15 16 20 Januari 21 Januari 23 Januari 27 Januari 28 Januari 30 Januari JUMLAH 2 II.16. Pg.a Batam .

6 30 Broodstock Debit inlet : 20 L/menit maju 8.6 30 Nursery Debit inlet : 15 L/menit Arus : 23 cm/s maju 7.1 8.6 Januari 7 Januari Kultur Algae Broodstock Rucah Pelet Rajun gan moist Pelet TSP:ZA:Ur ea 5:5:1 Debit inlet : 20 L/menit Vitamin C Na2EDTA NaOH Formalin Acriflavine Vitamin C Ovaprim Immunostimulan Vitamin C Enrofloxacine OTC Acriflavine Formalin Multivitamin (Biovit) Vitamin C Formalin Acriflavine Vitamin C Ovaprim Multivitamin Probiotik Minyak cumi Vitamin Acriflavine Immunostimulan Vitamin C Enrofloxacine OTC Vitamin C Acriflavine Vitamin E Hormon LH-Rha Multivitamin Minyak cumi Vitamin Acriflavine Acriflavine Formalin Multivitamin (Biovit) Vitamin C Immunostimulan Vitamin C Enrofloxacine OTC Acriflavine Formalin Multivitamin Immuno Ubi kayu Na2EDTA NaOH Vitamin C laut Endapan alga Air hujan Feces ikan Sisa pakan Lumut Jamur Feces ikan Sisa pakan Sisa Artemia Feces Limbah masyarakat Rumput laut Feces ikan Sisa pakan Lumut Jamur Feces ikan Endapan alga+rotifer Sisa pakan Feces ikan Sisa pakan Sisa Artemia Sisa pakan Feces Lumut jamur Feces ikan Endapan alga+rotifer Sisa pakan Feces Limbah masyarakat Rumput laut Feces ikan Sisa pakan Sisa Artemia Feces ikan Limbah masyarakat Sisa pakan Endapan alga Air hujan Sisa pakan maju maju 9.3 30 16 Januari 18 Januari 19 Januari Broodstock Hatcherry Rucah Pelet rajung an Pelet love larvae Rucah Pelet moist Pelet Debit inlet : 18 L/menit Debit inlet : 16 L/menit Arus : 26 cm/s maju 8.9 5.8 30 30 9 Januari 12 Januari Nursery Debit inlet : 16 L/menit Arus : 26 cm/s maju 8.0 5.75 5.8 30 13 Januari Hatcherry Debit inlet : 15 L/menit maju 8.1 5.7 5.2 5.1 5.4 30 KJA BBL Batam Rucah Pelet moist Rucah Pelet Rajun gan moist Pelet love larvae Pelet maju 7.7 30 KJA BBL Batam maju 7.2 5.0 6.7 30 maju 8.0 30 20 Januari KJA BBL Batam Rucah Pelet maju 8.7 8.9 5.9 8.2 8.0 5.7 30 14 Januari Nursery Debit inlet : 17 L/menit maju 8.0 30 Kultur Algae 21 Broodstock Rucah TSP:ZA:Ur ea 5:5:1 Debit inlet : maju maju 9.7 30 30 .9 5.

Januari 23 Januari Hatcherry Pelet rajung an Pelet love larvae Rucah Pelet 18 L/menit Debit inlet : 16 L/menit 27 Januari KJA BBL Batam Arus : 20 cm/s Debit inlet : 15 L/menit TSP:ZA:Ur ea 5:5:1 Debit inlet : 18 L/menit 28 Januari 30 Januari Nursery Pelet Rucah moist Kultur Algae Broodstock Rucah Pelet Rajun gan moist Acriflavine Vitamin E Hormon LH-Rha Na2S2O3 Multivitamin Probiotik Minyak cumi Acriflavine Acriflavine Formalin Multivitamin (Biovit) Immuno Immunostimulan Vitamin C Enrofloxacine OTC Na2EDTA NaOH Vitamin C Acriflavine Vitamin E Hormon LH-Rha Feces Lumut jamur Feces ikan Endapan alga+rotifer Sisa pakan Feces Limbah masyarakat Blooming plankton Feces ikan Sisa pakan Sisa Artemia Endapan alga Air hujan Sisa pakan Feces Lumut jamur maju 8. 950 002 411 Formulir A LAPORAN PELAKSANAAN PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT IKAN 1.0 5. Pelaksanaan Kegiatan a. c.0 6.8 30 maju 8.Tempat/ Lokasi 4 Hasil Kegiatan 5.7 8. A.3 30 30 Batam. 31 Januari 2009 Mengetahui.1 30 maju 8. Atasan langsung Sri Agustatik.1 30 maju maju 9. Pengendali Hama Penyakit Ikan: a.0 5.2 9. 080 123 057 Pelaksana kegiatan Romi Novriadi. Nama b Pangkat dan Golongan .Md Pengatur / II c PHPI Terampil Pelaksana Lanjutan Melaksanakan perlakuan dengan cara kimiawi 1 Januari s/d 31 Januari 2009 Bak treatment ikan BBL Batam Terlampir dalam Lampiran Form A Surat Tugas . Jenjang Jabatan 2. S. A. Dasar Pelaksanaan : : : : : : : Romi Novriadi.5 5. Nama Kegiatan 3. Waktu Pelaksanaan b.Md N I P.Pi N I P.

950 002 411 Mengetahui: Kepala Balai Budidaya Laut Batam (Syamsul Akbar.Si) NIP : 080 097 025 Lampiran Formulir A LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT IKAN Bulan : Januari 2009 NAMA NIP JABATAN GOL/RUANG UNIT ORGANISASI KAB/KOTA PROVINSI : Romi Novriadi. A. Dip. Tanggal Butir Kegiatan Jml Keg A.K Lokasi Keterangan/ Bukti Fisik .Batam .Md) NIP. sebagai berikut : No. M.Md : 950 002 411 : Pengendali HPI Terampil PelaksanaLanjutan : Pengatur / II c : Balai Budidaya Laut Batam : Batam : Kepulauan Riau Melaksanakan perlakuan dengan cara kimiawi. Pg. 31 Januari 2009 Pengendali Hama Penyakit Ikan ( Romi Novriadi. A.

a Laporan Hasil Kegiatan dan surat tugas s.4.a s.008 0.Si) NIP : 080 097 025 LAPORAN HASIL KEGIATAN Telah dilakukan perlakuan HPI/HPIK dengan cara kimiawi (perendaman.a.1 II.a. topical/ulas) : .B.a. Pg.4.B.1 2 2 1 1 1 1 1 1 10 0.B.016 0.B.d.B.4.a s.Jenis ikan .a.1 2 3 4 5 6 7 8 4 Januari 9 Januari 11 Januari 16 Januari 18 Januari 23 Januari 25 Januari 30 Januari JUMLAH II.d.008 0.Jumlah perlakuan .a.a s.d.1 II.1 II.4.1 II.1 II.a s.d.a s.a s.a.d.a.a s.a s.d.4.1 II.d.008 0.016 0.Tanggal .d. A.008 0.B. Dip.1 II.d.d.Tempat Tanggal 4 Januari 9 Januari 11 Januari : 1 Januari s/d 31 Januari 2009 : Komoditas budidaya Ikan Laut : 10 kali perlakuan : Bak treatment kesehatan ikan BBL Batam Tindakan perlakuan adalah sebagai berikut : Jenis Komoditas Kerapu Macan Kakap Putih Kerapu Macan Kakap Putih Kerapu Macan Jenis obat Acriflavine Acriflavine Acriflavine Acriflavine Acriflavine Dosis 3 mg/L 3 mg/L 3 mg/L 3 mg/L 3 mg/L Keterangan Perendaman Perendaman Perendaman Perendaman Perendaman .a s.d.a s.B.a s.M.008 0.008 0.a s. 31 Januari 2009 Pengendali Hama Penyakit Ikan ( Romi Novriadi.4.a. oral.a Batam .B.08 Bak treatment BBL Batam s.d. penyuntikan.d.d. 950 002 411 Mengetahui: Kepala Balai Budidaya Laut Batam (Syamsul Akbar.4.Md) NIP.4.

Md N I P. Atasan langsung Pelaksana kegiatan Sri Agustatik.16 Januari 18 Januari 23 Januari 25 Januari 30 Januari Kerapu Macan Kerapu Macan Kerapu Macan Kerapu Macan Kerapu Macan Acriflavine Acriflavine Acriflavine Acriflavine Acriflavine 3 mg/L 3 mg/L 3 mg/L 3 mg/L 3 mg/L Perendaman Perendaman Perendaman Perendaman Perendaman Batam. 950 002 411 Formulir A LAPORAN PELAKSANAAN PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT IKAN 1. Jenjang Jabatan 2. Waktu Pelaksanaan b. S. Nama Kegiatan 3.Md Pengatur / II c PHPI Terampil Pelaksana Lanjutan Menyusun bahan informasi dalam bentuk grafik 31 Januari 2009 Ruang Administrasi Lab.HPI BBL Batam Terlampir dalam Lampiran Form A . c. A. 080 123 057 Romi Novriadi. Nama b Pangkat dan Golongan . A.Tempat/ Lokasi 4 Hasil Kegiatan : : : : : : Romi Novriadi. Pengendali Hama Penyakit Ikan: a. 31 Januari 2009 Mengetahui. Pelaksanaan Kegiatan a.Pi N I P.

Dip.Md) NIP. A. 31 Januari 2009 Pengendali Hama Penyakit Ikan ( Romi Novriadi.5. A.Si) NIP : 080 097 025 Lampiran Formulir A LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT IKAN Bulan : Januari 2009 NAMA NIP JABATAN GOL/RUANG UNIT ORGANISASI KAB/KOTA PROVINSI : Romi Novriadi. Dasar Pelaksanaan : Surat Tugas Batam . Pg.Md : 950 002 411 : Pengendali HPI Terampil PelaksanaLanjutan : Pengatur / II c : Balai Budidaya Laut Batam : Batam : Kepulauan Riau . 950 002 411 Mengetahui: Kepala Balai Budidaya Laut Batam (Syamsul Akbar. M.

Tanggal 1 31 Januari Butir Kegiatan II.Tanggal : 31 Januari 2009 . Pg.No. A.b Jml Keg 3 A.D. 31 Januari 2009 Pengendali Hama Penyakit Ikan ( Romi Novriadi.27 Lokasi Ruangan Administrasi Laboratorium Kesling Keterangan/ Bukti Fisik Laporan Hasil Kegiatan dan surat tugas JUMLAH 3 0.M.Menyusun bahan informasi dalam bentuk grafik. sebagai berikut : No.2.Si) NIP : 080 097 025 LAPORAN HASIL KEGIATAN 1 Telah dilakukan kegiatan Menyusun bahan informasi dalam bentuk grafik pada : .Md) NIP. dan Judul Kegiatan : Menyusun bahan informasi dalam bentuk grafik .Data yang disusun : Grafik Temperatur di Bak Pengelolaan Induk bak Bawah GRAFIK SUHU BAK INDUK PENGELOLAAN BAWAH BULAN JANUARI 2009 . Dip.K 0.27 Batam . 950 002 411 Mengetahui: Kepala Balai Budidaya Laut Batam (Syamsul Akbar.

Pi N I P.5 29 28. 950 002 411 LAPORAN HASIL KEGIATAN 2 Telah dilakukan kegiatan Menyusun bahan informasi dalam bentuk grafik pada : .5 28 27. 080 123 057 Romi Novriadi.Grafik Suhu Bak Induk Suhu (derjat celcius) 29.Md N I P.Data yang disusun : Grafik Oksigen terlarut di bak kultur algae bulan Januari Tahun 2009.5 25 1 5 9 13 17 21 25 Tanggal Grafik Suhu Batam. dan Judul Kegiatan : Menyusun bahan informasi dalam bentuk grafik . 31 Januari 2009 Mengetahui.Tanggal : 31 Januari 2009 . A.5 27 26.5 26 25. .No. Atasan langsung Pelaksana kegiatan Sri Agustatik. S.

Pi N I P.Grafik Oksigen Terlarut Kultur Algae 12 Konsentrasi oksigen terlarut 10 8 6 4 2 0 1 4 7 10 13 16 19 22 25 28 Tanggal Batam. 31 Januari 2009 Mengetahui. S.Data yang disusun : Grafik nilai pH (derajat keasaman) di bak kultur algae bulan Januari Tahun 2009. dan Judul Kegiatan : Menyusun bahan informasi dalam bentuk grafik .Md N I P. 950 002 411 LAPORAN HASIL KEGIATAN 3 Telah dilakukan kegiatan Menyusun bahan informasi dalam bentuk grafik pada : .No. . A. Atasan langsung Pelaksana kegiatan Sri Agustatik. 080 123 057 Romi Novriadi.Tanggal : 31 Januari 2009 .

8 1 3 5 7 9 11 13 15 17 19 21 23 25 27 Tanggal Batam. S.6 9. 080 123 057 Romi Novriadi. Atasan langsung Pelaksana kegiatan Sri Agustatik. 31 Januari 2009 Mengetahui.4 9.Md N I P. 950 002 411 .Pi N I P.Grafik pH Bak Kultur Algae 10 9. A.8 Nilai pH 9.2 9 8.