Anda di halaman 1dari 2

Pencegahan Penyakit Demam Berdarah dengan

Pemeriksaan Jentik
Posted by admin on October 2nd, 2010

Penyakit demam berdarah disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui nyamuk
aedes aegypti. Demam berdarah dapat dicegah dengan melakukan pemberantasan sarang
nyamuk serta melakukan pemantauan terhadap jentik secara berkala oleh seorang jumantik.
Jumantik sendiri adalah orang yang ditunjuk dan bertugas memantau jentik nyamuk pada
masing-masing rumah.

Memantau jentik tidaklah terlalu sulit jika kita sudah mengenal ciri-ciri jentik nyamuk aedes
aegypty. Salah satu ciri khas jentik nyamuk aedes aegypti adalah selalu bergerak aktif di dalam
air. Gerakannya berulang-ulang dari bawah ke atas permukaan air untuk bernafas, kemudian
turun kembali ke bawah untuk mencari makanan dan seterusnya. Pada saat istirahat, posisinya
hampir tegak lurus dengan permukaan air. Jentik ini biasanya berada di sekitar dinding tempat
penampungan air.
Setelah 6-8 hari jentik akan berkembang menjadi kepompong yang berbentuk seperti koma (“,“)
dengan gerakan yang lamban dan sering berada dipermukaan air. Setelah 1 – 2 hari akan
menjadi nyamuk baru.

Pemeriksaan jentik dilakukan dengan memeriksa tempat penampungan air di sekitar rumah. Jika
tidak ditemukan jentik di permukaan, tunggu selama kurang lebih 1 menit karena untuk bernafas
jentik akan muncul ke permukaan. ocokkan ciri jentik dengan ciri-ciri jentik aedes aegypti. Jika
sudah dipastikan jentik tersebut adalah jentik aedes aegypti, maka dilakukan abatisasi dan
pencatatan.

Abatisasi yaitu memberikan abate pada tempat penampungan air di mana jentik ditemukan untuk
membunuh jentik yang ada. Sedangkan pencatatan yang dilakukan meliputi tanggal pemeriksaan,
kelurahan tempat dilakukan pemantauan jentik, nama dan alamat keluarga, jumlah semua
penampungan air yang diperiksa, serta jumlah container yang di temukan jentik. Data tersebut
akan digunakan untuk menghitung angka bebas jentik. Hasil pencatatan ini dilaporkan ke
Puskesmas setempat dan kemudian diserahkan ke Dinas Kesehatan.

Apabila angka bebas jentik suatu daerah rendah, maka kemungkinan penduduk daerah tersebut
untuk terkena demam berdarah adalah lebih besar dibanding daerah lain yang angka bebas
jentiknya lebih besar.