Anda di halaman 1dari 1

Oleh

Badan Standarisasi Nasional â BSN, 1997


Latar Belakang
Batubara merupakan bahan galian yang strategis dan salah satu bahan baku energi
nasional yang mempunyai nilai ekonomi yang penting. Informasi mengenai sumber da
ya dan cadangan batubara menjadi hal yang mendasar di dalam merencanakan strateg
i kebijaksanaan energi nasional.
Dewasa ini pemerintah tengah meningkatkan pemanfaatan batubara baik sebagai ener
gi alternative untuk keperluan domestic, seperti pada sector industri dan pemban
gkit tenaga listrik, maupun untuk sektor ekspor. Sejalan dengan itu, pemerintah
telah melibatkan pihak swasta dalam pengusahaan pengembangan batubara.
Cara penggolongan sumber daya dan cadangan batubara di Indonesia masih beragam s
ehingga dirasakan perlu untuk membuat suatu standar yang dapat digunakan sebagai
pedoman di dalam pengklasifikasian sumber daya dan cadangan batubara Indonesia.
Dengan demikian, standar ini diharapkan dapat menghindari kerancuan dalam menak
sirkan berbagai istilah dan pengertian yang berkenaan dengan sumber daya dan cad
angan batubara Indonesia.
Ketebalan lapisan batubara
Ketebalan lapisan batubara (seam thickness) adalah jarak terpendek antara atap d
an lantai batubara yang diukur pada singkapan batubara (surface outcrop), lubang
bor (borehole), dan pengamatan pada tambang dalam aktif (working underground mi
ning).
Lapisan batubara seringkali, meskipun tidak selalu, terdiri atas sub lapisan yan
g mempunyai karakteristik masing-masing dan kadang-kadang dipisahkan oleh pengot
or (rock/dirt partings) dengan ketebalan yang bervariasi.
Table 4
Persyaratan kuantitatif ketebalan
Lapisan batuibara dan lapisan pengotor

KETEBALAN Peringkat batubara


Batubara coklat
(Brown coal) Batubara keras
(Hard coal)
Lapisan batubara minimal (m)
Lapisan pengotor (m)
>1,00
< 0,30 > 0,40
< 0,30
Batubara coklat (Brown coal)
Batubara coklat (Brown coal) adalah jenis batubara yang paling rendah peringkatn
ya, bersifat lunak, mudah diremas, mangandung kadar air yang tinggi (10-70%), te
rdiri atas batubara coklat muda lunak (soft brown coal) dan batubara lignitik at
au batubara cokelat keras (lignitik atau hard brown coal) yang memperlihatkan st
ruktur kayu. Nilai kalorinya < 5700kal/gr (dry mineral matter free).
Batubara keras (Hard coal)
Batubara keras (Hard coal) adalahsemua jenis batubara yang peringkatnya lebih ti
nggi dari brown coal, bersifat klebih keras, tidak mudah diremas, kompak, mengan
dung kadar air yang relative rendah, umumnya struktur kayunya tidak tampak lagi,
relative tahan terhadap kerusakan fisik pada saat penanganan (coal handling). N
ilai kalorinya > 5700 kal/gr (dry mineral matter free).

Beri Nilai