Anda di halaman 1dari 31

KOMPETENSI

MEMAHAMI SISTEM OPERASI


KOMPUTER

isra
SUB KOMPETENSI :
Memahami Sistem Dasar Komputer

Materi :

• Diagram blok komputer dan fungsi masing-


masing
• Jenis-jenis piranti input, proses dan output
serta spesifikasi dan perkembangannya
BLOK DIAGRAM KOMPUTER

Control Unit
Masukan

Processor
Saluran
Keluaran Penghubung
Memory

Memori
Clock
Pendukung
BLOK DIAGRAM KOMPUTER

DATA BUS

INPUT
DEVICE
CONTROL CENTRAL CONTROL
I/O PORTS BUS PROCESSING UNIT BUS MEMORY
(CPU)

OUTPUT
DEVICE

ADDRESS BUS
Input Device
Alat yang digunakan untuk memasukkan data atau perintah ke
dalam komputer.

1. Keyboard
1. Mouse
1. Scanner
• Digitizer
1. Mic
Output Device
Output device adalah peralatan yang digunakan untuk melihat hasil
pengolahan data atau perintah yang dilakukan oleh komputer.

1. Monitor
1. Printer
Jenis printer:
2. dot-matrix
3. Inkjet
4. dan laser.

Teknologi dot-matrix:
7. kerapatan: 9 dpi dan 24 dpi
8. monokrom dan warna
9. kecepatan cetak: 3 ppm

Teknologi inkjet:
12.resolusi: 360 x 360, 600 x 600, dst.
13.Monokrom dan warna, kecepatan cetak: 2
ppm, 3-5 ppm, 8 ppm, 12-16 ppm, dst.
I/O Ports
Bagian ini digunakan untuk menerima ataupun
mengirim data keluar sistem. Peralatan-peralatan
input dan output terhubung melalui port ini
Central Processing Unit

Terdiri dari 2 bagian yaitu :

2. Arithmatic and Logical Unit (ALU), sebagai pusat


pengolah data.

3. Control Unit (CU), digunakan untuk mengontrol


kerja komputer. Biasa disebut dengan nama
processor saja.
Tugas ALU

1. Melakukan semua perhitungan aritmatika


(matematika) yang terjadi sesuai dengan
instruksi program.
2. Melakukan keputusan dari suatu operasi logika
sesuai dengan instruksi program.
Tugas CU
1. Mengontrol alat-alat input dan output.
2. Mengambil instruksi-instruksi dari memori
utama.
3. Mengambil data dari memori utama (jika
diperlukan) untuk diproses.
4. Mengirim instruksi perhitungan dan logika ke
ALU, serta mengawasi kerja ALU.
5. Menyimpan hasil proses ke memori utama.
Memory

Memory adalah ruang simpan data dalam chip


komputer, terbagai atas :

• main memory (penyimpan memory utama)

• backing storage (penyimpan cadangan).


Main Memory
(Penyimpan Memory Utama)

Komponen ini berfungsi sebagai pengingat, berupa


data atau program, yang merupakan hasil dari :

1. INPUT DEVICE
2. Pemrosesan ALU
3. Piranti pengingat sekunder
Main Memory
(Penyimpan Memory Utama)

Terbagi atas :
2. RAM (Random Access Memory)
3. ROM (Read Only Memory)
4. Cache
Main Memory
(Penyimpan Memory Utama)
Karakteristik

RAM (Random Access Memory) :


2. Isinya dapat berubah-ubah
3. Data dapat bertahan selama ada arus listrik
4. Data dapat diambil secara acak

ROM (Read Only Memory) :


7. Tidak dapat merubah program di dalamnya
8. Tidak dapat mengisi data apapun
Main Memory
(Penyimpan Memory Utama)

Cache :

1.Kecepatan aksesnya jauh lebih cepat


2.Menjembatani RAM dengan Processor
Cache

1. First-Level (LI) Cache, berada dekat dengan CU


2. Second-Level (L2) Cache, biasanya terletak di
processor
MEDIA PENYIMPANAN
Adalah perangkat keras untuk melakukan operasi
penulisan, pembacaan dan penyimpanan data.
Contoh : floppy disk, harddisk, cd-rom, dvd.

Media ini memiliki piringan yang berputar dimana


satuan putaran disebut RPM (Rotation Per Minute).
Setiap media penyimpanan memiliki alat baca dan
tulis yang disebut head (pada harddisk) dan side
(pada floppy).

Tiap piringan memiliki dua sisi head/side, yaitu sisi 0


dan sisi 1. Setiap head/side dibagi menjadi lingkaran
lingkaran konsentris yang disebut track.

Kumpulan track yang sama dari seluruh head yang


ada disebut cylinder. Suatu track dibagi lagi menjadi
daerah-daerah lebih kecil yang disebut sector.
Data Bus

Data bus adalah jalur-jalur perpindahan data antar


modul dalam sistem komputer.

Biasanya terdiri dari 8, 16 , 32 atau 64 jalur data


yang paralel.

Lebar data bus ini menentukan kinerja sistem


secara keseluruhan. Sifatnya bidirectional,
misalnya CPU dapat membaca dari memory atau
port dan dapat juga mengirim ke memory atau
port.
Address Bus

Address Bus digunakan untuk menandakan lokasi sumber


ataupun tujuan pada proses transfer data.

Address Bus biasanya terdiri atas 16, 20, 24 atau 32 jalur


paralel. Lebar Address Bus menentukan kapasitas memory
maksimum sistem.

Sebagai contoh bila CPU mempunyai Address Bus 20 bit maka


CPU dapat mengalamatkan 220 atau 1048576 alamat (1 MB).
Control Bus

Control Bus digunakan untuk mengontrol penggunaan


serta akses ke Data Bus dan Address Bus.

Control Bus terdiri dari 4 sampai 10 jalur paralel. CPU


akan mengirimkan sinyal pada control bus ini bila akan
meng-enable sebuah alamat yang ditunjuk, baik itu
memory atau I/O port.