P. 1
ANATOMI PAYUDARA

ANATOMI PAYUDARA

|Views: 197|Likes:
Dipublikasikan oleh Renatha Shelia

More info:

Published by: Renatha Shelia on Mar 13, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/01/2015

pdf

text

original

PEMICU

Seorang wanita usia 35 tahun, belum menikah, datang dengan keluhan ada benjolan di payudara kiri. Benjolan ini sebesar telur puyuh, keras, dan tidak terasa sakit. Keadaan ini baru diketahui penderita sejak 1 bulan yang lalu dan ibu penderita meninggal akibat kanker payudara setahun yang lalu

KLARIFIKASI ISTILAH -

DEFINISI MASALAH
‡ Benjolan pada payudara Ukuran sebesar telur puyuh Konsistensi keras Tidak nyeri Lokasi : payudara kiri Lama : 1 bulan ‡ Riwayat keluarga menderita karsinoma payudara (+)

Sifat : non infiltratif  Mengapa konsistensi benjolannya keras? .Penumpukan lemak (makanan) .Infeksi parasit .Estrogen memperbesar ukuran sel .Ada pengumpulan atau penumpukan parasit di payudara .Trauma (peradangan infiltrasi sel-sel radang pada payudara)  Mengapa tidak ada rasa sakit? .ANALISA MASALAH  Mengapa ada benjolan pada payudara? .Penambahan jumlah sel (mutasi gen) .Oleh karena benjolan tidak menekan saraf .Ada kalsifikasi .Virogen .

GALI KONSEP  Payudara terdiri dari :  Parenkim epitelial 15-20 lobus 10-100 asini grup Antara kulit dan kelenjar.Medial : linea parasternalis .Media : linea midsternalis .Lateral : m. KGB. antara lobuluslobulus ada jaringan ikat lig. pembuluh limfe  Batas luar : .Inferior : costae VI et VII .latissimus dorsi .Lateral : linea axilaris anterior  Batas sesungguhnya : . saraf.e) duktus laktiferosa (d. antara lobulus ada lemak.l)  Pembuluh darah.Superior : costae II et III .Cooper menyangga payudara  Duktus terminalis (@lobus) duktus ekskretorius (d.Superior : hampir ke garis klavikula .

Papilloma intraduktal  Ukuran kecil (d = 4 mm)  Konsistensi keras  Nyeri bisa (+) / (-)  Mengeluarkan sekret 3. Kelainan fibrokistik  Ada benjolan  Konsistensi kenyal  Nyeri (+)  Ukuran tergantung keberadaan estrogen . Fibroadenoma Mammae (FAM)  Konsistensi padat dan kenyal. Hipotesa : 1. pada awal terbentuknya ada yang konsistensinya keras Usia = 15-30 thn Tidak terdapat nyeri 2.

Tumor Filoides Benjolan (+) Nyeri (-) Konsistensi kenyal Ukuran : besar (>10 cm) 5.4. Karsinoma payudara Benjolan Nyeri (-) Genetik (kromosom 13 dan 17) Konsistensi keras .

DD benjolan pada payudara (Hipotesa) 2. Prognosa pada kanker payudara 7. Standar kompetensi dokter umum .LEARNING OBJECTIVE 1. Terapi pada karsinoma payudara 5. Cara pemeriksaan benjolan pada payudara serta pemeriksaan penunjang 3. Faktor resiko tinggi pada karsinoma payudara 6. Grade keganasan pada karsinoma payudara 4.

ANATOMI PAYUDARA .

ANATOMI PAYUDARA .

ANATOMI PAYUDARA .

ANATOMI PAYUDARA .

DEFINISI SEL PAYUDARA Mekanisme dan pengendalian abnormal Pertumbuhan abnormal .

?!?!?! .ETIOLOGI ‡ UNKNOWN .

FAKTOR RISIKO Usia Genetik / Riwayat keluarga Riwayat haid Kehamilan > 30thn NuLLiPaRa Pykt Payudara Estrogen Eksogen Kontrasepsi oral Radiasi pengion .

KLASIFIKASI CA MAMMAE IN SITU LCIS DCIS INVASIF LCI DCI .

PATOGENESA TRANFORMASI karsinogen FASE INISIASI faktor genetik FASE PROMOSI .

GEJALA KLINIS Massa payudara tidak nyeri ( 66 kasus ) Peau de orange Sekret puting ( 9 kasus ) Retraksi / Krusta pada puting ( 5 kasus ) Edema ( 4 kasus ) .

GEJALA KLINIS .

PEMERIKSAAN .

PEMERIKSAAN .

PEMERIKSAAN .

PEMERIKSAAN .

PEMERIKSAAN .

STADIUM 0 1 II A II B III A III B III C IV T0 N0 M0 T1 N0 M0 TNM T0 N1 M0 / T1 N1 M0 / T2 N0 M0 T2 N1 M0 / T3 N0 M0 T0 N2 M0 / T1 N2 M0 / T2 N2 M0 / T3 N1 M0 / T2 N2 M0 T4 N0 M0 / T4 N1 M0 / T4 N2 M0 Tiap T N3 M0 Tiap T-Tiap N-M1 .

DIFFERENSIAL DIAGNOSA FAM KELAINAN FIBROKISTIK SISTOSARKOMA FILIODES .

Radical mastectomy .Modified Radical mastectomy .Total Mastectomy Radioterapi Kemoterapi Terapi Hormonal .PENGOBATAN Pembedahan .

PENCEGAHAN PRIMER SEKUNDER TERSIER .

DAFTAR PUSTAKA .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->