Anda di halaman 1dari 15

KEBISINGAN (NOISE)

Dr. Ir. Katharina Oginawati, MS


KEBISINGAN (NOISE)
Peratuan MENKES No. 718/Men.Kes/Per/XI/1987
Tentang kebisingan yang berhubungan dengan kesehatan

Daerah dibagi sesuai dengan titik kebisingan yang diizinkan

Zona yang diperuntukkan bagi tempat penelitian,


Zona
Zona A
A RS, tempat perawatan kesehatan/sosial & sejenisnya

Zona yang diperuntukkan bagi perumahan, tempat


Zona
Zona B
B Pendidikan, rekreasi dan sejenisnya

Zona yang diperuntukkan bagi perkantoran,


Zona
Zona C
C Perdagangan, pasar dan sejenisnya

Zona yang diperuntukkan bagi industri, pabrik,


Zona
Zona D
D Stasiun KA, terminal bis dan sejenisnya
KEBISINGAN (NOISE)

No. Zona Tingkat Kebisingan (dB)


Maks yang dianjurkan Maks yang dianjurkan
1 A 35 45
2 B 45 55
3 C 50 60
4 D 60 70
KEBISINGAN (NOISE)
TINGKAT BISING ALAT-ALAT KONSTRUKSI

Sumber
Sumber Diam
Diam

SL1 – SL2 = 20 log r2/r1


S 100 m P1 90 dBA
90 – SL2 = 20 log 500/100
500 m P2
= 76 dBA > 45 dBA

Sumber
Sumber Bergerak
Bergerak

S 100 m P1 90 dBA SL1 – SL2 = 10 log r2/r1


500 m P2 SL2 = 90 – 10 log 5
= 83 dBA > 45 dBA

jalan raya
KEBISINGAN (NOISE)
LAMA MENDENGAR YANG DIIJINKAN PADA TITIK TERTENTU

Titik Bising (L) Lama Mendengar/hari


(dBA) (T) jam
90 8
92 6
95 4
97 3
100 2
102 1,5
105 1
110 0,5
115 0,25/kurang

TABEL 1. Standar PLN


KEBISINGAN (NOISE)
Beban bising = Σ (Cn/Tn) < 1

Cn
Cn lama mendengar pada tingkat bising tertentu

Tn
Tn lama mendengar yang diijinkan pada tingkat bersangkutan

Contoh soal :

Besarnya tingkat bising lama mendengar lama mendengar yang diijinkan


110 0.25 0,50
100 0,50 2
90 1,00 8,00

Beban bising = Cn/Tn < 1


= 0.25/0.5 + 0.5/2 +1/8 = 0.875 < 1
KEBISINGAN (NOISE)
Skala tingkat bising :
kriteria pendengaran tingkat bising (dBA) ilustrasi
menulikan 120 halilintar, meriam
110
sangat buruk 100
90
kuat 80 kantor gaduh, jalan
70 radio, pemukiman

sedang 60 rumah gadung, kantor


50 umumnya, percakapan
kuat, radio, pertokoan
tenang 40 rumah tenang, kantor
30 perorangan, auditorium,
percakapan
20 suara daun, berbisik
sangat tenang
10
0 batas dengar terendah
KEBISINGAN (NOISE)
Bila terdapat dua atau lebih sumber bising, maka tingkat
Kebisingannya tidak dapat dijumlahkan begitu saja

Perbedaan antara Jumlah yang perlu


sumber bunyi ditambahkan
0 3
1 2.6
2 2.1
3 1.8
4 1.5
5 1.2
6 1.0
7 0.8
8 0.6
10 0.4
12 0.3
14 0.2
16 0.1
Pengaruh Bising Terhadap Manusia

Pengaruh bising terhadap manusia dibagi 2


Gangguan fisiologis
Gangguan psikologis

Gangguan yang langsung terjadi


Gangguan Fisiologis pada faal manusia

Peredaran
Peredaran darah
darah terganggu
terganggu

Otot-otot
Otot-otot menjadi
menjadi tegang
tegang

Gangguan
Gangguan tidur
tidur

Gangguan
Gangguan pendengaran
pendengaran

Gangguan
Gangguan pencernaan
pencernaan

Gangguan
Gangguan pada
pada sistem
sistem saraf
saraf
Pengaruh Bising Terhadap Manusia
Pembuluh darah dekat permukaan kulit
Peredaran
Peredaran darah
darah terganggu
terganggu menyempit akibat bising > 70 dB

Otot-otot akibat bising > 90 dB


Otot-otot tegang
tegang

Gangguan
Gangguan tidur
tidur I 25-30 % REM (Rapid Eye Movement) 5%
II 50 %
III 20-25 %
IV 20-25 %

Gangguan Suara yang terlalu keras akan merusak


Gangguan pendengaran
pendengaran
gendang telinga
Bagian telinga yang dapat meredam suara keras :
• palu
• landasan
Pengaruh Bising Terhadap Manusia
Perubahan
Perubahan ambang
ambang pergeseran
pergeseran ::
• pergeseran ambang sementara
• pergeseran ambang permanen

Perubahan
Perubahan ambang
ambang pergeseran
pergeseran ini
ini tergantung
tergantung pada
pada ::
• besarnya tingkat bising
• lamanya waktu terkena bising
• spektrum bising

Pergeseran
Pergeseran ambang
ambang sementara
sementara
Gangguan pendengaran sementara akibat bising,
tetapi akan pulih kembali

Pergeseran
Pergeseran ambang
ambang permanen
permanen
Gangguan pendengaran sementara akibat bising,
tetapi berlangsung lama
Pengaruh Bising Terhadap Manusia

Gangguan Psikologis
Gangguan yang secara tidak langsung terhadap manusia
dan sukar untuk diukur, hal ini tergantung kepada :

•• keadaan
keadaan pribadi
pribadi masing-masing
masing-masing
Contoh :
• lelah
• jenuh
• marah

•• lingkungan
lingkungan
Contoh :
• lingkungan pribadi
• lingkungan umum

•• sifat
sifat bising
bising
Contoh :
• monoton → tidak mengganggu
• tidak bisa diramalkan → mengganggu
Pengaruh Bising Terhadap Manusia

Pengaruh
Pengaruh bising
bising terhadap
terhadap produktivitas
produktivitas kerja
kerja ::

• kuantitas hasil kerja sama, kualitas berbeda bila dalam


keadaan bising
• kerja yang banyak menggunakan pemikiran lebih banyak
terganggu dibanding dengan kerja manual

Pengaruh
Pengaruh positif
positif
Menambah produktivitas - musik
Teknis Pengendalian Bising

† Isolasi
† Penghalang
„ Tumbuhan
† Rumput
† Semak
† pohon
„ Dinding
† Akustik
† Kayu
† Bata/batu
† earplug
SEKIAN

Dr. Ir. Katharina Oginawati, MS