Anda di halaman 1dari 7

HASIL

Gambar Cara Pemasukan Data BMG

Data BMG yang dikonversi ke CROPWAT


 Kecepatan Angin
DATA BMG satuannya = knot
DATA Input CropWat = Km/hr

Sehingga dikonversi
DATA BMG(knot) x 1,852 = DATA input CropWat (Km/hr)
Missal :
DATA BMG = 6,88 knot
DATA input Cropwat = 6,88 x 1,852 = 12,73 km/hr
Namun data automatis berubah menjadi satuan km/d sehingga data = 305,5 km/d
 Sinar Matahari (Daily Sunshine)
DATA BMG satuannya = %
DATA Input CropWat = hrs atau %

Sehingga dikonversi
Misal :
Saat pemasukan data satuan input CropWat diubah menjadi 52.25%
Setelah itu dimasukan data BMG =
Namun data automatis berubah menjadi satuan hrs sehingga data = 6,5 hrs

Gambar Cara Pemasukan Curah


Tabel Data Climate and ETo

******************************************************************************
Data Source:
C:\DOCUME~1\PANNIL~1\MYDOCU~1\TUGAST~1\AAAPNJI\DATA.PEM
------------------------------------------------------------------------------
Country : Surabaya-Perak Station : Sta Meteo Jalan Tanjung Sadani
Altitude: 70 meter(s) above M.S.L.
Latitude: -7.22 Deg. (South) Longitude: 112.76 Deg. (East)
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Pen-Mon equation was used in ETo calculations with the following values
for Angstrom's Coefficients:
a = 0.29 b = 0.59
Terdapat 2 Metode Perhitungan ET0
1. Dengan Cara Manual dengan rumus
2. Menggunakan Program CropWat dengan memasukan data Angstrom’s
Coefficients a=0.29 dan b=0.59
Gambar Pemasukan data

Sehingga di dapat langsung data Et0 rata-rata = 6.10 mm/d


Grafik Climate and ETo
Grafik Curah Hujan & Efektif
PEMBAHASAN

Dalam praktikum ini kelompok menggunakan software Cropwat untuk. Dengan adanya
program tersebut kelompok dapat menghitung keperluan air irigasi untuk suatu pola tanam
tertentu. Sehingga sehingga program tersebut sangat berguna.
Data input dari BMG yang dimasukan dalam program Cropwat dibagi dua, yaitu data
input tetap dan data input variable. Data input tetap adalah lokasi, altitut, stasiun, dan koordinat
wilayah, sedangkan data input variable adalah suhu maksimum, suhu minimum, kelembaban,
sinar matahari, kecepatan angin, dan curah hujan.
Untuk data input tetap kelompok memilih lokasi Surabaya Perak, dengan koordinat
7.22 LS dan112,76 E. Selain itu data input lainya berupa stasiun pengambilan data yaitu Sta
Meteo Jalan Tanjng Sadani dengan Altitut 70 m.
Sedangkan untuk data input variable diambil dari data BMG pada tahun 1981-1989
bulan Januari - Desember. Untuk data tersebut perlu dirata-ratakan sebelum dijadikan data input
Cropwat. Namun ada beberapa data BMG yang harus dikonversi sesuai dengan kebutuhan
program Cropwat, yaitu Sinar Matahari dan Kecepatan Angin dengan konversi yang sudah
ditentukan.