Anda di halaman 1dari 2

Satria Piningit adalah pemimpin Indonesia masa depan yang akan membawa kemakmura

n. Para pengamat memperkirakan, pada saat Satria Piningit muncul, Indonesia seda
ng menghadapi gara-gara atau kerusuhan besar. Setelah ia menjadi pemimpin Negara
, bangasa Indonesia akan menuju kemakmuran dan kejayaan seperti pada jaman Keraj
aan Sriwijaya dan Majapahit.
Tiap periode sejarah Nusantara sejak jaman kerajaan, jaman Belan
da, Jepang, dan bahkan RI pasca tahun 1945 selalu saja dituding memuat Jaman Eda
nnya masing-masing. Orang pusing menentukan Jaman Edan yang tulen. Tapi, bawel s
oal Jaman Edan adalah keutamaan orang Jawa. Ini bisa jadi terapi jiwa dan manjur
menangkal segala rubeda alias kesulitan. Pendeknya, serbaguna.
Serbagunanya, antara lain kita jadi respect pada warisan nenek m
oyang yang menakjubkan. Tapi ia rumit bukan main, sebab begitu banyak arsipnya.
Salah satu arsip itu menyebut-nyebut Eyang Prabu Joyoboyo. Beliau salah satu Mah
araja Kediri dari Mamenang, kabarnya sakti mandraguna, tapi hanya bertahan memer
intah sekitar 22 tahun (1135-1157) alias tidak sampai seperempat abad. Ini untuk
ukuran Raja Jawa sudah super. Banyak koleganya Cuma tahan beberapa tahun. Yang
memerintah Cuma beberapa bulan juga ada. Jadi dalam faham Jawa, Soeharto itu ter
golong raja supeer.
Prabu Joyoboyo diisukan mencipta Ramalan Joyoboyo yang memeluk 2
100 tahun waktu rembulan, berisi 21 jaman salah satunya ialah Jaman Edan. Mencip
ta, itu dalam arti menulis sendiri atau suruhan orang lain, tidak jelas. Sebab j
aman itu hidup dua pujangga kondhang ialah Empu Sedah dan Empu Panuluh. Peneliti
an dan utak â atik lewat segi bahasa, isi (yang singkatnya menyangkut catatan kejadi
an dan ramalan) dan jaman, menyimpulkan ramaan Joyoboyo itu bukan karangan Joyob
oyo. Itu Cuma salinan atau turunan yang sudah penuh tambal-sulam sang penyalin.
Ini pun dengan asumsi kalau sang babon alias sumber aslinya memamg betul-betul a
da.
Para pakar yang faham membedakan Jawa Kuno, Kawi dan Jawa lain-l
ain yang entah Jawa apa, menunjuk aneka ragam ramalan itu tertulis dalam bahasa
Jawa relative muda dan miskin kawinya. Itu artinya, terpisah sekitae 7 abad dari
sang babon di Kediriabad XII. Lagipula, teks-teks tersebut amat warna-warni nya
ris campur aduk terdiri atas prosa, puisi, dan legenda. Itulah babad yang rekons
truksi kadar nilai historisnya menuntut kejelian kerjasama berbagai disiplin Ilm
u.
Singkatnya, public masa kini Cuma dapat warisan teks arsip-sastr
a Bengawan Solo abad XIX yang mengacu pada anak Bengal yang pernah dianggap bodo
h, tapi, ternyata berotak ajaib mngkin sekaliber Sokrates atau Iqbal atau Thomas
Aquinas yang lalu jadi pujangga kraton Surakara Hadiningrat, yaitu, Ranggawarsi
ta. Ia lahir Senin legi, 15 Maret 1802 dan wafat entah wajar atau dihukum mati p
ada 24 Desember 1873.
Satria Kinunjara Murwa Kuncara. Satria terpenjara, Soekarno memang diketahui seb
elum tampil menjadi Presiden, keluar â masuk penjara. Selepas dari penjara, ia berha
sil melepaskan bangsa Indonesia dari penjara kolonialisme â imperialisme. Ia sangat
kuncara senagai pemimpin besar yang berhasil mempengaruhi sepertiga dunia dengan
gerakan Non Blok yang dibangun dari konsepnya dan menentang Negara adikuasa den
gan kata-kata khasnya, â Go to hell with your aidâ . Berkuasa tahun 1945-1967.
Satria Mukti Wibawa Kesandung Kesampar. Satria berwibawa, Soeharto memang Presid
en berwibawa. Ia tampil sebagai orang nomor 1 di Indonesia selama 32 tahun tanpa
ada yang berani melawannya. Naming di akhir kepemimpinannya seolah semua hasi t
indakannya kesandhung kesampar, serba buruk dan dipersalahkan semua orang. Berku
asa tahun 1967-1998.
Satria Jinumput Sumela Atur. Satria yang naik tahta bukan karena pilihan, melain
kan jinumput yakni Bucharuddin Yusuf Habibie dan. Habibie menjadi Presiden setel
ah Soeharto lengser. Akan tetapi kepemimpinannya hanya sumela atur, menyela kepe
mimpinan yang sedang lowong. Berkuasa tahun 1998-1999.
Satria Lelana Tapa Ngrame. Satria pengembara yang dibaratkan wuta ngideri jagad
. Abdurrahman Wahid seorang yang punya kemampuan fisik terbatas yakni pada panda
ngan matanya berhasil meyakinkan dunia dengan perjalanan keliling dunianya, wala
upun ia selalu menjadi tokoh kontroversial tetapi ia seorang rohaniwan. Berkuasa
tahun 1999-2000.
Satria Piningit Hamong Tuwuh. Satria yang bagaikan tersembunyi dan kemudian kelu
ar dari pertapaan. Seorang ratu yang dipingit dan mendapatkan legitimasi luas ka
rena hamong tuwuh dari keturunannya. Ia menjadi symbol penderitaan selama orde
baru sebelumnya, sehingga begitu keluar ke pingitan ia mendapatkan dukungan yang
luas dari publik. Dengan segala kelemahan dan kelebihannya, satria ini diramalk
an akan berhasil hamong tumuwuh, merangkul segala komponen yang ada di bumi nusa
ntara dan mengantarkan ke gapura pembuka jaman keemasan. Tokoh pemimpin yang mun
cul membawa kharisma keturunan dari moyangnya (Hamong Tuwuh). Tokoh yang dimaksu
d ini ditafsirkan sebagai Megawati Soekarnoputri, Presiden Kelima Republik Indon
esia. Berkuasa tahun 2000-2004.
Satria Boyong Pambukaning Gapura. Tokoh pemimpin yang berpindah tempat (Boyong /
dari menteri menjadi presiden) dan akan menjadi peletak dasar sebagai pembuka g
erbang menuju tercapainya zaman keemasan (Pambukaning Gapuro). Banyak pihak yang
menyakini tafsir dari tokoh yang dimaksud ini adalah Susilo Bambang Yudhoyono.
Ia akan selamat memimpin bangsa ini dengan baik manakala mau dan mampu mensinerg
ikan dengan kekuatan Sang Satria Piningit atau setidaknya dengan seorang spiritu
alis sejati satria piningit yang hanya memikirkan kemaslahatan bagi seluruh raky
at Indonesia sehingga gerbang mercusuar dunia akan mulai terkuak. Mengandalkan p
ara birokrat dan teknokrat saja tak akan mampu menyelenggarakan pemerintahan den
gan baik. Ancaman bencana alam, disintegrasi bangsa dan anarkhisme seiring praha
ra yang terus terjadi akan memandulkan kebijakan yang diambil. Berkuasa tahun
2004-sekarang.
Satria Pinandita Sinisihan Wahyu. Satria yang berjiwa besar dan
bersemangat religious yang kuat. Dialah pemimpin yang ditunggu yang dipercaya ak
an membawa kemakmuran dan sejatian bangsa. Pada saat merasa tertindas, banyak or
ang mencari pelarian yang dapat dijadikan penghibur diri. Fenomena semacam ini j
uga dialami bangsa ini saat merasa tertindas oleh kaum penjajah, atau oleh para
penguasa. Salah satu pelarian klasik positif yang popular adalah harapan akan da
tangnya sang juru selamat, yang sering dikenal dengan julukan Ratu Adil. Di ling
kungan orang jawa, cerita tentang kedatangan Ratu Adil ini sering dikaitkan deng
an ramalan atau jangka Joyoboyo, dan juga ramalan para pujangga seperti R.Ng. Ra
nggawarsita. Anehnya, pada saat inipun,setelah bangsa ini nyaris hancur akibat p
enjajahan nafsu yang menjelma dalam bentuk anarkismemulti level, sementara orang
juga mulia bertanya-tanya lagi tentang Ratu Adil itu. Masalahnya banyak orang y
ang sudah mulai sadar bahwa sejak jaman kehidupan era rimba raya,kerajaan,penjaj
ahan,kemerdekaan dengan orde lama,baru, dan segala reformasinya, rakyat selalu m
enjadi objek penipuan orang kuat atau penguasa dan kelompoknya, yang pada saat i
ni lebih popular disebut elite politik. Orang sudah mulai sadar bahwa paradigm p
olitik saat ini masih ketntal dengan nuansa bisnis kekuasaan serta bisnis kepent
ingan, dengan rakyat kecil masih dijadikan alat pijakan dan bulan-bulanan.