Anda di halaman 1dari 3

Laporan Kunjungan Investor Usaha Perikanan Dari Singapura dan Thailand

Di Kepulauan Selayar

I. Waktu Kunjungan:

Tamu bidang usaha perikanan, datang dalam dua tahap. Kunjungan lebih awal
dilakukan oleh Staf Koordinator Lapangan dari tanggal 19 – 28 Januari 2011,
dan kunjungan investor Singapura dan Thailand dari tanggal 25 – 28 Januari
2011.

II. Maksud Kunjungan:

Maksud kunjungan Staf Koordinator, adalah:

a. Memastikan dukungan Pemerintah Daerah dalam usaha perikanan ini

b. untuk memastikan kelayakan dermaga, terutama dari sisi kedalaman laut


dan fasiulitas pelabuhan yang ada, agar kapal yang akan didatangkan bias
disesuaikan dengan kondisi lapangan.

c. Memastikan Blast Freezer dan Cold Storage berfungsi dengan baik sesuai
suhu yang dibutuhkan, serta fasilitas pendukungnya.

d. Memastikan kesiapan dan fasilitas nelayan yang akan menjadi supplier


terhadap uasaha perikanan ini.

e. “Memastikan” jenis dan jumlah ikan yang akan terserap dalam usaha
perikanan ini.

f. Memastikan pengelolaan semua fasilitas pendukung usaha perikanan dapat


terkelola dengan baik dan sesuai standar.

g. Memastikan bahwa Perusahaan Daerah memiliki kesiapan bekerjasama


dalam usaha ini

III. Lokasi Yang Dikunjungi

Sehubungan dengan maksud kedatangan tamu dimaksud, beberepa tempat


yang telah dikunjungi adalah:
a. Pelabuhan Pamatata, Pattumbukang, pelabuhan Rauf Rahman Benteng,
Pelabuhan Pendaratan Ikan Benteng, untuk memastikan kesiapan dermaga
untuk disandari kapal pengumpul dengan kapasitas 200 ton

b. Pabrik es, Blast Freezer dan Cold Storage, untuk memastikan bahwa fasilitas
ini siap mendukung usaha perikanan ini dan siap dikelola secara lebih serius
dan professional

c. Rampang-Rampangan, Borong-borong, Pattumbukang, Pelelangan Ikan,


Tambolongan dan Polassi, untuk memastikan bahwa nelayan siap untuk
mendukung usaha ini dan memastikan bahwa hasil perikanan Selayar akan
mampu memenuhi kapasitas kapal yang akan didatangkan

d. PD. Berdikari, untuk memastikan kelayakan kantor dan personilnya dalam


mendukung usaha ini

IV. Hasil Kunjungan

Hasil kunjungan lapangan dan pertemuan dengan Bupati dan Wakil Bupati
Kepulauan Selayar, menyimpulkan hal-hal sebagai berikut:

1. Pemerintah Daerah mendukung penuh rencana ini dan siap memberikan


dukungan yang dibutuhkan bahkan Bupati Selayar mengharapkan
supaya kapal pengumpul bisa datang secepat mungkin

2. Pemerintah Daerah siap memberikan hak pengelolaan ABF dan Cold


Storage, Kapal Pengumpul, genset back-up terhadap operasioanl ABF dan
Cold Storage, fasililitas pendukung kepada PD. Berdikari agar bisa
dikelola secara lebih focus dan professional sesuai dengan permintaan
investor

3. Bupati siap melantik PLT Dirut sebagai Direktur Utama Berdikari agar
mampu bekerja lebih optimal dalam usaha perikanan ini.

4. PD. Berdikari akan bermitra dengan PT. Tanadoang Sejahtera, dengan


prinsip dasar sebagai berikut:

a. PT. Tanadoang akan mengurus perizinan Kapal Pengumpul dan


perizinan yang berhubungan dengan operasional kapal, termasuk
dokumen keimigrasian bagi kru kapal dan tenaga kerja asing
b. PT. Tanadoang akan bekerjasama dengan perusahaan pemasaran
usaha perikanan

c. Berdikari akan melakukan pembelian ikan atas nama PT. Tanadoang


Sejahtera dan bertindak selaku koordinator lapangan dalam
berhubungan dengan nelayan

d. Berdikari akan mempersiapkan kantor sementara yang akan disewa


oleh PT. Tanadoang Sejahtera

e. Berdikari akan mengoperasikan Blast freezer, Cold Storage, kapal


pengumpul, dan fasilitas pendukungnya dalam menjaga kualitas dan
kontinuitas operasional dari fasilitas dimaksud

5. Peran investor dalam kerjasama PT. Tanadoang dan PD. Berdikari ini,
antara lain:

a. PT. Tanadoang dan investor siap memberikan pelatihan di bidang


usaha perikanan, baik bidang penangkapan, pengolahan maupun
management

b. Bagaimana hasil perikanan Selayar memasuki pasar dunia

c. Dalam mempercepat perizinan dari Departemen Kelautan dan


Perikanan, perlu dukungan surat pengantar dari Pemerintah Daerah
ke departemen terkait

6. Pada delapan bulan pertama, akan dilakukan pembelian ikan, dan


selanjutnya akan dilakukan usaha pengolahan di Kepulauan Selayar,
sehingga disamping mampu memicu pertumbuhan ekonomi daerah, juga
akan meningkatkan PAD, membuka lapangan kerja, dan mampu
menjadikan PD. Berdikari sebagai pionir investasi di daerah