P. 1
Habibie menjadi RI

Habibie menjadi RI

Views: 17|Likes:
Dipublikasikan oleh Bond Pro

More info:

Published by: Bond Pro on Mar 14, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/26/2014

pdf

text

original

Habibie menjadi RI-1 Secara materi, Habibie sudah sangat mapan ketika ia bekerja di perusahaan MBB Jerman.

Selain mapan, Habibie memiliki jabatan yang sangat strategis yakni Vice President sekaligus Senior Advicer di perusahaan high-tech Jerman. Sehingga Habibie terjun ke pemerintahan bukan karena mencari uang ataupun kekuasaan semata, tapi lebih pada perasaan “terima kasih” kepada negara dan bangsa Indonesia dan juga kepada kedua orang tuanya. Sikap serupa pun ditunjukkan oleh Kwik Kian Gie, yakni setelah menjadi orang kaya dan makmur dahulu, lalu Kwik pensiun dari bisnisnya dan baru terjun ke dunia politik. Bukan sebaliknya, yang banyak dilakukan oleh para politisi saat ini yang menjadi politisi demi mencari kekayaan/popularitas sehingga tidak heran praktik korupsi menjamur. Tiga tahun setelah kepulangan ke Indonesia, Habibie (usia 41 tahun) mendapat gelar Profesor Teknik dari ITB. Selama 20 tahun menjadi Menristek, akhirnya pada tanggal 11 Maret 1998, Habibie terpilih sebagai Wakil Presiden RI ke-7 melalui Sidang Umum MPR. Di masa itulah krisis ekonomi (krismon) melanda kawasan Asia termasuk Indonesia. Nilai tukar rupiah terjun bebas dari Rp 2.000 per dolar AS menjadi Rp 12.000-an per dolar. Utang luar negeri jatuh tempo sehinga membengkak akibat depresiasi rupiah. Hal ini diperbarah oleh perbankan swasta yang mengalami kesulitan likuiditas. Inflasi meroket diatas 50%, dan pengangguran mulai terjadi dimana-mana. Pada saat bersamaan, kebencian masyarakat memuncak dengan sistem orde baru yang sarat Korupsi, Kolusi, Nepotisme yang dilakukan oleh kroni-kroni Soeharto (pejabat, politisi, konglomerat). Selain KKN, pemerintahan Soeharto tergolong otoriter, yang menangkap aktivis dan mahasiswa vokal. Dipicu penembakan 4 orang mahasiswa (Tragedi Trisakti) pada 12 Mei 1998, meletuslah kemarahan masyarakat terutama kalangan aktivis dan mahasiswa pada pemerintah Orba. Pergerakan mahasiswa, aktivis, dan segenap masyarakat pada 12-14 Mei 1998 menjadi momentum pergantian rezim Orde Baru pimpinan Pak Hato. Dan pada 21 Mei 1998, Presiden Soeharto terpaksa mundur dari jabatan Presiden yang dipegangnya selama lebih kurang 32 tahun. Selama 32 tahun itulah, pemerintahan otoriter dan sarat KKN tumbuh sumbur. Selama 32 tahun itu pula, banyak kebenaran yang dibungkam. Mulai dari pergantian Pemerintah Soekarno (dan pengasingan Pres Soekarno), G30S-PKI, Supersemar, hingga dugaan konspirasi Soeharto dengan pihak Amerika dan sekutunya yang mengeruk sumber kekayaan alam oleh kaum-kaum kapitalis dibawah bendera korpotokrasi (termasuk CIA, Bank Duni, IMF dan konglomerasi). Soeharto mundur, maka Wakilnya yakni BJ Habibie pun diangkat menjadi Presiden RI ke-3 berdasarkan pasal 8 UUD 1945. Namun, masa jabatannya sebagai presiden hanya bertahan selama 512 hari. Meski sangat singkat, kepemimpinan Presiden Habibie mampu membawa bangsa Indonesia dari jurang kehancuran akibat krisis. Presiden Habibie berhasil memimpin negara keluar dari dalam keadaan ultrakrisis, melaksanankan transisi dari negara otorian menjadi demokrasi. Sukses melaksanakan pemilu 1999 dengan multi parti (48 partai), sukses membawa perubahan signifikn pada stabilitas, demokratisasi dan reformasi di Indonesia. Habibie merupakan presiden RI pertama yang menerima banyak penghargaan terutama di bidang IPTEK baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Jasa-jasanya dalam bidang teknologi pesawat terbang mengantarkan beliau mendapat gelar Doktor Kehormatan (Doctor of Honoris Causa) dari berbagaai Universitas terkemuka dunia, antara lain Cranfield Institute of Technology dan Chungbuk University.

Habibie menjadi “permata” di negeri Jerman dan iapun mendapat “kedudukan terhormat”. Habibie mengaku tidak mengerti dunia politik. terutama dalam desain dan konstruksi pesawat terbang. baik secara materi maupun intelektualitas oleh orang Jerman. “Habibie Theorem” dan “Habibie Method“. BJ Habibie sudah mulai bekerja untuk menghidupi keluarganya dan biaya studinya. Lucu.Karir di Industri Selama menjadi mahasiswa tingkat doktoral. Ia mengaku dipaksa oleh salah satu tokoh Golkar Ibnu Sutowo. Sumber VIVAnews HAL YANG KUTELADANI . lanjut Habibie. Pak Harto. karir Habibie sudah sangat cemerlang. sebelum diangkat menjadi menteri. Salah satu orang yang berjasa dalam ICMI adalah Mantan Presiden Soeharto. Sebelum memasuki usia 40 tahun. Selama bekerja di MBB Jerman. ia dipercaya sebagai Vice President sekaligus Direktur Teknologi di MBB periode 1973-1978 serta menjadi Penasihast Senior bidang teknologi untuk Dewan Direktur MBB (1978 ). Habibie berkisah pada pembukaan Muktamar ke V Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Istana Bogor. dan kemudian menjabat Kepala Divisi Metode dan Teknologi pada industri pesawat terbang komersial dan militer di MBB (1969-1973). Hal itu dikatakan Soeharto kepada Habibie. Konstruksi dan Aerodinamika. Menurutnya Pak Harto. Habibie menjadi salah seorang pengurus Golkar. sering memberikan semangat kepada Habibie untuk berada di garda depan untuk membuktikan bahwa ilmuwan Islam bisa berada di garis depan. sebutan Soeharto. Beberapa rumusan teorinya dikenal dalam dunia pesawat terbang seperti “Habibie Factor“. Sementara itu. Semula BJ Habibie Tak Tahu Perbedaan antara Golkar & Gokart Mantan Presiden BJ Habibie rupanya mempunyai pengalaman unik saat ‘terjerumus’ ke dunia politik. Dialah menjadi satu-satunya orang Asia yang berhasil menduduki jabatan nomor dua di perusahaan pesawat terbang Jerman ini. Setelah lulus. dengan menjadi Ketua Harian Dewan Pembina Golkar pada masa Soeharto dan saat menjabat sebagai presiden. ke Partai Golkar bukan sesuai keinginannya. Habibie menyumbang berbagai hasil penelitian dan sejumlah teori untuk ilmu pengetahuan dan teknologi dibidang Thermodinamika. adalah orang yang unggul dalam meyakinkan orang. Minggu 5 Desember 2010. Atas kinerja dan kebriliannya. Saya juga tidak menyangka saya menjadi tokoh Golkar. 4 tahun kemudian. Ibnu Sutowo memaksa dia untuk masuk ke dunia politik. Bahkan dia tidak mengerti apa beda Golkar dengan Gokart.” ujarnya. BJ Habibie bekerja di Messerschmitt-Bölkow-Blohm atau MBB Hamburg (1965-1969 sebagai Kepala Penelitian dan Pengembangan pada Analisis Struktrur Pesawat Terbang. “Saya pikir Golkar dengan Gokart itu sama.

1. 3. 2. KEPANDAIAN BJ HABIBI SIFAT RENDAH HATI PANTANG MENYARAH PATUH TERHADAP ORANG TUA PENYUSUN:LUTHFI HAFIZH (16) SEKIAN TENTANG TOKOH IDOLAKU BJ Habibie . 4.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->