Anda di halaman 1dari 8

Metode konvensional

(Deteksi mikroba air untuk menentukan kualitas


air atau kualitas tanah)
•Air atau tanah dapat dikatakan tercemar
apabila ditemukan berbagai mikroba air
didalamnya.
•Contoh mikroba:
- E. coli sp. - Cryptosporidium sp.
- Aeromonas sp. - Giardia sp.
- Amoeba sp. - Campylobacter sp.
- Shigella sp. - Salmonella sp.
Karakteristik Penggunaan Bakteri
Indikator
• Dapat digunakan untuk semua tipe air
• Selalu ada ketika bakteri pathogen ada
• Tidak dapat dideteksi jika bakteri pathohen tidak
ada.
• Berhubungan dengan tingkat pencemaran
• Lebih mudah dideteksi dibandingkan bakteri
pathogennya.
• Bertahan hidup lebih lama dibandingkan bakteri
pathogen.
• Tidak berbahaya untuk dilakukan analisa
Ciri-ciri bakteri indikator
• bakteri gram negatif
• batang pendek
• tidak membentuk spora
• memfermentasi laktosa menjadi asam dan gas
yang dideteksi dalam waktu 24 jam inkubasi
pada 37º C.
Indikator Bakteri Pencemar
• COLIFORM GROUP
–total coliforms
–fecal coliforms
–Escherichia coli

Fecal coliform
Karakteristik Coliform
• Total coliform
- Gram-negatif
- Fermentasi laktosa pada 35 ° C
- Tersebar di lingkungan
• Fecal
- Fermentasi laktosa pada 44,5 ° C
- Dapat berasal dari tinja
• Escherichia coli
-Menghuni saluran pencernaan
Khusus indikator pencemaran tinja
Indikator Bakteri Pencemar
STREPTOCOCCI
–fecal streptococci
–enterococci

Karakteristik
- Gram positif
- kokus
- Tumbuh pada 41 ° C
Streptococci
Indikator Bakteri Pencemar
• SPORE FORMERS
Clostridium perfringens

Karakteristik
- Hadir dalam baik manusia
dan hewan limbah
- Menghasilkan spora
tahan stress
- Menunjukkan titik-
sumber pencemaran