STRUKTUR HUKUM

BUDAYA SUBSTANSI HUKUM HUKUM Semboyan kehidupan bermasyarakat yang telah menjadi pega-ngan umum rak UUD 1945 Pasal 18B PAYUNG PENERAPAN QANUN SYARIAH

UUD 1945 tu-an pemerintahan daerah yang bersifat khusus atau istimewa yang diatur da-lam undang-undang Pasal 24 umum, lingkungan peradilan agama, lingkungan peradilan militer, lingkungan peradilan tata usa Pasaal 24l o. 44 Th. 1999 Ttg. Penyelenggaraan Keistimewaan Provinsi Daerah Istimewa Aceh

Adat bak Peuteureuhom, Hukom bak Syiah Kuala, Qanun bak Putroe Phang, Reusam bak La (Adat dari Sultan, Hukum dari Ulama, Qanun dari Putri Pahang, Reusam dari Laksmana).

UU No.4 Th.2004 UU No. 18 Th.2001 PasalOtonomi(1) dan (2) 15 ayat Khusus Daaerah Istimewa Aceh Sebagai Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Ttg.

UU No.3 Th. 2006 Pasal 3A

Gambaran budaya hukum rakyat Aceh siap menerima Syariat Islam UU No. 11 Th. 2006 Ttg Pemerintahan Aceh Pasal 125

akhlak. wal al-syakhshiyah (Hk.Keluarga), mualamah (Hk.-Perdata), jinayah (Hk. Pidana), qadha’ (peradilan), tarbiyah (pendidikan lebih lanjut derngan Qanun Aceh
MAHKAMAH SYAR`IYAH QANUN ACEH

Apa itu QANUN SYARIAH UU No. 11 Tahun 2006 n : majmu`ah al syara`i wa an-nuzhum (Arab). Tentang Pemerintahan Aceh PENGERTIAN QANUN Qanun Aceh Qanun Kabupaten/Kota LUGHAWIYAH ah propinsi yang mengatur kabupaten/kota yang mengatur penyelenggaraan pe-merintahan dan ke seje-nis peraturan daerah penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan ma-syarakat Aceh. law (Inggeris). peraturan-peraturan (Indonesia). undang-undang. 11 Tahun 2006 dipahami : Qanun Syariah adalah qanun Aceh yang mengatur pelaksanaan Syariat Islam pelaksanaan undang-undang di wilayah Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam dalam rangka penyelenggaraan otonomi khusus” . 18 Tahun 2001 Tentang Otonomi Khusus Daerah Istimewa Aceh Sebagai Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam : ? “Qanun Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam adalah Peraturan Daerah sebagai Berdasarkan Pasal 125 ayat (3) UU No.UU No.

Qanun Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Nomor 11 Tahun 2002 tentang Pelaksanaan Syariat Islam di Bidang Aqidah. 5. Bidang muamalah (Hukum Perdata) . Qanun Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Nomor 13 Tahun 2003 tentang Maisir (Perjudian) . Bidang qadla’ (Peradilan) .RUANG LINGKUP QANUN SYARIAH Pasal 125 ayat (2) UU Nomor 11 Tahun 2006 merinci ruang lingkup qanun syariah yang terdiri dari : 1. 5. syiar. Qanun Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Nomor 12 Tahun 2003 tentang Minuman Khamar dan Sejenisnya . 7. Qanun Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Nomor 14 Tahun 2003 tentang Khalwat (Mesum) . 7 Tahun 2004 tentang Pengelolaan . 2. dan Syiar Islam . 4. 4. 3. 6. Peraturan Daerah Propinsi Daerah Istimewa Aceh Nomor 5 Tahun 2000 tentang Pelaksanaan Syariat Islam . SEBAGIAN QANUN SYARIAH YANG TELAH DIBUAT : 1. Bidang ibadah . Qanun Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Nomor 10 Tahun 2002 tentang Peradilan Syariat Islam . 7. Ibadah. Bidang dakwah. Bidang jinayah (Hukum Pidana) . 2. dan pembelaan Islam. Bidang akhwal al-syakhshiyah (Hukum Keluarga) . 3. Qanun Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam No. Bidang tarbiyah (Pendidikan) . 6.

Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2008 tentang Perlindungan Anak . 2. dan 5. 9. 10. Qanun Aceh Nomor Mal . Qanun Aceh tentang Perlindungan Perempuan. 10 Tahun 2007 tentang Baitul 3 2007 Tata QANUN SYARIAH YANG BARU DISAHKAN Tanggal 14 September 2009 Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mengesahkan 5 (lima) Rancangan Qanun Aceh : 1. 3. 11. Qanun Aceh tentang Wali Nanggroe . Qanun yang kontroversial : Qanun Aceh Tentang Hukum Jinayat : Pasal 24 ayat (1) : “Setiap orang yang dengan sengaja melakukan zina diancam dengan `uqubat hudud . Qanun Aceh tentang Hukum Jinayat . Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kehidupan Adat dan Adat Istiadat .Qanun Aceh Nomor Tahun tentang Cara Pembentukan Qanun . 8. Qanun Aceh tentang Hukum Acara Jinayat .RAJAM Zakat . Qanun Aceh tentang Penanaman Modal . 4.

Pemberontakan Harus dibedakan Syuf`ah (Hak lang-geh) antara : Rahnun (Gadai) Qishash/Diyat.Meninggalkan puasa Ramadhan. hibah.Judi (Sewa me-nyewa) Dengan Takaful b.Musaqah.Syirkah (Perkongsian)Nafza Minuman ke-ras dan f.Qadzaf (Menu-duh berzina) rajam/hukuman c. `Ariyah (Pinjam-meminjam) Murtad RENUNGAN : Hajru (Penyitaan harta) g.Wakilah (Perwakilan) Merampok sudah menikah” e. Hadiah Qanun Hukum qanuntelah payung berbeda terhadap RUANG MAHKAMAH SYAR`IYAH (Berdasarkan Qanun No. meliputi : Ihya`ul mawat (Pembukaan la-han) a. LINGKUP KEWENANGAN . hukuman yang dijatuhkan kepada orang yang melakukan pelanggaran sya-riat selain hudud dan qish Ijarah a. yang meliputi : menikah dan a. Pembunuhan Ma`din (Tambang) Penganiayaan Luqathah (Barang temuan) Perbankan Ta’zir. Khalwat Hibah e.Bidang BidangAhwal Muamalah Al-Syakhshiyah alkan Qanun Aceh Tentang Hukum Jinayat Bidang Mempersoalkan Jinayat Hukuman Rajam 100 (seratus) kali cambuk bagi ang Peradilan Agama beserta penjelasan pasal tersebut kecuali wakaf. 10 Tahun 2002 Tentang Peradilan Syariat Islam) Aceh Tentang Jinayat dan qanun lainnya mempunyai hukum yang kuat.Penipuan Perburuhan c.Hutang piutang Zina `uqubat Qiradh (Permodalan) b. yang belum dan shadaqah. dengan penilaian hukuman rajam.Meninggalkan shalat fardhu Shadaqah f. mukharabah (bagi hasil pertanian) Mencuri mati bagi yang d. Jual beli Hudud.Pemalsuan Wakaf d. muzara`ah.

Pegadaian syariah j. 3 Tahun 2006 a. Musaqah. Lembaga Keuangan Mikro Syariah c. Qiradh (Permodalan) d. `Ariyah (Pinjammeminjam) h. Syirkah (Perkongsian) g. mukha-rabah (Bagi hasil pertanian) e. Obligasi syariah dan surat berharga jangka menengah syariah g. Wakilah (Kuasa) f. 10 Tahun 2002 a. Reasuransi syariah e. Hajru (Penyitaan harta) i.PERBEDAAN RUANG LINGKUP MUAMALAT DENGAN EKONOMI SYARIAH Keterangan Qanun No. Rahnun (Gadai) UU No. Jual beli b. Syuf`ah (Hak langgeh) j. Pembiayaan syariah i. Bank syariah b. Asuransi syariah d. Reksadana Syariah f. muzaraah. Sekuritas syariah h. Hutang piutang c. Dana pensiun lembaga .

Hibah t. H.Luqathah (Barng temuan) n. Syamsuhadi Irsyad. Ma’din (Tambang) m. 3 TAHUN 2006 ? Dr. MH. Bisnis syariah APAKAH MAHKAMAH SYAR`IYAH DENGAN KEKHUSUSANNYA HANYA BERWENANG MENGADILI BIDANG MUAMALAT VERSI QANUN No. Ijarah (Sewa menyewa) p.Ihya’ul mawat (Pembukaan lahan) l. karena dalam konteks ini Pengadilan Agama perlu dibaca sebagai Mahkamah Syar`iyah. Wakaf s. Perburuhan r. APAKAH MAHKAMAH SYAR`IYAH BERHASIL MELAKSANAKAN TUGASNYA MENYELESAIKAN PERKARA DIBIDANG HUKUM JINAYAT ? Jawabnya : . dalam disertasinya yang berjudul Mahkamah Syar`iyah Dalam Sistem Peradilan Nasional (2009 : 369) berpendapat bahwa perkara-perkara ekonomi syariah juga merupakan kewenangan Mahkamah Syar`iyah dalam bidang muamalah . 10 TAHUN 2002 DAN TIDAK BERWENANG MENGADILI EKONOMI SYARIAH VERSI UU No. Hadiah keuangan syariah k. Perbankan o. Takaful q.k. Shadaqah u. SH.

Tahun Jenis Perkara Terima Putus .

Jumlah upaya hukum baik banding maupun kasasi sedikit/tidak signifikan. menandakan putusan diterima masyarakat.2007 Khamar Maisir Khalwat Jumlah 13 18 27 58 47 14 13 20 2008 Khamar Maisir Khalwat Jumlah 8 38 9 55 38 9 8 55 2009 s/d Agustus Khamar Maisir Khalwat Jumlah 6 31 3 40 3 28 6 37 Daftar diatas menunjukkan penerapan Qanun Syariah dibidang Hukum Jinayat berjalan. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful