Seseorang akan dihadapkan kesulitan berpikir secara objektif pada saat diharuskan berbicara tentang Agama dan Keyakinan

.

Menginklusifkan Wacana Pluralisme di Kalangan Kaum Muda
Oleh: Aulia Rahmawati Rumah Indonesia yang megah, penuh dengan berbagai macam agama, keyakinan, etnis, suku dan ras. Rumah Indonesia merupakan percontohan sempurna dari negara plural. Sebagaimana disampaikan oleh Emha Ainun Najib, Rumah Indonesia sebenarnya sangat megah dan mewah. Emha Ainun Najib (Cak Nun) dalam bait sya ir Kyai Kanjeng, Ia (Rumah Indonesia.red) dihiasi oleh kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Ia dihuni oleh ragam, suku, etnis dan budaya. Ia dimahligai oleh hutan belantara yang masih perawan. Mengingatkanku pada sebuah Negeri yang diceritakan dalam Al-Qur an, Negeri Saba . Sebagaimana yang diceritakan dalam Al-Qur an dan beberapa literature, negeri Saba adalah negeri yang sejahtera secara materil, negeri tersebut digambarkan seperti surga, dengan kekayaan melimpah dan pemerintahan yang kuat. Namun kenapa rakyatnya masih miskin, drama korupsi, kekerasan tiada hentinya diputar di media-media Indonesia.
House of Indonesia (meminjam kata-kata Piet Khaidir) is luxurious, full with many kinds of religion, belief, ethnic, and race. House of Indonesia is the perfectly example of plural country. As how described by Emha Ainun Najib, house of Indonesia is very fame, glory and luxurious, dotted with wealth plenitude of nature resource. Habitable by modes of family, ethnic and culture. Palaced with wilderness virgins. This country is the picture of heavens in the world. However, the peoples are still live in the poor circle, corruption drama, violence that never stop shown at televesion or others mass media.

Mantan wakil perdana menteri negara tetangga kita, Malaysia, Anwar Ibrahim, menyebutkan bahwa demokrasi telah berjalan baik di Indonesia dan hal itu telah menjadikan Indonesia sebagai negara dengan populasi 4 (empat) besar dunia yang berhasil melaksanakan demokrasi.1 Di negeri yang kata orang berhasil melaksanakan demokrasi ini, konflik beragama dan berkeyakinan masih saja terus berlangsung tanpa ada hentinya. Seakan negeri kita ini terkena kutukan Mpu Gandring yang mengalami pertumpahan darah selama tujuhketurunan.
The ex-prime minister of our neighbour country, Malaysia, Anwar Ibrahim, mentioned that democracy was did very well in Indonesia and that things made Indonesia become a country with four world population that could successed did democracy. In the place that people said that Democracy did well , religious and belief conflict are going on and on without no one try to stop.

Demokrasi di Indonesia diakses dari situs http://www.forum-politisi.org/berita/article.php?id=547 pada 29 November 2010

1

Busana muslim membuat siswa-siswi non-muslim padang merasa tidak nyaman 26/04/08). 3 Hal yang sama juga terjadi di Turki 2 .422/Binsos -III/2005 tentang Pelaksanaan Wirid Remaja didikan Subuh dan Anti Togel/Narkoba serta berpakaian Muslim/Muslimah bagi (Padang.19/HM.451. Perempuan Muslim di Perancis dilarang memakai jilbab di ruang publik3. Moeslim uniform make students feel uncomfortable . Imparment of Jamaah Ahmadiyah s mosque . Lihat saja kasus Perusakan Masjid Jamaah Ahmadiyah .Seseorang akan dihadapkan kesulitan berpikir secara objektif pada saat diharuskan berbicara tentang Agama dan Keyakinan. Mungkin Perda seperti diatas bagi masyarakat Muslim membawa banyak keuntungan dan kemudahan. Pelarangan solat Jumat oleh Pengadilan Australia di Cannington Perth karena dinilai Salah satunya terjadi di Baroda. Perempuan muslim India dilarang solat di Masjid dan harus solat dirumah2. SLTP/MTS dan SLTA/SMK/SMA di Kota Padang 3 NTB Dompu: SK Bupati Dompu Kd.com).. namun bagaimana dengan masyarakat non Muslim? Apakah mereka juga diwajibkan patuh? Kalau iya. tanggal 8 Mei 2004 tentang Kewajiban Membaca Al-Qur an oleh seluruh PNS dan Tamu yang menemui Bupati Look at the cases. Sebentar. Perlakuan mayoritas ke minoritas. betapa Hak Asasi mereka untuk menjalankan ibadah sesuai agama dan keyakinannya terlanggar. Secara eksplisit terlihat bagaimana dominasi masyarakat muslim dalam membuat Perda di daerah yang belum tentu semuanya pemeluk Islam. Murid/Siswa SD/MI. kita alihkan perspektif ke negara lain dimana kita melihat dari kacamata umat Muslim menjadi minoritas.00/527/2004 . Mormon Ahmadiyah Kristen (Tempointeraktif. menurut cerita salah seorang kawan yang pernah exchange di India selama dua bulan. Berikut tabel Perda-Perda Berbasis Agama: No 1 Daerah Jawab Barat Keterangan Sukabumi: Instruksi Bupati Sukabumi No. Peristiwa seperti itu dapat dijadikan alasan pemaaf dan pembenar karena memang mayoritas penduduk Indonesia adalah Muslim. 16 Civil Organizationin Bekasi seal the Galilea Church .com).4/2004 tentang Pemakaian Busana Muslim bagi Siswa dan Mahasiswa di Kabupaten Sukabumi 2 Sumatera Barat Padang: Instruksi Walikota Padang No. 16 Ormas Islam Bekasi Menyegel Gereja Galilea (Antara News.

6 Kaum Minoritas 7 Kata isengisme sebenarnya dipergunakan untuk isengisme politik yang merujuk pada perilaku yanga hanya bertujuan iseng dan membahayakan kepentingan publik. Keyakinan dan Hak Asasi Manusia Dari sudut pandang psikologis agama ditakrifkan8 sebagai segala perasaan. sangatlah sulit untuk memandangnya secara objektif. dan Switzerland Vote Disappointing Blow to Religious Freedom diunduh dari situs Freedom House: Switzerland pada Desember 2009 memberitakan. The referendum put forth by Swiss People s Party (SVP) on November 29. karena kita sebagai manusia yang meyakini agama/keyakinan yang kita anut kemungkinan besar pasti akan memandangnya secara subjektif. Terutama Isengisme7 diskriminasi dalam hal keagamaan menjadi hot news beberapa tahun belakangan di Indonesia.ac. 8 Takrif adalah definisi situasi. Hak untuk memeluk agama dan/atau keyakinan serta menjalankan ibadah menurut agama dan/atau keyakinan termasuk dalam ranah hak -hak asasi manusia dasar (Basic Human Rights).php?option=com_content&view=category&id=33:islam-diaustralia&layout=blog&Itemid=50 pada 1 Januari 2010 5 Beberapa berita terkait diatas menunjukkan bahwa Islamophobia telah melanda negara-negara dengan Muslim sebagai Minoritas.. seorang sufi dan ilmuwan Iran menggolongkan Kebebasan beragama dalam kolom kebebasan pribadi.hal. tindakan. 4 . Perjumpaan Tuhan.Seseorang akan dihadapkan kesulitan berpikir secara objektif pada saat diharuskan berbicara tentang Agama dan Keyakinan. sejauh mereka memahami diri mereka sendiri 9 saat berhadapan dengan apapaun yang mereka anggap sebagai ilahi. Berbicara tentang agama dan keyakinan.23 10 Berpandangan subjektif disini maksudnya adalah kita akan menilai segala sesuatu itu baik buruk dari segi pandangan ajaran agama yang kita anut.id/index. 9 William James. perilaku mementingkan diri sendiri dan atau golongan kelompok daripada kepentingan bangsa secara keseluruhan.5 Fakta-fakta tersebut menyuguhkan secara rapi bahwa dengan menjadi minoritas secara langsung membuat kita6 sebagai sasaran empuk diskriminasi. yaitu kebebasan mutlak (absolute or infinite freedom). Agama. Pengalaman Religius Manusia. rumusan tentang ruang lingkup konsep yang menjadi pokok pembicaraan. menganggu kepentingan publik4. yang terdapat di dalam kehidupan spiritual atau disebut juga sebagai kebebasan moral (kebebasan menentukan sendiri tanpa hambatan sebab-sebab eksternal) atau kebebasan batin pada pikiran dan imaginasi. dan pengalaman pribadi manusia dalam kesendiriannya.unsri. Raga.10 Sayyed Hosseiun Nasr. Diakses dari situs http://nadwah. The vote does not impact the construction of new mosques and does not affect the existing four minarets already erected in the country. 2009 to ban the futher construction of minarets-the towers attached to mosques that are used to call Muslims to prayer-passed with 57 percent of the vote despite oppostion by the the Swiss government. Freedom House condemns Switzerland s vote to ban the new construction of minarets in the country as a setback for religious freedom.

kebebasan. Kenapa mahasiswa? Kenapa harus kaum muda yang diikutkan dalam proses penjagaan dan pengawalan isu kebebasan beragama dan berkeyakinan? Sebab kaum muda dalam setiap momentum sejarah merupakan representasi dari golongan yang lebih luas. Toleransi dan Pluralisme Impian mewujudkan Rumah Indonesia yang terbangun atas kearifan. persatuan dalam ke-bhineka-an (unity in diversity). dokumen-dokumen historis tentang HAM12. tidak diskriminatif (non-discrimination). ketiga. All human being are born free and equal in dignity and rights. They are endowed with reason and conscience and should act towards one another in a spirit of brotherhood 12 Rights of Man France (1789). Tiga kata ajaib: Sekulerisme.Seseorang akan dihadapkan kesulitan berpikir secara objektif pada saat diharuskan berbicara tentang Agama dan Keyakinan. abad ke-7 M) dan Al-Qur an13. Untuk Indonesia.39/1999 tentang HAM. 14 Hak yang tidak dapat ditangguhkan dalam pengertian ini adalah bahwa negara sama sekali tidak boleh menangguhkan hak kebebasan beragama atau berkeyakinan. Pasal 18 UU No. non koersi (tanpa paksaan/non-coercion). perjanjian masyarakat (social contract) tertulis. Jawabannya adalah Kaum Muda. dan kelima. penempatan nama Allah SWT pada posisi teratas. dan hak mencari kebahagiaan. kedua. yaitu hak untuk hidup. kaum Pasal 1 DUHAM. Jaminan Kebebasan beragama (kebebasan berkeyakinan) manusia sebagai individu ataupun makhluk sosial telah tercantum dan terdefinisikan secara eksplisit dalam DUHAM11.14 Apabila ada yang bertanya? Apa sih kerjaannya orang-orang hukum di Indonesia? Kenapa tidak ada yang memberikan perlindungan hukum bagi orang -orang yang ingin menjalankan ibadah menurut agama dan keyakinan yang mereka yakini? Pengaturan dan perlindungan hukum kebebasan beragama dan berkeyakinan telah ada. keanggotaan terbuka (open membership). kebebasan lembaga dan status hukum. kerendahan hati dan kepedulian yang menjunjung tinggi amanat penderitaan rakyat masih menjadi fatamorgana. 15 UUD 1945. Slogan Bhinneka Tunggal Ika 11 . Bill of Rights USA (1791) dan International Bill of Rights (1966) 13 Hak asasi manusia yang terkandung dalam Piagam Madinah dapat diklasifikasi menjadi tiga. Sumber masalah yang membuat konflik beragama dan berkeyakinan di Indonesi tidak kunjung usai adalah pemahaman masyarakat Indonesia yang belum tuntas mengenai bagaimana seharusnya menjalankan kehidupan bernegara dan berbangsa dalam konteks masyarakat yang plural. kebebasan eksternal. kemajemukan peserta. Konstitusi Madinah (tahun 622. yaitu pertama. Terdapat sedikitnya lima makna pokok kandungan tentang HAM dalam Konstitusi Madinah dan Al-Qur an. baik dalam instrumen nasional15 dan internasional. Inti normatif dari kebebasan beragama dan berkeyakinan adalah kebebasan internal. Pasal 3 ayat (1) UU No. sifat tidak dapat ditangguhkan (non-derogability). hak orang tua atau wali. Sebenarnya tidak akan menjadi fatamorgana apabila ada seseorang yang mempunyai keinginan kuat untuk merubahnya.12/2005. Siapa mastermind yang akan menciptakan world peace di Rumah Indonesia. keempat.

menghargai. apabila artikulasi keagamaan16 diinstitusionalkan dalam kebijakan negara. Ada beberapa kerugian nyata ketika kita menginginkan interpretasi teks keagamaan terlembagakan dalam kebijakan negara. Oleh karena itu. Karena logika politik adalah konstituen. Pengajian Terbuka baik di tempat umum ataupun media massa. Pertama. Kedua. Agama akan menjadi legitimasi politik. . maka yang terjadi adalah monopoli kebeneran atas nama otoritas negara. Toleransi adalah membiarkan. Sebuah negara. muda pernah bersepakat dan menyatakan diri sebagai satu bangsa dan satu tanah air dalam Sumpah Pemuda. agama akan bersifat politis. maka agama akan bersifat represif dan radikal. Skema Tiga Kata Ajaib SEKULERISME TOLERANSI PLURALISME Sekuler dalam konteks bukan atheis atau tidak meyakini adanya Tuhan.Seseorang akan dihadapkan kesulitan berpikir secara objektif pada saat diharuskan berbicara tentang Agama dan Keyakinan. agama akan menjadi sekedar instrumen negara. Mereka adalah tonggak sejarah kemerdekaan dan perubahan sosial Indonesia. Nalar Perubahan Sosial menyatakan. Ketiga. tidak melibatkan mereka dalam menentukan masa depan bangsa adalah sebuah kesalahan yang fatal. Padahal agama hadir untuk perdamaian dan keadilan. Agama hanya akan menjadi biang dan kedok untuk kepentingan sekelompok orang berkuasa. dalam agama tidak akan ada lagi wacana lain dalam hal interpretasi agama. Konsekuensinya. rodanya digerakkan oleh manusia-manusia yang ber-Tuhan. Khaidir dalam bukunya yang berjudul Nalar Kemanusiaan. terutama Indonesia tidak mungkin menjadi sekuler sepenuhnya mengingat negara. Kaum muda bahkan dijadikan community learning circle yang tajam dalam kepekaan menganalisis kesadaran untuk hidup toleran antar manusia. sebagai urusan publik. tapi tidak mencampur adukkan artikulasi keagamaan dalam pemerintahan. setiap orang sebagai penganut agama atau keyakinan punya hak 17 untuk mendiskursuskan wacana keagamaannya di ruang publik . Piet H. Toleransi dikatakan sebagai pintu 16 17 Artikulasi keagamaan adalah menafsirkan suatu wahyu secara tekstual Misal Dialog Terbuka. menghormati orang lain dalam mengelola hak-nya. Padahal dalam beragama. Sejarah Islam klasik menjelaskan kepada kita. ekspresi keberagaman tidak lagi terjamin secara bebas sebagai ekspresi individu di publik.

Pluralisme18 adalah masalah klasik yang up to date. pluralisme bukan hanya beragam atau majemuk. Kesadaran pluralisme kaum muda demi meraih cita-cita jangka panjang untuk rakyat sesungguhnya telah tumbuh semenjak dahulu kala. Namun untuk mewacanakan pluralis yang humanis tidaklah mudah. Pertama. pluralisme lebih sekedar toleransi dengan usaha aktif untuk memahami orang lain. mulai dari Islam (HMI. konteks hidup toleran untuk perdamaian cukup relevan sebagai agenda bersama. 19 Pendidikan pluralis adalah ruang pendidikan untuk menumbuhkan kesadaran anak didik dalam hal pemahaman. Kaum muda sebagai community learning circle (lingkar belajar komunitas) dapat dijadikan tonggak refleksi pluralisme untuk perdamaian di Indonesia sehingga diharapkan dapat meyuguhkan suatu konsep mengenai saling pengertian dalam keberagaman. pluralisme didasarkan pada perbedaan bukan persamaan. Professor of Comparative Religion ang Indian Studies dan Director of Pluralism Project di Harvard University. Indonesia yang pluralis dengan ragam suku. IMM dan Islam Menurut Prof. agama. dan pengakuan empatik realitas dunia (suku. kodrat. Kedua. ras. tanpa melihat asal suku. agama. pluralisme bukan sekedar relativisme dimana pluralisme merupakan pertautan komitmen antara religius dan sekuler yang nyata. gereja-gereja atau di ruang pendidikan politik (kampus) sekalipun.Seseorang akan dihadapkan kesulitan berpikir secara objektif pada saat diharuskan berbicara tentang Agama dan Keyakinan. Diana L Eck. 18 . toleransi dapat menciptakan iklim untuk menahan diri. agama. ras. pluralisme lebih sekedar majemuk atau beragam dengan ikatan aktif (red. utama menuju pluralisme. Faktor penghambat pluralisme terjadi karena materi dan metode pendidikan kita tidak disediakan untuk ruang penumbuhan spirit pluralisme. 19 Terlalu mengedepankan dominasi kelompoknya saja serat mengklaim bahwa jalan keselamatan diklaim hanya dimiliki agamanya sendiri. heterogen dan multikultural. dan golongan dengan adagium Kami cinta kemerdekaan tapi lebih cinta perdamaian . Kesadaran ini mendorong kaum muda tampil sebagai aktor-aktor yang peduli terhadap persekutuan kemanusiaan. dan sebagainya) yang beragam. ada tiga hal tentang pluralisme yang dapat menjelaskan arti proyek pluralisme.) kepada kemajemukan tadi. namun tidak untuk memahami. Refleksi dari ide pendidikan pluralis itu setidaknya sudah mulai diimplementasikan di Indonesia oleh ILRC (The Indonesian Legal Resource Center) bekerjasama dengan Freedom House dalam pelatihan paralegal Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan di Indonesia untuk Mahasiswa. Seperti tampak dalam keseharian dan pengajian agama di masjid-masjid. Hal tersebut berimpllikasi membentuk stigma hanya eksistensi agamanya yang berhak hidup padahal dalam Islam ditekankan Bekerjasamalah dalam kebaikan dan takwa . penghargaan. bukan pelepasan-perbedaan dan kekhususan. pluralisme bukan sekedar toleransi. etnik dan ras. Pluralisme dapat dijadikan sebagai salah satu wadah untuk menegaskan mewujudkan Rumah Indonesia tanpa Diskriminasi. Ahmadiyah. Ketiga. pluralisme merupakan ikatan. Empat hari menjalani pelatihan paralegal kebebasan beragama dan berkeyakinan yang diselenggarakan ILRC (The Indonesian Legal Resource Center) dan Freedom House bersama orangorang dengan beragam keyakinan dan agama.

Universitas Krisnadwipayana. tidak terbatas pada minoritas agama atau keyakinan. Gemaku (Generasi Muda Khonghucu). keyakinan. Kristen.Seseorang akan dihadapkan kesulitan berpikir secara objektif pada saat diharuskan berbicara tentang Agama dan Keyakinan. orang Indonesia yang dikira orang Korea karena warna kulit dan penampilannya di GBK (Gelora Bung Karno). Unisbank Semarang. Sesi teman kalian hari ini! mengharuskan kita mau tidak mau menerima teman yang memang sudah ditentukan oleh fasilitator. warna kulit. dsb. UB. Universitas Surya Kencana. Penghayat/Pangestu) membuat semuanya semakin jelas dan objektif.21 Kesimpulan yang didapat dari sesi Teman Kalian Hari ini! bahwa kata keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia ternyata masih belum dirasakan oleh hampir semua WNI (Warga Negara Indonesia) di pelatihan paralegal itu. tapi yang paling saya ingat adalah sesi Teman kalian hari ini! . fasilitator juga mendatangkan Kang Asep yang notabene adalah salah satu pemeluk keyakinan Penghayat di Sunda. biasa). diperlakukan seenaknya di tempat kerja karena berumur paling muda (senior selalu benar. Universitas Pasundan.. orang Bali yang sering menj di a bahan bercandaan karena logat bahasa Balinya. boleh mencakup suku. bahasa. Mulai dari kesulitan dalam mendapatkan Akta Perkawinan. Universitas Pakuan. membuat seluruh forum tertawa. itu perkenalan paling menarik. UI. . dan sebagainya. Khonghucu. orang Islam yang hanya diberi waktu lima menit untuk solat.red). Pemuda HPK (Himpunan Penghayat Minoritas disini adalah pengertian secara umum. Selain dihadiri oleh mahasiswa Fakultas Hukum UNAIR. Pemuda Jamaah Ahmadiyah Indonesia. UII. Mulai dari perlakuan minoritas karena jenis kelamin. kita harus bertukar cerita tentang pengalaman sebagai minoritas atau pun cerita tentang orang lain yang kita kenal sebagai minoritas20. Beliau menceritakan diskriminasi yang dilakukan oleh negara terhadap kaum minoritas penghayat . 21 Intermezzo 20 . warna kulit. Katholik. orang Ahmadiyah yang masjid/musholanya dihancurkan. Selama pelatihan kami menjalani beragam sesi dan variasi permainan. Hindu. Akta Kelahiran dan Pendidikan Keyakinan Penghayat di sekolah anaknya. orang nasrani yang tidak di asih waktu libur saat k Paskah. Kris nama saya. Gema Budhis (Generasi Muda Buddhis Indonesia). faktor umur. agama.. Nama saya Kristan. jenis kelamin. dan perlakuan yang tidak adil dalam berorganisasi karena terlahir sebagai perempuan. Terkumpulah cerita pendek dari sesi Teman Kalian Hari Ini! . UNHAS. Selain isu beragama dan berkeyakinan. Kristen Kristen Mormon . ras.. tapi saya bukan Kristen atau pun Katholik tapi saya Khonghucu. Orang Hindu yang kesusahan menemukan pura di Jakarta. Budha.. UNPAD. Tan marga saya.

namun kesiapan dalam menghadapi segala kemungkinan resiko terburuk dari perjuangan membela kepentingan rakyat Indonesia secara keseluruhan. (2006). Jangan berhenti untuk terus bersuara dan berkarya dalam mewujudkan Rumah Indonesia yang kita impikan kawan!! Never ending struggle for pluralism and world peace!!! (Rahma FH UB) DAFTAR PUSTAKA Khaidir. 14-16 Desember 2010. PMKRI. disampaikan dalam pelatihan paralegal ILRC dan Freedom House. Negara bukan penentu suatu agama atau keyakinan sesat atau t idak. Billah. hanya Tuhanlah yang dapat menentukan mana yang benar mana yang salah. Bogor. Nalar Perubahan Sosial. (2008). bukan dalam arti mundur berarti pengkhianatan. Negara bukan Tuhan.39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia . Menegakkan Pluralisme: Fundamentalisme -Konservatif di Tubuh Muhammadiyah. HMI (Himpunan Mahasiswa Islam). Bogor. Dengan adanya partisipasi dari beragam elemen generasi muda diatas diharapkan ide kaum muda sebagai aktor perdamaian dapat segera terwujud. IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah). Perundang-undangan: Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 DUHAM 1948 Undang-Undang No. Subhanallah. Jakarta: LSAF Kebebasan Beragama di Indonesia: Tuntutan normatif. Perjuangan melakukan kritik tajam memaksa penguasa agar berpihak bukan hanya pada mayoritas tapi juga minoritas perlu lebih dikonsolidasikan lagi.M. Konsolidasi juga harus berpijak pada spirit gerakan anti putus nyambung. Jakarta: Teraju _________. disampaikan dalam pelatihan paralegal ILRC dan Freedom House. Kepercayaan). 14-16 Desember 2010. Piet H. Manakala Peraturan Menjegal Kejujuran oleh Asep Setia Pujanegara. matra teoritis. Perlu mempertegas icon gerakan menjadi suatu gerakan yang massif dengan pewacanaan yang konkret. dan praktek empiris oleh M.Seseorang akan dihadapkan kesulitan berpikir secara objektif pada saat diharuskan berbicara tentang Agama dan Keyakinan. Tuhan Maha Mengetahui apa-apa yang tidak diketahui oleh hamba-hambaNya. Nalar Kemanusiaan.

Seseorang akan dihadapkan kesulitan berpikir secara objektif pada saat diharuskan berbicara tentang Agama dan Keyakinan. Undang-Undang No. .12 Tahun 2005 tentang Ratifikasi International Covenan of Civil and Politic Rights.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful