Anda di halaman 1dari 2

c   

Ê Pemeriksaan Penunjang dan kemungkinan Hasil


{Ê Vrinalisis
Hasilnya : warna kemerahan, pH basa, bakteri (+), lekosituria,
hematuria, dan kristal ± kristal pembentuk batu
{Ê ?ultur urin
Hasilnya : ada pertumbuhan bakteri spesifik
{Ê ½oto polos abdomen
Hasilnya : tidak ada gambaran batu saluran kemih
{Ê Vltrasonografi
Hasilnya : belum terlihat gambaran batu semiopak,tetapi terlihat
kerusakan lumen saluran kemih atau Vesika urinaria
B Ê iagnosis ?erja
ari data ± data yang didapat dari pasien kami menyusun diagnosis kerja
sebagai berikut :
{Ê ‘dentitas
Pasien wanita 30 tahun, pedagang
{Ê ?eluhan utama
Nyeri perut bagian bawah: nyeri ini dapat berasal dari nyeri kolik
akibat dari spasme otot polos ureter karena ada gerakan peristaltiknya
terhambat oleh batu, bekuan darah dan sebagainya nyeri ini juga dapat
berasal dari vesica urinaria yang terjadi akibat overdistensi vesica
urinaria yang mengalami retensi urine karena ada batu atau akibat dari
inflamasi pada vesica urinaria karena infeksi
{Ê ^iwayat Penyakit Sekarang
Gejala nyeri perut bagian bawah/suprapubik disini lebih mengarah ke
‘S? bawah (sistitis),kemudian nyeri semakin meningkat dan menjalar
ke selakangan dan pinggang maka patut dicurigai adanya infeksi yang
menjalar ke saluran kemih bagian atas ?emudian pasien juga
merasakan demam dan mual yang lebih mengarah pada ‘S? atas
(pielonefritis), meskipun ‘S? bawah pun ada ?emudian juga pasien
merasakan anyang ± anyangan ( miksi tidak puas ) dan nyeri ( disuria )
serta panas saat B ? yang mengarah pada ‘S? bawah ( sistitis )
karena adanya proses inflamasi pada vesica urinaria Pasien memiliki
kebiasaan sering menunda kencing dan sedikit minum yang merupakan
faktor risiko dari ‘S? dan batu saluran kemih Pasien memiliki riwayat
keputihan sejak 6 bulan lalu, ?eputihan ada 2 macam, fisiologis dan
patologis Yang dimaksud fisiologis adalah keputihan yang normal
terjadi pada wanita akibat dari perubahan hormonal ketika menstruasi,
stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi ?eputihan patologis
adalah keputihan yang terjadi diakibatkan oleh parasit, jamur, bakteri,
dan penyakit lainnya yang mana hal ini menunjang terjadinya ‘S?
Pasien minum obat tidak teratur sehingga memungkinkan terjadinya
resistensi bakteri tehadap antibiotic
{Ê Status Lokalis
^egio suprapubik tidak tampak menegang sehingga kemunggkinan
belum ada obstruksi kan tetapi nyeri tekan regio suprapubis (+) hal
ini menandakan adanya iritasi pada daerah vesika urinaria
C Ê anajemen dan terapi

enurut Sudoyo (2009) ada beberapa prinsip manajement ‘S? bawah yang
meliputi intake cairan yang banyak, antibiotika yang adekuat dan kalau perlu
terapi simptomatik untuk alkalinisasi urin

DÊ Hampir 80% pasien akan memberikan respon setalah 48 jam dengan


antibiotoka tunggal seperti ampisilin 3 gram dan trimetoprim 200mg
DÊ Bila infeksi menetap disertai kelainan urinalisis (lekosuria) diperlikan
terapi konvensonal selama 5-10 hari
DÊ Pemeriksaan mikroskopik urin dan biakan urin tidak diperlukan bila
semua gejala hilang dan tanpa lekosuria

^einfeksi berulang

DÊ isertai faktor prediposisi Terapi antimikroba yang intensif diikuti


koreksi faktor risiko
DÊ Tanpa faktor prediposisi
{Ê supan cairan yang banyak
{Ê Cuci setelah melakukan senggama diikuti terapi antimikroba
takaran tunggal (misalnya Trimetoprim 200mg)