Anda di halaman 1dari 5

PERJANJIAN KERJASAMA PEMBELIAN LAHAN

(BERTAHAP)

Pada hari ini, -------- tanggal --------- bulan ------- tahun ------------
(-------------) telah disepakati antara 2 (dua) pihak dengan dihadiri para
saksi yang nama - namanya akan disebutkan pada bagian akhir kesepakatan
ini untuk melakukan kerjasama pembelian lahan yang terletak di Jalan
--------- Rukun Tetangga ------, RukunWarga -----, Kelurahan--------,
Kecamatan -----------, Kotamadya/Kabupaten ------------- dengan tanah
sesuai dengan keputusan kepala kantor wilayah BPN Propinsi --------- nomor
-------------,
tertanggal -------- bulan ------------ tahun ----------- (-------------), luas
keseluruhan ------------- m2 ( -------------- meter persegi ), antara;

Tuan -------------------; Warga Negara Indonesia Asli, lahir di ---------- pada


tanggal ----------- bulan ---------- tahun ----------------- (-------------),
pekerjaan -------------, bertempat tinggal di Jalan ----------- Rukun
Tetangga ---------, Rukun Warga ---------, Kelurahan ------------, Kecamatan
----------------, Kotamadya/kabupaten -----------. Pemegang Kartu Tanda
Penduduk Nomor : --------------------.
Selaku pemilik tanah/penjual selanjutnya disebut : PIHAK PERTAMA,
dengan;

Tuan --------------; Warga Negara Indonesia Asli, lahir di ------------- pada


tanggal ------------ bulan ----------- tahun ------------ (-------------),
pekerjaan -------------, bertempat tinggal di --------------- Rukun Tetangga
-----, Rukun Warga -----, Kelurahan --------------, Kecamatan ----------,
Kotamadya/Kabupaten ------------. Pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor
: -------------------------------.
Selaku pembeli selanjutnya disebut : PIHAK KEDUA

Dalam kedudukkannya mereka masing - masing seperti tersebut diatas


terlebih dahulu menerangkan dan menyatakan sebagai berikut:

• Bahwa PIHAK PERTAMA adalah selaku pemilik sah atas satu bidang tanah
sebagaimana yang akan diuraikan dibawah ini.
• Bahwa bidang tanah tersebut milik PIHAK PERTAMA terurai dalam:
Sertifikat Hak Milik : --------- / ---------, Gambar Situasi tanggal -----------,
nomor -----------/ ----------, seluas --------- m2 ( --------------- meter
persegi ) yang terletak di Desa / kelurahan ------------, Kecamatan
-------------, Kabupaten ------------. Tercatat atas nama pemegang hak :
----------------.
Bahwa PIHAK PERTAMA menyerahkan kepada PIHAK KEDUA sebagaimana
PIHAK KEDUA akan membeli tanah dengan luasan sebesar -------- m2 (
--------------- meter persegi ), berikut dengan segala sesuatu yang
tertanam, tumbuh, berdiri dan diatasnya tanpa kecuali, dengan patok -
patok dan batas - batasnya sudah diketahui dan disepakati oleh kedua belah
pihak sehingga tidak memerlukan keterangan lebih lanjut dalam
kesepakatan ini.

Bahwa harga dasar tanah tersebut dihitung sebesar Rp ---------


( -------------- rupiah ) per meter persegi, sehingga jumlah yang harus
dibayarkan oleh PIHAK KEDUA atas tanah tersebut sebesar Rp. -------------
( ------------- rupiah ) dan apabila luasan tanah yang ada setelah diadakan
pengukuran ulang melebihi atau kurang dari luasan yang ada maka akan
diperhitungkan pembayaran sesuai dengan luasan yang muncul di surat ukur
resmi dari BPN.

Sebagai komitmen kesungguhan dari PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA


agar kesepakatan ini dapat berjalan dengan baik, maka PIHAK KEDUA akan
membayarkan sejumlah uang tanda jadi yang akan diterima dengan baik
oleh PIHAK PERTAMA sebesar:
Rp. ----------- ( -------------- rupiah ) yang dibayarkan kepada PIHAK
PERTAMA dari PIHAK KEDUA pada hari -------------- tanggal -----------------.
Bahwa sambil menunggu proses tahapan pembayaran, proses balik nama
atau pembuatan kuasa atas tanah yang diajukan PIHAK KEDUA, dengan
tanpa mengurangi ketentuan - ketentuan peraturan perundang - undangan
yang berlaku baik PIHAK PERTAMA maupun PIHAK KEDUA saling menyetujui
untuk mengikatkan diri dalam Kesepakatan jual beli ini dengan memakai
ketentuan dan syarat - syarat yang saling diterima dengan baik oleh PIHAK
PERTAMA dan PIHAK KEDUA sebagai berikut :

Pasal 1
Bidang tanah sertifikat hak milik no --------------- milik PIHAK PERTAMA
akan dijual kepada PIHAK KEDUA dengan harga yang telah disetujui secara
bersama - sama antara PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA yakni sebesar
sebesar Rp.--------------- ( ----------------- rupiah ).
Pada saat / bersamaan penanda - tanganan Perjanjian Pengikatan Jual Beli
secara autentik (dihadapan Notaris) PIHAK KEDUA sepakat dan setuju akan
membayarkan tambahan tanda jadi uang muka sejumlah Rp. ------------
( ----------------- rupiah ), jumlah tersebut akan dibayarkan dan diterima
oleh PIHAK PERTAMA pada saat penanda - tanganan Perjanjian Pengikatan
Kerjasama Jual Beli ini, dan untuk seberapa perlu Perjanjian Pengikatan
Kerjasama Jual Beli ini berlaku pula sebagai tanda - terima yang sah dan
sempurna (kwitansi).
Dengan dibayarkannya sejumlah uang oleh PIHAK KEDUA dan telah diterima
dengan baik oleh PIHAK PERTAMA, maka PIHAK PERTAMA selanjutnya akan
menyerahkan semua dokumen bukti kepemilikan tanah berupa sertifikat
asli, SPPT PBB terakhir, foto copy KTP berikut data – data pendukung yang
lain kepada pihak notaris yang ditunjuk untuk dititipkan sebagai jaminan
atas kerjasama ini agar dapat berjalan dengan baik dan memberikan ijin
kepada PIHAK KEDUA untuk:

Mengurus proses pemecahan sertifikat yang ada tanpa proses balik nama
kepada pihak lain, mengurus perizinan bangunan sampai dengan IMB atas
bangunan yang akan didirikan oleh PIHAK KEDUA diatas tanah tersebut,
kemudian menawarkan dan memasarkan sebagai sebuah kawasan
perumahan.
�Mengelola secara fisik dalam arti seluas - luasnya atas obyek tanah yang
diperjual belikan tersebut, termasuk melakukan penimbunan kawasan,
membangun plat jembatan masuk, membuat pondasi dan pagar kawasan,
pondasi kavling, bangunan masjid dan rumah contoh diatas tanah tersebut
kemudian menawarkan, memasarkan, membuat perikatan jual beli dan
menerima uang hasil penjualan yang akan digunakan sebagai instrumen
pembayaran tanah.

Pasal 2
Sedangkan sisa pembayaran yang belum dibayarkan yaitu sejumlah Rp
---------- (----------------- rupiah ) dan PIHAK KEDUA berjanji akan melunasi
sisa
pembayaran kepada PIHAK PERTAMA, selambat lambatnya 2 (dua) tahun
dari penandatanganan perjanjian kerjasama ini dilaksanakan. Waktu
pembayaran tiap 6 (enam) bulan sesuai dengan urutan dibawah ini;
Pembayaran 1 (pertama) Rp. ----------------- (--------------- rupiah)
Pembayaran 2 (kedua) Rp. ----------------- (---------------rupiah)
Pembayaran 3 (ketiga) Rp. ----------------- (---------------rupiah)
Pembayaran 4 (keempat) Rp. ----------------- (--------------- rupiah)
Dalam setiap pembayaran akan dibuatkan lembar kwitansi yang sah sebagai
data pendukung / bukti pembayaran dari PIHAK KEDUA kepada PIHAK
PERTAMA.

Tahapan yang tercantum di atas adalah batas waktu yang disepakati oleh
PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA, dengan catatan apabila tingkat
penjualan atas kavling perumahan tersebut cepat terjual, maka PIHAK
KEDUA sepakat dan setuju untuk melakukan pembayaran lebih cepat dari
jadwal dan tahapan yang tercantum di atas.

Pasal 3
Dalam setiap tahapan pembayaran yang dilakukan oleh PIHAK KEDUA
kepada PIHAK PERTAMA akan dilakukan melalui transfer melalui bank
-----------------dengan nomor rekening ------------- atas nama
----------------. Bukti transfer tersebut akan disampaikan dalam bentuk copy
/ duplikat kepada pihak notaris dan PIHAK PERTAMA dan menunjukkan bukti
asli transfer dari bank yang digunakan oleh PIHAK KEDUA.

Pasal 4
PIHAK KEDUA menyanggupi dan mengikatkan diri kepada PIHAK PERTAMA
dan apabila PIHAK KEDUA membatalkan perjanjian pengikatan jual beli ini
secara sepihak, maka seluruh dana yang telah dibayarkan akan hangus dan
tidak dapat diambil kembali termasuk segala sesuatu yang telah tertanam,
tumbuh, berdiri dan diatasnya tanpa kecuali di atas tanah tersebut.

PIHAK PERTAMA menyanggupi dan mengikatkan diri kepada PIHAK KEDUA


tidak akan membatalkan perjanjian kerjasama ini dan akan melanjutkan isi
– isi dari perjanjian kesepakatan kerjasama ini. Untuk menjamin perjanjian
kesepakatan kerjasama ini dapat berjalan dengan baik, maka PIHAK
PERTAMA akan membuatkan kuasa menjual yang disimpan di notaris /
memperbolehkan PIHAK KEDUA untuk membalik nama langsung sertifikat
tersebut yang mana akan digunakan apabila PIHAK KEDUA akan mengambil
sebagian pecahan sertifikat. (disesuaikan dengan pembayaran PIHAK KEDUA
kepada PIHAK PERTAMA) dengan menunjukkan bukti transfer ke pada pihak
ke dua di nomer rekening yang telah disepakati.

Pasal 5
Untuk melakukan perbuatan hukum kerjasama secara resmi dihadapan
Pejabat yang berwenang, PIHAK PERTAMA menyatakan bersedia dengan
penuh tanggung jawab untuk menghadap kepada Pejabat yang berwenang
dalam rangka balik nama dari PIHAKPERTAMAkepada PIHAK KEDUA.

Pasal 6
PIHAK PERTAMA menjamin kepada PIHAK KEDUA bahwa PIHAK PERTAMA
adalah satu - satunya yang berhak atas sebidang tanah itu oleh karena itu
PIHAK PERTAMA berhak untuk melakukan perbuatan hukum perjanjian
kerjamasa sekaligus menerima sejumlah uang sebagaimana tersebut diatas.

Pasal 7
PIHAK PERTAMA menjamin pula kepada PIHAK KEDUA bahwa tanah yang
menjadi obyek perbuatan hukum perjanjian ikatan jual beli ini bukan
merupakan sebidang tanah dan rumah yang menjadi sengketa baik didalam
maupun di luar pengadilan, maka selanjutnya pihak pertama menjamin dan
bertangung jawab penuh baik dari sisi hukum dan materi apabila di
kemudian hari tanah tersebut terjadi sesuatu kasus hukum maka pihak
pertama akan menyelesaikan persoalan tersebut dan apabila ada kerugian
yang ditimbulkan baik secara hukum ataupun secara materi maka pihak
pertama akan menanggung seluruhnya biaya kerugian yang ditimbulkan.

Pasal 8
Biaya pengurusan, penyelesaian balik nama dan biaya - biaya lainnya yang
bertalian dengan balik nama atas tanah tersebut akan ditanggung dan
dibayar sepenuhnya oleh PIHAK KEDUA

Pasal 9
PIHAK PERTAMA berjanji dan mengikatkan dirinya untuk memberikan
bantuan yang seluas - luasnya kepada PIHAK KEDUA demi kelancaran
pelaksanaan segala sesuatunya yang berkaitan dengan perjanjian ini,
terutama menanda - tangani akta perjajian kerjasama yang dibuat oleh dan
dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah.

Pasal 10
Hal-hal yang belum diatur atau belum cukup sempurna sebagaimana yang
tertuang dalam akta ini, baik PIHAK PERTAMA maupun PIHAK KEDUA saling
sepakat untuk menyelesaikan secara musyawarah terlebih dahulu dengan
berpedoman pada Kesepakatan kerjasama ini.

Demikian dokumen Kesepakatan kerjasama ini untuk selanjutnya dapat


digunakan sebagai dokumen awal dalam pembuatan Perjanjian kerjasama
jual beli secara autentik (dihadapan Notaris) dengan memakai ketentuan
dan syarat - syarat yang saling diterima dengan baik oleh PIHAK PERTAMA
dan PIHAK KEDUA.

Dibuat untuk menjadi bukti yang sah, dihadiri kemudian ditanda – tangani
oleh para pihak dan para saksi–saksi di -------------- pada hari, tanggal,
bulan dan tahun seperti tersebut pada permulaan dokumen Kesepakatan
kerjasama jual beli ini.

( ___________________ ) ( ___________________ )
PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA

Diketahui oleh para saksi – saksi dokumen Kesepakatan kerjasama ini :

( ___________________ ) ( ___________________ )
Saksi PIHAK PERTAMA Saksi PIHAK KEDUA