Anda di halaman 1dari 14

CONTOH

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas karunia dan rahmat-Nya
sehingga proposal ini terselesaikan.

Proposal ini disusun berdasarkan rencana yang akan didirikan yang


didalamnya memuat latar belakang, visi, misi, & tujuan serta keterangan-
keterangan lain tentang perusahaan.

Dengan selesainya proposal ini saya mengucapkan terima kasih kepada


Bapak/Ibu guru mata pelajaran kewirausahaan, yang telah membimbing dalam
penyusunan proposal ini, dan kepada orang tua yang telah member motivasi
selama pembuatan proposal sehingga proposal ini dapat terselesaikan.

Dalam penyusunan laporan ini saya sudah berusaha semaksimal mungkin.


Mohon maaf apabila masih terdapat kesalahan-kesalahan atau kekurangan.

Magelang, Februari 2011


CONTOH
DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Nama : Michael Boelloeck Gonzales

Alamat : Jl. Kyai A’rof No. 16 Magelang (56152)

Tempat/Tanggal Lahir : Magelang, 23 Maret 1991

Pendidikan : SMA

Investasi : Rp. 60.000.000,.

Pendirian Butik Ayu Ini Memerlukan.

Modal Awal : Rp. 120.000.000

Investasi dari pengelola : Rp. 60.000.000

Investasi yang diharapkan : Rp. 60.000.000

(Dengan persentase kepemilikan minimal 10% = Rp. 12.000.000 dengan system


kemitraan)
CONTOH
I. Latar Belakang

Butik Ayu ini merupakan salah satu usaha yang berupaya


mengakomodir kebutuhan masyarakat, terutama yang sangat mementingkan
fashion.

Butik merupakan suatu bentuk usaha dalam industri costum made


yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dalam bidang fashion. Bentuk
ataupun model usaha yang saya upayakan adalah butik yang dapat
memenuhi kepuasan pelanggan dengan memberikan hasil dengan kualitas
bagus dan sesuai keinginan pelanggan.

Adapun target pasar usaha ini adalah remaja, wanita karir, dan ibu
rumah tangga.

Lokasi usaha butik ini sangat strategis dan mudah dijangkau karena
dekat dengan pusat keramaian. Sehingga akan sangat memungkinkan
tercapainya target keuntungan.

II. Visi

Membuka usaha dalam bentuk butik dengan prospek yang cerah


dimasa mendatang dan dikelola secara professional dan mampu mengikuti
trend mode yang up to date.

III. Misi

 Melayani customer dengan jujur, tepat waktu, dan tanggung


jawab.

 Member pelayanan dengan kualitas bagus.

 Mengelola butik dengan professional.

IV. Tujuan
CONTOH
 Memberikan layanan jasa atau produk kepada masyarakat dalam
bidang fashion.

 Menciptakan lapangan kerja baru.

V. Analisis Pasar

Kaum wanita adalah insan yang mempunyai daya tarik sangat tinggi
(konsumtif) terhadap hal-hal yang berhubungan dengan penampilan.
Dengan adanya orang-orang konsumtif berarti keuntungan bagi usaha
produksi. Modiste ini berada di daerah kecamatan sehingga pelanggan
pun akan terus meningkat serta lokasinya sangat mudah diakses karena
berdiri dipinggir jalan raya.

VI. Keunggulan Layanan & Produk Yang Dimiliki

- Jahitan rapi dan kuat.

- Pelayanan yang ramah dan menyenangkan.

- Bahan baku bermutu.

VII. Strategi Harga Pasar

Harga yang ditawarkan bervariasi & relatif murah dengan harapan


dapat dijangkau oleh semua kalangan, terutama kalangan ekonomi kelas
bawah. Harga yang ditawarkan sangat kompetitif & bersaing dengan
tempat-tempat lain.

VIII. Analisis Produk


CONTOH
Proses produksi

- Membuat pola / memecah pola.

- Memotong kain.

- Mengobras kain.

- Menjahit kain.

- Membuat lubang kancing.

- Menghias kain.

- Memasang kancing.

- Pressing & packing.

Keunggulan proses yang dimiliki menggunakan teknologi high speed.

IX. Strategi Produksi

Target dari pendirian butik ini adalah wanita yang mungkin tertarik &
datang ke butik kemudian memesan atau membeli produk kami.

Promosi dilakukan dengan cara :

 Penyebaran brosur ditempat umum.

 Personal selling, memberi contoh baju hasil produksi kami


kepada calon pelanggan.

 Melakukan promosi lewat internet.

X. Target Atau Segmen Pasar Yang Dituju

Gambaram karakteristik pembeli / pelanggan :

 Pembeli individu
CONTOH
 Keluarga

 Distributor

XI. Analisis Lingkungan Bisnis

STRENGTH (KEKUATAN)

 Produk

- Harga jual

- Mutu produk

- Desain produk

- Perlengkepan tambahan

Memberikan harga jual yang cukup terjangkau & dengan bahan baku
yang lebih unggul serta desain yang disesuaikan dengan trend / mode
yang berlaku.

 Pelayanan Pelanggan

- Keramahan pelayanan

- Pelayanan purna jual

Bila ada barang yang rusak / cacat butik kami bersedia memberikan
ganti.

 System Manajemen

- Sistem Pembukuan

- Sistem Administrasi
CONTOH
Lengkapnya data keuangan & pelanggan memudahkan pengelola
mengontrol kinerja usaha yang dirintis dalam mencapai tujuan.

 Produksi

- Biaya produksi

- Kemampuan pemenuhan order

- Fasilitas produksi

Rendahnya biaya produksi & pemakaian mesin high speed dalam


produksi.

 Teknologi

- Menggunakan teknologi modern

- Menggunakan teknologi high speed

WEAKNESS (KELEMAHAN)

 Fungsi Pemasaran

- Promosi dan iklan

- Saluran distribusi

Kurangnya strategi pemasaran & lemahnya saluran distribusi membuat


produktifitas & mesin tidak bermanfaat.

 Sistem Manajemen

- Mengimplementasi sitem manajemen

System manajemen yang lemah menyebabkan pengelolaan manajemen


tidak maksimal.
CONTOH
 Produksi

- Perencanaan produksi

- Kapasitas produksi

Kapasitas mesin tidak diiringi dengan kemampuan menciptakan pasar.

 Memanfaatkan Teknologi Informasi

- Pemahaman manfaat teknologi informasi

Adanya fasilitas teknologi informasi yang lengkap dapat digunakan


dengan baik untuk mengembangkan usaha.

OPORTUNITIES (PELUANG)

 Persaingan

- Persaingan usaha jenis

- Persaingan untuk produk substitusi

Tingkat persaingan yang rendah membuat usaha modiste ini


mrmpunyai prospek yang cukup cerah dimasa mendatang.

 Bahan Baku

- Mutu bahan baku

Mutu bahan baku diatas pesaing.


CONTOH

THREATS (TANTANGAN)

 Persaingan

- Produk Import

Rendahnya daya beli masyarakat membuat produk import menjadi


disenangi, ditunjang mutu dan kerapian jahitan yang cukup tinggi dan
harga yang murah.

 Permodalan

- Hubungan dengan lembaga keuangan (Perbankan)

- Kemudahan mendapat pinjaman

Ketidakmampuan mengakses sumber-sumber permodalan membuat


sulitnya mendapat pinjaman.

XII. KEBUTUHAN DANA (INITIAL COST)

A. Biaya Awal Kebutuhan

1. Kebutuhan Perlengkapan

No Jenis Barang Jumlah Harga Satuan Total


CONTOH
1. Mesin jahit juki 3 buah Rp. 2.000.000 Rp. 6.000.000
2. Mesin obras 1 buah Rp. 500.000 Rp. 500.000
3. Mesin lubang kancing 1 buah Rp. 1.000.000 Rp. 1.000.000
4. Dress form 3 buah Rp. 150.000 Rp. 450.000
5. Setrika uap 1 buah Rp. 1.000.000 Rp. 1.000.000
6. Papan setrika 1 buah Rp. 100.000 Rp. 100.000
7. Gunting kain 2 buah Rp. 50.000 Rp. 100.000
8. Gunting benang 3 buah Rp. 5.000 Rp. 15.000
9. Meja potong 1 buah Rp. 100.000 Rp. 100.000
10. Hanger 2 lusin Rp. 12.000 Rp. 24.000

Total Rp. 9.289.000

2. Kebutuhan Tempat dan Renovasi

No Jenis Barang Jumlah Harga Satuan Total


1. Sewa tempat 1 th Rp. 6.000.000 Rp. 6.000.000
2. Cat 1 unit Rp. 35.000 Rp. 35.000
3. Lampu 3 unit Rp. 5.000 Rp. 15.000
4. Kabel + plug 1 unit Rp. 100.000 Rp. 100.000
5. Tukang 2 org Rp. 75.000 Rp. 150.000
6. Etalase 1 unit Rp. 200.000 Rp. 200.000
7. Listrik Rp. 200.000
8. Cermin 1 unit Rp. 50.000 Rp. 50.000
9. Kursi plastik 8 unit Rp. 20.000 Rp. 160.000
10. Lain-lain Rp. 200.000
Total Rp. 7.110.000

3. Rekapitulasi Kebutuhan Total

No Keterangan Jumlah
CONTOH
1. Kebutuhan perlengkapan Rp. 9.289.000
2. Kebutuhan tempat dan renovasi Rp. 7.110.000

total Rp. 16.399.000

XIII. BIAYA OPERASIONAL

No Jenis Barang Jumlah Harga satuan


1. Biaya pemeliharaan mesin Rp. 50.000
2. Biaya listrik 1 bulan Rp. 60.000

3. Biaya sewa tempat 1 bulan Rp. 500.000


Rp. 50.000
4. Lain-lain
total Rp. 660.000
XIV. ESTIMASI PENDAPATAN PER BULAN

Jika perpotong pakaian dihitung Rp. 35.000

Satu pakaian jadi Rp. 40.000

No Jenis Barang Pesan Produksi Total


1. Pemasukan 30 hari 30 potong + 4 pakaian jadi Rp. 1.210.000
2. Pengeluaran Rp. 660.000
Laba Rp. 550.000

Persentase keuntungan dengan kepemilikan saham Rp. 4.000.000 adalah


10%. Jadi 10% x Rp. 550.000 = Rp. 55.000

No Jenis Barang Jumlah Total


1. Pemasukan 30 hari 65 potong + 5 pakaian jadi Rp. 2.475.000
2. Pengeluaran Rp. 660.000
CONTOH
Laba Rp. 1.815.000

Persentase keuntungan dengan kepemilikan saham Rp. 4.000.000 adalah


10%, jadi 10% x Rp. 1.815.000 = Rp. 181.500.

No Jenis Barang Jumlah Total


1. Pemasukan 30 hari 60 potong + 10 pakaian jadi Rp. 2.500.000
2. Pengeluaran Rp. 660.000
Total Rp. 1.840.000

Persentase keuntungan dengan kepemilikan saham Rp. 4.000.000 adalah


10%, jadi 10% x Rp. 1.840.000 = Rp. 184.000.

No Jenis Barang Pesanan Produksi Total


1. Pemasukan 30 hari 50 potong + 10 pakaian jadi Rp. 2.150.000
2. Pengeluaran Rp. 660.000
Laba Rp. 1.490.000

Persentase keuntungan dengan kepemilikan saham Rp. 4.000.000 adalah


10%, jadi 10% x Rp. 1.490.000 = Rp. 149.000.

XV. ASPEK KEUANGAN


CONTOH
Bul Produksi Pakaian Jumlah Pendapatan Biaya
Pemasukan Laba 10%
an Pesanan Jadi hari Bruto Operasional

1 30 4 30 Rp 1,210,000 Rp 660,000 Rp 550,000 Rp 55,000

2 65 5 30 Rp 2,475,000 Rp 660,000 Rp 1,815,000 Rp 181,500

3 60 10 30 Rp 2,500,000 Rp 660,000 Rp 1,840,000 Rp 184,000

4 50 10 30 Rp 2,150,000 Rp 660,000 Rp 1,490,000 Rp 149,000

5 60 10 30 Rp 2,140,000 Rp 660,000 Rp 1,480,000 Rp 148,000

6 60 8 30 Rp 2,420,000 Rp 660,000 Rp 1,760,000 Rp 176,000

7 60 8 30 Rp 2,420,000 Rp 660,000 Rp 1,760,000 Rp 176,000

8 55 8 30 Rp 2,245,000 Rp 660,000 Rp 1,594,000 Rp 159,400

9 50 8 30 Rp 2,070,000 Rp 660,000 Rp 1,410,000 Rp 141,000

10 50 10 30 Rp 2,150,000 Rp 660,000 Rp 1,490,000 Rp 149,000

11 60 10 30 Rp 2,140,000 Rp 660,000 Rp 1,480,000 Rp 148,000

12 65 10 30 Rp 2,675,000 Rp 660,000 Rp 2,015,000 Rp 201,500


TOTAL
Rp 31,374,000 Rp 3,137,400

XVI. PENUTUP

Demikian proposal ini saya sampaikan dengan harapan memberikan


keterangan tambahan dalam berinvestasi. Atas perhatian dan kerjasamanya
saya ucapkan terima kasih.
CONTOH

Magelang, Februari 2011

Hormat Saya,

Lailatul Hasanah