P. 1
baja komposit

baja komposit

|Views: 797|Likes:
Dipublikasikan oleh Tatank Bahlawant
Tatang Bahlawan

[STRUTUR BAJA KOMPOSIT]

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Salah satu rangkaian prasarana bagi manusia dalam mengakses daerah lain dalam menyelesaikan aktifitasnya adalah dengan menggunkan sarana jalan dan jembatan. Seperti yang kita ketahui bahwa fungsi dari jembatan adalah sebagai penghubung daerah satu dengan yang lainnya, dimana kedua daerah tersebut letaknya saling berpisah. Namun kini fungsi jembatan menjadi lebih luas lagi. Kini, fungsi jembatan selain menghubungkan su
Tatang Bahlawan

[STRUTUR BAJA KOMPOSIT]

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Salah satu rangkaian prasarana bagi manusia dalam mengakses daerah lain dalam menyelesaikan aktifitasnya adalah dengan menggunkan sarana jalan dan jembatan. Seperti yang kita ketahui bahwa fungsi dari jembatan adalah sebagai penghubung daerah satu dengan yang lainnya, dimana kedua daerah tersebut letaknya saling berpisah. Namun kini fungsi jembatan menjadi lebih luas lagi. Kini, fungsi jembatan selain menghubungkan su

More info:

Published by: Tatank Bahlawant on Mar 14, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/21/2013

pdf

text

original

1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 1

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Salah satu rangkaian prasarana bagi manusia dalam mengakses daerah
lain dalam menyelesaikan aktiIitasnya adalah dengan menggunkan sarana ialan
dan iembatan. Seperti yang kita ketahui bahwa Iungsi dari iembatan adalah
sebagai penghubung daerah satu dengan yang lainnya, dimana kedua daerah
tersebut letaknya saling berpisah. Namun kini Iungsi iembatan meniadi lebih
luas lagi. Kini, Iungsi iembatan selain menghubungkan suatu daerah, iembatan
berIungsi iuga untuk menambah iumlah ialan dengan maksud mengurangi
kemacetan di perkotaan. Kita kini dapat melihat secara langsung ke daerah-
daerah dan perkotaan bagaimana arti penting sebuah iembatan sebagai suatu
sarana yang dibutuhkan oleh manusia.
Kini perkembangan zaman telah begitu pesat, begitu iuga dengan
perkembangan teknologi. Manusia berusaha menganalisa dan menggali serta
memproduksi bahan-bahan yang diperlukan untuk suatu tuiuan tertentu. Salah
satunya adalah baia yang digunakan untuk pembangunan iembatan. Baia
merupakan salah satu bahan teknologi yang dibuat oleh manusia. Serangkaian
baia yang dirangkai oleh manusia dibentuk meniadi suatu rangka konstruksi
baia. Konstruksi baia merupakan seienis konstruksi yang sebagian besar
terdapat dalam konstruksi bangunan gedung, iembatan dan lain-lain.

1.2 #:2:8an Ma8alah
Di dalam menyusun laporan Struktur Baia Jembatan ini, banyak
membahas materi-materi yang diberikan oleh dosen pembimbing, yakni
perhitungan suatu konstruksi iembatan rangka baia yang menggunakan
penampang yang terdiri dari dua atau beberapa ienis batang yang berbeda atau
1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 2

sama katakteristiknya yang digabung meniadi satu kesatuan penampang
sedemikian rupa sehingga bahan tersebut kuat dalam menahan beban yang
bekeria.

1.3 %::an Pen:li8an
Tuiuan dari penulisan laporan ini antara lain :
1. Mahasiswa dapat merencanakan iembatan komposit dan dapat
menentukan dimensi proIil baia yang dipakai.
2. Mahasiswa dapat merencanakan sambungan yang akan dipakai
baik itu dengan baut atau dengan las.
3. Mahasiswa dapat menggambarkan detail sambungan iembatan
yang telah direncanakan sebelumnya.

1.4 Cara Me25eroleh Data
Laporan ini dibuat dengan data yang diperoleh dari dosen pembimbing
dengan melakukan teknis penulisan yang mengacu pada ketentuan dosen
pembimbing, tabel-tabel baia, buku baia dan persyaratan perencanaan iembatan.

1.5 $i8te2atika Pen:li8an
Makalah ini terdiri dari lima bab yaitu :
O Bab 1. Berisi pendahuluan yang terdiri dari latar belakang, ruang lingkup
kaiian, tuiuan penulisan, cara memperoleh data, dan sistematika penulisan.
O Bab 2. Berisi data teknis dari perencanaan konstruksi.
O Bab 3. Berisi tentang analisa perencanaan iembatan komposit
O Bab 4. Berisi sambungan dan kebutuhan shear connector
O Bab 5. Berisi kesimpulan dan saran.
O Lampiran berupa gambar detail sambungan.
1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 3

BAB II
DA%A %EKNI$ KON$%#UK$I

2.1 Data Perencanaan
a. Paniang bentang ( L ) ÷ 30m
b. Lebar iembatan ( B ) ÷ 9 m
c. Tebal pelat lantai kendaraan ÷ 0,22 m
d. Kelas muatan ÷ C / III
e. Mutu baia ÷ BJ 50
Fy÷290 mpa ÷ 2.900 Kg/cm
3


F
U
÷500 mpa ÷ 5.000 Kg/cm
3
I. Mutu beton ÷ Fc ÷ 25 Mpa
g. Lebar trotoar ( Lt) ÷ 1,0 m
h. Lebar lantai kendaraan ( Lk ) ÷ 7 m ÷ 2 laiur
i. Tinggi tiang sandaran ÷ 90 cm
i. Jarak antar gelagar ( b ) ÷ 1,4 m
k. Tebal aspal ÷ 0,05 m
l. Tebal genangan air ÷ 0,1 m
m. Tebal Trotoar ÷ 0,25 m
n. BJ beton ÷ 24
˫˚
˭
3
]
o. BJ aspal ÷ 18
˫˚
˭
3
]




1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 4

2.2 Perencanaan $tr:kt:r
2000
GELAGAR MEMANJANG
LANTAÌ KENDARAAN
TÌANG
SANDARAN
2
2
0
7500 7500 7500 7500
30000

1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 3

TROTOAR
GELAGAR
MEMANJANG

9
0
0
0
7
0
0
1
2
5
0
1
2
5
0
6
5
0
0
30000





1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 6




GELAGAR
ÌNDUK
BALOK
DÌSFRAGMA
9000
2
2
0
1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 7

BAB III
PEMBEBANAN. PENDIMEN$IAN. DAN PELAK$ANAAN

3.1 Beban Mati
Berat pelat lantai kendaraan ÷ 0,22 x 1,4 x 24 ÷ 7,39 KN/m
1

Berat aspal lantai kendaraan ÷ 0,05 x 1,4 x 18 ÷ 1,26 KN/m
1

Berat genangan air ÷ 0,1 x 1,4 x 10 ÷ 1,4 KN/m
1

Berat gelagar memaniang (Asumsi IWF 900x300) ÷ 2,86 KN/m
1

Total beban mati (q
D
) ÷ 12,91 KN/m
1


D
DL
÷ ½ x q
D
x L ÷ 0,5 x 12,91 x 30÷ 193,55 KN
MDL ÷ 1/8 x q
D
x

L
2
÷ 0,125 x 12,91 x 30
2
÷ 1452,35 KNm

3.2 Beban Hid:5
q
UDL
÷ 8 KN/m
2
÷ q
LL
÷ 8 x 1.4 m ÷ 11,2KN/m
p
KEL
÷ 44 KN/m ÷ p
LL
÷ 44 x 1.4 m ÷ 61,6 KN/m
Momen dan gaya lintang akibat beban hidup :
D
LL
÷ ½ . q
LL
. l ÷ ½ .11,2 . 32 ¹ ½ P
LL
÷ 210 KN
M
LL
÷ 1/8 . q
LL
. l
2
¹ / P
LL
l ÷ 1/8 . 11,2 . 32
2
¹ / 61,6 . 32
÷ 1926,4 KNm ÷ 19264000 Kgcm
Mu total ÷ 1.2 M
DL
¹ 1.6 M
LL

÷ 1.2 (1452,35) ¹ 1.6 (1926,4) ÷ 5065,216 KNm
Du total ÷ 1.2 D
DL
¹ 1.6 D
LL

÷ 1.2 (193,55) ¹ 1.6 (210 ÷ 583,87 KN
1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 8

3.3 Pendi2en8ian
S
x
÷
fv
Mu
L 12 , 1
÷
290 12 , 1
48 , 1652
L
÷ 5,087 m
3
÷ 5087 cm
3

ProIil yang dipakai adalah IWF 900.300.18.34 (Sx ÷ 10900 cm
3
)
1. Cek Kriteria Penampang
h
w
÷

900 2(34) ÷ 832

9

<
fv
1680

18
832
<
290
1680
÷ 46,223 < 98,653 .. ok ÷ penampang kompak

2. SiIat siIat Elastis Penampang TranIormasi
E
c
÷ 0,041 * 2400
1,5
25 ÷ 24102,98
3 , 8
98 , 24102
200000

c
s
E
E
n


B
eI
:
Tebal Plat Lantai (d) ÷ 22 cm ÷ 12. 22 ÷ 264 cm
Bentang Balok (L) ÷ 3200 cm ÷1/4 * 3200 ÷ 800 cm
Jarak Antar Balok (b) ÷ 140 cm ÷ ÷ 140 cm
÷ diambil nilai terkecil ÷ 140 cm - 1,4 m

m
n
B
B
ef
97
169 , 0
3 , 8
4 , 1

A
tr
÷ B
tr
* d ÷ 0,169 * 0,22 ÷ 0,03718 m
2
- 371,8 cm
2

As ÷ 364 cm
2

¥no =
˓

- ˮb
Ŷ
+˓s(ˮb +
˖
Ŷ
] )
˓

+ ˓s

1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 9

=
ŷŻŵ,8 - ŶŶ
Ŷ
+ ŷźŸ(ŶŶ +

Ŷ
] )
ŷŻŵ,8 + ŷźŸ

= ŷ8,ŻI˭
÷ Yna ~ tb maka garis netral ada di baia

H

=
b

- ˮb
3
ŵŶ


(¥no -
ˮb
Ŷ
)
2
+H˲ +˓s ||
˖
Ŷ
+ ˮb1 - ¥no|
2

=
16,9-22
3
12
+ ŷŻŵ,8(ŷ8,ŻŴ -
22
2
)
2
+ Ÿ98ŴŴŴ + ŷźŸӚӘ
90
2
+ ŶŶә - ŷ8,ŻŴӛ
2

= ŵŴ89Ż98,ŷŵŹI˭
4
= ŵŴ,9Ŵ. ŵŴ
9
˭˭
4


Modulus penampang transIormasi
¥ˮ = ˖ +ˮb - ¥no
= 9ŴŴ + ŶŶŴ - ŷ8Ż = Żŷŷ˭˭ = Żŷ,ŷI˭
¥I = ¥no
˟ˮrI =
Hˮr
¥I
=
ŵŴ,9Ŵ. ŵŴ
9
ŷ8Ż
= Ŷ,8Ŷ. ŵŴ
7
˭˭
3

1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 10

˟ˮrs =
Hˮr
¥s
=
ŵŴ,9Ŵ. ŵŴ
9
Żŷŷ
= ŵ,Ÿ9. ŵŴ
7
˭˭
3


Kapasitas mome positiI penampang adalah nilai terkecil dari :
H

ŵ = Ŵ,8Ź˘I - n - ˟ˮrI
= Ŵ,8Ź - ŶŹ - 8,ŷ - Ŷ,8Ŷ. ŵŴ
7
= Ÿ,9Ż. ŵŴ
9
˚˭˭
H

Ŷ = ˟ˮrs - ˦˳
= ŵ,Ÿ9. ŵŴ
7
- Ŷ9ŴŴ = Ÿ,ŷŶŵ. ŵŴ
10
˚˭˭
H

= Ÿ,9Ż. ŵŴ
9
˚˭˭
Hn = 0H

= Ŵ,9 - Ÿ,9Ż. ŵŴ
9

= Ÿ,ŸŻŷ.ŵŴ
9
˚˭˭ = ŸŸŻŷŴŴŴŴ˫˧I˭
H˯ = Hˤˬ +Hˬˬ
= ŵźŹŶ,Ÿ8 +ŵ9Ŷź,Ÿ
= ŷŹŻ8,88H˚˭ = ŷŹŻ888ŴŴ˫˧˭
Hn > H˯ 7 ŷ8ŴŶŴŹŴŴ > ŷŹŻ888ŴŴ .J˫ȍ








1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 11

3.4 Cara Pelak8anaan dengan Cor Di %e25at

Tahap 1
Balok proIil disimpan di bentang beton dan di cor di tengah bentang

J

= b - ˤ - Ŷ,Ÿ
ˮ
˭
3
] - ŵ˭
= ŵ,Ÿ - Ŵ,ŶŶ - Ŷ,Ÿ - ŵ
= Ŵ,Żŷ9
ˮ
˭
] = Żŷ9
˫˧
˭
]

˝I =
ŵ
ŷ
] I - J

=
ŵ
ŷ
] - ŷŴ - Żŷ9
= Żŷ9Ŵ˫˧
Hŵ =
ŵ
8
] J

- I
2
+
ŵ
Ŷ
] ˝I -
ŵ
Ŷ
] I
=
ŵ
8
] - Ŷ8ź - ŷŴ
2
+
ŵ
Ÿ
] - Żŷ9Ŵ - ŷŴ
= Ź988Ż,Ź˫˧˭ = 99źź9ŷź˫˧I˭
˘sŵ =

˟˲
=
99źź9ŷź
ŵŴ9ŴŴ
= 9ŵŸ,Ÿ
˫˧

2
] < Ŷ9ŴŴ .J˫ȍ










914,4 kg/cm2
914,4 kg/cm2

1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 12

Tahap 2


˲ =
ŵ
ŷ
] I
Ŷ
+
ŵ
ŷ
] I
Ŷ
=
ŵ
ŷ
] I
HŶ = ˢ
A
-
ŵ
Ŷ
] I -˝I -
ŵ
ŷ
] I
= Ż88Ŷ,źŻ -
ŵ
Ŷ
] - ŷŴ -Ż88Ŷ,źŻ -
ŵ
ŷ
] - ŷŴ
= ŸŶŴŸŴ˫˧˭ = ŸŶŴŸŴŴŴ˫˧I˭
˘sŶ =
HŶ - ¥s
Hˮr

=
ŸŶŴŸŴŴŴ - Żŷ,ŷ
ŵŴ,9Ŵ. ŵŴ
9
= Ŷ8Ŷ,Żŵ
˫˧

2
]
˘IŶ =
HŶ - ¥I
Hˮr - n

=
ŸŶŴŸŴŴŴ - ŷ8,Ż
ŵŴ,9Ŵ. ŵŴ
9
- 8,ŷ
= ŵŻ,98
˫˧

2
]













g.n

17,98 kg/m2
282,71 kg/m2
1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 13

Tahap 3








Beban hidup
I ~ ŷŴ˭ 7 J

= 8
˫˚
˭
2
]
˜
KL
= ŸŸ
˫˚
˭
]

O Beban hidup terbagi merata
J

= J

- b
= 8
˫˚
˭
2
] - ŵ,Ÿ˭ = ŵŵ,Ŷ
˫˚
˭
]

O Beban hidup garis
˜

= ˜
KL
- b
= ŸŸ
˫˚
˭
]
- ŵ,Ÿ˭ = źŵ,ź˫˚
Momen akibat beban hidup
H

=
ŵ
8
] J

- I
2
+
ŵ
Ÿ
] ˜

- I
=
ŵ
8
] - ŵŵ,Ŷ - ŷŴ
2
+
ŵ
Ÿ
] - źŵ,ź - ŷŴ
= ŵ9Ŷź,Ÿ˫˚˭ = ŵ9ŶźŸŴŴŴ˫˧I˭
˘sŷ =
Hŷ - ¥s
Hˮr
=
ŵ9ŶźŸŴŴŴ - Żŷ,ŷ
ŵŴ,9Ŵ. ŵŴ
9
= ŵŶ9Ź,Ÿź
˫˧

3
]
˘Iŷ =
Hŷ - ¥I
Hˮr - n
=
ŵ9ŶźŸŴŴŴ - ŷ8,Ż
ŵŴ,9Ŵ. ŵŴ
9
- 8,ŷ
= 8Ŷ,ŸŴ
˫˧

2
]



1295,46 kg/m2
82,40 kg/m2

g.n
1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 14

Tegangan Akhir
4 Pada baia
Fs ÷ Fs1 ¹ Fs2 ¹ Fs3
÷ 9ŵŸ,Ÿ ¹ Ŷ8Ŷ,Żŵ ¹ ŵŶ9Ź,Ÿź
÷ 2492,57 < 2900 .ok!!
4 Pada beton
Fc ÷ Fc2 ¹ Fc3
÷ ŵŻ,98 ¹ 8Ŷ,ŸŴ
÷ 100,38 < 250 .ok!!
















g.n
914,4 kg/cm2
914,4 kg/cm2

282,71 kg/m2
17,98 kg/m2

82,40 kg/m2
1295,46 kg/m2

2492,57 kg/cm2
100.38 kg/m2

1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 13

3.5Cara diberi acking ditengah bentang

Tahap 1

˦˳ =
ŵ
Ÿ
] ˜
]
´ - I
˟˲

Ŷ9ŴŴ =
ŵ
Ÿ
] ˜
]
´ - ŷŴŴŴ
ŵŴ9ŴŴ

˜
]
´ = ŷ9ŹŵŶ,Ź˫˧

´
=
˜
]
´ - I
3
Ÿ8 - ˗s - H˲
=
ŷ9ŹŵŶ,Ź - ŷŶŴŴ
3
Ÿ8 - ŶŴŴŴŴŴŴ - Ÿ98ŴŴŴ
= ŶŻ,Ŵ8I˭
Dicoba A ÷ 15 cm
ŻŹ%- =
˜
]
´ - I
3
Ÿ8 - ˗s - H˲

ŵŵ,ŶŹ =
˜
]
- ŷŴŴŴ
3
Ÿ8 - ŶŴŴŴŴŴŴ - Ÿ98ŴŴŴ

˜
]
= ŵźŸŵŷ,ŹŻ˫˧
Hŵ =
ŵ
Ÿ
] - ˜
]C
- I
=
ŵ
Ÿ
] - ŵźŸŵŷ,ŹŻ - ŷŴ
= ŵŷŵŷŴ8,Ź9˫˧˭ = ŵŷŵŷŴ8Ź9˫˧I˭
˘sŵ = -

˟˲
= -
ŵŷŵŷŴ8Ź9
ŵŴ9ŴŴ
= -ŵŶŴŸ,źŻ
˫˧

2
]






1204,67 kg/cm2
1204,67 kg/cm2
1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 16

Tahap 2 , beton di cor


HŶ =
ŵ
8
] - J

- (
ŵ
Ŷ
] I)
2

=
ŵ
8
] - ŵŶ9ŵ - (
ŵ
Ŷ
] - ŷŴ)
2

= ŸŵŷŵŶ˫˧˭ = ŸŵŷŵŶŴŴ˫˧I˭
˘sŶ = -

˟˲
= -
ŸŵŷŵŶŴŴ
ŵŴ9ŴŴ
= -ŷŻ9,ŴŴ
˫˧

2
]
˞ =
ŵ
Ŷ
] J

- I +
ŶHŶ
ŵ
Ŷ
] I

=
ŵ
Ŷ
] - ŵŶ9ŵ - ŷŴ +
2(41312)
1
2
] 32

= ŶŹ8ŶŴ˫˧











Tahap 3 , iacking dilepas

379,00 kg/cm2
379,00 kg/cm2
g.n
1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 17

Hŷ =
ŵ
Ÿ
] (˜
]
+˞)I
=
ŵ
Ÿ
] (ŵźŸŵŷ,ŹŻ + ŶŹ8ŶŴ) - ŷŴ
= ŷŷŻ8ź8,Źź˫˧˭ = ŷŷŻ8ź8Źź˫˧I˭
˘sŷ =
Hŷ - ¥s
HˮrI
=
ŷŷŻ8ź8Źź - Żŷ,ŷ
ŵŴ89Ż98,ŷŵŹ
= ŶŶŻŶ,Źŵ
˫˧

2
]
˘Iŷ =
Hŷ - ¥I
HˮrI - n
=
ŷŷŻ8ź8Źź - ŷ8,Ż
ŵŴ89Ż98,ŷŵŹ - 8,ŷ
= ŵŸŸ,Źź
˫˧

2
]











Tahap 4 , beban hidup bekeria


HŸ =
ŵ
Ÿ
] - ˜

- I +
ŵ
8
] - J

- I
2

=
ŵ
Ÿ
] - źŵźŴ - ŷŶ +
ŵ
8
] - 9ŶŸ - Ŵ
= ŵźŻŹŹŶ˫˧˭ = ŵźŻŹŹŶŴŴ˫˧I˭
˘IŸ =
HŸ - ¥I
Hˮr - n
=
ŵźŻŹŹŶŴŴ - ŷ8,Ż
ŵŴ89Ż98,ŷŵŹ - 8,ŷ
= Żŵ,ź9
˫˧

2
]
˘sŸ =
HŸ - ¥s
Hˮr
=
ŵźŻŹŹŶŴŴ - Żŷ,ŷ
ŵŴ89Ż98,ŷŵŹ
= ŵŵŶź,9Ź
˫˧

2
]

2272,51 kg/m2
144,56 kg/m2
g.n
1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 18







Tegangan Akhir
4 Pada baia
Fs ÷ -Fs1 - Fs2 ¹ Fs3 ¹ Fs4 · Iy
÷ -ŵŶŴŸ,źŻ -ŷŻ9,ŴŴ¹ ŶŶŻŶ,Źŵ¹ŵŵŶź,9Ź· 2900
÷ - 1815,79 < 2900 .Ok!!
4 Pada beton
Fc ÷ - Fc3 Fc4 · I`c
÷ - ŵŸŸ,Źź- Żŵ,ź9· 240
÷ - 216,25 < 250 .Ok!!










g.n
71,69 kg/m2
1126,95 kg/m2

g.n
1204,67 kg/cm2
1204,67 kg/cm2

216,25 kg/m2
1815,79 kg/m2

379,00 kg/cm2
379,00 kg/cm2
2272,51 kg/m2
144,56 kg/m2 71,69 kg/m2
1126,95 kg/m2
1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 19

3.6Anali8a Pena25ang Ko25o8it

Pada kondisi plastis pada momen positiI (¹)
1. Pra dimensi
Dihitung akibat beban mati total
IWF 900.300.18.34
H ÷ 900 mm
B ÷ 300 mm
tw ÷ 18 mm
tI ÷ 34 mm
Qbs ÷ 286 kg/m ÷ 2,86 kN/m
Sx ÷ 10900
Iy ÷ 290 MPa ÷ 2900 kg/cm
2

I`c ÷ 25 MPa ÷ 250 kg/cm
2

As ÷ 364 cm
2


J

= ŵŴ,ŴŹ +bs = ŵŴ,ŴŹ +Ŷ,8ź = ŵŶ,9ŵ
˫˚
˭
]

H

=
ŵ
8
] - ŵŶ,9ŵ - ŷŴ
2
= ŵźŹŶ,Ÿ8˫˚˭

2. Analisa penampang
Cek kekompakan penampang
˨

ˮ

ŵź8Ŵ
.˦˳

h-2t
]
t
w

1680
V2500
÷
900-(2-34)
18

1680
V290
7 Ÿź,ŶŶ 98,źŹ.J˫ȍ

Menentukan letak garis netral plastis
b
c]
˯nˮ˯˫˫Jnˤ˩s˩Jˬosˮ˩sˤ˩o˭b˩ˬŵŸŴI˭
o =
˓s - ˦˳
Ŵ,8Ź - ˦I - b
c]

÷
364-2900
0,85-250-70
= ŻŴ,9źI˭
1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 20

I = Ŵ,8Ź - ˦
´
I - ˓I 7 ˓I = ˤ - b
c]

= Ŵ,8Ź - ŶŹŴ - ŶŶ - ŵŸŴ
= źŹŸŹŴŴ˫˧
ˠ = ˓s - ˦˳
= ŷźŸ - Ŷ9ŴŴ
= ŵŴŹŹźŴŴ˫˧
ˠ ~ I 7 ˧or˩sn˥ˮroˬoˤoˤ˩bo˪o
0.85 fc'
fy
C
Ts
Ts'
Ts
fy
0.85 fc'
C
Ts'

˓s
´
=
˓s - ˦˳ - Ŵ,8Ź - ˦
´
I - ˓I
Ŷ˦˳

=
364-2900-0,85-250-15,4
2-2500
= ŵ8ŵ,ŸŸ
b˦ - ˮ˦ = ŷŴ - ŷ,Ÿ = ŵŴŶI˭
˓s
´
~ b˦ - ˮ˦ 7 ˧or˩sn˥ˮroˬoˤoˤ˩˱˥b
ˠs = ˓s - ˦˳ = ŷźŸ - Ŷ9ŴŴ = ŵŴŹŹźŴŴ˫˧
ˠs
´
= ˓s
´
- Ŷ˦˳ = ŵ8ŵ,ŸŸ - Ŷ(Ŷ9ŴŴ) = ŵŴŹŶŷŹŶ˫˧










1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 21

˨
´
=
˓s
´
- (b˦ - ˮ˦)
ˮ˱

=
ŵ8ŵ,ŸŸ - (ŷŴ - ŷ,Ÿ)
ŵ,8

= ŸŸ,ŵŷI˭
˳
´
=
b˦ - ˮ˦(
ŵ
Ŷ
] ˮ˦ +˨
´
) + ˨
´
- ˮ˱(
ŵ
Ŷ
] ˨
´
)
(b˦ - ˮ˦ + ˮ˱ - ˨
´
)

=
ŷŴ - ŷ,Ÿ(
ŵ
Ŷ
] - ŷ,Ÿ + ŸŸ,ŵŷ) + ŸŸ,ŵŷ - ŵ,8(
ŵ
Ŷ
] - ŸŸ,ŵŷ)
(ŷŴ - ŷ,Ÿ +ŵ,8 - ŸŸ,ŵŷ)

= ŷŹ,ŸŷI˭
˳s
´
= o - ˳
´
= ŻŴ,9ź - ŷŹ,Ÿŷ = ŷŹ,ŹŷI˭
ˤ
0
= o -(˨
´
+ˮ˦) -ˤ = ŻŴ,9ź -(ŸŸ,ŵŷ + ŷ,Ÿ) - ŶŶ = Ŵ,ŸŻI˭













Maka, nilai Mn ÷ Ts ys ¹ Ts` ys` ¹ C yc
÷ 1055600 x 35,43 ¹ 1052352 x 0.47 ¹ 654500 x 8,7
÷ 37399908 ¹ 494605,44 ¹ 5694150
÷ 43588663,44 kgcm
Hn > H˯ 7 ŸŷŹ88źźŷ,ŸŸ > ŷŹŻ888ŴŴ .J˫ȍ


1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 22

BAB IV
$AMBUNGAN

4.1Data
O ProIil IWF 900.300.18.34
O Vu ÷ 583,87 KN
O o ÷ 12 mm
O I
y
÷ 290 Mpa
O I
u
÷ 500 Mpa
O Jumlah bidang geser (m) ÷ 2
O Mutu baut ÷ A 490, I
y
baut ÷ 290 Mpa
O O ÷ 0.9







Detail $a2b:ngan Gelagar Me2anang

4.2Dia2eter ba:t
Diasumsikan Diameter baut ÷ 20 mm.
':
Mcf
Mcw
2d 7d 2d
2
d
4
d
4
d
4
d
4
d
1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 23

4.3Nilai re8:ltan gaya 5ada gelagar 2e2anang









b ÷ 2d ¹ 7d ¹ 2d
÷ 11d ÷ 11 (20 mm)
÷ 220 mm
e ÷ ½ b ÷ ½ (220 mm)
÷ 110 mm
Mc ÷ ((q
DL
¹ q
LL
).L/2.10 m) - ((q
DL
¹ q
LL
).10 m.5 m)
÷ ((12,91 ¹ 11,2) x 30/2 x 10) - ((12,91 ¹ 11,2) x 10 x 5)
÷ 3857,6 1205,5 ÷ 2652,1 KNm
Momen yang teriadi (M) ÷ Vu.e ¹ Mc
÷ 583,87 KN x 0.11 m ¹ 26521000 kgcm

÷ 642257 kgcm ¹ 26521000kgcm
÷ 27163257 kgcm
2d 7d 2d
2
d
4
d
4
d
4
d
4
d
4
d
4
d
0
.
8
4
d
2
d
1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 24

No. Xi Yi Xi
2
Yi
2

1 7 32 49 1024
2 7 24 49 576
3 7 16 49 256
4 7 8 49 64
5 7 0 49 0
6 7 8 49 64
7 7 16 49 256
8 7 24 49 576
9 7 32 49 1024
10 7 32 49 1024
11 7 24 49 576
12 7 16 49 256
13 7 8 49 64
14 7 0 49 0
15 7 8 49 64
16 7 16 49 256
17 7 24 49 576
18 7 32 49 1024
:2lah 882 7680

1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 23

Kp ÷
n
P
÷
18
58387
÷ 3243,72 kg
K
Mx
÷ ÷
7680 882
32 27163257

x

÷
8562
869224224
÷ 101521,17 kg
K
My
÷

2 2
1
.
i i
Y X
X M
÷
7680 882
7 27163257

x

÷
8562
190142799
÷ 22207,76 kg
K
R
÷
2 2
P Mv Mx
K K K
÷
2 2
72 , 3243 76 , 22207 17 , 101521
÷
10
10 09543 . 1 L ÷ 104662,92 kg

4.4Menent:kan kek:atan ba:t
N
geser
÷ O . 0.5 I
yb
A
baut
. m
÷ 0.9 x 0.5 x 49000 x (1/4 a 0.02
2
) . 2
÷ 13.8544 ton ÷ 13854.4 kg
N
tumpu
÷ o
min
. d . 2.4 I
y
. O
÷ 0.012 x 0.02 x 2.4 x 49000x 0.9
÷ 25.4 ton ÷ 25400kg
Jadi N
baut
÷ 25400 kg
Syarat sambungan aman : K
R
< N
baut
104662.92 kg > 25400 kg..%DK OK!!
K# > Nba:t $a2b:ngan tidak a2an 2aka har:8 dita2bah di flen8

2 2
1
.
i
i
Y X
Y M
1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 26


h
W
÷ H 2.tI
÷ 90 2 x 3.4
÷ 83,2 cm
Ixw ÷ 9 .
12
1
3

÷ 8 , 1 . 2 , 83
12
1
3

÷ 86389,56 cm
4

Ixs ÷ 498000 cm
4

Mcw ÷
x
x Mc.

÷
498000
86389,56 26521000 L

÷ 4600677,75 kgcm

Mu ÷ Dc.e ¹ Mcw
÷ 58387 x 11 ¹ 4600677,75
÷ 5242934,75 kgcm

Kp ÷ 72 , 3243
18
58387

n
Ju
kg
KMx ÷ kg
vi xi
Yi M
78 , 17194
) 7680 882 (
32 4600677,75
) (
.
2 2

L

%

KMy ÷ kg
vi xi
Yi M
36 , 3761
) 7680 882 (
7 4600677,75
) (
.
2 2

L

%

1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 27

KR ÷
2 2
) ( ) ( KP KMvi KMxi
÷
2 2
) 72 , 3243 36 , 3761 ( ) 78 , 17194 (
÷ 18566,95 kg
Nba:t yait: ÷ 25400 kg
Syarat KR < N
u
baut
18566.95 kg < 25400 kg.OK!!

4.5$a2b:ngan Ba:t Pada Flen8
McI ÷ Mc Mcw
÷ 26521000 - 4600677,75
÷ 21920322,25 kgcm
KI ÷ kg
H
Mcf
14 , 243559
90
5 21920322,2

4.6Menent:kan kek:atan ba:t 5ada flen8
N
geser
÷ O . 0.5 I
yb
A
baut
. m
÷ 0.9 x 0.5 x 49000 x (1/4 a 0.02
2
) . 1
÷ 6.9272 ton ÷ 6927.2 kg
N
tumpu
÷ o
min
. d . 2.4 I
y
. O
÷ 0.012 x 0.02 x 2.4 x 49000x 0.9
÷ 25.4 ton ÷ 25400kg
Nu baut ÷ 25400 kg

N ÷ -ua
-au9
Kf
12 589 , 9
25400
14 , 243559


1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 28







$a2b:ngan ta25ak ata8 5ada flen8 dengan 8a2b:ngan ba:tnya

4.7Perencanaan Keb:t:han $hear Connector ($C)
Garis netral ÷ 38,7 cm, ada di baia.
Maka, Sx ÷ vc d
n
-
ef
L L
÷ 7 . 38 22
3 , 8
140
L L
÷ 14360,96 cm
4


Menggunakan 3 buah Stud (paku) dengan :
d ÷ 19 mm
H ÷ 100 mm





$hear Connector
2d 4d 4d 4d 2d
2
d
5
d
5
d
2
d
3
0
0

m
m
Pelat baja t 12 mm
Ba:t Dia. 20 mm
1
0
0
125
Dia.19
1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 29

19
100

d
H
÷ 5.26 · 5.5
Maka, Qn ÷ 10.H.d. c ;
÷ 10 x 10 x 1.9 x 350
÷ 3554.57 kg
Qn Total ÷ 3554.57 x 3
÷ 10663.72 kg
Jarak shear connector untuk daerah tumpuan :
s ÷
$x D
97 "n
L
L
÷
96 , 14360 58387
5 1089798,31 72 . 10663
L
L

÷ 13,85 cm ~ 10 cm
Jarak shear connector untuk daerah lapangan :
s ÷
$x D
97 "n
L
L
÷
96 , 14360 5 , 29193
5 1089798,31 72 . 10663
L
L

÷ 27,72 cm ~ 25 cm

Shear Connector
1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 30














250 250 250 250
Shear Connector
7500 7500 7500 7500
30000
58387
29193,5
1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 31

BAB IV
PENU%UP

4.1. Ke8i25:lan
Dari analisa perencanaan untuk iembatan komposit ini, didapat hasil sebagai
berikut :
O Bentang iembatan adalah 32 meter., dan lebar iembatan adalah 9 meter.
O Lebar trotoar 1.0 meter dengan tebal 25 cm.
O Tebal pelat lantai kendaraan adalah 22 cm dengan mutu beton Fc 25 Mpa.
O Digunakan proIil IWF 900.300.18.34 untuk gelagar memaniang.
O Jumlah baut pada sambungan badan adalah 18 buah dengan diameter 20 mm.
O Jumlah baut pada sambungan Ilens adalah 12 buah dengan diameter 20 mm.
O Shear connector menggunakan paku (stud) dengan diameter 19 mm.
O Kebutuhan shaer connector adalah 3 buah paku (stud) dalam satu kelompok,
dan iarak tiap kelompok di daerah tumpuan adalah 10 cm. Sedangkan di
daerah lapangan, iarak tiap kelompok shear connector adalah 25 cm.

4.2. $aran
Dalam proses perencanaan iembatan komposit, hal yang harus diperhatikan
adalah ketelitian dan ketepatan dalam perhitungannya. Penyusun sering melakukan
kesalahan dalam perhitungannya karena kurang teliti, sehingga harus mengulang
perhitungannya. Maka untuk mengatasi hal tersebut, harus sering asistensi kepada
dosen pembimbing untuk meminimalisir ketidaktelitian agar hasil yang didapat
meniadi eIisien.

1aLana 8ahlawan ż51kU1Uk 8AIA kCMÞC5I1Ž

1aLana 8ahlawan | SLrukLur 8a[a komposlL 32

DAF%A# PU$%AKA

Gunawan, Rudy, Ir.
1987. %a-el P74fil K4ns97uksi Baia. Yogyakarta : Kanisius.
Moeliono, Drs.,SP1.
2004. K4ns97uksi Baia Dasa7. Bandung : Politeknik Negeri Bandung.
Moeliono, Drs.,SP1.
2004. K4ns97uksi Baia Jem-a9an. Bandung : Politeknik Negeri Bandung.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->