P. 1
Menginklusifkan Wacana Pluralisme di Kalangan Mahasiswa

Menginklusifkan Wacana Pluralisme di Kalangan Mahasiswa

|Views: 63|Likes:
Dipublikasikan oleh Minyak Telon

More info:

Published by: Minyak Telon on Mar 11, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/11/2011

pdf

text

original

Seseorang akan dihadapkan kesulitan berpikir secara objektif pada saat diharuskan berbicara tentang Agama dan Keyakinan

.

Menginklusifkan Wacana Pluralisme di Kalangan Kaum Muda
Oleh: Aulia Rahmawati Rumah Indonesia yang megah, penuh dengan berbagai macam agama, keyakinan, etnis, suku dan ras. Rumah Indonesia merupakan percontohan sempurna dari negara plural. Sebagaimana disampaikan oleh Emha Ainun Najib, Rumah Indonesia sebenarnya sangat megah dan mewah. Emha Ainun Najib (Cak Nun) dalam bait sya ir Kyai Kanjeng, Ia (Rumah Indonesia.red) dihiasi oleh kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Ia dihuni oleh ragam, suku, etnis dan budaya. Ia dimahligai oleh hutan belantara yang masih perawan. Mengingatkanku pada sebuah Negeri yang diceritakan dalam Al-Qur an, Negeri Saba . Sebagaimana yang diceritakan dalam Al-Qur an dan beberapa literature, negeri Saba adalah negeri yang sejahtera secara materil, negeri tersebut digambarkan seperti surga, dengan kekayaan melimpah dan pemerintahan yang kuat. Namun kenapa rakyatnya masih miskin, drama korupsi, kekerasan tiada hentinya diputar di media-media Indonesia.
House of Indonesia (meminjam kata-kata Piet Khaidir) is luxurious, full with many kinds of religion, belief, ethnic, and race. House of Indonesia is the perfectly example of plural country. As how described by Emha Ainun Najib, house of Indonesia is very fame, glory and luxurious, dotted with wealth plenitude of nature resource. Habitable by modes of family, ethnic and culture. Palaced with wilderness virgins. This country is the picture of heavens in the world. However, the peoples are still live in the poor circle, corruption drama, violence that never stop shown at televesion or others mass media.

Mantan wakil perdana menteri negara tetangga kita, Malaysia, Anwar Ibrahim, menyebutkan bahwa demokrasi telah berjalan baik di Indonesia dan hal itu telah menjadikan Indonesia sebagai negara dengan populasi 4 (empat) besar dunia yang berhasil melaksanakan demokrasi.1 Di negeri yang kata orang berhasil melaksanakan demokrasi ini, konflik beragama dan berkeyakinan masih saja terus berlangsung tanpa ada hentinya. Seakan negeri kita ini terkena kutukan Mpu Gandring yang mengalami pertumpahan darah selama tujuhketurunan.
The ex-prime minister of our neighbour country, Malaysia, Anwar Ibrahim, mentioned that democracy was did very well in Indonesia and that things made Indonesia become a country with four world population that could successed did democracy. In the place that people said that Democracy did well , religious and belief conflict are going on and on without no one try to stop.

Demokrasi di Indonesia diakses dari situs http://www.forum-politisi.org/berita/article.php?id=547 pada 29 November 2010

1

422/Binsos -III/2005 tentang Pelaksanaan Wirid Remaja didikan Subuh dan Anti Togel/Narkoba serta berpakaian Muslim/Muslimah bagi (Padang.451. Perlakuan mayoritas ke minoritas.com). 16 Civil Organizationin Bekasi seal the Galilea Church . Perempuan Muslim di Perancis dilarang memakai jilbab di ruang publik3. tanggal 8 Mei 2004 tentang Kewajiban Membaca Al-Qur an oleh seluruh PNS dan Tamu yang menemui Bupati Look at the cases.19/HM.com). 3 Hal yang sama juga terjadi di Turki 2 . 16 Ormas Islam Bekasi Menyegel Gereja Galilea (Antara News. betapa Hak Asasi mereka untuk menjalankan ibadah sesuai agama dan keyakinannya terlanggar. SLTP/MTS dan SLTA/SMK/SMA di Kota Padang 3 NTB Dompu: SK Bupati Dompu Kd.Seseorang akan dihadapkan kesulitan berpikir secara objektif pada saat diharuskan berbicara tentang Agama dan Keyakinan.4/2004 tentang Pemakaian Busana Muslim bagi Siswa dan Mahasiswa di Kabupaten Sukabumi 2 Sumatera Barat Padang: Instruksi Walikota Padang No. Imparment of Jamaah Ahmadiyah s mosque . Perempuan muslim India dilarang solat di Masjid dan harus solat dirumah2. Sebentar. kita alihkan perspektif ke negara lain dimana kita melihat dari kacamata umat Muslim menjadi minoritas. Mungkin Perda seperti diatas bagi masyarakat Muslim membawa banyak keuntungan dan kemudahan. namun bagaimana dengan masyarakat non Muslim? Apakah mereka juga diwajibkan patuh? Kalau iya. Murid/Siswa SD/MI.. Busana muslim membuat siswa-siswi non-muslim padang merasa tidak nyaman 26/04/08). Mormon Ahmadiyah Kristen (Tempointeraktif. Moeslim uniform make students feel uncomfortable . Berikut tabel Perda-Perda Berbasis Agama: No 1 Daerah Jawab Barat Keterangan Sukabumi: Instruksi Bupati Sukabumi No. Secara eksplisit terlihat bagaimana dominasi masyarakat muslim dalam membuat Perda di daerah yang belum tentu semuanya pemeluk Islam.00/527/2004 . menurut cerita salah seorang kawan yang pernah exchange di India selama dua bulan. Peristiwa seperti itu dapat dijadikan alasan pemaaf dan pembenar karena memang mayoritas penduduk Indonesia adalah Muslim. Lihat saja kasus Perusakan Masjid Jamaah Ahmadiyah . Pelarangan solat Jumat oleh Pengadilan Australia di Cannington Perth karena dinilai Salah satunya terjadi di Baroda.

dan pengalaman pribadi manusia dalam kesendiriannya. The referendum put forth by Swiss People s Party (SVP) on November 29. sejauh mereka memahami diri mereka sendiri 9 saat berhadapan dengan apapaun yang mereka anggap sebagai ilahi. Berbicara tentang agama dan keyakinan. Hak untuk memeluk agama dan/atau keyakinan serta menjalankan ibadah menurut agama dan/atau keyakinan termasuk dalam ranah hak -hak asasi manusia dasar (Basic Human Rights). seorang sufi dan ilmuwan Iran menggolongkan Kebebasan beragama dalam kolom kebebasan pribadi. menganggu kepentingan publik4. 2009 to ban the futher construction of minarets-the towers attached to mosques that are used to call Muslims to prayer-passed with 57 percent of the vote despite oppostion by the the Swiss government. Terutama Isengisme7 diskriminasi dalam hal keagamaan menjadi hot news beberapa tahun belakangan di Indonesia.23 10 Berpandangan subjektif disini maksudnya adalah kita akan menilai segala sesuatu itu baik buruk dari segi pandangan ajaran agama yang kita anut.unsri.hal. Agama. 9 William James. The vote does not impact the construction of new mosques and does not affect the existing four minarets already erected in the country.10 Sayyed Hosseiun Nasr..5 Fakta-fakta tersebut menyuguhkan secara rapi bahwa dengan menjadi minoritas secara langsung membuat kita6 sebagai sasaran empuk diskriminasi.ac. Keyakinan dan Hak Asasi Manusia Dari sudut pandang psikologis agama ditakrifkan8 sebagai segala perasaan. dan Switzerland Vote Disappointing Blow to Religious Freedom diunduh dari situs Freedom House: Switzerland pada Desember 2009 memberitakan. yaitu kebebasan mutlak (absolute or infinite freedom). Perjumpaan Tuhan. yang terdapat di dalam kehidupan spiritual atau disebut juga sebagai kebebasan moral (kebebasan menentukan sendiri tanpa hambatan sebab-sebab eksternal) atau kebebasan batin pada pikiran dan imaginasi. 8 Takrif adalah definisi situasi.Seseorang akan dihadapkan kesulitan berpikir secara objektif pada saat diharuskan berbicara tentang Agama dan Keyakinan.id/index. 6 Kaum Minoritas 7 Kata isengisme sebenarnya dipergunakan untuk isengisme politik yang merujuk pada perilaku yanga hanya bertujuan iseng dan membahayakan kepentingan publik.php?option=com_content&view=category&id=33:islam-diaustralia&layout=blog&Itemid=50 pada 1 Januari 2010 5 Beberapa berita terkait diatas menunjukkan bahwa Islamophobia telah melanda negara-negara dengan Muslim sebagai Minoritas. karena kita sebagai manusia yang meyakini agama/keyakinan yang kita anut kemungkinan besar pasti akan memandangnya secara subjektif. Diakses dari situs http://nadwah. Freedom House condemns Switzerland s vote to ban the new construction of minarets in the country as a setback for religious freedom. sangatlah sulit untuk memandangnya secara objektif. Raga. 4 . perilaku mementingkan diri sendiri dan atau golongan kelompok daripada kepentingan bangsa secara keseluruhan. rumusan tentang ruang lingkup konsep yang menjadi pokok pembicaraan. tindakan. Pengalaman Religius Manusia.

15 UUD 1945. tidak diskriminatif (non-discrimination). kebebasan lembaga dan status hukum. Konstitusi Madinah (tahun 622. sifat tidak dapat ditangguhkan (non-derogability). Siapa mastermind yang akan menciptakan world peace di Rumah Indonesia. kebebasan eksternal. kemajemukan peserta. dan hak mencari kebahagiaan. baik dalam instrumen nasional15 dan internasional. hak orang tua atau wali. kedua. keempat. kaum Pasal 1 DUHAM. persatuan dalam ke-bhineka-an (unity in diversity). keanggotaan terbuka (open membership).12/2005. ketiga. Bill of Rights USA (1791) dan International Bill of Rights (1966) 13 Hak asasi manusia yang terkandung dalam Piagam Madinah dapat diklasifikasi menjadi tiga. kebebasan. Jaminan Kebebasan beragama (kebebasan berkeyakinan) manusia sebagai individu ataupun makhluk sosial telah tercantum dan terdefinisikan secara eksplisit dalam DUHAM11. dokumen-dokumen historis tentang HAM12. yaitu pertama. Untuk Indonesia. They are endowed with reason and conscience and should act towards one another in a spirit of brotherhood 12 Rights of Man France (1789).Seseorang akan dihadapkan kesulitan berpikir secara objektif pada saat diharuskan berbicara tentang Agama dan Keyakinan. All human being are born free and equal in dignity and rights. Pasal 3 ayat (1) UU No. Tiga kata ajaib: Sekulerisme. perjanjian masyarakat (social contract) tertulis. Kenapa mahasiswa? Kenapa harus kaum muda yang diikutkan dalam proses penjagaan dan pengawalan isu kebebasan beragama dan berkeyakinan? Sebab kaum muda dalam setiap momentum sejarah merupakan representasi dari golongan yang lebih luas. kerendahan hati dan kepedulian yang menjunjung tinggi amanat penderitaan rakyat masih menjadi fatamorgana. Terdapat sedikitnya lima makna pokok kandungan tentang HAM dalam Konstitusi Madinah dan Al-Qur an. penempatan nama Allah SWT pada posisi teratas. Toleransi dan Pluralisme Impian mewujudkan Rumah Indonesia yang terbangun atas kearifan.14 Apabila ada yang bertanya? Apa sih kerjaannya orang-orang hukum di Indonesia? Kenapa tidak ada yang memberikan perlindungan hukum bagi orang -orang yang ingin menjalankan ibadah menurut agama dan keyakinan yang mereka yakini? Pengaturan dan perlindungan hukum kebebasan beragama dan berkeyakinan telah ada. Sumber masalah yang membuat konflik beragama dan berkeyakinan di Indonesi tidak kunjung usai adalah pemahaman masyarakat Indonesia yang belum tuntas mengenai bagaimana seharusnya menjalankan kehidupan bernegara dan berbangsa dalam konteks masyarakat yang plural. Jawabannya adalah Kaum Muda. Slogan Bhinneka Tunggal Ika 11 . yaitu hak untuk hidup. Sebenarnya tidak akan menjadi fatamorgana apabila ada seseorang yang mempunyai keinginan kuat untuk merubahnya. abad ke-7 M) dan Al-Qur an13. Pasal 18 UU No. 14 Hak yang tidak dapat ditangguhkan dalam pengertian ini adalah bahwa negara sama sekali tidak boleh menangguhkan hak kebebasan beragama atau berkeyakinan. Inti normatif dari kebebasan beragama dan berkeyakinan adalah kebebasan internal.39/1999 tentang HAM. non koersi (tanpa paksaan/non-coercion). dan kelima.

rodanya digerakkan oleh manusia-manusia yang ber-Tuhan. Ketiga. setiap orang sebagai penganut agama atau keyakinan punya hak 17 untuk mendiskursuskan wacana keagamaannya di ruang publik . ekspresi keberagaman tidak lagi terjamin secara bebas sebagai ekspresi individu di publik. Sejarah Islam klasik menjelaskan kepada kita. Karena logika politik adalah konstituen. sebagai urusan publik. Mereka adalah tonggak sejarah kemerdekaan dan perubahan sosial Indonesia. Khaidir dalam bukunya yang berjudul Nalar Kemanusiaan. Skema Tiga Kata Ajaib SEKULERISME TOLERANSI PLURALISME Sekuler dalam konteks bukan atheis atau tidak meyakini adanya Tuhan. Pengajian Terbuka baik di tempat umum ataupun media massa. muda pernah bersepakat dan menyatakan diri sebagai satu bangsa dan satu tanah air dalam Sumpah Pemuda. maka yang terjadi adalah monopoli kebeneran atas nama otoritas negara. Nalar Perubahan Sosial menyatakan. tidak melibatkan mereka dalam menentukan masa depan bangsa adalah sebuah kesalahan yang fatal. Kaum muda bahkan dijadikan community learning circle yang tajam dalam kepekaan menganalisis kesadaran untuk hidup toleran antar manusia. apabila artikulasi keagamaan16 diinstitusionalkan dalam kebijakan negara. maka agama akan bersifat represif dan radikal. Padahal agama hadir untuk perdamaian dan keadilan. agama akan menjadi sekedar instrumen negara. Toleransi adalah membiarkan. tapi tidak mencampur adukkan artikulasi keagamaan dalam pemerintahan. . Oleh karena itu. menghargai. Piet H. Pertama. terutama Indonesia tidak mungkin menjadi sekuler sepenuhnya mengingat negara. Kedua. Konsekuensinya. dalam agama tidak akan ada lagi wacana lain dalam hal interpretasi agama. Sebuah negara.Seseorang akan dihadapkan kesulitan berpikir secara objektif pada saat diharuskan berbicara tentang Agama dan Keyakinan. Agama akan menjadi legitimasi politik. Ada beberapa kerugian nyata ketika kita menginginkan interpretasi teks keagamaan terlembagakan dalam kebijakan negara. agama akan bersifat politis. Padahal dalam beragama. menghormati orang lain dalam mengelola hak-nya. Agama hanya akan menjadi biang dan kedok untuk kepentingan sekelompok orang berkuasa. Toleransi dikatakan sebagai pintu 16 17 Artikulasi keagamaan adalah menafsirkan suatu wahyu secara tekstual Misal Dialog Terbuka.

agama. Hal tersebut berimpllikasi membentuk stigma hanya eksistensi agamanya yang berhak hidup padahal dalam Islam ditekankan Bekerjasamalah dalam kebaikan dan takwa . penghargaan. Indonesia yang pluralis dengan ragam suku. toleransi dapat menciptakan iklim untuk menahan diri. bukan pelepasan-perbedaan dan kekhususan. 18 . Ahmadiyah. pluralisme bukan hanya beragam atau majemuk. Pluralisme18 adalah masalah klasik yang up to date. Seperti tampak dalam keseharian dan pengajian agama di masjid-masjid. heterogen dan multikultural. IMM dan Islam Menurut Prof. konteks hidup toleran untuk perdamaian cukup relevan sebagai agenda bersama. tanpa melihat asal suku. Professor of Comparative Religion ang Indian Studies dan Director of Pluralism Project di Harvard University.) kepada kemajemukan tadi. Ketiga. ras. utama menuju pluralisme. gereja-gereja atau di ruang pendidikan politik (kampus) sekalipun. pluralisme lebih sekedar toleransi dengan usaha aktif untuk memahami orang lain. Namun untuk mewacanakan pluralis yang humanis tidaklah mudah. ras. mulai dari Islam (HMI. Kesadaran ini mendorong kaum muda tampil sebagai aktor-aktor yang peduli terhadap persekutuan kemanusiaan.Seseorang akan dihadapkan kesulitan berpikir secara objektif pada saat diharuskan berbicara tentang Agama dan Keyakinan. 19 Pendidikan pluralis adalah ruang pendidikan untuk menumbuhkan kesadaran anak didik dalam hal pemahaman. pluralisme lebih sekedar majemuk atau beragam dengan ikatan aktif (red. ada tiga hal tentang pluralisme yang dapat menjelaskan arti proyek pluralisme. namun tidak untuk memahami. Faktor penghambat pluralisme terjadi karena materi dan metode pendidikan kita tidak disediakan untuk ruang penumbuhan spirit pluralisme. Kesadaran pluralisme kaum muda demi meraih cita-cita jangka panjang untuk rakyat sesungguhnya telah tumbuh semenjak dahulu kala. pluralisme didasarkan pada perbedaan bukan persamaan. Kedua. Empat hari menjalani pelatihan paralegal kebebasan beragama dan berkeyakinan yang diselenggarakan ILRC (The Indonesian Legal Resource Center) dan Freedom House bersama orangorang dengan beragam keyakinan dan agama. dan golongan dengan adagium Kami cinta kemerdekaan tapi lebih cinta perdamaian . agama. Pluralisme dapat dijadikan sebagai salah satu wadah untuk menegaskan mewujudkan Rumah Indonesia tanpa Diskriminasi. etnik dan ras. pluralisme bukan sekedar relativisme dimana pluralisme merupakan pertautan komitmen antara religius dan sekuler yang nyata. agama. pluralisme merupakan ikatan. Refleksi dari ide pendidikan pluralis itu setidaknya sudah mulai diimplementasikan di Indonesia oleh ILRC (The Indonesian Legal Resource Center) bekerjasama dengan Freedom House dalam pelatihan paralegal Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan di Indonesia untuk Mahasiswa. pluralisme bukan sekedar toleransi. 19 Terlalu mengedepankan dominasi kelompoknya saja serat mengklaim bahwa jalan keselamatan diklaim hanya dimiliki agamanya sendiri. Kaum muda sebagai community learning circle (lingkar belajar komunitas) dapat dijadikan tonggak refleksi pluralisme untuk perdamaian di Indonesia sehingga diharapkan dapat meyuguhkan suatu konsep mengenai saling pengertian dalam keberagaman. Diana L Eck. dan sebagainya) yang beragam. dan pengakuan empatik realitas dunia (suku. kodrat. Pertama.

Gemaku (Generasi Muda Khonghucu). Pemuda Jamaah Ahmadiyah Indonesia. Kristen. Pemuda HPK (Himpunan Penghayat Minoritas disini adalah pengertian secara umum. Universitas Surya Kencana. UII. Selain dihadiri oleh mahasiswa Fakultas Hukum UNAIR.Seseorang akan dihadapkan kesulitan berpikir secara objektif pada saat diharuskan berbicara tentang Agama dan Keyakinan. orang nasrani yang tidak di asih waktu libur saat k Paskah. UB. Penghayat/Pangestu) membuat semuanya semakin jelas dan objektif. bahasa. Universitas Pasundan.. Unisbank Semarang. orang Bali yang sering menj di a bahan bercandaan karena logat bahasa Balinya. orang Ahmadiyah yang masjid/musholanya dihancurkan. Budha. Kristen Kristen Mormon . Kris nama saya. diperlakukan seenaknya di tempat kerja karena berumur paling muda (senior selalu benar. Terkumpulah cerita pendek dari sesi Teman Kalian Hari Ini! . Mulai dari kesulitan dalam mendapatkan Akta Perkawinan. Universitas Pakuan. Mulai dari perlakuan minoritas karena jenis kelamin. faktor umur. jenis kelamin. Tan marga saya.. tapi saya bukan Kristen atau pun Katholik tapi saya Khonghucu. Universitas Krisnadwipayana. dsb. orang Islam yang hanya diberi waktu lima menit untuk solat. biasa). Katholik. kita harus bertukar cerita tentang pengalaman sebagai minoritas atau pun cerita tentang orang lain yang kita kenal sebagai minoritas20. membuat seluruh forum tertawa. Beliau menceritakan diskriminasi yang dilakukan oleh negara terhadap kaum minoritas penghayat . warna kulit. Khonghucu. warna kulit. 21 Intermezzo 20 . UNHAS. UNPAD.red). Akta Kelahiran dan Pendidikan Keyakinan Penghayat di sekolah anaknya. UI. Sesi teman kalian hari ini! mengharuskan kita mau tidak mau menerima teman yang memang sudah ditentukan oleh fasilitator. dan perlakuan yang tidak adil dalam berorganisasi karena terlahir sebagai perempuan. itu perkenalan paling menarik. Gema Budhis (Generasi Muda Buddhis Indonesia). Nama saya Kristan. boleh mencakup suku. tapi yang paling saya ingat adalah sesi Teman kalian hari ini! ..21 Kesimpulan yang didapat dari sesi Teman Kalian Hari ini! bahwa kata keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia ternyata masih belum dirasakan oleh hampir semua WNI (Warga Negara Indonesia) di pelatihan paralegal itu. tidak terbatas pada minoritas agama atau keyakinan. fasilitator juga mendatangkan Kang Asep yang notabene adalah salah satu pemeluk keyakinan Penghayat di Sunda. ras. Selain isu beragama dan berkeyakinan. Orang Hindu yang kesusahan menemukan pura di Jakarta.. . Hindu. orang Indonesia yang dikira orang Korea karena warna kulit dan penampilannya di GBK (Gelora Bung Karno). keyakinan. agama. dan sebagainya. Selama pelatihan kami menjalani beragam sesi dan variasi permainan.

disampaikan dalam pelatihan paralegal ILRC dan Freedom House. Subhanallah. Bogor. Piet H. (2008). Bogor. Nalar Perubahan Sosial. Kepercayaan). Jangan berhenti untuk terus bersuara dan berkarya dalam mewujudkan Rumah Indonesia yang kita impikan kawan!! Never ending struggle for pluralism and world peace!!! (Rahma FH UB) DAFTAR PUSTAKA Khaidir. Negara bukan Tuhan. Perjuangan melakukan kritik tajam memaksa penguasa agar berpihak bukan hanya pada mayoritas tapi juga minoritas perlu lebih dikonsolidasikan lagi. (2006). Perlu mempertegas icon gerakan menjadi suatu gerakan yang massif dengan pewacanaan yang konkret. Perundang-undangan: Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 DUHAM 1948 Undang-Undang No. Billah. Dengan adanya partisipasi dari beragam elemen generasi muda diatas diharapkan ide kaum muda sebagai aktor perdamaian dapat segera terwujud. Tuhan Maha Mengetahui apa-apa yang tidak diketahui oleh hamba-hambaNya.39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia . Manakala Peraturan Menjegal Kejujuran oleh Asep Setia Pujanegara. HMI (Himpunan Mahasiswa Islam). 14-16 Desember 2010. namun kesiapan dalam menghadapi segala kemungkinan resiko terburuk dari perjuangan membela kepentingan rakyat Indonesia secara keseluruhan. PMKRI.Seseorang akan dihadapkan kesulitan berpikir secara objektif pada saat diharuskan berbicara tentang Agama dan Keyakinan. matra teoritis. dan praktek empiris oleh M. Jakarta: LSAF Kebebasan Beragama di Indonesia: Tuntutan normatif.M. IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah). Menegakkan Pluralisme: Fundamentalisme -Konservatif di Tubuh Muhammadiyah. 14-16 Desember 2010. bukan dalam arti mundur berarti pengkhianatan. disampaikan dalam pelatihan paralegal ILRC dan Freedom House. hanya Tuhanlah yang dapat menentukan mana yang benar mana yang salah. Jakarta: Teraju _________. Nalar Kemanusiaan. Konsolidasi juga harus berpijak pada spirit gerakan anti putus nyambung. Negara bukan penentu suatu agama atau keyakinan sesat atau t idak.

Undang-Undang No.Seseorang akan dihadapkan kesulitan berpikir secara objektif pada saat diharuskan berbicara tentang Agama dan Keyakinan. .12 Tahun 2005 tentang Ratifikasi International Covenan of Civil and Politic Rights.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->